Prealgebra 2e — Edisi Bahasa Indonesia

Menjumlahkan dan Mengurangkan Pecahan Berpenyebut Berbeda

Menentukan Penyebut Persekutuan Terkecil

Pada bagian sebelumnya, kita menjelaskan cara menjumlahkan dan mengurangkan pecahan berpenyebut sama. Namun, bagaimana kita dapat menjumlahkan dan mengurangkan pecahan berpenyebut berbeda?

Mari kita pikirkan kembali tentang uang logam. Dapatkah Anda menjumlahkan satu koin 25 sen AS dan satu koin 10 sen AS? Anda dapat mengatakan bahwa ada dua koin, tetapi keterangan itu tidak terlalu berguna. Untuk menentukan nilai total satu koin 25 sen ditambah satu koin 10 sen, ubahlah keduanya menjadi jenis satuan yang sama, yaitu sen. Satu koin 25 sen bernilai 25 sen dan satu koin 10 sen bernilai 10 sen, sehingga jumlahnya adalah 35 sen. Lihat .

Satu koin 25 sen AS dan satu koin 10 sen AS ditampilkan. Di bawahnya tertulis 25 sen ditambah 10 sen. Di bawah itu tertulis 35 sen.
Jika digabungkan, satu koin 25 sen dan satu koin 10 sen bernilai 35 sen, atau 35100 dolar.

Demikian pula, ketika menjumlahkan pecahan berpenyebut berbeda, kita harus mengubahnya menjadi pecahan senilai yang berpenyebut sama. Pada contoh koin, ketika kita mengubah nilainya menjadi sen, penyebutnya adalah 100. Karena satu dolar terdiri atas 100 sen, 25 sen adalah 25100 dolar dan 10 sen adalah 10100. Jadi, kita menjumlahkan 25100+10100 untuk memperoleh 35100, yaitu 35 sen.

Anda telah berlatih menjumlahkan dan mengurangkan pecahan berpenyebut sama. Sekarang mari kita lihat apa yang perlu dilakukan terhadap pecahan berpenyebut berbeda.

Pertama, kita akan menggunakan blok pecahan untuk memodelkan cara menentukan penyebut yang sama bagi 12 dan 13.

Kita akan mulai dengan satu blok 12 dan satu blok 13. Kita ingin menemukan blok pecahan yang sama yang dapat digunakan untuk mencocokkan keduanya, yaitu 12 dan 13, secara tepat.

Jika kita mencoba keping 14, 2 keping tersebut tepat menutupi keping 12, tetapi tidak tepat menutupi keping 13.

Dua persegi panjang ditampilkan berdampingan. Persegi panjang pertama berlabel 1/2. Persegi panjang kedua lebih pendek dan berlabel 1/3. Di bawah persegi panjang pertama terdapat persegi panjang berukuran sama yang dibagi vertikal menjadi dua keping, masing-masing berlabel 1/4. Di bawah persegi panjang kedua terdapat dua keping yang masing-masing berlabel 1/4. Kedua keping tersebut jika digabungkan lebih panjang daripada persegi panjang berlabel 1/3.

Jika kita mencoba keping 15, keping-keping tersebut tidak tepat menutupi keping 12 maupun keping 13.

Dua persegi panjang ditampilkan berdampingan. Persegi panjang pertama berlabel 1/2 dan persegi panjang kedua yang lebih pendek berlabel 1/3. Di bawah persegi panjang pertama terdapat tiga keping yang masing-masing berlabel 1/5; jika digabungkan, ketiganya lebih panjang daripada persegi panjang 1/2. Di bawah persegi panjang kedua terdapat dua keping yang masing-masing berlabel 1/5; jika digabungkan, keduanya lebih panjang daripada persegi panjang 1/3.

Jika kita mencoba keping 16, tampak bahwa tepat 3 keping menutupi keping 12 dan tepat 2 keping menutupi keping 13.

Dua persegi panjang ditampilkan berdampingan. Persegi panjang pertama berlabel 1/2 dan persegi panjang kedua yang lebih pendek berlabel 1/3. Di bawah persegi panjang pertama terdapat persegi panjang berukuran sama yang dibagi vertikal menjadi tiga keping, masing-masing berlabel 1/6. Di bawah persegi panjang kedua terdapat persegi panjang berukuran sama yang dibagi vertikal menjadi dua keping, masing-masing berlabel 1/6.

Jika kita mencoba keping 112, keping-keping itu juga dapat digunakan.

Dua persegi panjang ditampilkan berdampingan. Persegi panjang pertama berlabel 1/2 dan persegi panjang kedua yang lebih pendek berlabel 1/3. Di bawah persegi panjang pertama terdapat persegi panjang berukuran sama yang dibagi vertikal menjadi 6 keping, masing-masing berlabel 1/12. Di bawah persegi panjang kedua terdapat persegi panjang berukuran sama yang dibagi vertikal menjadi 4 keping, masing-masing berlabel 1/12.

Keping yang lebih kecil lagi, seperti 124 dan 148, juga akan tepat menutupi keping 12 dan keping 13.

Penyebut keping terbesar yang menutupi kedua pecahan tersebut adalah penyebut persekutuan terkecil (PPK) dari kedua pecahan. Jadi, penyebut persekutuan terkecil dari 12 dan 13 adalah 6.

Perhatikan bahwa semua keping yang menutupi 12 dan 13 memiliki kesamaan: penyebutnya merupakan kelipatan persekutuan dari 2 dan 3, yaitu penyebut dari 12 dan 13. Kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari kedua penyebut adalah 6, sehingga kita mengatakan bahwa 6 adalah penyebut persekutuan terkecil (PPK) dari pecahan 12 dan 13.

Untuk menentukan PPK dari dua pecahan, kita akan menentukan KPK dari penyebutnya. Kita mengikuti prosedur yang sebelumnya digunakan untuk menentukan KPK dari dua bilangan. Saat menentukan PPK, kita hanya menggunakan penyebut pecahan, bukan pembilangnya.

Tentukan PPK dari pecahan 712 dan 518.

Solusi

Penyelesaian

Faktorkan setiap penyebut menjadi faktor-faktor primanya. Dua pohon faktor menggambarkan faktorisasi prima. Pohon pertama menunjukkan bahwa 12 difaktorkan menjadi 3, 2, dan 2. Pohon kedua menunjukkan bahwa 18 difaktorkan menjadi 3, 2, dan 3. Bilangan yang dilingkari adalah faktor prima.
Tuliskan faktor-faktor prima 12 dan 18 serta sejajarkan faktor yang sama dalam kolom jika memungkinkan. Faktorisasi prima 12 dan 18: 12 sama dengan 2 kali 2 kali 3 dan 18 sama dengan 2 kali 3 kali 3. Susunan ini digunakan untuk menentukan faktor persekutuan terbesar atau kelipatan persekutuan terkecil.
Turunkan setiap kolom. Gambar menunjukkan 12 sama dengan 2 kali 2 kali 3 dan 18 sama dengan 2 kali 3 kali 3; faktor persekutuan 2 dan 3 dilingkari.
Kalikan faktor-faktornya. Hasil kalinya adalah KPK. KPK=36
KPK dari 12 dan 18 adalah 36, sehingga PPK dari 712 dan 518 adalah 36. PPK dari 712 dan 518 adalah 36.

Untuk menentukan PPK dari dua pecahan, tentukan KPK dari penyebutnya. Perhatikan bahwa langkah-langkah di bawah ini mirip dengan langkah yang kita gunakan untuk menentukan KPK.

Tentukan PPK dari pecahan 815 dan 1124.

Solusi

Penyelesaian

Untuk menentukan PPK, kita menentukan KPK dari penyebutnya.

Tentukan KPK dari 15 dan 24.

Baris teratas menunjukkan 15 sama dengan 3 kali 5. Baris berikutnya menunjukkan 24 sama dengan 2 kali 2 kali 2 kali 3. Kedua faktor 3 disejajarkan secara vertikal. Baris berikutnya menunjukkan PPK sama dengan 2 kali 2 kali 2 kali 3 kali 5. Baris terakhir menunjukkan PPK sama dengan 120.

KPK dari 15 dan 24 adalah 120. Jadi, PPK dari 815 dan 1124 adalah 120.

Mengubah Pecahan Menjadi Pecahan Senilai dengan PPK

Sebelumnya, kita menggunakan blok pecahan untuk melihat bahwa PPK dari 14 dan 16 adalah 12. Kita melihat bahwa tiga keping 112 tepat menutupi 14 dan dua keping 112 tepat menutupi 16, sehingga

14=312 dan 16=212.
Di sebelah kiri terdapat persegi panjang berlabel 1/4. Di bawahnya terdapat persegi panjang identik yang dibagi vertikal menjadi 3 bagian sama besar, masing-masing berlabel 1/12. Di sebelah kanan terdapat persegi panjang berlabel 1/6. Di bawahnya terdapat persegi panjang identik yang dibagi vertikal menjadi 2 bagian sama besar, masing-masing berlabel 1/12.

Kita mengatakan bahwa 14 dan 312 merupakan pecahan senilai, dan bahwa 16 dan 212 juga merupakan pecahan senilai.

Kita dapat menggunakan Sifat Pecahan Senilai untuk mengubah suatu pecahan secara aljabar menjadi pecahan yang senilai. Ingatlah bahwa dua pecahan senilai jika nilainya sama. Sifat Pecahan Senilai diulangi di bawah ini sebagai acuan.

Untuk menjumlahkan atau mengurangkan pecahan berpenyebut berbeda, mula-mula kita harus mengubah setiap pecahan menjadi pecahan senilai dengan PPK sebagai penyebutnya. Mari kita lihat cara mengubah 14 dan 16 menjadi pecahan senilai berpenyebut 12 tanpa menggunakan model.

Ubah 14 dan 16 menjadi pecahan senilai dengan penyebut 12, yaitu PPK keduanya.

Solusi

Penyelesaian

Tentukan PPK. PPK dari 14 dan 16 adalah 12.
Tentukan bilangan yang harus dikalikan dengan 4 agar menghasilkan 12. Persamaan perkalian menunjukkan 4 kali 3 sama dengan 12; faktor 3 disorot merah.
Tentukan bilangan yang harus dikalikan dengan 6 agar menghasilkan 12. Persamaan perkalian menunjukkan 6 kali 2 sama dengan 12; faktor 2 disorot merah.
Gunakan Sifat Pecahan Senilai untuk mengubah setiap pecahan menjadi pecahan senilai dengan PPK sebagai penyebutnya; kalikan pembilang dan penyebut setiap pecahan dengan bilangan yang sama. Pecahan 1/4 dan 1/6 diubah menjadi pecahan senilai dengan mengalikan pembilang dan penyebutnya masing-masing dengan 3 dan 2 agar memperoleh penyebut yang sama.
Sederhanakan pembilang dan penyebutnya. Dua pecahan, 3/12 dan 2/12, ditampilkan.

Kita tidak menyederhanakan pecahan yang dihasilkan. Jika disederhanakan, pecahan itu akan kembali menjadi pecahan semula dan kehilangan penyebut yang sama.

Ubah 815 dan 1124 menjadi pecahan senilai dengan penyebut 120, yaitu PPK keduanya.

Solusi

Penyelesaian

PPK adalah 120. Kita akan mulai dari Langkah 2.
Tentukan bilangan yang harus dikalikan dengan 15 agar menghasilkan 120. Persamaan menunjukkan 15 kali 8 sama dengan 120; faktor 8 disorot merah.
Tentukan bilangan yang harus dikalikan dengan 24 agar menghasilkan 120. Persamaan menunjukkan 24 kali 5 sama dengan 120; faktor 5 disorot merah.
Gunakan Sifat Pecahan Senilai. Pecahan-pecahan menunjukkan bahwa mengalikan pembilang dan penyebut dengan bilangan bukan nol yang sama, disorot merah, menghasilkan pecahan senilai.
Sederhanakan pembilang dan penyebutnya. Dua pecahan, 64/120 dan 55/120, ditampilkan.

Menjumlahkan dan Mengurangkan Pecahan Berpenyebut Berbeda

Setelah mengubah dua pecahan menjadi bentuk senilai yang berpenyebut sama, kita dapat menjumlahkan atau mengurangkannya dengan menjumlahkan atau mengurangkan pembilangnya.

Jumlahkan: 12+13.

Solusi

Penyelesaian

12+13
Tentukan PPK dari 2 dan 3.
Perhitungan PPK dari 2 dan 3 menunjukkan hasil kali 2 kali 3 sama dengan 6.
Ubah menjadi pecahan senilai dengan PPK 6. Penjumlahan 1/2 dan 1/3 ditulis dengan penyebut yang sama sebagai (1 kali 3)/(2 kali 3) ditambah (1 kali 2)/(3 kali 2).
Sederhanakan pembilang dan penyebutnya. 36+26
Jumlahkan. 56

Ingatlah untuk selalu memeriksa apakah jawaban dapat disederhanakan. Karena 5 dan 6 tidak memiliki faktor persekutuan selain 1, pecahan 56 tidak dapat disederhanakan lagi.

Kurangkan: 12(14).

Solusi

Penyelesaian

12(14)
Tentukan PPK dari 2 dan 4.
Gambar menunjukkan cara menentukan PPK dari 2 dan 4 melalui faktorisasi prima, yaitu 2 dan 2 kali 2, dan memperoleh PPK sama dengan 4.
Tulis ulang sebagai pecahan senilai dengan PPK 4. Bentuk matematika menunjukkan pecahan (1 kali 2)/(2 kali 2), dengan kedua faktor 2 disorot merah, dikurangi pecahan negatif −1/4.
Sederhanakan pecahan pertama. 24(14)
Kurangkan. 2(−1)4
Sederhanakan. 34

Salah satu pecahan sudah memiliki penyebut persekutuan terkecil, sehingga kita hanya perlu mengubah pecahan yang lain.

Jumlahkan: 712+518.

Solusi

Penyelesaian

712+518
Tentukan PPK dari 12 dan 18.
PPK dari 12 dan 18 ditentukan melalui faktorisasi prima dan hasilnya adalah 36.
Tulis ulang sebagai pecahan senilai dengan PPK. Penjumlahan 7/12 dan 5/18 ditulis ulang dengan mengalikan kedua pecahan masing-masing dengan 3/3 dan 2/2 agar memperoleh penyebut yang sama.
Sederhanakan pembilang dan penyebutnya. 2136+1036
Jumlahkan. 3136

Karena 31 adalah bilangan prima, bilangan tersebut tidak memiliki faktor persekutuan selain 1 dengan 36. Jawabannya sudah dalam bentuk paling sederhana.

Ketika menggunakan Sifat Pecahan Senilai, ada cara cepat untuk menentukan bilangan pengali yang diperlukan agar memperoleh PPK. Tuliskan faktor-faktor penyebut dan PPK seperti ketika Anda menentukan PPK. Faktor yang “hilang” dari setiap penyebut adalah bilangan yang Anda perlukan.

Baris pertama menunjukkan 12 sama dengan 2 kali 2 kali 3, dengan ruang kosong di samping faktor 3. Baris berikutnya menunjukkan 18 sama dengan 2 kali 3 kali 3, dengan ruang kosong di antara faktor 2 dan faktor 3 pertama. Garis merah dari ruang kosong menunjuk pada label faktor yang hilang. Di bawah garis horizontal tertulis PPK sama dengan 2 kali 2 kali 3 kali 3, lalu PPK sama dengan 36.

PPK, yaitu 36, memiliki 2 faktor 2 dan 2 faktor 3.

Dua belas memiliki dua faktor 2, tetapi hanya satu faktor 3—jadi, bilangan itu “kehilangan” satu faktor 3. Kita mengalikan pembilang dan penyebut 712 dengan 3 untuk memperoleh pecahan senilai berpenyebut 36.

Delapan belas kehilangan satu faktor 2—jadi, kalikan pembilang dan penyebut dari 518 dengan 2 untuk memperoleh pecahan senilai berpenyebut 36. Kita akan menerapkan metode ini ketika mengurangkan pecahan pada contoh berikutnya.

Kurangkan: 7151924.

Solusi

Penyelesaian

7151924
Tentukan PPK.
PPK dari 15 dan 24 ditentukan melalui faktorisasi prima: 15 sama dengan 3 kali 5 dan 24 sama dengan 2 kali 2 kali 2 kali 3, sehingga PPK sama dengan 2 kali 2 kali 2 kali 3 kali 5, yaitu 120.
15 kehilangan tiga faktor 2
24 kehilangan satu faktor 5
Tulis ulang sebagai pecahan senilai dengan PPK. Pecahan 7/15 dan 19/24 diubah menjadi pecahan senilai berpenyebut 120 dengan mengalikan pembilang dan penyebutnya masing-masing dengan 8 dan 5; kedua pengali disorot merah.
Sederhanakan setiap pembilang dan penyebut. 5612095120
Kurangkan. 39120
Tulis ulang dengan menunjukkan faktor persekutuan 3. 13·340·3
Hilangkan faktor persekutuan untuk menyederhanakan. 1340

Jumlahkan: 1130+2342.

Solusi

Penyelesaian

1130+2342
Tentukan PPK.
PPK dari 30 dan 42 ditentukan melalui faktorisasi prima: 30 sama dengan 2 kali 3 kali 5, 42 sama dengan 2 kali 3 kali 7, dan PPK sama dengan 2 kali 3 kali 5 kali 7, yaitu 210.
Tulis ulang sebagai pecahan senilai dengan PPK. Pada penjumlahan negatif 11/30 dan 23/42, pembilang dan penyebut setiap pecahan masing-masing dikalikan dengan faktor 7 dan 5 yang disorot merah agar memperoleh penyebut yang sama.
Sederhanakan setiap pembilang dan penyebut. 77210+115210
Jumlahkan. 38210
Tulis ulang dengan menunjukkan faktor persekutuan 2. 19·2105·2
Hilangkan faktor persekutuan untuk menyederhanakan. 19105

Pada contoh berikutnya, salah satu pecahan memiliki variabel pada pembilangnya. Kita mengikuti langkah-langkah yang sama seperti ketika kedua pembilang berupa bilangan.

Jumlahkan: 35+x8.

Solusi

Penyelesaian

Kedua pecahan memiliki penyebut yang berbeda.

35+x8
Tentukan PPK.
Perhitungan langkah demi langkah menentukan PPK dari 5 dan 8 melalui faktorisasi prima dan memperoleh PPK sama dengan 2 kali 2 kali 2 kali 5, yaitu 40.
Tulis ulang sebagai pecahan senilai dengan PPK. Dua pecahan dijumlahkan. Pecahan pertama adalah (3 kali 8)/(5 kali 8), dan pecahan kedua adalah (x kali 5)/(8 kali 5).
Sederhanakan pembilang dan penyebutnya. 2440+5x40
Jumlahkan. 24+5x40

Kita tidak dapat menjumlahkan 24 dan 5x karena keduanya bukan suku sejenis, sehingga bentuk tersebut tidak dapat disederhanakan lebih lanjut.

Mengidentifikasi dan Menggunakan Operasi Pecahan

Sejauh ini, Anda telah berlatih mengalikan, membagi, menjumlahkan, dan mengurangkan pecahan. Tabel berikut merangkum keempat operasi pecahan tersebut. Ingat: Untuk menjumlahkan atau mengurangkan pecahan, Anda memerlukan penyebut yang sama, tetapi tidak untuk mengalikan atau membagi pecahan.

Sederhanakan:
  1. 14+16
  2. 14÷16
Solusi

Penyelesaian

Pertama-tama, kita bertanya, “Operasi apa yang digunakan?”

Operasinya adalah penjumlahan.

Apakah penyebut kedua pecahan sama? Tidak.

14+16
Tentukan PPK.
Perhitungan penyebut persekutuan terkecil (PPK) untuk 4 dan 6 melalui faktorisasi prima, yang menghasilkan PPK 12.
Tulis ulang setiap pecahan sebagai pecahan senilai dengan PPK sebagai penyebutnya. Bentuk matematika menunjukkan penjumlahan dua pecahan: negatif (1 × 3)/(4 × 3) ditambah (1 × 2)/(6 × 2). Angka 3 dan 2 yang digunakan untuk menyamakan penyebut ditandai merah.
Sederhanakan pembilang dan penyebut. 312+212
Jumlahkan pembilangnya dan tempatkan hasil penjumlahan di atas penyebut yang sama. 112
Periksa apakah jawaban dapat disederhanakan. Jawaban tersebut tidak dapat disederhanakan.

Operasinya adalah pembagian. Kita tidak memerlukan penyebut yang sama.

Langkah-langkah membagi pecahan dengan mengubah pembagian menjadi perkalian dengan kebalikan, lalu menyederhanakan hasilnya.
14÷16
Untuk membagi pecahan, kalikan pecahan pertama dengan kebalikan pecahan kedua. 14·61
Kalikan. 64
Sederhanakan. 32
Sederhanakan:
  1. 5x6310
  2. 5x6·310
Solusi

Penyelesaian

Operasinya adalah pengurangan. Kedua pecahan tidak memiliki penyebut yang sama.

Langkah-langkah mengurangkan pecahan aljabar dengan menentukan PPK.
5x6310
Tulis ulang setiap pecahan sebagai pecahan senilai dengan PPK 30 sebagai penyebutnya. 5x·56·53·310·3
25x30930
Kurangkan pembilangnya dan tempatkan selisihnya di atas penyebut yang sama. 25x930

Operasinya adalah perkalian; penyebut yang sama tidak diperlukan.

Contoh langkah demi langkah untuk mengalikan dan menyederhanakan pecahan aljabar.
5x6·310
Untuk mengalikan pecahan, kalikan pembilang kedua pecahan dan kalikan penyebut kedua pecahan. 5x·36·10
Tulis ulang dengan menampilkan faktor persekutuan. 5·x·32·3·2·5
Hilangkan faktor persekutuan untuk menyederhanakan. x4

Menggunakan Urutan Operasi Hitung untuk Menyederhanakan Pecahan Kompleks

Dalam Mengalikan dan Membagi Pecahan Campuran dan Pecahan Kompleks, kita telah melihat bahwa pecahan kompleks adalah pecahan yang pembilang atau penyebutnya memuat pecahan. Kita menyederhanakan pecahan kompleks dengan menulisnya ulang sebagai soal pembagian. Sebagai contoh,

3458=34÷58

Sekarang kita akan membahas pecahan kompleks yang pembilang atau penyebutnya dapat disederhanakan. Sesuai urutan operasi hitung, kita menyederhanakan pembilang dan penyebut secara terpisah terlebih dahulu. Kemudian, kita membagi pembilang dengan penyebut.

Sederhanakan: (12)24+32.

Solusi

Penyelesaian

Penyederhanaan langkah demi langkah untuk bentuk (1/2)^2/(4 + 3^2), beserta setiap perubahan matematis hingga hasil akhir 1/52.
(12)24+32
Sederhanakan pembilang. 144+32
Sederhanakan suku berpangkat pada penyebut. 144+9
Jumlahkan suku-suku pada penyebut. 1413
Bagi pembilang dengan penyebut. 14÷13
Tulis ulang sebagai perkalian dengan kebalikan. 14·113
Kalikan. 152

Sederhanakan: 12+233416.

Solusi

Penyelesaian

Penyelesaian langkah demi langkah untuk menyederhanakan pecahan kompleks, beserta setiap operasi dan bentuk matematikanya.
12+233416
Tulis ulang pembilang dengan PPK 6 dan penyebut dengan PPK 12. 36+46912212
Jumlahkan pada pembilang. Kurangkan pada penyebut. 76712
Bagi pembilang dengan penyebut. 76÷712
Tulis ulang sebagai perkalian dengan kebalikan. 76·127
Tulis ulang dengan menampilkan faktor persekutuan. 7·6·26·7·1
Sederhanakan. 2

Menghitung Nilai Bentuk Aljabar dengan Pecahan

Kita telah menghitung nilai bentuk aljabar sebelumnya, dan sekarang kita juga dapat menghitung nilai bentuk aljabar yang memuat pecahan. Ingatlah bahwa untuk menghitung nilai suatu bentuk, kita mengganti variabel dengan nilainya, kemudian menyederhanakannya.

Hitung nilai x+13 jika
  1. x=13
  2. x=34.
Solusi

Penyelesaian

Untuk menghitung nilai x+13 jika x=13, gunakan 13 sebagai pengganti x dalam bentuk tersebut.

x+13
Instruksi untuk mengganti x dengan −1/3 ditampilkan dalam warna biru kehijauan gelap; pecahan −1/3 ditandai merah pada latar putih. Bentuk matematika negatif sepertiga ditambah sepertiga menunjukkan dua lawan bilangan yang jumlahnya nol.
Sederhanakan. 0

Untuk menghitung nilai x+13 jika x=34, kita menggunakan 34 sebagai pengganti x dalam bentuk tersebut.

x+13
Instruksi untuk mengganti x dengan −3/4 ditampilkan. Bentuk matematika menunjukkan penjumlahan negatif tiga per empat dengan sepertiga.
Tulis ulang sebagai pecahan senilai dengan PPK 12 sebagai penyebutnya. 3·34·3+1·43·4
Sederhanakan pembilang dan penyebut. 912+412
Jumlahkan. 512

Hitung nilai y56 jika y=23.

Solusi

Penyelesaian

Kita menggunakan 23 sebagai pengganti y dalam bentuk tersebut.

y56
Instruksi untuk mengganti y dengan −2/3 ditampilkan. Bentuk matematika menunjukkan negatif dua per tiga dikurangi lima per enam; pembilang dan penyebut pecahan pertama berwarna merah.
Tulis ulang sebagai pecahan senilai dengan PPK 6 sebagai penyebutnya. 4656
Kurangkan. 96
Sederhanakan. 32

Hitung nilai 2x2y jika x=14 dan y=23.

Solusi

Penyelesaian

Gantikan variabel dengan nilai-nilainya dalam bentuk tersebut. Dalam bentuk 2x2y, pangkat hanya berlaku untuk x.

Bentuk matematika 2x^2y ditampilkan dengan teks hitam pada latar putih.
Gantikan x dengan 1/4 dan y dengan −2/3. Bentuk matematika 2(1/4)^2(−2/3) menunjukkan perkalian bilangan cacah, pecahan berpangkat dua, dan pecahan negatif. Bilangan 1/4 berwarna merah dan −2/3 berwarna biru.
Sederhanakan pangkat terlebih dahulu. Bentuk matematika menunjukkan hasil kali tiga suku: 2, pecahan 1/16, dan pecahan negatif −2/3. Tanda kurung di sekeliling suku-suku tersebut menunjukkan perkalian.
Kalikan. Hasil kalinya akan negatif. Bentuk matematika menunjukkan perkalian tiga pecahan: negatif dua per satu, satu per enam belas, dan dua per tiga.
Sederhanakan. Bentuk matematika menunjukkan pecahan −4/48 dengan teks hitam pada latar putih. Tanda negatif berada di depan pecahan, dengan 4 sebagai pembilang dan 48 sebagai penyebut.
Hilangkan faktor persekutuan. Bentuk matematika menunjukkan pecahan bertanda negatif; faktor persekutuan 4 pada pembilang dan penyebut dicoret untuk menyederhanakan bentuk −(1 × 4)/(4 × 12).
Sederhanakan. Bentuk matematika menampilkan pecahan negatif 1 per 12, yaitu −1/12.

Hitung nilai p+qr jika p=−4,q=−2, dan r=8.

Solusi

Penyelesaian

Kita mengganti variabel dengan nilainya dalam bentuk tersebut, lalu menyederhanakannya.

p+qr
Instruksi untuk mengganti p dengan −4, q dengan −2, dan r dengan 8 ditampilkan pada latar putih. Bentuk matematika menunjukkan jumlah negatif empat dan negatif dua, semuanya dibagi delapan.
Jumlahkan pembilang terlebih dahulu. 68
Sederhanakan. 34

Konsep Kunci

  • Menentukan penyebut persekutuan terkecil (PPK) dari dua pecahan.
    1. Faktorkan setiap penyebut menjadi faktor-faktor primanya.
    2. Susun faktor-faktor prima dalam daftar dan sejajarkan faktor yang sama dalam kolom jika memungkinkan.
    3. Turunkan faktor-faktor pada setiap kolom.
    4. Kalikan faktor-faktor tersebut. Hasil kalinya adalah KPK dari penyebut-penyebut itu.
    5. KPK dari penyebut-penyebut tersebut adalah PPK pecahan-pecahan itu.
  • Sifat Pecahan Senilai
    • Jika a, b, dan c adalah bilangan cacah dengan b0, c0, maka
      ab = acbc dan acbc=ab
  • Mengubah dua pecahan menjadi pecahan senilai dengan PPK sebagai penyebutnya.
    1. Tentukan PPK.
    2. Untuk setiap pecahan, tentukan bilangan yang harus dikalikan dengan penyebut agar menghasilkan PPK.
    3. Gunakan Sifat Pecahan Senilai untuk mengalikan pembilang dan penyebut dengan bilangan dari Langkah 2.
    4. Sederhanakan pembilang dan penyebut.
  • Menjumlahkan atau mengurangkan pecahan yang penyebutnya berbeda.
    1. Tentukan PPK.
    2. Ubah setiap pecahan menjadi pecahan senilai dengan PPK sebagai penyebutnya.
    3. Jumlahkan atau kurangkan pecahan-pecahan tersebut.
    4. Tulis hasilnya dalam bentuk paling sederhana.
  • Ringkasan Operasi Pecahan
    • Perkalian pecahan: Kalikan pembilang kedua pecahan dan kalikan penyebut kedua pecahan.
      abcd=acbd
    • Pembagian pecahan: Kalikan pecahan pertama dengan kebalikan pecahan kedua.
      ab÷cd=abdc
    • Penjumlahan pecahan: Jumlahkan pembilangnya dan tempatkan hasil penjumlahan di atas penyebut yang sama. Jika penyebut kedua pecahan berbeda, ubah terlebih dahulu keduanya menjadi pecahan senilai dengan PPK sebagai penyebutnya.
      ac+bc=a+bc
    • Pengurangan pecahan: Kurangkan pembilangnya dan tempatkan selisihnya di atas penyebut yang sama. Jika penyebut kedua pecahan berbeda, ubah terlebih dahulu keduanya menjadi pecahan senilai dengan PPK sebagai penyebutnya.
      acbc=abc
  • Menyederhanakan pecahan kompleks.
    1. Sederhanakan pembilang.
    2. Sederhanakan penyebut.
    3. Bagi pembilang dengan penyebut.
    4. Sederhanakan jika mungkin.

Latihan Membentuk Kemahiran

Menentukan Penyebut Persekutuan Terkecil (PPK)

Dalam latihan berikut, tentukan penyebut persekutuan terkecil (PPK) dari setiap kelompok pecahan.

23 dan 34

34 dan 25

Solusi

20

712 dan 58

916 dan 712

Solusi

48

1330 dan 2542

2330 dan 548

Solusi

240

2135 dan 3956

1835 dan 3349

Solusi

245

23,16, dan 34

23,14, dan 35

Solusi

60

Mengubah Pecahan Menjadi Pecahan Senilai dengan PPK

Dalam latihan berikut, ubahlah pecahan yang diberikan menjadi pecahan senilai dengan menggunakan PPK.

13 dan 14, PPK =12

14 dan 15, PPK =20

Solusi

520,420

512 dan 78, PPK =24

712 dan 58, PPK =24

Solusi

1424,1524

1316 dan 1112, PPK =48

1116 dan 512, PPK =48

Solusi

3348,2048

13,56, dan 34, PPK =12

13,34, dan 35, PPK =60

Solusi

2060,4560,3660

Menjumlahkan dan Mengurangkan Pecahan Berpenyebut Berbeda

Dalam latihan berikut, jumlahkan atau kurangkan. Tulislah hasilnya dalam bentuk paling sederhana.

13+15

14+15

Solusi

920

12+17

13+18

Solusi

1124

13(19)

14(18)

Solusi

38

15(110)

12(16)

Solusi

23

23+34

34+25

Solusi

2320

712+58

512+38

Solusi

1924

712916

716512

Solusi

148

111238

58712

Solusi

124

2338

5634

Solusi

112

1130+2740

920+1730

Solusi

760

1330+2542

2330+548

Solusi

5380

39562235

33491835

Solusi

291245

23(34)

34(45)

Solusi

120

916(45)

720(58)

Solusi

1140

1+78

1+56

Solusi

116

159

1310

Solusi

710

x3+14

y2+23

Solusi

3y+46

y435

x514

Solusi

4x520

Mengidentifikasi dan Menggunakan Operasi Pecahan

Dalam latihan berikut, lakukan operasi yang ditunjukkan. Tulislah jawaban Anda dalam bentuk paling sederhana.

  1. 34+16
  2. 34÷16
  1. 23+16
  2. 23÷16
Solusi
  1. 56
  2. 4
  1. 2518
  2. 25·18
  1. 4518
  2. 45·18
Solusi
  1. 3740
  2. 110
  1. 5n6÷815
  2. 5n6815
  1. 3a8÷712
  2. 3a8712
Solusi
  1. 9a14
  2. 9a1424
  1. 910·(11d12)
  2. 910+(11d12)
  1. 415·(5q9)
  2. 415+(5q9)
Solusi
  1. 4q27
  2. 1225q45

38÷(310)

512÷(59)

Solusi

34

38+512

18+712

Solusi

1124

5619

5916

Solusi

718

38·(1021)

712·(835)

Solusi

215

715y4

38x11

Solusi

−338x88

1112a·9a16

10y13·815y

Solusi

1639

Menggunakan Urutan Operasi Hitung untuk Menyederhanakan Pecahan Kompleks

Dalam latihan berikut, sederhanakan.

(15)22+32

(13)25+22

Solusi

181

23+42(23)2

3332(34)2

Solusi

32

(35)2(37)2

(34)2(58)2

Solusi

3625

213+15

514+13

Solusi

607

23+123423

34+125623

Solusi

152

782312+38

343514+25

Solusi

313

Latihan Campuran

Dalam latihan berikut, sederhanakan.

12+23·512

13+25·34

Solusi

1930

135÷110

156÷112

Solusi

−9

23+16+34

23+14+35

Solusi

9160

3816+34

25+5834

Solusi

1140

12(920415)

8(151656)

Solusi

56

58+161924

16+3101430

Solusi

1

(59+16)÷(2312)

(34+16)÷(5813)

Solusi

227

Dalam latihan berikut, hitung nilai bentuk yang diberikan. Nyatakan jawaban Anda dalam bentuk paling sederhana dengan menggunakan pecahan tidak sejati jika diperlukan.

x+12 jika
  1. x=18
  2. x=12
x+23 jika
  1. x=16
  2. x=53
Solusi
  1. 12
  2. −1
x+(56) jika
  1. x=13
  2. x=16
x+(1112) jika
  1. x=1112
  2. x=34
Solusi
  1. 0
  2. 16
x25 jika
  1. x=35
  2. x=35
x13 jika
  1. x=23
  2. x=23
Solusi
  1. 13
  2. −1
710w jika
  1. w=12
  2. w=12
512w jika
  1. w=14
  2. w=14
Solusi
  1. 16
  2. 23

4p2q jika p=12 dan q=59

5m2n jika m=25 dan n=13

Solusi

415

2x2y3 jika x=23 dan y=12

8u2v3 jika u=34 dan v=12

Solusi

916

u+vw jika u=−4,v=−8,w=2

m+np jika m=−6,n=−2,p=4

Solusi

−2

a+bab jika a=−3,b=8

rsr+s jika r=10,s=−5

Solusi

3

Matematika Sehari-hari

Menghias Laronda sedang membuat sarung untuk bantal-bantal hias di sofanya. Untuk setiap sarung bantal, ia memerlukan 316 yard kain bermotif dan 38 yard kain polos. Berapa yard kain seluruhnya yang diperlukan Laronda untuk setiap sarung bantal?

Membuat Kue Vanessa sedang membuat kukis keping cokelat dan kukis havermut. Ia memerlukan 114 cangkir gula untuk kukis keping cokelat dan 118 cangkir untuk kukis havermut. Berapa cangkir gula yang diperlukannya seluruhnya?

Solusi

Ia memerlukan 238 cangkir.

Latihan Menulis

Jelaskan mengapa pecahan harus memiliki penyebut sama agar dapat dijumlahkan atau dikurangkan.

Jelaskan cara menentukan PPK dari dua pecahan.

Solusi

Jawaban dapat bervariasi.

Evaluasi Diri

Setelah menyelesaikan latihan, gunakan daftar periksa ini untuk menilai penguasaan Anda atas tujuan bagian ini.

Tabel evaluasi diri keterampilan pecahan. Enam tujuannya adalah menentukan penyebut persekutuan terkecil (PPK), mengubah pecahan menjadi pecahan senilai dengan PPK, menjumlahkan dan mengurangkan pecahan berpenyebut berbeda, mengenali dan menggunakan operasi pecahan, menggunakan urutan operasi untuk menyederhanakan pecahan kompleks, dan menghitung nilai bentuk variabel yang memuat pecahan. Untuk setiap tujuan, pilih Dengan yakin, Dengan sedikit bantuan, atau Tidak—saya belum paham!

Setelah melihat daftar periksa, menurut Anda apakah Anda telah siap untuk bagian berikutnya? Mengapa atau mengapa tidak?

penyebut persekutuan terkecil (PPK)
Penyebut persekutuan terkecil (PPK) dari dua pecahan adalah kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari penyebutnya.