Lewati ke konten utama

Latihan 19.5 Latihan

1.

Gambarlah diagram latis untuk himpunan kuasa dari \(X = \{ a, b, c, d \}\) dengan relasi inklusi himpunan, \(\subset\text{.}\)

2.

Gambarlah diagram untuk himpunan bilangan bulat positif yang merupakan pembagi dari \(30\text{.}\) Apakah poset ini merupakan aljabar Boolean?
Petunjuk.

3.

Gambarlah diagram latis subgrup dari \({\mathbb Z}_{12}\text{.}\)

4.

Misalkan \(B\) himpunan bilangan bulat positif yang merupakan pembagi dari \(210\text{.}\) Definisikan suatu urutan pada \(B\) dengan \(a \preceq b\) jika \(a \mid b\text{.}\) Buktikan bahwa \(B\) merupakan aljabar Boolean. Carilah himpunan \(X\) sedemikian sehingga \(B\) isomorfik dengan \({\mathcal P}(X)\text{.}\)
Petunjuk.
Apa saja atom dari \(B\text{?}\)

5.

Buktikan atau berikan sangkalan: \({\mathbb Z}\) merupakan poset di bawah relasi \(a \preceq b\) jika \(a \mid b\text{.}\)
Petunjuk.
Salah.

6.

Gambarlah rangkaian pensakelaran untuk setiap ekspresi Boolean berikut.
  1. \(\displaystyle (a \vee b \vee a') \wedge a\)
  2. \(\displaystyle (a \vee b)' \wedge (a \vee b)\)
  3. \(\displaystyle a \vee (a \wedge b)\)
  4. \(\displaystyle (c \vee a \vee b) \wedge c' \wedge (a \vee b)'\)
Petunjuk.
(a) \((a \vee b \vee a') \wedge a\)
Graf dari kiri ke kanan yang bercabang menjadi tiga lintasan, a, b, dan b’, kemudian bergabung kembali menjadi satu lintasan dan melewati a.
(c) \(a \vee (a \wedge b)\)
Graf dari kiri ke kanan yang bercabang menjadi dua lintasan lalu bergabung kembali. Lintasan atas melewati a kemudian b. Lintasan bawah melewati a.

7.

Gambarlah rangkaian yang akan tertutup tepat ketika hanya satu dari tiga sakelar \(a\text{,}\) \(b\text{,}\) dan \(c\) tertutup.

8.

Buktikan atau berikan sangkalan bahwa kedua rangkaian yang ditampilkan bersifat ekuivalen.
Dua graf. Graf di kiri bercabang menjadi tiga lintasan, a-b-c, a’-b, dan a-c’, kemudian bergabung kembali. Graf di kanan bercabang menjadi dua lintasan, a-b dan a-c’, kemudian bergabung kembali.
Petunjuk.
Tidak ekuivalen.

9.

Misalkan \(X\) suatu himpunan hingga yang memuat \(n\) unsur. Buktikan bahwa \(|{\cal P}(X)| = 2^n\text{.}\) Simpulkan bahwa orde setiap aljabar Boolean hingga harus berbentuk \(2^n\) untuk suatu \(n \in {\mathbb N}\text{.}\)

10.

Untuk setiap rangkaian berikut, tuliskan suatu ekspresi Boolean. Jika rangkaian tersebut dapat diganti dengan rangkaian yang memiliki lebih sedikit sakelar, berikan ekspresi Boolean dan gambarlah diagram rangkaian yang baru.
Tiga graf. Dari kiri ke kanan, graf atas melewati a’, kemudian bercabang menjadi lintasan atas a-b’ dan lintasan bawah a, lalu bergabung kembali. Graf tengah dari kiri ke kanan bercabang menjadi dua lintasan dengan a pada lintasan atas dan b pada lintasan bawah. Graf kemudian bergabung kembali dan bercabang menjadi tiga lintasan: lintasan atas a-b, lintasan tengah a’, dan lintasan bawah a’-b. Graf kemudian bergabung kembali. Graf bawah bercabang menjadi tiga lintasan: lintasan atas a-b-c, lintasan tengah a’-b’-c, dan lintasan bawah a-b’-c’. Ketiga lintasan kemudian bergabung kembali.
Petunjuk.
(a) \(a' \wedge [(a \wedge b') \vee b] = a \wedge (a \vee b) \text{.}\)

11.

Buktikan atau berikan sangkalan: himpunan semua bilangan bulat tak nol merupakan latis, dengan \(a \preceq b\) didefinisikan oleh \(a \mid b\text{.}\)

12.

Misalkan \(L\) suatu himpunan tak kosong dengan dua operasi biner \(\vee\) dan \(\wedge\) yang memenuhi hukum komutatif, asosiatif, idempoten, dan absorpsi. Kita dapat mendefinisikan urutan parsial pada \(L\text{,}\) sebagaimana dalam Teorema 19.1.14, dengan \(a \preceq b\) jika \(a \vee b = b\text{.}\) Buktikan bahwa batas bawah terbesar dari \(a\) dan \(b\) adalah \(a \wedge b\text{.}\)

13.

Misalkan \(G\) suatu grup dan \(X\) himpunan subgrup dari \(G\) yang diurutkan oleh inklusi himpunan. Jika \(H\) dan \(K\) merupakan subgrup dari \(G\text{,}\) tunjukkan bahwa batas atas terkecil dari \(H\) dan \(K\) adalah subgrup yang dibangkitkan oleh \(H \cup K\text{.}\)

14.

Misalkan \(R\) suatu gelanggang dan \(X\) himpunan ideal dari \(R\text{.}\) Tunjukkan bahwa \(X\) merupakan poset yang diurutkan oleh inklusi himpunan, \(\subset\text{.}\) Definisikan temu dari dua ideal \(I\) dan \(J\) dalam \(X\) sebagai \(I \cap J\) dan gabung dari \(I\) dan \(J\) sebagai \(I + J\text{.}\) Buktikan bahwa himpunan ideal dari \(R\) merupakan latis di bawah operasi-operasi ini.
Petunjuk.
Misalkan \(I, J\) merupakan ideal dalam \(R\text{.}\) Kita perlu menunjukkan bahwa \(I + J = \{ r + s : r \in I \text{ dan } s \in J \}\) merupakan ideal terkecil dalam \(R\) yang memuat \(I\) dan \(J\text{.}\) Jika \(r_1, r_2 \in I\) dan \(s_1, s_2 \in J\text{,}\) maka \((r_1 + s_1) + (r_2 + s_2) = (r_1 + r_2) +(s_1 + s_2)\) berada dalam \(I + J\text{.}\) Untuk \(a \in R\text{,}\) \(a(r_1 + s_1) = ar_1 + as_1 \in I + J\text{;}\) dengan demikian, \(I + J\) merupakan ideal dalam \(R\text{.}\)

15.

Misalkan \(B\) suatu aljabar Boolean. Buktikan setiap identitas berikut.
  1. \(a \vee I = I\) dan \(a \wedge O = O\) untuk semua \(a \in B\text{.}\)
  2. Jika \(a \vee b = I\) dan \(a \wedge b = O\text{,}\) maka \(b = a'\text{.}\)
  3. \((a')'=a\) untuk semua \(a \in B\text{.}\)
  4. \(I' = O\) dan \(O' = I\text{.}\)
  5. \((a \vee b)' = a' \wedge b'\) dan \((a \wedge b)' = a' \vee b'\) (hukum De Morgan).

16.

Dengan menggambar diagram yang sesuai, lengkapilah pembuktian Teorema 19.3.7 untuk menunjukkan bahwa fungsi pensakelaran membentuk aljabar Boolean.

17.

Misalkan \(B\) suatu aljabar Boolean. Definisikan operasi biner \(+\) dan \(\cdot\) pada \(B\) melalui
\begin{align*} a + b & = (a \wedge b') \vee (a' \wedge b)\\ a \cdot b & = a \wedge b\text{.} \end{align*}
Buktikan bahwa \(B\) merupakan gelanggang komutatif di bawah operasi-operasi ini dan memenuhi \(a^2 = a\) untuk semua \(a \in B\text{.}\)

18.

Misalkan \(X\) suatu poset sedemikian sehingga untuk setiap \(a\) dan \(b\) dalam \(X\text{,}\) berlaku \(a \preceq b\) atau \(b \preceq a\text{.}\) Maka \(X\) disebut himpunan terurut total.
  1. Apakah \(a \mid b\) merupakan urutan total pada \({\mathbb N}\text{?}\)
  2. Buktikan bahwa \({\mathbb N}\text{,}\) \({\mathbb Z}\text{,}\) \({\mathbb Q}\text{,}\) dan \({\mathbb R}\) merupakan himpunan terurut total di bawah urutan biasa \(\leq\text{.}\)
Petunjuk.
(a) Tidak.

19.

Misalkan \(X\) dan \(Y\) merupakan poset. Suatu pemetaan \(\phi : X \rightarrow Y\) disebut mempertahankan urutan jika \(a \preceq b\) mengakibatkan \(\phi(a) \preceq \phi(b)\text{.}\) Misalkan \(L\) dan \(M\) merupakan latis. Suatu pemetaan \(\psi: L \rightarrow M\) disebut homomorfisma latis jika \(\psi( a \vee b ) = \psi(a) \vee \psi(b)\) dan \(\psi( a \wedge b ) = \psi(a) \wedge \psi(b)\text{.}\) Tunjukkan bahwa setiap homomorfisma latis mempertahankan urutan, tetapi tidak setiap homomorfisma yang mempertahankan urutan merupakan homomorfisma latis.

20.

Misalkan \(B\) suatu aljabar Boolean. Buktikan bahwa \(a = b\) jika dan hanya jika \((a \wedge b') \vee ( a' \wedge b) = O\) untuk \(a, b \in B\text{.}\)
Petunjuk.
\(( \Rightarrow)\text{.}\) \(a = b \Rightarrow (a \wedge b') \vee (a' \wedge b) = (a \wedge a') \vee (a' \wedge a) = O \vee O = O\text{.}\) \(( \Leftarrow)\text{.}\) \(( a \wedge b') \vee (a' \wedge b) = O \Rightarrow a \vee b = (a \vee a) \vee b = a \vee (a \vee b) = a \vee [I \wedge (a \vee b)] = a \vee [(a \vee a') \wedge (a \vee b)] = [a \vee (a \wedge b')] \vee [a \vee (a' \wedge b)] = a \vee [(a \wedge b') \vee (a' \wedge b)] = a \vee 0 = a\text{.}\) Argumen yang simetris menunjukkan bahwa \(a \vee b = b\text{.}\)

21.

Misalkan \(B\) suatu aljabar Boolean. Buktikan bahwa \(a = O\) jika dan hanya jika \((a \wedge b') \vee ( a' \wedge b) = b\) untuk semua \(b \in B\text{.}\)

22.

Misalkan \(L\) dan \(M\) merupakan latis. Definisikan suatu relasi urutan pada \(L \times M\) dengan \(( a, b) \preceq (c, d)\) jika \(a \preceq c\) dan \(b \preceq d\text{.}\) Tunjukkan bahwa \(L \times M\) merupakan latis di bawah urutan parsial ini.