Menggunakan Sistem Koordinat Persegi Panjang
Memplot Titik pada Sistem Koordinat Persegi Panjang
Banyak peta, seperti Peta Kampus yang ditampilkan pada , menggunakan sistem kisi untuk mengidentifikasi lokasi. Dapatkah Anda melihat angka dan di sepanjang bagian atas dan bawah peta serta huruf A, B, C, dan D di sepanjang sisinya? Setiap lokasi pada peta dapat diidentifikasi dengan sebuah angka dan sebuah huruf.
Sebagai contoh, Pusat Mahasiswa berada di bagian 2B. Lokasinya berada pada petak kisi di atas angka dan di sebelah huruf B. Stadion berada di bagian kisi mana? Stadion berada di bagian 4D.
- ⓐ Tentukan bagian kisi tempat Asrama Mahasiswa berada.
- ⓑ Apa yang terletak di bagian kisi 4C?
Solusi
Solusi
- ⓐ Baca angka di bawah Asrama Mahasiswa, yaitu dan huruf di sisinya, yaitu A. Jadi, Asrama Mahasiswa berada di bagian kisi 4A.
- ⓑ Temukan di sepanjang bagian bawah peta dan C di sepanjang sisinya. Lihat bagian di atas angka dan di sebelah C. Lapangan Tiger berada di bagian kisi 4C.
Sebagaimana peta menggunakan sistem kisi untuk mengidentifikasi lokasi, dalam aljabar sistem kisi digunakan untuk menunjukkan hubungan antara dua variabel dalam sistem koordinat persegi panjang. Untuk membuat sistem koordinat persegi panjang, mulailah dengan garis bilangan horizontal. Tampilkan bilangan positif dan negatif seperti sebelumnya dengan menggunakan satuan skala yang sesuai. Garis bilangan horizontal ini disebut sumbu-x.
Sekarang, buatlah garis bilangan vertikal yang melintasi sumbu di Letakkan bilangan positif di atas dan bilangan negatif di bawah Lihat . Garis vertikal ini disebut sumbu-y.
Garis-garis kisi vertikal melintasi bilangan bulat yang ditandai pada sumbu Garis-garis kisi horizontal melintasi bilangan bulat yang ditandai pada sumbu Kisi yang dihasilkan adalah sistem koordinat persegi panjang.
Sistem koordinat persegi panjang juga disebut bidang , bidang koordinat, atau sistem koordinat Kartesius (karena dikembangkan oleh matematikawan bernama René Descartes).
Sumbu dan sumbu membentuk sistem koordinat persegi panjang. Kedua sumbu ini membagi bidang menjadi empat daerah yang disebut kuadran. Kuadran diidentifikasi dengan angka Romawi, dimulai dari bagian kanan atas dan berlanjut berlawanan arah jarum jam. Lihat .
Dalam sistem koordinat persegi panjang, setiap titik dinyatakan oleh suatu pasangan berurutan. Bilangan pertama pada pasangan berurutan merupakan koordinat x titik tersebut, dan bilangan kedua merupakan koordinat y-nya.
Jadi, bagaimana koordinat suatu titik membantu Anda menentukan letak titik tersebut pada bidang ?
Mari kita tentukan letak titik . Pada pasangan berurutan ini, koordinat adalah dan koordinat adalah .
Kita mulai dengan menemukan nilai , yaitu pada sumbu Kemudian, kita menggambar tipis sebuah garis vertikal melalui seperti ditunjukkan pada .
Sekarang, kita menemukan nilai , yaitu pada sumbu dan menggambar garis horizontal melalui . Titik pertemuan kedua garis ini memiliki koordinat Kita memplot titik tersebut di sana, seperti ditunjukkan pada .
Plotkan dan pada sistem koordinat persegi panjang yang sama.
Solusi
Solusi
Nilai koordinat kedua titik sama, tetapi nilai dan tertukar. Mari kita mulai dengan titik Koordinat adalah , jadi temukan pada sumbu dan gambar garis vertikal melalui Koordinat adalah , jadi temukan pada sumbu dan gambar garis horizontal melalui Pada pertemuan kedua garis tersebut, kita memplot titik
Untuk memplot titik kita mulai dengan menemukan pada sumbu dan menggambar garis vertikal melalui Kemudian, kita menemukan pada sumbu dan menggambar garis horizontal melalui Pada pertemuan kedua garis tersebut, kita memplot titik
Perhatikan bahwa urutan koordinat itu penting. Oleh karena itu, bukan titik yang sama dengan
Plotkan setiap titik pada sistem koordinat persegi panjang dan tentukan kuadran tempat titik tersebut berada:
- ⓐ
- ⓑ
- ⓒ
- ⓓ
Solusi
Solusi
Bilangan pertama pada pasangan koordinat merupakan koordinat dan bilangan kedua merupakan koordinat
ⓐ Karena titik berada di Kuadran II.
ⓑ Karena titik berada di Kuadran III.
ⓒ Karena titik berada di Kuadran IV.
ⓓ Karena titik berada di Kuadran I. Akan membantu jika ditulis sebagai bilangan campuran atau desimal Dengan demikian, kita mengetahui bahwa titik tersebut berada di tengah antara dan pada sumbu
Bagaimana tanda koordinat memengaruhi letak titik?
- ⓐ
- ⓑ
- ⓒ
- ⓓ
Solusi
Solusi
Saat menentukan koordinat dan koordinat kita harus memperhatikan tanda-tandanya.
Anda mungkin telah melihat beberapa pola ketika memplot titik-titik pada dua contoh sebelumnya.
Untuk setiap titik di Kuadran IV, apa yang Anda perhatikan tentang tanda koordinatnya?
Bagaimana dengan tanda koordinat titik-titik di kuadran ketiga? Kuadran kedua? Kuadran pertama?
Dapatkah Anda menentukan kuadran tempat titik (−2, 5) berada hanya dengan melihat koordinatnya? Di kuadran mana titik (2, −5) berada?
Kita dapat merangkum pola tanda pada setiap kuadran sebagai berikut. Lihat juga .
| Kuadran I | Kuadran II | Kuadran III | Kuadran IV |
|---|---|---|---|
| (x,y) | (x,y) | (x,y) | (x,y) |
| (+,+) | (−,+) | (−,−) | (+,−) |
Bagaimana jika salah satu koordinat bernilai nol? Di manakah letak titik ? Di manakah letak titik ? Titik berada pada sumbu-y dan titik berada pada sumbu-x.
- ⓐ
- ⓑ
- ⓒ
- ⓓ
- ⓔ
Solusi
Solusi
- ⓐ Karena titik yang berkoordinat berada pada sumbu
- ⓑ Karena titik yang berkoordinat berada pada sumbu
- ⓒ Karena titik yang berkoordinat berada pada sumbu
- ⓓ Karena dan titik yang berkoordinat adalah titik asal.
-
ⓔ Karena titik yang berkoordinat berada pada sumbu
Mengidentifikasi Titik pada Grafik
Dalam aljabar, kemampuan mengidentifikasi koordinat suatu titik yang ditampilkan pada grafik sama pentingnya dengan kemampuan memplot titik. Untuk mengidentifikasi koordinat x suatu titik pada grafik, baca angka pada sumbu-x yang tepat berada di atas atau di bawah titik tersebut. Untuk mengidentifikasi koordinat y suatu titik, baca angka pada sumbu-y yang tepat berada di sebelah kiri atau kanan titik tersebut. Ingatlah untuk menulis pasangan berurutan dalam urutan yang benar, yaitu
Tuliskan pasangan berurutan dari setiap titik yang ditampilkan:
Solusi
Solusi
Titik A berada di atas pada sumbu sehingga koordinat titik tersebut adalah Titik tersebut berada di sebelah kiri pada sumbu sehingga koordinat titik tersebut adalah Koordinat titik tersebut adalah
Titik B berada di bawah pada sumbu sehingga koordinat titik tersebut adalah Titik tersebut berada di sebelah kiri pada sumbu sehingga koordinat titik tersebut adalah Koordinat titik tersebut adalah
Titik C berada di atas pada sumbu sehingga koordinat titik tersebut adalah Titik tersebut berada di sebelah kanan pada sumbu sehingga koordinat titik tersebut adalah Koordinat titik tersebut adalah
Titik D berada di bawah pada sumbu sehingga koordinat titik tersebut adalah Titik tersebut berada di sebelah kanan pada sumbu sehingga koordinat titik tersebut adalah Koordinat titik tersebut adalah
Tuliskan pasangan berurutan dari setiap titik yang ditampilkan:
Solusi
Solusi
| Titik A berada pada sumbu-x di . | Koordinat titik A adalah . |
| Titik B berada pada sumbu-y di | Koordinat titik B adalah . |
| Titik C berada pada sumbu-x di . | Koordinat titik C adalah . |
| Titik D berada pada sumbu-y di . | Koordinat titik D adalah . |
Memverifikasi Solusi Persamaan dalam Dua Variabel
Semua persamaan yang telah kita selesaikan sejauh ini merupakan persamaan dengan satu variabel. Dalam hampir setiap kasus, ketika menyelesaikan persamaan, kita memperoleh tepat satu solusi. Proses menyelesaikan persamaan berakhir dengan pernyataan seperti Kemudian, kita memeriksa solusi tersebut dengan menyubstitusikannya kembali ke dalam persamaan.
Berikut adalah contoh persamaan linear dalam satu variabel beserta satu-satunya solusi.
Namun, persamaan dapat memiliki lebih dari satu variabel. Persamaan dengan dua variabel dapat ditulis dalam bentuk standar Persamaan dalam bentuk ini disebut persamaan linear dalam dua variabel.
Perhatikan bahwa istilah linear berkaitan dengan garis.
Berikut adalah contoh persamaan linear dalam dua variabel, dan
Apakah merupakan persamaan linear? Persamaan tersebut tampaknya tidak berbentuk Namun, kita dapat menulis ulang persamaan itu dalam bentuk tersebut.
![]() |
|
| Tambahkan pada kedua ruas. | ![]() |
| Sederhanakan. | ![]() |
| Gunakan Sifat Komutatif untuk menuliskannya dalam bentuk | ![]() |
Dengan menulis ulang sebagai kita dapat melihat bahwa persamaan tersebut merupakan persamaan linear dalam dua variabel karena dapat ditulis dalam bentuk
Persamaan linear dalam dua variabel memiliki tak terhingga banyak solusi. Untuk setiap bilangan yang disubstitusikan sebagai terdapat nilai yang bersesuaian. Pasangan nilai ini merupakan solusi persamaan linear dan dinyatakan oleh pasangan berurutan Ketika kita menyubstitusikan nilai dan tersebut ke dalam persamaan, hasilnya adalah pernyataan yang benar karena nilai ruas kiri sama dengan nilai ruas kanan.
- ⓐ
- ⓑ
- ⓒ
Solusi
Solusi
Substitusikan nilai dari setiap pasangan berurutan ke dalam persamaan, lalu tentukan apakah hasilnya merupakan pernyataan yang benar.
| ⓐ | ⓑ | ⓒ |
![]() |
![]() |
![]() |
| merupakan solusi. | bukan solusi. | merupakan solusi. |
- ⓐ
- ⓑ
- ⓒ
Solusi
Solusi
Substitusikan nilai dan nilai dari setiap pasangan berurutan ke dalam persamaan, lalu tentukan apakah hasilnya berupa pernyataan benar.
| ⓐ | ⓑ | ⓒ |
![]() |
![]() |
![]() |
| merupakan solusi. | merupakan solusi. | bukan solusi. |
Melengkapi Tabel Solusi Persamaan Linear
Dalam contoh-contoh sebelumnya, kita menyubstitusikan nilai dari pasangan berurutan tertentu untuk menentukan apakah pasangan itu merupakan solusi persamaan linear. Namun, bagaimana kita menemukan pasangan berurutan jika pasangan tersebut tidak diberikan? Salah satu caranya adalah memilih nilai , lalu menyelesaikan persamaan untuk Atau, pilih nilai , lalu selesaikan persamaan untuk
Kita akan mulai dengan melihat solusi persamaan yang ditemukan dalam . Informasi ini dapat kita rangkum dalam tabel solusi.
Untuk menemukan solusi ketiga, kita tetapkan , lalu selesaikan persamaan untuk
![]() |
|
| Kalikan. | |
| Sederhanakan. |
Pasangan berurutan tersebut merupakan solusi . Kita akan menambahkannya ke tabel.
Kita dapat menemukan lebih banyak solusi persamaan dengan menyubstitusikan sembarang nilai atau sembarang nilai , lalu menyelesaikan persamaan yang dihasilkan untuk memperoleh pasangan berurutan lain yang merupakan solusi. Persamaan ini memiliki tak terhingga banyak solusi.
Lengkapi tabel untuk menemukan tiga solusi persamaan
Solusi
Solusi
Substitusikan dan ke dalam
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
Hasilnya dirangkum dalam tabel.
Lengkapi tabel untuk menemukan tiga solusi persamaan
Solusi
Solusi
Hasilnya dirangkum dalam tabel.
Menentukan Solusi Persamaan Linear Dua Variabel
Untuk menentukan solusi persamaan linear, kita dapat memilih sembarang bilangan untuk disubstitusikan ke persamaan sebagai atau Kita dapat memilih atau nilai lain apa pun. Namun, sebaiknya pilih bilangan yang mudah digunakan. Kita biasanya akan memilih sebagai salah satu nilai.
Tentukan satu solusi persamaan
Solusi
Solusi
| Langkah 1: Pilih sembarang nilai untuk salah satu variabel dalam persamaan. | Kita dapat menyubstitusikan nilai apa pun sebagai atau nilai apa pun sebagai Mari pilih Berapa nilai jika ? |
|
|
Langkah 2: Substitusikan nilai tersebut ke persamaan. Selesaikan untuk variabel yang lain. |
Substitusikan sebagai Sederhanakan. Bagi kedua ruas dengan 2. |
|
| Langkah 3: Tuliskan solusi sebagai pasangan berurutan. | Jadi, ketika | Solusi ini dinyatakan oleh pasangan berurutan |
| Langkah 4: Periksa. |
Apakah hasilnya merupakan persamaan yang benar? Ya! |
|
Kita telah menyatakan bahwa persamaan linear dua variabel memiliki tak terhingga banyak solusi, dan kita baru saja menentukan salah satunya. Mari tentukan beberapa solusi lain dari persamaan
Tentukan tiga solusi lain dari persamaan
Solusi
Solusi
| Substitusikan nilai tersebut ke persamaan. | ![]() |
![]() |
![]() |
| Sederhanakan.
Selesaikan. |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
|
| Tuliskan pasangan berurutan. |
![]() |
![]() |
![]() |
Jadi, dan semuanya merupakan solusi persamaan Pada contoh sebelumnya, kita juga menentukan bahwa merupakan solusi. Kita dapat mencantumkan solusi-solusi ini dalam tabel.
Sekarang mari kita tentukan beberapa solusi persamaan lain.
Tentukan tiga solusi persamaan
Solusi
Solusi
![]() |
![]() |
![]() |
|
| Pilih nilai untuk atau | ![]() |
![]() |
![]() |
| Substitusikan nilai tersebut ke persamaan. | ![]() |
![]() |
![]() |
| Selesaikan. | ![]() |
![]() |
![]() |
| Tuliskan pasangan berurutan. |
Jadi, dan merupakan tiga solusi persamaan
Ingat, setiap persamaan linear memiliki tak terhingga banyak solusi. Setiap titik yang kamu tentukan merupakan solusi jika titik tersebut membuat persamaan menjadi benar.
Konsep Utama
-
Pola Tanda Kuadran
Kuadran I Kuadran II Kuadran III Kuadran IV (x,y) (x,y) (x,y) (x,y) (+,+) (−,+) (−,−) (+,−) -
Koordinat Nol
- Titik yang koordinat-y-nya sama dengan 0 terletak pada sumbu-x dan memiliki koordinat ( a, 0).
- Titik yang koordinat-x-nya sama dengan 0 terletak pada sumbu-y dan memiliki koordinat ( 0, b).
- Titik (0, 0) disebut titik asal. Titik ini merupakan perpotongan sumbu-x dan sumbu-y.
Berlatih agar Mahir
Memplot Titik pada Sistem Koordinat Kartesius
Pada latihan berikut, plot setiap titik pada petak koordinat.
Solusi
Solusi
Solusi
Solusi
Pada latihan berikut, plot setiap titik pada petak koordinat dan tentukan kuadran tempat titik tersebut berada.
- ⓐ
- ⓑ
- ⓒ
- ⓓ
- ⓐ
- ⓑ
- ⓒ
- ⓓ
Solusi
- ⓐ
- ⓑ
- ⓒ
- ⓓ
Pada latihan berikut, plot setiap titik pada petak koordinat.
- ⓐ
- ⓑ
- ⓒ
- ⓓ
Solusi
- ⓐ
- ⓑ
- ⓒ
- ⓓ
- ⓐ
- ⓑ
- ⓒ
- ⓓ
Solusi
Mengidentifikasi Titik pada Grafik
Pada latihan berikut, tuliskan pasangan berurutan untuk setiap titik yang ditampilkan.
Solusi
C(1, -3) D(4, 3)
Solusi
S(-2, 4) T(-4, -2)
Solusi
C(0, -1) D(-1, 0)
Memeriksa Solusi Persamaan Dua Variabel
Pada latihan berikut, tentukan pasangan berurutan mana yang merupakan solusi persamaan yang diberikan.
- ⓐ
- ⓑ
- ⓒ
Solusi
ⓐ , ⓑ
- ⓐ
- ⓑ
- ⓒ
- ⓐ
- ⓑ
- ⓒ
Solusi
ⓐ , ⓒ
- ⓐ
- ⓑ
- ⓒ
- ⓐ
- ⓑ
- ⓒ
Solusi
ⓑ , ⓒ
- ⓐ
- ⓑ
- ⓒ
- ⓐ
- ⓑ
- ⓒ
Solusi
ⓐ , ⓑ
- ⓐ
- ⓑ
- ⓒ
Menentukan Solusi Persamaan Linear Dua Variabel
Pada latihan berikut, lengkapi tabel untuk menentukan solusi setiap persamaan linear.
Solusi
Solusi
Solusi
Matematika Sehari-hari
Berat bayi Mackenzie mencatat berat bayinya setiap dua bulan. Usia bayi dalam bulan dan beratnya dalam pon dicantumkan dalam tabel, lalu ditampilkan sebagai pasangan berurutan pada kolom ketiga.
ⓐ Plot titik-titik tersebut pada petak koordinat.
ⓑ Mengapa hanya Kuadran I yang diperlukan?
Solusi
-
ⓐ
- ⓑ Usia dan berat hanya bernilai positif.
Berat seorang anak Latresha mencatat tinggi dan berat putranya setiap tahun. Tingginya dalam inci dan beratnya dalam pon dicantumkan dalam tabel, lalu ditampilkan sebagai pasangan berurutan pada kolom ketiga.
ⓐ Plot titik-titik tersebut pada petak koordinat.
ⓑ Mengapa hanya Kuadran I yang diperlukan?
Latihan Menulis
Pernahkah kamu menggunakan peta dengan sistem koordinat Kartesius? Jelaskan peta tersebut dan cara kamu menggunakannya.
Solusi
Jawaban dapat bervariasi.
Bagaimana cara menentukan apakah suatu pasangan berurutan merupakan solusi persamaan yang diberikan?
Pemeriksaan Diri
ⓐ Setelah menyelesaikan latihan, gunakan daftar periksa ini untuk menilai penguasaanmu atas tujuan bagian ini.
ⓑ Jika sebagian besar tanda centangmu berada pada kategori:
…dengan yakin. Selamat! Kamu telah mencapai tujuan bagian ini. Renungkan keterampilan belajar yang kamu gunakan agar dapat terus menggunakannya. Apa yang kamu lakukan sehingga yakin akan kemampuanmu untuk mengerjakan hal-hal ini? Berikan jawaban yang spesifik.
…dengan sedikit bantuan. Hal ini harus segera ditangani karena topik yang belum kamu kuasai akan menjadi hambatan menuju keberhasilan. Dalam matematika, setiap topik dibangun di atas materi sebelumnya. Penting untuk memastikan bahwa kamu memiliki landasan yang kuat sebelum melanjutkan. Kepada siapa kamu dapat meminta bantuan? Teman sekelas dan pengajarmu merupakan sumber bantuan yang baik. Adakah tempat di kampus yang menyediakan tutor matematika? Dapatkah keterampilan belajarmu ditingkatkan?
…tidak—saya belum paham! Ini merupakan tanda peringatan yang tidak boleh kamu abaikan. Segeralah mencari bantuan agar kamu tidak cepat kewalahan. Temui pengajarmu sesegera mungkin untuk membahas keadaanmu. Bersama-sama, kalian dapat menyusun rencana agar kamu memperoleh bantuan yang diperlukan.










































