Bab 8 · Beberapa Teori Spektral

Dalam bab ini, untuk pertama kalinya kita akan menganggap, kecuali dinyatakan lain, bahwa ruang vektor dan aljabar berskalar kompleks, bukan real. Sebagian besar alasan untuk hal ini adalah perlunya menggunakan teorema Liouville 8.1.40 untuk membuktikan proposisi 8.1.41.

Spektrum

Definisi 8.1.1.

Suatu elemen aa dari aljabar beridentitas AA disebut invertibel kiri jika terdapat elemen ala_l dalam AA (disebut invers kiri dari aa) sedemikian sehingga ala=𝟏a_l a = \mathbf{1}, dan disebut invertibel kanan jika terdapat elemen ara_r dalam AA (disebut invers kanan dari aa) sedemikian sehingga aar=𝟏aa_r = \mathbf{1}. Elemen tersebut disebut invertibel jika elemen itu sekaligus invertibel kiri dan invertibel kanan. Himpunan semua elemen invertibel dari AA dinotasikan dengan invA\mathop{\mathrm{inv}}A.

Suatu elemen dari aljabar beridentitas memiliki paling banyak satu invers perkalian. Bahkan, berlaku pernyataan yang lebih kuat berikut.

Proposisi 8.1.2.

Jika suatu elemen dari aljabar beridentitas memiliki invers kiri dan invers kanan, maka kedua invers tersebut sama (sehingga elemen itu invertibel).

Jika suatu elemen aa dari aljabar beridentitas invertibel, inversnya yang unik dinotasikan dengan a1a^{-1}.

Proposisi 8.1.3.

Jika aa elemen invertibel dari suatu aljabar beridentitas, maka a1a^{-1} juga invertibel dan (a1)1=a.\bigl(a^{-1}\bigr)^{-1} = a\,.

Proposisi 8.1.4.

Jika aa dan bb elemen-elemen invertibel dari suatu aljabar beridentitas, maka hasil kali abab juga invertibel dan (ab)1=b1a1.(ab)^{-1} = b^{-1}a^{-1}\,.

Proposisi 8.1.5.

Jika aa dan bb elemen-elemen invertibel dari suatu aljabar beridentitas, maka a1b1=a1(ba)b1.a^{-1} - b^{-1} = a^{-1}(b - a)b^{-1}\,.

Proposisi 8.1.6.

Misalkan aa dan bb elemen-elemen dari suatu aljabar beridentitas. Jika abab dan baba keduanya invertibel, maka aa dan bb juga invertibel.

Bukti.

Petunjuk untuk bukti. Gunakan proposisi 8.1.2. ◻

Akibat 8.1.7.

Misalkan aa elemen dari suatu aljabar-**\, beridentitas. Maka aa invertibel jika dan hanya jika a*aa^*a dan aa*aa^* invertibel; dalam hal ini, a1=(a*a)1a*=a*(aa*)1.a^{-1} = \bigl(a^*a\bigr)^{-1}a^* = a^*\big(aa^*\bigr)^{-1}\,.

Proposisi 8.1.8.

Misalkan aa dan bb elemen-elemen dari suatu aljabar beridentitas. Maka 𝟏ab\mathbf{1} - ab invertibel jika dan hanya jika 𝟏ba\mathbf{1} - ba invertibel.

Bukti.

Proof. Jika 𝟏ab\mathbf{1} - ab invertibel, maka 𝟏+b(𝟏ab)1a\mathbf{1} + b(\mathbf{1} - ab)^{-1}a adalah invers dari 𝟏ba\mathbf{1} - ba. ◻

Contoh 8.1.9.

Contoh paling sederhana dari aljabar kompleks ialah keluarga \mathbb{C} dari bilangan kompleks. Aljabar ini beridentitas sekaligus komutatif.

Contoh 8.1.10.

Jika XX suatu ruang topologis tak kosong, maka keluarga 𝒞(X)\mathcal{C}(X) dari semua fungsi kontinu bernilai kompleks pada XX merupakan suatu aljabar di bawah operasi penjumlahan, perkalian skalar, dan perkalian titik demi titik yang biasa. Aljabar ini beridentitas sekaligus komutatif.

Contoh 8.1.11.

Jika XX suatu ruang Hausdorff kompak lokal yang tidak kompak, maka (di bawah operasi titik demi titik) keluarga 𝒞0(X)\mathcal{C}_0(X) dari semua fungsi kontinu bernilai kompleks pada XX yang lenyap di tak hingga merupakan aljabar komutatif. Namun, keluarga ini bukan suatu aljabar beridentitas.

Contoh 8.1.12.

Keluarga 𝑴n\mathbf M_n dari matriks bilangan kompleks berukuran n×nn \times n merupakan aljabar beridentitas di bawah operasi penjumlahan, perkalian skalar, dan perkalian matriks yang biasa. Aljabar ini tidak komutatif jika n>1n > 1.

Contoh 8.1.13.

Misalkan AA suatu aljabar. Jadikan keluarga 𝑴n(A)\mathbf{M}_{n}({A}) dari matriks elemen AA berukuran n×nn \times n sebagai suatu aljabar dengan menggunakan aturan operasi matriks yang sama dengan aturan untuk 𝑴n\mathbf M_n. Dengan demikian, 𝑴n\mathbf M_n hanyalah 𝑴n()\mathbf{M}_{n}({\mathbb{C}}). Aljabar 𝑴n(A)\mathbf{M}_{n}({A}) beridentitas jika dan hanya jika AA beridentitas.

Contoh 8.1.14.

Jika VV suatu ruang linear bernorma, maka 𝔅(V)\mathfrak{B}(V) merupakan aljabar beridentitas. Jika dimV>1\dim V~>~1, aljabar tersebut tidak komutatif.

Definisi 8.1.15.

Misalkan aa elemen dari aljabar beridentitas AA. Maka spektrum dari aa, yang dinotasikan dengan σA(a)\sigma_A(a) atau cukup σ(a)\sigma(a), adalah himpunan semua bilangan kompleks λ\lambda sedemikian sehingga aλ𝟏a - \lambda\mathbf{1} tidak invertibel.

Contoh 8.1.16.

Jika zz suatu elemen dari aljabar bilangan kompleks \mathbb{C}, maka σ(z)={z}\sigma(z) = \{z\}.

Contoh 8.1.17.

Misalkan XX suatu ruang Hausdorff kompak. Jika ff suatu elemen dari aljabar 𝒞(X)\mathcal{C}(X) yang terdiri atas fungsi-fungsi kontinu bernilai kompleks pada XX, maka spektrum ff adalah jangkauannya.

Contoh 8.1.18.

Misalkan XX suatu ruang topologis sembarang. Jika ff suatu elemen dari aljabar 𝒞b(X)\mathcal{C}_b(X) yang terdiri atas fungsi-fungsi kontinu terbatas bernilai kompleks pada XX, maka spektrum ff adalah tutupan jangkauannya.

Contoh 8.1.19.

Misalkan SS suatu ruang ukur positif dan fLSf \in \mathrm{L_{\infty}}{S} suatu (kelas ekuivalensi) fungsi yang terbatas secara esensial pada SS. Maka spektrum ff adalah jangkauan esensialnya.

Contoh 8.1.20.

Keluarga 𝑴3\mathbf M_3 dari matriks bilangan kompleks berukuran 3×33 \times 3 merupakan aljabar beridentitas di bawah operasi matriks yang biasa. Spektrum matriks [566142364]\begin{bmatrix} 5 & -6 & -6 \\ -1 & 4 & 2 \\ 3 & -6 & -4 \end{bmatrix} adalah {1,2}\{1,2\}.

Proposisi 8.1.21.

Misalkan aa suatu elemen dari aljabar beridentitas sedemikian sehingga a2=𝟏a^2 = \mathbf{1}. Maka salah satu dari hal berikut berlaku:

  1. a=𝟏a = \mathbf{1}, dan dalam hal ini σ(a)={1}\sigma(a) = \{1\}; atau

  2. a=𝟏a = -\mathbf{1}, dan dalam hal ini σ(a)={1}\sigma(a) = \{-1\}; atau

  3. σ(a)={1,1}\sigma(a) = \{-1,1\}.

Bukti.

Petunjuk untuk bukti. Pada (c), untuk membuktikan σ(a){1,1}\sigma(a) \subseteq \{-1,1\}, tinjau 11λ2(a+λ𝟏).\displaystyle\frac1{1 - \lambda^2}(a + \lambda \mathbf 1). ◻

Proposisi 8.1.22.

Ingat bahwa suatu elemen aa dari aljabar disebut idempoten jika a2=aa^2 = a. Misalkan aa suatu elemen idempoten dari aljabar beridentitas. Maka salah satu dari hal berikut berlaku:

  1. a=𝟏a = \mathbf{1}, dan dalam hal ini σ(a)={1}\sigma(a) = \{1\}; atau

  2. a=𝟎a = \mathbf{0}, dan dalam hal ini σ(a)={0}\sigma(a) = \{0\}; atau

  3. σ(a)={0,1}\sigma(a) = \{0,1\}.

Bukti.

Petunjuk untuk bukti. Pada (c), untuk membuktikan σ(a){0,1}\sigma(a) \subseteq \{0,1\}, tinjau 1λλ2(a+(λ1)𝟏).\displaystyle\frac1{\lambda - \lambda^2}\bigl(a + (\lambda - 1)\mathbf{1}\bigr). ◻

Proposisi 8.1.23.

Misalkan aa suatu elemen invertibel dari aljabar beridentitas. Maka suatu bilangan kompleks tak nol λ\lambda termasuk dalam spektrum aa jika dan hanya jika 1/λ1/\lambda termasuk dalam spektrum a1a^{-1}.

Proposisi berikut merupakan akibat langsung dari proposisi 8.1.8.

Proposisi 8.1.24.

Jika aa dan bb elemen-elemen dari suatu aljabar beridentitas, maka, kecuali mungkin untuk 00, spektrum abab dan spektrum baba sama.

Definisi 8.1.25.

Suatu pemetaan f:ABf \colon A \rightarrow B antara aljabar-aljabar Banach disebut homomorfisme (aljabar Banach) jika pemetaan tersebut sekaligus merupakan homomorfisme aljabar dan pemetaan kontinu antara AA dan BB. Kita menotasikan kategori aljabar Banach dan homomorfisme aljabar kontinu dengan 𝑩𝑨𝑳𝑮\mathbf{BALG}.

Proposisi 8.1.26.

Misalkan AA dan BB aljabar-aljabar Banach. Maka jumlah langsung dari AA dan BB, yang dinotasikan dengan ABA \oplus B, didefinisikan sebagai himpunan A×BA \times B yang dilengkapi dengan operasi titik demi titik:

  1. (a,b)+(a,b)=(a+a,b+b)(a,b) + (a',b') = (a + a',b + b');

  2. (a,b)(a,b)=(aa,bb)(a,b)\,(a',b') = (aa',bb');

  3. α(a,b)=(αa,αb)\alpha(a,b) = (\alpha a,\alpha b)

untuk aa,aAa' \in A, bb,bBb' \in B, dan α\alpha \in \mathbb{C}. Seperti dalam 3.5.12, definisikan (a,b)=a+b\lVert(a,b)\rVert = \lVert a\rVert + \lVert b\rVert. Hal ini menjadikan ABA \oplus B suatu aljabar Banach.

Latihan 8.1.27.

Identifikasi hasil kali dan koproduk (jika ada) dalam kategori 𝑩𝑨𝑳𝑮\mathbf{BALG} yang objeknya aljabar Banach dan morfismenya homomorfisme aljabar kontinu, serta dalam kategori yang objeknya aljabar Banach dan morfismenya homomorfisme aljabar kontraktif. (Di sini, kontraktif berarti Txx\lVert Tx\rVert \le \lVert x\rVert untuk setiap xx.)

Proposisi 8.1.28.

Dalam suatu aljabar Banach AA, operasi penjumlahan dan perkalian (yang dipandang sebagai pemetaan dari AAA \oplus A ke AA) bersifat kontinu, dan perkalian skalar (yang dipandang sebagai pemetaan dari 𝕂A\mathbb{K}\oplus A ke AA) juga bersifat kontinu.

Proposisi 8.1.29.

Misalkan aa suatu elemen dari aljabar Banach beridentitas. Jika a<1\lVert a\rVert < 1, maka 𝟏ainvA\mathbf{1} - a \in \mathop{\mathrm{inv}}A dan (𝟏a)1=k=0ak(\mathbf{1} - a)^{-1} = \sum_{k=0}^\infty a^k.

Bukti.

Petunjuk untuk bukti. Tunjukkan bahwa barisan (𝟏,a,a2,)(\mathbf{1}, a, a^2, \dots) dapat dijumlahkan. (Dalam aljabar beridentitas kita mengartikan a0a^0 sebagai 𝟏\mathbf{1}.) ◻

Akibat 8.1.30.

Jika aa suatu elemen dari aljabar Banach beridentitas dengan 𝟏a<1\lVert\mathbf{1} - a\rVert < 1, maka aa invertibel dan a111𝟏a.\lVert a^{-1}\rVert \le \frac{1}{1 - \lVert\mathbf{1} - a\rVert}\,.

Akibat 8.1.31.

Misalkan aa suatu elemen invertibel dari aljabar Banach beridentitas AA dan bAb \in A, serta ab<a11\lVert a - b\rVert < \lVert a^{-1}\rVert^{-1}. Maka bb invertibel dalam AA.

Bukti.

Petunjuk untuk bukti. Gunakan korolari sebelumnya untuk menunjukkan bahwa a1ba^{-1}b invertibel. ◻

Akibat 8.1.32.

Jika aa termasuk dalam suatu aljabar Banach beridentitas dan a<1\lVert a\rVert < 1, maka (𝟏a)1𝟏a1a.\lVert(\mathbf{1} - a)^{-1} - \mathbf{1}\rVert \le \frac{\lVert a\rVert}{1 - \lVert a\rVert}\,.

Proposisi 8.1.33.

Jika AA aljabar Banach beridentitas, maka invAA\mathop{\mathrm{inv}}A\overset{\,_\circ}{\subseteq}A.

Bukti.

Petunjuk untuk bukti. Misalkan ainvAa \in \mathop{\mathrm{inv}}A. Tunjukkan, untuk hh yang cukup kecil, bahwa 𝟏a1h\mathbf{1} - a^{-1}h invertibel. ◻

Proposisi 8.1.34.

Misalkan AA aljabar Banach beridentitas. Pemetaan aa1a \mapsto a^{-1} dari invA\mathop{\mathrm{inv}}A ke dirinya sendiri merupakan homeomorfisme.

Proposisi 8.1.35.

Misalkan AA aljabar Banach beridentitas. Pemetaan r:aa1r\colon a \mapsto a^{-1} dari invA\mathop{\mathrm{inv}}A ke dirinya sendiri bersifat diferensiabel dan pada setiap elemen invertibel aa, berlaku dra(h)=a1ha1dr_a(h) = -a^{-1}ha^{-1} untuk setiap hAh \in A.

Bukti.

Petunjuk untuk bukti. Untuk pengantar singkat mengenai diferensiasi pada ruang berdimensi tak hingga, lihat Bab 13 dari catatan saya [16] tentang Analisis Real. ◻

Proposisi 8.1.36.

Misalkan aa suatu elemen dari aljabar Banach beridentitas AA. Maka spektrum aa kompak dan |λ|a\lvert\lambda \rvert\le \lVert a\rVert untuk setiap λσ(a)\lambda \in \sigma(a).

Bukti.

Petunjuk untuk bukti. Gunakan teorema Heine-Borel. Untuk membuktikan bahwa spektrum tertutup, perhatikan bahwa (σ(a))c=f(invA)(\sigma(a))^c = f^\gets(\mathop{\mathrm{inv}}A) dengan f(λ)=aλ𝟏f(\lambda) = a - \lambda\mathbf 1 untuk setiap bilangan kompleks λ\lambda. Tunjukkan juga bahwa jika |λ|>a\lvert\lambda \rvert> \lVert a\rVert, maka 𝟏λ1a\mathbf 1 - \lambda^{-1}a invertibel. ◻

Definisi 8.1.37.

Misalkan aa suatu elemen dari aljabar Banach beridentitas. Pemetaan resolven untuk aa didefinisikan oleh Ra:\σ(a)A:λ(aλ𝟏)1.R_a \colon \mathbb{C}\setminus \sigma(a) \rightarrow A \colon \lambda \mapsto (a - \lambda\mathbf{1})^{-1}\,.

Definisi 8.1.38.

Misalkan UU\overset{\,_\circ}{\subseteq}\mathbb{C} dan AA suatu aljabar Banach beridentitas. Suatu fungsi f:UAf \colon U \rightarrow A bersifat analitik pada UU jika f(a):=limzaf(z)f(a)zaf'(a) := \lim_{z \rightarrow a} \frac{f(z) - f(a)}{z - a} ada untuk setiap aUa \in U. Suatu fungsi bernilai kompleks yang analitik pada seluruh \mathbb{C} disebut fungsi entire.

Proposisi 8.1.39.

Untuk aa suatu elemen dari aljabar Banach beridentitas AA dan ϕ\phi suatu fungsional linear terbatas pada AA, misalkan f:=ϕRa:\σ(a)f := \phi \circ R_a \colon \mathbb{C}\setminus \sigma(a) \rightarrow\mathbb{C}. Maka

  1. ff analitik pada domainnya; dan

  2. f(λ)0f(\lambda) \rightarrow 0 ketika |λ|\lvert\lambda \rvert\rightarrow\infty.

Bukti.

Petunjuk untuk bukti. Untuk (i), perhatikan bahwa dalam aljabar beridentitas a1b1=a1(ba)b1a^{-1} - b^{-1} = a^{-1}(b - a)b^{-1}. ◻

Teorema 8.1.40.

Setiap fungsi entire yang terbatas pada \mathbb{C} bersifat konstan.

Bukti.

Komentar tentang bukti. Pembuktian teorema ini memerlukan sedikit latar belakang dalam teori fungsi analitik, yakni materi yang tidak dibahas dalam catatan ini. Teorema tersebut tentu dibahas dalam setiap mata kuliah pengantar tentang variabel kompleks. Sebagai contoh, bukti yang baik dapat ditemukan dalam [46], teorema 10.23. ◻

Proposisi 8.1.41.

Spektrum setiap elemen dari aljabar Banach beridentitas tidak kosong.

Bukti.

Petunjuk untuk bukti. Gunakan argumen kontradiksi. Gunakan teorema Liouville 8.1.40 untuk menunjukkan bahwa ϕRa\phi \circ R_a konstan bagi setiap fungsional linear terbatas ϕ\phi pada AA. Kemudian gunakan (salah satu versi) teorema Hahn-Banach untuk membuktikan bahwa RaR_a konstan. Mengapa konstanta ini harus 00?  ◻

Catatan. Penting untuk diingat bahwa kita hanya bekerja dengan aljabar kompleks. Hasil ini salah untuk aljabar Banach real. Contoh tandingan sederhana adalah matriks [0110]\begin{bmatrix}0 & 1 \\ -1 & 0 \end{bmatrix} yang dipandang sebagai elemen aljabar Banach (real) M2M_2 yang terdiri atas semua matriks 2×22 \times 2 dengan entri bilangan real.

pt

Teorema 8.1.42.

Jika AA aljabar Banach beridentitas yang setiap elemen taknolnya invertibel, maka AA isomorfik secara isometrik dengan \mathbb{C}.

Bukti.

Petunjuk untuk bukti. Misalkan B={λ𝟏:λ}B = \{ \lambda\mathbf{1}\colon \lambda \in \mathbb{C}\}. Gunakan proposisi sebelumnya 8.1.41 untuk menunjukkan bahwa B=AB = A.  ◻

Pernyataan berikut merupakan konsekuensi langsung dari teorema Gelfand-Mazur 8.1.42 dan proposisi 6.5.5.

Akibat 8.1.43.

Jika II ideal maksimal dalam aljabar Banach komutatif beridentitas AA, maka A/IA/I isomorfik secara isometrik dengan \mathbb{C}.

Proposisi 8.1.44.

Misalkan aa suatu elemen dari aljabar beridentitas. Maka σ(an)=[σ(a)]n\sigma(a^n) = [\sigma(a)]^n untuk setiap nn \in \mathbb{N}. (Notasi [σ(a)]n[\sigma(a)]^n berarti {λn:λσ(a)}\{\lambda^n\colon \lambda \in \sigma(a)\}.)

Definisi 8.1.45.

Misalkan aa suatu elemen dari aljabar beridentitas. radius spektral dari aa, yang dinotasikan dengan ρ(a)\rho(a), didefinisikan sebagai sup{|λ|:λσ(a)}\sup\{\lvert\lambda\rvert\colon \lambda \in \sigma(a)\}.

Proposisi 8.1.46.

Jika aa suatu elemen dari aljabar Banach beridentitas, maka ρ(a)a\rho(a) \le \lVert a\rVert dan ρ(an)=(ρ(a))n\rho(a^n) = \bigl(\rho(a)\bigr)^n.

Proposisi 8.1.47.

Misalkan ϕ:AB\phi\colon A \rightarrow B homomorfisme yang mempertahankan identitas di antara aljabar-aljabar beridentitas. Jika aa elemen invertibel dari AA, maka ϕ(a)\phi(a) invertibel dalam BB dan inversnya adalah ϕ(a1)\phi(a^{-1}).

Akibat 8.1.48.

Jika ϕ:AB\phi\colon A \rightarrow B homomorfisme yang mempertahankan identitas di antara aljabar-aljabar beridentitas, maka σ(ϕ(a))σ(a)\sigma(\phi(a)) \subseteq \sigma(a) untuk setiap aAa \in A.

Akibat 8.1.49.

Jika ϕ:AB\phi\colon A \rightarrow B homomorfisme yang mempertahankan identitas di antara aljabar-aljabar beridentitas, maka ρ(ϕ(a))ρ(a)\rho(\phi(a)) \le \rho(a) untuk setiap aAa \in A.

Teorema 8.1.50.

Jika aa suatu elemen dari aljabar Banach beridentitas, maka ρ(a)=inf{an1/n:n}=limnan1/n.\rho(a) = \inf\bigl\{\lVert a^n\rVert^{1/n}\colon n \in \mathbb{N}\bigr\} = \lim_{n \rightarrow\infty} \lVert a^n\rVert^{1/n}\,.

Latihan 8.1.51.

Dengan menggunakan rumus untuk operator Volterra VV dalam contoh 5.2.21 sebagai acuan, pada ruang Banach 𝒞([0,1])\mathcal{C}([0,1]) definisikan operator integral melalui rumus Vf(x)=0xf(t)dtVf(x)=\int_0^x f(t)\,dt.

  1. Hitung spektrum operator VV. (Petunjuk. Tunjukkan bahwa Vn(n!)1\lVert V^n\rVert \le (n!)^{-1} untuk setiap nn \in \mathbb{N} dan gunakan rumus radius spektral.)

  2. Apa implikasi (a) terhadap kemungkinan memperoleh fungsi kontinu ff yang memenuhi persamaan integral f(x)μ0xf(t)dt=h(x),f(x) - \mu\int_0^xf(t)\,dt = h(x), dengan μ\mu suatu skalar dan hh suatu fungsi kontinu yang diberikan pada [0,1][0,1]?

  3. Gunakan gagasan dalam (b) dan uraian deret Neumann untuk 𝟏μV\mathbf{1} - \mu V (lihat proposisi 8.1.29) untuk menghitung secara eksplisit (dan dalam bentuk fungsi elementer) suatu solusi untuk persamaan integral f(x)120xf(t)dt=ex.f(x) - {\textstyle \frac12}\int_0^xf(t)\,dt = e^x.

Proposisi 8.1.52.

Misalkan AA aljabar Banach beridentitas dan BB subaljabar tertutup yang memuat 𝟏A\mathbf{1}_A. Maka

  1. invB\mathop{\mathrm{inv}}B terbuka sekaligus tertutup dalam BinvAB \cap \mathop{\mathrm{inv}}A;

  2. σA(b)σB(b)\sigma_A(b) \subseteq \sigma_B(b) untuk setiap bBb \in B; dan

  3. jika bBb \in B dan σA(b)\sigma_A(b) tidak memiliki lubang (yakni, jika komplemennya dalam \mathbb{C} terhubung), maka σA(b)=σB(b)\sigma_A(b) = \sigma_B(b).

Bukti.

Petunjuk untuk bukti. Tinjau fungsi fb:(σA(b))cBinvA:λbλ𝟏f_b\colon (\sigma_A(b))^c \rightarrow B \cap \mathop{\mathrm{inv}}A\colon \lambda \mapsto b - \lambda \mathbf{1}. ◻

Spektrum Operator Ruang Hilbert

Proposisi 8.2.1.

Misalkan HH ruang Hilbert dan T𝔅(H)T \in \mathfrak{B}(H) suatu operator swaadjoin. Pernyataan berikut ekuivalen:

  1. σ(T)[0,)\sigma(T) \subseteq [0,\infty);

  2. terdapat operator SS pada HH sedemikian sehingga T=S*ST = S^*S; dan

  3. TT positif.

Notasi 8.2.2.

Jika AA adalah himpunan bilangan kompleks, kita mendefinisikan A*:={λ¯:λA}A^* := \{\overline{\lambda }\colon \lambda \in A\}. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerancuan dengan tutupan himpunan AA.

Proposisi 8.2.3.

Jika TT suatu operator ruang Banach, maka σ(T*)=σ(T)\sigma(T^*) = \sigma(T), sedangkan jika operator tersebut merupakan operator ruang Hilbert, maka σ(T*)=(σ(T))*\sigma(T^*) = (\sigma(T))^*.

Dalam ruang berdimensi hingga, hanya ada satu cara bagi suatu bilangan kompleks λ\lambda untuk menjadi anggota spektrum suatu operator TT. Alasannya adalah bahwa hanya ada satu cara suatu operator, dalam hal ini TλIT - \lambda I, pada ruang berdimensi hingga dapat gagal menjadi invertibel (lihat paragraf sebelum definisi 1.1.35). Di sisi lain, ada beberapa cara bagi λ\lambda untuk menjadi anggota spektrum suatu operator pada ruang berdimensi tak hingga—karena ada beberapa cara suatu operator dapat gagal menjadi invertibel. (Lihat, misalnya, proposisi 5.2.29.) Secara historis, hal ini telah melahirkan sejumlah usulan taksonomi spektrum suatu operator.

Definisi 8.2.4.

Misalkan TT suatu operator pada ruang Hilbert (atau Banach) HH. Suatu bilangan kompleks λ\lambda termasuk dalam himpunan resolven dari TT jika TλIT - \lambda I invertibel. Himpunan resolven adalah komplemen dari spektrum TT. Himpunan bilangan kompleks λ\lambda yang membuat TλIT - \lambda I tidak injektif disebut spektrum titik dari TT dan dinotasikan dengan σp(T)\sigma_p(T). Anggota spektrum titik dari TT adalah nilai eigen dari TT. Himpunan bilangan kompleks λ\lambda yang membuat TλIT - \lambda I tidak terbatas jauh dari nol disebut spektrum titik aproksimatif dari TT dan dinotasikan dengan σap(T)\sigma_{ap}(T). Himpunan semua bilangan kompleks λ\lambda sedemikian sehingga tutupan jangkauan TλIT - \lambda I merupakan subruang sejati dari HH disebut spektrum kompresi dari TT dan dinotasikan dengan σc(T)\sigma_c(T). Adapun spektrum residual dari TT, yang kita notasikan dengan σr(T)\sigma_r(T), adalah σc(T)\σp(T)\sigma_c(T) \setminus \sigma_p(T).

Proposisi 8.2.5.

Jika TT suatu operator ruang Hilbert, maka σp(T)σap(T)σ(T)\sigma_p(T) \subseteq \sigma_{ap}(T) \subseteq \sigma(T).

Proposisi 8.2.6.

Jika TT suatu operator ruang Hilbert, maka σ(T)=σap(T)σc(T)\sigma(T) = \sigma_{ap}(T) \cup \sigma_c(T).

Proposisi 8.2.7.

Jika TT suatu operator ruang Hilbert, maka σp(T*)=(σc(T))*\sigma_p(T^*) = (\sigma_c(T))^*.

Akibat 8.2.8.

Jika TT suatu operator ruang Hilbert, maka σ(T)=σap(T)(σap(T*))*\sigma(T) = \sigma_{ap}(T) \cup (\sigma_{ap}(T^*))^*.

Teorema 8.2.9.

Jika TT suatu operator ruang Hilbert dan pp suatu polinomial, maka σ(p(T))=p(σ(T)).\sigma(p(T)) = p(\sigma(T)).

Teorema sebelumnya berlaku secara lebih umum untuk setiap fungsi analitik yang didefinisikan pada lingkungan spektrum TT. (Untuk pembuktiannya, lihat [8], bab VII, teorema 4.10.) Hasil tersebut juga berlaku untuk bagian-bagian spektrum.

Proposisi 8.2.10.

Jika TT suatu operator ruang Hilbert dan pp suatu polinomial, maka

  1. σp(p(T))=p(σp(T))\sigma_p(p(T)) = p(\sigma_p(T)),

  2. σap(p(T))=p(σap(T))\sigma_{ap}(p(T)) = p(\sigma_{ap}(T)), dan

  3. σc(p(T))=p(σc(T))\sigma_c(p(T)) = p(\sigma_c(T)),

Proposisi 8.2.11.

Jika TT operator invertibel pada ruang Hilbert, maka σ(T1)=(σ(T))1\sigma(T^{-1}) = (\sigma(T))^{-1}.

Definisi 8.2.12.

Seperti halnya pada ruang vektor, dua operator RR dan TT pada ruang Hilbert (atau Banach) HH dikatakan serupa jika terdapat operator invertibel SS pada HH sedemikian sehingga R=STS1R = STS^{-1}.

Proposisi 8.2.13.

Jika SS dan TT merupakan operator yang serupa pada ruang Hilbert, maka σ(S)=σ(T)\sigma(S) = \sigma(T), σp(S)=σp(T)\sigma_p(S) = \sigma_p(T), σap(S)=σap(T)\sigma_{ap}(S) = \sigma_{ap}(T), dan σc(S)=σc(T)\sigma_c(S) = \sigma_c(T).

Proposisi 8.2.14.

Jika TT merupakan operator normal pada ruang Hilbert, maka σc(T)=σp(T)\sigma_c(T) = \sigma_p(T), sehingga σr(T)=\sigma_r(T)~=~\emptyset.

Proposisi 8.2.15.

Jika TT merupakan operator pada ruang Hilbert, maka σap(T)\sigma_{ap}(T) tertutup.

Contoh 8.2.16.

Misalkan D=diag(a1,a2,a3,)D = \mathop{\mathrm{diag}}(a_1,a_2,a_3,\dots) merupakan operator diagonal pada ruang Hilbert dan misalkan A={ak:k}A = \{a_k\colon k\in\mathbb{N}\}. Maka

  1. σp(D)=σc(D)=A\sigma_p(D) = \sigma_c(D) = A,

  2. σap(D)=A¯\sigma_{ap}(D) = \overline{A}, dan

  3. σr(D)=\sigma_r(D) = \emptyset.

Contoh 8.2.17.

Misalkan SS merupakan operator pergeseran unilateral pada l2l_2 (lihat contoh 5.2.11). Maka

  1. σ(S)=D\sigma(S) = D,

  2. σp(S)=\sigma_p(S) = \emptyset,

  3. σap(S)=C\sigma_{ap}(S) = C,

  4. σc(S)=B\sigma_c(S) = B,

  5. σ(S*)=D\sigma(S^*) = D,

  6. σp(S*)=B\sigma_p(S^*) = B,

  7. σap(S*)=D\sigma_{ap}(S^*) = D, dan

  8. σc(S*)=\sigma_c(S^*) = \emptyset.

di mana BB adalah cakram satuan terbuka, DD adalah cakram satuan tertutup, dan CC adalah lingkaran satuan pada bidang kompleks.

Contoh 8.2.18.

Misalkan (S,𝔄,μ)(S,\mathfrak{A}, \mu) merupakan ruang ukuran positif σ\sigma-hingga, ϕL(S,μ)\phi \in L_\infty(S,\mu), dan MϕM_\phi merupakan operator perkalian yang bersesuaian pada ruang Hilbert L2S,μ\mathrm{L_{2}}{S,\mu} (lihat contoh 5.2.15). Maka spektrum dan spektrum titik aproksimatif dari MϕM_\phi adalah jangkauan esensial ϕ\phi, sedangkan spektrum titik dan spektrum kompresi dari MϕM_\phi adalah {λ:μ(ϕ({λ}))>0}\{\lambda \in \mathbb{C}\colon \mu(\phi^{\gets}(\{\lambda\})) > 0\}.