Solusi Bab 3: Ruang Linear Bernorma
Catatan komponen. Ketujuh solusi berikut ditulis terpisah dari teks sumber, dilisensikan di bawah CC BY-SA 4.0, dan berprovenans OpenAI Codex gpt-5.6-sol, Ultra, atas arahan pengguna. Solusi-solusi ini bukan tulisan John M. Erdman dan tidak menyiratkan dukungannya.
Solusi 1
Identitas dan ikatan provenans
- ID solusi
O001-FAOA-2015-CH03-EX-001-SOLUTION- ID latihan sumber
FAOA-2015-CH03-NODE-0041- SHA-256 pernyataan terjemahan
1f693891073e0afb70f5764271328dd22974b4c3b33055ec494a61b7713f62e2
Pernyataan latihan sumber
Misalkan merupakan himpunan semua barisan dari bilangan kompleks sedemikian sehingga deret konvergen mutlak. Jadikan ruang vektor dengan definisi penjumlahan dan perkalian skalar titik demi titik yang biasa. Untuk setiap , definisikan (Masing-masing adalah norma- dan norma seragam.) Tunjukkan bahwa dan keduanya merupakan norma pada . Kemudian buktikan atau sangkal:
Jika suatu barisan dari vektor-vektor dalam ruang linear bernorma konvergen, maka barisan tersebut juga konvergen dalam .
Jika suatu barisan dari vektor-vektor dalam ruang linear bernorma konvergen, maka barisan tersebut juga konvergen dalam .
Jawaban ringkas
Kedua fungsi tersebut adalah norma pada , dan untuk setiap . Karena itu (a) benar. Pernyataan (b) salah: barisan konvergen ke nol dalam norma seragam, tetapi untuk setiap .
Penyelesaian lengkap
Untuk , setiap tidak melebihi , sehingga supremumnya berhingga. Jadi kedua rumus memang bernilai real berhingga pada seluruh .
Untuk norma-, ketaknegatifan dan homogenitas mengikuti dari sifat nilai mutlak. Jika , setiap suku bernilai nol, sehingga . Ketaksamaan segitiga titik demi titik dan penjumlahan deret nonnegatif memberi Maka adalah norma.
Untuk norma seragam, ketaknegatifan dan homogenitas juga mengikuti dari nilai mutlak. Jika , maka untuk setiap , sehingga . Selain itu, untuk setiap ; pengambilan supremum membuktikan ketaksamaan segitiga. Jadi juga norma.
Karena konvergensi dalam norma- mengakibatkan . Ini membuktikan (a).
Untuk vektor dalam jawaban, setiap vektor bertumpuan hingga, jadi . Akan tetapi, Dengan demikian dalam norma seragam tetapi tidak dalam norma-, yang menyangkal (b).
Solusi 2
Identitas dan ikatan provenans
- ID solusi
O001-FAOA-2015-CH03-EX-002-SOLUTION- ID latihan sumber
FAOA-2015-CH03-NODE-0058- SHA-256 pernyataan terjemahan
c063bcd29e442aa5670f59b396568ce8af222f0543fab7295967f54568271718
Pernyataan latihan sumber
Periksalah pernyataan-pernyataan yang belum dibuktikan dalam paragraf sebelumnya. Secara khusus, buktikan bahwa
merupakan suatu kategori.
Suatu isomorfisme dalam merupakan isomorfisme ruang vektor sekaligus homeomorfisme.
Suatu pemetaan linear antara ruang-ruang linear bernorma merupakan isometri jika dan hanya jika pemetaan tersebut mempertahankan norma.
merupakan suatu kategori.
Suatu isomorfisme dalam merupakan isometri sekaligus isomorfisme ruang vektor.
Kategori merupakan subkategori dari dalam arti bahwa setiap morfisme kategori pertama termasuk dalam kategori kedua.
Jawaban ringkas
Pemetaan linear kontinu tertutup terhadap identitas dan komposisi, demikian pula kontraksi linear. Isomorfisme dalam adalah isomorfisme linear yang pemetaan dan inversnya kontinu. Isomorfisme dalam adalah isometri linear bijektif. Untuk pemetaan linear, sifat isometri ekuivalen dengan pelestarian norma, dan setiap kontraksi linear merupakan pemetaan linear kontinu.
Penyelesaian lengkap
Untuk setiap ruang linear bernorma , identitas linear dan kontinu. Jika dan linear kontinu, maka linear kontinu; dalam bentuk norma operator, . Asosiativitas komposisi dan hukum identitas diwarisi dari komposisi fungsi. Semua aksioma kategori karena itu dipenuhi.
Jika isomorfisme dalam , terdapat morfisme dengan dan . Maka bijektif, , dan keduanya linear, jadi isomorfisme ruang vektor. Karena dan kontinu, juga homeomorfisme.
Jika linear dan isometri, maka dan Sebaliknya, jika mempertahankan norma, linearitas memberi untuk setiap , sehingga isometri.
Identitas memenuhi , jadi merupakan kontraksi. Jika dan kontraksi, maka sehingga komposisinya kontraksi. Asosiativitas dan hukum identitas kembali diwarisi dari fungsi. Maka adalah kategori.
Jika isomorfisme dalam , baik maupun merupakan kontraksi. Jadi Dengan demikian untuk setiap . Bagian (c) menunjukkan bahwa isometri; persamaan invers menunjukkan bahwa sekaligus isomorfisme ruang vektor.
Jika kontraksi linear, maka , jadi terbatas dengan dan karena itu kontinu. Objek, identitas, dan komposisinya sama dengan yang diwarisi dari . Jadi setiap morfisme kategori geometris merupakan morfisme kategori topologis, tepat dalam arti subkategori yang dinyatakan dalam soal.
Solusi 3
Identitas dan ikatan provenans
- ID solusi
O001-FAOA-2015-CH03-EX-003-SOLUTION- ID latihan sumber
FAOA-2015-CH03-NODE-0073- SHA-256 pernyataan terjemahan
730caa86f3c8bec4a40678e8832cce25c3d05b021a5fe0770bcff3a73f4a3ec2
Pernyataan latihan sumber
Verifikasilah pernyataan-pernyataan dalam Definisi 3.4.4. Secara khusus, tunjukkan bahwa merupakan relasi ekuivalensi, bahwa penjumlahan dan perkalian skalar pada himpunan kelas-kelas ekuivalensi terdefinisi dengan baik, bahwa terhadap operasi-operasi ini merupakan ruang vektor, bahwa fungsi yang di sini disebut “pemetaan hasil bagi” memang merupakan pemetaan hasil bagi dalam pengertian 3.4.1, dan bahwa pemetaan hasil bagi ini bersifat linear.
Jawaban ringkas
Relasi adalah relasi ekuivalensi. Rumus dan tidak bergantung pada wakil, menjadikan ruang vektor, dan pemetaan adalah pemetaan linear surjektif. Lebih lanjut, setiap fungsi yang membuat linear harus linear; jadi adalah pemetaan hasil bagi dalam pengertian 3.4.1.
Penyelesaian lengkap
Karena subruang, , tertutup terhadap invers aditif, dan tertutup terhadap penjumlahan. Maka , sehingga . Jika , maka dan , sehingga . Jika dan , maka , sehingga . Jadi relasi ekuivalensi.
Andaikan dan . Berarti , sehingga Jadi . Untuk , sehingga . Kedua operasi dengan demikian terdefinisi dengan baik.
Setiap aksioma ruang vektor sekarang dapat diperiksa pada wakilnya. Sebagai contoh, adalah identitas aditif, invers dari , dan Komutativitas, aksioma skalar lainnya, dan identitas skalar mengikuti dengan perhitungan wakil yang sama. Maka adalah ruang vektor.
Pemetaan , , surjektif karena setiap kelas memiliki wakil. Selain itu, jadi linear.
Terakhir, ambil sebarang ruang vektor dan fungsi sedemikian sehingga linear. Untuk semua dan , Jadi linear. Ini persis sifat universal pada Definisi 3.4.1, sehingga memang pemetaan hasil bagi.
Solusi 4
Identitas dan ikatan provenans
- ID solusi
O001-FAOA-2015-CH03-EX-004-SOLUTION- ID latihan sumber
FAOA-2015-CH03-NODE-0094- SHA-256 pernyataan terjemahan
c2de90c5ffcfd0c7af44f29f75839337bc75b7c09430a8da07d70509a7db2ad1
Pernyataan latihan sumber
Berikan bukti yang sangat singkat (tanpa , , ataupun himpunan terbuka) bahwa jika dan merupakan barisan-barisan dalam suatu ruang linear bernorma yang masing-masing konvergen ke dan , maka .
Jawaban ringkas
Jadi .
Penyelesaian lengkap
Dengan mengelompokkan suku dan memakai ketaksamaan segitiga, Kedua suku di ruas kanan menuju nol berdasarkan kedua hipotesis, sehingga ruas kiri juga menuju nol. Ini adalah definisi konvergensi dalam norma dan tidak memakai , , ataupun himpunan terbuka.
Solusi 5
Identitas dan ikatan provenans
- ID solusi
O001-FAOA-2015-CH03-EX-005-SOLUTION- ID latihan sumber
FAOA-2015-CH03-NODE-0118- SHA-256 pernyataan terjemahan
a54a95af268dbf3cafc70d6ee756695be4fe8a45d3f1d175b15012cfa280f0d5
Pernyataan latihan sumber
Apa saja koproduk dalam kategori ?
Jawaban ringkas
Koproduk suatu keluarga ruang linear bernorma ada tepat ketika hanya berhingga banyak anggotanya yang bukan ruang nol. Untuk , satu modelnya ialah jumlah langsung aljabar beserta injeksi koordinat. Koproduk keluarga kosong adalah ruang nol. Jika terdapat tak hingga banyak objek bukan nol, koproduknya tidak ada dalam kategori dengan semua pemetaan linear terbatas sebagai morfisme.
Penyelesaian lengkap
Untuk keluarga hingga , injeksi koordinat merupakan pemetaan linear terbatas. Jika adalah pemetaan linear terbatas, definisikan Pemetaan ini satu-satunya pemetaan linear dengan , dan Jadi terbatas dan sifat universal koproduk dipenuhi. Ruang nol tidak mengubah konstruksi ini, sehingga keluarga dengan hanya berhingga banyak anggota bukan nol mempunyai koproduk yang sama.
Sekarang andaikan keluarga mempunyai tak hingga banyak anggota bukan nol dan mempunyai koproduk hipotetis . Untuk setiap indeks dengan , gunakan keluarga morfisme ke yang pada adalah identitas dan pada semua komponen lain adalah nol. Sifat universal menghasilkan dengan ; khususnya .
Pilih indeks-indeks berbeda dengan . Untuk setiap , tetapkan , dan tetapkan pada indeks lain. Masing-masing adalah morfisme terbatas. Sifat universal akan menghasilkan pemetaan linear terbatas dengan Ambil sehingga . Maka untuk setiap , yang mustahil bagi operator terbatas. Jadi koproduk tak ada bila tak hingga banyak komponen bukan nol.
Solusi 6
Identitas dan ikatan provenans
- ID solusi
O001-FAOA-2015-CH03-EX-006-SOLUTION- ID latihan sumber
FAOA-2015-CH03-NODE-0119- SHA-256 pernyataan terjemahan
c18a12a34660fdaf55f44c9058084c0551cb4ad4560ec59d554f7a37201caf37
Pernyataan latihan sumber
Tentukan hasil kali dan koproduk dua ruang dan dalam kategori yang terdiri atas ruang-ruang linear bernorma dan kontraksi-kontraksi linear.
Jawaban ringkas
Hasil kali adalah dengan norma maksimum dan proyeksi koordinat. Koproduk adalah dengan norma jumlah dan injeksi koordinat.
Penyelesaian lengkap
Pada norma maksimum, kedua proyeksi dan adalah kontraksi. Jika dan kontraksi, satu-satunya pemetaan linear yang memenuhi dan ialah . Pemetaan ini kontraksi karena Jadi objek tersebut adalah hasil kali.
Pada norma jumlah, injeksi dan adalah kontraksi, bahkan isometri. Jika dan kontraksi, satu-satunya pemetaan linear dengan dan ialah . Ketaksamaan menunjukkan bahwa kontraksi. Jadi objek kedua adalah koproduk.
Solusi 7
Identitas dan ikatan provenans
- ID solusi
O001-FAOA-2015-CH03-EX-007-SOLUTION- ID latihan sumber
FAOA-2015-CH03-NODE-0163- SHA-256 pernyataan terjemahan
9ceb84511f36b87a9eb590f586023123c303e4bc85ba4a4938930a5c6aca9926
Pernyataan latihan sumber
Kawan Anda, Fred R. Dimm, mengira bahwa ia telah menemukan pembuktian langsung yang sangat sederhana untuk versi teorema Hahn–Banach yang diberikan dalam Teorema 3.8.5: Suatu fungsional linear kontinu yang didefinisikan pada subruang (linear) dari ruang linear bernorma dapat diperpanjang menjadi fungsional linear kontinu pada seluruh tanpa memperbesar normanya. Menurutnya, kita hanya perlu mengambil sebagai sebarang komplemen ruang vektor dari dan mengambil sebagai suatu basis (Hamel) untuk . Definisikan untuk setiap vektor dan pada . Kemudian perpanjang secara linear ke seluruh . Tentunya, kata Fred, linear berdasarkan konstruksinya dan normanya tidak bertambah karena kita telah menjadikannya nol di tempat-tempat yang sebelumnya belum didefinisikan. Tunjukkan kepada Fred letak kekeliruannya.
Jawaban ringkas
Perpanjangan Fred adalah , dengan proyeksi aljabar ke sepanjang komplemen . Proyeksi itu tidak harus kontraktif, bahkan tidak harus terbatas. Jadi menaruh nilai nol pada tidak mengendalikan norma . Sudah pada dapat terjadi .
Penyelesaian lengkap
Ambil dengan norma Euclid, Fungsional mempunyai norma pada . Pilih basis Hamel untuk dan lakukan persis konstruksi Fred: tetapkan dan pada . Karena perpanjangan linearnya adalah Norma fungsional ini pada ruang Euclid adalah Sebagai pemeriksaan langsung, pada berlaku tetapi .
Kesalahannya ialah bahwa vektor dapat mempunyai norma jauh lebih kecil daripada norma komponen . Menjadikan nol pada tidak menghilangkan kemungkinan pembatalan geometris itu. Secara umum, jika adalah proyeksi aljabar, konstruksi Fred memberi ; suatu komplemen aljabar sebarang tidak menjamin , dan dalam ruang berdimensi tak hingga bahkan dapat tidak terbatas. Karena itu konstruksi tersebut tidak menjamin kesamaan norma maupun kekontinuan.