Perhatikan topologi Titik Asal Ganda yang didefinisikan sebagai berikut. Misalkan \(X = \R^2 \cup \{0^*\}\text{,}\) dengan \(0^*\) dipandang sebagai titik yang tidak berada di \(\R^2\) (\(0^*\) adalah titik asal ganda kita). Sebagai basis untuk himpunan terbuka, kita gunakan bola-bola terbuka standar untuk setiap titik selain \(0\) dan \(0^*\text{.}\) Untuk setiap nilai parameter yang positif, pada titik \(0\) kita definisikan himpunan-himpunan terbukanya sebagai
\begin{equation*}
N(0,r) = \left\{(x,y) \in \R^2 \mid x^2+y^2 \lt \frac{1}{r^2}, y \gt 0\right\} \cup \{0\}
\end{equation*}
dan untuk setiap nilai parameter yang positif, pada titik \(0^*\) kita definisikan himpunan-himpunan terbukanya sebagai
\begin{equation*}
N(0^*, r) = \left\{(x,y) \in \R^2 \mid x^2+y^2 \lt \frac{1}{r^2}, y \lt 0\right\} \cup \{0^*\}\text{.}
\end{equation*}
Jadi, \(N(0,r)\) adalah setengah bagian atas dari cakram berjari-jari \(\frac{1}{r}\) yang berpusat di titik asal, dengan sumbu \(x\) dikecualikan tetapi titik asal disertakan, sedangkan \(N(0^*,r)\) adalah setengah bagian bawah dari cakram berjari-jari \(\frac{1}{r}\) yang berpusat di titik asal, dengan sumbu \(x\) dikecualikan dan titik \(0^*\) disertakan.