Misalkan
\(\sigma=(x_1,x_2,x_3,\dots,x_{mn+1})\) adalah barisan yang terdiri atas
\(mn+1\) bilangan real berbeda. Untuk setiap
\(i=1,2,\dots,mn+1\text{,}\) misalkan
\(a_i\) adalah banyaknya suku maksimum dalam suatu subbarisan menaik dari
\(\sigma\) yang suku pertamanya adalah
\(x_i\text{.}\) Misalkan pula
\(b_i\) adalah banyaknya suku maksimum dalam suatu subbarisan menurun dari
\(\sigma\) yang suku terakhirnya adalah
\(x_i\text{.}\) Jika terdapat suatu
\(i\) dengan
\(a_i\ge m+1\text{,}\) maka
\(\sigma\) memiliki subbarisan menaik yang terdiri atas
\(m+1\) suku. Demikian pula, jika untuk suatu
\(i\) berlaku
\(b_i\ge n+1\text{,}\) maka kita menyimpulkan bahwa
\(\sigma\) memiliki subbarisan menurun yang terdiri atas
\(n+1\) suku.
Tinggal kita pertimbangkan kasus ketika
\(a_i\le m\) dan
\(b_i\le n\) untuk setiap
\(i=1,2,\dots,mn+1\text{.}\) Karena terdapat
\(mn\) pasangan terurut berbentuk
\((a,b)\) dengan
\(1\le a\le m\) dan
\(1\le b\le n\text{,}\) berdasarkan prinsip Sarang Merpati kita menyimpulkan bahwa pasti terdapat bilangan bulat
\(i_1\) dan
\(i_2\) dengan
\(1\le i_1\lt i_2\le mn+1\) sedemikian sehingga
\((a_{i_1},b_{i_1})=(a_{i_2},b_{i_2})\text{.}\) Karena
\(x_{i_1}\) dan
\(x_{i_2}\) berbeda, berlaku
\(x_{i_1}\lt x_{i_2}\) atau
\(x_{i_1}>x_{i_2}\text{.}\) Dalam kasus pertama, setiap subbarisan menaik yang suku pertamanya adalah
\(x_{i_2}\) dapat diperpanjang dengan menempatkan
\(x_{i_1}\) di awal. Hal ini menunjukkan bahwa
\(a_{i_1}>a_{i_2}\text{.}\) Dalam kasus kedua, setiap subbarisan menurun yang suku terakhirnya adalah
\(x_{i_1}\) dapat diperpanjang dengan menambahkan
\(x_{i_2}\) di bagian paling akhir. Hal ini menunjukkan bahwa
\(b_{i_2}>b_{i_1}\text{.}\)