Bagian Panduan dan pembahasan tujuh belas latihan
Nomor di bawah mengikuti urutan latihan pada bagian Latihan Bab 2. Jika sebuah latihan sumber mempunyai beberapa tugas, satu panduan di sini menutup semuanya.
Periksa kelima contoh Anda pada latihan pertama. Sebuah contoh lengkap harus merupakan fungsi pada seluruh \(\R\text{,}\) mencapai setiap keluaran yang diklaim, dan mempunyai tepat banyak prapeta yang diminta.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Petunjuk 1. Identitas menyelesaikan kasus satu prapeta. Untuk dua prapeta, lipat setiap pasangan interval satuan berurutan ke satu interval satuan.
Petunjuk 2. Grafik \(x^3-x\) mempunyai keluaran dengan tiga prapeta dan keluaran pada titik ekstrem dengan dua prapeta.
Contoh berturut-turut dapat diambil sebagai fungsi identitas; fungsi lipatan interval yang mempunyai tepat dua prapeta bagi setiap keluaran (juga memenuhi “setidaknya dua”); fungsi lipatan yang sama; \(x\mapsto x^3-x\text{;}\) dan fungsi konstan \(x\mapsto0\text{.}\)
Untuk kasus pertama, \(f(x)=x\) memberi satu prapeta bagi setiap \(y\text{.}\) Untuk kasus kedua dan ketiga, bagi setiap \(k\in\Z\) definisikan \(f(x)=x-k\) pada \([2k,2k+1)\) dan \(f(x)=x-k-1\) pada \([2k+1,2k+2)\text{.}\) Interval-interval domain saling lepas dan menutupi \(\R\text{.}\) Jika \(y\in[k,k+1)\text{,}\) dua dan hanya dua prapetanya ialah \(y+k\) dan \(y+k+1\text{.}\) Jadi fungsi ini mempunyai tepat dua prapeta untuk setiap \(y\text{,}\) dan khususnya sedikitnya dua.
Untuk kasus keempat, ambil \(p(x)=x^3-x\text{.}\) Keluaran \(0\) mempunyai tepat tiga prapeta \(-1,0,1\text{.}\) Keluaran \(2/(3\sqrt{3})\) mempunyai dua prapeta berbeda: akar ganda \(-1/\sqrt{3}\) dan akar \(2/\sqrt{3}\text{;}\) faktorisasi setelah memindahkan keluaran ke ruas kiri memverifikasi bahwa tidak ada akar lain. Untuk kasus terakhir, fungsi konstan \(f(x)=0\) memberi tak berhingga banyak prapeta bagi unsur kodomain \(0\text{.}\)
Pemeriksaan B.18. Latihan 2: enam klasifikasi fungsi.
Klasifikasikan keenam fungsi pada latihan berjangkar Latihan 2 dan dukung setiap keputusan dengan persamaan, tabrakan, atau unsur yang hilang.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Petunjuk 1. Untuk fungsi pecahan, selesaikan \(y=3x/(x-4)\) terhadap \(x\) dan periksa nilai \(y=3\text{.}\)
Petunjuk 2. Aturan kuadrat menjadi injektif setelah domain dibatasi ke bilangan tak negatif.
Berturut-turut: \(F\) bijektif; \(G\) injektif tetapi tidak surjektif; \(f\) injektif tetapi tidak surjektif; \(g\) bijektif; \(h\) surjektif tetapi tidak injektif; dan \(k\) bijektif.
Persamaan \(5x+3=y\) mempunyai solusi tunggal \(x=(y-3)/5\) di \(\R\text{,}\) jadi \(F\) bijektif. Pada \(\Z\text{,}\) kesamaan keluaran masih memaksa kesamaan masukan, tetapi semua keluaran kongruen dengan \(3\) modulo \(5\text{;}\) misalnya \(0\) tidak tercapai, sehingga \(G\) hanya injektif.
Jika \(y=3x/(x-4)\text{,}\) maka untuk \(y\neq3\) satu-satunya kandidat ialah \(x=4y/(y-3)\text{,}\) yang tidak pernah sama dengan \(4\text{.}\) Nilai \(3\) mustahil karena akan memberi \(3x=3x-12\text{.}\) Karena itu aturan pecahan injektif dengan daerah hasil \(\R\setminus\{3\}\text{:}\) fungsi ke \(\R\) tidak surjektif, sedangkan fungsi ke \(\R\setminus\{3\}\) bijektif. Akhirnya, \(x^2\) dari \(\R\) ke bilangan tak negatif surjektif tetapi \(x\) dan \(-x\) bertabrakan bila \(x\neq0\text{.}\) Pada domain tak negatif, akar kuadrat memberi prapeta tunggal bagi setiap keluaran, jadi \(k\) bijektif.
Pemeriksaan B.19. Latihan 3: membatasi tabel fungsi.
Gunakan tabel pada latihan ketiga untuk menilai fungsi, menemukan pembatasan injektif terbesar, menyesuaikan kodomain agar surjektif, dan menghasilkan bijeksi.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Petunjuk 1. Kelompokkan unsur domain menurut nilai \(f(x)\text{.}\)
Petunjuk 2. Pembatasan injektif boleh memilih paling banyak satu wakil dari setiap serat.
Fungsi asal bukan injeksi dan bukan surjeksi. Salah satu pembatasan injektif terbesar memakai \(C=\{1,2,3,4,7\}\text{.}\) Kodomain surjektif yang tepat ialah \(D=\{a,c,d,e,g\}\text{.}\) Dengan \(X=C\) dan \(Y=D\text{,}\) pembatasan \(f|_X:X\to Y\) merupakan bijeksi.
Serat-serat tak kosongnya adalah \(f^{-1}(a)=\{3,5,10\}\text{,}\) \(f^{-1}(c)=\{1,6,9\}\text{,}\) \(f^{-1}(d)=\{2,8\}\text{,}\) \(f^{-1}(e)=\{7\}\text{,}\) dan \(f^{-1}(g)=\{4\}\text{.}\) Jadi terdapat tabrakan, sedangkan \(b\) tidak tercapai. Suatu pembatasan injektif memilih paling banyak satu unsur dari masing-masing lima serat; pilihan pada jawaban memilih tepat satu dari setiap serat, sehingga ukurannya maksimal, yaitu \(5\text{.}\) Daerah hasil fungsi adalah \(D\text{;}\) memandang aturan yang sama sebagai fungsi \(A\to D\) membuatnya surjektif. Membatasi sekaligus domain ke \(C\) membuat setiap unsur \(D\) mempunyai tepat satu prapeta, sehingga diperoleh bijeksi.
Pemeriksaan B.20. Latihan 4: subhimpunan hasil kali Kartesius dan persegi panjang.
Berikan satu subhimpunan berbentuk hasil kali Kartesius dan satu subhimpunan yang tidak dapat ditulis sebagai hasil kali Kartesius, dengan memakai dua unsur berbeda dari masing-masing faktor.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Petunjuk 1. Hasil kali Kartesius satu unsur dengan dua unsur memberi contoh positif.
Petunjuk 2. Dua sudut diagonal memaksa dua sudut silang jika himpunannya benar-benar hasil kali Kartesius.
Untuk \(a_1\neq a_2\) dan \(b_1\neq b_2\text{,}\) ambil \(X=\{a_1\}\times\{b_1,b_2\}\text{.}\) Sebagai contoh negatif, ambil \(W=\{(a_1,b_1),(a_2,b_2)\}\text{.}\)
Bentuk \(X\) sudah secara eksplisit merupakan hasil kali Kartesius dua subhimpunan. Andaikan \(W=C\times D\text{.}\) Dari dua pasangan di dalam \(W\) diperoleh \(a_1,a_2\in C\) dan \(b_1,b_2\in D\text{.}\) Definisi hasil kali Kartesius lalu memaksa \((a_1,b_2)\) dan \((a_2,b_1)\) berada di \(W\text{,}\) padahal keduanya tidak tercantum. Kontradiksi ini membuktikan bahwa \(W\) bukan hasil kali Kartesius.
Pemeriksaan B.21. Latihan 5: kardinalitas berhingga dan bijeksi.
Buktikan kedua arah hubungan antara \(|A|=|B|\) dan keberadaan bijeksi \(A\to B\) untuk himpunan berhingga.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Petunjuk 1. Gunakan bijeksi pencacahan \(A\to\{1,\ldots,n\}\) dan \(B\to\{1,\ldots,m\}\text{.}\)
Petunjuk 2. Komposisi dengan bijeksi yang diasumsikan menghasilkan bijeksi antara dua himpunan bilangan bulat awal.
Terdapat bijeksi \(A\to B\) jika dan hanya jika \(n=m\text{.}\)
Pilih bijeksi pencacahan \(\alpha:A\to\{1,\ldots,n\}\) dan \(\beta:B\to\{1,\ldots,m\}\text{.}\) Jika \(n=m\text{,}\) maka \(\beta^{-1}\circ\alpha:A\to B\) adalah bijeksi. Sebaliknya, jika \(f:A\to B\) bijektif, maka \(\beta\circ f\circ\alpha^{-1}\) adalah bijeksi dari \(\{1,\ldots,n\}\) ke \(\{1,\ldots,m\}\text{.}\) Jika \(n<m\text{,}\) fungsi itu tidak mungkin surjektif; jika \(n>m\text{,}\) fungsi itu tidak mungkin injektif, menurut prinsip rumah merpati. Jadi satu-satunya kemungkinan ialah \(n=m\text{.}\)
Pemeriksaan B.22. Latihan 6: citra sesudah prapeta dan sebaliknya.
Lengkapi empat bagian latihan tentang \(f^{-1}(f(A))\) dan \(f(f^{-1}(B))\text{,}\) termasuk contoh ketat dan dua karakterisasi.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Petunjuk 1. Untuk kegagalan kesamaan pertama gunakan fungsi konstan pada domain dua unsur; untuk kegagalan kedua tambahkan unsur kodomain yang tidak tercapai.
Petunjuk 2. Pada arah balik karakterisasi injeksi, uji himpunan satu unsur.
Selalu \(A\subseteq f^{-1}(f(A))\) dan \(f(f^{-1}(B))\subseteq B\text{,}\) dan keduanya dapat ketat. Kesamaan kedua berlaku untuk setiap \(B\subseteq Y\) tepat ketika \(f\) surjektif; kesamaan pertama berlaku untuk setiap \(A\subseteq X\) tepat ketika \(f\) injektif.
Jika \(x\in A\text{,}\) maka \(f(x)\in f(A)\text{,}\) sehingga \(x\in f^{-1}(f(A))\text{.}\) Kesamaan dapat gagal: untuk fungsi konstan \(f:\{0,1\}\to\{*\}\) dan \(A=\{0\}\text{,}\) prapeta citranya adalah seluruh \(\{0,1\}\text{.}\) Jika \(y\in f(f^{-1}(B))\text{,}\) ada \(x\) dengan \(y=f(x)\) dan \(f(x)\in B\text{,}\) jadi \(y\in B\text{.}\) Kesamaan dapat gagal untuk \(f:\{0\}\to\{0,1\}\text{,}\) \(f(0)=0\text{,}\) dan \(B=\{0,1\}\text{.}\)
Jika \(f\) surjektif dan \(y\in B\text{,}\) pilih \(x\) dengan \(f(x)=y\text{;}\) maka \(x\in f^{-1}(B)\) dan \(y\in f(f^{-1}(B))\text{,}\) sehingga kesamaan berlaku. Jika kesamaan berlaku untuk semua \(B\text{,}\) ambil \(B=Y\) untuk memperoleh \(f(X)=Y\text{.}\) Jika \(f\) injektif dan \(x\in f^{-1}(f(A))\text{,}\) ada \(a\in A\) dengan \(f(x)=f(a)\text{,}\) maka \(x=a\in A\text{.}\) Sebaliknya, andaikan kesamaan berlaku untuk semua \(A\text{.}\) Jika \(f(x)=f(x')\text{,}\) ambil \(A=\{x\}\text{;}\) maka \(x'\in f^{-1}(f(A))=A\text{,}\) sehingga \(x'=x\) dan \(f\) injektif.
Pemeriksaan B.23. Latihan 7: fungsi dan irisan terindeks.
Putuskan kedua identitas pada latihan Latihan 7. Jika suatu kesamaan gagal, nyatakan dan buktikan inklusi yang selalu benar serta berikan contoh tandingan terkecil yang jelas.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Petunjuk 1. Fungsi konstan pada dua unsur dapat membuat citra dua himpunan saling beririsan walaupun himpunan asalnya tidak.
Petunjuk 2. Untuk prapeta, buka kuantor “untuk setiap indeks”; tidak diperlukan injektivitas.
Selalu \(f(\bigcap_{\alpha\in I}A_\alpha)\subseteq
\bigcap_{\alpha\in I}f(A_\alpha)\text{,}\) tetapi kesamaan dapat gagal. Sebaliknya, prapeta mempertahankan irisan secara tepat: \(f^{-1}(\bigcap_{\beta\in J}B_\beta)=
\bigcap_{\beta\in J}f^{-1}(B_\beta)\text{.}\)
Jika \(y\in f(\bigcap A_\alpha)\text{,}\) ada \(x\) yang berada di setiap \(A_\alpha\) dan memenuhi \(f(x)=y\text{.}\) Maka \(y\) berada di setiap \(f(A_\alpha)\text{,}\) sehingga inklusi berlaku. Kesamaan gagal untuk fungsi konstan \(f:\{0,1\}\to\{*\}\) dengan \(A_1=\{0\}\) dan \(A_2=\{1\}\text{:}\) citra irisannya kosong, sedangkan irisan citranya \(\{*\}\text{.}\) Untuk prapeta, \(x\in f^{-1}(\bigcap B_\beta)\) setara dengan \(f(x)\in B_\beta\) bagi setiap \(\beta\text{,}\) yang setara dengan \(x\in f^{-1}(B_\beta)\) bagi setiap \(\beta\text{.}\) Dengan konvensi irisan keluarga kosong sebagai seluruh himpunan semesta yang sesuai, argumen dan inklusi pertama juga mencakup himpunan indeks kosong.
Pemeriksaan B.24. Latihan 8: membatalkan bijeksi dengan inversnya.
Buktikan kedua identitas pada latihan Latihan 8 langsung dari definisi invers, dengan memperhatikan domain masing-masing identitas.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Petunjuk 1. Tetapkan \(y=f(x)\) dan gunakan ekuivalensi \(f(x)=y\iff f^{-1}(y)=x\text{.}\)
Petunjuk 2. Untuk arah lain, tetapkan \(x=f^{-1}(y)\text{.}\)
\(f^{-1}\circ f=i_A\) dan \(f\circ f^{-1}=i_B\text{.}\)
Untuk \(x\in A\text{,}\) ambil \(y=f(x)\in B\text{.}\) Definisi fungsi invers memberi \(f^{-1}(y)=x\text{,}\) sehingga \((f^{-1}\circ f)(x)=f^{-1}(f(x))=x\text{.}\) Untuk \(y\in B\text{,}\) bijektivitas memberi unsur tunggal \(x=f^{-1}(y)\in A\) dengan \(f(x)=y\text{.}\) Karena itu \((f\circ f^{-1})(y)=f(f^{-1}(y))=y\text{.}\) Identitas pertama adalah fungsi pada \(A\text{,}\) sedangkan identitas kedua fungsi pada \(B\text{.}\)
Pemeriksaan B.25. Latihan 9: prapeta himpunan oleh komposit.
Buktikan identitas pada latihan Latihan 9 dengan rantai ekuivalensi keanggotaan; jangan menganggap \(g\) atau \(h\) bijektif.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Untuk \(r\in R\text{,}\) terjemahkan berturut-turut \(r\in(h\circ g)^{-1}(O)\text{,}\) \(h(g(r))\in O\text{,}\) dan \(g(r)\in h^{-1}(O)\text{.}\)
\((h\circ g)^{-1}(O)=g^{-1}(h^{-1}(O))\text{.}\)
Bagi setiap \(r\in R\text{,}\) \(r\in(h\circ g)^{-1}(O)\) jika dan hanya jika \(h(g(r))\in O\text{.}\) Hal terakhir berlaku jika dan hanya jika \(g(r)\in h^{-1}(O)\text{,}\) yang menurut definisi setara dengan \(r\in g^{-1}(h^{-1}(O))\text{.}\) Karena unsur pada kedua ruas sama, himpunannya sama. Ini adalah identitas prapeta, bukan rumus invers fungsi.
Pemeriksaan B.26. Latihan 10: proyeksi dan hasil kali fungsi.
Selesaikan keempat tugas tentang proyeksi, fungsi hasil kali, komposisinya, dan inversnya. Rubrik: rumus kandidat harus ditulis, keberadaan dan ketunggalan harus dipisahkan, dan semua kesamaan fungsi dibuktikan per unsur.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Petunjuk 1. Faktor lain yang tak kosong menyediakan koordinat pendamping untuk membuktikan proyeksi surjektif.
Petunjuk 2. Satu-satunya kandidat ialah \(f(x_1,x_2)=(f_1(x_1),f_2(x_2))\text{.}\)
Setiap \(\pi_i\) surjektif. Fungsi tunggal yang diminta adalah \(f_1\times f_2:(x_1,x_2)\mapsto(f_1(x_1),f_2(x_2))\text{.}\) Hasil kali mempertahankan komposisi secara koordinat, dan jika invers \(h_i=f_i^{-1}\) ada, maka \((f_1\times f_2)^{-1}=h_1\times h_2\text{.}\)
Untuk \(x_1\in X_1\text{,}\) pilih satu \(x_2\in X_2\text{;}\) maka \(\pi_1(x_1,x_2)=x_1\text{.}\) Argumen simetris berlaku bagi \(\pi_2\text{.}\) Definisikan \(F(x_1,x_2)=(f_1(x_1),f_2(x_2))\text{.}\) Proyeksi ke koordinat \(i\) memberi \(f_i(x_i)\text{,}\) jadi diagram yang diminta komutatif. Sebaliknya, jika \(G\) memenuhi kedua persamaan proyeksi, kedua koordinat \(G(x_1,x_2)\) harus sama dengan koordinat \(F(x_1,x_2)\text{;}\) maka \(G=F\text{,}\) membuktikan ketunggalan.
Pada \((x_1,x_2)\text{,}\) ruas kiri identitas komposisi bernilai \((g_1(f_1(x_1)),g_2(f_2(x_2)))\text{,}\) sama dengan ruas kanan. Jika \(h_i\) adalah invers \(f_i\text{,}\) maka komposisi \((h_1\times h_2)\circ(f_1\times f_2)\) mengirim \((x_1,x_2)\) ke dirinya sendiri, dan komposisi dalam urutan sebaliknya juga identitas pada \(Y_1\times Y_2\text{.}\) Jadi \(h_1\times h_2\) memang fungsi inversnya. Ketakosongan kedua faktor diperlukan pada bukti surjektivitas proyeksi.
Pemeriksaan B.27. Latihan 11: pencacahan bilangan bulat.
Tentukan apakah rumus yang diberikan mendefinisikan injeksi dan surjeksi \(\N\to\Z\text{,}\) lalu beri prapeta eksplisit untuk setiap bilangan bulat.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Petunjuk 1. Tulis \(n=2k\) atau \(n=2k-1\text{.}\)
Petunjuk 2. Keluaran cabang genap positif, sedangkan cabang ganjil tidak positif.
Fungsi tersebut bijektif. Secara khusus, \(f(2k)=k\) dan \(f(2k-1)=1-k\) untuk \(k\geq1\text{.}\)
Substitusi memberi \(f(2k)=(1+(4k-1))/4=k\) dan \(f(2k-1)=(1-(4k-3))/4=1-k\text{.}\) Cabang genap memuat setiap bilangan bulat positif tepat sekali; cabang ganjil memuat \(0,-1,-2,\ldots\) tepat sekali. Kedua daerah hasil cabang saling lepas, jadi fungsi injektif. Untuk \(z\geq1\text{,}\) prapetanya \(2z\text{;}\) untuk \(z\leq0\text{,}\) prapetanya \(1-2z\text{.}\) Maka setiap \(z\in\Z\) tercapai dan fungsi surjektif.
Pemeriksaan B.28. Latihan 12: penjumlahan sebagai fungsi dua peubah.
Nilai injektivitas dan surjektivitas fungsi \(f:\Z\times\Z\to\Z\text{,}\) \(f(a,b)=a+b\text{,}\) dengan saksi konkret.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Bandingkan \((0,0)\) dengan \((1,-1)\text{;}\) untuk mencapai \(z\text{,}\) gunakan pasangan \((z,0)\text{.}\)
Fungsi penjumlahan tidak injektif, tetapi surjektif.
Pasangan berbeda \((0,0)\) dan \((1,-1)\) keduanya dipetakan ke \(0\text{,}\) sehingga fungsi tidak injektif. Untuk setiap \(z\in\Z\text{,}\) pasangan \((z,0)\) berada dalam domain dan memenuhi \(f(z,0)=z\text{;}\) karena itu fungsi surjektif.
Pemeriksaan B.29. Latihan 13: sifat yang dipaksa oleh komposit.
Tentukan bagian mana dari injektivitas atau surjektivitas \(g\circ f\) yang harus diwarisi oleh faktor-faktornya, dan sangkal klaim yang terlalu kuat dengan fungsi berhingga yang bertipe benar.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Petunjuk 1. Jika \(f(a)=f(a')\text{,}\) terapkan \(g\) pada kedua ruas.
Petunjuk 2. Jika setiap \(c\in C\) berbentuk \(g(f(a))\text{,}\) maka setiap \(c\) tentu berada dalam daerah hasil \(g\text{.}\)
Jika \(g\circ f\) injektif, maka \(f\) harus injektif, tetapi \(g\) tidak harus injektif. Jika \(g\circ f\) surjektif, maka \(g\) harus surjektif, tetapi \(f\) tidak harus surjektif.
Jika \(f(a)=f(a')\text{,}\) maka \((g\circ f)(a)=(g\circ f)(a')\text{;}\) injektivitas komposit memberi \(a=a'\text{,}\) jadi \(f\) injektif. Namun ambil \(A=\{a\}\text{,}\) \(B=\{b_1,b_2\}\text{,}\) \(C=\{c\}\text{,}\) \(f(a)=b_1\text{,}\) dan \(g(b_1)=g(b_2)=c\text{.}\) Komposit dari satu unsur ke satu unsur injektif, sedangkan \(g\) tidak.
Jika komposit surjektif dan \(c\in C\text{,}\) ada \(a\in A\) dengan \(g(f(a))=c\text{.}\) Jadi \(c\) mempunyai prapeta \(f(a)\in B\) oleh \(g\text{,}\) sehingga \(g\) surjektif. Untuk menunjukkan bahwa \(f\) tidak harus surjektif, gunakan himpunan dan fungsi yang sama: \(f\) tidak mencapai \(b_2\text{,}\) tetapi komposit mencapai satu-satunya unsur \(C\text{.}\)
Pemeriksaan B.30. Latihan 14: komutativitas dan asosiativitas komposisi.
Putuskan apakah komposisi komutatif dan asosiatif. Untuk klaim positif, buktikan secara titik demi titik; untuk klaim negatif, pastikan kedua urutan komposisi pada contoh Anda sama-sama terdefinisi.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Petunjuk 1. Coba endofungsi \(f(x)=x+1\) dan \(g(x)=2x\) pada \(\R\text{.}\)
Petunjuk 2. Evaluasi kedua pengelompokan tiga fungsi pada unsur \(x\text{.}\)
Komposisi tidak komutatif secara umum, tetapi asosiatif ketika semua komposit yang ditulis bertipe benar.
Untuk \(f,g:\R\to\R\) dengan \(f(x)=x+1\) dan \(g(x)=2x\text{,}\) diperoleh \((g\circ f)(x)=2x+2\text{,}\) sedangkan \((f\circ g)(x)=2x+1\text{.}\) Jadi komposisi tidak komutatif; pada fungsi dengan domain dan kodomain berbeda, salah satu urutan bahkan mungkin tidak terdefinisi. Jika \(f:A\to B\text{,}\) \(g:B\to C\text{,}\) dan \(h:C\to D\text{,}\) maka bagi setiap \(a\in A\text{,}\) \((h\circ(g\circ f))(a)=h(g(f(a)))=((h\circ g)\circ f)(a)\text{.}\) Kedua fungsi mempunyai domain \(A\text{,}\) kodomain \(D\text{,}\) dan nilai yang sama pada setiap unsur, sehingga komposisi asosiatif.
Pemeriksaan B.31. Latihan 15: invers fungsi pada \(\Z_5\).
Buat tabel lengkap bagi kedua fungsi pada \(\Z_5\text{,}\) balik semua pasangan, tentukan apakah relasi inversnya fungsi, lalu rumuskan akar pangkat tiga dan invers \(g\) secara eksplisit.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Petunjuk 1. Hitung pangkat perwakilan \(0,1,2,3,4\) modulo \(5\text{.}\)
Petunjuk 2. Pada \(\Z_5\text{,}\) pemetaan pangkat tiga adalah invers bagi dirinya sendiri.
Relasi invers \(f\) ialah \(\{([4],[0]),([0],[1]),([3],[2]),([3],[3]),([0],[4])\}\) dan bukan fungsi. Relasi invers \(g\) ialah \(\{([4],[0]),([0],[1]),([2],[2]),([1],[3]),([3],[4])\}\) dan merupakan fungsi. Akar pangkat tiga dari \([0],[1],[2],[3],[4]\) berturut-turut ialah \([0],[1],[3],[2],[4]\text{,}\) serta \(g^{-1}([y])=[(y+1)^3]\text{.}\)
Nilai \(f([x])=[x^2+4]\) untuk \(x=0,1,2,3,4\) berturut-turut adalah \([4],[0],[3],[3],[0]\text{.}\) Membalik tabel memberi relasi pada jawaban; masukan \([0]\) dan \([3]\) pada relasi invers masing-masing mempunyai dua keluaran, sedangkan \([1]\) dan \([2]\) tidak mempunyai keluaran. Jadi relasi itu bukan fungsi \(\Z_5\to\Z_5\text{.}\)
Nilai \(g([x])=[x^3+4]\) berturut-turut ialah \([4],[0],[2],[1],[3]\text{,}\) suatu permutasi seluruh \(\Z_5\text{.}\) Pembalikan tabel memberi relasi invers pada jawaban dan menunjukkan bahwa ia fungsi. Kubus dari \([0],[1],[2],[3],[4]\) ialah \([0],[1],[3],[2],[4]\text{;}\) menerapkan kubus sekali lagi mengembalikan unsur semula, jadi akar pangkat tiga \([z]\) adalah \([z^3]\text{.}\) Dari \([y]=[x^3+4]\) diperoleh \([x^3]=[y+1]\text{,}\) sehingga \([x]=[(y+1)^3]\text{,}\) rumus yang dinyatakan.
Pemeriksaan B.32. Latihan 16: diferensiasi dan integrasi sebagai fungsi.
Lengkapi seluruh bagian latihan ruang fungsi: berikan tiga contoh pada \([-1,1]\text{,}\) nilai invertibilitas operator turunan, lalu buktikan bahwa operator integral yang diberikan mempunyai invers.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Petunjuk 1. Gunakan \(|x|\text{,}\) fungsi konstan, dan fungsi linear untuk tiga contoh pertama.
Petunjuk 2. Teorema Dasar Kalkulus memberi \((\int_a^x f(t)\,dt)'=f(x)\) dan \(\int_a^x c'(t)\,dt=c(x)-c(a)\text{.}\)
Pada \([-1,1]\text{,}\) contoh berturut-turut ialah \(|x|\text{,}\) fungsi konstan \(1\text{,}\) dan \(x+1\text{.}\) Operator turunan \(d:B\to A\) surjektif tetapi tidak injektif, jadi tidak invertibel. Operator \(h:A\to C\text{,}\) \((h(f))(x)=\int_a^x f(t)\,dt\text{,}\) bijektif dengan invers \(g:C\to A\text{,}\) \(g(c)=c'\text{.}\)
Fungsi \(|x|\) kontinu tetapi tidak terdiferensialkan di \(0\text{,}\) jadi berada di \(A\setminus B\text{.}\) Fungsi konstan \(1\) mempunyai turunan kontinu tetapi nilainya di \(a=-1\) bukan nol, jadi berada di \(B\setminus C\text{.}\) Fungsi \(x+1\) mempunyai turunan kontinu dan bernilai nol di \(-1\text{,}\) jadi berada di \(C\text{.}\) Setiap fungsi kontinu \(q\in A\) adalah turunan fungsi \(x\mapsto\int_a^x q(t)\,dt\) dalam \(B\text{,}\) maka \(d\) surjektif. Namun dua fungsi yang berbeda sebesar konstanta mempunyai turunan sama; misalnya turunan fungsi konstan \(0\) dan \(1\) sama-sama nol. Jadi \(d\) tidak injektif dan tidak invertibel.
Untuk \(f\in A\text{,}\) Teorema Dasar Kalkulus menyatakan bahwa \(h(f)\) mempunyai turunan kontinu \(f\text{,}\) dan \(h(f)(a)=0\text{;}\) maka \(h(f)\in C\text{.}\) Definisikan \(g(c)=c'\text{.}\) Bagi \(f\in A\text{,}\) \(g(h(f))=f\text{.}\) Bagi \(c\in C\text{,}\) \((h(g(c)))(x)=\int_a^x c'(t)\,dt=c(x)-c(a)=c(x)\text{,}\) karena \(c(a)=0\text{.}\) Jadi kedua komposisi adalah identitas dan \(g=h^{-1}\text{.}\)
Pemeriksaan B.33. Latihan 17: tiga belas klaim tentang citra dan prapeta.
Periksa ketiga belas klaim terakhir dalam urutan sumber. Setiap klaim salah memerlukan contoh fungsi dan himpunan konkret; setiap klaim benar memerlukan sedikitnya satu rantai keanggotaan.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Petunjuk 1. Fungsi konstan pada domain dua unsur menguji klaim citra yang memerlukan injektivitas.
Petunjuk 2. Fungsi identitas pada dua unsur dan satu unsur kodomain yang tidak tercapai menguji arah inklusi prapeta dan citra.
Urutannya adalah: benar, salah, salah, benar, benar, benar, salah, benar, benar, salah, benar, salah, benar.
(a) Benar karena \(x\in A\) memberi \(f(x)\in f(A)\text{.}\) (b) Salah: untuk fungsi konstan \(f:\{0,1\}\to\{*\}\) dan \(A=\{0\}\text{,}\) prapeta citra \(A\) adalah seluruh domain. (c) Salah: untuk \(f:\{0\}\to\{0,1\}\text{,}\) \(f(0)=0\text{,}\) dan \(B=\{1\}\text{,}\) ruas kanan kosong. (d) Benar: setiap unsur citra prapeta \(B\) menurut definisi berada di \(B\text{.}\) (e) Benar: citra anggota \(A_1\subseteq A_2\) juga citra anggota \(A_2\text{.}\) (f) Benar: \(f(x)\in B_1\subseteq B_2\) memberi inklusi prapeta.
(g) Salah: untuk fungsi identitas pada \(\{0,1\}\text{,}\) ambil \(B_1=\{0\}\) dan \(B_2=\{0,1\}\text{;}\) prapeta \(B_2\) tidak termuat dalam prapeta \(B_1\text{.}\) (h) Benar: sebuah nilai berasal dari gabungan tepat ketika berasal dari sedikitnya satu bagian. (i) Benar karena, untuk setiap \(x\in X\text{,}\) \(x\in f^{-1}(B_1\cup B_2)\) jika dan hanya jika \(f(x)\in B_1\cup B_2\text{,}\) jika dan hanya jika \(f(x)\in B_1\) atau \(f(x)\in B_2\text{,}\) jika dan hanya jika \(x\in f^{-1}(B_1)\cup f^{-1}(B_2)\text{.}\) (j) Salah: pada fungsi konstan \(\{0,1\}\to\{*\}\text{,}\) ambil \(A_1=\{0\}\) dan \(A_2=\{1\}\text{;}\) citra irisan kosong, tetapi irisan citra tidak kosong. (k) Benar: syarat \(f(x)\in B_1\) dan \(f(x)\in B_2\) setara dengan \(f(x)\in B_1\cap B_2\text{.}\)
(l) Salah: pada fungsi konstan yang sama, ambil \(A_1=\{0,1\}\) dan \(A_2=\{1\}\text{.}\) Ruas kiri \(f(A_1\setminus A_2)=\{*\}\text{,}\) sedangkan \(f(A_1)\setminus f(A_2)=\emptyset\text{.}\) (m) Benar: \(x\) berada pada prapeta \(B_1\setminus B_2\) tepat ketika \(f(x)\in B_1\) dan \(f(x)\notin B_2\text{,}\) yaitu tepat ketika \(x\in f^{-1}(B_1)\setminus f^{-1}(B_2)\text{.}\)
