Solusi Bab 3: Ruang Linear Bernorma

Catatan komponen. Ketujuh solusi berikut ditulis terpisah dari teks sumber, dilisensikan di bawah CC BY-SA 4.0, dan berprovenans OpenAI Codex gpt-5.6-sol, Ultra, atas arahan pengguna. Solusi-solusi ini bukan tulisan John M. Erdman dan tidak menyiratkan dukungannya.

Solusi 1

Terhubung ke latihan pada reader teks sumber. Solusi ini merupakan komponen asli terpisah.

Identitas dan ikatan provenans
ID solusi
O001-FAOA-2015-CH03-EX-001-SOLUTION
ID latihan sumber
FAOA-2015-CH03-NODE-0041
SHA-256 pernyataan terjemahan
1f693891073e0afb70f5764271328dd22974b4c3b33055ec494a61b7713f62e2

Pernyataan latihan sumber

Misalkan l1l_1 merupakan himpunan semua barisan x=(xn)x = (x_n) dari bilangan kompleks sedemikian sehingga deret xk\sum x_k konvergen mutlak. Jadikan l1l_1 ruang vektor dengan definisi penjumlahan dan perkalian skalar titik demi titik yang biasa. Untuk setiap xl1x \in l_1, definisikan x1:=k=1|xk|danx:=sup{|xk|:k}.\begin{align*} \lVert x\rVert_1 &:= \sum_{k=1}^\infty \lvert x_k\rvert \\ &\text{dan}\\ \lVert x\rVert_\infty &:= \sup\{\lvert x_k\rvert\colon k \in \mathbb{N}\}. \end{align*} (Masing-masing adalah norma-11 dan norma seragam.) Tunjukkan bahwa 1\lVert\mathord{\cdot}\rVert_1 dan \lVert\mathord{\cdot}\rVert_\infty keduanya merupakan norma pada l1l_1. Kemudian buktikan atau sangkal:

  1. Jika suatu barisan (xi)(x^i) dari vektor-vektor dalam ruang linear bernorma (l1,1)\bigl(l_1, \lVert\mathord{\cdot}\rVert_1\bigr) konvergen, maka barisan tersebut juga konvergen dalam (l1,)\bigl(l_1, \lVert\mathord{\cdot}\rVert_\infty\bigr).

  2. Jika suatu barisan (xi)(x^i) dari vektor-vektor dalam ruang linear bernorma (l1,)\bigl(l_1, \lVert\mathord{\cdot}\rVert_\infty\bigr) konvergen, maka barisan tersebut juga konvergen dalam (l1,1)\bigl(l_1, \lVert\mathord{\cdot}\rVert_1\bigr).

Jawaban ringkas

Kedua fungsi tersebut adalah norma pada l1l_1, dan xx1\lVert x\rVert_\infty\le\lVert x\rVert_1 untuk setiap xl1x\in l_1. Karena itu (a) benar. Pernyataan (b) salah: barisan xi=(1/i,,1/iisuku,0,0,)x^i=(\underbrace{1/i,\ldots,1/i}_{i\ \text{suku}},0,0,\ldots) konvergen ke nol dalam norma seragam, tetapi xi1=1\lVert x^i\rVert_1=1 untuk setiap ii.

Penyelesaian lengkap

Untuk xl1x\in l_1, setiap |xk||x_k| tidak melebihi j=1|xj|\sum_{j=1}^\infty|x_j|, sehingga supremumnya berhingga. Jadi kedua rumus memang bernilai real berhingga pada seluruh l1l_1.

Untuk norma-11, ketaknegatifan dan homogenitas mengikuti dari sifat nilai mutlak. Jika x1=0\lVert x\rVert_1=0, setiap suku |xk||x_k| bernilai nol, sehingga x=0x=0. Ketaksamaan segitiga titik demi titik dan penjumlahan deret nonnegatif memberi x+y1=k=1|xk+yk|k=1(|xk|+|yk|)=x1+y1.\lVert x+y\rVert_1 =\sum_{k=1}^\infty|x_k+y_k| \le\sum_{k=1}^\infty(|x_k|+|y_k|) =\lVert x\rVert_1+\lVert y\rVert_1. Maka 1\lVert\mathord{\cdot}\rVert_1 adalah norma.

Untuk norma seragam, ketaknegatifan dan homogenitas juga mengikuti dari nilai mutlak. Jika x=0\lVert x\rVert_\infty=0, maka |xk|=0|x_k|=0 untuk setiap kk, sehingga x=0x=0. Selain itu, |xk+yk||xk|+|yk|x+y|x_k+y_k|\le|x_k|+|y_k| \le\lVert x\rVert_\infty+\lVert y\rVert_\infty untuk setiap kk; pengambilan supremum membuktikan ketaksamaan segitiga. Jadi \lVert\mathord{\cdot}\rVert_\infty juga norma.

Karena z=supk|zk|k=1|zk|=z1,\lVert z\rVert_\infty=\sup_k|z_k| \le\sum_{k=1}^\infty|z_k|=\lVert z\rVert_1, konvergensi xixx^i\to x dalam norma-11 mengakibatkan xixxix10\lVert x^i-x\rVert_\infty\le\lVert x^i-x\rVert_1\to0. Ini membuktikan (a).

Untuk vektor xix^i dalam jawaban, setiap vektor bertumpuan hingga, jadi xil1x^i\in l_1. Akan tetapi, xi=1i0,xi1=i1i=1.\lVert x^i\rVert_\infty=\frac1i\longrightarrow0, \qquad \lVert x^i\rVert_1=i\frac1i=1. Dengan demikian xi0x^i\to0 dalam norma seragam tetapi tidak dalam norma-11, yang menyangkal (b).

Solusi 2

Terhubung ke latihan pada reader teks sumber. Solusi ini merupakan komponen asli terpisah.

Identitas dan ikatan provenans
ID solusi
O001-FAOA-2015-CH03-EX-002-SOLUTION
ID latihan sumber
FAOA-2015-CH03-NODE-0058
SHA-256 pernyataan terjemahan
c063bcd29e442aa5670f59b396568ce8af222f0543fab7295967f54568271718

Pernyataan latihan sumber

Periksalah pernyataan-pernyataan yang belum dibuktikan dalam paragraf sebelumnya. Secara khusus, buktikan bahwa

  1. 𝑵𝑳𝑺\mathbf{NLS_{\boldsymbol\infty}} merupakan suatu kategori.

  2. Suatu isomorfisme dalam 𝑵𝑳𝑺\mathbf{NLS_{\boldsymbol\infty}} merupakan isomorfisme ruang vektor sekaligus homeomorfisme.

  3. Suatu pemetaan linear antara ruang-ruang linear bernorma merupakan isometri jika dan hanya jika pemetaan tersebut mempertahankan norma.

  4. 𝑵𝑳𝑺𝟏\mathbf{NLS_{\mathbf{1}}} merupakan suatu kategori.

  5. Suatu isomorfisme dalam 𝑵𝑳𝑺𝟏\mathbf{NLS_{\mathbf{1}}} merupakan isometri sekaligus isomorfisme ruang vektor.

  6. Kategori 𝑵𝑳𝑺𝟏\mathbf{NLS_{\mathbf{1}}} merupakan subkategori dari 𝑵𝑳𝑺\mathbf{NLS_{\boldsymbol\infty}} dalam arti bahwa setiap morfisme kategori pertama termasuk dalam kategori kedua.

Jawaban ringkas

Pemetaan linear kontinu tertutup terhadap identitas dan komposisi, demikian pula kontraksi linear. Isomorfisme dalam 𝑵𝑳𝑺\mathbf{NLS_{\boldsymbol\infty}} adalah isomorfisme linear yang pemetaan dan inversnya kontinu. Isomorfisme dalam 𝑵𝑳𝑺𝟏\mathbf{NLS_{\mathbf{1}}} adalah isometri linear bijektif. Untuk pemetaan linear, sifat isometri ekuivalen dengan pelestarian norma, dan setiap kontraksi linear merupakan pemetaan linear kontinu.

Penyelesaian lengkap

  1. Untuk setiap ruang linear bernorma VV, identitas IVI_V linear dan kontinu. Jika S:UVS\colon U\to V dan T:VWT\colon V\to W linear kontinu, maka TSTS linear kontinu; dalam bentuk norma operator, TSTS\lVert TS\rVert\le\lVert T\rVert\lVert S\rVert. Asosiativitas komposisi dan hukum identitas diwarisi dari komposisi fungsi. Semua aksioma kategori karena itu dipenuhi.

  2. Jika T:VWT\colon V\to W isomorfisme dalam 𝑵𝑳𝑺\mathbf{NLS_{\boldsymbol\infty}}, terdapat morfisme S:WVS\colon W\to V dengan ST=IVST=I_V dan TS=IWTS=I_W. Maka TT bijektif, S=T1S=T^{-1}, dan keduanya linear, jadi TT isomorfisme ruang vektor. Karena TT dan T1T^{-1} kontinu, TT juga homeomorfisme.

  3. Jika TT linear dan isometri, maka T0=0T0=0 dan Tx=TxT0=x0=x.\lVert Tx\rVert=\lVert Tx-T0\rVert=\lVert x-0\rVert=\lVert x\rVert. Sebaliknya, jika TT mempertahankan norma, linearitas memberi TxTy=T(xy)=xy\lVert Tx-Ty\rVert=\lVert T(x-y)\rVert=\lVert x-y\rVert untuk setiap x,yx,y, sehingga TT isometri.

  4. Identitas memenuhi IVx=x\lVert I_Vx\rVert=\lVert x\rVert, jadi merupakan kontraksi. Jika SS dan TT kontraksi, maka TSxSxx,\lVert TSx\rVert\le\lVert Sx\rVert\le\lVert x\rVert, sehingga komposisinya kontraksi. Asosiativitas dan hukum identitas kembali diwarisi dari fungsi. Maka 𝑵𝑳𝑺𝟏\mathbf{NLS_{\mathbf{1}}} adalah kategori.

  5. Jika TT isomorfisme dalam 𝑵𝑳𝑺𝟏\mathbf{NLS_{\mathbf{1}}}, baik TT maupun T1T^{-1} merupakan kontraksi. Jadi Txx=T1TxTx.\lVert Tx\rVert\le\lVert x\rVert =\lVert T^{-1}Tx\rVert\le\lVert Tx\rVert. Dengan demikian Tx=x\lVert Tx\rVert=\lVert x\rVert untuk setiap xx. Bagian (c) menunjukkan bahwa TT isometri; persamaan invers menunjukkan bahwa TT sekaligus isomorfisme ruang vektor.

  6. Jika TT kontraksi linear, maka Txx\lVert Tx\rVert\le\lVert x\rVert, jadi TT terbatas dengan T1\lVert T\rVert\le1 dan karena itu kontinu. Objek, identitas, dan komposisinya sama dengan yang diwarisi dari 𝑵𝑳𝑺\mathbf{NLS_{\boldsymbol\infty}}. Jadi setiap morfisme kategori geometris merupakan morfisme kategori topologis, tepat dalam arti subkategori yang dinyatakan dalam soal.

Solusi 3

Terhubung ke latihan pada reader teks sumber. Solusi ini merupakan komponen asli terpisah.

Identitas dan ikatan provenans
ID solusi
O001-FAOA-2015-CH03-EX-003-SOLUTION
ID latihan sumber
FAOA-2015-CH03-NODE-0073
SHA-256 pernyataan terjemahan
730caa86f3c8bec4a40678e8832cce25c3d05b021a5fe0770bcff3a73f4a3ec2

Pernyataan latihan sumber

Verifikasilah pernyataan-pernyataan dalam Definisi 3.4.4. Secara khusus, tunjukkan bahwa \sim merupakan relasi ekuivalensi, bahwa penjumlahan dan perkalian skalar pada himpunan kelas-kelas ekuivalensi terdefinisi dengan baik, bahwa terhadap operasi-operasi ini V/MV/M merupakan ruang vektor, bahwa fungsi yang di sini disebut “pemetaan hasil bagi” memang merupakan pemetaan hasil bagi dalam pengertian 3.4.1, dan bahwa pemetaan hasil bagi ini bersifat linear.

Jawaban ringkas

Relasi xyyxMx\sim y\iff y-x\in M adalah relasi ekuivalensi. Rumus [x]+[y]=[x+y][x]+[y]=[x+y] dan α[x]=[αx]\alpha[x]=[\alpha x] tidak bergantung pada wakil, menjadikan V/MV/M ruang vektor, dan pemetaan π(x)=[x]\pi(x)=[x] adalah pemetaan linear surjektif. Lebih lanjut, setiap fungsi h:V/MWh\colon V/M\to W yang membuat hπh\pi linear harus linear; jadi π\pi adalah pemetaan hasil bagi dalam pengertian 3.4.1.

Penyelesaian lengkap

Karena MM subruang, 0M0\in M, tertutup terhadap invers aditif, dan tertutup terhadap penjumlahan. Maka xx=0Mx-x=0\in M, sehingga xxx\sim x. Jika xyx\sim y, maka yxMy-x\in M dan xy=(yx)Mx-y=-(y-x)\in M, sehingga yxy\sim x. Jika xyx\sim y dan yzy\sim z, maka zx=(zy)+(yx)Mz-x=(z-y)+(y-x)\in M, sehingga xzx\sim z. Jadi \sim relasi ekuivalensi.

Andaikan [x]=[x][x]=[x'] dan [y]=[y][y]=[y']. Berarti xx,yyMx'-x,y'-y\in M, sehingga (x+y)(x+y)=(xx)+(yy)M.(x'+y')-(x+y)=(x'-x)+(y'-y)\in M. Jadi [x+y]=[x+y][x'+y']=[x+y]. Untuk α𝕂\alpha\in\mathbb{K}, αxαx=α(xx)M,\alpha x'-\alpha x=\alpha(x'-x)\in M, sehingga [αx]=[αx][\alpha x']=[\alpha x]. Kedua operasi dengan demikian terdefinisi dengan baik.

Setiap aksioma ruang vektor sekarang dapat diperiksa pada wakilnya. Sebagai contoh, ([x]+[y])+[z]=[(x+y)+z]=[x+(y+z)]=[x]+([y]+[z]),([x]+[y])+[z]=[(x+y)+z]=[x+(y+z)]=[x]+([y]+[z]), [0][0] adalah identitas aditif, [x][-x] invers dari [x][x], dan α([x]+[y])=[α(x+y)]=[αx]+[αy].\alpha([x]+[y])=[\alpha(x+y)] =[\alpha x]+[\alpha y]. Komutativitas, aksioma skalar lainnya, dan identitas skalar mengikuti dengan perhitungan wakil yang sama. Maka V/MV/M adalah ruang vektor.

Pemetaan π:VV/M\pi\colon V\to V/M, π(x)=[x]\pi(x)=[x], surjektif karena setiap kelas memiliki wakil. Selain itu, π(x+y)=[x+y]=[x]+[y],π(αx)=[αx]=α[x],\pi(x+y)=[x+y]=[x]+[y],\qquad \pi(\alpha x)=[\alpha x]=\alpha[x], jadi π\pi linear.

Terakhir, ambil sebarang ruang vektor WW dan fungsi h:V/MWh\colon V/M\to W sedemikian sehingga hπh\circ\pi linear. Untuk semua [x],[y]V/M[x],[y]\in V/M dan α𝕂\alpha\in\mathbb{K}, h([x]+[y])=h(π(x+y))=(hπ)(x+y)=(hπ)(x)+(hπ)(y)=h([x])+h([y]),h(α[x])=h(π(αx))=(hπ)(αx)=α(hπ)(x)=αh([x]).\begin{aligned} h([x]+[y]) &=h(\pi(x+y)) =(h\pi)(x+y) =(h\pi)(x)+(h\pi)(y) =h([x])+h([y]),\\ h(\alpha[x]) &=h(\pi(\alpha x)) =(h\pi)(\alpha x) =\alpha(h\pi)(x) =\alpha h([x]). \end{aligned} Jadi hh linear. Ini persis sifat universal pada Definisi 3.4.1, sehingga π\pi memang pemetaan hasil bagi.

Solusi 4

Terhubung ke latihan pada reader teks sumber. Solusi ini merupakan komponen asli terpisah.

Identitas dan ikatan provenans
ID solusi
O001-FAOA-2015-CH03-EX-004-SOLUTION
ID latihan sumber
FAOA-2015-CH03-NODE-0094
SHA-256 pernyataan terjemahan
c2de90c5ffcfd0c7af44f29f75839337bc75b7c09430a8da07d70509a7db2ad1

Pernyataan latihan sumber

Berikan bukti yang sangat singkat (tanpa ϵ\epsilon, δ\delta, ataupun himpunan terbuka) bahwa jika (xn)(x_n) dan (yn)(y_n) merupakan barisan-barisan dalam suatu ruang linear bernorma yang masing-masing konvergen ke aa dan bb, maka xn+yna+bx_n + y_n \rightarrow a + b.

Jawaban ringkas

(xn+yn)(a+b)xna+ynb0.\lVert(x_n+y_n)-(a+b)\rVert \le\lVert x_n-a\rVert+\lVert y_n-b\rVert\longrightarrow0. Jadi xn+yna+bx_n+y_n\to a+b.

Penyelesaian lengkap

Dengan mengelompokkan suku dan memakai ketaksamaan segitiga, (xn+yn)(a+b)=(xna)+(ynb)xna+ynb.\lVert(x_n+y_n)-(a+b)\rVert =\lVert(x_n-a)+(y_n-b)\rVert \le\lVert x_n-a\rVert+\lVert y_n-b\rVert. Kedua suku di ruas kanan menuju nol berdasarkan kedua hipotesis, sehingga ruas kiri juga menuju nol. Ini adalah definisi konvergensi dalam norma dan tidak memakai ϵ\epsilon, δ\delta, ataupun himpunan terbuka.

Solusi 5

Terhubung ke latihan pada reader teks sumber. Solusi ini merupakan komponen asli terpisah.

Identitas dan ikatan provenans
ID solusi
O001-FAOA-2015-CH03-EX-005-SOLUTION
ID latihan sumber
FAOA-2015-CH03-NODE-0118
SHA-256 pernyataan terjemahan
a54a95af268dbf3cafc70d6ee756695be4fe8a45d3f1d175b15012cfa280f0d5

Pernyataan latihan sumber

Apa saja koproduk dalam kategori 𝑵𝑳𝑺\mathbf{NLS_{\boldsymbol\infty}}?

Jawaban ringkas

Koproduk suatu keluarga ruang linear bernorma ada tepat ketika hanya berhingga banyak anggotanya yang bukan ruang nol. Untuk V1,,VnV_1,\ldots,V_n, satu modelnya ialah jumlah langsung aljabar k=1nVkdengan(x1,,xn)=k=1nxk,\bigoplus_{k=1}^nV_k \quad\text{dengan}\quad \lVert(x_1,\ldots,x_n)\rVert=\sum_{k=1}^n\lVert x_k\rVert, beserta injeksi koordinat. Koproduk keluarga kosong adalah ruang nol. Jika terdapat tak hingga banyak objek bukan nol, koproduknya tidak ada dalam kategori dengan semua pemetaan linear terbatas sebagai morfisme.

Penyelesaian lengkap

Untuk keluarga hingga V1,,VnV_1,\ldots,V_n, injeksi koordinat ιk:Vkj=1nVj\iota_k\colon V_k\to\bigoplus_{j=1}^nV_j merupakan pemetaan linear terbatas. Jika fk:VkWf_k\colon V_k\to W adalah pemetaan linear terbatas, definisikan F(x1,,xn)=k=1nfk(xk).F(x_1,\ldots,x_n)=\sum_{k=1}^nf_k(x_k). Pemetaan ini satu-satunya pemetaan linear dengan Fιk=fkF\iota_k=f_k, dan F(x1,,xn)k=1nfkxk(max1knfk)k=1nxk.\lVert F(x_1,\ldots,x_n)\rVert \le\sum_{k=1}^n\lVert f_k\rVert\lVert x_k\rVert \le\left(\max_{1\le k\le n}\lVert f_k\rVert\right) \sum_{k=1}^n\lVert x_k\rVert. Jadi FF terbatas dan sifat universal koproduk dipenuhi. Ruang nol tidak mengubah konstruksi ini, sehingga keluarga dengan hanya berhingga banyak anggota bukan nol mempunyai koproduk yang sama.

Sekarang andaikan keluarga (Vλ)λΛ(V_\lambda)_{\lambda\in\Lambda} mempunyai tak hingga banyak anggota bukan nol dan mempunyai koproduk hipotetis (C,(ιλ))(C,(\iota_\lambda)). Untuk setiap indeks λ\lambda dengan Vλ0V_\lambda\ne0, gunakan keluarga morfisme ke VλV_\lambda yang pada VλV_\lambda adalah identitas dan pada semua komponen lain adalah nol. Sifat universal menghasilkan pλ:CVλp_\lambda\colon C\to V_\lambda dengan pλιλ=IVλp_\lambda\iota_\lambda=I_{V_\lambda}; khususnya ιλ0\iota_\lambda\ne0.

Pilih indeks-indeks berbeda λ1,λ2,\lambda_1,\lambda_2,\ldots dengan Vλn0V_{\lambda_n}\ne0. Untuk setiap nn, tetapkan fλn=nιλn:VλnCf_{\lambda_n}=n\,\iota_{\lambda_n}\colon V_{\lambda_n}\to C, dan tetapkan fλ=0f_\lambda=0 pada indeks lain. Masing-masing fλf_\lambda adalah morfisme terbatas. Sifat universal akan menghasilkan pemetaan linear terbatas F:CCF\colon C\to C dengan Fιλn=nιλn.F\iota_{\lambda_n}=n\,\iota_{\lambda_n}. Ambil xnx_n sehingga ιλnxn0\iota_{\lambda_n}x_n\ne0. Maka FFιλnxnιλnxn=n\lVert F\rVert\ge \frac{\lVert F\iota_{\lambda_n}x_n\rVert} {\lVert\iota_{\lambda_n}x_n\rVert} =n untuk setiap nn, yang mustahil bagi operator terbatas. Jadi koproduk tak ada bila tak hingga banyak komponen bukan nol.

Solusi 6

Terhubung ke latihan pada reader teks sumber. Solusi ini merupakan komponen asli terpisah.

Identitas dan ikatan provenans
ID solusi
O001-FAOA-2015-CH03-EX-006-SOLUTION
ID latihan sumber
FAOA-2015-CH03-NODE-0119
SHA-256 pernyataan terjemahan
c18a12a34660fdaf55f44c9058084c0551cb4ad4560ec59d554f7a37201caf37

Pernyataan latihan sumber

Tentukan hasil kali dan koproduk dua ruang VV dan WW dalam kategori 𝑵𝑳𝑺𝟏\mathbf{NLS_{\mathbf{1}}} yang terdiri atas ruang-ruang linear bernorma dan kontraksi-kontraksi linear.

Jawaban ringkas

Hasil kali adalah V×WV\times W dengan norma maksimum (v,w)prod=max{v,w}\lVert(v,w)\rVert_{\mathrm{prod}}=\max\{\lVert v\rVert,\lVert w\rVert\} dan proyeksi koordinat. Koproduk adalah VWV\oplus W dengan norma jumlah (v,w)koprod=v+w\lVert(v,w)\rVert_{\mathrm{koprod}}=\lVert v\rVert+\lVert w\rVert dan injeksi koordinat.

Penyelesaian lengkap

Pada norma maksimum, kedua proyeksi πV(v,w)=v\pi_V(v,w)=v dan πW(v,w)=w\pi_W(v,w)=w adalah kontraksi. Jika f:XVf\colon X\to V dan g:XWg\colon X\to W kontraksi, satu-satunya pemetaan linear H:XV×WH\colon X\to V\times W yang memenuhi πVH=f\pi_VH=f dan πWH=g\pi_WH=g ialah H(x)=(f(x),g(x))H(x)=(f(x),g(x)). Pemetaan ini kontraksi karena H(x)prod=max{f(x),g(x)}x.\lVert H(x)\rVert_{\mathrm{prod}} =\max\{\lVert f(x)\rVert,\lVert g(x)\rVert\}\le\lVert x\rVert. Jadi objek tersebut adalah hasil kali.

Pada norma jumlah, injeksi ιV(v)=(v,0)\iota_V(v)=(v,0) dan ιW(w)=(0,w)\iota_W(w)=(0,w) adalah kontraksi, bahkan isometri. Jika f:VXf\colon V\to X dan g:WXg\colon W\to X kontraksi, satu-satunya pemetaan linear K:VWXK\colon V\oplus W\to X dengan KιV=fK\iota_V=f dan KιW=gK\iota_W=g ialah K(v,w)=f(v)+g(w)K(v,w)=f(v)+g(w). Ketaksamaan K(v,w)f(v)+g(w)v+w=(v,w)koprod\lVert K(v,w)\rVert \le\lVert f(v)\rVert+\lVert g(w)\rVert \le\lVert v\rVert+\lVert w\rVert =\lVert(v,w)\rVert_{\mathrm{koprod}} menunjukkan bahwa KK kontraksi. Jadi objek kedua adalah koproduk.

Solusi 7

Terhubung ke latihan pada reader teks sumber. Solusi ini merupakan komponen asli terpisah.

Identitas dan ikatan provenans
ID solusi
O001-FAOA-2015-CH03-EX-007-SOLUTION
ID latihan sumber
FAOA-2015-CH03-NODE-0163
SHA-256 pernyataan terjemahan
9ceb84511f36b87a9eb590f586023123c303e4bc85ba4a4938930a5c6aca9926

Pernyataan latihan sumber

Kawan Anda, Fred R. Dimm, mengira bahwa ia telah menemukan pembuktian langsung yang sangat sederhana untuk versi teorema Hahn–Banach yang diberikan dalam Teorema 3.8.5: Suatu fungsional linear kontinu ff yang didefinisikan pada subruang (linear) MM dari ruang linear bernorma VV dapat diperpanjang menjadi fungsional linear kontinu gg pada seluruh VV tanpa memperbesar normanya. Menurutnya, kita hanya perlu mengambil NN sebagai sebarang komplemen ruang vektor dari MM dan mengambil BB sebagai suatu basis (Hamel) untuk NN. Definisikan g(e)=0g(e) = 0 untuk setiap vektor eBe \in B dan g=fg = f pada MM. Kemudian perpanjang gg secara linear ke seluruh VV. Tentunya, kata Fred, gg linear berdasarkan konstruksinya dan normanya tidak bertambah karena kita telah menjadikannya nol di tempat-tempat yang sebelumnya belum didefinisikan. Tunjukkan kepada Fred letak kekeliruannya.

Jawaban ringkas

Perpanjangan Fred adalah g=fPg=f\circ P, dengan PP proyeksi aljabar ke MM sepanjang komplemen NN. Proyeksi itu tidak harus kontraktif, bahkan tidak harus terbatas. Jadi menaruh nilai nol pada NN tidak mengendalikan norma gg. Sudah pada 2\mathbb{R}^2 dapat terjadi g>f\lVert g\rVert>\lVert f\rVert.

Penyelesaian lengkap

Ambil V=2V=\mathbb{R}^2 dengan norma Euclid, M=span{(1,0)},f(t,0)=t,N=span{(1,1)}.M=\mathop{\mathrm{span}}\{(1,0)\},\qquad f(t,0)=t,\qquad N=\mathop{\mathrm{span}}\{(1,1)\}. Fungsional ff mempunyai norma 11 pada MM. Pilih basis Hamel B={(1,1)}B=\{(1,1)\} untuk NN dan lakukan persis konstruksi Fred: tetapkan g(1,1)=0g(1,1)=0 dan g=fg=f pada MM. Karena (x,y)=(xy,0)+y(1,1),(x,y)=(x-y,0)+y(1,1), perpanjangan linearnya adalah g(x,y)=xy.g(x,y)=x-y. Norma fungsional ini pada ruang Euclid adalah g=12+(1)2=2>1=f.\lVert g\rVert=\sqrt{1^2+(-1)^2}=\sqrt2>1=\lVert f\rVert. Sebagai pemeriksaan langsung, pada u=(1,1)/2u=(1,-1)/\sqrt2 berlaku u=1\lVert u\rVert=1 tetapi |g(u)|=2|g(u)|=\sqrt2.

Kesalahannya ialah bahwa vektor m+nm+n dapat mempunyai norma jauh lebih kecil daripada norma komponen mm. Menjadikan gg nol pada nn tidak menghilangkan kemungkinan pembatalan geometris itu. Secara umum, jika P:MNMP\colon M\oplus N\to M adalah proyeksi aljabar, konstruksi Fred memberi g=fPg=f\circ P; suatu komplemen aljabar sebarang tidak menjamin P1\lVert P\rVert\le1, dan dalam ruang berdimensi tak hingga PP bahkan dapat tidak terbatas. Karena itu konstruksi tersebut tidak menjamin kesamaan norma maupun kekontinuan.