\(\newcommand{\P}{\mathbb{P}}\) \(\newcommand{\E}{\mathbb{E}}\) \(\newcommand{\R}{\mathbb{R}}\) \(\newcommand{\N}{\mathbb{N}}\) \(\newcommand{\Z}{\mathbb{Z}}\) \(\newcommand{\bs}{\boldsymbol}\) \(\newcommand{\var}{\text{var}}\)
  1. Random
  2. 15. Proses Markov
  3. 1
  4. 2
  5. 3
  6. 4
  7. 5
  8. 6
  9. 7
  10. 8
  11. 9
  12. 10
  13. 11
  14. 12
  15. 13
  16. 14
  17. 15
  18. 16
  19. 17
  20. 18
  21. 19
  22. 20
  23. 21
  24. 22
  25. 23

1. Pendahuluan Proses Markov Umum

Proses Markov adalah proses acak berindeks waktu yang memiliki sifat bahwa, jika keadaan sekarang diketahui, masa depan independen dari masa lalu. Proses Markov, yang dinamai menurut Andrei Markov, termasuk di antara proses acak yang paling penting. Dalam arti tertentu, proses-proses ini merupakan analog stokastik dari persamaan diferensial dan relasi rekurensi, yang tentu saja termasuk di antara proses deterministik terpenting.

Kerumitan teori proses Markov sangat bergantung pada apakah ruang waktu \( T \) adalah \( \N \) (waktu diskret) atau \( [0, \infty) \) (waktu kontinu), dan apakah ruang keadaannya diskret (terhitung, dengan semua himpunan bagian terukur) atau berupa ruang topologis yang lebih umum. Jika \( T = [0, \infty) \) atau jika ruang keadaannya merupakan ruang umum, asumsi kontinuitas biasanya perlu diberlakukan untuk menyingkirkan berbagai jenis perilaku ganjil yang jika tidak demikian akan memperumit teori.

Jika ruang keadaannya diskret, proses Markov dikenal sebagai rantai Markov. Teori umum rantai Markov kaya secara matematis dan relatif sederhana.

Untuk ruang keadaan umum, teorinya lebih rumit dan teknis, seperti dikemukakan di atas. Namun, kita dapat membedakan dua kelas proses Markov, sekali lagi bergantung pada apakah ruang waktunya diskret atau kontinu.

Tujuan bagian ini adalah memberikan gambaran luas tentang teori umum proses Markov. Sebagian pernyataan tidak sepenuhnya ketat, dan sebagian bukti dihilangkan atau hanya berupa sketsa, karena kita ingin menekankan gagasan utama tanpa terperosok dalam rincian teknis. Jika Anda baru mempelajari probabilitas, Anda mungkin sebaiknya sekadar menelusuri bagian ini untuk mengenal gagasan dan notasi dasar, sambil melewati bukti dan rincian teknis. Setelah itu, lanjutkan ke pembahasan rantai Markov waktu diskret. Sebaliknya, untuk memahami bagian ini secara lebih mendalam, Anda perlu meninjau kembali topik-topik dalam bab mengenai landasan serta bagian mengenai proses stokastik dan waktu henti.

Teori Dasar

Pendahuluan

Seperti biasa, titik awal kita adalah ruang probabilitas \( (\Omega, \mathscr{F}, \P) \), dengan \( \Omega \) sebagai himpunan hasil, \( \mathscr{F} \) sebagai \( \sigma \)-aljabar kejadian, dan \( \P \) sebagai ukuran probabilitas pada \( (\Omega, \mathscr{F}) \). Himpunan waktu \( T \) adalah \( \N \) (waktu diskret) atau \( [0, \infty) \) (waktu kontinu). Dalam kasus pertama, \( T \) dilengkapi dengan topologi diskret, sedangkan dalam kasus kedua \( T \) dilengkapi dengan topologi Euklides biasa. Dalam kedua kasus, \( T \) dilengkapi dengan \( \sigma \)-aljabar Borel \( \mathscr{T} \), yakni \( \sigma \)-aljabar yang dibangkitkan oleh himpunan-himpunan terbuka. Dalam kasus diskret ketika \( T = \N \), ini hanyalah himpunan kuasa dari \( T \), sehingga setiap himpunan bagian dari \( T \) terukur; setiap fungsi dari \( T \) ke ruang terukur lain bersifat terukur; dan setiap fungsi dari \( T \) ke ruang topologis lain bersifat kontinu. Ruang waktu \( (T, \mathscr{T}) \) memiliki ukuran alami, yaitu ukuran pencacahan \( \# \) dalam kasus diskret dan ukuran Lebesgue dalam kasus kontinu.

Himpunan keadaan \( S \) juga memiliki \( \sigma \)-aljabar \( \mathscr{S} \) yang terdiri atas himpunan bagian yang diperbolehkan, sehingga \( (S, \mathscr{S}) \) merupakan ruang keadaan. Biasanya \( S \) memiliki topologi dan \( \mathscr{S} \) adalah \( \sigma \)-aljabar Borel yang dibangkitkan oleh himpunan-himpunan terbuka. Asumsi yang lazim adalah bahwa topologi pada \( S \) bersifat LCCB: kompak lokal, Hausdorff, dan memiliki basis terhitung. Asumsi-asumsi khusus ini cukup umum untuk mencakup semua proses terpenting yang muncul dalam penerapan, tetapi juga cukup membatasi untuk menghasilkan teori matematika yang baik. Biasanya terdapat ukuran positif alami \( \lambda \) pada ruang keadaan \( (S, \mathscr{S}) \). Jika \( S \) memiliki topologi LCCB dan \( \mathscr{S} \) adalah \( \sigma \)-aljabar Borel, ukuran \( \lambda \) biasanya merupakan ukuran Borel yang memenuhi \( \lambda(C) \lt \infty \) jika \( C \subseteq S \) kompak. Istilah ruang keadaan diskret berarti bahwa \( S \) terhitung dengan \( \mathscr{S} = \mathscr{P}(S) \), yaitu koleksi semua himpunan bagian dari \( S \). Jadi, setiap himpunan bagian dari \( S \) terukur, demikian pula setiap fungsi dari \( S \) ke ruang terukur lain. Ini adalah \( \sigma \)-aljabar Borel untuk topologi diskret pada \( S \), sehingga setiap fungsi dari \( S \) ke ruang topologis lain kontinu. Himpunan kompak hanyalah himpunan berhingga, dan ukuran acuannya adalah \( \# \), yaitu ukuran pencacahan. Jika \(S=\R^k\) untuk suatu \(k\in\N_+\) (kasus umum lainnya), biasanya kita melengkapi \( S \) dengan topologi Euklides (yang bersifat LCCB), sehingga \( \mathscr{S} \) merupakan \( \sigma \)-aljabar Borel biasa. Himpunan kompak adalah himpunan tertutup dan terbatas, sedangkan ukuran acuan \( \lambda \) adalah ukuran Lebesgue berdimensi \( k \).

Jelas bahwa struktur topologis dan ukuran pada \( T \) sebenarnya tidak diperlukan ketika \( T = \N \), dan demikian pula struktur-struktur ini pada \( S \) tidak diperlukan ketika \( S \) terhitung. Namun, pokok utamanya adalah bahwa asumsi-asumsi tersebut menyatukan kasus diskret dan kasus kontinu yang umum. Perlu pula dicatat bahwa ruang keadaan yang jauh lebih umum (dan ruang waktu yang lebih umum) dimungkinkan, tetapi sebagian besar proses Markov penting yang muncul dalam penerapan sesuai dengan kerangka yang telah kita uraikan di sini.

Berbagai ruang fungsi bernilai riil pada \( S \) memainkan peran penting. Misalkan \( \mathscr{B} \) menyatakan koleksi fungsi terbatas dan terukur \( f: S \to \R \). Dengan penjumlahan dan perkalian skalar biasa (secara titik demi titik), \( \mathscr{B} \) merupakan ruang vektor. Kita melengkapi \( \mathscr{B} \) dengan norma supremum, yang didefinisikan oleh \( \|f\| = \sup\{\left|f(x)\right|: x \in S\} \).

Sekarang, misalkan \( \bs{X} = \{X_t: t \in T\} \) adalah proses stokastik pada \( (\Omega, \mathscr{F}, \P) \) dengan ruang keadaan \( S \) dan ruang waktu \( T \). Jadi, \( X_t \) adalah peubah acak yang mengambil nilai dalam \( S \) untuk setiap \( t \in T \), dan kita memandang \( X_t \in S \) sebagai keadaan suatu sistem pada waktu \( t \in T\). Kita juga mengasumsikan adanya koleksi \(\mathfrak{F} = \{\mathscr{F}_t: t \in T\}\) yang terdiri atas \( \sigma \)-aljabar dengan sifat bahwa \( X_t \) terukur terhadap \( \mathscr{F}_t \) untuk \( t \in T \), dan \( \mathscr{F}_s \subseteq \mathscr{F}_t \subseteq \mathscr{F} \) untuk \( s, \, t \in T \) dengan \( s \le t \). Secara intuitif, \( \mathscr{F}_t \) adalah koleksi kejadian hingga waktu \( t \in T \). Secara teknis, asumsi-asumsi tersebut berarti bahwa \( \mathfrak{F} \) merupakan filtrasi dan proses \( \bs{X} \) teradaptasi terhadap \( \mathfrak{F} \). Filtrasi yang paling mendasar (dan paling kasar) adalah filtrasi alami \( \mathfrak{F}^0 = \left\{\mathscr{F}^0_t: t \in T\right\} \), dengan \( \mathscr{F}^0_t = \sigma\{X_s: s \in T, s \le t\} \), yakni \( \sigma \)-aljabar yang dibangkitkan oleh proses hingga waktu \( t \in T \). Namun, dalam waktu kontinu, sering kali perlu digunakan \( \sigma \)-aljabar yang sedikit lebih halus agar diperoleh teori matematika yang baik. Secara khusus, kita sering perlu mengasumsikan bahwa filtrasi \( \mathfrak{F} \) kontinu kanan, dalam arti \( \mathscr{F}_{t+} = \mathscr{F}_t \) untuk \( t \in T \), dengan \(\mathscr{F}_{t+} = \bigcap\{\mathscr{F}_s: s \in T, s \gt t\} \). Hal ini dapat dicapai dengan mengambil \( \mathfrak{F} = \mathfrak{F}^0_+ \), sehingga \( \mathscr{F}_t = \mathscr{F}^0_{t+} \) untuk \( t \in T \); dalam hal ini, \( \mathfrak{F} \) disebut penyempurnaan kontinu kanan dari filtrasi alami. Kadang-kadang kita juga perlu mengasumsikan bahwa \( \mathfrak{F} \) lengkap terhadap \( \P \), dalam arti bahwa jika \(A\in\mathscr F\) dengan \(\P(A)=0\) dan \( B \subseteq A \), maka \( B \in \mathscr{F}_0 \). Artinya, \( \mathscr{F}_0 \) memuat semua kejadian nol (dan karena itu juga semua kejadian hampir pasti), dan dengan demikian \( \mathscr{F}_t \) pun memuatnya untuk semua \( t \in T \).

Definisi

Proses acak \( \bs{X} \) adalah proses Markov jika \[ \P(X_{s+t} \in A \mid \mathscr{F}_s) = \P(X_{s+t} \in A \mid X_s) \] untuk semua \( s, \, t \in T \) dan \( A \in \mathscr{S} \).

Syarat yang mendefinisikan ini, yang tepat disebut sifat Markov, menyatakan bahwa distribusi bersyarat dari \( X_{s+t} \) jika \( \mathscr{F}_s \) diketahui sama dengan distribusi bersyarat dari \( X_{s+t} \) jika hanya \( X_s \) yang diketahui. Pandanglah \( s \) sebagai waktu sekarang, sehingga \( s + t \) adalah suatu waktu di masa depan. Jika kita mengetahui keadaan sekarang \( X_s \), pengetahuan tambahan apa pun mengenai kejadian masa lalu tidak relevan untuk memprediksi keadaan mendatang \( X_{s + t} \). Secara teknis, probabilitas bersyarat dalam definisi tersebut adalah peubah acak, dan kesamaannya harus ditafsirkan berlaku dengan probabilitas 1. Seperti mungkin Anda ingat, nilai harapan bersyarat merupakan konsep yang lebih umum dan berguna daripada probabilitas bersyarat, sehingga teorema berikut mungkin tidak mengejutkan.

Proses acak \( \bs{X} \) adalah proses Markov jika dan hanya jika \[ \E[f(X_{s+t}) \mid \mathscr{F}_s] = \E[f(X_{s+t}) \mid X_s] \] untuk setiap \( s, \, t \in T \) dan setiap \( f \in \mathscr{B} \).

Rincian:

Syarat dalam teorema ini jelas menyiratkan sifat Markov dengan mengambil \( f = \bs{1}_A \), yaitu fungsi indikator dari \( A \in \mathscr{S} \). Arah sebaliknya merupakan argumen perluasan bertahap yang klasik: sifat Markov menyiratkan syarat nilai harapan

  1. Pertama, ketika \( f = \bs{1}_A \) untuk \( A \in \mathscr{S} \) (berdasarkan definisi).
  2. Berikutnya, ketika \( f \in \mathscr{B} \) adalah fungsi sederhana, berdasarkan linearitas.
  3. Berikutnya, ketika \( f \in \mathscr{B}\) nonnegatif, berdasarkan teorema konvergensi monoton.
  4. Terakhir, untuk \( f \in \mathscr{B} \) umum dengan mempertimbangkan bagian positif dan negatif.

Secara teknis, kita seharusnya mengatakan bahwa \( \bs{X} \) adalah proses Markov relatif terhadap filtrasi \( \mathfrak{F} \). Jika \( \bs{X} \) memenuhi sifat Markov relatif terhadap suatu filtrasi, proses ini memenuhi sifat Markov relatif terhadap setiap filtrasi yang lebih kasar.

Misalkan proses stokastik \( \bs{X} = \{X_t: t \in T\} \) teradaptasi terhadap filtrasi \( \mathfrak{F} = \{\mathscr{F}_t: t \in T\} \), dan \( \mathfrak{G} = \{\mathscr{G}_t: t \in T\} \) adalah filtrasi yang lebih halus daripada \( \mathfrak{F} \). Jika \( \bs{X} \) merupakan proses Markov relatif terhadap \( \mathfrak{G} \), maka \( \bs{X} \) merupakan proses Markov relatif terhadap \( \mathfrak{F} \).

Rincian:

Pertama, ingat bahwa \( \bs{X} \) teradaptasi terhadap \( \mathfrak{G} \) karena \( \bs{X} \) teradaptasi terhadap \( \mathfrak{F} \). Jika \( s, \, t \in T \) dan \( f \in \mathscr{B} \), maka \[ \E[f(X_{s+t}) \mid \mathscr{F}_s] = \E\left(\E[f(X_{s+t}) \mid \mathscr{G}_s] \mid \mathscr{F}_s\right)= \E\left(\E[f(X_{s+t}) \mid X_s] \mid \mathscr{F}_s\right) = \E[f(X_{s+t}) \mid X_s] \] Kesamaan pertama merupakan sifat dasar nilai harapan bersyarat. Kesamaan kedua menggunakan fakta bahwa \( \bs{X} \) bersifat Markov relatif terhadap \( \mathfrak{G} \), sedangkan kesamaan ketiga mengikuti karena \( X_s \) terukur terhadap \( \mathscr{F}_s \).

Secara khusus, jika \( \bs{X} \) merupakan proses Markov, maka \( \bs{X} \) memenuhi sifat Markov relatif terhadap filtrasi alami \( \mathfrak{F}^0 \). Teori proses Markov menjadi jauh lebih sederhana jika kita menambahkan satu asumsi lagi.

Proses Markov \(\bs X\) homogen terhadap waktu jika terdapat keluarga kernel probabilitas \(\{P_t:t\in T\}\) pada \((S,\mathscr S)\) sedemikian sehingga \[ \P(X_{s+t}\in A\mid\mathscr F_s)=P_t(X_s,A)\quad\text{hampir pasti} \] untuk setiap \(s,t\in T\) dan \(A\in\mathscr S\). Rumus untuk setiap keadaan \(x\) menggunakan keluarga Markov \((\P_x)_{x\in S}\), atau versi kernel transisi yang dipilih secara konsisten.

Jadi, jika \( \bs{X} \) homogen (biasanya kita tidak menyertakan keterangan terhadap waktu), maka proses \( \{X_{s+t}: t \in T\} \) dengan syarat \( X_s = x \) ekuivalen (dalam distribusi) dengan proses \( \{X_t: t \in T\} \) dengan syarat \( X_0 = x \). Oleh karena itu, distribusi awal sering kali tidak ditentukan dalam kajian proses Markov—jika proses berada pada keadaan \( x \in S \) pada waktu tertentu \( s \in T \), tidak terlalu penting bagaimana proses sampai ke keadaan \( x \); pada dasarnya proses dimulai kembali, secara independen dari masa lalu. Istilah stasioner kadang-kadang digunakan sebagai pengganti homogen.

Mulai sekarang, biasanya kita akan mengasumsikan bahwa proses Markov yang dibahas bersifat homogen. Hilangnya keumuman tidak sebesar yang mungkin Anda bayangkan. Proses takhomogen dapat diubah menjadi proses homogen dengan memperluas ruang keadaan, seperti ditunjukkan dalam latihan . Untuk proses Markov homogen, jika \( s, \, t \in T \), \( x \in S \), dan \( f \in \mathscr{B}\), maka \[ \E[f(X_{s+t}) \mid X_s = x] = \E[f(X_t) \mid X_0 = x] \]

Proses Feller

Dalam waktu kontinu atau pada ruang keadaan umum, proses Markov dapat berperilaku sangat ganjil tanpa asumsi kontinuitas tambahan. Misalkan (seperti biasanya) \( S \) memiliki topologi LCCB dan \( \mathscr{S} \) adalah \( \sigma \)-aljabar Borel. Misalkan \( \mathscr{C} \) menyatakan koleksi fungsi terbatas dan kontinu \( f: S \to \R \). Misalkan \( \mathscr{C}_0 \) menyatakan koleksi fungsi kontinu \( f: S \to \R \) yang lenyap di \(\infty\). Frasa terakhir berarti bahwa untuk setiap \( \epsilon \gt 0 \), terdapat himpunan kompak \( C \subseteq S \) sedemikian sehingga \( \left|f(x)\right| \lt \epsilon \) jika \( x \notin C \). Dengan operasi penjumlahan dan perkalian skalar biasa (secara titik demi titik), \( \mathscr{C}_0 \) merupakan subruang vektor dari \( \mathscr{C} \), yang selanjutnya merupakan subruang vektor dari \( \mathscr{B} \). Seperti pada \( \mathscr{B} \), norma supremum digunakan untuk \( \mathscr{C} \) dan \( \mathscr{C}_0 \).

Proses Markov homogen \(\bs X=\{X_t:t\in T\}\) dengan semigrup transisi \(\{P_t:t\in T\}\) adalah proses Feller jika:

  1. Kontinuitas dalam ruang: \(P_t f\in\mathscr C_0\) untuk setiap \(t\in T\) dan \(f\in\mathscr C_0\).
  2. Kontinuitas pada waktu nol: jika \(T=[0,\infty)\), maka \(P_t f(x)\to f(x)\) ketika \(t\downarrow0\), untuk setiap \(f\in\mathscr C_0\) dan \(x\in S\). Syarat waktu ini otomatis dalam waktu diskret.
Rincian:

Syarat pertama memuat ketentuan lenyap di tak hingga, bukan hanya kekontinuan lemah terhadap keadaan awal. Bersama syarat kedua, kondisi ini memberikan semigrup Feller yang kuat kontinu pada \(\mathscr C_0\).

Proses Feller dinamai menurut William Feller. Syarat waktu otomatis jika \(T\) diskret. Syarat ruang otomatis pada ruang keadaan diskret berhingga, tetapi tetap harus diperiksa pada ruang diskret tak berhingga; karena itu, tidak setiap rantai waktu diskret pada ruang tak berhingga bersifat Feller. Tentu ada proses Markov yang lebih umum, tetapi sebagian besar proses penting yang muncul dalam penerapan adalah proses Feller, dan sejumlah sifat yang baik merupakan konsekuensi dari asumsi-asumsi tersebut. Berikut adalah yang pertama:

Dalam waktu kontinu, realisasi Markov dari semigrup Feller pada ruang keadaan LCCB memiliki versi càdlàg: \(t\mapsto X_t(\omega)\) kontinu dari kanan dan memiliki limit kiri. Pernyataan ini dipakai bersama keluarga Markov dan penyempurnaan filtrasi yang lazim.

Sekali lagi, hasil ini hanya menarik dalam waktu kontinu \( T = [0, \infty) \). Ingat bahwa untuk \( \omega \in \Omega \), fungsi \( t \mapsto X_t(\omega) \) merupakan lintasan sampel proses tersebut. Karena kita mengetahui bahwa ada versi dengan sifat-sifat ini, kita sering akan mengasumsikan bahwa proses Markov Feller memiliki lintasan sampel yang kontinu kanan dan memiliki limit kiri.

Waktu Henti dan Sifat Markov Kuat

Untuk pembahasan berikutnya, Anda mungkin perlu meninjau kembali bagian mengenai filtrasi dan waktu henti. Sebagai tinjauan singkat, misalkan sekali lagi kita mulai dengan ruang probabilitas \( (\Omega, \mathscr{F}, \P) \) dan filtrasi \( \mathfrak{F} = \{\mathscr{F}_t: t \in T\} \) (sehingga kita memiliki ruang probabilitas berfiltrasi).

Karena waktu (masa lalu, sekarang, dan masa depan) memainkan peran begitu mendasar dalam proses Markov, tidak mengherankan bahwa waktu acak itu penting. Kita sering perlu mengizinkan waktu acak mengambil nilai \( \infty \), sehingga himpunan waktu perlu diperluas menjadi \( T_\infty = T \cup \{\infty\} \). Topologi pada \( T \) diperluas ke \( T_\infty \) dengan kaidah bahwa untuk \( s \in T \), himpunan \( \{t \in T_\infty: t \gt s\} \) merupakan lingkungan terbuka dari \( \infty \). Ini adalah kompaktifikasi satu titik dari \( T \), yang digunakan agar pengertian waktu yang menuju tak hingga tetap dipertahankan. \( \sigma \)-aljabar Borel \( \mathscr{T}_\infty \) digunakan pada \( T_\infty \), yang sekali lagi hanyalah himpunan kuasa dalam kasus diskret.

Jika \( \bs{X} = \{X_t: t \in T\} \) adalah proses stokastik pada ruang sampel \( (\Omega, \mathscr{F}) \), dan jika \( \tau \) merupakan waktu acak, kita secara alami ingin mempertimbangkan keadaan \( X_\tau \) pada waktu acak tersebut. Ada dua masalah. Pertama, jika \( \tau \) mengambil nilai \( \infty \), \( X_\tau \) tidak terdefinisi. Penyelesaian yang lazim adalah menambahkan keadaan kematian baru \( \delta \) ke himpunan keadaan \( S \), kemudian melengkapi \( S_\delta = S \cup \{\delta\} \) dengan \( \sigma \)-aljabar \( \mathscr{S}_\delta = \mathscr{S} \cup \{A \cup \{\delta\}: A \in \mathscr{S}\} \). Fungsi \( f \in \mathscr{B} \) diperluas ke \( S_\delta \) dengan kaidah \( f(\delta) = 0 \). Masalah kedua adalah bahwa \( X_\tau \) mungkin bukan peubah acak yang sah (yakni terukur), kecuali kita mengasumsikan bahwa proses stokastik \( \bs{X} \) terukur. Ingat bahwa ini berarti \( \bs{X}: \Omega \times T \to S \) terukur relatif terhadap \( \mathscr{F} \otimes \mathscr{T} \) dan \( \mathscr{S} \). (Hal ini selalu benar dalam waktu diskret.)

Selanjutnya, ingat bahwa waktu acak \( \tau \) adalah waktu henti (juga disebut waktu Markov atau waktu opsional) relatif terhadap \( \mathfrak{F} \) jika \( \{\tau \le t\} \in \mathscr{F}_t \) untuk setiap \( t \in T \). Secara intuitif, kita dapat mengetahui apakah \( \tau \le t \) dari informasi yang tersedia bagi kita pada waktu \( t \). Dalam arti tertentu, waktu henti adalah waktu acak yang tidak mengharuskan kita melihat ke masa depan. Tentu saja, konsep ini sangat bergantung pada filtrasi. Ingat bahwa jika waktu acak \( \tau \) merupakan waktu henti untuk filtrasi \( \mathfrak{F} = \{\mathscr{F}_t: t \in T\} \), maka \(\tau\) juga merupakan waktu henti untuk filtrasi yang lebih halus \( \mathfrak{G} = \{\mathscr{G}_t: t \in T\} \), sehingga \( \mathscr{F}_t \subseteq \mathscr{G}_t \) untuk \( t \in T \). Jadi, makin halus filtrasinya, makin besar koleksi waktu hentinya. Bahkan, jika filtrasi tersebut adalah filtrasi informasi penuh yang konstan dengan \(\mathscr F_t=\mathscr F\) untuk semua \(t\in T\) (sehingga semua informasi tersedia bagi kita sejak awal waktu), maka setiap waktu acak merupakan waktu henti. Namun, tentu saja filtrasi informasi penuh yang konstan ini biasanya tidak masuk akal.

Berikutnya, ingat bahwa jika \( \tau \) merupakan waktu henti untuk filtrasi \( \mathfrak{F} \), maka \( \sigma \)-aljabar \( \mathscr{F}_\tau \) yang berkaitan dengan \( \tau \) diberikan oleh \[ \mathscr{F}_\tau = \left\{A \in \mathscr{F}: A \cap \{\tau \le t\} \in \mathscr{F}_t \text{ untuk setiap } t \in T\right\} \] Secara intuitif, \( \mathscr{F}_\tau \) adalah koleksi kejadian hingga waktu acak \( \tau \), analog dengan \( \mathscr{F}_t \), yaitu koleksi kejadian hingga waktu deterministik \( t \in T \). Jika \( \bs{X} = \{X_t: t \in T\} \) merupakan proses stokastik yang teradaptasi terhadap \( \mathfrak{F} \), dan jika \( \tau \) merupakan waktu henti relatif terhadap \( \mathfrak{F} \), kita berharap \( X_\tau \) terukur terhadap \( \mathscr{F}_\tau \), sebagaimana \( X_t \) terukur terhadap \( \mathscr{F}_t \) untuk \( t \in T \) deterministik. Namun, secara umum hal ini tidak berlaku kecuali \( \bs{X} \) terukur progresif relatif terhadap \( \mathfrak{F} \), yang berarti bahwa \( \bs{X}: \Omega \times T_t \to S \) terukur terhadap \( \mathscr{F}_t \otimes \mathscr{T}_t \) dan \( \mathscr{S} \), dengan \( T_t = \{s \in T: s \le t\} \) dan \( \mathscr{T}_t \) sebagai \( \sigma \)-aljabar Borel yang bersesuaian. Tentu saja, hal ini selalu benar dalam waktu diskret, dan secara lebih umum jika \( S \) memiliki topologi LCCB dengan \( \mathscr{S} \) sebagai \( \sigma \)-aljabar Borel, serta \( \bs{X} \) kontinu kanan. Jika \( \bs{X} \) terukur progresif terhadap \( \mathfrak{F} \), maka \( \bs{X} \) terukur dan \( \bs{X} \) teradaptasi terhadap \( \mathfrak{F} \).

Sifat Markov kuat untuk proses stokastik \( \bs{X} = \{X_t: t \in T\} \) menyatakan bahwa masa depan independen dari masa lalu jika keadaan sekarang diketahui, ketika waktu sekarang merupakan waktu henti.

Proses acak \( \bs{X} \) adalah proses Markov kuat jika \[ \E[f(X_{\tau + t}) \mid \mathscr{F}_\tau] = \E[f(X_{\tau + t}) \mid X_\tau] \] untuk setiap \(t \in T \), waktu henti \( \tau \), dan \( f \in \mathscr{B} \).

Seperti sifat Markov biasa, sifat Markov kuat bergantung pada filtrasi yang mendasari \( \mathfrak{F} \). Jika sifat tersebut berlaku terhadap suatu filtrasi tertentu, sifat itu juga berlaku terhadap filtrasi yang lebih kasar.

Misalkan proses stokastik \( \bs{X} = \{X_t: t \in T\} \) terukur progresif relatif terhadap filtrasi \( \mathfrak{F} = \{\mathscr{F}_t: t \in T\} \), dan filtrasi \( \mathfrak{G} = \{\mathscr{G}_t: t \in T\} \) lebih halus daripada \( \mathfrak{F} \). Jika \( \bs{X} \) merupakan proses Markov kuat relatif terhadap \( \mathfrak{G} \), maka \( \bs{X} \) merupakan proses Markov kuat relatif terhadap \( \mathfrak{F} \).

Rincian:

Ingat kembali bahwa karena \( \bs{X} \) teradaptasi terhadap \( \mathfrak{F} \), proses tersebut juga teradaptasi terhadap \( \mathfrak{G} \). Misalkan \(\tau\) merupakan waktu henti untuk \(\mathfrak F\), serta \(t\in T\) dan \(f\in\mathscr B\). Pada kejadian \(\{\tau=\infty\}\), gunakan konvensi keadaan kematian dan \(f(\delta)=0\) yang ditetapkan di atas. Maka \( \tau \) juga merupakan waktu henti untuk \( \mathfrak{G} \), dan \( \mathscr{F}_\tau \subseteq \mathscr{G}_\tau \). Oleh karena itu, \[ \E[f(X_{\tau+t}) \mid \mathscr{F}_\tau] = \E\left(\E[f(X_{\tau+t}) \mid \mathscr{G}_\tau] \mid \mathscr{F}_\tau\right)= \E\left(\E[f(X_{\tau+t}) \mid X_\tau] \mid \mathscr{F}_\tau\right) = \E[f(X_{\tau+t}) \mid X_\tau] \] Kesamaan pertama merupakan sifat dasar nilai harapan bersyarat. Kesamaan kedua menggunakan fakta bahwa \( \bs{X} \) memiliki sifat Markov kuat relatif terhadap \( \mathfrak{G} \), sedangkan kesamaan ketiga mengikuti karena \(X_\tau\) terukur terhadap \(\mathscr F_\tau\). Dalam waktu kontinu, langkah terakhir inilah yang memerlukan keterukuran progresif.

Jadi, jika \( \bs{X} \) merupakan proses Markov kuat, maka \( \bs{X} \) memenuhi sifat Markov kuat relatif terhadap filtrasi alaminya. Sekali lagi ada kompromi: filtrasi yang lebih halus memungkinkan lebih banyak waktu henti (umumnya hal yang baik), tetapi membuat sifat Markov kuat lebih sulit dipenuhi dan mungkin tidak wajar (hal yang kurang baik). Karena itu, biasanya kita tidak menginginkan filtrasi yang jauh lebih halus daripada filtrasi alami.

Dengan sifat Markov kuat dan sifat homogen, proses \( \{X_{\tau + t}: t \in T\} \) dengan syarat \( X_\tau = x \) ekuivalen dalam distribusi dengan proses \( \{X_t: t \in T\} \) dengan syarat \( X_0 = x \). Jelas bahwa sifat Markov kuat menyiratkan sifat Markov biasa, karena waktu tetap \( t \in T \) dengan sendirinya juga merupakan waktu henti. Kebalikannya berlaku dalam waktu diskret.

Misalkan \( \bs{X} = \{X_n: n \in \N\} \) adalah proses Markov (homogen) dalam waktu diskret. Maka \( \bs{X} \) merupakan proses Markov kuat.

Seperti biasa dalam waktu kontinu, situasinya lebih rumit dan bergantung pada kontinuitas proses \( \bs{X} \) dan filtrasi \( \mathfrak{F} \). Berikut adalah hasil baku untuk proses Feller.

Misalkan \(\bs X=\{X_t:t\in[0,\infty)\}\) adalah versi càdlàg dari proses Feller dengan keluarga Markovnya. Terhadap penyempurnaan lengkap dan kontinu kanan yang lazim dari filtrasi alami, \(\bs X\) memiliki sifat Markov kuat.

Kernel Transisi Proses Markov

Untuk pembahasan berikutnya, Anda mungkin perlu meninjau bagian mengenai kernel dan operator dalam bab mengenai nilai harapan. Misalkan sekali lagi bahwa \( \bs{X} = \{X_t: t \in T\} \) adalah proses Markov (homogen) dengan ruang keadaan \( S \) dan ruang waktu \( T \), seperti diuraikan di atas. Kernel dalam definisi berikut sangat penting dalam kajian \( \bs{X} \)

Untuk \(t\in T\), kernel \(P_t\) dalam definisi homogenitas disebut kernel transisi. Dalam keluarga Markov, \[ P_t(x,A)=\P_x(X_t\in A),\qquad x\in S,\ A\in\mathscr S. \]

Rincian:

Pada ruang Borel standar, hukum bersyarat reguler dari \(X_t\) jika \(X_0\) diketahui dapat dipilih sebagai kernel terukur. Di bawah satu distribusi awal \(\mu_0\), versi itu hanya ditentukan untuk \(\mu_0\)-hampir setiap \(x\). Rumus untuk semua \(x\), beserta identitas semigrup untuk semua \(x\), memerlukan keluarga Markov \((\P_x)_{x\in S}\) atau versi yang dipilih secara konsisten.

Artinya, \( P_t(x, \cdot) \) adalah distribusi bersyarat dari \( X_t \) dengan syarat \( X_0 = x \), untuk \( t \in T \) dan \( x \in S \). Berdasarkan sifat homogen terhadap waktu, \( P_t(x, \cdot) \) juga merupakan distribusi bersyarat dari \( X_{s + t} \) dengan syarat \( X_s = x \), untuk \( s \in T \): \[ P_t(x, A) = \P(X_{s+t} \in A \mid X_s = x), \quad s, \, t \in T, \, x \in S, \, A \in \mathscr{S} \] Perhatikan bahwa \( P_0 = I \), yaitu kernel identitas pada \( (S, \mathscr{S}) \) yang didefinisikan oleh \( I(x, A) = \bs{1}(x \in A) \) untuk \( x \in S \) dan \( A \in \mathscr{S} \), sehingga \( I(x, A) = 1 \) jika \( x \in A \) dan \( I(x, A) = 0 \) jika \( x \notin A \). Ingat pula bahwa biasanya terdapat ukuran acuan alami \( \lambda \) pada \( (S, \mathscr{S}) \). Untuk waktu \(t\) ketika \(P_t(x,\cdot)\ll\lambda\) bagi setiap \(x\), kernel transisi memiliki kepadatan transisi \(p_t\) terhadap \(\lambda\). Pada ruang tak-atom, ini biasanya hanya berlaku untuk \(t>0\), sebab \(P_0=I\) tidak mutlak kontinu terhadap \(\lambda\). Artinya, \[ P_t(x, A) = \P(X_t \in A \mid X_0 = x) = \int_A p_t(x, y) \lambda(dy), \quad x \in S, \, A \in \mathscr{S} \] Teorema berikut memberikan persamaan Chapman–Kolmogorov, yang dinamai menurut Sydney Chapman dan Andrei Kolmogorov. Persamaan ini merupakan hubungan mendasar antara kernel-kernel probabilitas dan menjadi alasan digunakannya nama kernel transisi.

Misalkan \(\bs X=\{X_t:t\in T\}\) adalah proses Markov homogen pada \(S\) dengan fungsi transisi \(\bs P=\{P_t:t\in T\}\). Jika \(s,t\in T\), maka \(P_sP_t=P_{s+t}\). Artinya, \[ P_{s+t}(x,A)=\int_S P_s(x,dy)P_t(y,A),\qquad x\in S,\ A\in\mathscr S. \]

Rincian:

Di bawah hukum \(\P_x\), sifat Markov dan sifat menara memberikan \[ P_{s+t}(x,A)=\E_x\!\left[P_t(X_s,A)\right] =\int_S P_s(x,dy)P_t(y,A). \] Penggunaan keluarga \((\P_x)_{x\in S}\) menghindari pengondisian titik demi titik pada kejadian yang mungkin berprobabilitas nol.

Dalam bahasa analisis fungsional, \( \bs{P} \) adalah semigrup. Ingat bahwa sifat komutatif umumnya tidak berlaku untuk operasi perkalian kernel. Namun, sifat ini berlaku untuk kernel transisi proses Markov homogen. Artinya, \( P_s P_t = P_t P_s = P_{s+t} \) untuk \( s, \, t \in T \). Jika ketiga kernel yang terlibat mutlak kontinu terhadap ukuran acuan, hubungan dasar yang sama berlaku bagi kelas kepadatan transisinya.

Misalkan \(D\subseteq T\) dan, untuk setiap \(u\in D\), kernel \(P_u\) memiliki kepadatan \(p_u\) terhadap ukuran acuan \(\lambda\). Jika \(s,t,s+t\in D\), maka \(p_s p_t=p_{s+t}\) sebagai kelas kesetaraan hampir di mana-mana. Artinya, \[p_{s+t}(x,z)=\int_Sp_s(x,y)p_t(y,z)\lambda(dy),\quad x,z\in S\] Kesamaan ini berlaku untuk \(\lambda\)-hampir setiap \(z\), kecuali telah dipilih versi kepadatan titik demi titik yang kompatibel.

Rincian:

Kernel transisi memenuhi \(P_s P_t = P_{s+t} \). Akan tetapi, \( P_s \) memiliki kepadatan \( p_s \), \( P_t \) memiliki kepadatan \( p_t \), dan \( P_{s+t} \) memiliki kepadatan \( p_{s+t} \). Berdasarkan hasil dasar mengenai fungsi kernel, \( P_s P_t \) memiliki kepadatan \( p_s p_t \) sebagaimana didefinisikan dalam teorema.

Jika \( T = \N \) (waktu diskret), kernel transisi dari \( \bs{X} \) hanyalah pangkat-pangkat dari kernel transisi satu langkah. Artinya, jika kita menetapkan \( P = P_1 \), maka \( P_n = P^n \) untuk \( n \in \N \).

Ingat bahwa suatu kernel mendefinisikan dua operasi: beroperasi di sebelah kiri pada ukuran positif di \( (S, \mathscr{S}) \), dan beroperasi di sebelah kanan pada fungsi terukur bernilai riil. Untuk kernel transisi proses Markov, kedua operator ini memiliki tafsiran alami.

Misalkan \( s, \, t \in T \). Jika \( \mu_s \) adalah distribusi dari \( X_s \), maka \( X_{s+t} \) memiliki distribusi \( \mu_{s+t} = \mu_s P_t \). Artinya, \[ \mu_{s+t}(A) = \int_S \mu_s(dx) P_t(x, A), \quad A \in \mathscr{S} \]

Rincian:

Misalkan \( A \in \mathscr{S} \). Pengondisian pada \( X_s \) memberikan \[ \P(X_{s+t} \in A) = \E[\P(X_{s+t} \in A \mid X_s)] = \int_S \mu_s(dx) \P(X_{s+t} \in A \mid X_s = x) = \int_S \mu_s(dx) P_t(x, A) = \mu_s P_t(A) \]

Jadi, jika \( \mathscr{P} \) menyatakan koleksi ukuran probabilitas pada \( (S, \mathscr{S}) \), operator kiri \( P_t \) memetakan \( \mathscr{P} \) kembali ke \( \mathscr{P} \). Secara khusus, jika \( X_0 \) memiliki distribusi \( \mu_0 \) (distribusi awal), maka \( X_t \) memiliki distribusi \( \mu_t = \mu_0 P_t \) untuk setiap \( t \in T \).

Ukuran positif \( \mu \) pada \( (S, \mathscr{S}) \) bersifat invarian untuk \( \bs{X}\) jika \( \mu P_t = \mu \) untuk setiap \( t \in T \).

Karena itu, jika \( \mu \) adalah ukuran probabilitas yang invarian untuk \( \bs{X} \), dan \( X_0 \) memiliki distribusi \( \mu \), maka \( X_t \) memiliki distribusi \( \mu \) untuk setiap \( t \in T \), sehingga distribusi proses \( \bs{X} \) sama pada setiap waktu. Dalam waktu diskret, perhatikan bahwa jika \( \mu \) adalah ukuran positif dan \( \mu P = \mu \), maka \( \mu P^n = \mu \) untuk setiap \( n \in \N \), sehingga \( \mu \) invarian untuk \( \bs{X} \). Operator kanan diberikan berikut ini.

Misalkan \( f: S \to \R \). Jika \(t \in T\), maka (dengan mengasumsikan nilai harapannya ada), \[ P_t f(x) = \int_S P_t(x, dy) f(y) = \E\left[f(X_t) \mid X_0 = x\right], \quad x \in S \]

Rincian:

Hal ini mengikuti langsung dari definisi: \[ P_t f(x) = \int_S P_t(x, dy) f(y), \quad x \in S \] dan \( P_t(x, \cdot) \) adalah distribusi bersyarat dari \( X_t \) dengan syarat \( X_0 = x \).

Secara khusus, operator kanan \( P_t \) didefinisikan pada \( \mathscr{B} \), yaitu ruang vektor fungsi terbatas dan terukur \(f:S\to\R\), dan sesungguhnya merupakan operator linear pada \( \mathscr{B} \). Artinya, jika \( f, \, g \in \mathscr{B} \) dan \( c \in \R \), maka \( P_t(f + g) = P_t f + P_t g \) dan \( P_t(c f) = c P_t f \). Lebih lanjut, \( P_t \) merupakan operator kontraksi pada \( \mathscr{B} \), karena \( \left\|P_t f\right\| \le \|f\| \) untuk \( f \in \mathscr{B} \). Dengan demikian, \( P_t \) merupakan operator kontinu pada \( \mathscr{B} \) untuk \( t \in T \).

Untuk operator kanan, terdapat konsep yang melengkapi invariansi ukuran positif bagi operator kiri.

Fungsi \(f\in\mathscr B\) bersifat harmonik untuk \( \bs{X} \) jika \( P_t f = f \) untuk semua \( t \in T \).

Sekali lagi, dalam waktu diskret, jika \( P f = f \), maka \( P^n f = f \) untuk semua \( n \in \N \), sehingga \( f \) harmonik untuk \( \bs{X} \).

Dengan menggabungkan dan , jika \( X_0 \) memiliki distribusi \( \mu_0 \) dan \( f: S \to \R \) terukur, maka (sekali lagi dengan mengasumsikan nilai harapannya ada), \( \mu_0 P_t f = \E[f(X_t)] \) untuk \( t \in T \). Artinya, \[ \E[f(X_t)] = \int_S \mu_0(dx) \int_S P_t(x, dy) f(y) \]

Hasil menunjukkan cara memperoleh distribusi \( X_t \) dari distribusi \( X_0 \) dan kernel transisi \( P_t \) untuk \( t \in T \). Namun, kita dapat melakukan lebih banyak. Ingat bahwa salah satu cara dasar untuk mendeskripsikan proses stokastik adalah memberikan distribusi berdimensi hingganya, yaitu distribusi dari \( \left(X_{t_1}, X_{t_2}, \ldots, X_{t_n}\right) \) untuk setiap \( n \in \N_+ \) dan setiap \( (t_1, t_2, \ldots, t_n) \in T^n \). Untuk proses Markov, distribusi awal dan kernel transisi menentukan distribusi berdimensi hingga. Distribusi tersebut paling mudah dinyatakan dalam bentuk diferensial.

Misalkan \( \bs{X} = \{X_t: t \in T\} \) adalah proses Markov dengan operator transisi \( \bs{P} = \{P_t: t \in T\} \), dan \( (t_1, \ldots, t_n) \in T^n \) dengan \( 0 \lt t_1 \lt \cdots \lt t_n \). Jika \( X_0 \) memiliki distribusi \( \mu_0 \), maka dalam bentuk diferensial, distribusi dari \( \left(X_0, X_{t_1}, \ldots, X_{t_n}\right) \) adalah \[ \mu_0(dx_0) P_{t_1}(x_0, dx_1) P_{t_2 - t_1}(x_1, dx_2) \cdots P_{t_n - t_{n-1}} (x_{n-1}, dx_n) \]

Rincian:

Hal ini diperoleh melalui induksi dan penggunaan berulang sifat Markov. Sebagai contoh, jika \( t \in T \) dengan \( t \gt 0 \), pengondisian pada \( X_0 \) memberikan \[ \P(X_0 \in A, X_t \in B) = \int_A \P(X_t \in B \mid X_0 = x) \mu_0(dx) = \int_A P_t(x,B)\mu_0(dx) = \int_A \int_B P_t(x, dy) \mu_0(dx) \] untuk \( A, \, B \in \mathscr{S} \). Jadi, dalam bentuk diferensial, distribusi dari \( (X_0, X_t) \) adalah \(\mu_0(dx)P_t(x,dy)\). Jika \( s, \, t \in T \) dengan \( 0 \lt s \lt t \), pengondisian pada \( (X_0, X_s) \) dan penggunaan hasil sebelumnya memberikan \[ \P(X_0 \in A, X_s \in B, X_t \in C) = \int_{A \times B} \P(X_t \in C \mid X_0 = x, X_s = y) \mu_0(dx) P_s(x, dy)\] untuk \( A, \, B, \, C \in \mathscr{S} \). Namun, berdasarkan sifat Markov, \[ \P(X_t \in C \mid X_0 = x, X_s = y) = \P(X_t \in C \mid X_s = y) = P_{t-s}(y, C) = \int_C P_{t- s}(y, dz) \] Karena itu, dalam bentuk diferensial, distribusi dari \( (X_0, X_s, X_t) \) adalah \( \mu_0(dx) P_s(x, dy) P_{t-s}(y, dz) \). Dengan melanjutkan cara ini, kita memperoleh hasil umum.

Hasil ini sangat penting untuk mengonstruksi proses Markov. Jika kita mengetahui cara mendefinisikan kernel transisi \( P_t \) untuk \( t \in T \) (misalnya berdasarkan pertimbangan pemodelan), dan jika kita mengetahui distribusi awal \( \mu_0 \), maka hasil terakhir memberikan himpunan distribusi berdimensi hingga yang konsisten. Jika \((S,\mathscr S)\) merupakan ruang Borel standar, teorema konstruksi Kolmogorov menjamin bahwa terdapat proses stokastik yang memiliki distribusi berdimensi hingga tersebut. Namun, dalam waktu kontinu masih ada dua masalah serius. Pertama, tidak jelas bagaimana kita akan mengonstruksi kernel transisi agar persamaan Chapman–Kolmogorov yang krusial dalam terpenuhi. Kedua, biasanya kita menginginkan proses Markov memiliki sifat-sifat tertentu (seperti sifat kontinuitas lintasan sampel) yang melampaui distribusi berdimensi hingga. Masalah pertama akan dibahas dalam bagian berikutnya, dan untungnya masalah kedua dapat diselesaikan untuk proses Feller.

Misalkan \(\bs X=\{X_t:t\in[0,\infty)\}\) merupakan proses Markov pada ruang keadaan LCCB \( (S, \mathscr{S}) \) dengan operator transisi \( \bs{P} = \{P_t: t \in [0, \infty)\} \). Maka \( \bs{X} \) merupakan proses Feller jika dan hanya jika syarat-syarat berikut berlaku:

  1. Kontinuitas dalam ruang: Jika \( f \in \mathscr{C}_0 \) dan \( t \in [0, \infty) \), maka \( P_t f \in \mathscr{C}_0 \)
  2. Kontinuitas dalam waktu: Jika \( f \in \mathscr{C}_0 \) dan \( x \in S \), maka \( P_t f(x) \to f(x) \) ketika \( t \downarrow 0 \).

Semigrup kernel probabilitas \( \bs{P} = \{P_t: t \in T\} \) yang memenuhi sifat-sifat dalam teorema ini disebut semigrup Feller. Jadi, menyatakan bahwa proses Markov \(\bs{X}\) bersifat Feller jika dan hanya jika semigrup transisi \(\bs P\) bersifat Feller. Syarat waktu otomatis dalam waktu diskret; syarat pemetaan \(\mathscr C_0\) otomatis hanya pada ruang diskret berhingga dan harus diperiksa pada ruang diskret tak berhingga. Syarat (a) berarti bahwa \( P_t \) merupakan operator pada ruang vektor \( \mathscr{C}_0 \), selain merupakan operator pada ruang yang lebih besar \( \mathscr{B} \). Syarat (b) sebenarnya menyiratkan bentuk kontinuitas dalam waktu yang lebih kuat.

Misalkan \( \bs{P} = \{P_t: t \in T\} \) adalah semigrup Feller dari operator transisi. Maka \( t \mapsto P_t f \) kontinu (terhadap norma supremum) untuk \( f \in \mathscr{C}_0 \).

Rincian tambahan:

Ini berarti bahwa untuk \( f \in \mathscr{C}_0 \) dan \( t \in [0, \infty) \), \[ \|P_{t+s} f - P_t f \| = \sup\{\left|P_{t+s}f(x) - P_t f(x)\right|: x \in S\} \to 0 \text{ ketika } s \to 0 \]

Jadi, jika digabungkan dengan keterangan di atas, perhatikan bahwa jika \( \bs{P} \) adalah semigrup Feller dari operator transisi, maka \( f \mapsto P_t f \) kontinu pada \( \mathscr{C}_0 \) untuk \( t \in T \) tetap, dan \( t \mapsto P_t f \) kontinu pada \( T \) untuk \( f \in \mathscr{C}_0 \) tetap. Sekali lagi, hal ini penting karena kita sering memulai dengan koleksi kernel probabilitas \( \bs{P} \) dan ingin mengetahui bahwa terdapat proses Markov yang baik \( \bs{X} \) dengan operator transisi tersebut.

Pengambilan Sampel dalam Waktu

Jika kita mengambil sampel suatu proses Markov pada barisan titik waktu yang meningkat, kita memperoleh proses Markov lain dalam waktu diskret. Namun, proses waktu diskret tersebut mungkin tidak homogen meskipun proses asalnya homogen.

Misalkan \( \bs{X} = \{X_t: t \in T\} \) adalah proses Markov dengan ruang keadaan \( (S, \mathscr{S}) \), dan \( (t_0, t_1, t_2, \ldots) \) adalah barisan dalam \( T \) dengan \( 0 = t_0 \lt t_1 \lt t_2 \lt \cdots \). Misalkan \( Y_n = X_{t_n} \) untuk \( n \in \N \). Maka \( \bs{Y} = \{Y_n: n \in \N\}\) adalah proses Markov dalam waktu diskret.

Rincian:

Untuk \( n \in \N \), misalkan \( \mathscr{G}_n = \sigma\{Y_k: k \in \N, k \le n\} \), sehingga \( \{\mathscr{G}_n: n \in \N\} \) adalah filtrasi alami yang berkaitan dengan \( \bs{Y} \). Perhatikan bahwa \( \mathscr{G}_n \subseteq \mathscr{F}_{t_n} \), dan \( Y_n = X_{t_n} \) terukur terhadap \( \mathscr{G}_n \) untuk \( n \in \N \). Misalkan \( k, \, n \in \N \) dan \( A \in \mathscr{S} \). Maka \[ \P\left(Y_{k+n} \in A \mid \mathscr{G}_k\right) = \P\left(X_{t_{n+k}} \in A \mid \mathscr{G}_k\right) = \P\left(X_{t_{n+k}} \in A \mid X_{t_k}\right) = \P\left(Y_{n+k} \in A \mid Y_k\right) \]

Jika kita mengambil sampel dari proses Markov homogen pada kelipatan waktu positif yang tetap, kita memperoleh proses Markov homogen dalam waktu diskret.

Misalkan \( \bs{X} = \{X_t: t \in T\} \) adalah proses Markov homogen dengan ruang keadaan \( (S, \mathscr{S}) \) dan kernel transisi \( \bs{P} = \{P_t: t \in T\} \). Tetapkan \( r \in T \) dengan \( r \gt 0 \), dan definisikan \( Y_n = X_{n r} \) untuk \( n \in \N \). Maka \( \bs{Y} = \{Y_n: n \in \N\} \) adalah proses Markov homogen dalam waktu diskret, dengan kernel transisi satu langkah \( Q \) yang diberikan oleh \[ Q(x, A) = P_r(x, A); \quad x \in S, \, A \in \mathscr{S} \]

Dalam beberapa kasus, pengambilan sampel dari proses Markov kuat pada barisan waktu henti yang meningkat menghasilkan proses Markov lain dalam waktu diskret. Pokoknya adalah bahwa proses Markov waktu diskret sering ditemukan tertanam secara alami dalam proses Markov waktu kontinu.

Memperluas Ruang Keadaan

Hasil pertama dalam pembahasan ini adalah bahwa proses Markov takhomogen dapat diubah menjadi proses Markov homogen, tetapi sebagai konsekuensinya ruang keadaan harus diperluas.

Misalkan \(\bs X=\{X_t:t\in T\}\) terukur bersama dan merupakan proses Markov takhomogen dengan kernel transisi terukur bersama \(K_{r,u}(x,dy)\), \(r\le u\). Misalkan \(\tau\) bernilai dalam \(T\) dan independen dari \(\bs X\), lalu definisikan \(Y_t=(X_{\tau+t},\tau+t)\). Maka \(\bs Y\) merupakan proses Markov homogen pada \((S\times T,\mathscr S\otimes\mathscr T)\), dengan \[ P_t((x,r),C)=\int_S\bs1_C(y,r+t)K_{r,r+t}(x,dy),\qquad C\in\mathscr S\otimes\mathscr T. \]

Rincian:

Untuk \(\mathscr H_s=\sigma(Y_u:u\le s)\), sifat Markov takhomogen dan independensi jam memberi \[ \E[\bs1_C(Y_{s+t})\mid\mathscr H_s]=P_t(Y_s,C)\quad\text{hampir pasti}. \] Ruas kanan hanya bergantung pada keadaan diperluas \(Y_s\), sehingga membuktikan sifat Markov; ketergantungan kernel hanya pada inkremen \(t\) membuktikan homogenitas. Keterukuran bersama menjamin bahwa \(X_{\tau+t}\) dan kernel di atas terukur.

Trik memperluas ruang keadaan merupakan cara yang lazim dalam kajian proses stokastik. Kadang-kadang suatu proses dengan bentuk melupakan masa lalu yang lebih lemah dapat dijadikan proses Markov dengan memperluas ruang keadaan secara tepat. Berikut sebuah contoh dalam waktu diskret.

Misalkan \( \bs{X} = \{X_n: n \in \N\} \) adalah proses acak dengan ruang keadaan \( (S, \mathscr{S}) \), yang masa depannya bergantung secara stokastik pada dua keadaan terakhir. Artinya, untuk \( n \in \N \), \[ \P(X_{n+2} \in A \mid \mathscr{F}_{n+1}) = \P(X_{n+2} \in A \mid X_n, X_{n+1}), \quad A \in \mathscr{S} \] dengan \( \{\mathscr{F}_n: n \in \N\} \) sebagai filtrasi alami yang berkaitan dengan proses \( \bs{X} \). Misalkan pula bahwa \(Q\) adalah kernel probabilitas yang terukur dalam \((x,y)\), dan proses tersebut homogen terhadap waktu dalam arti bahwa \[\P(X_{n+2} \in A \mid X_n = x, X_{n+1} = y) = Q(x, y, A) \] secara independen dari \( n \in \N \). Misalkan \( Y_n = (X_n, X_{n+1}) \) untuk \( n \in \N \). Maka \( \bs{Y} = \{Y_n: n \in \N\} \) adalah proses Markov homogen dengan ruang keadaan \((S\times S,\mathscr S\otimes\mathscr S)\). Kernel transisi satu langkah \( P \) diberikan oleh \[ P[(x, y), A \times B] = I(y, A) Q(x, y, B); \quad x, \, y \in S, \; A, \, B \in \mathscr{S} \]

Rincian:

Perhatikan terlebih dahulu bahwa untuk \( n \in \N \), \( \sigma\{Y_k: k \le n\} = \sigma\{(X_k, X_{k+1}): k \le n\} = \mathscr{F}_{n+1} \), sehingga filtrasi alami yang berkaitan dengan proses \( \bs{Y} \) adalah \( \{\mathscr{F}_{n+1}: n \in \N\} \). Jika \(C\in\mathscr S\otimes\mathscr S\), maka \begin{align*} \P(Y_{n+1} \in C \mid \mathscr{F}_{n+1}) & = \P[(X_{n+1}, X_{n+2}) \in C \mid \mathscr{F}_{n+1}]\\ & = \P[(X_{n+1}, X_{n+2}) \in C \mid X_n, X_{n+1}] = \P(Y_{n+1} \in C \mid Y_n) \end{align*} berdasarkan asumsi yang diberikan pada \( \bs{X} \). Karena itu, \( \bs{Y} \) merupakan proses Markov. Selanjutnya, \begin{align*} \P[Y_{n+1} \in A \times B \mid Y_n = (x, y)] & = \P[(X_{n+1}, X_{n+2}) \in A \times B \mid (X_n, X_{n+1}) = (x, y)] \\ & = \P(X_{n+1} \in A, X_{n+2} \in B \mid X_n = x, X_{n+1} = y) = \P(y \in A, X_{n+2} \in B \mid X_n = x, X_{n + 1} = y) \\ & = I(y, A) Q(x, y, B) \end{align*}

Hasil terakhir dapat langsung diperumum ke kasus ketika masa depan proses acak dalam waktu diskret bergantung secara stokastik pada \( k \) keadaan terakhir, untuk suatu \(k\in\N_+\) tetap.

Contoh dan Penerapan

Relasi Rekurensi dan Persamaan Diferensial

Seperti dikemukakan dalam pendahuluan, proses Markov dapat dipandang sebagai padanan stokastik dari relasi rekurensi deterministik (waktu diskret) dan persamaan diferensial (waktu kontinu). Tujuan pembahasan ini adalah menelusuri hubungan-hubungan tersebut.

Misalkan \( \bs{X} = \{X_n: n \in \N\} \) adalah proses stokastik dengan ruang keadaan \( (S, \mathscr{S}) \), dan \(\bs{X}\) memenuhi relasi rekurensi \[ X_{n+1} = g(X_n), \quad n \in \N \] dengan \( g: S \to S \) terukur. Maka \( \bs{X} \) merupakan proses Markov homogen dengan operator transisi satu langkah \( P \) yang diberikan oleh \( P f = f \circ g \) untuk fungsi terukur \( f: S \to \R \).

Rincian:

Jelas bahwa \( \bs{X} \) ditentukan secara unik oleh keadaan awal, dan sebenarnya \( X_n = g^n(X_0) \) untuk \( n \in \N \), dengan \( g^n \) sebagai pangkat komposisi \( n \) kali dari \( g \). Jadi, satu-satunya sumber keacakan yang mungkin adalah keadaan awal. Sifat Markov dan sifat homogen terhadap waktu langsung mengikuti fakta sederhana bahwa \( g^{m+n}(X_0) = g^n[g^m(X_0)] \), sehingga \( X_{m+n} = g^n(X_m) \). Artinya, keadaan pada waktu \( m + n \) sepenuhnya ditentukan oleh keadaan pada waktu \( m \) (tanpa memandang keadaan sebelumnya) dan inkremen waktu \( n \). Secara khusus, \(Pf(x)=\E[f(X_1)\mid X_0=x]=f(g(x))\) untuk \( f: S \to \R \) terukur dan \( x \in S \). Perhatikan bahwa untuk \( n \in \N \), operator transisi \( n \) langkah diberikan oleh \(P^n f = f \circ g^n \).

Dalam dunia deterministik, seperti dalam dunia stokastik, situasinya lebih rumit dalam waktu kontinu. Namun demikian, analogi dasar yang sama tetap berlaku.

Misalkan \(\bs{X} = \{X_t: t \in [0, \infty)\}\) dengan ruang keadaan \( (\R, \mathscr{R}) \) memenuhi persamaan diferensial orde pertama \[ \frac{d}{dt}X_t = g(X_t) \] dengan \( g: \R \to \R \) kontinu Lipschitz. Maka \(\bs{X}\) adalah proses Markov Feller

Rincian:

Ingat bahwa kontinu Lipschitz berarti terdapat konstanta \( k \in (0, \infty) \) sedemikian sehingga \( \left|g(y) - g(x)\right| \le k \left|x - y\right| \) untuk \( x, \, y \in \R \). Ini merupakan syarat baku pada \( g \) yang menjamin keberadaan dan ketunggalan solusi persamaan diferensial pada \( [0, \infty) \). Jadi, seperti sebelumnya, satu-satunya sumber keacakan dalam proses berasal dari nilai awal \( X_0 \). Misalkan \( t \mapsto X_t(x) \) menyatakan solusi tunggal dengan \( X_0(x) = x \) untuk \( x \in \R \). Sifat Markov dan sifat homogen merupakan konsekuensi dari fakta bahwa \( X_{t+s}(x) = X_t(X_s(x)) \) untuk \(s,t\in[0,\infty)\) dan \(x\in\R\). Artinya, keadaan pada waktu \( t + s \) hanya bergantung pada keadaan pada waktu \( s \) dan inkremen waktu \( t \). Sifat Lipschitz global menghasilkan aliran kontinu \(\phi_t(x)=X_t(x)\) yang proper. Karena itu, \(f\circ\phi_t\in\mathscr C_0\) untuk \(f\in\mathscr C_0\), dan ketergantungan kontinu pada waktu serta nilai awal memberikan kekontinuan kuat di waktu nol. Perhatikan bahwa operator transisi diberikan oleh \(P_t f(x)=f[X_t(x)]\) untuk fungsi terukur \(f:\R\to\R\) dan \(x\in\R\).

Dalam bentuk diferensial, proses tersebut dapat dideskripsikan oleh \( d X_t = g(X_t) \, dt \). Proses yang pada dasarnya deterministik ini dapat diperluas menjadi kelas proses Markov yang sangat penting dengan menambahkan suku stokastik yang berkaitan dengan gerak Brown. Persamaan diferensial stokastik semacam ini merupakan perangkat utama untuk mengonstruksi proses Markov yang dikenal sebagai proses difusi.

Proses dengan Inkremen Stasioner dan Independen

Untuk pembahasan berikutnya, misalkan \(\bs X=\{X_t:t\in T\}\) bernilai dalam himpunan Borel \(S\subseteq\R\) yang tertutup terhadap penjumlahan, dan misalkan setiap inkremen \(X_{s+t}-X_s\) juga bernilai dalam \(S\) hampir pasti. Untuk \(S=\N\) atau \([0,\infty)\), ini merupakan asumsi tambahan bahwa inkremen tidak negatif; untuk \(S=\Z\) atau \(\R\), struktur grup aditif sudah memadai. Gunakan \(\sigma\)-aljabar Borel \(\mathscr S\), ukuran pencacahan atau Lebesgue yang sesuai, dan filtrasi alami \(\mathscr F_t=\sigma\{X_s:s\le t\}\). Asumsi aditif ini membuat ekspresi \(x+y\) dan hukum inkremen di bawah terdefinisi pada ruang keadaan.

Proses \( \bs{X} \) memiliki

  1. Inkremen independen jika \( X_{s+t} - X_s \) independen dari \( \mathscr{F}_s \) untuk semua \( s, \, t \in T \).
  2. Inkremen stasioner jika distribusi \( X_{s+t} - X_s \) sama dengan distribusi \( X_t - X_0 \) untuk semua \( s, \, t \in T \).

Selisih berbentuk \( X_{s+t} - X_s \) untuk \( s, \, t \in T \) adalah inkremen proses, yang menjelaskan penamaan di atas. Kadang-kadang inkremen stasioner didefinisikan dengan mensyaratkan bahwa \( X_{s+t} - X_s \) memiliki distribusi yang sama dengan \( X_t \). Namun, ini memaksa \( X_0 = 0 \) dengan probabilitas 1, dan seperti biasa untuk proses Markov, sebaiknya distribusi awal dibiarkan tidak ditentukan. Jika \( \bs{X} \) memiliki inkremen stasioner dalam pengertian definisi kita, maka proses \( \bs{Y} = \{Y_t = X_t - X_0: t \in T\} \) memiliki inkremen stasioner dalam pengertian yang lebih terbatas. Untuk sisa pembahasan ini, asumsikan bahwa \( \bs X = \{X_t: t \in T\} \) memiliki inkremen stasioner dan independen, dan misalkan \( Q_t \) menyatakan distribusi \( X_t - X_0 \) untuk \( t \in T \).

\( Q_s * Q_t = Q_{s+t} \) untuk \( s, \, t \in T \).

Rincian:

Untuk \( s, \, t \in T \), \( Q_s \) adalah distribusi \( X_s - X_0 \), dan berdasarkan sifat stasioner, \( Q_t \) adalah distribusi \( X_{s + t} - X_s \). Berdasarkan sifat independen, \( X_s - X_0 \) dan \( X_{s+t} - X_s \) saling independen. Karena itu, \( Q_s * Q_t \) merupakan distribusi dari \( \left[X_s - X_0\right] + \left[X_{s+t} - X_s\right] = X_{s+t} - X_0 \). Namun, berdasarkan definisi, peubah ini memiliki distribusi \( Q_{s+t} \)

Jadi, koleksi distribusi \( \bs{Q} = \{Q_t: t \in T\} \) membentuk semigrup, dengan konvolusi sebagai operator. Perhatikan bahwa \( Q_0 \) hanyalah massa titik di 0.

Proses \( \bs{X} \) adalah proses Markov homogen. Untuk \( t \in T \), operator transisi \( P_t \) diberikan oleh \[ P_t f(x) = \int_S f(x + y) Q_t(dy), \quad f \in \mathscr{B} \]

Rincian:

Misalkan \( s, \, t \in T \) dan \( f \in \mathscr{B} \), \[ \E[f(X_{s+t}) \mid \mathscr{F}_s] = \E[f(X_{s+t} - X_s + X_s) \mid \mathscr{F}_s] = \E[f(X_{s+t}) \mid X_s] \] karena \( X_{s+t} - X_s \) independen dari \( \mathscr{F}_s \). Selain itu, berdasarkan sifat stasioner, \[ \E[f(X_{s+t}) \mid X_s = x] = \int_S f(x + y) Q_t(dy), \quad x \in S \]

Jelas bahwa sifat semigrup dari \( \bs{P} = \{P_t: t \in T\} \) (dengan perkalian operator biasa) ekuivalen dengan sifat semigrup dari \( \bs{Q} = \{Q_t: t \in T\} \) (dengan konvolusi sebagai perkalian).

Misalkan untuk \(t\in T\) positif, \(Q_t\) memiliki kepadatan \(g_t\) terhadap ukuran acuan yang kompatibel dengan translasi; bila perlu, perluas \(g_t\) dengan nol di luar dukungan inkremen. Maka kepadatan transisinya adalah \[ p_t(x, y) = g_t(y - x), \quad x, \, y \in S \]

Dari diperoleh \(Q_s*Q_t=Q_{s+t}\) untuk semua \(s,t\in T\). Jika ketiga ukuran tersebut memiliki kepadatan terhadap ukuran acuan, maka \(g_s*g_t=g_{s+t}\) hampir di mana-mana, dengan \(*\) menyatakan konvolusi.

Jika \(T=[0,\infty)\) dan \(Q_t\Rightarrow\delta_0\) secara lemah ketika \(t\downarrow0\), maka semigrup konvolusi yang bersesuaian merupakan semigrup Feller.

Dalam waktu kontinu, proses yang kontinu secara stokastik, berawal dari \(0\), dan memiliki inkremen stasioner serta independen mempunyai versi càdlàg; versi itu disebut proses Lévy. Jika \(X_0\) acak dan independen, proses terpusat \(\{X_t-X_0\}\) adalah proses Lévy, sedangkan \(\bs X\) merupakan pergeseran awal independennya. Penamaan ini tidak diterapkan pada gerak acak waktu diskret. Istilah ini menghormati Paul Lévy.

Untuk proses stokastik bernilai riil \( \bs X = \{X_t: t \in T\} \), misalkan \( m \) dan \( v \) menyatakan fungsi rerata dan varians, sehingga \[ m(t) = \E(X_t), \; v(t) = \var(X_t); \quad t \in T \] dengan mengasumsikan, tentu saja, bahwa keduanya ada. Fungsi rerata dan varians untuk proses Lévy sangat sederhana.

Misalkan kembali bahwa \(\bs X\) memiliki inkremen stasioner dan independen. Dalam waktu kontinu, asumsikan pula bahwa fungsi rerata atau varians inkremen yang digunakan di bawah kontinu di waktu nol.

  1. Jika \( \mu_0 = \E(X_0) \in \R \) dan \( \mu_1 = \E(X_1) \in \R \), maka \( m(t) = \mu_0 + (\mu_1 - \mu_0) t \) untuk \( t \in T \).
  2. Jika selain itu \(\sigma_0^2=\var(X_0)\in[0,\infty)\) dan \(\sigma_1^2=\var(X_1)\in[0,\infty)\), maka \( v(t) = \sigma_0^2 + (\sigma_1^2 - \sigma_0^2) t \) untuk \( t \in T \).
Rincian:

Buktinya sederhana dengan menggunakan sifat inkremen independen dan stasioner. Untuk \( t \in T \), misalkan \( m_0(t) = \E(X_t - X_0) = m(t) - \mu_0 \) dan \( v_0(t) = \var(X_t - X_0) = v(t) - \sigma_0^2\), yang masing-masing menyatakan fungsi rerata dan varians untuk proses terpusat \( \{X_t - X_0: t \in T\} \). Sekarang, misalkan \( s, \, t \in T \).

  1. Berdasarkan sifat aditif nilai harapan dan sifat stasioner, \[ m_0(t + s) = \E(X_{t+s} - X_0) = \E[(X_{t + s} - X_s) + (X_s - X_0)] = \E(X_{t+s} - X_s) + \E(X_s - X_0) = m_0(t) + m_0(s) \]
  2. Berdasarkan sifat aditif varians untuk peubah-peubah yang independen dan sifat stasioner, \[ v_0(t + s) = \var(X_{t+s} - X_0) = \var[(X_{t + s} - X_s) + (X_s - X_0)] = \var(X_{t+s} - X_s) + \var(X_s - X_0) = v_0(t) + v_0(s) \]

Jadi, \( m_0 \) dan \( v_0 \) memenuhi persamaan Cauchy. Dalam waktu diskret, mudah dilihat bahwa terdapat \( a \in \R \) dan \(b^2\in[0,\infty)\) sedemikian sehingga \( m_0(t) = a t \) dan \( v_0(t) = b^2 t \). Hal yang sama berlaku dalam waktu kontinu karena kekontinuan \(m_0\) dan \(v_0\) di waktu nol menyingkirkan solusi aditif Cauchy yang patologis. Dengan menyubstitusikan \( t = 1 \), kita memperoleh \( a = \mu_1 - \mu_0 \) dan \( b^2 = \sigma_1^2 - \sigma_0^2 \), sehingga hasil-hasil tersebut mengikuti,

Proses dengan inkremen stasioner dan independen dalam waktu diskret mudah dideskripsikan.

Proses \( \bs{X} = \{X_n: n \in \N\} \) memiliki inkremen independen jika dan hanya jika terdapat barisan peubah acak bernilai riil yang independen \( (U_0, U_1, \ldots) \) sedemikian sehingga \[ X_n = \sum_{i=0}^n U_i \] Selain itu, \( \bs{X} \) memiliki inkremen stasioner jika dan hanya jika \( (U_1, U_2, \ldots) \) berdistribusi identik.

Rincian:

Pertama, misalkan \( \bs{U} = (U_0, U_1, \ldots) \) adalah barisan peubah acak bernilai riil yang independen, dan definisikan \( X_n = \sum_{i=0}^n U_i \) untuk \( n \in \N \). Perhatikan bahwa \(\mathscr{F}_n = \sigma\{X_0, \ldots, X_n\} = \sigma\{U_0, \ldots, U_n\} \) untuk \( n \in \N \). Jika \( k, \, n \in \N \) dengan \( k \le n \), maka \( X_n - X_k = \sum_{i=k+1}^n U_i \), yang independen dari \( \mathscr{F}_k \) berdasarkan asumsi independensi pada \( \bs{U} \). Karena itu, \( \bs{X} \) memiliki inkremen independen. Misalkan selain itu \( (U_1, U_2, \ldots) \) berdistribusi identik. Maka inkremen \( X_n - X_k \) di atas memiliki distribusi yang sama dengan \( \sum_{i=1}^{n-k} U_i = X_{n-k} - X_0 \). Karena itu, \( \bs{X} \) memiliki inkremen stasioner.

Sebaliknya, misalkan \( \bs{X} = \{X_n: n \in \N\} \) memiliki inkremen independen. Misalkan \( U_0 = X_0 \) dan \( U_n = X_n - X_{n-1} \) untuk \( n \in \N_+ \). Maka \( X_n = \sum_{i=0}^n U_i \) untuk \( n \in \N \). Seperti sebelumnya, \(\mathscr{F}_n = \sigma\{X_0, \ldots, X_n\} = \sigma\{U_0, \ldots, U_n\} \) untuk \( n \in \N \). Karena \( \bs{X} \) memiliki inkremen independen, \( U_n \) independen dari \( \mathscr{F}_{n-1} \) untuk \( n \in \N_+ \), sehingga \( (U_0, U_1, \ldots) \) saling independen. Jika selain itu \( \bs{X} \) memiliki inkremen stasioner, \( U_n = X_n - X_{n-1} \) memiliki distribusi yang sama dengan \( X_1 - X_0 = U_1 \) untuk \( n \in \N_+ \). Karena itu, \((U_1, U_2, \ldots)\) berdistribusi identik.

Jadi, misalkan \( \bs{U} = (U_0, U_1, \ldots) \) adalah barisan peubah acak bernilai riil yang independen, dengan \( (U_1, U_2, \ldots) \) berdistribusi identik menurut distribusi \( Q \). Berdasarkan , proses jumlah parsial \( \bs{X} = \{X_n: n \in \N\} \) yang berkaitan dengan \( \bs{U} \) merupakan proses Markov homogen dengan kernel transisi satu langkah \( P \) yang diberikan oleh \[P(x,A)=Q(A-x),\quad x\in\R,\ A\in\mathscr R\] Secara lebih umum, untuk \( n \in \N \), kernel transisi \( n \) langkah adalah \(P^n(x,A)=Q^{*n}(A-x)\) untuk \(x\in\R\) dan \(A\in\mathscr R\). Proses Markov ini dikenal sebagai gerak acak (meskipun sayangnya istilah gerak acak juga digunakan dalam sejumlah konteks lain). Gagasannya adalah bahwa pada waktu \( n \), pejalan bergerak sejauh \( U_n \) (dengan arah) pada garis riil, dan langkah-langkah ini independen serta berdistribusi identik. Jika \( Q \) memiliki fungsi kepadatan probabilitas \( g \) terhadap ukuran acuan \( \lambda \), maka kepadatan transisi satu langkahnya adalah \[p(x,y)=g(y-x),\quad x,y\in\R\]

Pertimbangkan gerak acak pada \( \R \) dengan langkah-langkah yang memiliki distribusi normal baku. Nyatakan masing-masing berikut ini secara eksplisit:

  1. Kepadatan transisi satu langkah.
  2. Kepadatan transisi \( n \) langkah untuk \( n \in \N_+ \).
Rincian:
  1. Untuk \( x \in \R \), \( p(x, \cdot) \) adalah fungsi kepadatan probabilitas normal dengan rerata \( x \) dan varians 1: \[ p(x, y) = \frac{1}{\sqrt{2 \pi}} \exp\left[-\frac{1}{2} (y - x)^2 \right]; \quad x, \, y \in \R\]
  2. Untuk \( x \in \R \), \( p^n(x, \cdot) \) adalah fungsi kepadatan probabilitas normal dengan rerata \( x \) dan varians \( n \): \[ p^n(x, y) = \frac{1}{\sqrt{2 \pi n}} \exp\left[-\frac{1}{2 n} (y - x)^2\right], \quad x, \, y \in \R \]

Dalam waktu kontinu, terdapat dua proses yang sangat penting, satu dengan ruang keadaan diskret \( \N \), dan satu lagi dengan ruang keadaan kontinu \( \R \).

Untuk \( t \in [0, \infty) \), misalkan \( g_t \) menyatakan fungsi kepadatan probabilitas dari distribusi Poisson dengan parameter \(t\). Definisikan \(g_t(n)=0\) untuk bilangan bulat \(n<0\), dan \(g_0=\delta_0\). Maka \(p_t(x,y)=g_t(y-x)\), \(x,y\in\N\), merupakan keluarga kepadatan transisi semigrup Feller pada \(\N\).

Rincian:

Ingat bahwa \[ g_t(n) = e^{-t} \frac{t^n}{n!}, \quad n \in \N \] Kita hanya perlu menunjukkan bahwa \( \{g_t: t \in [0, \infty)\} \) memenuhi sifat semigrup dan bahwa hasil kontinuitas berlaku. Namun, kita sudah mengetahui bahwa jika \( U, \, V \) adalah peubah independen yang masing-masing berdistribusi Poisson dengan parameter \( s, \, t \in [0, \infty) \), maka \( U + V \) berdistribusi Poisson dengan parameter \( s + t \). Artinya, \( g_s * g_t = g_{s+t} \). Selain itu, \( g_t \to g_0 \) ketika \( t \downarrow 0 \).

Jadi, proses Lévy \( \bs{N} = \{N_t: t \in [0, \infty)\} \) dengan kepadatan transisi tersebut merupakan proses Markov dengan inkremen stasioner dan independen serta memiliki lintasan sampel yang kontinu kanan dan memiliki limit kiri. Kita memang mengenal proses semacam itu, yaitu proses Poisson dengan laju 1.

Buka eksperimen Poisson, lalu atur parameter laju ke 1 dan parameter waktu ke 10. Jalankan eksperimen beberapa kali dalam mode satu langkah dan amati perilaku proses.

Untuk \( t \in (0, \infty) \), misalkan \( g_t \) menyatakan fungsi kepadatan probabilitas dari distribusi normal dengan rerata \(0\) dan varians \(t\). Untuk \(t>0\), tetapkan \(P_t(x,dy)=g_t(y-x)\,dy\), serta tetapkan \(P_0=I\). Maka \(\{P_t:t\in[0,\infty)\}\) merupakan semigrup Feller pada \(\R\); kernel identitas \(P_0(x,\cdot)=\delta_x\) tidak memiliki kepadatan terhadap ukuran Lebesgue.

Rincian:

Ingat bahwa untuk \( t \in (0, \infty) \), \[ g_t(z) = \frac{1}{\sqrt{2 \pi t}} \exp\left(-\frac{z^2}{2 t}\right), \quad z \in \R \] Kita hanya perlu menunjukkan bahwa \(\{P_t:t\in[0,\infty)\}\) memenuhi sifat semigrup dan kontinuitas Feller. Untuk bagian kepadatan pada waktu positif, jika \(U,V\) independen dan masing-masing berdistribusi normal dengan rerata 0 dan varians \( s, \, t \in (0, \infty) \), maka \( U + V \) berdistribusi normal dengan rerata 0 dan varians \( s + t \). Artinya, \( g_s * g_t = g_{s+t} \). Selain itu, kita juga mengetahui bahwa distribusi normal dengan varians \( t \) konvergen ke massa titik di 0 ketika \( t \downarrow 0 \).

Jadi, proses Lévy \( \bs{X} = \{X_t: t \in [0, \infty)\} \) pada \( \R \) dengan kepadatan transisi tersebut merupakan proses Markov dengan inkremen stasioner dan independen, serta lintasan sampelnya kontinu dari kanan dan memiliki limit kiri. Bahkan, terdapat proses semacam itu dengan lintasan sampel kontinu. Proses ini adalah gerak Brown, sebuah proses yang cukup penting untuk memiliki bab tersendiri.

Jalankan simulasi gerak Brown baku dan amati perilaku proses.