Lompat ke konten utama

Bagian Pendahuluan

Ruang metrik merupakan contoh khusus ruang topologi. Ruang metrik adalah ruang yang dilengkapi dengan suatu metrik. Metrik adalah fungsi yang mengukur jarak antara titik-titik dalam ruang metrik.
Kita sudah mengenal satu metrik khusus, yaitu metrik Euklides \(d_E\) pada \(\R^2\text{,}\) yang didefinisikan oleh
\begin{equation*} d_E((x_1,x_2),(y_1,y_2)) = \sqrt{(x_1-y_1)^2 + (x_2-y_2)^2}\text{.} \end{equation*}
Gambar dua panel. Panel kiri memperlihatkan ruas garis horizontal yang menghubungkan titik berlabel \((x_1,x_2)\) dan \((y_1,y_2)\text{.}\) Panel kanan memperlihatkan sumbu koordinat dan sebuah lingkaran yang berpusat di titik asal serta memotong sumbu horizontal pada titik berjarak satu satuan dari pusat.
Gambar 3.1. Jarak Euklides antara \((x_1,x_2)\) dan \((y_1,y_2)\text{,}\) serta lingkaran satuan Euklides pada \(\R^2\text{.}\)
Dengan metrik ini, jarak antara dua titik \((x_1,x_2)\) dan \((y_1,y_2)\) adalah panjang ruas garis yang menghubungkan kedua titik tersebut, sedangkan lingkaran satuannya (himpunan titik yang berjarak 1 dari titik asal) berbentuk seperti lingkaran yang biasa kita bayangkan, sebagaimana diperlihatkan dalam Gambar 3.1.
Seperti yang akan kita lihat, ada banyak metrik lain yang dapat didefinisikan pada \(\R^n\) ataupun pada himpunan-himpunan lain.

Bukti.

Misalkan \(a\) dan \(b\) bilangan real. Untuk membuktikan lemma ini, kita meninjau beberapa kasus.
Kasus 1: \(a \geq 0\) dan \(b \geq 0\)
Dalam kasus ini, \(a+b\) tak negatif sehingga \(| a | = a\text{,}\) \(| b | = b\text{,}\) dan \(| a+b | = a+b\text{.}\) Dengan demikian,
\begin{equation*} | a+b | = a+b = | a | + | b |\text{.} \end{equation*}
Kasus 2: \(a \leq 0\) dan \(b \leq 0\)
Dalam kasus ini, \(a = -a'\) dan \(b = -b'\text{,}\) dengan \(a'\) dan \(b'\) tak negatif. Berdasarkan Kasus 1,
\begin{align*} | a+b | \amp = | -(a'+b') | = | a'+b' | = a'+b' = | a' | + | b' |\\ \amp = | -a' | + | -b' | = | a | + | b |\text{.} \end{align*}
Kasus 3: Salah satu dari \(a\) atau \(b\) positif dan yang lainnya negatif
Tanpa mengurangi keumuman, kita andaikan \(a \gt 0\) dan \(b \lt 0\text{.}\) Sekali lagi, kita meninjau beberapa kasus. Perhatikan bahwa \(b \lt 0\) mengakibatkan \(a+b \lt a\text{.}\)
  • Andaikan \(b \geq -2a\text{.}\) Maka \(a+b \geq -a\text{,}\) sehingga \(-a \leq a+b \lt a\text{.}\) Akibatnya,
    \begin{equation*} | a+b | \leq a = | a | \lt | a | + | b |\text{.} \end{equation*}
  • Kasus terakhir terjadi ketika \(b \lt -2a\text{.}\) Dalam kasus ini, \(-b \gt 2a\text{,}\) sehingga
    \begin{equation*} | b | = -b \gt 2a = 2| a | \gt | a |\text{.} \end{equation*}
    Maka \(a+b \lt a = | a | \lt | b |\text{.}\) Terakhir, \(a \gt 0\) mengakibatkan \(a+b \gt b = -| b |\text{.}\) Jadi,
    \begin{equation*} - | b | \lt a+b \lt | b | \end{equation*}
    dan
    \begin{equation*} | a+b | \leq | b | \lt | a | + | b |\text{.} \end{equation*}
Ini membuktikan lemma kita untuk setiap pasangan \(a\text{,}\) \(b\text{.}\)

Aktivitas Persiapan 3.1.

Perhatikan fungsi \(d_T\) yang memasangkan setiap pasangan titik dalam \(\R^2\) dengan bilangan real
\begin{equation*} d_T((x_1,x_2),(y_1,y_2)) = | x_1-y_1 | + | x_2-y_2 |\text{.} \end{equation*}
Fungsi \(d_T\) ini kadang-kadang disebut metrik taksi atau jarak taksi karena jarak antara titik \(x\) dan \(y\) dapat dibayangkan sebagai jarak yang ditempuh dengan menyusuri ruas-ruas jalan kota, alih-alih bergerak langsung dari titik \(x\) ke titik \(y\text{.}\)
Setiap fungsi jarak seharusnya memenuhi sifat-sifat tertentu: jarak antara dua titik tidak boleh negatif; jarak dari titik \(A\) ke titik \(B\) harus sama dengan jarak dari titik \(B\) ke titik \(A\text{;}\) jarak terpendek antara titik \(A\) dan \(B\) tidak boleh melebihi jumlah jarak dari \(A\) ke suatu titik \(C\) dan jarak dari \(C\) ke \(B\text{;}\) dan jarak antara dua titik hanya boleh bernilai nol jika kedua titik tersebut sama. Dalam aktivitas ini, kita menentukan apakah \(d_T\) memiliki sifat-sifat tersebut. Misalkan \(x=(x_1,x_2)\) dan \(y=(y_1,y_2)\) berada di dalam \(\R^2\text{.}\)

(a)

Buktikan bahwa \(d_T(x,y) \geq 0\text{.}\)

(b)

Buktikan bahwa \(d_T(x,y) = d_T(y,x)\text{.}\)

(c)

Buktikan bahwa \(d_T(x,y) = 0\) jika dan hanya jika \(x = y\text{.}\)

(d)

Misalkan \(z = (z_1,z_2)\) berada di dalam \(\R^2\text{.}\) Pelajari bukti Lema 3.2, kemudian gunakan Lema 3.2 untuk menunjukkan bahwa
\begin{equation*} d_T(x,y) \leq d_T(x,z) + d_T(z,y)\text{.} \end{equation*}
(Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang bukti lemma ini?)

(e)

Ilustrasi jarak taksi \(d_T\) antara titik \((x_1,x_2)\) dan \((y_1,y_2)\) diperlihatkan dalam Gambar 3.3. Gambarlah lingkaran satuan (himpunan titik yang berjarak 1 dari titik asal) menurut metrik taksi. Jelaskan alasan Anda.
Bidang koordinat memperlihatkan dua titik berlabel \((x_1,x_2)\) di kiri bawah dan \((y_1,y_2)\) di kanan atas. Keduanya dihubungkan oleh lintasan berbentuk siku-siku: satu ruas horizontal sepanjang \(|x_1-y_1|\) diikuti satu ruas vertikal sepanjang \(|x_2-y_2|\text{.}\)
Gambar 3.3. Jarak taksi antara \((x_1,x_2)\) dan \((y_1,y_2)\) pada \(\R^2\text{.}\)
Metrik taksi dapat diperluas ke \(\R^n\) untuk setiap \(n \geq 1\) sebagai berikut. Jika \(x = (x_1, x_2, \ldots, x_n)\) dan \(y = (y_1, y_2, \ldots, y_n)\) berada di dalam \(\R^n\text{,}\) maka jarak taksi \(d_T(x,y)\) dari \(x\) ke \(y\) didefinisikan sebagai
\begin{equation*} d_T(x,y) = |x_1-y_1| + |x_2-y_2| + \cdots + |x_n-y_n| = \sum_{i=1}^n |x_i-y_i|\text{.} \end{equation*}