Bagian Panduan latihan Bab 16, bagian kedua
Bagian ini melanjutkan urutan fisik sumber untuk prompt latihan ke-11 sampai ke-20 tentang ruang kuosien. Setiap pernyataan dibuat mandiri dan disertai petunjuk bertahap, jawaban atau rubrik pembuktian ringkas, serta solusi lengkap. Bagian ini merupakan materi pendamping tidak resmi yang ditulis secara terpisah, dilisensikan dengan CC BY 4.0, bukan materi resmi GVSU, dan tidak menyiratkan dukungan penulis sumber.
Pada \(Y=\{a,b,c\}\text{,}\) misalkan
\begin{equation*}
\tau_p=\{\emptyset,\{a\},\{b,c\},Y\},\qquad
\tau_q=\{\emptyset,\{c\},\{a,b\},Y\}.
\end{equation*}
Tentukan apakah \((Y,\tau_p)\) dan \((Y,\tau_q)\) homeomorfik. Jika ya, berikan suatu homeomorfisme tertentu dan buktikan; jika tidak, berikan penghalang topologisnya.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Tahap 1. Dalam masing-masing topologi, kenali satu-satunya himpunan terbuka beranggota tunggal.
Tahap 2. Petakan kedua bagian partisi terbuka \(\{a\}\mid\{b,c\}\) untuk \(\tau_p\) ke bagian yang bersesuaian \(\{c\}\mid\{a,b\}\) untuk \(\tau_q\text{,}\) lalu periksa prapeta semua himpunan terbuka.
Ya. Salah satu homeomorfisme ialah \(h(a)=c\text{,}\) \(h(b)=a\text{,}\) dan \(h(c)=b\text{.}\)
Fungsi \(h:Y\to Y\) yang diberikan oleh \(h(a)=c\text{,}\) \(h(b)=a\text{,}\) dan \(h(c)=b\) merupakan bijeksi. Himpunan terbuka dalam kodomain \((Y,\tau_q)\) mempunyai prapeta
\begin{equation*}
h^{-1}(\emptyset)=\emptyset,\quad
h^{-1}(\{c\})=\{a\},\quad
h^{-1}(\{a,b\})=\{b,c\},\quad
h^{-1}(Y)=Y.
\end{equation*}
Semua prapeta ini berada dalam \(\tau_p\text{,}\) sehingga \(h\) kontinu.
Citra himpunan-himpunan dalam \(\tau_p\) berturut-turut adalah \(\emptyset\text{,}\) \(\{c\}\text{,}\) \(\{a,b\}\text{,}\) dan \(Y\text{,}\) yang semuanya berada dalam \(\tau_q\text{.}\) Dengan kata lain, prapeta himpunan terbuka di bawah \(h^{-1}\) juga terbuka, sehingga \(h^{-1}\) kontinu. Maka \(h\) adalah homeomorfisme.
Pemeriksaan P.30. Menciutkan setiap penampang vertikal cakram.
Misalkan \(D^2=\{(s,t)\in\R^2\mid s^2+t^2\leq1\}\) dengan topologi standar. Definisikan \((s_1,t_1)\sim(s_2,t_2)\) jika dan hanya jika \(s_1=s_2\text{.}\) Deskripsikan ruang kuosien \(D^2/\ssim\) sampai homeomorfisme.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Tahap 1. Setiap kelas ekuivalensi adalah penampang vertikal cakram pada satu nilai koordinat pertama. Gunakan proyeksi \(P(s,t)=s\text{.}\)
Tahap 2. Identifikasi citra proyeksi, lalu gunakan teorema bahwa surjeksi kontinu dari ruang kompak ke ruang Hausdorff merupakan pemetaan kuosien.
Ruang kuosiennya homeomorfik dengan selang tertutup \([-1,1]\text{,}\) melalui peta yang mengirim kelas \([(s,t)]\) ke \(s\text{.}\)
Proyeksi \(P:D^2\to[-1,1]\text{,}\) \(P(s,t)=s\text{,}\) kontinu dan surjektif. Dua titik mempunyai citra yang sama tepat ketika koordinat pertamanya sama, sehingga serat-serat \(P\) tepat kelas-kelas \(\sim\text{.}\)
Cakram \(D^2\) kompak dan selang \([-1,1]\) Hausdorff. Karena itu surjeksi kontinu \(P\) adalah pemetaan tertutup, dan setiap surjeksi kontinu yang tertutup merupakan pemetaan kuosien. Peta \(P\) menurunkan bijeksi \(\overline P:D^2/\ssim\to[-1,1]\text{.}\) Karena \(P\) dan proyeksi kanonik sama-sama pemetaan kuosien, bijeksi terinduksi ini adalah homeomorfisme. Jadi penciutan setiap penampang vertikal menyisakan tepat koordinat \(s\text{.}\)
Pemeriksaan P.31. Merekatkan pasangan batas dengan koordinat pertama yang sama.
Misalkan \(D^2=\{(s,t)\in\R^2\mid s^2+t^2\leq1\}\) dan \(S^1=\partial D^2\text{.}\) Ambil relasi ekuivalensi terkecil pada \(D^2\) yang mengidentifikasi dua titik \((s_1,t_1),(s_2,t_2)\in S^1\) apabila \(s_1=s_2\text{,}\) tanpa identifikasi tambahan. Deskripsikan ruang kuosien \(D^2/\ssim\) sampai homeomorfisme.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Tahap 1. Untuk \(\lvert s\rvert\lt1\text{,}\) normalkan koordinat vertikal dengan \(u=t/\sqrt{1-s^2}\in[-1,1]\text{.}\) Dua ujung \(u=-1\) dan \(u=1\) harus menjadi sudut yang sama pada sebuah lingkaran.
Tahap 2. Ketika \(s\) bergerak ke \(-1\) atau \(1\text{,}\) kecilkan lingkaran itu menjadi sebuah kutub. Kenali ruang yang merupakan suspensi sebuah lingkaran.
Ruang kuosiennya homeomorfik dengan \(S^2\text{.}\) Pasangan titik pada busur batas atas dan bawah menjadi satu meridian, sedangkan kedua ujung horizontal cakram menjadi dua kutub.
Untuk \(\lvert s\rvert\lt1\text{,}\) tetapkan \(u=t/\sqrt{1-s^2}\) dan definisikan
\begin{equation*}
F(s,t)=\bigl(\sqrt{1-s^2}\cos(\pi(u+1)),
\sqrt{1-s^2}\sin(\pi(u+1)),s\bigr).
\end{equation*}
Pada dua titik yang tersisa, definisikan \(F(-1,0)=(0,0,-1)\) dan \(F(1,0)=(0,0,1)\text{.}\) Nilai \(F\) selalu berada pada \(S^2\text{.}\) Fungsi ini kontinu pada bagian \(\lvert s\rvert\lt1\text{;}\) di dekat \(s=\pm1\text{,}\) panjang gabungan dua koordinat pertamanya adalah \(\sqrt{1-s^2}\text{,}\) sehingga fungsi juga kontinu di kedua titik ujung.
Pada batas atas, \(u=1\) dan sudutnya \(2\pi\text{;}\) pada batas bawah, \(u=-1\) dan sudutnya \(0\text{.}\) Jadi dua titik batas dengan koordinat pertama yang sama mempunyai citra yang sama. Sebaliknya, untuk \(-1\lt u\lt1\text{,}\) sudut berada secara unik dalam \((0,2\pi)\text{;}\) bersama koordinat ketiga \(s\text{,}\) ini menunjukkan bahwa semua titik interior mempunyai serat tunggal. Kedua titik dengan \(s=\pm1\) juga mempunyai citra berbeda. Maka serat-serat \(F\) tepat kelas-kelas relasi yang diberikan. Rumus itu juga menjangkau setiap garis lintang, sehingga \(F\) surjektif.
Fungsi \(F\) menurunkan bijeksi kontinu \(\overline F:D^2/\ssim\to S^2\text{.}\) Domain kuosien kompak dan \(S^2\) Hausdorff, jadi \(\overline F\) merupakan homeomorfisme.
Pemeriksaan P.32. Mengidentifikasi pasangan antipodal di seluruh cakram.
Misalkan \(D^2=\{(s,t)\in\R^2\mid s^2+t^2\leq1\}\text{.}\) Ambil relasi ekuivalensi terkecil yang memuat setiap identifikasi \(x\sim -x\) untuk \(x\in D^2\text{,}\) tanpa identifikasi tambahan. Deskripsikan ruang kuosien \(D^2/\ssim\) sampai homeomorfisme.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Tahap 1. Identifikasikan \(\R^2\) dengan bidang kompleks. Cari fungsi pada cakram yang bernilai sama pada \(z\) dan \(-z\) serta tidak membuat pengulangan lain.
Tahap 2. Periksa kesurjektifan dan serat fungsi tersebut, lalu turunkan ke kuosien dan gunakan argumen kompak-ke-Hausdorff.
Ruang kuosiennya kembali homeomorfik dengan \(D^2\text{.}\) Homeomorfisme terinduksi oleh fungsi kompleks \(z\mapsto z^2\text{.}\)
Pandang \(D^2=\{z\in\mathbb C\mid\lvert z\rvert\leq1\}\) dan definisikan \(F:D^2\to D^2\) dengan \(F(z)=z^2\text{.}\) Fungsi ini kontinu. Untuk setiap \(w\in D^2\text{,}\) suatu akar kuadrat \(z\) mempunyai \(\lvert z\rvert=\sqrt{\lvert w\rvert}\leq1\text{,}\) sehingga \(F\) surjektif.
Jika \(F(z_1)=F(z_2)\text{,}\) maka \((z_1-z_2)(z_1+z_2)=0\text{,}\) sehingga \(z_2=z_1\) atau \(z_2=-z_1\text{.}\) Sebaliknya, \(F(-z)=F(z)\text{.}\) Jadi serat-serat \(F\) tepat orbit \(\{z,-z\}\text{,}\) dengan orbit tunggal \(\{0\}\text{,}\) yakni tepat kelas-kelas relasi yang diberikan.
Karena itu \(F\) menurunkan bijeksi kontinu \(\overline F:D^2/\ssim\to D^2\text{.}\) Domain kuosien kompak dan cakram target Hausdorff, sehingga \(\overline F\) adalah homeomorfisme.
Pemeriksaan P.33. Interval titik pangkal dengan batang bersama.
Misalkan \(I=[0,1]\text{,}\) \(X=I\times I\) dengan topologi standar, dan definisikan \((s_1,t_1)\sim(s_2,t_2)\) jika dan hanya jika kedua titik sama atau \(t_1=t_2\gt0\text{.}\) Deskripsikan himpunan kuosien \(X/\ssim\) beserta topologi kuosiennya.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Tahap 1. Untuk setiap tinggi positif \(t\text{,}\) seluruh penampang \(I\times\{t\}\) menjadi satu titik, sedangkan semua titik \((s,0)\) tetap berlainan. Beri nama kedua jenis kelas ini.
Tahap 2. Tuliskan prapeta suatu subhimpunan umum kuosien. Uji keterbukaannya di titik bertinggi positif dan kemudian di titik sisi bawah; perhatikan bahwa lingkungan setiap titik sisi bawah memuat semua kelas dengan tinggi positif yang cukup kecil.
Sebagai himpunan, kuosiennya adalah \(Q=\{b_s:s\in I\}\sqcup\{u_t:0\lt t\leq1\}\text{,}\) dengan \(b_s=[(s,0)]\) dan \(u_t=[(s,t)]\) untuk sebarang \(s\text{.}\) Himpunan \(\{b_s:s\in A\}\cup\{u_t:t\in V\}\) terbuka tepat ketika \(A\) terbuka dalam \(I\text{,}\) \(V\) terbuka dalam \((0,1]\text{,}\) dan jika \(A\neq\emptyset\text{,}\) maka \((0,\varepsilon)\subseteq V\) untuk suatu \(\varepsilon\gt0\text{.}\)
Untuk \(t\gt0\text{,}\) relasi menyatukan semua titik pada \(I\times\{t\}\text{;}\) sebut kelas itu \(u_t\text{.}\) Klausul kesamaan dalam definisi relasi menjamin bahwa pada tinggi nol setiap kelas adalah singleton \(b_s=[(s,0)]\text{.}\) Jadi deskripsi himpunan \(Q\) dalam jawaban benar dan tidak membuat identifikasi tambahan.
Misalkan \(\pi:X\to Q\) proyeksi kanonik. Setiap \(W\subseteq Q\) dapat ditulis secara unik sebagai
\begin{equation*}
W=W(A,V)=\{b_s:s\in A\}\cup\{u_t:t\in V\},
\end{equation*}
dengan \(A\subseteq I\) dan \(V\subseteq(0,1]\text{.}\) Prapetanya adalah
\begin{equation*}
\pi^{-1}(W)=(A\times\{0\})\cup(I\times V).
\end{equation*}
Jika prapeta ini terbuka dalam \(I\times I\text{,}\) pemeriksaan di titik-titik dengan tinggi positif menunjukkan bahwa \(V\) terbuka dalam \((0,1]\text{.}\) Pemeriksaan di setiap \((s,0)\) dengan \(s\in A\) menunjukkan bahwa \(A\) terbuka dalam \(I\text{.}\) Jika \(A\) tidak kosong, pilih satu \(s\in A\text{.}\) Sebuah lingkungan persegi panjang relatif dari \((s,0)\) yang termuat dalam prapeta memaksa adanya \(\varepsilon\gt0\) dengan \((0,\varepsilon)\subseteq V\text{.}\)
Sebaliknya, andaikan ketiga kondisi tersebut dipenuhi. Titik dengan tinggi dalam \(V\) mempunyai lingkungan produk di \(I\times V\text{.}\) Jika \(s\in A\text{,}\) pilih lingkungan relatif \(J\subseteq A\) bagi \(s\text{;}\) bila \(A\neq\emptyset\text{,}\) syarat pada \(V\) membuat \(J\times[0,\varepsilon)\) termuat dalam prapeta. Maka prapeta terbuka. Definisi topologi kuosien sekarang memberikan tepat pencirian dalam jawaban. Secara intuitif, terdapat satu interval titik pangkal \(b_s\text{,}\) dan semua titik pangkal itu berbagi batang tinggi positif yang sama.
Pemeriksaan P.34. Kuosien dengan titik-titik pangkal yang tak dapat dipisahkan.
Misalkan \(I=[0,1]\text{,}\) \(X=I\times I\text{,}\) dan \((s_1,t_1)\sim(s_2,t_2)\) tepat ketika kedua titik sama atau \(t_1=t_2\gt0\text{.}\) Buktikan bahwa ruang kuosien \(X/\ssim\) bukan ruang Hausdorff.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Tahap 1. Pilih dua kelas berbeda pada sisi bawah, misalnya \([(0,0)]\) dan \([(1,0)]\text{.}\)
Tahap 2. Tarik kembali sembarang lingkungan terbuka kedua kelas itu ke persegi. Masing-masing prapeta memuat titik-titik pada semua ketinggian positif yang cukup kecil; gunakan identifikasi seluruh penampang horizontal untuk menemukan titik bersama di kuosien.
Rubrik pembuktian: tunjukkan bahwa setiap dua lingkungan terbuka dari kelas \([(0,0)]\) dan \([(1,0)]\) beririsan pada suatu kelas \([I\times\{t\}]\) dengan \(t\gt0\) cukup kecil. Karena kedua kelas bawah itu berbeda, aksioma Hausdorff gagal.
Misalkan \(\pi:X\to X/\ssim\) adalah proyeksi kanonik dan tetapkan \(b_0=\pi(0,0)\) serta \(b_1=\pi(1,0)\text{.}\) Kedua kelas ini berbeda, sebab pada tinggi nol relasi hanya mengidentifikasi titik dengan dirinya sendiri.
Ambil sembarang lingkungan terbuka \(U\) dari \(b_0\) dan \(V\) dari \(b_1\) dalam ruang kuosien. Prapeta \(\pi^{-1}(U)\) terbuka dan memuat \((0,0)\text{,}\) sehingga terdapat \(\varepsilon_0\gt0\) dengan \((0,t)\in\pi^{-1}(U)\) untuk setiap \(0\lt t\lt\varepsilon_0\text{.}\) Demikian pula, terdapat \(\varepsilon_1\gt0\) dengan \((1,t)\in\pi^{-1}(V)\) untuk setiap \(0\lt t\lt\varepsilon_1\text{.}\)
Pilih \(0\lt t\lt\min\{\varepsilon_0,\varepsilon_1\}\text{.}\) Karena \(t\gt0\text{,}\) berlaku \((0,t)\sim(1,t)\text{.}\) Oleh karena itu satu kelas yang sama, yaitu \(\pi(0,t)=\pi(1,t)\text{,}\) berada dalam \(U\cap V\text{.}\) Jadi tidak ada lingkungan terbuka saling lepas bagi \(b_0\) dan \(b_1\text{.}\) Ruang kuosien tersebut bukan Hausdorff.
Pemeriksaan P.35. Kuosien topologi titik tertentu modulo tiga.
Beri \(\Z\) topologi titik tertentu pada \(p=1\text{:}\) himpunan terbukanya adalah \(\emptyset\) dan semua subhimpunan \(\Z\) yang memuat \(1\text{.}\) Definisikan \(x\sim y\) jika dan hanya jika \(x\equiv y\pmod 3\text{.}\) Deskripsikan \(\Z/\ssim\) dan tentukan topologi kuosiennya dengan justifikasi.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Tahap 1. Namai tiga kelas sisa sebagai \(C_0,C_1,C_2\text{.}\) Tentukan kelas yang memuat titik istimewa \(1\text{.}\)
Tahap 2. Untuk \(U\) tak kosong di kuosien, uji kapan \(\pi^{-1}(U)\) memuat \(1\text{.}\) Terjemahkan syarat itu kembali menjadi syarat pada \(U\text{.}\)
Kuosiennya adalah \(Q=\{C_0,C_1,C_2\}\text{,}\) dengan \(C_r=3\Z+r\text{.}\) Topologi kuosiennya ialah topologi titik tertentu pada \(C_1\text{:}\)
\begin{equation*}
\{\emptyset,\{C_1\},\{C_0,C_1\},\{C_1,C_2\},Q\}.
\end{equation*}
Kelas-kelas ekuivalensi kongruensi modulo \(3\) adalah \(C_0=3\Z\text{,}\) \(C_1=3\Z+1\text{,}\) dan \(C_2=3\Z+2\text{.}\) Jadi himpunan dasar kuosien adalah \(Q=\{C_0,C_1,C_2\}\text{.}\) Misalkan \(\pi:\Z\to Q\) proyeksi kanonik.
Prapeta \(\pi^{-1}(\emptyset)=\emptyset\) terbuka. Untuk \(U\neq\emptyset\text{,}\) prapeta \(\pi^{-1}(U)\) terbuka dalam topologi titik tertentu tepat ketika memuat \(1\text{.}\) Karena \(1\in C_1\text{,}\) syarat ini setara dengan \(C_1\in U\text{.}\) Jadi himpunan terbuka kuosien adalah \(\emptyset\) bersama semua subhimpunan \(Q\) yang memuat \(C_1\text{,}\) tepat seperti daftar dalam jawaban.
Pemeriksaan P.36. Kuosien topologi titik yang dikecualikan modulo tiga.
Beri \(\Z\) topologi titik yang dikecualikan pada \(p=1\text{:}\) himpunan terbukanya adalah \(\Z\) dan semua subhimpunan \(\Z\) yang tidak memuat \(1\text{.}\) Definisikan \(x\sim y\) jika dan hanya jika \(x\equiv y\pmod 3\text{.}\) Deskripsikan \(\Z/\ssim\) dan tentukan topologi kuosiennya dengan justifikasi.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Tahap 1. Gunakan lagi tiga kelas sisa \(C_0,C_1,C_2\text{,}\) dengan \(1\in C_1\text{.}\)
Tahap 2. Prapeta suatu himpunan sejati di kuosien terbuka tepat ketika tidak memuat \(1\text{.}\) Ingat bahwa seluruh ruang tetap terbuka sebagai pengecualian khusus.
Untuk \(Q=\{C_0,C_1,C_2\}\text{,}\) topologi kuosiennya ialah topologi titik yang dikecualikan pada \(C_1\text{:}\)
\begin{equation*}
\{\emptyset,\{C_0\},\{C_2\},\{C_0,C_2\},Q\}.
\end{equation*}
Seperti sebelumnya, kelas-kelas kuosien adalah \(C_r=3\Z+r\) untuk \(r=0,1,2\text{,}\) dan \(1\in C_1\text{.}\) Misalkan \(\pi:\Z\to Q\) adalah proyeksi kanonik.
Jika \(U=Q\text{,}\) maka \(\pi^{-1}(U)=\Z\text{,}\) yang terbuka. Jika \(U\subsetneq Q\text{,}\) prapeta \(\pi^{-1}(U)\) terbuka tepat ketika tidak memuat titik yang dikecualikan \(1\text{.}\) Hal ini setara dengan \(C_1\notin U\text{.}\) Jadi semua subhimpunan dari \(\{C_0,C_2\}\) terbuka, seluruh \(Q\) juga terbuka, dan tidak ada himpunan lain yang terbuka. Daftarnya tepat seperti dalam jawaban.
Pemeriksaan P.37. Relasi skala pada bidang proyektif real.
Pada \(\R^3\setminus\{(0,0,0)\}\text{,}\) definisikan \(x\sim_P y\) jika dan hanya jika terdapat \(k\in\R\) dengan \(k\neq0\) sedemikian sehingga \(y=kx\text{.}\) Buktikan bahwa \(\sim_P\) merupakan relasi ekuivalensi.
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Tahap 1. Untuk refleksivitas gunakan skalar \(1\text{;}\) untuk simetri, balik skalar tak nol yang diberikan.
Tahap 2. Untuk transitivitas, komposisikan dua penskalaan dan pastikan hasil kali kedua skalarnya masih tak nol.
Rubrik pembuktian: gunakan skalar \(1\text{,}\) \(k^{-1}\text{,}\) dan hasil kali dua skalar tak nol untuk membuktikan refleksivitas, simetri, dan transitivitas secara berurutan.
Untuk setiap \(x\neq0\text{,}\) berlaku \(x=1x\) dan \(1\neq0\text{,}\) sehingga \(x\sim_P x\text{.}\) Jika \(x\sim_P y\text{,}\) ada \(k\neq0\) dengan \(y=kx\text{.}\) Maka \(x=k^{-1}y\text{,}\) dan \(k^{-1}\neq0\text{,}\) sehingga \(y\sim_P x\text{.}\)
Jika \(x\sim_P y\) dan \(y\sim_P z\text{,}\) pilih skalar tak nol \(k\) dan \(\ell\) sehingga \(y=kx\) dan \(z=\ell y\text{.}\) Kemudian \(z=(\ell k)x\text{,}\) dan \(\ell k\neq0\text{.}\) Jadi \(x\sim_P z\text{.}\) Ketiga aksioma relasi ekuivalensi telah dipenuhi.
Pemeriksaan P.38. Unsur-unsur bidang proyektif real.
Bidang proyektif real didefinisikan sebagai \(\mathbb{R}P^2=(\R^3\setminus\{0\})/\ssim_P\text{,}\) dengan \(x\sim_P y\) tepat ketika \(y=kx\) untuk suatu skalar real tak nol \(k\text{.}\) Berikan deskripsi geometris yang tepat tentang unsur-unsur \(\mathbb{R}P^2\text{.}\)
Petunjuk.
Jawaban.
Solusi.
Tahap 1. Untuk sebuah vektor tak nol \(v\text{,}\) gambarkan semua kelipatan \(kv\) dengan \(k\neq0\text{.}\)
Tahap 2. Bandingkan kelas tersebut dengan subruang linear \(\operatorname{span}(v)\text{,}\) lalu perhatikan bagaimana garis yang sama berpotongan dengan bola satuan.
Setiap unsur \(\mathbb{R}P^2\) adalah satu garis linear melalui titik asal dalam \(\R^3\text{,}\) atau secara ekuivalen satu arah tanpa orientasi. Garis itu berpotongan dengan \(S^2\) pada sepasang titik antipodal.
Untuk \(v\in\R^3\setminus\{0\}\text{,}\) kelas ekuivalensinya adalah
\begin{equation*}
[v]=\{kv\mid k\in\R,\ k\neq0\}
=\operatorname{span}(v)\setminus\{0\}.
\end{equation*}
Jadi kelas tersebut menentukan tepat satu subruang linear berdimensi satu, yakni garis \(\operatorname{span}(v)\) melalui titik asal.
Sebaliknya, setiap garis linear \(L\) melalui titik asal memuat suatu vektor tak nol \(v\text{,}\) dan semua vektor tak nol pada \(L\) adalah kelipatan skalar tak nol dari \(v\text{.}\) Maka \(L\setminus\{0\}\) adalah tepat satu kelas ekuivalensi. Dengan demikian korespondensi \([v]\mapsto\operatorname{span}(v)\) merupakan bijeksi antara unsur-unsur \(\mathbb{R}P^2\) dan garis linear melalui asal di \(\R^3\text{.}\) Setelah dinormalisasi ke panjang satu, garis itu bertemu \(S^2\) pada \(v/\lVert v\rVert\) dan antipodanya, sehingga satu titik proyektif juga dapat dipandang sebagai satu pasangan antipodal atau satu arah tanpa orientasi.
