Sifat Komutatif dan Asosiatif
Dalam beberapa bagian berikutnya, kita akan menelaah sifat-sifat bilangan real. Banyak sifat ini menjelaskan hal-hal yang sudah Anda ketahui, tetapi memberi nama dan mendefinisikannya secara formal akan membantu. Dengan demikian, kita dapat merujuk pada sifat-sifat tersebut dan menggunakannya ketika menyelesaikan persamaan pada bab berikutnya.
Menggunakan Sifat Komutatif dan Asosiatif
Pikirkan penjumlahan dua bilangan, misalnya dan
Hasilnya sama.
Perhatikan bahwa urutan penjumlahan tidak memengaruhi hasilnya. Hal yang sama berlaku ketika mengalikan dan
Sekali lagi, hasilnya sama! Urutan perkalian tidak memengaruhi hasilnya.
Contoh-contoh ini menggambarkan sifat komutatif penjumlahan dan perkalian.
Sifat komutatif berkaitan dengan urutan. Jika Anda mengubah urutan bilangan dalam penjumlahan atau perkalian, hasilnya tetap sama.
Gunakan sifat komutatif untuk menuliskan kembali bentuk berikut:
-
ⓐ
-
ⓑ
Solusi
Penyelesaian
| ⓐ | |
| Gunakan sifat komutatif penjumlahan untuk mengubah urutannya. |
| ⓑ | |
| Gunakan sifat komutatif perkalian untuk mengubah urutannya. |
Bagaimana dengan pengurangan? Apakah urutan berpengaruh ketika kita mengurangkan bilangan? Apakah memberikan hasil yang sama dengan
Karena mengubah urutan pengurangan tidak memberikan hasil yang sama, kita dapat mengatakan bahwa pengurangan tidak bersifat komutatif.
Mari kita lihat apa yang terjadi ketika kita membagi dua bilangan. Apakah pembagian bersifat komutatif?
Karena mengubah urutan pembagian tidak memberikan hasil yang sama, pembagian tidak bersifat komutatif.
Penjumlahan dan perkalian bersifat komutatif. Pengurangan dan pembagian tidak bersifat komutatif.
Misalkan Anda diminta menyederhanakan bentuk ini.
Bagaimana Anda mengerjakannya dan berapa hasilnya?
Sebagian orang akan menyatakan bahwa , kemudian Orang lain mungkin memulai dengan lalu
Kedua cara memberikan hasil yang sama, seperti ditunjukkan pada . (Ingatlah bahwa tanda kurung merupakan simbol pengelompokan yang menunjukkan operasi mana yang harus dikerjakan lebih dahulu.)
Ketika menjumlahkan tiga bilangan, mengubah pengelompokan bilangan tidak mengubah hasilnya. Hal ini dikenal sebagai Sifat Asosiatif Penjumlahan.
Prinsip yang sama juga berlaku untuk perkalian. Misalkan kita ingin menghitung nilai bentuk berikut:
Mengubah pengelompokan bilangan memberikan hasil yang sama, seperti ditunjukkan pada .
Ketika mengalikan tiga bilangan, mengubah pengelompokan bilangan tidak mengubah hasilnya. Hal ini dikenal sebagai Sifat Asosiatif Perkalian.
Jika kita mengalikan tiga bilangan, perubahan pengelompokan tidak memengaruhi hasil kali.
Anda mungkin sudah mengetahui hal ini, tetapi istilahnya mungkin baru bagi Anda. Contoh-contoh ini menggambarkan Sifat Asosiatif.
Gunakan sifat asosiatif untuk menuliskan kembali bentuk berikut:
-
ⓐ
-
ⓑ
Solusi
Penyelesaian
| ⓐ | |
| Ubah pengelompokannya. |
Perhatikan bahwa adalah sehingga penjumlahannya akan lebih mudah jika kita mengelompokkannya seperti yang ditunjukkan di sebelah kanan.
| ⓑ | |
| Ubah pengelompokannya. |
Perhatikan bahwa adalah Perkaliannya akan lebih mudah jika kita mengelompokkannya seperti yang ditunjukkan di sebelah kanan.
Selain menggunakan sifat-sifat asosiatif untuk mempermudah perhitungan, kita juga sering menggunakannya untuk menyederhanakan bentuk yang memuat variabel.
Gunakan Sifat Asosiatif Perkalian untuk menyederhanakan:
Solusi
Penyelesaian
| Ubah pengelompokannya. | |
| Kalikan bilangan-bilangan di dalam tanda kurung. |
Perhatikan bahwa kita dapat mengalikan tetapi tidak dapat mengalikan tanpa mengetahui nilai
Menghitung Nilai Bentuk Menggunakan Sifat Komutatif dan Asosiatif
Sifat komutatif dan asosiatif dapat mempermudah penghitungan nilai beberapa bentuk aljabar. Karena urutan tidak menjadi masalah ketika menjumlahkan tiga suku atau lebih maupun mengalikan tiga faktor atau lebih, kita dapat mengubah urutan dan mengelompokkan kembali suku atau faktor tersebut agar pengerjaan menjadi lebih mudah, seperti diperlihatkan dalam beberapa contoh berikut.
Hitung nilai setiap bentuk ketika
- ⓐ
- ⓑ
Solusi
Penyelesaian
| ⓐ | |
![]() |
|
| Substitusikan untuk . | ![]() |
| Ubah pecahan menjadi desimal. | ![]() |
| Jumlahkan dari kiri ke kanan. | ![]() |
| Kurangkan. | ![]() |
| ⓑ | |
![]() |
|
| Substitusikan untuk x. | ![]() |
| Jumlahkan pasangan bilangan berlawanan terlebih dahulu. | ![]() |
Apa perbedaan antara bagian ⓐ dan bagian ⓑ? Hanya urutannya yang berubah. Berdasarkan Sifat Komutatif Penjumlahan, Namun, bukankah bagian ⓑ jauh lebih mudah?
Mari kita kerjakan satu contoh lagi, kali ini dengan perkalian.
Hitung nilai setiap bentuk ketika
-
ⓐ
-
ⓑ
Solusi
Penyelesaian
| ⓐ | |
![]() |
|
| Substitusikan 17 untuk n. | ![]() |
| Kalikan bagian di dalam tanda kurung terlebih dahulu. | ![]() |
| Kalikan lagi. | ![]() |
| ⓑ | |
![]() |
|
| Substitusikan 17 untuk n. | ![]() |
| Kalikan. Hasil kali bilangan-bilangan yang saling berkebalikan adalah 1. | ![]() |
| Kalikan lagi. | ![]() |
Apa perbedaan antara bagian ⓐ dan bagian ⓑ di sini? Hanya pengelompokannya yang berubah. Berdasarkan Sifat Asosiatif Perkalian, Dengan memilih pengelompokan faktor secara cermat, kita dapat mempermudah pengerjaan.
Menyederhanakan Bentuk Menggunakan Sifat Komutatif dan Asosiatif
Ketika harus menyederhanakan bentuk aljabar, kita sering dapat mempermudah pengerjaan dengan menerapkan Sifat Komutatif atau Asosiatif terlebih dahulu, alih-alih langsung mengikuti urutan operasi. Perhatikan bahwa pada bagian ⓑ lebih mudah disederhanakan daripada bagian ⓐ karena pasangan bilangan berlawanan terletak bersebelahan dan jumlahnya adalah Demikian pula, bagian ⓑ pada lebih mudah karena bilangan-bilangan yang saling berkebalikan dikelompokkan bersama sehingga hasil kalinya adalah Dalam beberapa contoh berikut, kita akan menggunakan kepekaan bilangan untuk mencari cara menerapkan sifat-sifat ini agar pengerjaan menjadi lebih mudah.
Sederhanakan:
Solusi
Penyelesaian
Perhatikan bahwa suku pertama dan ketiga saling berlawanan, sehingga kita dapat menggunakan Sifat Komutatif Penjumlahan untuk mengubah urutan suku.
| Ubah urutan suku. | |
| Jumlahkan dari kiri ke kanan. | |
| Jumlahkan. |
Sekarang kita akan melihat manfaat mengenali bilangan-bilangan yang saling berkebalikan. Sebelum mengalikan dari kiri ke kanan, carilah pasangan bilangan yang saling berkebalikan—hasil kalinya adalah
Sederhanakan:
Solusi
Penyelesaian
Perhatikan bahwa faktor pertama dan ketiga saling berkebalikan, sehingga kita dapat menggunakan Sifat Komutatif Perkalian untuk mengubah urutan faktor.
| Ubah urutan faktor. | |
| Kalikan dari kiri ke kanan. | |
| Kalikan. |
Dalam bentuk yang mengharuskan kita menjumlahkan atau mengurangkan tiga pecahan atau lebih, tulis pengurangan sebagai penjumlahan dengan lawannya terlebih dahulu. Setelah itu, kelompokkan pecahan-pecahan yang berpenyebut sama.
Sederhanakan:
Solusi
Penyelesaian
Perhatikan bahwa suku kedua dan ketiga memiliki penyebut yang sama, sehingga pengerjaan akan lebih mudah jika kita mengubah pengelompokannya.
| Kelompokkan suku-suku yang berpenyebut sama. | |
| Jumlahkan bagian di dalam tanda kurung terlebih dahulu. | |
| Sederhanakan pecahan. | |
| Jumlahkan. | |
| Ubah menjadi pecahan tak wajar. |
Ketika menjumlahkan atau mengurangkan tiga suku atau lebih yang memuat desimal, tulis setiap pengurangan sebagai penjumlahan dengan lawannya terlebih dahulu. Setelah itu, carilah suku-suku yang jika digabungkan menghasilkan bilangan cacah.
Sederhanakan:
Solusi
Penyelesaian
Perhatikan bahwa jumlah koefisien kedua dan ketiga merupakan bilangan cacah.
| Ubah pengelompokan. | |
| Jumlahkan bagian di dalam tanda kurung terlebih dahulu. | |
| Jumlahkan. |
Banyak orang memiliki kepekaan bilangan yang baik ketika berurusan dengan uang. Bayangkan menjumlahkan sen dan sen. Dapatkah Anda melihat kaitannya dengan penjumlahan
Apa pun yang Anda kerjakan, sebaiknya selalu pikirkan langkah berikutnya. Ketika menyederhanakan suatu bentuk, pikirkan langkah-langkah yang akan Anda lakukan. Contoh berikut menunjukkan bagaimana Sifat Asosiatif Perkalian dapat mempermudah pekerjaan jika Anda merencanakannya terlebih dahulu.
Sederhanakan bentuk:
Solusi
Penyelesaian
Perhatikan bahwa mengalikan lebih mudah daripada mengalikan karena hasilnya berupa bilangan cacah. (Bayangkan keping uang logam AS bernilai 25 sen; jumlahnya adalah .)
| Kelompokkan kembali. | |
| Kalikan bagian di dalam tanda kurung siku terlebih dahulu. | |
| Kalikan. |
Ketika menyederhanakan bentuk yang memuat variabel, kita dapat menggunakan sifat komutatif dan asosiatif untuk mengubah urutan suku atau faktor maupun mengelompokkannya kembali, seperti yang ditunjukkan dalam pasangan contoh berikut.
Sederhanakan:
Solusi
Penyelesaian
| Gunakan sifat asosiatif perkalian untuk mengelompokkan kembali faktor-faktornya. | |
| Kalikan bagian di dalam tanda kurung. |
Dalam Menggunakan Bahasa Aljabar, kita telah belajar menggabungkan suku-suku sejenis dengan mengubah susunan suatu bentuk sehingga suku-suku sejenis berdekatan. Kita menyederhanakan bentuk dengan menuliskannya kembali sebagai , lalu menyederhanakannya menjadi Kita menggunakan Sifat Komutatif Penjumlahan.
Sederhanakan:
Solusi
Penyelesaian
Gunakan Sifat Komutatif Penjumlahan untuk mengubah urutan suku-suku sehingga suku-suku sejenis berdekatan.
| Ubah urutan suku-suku. | |
| Gabungkan suku-suku sejenis. |
Konsep Utama
-
Sifat Komutatif
-
Sifat Komutatif Penjumlahan:
- Jika dan adalah bilangan real, maka
-
Sifat Komutatif Perkalian:
- Jika dan adalah bilangan real, maka
-
Sifat Komutatif Penjumlahan:
-
Sifat Asosiatif
-
Sifat Asosiatif Penjumlahan:
- Jika adalah bilangan real, maka
-
Sifat Asosiatif Perkalian:
- Jika adalah bilangan real, maka
-
Sifat Asosiatif Penjumlahan:
Latihan Membentuk Kemahiran
Menggunakan Sifat Komutatif dan Asosiatif
Dalam latihan berikut, gunakan sifat-sifat komutatif untuk menulis ulang bentuk yang diberikan.
Solusi
7 + 6 = 6 + 7
Solusi
7(−13) = (−13)7
Solusi
(−12)(−18) = (−18)(−12)
Solusi
−15 + 7 = 7 + (−15)
Solusi
y + 1 = 1 + y
Solusi
−3m = m(−3)
Dalam latihan berikut, gunakan sifat-sifat asosiatif untuk menulis ulang bentuk yang diberikan.
Solusi
(21 + 14) + 9 = 21 + (14 + 9)
Solusi
(14 · 6) · 9 = 14(6 · 9)
Solusi
(−2 + 6) + 7 = −2 + (6 + 7)
Solusi
Solusi
4(7x) = (4 · 7)x
Solusi
(17 + y) + 33 = 17 + (y + 33)
Menghitung Nilai Bentuk Menggunakan Sifat Komutatif dan Asosiatif
Dalam latihan berikut, hitung nilai setiap bentuk untuk nilai yang diberikan.
- ⓐ
- ⓑ
- ⓐ
- ⓑ
Solusi
- ⓐ 0.97
- ⓑ 0.97
- ⓐ
- ⓑ
- ⓐ
- ⓑ
Solusi
- ⓐ 2.375
- ⓑ 2.375
- ⓐ
- ⓑ
- ⓐ
- ⓑ
Solusi
- ⓐ 21
- ⓑ 21
- ⓐ
- ⓑ
- ⓐ
- ⓑ
Solusi
- ⓐ 8
- ⓑ 8
Menyederhanakan Bentuk Menggunakan Sifat Komutatif dan Asosiatif
Dalam latihan berikut, sederhanakan.
Solusi
23
Solusi
Solusi
Solusi
Solusi
−176
Solusi
Solusi
Solusi
9.89d
Solusi
36
Solusi
29.193
Solusi
72w
Solusi
−46n
Solusi
12q
Solusi
42u + 30v
Solusi
−57p + (−10q)
Solusi
Solusi
7.41m + 6.57n
Matematika Sehari-hari
Prangko Allie dan Loren perlu membeli prangko. Allie memerlukan empat prangko seharga dan sembilan prangko seharga . Loren memerlukan delapan prangko seharga dan tiga prangko seharga .
-
ⓐ Berapa total harga prangko Allie?
-
ⓑ Berapa total harga prangko Loren?
-
ⓒ Berapa total harga seluruh prangko mereka?
-
ⓓ Berapa banyak prangko seharga yang mereka perlukan? Berapa harga seluruhnya?
-
ⓔ Berapa banyak prangko seharga yang mereka perlukan? Berapa harga seluruhnya?
Menghitung Uang Tunai Grant sedang menjumlahkan uang tunai dari acara makan malam penggalangan dana. Dalam satu amplop, ia memiliki dua puluh tiga lembar uang pecahan , delapan belas lembar uang pecahan , dan tiga puluh empat lembar uang pecahan . Dalam amplop lain, ia memiliki empat belas lembar uang pecahan , sembilan lembar uang pecahan , dan dua puluh tujuh lembar uang pecahan .
-
ⓐ Berapa jumlah uang dalam amplop pertama?
-
ⓑ Berapa jumlah uang dalam amplop kedua?
-
ⓒ Berapa nilai seluruh uang tunai tersebut?
-
ⓓ Berapa nilai total semua lembar uang pecahan ?
-
ⓔ Berapa nilai total semua lembar uang pecahan ?
-
ⓕ Berapa nilai total semua lembar uang pecahan ?
Solusi
- ⓐ $975
- ⓑ $700
- ⓒ $1675
- ⓓ $185
- ⓔ $270
- ⓕ $1220
Latihan Menulis
Dengan kata-kata Anda sendiri, nyatakan Sifat Komutatif Penjumlahan dan jelaskan kegunaannya.
Dengan kata-kata Anda sendiri, nyatakan Sifat Asosiatif Perkalian dan jelaskan kegunaannya.
Solusi
Jawaban dapat bervariasi.
Pemeriksaan Diri
ⓐ Setelah menyelesaikan latihan, gunakan daftar periksa ini untuk menilai penguasaan Anda terhadap tujuan-tujuan bagian ini.
ⓑ Setelah meninjau daftar periksa ini, apa yang akan Anda lakukan agar menguasai semua tujuan dengan percaya diri?















