Contoh 6.3.
Misalkan \(X=\{a,b,c,d,e,f\}\text{.}\) Perhatikan relasi-relasi biner berikut pada \(X\text{.}\)
\begin{align*}
R_1=\{\amp (a,a),(b,b),(c,c),(d,d),(e,e),(f,f),(a,b),(a,c),(e,f)\}\\
R_2=\{\amp (a,a),(b,b),(c,c),(d,d),(e,e),(f,f),(d,b),(d,e),(b,a),(e,a),\\
\amp(d,a),(c,f)\}\\
R_3=\{\amp(a,a),(b,b),(c,c),(d,d),(e,e),(f,f),(a,c),(a,e),(a,f),(b,c),\\
\amp(b,d),(b,e),(b,f),(d,e),(d,f),(e,f)\}\\
R_4=\{\amp(a,a),(b,b),(c,c),(d,d),(e,e),(f,f),(d,b),(b,a),(e,a),(c,f)\}\\
R_5=\{\amp(a,a),(c,c),(d,d),(e,e),(a,e),(c,a),(c,e),(d,e)\}\\
R_6=\{\amp(a,a),(b,b),(c,c),(d,d),(e,e),(f,f),(d,f),(b,e),(c,a),(e,b)\}
\end{align*}
Relasi biner mana saja yang merupakan urutan parsial pada \(X\text{?}\) Untuk relasi yang bukan urutan parsial pada \(X\text{,}\) sifat apa saja yang dilanggar?
Penyelesaian.
Pemeriksaan singkat memastikan bahwa \(R_1\text{,}\) \(R_2\text{,}\) dan \(R_3\) merupakan urutan parsial pada \(X\text{,}\) sehingga \(\bfP_1=(X,R_1)\text{,}\) \(\bfP_2=(X,R_2)\text{,}\) dan \(\bfP_3=(X,R_3)\) merupakan poset. Beberapa contoh lain yang akan kita bahas dalam bab ini menggunakan poset \(\bfP_3=(X,R_3)\text{.}\)
Sebaliknya, \(R_4\text{,}\) \(R_5\text{,}\) dan \(R_6\) bukan urutan parsial pada \(X\text{.}\) Perhatikan bahwa \(R_4\) tidak transitif karena memuat \((d,b)\) dan \((b,a)\text{,}\) tetapi tidak memuat \((d,a)\text{.}\) Relasi \(R_5\) tidak refleksif karena tidak memuat \((b,b)\text{.}\) (Relasi ini juga tidak memuat \((f,f)\text{,}\) tetapi satu kekurangan saja sudah cukup.) Perhatikan bahwa \(R_5\) merupakan urutan parsial pada \(\{a,c,d,e\}\text{.}\) Relasi \(R_6\) tidak antisimetris karena memuat \((b,e)\) dan \((e,b)\) sekaligus.

