Contoh 2.5.
Bayangkan kita memasukkan \(26\) huruf alfabet Inggris ke dalam sebuah kantong, lalu mengambilnya satu per satu (tanpa mengembalikan huruf yang telah diambil) untuk membentuk string enam karakter. Kita tahu bahwa ada \(26^6\) string dengan panjang enam yang dapat dibentuk dari alfabet Inggris. Namun, jika cara pembentukan string dibatasi, tidak semua string dapat terbentuk. String “yellow” terdiri atas enam karakter, tetapi menggunakan huruf “l” dua kali sehingga tidak dapat dibentuk dengan mengambil huruf dari kantong. Sebaliknya, “jacket” dapat dibentuk dengan cara ini. Jika pada awalnya kantong berisi semua huruf, terdapat \(26\) pilihan untuk huruf pertama. Setelah huruf itu diambil, tersisa \(25\) huruf di dalam kantong. Setelah huruf kedua diambil, tersisa \(24\) huruf. Dengan melanjutkan proses ini, tepat sebelum huruf keenam diambil, terdapat \(21\) huruf di dalam kantong. Jadi, dengan mengambil huruf dari kantong, kita dapat membentuk \(26\cdot 25\cdot 24\cdot 23\cdot 22\cdot 21\) string enam karakter dari alfabet Inggris, sedikit lebih dari setengah jumlah seluruh string enam karakter yang dapat dibentuk dari alfabet tersebut.

