Misalkan \(B\) suatu himpunan yang memenuhi (1)–(5) dalam teorema. Salah satu hukum idempoten terpenuhi karena
\begin{align*}
a & = a \vee O\\
& = a \vee (a \wedge a')\\
& = (a \vee a) \wedge (a \vee a')\\
& = (a \vee a ) \wedge I\\
& = a \vee a\text{.}
\end{align*}
Perhatikan bahwa
\begin{equation*}
I \vee b = (b \vee b' ) \vee b = (b' \vee b ) \vee b = b' \vee (b \vee b) = b' \vee b = I\text{.}
\end{equation*}
Akibatnya, hukum pertama dari kedua hukum absorpsi berlaku, sebab
\begin{align*}
a \vee (a \wedge b) & = (a \wedge I) \vee (a \wedge b)\\
& = a \wedge (I \vee b)\\
& = a \wedge I\\
& = a\text{.}
\end{align*}
Hukum idempoten dan hukum absorpsi lainnya dibuktikan dengan cara serupa. Karena
\(B\) juga memenuhi (1)–(3), syarat-syarat dalam
Teorema 19.1.14 terpenuhi; oleh karena itu,
\(B\) harus merupakan latis. Syarat (4) memberi tahu kita bahwa
\(B\) merupakan latis distributif.
Untuk \(a \in B\text{,}\) berlaku \(O \vee a = a\text{;}\) dengan demikian, \(O \preceq a\) dan \(O\) merupakan unsur terkecil dalam \(B\text{.}\) Untuk menunjukkan bahwa \(I\) merupakan unsur terbesar dalam \(B\text{,}\) terlebih dahulu kita akan menunjukkan bahwa \(a \vee b = b\) ekuivalen dengan \(a \wedge b = a\text{.}\) Karena \(a \vee I = a\) untuk semua \(a \in B\text{,}\) dengan menggunakan hukum absorpsi kita dapat menentukan bahwa
\begin{equation*}
a \vee I =(a \wedge I) \vee I = I \vee ( I \wedge a) = I
\end{equation*}
atau \(a \preceq I\) untuk semua \(a\) dalam \(B\text{.}\) Akhirnya, karena berdasarkan (5) kita mengetahui bahwa \(B\) berkomplemen, \(B\) harus merupakan aljabar Boolean.
Sebaliknya, misalkan
\(B\) merupakan aljabar Boolean. Misalkan
\(I\) dan
\(O\) masing-masing merupakan unsur terbesar dan terkecil dalam
\(B\text{.}\) Jika kita mendefinisikan
\(a \vee b\) dan
\(a \wedge b\) sebagai batas atas terkecil dan batas bawah terbesar dari
\(\{ a, b\}\text{,}\) maka
\(B\) merupakan aljabar Boolean berdasarkan
Teorema 19.1.14,
Teorema 19.2.1, dan hipotesis kita.