Mari kita lihat cara kerja algoritma Kruskal pada graf berbobot di
Gambarย 12.1. Pertama-tama algoritma mengurutkan semua sisi menurut bobotnya. Kita tidak akan menuliskan kembali daftar itu karena tidak semuanya diperlukan. Sisi berbobot terkecil adalah
\(ck\text{,}\) dengan bobot
\(23\text{.}\) Algoritma kemudian terus menambahkan sisi berbobot terkecil, yaitu
\(ag\text{,}\) \(fg\text{,}\) \(fi\text{,}\) \(fj\text{,}\) dan
\(bj\text{.}\) Namun, setelah itu sisi berbobot terkecil berikutnya adalah
\(fb\text{,}\) dengan bobot
\(38\text{.}\) Sisi ini tidak dapat ditambahkan karena akan menjadikan
\(fjb\) suatu siklus. Karena itu, algoritma melewatinya dan menambahkan
\(bc\text{.}\) Sisi
\(ai\) diperiksa berikutnya, tetapi sisi ini juga akan membentuk siklus sehingga dikesampingkan. Kemudian
\(em\) ditambahkan, disusul
\(dl\text{.}\) Sekarang terdapat
dua sisi berbobot
\(56\) yang harus dipertimbangkan:
\(al\) dan
\(dj\text{.}\) Algoritma pengurutan kita telah menempatkan salah satunya lebih dahulu; misalkan sisi itu adalah
\(dj\text{.}\) Setelah
\(dj\) ditambahkan, kita tidak dapat menambahkan
\(al\) karena
\(agfjdl\) akan membentuk siklus. Sisi
\(dk\) dipertimbangkan berikutnya, tetapi sisi itu juga akan membentuk siklus. Sebaliknya,
\(ek\) dapat ditambahkan. Selanjutnya sisi
\(km\) dan
\(dm\) dilewati. Terakhir, sisi
\(ch\) ditambahkan sebagai sisi kedua belas sekaligus sisi terakhir bagi pohon rentang dengan
\(13\) simpul ini. Daftar lengkap sisi yang ditambahkan (menurut urutan) ditampilkan di sebelah kanan. Bobot total pohon rentang ini adalah
\(504\text{.}\)