Prealgebra 2e — Edisi Bahasa Indonesia

Mengalikan dan Membagi Pecahan

Menyederhanakan Pecahan

Saat mempelajari pecahan senilai, Anda telah melihat bahwa pecahan yang bernilai sama, atau yang mewakili bagian yang sama dari suatu keseluruhan, dapat ditulis dengan berbagai cara. Bagaimana Anda mengetahui bentuk mana yang harus digunakan? Biasanya, kita menggunakan pecahan dalam bentuk paling sederhana.

Suatu pecahan berada dalam bentuk paling sederhana jika tidak ada faktor persekutuan selain 1, pada pembilang dan penyebutnya. Jika pembilang dan penyebut suatu pecahan memiliki faktor persekutuan, kita dapat mengubah pecahan itu ke bentuk paling sederhana dengan menghilangkan faktor persekutuan tersebut.

Sebagai contoh,

  • 23 sudah dalam bentuk paling sederhana karena tidak ada faktor persekutuan dari 2 dan 3.
  • 1015 belum dalam bentuk paling sederhana karena 5 merupakan faktor persekutuan dari 10 dan 15.

Proses menyederhanakan pecahan sering disebut penyederhanaan pecahan. Pada bagian sebelumnya, kita menggunakan Sifat Pecahan Senilai untuk menentukan pecahan senilai. Kita juga dapat menggunakan sifat ini secara terbalik untuk menyederhanakan pecahan. Berikut ini kedua bentuk sifat tersebut dituliskan bersama-sama.

Perhatikan bahwa c merupakan faktor persekutuan pada pembilang dan penyebut. Setiap faktor persekutuan pada pembilang dan penyebut dapat dihilangkan.

Sederhanakan: 1015.

Solusi

Penyelesaian

Untuk menyederhanakan pecahan, kita mencari faktor persekutuan pada pembilang dan penyebut.

Perhatikan bahwa 5 adalah faktor dari 10 maupun 15. 1015
Faktorkan pembilang dan penyebut. Pecahan yang menampilkan 2 kali 5 dibagi 3 kali 5; faktor persekutuan 5 diberi warna merah.
Coret faktor persekutuan. Faktor persekutuan 5 dicoret dari pembilang 2 kali 5 dan penyebut 3 kali 5, sehingga tersisa 2 per 3.
Sederhanakan. 23

Untuk menyederhanakan pecahan negatif, kita menggunakan proses yang sama seperti dalam . Ingatlah untuk mempertahankan tanda negatif.

Sederhanakan: 1824.

Solusi

Penyelesaian

Perhatikan bahwa 18 dan 24 sama-sama memiliki faktor 6. 1824
Tuliskan kembali pembilang dan penyebut untuk memperlihatkan faktor persekutuannya. Pecahan negatif 3 kali 6 per 4 kali 6; faktor persekutuan 6 pada pembilang dan penyebut diberi warna merah.
Coret faktor persekutuan. Faktor persekutuan 6 dicoret dari pembilang dan penyebut, sehingga tersisa negatif 3 per 4.
Sederhanakan. 34

Setelah menyederhanakan pecahan, kita harus memeriksa hasilnya untuk memastikan bahwa pembilang dan penyebut tidak lagi memiliki faktor persekutuan selain 1. Ingat definisi pecahan dalam bentuk paling sederhana: suatu pecahan berada dalam bentuk paling sederhana jika pembilang dan penyebutnya tidak memiliki faktor persekutuan selain 1.

Ketika menyederhanakan pecahan tidak sejati, kita tidak perlu mengubahnya menjadi pecahan campuran.

Sederhanakan: 5632.

Solusi

Penyelesaian

5632
Tuliskan kembali pembilang dan penyebut untuk memperlihatkan faktor persekutuan 8. Pecahan negatif 7 kali 8 per 4 kali 8; faktor persekutuan 8 diberi warna merah.
Coret faktor persekutuan. Faktor persekutuan 8 dicoret dari pembilang dan penyebut, sehingga tersisa negatif 7 per 4.
Sederhanakan. 74

Kadang-kadang faktor persekutuan pembilang dan penyebut tidak mudah ditemukan. Dalam keadaan ini, sebaiknya faktorkan pembilang dan penyebut menjadi bilangan-bilangan prima. (Anda dapat menggunakan pohon faktor untuk menentukan faktor-faktor primanya.) Kemudian hilangkan faktor-faktor persekutuan menggunakan Sifat Pecahan Senilai.

Sederhanakan: 210385.

Solusi

Penyelesaian

Gunakan pohon faktor untuk memfaktorkan pembilang dan penyebut. 210385
Dua pohon faktor memperlihatkan faktorisasi prima 210 menjadi 2 kali 3 kali 5 kali 7 dan 385 menjadi 5 kali 7 kali 11.
Tuliskan kembali pembilang dan penyebut sebagai hasil kali bilangan-bilangan prima. 210385=23575711
Coret faktor-faktor persekutuan. Faktor persekutuan 5 dan 7 dicoret dari pembilang 2 kali 3 kali 5 kali 7 dan penyebut 5 kali 7 kali 11.
Sederhanakan. 2311
Kalikan faktor-faktor yang tersisa. 611

Kita juga dapat menyederhanakan pecahan yang memuat variabel. Jika suatu variabel merupakan faktor persekutuan pada pembilang dan penyebut, kita menghilangkannya dengan cara yang sama seperti faktor bilangan bulat.

Sederhanakan: 5xy15x.

Solusi

Penyelesaian

Tabel ini memperlihatkan langkah-langkah menyederhanakan bentuk pecahan aljabar dengan memfaktorkan dan mencoret faktor-faktor persekutuan.
5xy15x
Tuliskan kembali pembilang dan penyebut untuk memperlihatkan faktor-faktor persekutuannya. 5·x·y3·5·x
Coret faktor-faktor persekutuan. 5·x·y3·5·x
Sederhanakan. y3

Mengalikan Pecahan

Sebuah model dapat membantu Anda memahami perkalian pecahan. Kita akan menggunakan blok pecahan untuk memodelkan 12·34. Untuk mengalikan 12 dengan 34, pikirkan 12 dari 34.

Mulailah dengan blok pecahan yang mewakili tiga perempat. Untuk menentukan setengah dari tiga perempat, kita harus membaginya menjadi dua kelompok sama besar. Karena ketiga blok 14 tidak dapat dibagi rata menjadi dua kelompok, kita menukarnya dengan blok yang lebih kecil.

Batang bagian atas terdiri atas tiga blok seperempat. Sebuah panah menunjuk ke batang senilai di bawahnya yang terdiri atas enam blok seperdelapan. Kurung kurawal membagi enam blok itu menjadi dua kelompok yang masing-masing mewakili tiga perdelapan.

Kita melihat bahwa 68 senilai dengan 34. Mengambil setengah dari enam blok 18 menghasilkan tiga blok 18, yaitu 38.

Jadi,

12·34=38

Gunakan diagram untuk memodelkan 12·34.

Solusi

Penyelesaian

Pertama, arsir 34 bagian persegi panjang.

Sebuah persegi panjang dibagi secara vertikal menjadi empat bagian sama besar; tiga bagiannya diarsir.

Kita akan mengambil 12 dari 34, sehingga kita mengarsir lebih gelap 12 dari daerah yang telah diarsir.

Sebuah persegi panjang dibagi secara vertikal menjadi empat bagian sama besar; tiga bagiannya diarsir. Sebuah garis horizontal membagi persegi panjang itu menjadi delapan bagian sama besar; tiga dari delapan bagian tersebut diarsir lebih gelap.

Perhatikan bahwa 3 dari 8 bagian diarsir lebih gelap. Artinya, 38 bagian persegi panjang diarsir lebih gelap.

Jadi, 12 dari 34 adalah 38, atau 12·34=38.

Perhatikan hasil yang kita peroleh dari model dalam . Kita menemukan bahwa 12·34=38. Perhatikan bahwa kita dapat memperoleh jawaban yang sama dengan mengalikan kedua pembilang dan mengalikan kedua penyebut.

Langkah-langkah mengalikan dua pecahan.
12·34
Kalikan kedua pembilang, lalu kalikan kedua penyebut. 12·34
Sederhanakan. 38

Dari sini kita memperoleh definisi perkalian pecahan. Untuk mengalikan pecahan, kalikan kedua pembilang dan kalikan kedua penyebut. Kemudian tuliskan pecahan hasilnya dalam bentuk paling sederhana.

Kalikan dan tuliskan jawabannya dalam bentuk paling sederhana: 34·15.

Solusi

Penyelesaian

Langkah-langkah dan bentuk matematika yang memperlihatkan perkalian pecahan 3 per 4 dengan 1 per 5.
34·15
Kalikan kedua pembilang; kalikan kedua penyebut. 3·14·5
Sederhanakan. 320

Tidak ada faktor persekutuan selain 1, sehingga pecahan sudah dalam bentuk paling sederhana.

Ketika mengalikan pecahan, sifat-sifat bilangan positif dan negatif tetap berlaku. Sebaiknya tentukan tanda hasil kali sebagai langkah pertama. Dalam Contoh 4.26, kita akan mengalikan dua bilangan negatif sehingga hasil kalinya positif.

Kalikan dan tuliskan jawabannya dalam bentuk paling sederhana: 58(23).

Solusi

Penyelesaian

58(23)
Tandanya sama, sehingga hasil kalinya positif. Kalikan kedua pembilang dan kalikan kedua penyebut. 5283
Sederhanakan. 1024
Cari faktor persekutuan pada pembilang dan penyebut. Tuliskan kembali untuk memperlihatkan faktor persekutuannya. Pecahan 5 kali 2 per 12 kali 2; faktor persekutuan 2 pada pembilang dan penyebut dicoret.
Coret faktor persekutuan. 512

Cara lain untuk menentukan hasil kali ini adalah dengan mencoret faktor persekutuan lebih awal.

58(23)
Tentukan tanda hasil kali. Kalikan. 5283
Perlihatkan faktor persekutuan, lalu coret faktor tersebut. Pecahan 5 kali 2 per 4 kali 2 kali 3; faktor persekutuan 2 pada pembilang dan penyebut dicoret.
Kalikan faktor-faktor yang tersisa. 512

Kita memperoleh hasil yang sama.

Kalikan dan tuliskan jawabannya dalam bentuk paling sederhana: 1415·2021.

Solusi

Penyelesaian

1415·2021
Tentukan tanda hasil kali; kalikan. 1415·2021
Apakah pembilang dan penyebut memiliki faktor persekutuan?
Kita mengetahui bahwa 7 adalah faktor dari 14 dan 21, serta 5 adalah faktor dari 20 dan 15.
Tuliskan kembali untuk memperlihatkan faktor-faktor persekutuan. Pecahan negatif 2 kali 7 kali 4 kali 5 per 3 kali 5 kali 3 kali 7; faktor persekutuan 7 dan 5 dicoret dari pembilang dan penyebut.
Coret faktor-faktor persekutuan. 2·43·3
Kalikan faktor-faktor yang tersisa. 89

Ketika mengalikan pecahan dengan bilangan bulat, menuliskan bilangan bulat itu sebagai pecahan dapat mempermudah perhitungan. Setiap bilangan bulat a, dapat ditulis sebagai a1. Jadi, 3=31, misalnya.

Kalikan dan tuliskan jawabannya dalam bentuk paling sederhana:

17·56

125(−20x)

Solusi

Penyelesaian

Langkah-langkah mengalikan pecahan 1 per 7 dengan bilangan bulat 56 untuk memperoleh hasil 8.
17·56
Tuliskan 56 sebagai pecahan. 17·561
Tentukan tanda hasil kali; kalikan. 567
Sederhanakan. 8
125(−20x)
Tuliskan −20x sebagai pecahan. 125(−20x1)
Tentukan tanda hasil kali; kalikan. 12·20·x5·1
Perlihatkan faktor persekutuan, lalu coret faktor tersebut. Pecahan negatif dengan pembilang 12 kali 4 kali 5x dan penyebut 5 kali 1; faktor persekutuan 5 pada pembilang dan penyebut dicoret.
Kalikan faktor-faktor yang tersisa; sederhanakan. −48x

Menentukan Kebalikan

Pecahan 23 dan 32 memiliki hubungan khusus. Demikian pula 107 dan 710. Dapatkah Anda melihat hubungannya? Selain tampak saling terbalik, jika pecahan-pecahan dalam setiap pasangan tersebut dikalikan, hasil kalinya adalah 1.

23·32=1dan107(710)=1

Bilangan-bilangan dalam setiap pasangan seperti ini disebut kebalikan satu sama lain.

Untuk menentukan kebalikan suatu pecahan, kita membalik pecahan tersebut. Artinya, pembilang ditempatkan sebagai penyebut dan penyebut ditempatkan sebagai pembilang.

Agar hasil kali dua bilangan bernilai positif, kedua bilangan harus bertanda sama. Oleh karena itu, suatu bilangan dan kebalikannya harus bertanda sama.

Diagram menunjukkan bahwa suatu bilangan dan kebalikannya bertanda sama serta hasil kalinya 1: a per b dikali b per a sama dengan 1; 3 dikali sepertiga sama dengan 1 dengan kedua faktor positif; dan negatif 3 dikali negatif sepertiga sama dengan 1 dengan kedua faktor negatif.

Untuk menentukan kebalikan, pertahankan tandanya dan balik pecahannya. Bilangan nol tidak memiliki kebalikan. Mengapa? Hasil kali suatu bilangan dan kebalikannya adalah 1. Adakah bilangan r sehingga 0·r=1? Tidak. Jadi, bilangan 0 tidak memiliki kebalikan.

Tentukan kebalikan setiap bilangan. Kemudian periksa bahwa hasil kali setiap bilangan dan kebalikannya adalah 1.

  1. 49
  2. 16
  3. 145
  4. 7
Solusi

Penyelesaian

Untuk menentukan kebalikan, kita mempertahankan tandanya dan membalik pecahannya.

Tabel ini menunjukkan langkah demi langkah cara menentukan kebalikan suatu pecahan dan memeriksa hasilnya.
Tentukan kebalikan dari 49. Kebalikan dari 49 adalah 94.
Periksa:
Kalikan bilangan tersebut dengan kebalikannya. 4994
Kalikan kedua pembilang, lalu kalikan kedua penyebut. 3636
Sederhanakan. 1
Tabel ini menunjukkan cara menentukan kebalikan pecahan negatif, menyederhanakan hasilnya, dan memeriksanya.
Tentukan kebalikan dari -16. -61
Sederhanakan. -6
Periksa: -16(-6)
1
Tabel ini menunjukkan cara menentukan kebalikan suatu pecahan dan memeriksa hasilnya.
Tentukan kebalikan dari -145. -514
Periksa: -145(-514)
7070
1
Tabel ini menunjukkan langkah demi langkah cara menentukan kebalikan bilangan 7 dan memeriksa hasilnya.
Tentukan kebalikan dari 7.
Tuliskan 7 sebagai pecahan. 71
Tuliskan kebalikan dari 71. 17
Periksa: 7(17)
1

Pada bab sebelumnya, kita telah mempelajari lawan dan nilai mutlak. membandingkan lawan, nilai mutlak, dan kebalikan.

Lawan Nilai Mutlak Kebalikan
bertanda berlawanan tidak pernah negatif bertanda sama, pecahan dibalik

Lengkapi tabel untuk setiap bilangan pada kolom kiri:

Bilangan Lawan Nilai Mutlak Kebalikan
38
12
95
−5
Solusi

Penyelesaian

Untuk menentukan lawan, ubah tandanya. Untuk menentukan nilai mutlak, pertahankan bilangan positif, sedangkan bilangan negatif diganti dengan lawannya. Untuk menentukan kebalikan, pertahankan tandanya dan balik pecahannya.

Bilangan Lawan Nilai Mutlak Kebalikan
38 38 38 83
12 12 12 2
95 95 95 59
−5 5 5 15

Membagi Pecahan

Mengapa 12÷3=4? Sebelumnya kita memodelkan pembagian ini dengan keping hitung. Berapa kelompok yang masing-masing berisi 3 keping hitung dapat dibentuk dari 12 keping hitung?

Empat oval ditampilkan; masing-masing oval mengelilingi tiga lingkaran.

Ada 4 kelompok yang masing-masing berisi 3 keping hitung. Dengan kata lain, ada empat kelompok berisi 3 dalam 12. Jadi, 12÷3=4.

Bagaimana dengan pembagian pecahan? Misalkan kita ingin menentukan hasil bagi 12÷16. Kita harus menentukan berapa banyak bagian 16 yang terdapat dalam 12. Kita dapat menggunakan blok pecahan untuk memodelkan pembagian ini. Mulailah dengan menjajarkan blok setengah dan seperenam seperti dalam . Perhatikan bahwa ada tiga blok 16 dalam 12, sehingga 12÷16=3.

Sebuah persegi panjang berlabel satu per dua ditampilkan. Di bawahnya terdapat persegi panjang yang sama, dibagi menjadi tiga bagian sama besar yang masing-masing berlabel satu per enam.

Modelkan: 14÷18.

Solusi

Penyelesaian

Kita ingin menentukan berapa banyak bagian 18 yang terdapat dalam 14. Mulailah dengan satu blok 14. Jajarkan blok-blok 18 di bawah blok 14.

Sebuah persegi panjang berlabel satu per empat ditampilkan. Di bawahnya terdapat persegi panjang yang sama, dibagi menjadi dua bagian sama besar yang masing-masing berlabel satu per delapan.

Ada dua bagian 18 dalam 14.

Jadi, 14÷18=2.

Modelkan: 2÷14.

Solusi

Penyelesaian

Kita ingin menentukan berapa banyak bagian 14 yang terdapat dalam 2. Kita dapat memodelkannya seperti pada gambar.

Dua persegi panjang ditampilkan dan masing-masing berlabel 1. Di bawahnya terdapat dua persegi panjang yang sama; masing-masing dibagi menjadi empat bagian berlabel satu per empat, sehingga seluruhnya ada delapan bagian.

Karena ada delapan bagian 14 dalam 2,2÷14=8.

Mari gunakan uang untuk memodelkan 2÷14 dengan cara lain. Dalam bahasa Inggris, 14 sering dibaca “quarter”. Koin seperempat dolar AS bernilai seperempat dolar, seperti dalam . Jadi, kita dapat memaknai 2÷14 sebagai “Berapa banyak koin seperempat dolar dalam dua dolar?” Satu dolar sama dengan 4 koin seperempat dolar, sehingga 2 dolar sama dengan 8 koin seperempat dolar. Jadi sekali lagi, 2÷14=8.

Gambar koin seperempat dolar Amerika Serikat ditampilkan.
Koin AS yang disebut “quarter” bernilai seperempat dolar.

Dengan blok pecahan, kita telah memperlihatkan bahwa 12÷16=3. Perhatikan bahwa 12·61=3 juga benar. Apa hubungan antara 16 dan 61? Keduanya merupakan kebalikan satu sama lain. Dari sini kita memperoleh prosedur pembagian pecahan.

Kita harus menetapkan b0,c0 dan d0 agar tidak terjadi pembagian dengan nol.

Bagilah dan tuliskan jawabannya dalam bentuk paling sederhana: 25÷(37).

Solusi

Penyelesaian

Langkah-langkah membagi pecahan, dari soal awal hingga hasil akhir dalam bentuk paling sederhana.
25÷(37)
Kalikan pecahan pertama dengan kebalikan pecahan kedua. 25(73)
Kalikan. Hasil kalinya negatif. 1415

Bagilah dan tuliskan jawabannya dalam bentuk paling sederhana: 23÷n5.

Solusi

Penyelesaian

Tabel ini memperlihatkan langkah-langkah membagi dua pecahan dengan mengubah pembagian menjadi perkalian dengan kebalikan.
23÷n5
Kalikan pecahan pertama dengan kebalikan pecahan kedua. 23·5n
Kalikan. 103n

Bagilah dan tuliskan jawabannya dalam bentuk paling sederhana: 34÷(78).

Solusi

Penyelesaian

Langkah-langkah membagi dua pecahan negatif, dari bentuk awal hingga hasil dalam bentuk paling sederhana.
34÷(78)
Kalikan pecahan pertama dengan kebalikan pecahan kedua. 34·(87)
Kalikan. Ingatlah untuk menentukan tandanya terlebih dahulu. 3·84·7
Tuliskan kembali untuk memperlihatkan faktor-faktor persekutuan. 3·4·24·7
Coret faktor-faktor persekutuan dan sederhanakan. 67

Bagilah dan tuliskan jawabannya dalam bentuk paling sederhana: 718÷1427.

Solusi

Penyelesaian

Langkah-langkah membagi dua pecahan, dari soal awal hingga hasil dalam bentuk paling sederhana.
718÷1427
Kalikan pecahan pertama dengan kebalikan pecahan kedua. 718·2714
Kalikan. 7·2718·14
Tuliskan kembali untuk memperlihatkan faktor-faktor persekutuan. Sebuah pecahan memperlihatkan faktor persekutuan 7 dan 9 yang dicoret dari pembilang dan penyebut.
Coret faktor-faktor persekutuan. 32·2
Sederhanakan. 34

Konsep Utama

  • Sifat Pecahan Senilai
    • Jika a, b, c adalah bilangan-bilangan dengan b0, c0, maka ab=acbc dan acbc=ab.
  • Menyederhanakan pecahan.
    1. Tuliskan kembali pembilang dan penyebut untuk memperlihatkan faktor-faktor persekutuannya. Jika perlu, faktorkan pembilang dan penyebut menjadi bilangan-bilangan prima.
    2. Sederhanakan dengan menghilangkan faktor-faktor persekutuan menggunakan Sifat Pecahan Senilai.
    3. Kalikan faktor-faktor yang tersisa.
  • Perkalian Pecahan
    • Jika a, b, c, dan d adalah bilangan-bilangan dengan b0 dan d0, maka abcd=acbd.
  • Kebalikan
    • Hasil kali suatu bilangan dan kebalikannya adalah 1. abba=1
    • Lawan Nilai Mutlak Kebalikan
      memiliki tanda yang berlawanan tidak pernah negatif memiliki tanda yang sama; pembilang dan penyebut bertukar tempat
  • Pembagian Pecahan
    • Jika a, b, c, dan d adalah bilangan-bilangan dengan b0, c0 dan d0, maka
      ab÷cd=abdc
    • Untuk membagi pecahan, kalikan pecahan pertama dengan kebalikan pecahan kedua.

Latihan Membentuk Kemahiran

Menyederhanakan Pecahan

Dalam latihan berikut, sederhanakan setiap pecahan. Jangan ubah pecahan tidak sejati menjadi pecahan campuran.

721

Solusi

13

824

1520

Solusi

34

1218

4088

Solusi

511

6399

10863

Solusi

127

10448

120252

Solusi

1021

182294

168192

Solusi

78

140224

11x11y

Solusi

xy

15a15b

3x12y

Solusi

x4y

4x32y

14x221y

Solusi

2x23y

24a32b2

Mengalikan Pecahan

Dalam latihan berikut, gunakan diagram untuk membuat model.

12·23

Solusi

13
Sebuah persegi panjang dibagi menjadi 2 baris dan 3 kolom. Empat dari 6 bagian diarsir hijau untuk menunjukkan dua pertiga, dan 2 bagian pada satu baris diarsir lebih gelap untuk menunjukkan setengah dari dua pertiga, yaitu sepertiga.

12·58

13·56

Solusi

518
Sebuah persegi panjang dibagi menjadi 3 baris dan 6 kolom. Lima belas dari 18 bagian diarsir hijau untuk menunjukkan lima perenam, dan 5 bagian pada satu baris diarsir lebih gelap untuk menunjukkan sepertiga dari lima perenam, yaitu lima per delapan belas.

13·25

Dalam latihan berikut, kalikan, lalu tulis jawabannya dalam bentuk paling sederhana.

25·13

Solusi

215

12·38

34·910

Solusi

2740

45·27

23(38)

Solusi

14

34(49)

59·310

Solusi

16

38·415

712(821)

Solusi

29

512(815)

(1415)(920)

Solusi

2150

(910)(2533)

(6384)(4490)

Solusi

1130

(3360)(4088)

4·511

Solusi

2011

5·83

37·21n

Solusi

9n

56·30m

−28p(14)

Solusi

7p

−51q(13)

−8(174)

Solusi

−34

145(−15)

−1(38)

Solusi

38

(−1)(67)

(23)3

Solusi

827

(45)2

(65)4

Solusi

1296625

(47)4

Menentukan Kebalikan

Dalam latihan berikut, tentukan kebalikannya.

34

Solusi

43

23

517

Solusi

175

619

118

Solusi

811

−13

−19

Solusi

119

−1

1

Solusi

1

Isilah tabel.

Bilangan Lawan Nilai Mutlak Kebalikan
711
45
107
−8
Solusi


Tabel berkolom Bilangan, Lawan, Nilai Mutlak, dan Kebalikan. Baris-barisnya berturut-turut memuat negatif tujuh per sebelas, tujuh per sebelas, tujuh per sebelas, negatif sebelas per tujuh; empat per lima, negatif empat per lima, empat per lima, lima per empat; sepuluh per tujuh, negatif sepuluh per tujuh, sepuluh per tujuh, tujuh per sepuluh; serta negatif delapan, delapan, delapan, negatif satu per delapan.

Isilah tabel.

Bilangan Lawan Nilai Mutlak Kebalikan
313
914
157
−9
Solusi


Sebuah tabel terdiri atas empat kolom dan lima baris. Baris pertama bertuliskan Bilangan, Lawan, Nilai Mutlak, dan Kebalikan. Baris kedua bertuliskan negatif tiga per tiga belas, tiga per tiga belas, tiga per tiga belas, dan negatif tiga belas pertiga. Baris ketiga bertuliskan sembilan per empat belas, negatif sembilan per empat belas, sembilan per empat belas, dan empat belas per sembilan. Baris keempat bertuliskan lima belas per tujuh, negatif lima belas per tujuh, lima belas per tujuh, dan tujuh per lima belas. Baris terakhir bertuliskan negatif sembilan, sembilan, sembilan, dan negatif sepersembilan.

Membagi Pecahan

Dalam latihan berikut, buatlah model untuk setiap pembagian pecahan.

12÷14

12÷18

Solusi

4
Satu blok seperdua ditampilkan di atas 4 blok seperdelapan yang sama panjang; jadi, seperdua dibagi seperdelapan sama dengan 4.

2÷15

3÷14

Solusi

12
Tiga blok satuan ditampilkan di atas 12 blok seperempat yang sama panjang; jadi, 3 dibagi seperempat sama dengan 12.

Dalam latihan berikut, bagi, lalu tulis jawabannya dalam bentuk paling sederhana.

12÷14

12÷18

Solusi

4

34÷23

45÷34

Solusi

1615

45÷47

34÷35

Solusi

54

79÷(79)

56÷(56)

Solusi

1

34÷x11

25÷y9

Solusi

185y

58÷a10

56÷c15

Solusi

252c

518÷(1524)

718÷(1427)

Solusi

34

7p12÷21p8

5q12÷15q8

Solusi

29

8u15÷12v25

12r25÷18s35

Solusi

14r15s

−5÷12

−3÷14

Solusi

−12

34÷(−12)

25÷(−10)

Solusi

125

−18÷(92)

−15÷(53)

Solusi

9

12÷(34)÷78

112÷78·211

Solusi

87

Matematika Sehari-hari

Membuat Kue Sebuah resep kukis cokelat memerlukan 34 cangkir gula cokelat. Imelda ingin membuat dua kali takaran resep tersebut.

Berapa banyak gula cokelat yang dibutuhkan Imelda? Tunjukkan perhitungan Anda. Tulislah hasilnya sebagai pecahan tidak sejati dan sebagai pecahan campuran.

Cangkir ukur biasanya tersedia dalam satu set berukuran 18,14,13,12, dan 1 cangkir. Gambarlah diagram yang menunjukkan dua cara berbeda bagi Imelda untuk mengukur gula cokelat yang dibutuhkan untuk membuat dua kali takaran resep.

Membuat Kue Nina membuat 4 loyang fudge untuk disajikan setelah resital musik. Untuk setiap loyang, ia membutuhkan 23 cangkir susu kental manis.

  1. Berapa banyak susu kental manis yang dibutuhkan Nina? Tunjukkan perhitungan Anda. Tulislah hasilnya sebagai pecahan tidak sejati dan sebagai pecahan campuran.
  2. Cangkir ukur biasanya tersedia dalam satu set berukuran 18,14,13,12, dan 1 cangkir. Gambarlah diagram yang menunjukkan dua cara berbeda bagi Nina untuk mengukur susu kental manis yang dibutuhkannya.
Solusi
  • 4·23 cangkir=83 cangkir=223 cangkir
  • Jawaban dapat bervariasi.

Pembagian Porsi Don membeli sebungkus besar permen seberat 5 pon. Ia ingin menjual permen tersebut dalam kantong-kantong kecil yang masing-masing memuat 14 pon. Berapa banyak kantong kecil yang dapat ia isi dari bungkusan besar tersebut?

Pembagian Porsi Kristen memiliki pita sepanjang 34 yard. Ia ingin memotongnya menjadi bagian-bagian sama panjang untuk membuat pita rambut bagi 6 boneka putrinya. Berapa panjang pita rambut setiap boneka?

Solusi

18 yard

Latihan Menulis

Jelaskan cara menentukan kebalikan suatu pecahan.

Jelaskan cara menentukan kebalikan suatu pecahan negatif.

Solusi

Jawaban dapat bervariasi.

Rafael ingin memesan setengah piza berukuran sedang di sebuah restoran. Pelayan memberitahunya bahwa piza berukuran sedang dapat dipotong menjadi 6 atau 8 potong. Apakah ia lebih memilih 3 dari 6 potong atau 4 dari 8 potong? Rafael menjawab bahwa karena ia tidak terlalu lapar, ia lebih memilih 3 dari 6 potong. Jelaskan kesalahan dalam penalaran Rafael.

Berikan contoh dari kehidupan sehari-hari yang menunjukkan bahwa 12·23 sama dengan 13.

Solusi

Jawaban dapat bervariasi.

Evaluasi Diri

Setelah menyelesaikan latihan, gunakan daftar periksa ini untuk menilai penguasaan Anda atas tujuan bagian ini.

Tabel evaluasi diri peserta didik untuk keterampilan pecahan—menyederhanakan, mengalikan, menentukan kebalikan, dan membagi—dengan pilihan penilaian “Dengan yakin”, “Dengan sedikit bantuan”, atau “Tidak—saya belum paham!”

Setelah meninjau daftar periksa ini, apa yang akan Anda lakukan agar yakin telah menguasai semua tujuan?

kebalikan
Kebalikan dari pecahan ab adalah ba, dengan a0 dan b0.
pecahan dalam bentuk paling sederhana
Suatu pecahan dianggap berada dalam bentuk paling sederhana jika pembilang dan penyebutnya tidak memiliki faktor persekutuan selain 1.