Faktorisasi Prima dan Kelipatan Persekutuan Terkecil
Menentukan Faktorisasi Prima dari Bilangan Komposit
Pada bagian sebelumnya, kita menentukan faktor-faktor suatu bilangan. Bilangan prima hanya memiliki dua faktor, yaitu bilangan dan bilangan prima itu sendiri. Bilangan komposit memiliki lebih dari dua faktor, dan setiap bilangan komposit dapat ditulis secara unik—selain urutan faktor—sebagai hasil kali bilangan-bilangan prima. Bentuk ini disebut faktorisasi prima suatu bilangan. Ketika menuliskan faktorisasi prima suatu bilangan, kita menulis ulang bilangan tersebut sebagai hasil kali bilangan-bilangan prima. Menentukan faktorisasi prima dari bilangan komposit akan berguna pada bagian-bagian selanjutnya dalam mata kuliah ini.
Saat mengerjakan bagian ini, Anda dapat merujuk pada daftar bilangan prima yang kurang dari berikut.
Faktorisasi Prima dengan Metode Pohon Faktor
Salah satu cara menentukan faktorisasi prima suatu bilangan adalah membuat pohon faktor. Kita mulai dengan menuliskan bilangan tersebut, lalu menuliskannya sebagai hasil kali dua faktor. Kita menuliskan kedua faktor di bawah bilangan itu dan menghubungkannya dengan ruas garis pendek—sebuah “cabang” pohon faktor.
Jika suatu faktor merupakan bilangan prima, kita melingkarinya (seperti kuncup pada pohon) dan tidak lagi memfaktorkan “cabang” tersebut. Jika suatu faktor bukan bilangan prima, kita mengulangi proses ini: menuliskannya sebagai hasil kali dua faktor dan menambahkan cabang-cabang baru pada pohon.
Kita lanjutkan hingga semua cabang berakhir pada bilangan prima. Setelah pohon faktor selesai, bilangan-bilangan prima yang dilingkari memberikan faktorisasi primanya.
Sebagai contoh, mari tentukan faktorisasi prima dari Kita dapat memulai dengan pasangan faktor apa pun, misalnya dan Kita tuliskan dan di bawah , lalu menghubungkannya dengan cabang.
Faktor merupakan bilangan prima, jadi kita melingkarinya. Faktor merupakan bilangan komposit, jadi kita perlu menentukan faktor-faktornya. Mari gunakan dan Kita tuliskan kedua faktor ini pada pohon di bawah
Faktor merupakan bilangan prima, jadi kita melingkarinya. Faktor merupakan bilangan komposit dan dapat difaktorkan menjadi Kita tuliskan kedua faktor ini di bawah Karena merupakan bilangan prima, kita melingkari kedua bilangan
Faktorisasi primanya adalah hasil kali bilangan-bilangan prima yang dilingkari. Biasanya, kita menuliskan faktorisasi prima dari yang terkecil hingga terbesar.
Dalam kasus seperti ini, ketika beberapa faktor prima berulang, kita dapat menuliskan faktorisasi prima dalam bentuk eksponen.
Perhatikan bahwa kita dapat memulai pohon faktor dengan pasangan faktor apa pun dari Kita memilih dan tetapi hasilnya akan tetap sama jika kita memulai dengan dan dan
Tentukan faktorisasi prima dari dengan metode pohon faktor.
Solusi
Penyelesaian
|
Kita dapat memulai pohon dengan pasangan faktor apa pun dari 48. Mari gunakan 2 dan 24. Kita melingkari 2 karena merupakan bilangan prima; cabang itu pun selesai. |
![]() |
| Sekarang kita akan memfaktorkan 24. Mari gunakan 4 dan 6. | ![]() |
|
Kedua faktor bukan bilangan prima, jadi kita tidak melingkari keduanya. Kita melingkari bilangan-bilangan 2 dan bilangan 3 karena semuanya prima. Sekarang semua cabang berakhir pada bilangan prima. |
![]() |
| Tuliskan hasil kali bilangan-bilangan yang dilingkari. | |
| Tuliskan dalam bentuk eksponen. |
Periksa sendiri dengan mengalikan semua faktornya. Hasilnya seharusnya
Tentukan faktorisasi prima dari 84 dengan metode pohon faktor.
Solusi
Penyelesaian
|
Kita mulai dengan pasangan faktor 4 dan 21. Keduanya bukan bilangan prima, jadi kita faktorkan lebih lanjut. |
![]() |
| Sekarang semua faktornya merupakan bilangan prima, jadi kita melingkarinya. | ![]() |
| Kemudian kita tuliskan 84 sebagai hasil kali semua bilangan prima yang dilingkari. |
|
Gambarlah pohon faktor dari
Faktorisasi Prima dengan Metode Tangga
Metode tangga adalah cara lain untuk menentukan faktor-faktor prima dari bilangan komposit. Metode ini memberikan hasil yang sama dengan metode pohon faktor. Sebagian orang lebih menyukai metode tangga, sedangkan sebagian lainnya lebih menyukai metode pohon faktor.
Untuk mulai membangun “tangga”, bagilah bilangan yang diberikan dengan faktor prima terkecilnya. Sebagai contoh, untuk memulai tangga bagi kita membagi dengan yaitu faktor prima terkecil dari
Untuk menambahkan satu “anak tangga”, kita terus membagi dengan bilangan prima yang sama hingga pembagiannya tidak lagi menghasilkan bilangan bulat.
Kemudian kita membagi dengan bilangan prima berikutnya; jadi kita membagi dengan
Kita terus membagi ke atas tangga dengan cara ini hingga hasil baginya merupakan bilangan prima. Karena hasil baginya, merupakan bilangan prima, kita berhenti di sini.
Dapatkah Anda melihat mengapa metode tangga terkadang disebut pembagian bertingkat?
Faktorisasi primanya adalah hasil kali semua bilangan prima di sisi dan puncak tangga.
Perhatikan bahwa hasilnya sama dengan yang kita peroleh melalui metode pohon faktor.
Tentukan faktorisasi prima dari dengan metode tangga.
Solusi
Penyelesaian
| Bagilah bilangan tersebut dengan bilangan prima terkecil, yaitu 2. | ![]() |
| Teruslah membagi dengan 2 hingga pembagiannya tidak lagi menghasilkan bilangan bulat. | ![]() |
| Bagilah dengan bilangan prima berikutnya, yaitu 3. | ![]() |
| Hasil bagi 5 merupakan bilangan prima, jadi tangganya selesai. Tuliskan faktorisasi prima dari 120. |
|
Periksa sendiri dengan mengalikan faktor-faktornya. Hasilnya seharusnya
Tentukan faktorisasi prima dari dengan metode tangga.
Solusi
Penyelesaian
| Bagilah bilangan tersebut dengan bilangan prima terkecil, yaitu 2. | ![]() |
| Teruslah membagi dengan 2 hingga pembagiannya tidak lagi menghasilkan bilangan bulat. | ![]() |
| Hasil bagi 3 merupakan bilangan prima, jadi tangganya selesai. Tuliskan faktorisasi prima dari 48. |
|
Menentukan Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari Dua Bilangan
Salah satu alasan kita mempelajari kelipatan dan bilangan prima adalah untuk menggunakan teknik-teknik ini dalam menentukan kelipatan persekutuan terkecil dari dua bilangan. Hal ini akan berguna saat kita menjumlahkan dan mengurangkan pecahan yang penyebutnya berbeda.
Metode Mendaftar Kelipatan
Kelipatan persekutuan dari dua bilangan adalah bilangan yang merupakan kelipatan dari kedua bilangan tersebut. Misalkan kita ingin menentukan kelipatan persekutuan dari dan Kita dapat mendaftar beberapa kelipatan pertama dari setiap bilangan. Kemudian kita mencari kelipatan yang terdapat pada kedua daftar—itulah kelipatan persekutuannya.
Kita melihat bahwa dan terdapat pada kedua daftar. Keduanya merupakan kelipatan persekutuan dari dan Jika kita melanjutkan daftar kelipatan setiap bilangan, kita akan menemukan lebih banyak kelipatan persekutuan.
Bilangan terkecil yang merupakan kelipatan dari dua bilangan disebut kelipatan persekutuan terkecil (KPK). Jadi, KPK dari dan adalah
Tentukan KPK dari dan dengan mendaftar kelipatannya.
Solusi
Penyelesaian
Daftarkan beberapa kelipatan pertama dari dan Tentukan kelipatan persekutuan yang pertama.
Bilangan terkecil yang terdapat pada kedua daftar adalah jadi merupakan kelipatan persekutuan terkecil dari dan
Perhatikan bahwa juga terdapat pada kedua daftar. Bilangan ini merupakan kelipatan persekutuan, tetapi bukan kelipatan persekutuan terkecil.
Metode Faktor Prima
Cara lain menentukan kelipatan persekutuan terkecil dari dua bilangan adalah menggunakan faktor-faktor primanya. Kita akan menggunakan metode ini untuk menentukan KPK dari dan
Kita mulai dengan menentukan faktorisasi prima dari setiap bilangan.
Kemudian kita tuliskan setiap bilangan sebagai hasil kali bilangan-bilangan prima, dengan menyejajarkan bilangan prima yang sama secara vertikal jika memungkinkan.
Sekarang kita turunkan bilangan-bilangan prima pada setiap kolom. KPK adalah hasil kali faktor-faktor ini.
Perhatikan bahwa faktor-faktor prima dari dan faktor-faktor prima dari semuanya tercakup dalam KPK. Dengan menyejajarkan faktor-faktor prima yang sama, setiap faktor prima persekutuan hanya digunakan sekali. Hal ini memastikan bahwa merupakan kelipatan persekutuan terkecil.
Tentukan KPK dari dan dengan metode faktor prima.
Solusi
Penyelesaian
| Tuliskan setiap bilangan sebagai hasil kali bilangan-bilangan prima. | ![]() |
| Tuliskan setiap bilangan sebagai hasil kali bilangan-bilangan prima, dengan menyejajarkan bilangan prima yang sama secara vertikal jika memungkinkan. | ![]() |
| Turunkan bilangan-bilangan prima pada setiap kolom. | |
| Kalikan faktor-faktornya untuk memperoleh KPK. |
KPK dari 15 dan 18 adalah 90. |
Tentukan KPK dari dan dengan metode faktor prima.
Solusi
Penyelesaian
| Tuliskan faktorisasi prima dari setiap bilangan. | ![]() |
| Tuliskan setiap bilangan sebagai hasil kali bilangan-bilangan prima, dengan menyejajarkan bilangan prima yang sama secara vertikal jika memungkinkan. | ![]() |
| Turunkan bilangan-bilangan prima pada setiap kolom. | |
| Kalikan faktor-faktornya untuk memperoleh KPK. |
KPK dari 50 dan 100 adalah 100. |
Konsep Utama
-
Menentukan faktorisasi prima dari bilangan komposit dengan metode pohon faktor.
- Tentukan sembarang pasangan faktor dari bilangan yang diberikan, lalu gunakan kedua bilangan itu untuk membuat dua cabang.
- Jika suatu faktor merupakan bilangan prima, cabang tersebut selesai. Lingkari bilangan prima itu.
- Jika suatu faktor bukan bilangan prima, tuliskan faktor tersebut sebagai hasil kali sepasang faktor dan lanjutkan prosesnya.
- Tuliskan bilangan komposit sebagai hasil kali semua bilangan prima yang dilingkari.
-
Menentukan faktorisasi prima dari bilangan komposit dengan metode tangga.
- Bagilah bilangan tersebut dengan bilangan prima terkecil.
- Teruslah membagi dengan bilangan prima itu hingga pembagiannya tidak lagi menghasilkan bilangan bulat.
- Bagilah dengan bilangan prima berikutnya hingga pembagiannya tidak lagi menghasilkan bilangan bulat.
- Lanjutkan hingga hasil baginya merupakan bilangan prima.
- Tuliskan bilangan komposit sebagai hasil kali semua bilangan prima di sisi dan puncak tangga.
-
Menentukan KPK dengan mendaftar kelipatan.
- Daftarkan beberapa kelipatan pertama dari setiap bilangan.
- Carilah kelipatan yang terdapat pada kedua daftar. Jika belum ada kelipatan persekutuan, tambahkan kelipatan lain pada setiap daftar.
- Carilah bilangan terkecil yang terdapat pada kedua daftar.
- Bilangan ini adalah KPK.
-
Menentukan KPK dengan metode faktor prima.
- Tentukan faktorisasi prima dari setiap bilangan.
- Tuliskan setiap bilangan sebagai hasil kali bilangan-bilangan prima, dengan menyejajarkan bilangan prima yang sama secara vertikal jika memungkinkan.
- Turunkan bilangan-bilangan prima pada setiap kolom.
- Kalikan faktor-faktornya untuk memperoleh KPK.
Latihan Bagian
Latihan Menuju Mahir
Menentukan Faktorisasi Prima dari Bilangan Komposit
Dalam latihan berikut, tentukan faktorisasi prima dari setiap bilangan dengan metode pohon faktor.
Solusi
2 ⋅ 43
Solusi
2 ⋅ 2 ⋅ 3 ⋅ 11
Solusi
3 ⋅ 3 ⋅ 7 ⋅ 11
Solusi
5 ⋅ 23
Solusi
3 ⋅ 3 ⋅ 5 ⋅ 5 ⋅ 11
1560
Dalam latihan berikut, tentukan faktorisasi prima dari setiap bilangan dengan metode tangga.
Solusi
2 ⋅ 2 ⋅ 2 ⋅ 7
Solusi
2 ⋅ 2 ⋅ 2 ⋅ 3 ⋅ 7
Solusi
17 ⋅ 23
Solusi
2 ⋅ 2 ⋅ 2 ⋅ 2 ⋅ 3 ⋅ 3 ⋅ 3
Solusi
2 ⋅ 2 ⋅ 2 ⋅ 2 ⋅ 3 ⋅ 3 ⋅ 3 ⋅ 5
Dalam latihan berikut, tentukan faktorisasi prima dari setiap bilangan dengan metode apa pun.
Solusi
2 ⋅ 3 ⋅ 5 ⋅ 5
Solusi
3 ⋅ 5 ⋅ 5 ⋅ 7
Solusi
2 ⋅ 2 ⋅ 3 ⋅ 3
Solusi
2 ⋅ 5 ⋅ 5 ⋅ 7
Menentukan Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari Dua Bilangan
Dalam latihan berikut, tentukan kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dengan mendaftar kelipatannya.
Solusi
24
Solusi
30
Solusi
120
Solusi
300
Dalam latihan berikut, tentukan kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dengan metode faktor prima.
Solusi
24
Solusi
120
Solusi
420
Dalam latihan berikut, tentukan kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dengan metode apa pun.
Solusi
42
Solusi
120
Matematika Sehari-hari
Berbelanja bahan makanan Sosis hot dog dijual dalam kemasan berisi sepuluh, sedangkan roti hot dog dijual dalam kemasan berisi delapan. Berapa jumlah terkecil sosis dan roti hot dog yang dapat dibeli agar jumlah keduanya sama? (Petunjuk: jawabannya adalah KPK!)
Solusi
40
Berbelanja bahan makanan Piring kertas dijual dalam kemasan berisi , sedangkan gelas pesta dijual dalam kemasan berisi Berapa jumlah terkecil piring dan gelas yang dapat dibeli agar jumlah keduanya sama? (Petunjuk: jawabannya adalah KPK!)
Latihan Menulis
Apakah Anda lebih suka menentukan faktorisasi prima dari bilangan komposit dengan metode pohon faktor atau metode tangga? Mengapa?
Apakah Anda lebih suka menentukan KPK dengan mendaftar kelipatan atau menggunakan metode faktor prima? Mengapa?
Pemeriksaan Mandiri
ⓐ Setelah menyelesaikan latihan, gunakan daftar periksa ini untuk menilai penguasaan Anda terhadap tujuan bagian ini.
ⓑ Secara keseluruhan, setelah melihat daftar periksa, apakah Anda merasa telah siap untuk bab berikutnya? Mengapa atau mengapa tidak?
Latihan Tinjauan Bab
Menggunakan Bahasa Aljabar
Menggunakan Variabel dan Simbol Aljabar
Dalam latihan berikut, terjemahkan bentuk aljabar ke dalam kata-kata.
Solusi
3 kali 8, hasil kali tiga dan delapan.
Solusi
24 dibagi 6, hasil bagi dua puluh empat dan enam.
Solusi
50 lebih besar daripada atau sama dengan 47
Solusi
Jumlah n dan 4 sama dengan 13
Mengidentifikasi Ekspresi dan Persamaan
Dalam latihan berikut, tentukan apakah setiap bentuk merupakan ekspresi atau persamaan.
Solusi
persamaan
Solusi
ekspresi
Menyederhanakan Ekspresi dengan Eksponen
Dalam latihan berikut, tuliskan dalam bentuk eksponen.
Solusi
23
Solusi
x6
Dalam latihan berikut, tuliskan dalam bentuk uraian.
Solusi
8 ⋅ 8 ⋅ 8 ⋅ 8
Solusi
y ⋅ y ⋅ y ⋅ y ⋅ y
Dalam latihan berikut, sederhanakan setiap ekspresi.
Solusi
81
Solusi
128
Menyederhanakan Ekspresi dengan Urutan Operasi
Dalam latihan berikut, sederhanakan.
Solusi
20
Solusi
18
Solusi
74
Solusi
31
Menghitung Nilai, Menyederhanakan, dan Menerjemahkan Ekspresi
Menghitung Nilai Ekspresi Aljabar
Dalam latihan berikut, hitung nilai setiap ekspresi.
Solusi
58
Solusi
26
Mengidentifikasi Suku, Koefisien, dan Suku Sejenis
Dalam latihan berikut, identifikasi suku-suku dalam setiap ekspresi.
Solusi
12n2,3n, 1
Dalam latihan berikut, identifikasi koefisien dari setiap suku.
Solusi
6
Dalam latihan berikut, identifikasi suku-suku sejenis.
Solusi
3 dan 4; 3x dan x
Menyederhanakan Ekspresi dengan Menggabungkan Suku Sejenis
Dalam latihan berikut, sederhanakan setiap ekspresi dengan menggabungkan suku-suku sejenis.
Solusi
24a
Solusi
14x
Solusi
12n + 11
Solusi
10y2 + 2y + 3
Menerjemahkan Frasa Verbal Menjadi Ekspresi Aljabar
Dalam latihan berikut, terjemahkan setiap frasa menjadi ekspresi aljabar.
selisih dan
Solusi
x − 6
jumlah dan dua kali
hasil kali dan
Solusi
3n ⋅ 9
hasil bagi dan
kali jumlah dan
Solusi
5(y + 1)
nilai yang lebih kecil daripada hasil kali dan
Jack membeli roti lapis dan kopi. Harga roti lapis itu lebih mahal daripada harga kopi. Nyatakan harga kopi dengan Tuliskan ekspresi untuk harga roti lapis.
Solusi
c + 3
Jumlah buku puisi di rak Brianna adalah lebih sedikit daripada dua kali jumlah novel. Nyatakan jumlah novel dengan Tuliskan ekspresi untuk jumlah buku puisi.
Menyelesaikan Persamaan dengan Sifat Pengurangan dan Penjumlahan pada Kesamaan
Menentukan Apakah Suatu Bilangan Merupakan Solusi Persamaan
Dalam latihan berikut, tentukan apakah setiap bilangan merupakan solusi persamaan.
- ⓐ
- ⓑ
Solusi
- ⓐ ya
- ⓑ tidak
- ⓐ
- ⓑ
- ⓐ
- ⓑ
Solusi
- ⓐ ya
- ⓑ tidak
- ⓐ
- ⓑ
- ⓐ
- ⓑ
Solusi
- ⓐ tidak
- ⓑ ya
- ⓐ
- ⓑ
Memodelkan Sifat Pengurangan pada Kesamaan
Dalam latihan berikut, tuliskan persamaan yang dimodelkan oleh amplop dan keping hitung, lalu selesaikan persamaan tersebut menggunakan Sifat Pengurangan pada Kesamaan.
Solusi
x + 3 = 5; x = 2
Menyelesaikan Persamaan Menggunakan Sifat Pengurangan pada Kesamaan
Dalam latihan berikut, selesaikan setiap persamaan menggunakan Sifat Pengurangan pada Kesamaan.
Solusi
c = 6
Solusi
x = 11
Menyelesaikan Persamaan Menggunakan Sifat Penjumlahan pada Kesamaan
Dalam latihan berikut, selesaikan setiap persamaan menggunakan Sifat Penjumlahan pada Kesamaan.
Solusi
y = 23
Solusi
p = 34
Menerjemahkan Kalimat Verbal Menjadi Persamaan Aljabar
Dalam latihan berikut, terjemahkan setiap kalimat menjadi persamaan aljabar.
Jumlah dan sama dengan
Solusi
7 + 33 = 40
Selisih dan sama dengan
Hasil kali dan sama dengan
Solusi
4 ⋅ 8 = 32
Hasil bagi dan sama dengan
Dua kali selisih dan menghasilkan
Solusi
2(n − 3) = 76
Jumlah lima kali dan adalah
Menerjemahkan Menjadi Persamaan dan Menyelesaikannya
Dalam latihan berikut, terjemahkan setiap kalimat menjadi persamaan aljabar, lalu selesaikan persamaan tersebut.
Nilai yang delapan lebih besar daripada sama dengan
Solusi
x + 8 = 35; x = 27
Nilai yang lebih kecil daripada adalah
Selisih dan adalah
Solusi
q − 18 = 57; q = 75
Jumlah dan adalah
Latihan Campuran
Dalam latihan berikut, selesaikan setiap persamaan.
Solusi
h = 42
Solusi
z = 33
Solusi
q = 8
Solusi
v = 56
Menentukan Kelipatan dan Faktor
Mengidentifikasi Kelipatan Bilangan
Dalam latihan berikut, daftarkan semua kelipatan yang kurang dari untuk setiap bilangan yang diberikan.
Solusi
3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, 24, 27, 30, 33, 36, 39, 42, 45, 48
Solusi
8, 16, 24, 32, 40, 48
Menggunakan Uji Keterbagian yang Umum
Dalam latihan berikut, gunakan uji keterbagian untuk menentukan apakah setiap bilangan habis dibagi
Solusi
2, 3, 6
Solusi
2, 3, 5, 6, 10
Menentukan Semua Faktor Suatu Bilangan
Dalam latihan berikut, tentukan semua faktor dari setiap bilangan.
Solusi
1, 2, 3, 5, 6, 10, 15, 30
Solusi
1, 2, 3, 4, 5, 6, 9, 10, 12, 15, 18, 20, 30, 36, 45, 60, 90, 180
Mengidentifikasi Bilangan Prima dan Komposit
Dalam latihan berikut, identifikasi setiap bilangan sebagai bilangan prima atau komposit.
Solusi
prima
Solusi
komposit
Faktorisasi Prima dan Kelipatan Persekutuan Terkecil
Menentukan Faktorisasi Prima dari Bilangan Komposit
Dalam latihan berikut, tentukan faktorisasi prima dari setiap bilangan.
Solusi
2 ⋅ 2 ⋅ 3 ⋅ 7
Solusi
2 ⋅ 5 ⋅ 5 ⋅ 7
Menentukan Kelipatan Persekutuan Terkecil dari Dua Bilangan
Dalam latihan berikut, tentukan kelipatan persekutuan terkecil dari setiap pasangan bilangan.
Solusi
45
Solusi
175
Matematika Sehari-hari
Jelaskan bagaimana Anda telah menggunakan dua topik dari bab Bahasa Aljabar dalam kehidupan di luar kelas matematika selama sebulan terakhir.
Solusi
Jawaban dapat bervariasi
Tes Latihan Bab
Dalam latihan berikut, terjemahkan bentuk aljabar ke dalam frasa verbal.
Solusi
15 dikurangi x, selisih lima belas dan x.
Dalam latihan berikut, identifikasi setiap bentuk sebagai ekspresi atau persamaan.
Solusi
persamaan
- ⓐ Tuliskan dalam bentuk eksponen.
- ⓑ Tuliskan dalam bentuk uraian, lalu sederhanakan.
Solusi
- ⓐ n6
- ⓑ 3 ⋅ 3 ⋅ 3 ⋅ 3 ⋅ 3 = 243
Dalam latihan berikut, sederhanakan dengan menggunakan urutan operasi.
Solusi
36
Solusi
5
Solusi
45
Dalam latihan berikut, hitung nilai setiap ekspresi.
Solusi
125
Solusi
36
- ⓐ
- ⓑ
Dalam latihan berikut, terjemahkan setiap frasa menjadi ekspresi aljabar.
nilai yang lebih besar daripada
Solusi
x + 5
hasil bagi dan
tiga kali selisih
Solusi
3(a − b)
Caroline memakai anting lebih sedikit di telinga kirinya daripada di telinga kanannya. Nyatakan jumlah anting di telinga kanannya dengan Tuliskan ekspresi untuk jumlah anting di telinga kirinya.
Dalam latihan berikut, selesaikan setiap persamaan.
Solusi
n = 31
Dalam latihan berikut, terjemahkan setiap kalimat menjadi persamaan aljabar, lalu selesaikan persamaan tersebut.
Nilai yang lebih kecil daripada adalah
Solusi
y − 15 = 32; y = 47
jumlah dan adalah
Daftarkan semua kelipatan yang kurang dari
Solusi
4, 8, 12, 16, 20, 24, 28, 32, 36, 40, 44, 48
Tentukan semua faktor dari
Tentukan faktorisasi prima dari
Solusi
23 ⋅ 33 ⋅ 5
Tentukan KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil) dari dan













