O007 · Volume 2 · Bagian 212

Ruang lengkap

Fondasi Teori Ukuran — Adaptasi Bahasa Indonesia dari Measure Theory karya D. H. Fremlin

Dalam dua bagian berikutnya dari bab ini saya memberikan uraian singkat mengenai teori ruang ukur yang memiliki beberapa sifat yang dijelaskan dalam §211. Saya mulai dengan ‘kelengkapan’. Saya memberikan fakta-fakta elementer mengenai ruang ukur lengkap dalam 212A-212B; kemudian saya beralih ke gagasan ‘pelengkapan’ suatu ukuran (212C) dan hubungannya dengan konsep-konsep teori ukuran lainnya yang telah diperkenalkan sejauh ini (212D-212G).

212A Proposisi

Setiap ruang ukur yang dikonstruksi dengan metode Carathéodory adalah lengkap.

212B Proposisi

(a) Jika \((X,\Sigma,\mu)\) adalah ruang ukur lengkap, maka setiap subhimpunan koterabaikan dari \(X\) adalah terukur.

(b) Misalkan \((X,\Sigma,\mu)\) suatu ruang ukur lengkap, dan \(f\) suatu fungsi bernilai \([-\infty,\infty]\) yang didefinisikan pada suatu subhimpunan \(X\). Jika \(f\) terukur secara virtual (yaitu, terdapat suatu himpunan koterabaikan \(E\subseteq X\) sedemikian sehingga \(f\restr E\) terukur), maka \(f\) terukur.

(c) Misalkan \((X,\Sigma,\mu)\) suatu ruang ukur lengkap, dan \(f\) suatu fungsi bernilai real yang didefinisikan pada suatu subhimpunan koterabaikan dari \(X\). Maka pernyataan-pernyataan berikut ekuivalen, yakni, jika salah satunya benar maka yang lainnya juga benar:

(i) \(f\) terintegralkan;

(ii) \(f\) terukur dan \(|f|\) terintegralkan;

(iii) \(f\) terukur dan terdapat fungsi terintegralkan \(g\) sedemikian sehingga \(|f|\leae g\).

212C Pelengkapan suatu ukuran

Misalkan \((X,\Sigma,\mu)\) sembarang ruang ukur.

212Ca (a)

Misalkan \(\hat\Sigma\) adalah keluarga semua himpunan \(E\subseteq X\) sedemikian sehingga terdapat \(E'\), \(E''\in\Sigma\) dengan \(E'\subseteq E\subseteq E''\) dan \(\mu(E''\setminus E')=0\). Maka \(\hat\Sigma\) adalah aljabar-sigma dari subhimpunan-subhimpunan \(X\). Bukti.\ (i) Tentu saja \(\emptyset\) termasuk dalam \(\hat\Sigma\), karena kita dapat mengambil \(E'=E''=\emptyset\). (ii) Jika \(E\in\hat\Sigma\), ambil \(E'\), \(E''\in\Sigma\) sedemikian sehingga \(E'\subseteq E\subseteq E''\) dan \(\mu(E''\setminus E')=0\). Maka \(X\setminus E''\subseteq X\setminus E \subseteq X\setminus E'\), \(\mu((X\setminus E')\setminus(X\setminus E'')) =\mu(E''\setminus E')=0\), sehingga \(X\setminus E\in\hat\Sigma\). (iii) Jika \(\sequencen{E_n}\) adalah suatu barisan dalam \(\hat\Sigma\), maka untuk setiap \(n\) pilih \(E'_n\), \(E_n''\in\Sigma\) sedemikian sehingga \(E'_n\subseteq E_n\subseteq E_n''\) dan \(\mu(E_n''\setminus E'_n)=0\). Tetapkan \(E=\bigcup_{n\in\Bbb N}E_n\), \(E'=\bigcup_{n\in\Bbb N}E'_n\), \(E''=\bigcup_{n\in\Bbb N}E_n''\); maka \(E'\subseteq E\subseteq E''\) dan \(E''\setminus E'\subseteq\bigcup_{n\in\Bbb N}(E_n''\setminus E'_n)\) terabaikan, sehingga \(E\in\hat\Sigma\). ∎

212Cb (b)

Untuk \(E\in\hat\Sigma\), tetapkan

\(\hat\mu E=\mu^*E =\min\{\mu F:E\subseteq F\in\Sigma\}\)

(132A). Patut segera dikemukakan bahwa jika \(E\in\hat\Sigma\), \(E'\), \(E''\in\Sigma\), \(E'\subseteq E\subseteq E''\), dan \(\mu(E''\setminus E')=0\), maka \(\mu E'=\hat\mu E=\mu E''\); hal ini karena

\(\mu E'=\mu^*E'\le\mu^*E\le\mu^*E''=\mu E'' =\mu E'+\mu(E''\setminus E')=\mu E'\)

(dengan mengingat kembali dari 132A, atau mengamati sekarang, bahwa \(\mu^*A\le\mu^*B\) bilamana \(A\subseteq B\subseteq X\), dan bahwa \(\mu^*\) sama dengan \(\mu\) pada \(\Sigma\)).

212Cc (c)

Sekarang kita mendapati bahwa \((X,\hat\Sigma,\hat\mu)\) adalah suatu ruang ukur. Bukti. (i) Tentu saja \(\hat\mu\), seperti \(\mu\), mengambil nilai dalam \([0,\infty]\). (ii) \(\hat\mu\emptyset=\mu\emptyset=0\). (iii) Misalkan \(\sequencen{E_n}\) suatu barisan saling lepas dalam \(\hat\Sigma\), dengan gabungan \(E\). Untuk setiap \(n\in\Bbb N\) pilih \(E_n'\), \(E_n''\in\Sigma\) sedemikian sehingga \(E_n'\subseteq E_n\subseteq E_n''\) dan \(\mu(E_n''\setminus E_n')=0\). Tetapkan \(E'=\bigcup_{n\in\Bbb N}E_n'\), \(E''=\bigcup_{n\in\Bbb N}E_n''\). Maka (seperti dalam (a-iii) di atas) \(E'\subseteq E\subseteq E''\) dan \(\mu(E''\setminus E')=0\), sehingga \(\hat\mu E=\mu E'=\sum_{n=0}^{\infty}\mu E_n' =\sum_{n=0}^{\infty}\hat\mu E_n\) karena \(\sequencen{E_n'}\), seperti \(\sequencen{E_n}\), adalah saling lepas. ∎

212Cd (d)

Ruang ukur \((X,\hat\Sigma,\hat\mu)\) disebut pelengkapan dari ruang ukur \((X,\Sigma,\mu)\); demikian pula, saya akan menyebut \(\hat\mu\) sebagai pelengkapan dari \(\mu\), dan kadang-kadang (jika tampak jelas ideal nol mana yang sedang dibicarakan) saya akan menyebut \(\hat\Sigma\) sebagai pelengkapan dari \(\Sigma\). Anggota-anggota \(\hat\Sigma\) kadang-kadang disebut terukur terhadap \(\mu\).

212D

Ada sesuatu yang sebaiknya segera saya periksa.

Proposisi Misalkan \((X,\Sigma,\mu)\) sembarang ruang ukur. Maka \((X,\hat\Sigma,\hat\mu)\), sebagaimana didefinisikan dalam 212C, adalah ruang ukur lengkap dan \(\hat\mu\) merupakan perluasan dari \(\mu\); serta \((X,\hat\Sigma,\hat\mu)=(X,\Sigma,\mu)\) jika dan hanya jika \((X,\Sigma,\mu)\) lengkap.

212E

Pentingnya konstruksi ini sedemikian rupa sehingga ada gunanya untuk menguraikan beberapa sifat elementer lebih lanjut.

Proposisi Misalkan \((X,\Sigma,\mu)\) suatu ruang ukur, dan \((X,\hat\Sigma,\hat\mu)\) pelengkapannya.

(a) Ukuran luar \(\hat\mu^*\) dan \(\mu^*\) yang didefinisikan dari \(\hat\mu\) dan \(\mu\) adalah sama.

(b) \(\mu\) dan \(\hat\mu\) menghasilkan himpunan-himpunan terabaikan dan koterabaikan yang sama, serta himpunan-himpunan berukuran luar penuh yang sama.

(c) \(\hat\mu\) adalah satu-satunya ukuran berdomain \(\hat\Sigma\) yang sama dengan \(\mu\) pada \(\Sigma\).

(d) Suatu subhimpunan dari \(X\) termasuk dalam \(\hat\Sigma\) jika dan hanya jika dapat dinyatakan sebagai \(F\symmdiff A\), dengan \(F\in\Sigma\) dan \(A\) terabaikan terhadap \(\mu\).

212F

Sekarang mari kita tinjau pengintegralan terhadap pelengkapan suatu ukuran.

Proposisi Misalkan \((X,\Sigma,\mu)\) suatu ruang ukur dan \((X,\hat\Sigma,\hat\mu)\) pelengkapannya.

(a) Suatu fungsi bernilai \([-\infty,\infty]\), \(f\), yang didefinisikan pada suatu subhimpunan dari \(X\) bersifat terukur terhadap \(\hat\Sigma\) jika dan hanya jika terukur secara virtual terhadap \(\mu\).

(b) Misalkan \(f\) suatu fungsi bernilai \([-\infty,\infty]\) yang didefinisikan pada suatu subhimpunan dari \(X\). Maka \(\int fd\mu=\int fd\hat\mu\) jika salah satunya didefinisikan dalam \([-\infty,\infty]\); khususnya, \(f\) dapat diintegralkan terhadap \(\mu\) jika dan hanya jika dapat diintegralkan terhadap \(\hat\mu\).

212G

Sekarang saya beralih ke persoalan tentang pengaruh konstruksi ini terhadap sifat-sifat yang tercantum dalam 211B-211K.

Proposisi Misalkan \((X,\Sigma,\mu)\) suatu ruang ukur, dan \((X,\hat\Sigma,\hat\mu)\) pelengkapannya.

(a) Untuk masing-masing sifat berikut – ruang peluang, berhingga total, \(\sigma\)-hingga, semihingga, dan dapat dilokalkan – \((X,\hat\Sigma,\hat\mu)\) memiliki sifat tersebut jika dan hanya jika \((X,\Sigma,\mu)\) memilikinya.

(b) \((X,\hat\Sigma,\hat\mu)\) dapat dilokalkan secara ketat jika \((X,\Sigma,\mu)\) demikian, dan setiap dekomposisi \(X\) untuk \(\mu\) merupakan dekomposisi untuk \(\hat\mu\).

(c) Suatu himpunan \(H\in\hat\Sigma\) merupakan atom untuk \(\hat\mu\) jika dan hanya jika terdapat \(E\in\Sigma\) sedemikian sehingga \(E\) merupakan atom untuk \(\mu\) dan \(\hat\mu(H\symmdiff E)=0\).

(d) \((X,\hat\Sigma,\hat\mu)\) tanpa atom atau atomik murni jika dan hanya jika \((X,\Sigma,\mu)\) demikian.

Latihan

212X Latihan dasar \(\pmb{>}\)(a) penting

Misalkan \((X,\Sigma,\mu)\) suatu ruang ukur lengkap. Andaikan \(A\subseteq E\in\Sigma\) dan \(\mu^*A+\mu^*(E\setminus A)=\mu E<\infty\). Tunjukkan bahwa \(A\in\Sigma\).

212Xb (>b) penting

Misalkan \(\mu\) dan \(\nu\) dua ukuran pada suatu himpunan \(X\), dengan pelengkapan \(\hat\mu\) dan \(\hat\nu\). Tunjukkan bahwa pernyataan-pernyataan berikut ekuivalen: (i) ukuran luar \(\mu^*\) dan \(\nu^*\) yang didefinisikan dari \(\mu\) dan \(\nu\) adalah sama; (ii) \(\hat\mu E=\hat\nu E\) bilamana salah satunya didefinisikan dan hingga; (iii) \(\int fd\mu=\int fd\nu\) bilamana \(f\) suatu fungsi bernilai real sedemikian sehingga salah satu integral didefinisikan dan hingga. Petunjuk: untuk (i)\(\Rightarrow\)(ii), jika \(\hat\mu E<\infty\), ambil suatu selubung terukur \(F\) dari \(E\) untuk \(\nu\) dan hitung \(\nu^*E+\nu^*(F\setminus E)\).

212Xc (c)

Misalkan \(\mu\) adalah pembatasan ukuran Lebesgue pada aljabar-sigma Borel dari \(\Bbb R\), seperti dalam 211P. Tunjukkan bahwa pelengkapannya adalah ukuran Lebesgue itu sendiri. Petunjuk: 134F.

212Xd (d)

Ulangi 212Xc untuk (i) ukuran Lebesgue pada \(\BbbR^r\) (ii) ukuran Lebesgue–Stieltjes pada \(\Bbb R\) (114Xa).

212Xe (e)

Misalkan \(X\) suatu himpunan dan \(\Sigma\) suatu aljabar-sigma dari subhimpunan-subhimpunan \(X\). Misalkan \(\Cal I\) suatu ideal-\(\sigma\) dari subhimpunan-subhimpunan \(X\) (112Db). (i) Tunjukkan bahwa \(\Sigma_1=\{E\symmdiff A:E\in\Sigma,\,A\in\Cal I\}\) adalah suatu aljabar-sigma dari subhimpunan-subhimpunan \(X\). (ii) Misalkan \(\Sigma_2\) keluarga himpunan \(E\subseteq X\) sedemikian sehingga terdapat \(E'\), \(E''\in\Sigma\) dengan \(E'\subseteq E\subseteq E''\) dan \(E''\setminus E'\in\Cal I\). Tunjukkan bahwa \(\Sigma_2\) merupakan suatu aljabar-sigma dari subhimpunan-subhimpunan \(X\) dan bahwa \(\Sigma_2\subseteq\Sigma_1\). (iii) Tunjukkan bahwa \(\Sigma_2=\Sigma_1\) jika dan hanya jika setiap anggota \(\Cal I\) termuat dalam suatu anggota \(\Sigma\cap\Cal I\).

212Xf (f)

Misalkan \((X,\Sigma,\mu)\) suatu ruang ukur, \(Y\) sembarang himpunan, dan \(\phi:X\to Y\) suatu fungsi. Tetapkan \(\theta B=\mu^*\phi^{-1}[B]\) untuk setiap \(B\subseteq Y\). (i) Tunjukkan bahwa \(\theta\) adalah ukuran luar pada \(Y\). (ii) Misalkan \(\nu\) ukuran yang didefinisikan dari \(\theta\) dengan metode Carathéodory, dan \(\Tau\) domainnya. Tunjukkan bahwa jika \(C\subseteq Y\) dan \(\phi^{-1}[C]\in\Sigma\), maka \(C\in\Tau\). (iii) Andaikan \((X,\Sigma,\mu)\) lengkap dan hingga total. Tunjukkan bahwa \(\nu\) adalah ukuran citra \(\mu\phi^{-1}\).

212Xg (g)

Misalkan \(g\) dan \(h\) dua fungsi tak menurun dari \(\Bbb R\) ke dirinya sendiri, dan \(\mu_g\), \(\mu_h\) ukuran Lebesgue–Stieltjes yang terkait. Tunjukkan bahwa suatu fungsi bernilai real \(f\) yang didefinisikan pada suatu subhimpunan dari \(\Bbb R\) dapat diintegralkan terhadap \(\mu_{g+h}\) jika dan hanya jika fungsi tersebut dapat diintegralkan terhadap \(\mu_g\) sekaligus dapat diintegralkan terhadap \(\mu_h\), dan bahwa dalam hal itu \(\int fd\mu_{g+h}=\int fd\mu_g+\int fd\mu_h\). Petunjuk: 114Yb.

212Xh (h)

Misalkan \((X,\Sigma,\mu)\) suatu ruang ukur, dan \(\Cal I\) suatu ideal-\(\sigma\) dari subhimpunan-subhimpunan \(X\); tetapkan \(\Sigma_1=\{E\symmdiff A:E\in\Sigma,\,A\in\Cal I\}\), seperti dalam 212Xe. Tunjukkan bahwa jika setiap anggota \(\Sigma\cap\Cal I\) terabaikan terhadap \(\mu\), maka terdapat perluasan unik dari \(\mu\) menjadi suatu ukuran \(\mu_1\) berdomain \(\Sigma_1\) sedemikian sehingga \(\mu_1A=0\) untuk setiap \(A\in\Cal I\).

212Xi (i)

Misalkan \((X,\Sigma,\mu)\) suatu ruang ukur lengkap sedemikian sehingga \(\mu X>0\), \(Y\) suatu himpunan, \(f:X\to Y\) suatu fungsi, dan \(\mu f^{-1}\) ukuran citra pada \(Y\). Tunjukkan bahwa jika \(\Cal F\) adalah filter subhimpunan-subhimpunan koterabaikan terhadap \(\mu\) dari \(X\), maka filter citra \(f[[\Cal F]]\) (2A1Ib) adalah filter subhimpunan-subhimpunan koterabaikan terhadap \(\mu f^{-1}\) dari \(Y\).

212Xj (j)

Misalkan \((X,\Sigma,\mu)\) suatu ruang ukur lengkap dan \(f:X\to\Bbb R\) suatu fungsi sedemikian sehingga \(\overline{\int}fd\mu<\infty\). Tunjukkan bahwa terdapat fungsi terukur \(g:X\to\Bbb R\) sedemikian sehingga \(f(x)\le g(x)\) untuk setiap \(x\in X\) dan \(\int g\,d\mu=\overline{\int}fd\mu\).

212Y Latihan lanjutan (a)

Misalkan \(X\) suatu himpunan dan \(\phi\) suatu ukuran dalam pada \(X\), yakni, suatu fungsional dari \(\Cal PX\) ke \([0,\infty]\) sedemikian sehingga

\(\phi\emptyset=0\),

\(\phi(A\cup B)\ge\phi A+\phi B\) jika \(A\cap B=\emptyset\),

\(\phi(\bigcap_{n\in\Bbb N}A_n)=\lim_{n\to\infty}\phi A_n\) bilamana \(\sequencen{A_n}\) adalah suatu barisan tak menaik dari subhimpunan-subhimpunan \(X\) dan \(\phi A_0<\infty\),

jika \(\phi A=\infty\), \(a\in\Bbb R\), terdapat \(B\subseteq A\) sedemikian sehingga \(a\le\phi B<\infty\).

Misalkan \(\mu\) ukuran yang didefinisikan dari \(\phi\), yakni, \(\mu=\phi\restr\Sigma\), dengan

\(\Sigma=\{E:\phi(A) =\phi(A\cap E)+\phi(A\setminus E)\Forall A\subseteq X\}\)

(113Yg). Tunjukkan bahwa \(\mu\) harus lengkap.

Catatan dan komentar

212-notes Catatan penutup untuk Bagian 212

Proses pelengkapan sedemikian alami, dapat diterapkan secara universal, dan praktis, sehingga dalam bagian-bagian besar teori ukuran adalah wajar untuk hanya menggunakan ruang ukur lengkap. Bahkan, banyak penulis merumuskan definisi mereka sedemikian rupa sehingga, secara eksplisit ataupun implisit, hanya ruang ukur lengkap yang dipertimbangkan. Dalam risalah ini saya menghindari mengambil langkah sebesar itu, meskipun langkah tersebut akan menyederhanakan pernyataan banyak teorema dalam jilid ini (misalnya). Dalam Jilid 1 saya memang bersusah payah memberikan definisi ‘fungsi terintegralkan’ yang, pada hakikatnya, menelaah keterintegralan terhadap pelengkapan suatu ukuran (212Fb). Terdapat ruang ukur tidak lengkap yang layak dikaji (misalnya, pembatasan ukuran Lebesgue pada aljabar-sigma Borel dari \(\Bbb R\) – lihat 211P), dan beberapa persoalan menarik yang akan dibahas dalam Jilid 3 dan 5 berlaku bagi ruang-ruang tersebut. Oleh karena itu, dengan menanggung cukup banyak manuver verbal, saya lebih suka menuliskan teorema dalam bentuk yang dapat diterapkan pada ruang ukur sembarang, tanpa mengasumsikan kelengkapan. Namun, akan wajar, dan memang akan mempertajam teknik Anda, jika Anda secara teratur mencari perumusan alternatif yang menjadi alami apabila Anda hanya berminat pada ruang lengkap.