Lompat ke konten utama

Bagian Metrik Euklides pada \(\R^n\)

Ruang metrik yang paling kita kenal adalah ruang metrik \((\R^2, d_E)\text{,}\) dengan
\begin{equation*} d_E((x_1,x_2), (y_1,y_2)) = \sqrt{(x_1-y_1)^2 + (x_2-y_2)^2} \end{equation*}
Metrik \(d_E\) disebut metrik standar atau metrik Euklides pada \(\R^2\text{.}\)
Metrik Euklides ini dapat kita perumum dari \(\R^2\) ke ruang real berdimensi berapa pun. Misalkan \(n\) bilangan bulat positif dan misalkan \(x = (x_1, x_2, \ldots, x_n)\) serta \(y = (y_1, y_2, \ldots, y_n)\) berada di dalam \(\R^n\text{.}\) Kita definisikan \(d_E : \R^n \times \R^n \to \R\) dengan
\begin{equation*} d_E(x,y) = \sqrt{(x_1-y_1)^2 + (x_2-y_2)^2 + \cdots + (x_n-y_n)^2} = \sqrt{\sum_{i=1}^n (x_i-y_i)^2}\text{.} \end{equation*}
Dalam aktivitas berikutnya, kita akan menunjukkan bahwa \(d_E\) memenuhi tiga sifat pertama suatu metrik.

Kegiatan 3.3.

Misalkan \(x = (x_1, x_2, \ldots, x_n)\) dan \(y = (y_1, y_2, \ldots, y_n)\) berada di dalam \(\R^n\text{.}\)

(a)

Tunjukkan bahwa \(d_E(x,y) \geq 0\text{.}\)

(b)

Tunjukkan bahwa \(d_E(x,y) = d_E(y,x)\text{.}\)

(c)

Tunjukkan bahwa jika \(x=y\text{,}\) maka \(d_E(x,y) = 0\text{.}\)

(d)

Tunjukkan bahwa jika \(d_E(x,y) = 0\text{,}\) maka \(x=y\text{.}\)
Membuktikan bahwa pertidaksamaan segitiga terpenuhi sering kali merupakan bagian tersulit dalam membuktikan bahwa suatu fungsi adalah metrik. Kita akan menguraikan pembuktian ini dengan bantuan Pertidaksamaan Cauchy-Schwarz.

Kegiatan 3.4.

Sebelum membuktikan Pertidaksamaan Cauchy-Schwarz, mari kita telaah pertidaksamaan tersebut dalam dua keadaan khusus.

(a)

Misalkan \(x=(1,4)\) dan \(y = (3,2)\) berada di dalam \(\R^2\text{.}\) Verifikasikan Pertidaksamaan Cauchy-Schwarz dalam keadaan ini.

(b)

Misalkan \(x=(1,2, -3)\) dan \(y = (-4, 0, -1)\) berada di dalam \(\R^3\text{.}\) Verifikasikan Pertidaksamaan Cauchy-Schwarz dalam keadaan ini.
Sekarang kita buktikan Pertidaksamaan Cauchy-Schwarz.

Bukti.

Misalkan \(n\) bilangan bulat positif dan \(x = (x_1, x_2, \ldots, x_n)\text{,}\) \(y=(y_1, y_2, \ldots, y_n)\) berada di dalam \(\R^n\text{.}\) Untuk memverifikasi (3.1), cukup ditunjukkan bahwa
\begin{equation*} \left(\sum_{i=1}^n x_iy_i\right)^2 \leq \left(\sum_{i=1}^n x_i^2\right) \left(\sum_{i=1}^n y_i^2\right)\text{.} \end{equation*}
Hal ini sulit dilakukan secara langsung, tetapi ada siasat yang dapat kita gunakan. Perhatikan bentuk
\begin{equation*} \sum (x_i-\lambda y_i)^2\text{.} \end{equation*}
(Semua penjumlahan kita dipahami berlangsung dari 1 sampai \(n\text{,}\) sehingga batas penjumlahan tidak akan kita tuliskan lagi sepanjang sisa pembuktian.) Sekarang
\begin{align} 0 \amp \leq \sum (x_i-\lambda y_i)^2\notag\\ \amp = \sum \left(x_i^2 - 2\lambda x_iy_i + \lambda^2 y_i^2 \right)\notag\\ \amp = \left( \sum y_i^2 \right)\lambda^2 - 2\left(\sum x_iy_i\right) \lambda + \left(\sum x_i^2\right)\text{.}\tag{3.2} \end{align}
Untuk menafsirkan bentuk terakhir ini dengan lebih jelas, misalkan \(a=\sum y_i^2\text{,}\) \(b=-2\sum x_iy_i\text{,}\) dan \(c = \sum x_i^2\text{.}\) Jika \(y=(0,\ldots,0)\text{,}\) pertidaksamaan yang hendak dibuktikan langsung berlaku. Jadi, dalam argumen berikutnya kita dapat menganggap \(y\neq(0,\ldots,0)\text{,}\) sehingga \(a\gt 0\text{.}\) Pertidaksamaan yang diberikan oleh (3.2) kemudian dapat ditulis dalam bentuk
\begin{equation*} p(\lambda) = a \lambda^2 + b \lambda + c \geq 0\text{.} \end{equation*}
Jadi, kita memiliki polinom kuadrat \(p(\lambda)\) yang tidak pernah bernilai negatif. Hal ini menyiratkan bahwa polinom kuadrat \(p(\lambda)\) memiliki paling banyak satu akar real. Rumus kuadrat memberikan akar-akar \(p(\lambda)\) sebagai
\begin{equation*} \frac{-b \pm \sqrt{b^2-4ac}}{2a}\text{.} \end{equation*}
Jika \(b^2-4ac \gt 0\text{,}\) maka \(p(\lambda)\) memiliki dua akar real. Oleh karena itu, agar \(p(\lambda)\) memiliki paling banyak satu akar real, harus berlaku
\begin{equation*} 0 \geq b^2-4ac = 4 \left(\sum x_iy_i\right)^2 - 4\left(\sum y_i^2\right)\left(\sum x_i^2\right) \end{equation*}
atau
\begin{equation*} \left(\sum y_i^2\right)\left(\sum x_i^2\right) \geq \left(\sum x_iy_i\right)^2\text{.} \end{equation*}
Dengan demikian, Pertidaksamaan Cauchy-Schwarz terbukti.
Salah satu akibat Pertidaksamaan Cauchy-Schwarz yang kita perlukan untuk menunjukkan bahwa \(d_E\) adalah metrik ialah hasil berikut.

Kegiatan 3.5.

Sebelum membuktikan akibat tersebut, mari kita telaah hasil itu dalam dua keadaan khusus.

(a)

Misalkan \(x=(1,4)\) dan \(y = (3,2)\) berada di dalam \(\R^2\text{.}\) Verifikasikan Corollary 3.10 dalam keadaan ini.

(b)

Misalkan \(x=(1,2, -3)\) dan \(y = (-4, 0, -1)\) berada di dalam \(\R^3\text{.}\) Verifikasikan Corollary 3.10 dalam keadaan ini.
Sekarang kita buktikan Corollary 3.10.

Bukti.

Misalkan \(n\) bilangan bulat positif dan \(x = (x_1, x_2, \ldots, x_n)\text{,}\) \(y=(y_1, y_2, \ldots, y_n)\) berada di dalam \(\R^n\text{.}\) Sekarang
\begin{align*} \sum \left(x_i+y_i\right)^2 \amp = \sum \left(x_i^2 +2x_iy_i + y_i^2 \right)\\ \amp = \sum x_i^2 + 2\sum x_iy_i + \sum y_i^2\\ \amp \leq \sum x_i^2 + 2\left(\sqrt{\sum x_i^2}\right) \left(\sqrt{\sum y_i^2} \right) + \sum y_i^2\\ \amp = \left(\sqrt{\sum x_i^2} + \sqrt{\sum y_i^2}\right)^2\text{.} \end{align*}
Mengambil akar kuadrat kedua ruas menghasilkan pertidaksamaan yang diinginkan.
Sekarang kita dapat menyelesaikan pembuktian bahwa \(d_E\) adalah metrik.

Kegiatan 3.6.

Misalkan \(n\) bilangan bulat positif dan \(x = (x_1, x_2, \ldots, x_n)\text{,}\) \(y=(y_1, y_2, \ldots, y_n)\text{,}\) serta \(z=(z_1, z_2, \ldots, z_n)\) berada di dalam \(\R^n\text{.}\) Gunakan Corollary 3.10 untuk menunjukkan bahwa
\begin{equation*} d_E(x,y) \leq d_E(x,z)+d_E(z,y)\text{.} \end{equation*}
Dengan demikian, pembuktian bahwa metrik Euklides memang merupakan metrik telah selesai.
Kita telah melihat beberapa metrik dalam bagian ini, dan sebagian di antaranya memiliki nama khusus. Misalkan \(x = (x_1, x_2, \ldots, x_n)\) dan \(y = (y_1, y_2, \ldots, y_n)\text{.}\)
  • Metrik Euklides \(d_E\text{,}\) dengan
    \begin{align*} d_E(x,y) \amp = \sqrt{(x_1-y_1)^2 + (x_2-y_2)^2 + \cdots + (x_n-y_n)^2}\\ \amp = \sqrt{\sum_{i=1}^n (x_i-y_i)^2}\text{.} \end{align*}
  • Metrik taksi \(d_T\text{,}\) dengan
    \begin{equation*} d_T(x,y) = |x_1-y_1| + |x_2-y_2| + \cdots + |x_n-y_n| = \sum_{i=1}^n |x_i-y_i|\text{.} \end{equation*}
  • Metrik maksimum \(d_M\text{,}\) dengan
    \begin{align*} d_M(x,y) \amp = \max\{| x_1-y_1 |, | x_2-y_2 |, |x_3-y_3|, \ldots, |x_n-y_n| \}\\ \amp = \max_{1 \leq i \leq n} \{|x_i-y_i|\}\text{.} \end{align*}
Kita baru menunjukkan bahwa \(d_T\) dan \(d_M\) merupakan metrik pada \(\R^2\text{,}\) tetapi argumen serupa berlaku di dalam \(\R^n\text{.}\) Pembuktiannya diserahkan kepada Latihan 5 dan Latihan 6. Selain itu, metrik diskret
\begin{equation*} d(x,y) = \begin{cases}0 \amp \text{ jika } x=y \\ 1 \amp \text{ jika } x \neq y \end{cases} \end{equation*}
menjadikan setiap himpunan \(X\) sebagai ruang metrik. Pembuktiannya diserahkan kepada Latihan 1.