Sangat sering kita ingin mengintegralkan suatu fungsi pada sebuah subhimpunan dari suatu ruang ukur; misalnya, membentuk integral \(\int_a^bf(x)dx\), dengan \(a<b\) dalam \(\Bbb R\). Sering kali kita ingin melakukan ini ketika fungsi tersebut tidak didefinisikan pada sebagian atau seluruh bagian di luar subhimpunan itu, seperti dalam ungkapan \(\int_0^1\ln x\,dx\). Kerangka alami untuk melakukan operasi semacam itu adalah ‘ukuran subruang’. Jika \((X,\Sigma,\mu)\) suatu ruang ukur dan \(H\in\Sigma\), terdapat ukuran subruang alami \(\mu_H\) pada \(H\), yang saya uraikan dalam bagian ini. Saya mulai dengan definisi ukuran subruang ini (131A-131C), disertai uraian tentang integrasi terhadapnya (131E-131H); ini memberikan landasan yang kukuh bagi konsep ‘integrasi pada suatu subhimpunan (terukur)’ (131D).
131A Proposisi
Misalkan \((X,\Sigma,\mu)\) suatu ruang ukur, dan \(H\in\Sigma\). Tetapkan \(\Sigma_H=\{E:E\in\Sigma,\,E\subseteq H\}\) dan misalkan \(\mu_H\) merupakan pembatasan \(\mu\) pada \(\Sigma_H\). Maka \((H,\Sigma_H,\mu_H)\) merupakan suatu ruang ukur.
131B Definisi
Jika \((X,\Sigma,\mu)\) sembarang ruang ukur dan \(H\in\Sigma\), maka \(\mu_H\), sebagaimana didefinisikan dalam 131A, adalah ukuran subruang pada \(H\).
Jika \(X=\BbbR^r\), dengan \(r\ge 1\), dan \(\mu\) adalah ukuran Lebesgue pada \(\BbbR^r\), saya akan menyebut suatu ukuran subruang \(\mu_H\) sebagai ukuran Lebesgue pada \(H\).
Fakta-fakta elementer berikut patut dicatat.
131C Lema
Misalkan \((X,\Sigma,\mu)\) suatu ruang ukur, \(H\in\Sigma\), dan \(\mu_H\) ukuran subruang pada \(H\), dengan domain \(\Sigma_H\). Maka
(a) untuk setiap \(A\subseteq H\), \(A\) bersifat \(\mu_H\)-terabaikan jika dan hanya jika bersifat \(\mu\)-terabaikan;
(b) jika \(G\in\Sigma_H\), maka \((\mu_H)_G\), yaitu ukuran subruang pada \(G\) ketika \(G\) dipandang sebagai subhimpunan terukur dari \(H\), identik dengan \(\mu_G\), yaitu ukuran subruang pada \(G\) ketika \(G\) dipandang sebagai subhimpunan terukur dari \(X\).
131D Integrasi pada subhimpunan: Definisi
Misalkan \((X,\Sigma,\mu)\) suatu ruang ukur, \(H\in\Sigma\), dan \(f\) suatu fungsi bernilai real yang didefinisikan pada suatu subhimpunan dari \(X\). Dengan \(\int_H f\) (atau \(\int_H f(x)\mu(dx)\), dan sebagainya) saya akan memaksudkan \(\int(f\restr H)d\mu_H\), jika integral ini ada, sesuai dengan definisi-definisi 131A-131B dan 122M, serta dengan menetapkan \(\dom(f\restr H)=H\cap\dom f\), \((f\restr H)(x)=f(x)\) untuk \(x\in H\cap\dom f\).
131E Proposisi
Misalkan \((X,\Sigma,\mu)\) suatu ruang ukur, \(H\in\Sigma\), dan \(f\) suatu fungsi bernilai real yang didefinisikan pada suatu subhimpunan \(\dom f\) dari \(H\). Tetapkan \(\tilde f(x)=f(x)\) jika \(x\in\dom f\), dan \(0\) jika \(x\in X\setminus H\). Maka, jika salah satu ruas dalam \(\int fd\mu_H=\int \tilde fd\mu\) terdefinisi dalam \(\Bbb R\), ruas lainnya juga demikian, dan persamaan tersebut berlaku.
131F Korolari
Misalkan \((X,\Sigma,\mu)\) suatu ruang ukur dan \(f\) suatu fungsi bernilai real yang didefinisikan pada suatu subhimpunan \(\dom f\) dari \(X\).
(a) Jika \(H\in\Sigma\) dan \(f\) didefinisikan hampir di mana-mana dalam \(X\), maka \(f\restr H\) \(\mu_H\)-terintegralkan jika dan hanya jika \(f\times\chi H\) \(\mu\)-terintegralkan, dan dalam hal ini \(\int_Hf=\int f\times\chi H\).
(b) Jika \(f\) \(\mu\)-terintegralkan, maka \(f\ge 0\) a.e. jika dan hanya jika \(\int_Hf\ge 0\) untuk setiap \(H\in\Sigma\).
(c) Jika \(f\) \(\mu\)-terintegralkan, maka \(f=0\) a.e. jika dan hanya jika \(\int_Hf=0\) untuk setiap \(H\in\Sigma\).
131G Korolari
Misalkan \((X,\Sigma,\mu)\) suatu ruang ukur dan \(H\in\Sigma\) suatu himpunan koterabaikan. Jika \(f\) sembarang fungsi bernilai real yang didefinisikan pada suatu subhimpunan dari \(X\), maka, jika salah satu ruas dalam \(\int_Hf=\int f\) terdefinisi, ruas lainnya juga demikian dan persamaan tersebut berlaku.
131H Korolari
Misalkan \((X,\Sigma,\mu)\) suatu ruang ukur dan \(f\), \(g\) dua fungsi bernilai real yang \(\mu\)-terintegralkan.
(a) Jika \(\int_Hf\ge\int_Hg\) untuk setiap \(H\in\Sigma\), maka \(f\ge g\) a.e.
(b) Jika \(\int_Hf=\int_Hg\) untuk setiap \(H\in\Sigma\), maka \(f=g\) a.e.
Latihan
131X Latihan dasar \(\pmb{>}\)(a) penting
Misalkan \((X,\Sigma,\mu)\) suatu ruang ukur, dan \(f\) suatu fungsi bernilai real yang terintegralkan pada \(X\). Untuk \(E\in\Sigma\) tetapkan \(\nu E=\int_Ef\). (i) Tunjukkan bahwa jika \(E\), \(F\) merupakan anggota-anggota saling lepas dari \(\Sigma\), maka \(\nu(E\cup F)=\nu E+\nu F\). Petunjuk: 131E. (ii) Tunjukkan bahwa jika \(\sequencen{E_n}\) suatu barisan saling lepas di dalam \(\Sigma\), maka \(\nu(\bigcup_{n\in\Bbb N}E_n)=\sum_{n=0}^{\infty}\nu E_n\). Petunjuk: 123C. (iii) Tunjukkan bahwa jika \(f\) nonnegatif, maka \((X,\Sigma,\nu)\) merupakan suatu ruang ukur.
131Xb (>b) penting
Misalkan \(\mu\) ukuran Lebesgue pada \(\Bbb R\). (i) Tunjukkan bahwa setiap kali \(a\le b\) dalam \(\Bbb R\) dan \(f\) suatu fungsi bernilai real dengan \(\dom f\subseteq\Bbb R\), maka
jika salah satunya terdefinisi. Petunjuk: terapkan 131E pada empat versi berbeda dari \(\tilde f\). Tuliskan \(\int_a^bfd\mu\) untuk nilai bersama ini. (ii) Tunjukkan bahwa jika \(a\le b\le c\) dalam \(\Bbb R\), maka, untuk setiap fungsi bernilai real \(f\), \(\int_a^cfd\mu=\int_a^bfd\mu+\int_b^cfd\mu\) jika salah satu ruas terdefinisi; dalam hal ini ruas lainnya juga terdefinisi. (iii) Tunjukkan bahwa jika \(f\) terintegralkan pada \(\Bbb R\), maka \((a,b)\mapsto\int_a^bfd\mu\) kontinu. Petunjuk: Salah satu\/: tinjau terlebih dahulu fungsi-fungsi sederhana \(f\), atau\/ tinjau \(\lim_{n\to\infty}\int_{a_n}^bfd\mu\) untuk barisan-barisan monoton \(\sequencen{a_n}\).
131Xc (c)
Misalkan \(g:\Bbb R\to\Bbb R\) suatu fungsi tak-menurun dan \(\mu_g\) ukuran Lebesgue-Stieltjes yang terkait (114Xa). (i) Tunjukkan bahwa jika \(a\le b\le c\) dalam \(\Bbb R\), maka, untuk setiap fungsi bernilai real \(f\), \(\int_{\coint{a,c}}fd\mu_g =\int_{\coint{a,b}}fd\mu_g+\int_{\coint{b,c}}fd\mu_g\) jika salah satu ruas terdefinisi; dalam hal ini ruas lainnya juga terdefinisi. (ii) Tunjukkan bahwa jika \(f\) \(\mu_g\)-terintegralkan pada \(\Bbb R\), maka \((a,b)\mapsto\int_{\coint{a,b}}fd\mu_g\) kontinu pada \(\{(a,b):a\le b,\,g\) kontinu di \(a\) maupun \(b\}\).
131Y Latihan lanjutan (a)
Misalkan \((X,\Sigma,\mu)\) suatu ruang ukur dan \(E\in\Sigma\) suatu himpunan terukur dengan ukuran berhingga. Misalkan \(\sequencen{f_n}\) suatu barisan fungsi bernilai real yang terukur, dengan domain-domain terukur1, sedemikian sehingga \(f=\lim_{n\to\infty}f_n\) didefinisikan hampir di mana-mana dalam \(E\) (sesuai dengan kesepakatan-kesepakatan 121Fa). Tunjukkan bahwa untuk setiap \(\epsilon>0\) terdapat himpunan terukur \(F\subseteq E\) sedemikian sehingga \(\mu(E\setminus F)\le\epsilon\) dan \(\sequencen{f_n}\) konvergen seragam ke \(f\) pada \(F\). (Ini adalah teorema Egorov.)
Catatan dan komentar
131 Catatan penutup untuk Bagian 131
Jika Anda menginginkan definisi singkat bagi \(\int_Hf\) untuk \(H\) terukur, definisi dalam 131E tampaknya yang paling sederhana, karena memungkinkan Anda menghindari konsep ‘ukuran subruang’ sepenuhnya. Namun, menurut saya kita sungguh perlu dapat berbicara, misalnya, tentang ‘ukuran Lebesgue pada \([0,1]\)’, dengan memaksudkan ukuran subruang \(\mu_{[0,1]}\) ketika \(\mu\) adalah ukuran Lebesgue pada \(\Bbb R\).
Bagian ini memuat cukup banyak analisis teknis yang terperinci. Masalahnya ialah bahwa mulai dari 131A, pada umumnya terdapat sekurang-kurangnya dua ukuran yang berperan, dan bahasa biasa dalam teori ukuran—kata-kata seperti ‘terukur’ dan ‘terintegralkan’— menjadi tidak dapat dipercaya dalam konteks semacam itu, karena bahasa tersebut menghilangkan keterangan penting mengenai aljabar-\(\sigma\) atau ukuran mana yang sedang ditinjau. Karena itu saya harus menggunakan istilah yang kurang anggun tetapi lebih eksplisit. Namun, saya berharap bahwa setelah Anda menelaah dengan saksama hasil-hasil seperti 131F, Anda akan merasa bahwa pola yang terbentuk cukup koheren. Aturan umumnya ialah bahwa untuk subruang-subruang terukur tidak ada kejutan yang serius (131Cb, 131Fa).
Perlu saya catat bahwa terdapat pula definisi standar bagi ukuran subruang pada subhimpunan-subhimpunan tak-terukur dari suatu ruang ukur. Definisi itu telah saya berikan dalam 113Yb; untuk teori integrasi yang memperluas hasil-hasil di atas, saya akan menunggu hingga §214. Terdapat kesulitan-kesulitan tambahan yang berarti, dan keumuman tambahan tersebut tidak sering diperlukan dalam penerapan elementer.
Saya hendak menarik perhatian Anda pada 131Fb-131Fc dan 131Xa-131Xc; semuanya merupakan langkah awal untuk memahami ‘integral tak tentu’, yaitu fungsional-fungsional \(E\mapsto\int_Ef:\Sigma\to\Bbb R\) ketika \(f\) suatu fungsi terintegralkan. Saya akan kembali membahasnya dalam Bab 22 dan 23.