O007 · Volume 1 · Bagian 13

Pendahuluan Bab 13

Fondasi Teori Ukuran — Adaptasi Bahasa Indonesia dari Measure Theory karya D. H. Fremlin

Dalam bab ini saya menghimpun sejumlah hasil yang tidak terletak pada alur langsung argumen dari 111A (definisi ‘aljabar-\(\sigma\)’) menuju 123C (Teorema Konvergensi Terdominasi Lebesgue), tetapi tetap harus disertakan dalam jilid ini karena semuanya relatif elementer, esensial bagi pengembangan lebih lanjut, dan diperlukan untuk memahami secara tepat apa yang telah dikerjakan. Bagian terpanjang adalah §134, yang membahas beberapa sifat khusus elementer ukuran Lebesgue; khususnya, invariansinya terhadap translasi, keberadaan himpunan dan fungsi tak-terukur, serta himpunan Cantor. Bagian-bagian lainnya relatif ringan. §131 membahas subruang (terukur) dan penafsiran rumus \(\int_Ef\), yang memperumum gagasan integral \(\int_a^bf\) suatu fungsi pada interval. §132 memperkenalkan ukuran luar yang terkait dengan suatu ukuran, semacam kebalikan dari konstruksi Carathéodory untuk membangun ukuran dari ukuran luar. §§133 dan 135 menetapkan konvensi yang sesuai untuk menangani ‘tak hingga’ dan bilangan kompleks (secara terpisah! keduanya tidak berpadu dengan baik) sebagai nilai integran ataupun integral; sekaligus saya menyebutkan integral ‘atas’ dan ‘bawah’. Terakhir, dalam §136, saya memberikan beberapa teorema mengenai aljabar-\(\sigma\) himpunan, yang menguraikan bagaimana aljabar tersebut (dalam beberapa kasus terpenting) dapat dibangkitkan melalui operasi-operasi yang relatif terbatas.