Bagian Panduan latihan Bab 16, bagian ketiga
Bagian ini mendampingi sepuluh prompt latihan kanonis ke-21 sampai ke-30, dari model bidang proyektif real sampai retraksi. Kerjakan prompt pada bab utama lebih dahulu, lalu gunakan dukungan bertahap ini.
Materi pendamping ini ditulis secara terpisah di bawah lisensi CC BY 4.0, bukan materi resmi GVSU, dan tidak menyiratkan dukungan penulis sumber.
Bidang proyektif real \(\mathbb{R}P^2\) adalah himpunan garis satu dimensi melalui titik asal dalam \(\R^3\text{.}\) Berikan penjelasan geometris yang meyakinkan bahwa ruang ini homeomorfik dengan \(S^2/\ssim\text{,}\) dengan \(x\sim-x\) pada \(S^2\text{.}\)
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Tahap 1. Potong setiap garis melalui asal dengan permukaan bola satuan.
Tahap 2. Hitung berapa titik potong yang diperoleh dan bagaimana keduanya berhubungan.
Tahap 3. Normalisasi vektor tak nol dan periksa bahwa penggantian wakil hanya mengganti tanda.
Setiap garis melalui asal memotong \(S^2\) pada tepat sepasang titik antipodal \(\{u,-u\}\text{.}\) Sebaliknya, setiap pasangan antipodal menentukan satu garis. Korespondensi ini kontinu pada tingkat kuosien dan memberikan homeomorfisme.
Untuk vektor tak nol \(v\in\R^3\text{,}\) garisnya adalah \(L_v=\{tv:t\in\R\}\text{.}\) Normalisasi memberi \(u=v/\lVert v\rVert\in S^2\text{.}\) Titik potong garis dengan \(S^2\) tepat \(u\) dan \(-u\text{.}\) Jika \(w=kv\) dengan \(k\ne0\text{,}\) normalisasi \(w\) menghasilkan \(u\) atau \(-u\text{;}\) jadi kelas antipodal tidak bergantung pada vektor pembangkit garis.
Sebaliknya, kelas \([u]=\{u,-u\}\) menentukan garis \(\R u\text{.}\) Kedua konstruksi saling invers. Pemetaan normalisasi dari \(\R^3\setminus\{0\}\) ke \(S^2\) kontinu dan menghormati kelas skalar, sehingga turun ke pemetaan kontinu pada kuosien. Konstruksi invers juga berasal dari pemetaan kuosien \(u\mapsto\R u\text{.}\) Maka korespondensi bijektif tersebut adalah homeomorfisme.
Pemeriksaan P.40. Dari hemisfer ke model cakram dan persegi.
Mulai dari model \(S^2/(x\sim-x)\text{.}\) Jelaskan mengapa model itu dapat diganti oleh hemisfer atas tertutup dengan pasangan titik antipodal pada ekuator diidentifikasi, kemudian oleh cakram tertutup dengan titik batas antipodal diidentifikasi. Gunakan model cakram untuk menjelaskan model persegi dengan pasangan sisi berhadapan diidentifikasi dalam arah berlawanan.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Tahap 1. Setiap pasangan antipodal di luar ekuator mempunyai tepat satu wakil di hemisfer atas.
Tahap 2. Proyeksikan hemisfer ke bidang ekuator.
Tahap 3. Bagi lingkaran batas cakram menjadi empat busur dan luruskan busur-busur itu menjadi sisi persegi.
Interior hemisfer memberi satu wakil unik bagi setiap kelas, sedangkan ekuator masih mempunyai pasangan antipodal. Proyeksi vertikal mengubah hemisfer menjadi cakram dan ekuator menjadi batasnya. Ketika batas dibagi menjadi empat busur, pasangan antipodal menjadi pasangan sisi berhadapan dengan orientasi berlawanan.
Jika \((x,y,z)\in S^2\) dan \(z\ne0\text{,}\) tepat satu dari titik itu dan antipodalnya mempunyai koordinat \(z>0\text{.}\) Jadi setiap kelas antipodal yang tidak menyentuh ekuator mempunyai tepat satu wakil di interior hemisfer atas. Jika \(z=0\text{,}\) kedua wakil berada pada ekuator dan tetap harus diidentifikasi.
Proyeksi \((x,y,z)\mapsto(x,y)\) memetakan hemisfer atas tertutup homeomorfik ke \(D^2\text{.}\) Ekuator menjadi \(\partial D^2\text{,}\) dan pasangan \((x,y,0)\) serta \((-x,-y,0)\) menjadi pasangan antipodal pada batas. Selanjutnya pilih empat titik batas yang membagi lingkaran menjadi empat busur dan deformasi cakram menjadi persegi. Antipodalitas memasangkan setiap busur dengan busur berhadapan, tetapi parameter sepanjang busur berjalan terbalik. Maka modelnya adalah persegi dengan kedua pasangan sisi berhadapan direkatkan dalam arah berlawanan.
Pemeriksaan P.41. Mengenali pita Möbius di dalam bidang proyektif.
Dalam model persegi \(\mathbb{R}P^2\) pada Gambar 16.13, sebuah pita diagonal diarsir dan dipisahkan. Jelaskan mengapa kuosien pita itu, dengan identifikasi sisi yang diwarisi dari persegi, merupakan pita Möbius.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Tahap 1. Luruskan pita diagonal menjadi persegi panjang panjang dan sempit.
Tahap 2. Ikuti anak panah pada kedua ujung pendek pita.
Tahap 3. Bandingkan identifikasi ujung itu dengan model poligonal standar pita Möbius.
Setelah diluruskan, pita menjadi persegi panjang yang kedua ujung pendeknya diidentifikasi dengan orientasi berlawanan. Itulah model kuosien standar pita Möbius.
Potongan diagonal tidak mengubah topologi pita: melalui deformasi di dalam persegi, daerah berarsir dapat diluruskan menjadi \([0,1]\times[-\varepsilon,\varepsilon]\text{.}\) Kedua ujung pendeknya berasal dari bagian sisi berhadapan pada model persegi bidang proyektif. Anak panah identifikasi menunjukkan bahwa \((0,t)\) dipasangkan dengan \((1,-t)\text{,}\) bukan dengan \((1,t)\text{.}\) Kuosien persegi panjang menurut \((0,t)\sim(1,-t)\) tepat pita Möbius. Sisi panjang pita tidak direkatkan satu sama lain dan menjadi satu komponen batas pita Möbius.
Pemeriksaan P.42. Sisa bidang proyektif adalah cakram.
Dalam Gambar 16.14, ruang \(S\) tersisa setelah pita Möbius sebelumnya dipisahkan dari model persegi \(\mathbb{R}P^2\text{.}\) Jelaskan homeomorfisme potong-dan-susun ulang yang mengubah \(S\) menjadi cakram, lalu simpulkan bahwa \(\mathbb{R}P^2\) diperoleh dengan merekatkan pita Möbius pada cakram sepanjang batasnya.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Tahap 1. Pindahkan salah satu daerah poligonal tanpa mengubah pasangan sisi berlabel sama.
Tahap 2. Gunakan identifikasi sisi \(a\text{,}\) \(b\text{,}\) dan \(c\) untuk menyederhanakan batas.
Tahap 3. Periksa bahwa sisi potongan \(x\) dan \(y\) membentuk satu lingkaran batas.
Pemotongan dan penyusunan ulang poligon mempertahankan identifikasi sisi dan menghasilkan cakram. Lingkaran batas cakram itu sama dengan batas tunggal pita Möbius, sehingga merekatkan kedua batas merekonstruksi bidang proyektif.
Peta \(f\) pada gambar memindahkan salah satu komponen poligonal melalui translasi dan rotasi, lalu menyambungkannya pada sisi yang mempunyai label dan arah identifikasi sama. Operasi ini adalah pemotongan sepanjang ruas dan perekatan kembali menurut peta linear, sehingga menghasilkan ruang homeomorfik dengan \(S\text{.}\) Peta \(g\) kemudian meluruskan sisi-sisi luar dan menggunakan pasangan \(a\text{,}\) \(b\text{,}\) dan \(c\) untuk menutup sambungan yang bukan bagian dari potongan pita. Hasil akhirnya adalah satu cakram.
Dua sisi potongan yang berlabel \(x\) dan \(y\) bersama-sama menjadi lingkaran batas cakram. Pada sisi lain, kedua sisi panjang pita persegi panjang menjadi satu lingkaran batas setelah ujung pendeknya direkatkan berlawanan arah. Kedua lingkaran inilah bekas antarmuka pemotongan. Merekatkannya kembali dengan korespondensi asal merekonstruksi model persegi \(\mathbb{R}P^2\text{.}\) Jadi bidang proyektif adalah gabungan sebuah pita Möbius dan sebuah cakram yang direkatkan sepanjang batasnya.
Pemeriksaan P.43. Kekontinuan dan surjektivitas fungsi jari-jari kuadrat.
Misalkan \(X=\R^2\text{,}\) \(Y=[0,\infty)\text{,}\) keduanya dengan topologi standar, dan definisikan \(f:X\to Y\) dengan \(f(x,y)=x^2+y^2\text{.}\) Buktikan bahwa \(f\) kontinu dan surjektif.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Tahap 1. Gunakan bahwa proyeksi koordinat, perkalian, dan penjumlahan mempertahankan kekontinuan.
Tahap 2. Untuk \(t\geq0\text{,}\) cari satu titik pada sumbu \(x\) yang dipetakan ke \(t\text{.}\)
Fungsi \(f\) adalah polinom dalam dua koordinat, sehingga kontinu. Untuk setiap \(t\in[0,\infty)\text{,}\) berlaku \(f(\sqrt t,0)=t\text{,}\) sehingga \(f\) surjektif.
Pemetaan koordinat \(\pi_1(x,y)=x\) dan \(\pi_2(x,y)=y\) kontinu. Fungsi kuadrat pada \(\R\) kontinu, dan jumlah fungsi kontinu kontinu. Maka \(f=\pi_1^2+\pi_2^2\) kontinu sebagai fungsi ke \(\R\) dan juga sebagai fungsi ke subruang \(Y=[0,\infty)\text{,}\) sebab citranya berada dalam \(Y\text{.}\) Jika \(t\in Y\text{,}\) akar \(\sqrt t\) terdefinisi dan \(f(\sqrt t,0)=t\text{.}\) Jadi setiap titik kodomain mempunyai prapeta.
Pemeriksaan P.44. Kuosien lingkaran sepusat homeomorfik dengan sinar.
Untuk fungsi \(f:\R^2\to[0,\infty)\) dengan \(f(x,y)=x^2+y^2\text{,}\) biarkan \(X^*\) menjadi kuosien serat: dua titik ekuivalen jika mempunyai nilai \(f\) yang sama. Buktikan bahwa fungsi terinduksi \(\bar f:X^*\to[0,\infty)\) merupakan homeomorfisme.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Tahap 1. Serat untuk \(t>0\) adalah lingkaran berjari-jari \(\sqrt t\text{;}\) serat nol adalah titik asal.
Tahap 2. Buktikan \(f\) terbuka relatif terhadap \([0,\infty)\) dengan citra bola kecil.
Tahap 3. Gunakan bahwa bijeksi kontinu yang terbuka adalah homeomorfisme.
Fungsi \(\bar f([(x,y)])=x^2+y^2\) terdefinisi dengan baik dan bijektif. Fungsi \(f\) kontinu dan terbuka, sehingga merupakan pemetaan kuosien; sifat universal memberi kekontinuan \(\bar f\text{,}\) dan keterbukaan \(f\) memberi keterbukaan \(\bar f\text{.}\)
Kelas ekuivalensi tepat serat-serat \(f\text{,}\) sehingga rumus \(\bar f([(x,y)])=f(x,y)\) terdefinisi dengan baik. Surjektivitas \(f\) membuat \(\bar f\) surjektif, sedangkan kesamaan nilai \(\bar f\) berarti kedua kelas berasal dari serat yang sama; jadi \(\bar f\) injektif.
Tinggal membuktikan \(f\) terbuka. Ambil himpunan terbuka \(U\subseteq\R^2\) dan titik \(z=f(x_0,y_0)\in f(U)\text{.}\) Pilih bola kecil di sekitar \((x_0,y_0)\) yang termuat dalam \(U\text{.}\) Jika \((x_0,y_0)\ne(0,0)\text{,}\) ruas radial kecil di dalam bola itu menghasilkan selang terbuka di sekitar \(z\text{.}\) Jika titiknya asal, bola berjari-jari \(\varepsilon\) menghasilkan \([0,\varepsilon^2)\text{,}\) yang terbuka relatif dalam \([0,\infty)\text{.}\) Jadi \(f(U)\) terbuka relatif dan \(f\) pemetaan terbuka, maka pemetaan kuosien.
Jika \(q:\R^2\to X^*\) proyeksi kanonis, maka \(f=\bar f\circ q\text{.}\) Sifat universal kuosien memberi kekontinuan \(\bar f\text{.}\) Untuk \(W\) terbuka dalam \(X^*\text{,}\) \(q^{-1}(W)\) terbuka dan \(\bar f(W)=f(q^{-1}(W))\) terbuka. Jadi \(\bar f\) bijektif, kontinu, dan terbuka; karena itu homeomorfisme.
Pemeriksaan P.45. Setiap ruang tak kosong mempunyai retrak satu titik.
Buktikan bahwa setiap ruang topologi tak kosong \(X\) mempunyai suatu subruang satu titik yang merupakan retrak dari \(X\text{.}\)
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Pilih \(a\in X\) dan pertimbangkan fungsi konstan \(r:X\to\{a\}\text{.}\)
Untuk suatu \(a\in X\text{,}\) fungsi \(r(x)=a\) kontinu dan memenuhi \(r(a)=a\text{;}\) jadi \(\{a\}\) merupakan retrak.
Karena \(X\) tak kosong, pilih \(a\in X\text{.}\) Subruang \(\{a\}\) mempunyai satu-satunya topologi \(\{\emptyset,\{a\}\}\text{.}\) Fungsi \(r:X\to\{a\}\) yang didefinisikan oleh \(r(x)=a\) kontinu: prapeta himpunan terbuka hanya \(\emptyset\) atau \(X\text{.}\) Selain itu, pembatasan \(r\) pada \(\{a\}\) adalah identitas karena \(r(a)=a\text{.}\) Maka \(r\) retraksi dan \(\{a\}\) retrak dari \(X\text{.}\)
Pemeriksaan P.46. Retraksi garis real berlubang ke dua titik.
Tunjukkan bahwa \(\{-1,1\}\) merupakan retrak dari \(\R\setminus\{0\}\) dengan topologi subruang standar.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Gunakan tanda bilangan: petakan komponen negatif ke \(-1\) dan komponen positif ke \(1\text{.}\)
Fungsi \(r(x)=-1\) untuk \(x\lt0\) dan \(r(x)=1\) untuk \(x\gt0\) adalah retraksi yang dimaksud.
Subruang \(\{-1,1\}\) diskret. Definisikan
\begin{equation*}
r(x)=\begin{cases}-1 \amp x\lt0,\\ 1 \amp x\gt0.\end{cases}
\end{equation*}
Prapeta \(\{-1\}\) adalah \((-\infty,0)\) dan prapeta \(\{1\}\) adalah \((0,\infty)\text{;}\) keduanya terbuka dalam \(\R\setminus\{0\}\text{.}\) Jadi \(r\) kontinu. Selain itu, \(r(-1)=-1\) dan \(r(1)=1\text{,}\) sehingga pembatasannya pada \(\{-1,1\}\) adalah identitas. Maka \(r\) retraksi.
Pemeriksaan P.47. Setiap retraksi adalah pemetaan kuosien.
Misalkan \(A\) subruang dari \(X\) dan \(r:X\to A\) suatu retraksi. Buktikan bahwa \(r\) merupakan pemetaan kuosien.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Jika \(i:A\hookrightarrow X\) inklusi, maka \(r\circ i=\operatorname{id}_A\text{.}\) Untuk \(U\subseteq A\text{,}\) tulis \(U=i^{-1}(r^{-1}(U))\text{.}\)
Retraksi surjektif dan kontinu. Jika \(r^{-1}(U)\) terbuka dalam \(X\text{,}\) maka \(U=i^{-1}(r^{-1}(U))\) terbuka dalam \(A\text{.}\) Jadi keterbukaan di \(A\) tepat diuji oleh prapeta di bawah \(r\text{.}\)
Karena \(r(a)=a\) untuk semua \(a\in A\text{,}\) fungsi \(r\) surjektif. Kekontinuannya merupakan bagian definisi retraksi. Jadi jika \(U\) terbuka dalam \(A\text{,}\) maka \(r^{-1}(U)\) terbuka dalam \(X\text{.}\)
Sebaliknya, andaikan \(r^{-1}(U)\) terbuka dalam \(X\) untuk suatu \(U\subseteq A\text{.}\) Inklusi \(i:A\hookrightarrow X\) kontinu dan \(r\circ i=\operatorname{id}_A\text{.}\) Karena itu
\begin{equation*}
U=(r\circ i)^{-1}(U)=i^{-1}(r^{-1}(U))
\end{equation*}
terbuka dalam \(A\text{.}\) Maka \(U\) terbuka tepat ketika \(r^{-1}(U)\) terbuka. Ini adalah kriteria pemetaan kuosien.
Pemeriksaan P.48. Retrak dari ruang Hausdorff harus tertutup.
Misalkan \(X\) ruang Hausdorff dan \(A\) retrak dari \(X\text{.}\) Buktikan bahwa \(A\) merupakan subhimpunan tertutup dari \(X\text{.}\)
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Tahap 1. Jika \(r:X\to A\) retraksi dan \(i:A\hookrightarrow X\text{,}\) bentuk \(F=i\circ r:X\to X\text{.}\)
Tahap 2. Tunjukkan bahwa \(A=\{x\in X:F(x)=x\}\text{.}\)
Tahap 3. Dalam ruang Hausdorff, diagonal di \(X\times X\) tertutup.
Himpunan \(A\) adalah himpunan titik tetap fungsi kontinu \(F=i\circ r\text{.}\) Himpunan titik tetap itu merupakan prapeta diagonal tertutup di \(X\times X\text{,}\) sehingga tertutup.
Definisikan \(F=i\circ r:X\to X\text{.}\) Jika \(a\in A\text{,}\) maka \(F(a)=i(r(a))=a\text{.}\) Sebaliknya, jika \(F(x)=x\text{,}\) maka \(x=i(r(x))\) berada dalam \(A\text{.}\) Jadi himpunan titik tetap \(F\) tepat \(A\text{.}\)
Pemetaan \(G:X\to X\times X\) yang diberikan oleh \(G(x)=(x,F(x))\) kontinu. Karena \(X\) Hausdorff, diagonal \(\Delta_X=\{(x,x):x\in X\}\) tertutup dalam \(X\times X\text{.}\) Maka
\begin{equation*}
A=G^{-1}(\Delta_X)
\end{equation*}
tertutup dalam \(X\) sebagai prapeta himpunan tertutup di bawah fungsi kontinu.
