Contoh 3.3.
Suatu keluarga yang terdiri atas \(n\) garis digambar pada bidang dengan ketentuan (1) setiap pasangan garis berpotongan dan (2) tidak ada tiga garis yang berpotongan pada titik yang sama. Misalkan \(r(n)\) menyatakan banyaknya daerah yang terbentuk ketika bidang dibagi oleh garis-garis tersebut. Jelas bahwa \(r(1)=2\text{,}\) \(r(2)=4\text{,}\) \(r(3)=7\text{,}\) dan \(r(4)=11\text{.}\) Untuk menentukan \(r(n)\) bagi semua bilangan bulat positif, cukup perhatikan bahwa \(r(1)=2\) dan, jika \(n>1\text{,}\) \(r(n)=n+r(n-1)\text{.}\) Rumus ini diperoleh dari pengamatan berikut. Jika garis-garis itu kita beri label \(L_1\text{,}\) \(L_2, \dots, L_n\text{,}\) maka \(n-1\) titik pada garis \(L_n\) tempat garis tersebut memotong garis-garis lain dalam keluarga itu membagi \(L_n\) menjadi \(n\) ruas, dua di antaranya tak berhingga. Setiap ruas ini berada di dalam suatu daerah yang ditentukan oleh \(n-1\) garis pertama, dan ruas tersebut kini membagi daerah itu menjadi dua. Dengan demikian, terbentuk \(n\) daerah lebih banyak daripada banyaknya daerah yang ditentukan oleh \(n-1\) garis. Keadaan ini diperlihatkan dalam Gambar 3.4, dengan garis yang memuat tiga titik sebagai \(L_4\text{.}\) Garis-garis lain membaginya menjadi empat ruas. Keempat ruas tersebut kemudian membagi daerah yang lebih besar sehingga terbentuk daerah \(1\) dan \(5\text{,}\) \(2\) dan \(6\text{,}\) \(7\) dan \(8\text{,}\) serta \(4\) dan \(9\text{.}\)
Empat garis digambar pada bidang sedemikian rupa sehingga setiap pasangan garis berpotongan dan tidak ada tiga garis yang berpotongan pada satu titik. Pada salah satu garis, ketiga titik potong dengan tiga garis lainnya ditandai dengan titik. Daerah-daerah yang ditentukan oleh garis-garis tersebut diberi nomor dari \(1\) hingga \(11\text{.}\)
Dengan rumus rekursif tersebut, kita memperoleh \(r(5)=5+11=16\text{,}\) \(r(6)=6+16=22\text{,}\) dan \(r(7)=7+22=29\text{.}\) Bahkan dengan perhitungan tangan, menghitung \(r(100)\) tidak akan terlalu merepotkan. Kita dapat menyelesaikannya sebelum makan siang.

