Metode dalam Aljabar IIEdisi Bahasa Indonesia

Metode dalam Aljabar

Jilid 2: Aljabar Linear

Wen-Wei Li, penulis


Tentang edisi ini

Edisi Bahasa Indonesia lengkap dari karya sumber 2024.

CC BY 4.0. Edisi independen; penulis dan penerbit sumber tidak mendukung atau mengesahkannya.

Pendahuluan

Buku ini merupakan kelanjutan dari [Li1] (selanjutnya disebut Jilid I). Tujuannya adalah memperkenalkan serangkaian metode, gagasan, dan teknik yang secara wajar dapat dikelompokkan di bawah sebutan aljabar linear, dengan mengandaikan bahwa pembaca telah mengenal struktur-struktur dasar dalam aljabar. Metode-metode ini dipakai di seluruh matematika kontemporer. Agar dapat memenuhi kebutuhan praktis seluas mungkin, teknik-teknik tersebut perlu disarikan ke dalam bentuk yang lebih murni dan ringkas. Kategori dan funktor merupakan bahasa yang tak tergantikan untuk tujuan tersebut. Buku ini terbagi menjadi tiga bagian: bagian dalam, bagian luar, dan lampiran. Sasaran utamanya ialah mahasiswa sarjana tingkat lanjut, mahasiswa pascasarjana, peneliti, pengajar, dan pembelajar mandiri yang menekuni atau berminat pada pokok-pokok ini. Pengetahuan prasyaratnya mencakup grup, gelanggang, modul, medan, dan struktur aljabar lain, serta teori kategori. Jilid I mencakup seluruh landasan tersebut, tetapi buku teks bermutu lainnya juga memadai, meskipun mungkin terdapat sedikit perbedaan notasi. Motivasi penulisan telah dijelaskan dalam pendahuluan Jilid I; tujuannya tetap sama dan tidak perlu diulang di sini.

Apakah Aljabar Linear Itu?

Dalam pengertian yang lazim di kalangan ahli aljabar, kata “linear” secara luas merujuk pada sifat-sifat yang berhubungan dengan struktur yang memiliki penjumlahan beserta operasi inversnya, yaitu pengurangan. Penjumlahan dan pengurangan selanjutnya memberikan operasi perkalian dengan bilangan bulat; generalisasi langsungnya adalah perkalian skalar oleh unsur suatu gelanggang \(R\). Contoh prototipikalnya ialah modul-\(R\) kiri dan kanan, sedangkan modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) tidak lain adalah grup abelian. Untuk suatu modul-\(R\) (mulai sekarang modul kiri, kecuali dinyatakan lain), kita dapat mempelajari submodul dan modul kuosien (modul hasil bagi), serta kernel \(\operatorname{ker}(f)\), kokernel \(\operatorname{coker}(f)\), dan citra \(\operatorname{im}(f)\) dari suatu homomorfisme modul \(f\). Semuanya merupakan objek yang sudah dikenal dari aljabar dasar; setidaknya, kasus ketika \(R\) adalah medan, yakni kasus ruang vektor, telah dikenal luas. Sejak abad ke-20, praktik matematika secara bertahap memperlihatkan bahwa memperluas kajian modul-\(R\) dan homomorfismenya ke kompleks modul bukan hanya bermanfaat dan memudahkan, melainkan sering kali diperlukan. Kompleks semacam itu adalah deretan homomorfisme modul yang memenuhi \(d^{n+1}d^n=0\): \[\cdots \longrightarrow X^{n-1} \xrightarrow{d^{n-1}} X^n \xrightarrow{d^n} X^{n+1} \xrightarrow{d^{n+1}} \cdots .\] Syarat pada homomorfisme tersebut kadang ditulis \(d^2=0\), sedangkan seluruh data kompleks sering disingkat menjadi \((X^n,d^n)_n\), \((X,d)\), atau \(X\). Karena digunakan indeks atas yang meningkat, kompleks ini juga disebut kompleks kokrantai (cochain complex). Jika digunakan indeks bawah yang menurun, \(\cdots\to X_n\xrightarrow{d_n}X_{n-1}\to\cdots\), objek matematis yang diperoleh disebut kompleks rantai; perbedaannya dengan kompleks di atas hanya bersifat formal. Suatu modul-\(R\) tunggal \(M\) dapat dipandang sebagai kasus khusus kompleks, dengan \(X^0=M\) dan semua suku lainnya nol. Untuk suatu kompleks \(X\), karena \(d^nd^{n-1}=0\), kohomologi ke-\(n\) dapat didefinisikan sebagai modul kuosien \[\operatorname{H}^n(X):=\operatorname{ker}\left(d^n\right)\big/\operatorname{im}\left(d^{n-1}\right).\] Kompleks yang memenuhi \(\operatorname{H}^n(X)=0\) untuk setiap \(n\) disebut barisan eksak atau kompleks asiklik. Untuk kompleks rantai, secara bersesuaian kita memiliki homologi \(\operatorname{H}_n(X):=\operatorname{ker}(d_n)/\operatorname{im}(d_{n+1})\). Kohomologi suatu kompleks (atau homologi suatu kompleks rantai) sering menyimpan informasi penting tentang objek matematis yang dikaji.

Untuk modul atau struktur matematis lain yang memiliki operasi linear, misalnya objek dalam kategori abelian yang akan diperkenalkan kemudian, kajian kompleks beserta kohomologinya merupakan isi klasik bidang yang disebut aljabar homologis. Bidang ini merupakan bagian sejati dari “aljabar linear” dalam arti hakikinya dan sekaligus merupakan inti buku ini. Riwayat singkatnya akan dibahas berikutnya.

Sejarah Singkat Homologi

Matematika tidak harus berpijak pada sejarah. Namun, menelaah masa lalu untuk memahami masa depan tetap bermanfaat. Demi memudahkan pembahasan, kita akan membagi perkembangan teori homologi secara agak artifisial menjadi beberapa tahap.

Masa Perintisan

Pendorong pertama perkembangan aljabar homologis adalah topologi. Pada paruh akhir abad ke-19, B. Riemann dan E. Betti mengkaji genus permukaan beserta generalisasinya ke dimensi lebih tinggi, yang disebut bilangan Betti. Menjelang pergantian abad, gagasan ini dikembangkan oleh H. Poincaré menjadi kerangka yang lebih kukuh secara matematis. Secara kasar, gagasan awal Poincaré ialah menguraikan ruang menjadi poligon, polihedron, atau padanan berdimensi lebih tinggi yang direkatkan satu sama lain, lalu menghitung bilangan Betti atau versi torsinya dari matriks yang merekam cara perekatan tersebut, dan menunjukkan bahwa semuanya merupakan invarian topologis. Dalam tulisan singkat tahun 1925, E. Noether menjelaskan bagaimana homologi dapat didefinisikan sebagai grup abelian, sedangkan bilangan Betti dan versi torsinya hanyalah invarian numerik yang diperoleh darinya. Gagasan ini sudah mendekati definisi modern dalam topologi aljabar: untuk ruang \(E\) yang dilengkapi suatu penguraian dan grup abelian \(A\), didefinisikan kompleks rantai \(C(E, A)\) yang merekam cara bagian-bagian penguraian tersebut direkatkan. Grup homologi \(E\) berkoefisien \(A\) kemudian didefinisikan sebagai \(\operatorname{H}_n(E; A) := \operatorname{H}_n(C(E, A))\), sementara grup kohomologi \(\operatorname{H}^n(E; A)\) didefinisikan secara dual. Sejak saat itu hingga sekitar tahun 1950, topologi aljabar memasuki masa perkembangan yang amat subur. Dari sudut pandang aljabar, perkembangan yang patut dicatat meliputi:

  • Teorema koefisien universal untuk homologi (atau kohomologi), yang menyatakan bahwa kasus berkoefisien bilangan bulat sudah cukup untuk menentukan homologi (atau kohomologi) dengan koefisien dalam grup abelian umum \(A\). Uraian konkretnya melibatkan funktor \(\operatorname{Tor}\) (atau \(\operatorname{Ext}\)), yang akan dibahas secara mendalam kelak.

  • Hasil kali cawan (cup product) pada kohomologi, yaitu struktur perkalian pada grup kohomologi.

  • Ruang yang disebut asferis, yakni ruang terhubung yang memenuhi \(n > 1 \implies \pi_n(E) = 0\); di sini \(E\) menyatakan ruang tersebut, dan \(\pi_n(E)\) menyatakan grup homotopi ke-\(n\) relatif terhadap titik dasar yang dipilih. W. Hurewicz membuktikan bahwa grup homologi dan kohomologi ruang asferis sepenuhnya ditentukan oleh \(\pi_1(E)\) dan dapat diberikan secara aljabar. Inilah cikal bakal teori kohomologi grup.

Pendorong lain bagi aljabar homologis datang dari dalam aljabar sendiri. Contoh klasiknya ialah teorema sizigi Hilbert dalam teori invarian (1890): dalam bahasa modern, teorema sizigi menyatakan bahwa setiap modul atas gelanggang polinomial \(\Bbbk[X_1, \ldots, X_n]\) memiliki resolusi bebas dengan panjang \(\leq n\). Funktor \(\operatorname{Ext}\) juga berkaitan dengan persoalan aljabar. Untuk grup abelian \(A\) dan \(B\), barisan eksak pendek grup abelian \(0 \to A \to E \to B \to 0\) disebut pula ekstensi grup (perluasan grup); hingga isomorfisme, ekstensi-ekstensi tersebut berkorespondensi satu-satu dengan unsur-unsur grup \(\operatorname{Ext}^1(B, A)\). Selain itu, jika \(B\) diganti oleh sembarang grup \(G\), klasifikasi ekstensi grup secara alami menghasilkan definisi aljabar bagi kohomologi grup \(\operatorname{H}^2(G, A)\). Derivasi pada gelanggang sejak awal menarik perhatian para ahli aljabar. Pada tahun 1942, G. Hochschild mendefinisikan invarian untuk gelanggang \(R\) yang kini disebut homologi dan kohomologi Hochschild; suku kohomologi berderajat \(n=1\) mengklasifikasikan derivasi modulo derivasi dalam.1 Berbagai konstruksi ini dapat diperluas dengan menggunakan sembarang bimodul \((R, R)\) \(M\), dan terus memainkan peranan penting dalam matematika mutakhir. Patut disebut pula karya J. Leray mengenai berkas dan barisan spektral selama Perang Dunia II. Motivasinya bermula dari persoalan titik tetap yang berkaitan dengan persamaan diferensial parsial. Berkas adalah struktur dalam geometri yang memuat informasi lokal–global, sedangkan barisan spektral menyediakan perangkat ampuh untuk menghitung kohomologi berkas. Di bawah pengaruh teori Leray dan karya Kiyoshi Oka dalam teori fungsi beberapa peubah kompleks, H. Cartan dan sejumlah matematikawan lain mulai menulis ulang dasar-dasar topologi aljabar setelah perang; aljabar homologis pun memperoleh wajah yang sama sekali baru.

Revolusi Cartan–Eilenberg

Karya H. Cartan dan S. Eilenberg [CE56] sangat luas dan mendalam, serta untuk waktu yang lama dipandang sebagai rujukan kanonik. Buku itu menandai suatu masa baru dalam perkembangan aljabar homologis. Sumbangan utamanya mencakup:

  • definisi modul injektif dan modul projektif, beserta resolusi injektif dan resolusi projektif suatu modul;

  • definisi funktor turunan kanan dan funktor turunan kiri dalam kerangka teori modul, yang memberikan definisi umum bagi funktor \(\operatorname{Ext}\) dan \(\operatorname{Tor}\), serta pengenalan dimensi injektif dan dimensi projektif suatu modul; perangkat ini segera menunjukkan kegunaannya dalam teori gelanggang komutatif;

  • penjelasan, melalui perangkat tersebut, atas berbagai konstruksi sebelumnya, seperti kohomologi grup serta homologi dan kohomologi Hochschild;

  • pengembangan sistematis teori umum barisan spektral dan struktur perkaliannya.

Istilah “aljabar homologis” juga berasal dari [CE56]. Dengan hadirnya teori akbar ini, aljabar homologis memasuki masa mudanya.

Kategori Abelian

Dilihat dari sudut pandang geometri—lebih tepatnya, teori berkas—kerangka teori modul belum memadai bagi aljabar homologis. Di samping kategori modul-\(R\) kiri, yakni \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), kita ingin mengizinkan suatu kategori yang lebih umum \(\mathcal{A}\) tetapi tetap memiliki makna “linear”. Upaya pertama ke arah ini muncul dalam disertasi doktor D. Buchsbaum pada tahun 1955, yang juga menjadi sebuah lampiran dalam [CE56]; ia mengabstraksikan konsep barisan eksak dari teori modul. Pendekatan yang kini lazim berasal dari makalah A. Grothendieck [Gr57]; kategori yang dihasilkan disebut kategori abelian. Kategori ini adalah kategori aditif yang memiliki kernel dan kokernel, dengan syarat bahwa setiap morfisme \(f: M \to N\) di dalamnya bersifat ketat. Secara kasar, keketatan tersebut bersesuaian dengan teorema isomorfisme yang dikenal dalam teori modul, \(M/\operatorname{ker}(f) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{im}(f)\). Dalam karya itu, Grothendieck juga:

  • mendefinisikan funktor-\(\delta\) dan funktor-\(\delta\) universal dengan memakai konsep barisan eksak panjang, mencirikan funktor-\(\delta\) universal, dan menunjukkan bahwa funktor turunan merupakan kasus khusus funktor-\(\delta\) universal;

  • memberikan barisan spektral Grothendieck untuk funktor turunan dari komposisi funktor;

  • mendefinisikan suatu kelas khusus kategori abelian, yang kini disebut kategori Grothendieck, serta membuktikan keberadaan resolusi injektif di dalamnya.

Teori-teori ini memungkinkan kohomologi berkas dipelajari pada ruang yang lebih umum dan sangat penting bagi perkembangan geometri.

Kategori Turunan

Dalam disertasi doktor tahun 1963, J.-L. Verdier mendefinisikan kategori turunan \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) bagi suatu kategori abelian \(\mathcal{A}\). Motivasinya berasal dari kesulitan yang dihadapi Grothendieck ketika mengkaji dualitas dalam geometri aljabar. Hambatan tersebut mendorong pencarian kerangka baru untuk bekerja bukan lagi hanya dengan kohomologi, melainkan dengan kompleks itu sendiri, sambil secara formal menambahkan invers bagi kuasi-isomorfisme ke dalam kategori kompleks \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Kuasi-isomorfisme adalah morfisme kompleks yang menginduksi isomorfisme pada tingkat kohomologi, \(\operatorname{H}^n(f): \operatorname{H}^n(X) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{H}^n(Y)\), dengan \(f: X \to Y\). Konstruksi penambahan invers tersebut disebut lokalisasi Gabriel–Zisman dan merupakan generalisasi lokalisasi gelanggang pada taraf kategori. Kategori turunan \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) memuat lebih banyak informasi daripada kohomologi, dan cara bekerja dengannya pun berbeda. Di dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\), kita harus memakai barisan morfisme tertentu yang disebut segitiga terbedakan (distinguished triangle) \[X \xrightarrow{f} Y \xrightarrow{g} Z \xrightarrow{h} X[1]\] untuk menggantikan barisan eksak pendek dalam \(\mathcal{A}\) atau kategori kompleks \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Di sini, \(X[1]\) berarti pergeseran kompleks \(X\): \[X[1]^n = X^{n+1}, \quad d_{X[1]}^n = -d_X^n.\] Konstruksi-konstruksi ini selanjutnya diabstraksikan oleh Verdier menjadi suatu kelas struktur yang disebut kategori bertriangulasi (triangulated category). Dari sudut pandang topologi, struktur bertriangulasi kategori turunan juga bersifat alami: segitiga terbedakan dapat dianalogikan dengan barisan kofiber (cofiber sequence) dalam teori homotopi. Hal ini berkaitan dengan aljabar homotopik yang akan dibahas kelak. Atas pertimbangan teori homotopi pula, D. Puppe secara independen menemukan struktur serupa pada tahun 1962, tetapi aksioma yang ia tuliskan tidak memuat aksioma oktahedral Verdier. Meskipun kategori turunan tidak sempurna untuk semua penerapan, bahasa ini tetap menjadi pilihan utama para ahli geometri dan aljabar hingga awal abad ke-21. Sebagai contoh, salah satu penerapannya yang menonjol ialah teori modul-\(\mathscr{D}\), yang terutama dikembangkan oleh Masaki Kashiwara, Z. Mebkhout, dan matematikawan lain; beberapa operasi dasarnya hanya dapat didefinisikan secara wajar pada taraf kategori turunan. Selain itu, kategori turunan suatu gelanggang \(R\), \(\ensuremath{\mathsf{D}}(R) := \ensuremath{\mathsf{D}}(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\), dapat pula dipandang sebagai suatu invarian bagi \(R\). Jika kategori turunan dua gelanggang ekuivalen sebagai kategori bertriangulasi, kedua gelanggang itu disebut ekuivalen secara turunan. Berbagai persoalan dan metode seputar ekuivalensi turunan merupakan salah satu arus utama dalam teori representasi aljabar; para perintisnya antara lain D. Happel dan J. Rickard.

Aljabar Homotopik

Pembaca tentu masih ingat bahwa asal-usul topologis aljabar homologis terletak pada penguraian ruang, kemudian pendefinisian kompleks rantai atau kompleks yang sesuai untuk menyarikan invarian topologis. Langkah penguraian pertama dapat dilakukan dengan berbagai cara; himpunan simplisial yang didefinisikan oleh Eilenberg dan Zilber pada tahun 1950 merupakan salah satunya, dan himpunan simplisial dapat diperumum lebih lanjut menjadi objek simplisial dalam suatu kategori tertentu. Bahasa ini memiliki daya penjelas yang sangat luas. Sebagai contoh, teori homotopi ruang topologis dapat dikembangkan dalam kerangka himpunan simplisial, sedangkan konstruksi yang disebut “saraf” (nerve) menafsirkan kategori sebagai suatu jenis khusus himpunan simplisial. Apa yang terjadi jika sedikit “linearitas” ditambahkan ke dalam gambaran ini? Korespondensi Dold–Kan (1958) memberikan hubungan langsung antara objek simplisial dalam kategori abelian dan teori kompleks. Sebagai contoh, untuk kategori grup abelian \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\), korespondensi Dold–Kan merupakan suatu ekuivalensi adjoin yang diwujudkan secara eksplisit oleh sepasang funktor:

\(\ensuremath{\mathsf{sAb}}\) adalah kategori objek simplisial dalam \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\), sedangkan \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq 0}(\ensuremath{\mathsf{Ab}})\) adalah kategori kompleks rantai berderajat tak negatif dalam \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\). Untuk kategori kompleks, kita dapat menangani konvensi lain dengan membalik pengindeksan atau beralih ke kategori lawan. Korespondensi Dold–Kan memberikan tafsiran topologis bagi banyak definisi dan konstruksi tentang kompleks rantai. Melalui metode simplisial, suatu kelas resolusi yang secara kolektif disebut “konstruksi bar” dalam aljabar homologis juga memperoleh penjelasan terpadu. Homotopi adalah gagasan inti dalam teori simplisial. Metode aljabar yang melibatkan objek simplisial kadang-kadang juga disebut aljabar homotopik. Daya metode ini tampak menonjol dalam teori-\(K\) tingkat tinggi yang dikembangkan D. Quillen, dan penerapannya tidak terbatas pada hal itu. Ringkasnya, metode simplisial dalam aljabar linear dapat dipandang sebagai pertemuan pada tingkat yang lebih tinggi antara topologi—khususnya teori homotopi—dan aljabar homologis. Teori kategori-\(\infty\) merupakan gelombang lain yang diilhami oleh pertemuan tersebut pada awal abad ke-21.


  1. Catatan penerjemah: teks sumber menyatakan bahwa suku berderajat satu “mengklasifikasikan semua derivasi”. Pernyataan ini dikoreksi di sini: \(\operatorname{H}^1_{\mathrm{Hoch}}(R,R)\) mengklasifikasikan derivasi modulo derivasi dalam; lihat catatan koreksi O014-C001.↩︎

Tujuan Buku Ini

Tujuan Penyusunan

Pengantar sebelumnya menunjukkan bahwa apa yang disebut aljabar linear secara kasar terbagi menjadi dua cabang utama: teori kategori abelian dan teori kompleks yang dibangun di atas kategori abelian. Buku ini berpusat pada kedua cabang tersebut dan berupaya membekali pembaca dengan gagasan serta teknik yang diperlukan untuk memahami matematika kontemporer. Isinya mencakup metode aljabar yang digunakan dalam penerapan sekaligus landasan teoretis yang menopangnya. Karena metode tersebut terutama ditujukan bagi penelitian matematika murni dan dimaksudkan untuk diterapkan seluas mungkin, buku ini dapat pula dicirikan sebagai “matematika terapan murni”. Buku ini juga berupaya memadukan peran sebagai buku ajar dan buku rujukan. Karena itu, perhatian terhadap perincian dan kerangka yang sistematis tidak dapat dihindari. Berbagai tujuan tersebut menimbulkan ketegangan satu sama lain. Selain itu, tujuan harus dirumuskan, uraian ditata, dan pokok bahasan ditegaskan dalam ruang yang terbatas. Semua ini menghadirkan tantangan besar bagi penyusunan buku, tetapi tantangan tersebut memang harus diterima. Pada tataran isi, kategori turunan, funktor turunan, dan barisan spektral merupakan pengetahuan dasar yang wajib dimiliki matematikawan masa kini. Namun, ketiganya tidak mudah bagi pemula; kendala utamanya terletak pada gagasan dan definisi. Bagian Dalam buku ini disusun dengan sasaran tersebut dan sekaligus meletakkan landasan bagi pembahasan dalam Bagian Luar. Demi kelancaran uraian dan penghematan ruang yang wajar, kita tidak akan menapaki kembali sejarah langkah demi langkah, melainkan lebih banyak mengikuti urutan logis yang tampak berkat tinjauan ke belakang. Karena terikat oleh berbagai sasaran di atas, apa yang oleh kritikus seni dan sastra disebut “aura” tak pelak menjadi samar dalam tulisan ini. Sebagai gantinya, bangunan sistematis dan pembuktian ketat sesekali menimbulkan kesan berat. Aura yang berlawanan dengan kesan berat itu adalah ketukan pertama matematika pada batin manusia, dan mungkin juga ketukan terakhirnya. Namun, menurut penulis, gaya yang ringan, lincah, dan langsung ke pokok lazimnya muncul pada masa perintisan suatu teori atau bertumpu pada pustaka rujukan yang lengkap sebagai penopang. Penopang semacam itu harus tertanam dalam budaya bahasa setempat dan dapat dimanfaatkan oleh semua pembaca. Penulis memilih memikul beban ini, dengan harapan bahwa setelah buku ini hadir, para penulis masa depan akan bebas melangkah dengan beban yang lebih ringan. Dalam penyusunannya, buku ini merujuk secara luas pada karya-karya terkait, termasuk, tetapi tidak terbatas pada, [Wei94, ML98, KS06, Rie16, Yek20]. Selain itu, [stacks] dan situs web nLab juga sangat membantu.

Jalur dan Pilihan

Buku ini harus mengakomodasi beragam bidang dan gaya, sekaligus mencari titik keseimbangan antara yang klasik dan yang modern agar isinya tetap cukup mudah dibaca oleh pemula. Karena itu, kompromi menjadi pedoman umum penulis. Akan tetapi, hanya sedikit pembaca yang membuka sebuah buku dengan mengharapkan kompromi. Kompromi mengharuskan jalan memutar; akibatnya, alur pemikiran buku ini tidak menempuh lintasan geodesik bagi pembaca mana pun. Hal tersebut tidak dapat dihindari. Karena alasan yang sama, pilihan isi buku ini pun sulit memuaskan semua orang. Pembaca yang berorientasi geometri, misalnya, tidak akan menjumpai berkas dan struktur-\(t\), sedangkan pembaca yang berorientasi teori representasi aljabar tidak akan menemukan teori tilting. Pokok-pokok tersebut tidak dibahas karena mustahil memberikan motivasi yang memadai bagi teori-teori terkait tanpa terlebih dahulu mendalami bidang-bidang itu. Peminat teori kategori mungkin menilai pendekatan buku ini tak lebih dari semiklasik. Meskipun demikian, pembaca mungkin akan melihat bahwa teks utama dan latihan membuka jalan menuju beberapa sudut pandang yang lebih maju, seperti kategori-dg, teori monad, dan objek simplisial, meskipun semuanya hanya disinggung sepintas. Pokok-pokok tersebut dapat dipandang sebagai pemanasan menuju teori kategori-\(\infty\). Dari sini tampak suatu dunia baru yang lebih mendalam daripada aljabar linear, yang disebut aljabar lanjut atau aljabar tingkat tinggi (higher algebra); dunia itu sudah berada di luar lingkup buku ini. Mengenai pilihan isi, perlu dijelaskan pula bahwa buku ini membahas kategori abelian umum dan membangun sifat-sifat dasarnya langsung dari aksioma. Dalam hal ini, pendekatannya berbeda dari sejumlah buku ajar aljabar homologis yang hanya membahas modul. Mengizinkan kategori abelian umum bukan saja sesuai dengan kelengkapan teoretis dan kebutuhan praktis, melainkan juga diperlukan bagi konstruksi seperti kategori funktor dan kuosien Serre, sekalipun titik tolak kita dibatasi pada modul. Karena pengejaran diagram (diagram chase) dalam teori modul tidak dapat langsung diperluas ke keadaan umum, sejumlah hasil dasar mengenai kategori abelian memerlukan pembuktian yang cukup berliku. Untuk membantu memahami perincian tersebut, buku ini mengandaikan bahwa pembaca setidaknya memiliki pengalaman dasar dengan kompleks modul dan kohomologinya, misalnya materi dalam [Li1]; akan tetapi, pengalaman itu bukan keharusan logis. Teorema pembenaman Freyd–Mitchell yang terkenal menyatakan bahwa setiap kategori abelian kecil dapat dibenamkan ke dalam \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\), dengan \(R\) suatu gelanggang, melalui funktor yang eksak, penuh, dan setia. Dengan menerima hasil ini, banyak fakta dasar tentang kategori abelian cukup diperiksa dalam kategori modul konkret \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\). Kita akan memberikan pembuktian teorema pembenaman itu dalam Lampiran §B.6. Karena pembuktiannya sendiri tidak mudah dan bergantung pada sejumlah sifat dasar kategori abelian, teorema tersebut pada hakikatnya tidak menyederhanakan teori kategori abelian; perannya lebih bersifat heuristik.

Panduan Penggunaan

Fungsi Buku

Untuk memenuhi fungsinya sebagai buku rujukan, buku ini perlu disusun cukup sistematis. Karena itu, setiap bab terutama mengikuti urutan logis. Hubungan ketergantungan antarbagiannya sangat kentara pada Bagian Dalam, sedangkan sejumlah kecil topik yang diperlukan tetapi menyimpang dari jalur utama, atau yang lebih bersifat teknis, ditempatkan dalam lampiran. Bagi pembelajar mandiri, bagian yang perlu dibaca bergantung pada minat dan kebutuhan masing-masing. Pilihan utama terletak pada Bagian Luar, sedangkan Bagian Dalam merupakan kerangka dasar bersama, meskipun pada skala subbab masih ada sejumlah materi pilihan di dalamnya. Beberapa perincian yang lebih abstrak atau teknis dapat dilewati seperlunya ketika pertama kali belajar. Pembahasan yang bergantung pada lampiran sebaiknya dilewati dahulu atau hanya dibaca sekilas. Saran terperinci mengenai pilihan-pilihan tersebut terdapat pada penjelasan di awal setiap bab dan lampiran, terutama dalam bagian Petunjuk Bacaan. Seperti disebutkan sebelumnya ketika membahas tujuan buku, kita terpaksa menyelubungi gagasan matematika dengan lapisan-lapisan teks. Pembelajar mandiri harus mengerahkan upaya sungguh-sungguh untuk mengenali matematika yang sesungguhnya di baliknya, layaknya menangkap kilat di tengah gulungan awan tebal. Bagi pembaca yang menggunakan buku ini sebagai rujukan, penulis telah berusaha menerapkan cara penulisan modular agar bagian-bagiannya mudah dibaca secara terpisah. Hal ini tercermin bukan hanya dalam pembagian bab, melainkan juga dalam dua hal berikut.

  • Sedapat mungkin, buku ini menggunakan notasi baku dalam pustaka kontemporer, disertai tinjauan ulang dan penjelasan. Bagian Konvensi pada akhir pendahuluan dan indeks di akhir buku merupakan dua sarana lain yang ampuh untuk memahami notasi.

  • Berbagai pernyataan dan pembuktian dilengkapi dengan rujuk silang secara cermat, sehingga pembaca yang sudah memiliki pengetahuan tertentu tentang materinya dapat memahami uraian dengan cepat dan membangun peta konseptual secara efisien.

Secara khusus, penulis berharap buku ini dapat membantu pembaca yang sedang menyiapkan pengajaran atau mengikuti seminar untuk segera menghimpun pengetahuan yang mereka perlukan, lalu mengolahnya dengan bahasa mereka sendiri. Mengenai penggunaan dalam pengajaran, harus diakui terus terang bahwa penjadwalan perkuliahan tidak dapat diatur sesuka hati. Selama menulis buku ini, penulis hampir tidak memperoleh kesempatan untuk menguji materi ini di ruang kelas, sehingga hasilnya belum dapat dinilai. Berdasarkan pengalaman terdahulu, sekalipun perincian dilewati di kelas, seluruh buku ini jelas memuat bahan untuk lebih dari satu tahun akademik; Bagian Dalam mungkin dapat dipadatkan menjadi satu semester dengan penyajian ringkas. Jika buku ini digunakan sebagai buku ajar utama, pengajar harus terlebih dahulu membagi materi buku ini. Penulis berharap rancangan modular yang telah disebutkan dapat mempermudah pekerjaan tersebut. Kurangnya pengujian di ruang kelas membawa dua akibat lain. Pertama, buku ini tak pelak masih mengandung banyak kesalahan yang belum ditemukan. Kedua, buku ini belum memiliki keluwesan dan kematangan khas buku ajar klasik. Hal ini sebagian disebabkan oleh keadaan praktis dan sebagian lagi oleh keterbatasan penulis; penulis hanya dapat memohon pengertian pembaca.

Tentang Latihan

Setiap bab dan lampiran diakhiri dengan latihan yang disusun mengikuti urutan materi terkait dalam teks utama dan kadang-kadang disertai petunjuk. Tujuan utamanya ialah menambahkan sifat-sifat atau hasil pelengkap, menyediakan contoh, dan memperluas wawasan. Sebagian latihan dimaksudkan untuk membantu pembaca membiasakan diri dengan berbagai teknik dan pada umumnya tidak terlalu teknis. Sejumlah kecil latihan meminta pembaca melengkapi perincian yang dihilangkan dari teks utama; perincian itu kadang remeh, kadang mudah, dan lebih sering keduanya sekaligus. Singkatnya, penulis berharap pembaca pemula berusaha mengerjakan sebanyak mungkin latihan, tetapi tidak perlu memaksakan diri atau merasa harus menyelesaikan semuanya.

Kategori dan Ukurannya

Sebagian besar isi buku ini dinyatakan dalam bahasa kategori karena praktik telah membuktikan bahwa teori kategori memang merupakan sarana yang efisien untuk memahami dan menangani persoalan aljabar. Namun, aljabar linear atau apa yang disebut aljabar homologis bukanlah cabang teori kategori, sama seperti teori probabilitas bukanlah cabang teori ukuran. Berbeda dari sejumlah buku ajar lain, buku ini dan Jilid I sama-sama mensyaratkan agar kumpulan semua objek dan kumpulan semua morfisme suatu kategori masing-masing merupakan himpunan; objek tidak boleh hanya membentuk sebuah “kelas”. Karena kelas sejati (proper class) tidak digunakan dalam definisi, secara formal kita harus memperkenalkan konsep semesta Grothendieck (Grothendieck universe) untuk mengukur ukuran himpunan dan mengasumsikan bahwa semua himpunan termasuk dalam suatu semesta \(\mathcal{U}\); lihat [Li1]. Jika setiap persoalan dianalisis secara tersendiri, aksioma mengenai keberadaan cukup banyak semesta—atau, secara ekuivalen, cukup banyak kardinal tak terjangkau kuat (strongly inaccessible cardinal)—sering kali dapat diperlemah. Karena hal ini tidak menyangkut inti buku, kita tidak akan membahasnya lebih jauh.

Ikhtisar Struktur

Pembaca disarankan memulai dari bagian Konvensi pada akhir pendahuluan. Tujuannya ialah mengenali terlebih dahulu simbol dan konvensi yang digunakan di seluruh buku. Selain itu, pembaca pemula tidak dianjurkan mengikuti buku ini secara ketat dari awal hingga akhir, kecuali jika sudah cukup siap menerima metode abstrak. Awal setiap bab menyediakan ikhtisar dan petunjuk bacaan yang terperinci. Bagian pertama ialah Bagian Dalam, yang meletakkan landasan.

Berikutnya ialah Bagian Luar, yang memuat penerapan atau, dengan kata lain, pengembangan lebih lanjut.

Menurut rencana semula, Bagian Luar seharusnya mencakup materi dasar tentang teori representasi, yang diperkirakan akan berperan secara alami dalam keseluruhan susunan buku. Pada tahap akhir, rencana tersebut dibatalkan karena buku ini sudah terlalu panjang dan telah tersedia beberapa buku ajar yang mapan. Isi lampiran dirinci sebagai berikut.

Terakhir, laman pribadi penulis menyediakan informasi tambahan terkini, termasuk daftar ralat, baik untuk buku ini maupun karya lainnya. Pembaca dipersilakan memantau laman tersebut. Jika menemukan kesalahan dalam buku ini, pembaca dimohon mengirimkan koreksi kepada penulis.

Ucapan Terima Kasih

Selama penyusunan buku ini, penulis menerima koreksi dan saran dari para guru, rekan, dan sahabat. Karena prosesnya berlangsung lama, beberapa nama mungkin luput dari ingatan. Berikut daftar yang belum lengkap: 郇真, 黄晨欣, 黎景辉, 雷嘉乐, 李长远, 孙毓泽, 汤一鸣, 薛寒玉, 阳恩林, 张好风, 赵泽龙 (diurutkan menurut Hanyu Pinyin). Sebagian kecil isi buku ini pernah digunakan dalam perkuliahan di University of Chinese Academy of Sciences dan Huazhong University of Science and Technology. Penulis juga menyampaikan terima kasih kepada semua peserta perkuliahan tersebut. Sebagaimana semua karya penulis hingga kini, buku ini ditulis sepenuhnya dalam lingkungan perangkat lunak sumber terbuka, termasuk sistem operasi dan jenis huruf yang digunakan dalam proses pracetak. Penulis menyampaikan penghormatan kepada para pengembang yang berkarya tanpa pamrih; mereka mewujudkan nilai-nilai universal tentang berbagi dan altruisme. Selama penulisan buku ini, penelitian penulis didukung oleh proyek Excellent Young Scientists Fund 11922101 dari National Natural Science Foundation of China, dengan Peking University sebagai institusi tuan rumah. Untuk itu penulis juga menyampaikan terima kasih. Penulis juga berterima kasih kepada editor 赵天夫 dari Higher Education Press atas kesabaran dan profesionalismenya. Buku ini semula dimaksudkan untuk langsung melanjutkan Jilid I, tetapi akibat berbagai hambatan baru dapat diselesaikan pada penghujung 2022. Meskipun tertunda, penyusunan buku ini menguras tenaga dan pikiran penulis lebih daripada Jilid I, terutama selama pemeriksaan dan revisi berulang-ulang pada tahap akhir, seolah menempuh terowongan gelap tanpa ujung. Sebagian besar pekerjaan tahap akhir ini dilakukan di dalam gerbong kereta bawah tanah Beijing. Bekerja di kereta sama sekali tidak nyaman dan secara harfiah menuntut penulis berpacu dengan waktu. Namun, di tengah arus manusia tanpa nama yang terus berulang dari hari ke hari itu, penulis seakan merasakan sesuatu yang jarang dijumpai di dunia kerja—semacam saling pengertian dalam diam—dan menemukan setitik penghiburan dalam keremangan. Benarkah demikian? Penjelasannya mungkin terdengar mengada-ada, tetapi perasaan itu tetap nyata. Preludium ini segera berakhir; hormat kepada kejauhan tanpa batas dan insan-insan tanpa akhir.

Konvensi

Konvensi notasi dalam buku ini sama dengan yang digunakan dalam Jilid I. Walaupun agak panjang, konvensi tersebut dirangkum kembali di sini.

Konvensi Dasar

Buku ini menggunakan simbol logika standar seperti \(\forall\), \(\exists\), \(\implies\), dan sebagainya. Simbol \(\exists !\) berarti “ada tepat satu”, sedangkan \(\iff\) berarti “jika dan hanya jika”. Akhir suatu bukti ditandai dengan \(\Box\). Notasi \(A := B\) berarti “\(A\) didefinisikan sebagai \(B\)”. Apabila definisi suatu objek matematika tidak bergantung pada pilihan data bantu, objek itu disebut terdefinisi dengan baik. Panah \(\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\) menyatakan isomorfisme antara dua objek; kadang-kadang isomorfisme itu ditulis tanpa arah sebagai \(\simeq\). Notasi \(\xrightarrow{1:1}\) atau \(\stackrel{1:1}{\longleftrightarrow}\) menyatakan bijeksi antara dua himpunan, yakni korespondensi satu-satu. Notasi berbentuk \(F(\cdot)\) dimaksudkan untuk menonjolkan peubah pada pemetaan atau funktor \(F\). Notasi \(n \gg m\) berarti bahwa \(n\) cukup jauh lebih besar daripada \(m\). Sebagai contoh, \(n \gg 0\) berarti bahwa \(n\) cukup besar, sedangkan \(n \ll 0\) berarti bahwa \(-n\) cukup besar. Buku ini banyak menggunakan bahasa diagram komutatif. Kasus yang paling sederhana ditunjukkan oleh diagram berikut.

Dalam diagram ini, \(f\), \(g\), dan \(h\) dapat berupa pemetaan, homomorfisme, atau morfisme dalam suatu kategori umum. Diagram komutatif yang lebih rumit dipahami dengan cara serupa.

Himpunan dan Struktur Urutan

Buku ini menggunakan teori himpunan aksiomatik Zermelo–Fraenkel dan menerima aksioma pilihan. Himpunan kosong ditulis \(\emptyset\). Notasi \(A \subset B\) berarti bahwa \(A\) merupakan himpunan bagian dari \(B\), dengan kesamaan diperbolehkan; inklusi sejati ditulis \(A \subsetneq B\). Selisih himpunan ditulis \(A \smallsetminus B := \left\{a \in A: a \notin B \right\}\), sedangkan gabungan saling lepas ditulis \(A \sqcup B\). Untuk suatu pemetaan \(f: A \to B\), notasi \(a \mapsto b\) berarti bahwa \(a \in A\) dipetakan oleh \(f\) ke \(b \in B\), dan \(f|_{A'}\) menyatakan pembatasan \(f\) pada himpunan bagian \(A' \subset A\). Pemetaan identitas pada \(A\) ditulis \(\ensuremath{\mathrm{id}}= \ensuremath{\mathrm{id}}_A\). Banyaknya unsur dalam \(A\)—yakni kardinalitas atau kardinalnya—ditulis \(|A|\). Berdasarkan [Li1], sebuah himpunan terurut parsial ialah himpunan \(P\) yang dilengkapi relasi biner \(\leq\) yang refleksif, transitif, dan antisimetris. Jika sifat antisimetris tidak disyaratkan, diperoleh himpunan praterurut. Notasi \(x < y\) berarti \(x \lneq y\). Himpunan terurut parsial \((P, \leq)\) sering disingkat menjadi \(P\).

  • Jika \(m \in P\) memenuhi \(\forall x \in P, \; x \geq m \iff x = m\), maka \(m\) disebut unsur maksimal dalam \(P\). Konsep unsur minimal didefinisikan dengan mengganti \(\geq\) oleh \(\leq\). Pada umumnya, unsur seperti ini tidak tunggal.

  • Misalkan \(S\) adalah himpunan bagian dari \(P\). Jika \(b \in P\) memenuhi \(\forall x \in S, \; x \leq b\), maka \(b\) disebut batas atas \(S\) dalam \(P\). Batas bawah \(S\) didefinisikan secara serupa.

  • Jika \(b \in P\) merupakan batas atas \(S\) dan setiap batas atas lain \(b'\) memenuhi \(b' \geq b\), maka unsur itu disebut supremum \(S\), ditulis \(\sup S\). Supremum, jika ada, bersifat tunggal. Infimum \(S\), ditulis \(\inf S\), didefinisikan secara serupa.

Suatu pemetaan \(f: P \to Q\) antarhimpunan terurut parsial disebut mempertahankan urutan jika \(a \leq b \implies f(a) \leq f(b)\). Jika \(f: P \to Q\) bijektif serta \(f\) dan \(f^{-1}\) sama-sama mempertahankan urutan, maka \(f\) disebut isomorfisme antarhimpunan terurut parsial, atau bijeksi yang mempertahankan urutan. Jika setiap pasangan unsur dalam himpunan terurut parsial \(P\) dapat dibandingkan, maka \(P\) disebut himpunan terurut total. Jika \(P\) tak kosong dan setiap himpunan bagian tak kosongnya mempunyai unsur terkecil, maka \(P\) disebut himpunan terurut baik . Suatu kelas khusus himpunan terurut baik disebut ordinal, dan setiap dua ordinal dapat dibandingkan. Ringkasnya:

  • untuk setiap ordinal \(\alpha\), berlaku \(\alpha = \left\{ \beta: \text{ordinal}, \; \beta < \alpha \right\}\);

  • jika ordinal \(\kappa\), sebagai himpunan, tidak ekuipoten dengan ordinal mana pun yang lebih kecil darinya, maka ordinal itu disebut kardinal;

  • kardinalitas \(|S|\) suatu himpunan \(S\) didefinisikan sebagai ordinal terkecil dalam kelas ekuipotensinya. Di sini digunakan fakta bahwa setiap himpunan dapat diberi urutan baik (yang memerlukan aksioma pilihan) dan bahwa setiap himpunan terurut baik isomorfik dengan tepat satu ordinal;

  • khususnya, \(|\alpha| \leq \alpha\) untuk setiap ordinal \(\alpha\).

Inilah sudut pandang von Neumann; lihat [Li1] atau [Je03]. Pendekatan ini sedikit lebih berliku daripada definisi lazim kardinal sebagai kelas ekuipotensi, tetapi juga mempunyai kegunaan tersendiri. Ordinal hingga dapat diidentifikasi dengan bilangan bulat tak negatif: untuk setiap \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}\) terdapat himpunan terurut total \(\mathbf{n}\), yang sebagai himpunan didefinisikan secara rekursif oleh \(\mathbf{0} := \emptyset\) dan \(\mathbf{n+1} := \{\mathbf{0}, \ldots, \mathbf{n}\}\); struktur urutannya jelas. Ordinal tak hingga terkecil \(\omega\) ialah himpunan terurut baik \(\mathbf{0} \leq \mathbf{1} \leq \cdots\), dan sekaligus merupakan kardinal terhitung \(\aleph_0\). Kita memilih suatu semesta Grothendieck \(\mathcal{U}\) untuk membedakan ukuran himpunan. Unsur-unsur \(\mathcal{U}\) disebut himpunan-\(\mathcal{U}\); himpunan yang ekuipoten dengan suatu himpunan-\(\mathcal{U}\) disebut himpunan \(\mathcal{U}\)-kecil, atau cukup himpunan kecil . Jika kardinal \(\mu\), sebagai himpunan, merupakan himpunan \(\mathcal{U}\)-kecil, maka kardinal itu disebut kardinal kecil. Kita mengandaikan bahwa setiap himpunan \(X\) termasuk dalam suatu \(\mathcal{U}\); lihat [Li1] dan pembahasan terkait.

Kategori

Konvensi tentang kategori sama dengan [Li1]: semua objek dan semua morfisme suatu kategori \(\mathcal{C}\) masing-masing membentuk himpunan, yang ditulis \(\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) dan \(\operatorname{Mor}(\mathcal{C})\). Himpunan morfisme antara dua objek ditulis \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(\cdot, \cdot)\), atau cukup \(\operatorname{Hom}(\cdot, \cdot)\). Morfisme identitas objek \(X\) ditulis \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X\). Monomorfisme ditandai dengan panah \(\hookrightarrow\), sedangkan epimorfisme dengan panah \(\twoheadrightarrow\); monomorfisme juga disebut pembenaman.

  • Untuk setiap morfisme \(f: X \to Y\) dalam suatu kategori dan setiap objek \(T\), morfisme \(f\) menginduksi operasi tarikan balik \(f^*\) dan dorongan maju \(f_*\) pada himpunan \(\operatorname{Hom}\): \[\begin{align*} f^*: \operatorname{Hom}(Y, T) & \to \operatorname{Hom}(X, T), & f_*: \operatorname{Hom}(T, X) & \to \operatorname{Hom}(T, Y) \\ \beta & \mapsto \beta f & \alpha & \mapsto f\alpha . \end{align*}\]

  • Subkategori ditulis dengan notasi himpunan bagian, \(\mathcal{C}' \subset \mathcal{C}\). Jika \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}'}(X, Y) = \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(X, Y)\), maka \(\mathcal{C}'\) disebut subkategori penuh.

  • Produk dua kategori \(\mathcal{C}_1\) dan \(\mathcal{C}_2\), \(\mathcal{C}_1 \times \mathcal{C}_2\), mempunyai himpunan objek \(\operatorname{Ob}(\mathcal{C}_1) \times \operatorname{Ob}(\mathcal{C}_2)\). Morfisme dari \((X_1, X_2)\) ke \((Y_1, Y_2)\) adalah unsur \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}_1}(X_1, Y_1) \times \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}_2}(X_2, Y_2)\), dan komposisi morfismenya dilakukan per komponen. Definisi ini langsung meluas kepada produk sembarang keluarga kategori \(\prod_i \mathcal{C}_i\). Dengan cara yang sama didefinisikan \(\mathcal{C}^n := \mathcal{C} \times \cdots \times \mathcal{C}\) (sebanyak \(n\) faktor), atau lebih umum \(\mathcal{C}^I\), dengan \(I\) suatu himpunan. Lihat [Li1].

Sebagai contoh, setiap himpunan praterurut \((P, \leq)\) menentukan kategori \(\mathcal{P}\) dengan himpunan objek \(P\) dan \[\forall a,b \in P, \quad \operatorname{Hom}_{\mathcal{P}}(a, b) = \begin{cases} \text{himpunan satu titik} \; \{ \star \}, & a \leq b \\ \emptyset, & \text{selain itu.} \end{cases}\] Sebagai kasus khusus, \(\mathbf{0}\) dapat diidentifikasi dengan kategori kosong, tanpa objek dan tanpa morfisme, sedangkan \(\mathbf{1}\) diidentifikasi dengan kategori dengan tepat satu objek \(\mathbf{0}\) dan satu morfisme \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathbf{0}}\). Kategori yang memenuhi \(\operatorname{Mor}(\mathcal{C}) = \left\{ \ensuremath{\mathrm{id}}_X : X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C}) \right\}\) disebut kategori diskret. Kategori diskret berkorespondensi satu-satu dengan himpunan melalui \(\mathcal{C} \mapsto \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\).

Terminologi: Kategori Kecil dan Kategori Besar

Buku ini memilih suatu semesta Grothendieck \(\mathcal{U}\). Misalkan \(\mathcal{C}\) suatu kategori. Jika \(\mathrm{Mor}(\mathcal{C})\) merupakan himpunan \(\mathcal{U}\)-kecil, maka kategori itu disebut kategori \(\mathcal{U}\)-kecil. Jika hanya disyaratkan bahwa \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(X, Y)\) merupakan himpunan \(\mathcal{U}\)-kecil untuk semua \(X, Y \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\), maka kategori itu disebut kategori \(\mathcal{U}\). 1 Sebagai contoh, semua himpunan-\(\mathcal{U}\) beserta pemetaan di antaranya membentuk kategori-\(\mathcal{U}\) yang ditulis \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\); kategori ini bukan kategori \(\mathcal{U}\)-kecil. Di sisi lain, tanpa memilih \(\mathcal{U}\), semua himpunan membentuk kelas sejati, bukan kategori dalam pengertian buku ini. Serupa dengan itu, \(\ensuremath{\mathsf{Grp}}\) (atau \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\)) dalam buku ini menyatakan kategori semua grup (atau grup abelian) yang direalisasikan pada himpunan-\(\mathcal{U}\); semuanya merupakan kategori-\(\mathcal{U}\). Untuk melihat bahwa ukuran benar-benar menimbulkan persoalan, perhatikan bahwa funktor \(\operatorname{Hom}\), yaitu \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}: \mathcal{C}^{\operatorname{op}} \times \mathcal{C} \to \ensuremath{\mathsf{Set}}\), hanya dapat didefinisikan apabila \(\mathcal{C}\) merupakan kategori-\(\mathcal{U}\). Kecuali dinyatakan lain, kategori yang dibahas dalam buku ini selalu berarti kategori-\(\mathcal{U}\), dan kategori \(\mathcal{U}\)-kecil cukup disebut kategori kecil. Kategori yang belum tentu merupakan kategori-\(\mathcal{U}\) disebut kategori besar. Kategori besar sukar dihindari dalam banyak konstruksi, khususnya dalam teori yang berkaitan dengan kategori funktor atau lokalisasi kategoris. Setiap kali kategori besar mungkin muncul dan benar-benar menimbulkan konsekuensi substantif, hal itu akan ditandai secara eksplisit.

Funktor dan Kategori Funktor

Funktor identitas dari kategori \(\mathcal{C}\) ke dirinya sendiri ditulis \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}}\). Suatu funktor \(F: \mathcal{C} \to \mathcal{D}\) memetakan morfisme \(f: X \to Y\) dalam \(\mathcal{C}\) ke morfisme \(Ff: FX \to FY\) dalam \(\mathcal{D}\). Jika pemetaan \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(X, Y) \to \operatorname{Hom}_{\mathcal{D}}(FX, FY)\) bersifat injektif (atau bijektif) untuk semua \(X\) dan \(Y\), maka \(F\) disebut setia (atau penuh dan setia). Jika setiap objek dalam \(\mathcal{D}\) isomorfik dengan suatu \(FX\), maka \(F\) disebut surjektif secara esensial. Sebagai contoh, bagi kategori-kategori yang terkait dengan himpunan terurut parsial, pemetaan yang mempertahankan urutan \(P \to Q\) tidak lain ialah funktor \(\mathcal{P} \to \mathcal{Q}\).

Dalam sebagian pustaka, suatu morfisme \(\varphi: F \to G\) antara dua funktor juga disebut transformasi alami, dan kadang-kadang ditulis dengan panah ganda \(\varphi: F \Rightarrow G\). Morfisme \(\varphi\) terdiri atas keluarga morfisme yang kompatibel \((\varphi_X: FX \to GX)_{X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})}\), dan dapat pula dinyatakan dengan diagram \(2\)-sel yang diperkenalkan dalam [Li1]:

Ketika kelak membahas kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) (lihat §1.3) atau kategori \(\Bbbk\)-linear (lihat §1.4), funktor akan dikenai syarat tambahan yang sesuai. Untuk funktor-funktor \(\varphi: F \to G\), secara alami diperoleh morfisme \(L\varphi: LF \to LG\) dan \(\varphi R: FR \to GR\). Di sisi lain, morfisme \(\varphi: F \to G\) dan \(\psi: G \to H\) dapat dikomposisikan menjadi \(\psi\varphi: F \to H\). Operasi-operasi komposisi ini dapat dinyatakan sebagai komposisi \(2\)-sel, yakni dengan menempelkan diagram. Identitas segitiga yang akan segera ditinjau kembali merupakan contoh dasar.

Semua funktor dari kategori \(\mathcal{C}\) ke kategori \(\mathcal{D}\) membentuk kategori funktor \(\mathcal{D}^{\mathcal{C}}\), yang juga ditulis \(\mathrm{Fct}(\mathcal{C}, \mathcal{D})\). Perhatikan bahwa kecuali \(\mathcal{C}\) kecil, \(\mathcal{D}^{\mathcal{C}}\) sering kali merupakan “kategori besar”. Sebagai kasus khusus dari kategori funktor, untuk \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}\) dan himpunan terurut total terkait \(\mathbf{n}\), kategori \(\mathcal{C}^{\mathbf{n}}\) dapat dijelaskan sebagai berikut.

Dengan demikian, \(\mathbf{0}\) dapat disebut kategori awal, \(\mathbf{1} = [\bullet]\) kategori terminal, dan \(\mathbf{2} = [\bullet \to \bullet]\) dapat dibayangkan sebagai panah berjalan.

Kategori lawan \(\mathcal{C}^{\operatorname{op}}\) dari \(\mathcal{C}\) memiliki himpunan objek yang sama dengan \(\mathcal{C}\). Setiap morfisme \(f: X \to Y\) dapat dipandang sebagai morfisme \(Y \to X\) dalam \(\mathcal{C}^{\operatorname{op}}\) dan, untuk membedakannya, ditulis \(f^{\operatorname{op}}\). Di sisi lain, \(\mathrm{Fct}(\mathcal{C}, \mathcal{D})^{\operatorname{op}}\) secara alami dapat diidentifikasi dengan \(\mathrm{Fct}(\mathcal{C}^{\operatorname{op}}, \mathcal{D}^{\operatorname{op}})\). Peralihan dari \(\mathcal{C}\) ke \(\mathcal{C}^{\operatorname{op}}\) berarti membalik semua panah; mekanisme ini disebut dualitas dalam teori kategori. Jika sepasang funktor \(F: \mathcal{C} \leftrightarrows \mathcal{D}: G\) memenuhi \(GF \simeq \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}}\) dan \(FG \simeq \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{D}}\), keduanya disebut saling kuasi-invers. Funktor yang mempunyai kuasi-invers disebut ekuivalensi antarkategori, suatu konsep dasar dalam teori kategori. Jika berlaku persamaan ketat \(GF = \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}}\) dan \(FG = \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{D}}\), maka keduanya disebut isomorfisme antarkategori yang saling invers.

Struktur Aljabar

Unsur identitas (atau unsur satuan) suatu grup ditulis \(1\) dalam notasi multiplikatif, sedangkan unsur identitas grup abelian ditulis \(0\) dalam notasi aditif. Grup lawan dari \(G\), yang urutan perkaliannya dibalik, ditulis \(G^{\operatorname{op}}\). Jika \(H\) adalah subgrup dari \(G\), indeks \(H\) dalam \(G\) ditulis \((G:H)\); nilainya juga sama dengan banyaknya koset \(|G/H|\) atau \(|H \backslash G|\). Kecuali dinyatakan lain, gelanggang selalu berarti gelanggang asosiatif dengan unsur satuan; demikian pula untuk aljabar atas gelanggang komutatif. Unsur satuan perkalian gelanggang \(R\) ditulis \(1\) atau \(1_R\), dan semua unsur yang dapat dibalik membentuk grup perkalian \(R^\times\). Karakteristik medan atau daerah integral \(R\) ditulis \(\mathrm{char}(R)\). Gelanggang lawan dari \(R\) ditulis \(R^{\operatorname{op}}\) dan mempunyai urutan perkalian yang berlawanan dengan \(R\). Misalkan \(r\) adalah unsur tak nol dari gelanggang komutatif \(R\). Jika homomorfisme grup aditif \(R \xrightarrow{\text{perkalian dengan}\; r} R\) mempunyai kernel tak nol, maka \(r\) disebut pembagi nol. Ideal dalam gelanggang komutatif yang dihasilkan oleh unsur-unsur \(x, y, \ldots\) ditulis \((x, y, \ldots)\). Aljabar polinomial atas gelanggang komutatif \(R\) dengan peubah \(X_1, X_2, \ldots\) ditulis \(R[X_1, X_2, \ldots]\), sedangkan gelanggang deret pangkat formal ditulis \(R\llbracket X_1, X_2, \ldots \rrbracket\). Jika \(M\) suatu monoid, aljabar monoid atas \(R\) yang terkait ditulis \(R[M]\). Secara konvensi, \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\subset \ensuremath{\mathbb{Q}}\subset \ensuremath{\mathbb{R}}\subset \ensuremath{\mathbb{C}}\) berturut-turut menyatakan gelanggang bilangan bulat, medan bilangan rasional, medan bilangan real, dan medan bilangan kompleks. Jika \(q\) merupakan pangkat suatu bilangan prima, maka \(\ensuremath{\mathbb{F}}_q\) menyatakan medan hingga dengan \(q\) unsur. Jika \(F \hookrightarrow E\) adalah pembenaman medan, perluasan medan terkait, atau medan perluasannya, ditulis \(E|F\) dan derajatnya ditulis \([E:F]\). Jika \(E|F\) merupakan perluasan Galois, grup Galoisnya ditulis \(\operatorname{Gal}(E|F)\).

Notasi untuk kategori-kategori umum yang dibentuk oleh beberapa struktur aljabar dasar adalah sebagai berikut.

Monoid \(\ensuremath{\mathsf{Mon}}\)
Grup \(\ensuremath{\mathsf{Grp}}\)
Grup abelian \(\ensuremath{\mathsf{Ab}} = \ensuremath{\mathbb{Z}}\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\)
Modul-\(R\) kiri atau kanan \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) atau \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\)
Ruang vektor-\(\Bbbk\) \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk)\)
Bimodul \((R,S)\) \((R,S)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\)
Aljabar-\(\Bbbk\) \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Alg}}\)
Aljabar-\(\Bbbk\) komutatif \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{CAlg}}\)

\(R\), \(S\): gelanggang sembarang,
\(\Bbbk\): medan (untuk ruang vektor)
\(\Bbbk\): gelanggang komutatif (untuk aljabar)
kategori modul \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) tidak membedakan kiri dan kanan.

Jika \(\Bbbk\) telah dipilih dan \(R\) serta \(S\) merupakan aljabar atas \(\Bbbk\), maka ketika membahas bimodul \((R,S)\), struktur bimodul secara baku dianggap berasal dari struktur modul-\(R \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} S^{\operatorname{op}}\) kiri. Dengan kata lain, aksi kiri dan kanan oleh \(\Bbbk\) disyaratkan berimpit. Grup homomorfisme antara dua modul-\(R\) kiri ataupun dua modul-\(R\) kanan ditulis dalam bentuk \(\operatorname{Hom}_R(X, Y)\). Untuk bimodul \((R,S)\) digunakan notasi serupa, \(\operatorname{Hom}_{(R, S)}(X, Y)\). Untuk gelanggang komutatif \(R\) dan suatu himpunan multiplikatif \(U\), lokalisasi terkait ditulis \(R[U^{-1}]\). Seperti pada kategori himpunan \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\), grup, gelanggang, modul, dan struktur lain di sini secara baku dipahami sebagai struktur pada himpunan-\(\mathcal{U}\), dengan \(\mathcal{U}\) semesta Grothendieck yang telah dipilih. Karena itu, setiap kategori dalam tabel mempunyai funktor pelupa menuju \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\). Contoh lain yang dibahas dalam buku ini, seperti kategori ruang topologis \(\ensuremath{\mathsf{Top}}\) dan kategori ruang Hausdorff kompak \(\ensuremath{\mathsf{CHaus}}\), tunduk pada asumsi yang sama: ruang-ruang yang dibahas direalisasikan pada himpunan-\(\mathcal{U}\).

Adjungsi

Pasangan adjoin \((F, G, \varphi)\) terdiri atas sepasang funktor berikut.

Pasangan tersebut juga dilengkapi dengan keluarga bijeksi kanonik \(\varphi_{X, Y}: \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}'}\left(FX, Y \right) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}\left(X, GY \right)\), yakni isomorfisme antarfunktor berikut: \[\varphi: \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}'}\left(F(\cdot), \cdot \right) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}\left(\cdot, G(\cdot) \right): \; \mathcal{C}^{\operatorname{op}} \times \mathcal{C}' \to \ensuremath{\mathsf{Set}}.\] Pasangan adjoin juga sering ditulis dengan notasi berikut. Notasi ini menyatakan bahwa \(F\) adalah adjoin kiri dari \(G\), atau bahwa \(G\) adalah adjoin kanan dari \(F\). Data \(\varphi\) sering dihilangkan, dan pasangan adjoin itu kemudian ditulis \((F, G)\). Dalam pasangan adjoin, \(\varphi\) secara ekuivalen dapat dicirikan melalui morfisme unit \(\eta: \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}} \to GF\) dan morfisme kounit \(\varepsilon: FG \to \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}'}\). Data \((F, G, \eta, \varepsilon)\) membentuk pasangan adjoin jika dan hanya jika morfisme-morfisme tersebut memenuhi identitas segitiga : \[G\varepsilon \circ \eta G = \ensuremath{\mathrm{id}}_G, \quad \varepsilon F \circ F\eta = \ensuremath{\mathrm{id}}_F.\] Lihat [Li1]. Secara ekuivalen, identitas tersebut dapat ditulis sebagai persamaan komposisi \(2\)-sel berikut: Untuk rinciannya, lihat [Li1].

Limit

Tinjau funktor \(\alpha: I \to \mathcal{C}\).

  • Limit induktif \(\alpha\), jika ada, ditulis \(\varinjlim \alpha\) atau \(\varinjlim_{i \in \operatorname{Ob}(I)} \alpha(i)\). Limit ini merupakan objek \(\mathcal{C}\) yang dilengkapi suatu keluarga morfisme \(\alpha(i) \to \varinjlim \alpha\) dan ditentukan oleh sifat universal.

  • Demikian pula, limit projektif \(\alpha\), jika ada, ditulis \(\varprojlim \alpha\) atau \(\varprojlim_{i \in \operatorname{Ob}(I)} \alpha(i)\). Limit ini dilengkapi suatu keluarga morfisme \(\varprojlim \alpha \to \alpha(i)\) dan ditentukan oleh sifat universal.

Kedua jenis limit tersebut saling dual: \(\varinjlim\) dari \(\alpha: I \to \mathcal{C}\) dapat diidentifikasi dengan \(\varprojlim\) dari \(\alpha^{\operatorname{op}}: I^{\operatorname{op}} \to \mathcal{C}^{\operatorname{op}}\). Oleh karena itu, dalam buku ini funktor yang terkait dengan \(\varprojlim\) sering ditulis dalam bentuk \(I^{\operatorname{op}} \to \mathcal{C}\). Dalam banyak pustaka, \(\varinjlim\) juga disebut kolimit dan ditulis \(\mathrm{colim}\), sedangkan \(\varprojlim\) disebut limit dan ditulis \(\lim\). Kecuali dinyatakan lain, istilah “limit” dalam buku ini mencakup \(\varinjlim\) maupun \(\varprojlim\). Jika \(I\) adalah kategori kecil, maka \(\varinjlim\) atau \(\varprojlim\) terkait disebut limit kecil. Mengikuti terminologi standar dalam [Li1], jika kategori \(\mathcal{C}\) mempunyai semua \(\varprojlim\) kecil (atau semua \(\varinjlim\) kecil), maka \(\mathcal{C}\) disebut lengkap (atau kolengkap). Pengertian ini bergantung pada pilihan \(\mathcal{U}\). Untuk menetapkan notasi, pilih kategori \(\mathcal{C}\) dan tinjau kembali beberapa kasus khusus limit yang lazim. Definisi terperinci dapat ditemukan dalam [Li1] atau buku ajar lain. Dalam sifat-sifat universal berikut, \(T\) menyatakan sembarang objek dalam \(\mathcal{C}\), sedangkan \(I\) menyatakan sembarang himpunan.

Nama limit Masukan Objek Morfisme kanonik Sifat universal
Penyama \(\text{READERDIAGRAM0010}\) \(\operatorname{ker}(f,g)\) \(\operatorname{ker}(f,g) \xrightarrow{\iota} X\) \(\text{READERDIAGRAM0011}\)
Kopenyama (seperti di atas) \(\operatorname{coker}(f,g)\) \(Y \xrightarrow{p} \operatorname{coker}(f,g)\) \(\text{READERDIAGRAM0012}\)
Produk \((X_i)_{i \in I}\) \(\displaystyle\prod_{i \in I} X_i\) \(\displaystyle\prod_{j \in I} X_j \xrightarrow{p_i} X_i\) \(\text{READERDIAGRAM0013}\)
Koproduk (seperti di atas) \(\displaystyle\coprod_{i \in I} X_i\) \(X_i \xrightarrow{\iota_i} \displaystyle\coprod_{j \in I} X_j\) \(\text{READERDIAGRAM0014}\)

Catatan penerjemah. Pada baris koproduk, sumber menulis sasaran injeksi kanonik sebagai \(\prod_{j \in I}X_j\). Notasi itu dikoreksi menjadi \(\coprod_{j \in I}X_j\) sesuai objek pada kolom sebelumnya dan sifat universal di kolom berikutnya; lihat koreksi O014-C003.

Produk hingga (atau koproduk hingga) juga ditulis sebagai \(X_1 \times X_2 \times \cdots\) (atau \(X_1 \sqcup X_2 \sqcup \cdots\)). Jika \(\mathcal{C}\) kategori aditif, koproduk \(\coprod_i\) sering ditulis dengan simbol jumlah langsung \(\bigoplus_i\) dari teori modul. Penyama dan kopenyama, serta produk dan koproduk, masing-masing membentuk pasangan dual. Pencirian melalui sifat universal tersebut juga dapat ditulis sebagai diagram komutatif seperti dalam [Li1], atau ditafsirkan melalui pembenaman Yoneda yang akan ditinjau dalam §A.1. Andaikan \(\coprod_{i \in I} X_i\) dan \(\prod_{j \in J} Y_j\) ada; sifat universal memberikan bijeksi \[\operatorname{Hom}\left( \coprod_{i \in I} X_i, \prod_{j \in J} Y_j \right) \xrightarrow{1:1} \prod_{\substack{i \in I \\ j \in J}} \operatorname{Hom}(X_i, Y_j), \quad \psi \mapsto (p_j \psi \iota_i)_{i,j} .\]

Karena setiap isomorfisme dari objek \(X\) ke objek nol, jika ada, bersifat tunggal, lazim dikatakan bahwa \(X\) adalah objek nol atau ditulis \(X = 0\), alih-alih mengatakan bahwa \(X\) isomorfik dengan objek nol. Selanjutnya kita meninjau dua jenis limit penting yang saling dual.

Nama Masukan Objek Morfisme kanonik Sifat universal
Produk serat \(\left( X_i \xrightarrow{f_i} Z \right)_{i \in I}\) \(\displaystyle\prod_{i \in I} (X_i \to Z)\) \(\text{READERDIAGRAM0015}\) \(\text{READERDIAGRAM0016}\)
Koproduk serat \(\left( Z \xrightarrow{g_i} X_i \right)_{i \in I}\) \(\displaystyle\coprod_{i \in I} (Z \to X_i)\) \(\text{READERDIAGRAM0017}\) \(\text{READERDIAGRAM0018}\)

Dengan mengambil \(\psi = \ensuremath{\mathrm{id}}\) dalam sifat universal produk serat, terlihat bahwa \(f_i p_i = f_j p_j\) untuk semua \(i,j\); dari sini diperoleh morfisme kanonik \(\prod_{i \in I} (X_i \to Z) \to Z\). Demikian pula, dengan mengambil \(\psi = \ensuremath{\mathrm{id}}\) untuk koproduk serat, terlihat bahwa \(\iota_i g_i = \iota_j g_j\) untuk semua \(i,j\); dari sini diperoleh morfisme kanonik \(Z \to \coprod_{i \in I} (Z \to X_i)\). Produk serat yang melibatkan berhingga banyak objek \(X_1 \ensuremath{\underset{Z}{\times}} X_2 \ensuremath{\underset{Z}{\times}} \cdots\), maupun koproduk serat \(X_1 \ensuremath{\underset{Z}{\sqcup}} X_2 \ensuremath{\underset{Z}{\sqcup}} \cdots\), dapat ditangani dengan mengulang kasus dua objek. Perhatikan dua diagram komutatif berikut. \[\text{READERDIAGRAM0019} \quad \text{dan} \quad \text{READERDIAGRAM0020}\] Kedua diagram tersebut masing-masing disebut diagram tarik balik dan diagram dorong keluar. Morfisme \(X \ensuremath{\underset{Z}{\times}} Y \to Y\) disebut tarik balik dari \(X \to Z\), sedangkan \(Y \to X \ensuremath{\underset{Z}{\sqcup}} Y\) disebut dorong keluar dari \(Z \to X\); perhatikan bahwa peran \(X\) dan \(Y\) simetris. Lebih umum, diagram komutatif yang isomorfik dengan diagram-diagram di atas juga masing-masing disebut diagram tarik balik dan diagram dorong keluar; lihat [Li1]. Dalam notasi buku ini, bagian tengah persegi pada diagram tarik balik (atau dorong keluar) diberi tanda \(\Box\) (atau \(\boxplus\)).

Penerjemahan

Dalam edisi sumber berbahasa Tionghoa, konvensi penerjemahan sama dengan [Li1]; pilihan istilah berbahasa Tionghoa tetap diupayakan selaras dengan [ZG], kecuali jika terjemahan dalam rujukan tersebut jelas kurang tepat atau keliru. Dalam indeks sumber, istilah berbahasa Tionghoa disertai padanan bahasa Inggris. Pertama, hal ini membantu pembaca yang perlu membaca atau menulis artikel berbahasa Inggris; kedua, memberikan rujukan bagi pembaca yang bahasa ibunya bukan bahasa Tionghoa; terakhir, karena alasan historis, penguasaan bahasa asing masih diperlukan untuk memahami makna banyak simbol matematika.

Catatan penerjemah. Edisi Indonesia ini mempertahankan padanan bahasa Inggris dalam indeks dan mencatat pilihan istilah Indonesia–Inggris dalam glosarium produksi yang terpisah.


  1. Dalam banyak pustaka, objek-objek suatu kategori dipahami membentuk kelas, sedangkan himpunan \(\operatorname{Hom}\) antara setiap dua objek merupakan himpunan. Dengan demikian, “kelas” dalam pustaka tersebut berpadanan dengan himpunan dalam buku ini, “himpunan” mereka berpadanan dengan himpunan-\(\mathcal{U}\) dalam buku ini, dan “kategori” mereka pada dasarnya berpadanan dengan kategori \(\mathcal{U}\) dalam buku ini.↩︎

Pelengkap Teori Kategori

Sesuai dengan judulnya, bab ini memperkenalkan sejumlah perangkat teori kategori yang diperlukan dalam bab-bab berikut sebagai penyegaran bagi pembaca. Sebagian materi ini telah dibahas dalam [Li1] atau buku ajar sejenis. Meskipun demikian, materi tersebut disajikan kembali di sini untuk meninjau konsep-konsep itu dan menyeragamkan notasi. Untuk istilah dasar lainnya, pembaca dapat merujuk pada Pendahuluan buku ini.

  • Dalam §§ 1.11.2, mula-mula diperkenalkan secara ringkas subobjek dan objek kuosien, termasuk sifat-sifat umum monomorfisme dan epimorfisme. Selanjutnya diperkenalkan citra \(\operatorname{im}(f)\) dan kocitra \(\operatorname{coim}(f)\) suatu morfisme \(f\), serta morfisme yang memenuhi citra sama dengan kocitra, yang disebut morfisme ketat. Semua ini merupakan konsep dasar yang berlaku dalam kategori umum.

  • §§ 1.31.4 merupakan bagian linear bab ini. Di sana diperkenalkan jenis khusus kategori yang himpunan morfismenya mempunyai struktur grup abelian, yang disebut kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\); funktor yang mempertahankan penjumlahan morfisme disebut funktor aditif. Dalam kategori-kategori tersebut, kernel dan kokernel suatu morfisme dapat didefinisikan sebagai perumuman kernel dan kokernel homomorfisme modul. Kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) yang mempunyai objek nol dan semua produk hingga disebut kategori aditif. Dalam kategori aditif, kita dapat membahas jumlah langsung hingga dari objek, sedangkan morfisme di antara jumlah-jumlah langsung hingga dapat diolah seperti operasi matriks.

    Lebih jauh, struktur penjumlahan dapat ditingkatkan menjadi perkalian skalar oleh suatu gelanggang komutatif \(\Bbbk\). Dari sini diperoleh pengertian kategori-\(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dan kategori \(\Bbbk\)-linear. Kategori-kategori berstruktur linear inilah yang menjadi perhatian utama buku ini.

  • §§ 1.51.6 memuat dasar-dasar tentang limit. Secara khusus, Definisi 1.5.2 memperkenalkan istilah untuk menyatakan apakah suatu funktor \(F: \mathcal{C} \to \mathcal{D}\) mempertahankan limit (dari \(\mathcal{C}\) ke \(\mathcal{D}\)) atau menciptakan limit (dari \(\mathcal{D}\) ke \(\mathcal{C}\)). Selain itu dibahas pula funktor kofinal dan limit induktif terfilter; istilah-istilah ini praktis dan penting.

  • Ekstensi Kan kiri dan kanan yang dibahas dalam §§ 1.71.8 merupakan operasi dasar dalam teori kategori. Dengan syarat yang sesuai, ekstensi tersebut dapat dibangun menggunakan \(\varinjlim\) atau \(\varprojlim\). Argumennya cukup berliku, tetapi gagasan utamanya sederhana: merumuskan persoalan ekstensi funktor sebagai suatu hampiran terbaik dalam bentuk limit. Dicatat pula Teorema 1.7.7, hasil yang tidak serta-merta jelas dan menerangkan hubungan antara ekstensi Kan kiri/kanan absolut dan pasangan adjoin.

  • Lokalisasi Gabriel–Zisman yang diperkenalkan dalam § 1.9 (selanjutnya cukup disebut lokalisasi dalam buku ini) merupakan konstruksi yang secara formal menambahkan invers bagi suatu keluarga morfisme \(S\) dalam kategori. Konstruksi ini serupa dengan lokalisasi gelanggang, tetapi rincian konkretnya jauh lebih rumit. Agar hasil penginversan lebih mudah dikendalikan, dalam praktik \(S\) sering diasumsikan membentuk sistem multiplikatif sebagaimana didefinisikan dalam Definisi 1.9.5. Penerapan utama lokalisasi dalam buku ini ialah membangun kategori turunan; penerapan berikutnya ialah mendefinisikan kuosien Serre suatu kategori abelian dalam § 2.9. § 1.10 akan menerangkan cara melakukan ekstensi Kan sepanjang lokalisasi kategori. Konstruksi itu dapat dibayangkan sebagai lokalisasi funktor dan menjadi kunci untuk memahami funktor turunan.

  • Teorema funktor adjoin yang dibahas dalam § 1.11 mencirikan keberadaan adjoin kiri atau adjoin kanan suatu funktor di bawah syarat-syarat yang sesuai. Dalam buku ini, penerapan utamanya terdapat dalam § 2.10, pada kajian kategori Grothendieck. Kegunaan teorema funktor adjoin dalam matematika tidak terbatas pada penerapan tersebut, sehingga bagian ini mempunyai nilai tersendiri. Pengertian generator dan kogenerator (Definisi 1.11.8) yang dibahas di sana juga wajib dikuasai.

Isi bab ini banyak mengambil bahan dari [KS06, Rie16].

Petunjuk Bacaan. Teori dasar kategori abelian dan kompleks hanya memerlukan §§ 1.11.4 dari bab ini. §§ 1.51.6 berperan sebagai materi pendukung dan juga akan berulang kali dirujuk dalam bab-bab lain. Teori kategori turunan melibatkan §§ 1.71.10. Materi tersebut juga berguna di luar topik itu, tetapi pembaca dapat menimbang kebutuhannya sendiri dan menunda pembacaan hingga sebelum mempelajari kategori turunan. Bagian terakhir, § 1.11, hanya diterapkan dalam § 2.10. Namun, pengetahuan tentang generator dan kogenerator di dalamnya bersifat wajib; pembaca dapat kembali merujuknya bila diperlukan.

Subkuosien

Pertama-tama, kita mengingat kembali pengertian monomorfisme dan epimorfisme. Misalkan \(\mathcal{C}\) sebuah kategori.

  • Morfisme \(f: X \to Y\) disebut monomorfisme, dan juga ditulis \(f: X \hookrightarrow Y\), jika hukum kanselasi kiri berlaku: \[\forall T \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C}), \; \forall g,h: T \to X , \quad fg=fh \iff g=h;\]

  • Morfisme \(f: X \to Y\) disebut epimorfisme, dan juga ditulis \(f: X \twoheadrightarrow Y\), jika hukum kanselasi kanan berlaku: \[\forall T \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C}), \; \forall g,h: Y \to T, \quad gf=hf \iff g=h.\]

Langsung terlihat bahwa \(f: X \to Y\) merupakan monomorfisme jika dan hanya jika \(f_*: \operatorname{Hom}(T, X) \to \operatorname{Hom}(T, Y)\) injektif untuk setiap \(T\); \(f: X \to Y\) merupakan epimorfisme jika dan hanya jika \(f^*: \operatorname{Hom}(Y, T) \to \operatorname{Hom}(X, T)\) injektif untuk setiap \(T\). Sifat monomorfisme dan epimorfisme saling dual: \(f\) merupakan monomorfisme jika dan hanya jika \(f^{\operatorname{op}}\) merupakan epimorfisme.

Contoh. Jika penyama \(\operatorname{ker}(f,g)\) dari sepasang morfisme \(f, g: X \to Y\) ada, maka sifat universal menunjukkan bahwa morfisme kanonik \(\iota: \operatorname{ker}(f,g) \to X\) merupakan monomorfisme. Secara dual, jika kopenyama \(\operatorname{coker}(f,g)\) ada, maka morfisme kanonik \(p: Y \to \operatorname{coker}(f,g)\) merupakan epimorfisme. Pengamatan sederhana lain ialah sebagai berikut: jika \(\mathcal{C}\) mempunyai objek nol, yang menurut konvensi dinotasikan dengan \(0\), maka \(0 \to X\) merupakan monomorfisme dan \(X \to 0\) merupakan epimorfisme. Pembaca dipersilakan memeriksa rincian-rincian ini.

Proposisi. Tinjau morfisme-morfisme \(X \xrightarrow{a} Y \xrightarrow{b} Z\). Andaikan \(b\) merupakan monomorfisme atau \(a\) merupakan epimorfisme. Maka \(ba: X \to Z\) merupakan isomorfisme jika dan hanya jika \(a\) dan \(b\) keduanya merupakan isomorfisme.

Bukti. Salah satu arah sudah jelas. Selanjutnya, andaikan \(ba\) merupakan isomorfisme dan \(b\) merupakan monomorfisme. Definisikan \(c := a(ba)^{-1}: Z \to Y\); maka \(bc = \ensuremath{\mathrm{id}}_Z\). Selain itu, \(b(cb) = (bc)b = b\). Karena \(b\) merupakan monomorfisme, hukum kanselasi kiri memberikan \(cb = \ensuremath{\mathrm{id}}_Y\). Jadi, \(b\) merupakan isomorfisme, dan karena itu \(a\) juga merupakan isomorfisme. Dengan bekerja di \(\mathcal{C}^{\operatorname{op}}\), diperoleh kasus ketika \(a\) merupakan epimorfisme.

Dalam kategori yang lazim digunakan dalam aljabar, seperti \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\), \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\), dan \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), sifat monomorfisme dan epimorfisme suatu morfisme masing-masing ekuivalen dengan sifat injektif dan surjektifnya sebagai pemetaan. Dalam contoh-contoh tersebut, kita juga dapat membicarakan himpunan bagian, subgrup, dan sebagainya. Konsep itu dapat diperluas ke kategori umum, tetapi diperlukan satu langkah tambahan. Kita akan merumuskannya dengan bahasa himpunan terurut parsial. Tinjau kategori \(\mathcal{C}\) dan sebuah objek \(X\) di dalamnya. Untuk sepasang monomorfisme \(f_i: S_i \hookrightarrow X\), dengan \(i = 1, 2\), jika terdapat \(g: S_1 \to S_2\) sehingga \(f_2 g = f_1\), tuliskan \((S_1, f_1) \subset (S_2, f_2)\), atau cukup \(S_1 \subset S_2\). Perhatikan bahwa sifat monomorfisme \(f_2\) mengakibatkan \(g\), jika ada, bersifat unik dan juga merupakan monomorfisme. Relasi \(\subset\) yang baru didefinisikan ini belum merupakan urutan parsial. Jika \(S_1 \subset S_2\) dan \(S_2 \subset S_1\), kita katakan bahwa \(S_1\) dan \(S_2\) ekuivalen. Hal ini juga setara dengan adanya diagram komutatif

Keunikan memberikan \(g_2 g_1 = \ensuremath{\mathrm{id}}_{S_1}\), dan demikian pula \(g_1 g_2 = \ensuremath{\mathrm{id}}_{S_2}\). Dengan kata lain, \(S_1\) dan \(S_2\) ekuivalen jika dan hanya jika terdapat isomorfisme \(g: S_1 \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}S_2\) sehingga \(f_2 g = f_1\); isomorfisme ini pun unik. Tentu saja, inilah argumen baku dalam aljabar. Secara serupa, untuk sepasang epimorfisme \(f_i: X \twoheadrightarrow Q_i\), dengan \(i = 1, 2\), jika terdapat \(g: Q_2 \to Q_1\) sehingga \(g f_2 = f_1\), maka \(g\) unik dan juga merupakan epimorfisme; tuliskan \(Q_1 \twoheadleftarrow Q_2\). Jika \(Q_1 \twoheadleftarrow Q_2\) dan \(Q_2 \twoheadleftarrow Q_1\), kita katakan bahwa \(Q_1\) dan \(Q_2\) ekuivalen. Hal ini juga setara dengan adanya isomorfisme unik \(g: Q_2 \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}Q_1\) sehingga \(g f_2 = f_1\). Relasi biner \(\subset\) (atau \(\twoheadleftarrow\)) menginduksi urutan parsial pada kelas-kelas ekuivalensi. Di sini kita meminjam simbol inklusi himpunan \(\subset\). Meskipun hal ini dapat menimbulkan kerancuan, notasi tersebut selaras dengan notasi bagi substruktur lain dalam aljabar, seperti subgrup, submodul, dan subruang.

Definisi. Misalkan \(\mathcal{C}\) sebuah kategori dan \(X\) sebuah objek di dalamnya. Kelas ekuivalensi dari monomorfisme berbentuk \(S \hookrightarrow X\) (atau dari epimorfisme berbentuk \(X \twoheadrightarrow Q\)) menurut relasi ekuivalensi di atas disebut subobjek (atau objek kuosien) dari \(X\). Kelas-kelas itu membentuk himpunan terurut parsial \((\mathrm{Sub}_X, \subset)\) (atau \((\mathrm{Quot}_X, \twoheadleftarrow)\)), dengan \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X: X \to X\) sebagai unsur maksimal yang tunggal.

Subobjek dan objek kuosien saling dual: \((\mathrm{Sub}_X, \subset)\) yang didefinisikan untuk \(\mathcal{C}\) sama dengan \((\mathrm{Quot}_X, \twoheadleftarrow)\) yang didefinisikan untuk \(\mathcal{C}^{\operatorname{op}}\). Demi kemudahan pemaparan, bagian ini terutama membahas subobjek. Karena isomorfisme \(g\) dalam relasi ekuivalensi bersifat unik, dalam argumen kita dapat dengan aman memilih wakil \(f: S \hookrightarrow X\) dari suatu kelas ekuivalensi, atau bahkan menuliskannya cukup sebagai \(S\). Ingatlah bahwa \(f_*: \operatorname{Hom}(\cdot, S) \to \operatorname{Hom}(\cdot, X)\) bersifat injektif.

Lema. Untuk setiap dua subobjek \(S_1\) dan \(S_2\) dari \(X\), berlaku \[\begin{equation*} S_1 \subset S_2 \iff \forall T \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C}), \; \operatorname{Hom}(T, S_1) \subset \operatorname{Hom}(T, S_2), \end{equation*}\] dengan \(\operatorname{Hom}(T, S_1)\) dan \(\operatorname{Hom}(T, S_2)\) pada ruas kanan dipahami sebagai himpunan bagian dari \(\operatorname{Hom}(T, X)\).

Bukti. Arah \(\implies\) mudah. Untuk arah \(\impliedby\), ambil \(T := S_1\) dan perhatikan \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{S_1} \in \operatorname{Hom}(S_1, S_1)\). Di bawah penyertaan \(\operatorname{Hom}(S_1,S_1) \subset \operatorname{Hom}(S_1,X)\), unsur ini bersesuaian dengan \(f_1\). Hipotesis lalu memberikan \(g \in \operatorname{Hom}(S_1,S_2)\) yang citranya dalam \(\operatorname{Hom}(S_1,X)\) adalah \(f_1\), yakni \(f_2g=f_1\). Inilah morfisme yang dicari.

Andaikan \(\mathcal{C}\) mempunyai objek nol dan \((X_i)_{i \in I}\) merupakan suatu keluarga objek. Untuk setiap \((i,j) \in I \times I\), definisikan \(\delta_{ij} \in \operatorname{Hom}(X_i, X_j)\) sebagai berikut: jika \(i=j\), ambil \(\delta_{ij} = \ensuremath{\mathrm{id}}\); jika tidak, ambil \(\delta_{ij}\) sebagai morfisme nol. Jika produk dan koproduk dari \((X_i)_{i \in I}\) ada, maka \((\delta_{ij})_{i,j}\) menentukan morfisme kanonik \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:coprod-prod-delta}{} \delta: \coprod_{i \in I} X_i \to \prod_{i \in I} X_i. \end{equation}\] Dalam kategori aditif, yang akan segera kita tinjau kembali, \(\delta\) selalu merupakan isomorfisme apabila \(I\) hingga. Hal ini belum tentu berlaku dalam kategori umum.

Lema. Andaikan \(X \to Z\) merupakan monomorfisme. Tarik baliknya sepanjang \(Y \to Z\), yaitu \(X \ensuremath{\underset{Z}{\times}} Y \to Y\) (andaikan ada), juga merupakan monomorfisme. Secara dual, dorong keluar suatu epimorfisme juga merupakan epimorfisme.

Bukti. Berdasarkan dualitas, cukup dibahas kasus monomorfisme. Misalkan \(p_2: X \ensuremath{\underset{Z}{\times}} Y \to Y\) adalah morfisme kanonik yang diberikan oleh produk serat. Untuk setiap objek \(T\), cukup dibuktikan bahwa

\(X \to Z\) merupakan monomorfisme, pemetaan \(\operatorname{Hom}(T, X) \to \operatorname{Hom}(T, Z)\) bersifat injektif, sedangkan pemetaan dari kiri atas ke kanan bawah hanyalah proyeksi alami.

Lema. Andaikan \(\left( f_i: X_i \to Z \right)_{i \in I}\) merupakan suatu keluarga monomorfisme. Maka morfisme kanonik dari \(\prod_{i \in I} (X_i \to Z)\) (andaikan ada) ke \(Z\) juga merupakan monomorfisme. Secara dual, untuk suatu keluarga epimorfisme \(\left( g_i: Z \to X_i \right)_{i \in I}\), morfisme kanonik dari \(Z\) ke \(\coprod_{i \in I} (Z \to X_i)\) (andaikan ada) juga merupakan epimorfisme.

Bukti. Seperti pada Lema rujukan, cukup dibuktikan bahwa baris kedua dalam diagram

\(\operatorname{Hom}(T, X_i) \to \operatorname{Hom}(T, Z)\) bersifat injektif.

Kita kembali ke pembahasan subobjek dan objek kuosien.

Definisi. Misalkan \(\mathcal{C}\) kategori sembarang dan \(X,Y\) objek di dalamnya. Jika \(Y\) dapat direalisasikan sebagai objek kuosien dari suatu subobjek dari \(X\), maka \(Y\) disebut subkuosien dari \(X\).

Jika yang ditinjau adalah subobjek dari objek kuosien, hal itu sama dengan membahas subkuosien dalam \(\mathcal{C}^{\operatorname{op}}\). Hasil berikut menunjukkan bahwa, untuk kelas kategori tertentu, kedua cara tersebut memberikan pengertian yang sama. Kelas ini mencakup kategori abelian yang akan dipelajari kemudian; lihat Korolari 2.1.7.

Proposisi. Andaikan kategori \(\mathcal{C}\) mempunyai semua produk serat hingga dan koproduk serat hingga, tarik balik epimorfisme tetap merupakan epimorfisme, dan dorong keluar monomorfisme tetap merupakan monomorfisme. Maka subkuosien dapat didefinisikan secara ekuivalen sebagai subobjek dari objek kuosien.

Bukti. Tinjau diagram subkuosien \(Y \twoheadleftarrow Z \hookrightarrow X\) dalam \(\mathcal{C}\). Definisikan \(W := X \ensuremath{\underset{Z}{\sqcup}} Y\). Morfisme \(X \to W\) adalah dorong keluar dari \(Z \to Y\), sehingga merupakan epimorfisme menurut Lema rujukan; morfisme \(Y \to W\) adalah dorong keluar dari \(Z \to X\), sehingga merupakan monomorfisme menurut hipotesis. Jadi, \(Y \hookrightarrow W \twoheadleftarrow X\), yang memberikan subkuosien dari \(X\) dalam \(\mathcal{C}^{\operatorname{op}}\). Karena syarat-syarat tersebut swa-dual, subkuosien dalam \(\mathcal{C}^{\operatorname{op}}\) juga memberikan subkuosien dalam \(\mathcal{C}\).

Berdasarkan kesetaraan “objek kuosien dari subobjek = subobjek dari objek kuosien” yang baru dibuktikan, subkuosien dari subkuosien tetap merupakan subkuosien. Definisi subkuosien tidak menentukan bagaimana subkuosien itu direalisasikan sebagai objek kuosien dari suatu subobjek. Misalnya, untuk \(\mathcal{C} = \ensuremath{\mathsf{Ab}}\), \(\ensuremath{\mathbb{Z}}/2\ensuremath{\mathbb{Z}}\) merupakan subkuosien dari \(\ensuremath{\mathbb{Z}}/4\ensuremath{\mathbb{Z}}\): objek tersebut dapat direalisasikan sebagai objek kuosien dari \(\ensuremath{\mathbb{Z}}/4\ensuremath{\mathbb{Z}}\), tetapi juga sebagai subobjek \(2\ensuremath{\mathbb{Z}}/4\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dari \(\ensuremath{\mathbb{Z}}/4\ensuremath{\mathbb{Z}}\).

Citra, Kocitra, dan Morfisme Ketat

Misalkan \(\mathcal{C}\) sebuah kategori. Untuk setiap morfisme \(f: X \to Y\), koproduk serat \(Y \ensuremath{\underset{X}{\sqcup}} Y\), jika ada, dilengkapi secara kanonik dengan sepasang morfisme \(Y \rightrightarrows Y \ensuremath{\underset{X}{\sqcup}} Y\). Secara dual, produk serat \(X \ensuremath{\underset{Y}{\times}} X\), jika ada, dilengkapi secara kanonik dengan sepasang morfisme \(X \ensuremath{\underset{Y}{\times}} X \rightrightarrows X\), yang sering disebut morfisme proyeksi.

Definisi (Citra dan Kocitra). Misalkan \(f: X \to Y\) merupakan morfisme dalam kategori \(\mathcal{C}\). Andaikan \(Y \ensuremath{\underset{X}{\sqcup}} Y\) ada. Jika penyama \(\operatorname{ker}\left( Y \rightrightarrows Y \ensuremath{\underset{X}{\sqcup}} Y\right)\) ada, penyama ini disebut citra dari \(f\), dinotasikan dengan \(\operatorname{im}(f)\); citra ini dilengkapi dengan monomorfisme kanonik \(\operatorname{im}(f) \hookrightarrow Y\).

Secara dual, andaikan \(X \ensuremath{\underset{Y}{\times}} X\) ada. Jika kopenyama \(\operatorname{coker}\left( X \ensuremath{\underset{Y}{\times}} X \rightrightarrows X \right)\) ada, kopenyama ini disebut kocitra dari \(f\), dinotasikan dengan \(\operatorname{coim}(f)\); kocitra ini dilengkapi dengan epimorfisme kanonik \(X \twoheadrightarrow\operatorname{coim}(f)\).

Catatan. Dengan menerapkan dualitas antara \(\operatorname{ker}\) dan \(\operatorname{coker}\), langsung terlihat bahwa \(\operatorname{im}(f)\) ada dalam \(\mathcal{C}\) jika dan hanya jika \(\operatorname{coim}(f^{\operatorname{op}})\) ada dalam \(\mathcal{C}^{\operatorname{op}}\), dan bahwa \(\operatorname{im}(f) = \operatorname{coim}(f^{\operatorname{op}})\).

Selain berguna, lema berikut memperjelas hakikat citra dan kocitra.

Lema. Andaikan \(f: X \to Y\) mempunyai \(\operatorname{coim}(f)\) (atau \(\operatorname{im}(f)\)). Untuk setiap monomorfisme \(j: Y' \hookrightarrow Y\) (atau epimorfisme \(q: X \twoheadrightarrow X'\)), jika morfisme \(g: X \to Y'\) memenuhi \(j g = f\) (atau \(g: X' \to Y\) memenuhi \(gq = f\)), maka terdapat \(\overline{g}\) yang unik sehingga diagram berikut komutatif:

Bukti. Kedua versi saling dual, sehingga cukup dibahas kasus \(j\). Tuliskan \(p_1, p_2\) untuk morfisme proyeksi produk serat \(X \ensuremath{\underset{Y}{\times}} X \rightrightarrows X\). Karena \(j g p_1 = f p_1 = f p_2 = j g p_2\) dan \(j\) merupakan monomorfisme, maka \(g p_1 = g p_2\). Sifat universal \(\operatorname{coim}(f)\) sebagai kopenyama kemudian secara unik menentukan \(\overline{g}\) yang membuat diagram tersebut komutatif.

Dengan menerapkan Lema rujukan secara berurutan pada \(\operatorname{coim}(f)\) dan \(\operatorname{im}(f)\), mudah terlihat bahwa terdapat morfisme pembanding \(\operatorname{coim}(f) \to \operatorname{im}(f)\) yang membuat diagram berikut komutatif:

Selain itu, berdasarkan hukum kanselasi kiri (atau kanan) untuk monomorfisme (atau epimorfisme), morfisme pembanding tersebut juga unik.

Definisi (Morfisme ketat). Andaikan \(\operatorname{im}(f)\) dan \(\operatorname{coim}(f)\) ada. Jika morfisme \(\operatorname{coim}(f) \to \operatorname{im}(f)\) dalam persamaan merupakan isomorfisme, maka \(f\) disebut morfisme ketat.

Sebagai contoh, untuk \(\mathcal{C} = \ensuremath{\mathsf{Set}}\), semua morfisme bersifat ketat, dan citra serta kocitranya dapat diidentifikasi secara kanonik dengan citra dalam pengertian teori himpunan. Latihan-latihan bab ini memuat lebih banyak contoh.

Proposisi. Untuk morfisme-morfisme \(X \xrightarrow{f} Y \xrightarrow{g} Z\), terdapat secara unik morfisme \(\alpha: \operatorname{coim}(f) \to \operatorname{im}(gf)\) dan morfisme \(\beta: \operatorname{coim}(gf) \to \operatorname{im}(g)\) yang membuat diagram berikut komutatif:

\(\operatorname{coim}\) dan \(\operatorname{im}\) yang dibicarakan ada.

Bukti. Untuk \(\alpha\), keunikan berasal dari hukum kanselasi kanan bagi epimorfisme \(X \twoheadrightarrow \operatorname{coim}(f)\), sedangkan keberadaannya diperoleh dengan menerapkan versi diagram kanan dari Lema rujukan pada diagram

\(\operatorname{coim}(f) \to Y\) adalah komposisi \(\operatorname{coim}(f) \to \operatorname{im}(f) \hookrightarrow Y\).

Lema. Tinjau morfisme \(f: X \to Y\) dalam \(\mathcal{C}\). Maka berlaku \[f\;\text{epimorfisme} \iff \operatorname{im}(f) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}Y, \quad f\;\text{monomorfisme} \iff X \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{coim}(f).\]

Bukti. Berdasarkan dualitas, cukup dibuktikan ekuivalensi pertama. Andaikan \(f\) merupakan epimorfisme. Karena morfisme kanonik \(i_1, i_2: Y \rightrightarrows Y \ensuremath{\underset{X}{\sqcup}} Y\) memenuhi \(i_1 f = i_2 f\), maka \(i_1 = i_2\), sehingga \(\operatorname{im}(f) := \operatorname{ker}(i_1, i_2) = Y\).

Sebaliknya, andaikan morfisme kanonik \(\operatorname{im}(f) \to Y\) merupakan isomorfisme. Karena komposisinya dengan \(i_1\) dan \(i_2\) sama, sekali lagi diperoleh \(i_1 = i_2\). Jika \(Z \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) dan \(g_1, g_2: Y \rightrightarrows Z\) memenuhi \(g_1 f = g_2 f\), maka sifat universal menentukan \(g: Y \ensuremath{\underset{X}{\sqcup}} Y \to Z\) sedemikian sehingga \(g_j = g i_j\) untuk \(j=1,2\). Karena itu \(g_1 = g_2\), yang membuktikan bahwa \(f\) merupakan epimorfisme.

Proposisi. Andaikan \(f\) merupakan morfisme ketat. Maka \(f\) merupakan isomorfisme jika dan hanya jika \(f\) sekaligus merupakan monomorfisme dan epimorfisme.

Bukti. Andaikan \(f\) merupakan morfisme ketat yang sekaligus monomorfisme dan epimorfisme. Faktorkan \(f\) sebagai \(X \twoheadrightarrow \operatorname{coim}(f) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{im}(f) \hookrightarrow Y\), lalu terapkan Proposisi rujukan dan Lema rujukan.

Argumen di atas melibatkan diagram berbentuk \(X \twoheadrightarrow C \hookrightarrow Y\) yang komposisinya sama dengan \(f\); diagram ini disebut faktorisasi epi–mono dari morfisme \(f: X \to Y\). Dalam praktiknya, kita tidak hanya berhadapan dengan faktorisasi-faktorisasi ini, tetapi juga dengan morfisme di antaranya.

Lema. Tinjau diagram berikut; bagian dengan anak panah penuh komutatif,

\(e\) dan \(e'\) merupakan epimorfisme (atau \(m\) dan \(m'\) merupakan monomorfisme).

  1. Jika terdapat \(\varphi\) seperti yang ditunjukkan oleh panah putus-putus, sedemikian sehingga bagian kiri (atau bagian kanan) diagram komutatif, maka bagian yang lain juga komutatif. Jika \(\varphi\) ada, ia bersifat unik.

  2. Jika \(a\) merupakan epimorfisme (atau \(b\) merupakan monomorfisme) dan \(\varphi\) ada, maka \(\varphi\) merupakan epimorfisme (atau monomorfisme).

Bukti. Andaikan \(\varphi: C \to C'\) membuat bagian kiri diagram komutatif, serta \(e\) dan \(e'\) merupakan epimorfisme. Persamaan \(\varphi e = e' a\) dan sifat epimorfisme \(e\) secara unik menentukan \(\varphi\). Karena bingkai luar diagram tersebut komutatif, berlaku \(m' \varphi e = m' e' a = bm e\). Sifat epimorfisme \(e\) selanjutnya memberikan \(m'\varphi = bm\), yakni bagian kanan diagram juga komutatif. Jika \(a\) juga merupakan epimorfisme, maka persamaan \(\varphi e = e' a\) menunjukkan bahwa \(\varphi e\) merupakan epimorfisme, sehingga \(\varphi\) pun merupakan epimorfisme.

Argumen di atas membuktikan separuh pernyataan (i) dan (ii). Untuk kasus ketika \(\varphi\) membuat bagian kanan diagram komutatif dan \(m,m'\) merupakan monomorfisme, argumennya sepenuhnya serupa, atau secara ekuivalen, merupakan argumen dual.

Definisi. Misalkan \(f: X \to Y\). Bentuklah kategori \(\ensuremath{\mathsf{epi.mono}}(f)\) yang objek-objeknya adalah semua faktorisasi epi–mono dari \(f\), dengan morfisme-morfismenya didefinisikan sebagai diagram komutatif

Dengan mengambil \(a = \ensuremath{\mathrm{id}}_X\) dan \(b = \ensuremath{\mathrm{id}}_Y\) dalam Lema rujukan, terlihat bahwa \(\varphi\) pada diagram di atas, jika ada, bersifat unik dan sekaligus merupakan epimorfisme serta monomorfisme. Dengan kata lain, \(\ensuremath{\mathsf{epi.mono}}(f)\) merupakan kategori praterurut. Dalam bagian ini, kita hanya meninjau satu kasus khusus dari faktorisasi epi–mono.

Proposisi. Andaikan semua morfisme dalam kategori \(\mathcal{C}\) bersifat ketat. Maka setiap morfisme \(f: X \to Y\) mempunyai faktorisasi epi–mono \(X \twoheadrightarrow C \hookrightarrow Y\), dan faktorisasi ini unik hingga isomorfisme dalam kategori \(\ensuremath{\mathsf{epi.mono}}(f)\).

Bukti. Ambil \(C = \operatorname{im}(f)\) untuk memperoleh keberadaan faktorisasi. Untuk membuktikan keunikannya, Proposisi rujukan dan pembahasan sebelumnya menunjukkan bahwa setiap morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{epi.mono}}(f)\) merupakan isomorfisme. Jadi, cukup dibangun sebuah morfisme \(\varphi: C \to \operatorname{im}(f)\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{epi.mono}}(f)\). Dengan menerapkan versi diagram kanan dari Lema rujukan kepada \(X \stackrel{q}{\twoheadrightarrow} C \stackrel{g}{\hookrightarrow} Y\), terlihat bahwa terdapat \(\varphi\) yang membuat bagian kanan diagram berikut komutatif:

rujukan, seluruh diagram komutatif. Selesai.

Menurunkan komutativitas suatu subdiagram dari komutativitas bingkai luarnya merupakan teknik umum yang akan digunakan berulang kali selanjutnya.

Kategori Aditif: Kernel dan Kokernel

Bagian ini akan melibatkan gagasan tentang funktor yang mempertahankan \(\varinjlim\) atau \(\varprojlim\). Ini merupakan materi dasar teori kategori; lihat [Li1] atau tinjauan singkat dalam Bagian 1.5. Pertama-tama, kita mengingat kembali definisi kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) dan kategori aditif; lihat [Li1] untuk rincian.

  • Kategori \(\mathcal{C}\) disebut kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) atau kategori praaditif jika setiap \(\operatorname{Hom}(X,Y)\) dilengkapi dengan struktur grup abelian, dengan operasi grup ditulis secara aditif (dengan kata lain, semua himpunan \(\operatorname{Hom}\) merupakan modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\)), sedemikian sehingga pemetaan komposisi \(\operatorname{Hom}(Y,Z) \times \operatorname{Hom}(X,Y) \to \operatorname{Hom}(X,Z)\) selalu merupakan pemetaan \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\)-bilinear. Karena itu, dalam kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) kita dapat membicarakan morfisme \(0 \in \operatorname{Hom}(X,Y)\). Kita juga dapat membicarakan subkategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) dari suatu kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\); setiap subkategori penuh otomatis merupakan subkategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\).

  • Misalkan \(\mathcal{C}_1, \mathcal{C}_2\) merupakan kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\). Funktor \(F: \mathcal{C}_1 \to \mathcal{C}_2\) disebut funktor aditif jika pemetaan yang diinduksinya pada himpunan-himpunan \(\operatorname{Hom}\) merupakan homomorfisme grup. Ketika membicarakan ekuivalensi antara kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\), funktor terkait beserta kuasi-inversnya selalu dipahami sebagai funktor aditif.

Kita memerlukan pengamatan dasar berikut. Sesuai konvensi, pemetaan linear antara dua modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) berarti homomorfisme modul.

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{C}\) dan \(\mathcal{C}'\) merupakan kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\).

  1. Diberikan sepasang funktor adjoin

    \(F\) dan \(G\) keduanya merupakan funktor aditif, maka isomorfisme adjungsi \(\varphi: \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}'}(F(\cdot), \cdot) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(\cdot, G(\cdot))\) bersifat linear.

  2. Untuk setiap \(\alpha: I \to \mathcal{C}\), isomorfisme dalam sifat universal limit induktif \[\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}\left( \varinjlim \alpha, T \right) \simeq \varprojlim_{i \in \operatorname{Ob}(I)} \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(\alpha(i), T), \quad T \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\] bersifat linear, asalkan \(\varinjlim\alpha\) ada. Pernyataan yang sama berlaku untuk limit projektif \(\varprojlim\).

Bukti. Untuk (i), menurut pembahasan sesudah [Li1], \(\varphi\) ditentukan oleh unit \(\eta\) dan kounit \(\varepsilon\) dari pasangan adjoin tersebut: \[\varphi(f) = Gf \circ \eta_X, \quad \varphi^{-1}(g) = \varepsilon_Y \circ Fg, \quad f \in \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}'}(FX, Y), \; g \in \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(X, GY);\] Karena komposisi morfisme bersifat bilinear, \(\varphi\) pun bersifat linear. Argumen untuk (ii) serupa: isomorfisme tersebut dideskripsikan melalui komposisi dengan morfisme-morfisme \(\iota_i: \alpha(i) \to \varinjlim \alpha\), sehingga bersifat linear.

Dalam kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\), \(X_1 \times X_2\) ada jika dan hanya jika \(X_1 \sqcup X_2\) ada. Dalam keadaan ini terdapat isomorfisme kanonik \(X_1 \sqcup X_2 \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}X_1 \times X_2\); struktur ini disebut biproduk. Lihat [Li1]. Secara lebih umum, biproduk dari \(n\) objek \(X_1, \ldots, X_n\) adalah sebuah objek \(Z\) yang dilengkapi dengan keluarga morfisme

\(i = 1, \ldots, n\), sedemikian sehingga \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:biproduct-identities}{}\begin{gathered} p_i \iota_j = \begin{cases} \ensuremath{\mathrm{id}}, & i=j \\ 0, & i \neq j \end{cases} \qquad \sum_{i=1}^n \iota_i p_i = \ensuremath{\mathrm{id}}_{Z}. \end{gathered} \end{equation}\] Dalam keadaan ini, keluarga morfisme \(\iota_i: X_i \to Z\) dan \(p_i: Z \to X_i\) masing-masing menginduksi isomorfisme \[\coprod_{i=1}^n X_i \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}Z \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\prod_{i=1}^n X_i.\] Menurut konvensi, biproduk yang bersesuaian dengan \(n=0\) ditetapkan sebagai objek nol. Jika kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) \(\mathcal{C}\) mempunyai objek nol, maka [Li1] menjamin bahwa morfisme nol antara sembarang \(X,Y \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) sama dengan \(0 \in \operatorname{Hom}(X,Y)\) yang didefinisikan sebelumnya. Selain itu, morfisme \(\coprod_{i=1}^n X_i \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\prod_{i=1}^n X_i\) di atas tepat merupakan \(\delta\) yang didefinisikan dalam persamaan. Pembaca dipersilakan melakukan verifikasi langsung menggunakan persamaan.

Konvensi. Biproduk \(Z\) dari \(n\) objek dinotasikan dengan \(X_1 \oplus \cdots \oplus X_n\). Jika biproduk biner \(X_1 \oplus X_2\) ada dalam \(\mathcal{C}\), semua biproduk dari \(n\) objek untuk \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 1}\) dapat dibentuk secara iteratif melalui isomorfisme kanonik \(X_1 \oplus X_2 \oplus X_3 \simeq (X_1 \oplus X_2) \oplus X_3\). Selain itu, \[X^{\oplus n} := \underbracket{X \oplus \cdots \oplus X}_{n\; \text{suku}}.\] Morfisme diagonal \(\delta_X: X \to X^{\oplus n}\) dari produk dan morfisme kodiagonal \(\check{\delta}_X: X^{\oplus n} \to X\) dari koproduk dicirikan oleh \(p_i \delta_X = \ensuremath{\mathrm{id}}_X = \check{\delta}_X \iota_i\) untuk \(1 \leq i \leq n\). Secara eksplisit, keduanya dapat ditulis sebagai \(\delta_X = \sum_{i=1}^n \iota_i\) dan \(\check{\delta}_X = \sum_{i=1}^n p_i\).

Definisi (Kategori aditif). Kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) \(\mathcal{C}\) disebut aditif jika memenuhi syarat-syarat berikut:

Subkategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) dari suatu kategori aditif disebut subkategori aditif jika subkategori tersebut juga merupakan kategori aditif. Setiap keluarga berhingga yang terdiri atas objek-objek \(X_1, \ldots, X_n\) dalam kategori aditif mempunyai biproduk \(X_1 \oplus \cdots \oplus X_n\), yang juga disebut jumlah langsung dari objek-objek tersebut; \(X_1, \ldots, X_n\) disebut suku-suku jumlah langsungnya.

Funktor aditif \(F: \mathcal{C}_1 \to \mathcal{C}_2\) antara kategori aditif mempertahankan semua produk hingga dan koproduk hingga, karena:

Jika \(\mathcal{C}\) merupakan kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) (atau kategori aditif), kategori lawan \(\mathcal{C}^{\text{op}}\) secara alami juga menjadi kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) (atau kategori aditif), sedemikian sehingga untuk setiap objek \(X,Y\), pemetaan \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}^{\operatorname{op}}}(Y,X) \to \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(X,Y)\) yang ditulis \(f \mapsto f^{\operatorname{op}}\) merupakan isomorfisme grup. Mulai sekarang, \(0\) akan digunakan sekaligus untuk menyatakan objek nol dan morfisme nol dalam kategori aditif; hal ini tidak akan menimbulkan kerancuan. Setiap keluarga morfisme \(f_i: X_i \to X'_i\) untuk \(i=1,\ldots,n\) secara alami menginduksi \(f_1 \oplus \cdots \oplus f_n: \bigoplus_i X_i \to \bigoplus_i X'_i\), yang secara eksplisit juga dapat ditulis sebagai \(\sum_{i=1}^n \iota'_i f_i p_i\).

Contoh. Kategori \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) merupakan kategori aditif: struktur grup pada himpunan-himpunan \(\operatorname{Hom}\) diberikan oleh penjumlahan homomorfisme secara titik demi titik, \((f+g)(x)=f(x)+g(x)\); objek nolnya adalah grup nol; dan biproduk \(X_1 \oplus X_2\) didefinisikan dengan cara biasa. Demikian pula, \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) merupakan kategori aditif untuk suatu gelanggang \(R\), dan funktor pelupa \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}} \to \ensuremath{\mathsf{Ab}}\) merupakan funktor aditif. Secara serupa, tinjau kategori \(\ensuremath{\mathsf{Ban}}_{\ensuremath{\mathbb{C}}}\) dari ruang Banach di atas \(\ensuremath{\mathbb{C}}\), dengan morfisme berupa pemetaan linear kontinu. Kategori ini juga merupakan kategori aditif: penjumlahan morfismenya tetap diberikan secara titik demi titik dan objek nolnya adalah ruang nol. Untuk ruang Banach \((X_i, \|\cdot\|_i)\) dengan \(i=1,2\), biproduknya \((X_1 \oplus X_2, \|\cdot\|)\) dapat diambil sebagai jumlah langsung ruang vektor \(X_1 \oplus X_2\) yang dilengkapi dengan norma \(\|(x_1,x_2)\| := \max\{\|x_1\|_1,\|x_2\|_2\}\), dengan \(x_i \in X_i\).

Proposisi. Misalkan \(f,g: X \to Y\) merupakan sepasang morfisme dalam kategori aditif \(\mathcal{C}\). Maka \(f+g\) sama dengan komposisi pada baris pertama dalam diagram komutatif berikut:

\(f \times g\) berasal dari sifat funktorial produk, sedangkan \(Y \times Y \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}Y \sqcup Y\) adalah invers dari \(\delta\) yang didefinisikan dalam persamaan.

Bukti. Notasikan morfisme-morfisme kanonik biproduk dengan \(\iota_i^X, \iota_i^Y\) dan \(p_i^X,p_i^Y\) untuk \(i=1,2\). Dengan menuliskan \(\delta_X\) dan \(\check{\delta}_Y\) menggunakan morfisme-morfisme tersebut, mudah diverifikasi bahwa kedua segitiga di kiri dan kanan komutatif. Komposisi sepanjang baris pertama juga dapat ditentukan dengan cara serupa: tuliskan \(f \oplus g = \iota_1^Y f p^X_1 + \iota_2^Y g p^X_2\) untuk menghitung \[\begin{equation} \check{\delta}_Y (f \oplus g) \delta_X = \check{\delta}_Y \iota_1^Y f p^X_1 \delta_X + \check{\delta}_Y \iota_2^Y g p^X_2 \delta_X = f + g. \end{equation}\]

Untuk membuktikan komutativitas persegi itu, identifikasikan langsung biproduk \(X \oplus X\) dan \(Y \oplus Y\) dengan koproduk. Maka pernyataan tersebut setara dengan komutativitas diagram

\(\delta\) dalam persamaan, sehingga pembuktiannya langsung.

Korolari. Misalkan \(\mathcal{C}\) dan \(\mathcal{C}'\) merupakan kategori aditif, dan \(F: \mathcal{C} \to \mathcal{C}'\) suatu funktor.

  1. \(F\) mempertahankan produk hingga jika dan hanya jika \(F\) mempertahankan koproduk hingga.

  2. Jika \(F\) mempertahankan produk hingga, atau secara ekuivalen koproduk hingga, maka \(F\) merupakan funktor aditif.

  3. Jika \(F\) mempertahankan objek nol dan biproduk \(\oplus\), maka \(F\) merupakan funktor aditif.

  4. Jika \(F\) merupakan ekuivalensi, maka \(F\) beserta kuasi-inversnya keduanya merupakan funktor aditif.

  5. Jika

    \(F\) dan \(G\) keduanya merupakan funktor aditif. Karena itu, Proposisi rujukan berlaku dalam keadaan ini.

Bukti. Untuk (i), karena objek nol sekaligus merupakan produk kosong dan koproduk kosong, cukup ditinjau produk dan koproduk dari sembarang \(X,Y \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\). Hal ini mengikuti pengamatan berikut: isomorfisme kanonik \(\delta: FX \sqcup FY \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}FX \times FY\) terfaktorkan sebagai \[FX \sqcup FY \to F(X \sqcup Y) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}F(X \times Y) \to FX \times FY .\]

Untuk (ii), perhatikan bahwa dalam Proposisi rujukan, komposisi di sepanjang

tidak bergantung pada struktur penjumlahan pada himpunan-himpunan \(\operatorname{Hom}\). Komposisi itu hanya melibatkan produk hingga dan koproduk hingga dalam kategori, termasuk kasus khususnya berupa objek nol, serta morfisme-morfisme kanonik yang terkait dengannya.

Untuk (iii), ingat bahwa semua produk hingga (atau koproduk hingga) dapat dibentuk dari objek nol dan biproduk \(\oplus\).

Jika \((F,G)\) merupakan pasangan adjoin, maka \(F\) mempertahankan \(\varinjlim\), sedangkan \(G\) mempertahankan \(\varprojlim\); lihat [Li1]. Di sisi lain, ekuivalensi mempertahankan semua limit. Karena itu, (iv) dan (v) keduanya merupakan kasus khusus dari (ii).

Sesungguhnya, deskripsi penjumlahan dalam Proposisi rujukan menunjukkan bahwa “keaditifan” suatu kategori aditif \(\mathcal{C}\) merupakan sifat dari kategori \(\mathcal{C}\), bukan struktur tambahan.

Definisi. Misalkan \(\mathcal{C}\) merupakan kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) yang mempunyai objek nol, dan \(f: X \to Y\) suatu morfisme dalam \(\mathcal{C}\).

  • Jika penyama \(\operatorname{ker}(f,0)\) ada, maka \(\operatorname{ker}(f):=\operatorname{ker}(f,0)\) beserta \(\operatorname{ker}(f) \hookrightarrow X\) disebut kernel dari \(f\).

  • Jika kopenyama \(\operatorname{coker}(f,0)\) ada, maka \(\operatorname{coker}(f):=\operatorname{coker}(f,0)\) beserta \(Y \twoheadrightarrow \operatorname{coker}(f)\) disebut kokernel dari \(f\).

Secara khusus, menurut definisi kedua komposisi \(\operatorname{ker}(f) \to X \to Y\) dan \(X \to Y \to \operatorname{coker}(f)\) sama dengan \(0\).

Terdapat beberapa sudut pandang yang saling melengkapi mengenai kernel dan kokernel.

  • Pertama, tinjau \(\operatorname{ker}(f)\). Untuk setiap morfisme \(g: T \to X\) dengan \(fg=0\),1 komposisi \(T \xrightarrow{g} X \xrightarrow{0} Y\) tentu sama dengan \(0\). Karena itu, sifat universal \(\operatorname{ker}(f)=\operatorname{ker}(f,0)\) sebagai penyama dapat dinyatakan oleh diagram komutatif

  • Tinjau \(\operatorname{coker}(f)\). Untuk setiap morfisme \(h: Y \to T\) dengan \(hf=0\), komposisi \(X \xrightarrow{0} Y \xrightarrow{h} T\) tentu sama dengan \(0\). Karena itu, sifat universal \(\operatorname{coker}(f)=\operatorname{coker}(f,0)\) sebagai kopenyama dapat dinyatakan oleh diagram komutatif

  • Kedua konstruksi di atas jelas saling dual: \(\operatorname{coker}(f)=\operatorname{ker}(f^{\operatorname{op}})\) dan \(\operatorname{ker}(f)=\operatorname{coker}(f^{\operatorname{op}})\).

Karena morfisme yang terfaktorkan melalui objek nol tepat merupakan morfisme \(0\), sifat universal tersebut juga mempunyai karakterisasi melalui diagram tarik balik dan dorong keluar. Pembaca dipersilakan memverifikasi langsung:

Catatan. Penyama umum \(\operatorname{ker}(f,g)\) dapat direduksi menjadi kernel di atas. Tinjau morfisme-morfisme

\(fh=gh\) ekuivalen dengan \((f-g)h=0\), sehingga langsung diperoleh \(\operatorname{ker}(f,g)=\operatorname{ker}(f-g,0)=:\operatorname{ker}(f-g)\). Secara dual, \(\operatorname{coker}(f,g)=\operatorname{coker}(f-g,0)=:\operatorname{coker}(f-g)\).

Mulai sekarang, kita terutama meninjau kasus ketika \(\mathcal{C}\) merupakan kategori aditif.

Proposisi. Untuk morfisme-morfisme \(X \xrightarrow{f} Y \xrightarrow{g} Z\) dalam kategori aditif \(\mathcal{C}\), terdapat diagram komutatif

\(X \ensuremath{\underset{Y}{\times}} \operatorname{ker}(g) \to X\) (atau \(Z \to Z \ensuremath{\underset{Y}{\sqcup}} \operatorname{coker}(f)\)) merupakan morfisme kanonik produk serat (atau koproduk serat),2 dengan ketentuan bahwa \(\operatorname{ker}\), \(\operatorname{coker}\), dan semua limit yang disebutkan ada.

Bukti. Berdasarkan persamaan, pembentukan produk serat secara bertahap memberikan isomorfisme kanonik \(\operatorname{ker}(gf) \simeq X \ensuremath{\underset{Z}{\times}} 0 \simeq X \ensuremath{\underset{Y}{\times}} (Y \ensuremath{\underset{Z}{\times}} 0) \simeq X \ensuremath{\underset{Y}{\times}} \operatorname{ker}(g)\). Dualitas memberikan kasus \(\operatorname{coker}(gf)\).

Funktorialitas penyama dan kopenyama menginduksi funktorialitas kernel dan kokernel. Konstruksi ini dicirikan oleh diagram komutatif berikut:

Hasil berikut menunjukkan bahwa tarik balik (atau dorong keluar) mempertahankan kernel (atau kokernel).

Proposisi. Jika diagram dalam kategori aditif \(\mathcal{C}\)

\(\operatorname{ker}(f) \to \operatorname{ker}(g)\) (atau \(\operatorname{coker}(f) \to \operatorname{coker}(g)\)) dalam persamaan merupakan isomorfisme, dengan ketentuan bahwa \(\operatorname{ker}\) dan \(\operatorname{coker}\) yang dibicarakan ada.

Bukti. Dengan dualitas, cukup dibahas kasus tarik balik. Untuk setiap objek \(T\), sifat universal memberikan \[\begin{align*} \operatorname{Hom}(T, \operatorname{ker}(f)) & \simeq \operatorname{ker}\left[ \operatorname{Hom}(T, X) \to \operatorname{Hom}(T, Y) \right] \\ & \simeq \operatorname{ker}\left[ \operatorname{Hom}(T, Y) \ensuremath{\underset{\operatorname{Hom}(T, Y')}{\times}} \operatorname{Hom}(T, X') \to \operatorname{Hom}(T, Y) \right] \\ & = \operatorname{ker}\left[ \operatorname{Hom}(T, X') \to \operatorname{Hom}(T, Y') \right] \simeq \operatorname{Hom}(T, \operatorname{ker}(g)), \end{align*}\] dengan setiap panah bersifat kanonik. Lema Yoneda kemudian memberikan \(\operatorname{ker}(f) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{ker}(g)\); lihat tinjauan dalam Teorema A.1.1.

Lema. Misalkan \(\mathcal{C}\) merupakan kategori aditif dan \(f: X \to Y\) suatu morfisme dalam \(\mathcal{C}\). Maka:

  1. \(f\) merupakan monomorfisme (atau epimorfisme) jika dan hanya jika \(\operatorname{ker}(f)=0\) (atau \(\operatorname{coker}(f)=0\));

  2. \(f\) merupakan morfisme nol jika dan hanya jika \(\operatorname{ker}(f) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}X\), dan ini juga ekuivalen dengan \(Y \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{coker}(f)\);

  3. Diberikan \(k: Y \to Z\) (atau \(k': W \to X\)), terdapat secara unik diagram komutatif berikut:

    \(k\) merupakan monomorfisme (atau \(k'\) merupakan epimorfisme), maka \(\operatorname{ker}(f) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{ker}(kf)\) (atau \(\operatorname{coker}(fk') \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{coker}(f)\)).

Bukti. Pertama, tinjau (i). Berdasarkan dualitas, cukup dibahas kasus monomorfisme. Menurut definisi, \(f\) merupakan monomorfisme jika dan hanya jika untuk setiap pasangan morfisme \(g_1,g_2: T \to X\) berlaku \(f(g_1-g_2)=0 \iff g_1-g_2=0\). Ini setara dengan pernyataan bahwa untuk setiap \(g: T \to X\), berlaku \(fg=0\) jika dan hanya jika \(g\) terfaktorkan sebagai \(T \to 0 \to X\). Pernyataan terakhir ini tepat menyatakan bahwa objek nol memenuhi sifat universal \(\operatorname{ker}(f)\).

Untuk (ii), secara serupa cukup dibuktikan \(f=0 \iff \operatorname{ker}(f) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}X\). Akan tetapi, \(\operatorname{ker}(f)=\operatorname{ker}(f,0)\), sehingga ekuivalensi yang diinginkan langsung mengikuti definisi penyama.

Untuk (iii), sekali lagi cukup ditinjau kasus \(\operatorname{ker}\):

\(k\) merupakan monomorfisme, inklusi pada baris pertama merupakan kesamaan. Terapkan Lema Yoneda untuk menyelesaikan pembuktian.

Dalam kategori aditif, citra dan kocitra yang diperkenalkan dalam Definisi rujukan mempunyai deskripsi sederhana.

Proposisi. Misalkan \(f: X \to Y\) merupakan morfisme dalam kategori aditif \(\mathcal{C}\). Maka terdapat isomorfisme kanonik \[\begin{align*} \operatorname{im}(f) & \simeq \operatorname{ker}\left[ Y \to \operatorname{coker}(f) \right] \hookrightarrow Y, \\ \operatorname{coim}(f) & \simeq \operatorname{coker}\left[ \operatorname{ker}(f) \to X \right] \twoheadleftarrow X ; \end{align*}\] dengan ketentuan bahwa kernel dan kokernel yang dibicarakan ada.

Bukti. Berdasarkan dualitas, cukup ditinjau \(\operatorname{im}(f)\). Ambil morfisme kanonik \(i_1,i_2: Y \to Y \ensuremath{\underset{X}{\sqcup}} Y\). Dengan menerapkan Lema Yoneda, cukup dibuktikan, untuk setiap \(T \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\), bahwa \[\begin{multline*} \operatorname{Hom}\left( T, \operatorname{im}(f) \right) = \left\{ h: T \to Y \;\middle|\; i_1 h = i_2 h \right\} \\ = \left\{ \begin{array}{r|l} h: T \to Y & \forall S \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C}),\; \forall s_1, s_2: Y \to S, \\ & s_1 f = s_2 f \implies s_1 h = s_2 h \end{array}\right\} \\ \xlongequal{s := s_1 - s_2} \left\{ \begin{array}{r|l} h: T \to Y & \forall S \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C}),\; \forall s: Y \to S, \\ & s f = 0 \implies sh = 0 \end{array}\right\} \\ = \left\{ \begin{array}{r|l} h: T \to Y & T \xrightarrow{h} Y \twoheadrightarrow \operatorname{coker}(f) \\ & \text{komposisinya adalah}\; 0 \end{array}\right\} \ensuremath{\stackrel{\sim}{\leftarrow}}\operatorname{Hom}\left( T, \operatorname{ker}\left[ Y \to \operatorname{coker}(f) \right] \right). \end{multline*}\] Kesamaan pertama di atas berasal dari \(\operatorname{im}(f):=\operatorname{ker}(i_1,i_2)\). Untuk kesamaan kedua, mula-mula tuliskan ulang syarat pada \(h\) sebagai \(s'i_1h=s'i_2h\) bagi setiap \(s': Y \ensuremath{\underset{X}{\sqcup}} Y \to S\), lalu gunakan sifat universal koproduk serat \[\begin{align*} \operatorname{Hom}\left( Y \ensuremath{\underset{X}{\sqcup}} Y, S \right) & \xrightarrow{1:1} \operatorname{Hom}(Y,S) \ensuremath{\underset{\operatorname{Hom}(X,S)}{\times}} \operatorname{Hom}(Y,S) \\ s' & \longmapsto \left( s' i_1, s' i_2 \right) =: (s_1, s_2). \end{align*}\] Kesamaan keempat diperoleh dari sifat universal kokernel, sehingga cukup diambil \(S=\operatorname{coker}(f)\).

Contoh paling sederhana terjadi ketika \(f\) merupakan morfisme nol. Dalam hal ini, Lema rujukan (ii) memberikan \(\operatorname{im}(f)=0=\operatorname{coim}(f)\).

Contoh. Sebagai kelanjutan pembahasan pada Contoh rujukan, pertama-tama kita tinjau kategori \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Homomorfisme modul \(f: A \to B\) selalu mempunyai kernel dan kokernel, yang secara klasik diberikan oleh \(\operatorname{ker}(f)=f^{-1}(0)\) dan \(\operatorname{coker}(f)=B/\{f(a):a \in A\}\). Langsung dari definisi, \(\operatorname{im}(f)\) adalah citra \(f\) dalam pengertian teori himpunan, sedangkan \(\operatorname{coim}(f)=A/\operatorname{ker}(f)\). Morfisme kanonik \(\operatorname{coim}(f) \to \operatorname{im}(f)\) dalam persamaan tepat merupakan isomorfisme kanonik dalam teori modul \(A/\operatorname{ker}(f) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{im}(f)\). Karena itu, semua morfisme dalam \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) bersifat ketat.

Selanjutnya, tinjau kategori aditif \(\ensuremath{\mathsf{Ban}}_{\ensuremath{\mathbb{C}}}\) dari Contoh rujukan. Kernel dari pemetaan linear kontinu \(f: X \to Y\) adalah \(\operatorname{ker}(f)=f^{-1}(0)\) seperti biasa, dan tetap merupakan ruang Banach. Di sisi lain, \(\operatorname{coker}(f)=Y/\overline{\left\{f(x):x \in X\right\}}\) dilengkapi dengan norma kuosien. Dalam hal ini, morfisme persamaan menjadi \[\text{READERDIAGRAM0019}\] Ruang di sebelah kanan dilengkapi dengan topologi terinduksi dari \(Y\), sedangkan ruang di sebelah kiri dilengkapi dengan topologi kuosien dari \(X\). Misalkan \(f: X \to Y\) merupakan pemetaan linear kontinu dan injektif antara ruang Banach, dengan citra padat tetapi tidak surjektif. Dalam keadaan ini, \(\operatorname{coim}(f)=X \to Y=\operatorname{im}(f)\) bukan isomorfisme. Jadi, \(\ensuremath{\mathsf{Ban}}_{\ensuremath{\mathbb{C}}}\) mempunyai morfisme yang tidak ketat.


  1. Catatan penerjemah: teks sumber mengatakan “untuk setiap morfisme” tanpa mencantumkan syarat \(fg=0\) dan, secara dual, \(hf=0\). Kedua syarat itu dipulihkan di sini karena tepat merupakan hipotesis penyama dan kopenyama; lihat koreksi O014-C006.↩︎

  2. Catatan penerjemah: teks sumber menulis “koproduk”, tetapi objek yang ditampilkan adalah koproduk serat \(Z \ensuremath{\underset{Y}{\sqcup}} \operatorname{coker}(f)\) dan bukti berikutnya memakai dualitas terhadap produk serat; lihat koreksi O014-C005.↩︎

Perumuman: Kategori Linear atas Gelanggang Komutatif

Himpunan-himpunan \(\operatorname{Hom}\) dalam suatu kategori aditif mempunyai struktur grup abelian. Dalam banyak situasi, himpunan-himpunan \(\operatorname{Hom}\) ini juga dilengkapi dengan perkalian skalar oleh suatu gelanggang komutatif \(\Bbbk\). Sebagai contoh, dalam \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) setiap himpunan \(\operatorname{Hom}\) secara alami merupakan modul-\(\Bbbk\), dan komposisi morfisme bersifat \(\Bbbk\)-bilinear.

Definisi. Misalkan \(\Bbbk\) merupakan gelanggang komutatif. Andaikan setiap himpunan \(\operatorname{Hom}\) dalam kategori \(\mathcal{A}\) dilengkapi dengan struktur modul-\(\Bbbk\) sedemikian sehingga komposisi morfisme \(\operatorname{Hom}(Y, Z) \times \operatorname{Hom}(X, Y) \to \operatorname{Hom}(X, Z)\) merupakan pemetaan \(\Bbbk\)-bilinear untuk semua objek \(X,Y,Z\); dengan kata lain, diagram berikut komutatif:

\(\mathcal{A}\) disebut kategori-\(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\).

Misalkan \(F: \mathcal{A} \to \mathcal{A}'\) merupakan funktor antara kategori-\(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Jika pemetaan \(\operatorname{Hom}(X,Y) \to \operatorname{Hom}(FX,FY)\) merupakan homomorfisme modul-\(\Bbbk\) untuk semua \(X,Y \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), maka \(F\) disebut funktor \(\Bbbk\)-linear.

Perhatikan bahwa \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) merupakan kategori monoidal terhadap hasil kali tensor \(\otimes := \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}}\). Oleh karena itu, istilah “kategori-\(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\)” konsisten dengan terminologi pengayaan kategori dalam [Li1]. Kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) yang diperkenalkan sebelumnya tepat merupakan kategori-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Sebaliknya, dengan melupakan perkalian skalar pada suatu kategori-\(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), kita memperoleh kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\).

Contoh. Kategori-\(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) yang hanya mempunyai satu objek tepat merupakan aljabar-\(\Bbbk\). Korespondensinya diberikan oleh \(\mathcal{A} \mapsto \operatorname{End}_{\mathcal{A}}(\star)\), dengan \(\operatorname{Ob}(\mathcal{A}) = \{\star\}\).

Argumen dalam Proposisi rujukan dapat diterapkan tanpa perubahan dan memberikan hasil berikut.

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{A}\) dan \(\mathcal{A}'\) merupakan kategori-\(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\).

  1. Diberikan sepasang funktor adjoin

    \(F\) dan \(G\) keduanya bersifat \(\Bbbk\)-linear. Maka isomorfisme adjungsi \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}'}(F(\cdot),\cdot) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} \operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(\cdot,G(\cdot))\) bersifat \(\Bbbk\)-linear.

  2. Untuk setiap \(\alpha: I \to \mathcal{A}\), bijeksi \[\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}\left(\varinjlim \alpha,T\right) \simeq \varprojlim_{i \in \operatorname{Ob}(I)} \operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(\alpha(i),T), \quad T \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\] bersifat \(\Bbbk\)-linear, asalkan \(\varinjlim \alpha\) ada. Pernyataan yang sama berlaku untuk \(\varprojlim\).

Kecuali dinyatakan lain, mulai sekarang semua funktor dan ekuivalensi antara kategori-\(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dipahami bersifat \(\Bbbk\)-linear.

Definisi. Jika suatu kategori aditif \(\mathcal{A}\) dilengkapi dengan struktur \(\Bbbk\)-linear yang kompatibel dengan struktur kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) yang sudah ada, maka \(\mathcal{A}\) beserta data tersebut disebut kategori \(\Bbbk\)-linear.

Hal ini sama artinya dengan mengganti kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) dengan kategori-\(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dalam pembahasan §rujukan. Sebagian besar hasil mengenai kategori aditif dalam bab ini dapat diperluas ke situasi \(\Bbbk\)-linear dengan argumen yang sama tanpa perubahan. Satu-satunya pengecualian berkaitan dengan Korolari rujukan: dalam kategori aditif, penjumlahan pada himpunan \(\operatorname{Hom}\) dapat dicirikan oleh sifat kategori itu sendiri, tetapi hal ini tidak berlaku bagi perkalian skalar oleh \(\Bbbk\). Karena itu, tidak ada alasan bagi funktor (bahkan ekuivalensi) antara kategori \(\Bbbk\)-linear untuk otomatis bersifat \(\Bbbk\)-linear. Berikut ini beberapa hasil mengenai sifat \(\Bbbk\)-linear. Ingat bahwa pusat suatu kategori \(\mathcal{A}\) didefinisikan sebagai \(Z(\mathcal{A}) := \operatorname{End}(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{A}})\). Unsur-unsurnya merupakan morfisme dari funktor identitas \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{A}}\) ke dirinya sendiri, yang ditulis sebagai \((a_X)_{X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})}\) dengan \(a_X \in \operatorname{End}_{\mathcal{A}}(X)\). Dengan operasi komposisi morfisme, pusat tersebut merupakan monoid komutatif; lihat [Li1]. Jika \(\mathcal{A}\) merupakan kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\), maka \(Z(\mathcal{A})\) menjadi gelanggang komutatif terhadap komposisi dan penjumlahan \((a_X)_X + (b_X)_X := (a_X+b_X)_X\).

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{A}\) merupakan kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\). Maka terdapat bijeksi \[\left\{\text{struktur kategori-$\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}$ pada $\mathcal{A}$}\right\} \stackrel{1:1}{\longleftrightarrow} \operatorname{Hom}_{\text{gelanggang}}(\Bbbk,Z(\mathcal{A})).\] Pemetaan tersebut diberikan sebagai berikut. Jika struktur kategori-\(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) pada \(\mathcal{A}\) telah ditetapkan, untuk setiap \(a \in \Bbbk\) dan \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) definisikan \(a_X := a \cdot \ensuremath{\mathrm{id}}_X \in \operatorname{End}_{\mathcal{A}}(X)\). Maka \(a \mapsto (a_X)_{X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})} \in Z(\mathcal{A})\) merupakan homomorfisme gelanggang. Sebaliknya, diberikan homomorfisme gelanggang di ruas kanan, \(a \mapsto (a_X)_{X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})}\), definisikan struktur kategori-\(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) pada \(\mathcal{A}\) dengan \(a \cdot f := f \circ a_X = a_Y \circ f\), untuk \(f \in \operatorname{Hom}(X,Y)\).

Bukti. Syarat yang mencirikan \((a_X)_{X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})} \in Z(\mathcal{A})\) adalah \(f \circ a_X = a_Y \circ f\) untuk setiap \(f \in \operatorname{Hom}(X,Y)\). Jika \(\mathcal{A}\) dilengkapi dengan struktur kategori-\(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), definisikan \(a_X := a \cdot \ensuremath{\mathrm{id}}_X\). Sifat bilinear memberikan \[f \circ a_X = f \circ (a \cdot \ensuremath{\mathrm{id}}_X) = (a f) \circ \ensuremath{\mathrm{id}}_X = (a \cdot \ensuremath{\mathrm{id}}_Y) \circ f = a_Y \circ f,\] sehingga \((a_X)_{X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})} \in Z(\mathcal{A})\). Verifikasi lainnya langsung.

Sebagai akibatnya, kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) \(\mathcal{A}\) secara alami menjadi kategori-\(Z(\mathcal{A})\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\).

Meninjau Limit melalui Funktor

Berbagai hubungan antara funktor \(F: \mathcal{C} \to \mathcal{D}\) dan limit secara garis besar dapat dikelompokkan ke dalam dua arah. Ambil \(\varinjlim\) sebagai contoh. Diberikan funktor \(\alpha: I \to \mathcal{C}\), pertanyaannya adalah:

  • Andaikan \(\varinjlim \alpha\) ada. Apakah citra \(F\left(\varinjlim \alpha\right)\) memberikan \(\varinjlim (F\alpha)\)?

  • Andaikan \(\varinjlim F\alpha\) ada. Dapatkah limit itu “diangkat” ke \(\mathcal{C}\)? Dalam arti apa pengangkatan tersebut unik?

Di sini kita terutama membahas kasus \(\varinjlim\). Hasil-hasil ini tentu juga mempunyai versi yang bersesuaian untuk \(\varprojlim\); berkat dualitas, rinciannya tidak perlu diulang. Kita akan menata pembahasan \(\varinjlim\) dengan bahasa kokonus dan kategori \((\alpha/\Delta)\).

Konvensi. Untuk funktor \(\alpha: I \to \mathcal{C}\) yang telah ditetapkan, data \((L, (f_i)_{i \in \operatorname{Ob}(I)})\) di \(\mathcal{C}\) yang memenuhi syarat-syarat berikut disebut kokonus dengan alas \(\alpha\) dan puncak \(L\):

Dalam terminologi [Li1], kokonus-kokonus ini membentuk suatu kategori1 \((\alpha / \Delta)\). Secara konkret, setelah alas \(\alpha\) ditetapkan, suatu morfisme dari kokonus \((L, (f_i)_i)\) ke kokonus \((M, (g_i)_i)\) ialah diagram komutatif

\(i \to j\) berkisar pada \(\operatorname{Mor}(I)\); komposisi morfisme didefinisikan sebagaimana biasa. Menurut definisi, \(\varinjlim \alpha\) beserta keluarga morfisme kanonik bawaannya \(\iota_i: \alpha(i) \to \varinjlim \alpha\) merupakan objek awal dari \((\alpha / \Delta)\). Funktor \(F\) secara alami menginduksi funktor \((\alpha/\Delta) \to (F\alpha / \Delta)\), yang memetakan kokonus \((L, (f_i)_i)\) ke \((FL, (Ff_i)_i)\). Andaikan \(\varinjlim \alpha\) ada. Jika \(\varinjlim F\alpha\) juga ada, maka dalam \((F\alpha / \Delta)\) terdapat morfisme tunggal \[\varinjlim F\alpha \to F(\varinjlim \alpha),\] dan morfisme ini merupakan isomorfisme jika dan hanya jika \(\left( F(\varinjlim \alpha), (F\iota_i)_i \right)\) memberikan \(\varinjlim F\alpha\). Dengan membalik panah-panah, \(\varprojlim \alpha\) dapat dicirikan sebagai objek terminal dari \((\Delta/\alpha)\). Dengan asumsi bahwa kedua limit projektif yang dibahas ada, dalam \((\Delta/F\alpha)\) terdapat morfisme tunggal \[F\varprojlim \alpha \to \varprojlim F\alpha.\]

Definisi. Diberikan \(F: \mathcal{C} \to \mathcal{D}\) dan funktor \(\alpha: I \to \mathcal{C}\), tinjau funktor di antara kategori kokonus \((\alpha/\Delta) \to (F\alpha/\Delta)\).

  • Funktor \(F\) dikatakan mempertahankan \(\varinjlim\) ini jika \((\alpha/\Delta) \to (F\alpha/\Delta)\) memetakan objek awal (jika ada) ke objek awal.

  • Funktor \(F\) dikatakan merefleksikan \(\varinjlim\) ini jika, apabila suatu objek dari \((\alpha/\Delta)\) dipetakan menjadi objek awal dari \((F\alpha/\Delta)\), objek itu sendiri merupakan objek awal.

  • Funktor \(F\) dikatakan menciptakan \(\varinjlim\) ini jika, begitu \(\varinjlim F\alpha\) ada, \(\varinjlim \alpha\) juga ada, dan dalam keadaan ini \(F\) mempertahankan \(\varinjlim\) tersebut dan juga merefleksikan \(\varinjlim\) tersebut.

Untuk \(\varprojlim\) terdapat konsep-konsep yang bersesuaian. Konsep-konsep untuk \(\varinjlim\) dan \(\varprojlim\) ini dapat saling diperoleh dengan mengganti \(\mathcal{C}\) dan \(\mathcal{D}\) oleh \(\mathcal{C}^{\operatorname{op}}\) dan \(\mathcal{D}^{\operatorname{op}}\).

Perhatikan bahwa konsep-konsep ini bergantung pada \(\alpha\) yang sedang dibahas. Sebagai contoh, sangat mungkin \(F\) mempertahankan semua \(\varinjlim\) berhingga tetapi tidak mempertahankan \(\varinjlim\) secara umum. Untuk \(\alpha\) tertentu, pernyataan bahwa suatu funktor menciptakan \(\varinjlim\) (atau \(\varprojlim\)) berarti bahwa kokonus (atau konus) di \(\mathcal{D}\) yang mendefinisikan limit tersebut dapat diangkat secara unik ke \(\mathcal{C}\), dan hasil pengangkatan itu memberikan limit yang bersesuaian di \(\mathcal{C}\). Keunikan tersebut berasal dari syarat dalam definisi mengenai merefleksikan \(\varinjlim\) (atau \(\varprojlim\)). Sudut pandang ini akan tampak jelas dalam Contoh rujukan dan Proposisi rujukan di bawah.

Proposisi. Setiap funktor penuh dan setia merefleksikan semua \(\varinjlim\) dan \(\varprojlim\).

Bukti. Cukup tinjau \(\varinjlim\). Jika \(F\) penuh dan setia, sifat universal objek awal dari \((\alpha/\Delta)\) dapat diverifikasi di \((F\alpha/\Delta)\) setelah menerapkan \(F\).

Kita juga memperkenalkan konsep berguna berikut.

Definisi. Funktor \(F\) yang memenuhi syarat berikut disebut konservatif: morfisme \(f \in \operatorname{Mor}(\mathcal{C})\) merupakan isomorfisme jika dan hanya jika \(Ff \in \operatorname{Mor}(\mathcal{D})\) merupakan isomorfisme.

Catatan. Jika \(F\) merupakan funktor konservatif, maka asalkan \(\varinjlim \alpha\) ada dan \(F\) mempertahankan \(\varinjlim\) ini, \(F\) juga harus merefleksikan \(\varinjlim\) ini. Alasannya sebagai berikut. Misalkan \(L \in \operatorname{Ob}((\alpha/\Delta))\) dipetakan menjadi objek awal dari \((F\alpha/\Delta)\). Tinjau morfisme tunggal \(\varinjlim \alpha \to L\) dalam \((\alpha/\Delta)\). Karena \(F\) mempertahankan \(\varinjlim\) ini, citra morfisme tersebut di bawah \(F\) harus merupakan isomorfisme. Syarat konservatif kemudian memastikan bahwa \(\varinjlim \alpha \to L\) juga merupakan isomorfisme.

Dengan hipotesis ini, syarat merefleksikan \(\varinjlim\) dapat dihapus dari definisi bahwa \(F\) menciptakan \(\varinjlim\).

Contoh. Kita akan memverifikasi bahwa funktor pelupa \(U\) dari kategori grup \(\ensuremath{\mathsf{Grp}}\) ke kategori himpunan \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\) menciptakan semua \(\varprojlim\) kecil.

Hal ini merupakan akibat konstruksi konkret \(\varprojlim\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{Grp}}\) dan \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\); lihat [Li1]. Secara lebih terperinci, ambil kategori kecil \(I\) dan funktor \(\beta: I^{\operatorname{op}} \to \ensuremath{\mathsf{Grp}}\). Sebagai himpunan, \[\varprojlim U\beta = \left\{\begin{array}{r|l} (x_i)_i \in \prod_{i \in \operatorname{Ob}(I)} U\beta(i) & \forall [i \to j] \in \mathrm{Mor}(I), \\ & \beta(i \to j)(x_j) = x_i \end{array}\right\},\] dan proyeksi \(p_i: \varprojlim U\beta \to U\beta(i)\) memetakan \((x_j)_j\) ke \(x_i\). Tugas kita sekarang adalah:

  1. melengkapi \(\varprojlim U\beta\) dengan struktur grup sedemikian sehingga setiap \(p_i\) merupakan homomorfisme grup, serta menunjukkan bahwa struktur grup semacam itu unik;

  2. memverifikasi sifat universal \(\varprojlim \beta\) bagi grup ini beserta keluarga homomorfisme proyeksi \((p_i)_i\).

Jelas bahwa \(\varprojlim U\beta\) merupakan subgrup dari hasil kali langsung \(\prod_i \beta(i)\). Kita notasikan subgrup ini sebagai \(\varprojlim \beta \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{Grp}})\); inilah satu-satunya struktur grup yang membuat setiap \(p_i\) menjadi homomorfisme grup. Dengan demikian, tugas pertama selesai.

Selanjutnya, kita verifikasi sifat universal bagi konus \(\left( \varprojlim \beta, (p_i)_i\right)\). Tinjau sembarang konus \((L, (q_i)_i)\) di \(\ensuremath{\mathsf{Grp}}\), dengan \(q_i: L \to \beta(i)\). Sifat universal memberikan pemetaan tunggal \(\varphi: UL \to \varprojlim U\beta\) sedemikian sehingga \(p_i \varphi = q_i\) berlaku untuk setiap \(i\). Sesungguhnya, \(\varphi\) secara konkret diberikan oleh \(y \mapsto (q_i(y))_{i \in \operatorname{Ob}(I)}\), sehingga pemetaan ini merupakan homomorfisme grup \(L \to \varprojlim \beta\).2 Verifikasi selesai.

Dengan argumen yang sepenuhnya serupa, dapat ditunjukkan bahwa funktor pelupa dari kategori ruang Hausdorff kompak \(\ensuremath{\mathsf{CHaus}}\) ke \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\) juga menciptakan semua \(\varprojlim\) kecil. Verifikasi terkait diserahkan sebagai latihan dalam bab ini. Hasil berikutnya melibatkan kategori funktor berbentuk \(\mathcal{C}^J\) (yang mungkin merupakan kategori “besar”, tetapi ini tidak menjadi masalah). Kita memerlukan dua langkah persiapan.

  • Misalkan \(J\) merupakan himpunan. Hasil kali \(J\) salinan \(\mathcal{C}\), yakni \(\mathcal{C}^J\), didefinisikan sebagai \(\operatorname{Ob}\left(\mathcal{C}^J\right) = \operatorname{Ob}(\mathcal{C})^J\) dan \(\mathrm{Mor}\left(\mathcal{C}^J \right) = \mathrm{Mor}(\mathcal{C})^J\). Untuk setiap \(j \in J\) terdapat funktor proyeksi yang jelas \(p_j: \mathcal{C}^J \to \mathcal{C}\).

    Diberikan kategori \(I\) dan funktor \(\alpha: I \to \mathcal{C}^J\), jika \(\varinjlim (p_j \alpha)\) ada untuk setiap \(j\), maka \(\varinjlim \alpha\) juga ada. Konstruksinya dilakukan dengan mengambil limit secara “titik demi titik” atau “objek demi objek”: \(\varinjlim \alpha = \left( \varinjlim (p_j \alpha) \right)_{j \in J}\).

  • Misalkan \(J\) merupakan kategori. Kita dapat meninjau kategori funktor \(\mathcal{C}^J\). Untuk setiap \(j \in \operatorname{Ob}(J)\) terdapat funktor evaluasi \(\mathrm{ev}_j: \mathcal{C}^J \to \mathcal{C}\), yang memetakan objek \(F\) ke \(Fj\) dan memetakan morfisme \(\varphi = (\varphi_{j'})_{j' \in \operatorname{Ob}(J)}\) ke \(\varphi_j\). Nanti kita akan meninjau funktor berbentuk \(\alpha: I \to \mathcal{C}^J\) beserta \(\varinjlim\)-nya. Perhatikan bahwa \(\alpha\) dapat dipandang sebagai funktor \(I \times J \to \mathcal{C}\), dengan nilainya ditulis \(\alpha(i, j)\).

Kedua sistem notasi tersebut kompatibel. Jika \(J\) merupakan kategori diskret dan dipandang sebagai himpunan, maka \(\mathcal{C}^J\) tidak lain adalah hasil kali yang dibahas sebelumnya. Untuk \(J\) umum, funktor pelupa \(\mathcal{F}: \mathcal{C}^J \to \mathcal{C}^{\operatorname{Ob}(J)}\) memetakan objek \(F\) ke \((Fj)_{j \in \operatorname{Ob}(J)}\) dan memetakan morfisme \(\varphi\) ke \((\varphi_j)_{j \in \operatorname{Ob}(J)}\). Karena itu, \(\mathrm{ev}_j = p_j \mathcal{F}\).

Proposisi. Misalkan \(J\) dan \(\mathcal{C}\) merupakan kategori.

  1. Funktor pelupa \(\mathcal{F}: \mathcal{C}^J \to \mathcal{C}^{\operatorname{Ob}(J)}\) menciptakan \(\varinjlim\) dan \(\varprojlim\).

  2. Misalkan \(I\) merupakan kategori dan setiap funktor \(I \to \mathcal{C}\) mempunyai \(\varinjlim\) (atau \(\varprojlim\)). Maka semua funktor berbentuk \(I \to \mathcal{C}^J\) juga mempunyai \(\varinjlim\) (atau \(\varprojlim\)) di \(\mathcal{C}^J\).

  3. Dengan asumsi pada (ii), untuk setiap \(j \in \operatorname{Ob}(J)\), funktor evaluasi \(\mathrm{ev}_j: \mathcal{C}^J \to \mathcal{C}\) mempertahankan \(\varinjlim\) (atau \(\varprojlim\)) untuk diagram berbentuk \(I\) tersebut. Dengan kata lain, limit di \(\mathcal{C}^J\) juga didefinisikan secara “titik demi titik” atau “objek demi objek”.

Bukti. Cukup tinjau kasus \(\varinjlim\). Untuk (i), misalkan \(\alpha: I \to \mathcal{C}^J\) dan andaikan \(\varinjlim \mathcal{F}\alpha\) ada serta diberikan oleh kokonus \[\left( (X(j))_{j \in \operatorname{Ob}(J)}, \; \left( \iota_i = (\iota_{i, j})_{j \in \operatorname{Ob}(J)} \right)_{i \in \operatorname{Ob}(I)} \right)\] dengan \(\iota_{i,j}: \alpha(i, j) \to X(j)\). Kita ingin mengangkatnya menjadi kokonus di \(\mathcal{C}^J\) yang memberikan \(\varinjlim \alpha\).

Pertama, perhatikan bahwa \(X(j) = \varinjlim \alpha(\cdot, j)\) untuk setiap \(j\). Untuk setiap morfisme \(j \to j'\), sifat funktorial limit (lihat [Li1]) memberikan morfisme tunggal \(X(j \to j'): X(j) \to X(j')\) yang membuat diagram berikut komutatif:

\(j \mapsto X(j)\) diperluas menjadi funktor \(X: J \to \mathcal{C}\), sedangkan \(\iota_i: \alpha(i, \cdot) \to X\) membentuk morfisme di \(\mathcal{C}^J\). Langsung dapat diverifikasi bahwa \((X, (\iota_i)_i) \in \operatorname{Ob}(\alpha/\Delta)\); selanjutnya kita buktikan bahwa objek ini merupakan objek awal. Karena funktor \(\mathcal{F}\) konservatif, syarat merefleksikan \(\varinjlim\) tidak perlu diverifikasi lagi.

Diberikan \((L, (f_i)_i) \in \operatorname{Ob}(\alpha/\Delta)\), sifat universal \(\varinjlim \mathcal{F}\alpha\) menentukan morfisme tunggal \(\varphi = (\varphi_j)_j : \mathcal{F}X \to \mathcal{F}L\) sedemikian sehingga bagian segitiga pada diagram berikut komutatif untuk setiap \((i, j)\):

\(j \to j'\), maka keluarga komponen \(\varphi\) membentuk morfisme \(X \to L\). Bingkai luar sudah diketahui komutatif, sehingga \[\varphi_{j'} X(j \to j') \iota_{i, j} = L(j \to j') f_{i, j} = L(j \to j') \varphi_j \iota_{i, j}\] untuk setiap \(i\). Morfisme dengan domain \(X(j)\) ditentukan oleh komposisinya dengan semua \(\iota_{i,j}\), sehingga bagian persegi tersebut komutatif.

Untuk (ii), tinjau funktor \(\alpha: I \to \mathcal{C}^J\). Menurut pembahasan sebelumnya, \(\mathcal{F}\alpha: I \to \mathcal{C}^{\operatorname{Ob}(J)}\) mempunyai \(\varinjlim\), yang didefinisikan secara objek demi objek. Oleh (i), \(\mathcal{F}\) menciptakan \(\varinjlim \alpha\) di \(\mathcal{C}^J\),3 sedangkan pernyataan pada (iii) bahwa \(\mathrm{ev}_j\) mempertahankan \(\varinjlim\) tersebut merupakan akibat langsung dari konstruksi ini.


  1. Arti tepat \(\Delta\) di sini ialah funktor diagonal \(\mathcal{C} \to \mathcal{C}^I\); lihat Contoh 1.6.3. Notasi \(\Delta\) dipilih dari huruf awal pinyin duìjiǎo (“diagonal”). Namun, mengikuti asas piktografis, tidak ada salahnya membayangkan \(\Delta\) sebagai “kokonus”; lihat diagram persamaan.↩︎

  2. Catatan penerjemah: sumber menulis \(L \to \varinjlim \beta\); target dikoreksi menjadi \(L \to \varprojlim \beta\) sesuai limit projektif yang sedang dibuktikan (O014-C007).↩︎

  3. Catatan penerjemah: teks sumber menulis \(\mathcal{C}\) di sini. Targetnya dikoreksi menjadi \(\mathcal{C}^J\), yaitu domain funktor pelupa \(\mathcal{F}\) dan kategori yang memuat funktor \(X: J \to \mathcal{C}\) yang baru dibangun; lihat koreksi O014-C009.↩︎

Limit Induktif Terfilter

Salah satu fakta umum dalam analisis matematika ialah bahwa, jika suatu barisan konvergen, limitnya dapat dihitung dari subbarisan mana pun. Dalam teori kategori, gagasan ini diwujudkan oleh konsep kofinalitas. Kita mulai dari keterhubungan.

Definisi. Misalkan \(I\) suatu kategori. Jika \(\operatorname{Ob}(I) \neq \emptyset\) dan, untuk setiap \(i, i' \in \operatorname{Ob}(I)\), selalu terdapat \(n \geq 1\) beserta morfisme-morfisme \[i = i_0 \leftarrow i_1 \to i_2 \leftarrow i_3 \to i_4 \leftarrow \cdots \to i_{2n} = i' ,\] maka \(I\) disebut terhubung.

Kita perkenalkan sebuah konsep bantu yang akan digunakan berulang kali dalam beberapa bagian berikutnya.

Definisi (Kategori koma, lihat [Li1).] Diberikan kategori \(I\), \(J\), dan funktor \(H: J \to I\). Misalkan \(i \in \operatorname{Ob}(I)\).

  • Menurut definisi, objek kategori koma \((i/H)\) (atau \((H/i)\)) adalah data \((j, i \to Hj)\) (atau \((j, Hj \to i)\)), dengan \(j \in \operatorname{Ob}(J)\) dan \(i \to Hj\) (atau \(Hj \to i\)) merupakan morfisme di \(I\). Morfisme dari data \((j, i \to Hj)\) ke \((j', i \to Hj')\) (atau dari \((j, Hj \to i)\) ke \((j', Hj' \to i)\)) adalah morfisme \(f: j \to j'\) di \(J\) yang membuat diagram berikut komutatif:

  • Kedua kategori di atas masing-masing dilengkapi dengan funktor proyeksi \(\Pi_{i/}: (i/H) \to J\) dan \(\Pi_{/i}: (H/i) \to J\), yang memetakan objek \((j, i \to Hj)\) (atau \((j, Hj \to i)\)) ke \(j\) dan memetakan morfisme \(f\) ke \(f\).

  • Setiap morfisme \(i \to i'\) di \(I\) secara alami menginduksi funktor \((i'/H) \to (i/H)\) dan \((H/i) \to (H/i')\), sehingga diagram berikut komutatif:

Contoh. Tinjau funktor \(\alpha: I \to \mathcal{C}\) sebagai objek di \(\mathcal{C}^I\), dan tinjau pula funktor diagonal \(\Delta: \mathcal{C} \to \mathcal{C}^I\) yang memetakan setiap objek ke funktor konstan yang bersesuaian. Menurut Definisi rujukan, \((\alpha/\Delta)\) tepat merupakan kategori “kokonus” yang diperkenalkan dalam Konvensi rujukan, sedangkan funktor \(\Pi_{\alpha/}\) memetakan setiap kokonus ke puncaknya.

Definisi. Untuk funktor \(H: J \to I\), jika \((i/H)\) terhubung untuk setiap \(i \in \operatorname{Ob}(I)\), maka \(H\) disebut kofinal; jika \(H\) merupakan funktor inklusi dari suatu subkategori, subkategori \(J\) disebut kofinal.

Mudah diverifikasi bahwa jika \(I \to J\) dan \(J \to K\) keduanya kofinal, maka funktor komposit \(I \to K\) juga kofinal. Pemeriksaannya diserahkan kepada pembaca sebagai latihan. Hasil berikut menunjukkan bahwa limit dapat dihitung dengan membatasi diagram sepanjang funktor kofinal. Ingat bahwa \(H\) menginduksi \(H^{\operatorname{op}}: J^{\operatorname{op}} \to I^{\operatorname{op}}\).

Proposisi. Jika \(H: J \to I\) kofinal, maka:

  • untuk funktor \(\alpha: I \to \mathcal{C}\) yang diberikan, \(\varinjlim \alpha\) ada jika dan hanya jika \(\varinjlim \alpha H\) ada; dalam hal ini terdapat isomorfisme kanonik \(\varinjlim \alpha H \simeq \varinjlim \alpha\);

  • secara dual, untuk funktor \(\beta: I^{\operatorname{op}} \to \mathcal{C}\) yang diberikan, \(\varprojlim \beta\) ada jika dan hanya jika \(\varprojlim \beta H^{\operatorname{op}}\) ada; dalam hal ini terdapat isomorfisme kanonik \(\varprojlim \beta H^{\operatorname{op}} \simeq \varprojlim \beta\).

Bukti. Kita hanya membahas \(\varinjlim\). Dalam bahasa §rujukan, cukup dibuktikan bahwa funktor \((\alpha/\Delta) \to (\alpha H / \Delta)\) merupakan ekuivalensi; funktor ini memetakan kokonus beralas \(\alpha\), yakni \((L, (f_i)_i)\), ke kokonus beralas \(\alpha H\), yakni \((L, (f_{Hj})_j)\).

Pertama-tama kita buktikan bahwa funktor ini pada hakikatnya surjektif. Tinjau \(L \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) dan keluarga morfisme \((g_j: \alpha H(j) \to L)_{j \in \operatorname{Ob}(J)}\) yang memenuhi syarat kompatibilitas \(g_{j'} \circ \alpha H(j \to j') = g_j\). Untuk setiap \(i \in \operatorname{Ob}(I)\), karena \((i/H)\) tidak kosong, kita dapat memilih \(j\) dan \(i \to H(j)\). Definisikan \(f_i := g_j \circ \alpha(i \to H(j))\). Definisi ini tidak bergantung pada pilihan objek koma \((j,i \to H(j))\): memang, jika terdapat morfisme-morfisme di \((i/H)\) seperti dalam diagram

\[g_j \circ \alpha(i\to H(j)) = g_{j''} \circ \alpha(i\to H(j'')) = g_{j'} \circ \alpha(i\to H(j')).\] Karena \((i/H)\) terhubung, ini cukup untuk menunjukkan bahwa \(f_i\) terdefinisi dengan baik. Pembahasan di atas juga menyiratkan bahwa \((f_i)_i\) memenuhi syarat kompatibilitas \(f_i=f_{i'}\circ\alpha(i\to i')\): untuk setiap \(i \to i'\) dan \(i' \to H(j')\), kita dapat menghitung \(f_i\) menggunakan objek koma \((j',i \to i' \to H(j'))\). Jadi, \((L, (f_i)_i) \in \operatorname{Ob}((\alpha/\Delta))\) dipetakan ke \((L, (g_j)_j)\).

Selanjutnya kita tunjukkan bahwa funktor ini penuh dan setia. Memberikan suatu morfisme di \((\alpha/\Delta)\), yaitu \((L, (f_i)_i) \to (L', (f'_i)_i)\), setara dengan memberikan morfisme di \(\mathcal{C}\), yaitu \(\theta: L \to L'\), sedemikian sehingga \(\theta f_i = f'_i\) selalu berlaku. Cukup memeriksa syarat ini pada objek-objek \(H(j)\) dalam citra kofinal \(H\): untuk setiap \(i\), pilih \(j \in \operatorname{Ob}(J)\) dan \(i \to H(j)\); syarat tersebut kemudian menjadi \(\theta f_{H(j)} = f'_{H(j)}\), yakni bahwa \(\theta\) merupakan morfisme di \((\alpha H / \Delta)\).

Definisi. Menurut [Li1], kategori \(I\) dengan \(\operatorname{Ob}(I)\neq\emptyset\) yang memenuhi syarat-syarat berikut disebut terfilter1.

Jika \(I\) merupakan kategori terfilter dan \(\alpha: I \to \mathcal{C}\) merupakan funktor, maka \(\varinjlim \alpha\) yang bersesuaian disebut limit induktif terfilter.

Contoh. Salah satu kelas kategori terfilter yang umum berasal dari himpunan terurut parsial terfilter2. Setiap himpunan terurut parsial \((P, \leq)\) menentukan kategori \(\mathcal{P}\) yang bersesuaian sedemikian sehingga \(x \leq y \iff \operatorname{Hom}_{\mathcal{P}}(x, y) \neq \emptyset\). Jika \(\mathcal{P}\) merupakan kategori terfilter, maka \((P, \leq)\) disebut himpunan terurut parsial terfilter. Suatu himpunan terurut parsial bersifat terfilter jika dan hanya jika himpunan itu tidak kosong dan setiap dua unsurnya \(i, j\) mempunyai batas atas bersama \(k\). Setiap himpunan terurut total yang tidak kosong jelas terfilter.

Proposisi. Misalkan \(I\) kategori terfilter. Maka subkategori penuh \(J\subset I\) bersifat kofinal jika dan hanya jika untuk setiap \(i \in \operatorname{Ob}(I)\) terdapat \(j \in \operatorname{Ob}(J)\) dan morfisme \(i \to j\); dalam hal ini \(J\) juga terfilter.

Bukti. Arah “hanya jika” jelas. Untuk arah “jika”, diberikan \(j \leftarrow i \to j'\), dengan \(j, j' \in \operatorname{Ob}(J)\), sifat terfilter menjamin adanya diagram komutatif

\(k \in \operatorname{Ob}(J)\). Ini menunjukkan bahwa \(J\) kofinal.

Untuk membuktikan bahwa \(J\) terfilter, ambil sembarang \(i, j \in \operatorname{Ob}(J)\). Karena \(I\) terfilter, terdapat \(k_0 \in \operatorname{Ob}(I)\) beserta morfisme \(i\to k_0\) dan \(j\to k_0\); pilih pula \(k \in \operatorname{Ob}(J)\) beserta morfisme \(k_0 \to k\). Dengan mengomposisikan morfisme-morfisme tersebut, di \(J\) terdapat morfisme \(i \rightarrow k \leftarrow j\). 3 Ini membuktikan syarat pertama untuk kategori terfilter. Syarat kedua dapat dibuktikan dengan gagasan yang sama.

Contoh. Definisikan \(\mathrm{OFin}_I := \left\{ \text{subkategori penuh}\; J \subset I: \operatorname{Ob}(J) \;\text{berhingga} \right\}\). Himpunan ini, terhadap \(\subset\), merupakan himpunan terurut parsial terfilter: untuk setiap \(J, K \in \mathrm{OFin}_I\), subkategori yang diperoleh dengan mengambil gabungan himpunan objeknya merupakan batas atas bersama bagi \(J\) dan \(K\).

Untuk melihat kegunaan konstruksi ini, tinjau sembarang funktor \(\alpha: I \to \mathcal{C}\) (atau \(\beta: I^{\operatorname{op}} \to \mathcal{C}\)). Pembatasannya pada subkategori penuh \(J\) memberikan \(\alpha|_J\) (atau \(\beta|_{J^{\operatorname{op}}}\)). Jika \(J \subset K\), terdapat morfisme alami \(\varinjlim \alpha|_J \to \varinjlim \alpha|_K\) (atau \(\varprojlim \beta|_{K^{\operatorname{op}}} \to \varprojlim \beta|_{J^{\operatorname{op}}}\)), asalkan limit-limit tersebut ada. Hasil berikut menjelaskan cara menghampiri sembarang limit secara “terfilter” melalui kasus dengan objek berhingga.

Proposisi. Dalam situasi di atas, terdapat isomorfisme kanonik \[\varinjlim_{\substack{J \in \mathrm{OFin}_I \\ \subset}} \varinjlim \alpha|_J \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\varinjlim \alpha\] (atau \(\varprojlim \beta \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} \varprojlim_{J \in \mathrm{OFin}_I^{\operatorname{op}}} \varprojlim \beta|_{J^{\operatorname{op}}}\)), dengan syarat limit rangkap pada ruas kiri (atau ruas kanan) ada.4

Bukti. Ambil kasus \(\varinjlim\) sebagai contoh. Sifat universal memberikan bijeksi kanonik \[\begin{aligned} \operatorname{Hom}\left( \varinjlim_{J\in\mathrm{OFin}_I} \varinjlim \alpha|_J, S \right) &\simeq \varprojlim_{J\in\mathrm{OFin}_I^{\operatorname{op}}} \operatorname{Hom}\left( \varinjlim \alpha|_J, S \right) \\ &\simeq \varprojlim_{J\in\mathrm{OFin}_I^{\operatorname{op}}} \varprojlim \operatorname{Hom}(\alpha|_J, S) . \end{aligned}\] dengan \(S \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) sembarang, sedangkan ruas kanan merupakan \(\varprojlim\) rangkap dari himpunan. Cukup diperiksa, untuk keluarga himpunan \((X_i)_{i \in \operatorname{Ob}(I)}\) beserta keluarga morfisme kompatibel \(\left( f_{i \to j}: X_j \to X_i \right)_{[i \to j] \in \operatorname{Mor}(I)}\), bijeksi

Untuk setiap \(J\), konstruksi konkret \(\varprojlim\) dari himpunan ialah \[\varprojlim_{j \in \operatorname{Ob}(J)} X_j = \left\{ (x_j)_j \in \prod_{j \in \operatorname{Ob}(J)} X_j : \forall [i \to j] \in \operatorname{Mor}(J), \; f_{i \to j}(x_j) = x_i \right\},\] sehingga bijeksi tersebut jelas: setiap data dalam \(\varprojlim_i X_i\), baik koordinat \(x_i\) maupun syarat kompatibilitas \(f_{i \to j}(x_j) = x_i\), dapat tercakup oleh suatu \(J \in \mathrm{OFin}_I\).

Ingat bahwa kategori \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\) mempunyai semua \(\varinjlim\) dan \(\varprojlim\) kecil. Limit induktif kecil terfilter mempunyai deskripsi yang sangat baik.

Proposisi. Misalkan \(I\) kategori kecil yang terfilter dan \(\alpha: I \to \ensuremath{\mathsf{Set}}\) funktor. Definisikan relasi biner berikut pada himpunan \(\bigsqcup_{i \in \operatorname{Ob}(I)} \alpha(i)\): untuk \(x \in \alpha(i)\) dan \(y \in \alpha(j)\), relasi \(x \sim y\) berarti bahwa terdapat objek \(k\in\operatorname{Ob}(I)\) beserta morfisme \(i\rightarrow k\) dan \(j\rightarrow k\) sedemikian sehingga \(\alpha(i \to k)(x) = \alpha(j \to k)(y)\). Maka \(\sim\) merupakan relasi ekuivalensi, dan \[\varinjlim \alpha = \left( \bigsqcup_{i \in \operatorname{Ob}(I)} \alpha(i) \right) \big/ \sim .\]

Bukti. Lihat pembahasan setelah [Li1].

Selanjutnya, unsur \(\varinjlim \alpha\) di atas akan kita tuliskan sebagai \([x_{i_0}]\), dengan \(i_0 \in \operatorname{Ob}(I)\) dan \([x_{i_0}]\) merupakan kelas ekuivalensi yang memuat \(x_{i_0} \in \alpha(i_0)\). Di sisi lain, untuk kategori kecil umum \(J\) dan funktor \(\beta: J^{\operatorname{op}} \to \ensuremath{\mathsf{Set}}\), kita akan menuliskan unsur \(\varprojlim \beta\) dalam bentuk \((y_j)_{j \in \operatorname{Ob}(J)}\), dengan \(y_j \in \beta(j)\) memenuhi syarat kompatibilitas \(\beta(j' \to j)(y_j) = y_{j'}\). Berikutnya, tinjau funktor berbentuk \(\alpha: I \times J^{\operatorname{op}} \to \ensuremath{\mathsf{Set}}\), dengan \(I, J\) kategori kecil; menurut peubah \(I\) dan \(J\) masing-masing dapat diambil \(\varinjlim\) dan \(\varprojlim\). Untuk setiap \((i_0, j_0) \in \operatorname{Ob}(I \times J)\), terdapat komposisi pemetaan alami \[\varprojlim_j \alpha(i_0, j) \to \alpha(i_0, j_0) \to \varinjlim_i \alpha(i, j_0);\] komposisi ini alami dalam \(i_0\) dan \(j_0\). Dengan memvariasikan \(j_0\), kita memperoleh pemetaan kanonik \(\varprojlim_j \alpha(i_0, j) \to \varprojlim_j \varinjlim_i \alpha(i, j)\); selanjutnya, dengan memvariasikan \(i_0\), kita memperoleh pemetaan kanonik \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:filtered-finite-exchange}{} e: \varinjlim_i \varprojlim_j \alpha(i, j) \to \varprojlim_j \varinjlim_i \alpha(i, j). \end{equation}\] Dengan menggunakan notasi wakil, \(e\) memetakan \(\left[ (x_{i_0, j})_j \right]\) ke \(\left( [ x_{i_0, j}] \right)_j\). Jika \(\operatorname{Mor}(J)\) merupakan himpunan berhingga, kategori \(J\) disebut berhingga; hal ini setara dengan mensyaratkan bahwa himpunan objeknya dan himpunan morfisme di antara setiap dua objek semuanya berhingga. Hasil berikut akan digunakan dalam §1.9.

Proposisi. Misalkan \(I\) kategori kecil yang terfilter, \(J\) kategori berhingga, dan \(\alpha: I \times J^{\operatorname{op}} \to \ensuremath{\mathsf{Set}}\) funktor. Maka pemetaan \(e\) dalam persamaan merupakan bijeksi.

Bukti. Pertama-tama kita tunjukkan bahwa \(e\) surjektif. Diberikan \((b_j)_{j \in \operatorname{Ob}(J)} \in \varprojlim_j \varinjlim_i \alpha(i, j)\), tuliskan setiap \(b_j\) sebagai \([x_{i_j, j}]\). Karena \(I\) terfilter dan \(J\) berhingga, kita dapat memilih objek sasaran bersama \(i\in\operatorname{Ob}(I)\) untuk semua \(i_j\), lalu mengganti setiap wakil dengan citranya sepanjang morfisme \(i_j\to i\). Dengan demikian, semua wakil dapat ditulis \(x_{i,j}\) dengan indeks \(i\) yang sama. Untuk setiap morfisme \(j \to j'\) di \(J\), kita mempunyai \[\left[ \alpha(i, j \to j') (x_{i, j'}) \right] = \left[ x_{i, j} \right].\] Karena \(\operatorname{Mor}(J)\) berhingga dan \(I\) terfilter, kita dapat memilih satu morfisme \(i\to i_1\) yang menyamakan semua pasangan tersebut, mengganti semua wakil dengan citranya di indeks \(i_1\), lalu menamai kembali \(i_1\) sebagai \(i\), sehingga \(\alpha(i, j \to j') (x_{i, j'}) = x_{i, j}\) berlaku untuk semua \([j \to j'] \in \operatorname{Mor}(J)\). Karena itu, \(e\left( [(x_{i, j})_j] \right) = (b_j)_j\).

Selanjutnya kita tunjukkan bahwa \(e\) injektif. Misalkan \(e(x) = e(y)\). Karena \(I\) terfilter, kita dapat mengganti wakil-wakil \(x\) dan \(y\) dengan citranya di satu indeks bersama \(i\in\operatorname{Ob}(I)\), sehingga keduanya mempunyai wakil \((x_{i,j})_j\) dan \((y_{i,j})_j\). Jadi, untuk setiap \(j \in \operatorname{Ob}(J)\), berlaku \([x_{i,j}]=[y_{i,j}]\). Karena \(I\) terfilter dan \(J\) berhingga, kita dapat memilih satu indeks lanjutan bersama, mengganti semua komponen dengan citranya di sana, lalu menamainya kembali sebagai \(i\), sehingga \(x_{i,j}=y_{i,j}\) untuk setiap \(j\). Dengan demikian, \(x=y\).


  1. Catatan penerjemah: sumber tidak menyatakan syarat \(\operatorname{Ob}(I)\neq\emptyset\), sehingga kategori kosong akan memenuhi kedua butir secara vakum; sumber juga menyebut \(k\in\operatorname{Ob}(I)\) sebagai morfisme pada butir kedua. Target menambahkan syarat ketak-kosongan dan memperbaiki jenis \(k\) menjadi objek (O014-C010 dan O014-C011).↩︎

  2. Ketika digunakan sebagai indeks limit, kategori terfilter sering dapat digantikan dengan himpunan terurut parsial terfilter; lihat Catatan A.2.3 dan penjelasan untuk latihan-latihan dalam Lampiran A.↩︎

  3. Catatan penerjemah: sumber menulis \(i\rightarrow k_0\leftarrow j\) sebagai morfisme-morfisme di \(J\), padahal \(k_0\) hanya diketahui berada di \(I\). Target menggunakan komposit menuju \(k\in\operatorname{Ob}(J)\) (O014-C012).↩︎

  4. Catatan penerjemah: pada rumus dual, sumber menulis limit induktif luar. Namun untuk \(J\subset K\), morfisme transisinya berarah dari suku \(K\) ke suku \(J\), sehingga suku-suku itu membentuk diagram pada \(\mathrm{OFin}_I^{\operatorname{op}}\) dan konstruksi luarnya adalah limit projektif (O014-C013).↩︎

Ekstensi Kan

Bagian ini berangkat dari persoalan memperluas funktor. Tinjau kategori \(\mathcal{C}\), \(\mathcal{D}\), \(\mathcal{E}\) serta funktor \(K\) dan \(F\) seperti dalam diagram berikut:

\(L\) yang ditunjukkan oleh garis putus-putus, beserta isomorfisme alami \(F \simeq LK\). Persoalan ini pada umumnya tidak memiliki solusi; misalnya, mungkin terdapat \(f \in \operatorname{Mor}(\mathcal{C})\) sedemikian sehingga \(Kf\) merupakan isomorfisme, sedangkan \(Ff\) bukan isomorfisme. Sebagai gantinya, setidaknya kita dapat bertanya: adakah suatu hampiran terbaik? Jawabannya dicirikan oleh sifat universal, dalam versi kiri dan kanan.

Definisi (D. Kan). Tinjau kategori \(\mathcal{C}\), \(\mathcal{D}\), \(\mathcal{E}\), funktor \(K: \mathcal{C} \to \mathcal{D}\) dan \(F: \mathcal{C} \to \mathcal{E}\).

  • Ekstensi Kan kiri dari funktor \(F\) di sepanjang \(K\) adalah data \((\operatorname{Lan}_K F, \eta)\) berikut:

    Data ini harus memenuhi sifat universal berikut: untuk setiap data \(L: \mathcal{D} \to \mathcal{E}\) dan \(\xi: F \to LK\), terdapat tepat satu transformasi alami \(\chi: \operatorname{Lan}_K F \to L\) sedemikian sehingga \(\xi = (\chi K) \eta\) (komposisi vertikal/horizontal transformasi alami), atau, dalam diagram \(2\)-sel:

  • Ekstensi Kan kanan dari funktor \(F\) di sepanjang \(K\) adalah data \((\operatorname{Ran}_K F, \varepsilon)\) berikut:

    Data ini harus memenuhi sifat universal berikut: untuk setiap data \(R: \mathcal{D} \to \mathcal{E}\) dan \(\delta: RK \to F\), terdapat tepat satu transformasi alami \(\theta: R \to \operatorname{Ran}_K F\) sedemikian sehingga \(\delta = \varepsilon (\theta K)\), atau, dalam diagram \(2\)-sel:

Jika dalam definisi tersebut \(\mathcal{C}\), \(\mathcal{D}\), dan \(\mathcal{E}\) diganti masing-masing dengan \(\mathcal{C}^{\operatorname{op}}\), \(\mathcal{D}^{\operatorname{op}}\), dan \(\mathcal{E}^{\operatorname{op}}\), pola arah funktornya tetap sama, tetapi arah transformasi alaminya berbalik. Oleh karena itu, ekstensi Kan kiri dan ekstensi Kan kanan merupakan konsep yang saling dual. Dengan menggunakan kategori funktor \(\mathcal{E}^{\mathcal{C}}\) dan \(\mathcal{E}^{\mathcal{D}}\), sifat universal ekstensi Kan kiri dan kanan masing-masing menyatakan bijeksi \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:Kan-univ}{}\begin{aligned} \operatorname{Hom}_{\mathcal{E}^{\mathcal{D}}}\left( \operatorname{Lan}_K F, L \right) & \xrightarrow{1:1} \operatorname{Hom}_{\mathcal{E}^{\mathcal{C}}}\left( F, LK \right) \\ \chi & \longmapsto (\chi K)\eta , \\ \operatorname{Hom}_{\mathcal{E}^{\mathcal{D}}}\left( R, \operatorname{Ran}_K F \right) & \xrightarrow{1:1} \operatorname{Hom}_{\mathcal{E}^{\mathcal{C}}}\left( RK, F \right) \\ \theta & \longmapsto \varepsilon (\theta K); \end{aligned} \end{equation}\] inversnya masing-masing adalah pemetaan \((L, \xi) \mapsto \chi\) dan \((R, \delta) \mapsto \theta\) dari Definisi rujukan.

Proposisi. Diberikan kategori \(\mathcal{C}\), \(\mathcal{D}\), \(\mathcal{E}\) serta funktor \(K: \mathcal{C} \to \mathcal{D}\) dan \(F: \mathcal{C} \to \mathcal{E}\). Perkenalkan funktor tarik balik (yakni, funktor prapengomposisian) \(K^*: \mathcal{E}^{\mathcal{D}} \to \mathcal{E}^{\mathcal{C}}\) di antara kategori-kategori funktor.

  1. Jika ada, ekstensi Kan kiri \((\operatorname{Lan}_K F, \eta)\) unik hingga isomorfisme unik di \(\mathcal{E}^{\mathcal{D}}\); hal yang sama berlaku untuk ekstensi Kan kanan.

  2. Jika ekstensi Kan kiri (atau ekstensi Kan kanan) di sepanjang \(K\) ada untuk setiap \(F\), ekstensi-ekstensi tersebut dapat disusun menjadi funktor adjoin kiri bagi \(K^*\), \(\operatorname{Lan}_K: \mathcal{E}^{\mathcal{C}} \to \mathcal{E}^{\mathcal{D}}\) (atau funktor adjoin kanan \(\operatorname{Ran}_K: \mathcal{E}^{\mathcal{C}} \to \mathcal{E}^{\mathcal{D}}\)); keluarga transformasi alami yang tersusun dari \(\eta\) (atau \(\varepsilon\)) dalam Definisi rujukan tepat merupakan unit (atau kounit) adjungsi tersebut.

Bukti. Untuk (i), cukup terapkan sifat universal dalam Definisi rujukan dengan cara yang lazim.

Untuk (ii), perhatikan bahwa \(LK = K^*(L)\) dan \(RK = K^*(R)\); relasi adjungsi yang dicari tepat merupakan isi persamaan. Pernyataan tentang unit atau kounit diperoleh dengan cara serupa; lihat [Li1].

Menurut konvensi, data \(\eta\) atau \(\varepsilon\) dalam ekstensi Kan sering kita hilangkan dari notasi. Jika ekstensi Kan kiri (atau ekstensi Kan kanan) di sepanjang \(K\) ada untuk setiap \(F\), funktor \(\operatorname{Lan}_K\) (atau \(\operatorname{Ran}_K\)) yang diperoleh dari (ii) juga memiliki sifat keunikan yang bersesuaian, berdasarkan keunikan adjungsi [Li1].

Catatan. Karena definisi ekstensi Kan hanya melibatkan komposisi \(2\)-sel, definisi tersebut dapat diperluas ke \(2\)-kategori umum; situasi di sini merupakan kasus khusus dalam \(2\)-kategori \(\ensuremath{\mathsf{Cat}}\). Lihat [Li1] untuk perinciannya.

Untuk setiap kategori \(\mathcal{C}\), tuliskan funktor tunggal \(\mathcal{C} \to \mathbf{1}\) sebagai \(!\); menentukan funktor \(\mathbf{1} \to \mathcal{C}\) setara dengan menentukan sebuah objek di \(\mathcal{C}\). Untuk setiap kategori \(\mathcal{E}\) dan objeknya \(X\), tuliskan \(\Delta(X): \mathcal{C} \to \mathcal{E}\) untuk komposisi \(\mathcal{C} \xrightarrow{!} \mathbf{1} \xrightarrow{\text{konstan}\; X} \mathcal{E}\); inilah funktor konstan yang memetakan setiap objek ke \(X\) dan setiap morfisme ke \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X\).

Contoh (Limit sebagai ekstensi Kan). Misalkan \(F: \mathcal{C} \to \mathcal{E}\) suatu funktor. Tinjau diagram

\(\operatorname{Lan}_! F\) (atau \(\operatorname{Ran}_! F\)) ada jika dan hanya jika \(\varinjlim F\) (atau \(\varprojlim F\)) ada di \(\mathcal{E}\), dan dalam hal ini ekstensi Kan tersebut tepat merupakan limit yang bersangkutan.

Sebagai contoh, tinjau \((\operatorname{Lan}_! F, \eta)\). Funktor \(\operatorname{Lan}_! F: \mathbf{1} \to \mathcal{E}\) dapat dipandang sebagai objek di \(\mathcal{E}\), sedangkan \(\eta\) merupakan transformasi alami \(F \to \Delta(\operatorname{Lan}_! F)\) di \(\mathcal{E}^{\mathcal{C}}\). Sifat universalnya setara dengan pernyataan bahwa data \((\operatorname{Lan}_! F, \eta)\) memberikan objek awal dalam kategori \((F/\Delta)\); inilah tepatnya uraian tentang \(\varinjlim F\) dalam §rujukan.

Contoh (Adjungsi sebagai ekstensi Kan). Tinjau sepasang funktor:

\((F, G)\) dilengkapi menjadi adjungsi dengan unit \(\eta: \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}} \to GF\) dan kounit \(\varepsilon: FG \to \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{D}}\), maka \((G, \eta)\) memberikan \(\operatorname{Lan}_F (\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}})\) dan \((F, \varepsilon)\) memberikan \(\operatorname{Ran}_G (\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{D}})\).

Untuk menjelaskan hal ini, mula-mula kita tunjukkan bahwa funktor-funktor tarik balik berikut

\(\eta\) menginduksi \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}}^* = \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}^{\mathcal{C}}} \to F^* G^* = (GF)^*\), dan secara serupa \(\varepsilon\) menginduksi \(G^* F^* \to \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}^{\mathcal{D}}}\); keduanya tetap kita tuliskan sebagai \(\eta\) dan \(\varepsilon\). Kita harus memeriksa identitas segitiga yang mencirikan adjungsi untuk \((G^*, F^*, \eta, \varepsilon)\). Secara ringkas, identitas-identitas ini merupakan konsekuensi formal dari penerapan tarik balik \((-)^*\) dalam kategori funktor pada identitas segitiga untuk \((F, G, \eta, \varepsilon)\); perinciannya diserahkan kepada pembaca.

Adjungsi ini memberikan bijeksi kanonik \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}^{\mathcal{D}}}(\underbracket{G^* \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}}}_{= G}, L) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}^{\mathcal{C}}}(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}} , \underbracket{F^* L}_{=LF})\), dengan \(L: \mathcal{D} \to \mathcal{C}\) sembarang; ketika \(L = G\), \(\ensuremath{\mathrm{id}}_G\) dipetakan ke \(\eta\). Jika sifat universal \(\operatorname{Lan}_F (\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}})\) dituliskan sebagai bijeksi dalam persamaan, segera tampak bahwa \((G, \eta)\) memberikan \(\operatorname{Lan}_F (\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}})\). Argumen untuk \(\operatorname{Ran}_G (\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{D}})\) sepenuhnya serupa.1

Dalam praktik, sejumlah situasi menuntut penguatan lebih lanjut terhadap konsep ekstensi Kan2, terutama dalam pembahasan funktor turunan nanti.

Definisi. Tinjau kategori \(\mathcal{C}\), \(\mathcal{D}\), \(\mathcal{E}\), \(\mathcal{F}\) serta funktor \(K: \mathcal{C} \to \mathcal{D}\) dan \(F: \mathcal{C} \to \mathcal{E}\).3

  • Misalkan ekstensi Kan kanan \((\operatorname{Ran}_K F, \varepsilon)\) ada. Funktor \(M: \mathcal{E} \to \mathcal{F}\) dikatakan mempertahankan \(\operatorname{Ran}_K F\) jika komposisi \(2\)-sel

    \(MF\) di sepanjang \(K\).

  • Misalkan ekstensi Kan kiri \((\operatorname{Lan}_K F, \eta)\) ada. Funktor \(M: \mathcal{E} \to \mathcal{F}\) dikatakan mempertahankan \(\operatorname{Lan}_K F\) jika komposisi \(2\)-sel

    \(MF\) di sepanjang \(K\).

  • Jika ekstensi Kan kiri \((\operatorname{Lan}_K F, \eta)\) (atau ekstensi Kan kanan \((\operatorname{Ran}_K F, \varepsilon)\)) dipertahankan oleh setiap funktor yang berdomain \(\mathcal{E}\), ekstensi Kan tersebut disebut absolut.

Langkah berikutnya adalah menjelaskan hubungan antara adjungsi dan ekstensi Kan absolut. Hasil ini sangat berguna dalam kajian lanjut tentang funktor turunan; mempelajari buktinya juga membantu membiasakan diri dengan ekstensi Kan dan manipulasi \(2\)-sel. Tinjau sepasang funktor adjoin

\(\eta: \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}} \to GF\) dan kounit \(\varepsilon: FG \to \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}'}\). Diberikan pula funktor \[K: \mathcal{C} \to \mathcal{D}, \quad K': \mathcal{C}' \to \mathcal{D}'.\] Selanjutnya kita akan menggunakan diagram \(2\)-sel secara sistematis untuk menyatakan funktor, transformasi alami di antaranya, dan komposisinya, agar argumen menjadi lebih ringkas. Dalam manipulasi \(2\)-sel, kita akan menukar komposisi vertikal dan horizontal tanpa penjelasan lebih lanjut; langkah ini sah, sebagaimana dijelaskan dalam [Li1].

Teorema (G. Maltsiniotis [Ma07).] Misalkan \(K'F\) mempunyai ekstensi Kan kanan absolut di sepanjang \(K\), yang dinotasikan dengan \(\mathrm{L}F\), sedangkan \(KG\) mempunyai ekstensi Kan kiri absolut di sepanjang \(K'\), yang dinotasikan dengan \(\mathrm{R}G\). Data terkait ditampilkan dalam diagram berikut:

\(\underline{\eta}: \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{D}} \to \mathrm{R}G \circ \mathrm{L}F\) dan tepat satu \(\underline{\varepsilon}: \mathrm{L}F \circ \mathrm{R}G \to \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{D}'}\) sedemikian sehingga persamaan komposisi \(2\)-sel berikut berlaku: \(\underline{\eta}\) dan \(\underline{\varepsilon}\) tersebut membuat \((\mathrm{L}F, \mathrm{R}G)\) menjadi suatu adjungsi.

Bukti. Tugas pertama adalah membuktikan keberadaan dan keunikan \(\underline{\eta}\) serta \(\underline{\varepsilon}\). Karena \(\mathrm{R}G\) merupakan ekstensi Kan kiri absolut, \(2\)-sel

\(\mathrm{L}F \circ \mathrm{R}G\) menjadi ekstensi Kan kiri dari \(\mathrm{L}F \circ K \circ G\) di sepanjang \(K'\). Di sisi lain, kita juga mempunyai \(\underline{\varepsilon}\) yang memenuhi persamaan komposisi \(2\)-sel dalam pernyataan teorema.

Kasus \(\underline{\eta}\) bersifat dual. Cukup perhatikan bahwa \((\mathrm{R}G)\alpha: \mathrm{R}G \circ \mathrm{L}F \circ K \to \mathrm{R}G \circ K' \circ F\) juga membuat \(\mathrm{R}G \circ \mathrm{L}F\) menjadi ekstensi Kan kanan, sebab \(\mathrm{L}F\) merupakan ekstensi Kan kanan absolut.

Tinggal memeriksa identitas segitiga bagi unit \(\underline{\eta}\) dan kounit \(\underline{\varepsilon}\), yakni persamaan komposisi \(2\)-sel berikut:

\((\mathrm{R}G, \beta)\) sebagai ekstensi Kan kiri, cukup ditunjukkan bahwa \(2\)-sel yang diperoleh dengan mengomposisikan kedua ruas dengan \(\beta\) adalah sama. Untuk ruas kiri persamaan pertama, mulailah dari \(\underline{\varepsilon}\). Selanjutnya, dengan menggunakan pencirian \(\underline{\eta}\) serta identitas segitiga yang dipenuhi \(\eta\) dan \(\varepsilon\), ruas kanan di atas menjadi


  1. Catatan penerjemah: sumber menulis \(\operatorname{Ran}_F(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}})\) pada kalimat terakhir, tidak sesuai dengan pernyataan sebelumnya tentang \((F,\varepsilon)\). Target memperbaikinya menjadi \(\operatorname{Ran}_G(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{D}})\) (O014-C014).↩︎

  2. Salah satu penguatan yang lazim disebut ekstensi Kan titik demi titik (pointwise Kan extension), yang tidak dibahas di sini.↩︎

  3. Catatan penerjemah: sumber tidak mencantumkan kategori \(\mathcal{F}\) pada daftar awal, padahal kategori tersebut digunakan sebagai kodomain \(M\). Target menambahkannya (O014-C015).↩︎

Konstruksi Ekstensi Kan melalui Limit

Sebagaimana dalam §rujukan, pada bagian ini kita tetap meninjau funktor \(K: \mathcal{C} \to \mathcal{D}\) dan \(F: \mathcal{C} \to \mathcal{E}\), dengan tujuan mengkaji keberadaan \(\operatorname{Lan}_K F\) dan \(\operatorname{Ran}_K F\). Ingat kembali pembahasan pada awal §rujukan. Ekstensi Kan dimotivasi oleh upaya mencari funktor \(G: \mathcal{D} \to \mathcal{E}\) sedemikian sehingga \(F \simeq GK\), atau setidaknya hampiran terbaiknya. Bagaimana kita mendefinisikan \(Gd\) untuk \(d \in \operatorname{Ob}(\mathcal{D})\)? Satu-satunya petunjuk ialah bahwa ketika \(d = Kc\), objek \(Gd\) seharusnya diambil sebagai \(Fc\) hingga isomorfisme. Hal ini mengilhami kita untuk menghampiri \(Gd\) dengan \(\varinjlim\) (atau \(\varprojlim\)) dari semua \(Fc\), dengan limit diambil atas semua \(c \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) dan morfisme \(Kc \to d\) (atau \(d \to Kc\)). Kedua arah limit ini akan mempunyai sifat universal yang saling dual. Berikut ini kita uraikan konstruksi tersebut. Diberikan \(d \in \operatorname{Ob}(\mathcal{D})\), definisikan kategori \((K/d)\) dan \((d/K)\) seperti dalam Definisi rujukan, beserta funktor proyeksi \[\Pi_{/d}: (K/d) \to \mathcal{C}, \quad \Pi_{d/}: (d/K) \to \mathcal{C}.\] Selanjutnya kita meninjau funktor komposit \(F \Pi_{/d}: (K/d) \to \mathcal{E}\) dan \(F \Pi_{d/}: (d/K) \to \mathcal{E}\), yang masing-masing memetakan objek \((c, Kc \to d)\) dan \((c, d \to Kc)\) ke \(Fc\). Dengan mengasumsikan bahwa limit-limit yang dibicarakan ada, mula-mula kita catat beberapa pengamatan.

  • Setiap morfisme \(d \to d'\) menginduksi morfisme kanonik \(\varinjlim F \Pi_{/d} \to \varinjlim F\Pi_{/d'}\); morfisme ini dicirikan oleh kekomutatifan diagram

    \((c, Kc \to d) \in \operatorname{Ob}((K/d))\) (yang menginduksi \((c, Kc \to d') \in \operatorname{Ob}((K/d'))\)), sedangkan anak panah vertikal adalah morfisme struktur kanonik untuk \(\varinjlim\). Hal ini merupakan perwujudan funktorialitas limit; lihat [Li1]1 beserta buktinya.

  • Dengan meninjau \((c, Kc \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}} Kc) \in \operatorname{Ob}(K/Kc)\), kita memperoleh morfisme kanonik \(\eta_c: Fc \to \varinjlim F \Pi_{/Kc}\).

  • Setiap morfisme \(c \to c'\) menginduksi morfisme kanonik \(\varinjlim F \Pi_{/Kc} \to \varinjlim F \Pi_{/Kc'}\) yang membuat diagram berikut komutatif:

Berdasarkan dualitas, \(\varprojlim F \Pi_{d/}\) tentu memiliki sifat-sifat yang bersesuaian, termasuk morfisme kanonik \(\varepsilon_c: \varprojlim F\Pi_{Kc/} \to Fc\). Pernyataan teorema berikut akan didasarkan pada funktorialitas ini.

Teorema. Tinjau funktor \(K: \mathcal{C} \to \mathcal{D}\) dan \(F: \mathcal{C} \to \mathcal{E}\).

  1. Jika untuk setiap \(d \in \operatorname{Ob}(\mathcal{D})\), limit \(\varinjlim (F \Pi_{/d})\) ada di \(\mathcal{E}\), maka \((\operatorname{Lan}_K F)(d) := \varinjlim (F \Pi_{/d})\), bersama dengan funktorialitas yang diberikan oleh persamaan, menentukan ekstensi Kan kiri \(\operatorname{Lan}_K F: \mathcal{D} \to \mathcal{E}\). Transformasi alami yang bersesuaian, \(\eta: F \to (\operatorname{Lan}_K F) \circ K\), berasal dari \((\eta_c)_{c \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})}\) yang dibahas sebelumnya.

  2. Jika untuk setiap \(d \in \operatorname{Ob}(\mathcal{D})\), limit \(\varprojlim (F \Pi_{d/})\) ada di \(\mathcal{E}\), maka \((\operatorname{Ran}_K F)(d) := \varprojlim (F \Pi_{d/})\), bersama dengan versi dual dari persamaan, menentukan ekstensi Kan kanan \(\operatorname{Ran}_K F: \mathcal{D} \to \mathcal{E}\). Transformasi alami yang bersesuaian, \(\varepsilon: (\operatorname{Ran}_K F) \circ K \to F\), berasal dari \((\varepsilon_c)_{c \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})}\) yang dibahas sebelumnya.

  3. Jika \(K: \mathcal{C} \to \mathcal{D}\) penuh dan setia, maka \(\eta\) yang dikonstruksi dalam (i) (atau \(\varepsilon\) yang dikonstruksi dalam (ii)) merupakan isomorfisme.

Bukti. Berdasarkan dualitas, berikut ini kita hanya membahas kasus \(\operatorname{Lan}_K F\). Untuk (i), kita akan memeriksa satu per satu sifat universal dalam Definisi rujukan. Diberikan funktor \(L: \mathcal{D} \to \mathcal{E}\) dan transformasi alami \(\xi: F \to LK\). Untuk setiap \(d \in \operatorname{Ob}(\mathcal{D})\), setiap objek \((c, Kc \to d)\) dalam \((K/d)\), serta setiap morfisme dalam \((K/d)\) yang ditentukan oleh \(f: c \to c'\), \((c, Kc \to d) \to (c', Kc' \to d)\), terdapat diagram komutatif

\(\varinjlim\), kita memperoleh \(\chi_d: (\operatorname{Lan}_K F)(d) \to Ld\), yang dicirikan oleh kekomutatifan diagram \((c, Kc \to d) \in \operatorname{Ob}((K/d))\); anak panah pada baris pertama merupakan morfisme struktur kanonik untuk \(\varinjlim\). Sekarang kita buktikan bahwa \((\chi_d)_{d \in \operatorname{Ob}(\mathcal{D})}\) memberikan transformasi alami \(\chi: \operatorname{Lan}_K F \to L\). Untuk suatu morfisme \(d \to d'\), pilih objek \((c, Kc \to d)\) beserta citranya \((c, Kc \to d')\). Dengan membandingkan persamaan dan persamaan, persoalannya tereduksi menjadi membuktikan kekomutatifan diagram Langkah berikutnya adalah memeriksa \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:Kan-limit-aux-2}{} \forall c \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C}), \quad \xi_c = \chi_{Kc} \eta_c: Fc \to LKc. \end{equation}\] Karena \(\eta_c\) merupakan morfisme kanonik dari \(Fc = F\Pi_{/Kc}(c, Kc \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}} Kc)\) ke \((\operatorname{Lan}_K F)(Kc)\), persamaan persamaan tepat merupakan kasus khusus persamaan. Terakhir, kita tunjukkan bahwa transformasi alami \(\chi: \operatorname{Lan}_K F \to L\) yang memenuhi persamaan bersifat unik. Untuk \(d\) tetap, tinjau sembarang objek \((c, Kc \to d)\) dalam \((K/d)\) beserta diagram terkait \(Fc \to (\operatorname{Lan}_K F)(d)\) adalah morfisme yang muncul dalam persamaan. Persegi itu komutatif karena kealamian \(\chi\), sedangkan segitiganya komutatif berdasarkan persamaan. Karena \(\chi_{Kc} \eta_c = \xi_c\), komposisi \(Fc \to (\operatorname{Lan}_K F)(d) \xrightarrow{\chi_d} Ld\) sama dengan \(L(Kc \to d) \xi_c\). Dengan memvariasikan \((c, Kc \to d)\), keluarga persamaan ini menentukan \(\chi_d\) secara unik. Dengan demikian, \(\left( \operatorname{Lan}_K F, \eta \right)\) memang merupakan ekstensi Kan kiri. Sekarang tinjau (iii). Misalkan \(c \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\). Karena \(K\) penuh dan setia, mudah dilihat bahwa \((K/Kc)\) mempunyai objek terminal \((c, Kc \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}} Kc)\). Morfisme \(\eta_c: Fc \to \varinjlim F\Pi_{/Kc}\) berasal dari objek terminal ini dan oleh karena itu merupakan isomorfisme.

Catatan. Jika \(\mathcal{C}\) merupakan kategori kecil, maka \((K/d)\) dan \((d/K)\) juga merupakan kategori kecil untuk setiap \(d \in \operatorname{Ob}(\mathcal{D})\). Oleh karena itu, jika \(\mathcal{E}\) kolengkap (atau lengkap), Teorema rujukan dan Proposisi rujukan menunjukkan bahwa \(K^*: \mathcal{E}^{\mathcal{D}} \to \mathcal{E}^{\mathcal{C}}\) mempunyai funktor adjoin kiri \(\operatorname{Lan}_K\) (atau funktor adjoin kanan \(\operatorname{Ran}_K\)).

Contoh (Citra invers praberkas (presheaf)). Ambil \(\mathcal{E} := \ensuremath{\mathsf{Set}}\), yang merupakan kategori lengkap dan kolengkap. Tinjau pemetaan kontinu \(f: X \to Y\) di antara ruang-ruang topologis. Definisikan \(\mathcal{C} := \ensuremath{\mathsf{Open}}_Y\) sebagai kategori yang objeknya adalah subhimpunan terbuka di \(Y\) dan morfismenya adalah pemetaan inklusi di antara subhimpunan terbuka; secara serupa, tetapkan \(\mathcal{D} := \ensuremath{\mathsf{Open}}_X\). Sekarang definisikan funktor \(\ensuremath{\mathsf{Open}}_Y \to \ensuremath{\mathsf{Open}}_X\) yang memetakan subhimpunan terbuka \(V \subset Y\) ke \(f^{-1} V\), dan selanjutnya pandang funktor ini sebagai \(K: \ensuremath{\mathsf{Open}}_Y^{\operatorname{op}} \to \ensuremath{\mathsf{Open}}_X^{\operatorname{op}}\). Pembaca yang mengenal teori berkas akan segera melihat bahwa objek dalam \(\ensuremath{\mathsf{Open}}_Y^\wedge := \ensuremath{\mathsf{Set}}^{\ensuremath{\mathsf{Open}}_Y^{\operatorname{op}}}\), menurut definisi, tepat merupakan praberkas pada \(Y\), sedangkan \(K^*: \ensuremath{\mathsf{Open}}_X^\wedge \to \ensuremath{\mathsf{Open}}_Y^\wedge\) merupakan funktor citra langsung di antara kategori praberkas, yang memetakan praberkas \(\mathcal{F}\) pada \(X\) ke praberkas pada \(Y\) yang diberikan oleh \(V \mapsto \mathcal{F}(f^{-1} V)\). Dalam situasi ini, adjoin kiri dari citra langsung, yaitu \(\operatorname{Lan}_K\), diberikan oleh Teorema rujukan; funktor ini memetakan praberkas \(\mathcal{G}\) pada \(Y\) ke \[\begin{gather*} U \mapsto \varinjlim_{\substack{V \subset Y: \text{subhimpunan terbuka} \\ \text{yang memenuhi}\; U \subset f^{-1} V }} \mathcal{G}(V), \quad U \subset X: \text{subhimpunan terbuka}, \\ U \subset f^{-1}V \;\xleftrightarrow{\text{bersesuaian dengan}}\; \text{morfisme}\; K(V) \to U \;\text{di}\; \ensuremath{\mathsf{Open}}_X^{\operatorname{op}}. \end{gather*}\] Tidak mengherankan, inilah tepatnya citra invers dari \(\mathcal{G}\) dalam teori berkas.


  1. Catatan penerjemah: sumber menulis lokator Lema 2.7,4; target memperbaikinya menjadi Lema 2.7.4 (O014-C016).↩︎

Lokalisasi Gabriel–Zisman

Lokalisasi Gabriel–Zisman, yang selanjutnya cukup disebut lokalisasi, adalah cara paling ekonomis untuk menambahkan invers pada suatu keluarga morfisme dalam sebuah kategori. Teori ini berasal dari [GZ67] dan dicirikan oleh suatu sifat universal.

Definisi (P. Gabriel, M. Zisman). Misalkan \(\mathcal{C}\) suatu kategori dan \(S\) suatu subhimpunan \(\operatorname{Mor}(\mathcal{C})\) yang memuat semua morfisme identitas dan tertutup terhadap komposisi morfisme. Yang dimaksud dengan lokalisasi \(\mathcal{C}\) terhadap \(S\) ialah suatu kategori \(\mathcal{C}[S^{-1}]\) (yang boleh berupa kategori besar), bersama dengan funktor \(Q: \mathcal{C} \to \mathcal{C}[S^{-1}]\), yang disebut funktor lokalisasi, sedemikian sehingga syarat-syarat berikut terpenuhi.

  • Untuk setiap \(s \in S\), citranya \(Q(s)\) merupakan isomorfisme dalam \(\mathcal{C}[S^{-1}]\).

  • Untuk setiap kategori \(\mathcal{D}\) (yang juga boleh berupa kategori besar) dan funktor \(F: \mathcal{C} \to \mathcal{D}\), jika setiap morfisme dalam \(S\) dipetakan oleh \(F\) menjadi isomorfisme, maka terdapat funktor unik \(F[S^{-1}]: \mathcal{C}[S^{-1}] \to \mathcal{D}\) sedemikian sehingga \(F = F[S^{-1}] Q\).

Menurut konvensi, kita sering menghilangkan \(Q\) dari data tersebut. Sejumlah literatur, misalnya [KS06], memberikan sifat universal yang agak lebih longgar bagi lokalisasi1. Berikut ini kita tunjukkan bahwa lokalisasi unik hingga isomorfisme yang unik.

Proposisi. Jika data \((\mathcal{C}[S^{-1}], Q)\) dan \((\mathcal{C}[S^{-1}]', Q')\) keduanya merupakan lokalisasi \(\mathcal{C}\) terhadap \(S\), maka terdapat pasangan funktor unik

\(GQ = Q'\), \(G'Q' = Q\), serta \(G'G = \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}[S^{-1}]}\) dan \(GG' = \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}[S^{-1}]'}\).

Bukti. Karena \(Q'\) memetakan \(S\) menjadi isomorfisme, sifat universal memberikan funktor unik \(G\) sedemikian sehingga \(GQ = Q'\). Demikian pula, terdapat funktor unik \(G'\) sedemikian sehingga \(G'Q' = Q\). Karena \(G'GQ = Q\), dengan mengambil \(\mathcal{D} = \mathcal{C}[S^{-1}]\) dan \(F = Q\) dalam sifat universal, kita memperoleh \(G'G = \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}[S^{-1}]}\). Demikian pula diperoleh \(GG' = \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}[S^{-1}]'}\)2.

Proposisi. Misalkan lokalisasi \((\mathcal{C}[S^{-1}], Q)\) ada. Tuliskan \(S^{\operatorname{op}}\) untuk citra \(S\) yang bersesuaian dalam \(\operatorname{Mor}(\mathcal{C}^{\operatorname{op}})\). Maka terdapat ekuivalensi kategori yang kompatibel dengan \(Q\), \(\mathcal{C}[S^{-1}]^{\operatorname{op}} \leftrightarrows \mathcal{C}^{\operatorname{op}}[(S^{\operatorname{op}})^{-1}]\).

Bukti. Berdasarkan ketunggalan lokalisasi, cukup ambil \((-)^{\operatorname{op}}\) pada semua kategori dan funktor dalam Definisi rujukan, sebab operasi ini tidak mengubah arah funktor.

Kini tinggal dikaji keberadaan dan konstruksi lokalisasi. Untuk \(\mathcal{C}\) dan \(S\) yang umum, \(\mathcal{C}[S^{-1}]\) dapat dikonstruksi dengan menambahkan invers secara formal pada \(\mathcal{C}\), dengan gagasan yang serupa dengan konstruksi grup bebas. Lebih konkret, \(\operatorname{Ob}(\mathcal{C}[S^{-1}]) = \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\), sedangkan morfisme dalam \(\mathcal{C}[S^{-1}]\) secara formal berbentuk zigzag berhingga

\(a, b, \ldots \in \operatorname{Mor}(\mathcal{C})\) dan \(s, t, \ldots \in S\). Komposisi dan \(Q\) didefinisikan dengan cara yang jelas, tetapi kita harus mengambil kuosien terhadap relasi ekuivalensi yang dibangkitkan oleh \[s^{-1} t^{-1} = (ts)^{-1}, \quad s s^{-1} = \ensuremath{\mathrm{id}}, \quad s^{-1} s = \ensuremath{\mathrm{id}}\] dan seterusnya; lihat sketsa dalam [GZ67]. Dengan demikian, lokalisasi dapat dipandang sebagai semacam operasi pecahan pada morfisme. Konstruksi tersebut bersifat umum, tetapi kelemahannya juga jelas, terutama karena relasi ekuivalensinya sulit diolah. Sebagai contoh, sukar untuk mencirikan pasangan \(f, g \in \operatorname{Mor}(\mathcal{C})\) yang memenuhi \(Qf = Qg\). Untungnya, dalam praktik, \(S\) sering merupakan sistem multiplikatif kiri (atau kanan) yang akan diperkenalkan dalam Definisi rujukan. Dalam keadaan ini, deskripsi \(\mathcal{C}[S^{-1}]\) dapat disederhanakan: diagram zigzag di atas dapat diluruskan sehingga setiap morfisme dapat ditulis dalam bentuk \(a s^{-1}\) (atau \(s^{-1} a\)). Sebelum memperkenalkan sistem multiplikatif, kita catat dahulu satu sifat sederhana dari konstruksi di atas.

Proposisi. Funktor lokalisasi \(Q: \mathcal{C} \to \mathcal{C}[S^{-1}]\) selalu pada hakikatnya surjektif. Selain itu, untuk setiap kategori \(\mathcal{D}\) dan funktor \(A, B: \mathcal{C}[S^{-1}] \to \mathcal{D}\), pemetaan yang jelas \[\operatorname{Hom}_{\mathcal{D}^{\mathcal{C}[S^{-1}]}}(A, B) \to \operatorname{Hom}_{\mathcal{D}^{\mathcal{C}}}\left( AQ, BQ \right)\] merupakan bijeksi. Dengan kata lain, \(Q^*: \mathcal{D}^{\mathcal{C}[S^{-1}]} \to \mathcal{D}^{\mathcal{C}}\) merupakan funktor penuh dan setia.

Bukti. Tanpa mengurangi keumuman, realisasikan lokalisasi secara konkret seperti di atas. Tuliskan pemetaan \(Q\) pada himpunan objek sebagai \(X \mapsto \underline{X}\). Pemetaan ini bijektif, sehingga \(Q\) pada hakikatnya surjektif. Dari sini segera terlihat bahwa \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{D}^{\mathcal{C}[S^{-1}]}}(A, B) \to \operatorname{Hom}_{\mathcal{D}^{\mathcal{C}}}\left( AQ, BQ \right)\) injektif.

Untuk surjektivitas, misalkan \(\varphi = (\varphi_X)_{X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})} \in \operatorname{Hom}_{\mathcal{D}^{\mathcal{C}}}\left( AQ, BQ \right)\). Bagi setiap \(\underline{X} = QX\), definisikan morfisme \(\tilde{\varphi}_{\underline{X}}: A\underline{X} \to B\underline{X}\) dalam \(\mathcal{D}\) sebagai \(\varphi_X\). Tinggal ditunjukkan bahwa \(\tilde{\varphi} := (\tilde{\varphi}_{\underline{X}})_{\underline{X}} \in \operatorname{Hom}_{\mathcal{D}^{\mathcal{C}[S^{-1}]}}(A, B)\). Dengan kata lain, untuk setiap morfisme \(f: \underline{X} \to \underline{Y}\) dalam \(\mathcal{C}[S^{-1}]\), kita harus memeriksa kekomutatifan diagram berikut dalam \(\mathcal{D}\):

Menurut konstruksi morfisme sebagai zigzag, \(f\) terurai sebagai rangkaian morfisme berbentuk \(Qa\) atau \((Qs)^{-1}\), dengan \(a \in \operatorname{Mor}(\mathcal{C})\) dan \(s \in S\). Karena itu, kekomutatifan diagram di atas cukup diperiksa melalui sifat yang bersesuaian dari \(\varphi\).

Definisi. Subhimpunan \(S \subset \operatorname{Mor}(\mathcal{C})\) yang memenuhi sifat-sifat berikut disebut sistem multiplikatif kiri dalam \(\mathcal{C}\).

  1. Untuk setiap \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\), berlaku \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X \in S\).

  2. Untuk setiap \(f, g \in S\), jika komposisi \(gf\) terdefinisi, maka \(gf \in S\).

  3. Diberikan morfisme \(X \xrightarrow{s \in S} Z \xleftarrow{f} Y\), terdapat morfisme dalam \(\mathcal{C}\), \(X \xleftarrow{f'} W \xrightarrow{s' \in S} Y\), sedemikian sehingga \(sf' = fs'\), yang dapat digambarkan sebagai diagram komutatif

  4. Misalkan \(f, g: X \to Y\) morfisme dalam \(\mathcal{C}\) dan \(s: Y \to W\) termasuk dalam \(S\). Jika \(sf = sg\), maka terdapat morfisme \(t: Z \to X\) dalam \(S\) sedemikian sehingga \(ft = gt\). Secara diagramatis,

Bagian bergaris putus-putus dalam diagram-diagram tersebut adalah morfisme yang keberadaannya dinyatakan.

Jika citra \(S^{\operatorname{op}}\) dari \(S\) dalam \(\operatorname{Mor}(\mathcal{C}^{\operatorname{op}})\) merupakan sistem multiplikatif kiri, maka \(S\) disebut sistem multiplikatif kanan dalam \(\mathcal{C}\). Ini sama artinya dengan membalik arah anak panah dalam syarat (S3) dan (S4). Suatu \(S\) yang sekaligus merupakan sistem multiplikatif kiri dan kanan disebut sistem multiplikatif dalam \(\mathcal{C}\).

Konvensi. Untuk suatu sistem multiplikatif kiri atau kanan \(S\), mulai sekarang anak panah yang termasuk dalam \(S\) selalu digambar dalam bentuk \(\rightarrowtail\) pada diagram komutatif agar mudah dibedakan.

Misalkan \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\). Sesuai dengan konvensi di atas, bagi sistem multiplikatif kiri (atau kanan) \(S\), definisikan kategori \(S_{/X}\) (atau \(S_{X/}\)) sebagai berikut.

\(S\) merupakan sistem multiplikatif kiri, maka \(\left(S^{\operatorname{op}}\right)_{X/} = (S_{/X})^{\operatorname{op}}\).

Lema. Jika \(S\) merupakan sistem multiplikatif kiri (atau kanan), maka \(S_{/X}^{\operatorname{op}}\) (atau \(S_{X/}\)) merupakan kategori terfilter.

Bukti. Berdasarkan dualitas yang telah diamati, kita cukup membahas kasus sistem multiplikatif kanan. Untuk sembarang objek \(i: X \to Z\) dan \(j: X \to Z'\) dalam \(S_{X/}\), gunakan versi (S3) yang bersesuaian untuk mengkonstruksi diagram komutatif

\(k := i'j \in S\) memberikan suatu objek dalam \(S_{X/}\), bersama dengan morfisme \(i \xrightarrow{j'} k \xleftarrow{i'} j\) dalam \(S_{X/}\).

Misalkan \(i,j\) seperti di atas. Untuk sembarang pasangan morfisme dalam \(S_{X/}\),

\(h: Z' \rightarrowtail W\) sedemikian sehingga \(hf = hg\). Tuliskan \(k := hj: X \rightarrowtail W\) dan pandang ini sebagai objek dalam \(S_{X/}\). Dalam \(S_{X/}\) kita memperoleh diagram komutatif

Misalkan \(X, Y \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\). Berikut ini kita definisikan \(M_{X,Y}^l\) dan \(M_{X,Y}^r\) masing-masing untuk kasus sistem multiplikatif kiri dan kanan. Perhatikan bahwa keduanya belum tentu merupakan himpunan kecil.

  • Misalkan \(S\) sistem multiplikatif kiri. Diagram dalam \(\mathcal{C}\) berbentuk

    \((Z; s, a)\). Data-data ini membentuk himpunan \(M_{X,Y}^l\).

  • Misalkan \(S\) sistem multiplikatif kanan. Diagram dalam \(\mathcal{C}\) berbentuk

    \((Z; a, s)\). Data-data ini membentuk himpunan \(M_{X,Y}^r\).

Definisikan relasi biner \(\sim\) sebagai berikut: \((Z; s, a) \sim (Z'; s', a')\) (atau \((Z; a, s) \sim (Z'; a', s')\)) jika dan hanya jika terdapat diagram komutatif berbentuk

Perhatikan bahwa untuk setiap \(f: X \to Y\), syarat (S1) mengakibatkan \((X; \ensuremath{\mathrm{id}}_X, f) \in M_{X, Y}^l\) dan \((X; f, \ensuremath{\mathrm{id}}_Y) \in M_{X,Y}^r\). Kedua definisi tersebut jelas saling dual.

Lema. Untuk sistem multiplikatif kiri (atau kanan) \(S\) dan sembarang \(X,Y\), relasi \(\sim\) yang didefinisikan di atas merupakan relasi ekuivalensi pada \(M_{X,Y}^l\) (atau \(M_{X,Y}^r\)). Bahkan, terdapat bijeksi

\([Z; s, a]\) (atau \([Z; a, s]\)) menyatakan kelas ekuivalensi yang memuat \((Z; s, a)\) (atau \((Z; a, s)\)).

Bukti. Tinjau funktor \(\alpha: S_{/X}^{\operatorname{op}} \to \ensuremath{\mathsf{Set}}\) yang memetakan objek \(X \leftarrowtail Z\) ke \(\operatorname{Hom}(Z, Y)\). Menurut definisi, \[M_{X, Y}^l = \bigsqcup_{X \leftarrowtail Z} \alpha(X \leftarrowtail Z),\] dan karena \(S_{/X}^{\operatorname{op}}\) terfilter (Lema rujukan), mudah diperiksa bahwa relasi biner \(\sim\) pada \(M_{X,Y}^l\) yang berasal dari persamaan diterjemahkan menjadi relasi ekuivalensi dalam Proposisi rujukan. Ini sekaligus membuktikan bijeksi dengan \(\varinjlim\). Argumen bagi versi \(M_{X,Y}^r\) sama.

Perhatikan bahwa ketika membahas \(\varinjlim\) terfilter dari himpunan, §rujukan mengandaikan bahwa \(\varinjlim\) tersebut kecil, sehingga \(\varinjlim\) yang bersesuaian tetap berada dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\). Di sini \(S_{/X}\) dan \(S_{Y/}\) belum tentu merupakan kategori kecil. Namun, pembuktian pernyataan di atas tidak melibatkan ukuran himpunan dan dapat dirumuskan dengan tepat agar tidak bergantung pada pilihan semesta Grothendieck.

Kelas ekuivalensi \([Z; s, a]\) (atau \([Z; a, s]\)) harus dipahami sebagai morfisme \(as^{-1}\) (atau \(s^{-1}a\)) dalam \(\mathcal{C}[S^{-1}]\) yang akan dikonstruksi.

Definisi–Proposisi. Untuk sistem multiplikatif kiri \(S\), ambil sembarang \(X,Y\) dan data \((U; s, a) \in M_{X,Y}^l\) serta \((V; t, b) \in M_{Y,Z}^l\). Gunakan (S3) untuk memperluasnya menjadi diagram komutatif berikut:

\([V; t, b] \circ [U; s, a] := [W; sr, bc] \in M_{X,Z}^l /\sim\) hanya bergantung pada \([U; s, a]\) dan \([V; t, b]\). Pernyataan dual juga berlaku bagi sistem multiplikatif kanan.

Bukti. Pertama, biarkan \((V; t, b)\) tetap dan variasikan \((U; s, a)\) di dalam kelas ekuivalensinya. Berdasarkan persamaan, cukup dibuktikan, untuk diagram komutatif

\((W; sr, bc) \sim (W'; s'r', bc')\). Terapkan (S3) untuk memperoleh objek \(Q\) dan morfisme \(q\), \(k\) sedemikian sehingga

Dengan menggabungkan diagram sebelumnya, diperoleh \(tc'k = a'r'k = axr'k = arq = tcq\). Menurut (S4), terdapat \(w: P \rightarrowtail Q\) sedemikian sehingga \(c'kw = cqw\). Dari semua ini, mudah diperiksa bahwa

Untuk kasus ketika \((U; s, a)\) dibiarkan tetap dan \((V; t, b)\) divariasikan dalam kelas ekuivalensinya, argumennya serupa.

Definisi–Teorema. Misalkan \(S\) suatu sistem multiplikatif kiri dalam kategori \(\mathcal{C}\).

  1. Dapat didefinisikan suatu kategori \(\mathcal{C}[S^{-1}]^l\) (yang boleh berupa kategori besar) dengan himpunan objek \(\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) dan himpunan \(\operatorname{Hom}\) antara dua objek \(X,Y\) berupa \(M_{X,Y}^l/\sim\). Morfisme identitas objek \(X\) adalah \([X;\ensuremath{\mathrm{id}}_X,\ensuremath{\mathrm{id}}_X]\), sedangkan komposisi morfisme diberikan oleh operasi biner dalam Definisi–Proposisi rujukan.

  2. Dapat didefinisikan funktor \(Q^l: \mathcal{C} \to \mathcal{C}[S^{-1}]^l\) yang merupakan pemetaan identitas pada himpunan objek dan memetakan morfisme \(f:X\to Y\) ke \([X;\ensuremath{\mathrm{id}}_X,f]\) pada himpunan morfisme.

Versi dual dari pernyataan di atas juga berlaku bagi sistem multiplikatif kanan \(S\); data yang bersesuaian ditulis \(Q^r: \mathcal{C} \to \mathcal{C}[S^{-1}]^r\).

Bukti. Berdasarkan dualitas, kita cukup mengkaji kasus sistem multiplikatif kiri.

Untuk (i), cukup diperiksa aksioma komposisi morfisme dalam \(\mathcal{C}[S^{-1}]^l\). Operasi dalam Definisi–Proposisi rujukan jelas membuat \([X;\ensuremath{\mathrm{id}}_X,\ensuremath{\mathrm{id}}_X]\) memenuhi syarat morfisme identitas, sehingga tinggal memeriksa sifat asosiatif. Tinjau \((A;s,a)\in M_{X,Y}^l\), \((B;t,b)\in M_{Y,Z}^l\), dan \((C;u,c)\in M_{Z,W}^l\). Dengan menerapkan (S3) tiga kali, diperoleh diagram komutatif

\(M_{X,W}^l\), bagian kiri bawah memberikan wakil bagi \([B;t,b]\circ[A;s,a]\), dan bagian kanan bawah memberikan wakil bagi \([C;u,c]\circ[B;t,b]\). Hal ini cukup untuk membuktikan sifat asosiatif \[[C; u, c] \circ ([B; t, b] \circ [A; s, a]) = ([C; u, c] \circ [B; t, b]) \circ [A; s, a].\]

Untuk (ii), cukup periksa bahwa \(Q^l\) mempertahankan struktur morfisme. Jelas bahwa \([X;\ensuremath{\mathrm{id}}_X,\ensuremath{\mathrm{id}}_X]\) memenuhi syarat morfisme identitas. Sekarang tinjau morfisme \(X \xrightarrow{f} Y \xrightarrow{g} Z\) dalam \(\mathcal{C}\). Diagram \[\text{READERDIAGRAM0021}\] menunjukkan bahwa \(Q^l(gf)=Q^l(g)Q^l(f)\).

Teorema (P. Gabriel, M. Zisman). Misalkan \(S\) suatu sistem multiplikatif kiri (atau kanan) dalam \(\mathcal{C}\). Maka data \(\left(\mathcal{C}[S^{-1}]^l,Q^l\right)\) (atau \(\left(\mathcal{C}[S^{-1}]^r,Q^r\right)\)) memberikan lokalisasi \(\mathcal{C}\) terhadap \(S\).

Bukti. Berdasarkan dualitas, kita cukup memeriksa syarat-syarat dalam Definisi rujukan bagi kasus sistem multiplikatif kiri. Tuliskan \(Q=Q^l\). Jika \(f:X\to Y\) termasuk dalam \(S\), maka diagram \[\text{READERDIAGRAM0022}\] menunjukkan bahwa \([X;f,f]=[Y;\ensuremath{\mathrm{id}}_Y,\ensuremath{\mathrm{id}}_Y]\). Oleh karena itu, diagram berikut menunjukkan bahwa \([X;f,\ensuremath{\mathrm{id}}_X]=[X;\ensuremath{\mathrm{id}}_X,f]^{-1}\): \[\text{READERDIAGRAM0023} \quad \hypertarget{o014.li2.chapter1.gabriel-zisman-localization.g025}{} \text{READERDIAGRAM0024}\] Dengan demikian, \(Q\) memang memetakan unsur-unsur \(S\) menjadi isomorfisme.

Selanjutnya, tinjau suatu funktor \(F:\mathcal{C}\to\mathcal{D}\) yang memetakan \(S\) menjadi isomorfisme. Definisikan \(F[S^{-1}]:\mathcal{C}[S^{-1}]^l\to\mathcal{D}\) sebagai berikut: pada objek, funktor ini memetakan \(X\) ke \(FX\), sedangkan pada morfisme, ia memetakan \([U;s,a]\in\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}[S^{-1}]^l}(X,Y)\) ke \((Fa)(Fs)^{-1}\in\operatorname{Hom}_{\mathcal{D}}(FX,FY)\)3. Jelas bahwa \(F[S^{-1}]\) memetakan morfisme identitas dalam \(\mathcal{C}[S^{-1}]^l\) ke morfisme identitas dalam \(\mathcal{D}\). Terapkan funktor \(F\) pada diagram dalam Definisi–Proposisi rujukan, lalu ambil invers anak panah dalam \(F(S)\); segera terlihat bahwa \(F[S^{-1}]\) mempertahankan komposisi morfisme. Sifat \(F[S^{-1}]Q=F\) juga jelas. Karena semua morfisme dalam \(\mathcal{C}[S^{-1}]^l\) berbentuk \((Qa)(Qs)^{-1}\), tidak ada pilihan lain bagi definisi \(F[S^{-1}]\).

Konvensi. Jika \(S\) merupakan sistem multiplikatif, Proposisi rujukan menunjukkan bahwa kedua lokalisasi tersebut dapat diidentifikasi satu sama lain; kita menuliskannya sebagai \(Q:\mathcal{C}\to\mathcal{C}[S^{-1}]\).

Korolari. Misalkan \(S\) suatu sistem multiplikatif kiri (atau kanan) dalam \(\mathcal{C}\). Morfisme \(f,g:X\to Y\) dalam \(\mathcal{C}\) memenuhi \(Q^l f=Q^l g\) (atau \(Q^r f=Q^r g\)) jika dan hanya jika terdapat \(s\in S\) sedemikian sehingga \(fs=gs\) (atau \(sf=sg\)).

Bukti. Cukup periksa arah hanya jika untuk sistem multiplikatif kiri \(S\). Jika \(Q^l f=Q^l g\), konstruksi \(\mathcal{C}[S^{-1}]^l\) mengakibatkan adanya diagram komutatif \[\text{READERDIAGRAM0025}\] Dari sini diperoleh \(fs=a=gs\).

Korolari. Misalkan \(S\) suatu sistem multiplikatif kiri (atau kanan) dalam \(\mathcal{C}\). Maka \(Q^l\) (atau \(Q^r\)) memetakan monomorfisme menjadi monomorfisme (atau memetakan epimorfisme menjadi epimorfisme).

Bukti. Kita hanya membuktikan kasus sistem multiplikatif kiri. Misalkan \(f:X\to Y\) suatu monomorfisme dalam \(\mathcal{C}\). Ambil \(\alpha,\beta:Q^lW\rightrightarrows Q^lX\) sedemikian sehingga \((Q^lf)\alpha=(Q^lf)\beta\). Syarat (S2) dan (S3) cukup untuk menyatakan \(\alpha\) dan \(\beta\) masing-masing dengan unsur \((U;s,a)\) dan \((U;s,b)\) dari \(M^l_{W,X}\); rinciannya diserahkan kepada pembaca sebagai latihan. Syarat di atas kemudian mengakibatkan \(Q^l(fa)=Q^l(fb)\). Dengan menerapkan Korolari rujukan, terdapat \(t\in S\) sedemikian sehingga \(fat=fbt\). Karena itu \(at=bt\), sehingga \(\alpha=\beta\).

Catatan. Dalam berbagai operasi dasar teori kategori, kita ingin sebisa mungkin menghindari kategori besar. Definisi–Teorema rujukan menyebutkan bahwa \(\mathcal{C}[S^{-1}]^l\) (atau \(\mathcal{C}[S^{-1}]^r\)) mungkin merupakan kategori besar. Alasannya, \(\varinjlim\) dalam Lema rujukan belum tentu kecil, sehingga hasilnya belum tentu berada dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\). Ini merupakan persoalan yang agak rumit.

Namun, jika \(S\) memenuhi syarat berikut, maka \(\mathcal{C}[S^{-1}]^l\) (atau \(\mathcal{C}[S^{-1}]^r\)) memang bukan kategori besar: andaikan \(S_{/X}^{\operatorname{op}}\) (atau \(S_{X/}\)) mempunyai subkategori kecil yang kofinal (Definisi rujukan) untuk setiap \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\). Menurut Proposisi rujukan, \(\varinjlim\) yang dibicarakan dapat dibatasi pada subkategori tersebut, sehingga memberikan objek dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\). Jika \(\mathcal{C}\) sendiri merupakan kategori kecil, syarat ini otomatis terpenuhi.

Lema. Misalkan \(S\) suatu sistem multiplikatif kiri (atau kanan) dalam kategori \(\mathcal{C}\). Maka funktor lokalisasi \(Q^l\) (atau \(Q^r\)) mempertahankan \(\varprojlim\) berhingga (atau \(\varinjlim\) berhingga).

Bukti. Kita hanya membahas kasus ketika \(S\) merupakan sistem multiplikatif kiri. Misalkan \(J\) suatu kategori berhingga dan \(\varprojlim\) yang bersesuaian dengan funktor \(\beta:J^{\operatorname{op}}\to\mathcal{C}\) ada. Menurut Lema rujukan, untuk setiap \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) terdapat bijeksi kanonik \[\begin{multline*} \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}[S^{-1}]^l} \left( Q^l X, Q^l \varprojlim \beta \right) \simeq \varinjlim_{X \leftarrowtail Z} \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}\left( Z, \varprojlim \beta \right) \\ \simeq \varinjlim_{X \leftarrowtail Z} \varprojlim_{j \in \operatorname{Ob}(J)} \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}\left( Z, \beta(j) \right). \end{multline*}\]

Terapkan Lema rujukan dan Proposisi rujukan pada suku terakhir untuk mengubahnya lebih lanjut menjadi \[\varprojlim_{j \in \operatorname{Ob}(J)} \varinjlim_{X \leftarrowtail Z} \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}\left( Z, \beta(j) \right) \simeq \varprojlim_{j \in \operatorname{Ob}(J)} \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}[S^{-1}]^l} \left(Q^l X, Q^l \beta(j) \right).\] Secara ketat, §rujukan bekerja dalam kategori \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\), sedangkan himpunan-himpunan \(\operatorname{Hom}\) di sini belum tentu berada dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\). Namun, ini hanyalah persoalan teknis kecil; lihat pembahasan terkait dalam bukti Lema rujukan.

Teorema. Misalkan \(\mathcal{C}\) suatu kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) dan \(S\) suatu sistem multiplikatif kiri (atau kanan) di dalamnya.

  1. Dalam keadaan ini, \(\mathcal{C}[S^{-1}]^l\) (atau \(\mathcal{C}[S^{-1}]^r\)) mempunyai struktur kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) kanonik yang membuat \(Q^l\) (atau \(Q^r\)) menjadi funktor aditif yang pada hakikatnya surjektif.

  2. Jika \(\mathcal{C}\) merupakan kategori aditif dan \(S\) merupakan sistem multiplikatif, maka \(\mathcal{C}[S^{-1}]\) juga merupakan kategori aditif.

  3. Pernyataan di atas tetap berlaku jika kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) diperumum menjadi kategori \(\Bbbk\)-linear, dengan \(\Bbbk\) suatu gelanggang komutatif. Jika \(F\) dalam sifat universal Definisi rujukan diambil \(\Bbbk\)-linear, maka funktor \(F[S^{-1}]\) yang bersesuaian juga demikian.

Bukti. Untuk (i), cukup tinjau kasus sistem multiplikatif kiri. Kita harus mendefinisikan penjumlahan pada himpunan-himpunan morfisme dalam \(\mathcal{C}[S^{-1}]\). Misalkan \[f,g\in\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}[S^{-1}]^l}(X,Y).\] Karena \(S_{/X}^{\operatorname{op}}\) terfilter (Lema rujukan), terdapat morfisme \(s:U\rightarrowtail X\) dan \(a_1,a_2:U\to Y\) dalam \(\mathcal{C}\) sedemikian sehingga \(f=[U;s,a_1]\) dan \(g=[U;s,a_2]\). Definisikan \[f + g := [U; s, a_1 + a_2] \in \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}[S^{-1}]}(X, Y).\] Secara khusus, morfisme nol dapat ditulis sebagai \([U;s,0]\), dan \(-[U;s,a]=[U;s,-a]\). Masih harus dibuktikan bahwa \(f+g\) tidak bergantung pada pilihan wakil; hal ini juga dapat ditangani dengan sifat terfilter dari \(S_{/X}^{\operatorname{op}}\), dan rincian rutinnya dihilangkan. Setelah menerima bahwa operasi ini terdefinisi dengan baik, mudah untuk memeriksa definisi kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) dan bahwa \(Q\) merupakan funktor aditif.

Berdasarkan Definisi rujukan tentang kategori aditif dan Lema rujukan, pernyataan (ii) mengikuti dari (i).

Untuk (iii), jika \(\mathcal{C}\) bersifat \(\Bbbk\)-linear, definisikan perkalian skalar pada \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}[S^{-1}]}\) dengan \(t\cdot[U;s,a]=[U;s,ta]\), untuk \(t\in\Bbbk\). Mudah diperiksa bahwa semua syarat yang diperlukan terpenuhi.

Contoh (Lokalisasi gelanggang). Memberikan gelanggang \(R\) sama artinya dengan memberikan kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) dengan satu objek \(\star\), katakanlah \(\mathcal{C}\), sedemikian sehingga \(R=\operatorname{End}_{\mathcal{C}}(\star)\). Jika \(R\) komutatif, syarat bahwa \(S\subset R=\operatorname{Mor}(\mathcal{C})\) merupakan sistem multiplikatif kiri atau kanan berimpit. Dalam keadaan ini, gelanggang yang bersesuaian dengan kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) \(\mathcal{C}[S^{-1}]\) tepat merupakan lokalisasi \(R[S^{-1}]\) dari \(R\); lihat [Li1]. Untuk \(R\) yang umum, teori dalam bagian ini memberikan cara mengonstruksi lokalisasi nonkomutatif. Teori terkait juga merupakan salah satu cabang teori gelanggang tak komutatif; lihat [Lam99] untuk uraian terperinci.

Contoh (Lokalisasi sentral). Tuliskan pusat kategori aditif \(\mathcal{C}\) sebagai \(Z(\mathcal{C})\); ini merupakan gelanggang komutatif. Lihat pembahasan sebelum Proposisi rujukan. Untuk sembarang subhimpunan multiplikatif \(S\) dari gelanggang \(Z(\mathcal{C})\), mudah diperiksa bahwa himpunan morfisme \[\{s_X \in \operatorname{End}_{\mathcal{C}}(X): s \in S, \; X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C}) \}\] merupakan sistem multiplikatif. Kategori \(\mathcal{C}[S^{-1}]\) yang bersesuaian tentu dapat dikonstruksi melalui operasi pecahan di atas, tetapi cara yang lebih singkat adalah mengambil \[\operatorname{Ob}(\mathcal{C}[S^{-1}]) := \operatorname{Ob}(\mathcal{C}), \quad \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}[S^{-1}]}(X, Y) := \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(X, Y) \ensuremath{\underset{Z(\mathcal{C})}{\otimes}} Z(\mathcal{C})[S^{-1}],\] dengan komposisi morfisme didefinisikan sebagaimana biasa. Pemeriksaan yang terkait diserahkan sebagai latihan untuk bab ini.

Catatan. Untuk \(\mathcal{C}\) dan \(S\) yang umum, kasus ketika funktor lokalisasi \(Q:\mathcal{C}\to\mathcal{C}[S^{-1}]\) mempunyai adjoin kanan yang penuh dan setia sangatlah menarik dan penting. Lokalisasi dengan sifat ini disebut lokalisasi reflektif. Teorema Gabriel–Popescu yang akan diperkenalkan dalam Lampiran § A.3 merupakan salah satu contoh khas.

Catatan (Lokalisasi kategori produk). Terakhir, tinjau kategori-kategori \(\mathcal{C}_i\) beserta sistem multiplikatif kiri (atau kanan) \(S_i\) di dalamnya, untuk \(i=1,2\). Tuliskan funktor lokalisasi yang bersesuaian sebagai \(Q_i:\mathcal{C}_i\to\mathcal{C}_i[S_i^{-1}]\). Jelas bahwa \(S_1\times S_2\) juga merupakan sistem multiplikatif kiri (atau kanan) dalam \(\mathcal{C}_1\times\mathcal{C}_2\). Berdasarkan konstruksi dalam Definisi–Teorema rujukan, mudah diperiksa bahwa \[(Q_1, Q_2): \mathcal{C}_1 \times \mathcal{C}_2 \to \mathcal{C}_1[S_1^{-1}] \times \mathcal{C}_2[S_2^{-1}]\] merupakan lokalisasi yang bersesuaian. Pernyataan ini dapat diperumum menjadi produk dari sebarang keluarga kategori.


  1. Dari sudut pandang \(2\)-kategori, sifat universal yang lebih alami adalah sebagai berikut: \(Q^*: \mathcal{D}^{\mathcal{C}[S^{-1}]} \to \mathcal{D}^{\mathcal{C}}\) bersifat penuh dan setia untuk setiap \(\mathcal{D}\), dan \(G \in \operatorname{Ob}\left(\mathcal{D}^{\mathcal{C}}\right)\) isomorfik dengan suatu \(Q^*(F) = FQ\) jika dan hanya jika \(G\) memetakan unsur-unsur \(S\) menjadi isomorfisme. Funktor \(Q\) dalam Definisi rujukan secara otomatis mempunyai sifat ini—bagian penuh dan setianya diberikan oleh Proposisi rujukan, sedangkan sisanya mudah.↩︎

  2. Catatan penerjemah: sumber menulis \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}[S^{-1}]}\) pada identitas terakhir; karena \(GG'\) merupakan endofunktor pada \(\mathcal{C}[S^{-1}]'\), terjemahan ini menambahkan tanda prima pada lokalisasi sasaran (O014-C017).↩︎

  3. Catatan penerjemah: sumber menulis \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{D}}(X,Y)\); karena \((Fa)(Fs)^{-1}:FX\to FY\), terjemahan ini memperbaiki objek sumber dan sasaran menjadi \(FX\) dan \(FY\) (O014-C018).↩︎

Ekstensi Kan sepanjang Lokalisasi

Andaikan lokalisasi \(\mathcal{C}\) terhadap \(S \subset \operatorname{Mor}(\mathcal{C})\), yakni \(Q: \mathcal{C} \to \mathcal{C}[S^{-1}]\), ada. Bagian ini menyelidiki masalah ekstensi funktor: untuk suatu kategori \(\mathcal{E}\) dan funktor \(F: \mathcal{C} \to \mathcal{E}\) yang diberikan, adakah diagram komutatif berikut?

Karena \(F\) belum tentu memetakan morfisme dalam \(S\) ke isomorfisme, funktor yang ditunjukkan oleh anak panah putus-putus itu belum tentu ada. Meskipun demikian, kita masih dapat mencari hampiran terbaik bagi masalah ekstensi tersebut, yakni ekstensi Kan kiri \((\operatorname{Lan}_Q F, \eta)\) dan ekstensi Kan kanan \((\operatorname{Ran}_Q F, \varepsilon)\). Mulai sekarang, data \(\eta\) dan \(\varepsilon\) akan dihilangkan dari notasi. Tujuan bagian ini ialah mencari syarat-syarat cukup bagi \(\mathcal{C}\), \(S\), dan \(F\) yang dipilih agar \(\operatorname{Lan}_Q F\) dan \(\operatorname{Ran}_Q F\) ada; begitu keduanya ada, Proposisi rujukan menjamin keunikannya. Hasil-hasil ini akan digunakan dalam kajian funktor turunan; lihat § 4.6. Gagasan untuk menangani masalah ini ialah memilih secara saksama suatu subkategori dari \(\mathcal{C}\). Kita melanjutkan konvensi dari §rujukan: morfisme yang termasuk dalam \(S\) ditandai dengan \(\rightarrowtail\). Argumen dalam bagian ini tidak melibatkan asumsi mengenai ukuran himpunan.

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{I}\) suatu subkategori penuh dari \(\mathcal{C}\) dan \(S \subset \operatorname{Mor}(\mathcal{C})\) suatu sistem multiplikatif kiri (atau kanan). Definisikan \(T := S \cap \operatorname{Mor}(\mathcal{I})\).

  1. Jika \(T\) diasumsikan sebagai sistem multiplikatif kiri (atau kanan) dalam \(\mathcal{I}\), data di atas menginduksi funktor \(\mathcal{I}[T^{-1}]^l \to \mathcal{C}[S^{-1}]^l\) (atau \(\mathcal{I}[T^{-1}]^r \to \mathcal{C}[S^{-1}]^r\)1).

  2. Andaikan syarat berikut berlaku: untuk setiap morfisme dalam \(S\) yang berbentuk \(s: W \to Y\) (atau \(s: Y \to W\)), dengan \(Y \in \operatorname{Ob}(\mathcal{I})\), terdapat morfisme \(g: V \to W\) sedemikian rupa sehingga \(sg \in T\) (atau \(g: W \to V\) sedemikian rupa sehingga \(gs \in T\)). Maka \(T\) merupakan sistem multiplikatif kiri (atau kanan), dan funktor dalam (i) penuh dan setia.

Bukti. Berdasarkan dualitas, cukup tinjau kasus sistem multiplikatif kiri. Funktor dalam (i) berasal dari sifat universal lokalisasi; pada tingkat morfisme, funktor itu memetakan setiap kelas ekuivalensi \([U; s, a]\) (terhadap \(T\)) ke \([U; s, a]\) (terhadap \(S\)).

Untuk (ii), pertama-tama kita periksa bahwa \(T\) merupakan sistem multiplikatif kiri. Syarat (S1) dan (S2) dalam Definisi rujukan sudah jelas. Untuk (S3), jika \(X \stackrel{t}{\rightarrowtail} Z \stackrel{f}{\leftarrow} Y\) diberikan, kita dapat membentuk diagram berikut dalam \(\mathcal{C}\):

\(g: V \to W\) sedemikian rupa sehingga \(s' g \in T\); maka \(s'g\) dan \(f'g\) memenuhi spesifikasi (S3). Argumen untuk (S4) sama.

Misalkan \(X, Y \in \operatorname{Ob}(\mathcal{I})\). Untuk suatu morfisme dalam \(\mathcal{C}[S^{-1}]^l\) yang diwakili oleh \(X \leftarrowtail U \to Y\), syarat di atas memungkinkan kita memilih \(V \to U\) sehingga komposit \(V \to U \to X\) termasuk dalam \(T\); karena itu, \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{I}[T^{-1}]^l}(X, Y) \to \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}[S^{-1}]^l}(X, Y)\) surjektif. Dengan cara serupa, setiap ekuivalensi dalam \(M_{X, Y}^l\) yang dinyatakan dengan \(\sim\) dapat direalisasikan di dalam \(\mathcal{I}\), sehingga \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{I}[T^{-1}]^l}(X, Y) \to \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}[S^{-1}]^l}(X, Y)\) injektif.

Lema berikut hanya dinyatakan untuk sistem multiplikatif kanan \(S\); kasus sistem multiplikatif kiri bersifat dual.

Lema. Misalkan \(S \subset \operatorname{Mor}(\mathcal{C})\) suatu sistem multiplikatif kanan. Untuk \(\underline{X} := QX \in \operatorname{Ob}\left(\mathcal{C}[S^{-1}]\right)\) yang diberikan, definisikan, dengan cara dalam Definisi rujukan, kategori \((Q/\underline{X})\). Mulai sekarang, kita mewakili suatu objek dari \((Q/\underline{X})\), yakni \((Y, QY \to \underline{X})\), secara tidak unik dengan suatu diagram dalam \(\mathcal{C}\) yang berbentuk \(Y \xrightarrow{a} U \stackrel{s}{\leftarrowtail} X\).

Definisikan kategori \(S_{X/}\) seperti dalam §rujukan. Funktor \(S_{X/} \to (Q/\underline{X})\) yang memetakan objek \([X \stackrel{t}{\rightarrowtail} V]\) ke diagram \(V = V \stackrel{t}{\leftarrowtail} X\), yang menentukan \((V, QV \to \underline{X})\), merupakan funktor kofinal (Definisi rujukan).

Bukti. Untuk \([X \stackrel{t}{\rightarrowtail} V]\) dalam pernyataan, menentukan suatu morfisme dari \((Y, QY \to \underline{X})\) ke objek terkait \((V, QV \to \underline{X})\) sama dengan menentukan, dalam \(\mathcal{C}\), suatu morfisme \(b: Y \to V\) sedemikian rupa sehingga diagram \(Y \xrightarrow{b} V \stackrel{t}{\leftarrowtail} X\) mewakili, dalam \(\mathcal{C}[S^{-1}]\), morfisme \(QY \to \underline{X}\).

Jika \(Y \xrightarrow{a} U \stackrel{s}{\leftarrowtail} X\) diberikan, diagram berikut memetakan \((Y, QY \to \underline{X})\) ke suatu objek yang berasal dari \(S_{X/}\):

Selanjutnya, tinjau dalam \(S_{X/}\) objek-objek \([X \stackrel{t_i}{\rightarrowtail} V_i]\) beserta morfisme-morfisme dari \((Y, QY \to \underline{X})\) ke citranya, yang masing-masing ditentukan oleh \(b_i: Y \to V_i\) (\(i=1, 2\)). Dengan menggunakan diagram sebelah kanan dalam persamaan, ambil diagram komutatif berikut:

\(u_i: [X \rightarrowtail V_i] \to [X \stackrel{u}{\rightarrowtail} W]\), dan \(b\) juga menentukan morfisme dari \((Y, QY \to \underline{X})\) ke objek yang bersesuaian dengan \(u\), yakni \((W, QW \to \underline{X})\). Dari sini, semua syarat yang diperlukan agar funktor tersebut kofinal segera diperoleh.

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{I}\) suatu subkategori penuh dari \(\mathcal{C}\), \(S \subset \operatorname{Mor}(\mathcal{C})\) suatu sistem multiplikatif kiri (atau kanan), dan \(T := S \cap \operatorname{Mor}(\mathcal{I})\). Andaikan “syarat resolusi” berikut berlaku: untuk setiap \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\), terdapat \(s: U \to X\) (atau \(s: X \to U\)), dengan \(U \in \operatorname{Ob}(\mathcal{I})\) dan \(s \in S\).

  1. Maka \(T \subset \operatorname{Mor}(\mathcal{I})\) merupakan sistem multiplikatif kiri (atau kanan), dan \(\mathcal{I}[T^{-1}] \to \mathcal{C}[S^{-1}]\) merupakan ekuivalensi.

  2. Andaikan lebih lanjut bahwa funktor \(F: \mathcal{C} \to \mathcal{E}\) memetakan unsur-unsur \(T\) ke isomorfisme. Maka \(\operatorname{Ran}_Q F\) (atau \(\operatorname{Lan}_Q F\)) ada, dan diagram berikut komutatif hingga isomorfisme:

    \(\mathcal{I}[T^{-1}] \to \mathcal{E}\) ditentukan oleh sifat universal lokalisasi.

  3. Untuk \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\), definisikan kategori \(S_{/X}\) dan \(S_{X/}\) seperti dalam §rujukan. Di bawah asumsi (ii), terdapat isomorfisme kanonik2 \[\begin{align*} \left(\operatorname{Ran}_Q F\right) (QX) & \simeq \varprojlim_{[X \leftarrowtail Y] \in \operatorname{Ob}(S_{/X}^{\operatorname{op}})} FY , \\ \left(\operatorname{Lan}_Q F\right) (QX) & \simeq \varinjlim_{[X \rightarrowtail Y] \in \operatorname{Ob}(S_{X/})} FY. \end{align*}\]

Morfisme bawaan ekstensi Kan \(\varepsilon: (\operatorname{Ran}_Q F) Q \to F\) (atau \(\eta: F \to (\operatorname{Lan}_Q F) Q\)), dalam situasi (iii), ditentukan oleh suku \(FX\) yang bersesuaian dengan objek \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X \in \operatorname{Ob}(S_{/X}^{\operatorname{op}})\) (atau \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X \in \operatorname{Ob}(S_{X/})\)).

Bukti. Cukup bahas sistem multiplikatif kanan. Syarat dalam Proposisi rujukan (ii) jelas terpenuhi, sehingga \(T\) merupakan sistem multiplikatif kanan. Nyatakan lokalisasinya dengan \(Q': \mathcal{I} \to \mathcal{I}[T^{-1}]\), dan nyatakan funktor penuh dan setia dalam Proposisi rujukan (ii), yakni \(\mathcal{I}[T^{-1}] \to \mathcal{C}[S^{-1}]\), dengan \(\iota_Q\). Syarat resolusi juga memastikan bahwa \(\iota_Q\) pada hakikatnya surjektif, sehingga merupakan ekuivalensi. Ini membuktikan (i).

Sekarang tinjau (ii). Nyatakan funktor inklusi dengan \(\iota: \mathcal{I} \to \mathcal{C}\). Berdasarkan sifat universal, terdapat \(F': \mathcal{I}[T^{-1}] \to \mathcal{E}\) yang membuat diagram berikut komutatif:

Pilih sembarang funktor kuasi-invers dari \(\iota_Q\) dan notasikan funktor itu dengan \(\iota_Q^{-1}\). Kita akan menunjukkan bahwa \(F' \circ \iota_Q^{-1}\) memberikan ekstensi Kan kiri \(\operatorname{Lan}_Q F\), atau secara ekuivalen, bahwa \(\operatorname{Lan}_Q F\) ada dan \(F' \simeq (\operatorname{Lan}_Q F) \circ \iota_Q\).

Untuk membuktikan keberadaan \(\operatorname{Lan}_Q F\), menurut Definisi rujukan, definisikan funktor \(\Pi_{/\underline{X}}: (Q/\underline{X}) \to \mathcal{C}\), dengan \(\underline{X} := QX \in \operatorname{Ob}\left(\mathcal{C}[S^{-1}]\right)\). Berdasarkan Teorema rujukan (i), untuk membuktikan keberadaan \(\operatorname{Lan}_Q F\) cukup dibuktikan bahwa \(\varinjlim F \Pi_{/\underline{X}}\) ada untuk setiap \(\underline{X}\).

Selanjutnya, gunakan, dari Lema rujukan, funktor kofinal \(S_{X/} \to (Q/\underline{X})\), serta Proposisi rujukan; dengan demikian, \(\varinjlim F\Pi_{/\underline{X}}\) tereduksi menjadi \(\varinjlim_{[X \rightarrowtail U]} FU\), dengan \(\varinjlim\) diambil atas \(S_{X/}\).

Lebih lanjut, karena \(S_{X/}\) terfilter (Lema rujukan), syarat resolusi bersama Proposisi rujukan memastikan bahwa objek-objek dengan \(U \in \operatorname{Ob}(\mathcal{I})\), yakni \([X \rightarrowtail U]\), membentuk subkategori penuh kofinal dari \(S_{X/}\). Penerapan lain dari Proposisi rujukan karena itu memungkinkan kita membatasi \(\varinjlim\) pada kasus \(U \in \operatorname{Ob}(\mathcal{I})\).

Tujuan kita ialah membuktikan keberadaan \(\varinjlim F\Pi_{/\underline{X}}\), atau secara ekuivalen, keberadaan \(\varinjlim_{[X \rightarrowtail U]} FU\). Masalah semula hanya bergantung pada kelas isomorfisme \(\underline{X}\), sehingga (i) mereduksinya ke kasus \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{I})\). Akan tetapi, diagram berikut memberikan suatu morfisme dalam \(S_{X/}\):

\(\rightarrowtail\) menjadi isomorfisme setelah diterapkan \(F\). Ini menunjukkan bahwa dalam kasus ini \(\varinjlim FU\) bukan saja ada, tetapi juga bernilai konstan \(FX\); perhatikan bahwa hal ini sekaligus menunjukkan \(F' \simeq (\operatorname{Lan}_Q F) \circ \iota_Q\). Dengan demikian, (ii) terbukti.

Terakhir, tinjau (iii). Untuk \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\), argumen di atas telah menunjukkan bahwa \(\varinjlim_{[X \rightarrowtail Y] \in \operatorname{Ob}(S_{X/})} FY\) ada dan memberikan \((\operatorname{Lan}_Q F)(QX)\). Dalam korespondensi ini, morfisme bawaan ekstensi Kan kiri \(\eta_X\) secara alami ditentukan oleh suku yang bersesuaian dengan \([X \stackrel{\ensuremath{\mathrm{id}}}{\rightarrowtail} X]\); lihat konstruksi dalam §rujukan.

Proposisi. Di bawah syarat-syarat Proposisi rujukan, \(\operatorname{Ran}_Q F\) (atau \(\operatorname{Lan}_Q F\)) merupakan ekstensi Kan kanan absolut (atau ekstensi Kan kiri absolut) dari \(F\) sepanjang \(Q\); lihat Definisi rujukan.

Bukti. Syarat pertama dalam Proposisi rujukan hanya menyangkut \(\mathcal{C}\), yakni sistem multiplikatif kiri (atau kanan) \(S\) dan subkategori \(\mathcal{I}\), bukan \(F\); syarat kedua hanya mengharuskan \(F\) memetakan \(T := S \cap \operatorname{Mor}(\mathcal{I})\) ke isomorfisme. Khususnya, untuk setiap funktor \(M: \mathcal{E} \to \mathcal{F}\), syarat pada \(F\) langsung diwarisi oleh \(MF: \mathcal{C} \to \mathcal{F}\).

Kita hanya membahas kasus \(\operatorname{Lan}_Q F\). Dengan notasi dari bukti Proposisi rujukan, \(\operatorname{Lan}_Q F\) secara konkret diambil sebagai komposit \[\mathcal{C}[S^{-1}] \xrightarrow{\iota_Q^{-1}} \mathcal{I}[T^{-1}] \xrightarrow{F'} \mathcal{E}\] dengan \(\iota_Q\) dan \(F'\) keduanya berasal dari sifat universal lokalisasi. Karena itu, \(M (\operatorname{Lan}_Q F) = MF' \iota_Q^{-1}\). Dari diagram komutatif

\(MF'\) juga diinduksi oleh sifat universal lokalisasi. Untuk \(\mathcal{C} \xrightarrow{MF} \mathcal{F}\), terapkan konstruksi Proposisi rujukan; kita memperoleh \(\operatorname{Lan}_Q (MF) = MF' \iota_Q^{-1}\). Dengan kata lain, \(\operatorname{Lan}_Q F\) dipertahankan oleh \(M\).


  1. Catatan penerjemah (O014-C019): sasaran pada cabang kanan dikoreksi dari \(\mathcal{C}[T^{-1}]^r\) menjadi \(\mathcal{C}[S^{-1}]^r\), sebab \(T \subset \operatorname{Mor}(\mathcal{I})\), sedangkan \(S \subset \operatorname{Mor}(\mathcal{C})\).↩︎

  2. Indeks limit dalam rumus pertama diambil atas \(\operatorname{Ob}(S_{/X}^{\operatorname{op}})\) karena kita memakai konvensi \(\varprojlim_i \beta(i)\) untuk menyatakan, bagi funktor \(\beta: I^{\operatorname{op}} \to \mathcal{C}\), limit \(\varprojlim\).↩︎

Teorema Funktor Adjoin

Dalam praktik, funktor sering muncul sebagai pasangan adjoin. Tinjau kategori \(\mathcal{C}\), \(\mathcal{D}\) dan sepasang funktor

\((F,G)\) membentuk pasangan adjoin. Dalam keadaan ini, \(F\) mempertahankan \(\varinjlim\), sedangkan \(G\) mempertahankan \(\varprojlim\), asalkan limit yang dibicarakan ada. Sebaliknya, muncullah pertanyaan alami berikut: jika funktor \(F:\mathcal{C}\to\mathcal{D}\) mempertahankan \(\varinjlim\), bagaimana kita dapat menjamin bahwa \(F\) mempunyai adjoin kanan? Jika funktor \(G:\mathcal{D}\to\mathcal{C}\) mempertahankan \(\varprojlim\), bagaimana kita dapat menjamin bahwa \(G\) mempunyai adjoin kiri? Dalam banyak keadaan, funktor adjoin dapat dituliskan secara eksplisit, tetapi kadang-kadang diperlukan suatu hasil keberadaan yang abstrak. Hasil-hasil semacam ini secara kolektif disebut teorema funktor adjoin. Syarat-syarat yang diperlukan secara kasar terbagi menjadi dua jenis. Pertama, agar syarat mempertahankan \(\varinjlim\) (atau \(\varprojlim\)) dapat digunakan, kita harus mengandaikan bahwa \(\mathcal{C}\) (atau \(\mathcal{D}\)) kolengkap (atau lengkap). Kedua, kita juga memerlukan sejumlah syarat yang berkaitan erat dengan ukuran himpunan. Langkah pertama ialah merumuskan kembali keberadaan funktor adjoin dalam bentuk yang sesuai. Berdasarkan dualitas, berikut ini hanya dinyatakan kasus adjoin kiri. Untuk funktor \(G:\mathcal{D}\to\mathcal{C}\) dan \(c\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\), Definisi rujukan memberikan kategori \((c/G)\); objeknya adalah data berbentuk \((d,c\xrightarrow{f}Gd)\).

Lema. Funktor \(G:\mathcal{D}\to\mathcal{C}\) mempunyai adjoin kiri jika dan hanya jika, untuk setiap \(c\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\), kategori \((c/G)\) mempunyai objek awal.

Bukti. Misalkan \(c\) tetap. Menentukan morfisme \((d_0,c\xrightarrow{\beta_0}Gd_0)\to (d,c\xrightarrow{\beta}Gd)\) dalam \((c/G)\) sama artinya dengan menentukan \(\alpha:d_0\to d\) sedemikian sehingga diagram

\((d_0,\beta_0)\) merupakan objek awal dari \((c/G)\) jika dan hanya jika \(d\in\operatorname{Ob}(\mathcal{D})\). Fakta ini menjadi dasar argumen berikut.

Andaikan \(G\) mempunyai adjoin kiri \(F\), dan ambil \(c\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\). Kita akan menunjukkan bahwa \(Fc\), bersama dengan morfisme unit adjungsi \(\eta_c:c\to G(Fc)\), memberikan objek awal dari \((c/G)\). Tinjau sembarang \((d,c\xrightarrow{\beta}Gd)\). Pemetaan \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{D}}(Fc,d)\to\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(c,Gd)\) dalam persamaan mengirim \(\alpha\) ke \((G\alpha)\eta_c\); tetapi inilah tepatnya bijeksi pada himpunan-himpunan \(\operatorname{Hom}\) yang diberikan oleh adjungsi. Jadi \((Fc,\eta_c)\) memang merupakan objek awal.

Sebaliknya, andaikan \((c/G)\) mempunyai objek awal untuk setiap \(c\), dan tuliskan objek itu sebagai \((Fc,\eta_c:c\to G(Fc))\). Karena objek awal unik hingga isomorfisme unik, objek-objek tersebut membentuk funktor \(F:\mathcal{C}\to\mathcal{D}\), sedangkan \((\eta_c)_{c\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})}\) memberikan \(\eta:\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}}\to GF\). Untuk setiap \((c,d)\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\times\operatorname{Ob}(\mathcal{D})\), definisikan bijeksi menurut persamaan: \[\begin{align*} \varphi_{c, d}: \operatorname{Hom}_{\mathcal{D}}(Fc, d) & \to \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(c, Gd) \\ \alpha & \mapsto (G\alpha) \eta_c. \end{align*}\] Bijeksi-bijeksi ini jelas bersifat funktorial dalam \(c\) dan \(d\). Jadi \((F,G,\varphi)\) menentukan pasangan adjoin dengan unit \(\eta\).

Definisi. Misalkan \(\mathcal{E}\) suatu kategori. Subhimpunan kecil tak kosong \(\Gamma\) dari \(\operatorname{Ob}(\mathcal{E})\) disebut keluarga awal lemah apabila, untuk setiap \(e'\in\operatorname{Ob}(\mathcal{E})\), terdapat \(e\in\Gamma\) sedemikian sehingga \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{E}}(e,e')\) tidak kosong.1 Jika \(e\in\operatorname{Ob}(\mathcal{E})\) dan \(\{e\}\) merupakan keluarga awal lemah, kita menyebut \(e\) sendiri sebagai objek awal lemah.

Setiap objek awal merupakan objek awal lemah. Secara serupa, kita dapat mendefinisikan keluarga terminal lemah dan objek terminal lemah.

Lema. Jika \(\Gamma\) merupakan keluarga awal lemah dalam kategori \(\mathcal{E}\) dan produk \(e:=\prod_{x\in\Gamma}x\) ada, maka \(e\) merupakan objek awal lemah.

Bukti. Untuk setiap \(e'\in\operatorname{Ob}(\mathcal{E})\), terdapat \(y\in\Gamma\) dan morfisme \(y\to e'\). Ambil komposit \(e\xrightarrow{\text{proyeksi}}y\to e'\).

Kembali ke pembahasan teorema funktor adjoin. Untuk menerapkan kriteria dalam Lema rujukan, kita harus mengkaji funktor proyeksi \(\Pi_{c/}:(c/G)\to\mathcal{D}\) dari Definisi rujukan.

Proposisi. Misalkan kategori \(\mathcal{D}\) lengkap dan funktor \(G:\mathcal{D}\to\mathcal{C}\) mempertahankan semua \(\varprojlim\) kecil. Misalkan \(c\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) tetap.

  1. Funktor \(\Pi_{c/}\) bersifat konservatif (Definisi rujukan) dan menciptakan semua \(\varprojlim\) kecil (Definisi rujukan).

  2. Kategori \((c/G)\) lengkap.

  3. Funktor \(\Pi_{c/}\) memetakan monomorfisme ke monomorfisme.

Bukti. Untuk (i), sifat konservatifnya jelas. Inti argumennya ialah bahwa untuk setiap \(\beta:J\to(c/G)\) yang diberikan, yang memetakan \(j\in\operatorname{Ob}(J)\) ke \((d_j,c\xrightarrow{f_j}Gd_j)\), kita dapat mengangkat \(\varprojlim_jd_j\) beserta morfisme proyeksinya menjadi \((\varprojlim_jd_j,c\xrightarrow{f}G(\varprojlim_jd_j))\), lalu menunjukkan bahwa objek ini memberikan \(\varprojlim\beta\). Secara eksplisit, definisikan \(f\) sebagai komposit pada baris pertama diagram komutatif berikut:

rujukan.

Pernyataan (ii) mengikuti dari kelengkapan \(\mathcal{D}\) dan (i).

Sekarang tinjau (iii). Langkah pertama ialah pengamatan berikut: untuk setiap morfisme \(f:a\to b\) dalam sembarang kategori, manipulasi langsung terhadap definisi memberikan

Sekarang tinjau suatu monomorfisme dalam \((c/G)\) dari \((d',c\to Gd')\) ke \((d,c\to Gd)\), yang ditentukan oleh morfisme \(\iota:d'\to d\) dalam \(\mathcal{D}\). Menurut (i), \[(d', c \to Gd') \ensuremath{\underset{(d, c \to Gd)}{\times}} (d', c \to Gd') = \left( d' \ensuremath{\underset{d}{\times}} d' , \; c \to G\left( d' \ensuremath{\underset{d}{\times}} d' \right) \right) .\] Ruas kiri dapat diidentifikasi dengan \((d',c\to Gd')\), dan kedua morfisme proyeksinya bersesuaian dengan \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{d'}\). Akibatnya, \(d'\ensuremath{\underset{d}{\times}}d'\) dapat diidentifikasi dengan \(d'\) melalui identifikasi yang sama. Dengan kata lain, \(\iota\) mono.

Lema. Misalkan kategori \(\mathcal{E}\) lengkap. Jika \(\mathcal{E}\) mempunyai keluarga awal lemah \(\Gamma\), maka \(\mathcal{E}\) mempunyai objek awal.

Bukti. Kelengkapan dan Lema rujukan memastikan bahwa \(\mathcal{E}\) mempunyai objek awal lemah \(e\). Selanjutnya, ambil subkategori penuh \(I\) dari \(\mathcal{E}\) dengan \(\operatorname{Ob}(I)=\{e\}\); ini merupakan kategori kecil. Kelengkapan memastikan bahwa funktor inklusi \(I\to\mathcal{E}\) mempunyai \(\varprojlim\); tuliskan limit itu sebagai \(x\), dengan morfisme kanonik \(i:x\to e\). Sifat universalnya berbunyi

\(t\) sembarang objek dari \(\mathcal{E}\). Dari sini segera terlihat bahwa \(i\) merupakan monomorfisme.

Selanjutnya kita buktikan bahwa \(x\) merupakan objek awal. Untuk \(y\in\operatorname{Ob}(\mathcal{E})\), pilih sembarang morfisme \(e\to y\), dan tuliskan komposit \(x\xrightarrow{i}e\to y\) sebagai \(f\). Untuk sembarang \(g:x\to y\), tinjau penyama \(j:\operatorname{ker}(f,g)\hookrightarrow x\). Terdapat morfisme \(k:e\to\operatorname{ker}(f,g)\). Dengan demikian, diperoleh \(ijk:e\to e\). Jika dalam persamaan kita ambil \(\psi=\ensuremath{\mathrm{id}}_x\), diperoleh \((ijk)i=(\ensuremath{\mathrm{id}}_e)i=i\). Karena \(i\) monomorfisme, pencoretan di ruas kiri memberikan \(jki=\ensuremath{\mathrm{id}}_x\); jadi \(f=fjki=gjki=g\). Ini membuktikan pernyataan.

Hasil berikut berasal dari P. Freyd dan juga disebut teorema funktor adjoin umum.

Teorema (Teorema Funktor Adjoin P. Freyd). Tinjau kategori \(\mathcal{C}\) dan \(\mathcal{D}\).

  1. Misalkan \(\mathcal{D}\) kategori lengkap dan funktor \(G:\mathcal{D}\to\mathcal{C}\) mempertahankan semua \(\varprojlim\) kecil. Maka \(G\) mempunyai funktor adjoin kiri jika dan hanya jika syarat himpunan solusi berikut berlaku: untuk setiap \(c\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\), terdapat keluarga morfisme \(\left(f_i:c\to Gd_i\right)_{i\in I}\), dengan \(I\) suatu himpunan kecil, sedemikian sehingga untuk setiap morfisme \(f:c\to Gd\) terdapat \(i\in I\) dan morfisme \(\alpha:d_i\to d\) yang memfaktorkan \(f\) sebagai \(c\xrightarrow{f_i}Gd_i\xrightarrow{G\alpha}Gd\).

  2. Misalkan \(\mathcal{C}\) kategori kolengkap dan funktor \(F:\mathcal{C}\to\mathcal{D}\) mempertahankan semua \(\varinjlim\) kecil. Maka \(F\) mempunyai funktor adjoin kanan jika dan hanya jika syarat himpunan kosolusi berikut berlaku: untuk setiap \(d\in\operatorname{Ob}(\mathcal{D})\), terdapat keluarga morfisme \(\left(g_i:Fc_i\to d\right)_{i\in I}\), dengan \(I\) suatu himpunan kecil, sedemikian sehingga untuk setiap morfisme \(g:Fc\to d\) terdapat \(i\in I\) dan morfisme \(\beta:c\to c_i\) yang memfaktorkan \(g\) sebagai \(Fc\xrightarrow{F\beta}Fc_i\xrightarrow{g_i}d\).

Bukti. Cukup bahas (i). Ambil \(c\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\). Lema rujukan menyatakan bahwa \(G\) mempunyai adjoin kiri jika dan hanya jika \((c/G)\) mempunyai objek awal. Syarat himpunan solusi berarti bahwa \((c/G)\) mempunyai keluarga awal lemah \(\left\{(d_i,c\to Gd_i):i\in I\right\}\), dengan \(I\) suatu himpunan kecil. Karena objek awal merupakan kasus khusus objek awal lemah, arah “hanya jika” jelas. Untuk arah sebaliknya, menurut Lema rujukan tinggal dibuktikan bahwa \((c/G)\) lengkap. Namun, inilah isi Proposisi rujukan (ii).

Contoh. Tinjau kategori grup \(\ensuremath{\mathsf{Grp}}\) dan funktor pelupa \(U:\ensuremath{\mathsf{Grp}}\to\ensuremath{\mathsf{Set}}\). Telah diketahui bahwa \(\ensuremath{\mathsf{Grp}}\) lengkap dan \(U\) mempertahankan semua \(\varprojlim\) kecil. Untuk memperoleh adjoin kiri \(\mathrm{F}:\ensuremath{\mathsf{Set}}\to\ensuremath{\mathsf{Grp}}\) dari \(U\) melalui Teorema rujukan, yaitu funktor yang mengonstruksi grup bebas dari suatu himpunan, pokok persoalannya ialah memeriksa syarat himpunan solusi untuk setiap himpunan kecil \(c\).

Ambil sembarang \(d\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{Grp}})\) dan pemetaan \(f:c\to Ud\). Faktorkan \(f\) sebagai \(c\to Us\xrightarrow{U\iota}Ud\), dengan \(s\) subgrup dari \(d\) yang dibangkitkan oleh \(f(c)\) dan \(\iota:s\to d\) homomorfisme inklusi. Dengan menyajikan \(s\) melalui himpunan generator \(f(c)\) beserta relasi-relasinya, terlihat bahwa semua kelas isomorfisme dari data \((s,c\to Us)\) ini membentuk suatu himpunan kecil \(I\). Dengan demikian, syarat himpunan solusi terpenuhi.

Prosedur yang sama berlaku bagi struktur aljabar lain, seperti \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\), \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), dan sebagainya, serta kembali memberikan adjoin kiri dari funktor pelupa. Lihat pembahasan pada bagian kedua [ML98]. Demikian pula, untuk setiap gelanggang komutatif \(\Bbbk\), pemetaan suatu \(\Bbbk\)-aljabar ke monoid multiplikatifnya memberikan funktor pelupa \(U:\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Alg}}\to\ensuremath{\mathsf{Mon}}\). Teknik yang sama menunjukkan bahwa \(U\) mempunyai adjoin kiri yang memetakan monoid \(M\) ke \(\Bbbk[M]\); lihat [Li1].

Pendekatan melalui Teorema Funktor Adjoin rujukan tidak hanya berlaku seragam bagi berbagai struktur aljabar, tetapi dalam kasus grup bebas juga lebih ringkas daripada konstruksi klasik dalam [Li1].

Teorema Funktor Adjoin Khusus rujukan, yang segera diperkenalkan, menggantikan syarat himpunan solusi dengan syarat mengenai generator dan subobjek. Sebagai selingan, kita definisikan terlebih dahulu generator dan kogenerator dalam suatu kategori; konsep-konsep ini juga akan digunakan dalam bagian mendatang tentang kategori Grothendieck.

Definisi. Misalkan \(\mathcal{E}\) suatu kategori dan \(\Sigma\) subhimpunan kecil tak kosong dari \(\operatorname{Ob}(\mathcal{E})\).

  • Kita menyebut \(\Sigma\) sebagai keluarga generator apabila syarat berikut berlaku: untuk setiap pasangan morfisme \(f,g:x\to y\) dalam \(\mathcal{E}\), jika \(f\epsilon=g\epsilon\) untuk setiap \(s\in\Sigma\) dan setiap morfisme \(\epsilon:s\to x\), maka \(f=g\). Jika \(\{s\}\) merupakan keluarga generator bagi \(\mathcal{E}\), maka \(s\) disebut generator bagi \(\mathcal{E}\).

  • Kita menyebut \(\Sigma\) sebagai keluarga kogenerator apabila syarat berikut berlaku: untuk setiap pasangan morfisme \(f,g:x\to y\) dalam \(\mathcal{E}\), jika \(\delta f=\delta g\) untuk setiap \(s\in\Sigma\) dan setiap morfisme \(\delta:y\to s\), maka \(f=g\). Jika \(\{s\}\) merupakan keluarga kogenerator bagi \(\mathcal{E}\), maka \(s\) disebut kogenerator bagi \(\mathcal{E}\).

Kedua konsep ini jelas saling dual.

Lema. Misalkan \(\Sigma\) subhimpunan kecil dari \(\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\). Jika setiap objek dari \(\mathcal{C}\) dapat dinyatakan sebagai \(\varinjlim\) (atau \(\varprojlim\)) dari objek-objek dalam \(\Sigma\), maka \(\Sigma\) merupakan keluarga generator (atau keluarga kogenerator).

Bukti. Ambil kasus \(\varinjlim\). Morfisme \(\varinjlim\alpha=:x\to y\) ditentukan secara unik oleh kompositnya dengan semua morfisme \(\alpha(i)\xrightarrow{\iota_i}\varinjlim\alpha\).

Contoh. Kita tinjau beberapa contoh awal generator dan kogenerator.

  • Dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\), himpunan satu titik \(\{\mathrm{pt}\}\) merupakan generator. Memang, untuk sepasang pemetaan \(f,g:X\to Y\), menentukan \(\epsilon:\{\mathrm{pt}\}\to X\) sama artinya dengan menentukan \(x\in X\); jadi \(f\epsilon=g\epsilon\) untuk setiap \(\epsilon\) setara dengan kesamaan titik demi titik antara \(f\) dan \(g\). Himpunan \(\{0,1\}\) merupakan kogenerator, sebab jika ada \(x\in X\) dengan \(f(x)\neq g(x)\), kita dapat memilih \(\delta:Y\to\{0,1\}\) sedemikian sehingga \(\delta(f(x))\neq\delta(g(x))\).

  • Misalkan \(\ensuremath{\mathsf{CHaus}}\) kategori ruang Hausdorff kompak beserta pemetaan kontinu di antaranya. Himpunan satu titik \(\{\mathrm{pt}\}\) tetap merupakan generator. Sebagai kogenerator kita dapat mengambil interval \([0,1]\): untuk setiap ruang Hausdorff kompak \(Y\) dan dua titik berbeda \(a,b\in Y\), Lema Urysohn [Xiong] memberikan pemetaan kontinu \(\delta:Y\to[0,1]\) sedemikian sehingga \(\delta(a)=0\) dan \(\delta(b)=1\).

  • Misalkan \(R\) suatu gelanggang. Dalam \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), \(R\) merupakan generator karena menentukan homomorfisme modul-\(R\) \(R\to M\) sama artinya dengan menentukan suatu unsur dari \(M\). Dengan mengambil koproduk, terlihat bahwa setiap modul-\(R\) bebas tak nol juga merupakan generator.

  • Tinjau pembenaman Yoneda \(h_{\mathcal{E}}:\mathcal{E}\to\mathcal{E}^\wedge\) bagi suatu kategori kecil \(\mathcal{E}\). Maka \(h_{\mathcal{E}}(\operatorname{Ob}(\mathcal{E}))\) merupakan keluarga generator bagi \(\mathcal{E}^\wedge\). Ini langsung mengikuti teorema kepadatan Yoneda dalam Lampiran § A.1 bersama Lema rujukan.

Teorema Funktor Adjoin Khusus melibatkan satu lagi konsep mengenai ukuran himpunan. Ingat kembali poset \((\mathrm{Sub}_e,\subset)\) dan \((\mathrm{Quot}_e,\twoheadleftarrow)\) yang diperkenalkan dalam Definisi rujukan, dengan \(e\) suatu objek dari kategori \(\mathcal{E}\).

Definisi. Suatu kategori \(\mathcal{E}\) disebut berdaya-baik (well-powered) atau koberdaya-baik (well-copowered) jika, untuk setiap \(e\in\operatorname{Ob}(\mathcal{E})\), \(\mathrm{Sub}_e\) (atau \(\mathrm{Quot}_e\)) merupakan himpunan kecil.

Dalam bagian ini, sifat berdaya-baik akan dipadukan dengan kelengkapan. Untuk setiap unsur \(\mathrm{Sub}_e\), pilih sebuah wakil \(s\hookrightarrow e\). Dengan demikian, untuk setiap subhimpunan \(S\subset\mathrm{Sub}_e\), kita dapat membicarakan ada atau tidaknya produk serat \(\prod_{s\in S}\left(s\hookrightarrow e\right)\) tanpa bergantung pada pilihan wakil. Secara dual, kita juga dapat membicarakan ada atau tidaknya koproduk serat \(\coprod_{s\in S}\left(e\twoheadrightarrow s\right)\) untuk subhimpunan \(S\subset\mathrm{Quot}_e\).

  • Jika \(\mathcal{E}\) lengkap, maka sifat berdaya-baik menyiratkan bahwa, untuk setiap \(e\), semua subhimpunan \(S\subset\mathrm{Sub}_e\) mempunyai produk serat.

  • Jika \(\mathcal{E}\) kolengkap, maka sifat koberdaya-baik menyiratkan bahwa, untuk setiap \(e\), semua subhimpunan \(S\subset\mathrm{Quot}_e\) mempunyai koproduk serat.

Lema. Misalkan \(\mathcal{E}\) kategori lengkap yang berdaya-baik. Jika terdapat keluarga kogenerator \(\Sigma\subset\operatorname{Ob}(\mathcal{E})\), maka \(\mathcal{E}\) mempunyai objek awal.

Bukti. Ambil \(e:=\prod_{s\in\Sigma}s\). Misalkan \(x\) produk serat dari semua unsur \(\mathrm{Sub}_e\) (hanya pada langkah ini syarat berdaya-baik digunakan). Kita buktikan bahwa \(x\) merupakan objek awal dari \(\mathcal{E}\).

Menurut konstruksi, \(x\hookrightarrow e\) merupakan infimum dalam poset \((\mathrm{Sub}_e,\subset)\); khususnya, \(\mathrm{Sub}_x=\{x\}\). Untuk setiap objek \(y\) dan \(f,g\in\operatorname{Hom}_{\mathcal{E}}(x,y)\), penyama \(\operatorname{ker}(f,g)\) karena itu hanya mungkin \(x\) sendiri, sehingga \(f=g\). Untuk menunjukkan bahwa \(x\) merupakan objek awal, masih perlu dibuktikan bahwa \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{E}}(x,y)\) tak kosong untuk setiap \(y\).

Dalam \(\mathcal{E}\), ambil produk \(\prod_{s\in\Sigma}s^{\operatorname{Hom}_{\mathcal{E}}(y,s)}\). Definisikan morfisme \(i:y\to\prod_{s\in\Sigma}s^{\operatorname{Hom}_{\mathcal{E}}(y,s)}\) sedemikian sehingga proyeksinya pada komponen yang bersesuaian dengan \(s\in\Sigma\) dan \(\delta\in\operatorname{Hom}_{\mathcal{E}}(y,s)\) tepat sama dengan \(\delta\). Karena \(\Sigma\) merupakan keluarga kogenerator, mudah dibuktikan bahwa \(i\) mono. Sekarang, untuk setiap \(s\in\Sigma\), ambil morfisme diagonal \(d_s:s\to s^{\operatorname{Hom}_{\mathcal{E}}(y,s)}\), lalu bentuk diagram tarik balik

rujukan memastikan bahwa \(j\) juga mono, sehingga memberikan suatu subobjek dari \(e\). Namun, \(x\) merupakan infimum dari \(\mathrm{Sub}_e\), sehingga terdapat \(x\hookrightarrow z\). Komposit \(x\hookrightarrow z\to y\) adalah morfisme yang dicari.

Teorema (Teorema Funktor Adjoin Khusus). Misalkan \(\mathcal{C}\) dan \(\mathcal{D}\) kategori.

  1. Funktor \(G:\mathcal{D}\to\mathcal{C}\) mempunyai adjoin kiri jika memenuhi syarat-syarat berikut.

  2. Funktor \(F:\mathcal{C}\to\mathcal{D}\) mempunyai adjoin kanan jika memenuhi syarat-syarat berikut.

Bukti. Berdasarkan dualitas, cukup bahas (i). Sekali lagi, Lema rujukan mereduksi persoalan menjadi pembuktian bahwa \((c/G)\) mempunyai objek awal, dengan \(c\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\); strateginya ialah menerapkan Lema rujukan.

Proposisi rujukan (ii) menunjukkan bahwa \((c/G)\) lengkap. Selain itu, dari Definisi rujukan dan definisi \((c/G)\) segera terlihat bahwa semua data berbentuk \((d,c\to Gd)\), dengan \(d\in\Sigma\), membentuk keluarga kogenerator bagi \((c/G)\). Secara khusus, karena \(\Sigma\) kecil, jelas bahwa keluarga ini merupakan himpunan kecil.

Misalkan \(e=(d,c\to Gd)\in\operatorname{Ob}((c/G))\). Subobjek adalah kelas ekuivalensi isomorfisme dari monomorfisme. Menurut Proposisi rujukan, funktor proyeksi \(\Pi_{c/}:(c/G)\to\mathcal{D}\) merupakan funktor konservatif yang mempertahankan monomorfisme; karena itu, \(\Pi_{c/}\) menginduksi pembenaman pelestari urutan \(\mathrm{Sub}_e\hookrightarrow\mathrm{Sub}_d\). Dengan demikian, \((c/G)\) terbukti berdaya-baik.

Korolari. Jika kategori lengkap yang berdaya-baik \(\mathcal{D}\) mempunyai keluarga kogenerator \(\Sigma\), maka \(\mathcal{D}\) kolengkap.

Secara dual, jika kategori kolengkap yang koberdaya-baik \(\mathcal{C}\) mempunyai keluarga generator \(\Sigma\), maka \(\mathcal{C}\) lengkap.

Bukti. Cukup buktikan versi bagi \(\mathcal{D}\). Misalkan \(I\) suatu kategori kecil. Menurut Contoh rujukan, cukup dibuktikan bahwa \((\alpha/\Delta)\) mempunyai objek awal untuk setiap \(\alpha:I\to\mathcal{D}\). Menurut Lema rujukan, ini setara dengan mengatakan bahwa funktor diagonal \(\Delta\) mempunyai adjoin kiri. Jelas bahwa \(\Delta\) mempertahankan semua \(\varprojlim\) kecil dan \(\varinjlim\) kecil, sehingga cukup terapkan Teorema rujukan.

Contoh. Misalkan \(\iota:\ensuremath{\mathsf{CHaus}}\to\ensuremath{\mathsf{Top}}\) funktor inklusi dari kategori ruang Hausdorff kompak ke kategori ruang topologis. Contoh rujukan telah menunjukkan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{CHaus}}\) mempunyai kogenerator \([0,1]\). Berdasarkan Teorema Tychonoff [Xiong], mudah dibuktikan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{CHaus}}\) lengkap dan bahwa \(\iota\) mempertahankan semua \(\varprojlim\) kecil (rinciannya diserahkan kepada pembaca). Selain itu, himpunan kuasa dari suatu himpunan kecil tetap kecil; jadi \(\ensuremath{\mathsf{CHaus}}\) berdaya-baik. Teorema rujukan (i) karena itu memberikan adjoin kiri \(C:\ensuremath{\mathsf{Top}}\to\ensuremath{\mathsf{CHaus}}\) bagi \(\iota\). Dalam topologi himpunan-titik, \(C(X)\) disebut kompaktifikasi Stone–Čech dari ruang \(X\); unit adjungsi memberikan morfisme kanonik \(\eta_X:X\to\iota C(X)\). Metode konstruksi dalam Lema rujukan dan Teorema rujukan sejalan dengan konstruksi klasik kompaktifikasi Stone–Čech.

Teorema funktor adjoin dapat memberikan syarat cukup bagi keterwakilan suatu funktor. Untuk pengantar tentang funktor terwakili, lihat [Li1] atau definisi funktor terwakili dalam Lampiran § A.1. Intinya ialah pengamatan berikut. Jika funktor \(G:\mathcal{D}\to\ensuremath{\mathsf{Set}}\) mempunyai adjoin kiri \(F\), maka \(G\) terwakili. Memang, tinjau himpunan satu titik \(\{\mathrm{pt}\}\) dan \(r_G:=F(\{\mathrm{pt}\})\); bijeksi kanonik \[\operatorname{Hom}_{\mathcal{D}}\left( r_G, d \right) \simeq \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Set}}}\left( \{\mathrm{pt}\}, Gd \right) \simeq Gd , \quad d \in \operatorname{Ob}(\mathcal{D})\] menyiratkan \(G\simeq\operatorname{Hom}_{\mathcal{D}}(r_G,\cdot)\).

Korolari. Jika kategori lengkap yang berdaya-baik \(\mathcal{D}\) mempunyai keluarga kogenerator \(\Sigma\), maka funktor \(G:\mathcal{D}\to\ensuremath{\mathsf{Set}}\) terwakili jika dan hanya jika \(G\) mempertahankan semua \(\varprojlim\) kecil.

Bukti. Arah “hanya jika” merupakan sifat umum funktor terwakili. Untuk arah “jika”, Teorema rujukan memastikan bahwa \(G\) mempunyai adjoin kiri \(F:\ensuremath{\mathsf{Set}}\to\mathcal{D}\); selanjutnya terapkan pengamatan di atas.

Latihan

Tinjau kategori grup \(\ensuremath{\mathsf{Grp}}\). Buktikan bahwa homomorfisme grup \(\varphi:H\to G\) merupakan monomorfisme (atau epimorfisme) dalam \(\ensuremath{\mathsf{Grp}}\) jika dan hanya jika, sebagai pemetaan, ia injektif (atau surjektif). Sejumlah pustaka, termasuk [Li1], tidak menjelaskan fakta ini secara memadai. Petunjuk. Cukup bahas arah “hanya jika”. Untuk kasus monomorfisme, tinjau homomorfisme dari \(\operatorname{ker}\varphi\) ke \(H\). Untuk epimorfisme, persoalannya ialah menunjukkan bahwa jika \(\varphi(H)\neq G\), terdapat homomorfisme grup berbeda \(f,g:G\rightrightarrows K\) yang pembatasannya pada \(\varphi(H)\) sama. Salah satu caranya ialah mengambil \(K\) sebagai produk bebas teramalgamasi yang ditentukan oleh dua salinan pembenaman \(\varphi(H)\hookrightarrow G\) dalam [Li1], lalu mengambil \(f\) dan \(g\) sebagai pembenaman \(G\) ke kedua salinan tersebut. Keunikan bentuk tereduksi dalam [Li1] menyiratkan \(f\neq g\).

Tunjukkan bahwa dalam kategori ruang topologis \(\ensuremath{\mathsf{Top}}\), citra dari \(f:X\to Y\) adalah \(f(X)\) dengan topologi subruang dari \(Y\), sedangkan kocitranya adalah \(f(X)\) dengan topologi kuosien yang berasal dari \(X\). Berikan interpretasi topologis yang bersesuaian bagi monomorfisme ketat dan epimorfisme ketat.

Misalkan kategori \(\mathcal{C}\) mempunyai semua \(\varinjlim\) berhingga dan \(\varprojlim\) berhingga. Buktikan bahwa pernyataan-pernyataan berikut mengenai morfisme \(f:X\to Y\) saling ekuivalen.

  1. \(f\) merupakan epimorfisme ketat.

  2. Morfisme kanonik \(\operatorname{coim}(f)\to Y\) merupakan isomorfisme.

  3. \(X\ensuremath{\underset{Y}{\times}}X\rightrightarrows X\xrightarrow{f}Y\) merupakan diagram kopenyama.

  4. \(f:X\to Y\) merupakan kopenyama dari suatu pasangan morfisme \(a,b:W\rightrightarrows X\).

Petunjuk. Ingat bahwa sifat epi setara dengan \(\operatorname{im}(f)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}Y\) (Lema rujukan), dan gunakan Proposisi rujukan. Tidak sulit membuktikan (i) \(\iff\) (ii) \(\iff\) (iii) \(\implies\) (iv). Untuk membuktikan (iv) \(\implies\) (ii), tinjau bagian bergaris penuh dari diagram komutatif berikut:

\(\operatorname{coim}(f)\to Y\) saling invers.

Misalkan kategori \(\mathcal{C}\) mempunyai semua \(\varinjlim\) berhingga dan \(\varprojlim\) berhingga. Buktikan bahwa jika morfisme \(f\) mempunyai invers kanan (atau invers kiri), maka \(f\) merupakan epimorfisme ketat (atau monomorfisme ketat). Petunjuk. Jika \(fg=\ensuremath{\mathrm{id}}_Y\), maka \(f\) merupakan kopenyama dari \(gf\) dan \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X\).

Buktikan bahwa struktur kategori aditif pada suatu kategori, jika ada, bersifat unik. Petunjuk. Terapkan Proposisi rujukan.

Bandingkan dengan keadaan dalam Contoh rujukan. Tinjau funktor pelupa \(U\) dari kategori ruang Hausdorff kompak \(\ensuremath{\mathsf{CHaus}}\) ke kategori himpunan \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\). Buktikan bahwa \(U\) menciptakan semua \(\varprojlim\) kecil. Tunjukkan bahwa \(U\) tidak menciptakan semua \(\varinjlim\) kecil.

Misalkan \(\mathcal{I}\) kategori semua himpunan berhingga dengan morfisme berupa pemetaan surjektif. Buktikan bahwa \(\mathcal{I}^{\operatorname{op}}\) bukan kategori terfilter dalam pengertian §rujukan.

Dalam Definisi rujukan tentang ekstensi Kan, buktikan bahwa setiap morfisme \(F\to F'\) menginduksi morfisme kanonik \(\operatorname{Lan}_KF\to\operatorname{Lan}_KF'\) dan \(\operatorname{Ran}_KF\to\operatorname{Ran}_KF'\), asalkan ekstensi Kan tersebut ada. Karakterisasikan morfisme-morfisme terinduksi ini.

Misalkan \(K\) dan \(F\) funktor seperti dalam §rujukan. Buktikan bahwa jika funktor \(M:\mathcal{E}\to\mathcal{F}\) mempunyai adjoin kiri (atau adjoin kanan), maka \(M\) mempertahankan \(\operatorname{Ran}_KF\) (atau \(\operatorname{Lan}_KF\)). Petunjuk. Berdasarkan dualitas, andaikan \(M\) mempunyai adjoin kanan \(N\), dengan unit \(\eta':\ensuremath{\mathrm{id}}\to NM\) dan kounit \(\varepsilon':MN\to\ensuremath{\mathrm{id}}\). Untuk setiap funktor \(L:\mathcal{D}\to\mathcal{F}\), terdapat bijeksi kanonik \[\begin{multline*} \operatorname{Hom}_{\mathcal{F}^{\mathcal{D}}} \left( M (\operatorname{Lan}_K F) , L \right) \simeq \operatorname{Hom}_{\mathcal{E}^{\mathcal{D}}} \left( \operatorname{Lan}_K F, N L \right) \\ \stackrel{\text{\href{#eqn:Kan-univ}{persamaan}}}{\simeq} \operatorname{Hom}_{\mathcal{E}^{\mathcal{C}}} \left( F, NLK \right) \simeq \operatorname{Hom}_{\mathcal{F}^{\mathcal{C}}} \left( MF, LK \right). \end{multline*}\]

Gunakan sifat-sifat umum \(\eta'\) dan \(\varepsilon'\) untuk memeriksa bahwa, ketika \(L=M(\operatorname{Lan}_KF)\), bijeksi di atas memetakan \(\ensuremath{\mathrm{id}}\) ke \(M\eta\), dengan \(\eta\) morfisme yang menyertai \(\operatorname{Lan}_KF\).

Untuk \(L\) yang umum, teknik yang lazim (bandingkan dengan bukti Lema Yoneda) menunjukkan bahwa morfisme \[\varphi:M(\operatorname{Lan}_KF)\to L\] berkorespondensi dengan komposit \[\begin{aligned} (\varphi K)(M\eta):\quad MF &\xrightarrow{M\eta} M(\operatorname{Lan}_K F)K, \\ M(\operatorname{Lan}_K F)K &\xrightarrow{\varphi K} LK . \end{aligned}\]

Tinjau diagram funktor

\(EF\) adjoin kiri dari \(G\) dan kounit yang bersesuaian \(\varepsilon:EFG\to\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{D}'}\). Buktikan bahwa jika, untuk setiap kategori \(\mathcal{X}\), funktor \(F^*:\mathcal{X}^{\mathcal{D}}\to\mathcal{X}^{\mathcal{C}}\) penuh dan setia, maka \(E\) juga dapat dipandang sebagai adjoin kiri dari \(FG\), dengan kounit yang sama, yakni \(\varepsilon\). Petunjuk. Argumen berikut berasal dari [GZ67]. Ambil unit \(\eta:\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}}\to GEF\) dari adjungsi \((EF,G)\). Dengan mengambil \(\mathcal{X}=\mathcal{D}\), diperoleh \(\eta':\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{D}}\to FGE\) sedemikian sehingga \(\eta'F=F\eta\). Cukup periksa identitas segitiga bagi adjungsi \((E,FG)\) untuk \(\eta'\) dan \(\varepsilon\). Pertama, \((FG\varepsilon)(\eta'FG)=(FG\varepsilon)(F\eta G)=\ensuremath{\mathrm{id}}_{FG}\). Di sisi lain, dengan mengambil \(\mathcal{X}=\mathcal{D}'\), terlihat bahwa \((\varepsilon E)(E\eta')=\ensuremath{\mathrm{id}}_E\) setara dengan \((\varepsilon EF)(E\eta'F)=\ensuremath{\mathrm{id}}_{EF}\); tetapi \((\varepsilon EF)(E\eta'F)=(\varepsilon EF)(EF\eta)=\ensuremath{\mathrm{id}}_{EF}\).

Tinjau pasangan adjoin

\[S := \left\{ s \in \operatorname{Mor}(\mathcal{C}): Fs \;\text{invertibel} \right\};\] dengan demikian, \(F\) terfaktor secara unik sebagai \(\mathcal{C}\xrightarrow{Q}\mathcal{C}[S^{-1}]\xrightarrow{H}\mathcal{D}\). Buktikan bahwa pernyataan-pernyataan berikut saling ekuivalen.

  1. Funktor \(G\) penuh dan setia.

  2. Kounit \(\varepsilon:FG\to\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{D}}\) merupakan isomorfisme.

  3. \(H\) merupakan ekuivalensi kategori, dengan \(QG\) sebagai kuasi-inversnya.

  4. Untuk setiap kategori \(\mathcal{X}\), funktor \(F^*:\mathcal{X}^{\mathcal{D}}\to\mathcal{X}^{\mathcal{C}}\) penuh dan setia.

Nyatakan pula versi dual dari hasil ini. Petunjuk. Argumen berikut berasal dari [GZ67]. Pertama, (i) \(\iff\) (ii) relatif mudah; lihat petunjuk dalam [Li1].

Untuk (ii) \(\implies\) (iii), persoalannya ialah membuktikan \(QGH\simeq\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}[S^{-1}]}\). Proposisi rujukan mereduksi hal ini menjadi pembuktian \(QGHQ\simeq Q\). Tinjau unit adjungsi \(\eta:\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}}\to GF\). Karena \((\varepsilon F)(F\eta)=\ensuremath{\mathrm{id}}_F\), maka \(F\eta\) merupakan isomorfisme; jadi \(Q\eta:Q\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}QGF=QGHQ\).

Untuk (iii) \(\implies\) (iv), perhatikan bahwa \(H\) merupakan ekuivalensi menyiratkan \(H^*\) penuh dan setia, sedangkan untuk \(Q^*\) kita dapat menggunakan Proposisi rujukan.

Untuk (iv) \(\implies\) (ii), ambil \(E=\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{D}}\) dalam latihan sebelumnya. Terlihat bahwa \(FG\) merupakan adjoin kanan dari \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{D}}\), dengan kounit \(\varepsilon\). Karena adjoin kanan dari \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{D}}\) unik hingga isomorfisme, \(\varepsilon\) merupakan isomorfisme.

Misalkan \(S\) suatu sistem multiplikatif kiri dalam kategori \(\mathcal{C}\). Buktikan bahwa setiap diagram komutatif dalam \(\mathcal{C}[S^{-1}]^l\) yang berbentuk

berasal dari diagram komutatif dalam \(\mathcal{C}\) yang berbentuk

\(f,g\in\operatorname{Mor}(\mathcal{C})\) telah diberikan, dan seperti biasa \(\rightarrowtail\) menyatakan morfisme yang termasuk dalam \(S\). Nyatakan versi yang bersesuaian bagi sistem multiplikatif kanan. Petunjuk. Nyatakan \(\alpha\) dan \(\beta\) masing-masing dengan data \((U^\dagger;s,a)\) dan \((U';t,b)\). Terapkan (S3) untuk memperoleh \(W\), \(h\), \(r\), dan diagram komutatif dalam \(\mathcal{C}\) \(Q^l\), lalu gunakan Korolari rujukan untuk memilih \(U\rightarrowtail W\) dan menyesuaikannya menjadi diagram komutatif yang diminta.

Periksa rincian lokalisasi sentral dalam Contoh rujukan. Buktikan bahwa \(\mathcal{C}[S^{-1}]\) yang didefinisikan di sana dan lokalisasi yang diberikan oleh Teorema rujukan saling ekuivalen sebagai kategori \(Z(\mathcal{C})[S^{-1}]\)-linear.

Lengkapi rincian bukti Proposisi rujukan (i).

Gunakan Teorema Funktor Adjoin rujukan untuk mengonstruksi produk bebas \(G\star H\) dari sembarang dua grup \(G\) dan \(H\); lihat [Li1] untuk konsep terkait.

Misalkan \(\mathrm{F}(X)\) grup bebas pada himpunan \(X\). Buktikan bahwa pemetaan kanonik \(\iota:X\to U(\mathrm{F}(X))\) injektif, dengan \(U\) funktor pelupa dari kategori grup ke kategori himpunan. Petunjuk. Misalkan \(x\neq y\) unsur-unsur dari \(X\). Terdapat grup \(H\) beserta pemetaan himpunan \(f:X\to U(H)\) sedemikian sehingga \(f(x)\neq f(y)\).

(P. Freyd) Misalkan kategori \(\mathcal{D}\) lengkap dan funktor \(G:\mathcal{D}\to\ensuremath{\mathsf{Set}}\) mempertahankan semua \(\varprojlim\) kecil serta memenuhi syarat himpunan solusi berikut: terdapat subhimpunan kecil \(\Gamma\subset\operatorname{Ob}(\mathcal{D})\) sedemikian sehingga, untuk setiap \(d\in\operatorname{Ob}(\mathcal{D})\) dan \(p\in Gd\), terdapat \(x\in\Gamma\), \(q\in Gx\), dan morfisme \(f:x\to d\) dengan \((Gf)(q)=p\). Buktikan bahwa \(G\) terwakili. Petunjuk. Nyatakan objek dari \(\left(\{\mathrm{pt}\}/G\right)\) sebagai data \((d,p)\), dengan \(d\in\operatorname{Ob}(\mathcal{D})\) dan \(p\in Gd\). Syarat di atas setara dengan pernyataan bahwa \(\Gamma^\natural:=\left\{(x,q):x\in\Gamma,\;q\in Gx\right\}\) merupakan keluarga awal lemah bagi \(\left(\{\mathrm{pt}\}/G\right)\). Tunjukkan bahwa \(\left(\{\mathrm{pt}\}/G\right)\) mempunyai objek awal \((r_G,u_G)\). Dengan mengikuti argumen dalam persamaan, tunjukkan bahwa untuk setiap \(d\) terdapat bijeksi \[\text{READERDIAGRAM0014}\]


  1. Catatan penerjemah (O014-C020): subskrip dikoreksi dari \(\mathcal{C}\) menjadi \(\mathcal{E}\), yaitu kategori yang diperkenalkan dalam definisi ini.↩︎

Kategori Abelian

Kategori abelian adalah kategori aditif yang mempunyai kernel dan kokernel, serta semua morfismenya ketat. Untuk suatu gelanggang \(R\), kategori ini memperumum kategori modul kiri \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) atau kategori modul kanan \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\). Di dalamnya dapat dikaji beragam konsep, seperti objek injektif, objek projektif, kompleks, homologi/kohomologi, dan barisan eksak. Kategori modul merupakan purwarupa kategori abelian, tetapi belum menggambarkan keseluruhan hakikatnya. Ada dua alasan.

  1. Dalam kategori abelian pada umumnya, objek tidak mempunyai elemen dan morfisme bukan pemetaan. Karena itu, metode pengejaran diagram dari kategori modul tidak lagi dapat digunakan; barisan-barisan eksak paling mendasar harus diturunkan melalui operasi pada objek dan funktor. Contoh yang menonjol ialah lema ular dan lema lima yang dibahas dalam § 2.3; pembuktiannya bertumpu pada semacam pengganti pengejaran diagram (Lema pada § 2.3). Meskipun demikian, argumennya tetap jauh lebih rumit daripada versi untuk kategori modul.

  2. Bahkan jika kita berangkat dari kategori modul atau subkategori abeliannya, kategori abelian abstrak tetap muncul ketika kita mengkaji kategori funktor, lokalisasi, atau kuosien Serre. Dalam geometri dan topologi, kajian teori berkas secara alami mengarah pada konstruksi semacam ini.

Teorema pembenaman Freyd–Mitchell dalam Lampiran B.6 menyatakan bahwa setiap kategori abelian kecil dapat dibenamkan secara penuh dan setia ke suatu \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\), dengan funktor pembenaman yang mempertahankan barisan eksak. Setelah hasil ini diterima, banyak pernyataan mengenai barisan eksak dapat dengan mudah direduksi ke kasus \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\). Teknik reduksi tersebut memungkinkan pengejaran diagram tetap digunakan, tetapi manfaat utamanya mungkin berupa ketenangan psikologis: di satu pihak, reduksi itu tidak menyentuh hakikat kategori abelian; di pihak lain, bagaimana pun teorema pembenaman dibuktikan, sejumlah fakta inti mengenai kategori abelian tidak dapat dielakkan dan harus dibangun dari awal. Isi bab ini tidak bergantung pada teorema pembenaman dan, secara logis, juga tidak bergantung pada teori modul. Namun, pembaca diharapkan mempunyai pemahaman dasar tentang aljabar homologis pada kategori modul; keterampilan mengejar diagram tetap berguna dan, dari segi urutan belajar, mungkin masih diperlukan. Pembaca disarankan merujuk pada [Li1] atau bagian terkait dalam buku ajar lain. § B.6 pada lampiran buku ini akan menurunkan teorema pembenaman sebagai suatu penerapan konstruksi Ind. Kategori abelian yang kolengkap, mempunyai generator, serta memiliki \(\varinjlim\) kecil terfilter yang semuanya eksak disebut kategori Grothendieck. Inilah pokok bahasan bagian terakhir, § 2.10; syarat-syarat tersebut berkaitan langsung dengan asumsi mengenai ukuran himpunan. Kategori Grothendieck kerap muncul dalam geometri dan mempunyai sifat-sifat yang lebih baik, misalnya kelengkapan (Korolari pada § 2.10) dan keberadaan resolusi injektif kanonik (Teorema pada § 2.10). Dibandingkan dengan kategori abelian umum, kategori Grothendieck lebih menyerupai kategori modul; makna konkret pernyataan ini akan dijelaskan oleh Teorema Gabriel–Popescu dalam Lampiran A.3. Beberapa teorema isomorfisme dasar dalam teori modul tetap berlaku bagi kategori abelian umum. Hal yang sama berlaku bagi konsep-konsep dasar seperti subobjek, objek kuosien, dekomposisi jumlah langsung, objek tak terurai, objek sederhana, dan deret komposisi; semuanya merupakan pokok penting dalam aljabar. Konsep-konsep ini akan dibahas dalam §§ 2.52.7 pada bab ini. Sebagai contoh, Teorema Krull–Remak–Schmidt tentang dekomposisi jumlah langsung mempunyai perumuman abstrak (Teorema pada § 2.5). Bahasa teori kisi berguna untuk tujuan ini; lihat penjelasan dalam § 2.4. Perlu ditekankan bahwa berbagai pernyataan yang melibatkan jumlah langsung tak hingga sering kali baru berlaku dalam kategori Grothendieck. § 2.9 dalam bab ini dimulai dengan definisi dan karakterisasi subkategori abelian, lalu memperkenalkan pembentukan kuosien suatu kategori abelian terhadap jenis subkategori abelian tertentu, yang disebut subkategori Serre; hasilnya disebut kuosien Serre. Kuosien ini dicirikan oleh sifat universal dan dapat dikonstruksi melalui lokalisasi yang diperkenalkan dalam §rujukan. Bagian tersebut juga memperkenalkan grup \(\mathrm{K}_0\) dari suatu kategori abelian beserta sifat-sifat dasarnya, termasuk prinsip Euler–Poincaré (Teorema pada § 2.9) dan barisan eksak bagi \(\mathrm{K}_0\) dari kuosien Serre (Proposisi pada § 2.9). Teknik-teknik ini lazim dalam penerapan. Perlu dicatat bahwa konstruksi grup \(\mathrm{K}_0\) berlaku bagi kelas struktur yang lebih luas daripada kategori abelian, yaitu kategori eksak; teorinya dapat dipelajari dalam [Bu10]. Grup \(\mathrm{K}_0\) sendiri hanyalah titik awal dari deret grup abelian \(\mathrm{K}_n\) (\(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}\)). Pemahaman yang memadai tentang grup K tingkat tinggi memerlukan sudut pandang teori homotopi, terutama konsep “spektrum”, dan berada di luar cakupan buku ini.

Petunjuk Bacaan. Sebagaimana disebutkan di atas, pembaca sebaiknya memahami sampai tingkat tertentu operasi konkret dalam kategori modul. Untuk teori dasar kompleks beserta kohomologinya, materi §§ 2.12.8 wajib dikuasai. Selain pembahasan subkategori abelian, isi § 2.9 relatif jarang digunakan dalam bagian-bagian berikutnya, tetapi tetap merupakan pengetahuan umum dan berkaitan dengan sejumlah definisi dalam pembahasan kategori turunan. § 2.10 tentang kategori Grothendieck merupakan materi tambahan yang memerlukan argumen relatif rumit dan pengetahuan dari lampiran; pembaca pemula dapat melewatinya terlebih dahulu.

Kompleks yang dinyatakan sebagai data \((X^n,d^n)_n\) (dengan \(d^n:X^n\to X^{n+1}\)) juga disebut kompleks kokrantai. Jika alih-alih itu digunakan indeks bawah, yakni \((X_n,d_n)_n\) dengan \(d_n:X_n\to X_{n-1}\), kompleks itu disebut kompleks rantai. Selain dalam Bab 8, buku ini terutama menggunakan notasi kompleks kokrantai.

Definisi Kategori Abelian

Pada § rujukan telah diperkenalkan kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) dan kategori aditif. Kategori abelian yang dikaji dalam bab ini membentuk kelas khusus kategori aditif.

Definisi (Kategori abelian). Misalkan \(\mathcal{A}\) merupakan kategori aditif. Jika setiap morfisme dalam \(\mathcal{A}\) mempunyai kernel dan kokernel, serta semua morfisme tersebut ketat (Definisi rujukan), maka \(\mathcal{A}\) disebut kategori abelian.

Jika \(\mathcal{A}\) juga merupakan kategori \(\Bbbk\)-linear (Definisi rujukan), maka kategori tersebut disebut kategori abelian \(\Bbbk\)-linear.

Catatan. Kategori abelian mempunyai semua \(\varprojlim\) hingga dan semua \(\varinjlim\) hingga. Hal ini karena produk hingga dan koproduk hingga ada (keduanya merupakan biproduk), sedangkan penyama dan kopenyama juga ada (Catatan rujukan); data tersebut cukup untuk membangun semua \(\varprojlim\) hingga dan \(\varinjlim\) hingga. Lihat [Li1].

Menurut Contoh rujukan, untuk setiap gelanggang \(R\), kategori \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) merupakan kategori abelian. Dengan memakai \(R^{\text{op}}\) sebagai pengganti \(R\), terlihat bahwa kategori modul kanan \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\) juga demikian; dengan mengambil kasus khusus \(R = \ensuremath{\mathbb{Z}}\), terlihat bahwa \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) merupakan kategori abelian. Sebaliknya, \(\ensuremath{\mathsf{Ban}}_{\ensuremath{\mathbb{C}}}\) yang ditinjau dalam contoh yang sama bukan kategori abelian, karena \(\ensuremath{\mathsf{Ban}}_{\ensuremath{\mathbb{C}}}\) mempunyai morfisme yang tidak ketat.

Proposisi. Jika kategori aditif \(\mathcal{A}\) merupakan kategori abelian, maka \(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\) juga merupakan kategori abelian.

Bukti. Kernel dan kokernel saling dual, sedangkan Catatan rujukan menunjukkan bahwa dalam \(\mathcal{A}\), morfisme \(\operatorname{coim}(f) \to \operatorname{im}(f)\) tidak lain adalah, dalam \(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\), morfisme \(\operatorname{coim}(f^{\operatorname{op}}) \to \operatorname{im}(f^{\operatorname{op}})\).

Salah satu cara abstrak untuk membentuk kategori abelian baru dari kategori abelian yang telah ada ialah dengan mengambil kategori funktor. Pertama-tama perhatikan bahwa, jika \(\mathcal{A}\) merupakan kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\), maka untuk setiap1 kategori \(I\), kategori funktor \(\mathcal{A}^I\) juga secara alami merupakan kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\). Untuk funktor \(F, G: I \rightrightarrows \mathcal{A}\), penjumlahan dalam \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}^I}(F, G)\) didefinisikan pada setiap objek melalui \((\varphi_i)_i + (\psi_i)_i := (\varphi_i + \psi_i)_i\).

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{A}\) merupakan kategori abelian. Untuk setiap kategori \(I\), kategori funktor \(\mathcal{A}^I\) juga merupakan kategori abelian.

Bukti. Berdasarkan Proposisi rujukan, produk dan koproduk hingga, serta kernel dan kokernel, dalam \(\mathcal{A}^I\) dibangun pada setiap objek. Citra dan kocitra suatu morfisme, dan karena itu juga morfisme kanonik \(\operatorname{coim}\to \operatorname{im}\), dibangun dengan cara yang sama. Dengan demikian, semua syarat kategori abelian bagi \(\mathcal{A}^I\) dapat direduksi menjadi syarat-syarat yang sama bagi \(\mathcal{A}\).

Setiap morfisme \(f: X \to Y\) dalam kategori abelian mempunyai faktorisasi epi–mono yang unik (Proposisi rujukan), yang secara eksplisit dapat diambil sebagai \(X \twoheadrightarrow \left(\operatorname{coim}(f) \simeq \operatorname{im}(f)\right) \hookrightarrow Y\). Karena itu, Lema rujukan (iii) langsung memberikan \[\operatorname{ker}(f) = \operatorname{ker}[X \to \operatorname{im}(f)], \quad \operatorname{coker}(f) = \operatorname{coker}[\operatorname{im}(f) \to Y].\]

Catatan. Untuk morfisme-morfisme \(X \xrightarrow{f} Z \xleftarrow{g} Y\) dalam kategori abelian, konstruksi produk serat (lihat Catatan rujukan) menunjukkan bahwa \(X \ensuremath{\underset{Z}{\times}} Y\) tidak lain adalah penyama dari

\(\operatorname{ker}[ X \oplus Y \xrightarrow{(f, -g)} Z ]\). Tentu saja, morfisme \(X \leftarrow X \ensuremath{\underset{Z}{\times}} Y \rightarrow Y\) yang dibawa oleh produk serat berasal dari proyeksi \(X \xleftarrow{p_1} X \oplus Y \xrightarrow{p_2} Y\).

Untuk \(X' \xleftarrow{f'} Z' \xrightarrow{g'} Y'\), konstruksi koproduk serat merealisasikan \(X' \ensuremath{\underset{Z'}{\sqcup}} Y'\) sebagai \(\operatorname{coker}[ Z' \xrightarrow{(-f', g')} X' \oplus Y']\), sedangkan morfisme \(X' \rightarrow X' \ensuremath{\underset{Z'}{\sqcup}} Y' \leftarrow Y'\) berasal dari \(X' \xrightarrow{\iota_1} X' \oplus Y' \xleftarrow{\iota_2} Y'\). Sifat-sifat ini memang jelas dalam kasus modul.

Hasil berikut akan digunakan berulang kali.

Proposisi. Misalkan diagram dalam kategori abelian \(\mathcal{A}\)

\(g\) merupakan epimorfisme (atau \(f\) merupakan monomorfisme). Maka diagram tersebut juga merupakan diagram dorong keluar (atau tarik balik), dan \(f\) merupakan epimorfisme (atau \(g\) merupakan monomorfisme).

Bukti. Cukup ditangani kasus diagram tarik balik. Akan ditunjukkan bahwa

Pernyataan mengenai \(\operatorname{ker}\) langsung mengikuti deskripsi \(X \simeq X' \ensuremath{\underset{Y'}{\times}} Y\) sebagai kernel dalam Catatan rujukan. Selain itu, karena \(g = (g, -b) \iota_1\), sifat epimorfisme \(g\) mengakibatkan \((g, -b)\) juga merupakan epimorfisme.

Dengan demikian, \(Y' = \operatorname{im}((g, -b)) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\leftarrow}} \operatorname{coker}[X \xrightarrow{(a,f)} X' \oplus Y ]\). Dengan mengubah sudut pandang dan memakai deskripsi koproduk serat sebagai kokernel dalam Catatan rujukan, segera terlihat bahwa \[\text{READERDIAGRAM0002}\] merupakan diagram dorong keluar. Dengan mengomposisikan masing-masing kolom dengan automorfisme \(-\ensuremath{\mathrm{id}}_X\) dan \(-\ensuremath{\mathrm{id}}_Y\), diperoleh kembali diagram semula, yang tetap merupakan diagram dorong keluar. Dalam kasus dorong keluar, telah diketahui bahwa \(\operatorname{coker}(f) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{coker}(g)\) (Proposisi rujukan); karena itu, \(f\) merupakan epimorfisme (Lema rujukan).

Korolari. Subkuosien dalam kategori abelian dapat didefinisikan secara ekuivalen sebagai objek kuosien dari suatu subobjek, atau sebagai subobjek dari suatu objek kuosien.

Bukti. Proposisi rujukan menunjukkan bahwa Proposisi rujukan dapat diterapkan pada setiap kategori abelian.

Untuk sebarang gelanggang \(R\), semua hasil di atas sudah lazim bagi kategori modul kiri \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\); hal yang sama berlaku bagi kategori modul kanan.


  1. Jika tidak ingin \(\mathcal{A}^I\) menjadi kategori besar, anggaplah \(I\) kecil. Hal ini tidak membawa dampak substantif di sini.↩︎

Mengenal Kompleks

Titik pangkal bagian ini adalah morfisme-morfisme dalam kategori abelian yang memenuhi \(gf = 0\), yaitu \(X \xrightarrow{f} Y \xrightarrow{g} Z\). Komposisi \(\operatorname{ker}(g) \hookrightarrow Y \twoheadrightarrow \operatorname{coker}(f)\) memberikan morfisme \(\operatorname{ker}(g) \to \operatorname{coker}(f)\); yang menjadi perhatian kita ialah faktorisasi epi–mononya. Ada dua sudut pandang yang saling dual.

Lema. Misalkan dalam kategori abelian \(\mathcal{A}\) terdapat morfisme-morfisme \(f: X \to Y\) dan \(g: Y \to Z\) yang memenuhi \(gf = 0\).

  1. Terdapat morfisme-morfisme \(\varphi\) dan \(\psi\) yang unik sehingga diagram-diagram berikut komutatif:

    \(\varphi\) merupakan monomorfisme dan \(\psi\) merupakan epimorfisme.

  2. Morfisme \(\operatorname{ker}(g) \to \operatorname{coker}(f)\) mempunyai dua faktorisasi epi–mono yang diperlihatkan dalam diagram berikut; keduanya dihubungkan oleh isomorfisme unik \(\operatorname{coker}(\varphi) \simeq \operatorname{ker}(\psi)\):

Bukti. Pertama-tama tinjau (i). Kedua diagram saling dual (Catatan rujukan dan Proposisi rujukan): diagram kanan sama artinya dengan meninjau dalam \(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\) rangkaian \(Z \xrightarrow{g^{\operatorname{op}}} Y \xrightarrow{f^{\operatorname{op}}} X\). Karena itu, untuk persamaan, cukup ditinjau kasus \(\varphi\).

Syarat \(gf=0\) sama artinya dengan mengatakan bahwa \(f\) berfaktor melalui \(\operatorname{ker}(g) \hookrightarrow Y\). Dengan menerapkan Lema rujukan tentang kocitra pada faktorisasi ini, diperoleh \(\varphi\). Selanjutnya, karena \(X \to \operatorname{coim}(f)\) merupakan epimorfisme, faktorisasi \(f\) sebagai \(X \twoheadrightarrow \operatorname{coim}(f) \xrightarrow{\overline{f}} Y\) bersifat unik. Di sini \(\overline{f}\) dapat diambil sebagai komposisi \(\operatorname{coim}(f) \xrightarrow{\varphi} \operatorname{ker}(g) \hookrightarrow Y\), atau sebagai komposisi \(\operatorname{coim}(f) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{im}(f) \hookrightarrow Y\). Komposisi yang terakhir merupakan monomorfisme, sehingga \(\varphi\) pun merupakan monomorfisme.

Untuk memperoleh (ii), akan ditunjukkan bahwa terdapat monomorfisme unik \(\operatorname{coker}(\varphi) \hookrightarrow \operatorname{coker}(f)\) (atau epimorfisme \(\operatorname{ker}(g) \twoheadrightarrow \operatorname{ker}(\psi)\)) yang membuat diagram berikut komutatif:

rujukan.

Jadi, tinggal membangun diagram di atas. Karena kedua diagram saling dual, cukup dibahas diagram kiri. Lema rujukan (iii) menunjukkan bahwa \(\operatorname{coker}(\varphi)\) juga dapat diidentifikasi dengan kokernel komposisi \(X \to \operatorname{ker}(g)\). Karena itu, morfisme yang dicari berasal dari funktorialitas kokernel dan dicirikan oleh persamaan. Mengapa morfisme tersebut merupakan monomorfisme? Proposisi rujukan menyatakan kokernel morfisme komposit sebagai dorong keluar dari kokernel semula; secara eksplisit, diagramnya ialah

rujukan kemudian menunjukkan bahwa morfisme pada baris kedua merupakan monomorfisme.

Dalam situasi Lema rujukan, tuliskan \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:homology-3}{}\begin{aligned} \operatorname{H}\left[ X \xrightarrow{f} Y \xrightarrow{g} Z \right] & := \operatorname{coker}\left[ \operatorname{im}(f) \xrightarrow{\varphi} \operatorname{ker}(g) \right] \\ & \simeq \operatorname{ker}\left[ \operatorname{coker}(f) \xrightarrow{\psi} \operatorname{im}(g) \right] ; \end{aligned} \end{equation}\] objek ini juga dapat dicirikan sebagai suku tengah dalam faktorisasi epi–mono dari \(\operatorname{ker}(g) \to \operatorname{coker}(f)\). Seperti yang diharapkan, persamaan bersifat funktorial.

Proposisi. Diberikan diagram komutatif dalam kategori abelian

\(\Phi: \operatorname{H}[X \to Y \to Z] \to \operatorname{H}[X' \to Y' \to Z']\) yang membuat diagram berikut komutatif: rujukan.

Bukti. Dengan argumen seperti dalam Lema rujukan, jika \(\Phi\) ada maka morfisme tersebut unik, dan cukup diperiksa bahwa \(\Phi\) membuat persegi kanan komutatif. Konstruksinya sebagai berikut. Karena \(\operatorname{im}(g) = \operatorname{ker}[Z \to \operatorname{coker}(g)]\) dan \(\operatorname{im}(g') = \operatorname{ker}[Z' \to \operatorname{coker}(g')]\), funktorialitas kernel memberikan morfisme unik \(\operatorname{im}(g) \to \operatorname{im}(g')\) yang membuat separuh kanan diagram berikut komutatif:

rujukan menunjukkan bahwa separuh kiri juga komutatif. Morfisme \(\operatorname{ker}(\psi) \to \operatorname{ker}(\psi')\) yang diinduksi olehnya adalah morfisme yang dicari.

Proposisi. Diberikan morfisme-morfisme yang memenuhi \(gf = 0\) dan \(g' f' = 0\), terdapat isomorfisme kanonik \[\begin{multline*} \operatorname{H}\left[ X \xrightarrow{f} Y \xrightarrow{g} Z \right] \oplus \operatorname{H}\left[ X' \xrightarrow{f'} Y' \xrightarrow{g'} Z' \right] \\ \simeq \operatorname{H}\left[ X \oplus X' \xrightarrow{f \oplus f'} Y \oplus Y' \xrightarrow{g \oplus g'} Z \oplus Z' \right]. \end{multline*}\]

Bukti. Gunakan morfisme-morfisme \(\iota\), \(p\), dan seterusnya yang terkait dengan biproduk, seperti dalam persamaan. Berdasarkan funktorialitas pada Proposisi rujukan, morfisme-morfisme itu juga menginduksi

Berdasarkan karakterisasi morfisme terinduksi \(\Phi\) dalam Proposisi rujukan, kita juga mengetahui bahwa \((a,b,c) \mapsto \Phi\) serasi dengan komposisi, mempertahankan penjumlahan, memetakan \(0\) ke \(0\), serta memetakan \(\ensuremath{\mathrm{id}}\) ke \(\ensuremath{\mathrm{id}}\). Jadi, morfisme yang diinduksi pada tingkat \(\operatorname{H}[\cdots]\) juga memenuhi identitas-identitas biproduk persamaan.

Perhatikan bahwa pernyataan di atas belum tentu berlaku bagi koproduk tak hingga atau produk tak hingga dalam kategori abelian umum.

Definisi (Kompleks). Misalkan \(\mathcal{A}\) merupakan kategori aditif. Tinjau suatu barisan morfisme dalam \(\mathcal{A}\) \[\cdots \to X^n \xrightarrow{d^n} X^{n+1} \xrightarrow{d^{n+1}} X^{n+2} \to \cdots.\] Barisan tersebut dapat terdiri atas berhingga banyak suku, menjulur tak hingga ke satu atau kedua arah, ataupun membentuk siklus. Jika \(d^{n+1} d^n = 0\) untuk setiap \(n\), data \((X^n, d^n)_n\) disebut kompleks; notasi yang lazim ialah \((X^\bullet, d^\bullet)\), \(X^\bullet\), atau \(X\). Suku \(X^n\) secara konvensional disebut suku berderajat \(n\) dari kompleks \(X\).

Bab ini terutama berfokus pada kategori abelian, yang memungkinkan kohomologi dan keeksakan kompleks dikaji.

Definisi (Kohomologi dan barisan eksak). Misalkan \(\mathcal{A}\) merupakan kategori abelian.

  • Untuk kompleks \(X\), sesuai dengan persamaan, kohomologi di suku \(X^n\) yang bukan merupakan suku ujung didefinisikan sebagai \[\operatorname{H}^n(X) = \operatorname{H}^n(X^\bullet, d^\bullet) := \operatorname{H}\left[ X^{n-1} \xrightarrow{d^{n-1}} X^n \xrightarrow{d^n} X^{n+1} \right].\]

  • Jika \(\operatorname{H}^n(X) = 0\), kompleks \(X\) disebut eksak di \(X^n\); hal ini ekuivalen dengan \(\operatorname{im}(d^{n-1}) = \operatorname{ker}(d^n)\). Kompleks yang eksak di setiap suku disebut barisan eksak; kompleks eksak juga disebut asiklik.

Sifat-sifat kohomologi merupakan salah satu tema utama buku ini dan akan dikaji lebih lanjut di § 3.6 (“Kompleks dalam Kategori Abelian”).

Catatan (Homologi kompleks rantai). Dalam Definisi rujukan, pilih penomoran menurun dan gunakan subskrip, yakni \[\cdots \to X_n \xrightarrow{d_n} X_{n-1} \to \cdots, \quad d_{n-1} d_n = 0,\] semua definisi sebelumnya berlaku tanpa perubahan. Karena konvensi yang berasal dari topologi, versi dengan penomoran menaik \((X^\bullet, d^\bullet)\) lazim disebut kompleks kokrantai, sedangkan versi dengan penomoran menurun \((X_\bullet, d_\bullet)\) disebut kompleks rantai. Untuk kompleks rantai \(X\) dalam kategori abelian, objek homologi di suku \(X_n\) didefinisikan sebagai objek \(\mathcal{A}\) \[\operatorname{H}_n(X) = \operatorname{H}_n(X_\bullet, d_\bullet) := \operatorname{H}\left[ X_{n+1} \xrightarrow{d_{n+1}} X_n \xrightarrow{d_n} X_{n-1} \right].\]

Dalam aljabar, kompleks (yakni kompleks kokrantai) dan kompleks rantai hanya berbeda dalam notasi, dan peralihan di antara keduanya bersifat langsung. Untuk kategori aditif \(\mathcal{A}\), salah satu cara yang tetap sepenuhnya berada di dalam kategori tersebut ialah mencerminkan indeks dengan menetapkan \[X^n := X_{-n}, \quad d^n := d_{-n}.\] Cara lain ialah membalik anak panah, yang melibatkan kategori lawan. Jika kompleks dalam \(\mathcal{A}\) \[\cdots \to X^n \xrightarrow{d^n} X^{n+1} \to \cdots\] dipandang dalam \(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\), kompleks itu menjadi kompleks rantai \[\begin{gather*} \cdots \leftarrow X_n \xleftarrow{d_{n+1}} X_{n+1} \leftarrow \cdots, \\ X_n := X^n, \quad d_{n+1} := d^{n, \operatorname{op}}. \end{gather*}\]

Jika \(\mathcal{A}\) merupakan kategori abelian dan dalam \(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\) kompleks rantai \((X_\bullet, d_\bullet)\) didefinisikan dengan membalik anak panah, terdapat isomorfisme kanonik \(\operatorname{H}^n(X^\bullet) \simeq \operatorname{H}_n(X_\bullet)\). Khususnya, \(X^\bullet\) eksak jika dan hanya jika \(X_\bullet\) eksak. Untuk melihat hal ini, cukup perhatikan bahwa \(\operatorname{H}[X \xrightarrow{f} Y \xrightarrow{g} Z]\) dapat dicirikan sebagai suku tengah dalam faktorisasi epi–mono dari \(\operatorname{ker}(g) \to \operatorname{coker}(f)\). Jika dipandang dalam \(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\), objek yang sama juga merupakan suku tengah dalam faktorisasi epi–mono dari \(\operatorname{ker}(f^{\operatorname{op}}) \to \operatorname{coker}(g^{\operatorname{op}})\).

Keeksakan suatu kompleks dapat diperiksa suku demi suku. Selanjutnya, bentuk-bentuk khas berikut akan digunakan tanpa penjelasan tambahan.

Sebagai penerapan, setiap morfisme \(f: X \to Y\) memberikan barisan-barisan eksak pendek \[0 \to \operatorname{ker}(f) \to X \to \operatorname{im}(f) \to 0, \quad 0 \to \operatorname{im}(f) \to Y \to \operatorname{coker}(f) \to 0,\] yang dapat disambung menjadi barisan eksak \(0 \to \operatorname{ker}(f) \to X \xrightarrow{f} Y \to \operatorname{coker}(f) \to 0\). Selanjutnya, andaikan \(f\) dapat dimasukkan ke dalam suatu barisan eksak berbentuk \[L' \xrightarrow{\lambda} L \to X \xrightarrow{f} Y \to R \xrightarrow{\rho} R''\] dengan \(\lambda, \rho\) keduanya isomorfisme. Keeksakan kemudian memaksa \(L \to X\) dan \(Y \to R\) keduanya bernilai \(0\), sehingga \(\operatorname{ker}(f) = 0\) dan \(\operatorname{im}(f) = Y\); dengan kata lain, \(f\) merupakan isomorfisme. Ini merupakan teknik yang lazim untuk menguji apakah suatu morfisme merupakan isomorfisme. Biproduk yang ditinjau dalam § rujukan menghasilkan suatu kelas barisan eksak pendek yang sangat sederhana; Proposisi pada § 2.5 (bagian “Dekomposisi Jumlah Langsung”) akan memberikan karakterisasinya.

Proposisi. Misalkan \(X_1, X_2\) merupakan objek kategori abelian \(\mathcal{A}\). Maka \(0 \to X_1 \xrightarrow{\iota_1} X_1 \oplus X_2 \xrightarrow{p_2} X_2 \to 0\) merupakan barisan eksak pendek.

Bukti. Ambil barisan-barisan eksak pendek \(0 \to X_1 \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}} X_1 \to 0 \to 0\) dan \(0 \to 0 \to X_2 \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}} X_2 \to 0\). Proposisi rujukan menunjukkan bahwa jumlah langsung keduanya tetap eksak.

Beberapa Lema Diagram

Argumen dalam bagian ini mengikuti [KS06]. Kita mulai dengan suatu kriteria keeksakan yang dapat dipandang sebagai pengganti pengejaran diagram [Li1] dalam kategori abelian umum. Sepanjang bagian ini, tetapkan suatu kategori abelian \(\mathcal{A}\).

Lema. Misalkan \(X' \xrightarrow{f} X \xrightarrow{g} X''\) merupakan kompleks. Kompleks ini eksak jika dan hanya jika, untuk setiap morfisme \(S \xrightarrow{h} X\) yang memenuhi \(gh=0\), terdapat morfisme \(S' \to X'\) dan epimorfisme \(S' \twoheadrightarrow S\) yang membuat diagram berikut komutatif:

Bukti. Pertama, tinjau arah “hanya jika”. Morfisme \(f\) dan \(h\) sama-sama berfaktor melalui \(\operatorname{ker}(g)\). Berdasarkan faktorisasi itu, ambil \(S' := S \ensuremath{\underset{\operatorname{ker}(g)}{\times}} X'\), sedangkan \(S' \to S\) dan \(S' \to X'\) diambil sebagai morfisme alami dari produk serat. Keeksakan mengakibatkan \(X' \twoheadrightarrow \operatorname{ker}(g)\), sehingga Proposisi rujukan mengakibatkan \(S' \to S\) juga merupakan epimorfisme.

Sekarang perhatikan arah “jika”. Untuk \(S := \operatorname{ker}(g)\) dengan morfisme alaminya \(h: S \hookrightarrow X\), hipotesis memberikan bagian bergaris penuh dari diagram berikut:

\(\alpha\), berasal dari faktorisasi \(f\) yang diberikan oleh \(gf=0\). Akan ditunjukkan bahwa diagram tersebut komutatif. Bingkai luar dan segitiga kanan bawah sudah diketahui komutatif. Karena itu, dua morfisme pada segitiga kiri atas menjadi sama setelah dikomposisikan dengan \(h\). Karena \(h\) merupakan monomorfisme, segitiga kiri atas juga komutatif; pernyataan pun terbukti. Terakhir, diagram memperlihatkan bahwa komposisi \(S' \to X' \xrightarrow{\alpha} S\) merupakan epimorfisme, sehingga \(\alpha\) merupakan epimorfisme. Dengan demikian, \(f\) mempunyai faktorisasi epi–mono \(X' \twoheadrightarrow \operatorname{ker}(g) \hookrightarrow X\), yang memberikan \(\operatorname{im}(f) = \operatorname{ker}(g)\). Jadi, kompleks tersebut eksak.

Untuk pendekatan lain yang menggantikan pengejaran diagram dalam kategori abelian umum, lihat [stacks]. Sekarang kita membahas Lema Ular, yang sangat diperlukan dalam penerapan. Tinjau diagram

dengan ketentuan berikut:

  • \(X' \xrightarrow{f} X \xrightarrow{g} X'' \to 0\) dan \(0 \to Y' \xrightarrow{u} Y \xrightarrow{v} Y''\) merupakan barisan eksak yang diberikan;

  • \(\operatorname{ker}' := \operatorname{ker}[X' \to Y'] \hookrightarrow X'\), sedangkan \(\operatorname{ker}\) dan \(\operatorname{ker}''\) didefinisikan dengan cara yang sama;

  • \(Y' \twoheadrightarrow \operatorname{coker}' := \operatorname{coker}[X' \to Y']\), sedangkan \(\operatorname{coker}\) dan \(\operatorname{coker}''\) didefinisikan dengan cara yang sama;

  • morfisme-morfisme \(\operatorname{ker}' \to \operatorname{ker}\), \(\operatorname{coker}' \to \operatorname{coker}\), dan sebagainya berasal dari funktorialitas kernel dan kokernel dalam persamaan.

Dengan demikian, persamaan merupakan diagram komutatif; setiap kolom dan kedua baris tengahnya eksak. Berikut akan dijelaskan cara membangun morfisme penghubung bergaris putus-putus \(\delta: \operatorname{ker}'' \to \operatorname{coker}'\). Langkah pertama ialah menurunkan diagram komutatif berikut dari persamaan; semua barisnya eksak:

Di sini berlaku ketentuan berikut:

Perhatikan bahwa komposisi \(\operatorname{ker}(g) \dashrightarrow Y' \to \operatorname{coker}'\) dalam persamaan bernilai \(0\), karena setelah diprakomposisikan dengan \(X' \twoheadrightarrow \operatorname{im}(f) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{ker}(g)\) hasilnya bernilai \(0\). Secara serupa, komposisi \(\operatorname{ker}'' \to X'' \dashrightarrow \operatorname{coker}(u)\) bernilai \(0\), karena komposisi selanjutnya dengan \(\operatorname{coker}(u) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{im}(v) \hookrightarrow Y''\) bernilai \(0\). Notasikan komposisi sepanjang jalur tengah dalam persamaan sebagai \(\delta_0: X \ensuremath{\underset{X''}{\times}} \operatorname{ker}'' \to \operatorname{coker}' \ensuremath{\underset{Y'}{\sqcup}} Y\). Pengamatan di atas langsung memberikan \[\delta_0 s = 0, \quad t \delta_0 = 0.\] Karena itu, \(\delta_0\) mempunyai faktorisasi unik \[X \ensuremath{\underset{X''}{\times}} \operatorname{ker}'' \twoheadrightarrow \operatorname{coker}(s) \xrightarrow{\exists!} \operatorname{ker}(t) \hookrightarrow \operatorname{coker}' \ensuremath{\underset{Y'}{\sqcup}} Y .\]

Morfisme horizontal di sudut kanan atas dan kiri bawah dalam persamaan masing-masing diketahui merupakan epimorfisme dan monomorfisme. Oleh karena itu, \(\operatorname{coker}(s) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{ker}''\) dan \(\operatorname{coker}' \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{ker}(t)\). Kesimpulannya, diperoleh morfisme kanonik yang dicari, \(\delta: \operatorname{ker}'' \to \operatorname{coker}'\).

Catatan. Sifat kanonik morfisme penghubung dapat dinyatakan secara lebih eksplisit sebagai berikut. Perhatikan diagram komutatif

\(\operatorname{ker}'\), \(\underline{\operatorname{ker}'}\), dan seterusnya. Morfisme-morfisme penghubung yang bersesuaian, \(\delta\) dan \(\underline{\delta}\), dapat disusun ke dalam diagram komutatif \(\delta_0\) dan \(\underline{\delta_0}\) juga dapat ditempatkan dalam persegi komutatif yang bersesuaian. Semuanya mengikuti dari funktorialitas kernel, kokernel, produk, dan koproduk. Perinciannya diserahkan kepada pembaca.

Dua pengamatan berikut akan digunakan dalam pembuktian selanjutnya.

  • Konstruksi morfisme penghubung bersifat swa-dual: jika persamaan dipandang di dalam \(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\), semua anak panah dibalik, sedangkan peran \(\operatorname{ker}'\) dan \(\operatorname{coker}'\) dan seterusnya dipertukarkan. Diagram yang diperoleh di dalam \(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\) masih menyerupai persamaan, hanya saja diputar setengah putaran; ketika morfisme penghubung yang bersangkutan dipandang kembali di dalam \(\mathcal{A}\), arahnya tetap dari \(\operatorname{ker}''\) ke \(\operatorname{coker}'\), dan morfisme ini berimpit dengan \(\delta\) yang telah dikonstruksi sebelumnya.

  • Morfisme \(\operatorname{ker}\to \operatorname{ker}''\) dapat difaktorkan sebagai \(\operatorname{ker}\to X \ensuremath{\underset{X''}{\times}} \operatorname{ker}'' \to \operatorname{ker}''\). Dengan menelaah persamaan, tampak bahwa kedua komposisi morfisme \[\operatorname{ker}\to \operatorname{ker}'' \xrightarrow{\delta} \operatorname{coker}' \hookrightarrow \operatorname{coker}' \ensuremath{\underset{Y'}{\sqcup}} Y, \qquad \operatorname{ker}\to X \ensuremath{\underset{X''}{\times}} \operatorname{ker}'' \xrightarrow{\delta_0} \operatorname{coker}' \ensuremath{\underset{Y'}{\sqcup}} Y\] sama. Namun, komposisi yang kedua juga sama dengan komposisi \(\operatorname{ker}\to X \to Y \to \operatorname{coker}' \ensuremath{\underset{Y'}{\sqcup}} Y\), yaitu \(0\). Dengan demikian diperoleh \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:snake-conn-complex}{} \operatorname{ker}\to \operatorname{ker}'' \xrightarrow{\delta} \operatorname{coker}' \quad \text{komposisinya adalah}\; 0. \end{equation}\]

Teorema (Lema Ular). Perhatikan diagram persamaan dalam kategori abelian \(\mathcal{A}\). Maka \(\operatorname{ker}' \to \operatorname{ker}\to \operatorname{ker}'' \xrightarrow{\delta} \operatorname{coker}' \to \operatorname{coker}\to \operatorname{coker}''\) merupakan barisan eksak. Jika dalam diagram tersebut \(f: X' \to X\) merupakan monomorfisme (atau \(v: Y \to Y''\) merupakan epimorfisme), maka \(\operatorname{ker}' \to \operatorname{ker}\) juga merupakan monomorfisme (atau \(\operatorname{coker}\to \operatorname{coker}''\) juga merupakan epimorfisme).

Bukti. Pernyataan terakhir mudah dibuktikan: jika \(f\) merupakan monomorfisme, maka komposisi \(\operatorname{ker}' \hookrightarrow X' \xrightarrow{f} X\) juga merupakan monomorfisme. Karena persamaan komutatif, hal ini menyiratkan bahwa \(\operatorname{ker}' \to \operatorname{ker}\) merupakan monomorfisme. Kasus ketika \(v\) merupakan epimorfisme diperoleh dengan membalik semua anak panah.

Bagian utama pembuktian ialah keeksakan barisan pertama. Berdasarkan sifat dual yang telah diamati, cukup dibuktikan bahwa \(\operatorname{ker}' \to \operatorname{ker}\to \operatorname{ker}'' \to \operatorname{coker}'\) eksak.

Pertama-tama, \(\operatorname{ker}' \to \operatorname{ker}\to \operatorname{ker}''\) merupakan kompleks. Memang, \(\operatorname{ker}' \to \operatorname{ker}\to \operatorname{ker}''\) diinduksi oleh \(X' \to X \to X''\), yang komposisinya adalah \(0\). Selanjutnya, gunakan Lema rujukan untuk membuktikan keeksakannya: andaikan morfisme \(\psi: S \to \operatorname{ker}\) membuat komposisi \(S \xrightarrow{\psi} \operatorname{ker}\to \operatorname{ker}''\) sama dengan \(0\). Kita perlu membangun diagram komutatif

\(\operatorname{ker}' \leftarrow S' \xrightarrow{h} S\) yang masih harus dikonstruksi. Untuk itu, pertama-tama terapkan Lema rujukan pada komposisi \(S \xrightarrow{\psi} \operatorname{ker}\to X\) untuk memperoleh diagram komutatif \(S' \to X' \to Y' \xrightarrow{u} Y\) sama dengan komposisi \(S' \xrightarrow{\psi h} \operatorname{ker}\to X \to Y\), yakni \(0\). Karena \(u\) merupakan monomorfisme, komposisi \(S' \to X' \to Y'\) juga sama dengan \(0\). Oleh sebab itu, \(S' \to X'\) berfaktor melalui \(\operatorname{ker}'\), dan semua anak panah dalam persamaan pun diperoleh.

Sekarang perhatikan bagian kiri persamaan: bingkai luar dan persegi bawahnya komutatif. Lema rujukan yang sudah dikenal menunjukkan bahwa persegi atasnya juga komutatif. Jadi, \(\operatorname{ker}' \to \operatorname{ker}\to \operatorname{ker}''\) eksak.

Berikutnya, tinjau \(\operatorname{ker}\to \operatorname{ker}'' \xrightarrow{\delta} \operatorname{coker}'\). Persamaan persamaan terlebih dahulu menunjukkan bahwa barisan ini merupakan kompleks. Untuk membuktikan keeksakannya, kita kembali menggunakan Lema rujukan. Andaikan morfisme \(\psi: S \to \operatorname{ker}''\) memenuhi \(\delta \psi = 0\). Kita perlu membangun diagram komutatif berbentuk

\(\delta\) telah menunjukkan bahwa \(X \ensuremath{\underset{X''}{\times}} \operatorname{ker}'' \to \operatorname{ker}'' \to 0\) eksak. Oleh karena itu, terdapat diagram komutatif

Perhatikan komposisi \(S_1 \to X \ensuremath{\underset{X''}{\times}} \operatorname{ker}'' \to X \to Y \xrightarrow{v} Y''\). Dengan membandingkan diagram di atas dengan persamaan dan persamaan, diketahui bahwa komposisi ini sama dengan \(0\). Karenanya, \(S_1 \to X \ensuremath{\underset{X''}{\times}} \operatorname{ker}'' \to X \to Y\) berfaktor sebagai \(S_1 \xrightarrow{\xi} Y' \xrightarrow{u} Y\). Sekarang akan dibuktikan bahwa komposisi \(S_1 \xrightarrow{\xi} Y' \to \operatorname{coker}'\) sama dengan \(0\). Mulailah dengan diagram komutatif

Komposisi baris pertama diagram di atas ialah \(\delta \psi = 0\), sehingga demikian pula komposisi baris kedua. Akibatnya, komposisi \(S_1 \xrightarrow{\xi} Y' \xrightarrow{u} Y \to \operatorname{coker}' \ensuremath{\underset{Y'}{\sqcup}} Y\) sama dengan \(0\). Di sisi lain, komposisi \(Y' \xrightarrow{u} Y \to \operatorname{coker}' \ensuremath{\underset{Y'}{\sqcup}} Y\) sama dengan komposisi \(Y' \to \operatorname{coker}' \to \operatorname{coker}' \ensuremath{\underset{Y'}{\sqcup}} Y\). Dalam konstruksi \(\delta\) telah dibuktikan bahwa \(\operatorname{coker}' \to \operatorname{coker}' \ensuremath{\underset{Y'}{\sqcup}} Y\) merupakan monomorfisme. Jadi, komposisi \(S_1 \xrightarrow{\xi} Y' \to \operatorname{coker}'\) memang sama dengan \(0\).

Langkah berikutnya ialah menerapkan Lema rujukan pada barisan eksak \(X' \to Y' \to \operatorname{coker}'\). Diperoleh diagram komutatif

Tuliskan \(\lambda\) untuk komposisi \(S_0 \twoheadrightarrow S_1 \to X \ensuremath{\underset{X''}{\times}} \operatorname{ker}'' \to X\). Tuliskan pula morfisme \(X' \to Y'\) dan \(X \to Y\) berturut-turut sebagai \(a\) dan \(b\). Dari uraian di atas diperoleh diagram komutatif

\(\lambda\), sedangkan kekomutatifan trapesium di sebelah kanan berasal dari pembahasan sebelumnya tentang \(\xi\).

Dengan demikian, segera diperoleh \(b\lambda = bfk\), sehingga \(\lambda - fk: S_0 \to X\) berfaktor melalui \(\operatorname{ker}= \operatorname{ker}(b) \hookrightarrow X\). Terakhir, perhatikan diagram

persamaan, cukup ditunjukkan bahwa persegi atasnya komutatif. Persegi bawah dan bagian yang melengkung telah diketahui komutatif; argumen yang lazim mereduksi persoalan ini menjadi kekomutatifan bingkai luar. Karena \(g(\lambda - fk) = g\lambda\), kekomutatifan bingkai luar tersebut mereduksi menjadi diagram komutatif yang telah diketahui (lihat persamaan):

Homomorfisme penghubung \(\delta\) dan Teorema rujukan jauh lebih sederhana dalam kategori modul \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\); lihat [Li1].

Proposisi (Lema Lima). Perhatikan diagram komutatif dengan baris-baris eksak dalam kategori abelian \(\mathcal{A}\):

  1. Jika \(f_1\) merupakan epimorfisme dan \(f_2, f_4\) merupakan monomorfisme, maka \(f_3\) merupakan monomorfisme (hanya empat kolom pertama yang terlibat);

  2. jika \(f_5\) merupakan monomorfisme dan \(f_2, f_4\) merupakan epimorfisme, maka \(f_3\) merupakan epimorfisme (hanya empat kolom terakhir yang terlibat);

  3. jika \(f_1\) merupakan epimorfisme, \(f_5\) merupakan monomorfisme, dan \(f_2, f_4\) keduanya merupakan isomorfisme, maka \(f_3\) merupakan isomorfisme.

Bukti. Jelas bahwa (i) dan (ii) saling dual, sedangkan (iii) merupakan akibat dari (i)–(ii) dan Proposisi rujukan. Jadi, cukup dibuktikan (i).

Andaikan morfisme \(h: S \to X_3\) memenuhi \(f_3 h = 0\); kita perlu membuktikan bahwa \(h = 0\). Komposisi \(S \xrightarrow{h} X_3 \to X_4 \xrightarrow{f_4} Y_4\) sama dengan \(0\), sehingga komposisi \(S \xrightarrow{h} X_3 \to X_4\) juga sama dengan \(0\). Dengan menerapkan Lema rujukan pada barisan eksak \(X_2 \to X_3 \to X_4\), diperoleh diagram komutatif

Sekarang akan dikonstruksi diagram komutatif

\(f_3 h = 0\), komposisi \(S' \to X_2 \xrightarrow{f_2} Y_2 \to Y_3\) sama dengan \(0\). Penerapan Lema rujukan pada \(S' \to Y_2\) dan barisan eksak \(Y_1 \to Y_2 \to Y_3\) memberikan bagian kanan diagram. Penerapan Lema rujukan pada \(S'' \to Y_1\) dan barisan eksak \(X_1 \xrightarrow{f_1} Y_1 \to 0\) memberikan bagian kirinya.

Ambil komposisi \(S''' \to S'\) dan perhatikan diagram berikut:

dan

di dalam persegi itu dengan \(f_2\) di sebelah kanan. Karena kedua persegi \(\text{READERDIAGRAM0021}\) dan \(\text{READERDIAGRAM0022}\) komutatif dan \(f_2\) merupakan monomorfisme, persegi kiri atas juga komutatif.

Dengan demikian, komposisi \(S''' \twoheadrightarrow S' \twoheadrightarrow S \xrightarrow{h} X_3\) sama dengan \(0\), sehingga \(h=0\). Terbukti.

Bagian ini hanya memperkenalkan dua lema yang paling umum dipakai di antara sekian banyak lema diagram. Dengan bahasa bikompleks, G. Bergman menemukan Lema Salamander yang bersifat menyeluruh; lema ini merangkum Lema Ular dan beberapa lema diagram klasik dalam aljabar homologis. Pembaca yang berminat dipersilakan melihat [Be12].

Sekilas tentang Teori Kisi

Bagian ini memberikan pengantar singkat tentang suatu kelas struktur terurut parsial yang disebut kisi. Pembahasan ini akan membantu memperjelas struktur kategori abelian. Sepanjang bagian ini, kita akan meninjau berbagai himpunan terurut parsial \((P, \leq)\); kategori yang bersesuaian dengannya dilambangkan dengan \(\mathcal{P}\). Untuk setiap himpunan bagian \(S\) dari suatu himpunan terurut parsial \((P, \leq)\), terdapat konsep batas atas, batas bawah, supremum \(\sup S\), dan infimum \(\inf S\). Himpunan bagian \(S \subset P\) mempunyai supremum (atau infimum) jika dan hanya jika koproduk (atau produk) semua objek dalam \(S\) ada dalam kategori \(\mathcal{P}\); dalam hal ini supremum (atau infimum) tersebut adalah koproduk (atau produk) itu.

Definisi. Jika setiap dua unsur \(a,b\) dari himpunan terurut parsial \((P, \leq)\) mempunyai supremum \(a \vee b\) dan infimum \(a \wedge b\), maka \((P, \leq)\) disebut kisi. Jika, sebagai tambahan, \((P, \leq)\) sendiri mempunyai batas atas dan batas bawah, keduanya tunggal dan masing-masing dilambangkan dengan \(1\) dan \(0\); dalam hal ini \(P\) disebut kisi terbatas.

Jika \(a,b\) merupakan unsur himpunan terurut parsial \((P, \leq)\) dan \(a \leq b\), maka \([a, b] := \left\{x \in P: a \leq x \leq b \right\}\) juga merupakan himpunan terurut parsial terhadap \(\leq\) dan disebut interval yang ditentukan oleh \(a,b\).

Jika \(P\) merupakan kisi, setiap interval dalam \(P\) tertutup terhadap \(\vee\) dan \(\wedge\), serta merupakan kisi terbatas. Jika \(P\) merupakan kisi terbatas, maka \(P=[0,1]\), dan untuk setiap \(x \in P\) berlaku \(x \wedge 0=0\), \(x \vee 0=x=x \wedge 1\), serta \(x \vee 1=1\). Dari sudut pandang kategori, \(a \wedge b\), \(a \vee b\), \(1\), dan \(0\) masing-masing bersesuaian dengan produk dua objek, koproduk dua objek, objek terminal (yakni produk kosong), dan objek awal (yakni koproduk kosong) di dalam kategori; hal ini dapat diperiksa langsung. Sebagai ilustrasi operasi \(\wedge\) dan \(\vee\), buktikan fakta berikut. Jika \(a^\flat,a,b \in P\) memenuhi \(a^\flat \leq a\), maka \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:modular-inequality}{} a^\flat \vee (a \wedge b) \leq (a^\flat \vee b) \wedge a. \end{equation}\] Berdasarkan definisi supremum, mula-mula cukup dibuktikan \(a^\flat \leq (a^\flat \vee b) \wedge a\) dan \((a \wedge b) \leq (a^\flat \vee b) \wedge a\). Berdasarkan definisi infimum, selanjutnya cukup dibuktikan masing-masing ketaksamaan \[a^\flat \leq a^\flat \vee b, \quad a^\flat \leq a, \quad a \wedge b \leq a^\flat \vee b, \quad a \wedge b \leq a;\] ketaksamaan ketiga mengikuti dari \(a \wedge b \leq b \leq a^\flat \vee b\), sedangkan yang lain sudah jelas.

Definisi. Misalkan \(P\) merupakan kisi.

  • \(P\) disebut kisi modular jika sifat berikut berlaku: apabila \(a^\flat,a,b \in P\) memenuhi \(a^\flat \leq a\), maka \[a^\flat \vee (a \wedge b) = (a^\flat \vee b) \wedge a.\]

  • Misalkan \(P\) merupakan kisi terbatas. Jika \(x,c \in P\) memenuhi \(x \vee c=1\) dan \(x \wedge c=0\), maka \(c\) disebut komplemen dari \(x\) di \(P\).

Sekarang tinjau beberapa contoh dasar kisi.

  • Himpunan bilangan bulat positif \(\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 1}\) merupakan kisi terhadap relasi keterbagian (\(x \mid y \iff x \leq y\)): \(x \vee y=\mathrm{lcm}(x,y)\) dan \(x \wedge y=\mathrm{gcd}(x,y)\). Pembaca dapat memeriksa bahwa kisi ini modular, mempunyai batas bawah \(1\), tetapi tidak mempunyai batas atas.

  • Ambil gelanggang \(R\) dan modul-\(R\) kiri \(M\). Himpunan submodulnya \(\mathrm{Sub}_M\) merupakan kisi modular terbatas terhadap \(\subset\): \(x \vee y=x+y\) dan \(x \wedge y=x \cap y\); batas atasnya adalah \(M\) dan batas bawahnya adalah \(\{0\}\). Inilah asal-usul istilah “kisi modular”.

  • Semua subruang tertutup dari ruang Hilbert \(H\) merupakan kisi terbatas terhadap \(\subset\): \(x \vee y:=\overline{x+y}\) dan \(x \wedge y=x \cap y\). Dapat dibuktikan bahwa kisi ini tidak modular jika \(H\) berdimensi tak hingga (Birkhoff–von Neumann).

Catatan. Definisi kisi juga mengandung suatu dualitas. Untuk urutan parsial \(\leq\) yang diberikan pada himpunan \(P\), kita dapat meninjau urutan parsial lawannya \(\leq^{\operatorname{op}}\): \(x \leq^{\operatorname{op}}y \iff x \geq y\); ini sama artinya dengan mengganti \(\mathcal{P}\) dengan \(\mathcal{P}^{\operatorname{op}}\). Jika \((P,\leq)\) merupakan kisi (atau kisi terbatas), maka demikian pula \((P,\leq^{\operatorname{op}})\). Lebih lanjut, \(\wedge,\vee,0,1\) dalam \((P,\leq)\) masing-masing bersesuaian dengan \(\vee,\wedge,1,0\) dalam \((P,\leq^{\operatorname{op}})\).

Lema. Misalkan \(P\) merupakan kisi. Maka \(P\) merupakan kisi modular jika dan hanya jika sifat berikut berlaku untuk setiap interval \(I\) dalam \(P\): jika \(c^\flat,c\) sama-sama merupakan komplemen dari \(x \in I\) di \(I\) dan \(c^\flat \leq c\), maka \(c^\flat=c\).

Bukti. Jika \(P\) merupakan kisi modular, maka setiap interval \(I\) juga merupakan kisi modular. Tanpa mengurangi keumuman, anggap \(I=P\); untuk \(x,c^\flat,c\) dalam pernyataan tersebut, kita mempunyai \[c = c \wedge 1 = c \wedge (x \vee c^\flat) = c^\flat \vee (x \wedge c) = c^\flat \vee 0 = c^\flat .\]

Sebaliknya, anggap syarat tentang komplemen berlaku untuk setiap interval. Misalkan \(a^\flat,a,b \in P\) memenuhi \(a^\flat \leq a\). Tetapkan \[b \wedge a \leq c_1 := a^\flat \vee (b \wedge a) \underset{\because \href{#eqn:modular-inequality}{persamaan}}{\leq} a \wedge (b \vee a^\flat) =: c_2 \leq b \vee a^\flat.\] Kita akan membuktikan bahwa \(c_1,c_2\) sama-sama merupakan komplemen dari \(b\) dalam \(\left[b \wedge a,\; b \vee a^\flat\right]\), sehingga \(c_1=c_2\). Pertama, dari definisi langsung diperoleh \(c_1 \leq a\); oleh karena itu, \[b \wedge a \geq b \wedge c_1 = (a^\flat \vee (b \wedge a)) \wedge b \underset{\because \href{#eqn:modular-inequality}{persamaan}}{\geq} (a^\flat \wedge b) \vee (b \wedge a) = b \wedge a ,\] sehingga \(b \wedge c_1=b \wedge a\). Di sisi lain, \(b \vee c_1=a^\flat \vee (b \wedge a) \vee b=a^\flat \vee b\). Jadi, \(c_1\) memang merupakan komplemen dari \(b\) dalam \(\left[b \wedge a,\; b \vee a^\flat\right]\).

Dualitas kisi (Catatan rujukan) menukar hubungan urutan antara \(a^\flat,a\), menukar \(\wedge\) dan \(\vee\), serta menukar peran \(c_1\) dan \(c_2\). Dengan demikian, argumen di atas yang dijalankan dalam \((P,\leq^{\operatorname{op}})\) memperlihatkan bahwa \(c_2\) merupakan komplemen dari \(b\) dalam \(\left[b \wedge a,\; b \vee a^\flat\right]\).

Proposisi. Misalkan \(a,b\) merupakan unsur kisi modular \((P,\leq)\). Maka terdapat isomorfisme antarhimpunan terurut parsial

isomorfisme standar.

Bukti. Kedua pemetaan jelas terdefinisi dengan baik dan mempertahankan urutan. Untuk \(x \in [a \wedge b,a]\), definisi kisi modular memberikan \((x \vee b) \wedge a=(a \wedge b) \vee x\), dan ruas kanannya adalah \(x\). Secara dual, \(y \in [b,a \vee b]\) mengakibatkan \((y \wedge a) \vee b=y\) (Catatan rujukan); jadi kedua pemetaan itu saling invers.

Lema Zassenhaus dalam aljabar elementer (lihat [Li1], khususnya versi teori modulnya) beserta konsekuensi-konsekuensinya dapat disarikan dengan menggunakan teori kisi.

Teorema (Lema Zassenhaus untuk Kisi Modular). Misalkan \((P,\leq)\) merupakan kisi modular. Untuk unsur-unsur \(u^\flat \leq u\) dan \(v^\flat \leq v\) yang diberikan, terdapat diagram berikut:

\[\begin{multline*} \left[ u^\flat \vee (u \wedge v^\flat), \; u^\flat \vee (u \wedge v) \right] \ensuremath{\stackrel{\sim}{\leftarrow}}\left[ (u^\flat \wedge v) \vee (u \wedge v^\flat), \; u \wedge v \right] \\ \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\left[ (u^\flat \wedge v) \vee v^\flat, \; (u \wedge v) \vee v^\flat \right], \end{multline*}\] yang direalisasikan oleh pemetaan \(x \vee u^\flat \vee (u \wedge v^\flat) \mapsfrom x \mapsto x \vee (u^\flat \wedge v) \vee v^\flat\) dalam Proposisi rujukan.

Bukti. Isomorfisme pada bagian terakhir diperoleh dengan menerapkan Proposisi rujukan pada kedua jajaran genjang dalam diagram; yang perlu diperiksa ialah relasi-relasi dalam persamaan. Perhatikan bahwa diagram simetris kiri–kanan terhadap \(u \leftrightarrow v\) dan \(u^\flat \leftrightarrow v^\flat\); karena itu, cukup memeriksa bagian kirinya. Relasi urutan parsial di antara unsur-unsurnya langsung terlihat. Selanjutnya, untuk kasus \(\wedge\), definisi kisi modular memberikan \[\begin{equation*} \left( u^\flat \vee (u \wedge v^\flat)\right) \wedge (u \wedge v) = \left( u^\flat \wedge (u \wedge v) \right) \vee (u \wedge v^\flat) = (u^\flat \wedge v) \vee (u \wedge v^\flat). \end{equation*}\] Untuk kasus \(\vee\), ketaksamaan \(u \wedge v^\flat \leq u \wedge v\) langsung memberikan \[\begin{equation*} u^\flat \vee (u \wedge v^\flat) \vee (u \wedge v) = u^\flat \vee (u \wedge v). \end{equation*}\] Dengan demikian, persamaan terbukti.

Selanjutnya, tinjau rantai menurun hingga dalam suatu kisi, yang ditulis \(x_0 \geq x_1 \geq \cdots \geq x_r\) (\(r \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}\)). Rantai menurun yang diperoleh dengan menyisipkan berhingga banyak unsur perantara disebut penghalusan dari rantai menurun semula; jika unsur-unsur yang disisipkan mencakup suatu \(y \notin \{x_0,\ldots,x_r\}\), penghalusan itu disebut penghalusan sejati.

Definisi. Dua rantai menurun dengan panjang sama dalam suatu kisi modular, \(x_0 \geq \cdots \geq x_r\) dan \(x'_0 \geq \cdots \geq x'_r\), disebut ekuivalen jika kondisi berikut dipenuhi: terdapat bijeksi \(\sigma\) dari \(\{0,\ldots,r-1\}\) ke dirinya sendiri (yakni suatu permutasi)1 sehingga, untuk setiap \(0\leq i<r\), terdapat isomorfisme antarhimpunan terurut parsial \[\tau_i: \left[ x_{i+1}, x_i \right] \simeq \left[ x'_{\sigma(i) + 1}, x'_{\sigma(i)} \right],\] dan \(\tau_i\) terurai menjadi komposisi berhingga dari isomorfisme standar (Proposisi rujukan) atau invers-inversnya.

Teorema (Teorema Penghalusan Schreier untuk Kisi Modular).

Tinjau rantai-rantai menurun \[x_0 \geq \cdots \geq x_r, \quad y_0 \geq \cdots \geq y_s,\] dalam kisi modular \((P,\leq)\) sedemikian sehingga \(x_0=y_0\) dan \(x_r=y_s\), dengan \(r,s \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}\). Maka masing-masing rantai mempunyai suatu penghalusan, dan kedua penghalusan itu ekuivalen.

Bukti. Argumennya sama seperti dalam kasus grup [Li1]; keduanya berdasarkan Teorema rujukan. Kita uraikan garis besarnya. Definisikan \[x_{i, j} := x_{i+1} \vee (x_i \wedge y_j), \quad y_{j, i} := (x_i \wedge y_j) \vee y_{j+1},\] dengan \(0 \leq i<r\) dan \(0 \leq j \leq s\) untuk \(x_{i,j}\), serta \(0 \leq i \leq r\) dan \(0 \leq j<s\) untuk \(y_{j,i}\). Maka \(x_{i,j+1} \leq x_{i,j}\), \(x_{i,0}=x_i\), dan \(x_{i,s}=x_{i+1}\), sehingga \(\left(x_{i,j}\right)_{i,j}\), dengan urutan tersebut, memperhalus \(x_0 \geq \cdots \geq x_r\). Demikian pula, \(\left(y_{j,i}\right)_{j,i}\) memperhalus \(y_0 \geq \cdots \geq y_s\). Dengan mengambil \(u^\flat=x_{i+1}\), \(u=x_i\), \(v^\flat=y_{j+1}\), dan \(v=y_j\) dalam Teorema rujukan, kita memperoleh \[\left[ x_{i, j+1}, x_{i,j} \right] \simeq \left[ y_{j, i+1}, y_{j, i} \right],\] dan isomorfisme ini dapat diuraikan menjadi isomorfisme standar beserta inversnya. Terbuktilah pernyataan tersebut.

Mulai sekarang, kita hanya meninjau rantai naik atau rantai menurun yang ketat.

Definisi. Tetapkan himpunan terurut parsial \(P\) dan unsur-unsur \(a\leq b\) di dalamnya.2 Jika rantai menurun \(b=x_0>\cdots>x_r=a\) dalam \(P\) tidak mempunyai penghalusan sejati, rantai itu disebut deret komposisi dari \([a,b]\).

Panjang deret komposisi tersebut didefinisikan sebagai \(r \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}\); perhatikan bahwa \(r=0\) jika dan hanya jika \(a=b\).

Teorema (Teorema Jordan–Hölder untuk Kisi Modular). Misalkan \(a<b\) merupakan unsur kisi modular \((P,\leq)\). Maka setiap dua deret komposisi dari \([a,b]\) mempunyai panjang yang sama dan saling ekuivalen dalam pengertian Definisi rujukan.

Bukti. Pernyataan ini merupakan akibat langsung dari Teorema rujukan.

Pertanyaan penting berikutnya ialah menentukan interval mana dalam suatu himpunan terurut parsial yang mempunyai deret komposisi. Seperti dalam teori modul yang sudah dikenal, keberadaan tersebut dapat dijamin oleh syarat rantai naik dan rantai menurun.

Definisi. Misalkan \((P,\leq)\) merupakan himpunan terurut parsial. Jika di \(P\) tidak ada rantai naik tak hingga \(x_1<x_2<x_3<\cdots\), maka \(P\) disebut Noetherian; jika tidak ada rantai menurun tak hingga \(x_1>x_2>x_3>\cdots\), maka \(P\) disebut Artinian. Himpunan terurut parsial yang sekaligus Artinian dan Noetherian disebut berpanjang hingga.

Jika \((P,\leq)\) bersifat Noetherian (atau Artinian, atau berpanjang hingga), maka setiap himpunan bagiannya juga demikian. Mudah dibuktikan bahwa syarat Noetherian (atau Artinian) ekuivalen dengan pernyataan bahwa setiap himpunan bagian tak kosong dari \(P\) mempunyai unsur maksimal (atau unsur minimal) terhadap \(\leq\). Dalam bab ini, konsep-konsep tersebut terutama akan diterapkan pada himpunan terurut parsial dari subobjek; lihat Definisi rujukan.

Definisi. Tetapkan suatu kategori \(\mathcal{C}\). Objek \(X\) dari \(\mathcal{C}\) disebut Noetherian (atau Artinian, atau berpanjang hingga) jika himpunan terurut parsial subobjeknya \((\mathrm{Sub}_X,\subset)\) bersifat Noetherian (atau Artinian, atau berpanjang hingga).

Sekarang kita kembali membahas himpunan terurut parsial umum.

Lema. Tinjau unsur-unsur \(a \leq b\) dari himpunan terurut parsial \((P,\leq)\).

  1. Jika \([a,b]\) berpanjang hingga, maka setiap rantai di dalamnya dapat diperhalus menjadi suatu deret komposisi; khususnya, \([a,b]\) mempunyai deret komposisi.

  2. Jika \([a,b]\) merupakan kisi modular dan mempunyai deret komposisi, maka \([a,b]\) berpanjang hingga.

Bukti. Tanpa mengurangi keumuman, anggap \(a<b\). Untuk (i), jika diberikan rantai \(y_0>\cdots>y_r\), cukup ditunjukkan bahwa setiap \([y_{i+1},y_i]\) mempunyai deret komposisi.3 Tanpa mengurangi keumuman, anggap \(y_{i+1}=a\) dan \(y_i=b\). Syarat Artinian menjamin adanya unsur minimal \(x^0 \in [a,b]\) dengan \(x^0>a\). Demikian pula, jika \(x^0 \neq b\), terdapat unsur minimal \(x^1 \in [a,b]\) dengan \(x^1>x^0\), dan seterusnya. Berdasarkan syarat Noetherian, proses ini mesti berhenti setelah berhingga banyak langkah, dan menghasilkan rantai \(b>\cdots>x^0>a\) tanpa penghalusan sejati.

Untuk (ii), pilih suatu deret komposisi \(b=x_0>\cdots>x_r=a\). Teorema rujukan menunjukkan bahwa setiap rantai hingga \(\cdots>y_i>y_{i+1}>\cdots\) mempunyai penghalusan yang ekuivalen dengan deret komposisi di atas; karena itu, panjang rantai tersebut tidak dapat melampaui panjang deret komposisi. Jadi, \([a,b]\) merupakan himpunan terurut parsial berpanjang hingga.

Definisi. Misalkan \((P,\leq)\) merupakan kisi modular terbatas yang berpanjang hingga. Pilih sebarang deret komposisi \(1=x_0>\cdots>x_r=0\) dari \(P\). Bilangan \(r \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}\) disebut panjang \((P,\leq)\).

Teorema rujukan menunjukkan bahwa panjang tersebut terdefinisi dengan baik dan tidak bergantung pada deret komposisi yang dipilih; panjang \((P,\leq)\) adalah \(0\) jika dan hanya jika \(P\) merupakan himpunan satu titik.


  1. Catatan penerjemah (O014-C021): sumber menulis \(\{0,\ldots,r\}\), padahal faktor-faktor berurutan yang dipasangkan berindeks \(0\leq i<r\); indeks \(i=r\) akan membuat \(x_{i+1}\) tidak terdefinisi.↩︎

  2. Catatan penerjemah (O014-C022): sumber menulis \(a<b\), tetapi kalimat berikutnya secara eksplisit mencakup \(a=b\) dan \(r=0\); target menggunakan hipotesis lemah yang konsisten dengan kasus tersebut.↩︎

  3. Catatan penerjemah (O014-C023): sumber menulis \([y_i,y_{i+1}]\) dan kemudian menetapkan \(y_i=a\), \(y_{i+1}=b\). Karena \(y_i>y_{i+1}\), kedua urutan itu dibalik; target menggunakan interval \([y_{i+1},y_i]\) dan penetapan yang bertipe benar.↩︎

Dekomposisi Jumlah Langsung

Pertama-tama, kita membahas cara merepresentasikan morfisme antarjumlah langsung dengan matriks. Argumennya persis sama seperti dalam teori modul [Li1]; di sini kita hanya memberikan tinjauan singkat. Tetapkan suatu kategori aditif \(\mathcal{A}\). Tinjau objek-objek \(X_1, \ldots, X_n\) dan \(X'_1, \ldots, X'_m\) dari \(\mathcal{A}\). Jumlah langsung \(\bigoplus_{i=1}^n X_i\) yang diperkenalkan dalam Definisi rujukan dilengkapi dengan keluarga morfisme \(X_j \xrightarrow{\iota_j} \bigoplus_{i=1}^n X_i \xrightarrow{p_j} X_j\). Demikian pula, untuk \(\bigoplus_{i=1}^m X'_i\) terdapat \(p'_j,\iota'_j\), dan seterusnya. Sifat universal produk dan koproduk memberikan \[\begin{align*} \operatorname{Hom}\left( \bigoplus_{j=1}^n X_j, \bigoplus_{i=1}^m X'_i \right) & \xrightarrow[\sim]{\phi \mapsto (p'_i \phi)_i } \prod_{i=1}^m \operatorname{Hom}\left(\bigoplus_{j=1}^n X_j , X'_i \right) \\ & \xrightarrow[\sim]{(p'_i \phi)_i \mapsto (p'_i \phi \iota_j)_{i, j}} \prod_{j=1}^n \prod_{i=1}^m \operatorname{Hom}(X_j, X'_i). \end{align*}\] Dengan demikian, setiap morfisme \(\phi: \bigoplus_{j=1}^n X_j \to \bigoplus_{i=1}^m X'_i\) bersesuaian dengan matriks \[\mathcal{M}(\phi) = (\phi_{ij})_{\substack{1 \leq i \leq m \\ 1 \leq j \leq n}} = \begin{pmatrix} \phi_{11} & \cdots & \phi_{1n} \\ \vdots & \ddots & \vdots \\ \phi_{m1} & \cdots & \phi_{mn} \end{pmatrix}, \quad \phi_{ij} := p'_i \phi \iota_j: X_j \to X'_i.\] Sebaliknya, setiap matriks \(\mathcal{M} = (\phi_{ij})_{\substack{ 1 \leq i \leq m \\ 1 \leq j \leq n }}\) yang tersusun dari \(\phi_{ij}: X_j \to X'_i\) secara unik menentukan morfisme \(\phi\) sedemikian sehingga \(\mathcal{M}=\mathcal{M}(\phi)\). Komposisi morfisme bersesuaian dengan perkalian matriks: \[\mathcal{M}(\psi\phi) = \mathcal{M}(\psi) \mathcal{M}(\phi)\] dengan perkalian entri-entri matriks diberikan oleh komposisi \(\operatorname{Hom}(X'_j, X''_i) \times \operatorname{Hom}(X_k, X'_j) \to \operatorname{Hom}(X_k, X''_i)\).

Lema. Diberikan keluarga morfisme \(\phi_i:X_i\to X'_i\) dalam \(\mathcal{A}\), dengan \(i=1,\ldots,n\), tetapkan \(\phi := (\phi_1, \ldots, \phi_n): \bigoplus_{i=1}^n X_i \to \bigoplus_{i=1}^n X'_i\). Maka \(\phi\) merupakan isomorfisme jika dan hanya jika setiap \(\phi_i\) merupakan isomorfisme.

Bukti. Implikasi \(\impliedby\) sudah jelas. Untuk \(\implies\), tuliskan matriks \(\mathcal{M}(\phi^{-1})\) sebagai \((\psi_{ij})_{i,j}\). Maka \[\mathcal{M}(\phi^{-1}) \mathcal{M}(\phi) = \begin{pmatrix} \psi_{11} \phi_1 & \cdots & \psi_{1n} \phi_n \\ \vdots & \ddots & \vdots \\ \psi_{n1} \phi_1 & \cdots & \psi_{nn} \phi_n \end{pmatrix} = \begin{pmatrix} \ensuremath{\mathrm{id}}_{X_1} & & \\ & \ddots & \\ & & \ensuremath{\mathrm{id}}_{X_n} \end{pmatrix}\] sehingga \(\phi_1,\ldots,\phi_n\) semuanya memiliki invers kiri. Dengan cara yang sama, semuanya memiliki invers kanan.

Masih dengan dekomposisi jumlah langsung \(X \simeq \bigoplus_{i=1}^n X_i\), dengan \(n\geq 1\) dan \(X_i\neq 0\) untuk setiap \(i\); darinya diperoleh keluarga morfisme \(\iota_i:X_i\to X\) dan \(p_i:X\to X_i\). Untuk setiap \(1\leq i\leq n\), tetapkan \(e_i:=\iota_i p_i\in\operatorname{End}(X)\). Morfisme-morfisme ini mempunyai sifat-sifat berikut. Ingat bahwa suatu idempoten dalam gelanggang \(\operatorname{End}(X)\) berarti unsur \(e\in\operatorname{End}(X)\) yang memenuhi \(e^2=e\); jika tidak menimbulkan kerancuan, kita juga menyebut \(e\) sebagai idempoten dalam \(\mathcal{A}\).

  1. Setiap \(e_i\) merupakan idempoten: \(e_i^2=(\iota_i p_i)(\iota_i p_i)=\iota_i(p_i\iota_i)p_i=\iota_i p_i\).

  2. Ortogonalitas: \(i\neq j \implies e_i e_j=\iota_i p_i\iota_j p_j=0\).

  3. Persamaan \(\sum_{i=1}^n e_i=1\) berlaku dalam gelanggang \(\operatorname{End}(X)\).

Mulai sekarang, kita selalu memandang suku-suku jumlah langsung \(X_i\) sebagai subobjek dari \(X\) dan menuliskan dekomposisinya sebagai persamaan \(X=\bigoplus_{i=1}^n X_i\). Sebaliknya, jika \(\mathcal{A}\) merupakan kategori abelian, suatu keluarga idempoten \(e_1,\ldots,e_n\in\operatorname{End}(X)\) yang memenuhi (E1)—(E3) menentukan subobjek-subobjek dari \(X\) \[X_i := \operatorname{ker}\left( \sum_{j \neq i} e_j \right) = \operatorname{im}(e_i), \quad i=1, \ldots, n.\] Di satu pihak, subobjek-subobjek tersebut dilengkapi dengan monomorfisme \(X_i\xrightarrow{\iota_i}X\); di pihak lain, \(e_i:X\to X\) secara unik terurai sebagai \(X\xrightarrow{p_i}X_i\xrightarrow{\iota_i}X\). Inilah tepatnya data yang diperlukan untuk jumlah langsung. Peralihan dari idempoten-idempoten \(e_1,\ldots,e_n\) ke suku-suku jumlah langsung \(X_1,\ldots,X_n\) tidak memerlukan seluruh sifat kategori abelian; kita hanya perlu mengasumsikan bahwa \(\mathcal{A}\) merupakan kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) dengan objek nol dan bahwa setiap idempoten mempunyai kernel. Kategori semacam itu disebut kategori Karoubi atau kategori pseudoabelian. Hal ini dibahas lebih lanjut dalam latihan bab ini.

Proposisi. Diberikan objek \(X\neq 0\) dari kategori abelian (atau, secara lebih umum, kategori Karoubi) \(\mathcal{A}\) dan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 1}\), konstruksi di atas memberikan bijeksi

\(X_1,\ldots,X_n\) bersesuaian dengan pengurutan ulang \(e_1,\ldots,e_n\).

Bukti. Lihat [Li1].

Dalam kasus khusus \(n=2\), dekomposisi jumlah langsung berkaitan dengan suatu kelas khusus barisan eksak pendek, yang disebut barisan eksak pendek terbelah.

Proposisi. Untuk barisan eksak pendek \(0\to X'\xrightarrow{f}X\xrightarrow{g}X''\to 0\) dalam suatu kategori abelian, pernyataan-pernyataan berikut ekuivalen.

  1. Terdapat \(s:X''\to X\) sedemikian sehingga \(gs=\ensuremath{\mathrm{id}}_{X''}\).

  2. Terdapat \(r:X\to X'\) sedemikian sehingga \(rf=\ensuremath{\mathrm{id}}_{X'}\).

  3. Terdapat diagram

    \(X\simeq X'\oplus X''\); lihat tinjauan tentang biproduk dalam §rujukan.

  4. Pemetaan \(g_*:\operatorname{Hom}(S,X)\to\operatorname{Hom}(S,X'')\) (yang memetakan \(\varphi\) ke \(g\varphi\)) bersifat surjektif untuk setiap objek \(S\).

  5. Pemetaan \(f^*:\operatorname{Hom}(X,S)\to\operatorname{Hom}(X',S)\) (yang memetakan \(\psi\) ke \(\psi f\)) bersifat surjektif untuk setiap objek \(S\).

Jika salah satu kondisi di atas berlaku, barisan eksak pendek \(0\to X'\to X\to X''\to 0\) disebut terbelah. Morfisme \(s:X''\to X\) dalam (i), \(r:X\to X'\) dalam (ii),1 dan isomorfisme \(X\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}X'\oplus X''\) dalam (iii) (yang dilambangkan dengan \(\Phi\)) saling bersesuaian sebagai berikut:

Selain itu, untuk \(s\) yang diberikan atau \(r\) yang bersesuaian dengannya, idempoten-idempoten ortogonal yang bersesuaian dengan dekomposisi jumlah langsung dalam (iii) adalah \[e' := fr = \ensuremath{\mathrm{id}}_X - sg, \quad e'' := sg = \ensuremath{\mathrm{id}}_X - fr.\]

Bukti. Untuk kasus modul, lihat [Li1]. Karena buktinya hanya menggunakan operasi aljabar dalam himpunan-himpunan \(\operatorname{Hom}\) dan karakterisasi biproduk, yang berlaku pula dalam kategori abelian, argumennya dapat diterapkan tanpa perubahan. Rinciannya tidak diulangi di sini.

Dalam situasi Proposisi rujukan, diberikan \(f:X'\to X\) dan \(g:X\to X''\), morfisme \(s\) disebut penampang dari \(g\) jika \(gs=\ensuremath{\mathrm{id}}_{X''}\), sedangkan \(r\) disebut retraksi dari \(f\) jika \(rf=\ensuremath{\mathrm{id}}_{X'}\); istilah-istilah ini berasal dari topologi. Keberadaan penampang dan retraksi masing-masing mengakibatkan bahwa \(g\) merupakan epimorfisme dan \(f\) merupakan monomorfisme, tetapi kebalikannya tidak berlaku. Perhatikan pula bahwa kelima pernyataan (i)—(v) dalam proposisi tersebut bersifat swa-dual.

Definisi. Misalkan \(S\) merupakan objek tak nol dalam kategori abelian \(\mathcal{A}\). Jika \(S=S'\oplus S''\) mengakibatkan \(S'=0\) atau \(S''=0\), maka \(S\) disebut objek tak terurai.

Korolari. Objek tak nol \(X\) dalam kategori abelian merupakan objek tak terurai jika dan hanya jika \[\forall e \in \operatorname{End}(X), \quad e^2 = e \iff (e = 0 \;\vee\; e = 1).\]

Bukti. Terapkan Proposisi rujukan.

Kita ingin mempelajari dekomposisi berbentuk \(X=X_1\oplus\cdots\oplus X_n\), dengan \(X\neq 0\) dan setiap \(X_i\) merupakan objek tak terurai. Ada dua persoalan: keberadaan dan keunikan. Untuk kasus modul, inilah isi Teorema Krull–Remak–Schmidt; lihat [Li1]. Untuk kategori abelian umum, kita memerlukan sejumlah persiapan. Pembahasan berikut mengikuti pendekatan [Kr15].

Definisi. Misalkan \(\mathcal{A}\) merupakan sebarang kategori. Suatu rantai ganda di dalamnya adalah data \((X_n,\alpha_n,\beta_n)_{n=0}^\infty\), dengan \(X_n\) objek dari \(\mathcal{A}\) dan

\(\alpha_n\) epimorfisme dan \(\beta_n\) monomorfisme (\(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}\)). Suatu objek \(X\) dari \(\mathcal{A}\) dikatakan memenuhi syarat rantai ganda jika, untuk setiap rantai ganda \((X_n,\alpha_n,\beta_n)_{n=0}^\infty\) dengan \(X_0=X\), morfisme \(\alpha_n\) dan \(\beta_n\) merupakan isomorfisme untuk \(n\gg 0\).

Hasil berikut merupakan perumuman dari [Li1].

Lema (Lema Fitting dalam Kategori Abelian). Misalkan \(\mathcal{A}\) merupakan kategori abelian, \(X\) merupakan objek tak nol di dalamnya yang memenuhi syarat rantai ganda, dan \(f\in\operatorname{End}(X)\).

  1. Untuk \(n\gg 0\), \(\operatorname{ker}(f^n)\) dan \(\operatorname{im}(f^n)\) tidak bergantung pada \(n\); keduanya masing-masing dilambangkan dengan \(\operatorname{ker}(f^\infty)\) dan \(\operatorname{im}(f^\infty)\). Kita mempunyai \(X=\operatorname{ker}(f^\infty)\oplus\operatorname{im}(f^\infty)\).

  2. Jika \(X\) tak terurai, maka \(f\) bersifat invertibel atau nilpoten dalam gelanggang \(\operatorname{End}(X)\).

Bukti. Untuk \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}\), definisikan \(X_n:=\operatorname{im}(f^n)\), sehingga \(X_0=X\). Dengan menerapkan Proposisi rujukan dan \(\operatorname{coim}\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{im}\), diperoleh epimorfisme \(\alpha_n:X_n\to X_{n+1}\) (yang diinduksi oleh \(f\)) dan monomorfisme \(\beta_n:X_{n+1}\to X_n\). Dengan demikian, diperoleh rantai ganda \((X_n,\alpha_n,\beta_n)_{n=0}^\infty\).

Untuk \(n\gg 0\), \(\alpha_n\) dan \(\beta_n\) merupakan isomorfisme. Oleh karena itu, subobjek \(\operatorname{im}(f^\infty):=\operatorname{im}(f^n)\) dari \(X\), dengan \(n\gg 0\), terdefinisi dengan baik; monomorfisme yang bersesuaian dilambangkan dengan \(\iota:\operatorname{im}(f^\infty)\hookrightarrow X\). Selain itu, \(\operatorname{ker}(f^n)=\operatorname{ker}[X\to\operatorname{im}(f^n)]\) juga merupakan subobjek \(\operatorname{ker}(f^\infty)\) yang tidak bergantung pada \(n\) untuk \(n\gg 0\).

Dengan demikian, untuk \(n\gg 0\), morfisme \(\alpha_{2n-1}\cdots\alpha_n:X_n\to X_{2n}\) bersifat invertibel. Notasikan inversnya dengan \(\psi:\operatorname{im}(f^\infty)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{im}(f^\infty)\), dan tetapkan \[p := \psi f^n: X \to \operatorname{im}(f^\infty), \quad \operatorname{ker}(p) = \operatorname{ker}(f^\infty) \qquad (n \gg 0).\] Dari \(p\iota=\ensuremath{\mathrm{id}}_{\operatorname{im}(f^\infty)}\) diperoleh bahwa \(e:=\iota p\in\operatorname{End}(X)\) merupakan idempoten, dengan \(\operatorname{im}(e)=\operatorname{im}(f^\infty)\) dan \(\operatorname{ker}(e)=\operatorname{ker}(f^\infty)\). Dengan menerapkan Proposisi rujukan, diperoleh dekomposisi dalam (i).

Jika \(X\) tak terurai, maka \(\operatorname{im}(f^\infty)=0\) dan \(\operatorname{ker}(f^\infty)=X\), sehingga \(f\) nilpoten; atau \(\operatorname{im}(f^\infty)=X\) dan \(\operatorname{ker}(f^\infty)=0\), sehingga \(f\) invertibel. Inilah pernyataan (ii).

Ingat dari [Li1]: jika \(S\) merupakan gelanggang dan \(S\smallsetminus S^\times\) merupakan ideal dua sisi, maka \(S\) disebut gelanggang lokal.

Korolari. Misalkan objek tak nol \(X\) dalam suatu kategori abelian memenuhi syarat rantai ganda. Maka \(X\) tak terurai jika dan hanya jika \(\operatorname{End}(X)\) merupakan gelanggang lokal.

Bukti. Lema rujukan menunjukkan bahwa jika \(X\) tak terurai, setiap unsur \(\operatorname{End}(X)\) bersifat nilpoten atau invertibel. Argumen selebihnya hanya menyangkut struktur gelanggang \(\operatorname{End}(X)\) dan sama dengan [Li1].

Sekarang kita dapat menyatakan versi Teorema Krull–Remak–Schmidt untuk kategori abelian.

Teorema (M. Atiyah). Misalkan \(X\) merupakan objek tak nol dalam suatu kategori abelian.

  1. Jika \(X\) memenuhi syarat rantai ganda, maka terdapat \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 1}\) dan subobjek-subobjek tak terurai \(X_1,\ldots,X_n\) sedemikian sehingga \(X=\bigoplus_{i=1}^n X_i\), dan setiap \(\operatorname{End}(X_i)\) merupakan gelanggang lokal.

  2. Andaikan \(X\) mempunyai dekomposisi \(\bigoplus_{i=1}^n X_i\) dan \(\bigoplus_{j=1}^m X'_j\), dengan setiap \(X_i\) dan \(X'_j\) tak terurai serta setiap \(\operatorname{End}(X_i)\) dan \(\operatorname{End}(X'_j)\) merupakan gelanggang lokal. Maka \(n=m\), dan terdapat bijeksi \(\sigma\) dari \(\{1,\ldots,n\}\) ke dirinya sendiri sedemikian sehingga \(X_i\simeq X'_{\sigma(i)}\) untuk setiap \(i\).

Bukti. Yang terutama perlu dibuktikan ialah bahwa \(X\) yang memenuhi syarat rantai ganda pasti mempunyai dekomposisi seperti dalam (i). Bagian selebihnya hanya menyangkut operasi aljabar dalam gelanggang-gelanggang \(\operatorname{End}\) dan sama dengan [Li1]. Karena itu, untuk bagian berikut kita asumsikan bahwa syarat rantai ganda berlaku.

Perhatikan bahwa jika \(X=Y\oplus Z\) dengan \(Y\neq 0\), maka \(Y\) juga memenuhi syarat rantai ganda. Memang, untuk rantai ganda \((Y_n,\alpha_n,\beta_n)_{n=0}^\infty\) dengan \(Y_0=Y\), ambil \(X_n:=Y_n\oplus Z\), \(\tilde{\alpha}_n:=\alpha_n\oplus\ensuremath{\mathrm{id}}_Z\), dan \(\tilde{\beta}_n:=\beta_n\oplus\ensuremath{\mathrm{id}}_Z\). Dengan demikian diperoleh rantai ganda dengan \(X_0=X\), sedangkan Lema rujukan menunjukkan bahwa \(\tilde{\alpha}_n\) (atau \(\tilde{\beta}_n\)) merupakan isomorfisme jika dan hanya jika \(\alpha_n\) (atau \(\beta_n\)) juga demikian.

Jika \(X\) sudah tak terurai, Korolari rujukan menunjukkan bahwa \(\operatorname{End}(X)\) merupakan gelanggang lokal; inilah (i). Jika (i) tidak berlaku untuk \(X\), maka pasti terdapat subobjek tak nol \(X_1,Y_1\) sedemikian sehingga \(X=X_1\oplus Y_1\) dan pernyataan (i) tidak berlaku untuk \(X_1\). Mengulangi proses ini pada \(X_1\) memberikan \(X_1=X_2\oplus Y_2\); iterasi menghasilkan rantai ganda \((X_n,\alpha_n,\beta_n)_{n=0}^\infty\), dengan \(\alpha_n:X_n\twoheadrightarrow X_{n+1}\) dan \(\beta_n:X_{n+1}\hookrightarrow X_n\) berasal dari \(X_n=X_{n+1}\oplus Y_{n+1}\). Tidak satu pun morfisme ini merupakan isomorfisme dan \(X_0:=X\), bertentangan dengan syarat rantai ganda. Ini membuktikan pernyataan tersebut.

Dalam penerapan, yang penting adalah mengetahui kapan syarat rantai ganda berlaku. Berikut ini salah satu syarat yang mencukupi.

Proposisi. Misalkan \(X\) merupakan objek berpanjang hingga dalam suatu kategori abelian (Definisi rujukan). Maka \(X\) memenuhi syarat rantai ganda.

Bukti. Ambil rantai ganda \((X_n,\alpha_n,\beta_n)_{n=0}^\infty\) dengan \(X_0=X\). Maka \[\left(\operatorname{im}(\beta_0\cdots\beta_n)\right)_{n=0}^\infty\] merupakan rantai menurun dalam himpunan terurut parsial \(\mathrm{Sub}_X\). Karena setiap \(\beta_n\) merupakan monomorfisme, untuk \(n\gg 0\) syarat Artinian menjamin adanya diagram komutatif \[\text{READERDIAGRAM0003}\] dan \(\beta_n\) merupakan isomorfisme. Demikian pula, terapkan syarat Noetherian pada rantai menaik \(\left(\operatorname{ker}(\alpha_n\cdots\alpha_0)\right)_{n=0}^\infty\) dan gunakan bahwa setiap \(\alpha_n\) merupakan epimorfisme. Untuk \(n\gg 0\), diperoleh diagram komutatif dengan baris-baris eksak \[\text{READERDIAGRAM0004}\] dan \(\alpha_n\) merupakan isomorfisme.

Bagian latihan akan memperkenalkan cara-cara lain untuk memperoleh syarat rantai ganda.


  1. Catatan penerjemah (O014-C024): sumber menulis \(r:X'\to X\) di sini, tetapi (ii), persamaan \(rf=\ensuremath{\mathrm{id}}_{X'}\), dan konstruksi berikutnya semuanya menentukan \(r:X\to X'\). Target menggunakan arah yang bertipe benar.↩︎

Subobjek dan Teorema Isomorfisme

Pada bagian ini, tetapkan suatu kategori abelian \(\mathcal{A}\). Untuk setiap objek \(X\) dalam \(\mathcal{A}\), himpunan subobjeknya yang terurut parsial dilambangkan dengan \((\mathrm{Sub}_X, \subset)\), mengikuti konvensi dalam §rujukan. Hasil-hasil dalam bagian ini sudah sangat dikenal untuk kasus \(\mathcal{A}=R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), dengan \(R\) sebarang gelanggang; tetapi untuk kategori abelian diperlukan argumen yang berbeda.

Definisi. Misalkan \(X\) merupakan objek dari \(\mathcal{A}\).

  • Untuk suatu subobjek \(X'\) dari \(X\), kuosien yang bersesuaian didefinisikan sebagai \(X/X':=\operatorname{coker}[X'\to X]\); objek ini secara alami merupakan kuosien dari \(X\). Setiap epimorfisme \(f:X\twoheadrightarrow X''\) dapat dipandang sebagai kuosien \(X\) oleh \(\operatorname{ker}(f)\).

  • Untuk keluarga subobjek \(X_1,\ldots,X_n\) dari \(X\), irisan dan jumlah subobjek yang bersesuaian masing-masing didefinisikan sebagai \[\begin{align*} X_1 \cap \cdots \cap X_n & := X_1 \ensuremath{\underset{X}{\times}} \cdots \ensuremath{\underset{X}{\times}} X_n, \\ X_1 + \cdots + X_n & := \operatorname{im}\left[ X_1 \oplus \cdots \oplus X_n \xrightarrow{\sigma} X \right]. \end{align*}\] Di sini, \(\sigma\) diinduksi oleh semua \(X_i\hookrightarrow X\) (dan dapat dipandang sebagai penjumlahan). Keduanya secara alami merupakan subobjek dari \(X\): kasus \(X_1\cap\cdots\cap X_n\) mengikuti Lema rujukan, sedangkan kasus \(X_1+\cdots+X_n\) mengikuti langsung dari definisi.

Sebagai contoh, definisi kohomologi dapat ditulis ulang menggunakan kuosien: \[\operatorname{H}^n(X) := \operatorname{ker}(d_X^n)/\operatorname{im}(d_X^{n-1}).\] Secara lebih umum, untuk sebarang himpunan \(I\) dan keluarga subobjek \((X_i)_{i\in I}\) dari \(X\), metode yang sama memberikan definisi yang baik bagi \(\bigcap_{i\in I}X_i\) (atau \(\sum_{i\in I}X_i\)), asalkan produk seratnya di atas \(X\) (atau koproduknya \(\bigsqcup_{i\in I}X_i\) dalam \(\mathcal{A}\)) ada. Arti penting definisi ini tampak dalam fakta berikut.

Proposisi. Ambil suatu keluarga subobjek \((X_i)_{i\in I}\) dari \(X\). Jika produk seratnya di atas \(X\) (atau koproduknya \(\bigsqcup\) dalam \(\mathcal{A}\)) ada, masing-masing objek tersebut memberikan infimum (atau supremum) dari \((X_i)_{i\in I}\) dalam himpunan terurut parsial \((\mathrm{Sub}_X,\subset)\).

Bukti. Dari konstruksinya, untuk setiap \(i\) berlaku \(\bigcap_{j\in I}X_j\subset X_i\subset\sum_{j\in I}X_j\).

Berikutnya, tinjau suatu subobjek \(Y\hookrightarrow X\). Untuk kasus irisan, andaikan \(\forall i\in I,\;Y\subset X_i\), yakni terdapat keluarga diagram komutatif

\(Y\to\bigcap_{i\in I}X_i\), sehingga \(Y\subset\bigcap_{i\in I}X_i\). Untuk kasus jumlah subobjek, andaikan \(\forall i\in I,\;X_i\subset Y\). Sifat universal koproduk menghasilkan diagram komutatif

Dengan menerapkan Lema rujukan, morfisme \(\bigsqcup_{i\in I}X_i\to Y\) berfaktor secara unik melalui \(\operatorname{coim}(\sigma)\simeq\operatorname{im}(\sigma)\), serasi dengan morfisme menuju \(X\). Dengan demikian, \(\sum_{i\in I}X_i:=\operatorname{im}(\sigma)\subset Y\).

Konvensi. Berdasarkan Proposisi rujukan, kita juga dapat menghindari penggunaan produk serat atau koproduk dan langsung mendefinisikan irisan \(\bigcap_iX_i\) (atau jumlah subobjek \(\sum_iX_i\)) dari suatu keluarga subobjek \((X_i)_{i\in I}\) sebagai infimum (atau supremum) keluarga tersebut dalam \(\mathrm{Sub}_X\), asalkan infimum (atau supremum) itu ada. Di sini selalu diandaikan bahwa himpunan indeks \(I\) merupakan himpunan kecil. Jika \(I\) dilengkapi dengan urutan parsial terfilter dan \(i\leq j\implies X_i\subset X_j\), supremum \(\sum_{i\in I}X_i\) dapat pula dilambangkan secara wajar sebagai gabungan naik \(\bigcup_{i\in I}X_i\).

Korolari. Untuk setiap objek \(X\), himpunan terurut parsial \((\mathrm{Sub}_X,\subset)\) merupakan kisi terbatas dalam pengertian Definisi rujukan.

Bukti. Supremum dari dua subobjek \(Y,Z\) adalah \(Y+Z\), sedangkan infimumnya adalah \(Y\cap Z\); unsur terbesar dalam \(\mathrm{Sub}_X\) adalah \(X\), dan unsur terkecilnya adalah \(0\).

Bagian ini berfokus pada struktur \((\mathrm{Sub}_X,\subset)\), tetapi versi dalam hal objek kuosien \((\mathrm{Quot}_X,\twoheadleftarrow)\) sepenuhnya sepadan. Hal ini mengikuti dari bijeksi pembalik urutan yang jelas \(\mathrm{Sub}_X\simeq\mathrm{Quot}_X\): subobjek \(X'\) dan objek kuosien \(X''\) saling bersesuaian jika dan hanya jika keduanya dapat ditempatkan dalam suatu barisan eksak pendek \(0\to X'\to X\to X''\to0\). Karena itu, versi tersebut tidak akan dibahas secara terpisah.

Definisi. Diberikan morfisme \(f:X\to Y\) serta subobjek-subobjek \(X'\hookrightarrow X\) dan \(Y'\hookrightarrow Y\), tuliskan \[f^{-1}(Y') := X \ensuremath{\underset{Y}{\times}} Y', \quad f(X') := \operatorname{im}\left[ X' \hookrightarrow X \xrightarrow{f} Y \right];\] objek pertama merupakan prabayang \(Y'\) dan subobjek dari \(X\), sedangkan objek kedua merupakan citra \(X'\) dan subobjek dari \(Y\). Konstruksi ini memberikan pemetaan yang mempertahankan urutan dalam dua arah:

Lema. Diberikan \(f:X\to Y\) seperti di atas.

  1. Untuk setiap \(X'\in\mathrm{Sub}_X\) dan \(Y'\in\mathrm{Sub}_Y\), berlaku \[X' \subset f^{-1}(Y') \iff f(X') \subset Y'.\]

  2. Untuk keluarga subobjek \((X'_i)_{i\in I}\) dari \(\mathrm{Sub}_X\) (atau \((Y'_i)_{i\in I}\) dari \(\mathrm{Sub}_Y\)),1 kita mempunyai \[f\left( \sum_{i \in I} X'_i \right) = \sum_{i \in I} f(X'_i), \quad f^{-1}\left( \bigcap_{i \in I} Y'_i \right) = \bigcap_{i \in I} f^{-1}(Y'_i),\] asalkan irisan dan jumlah subobjek yang dibicarakan ada.

Bukti. Untuk (i), menurut definisi, \(X'\subset f^{-1}(Y')\) ekuivalen dengan keberadaan diagram komutatif

\(f(X')\) adalah citra dari \(X'\hookrightarrow X\xrightarrow{f}Y\),2 Lema rujukan menunjukkan bahwa diagram seperti itu berpadanan secara bijektif dengan \(\ensuremath{\mathsf{Sub}}_X\) dan seterusnya, (i) menyatakan bahwa \(f(\cdot):\ensuremath{\mathsf{Sub}}_X\to\ensuremath{\mathsf{Sub}}_Y\) merupakan funktor adjoin kiri bagi \(f^{-1}(\cdot):\ensuremath{\mathsf{Sub}}_Y\to\ensuremath{\mathsf{Sub}}_X\). Karena produk (atau koproduk) bersesuaian dengan infimum (atau supremum), (ii) merupakan akibat dari [Li1].

Proposisi. Tinjau subobjek-subobjek \(i:A\hookrightarrow X\) dan \(j:B\hookrightarrow X\). Morfisme \((i,j):A\oplus B\to X\) merupakan isomorfisme jika dan hanya jika \[A \cap B = 0, \quad A + B = X.\] Selain itu, diagram komutatif

\(\delta_1\) dan \(\delta_2\) adalah morfisme kanonik.

Bukti. Definisikan morfisme diagonal \(\Delta:A\cap B\to A\oplus B\) melalui \(p_i\Delta=\delta_i\) untuk \(i=1,2\). Definisikan pula morfisme antidiagonal \(\Delta^-:A\cap B\to A\oplus B\) melalui \(p_1\Delta^-=-\delta_1\) dan \(p_2\Delta^-=\delta_2\).

Catatan rujukan menyatakan bahwa \(\Delta\) memberikan isomorfisme \(A\cap B:=A\ensuremath{\underset{X}{\times}}B\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} \operatorname{ker}\left[A\oplus B\xrightarrow{(i,-j)}X\right]\). Jika \((i,-j)\) diganti dengan \((i,j)\), citra \(A\oplus B\to X\) tetap \(A+B\), sedangkan morfisme kernelnya berubah dari \(\Delta\) menjadi \(\Delta^-\). Dengan demikian, diperoleh diagram komutatif dengan baris eksak

\((i,j):A\oplus B\to X\) merupakan isomorfisme jika dan hanya jika \(A+B=X\) dan \(A\cap B=0\).

Catatan rujukan juga mengidentifikasi \(A\ensuremath{\underset{A\cap B}{\sqcup}}B\) dengan \((A\oplus B)/\operatorname{im}(\Delta^-)\). Jadi, kita mempunyai diagram komutatif

\(\delta_1\) merupakan monomorfisme, Proposisi rujukan menunjukkan bahwa bingkai luar tersebut juga merupakan diagram tarik balik.

Dengan kata lain, \(B\) merupakan komplemen dari \(A\) dalam kisi \(\mathrm{Sub}_X\) (Definisi rujukan) jika dan hanya jika \((i,j):A\oplus B\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}X\); kondisi terakhir ini juga sering ditulis sebagai persamaan \(A\oplus B=X\). Berdasarkan fakta ini, kita dapat menggunakan bahasa teori kisi secara rekursif untuk menentukan apakah \(X\) dapat dinyatakan sebagai jumlah langsung dari sejumlah hingga subobjek yang diberikan, \(X_1,\ldots,X_n\); hasilnya serupa dengan kasus teori modul. Untuk keluarga subobjek tak hingga, pada umumnya kita perlu bekerja dalam kategori Grothendieck; lihat r@sec:Grothendieck-cat§rujukan§2.10. Pembahasan terkait diserahkan kepada latihan bab ini. Teori modul bertumpu pada beberapa teorema isomorfisme dasar; lihat [Li1]. Berikut ini kita memperluasnya ke kategori abelian umum \(\mathcal{A}\).

Teorema. Tetapkan suatu objek \(X\).

  1. Untuk setiap morfisme \(f:X\to Y\), terdapat isomorfisme kanonik \(X/\operatorname{ker}(f)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{im}(f)\) yang membuat diagram

  2. Tetapkan subobjek \(Z\hookrightarrow X\), dan lambangkan morfisme alami \(X\twoheadrightarrow\overline{X}:=X/Z\) dengan \(\pi\). Terdapat bijeksi yang mempertahankan urutan

    rujukan. Jika \(Y\supset Z\) seperti di atas, terdapat isomorfisme kanonik \(X/Y\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\overline{X}/\overline{Y}\) yang membuat diagram \(\overline{Y_1\cap Y_2}=\overline{Y_1}\cap\overline{Y_2}\) dan \(\overline{Y_1+Y_2}=\overline{Y_1}+\overline{Y_2}\).

  3. Untuk \(Y,Z\in\mathrm{Sub}_X\), terdapat isomorfisme kanonik \(Y/(Y\cap Z)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}(Y+Z)/Z\) yang membuat diagram

Bukti. Mengingat barisan eksak pendek \(0\to\operatorname{ker}(f)\to X\to\operatorname{im}(f)\to0\), pernyataan (i) hanyalah perumusan ulang definisi.

Untuk (ii), setelah \(Y\) diberikan, mula-mula bentuk diagram komutatif dengan baris-baris eksak

persamaan. Dengan menerapkan Teorema rujukan, segera diperoleh \(\operatorname{ker}[Y/Z\to\overline{X}]=0\) dan \(X/Y\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{coker}[Y/Z\to\overline{X}]\). Khususnya, \[Y/Z = \operatorname{im}[Y \to \overline{X}] = \pi(Y) \;\in \mathrm{Sub}_{\overline{X}}, \quad X/Y \simeq \overline{X}/\pi(Y).\]

Sebelumnya telah dijelaskan bahwa kedua pemetaan pada (ii) mempertahankan urutan. Berikutnya akan dibuktikan bahwa keduanya saling invers. Untuk suatu \(Y\), karena \(\overline{Y}\hookrightarrow\overline{X}\) merupakan kernel dari \(\overline{X}\to\overline{X}/\overline{Y}\), Proposisi rujukan menyatakan bahwa \(\pi^{-1}(\overline{Y}):=X\ensuremath{\underset{\overline{X}}{\times}}\overline{Y}\hookrightarrow X\) merupakan kernel dari morfisme komposit \(X\to\overline{X}\to\overline{X}/\overline{Y}\). Berkat isomorfisme di atas, subobjek ini juga merupakan kernel dari \(X\to X/Y\). Hal ini mengidentifikasi \(\pi^{-1}(\overline{Y})\) dengan \(Y\).

Sebaliknya, diberikan \(\overline{Y}\), tetapkan \(Y:=X\ensuremath{\underset{\overline{X}}{\times}}\overline{Y}=\pi^{-1}(\overline{Y})\). Tinjau diagram tarik balik

\(\pi\) pada baris bawah merupakan epimorfisme, Proposisi rujukan menyatakan bahwa morfisme pada baris atas juga merupakan epimorfisme. Ini menunjukkan \(\overline{Y}=\pi(Y)\).

Terakhir, persamaan \(\overline{Y_1\cap Y_2}=\overline{Y_1}\cap\overline{Y_2}\) dan \(\overline{Y_1+Y_2}=\overline{Y_1}+\overline{Y_2}\) merupakan akibat langsung dari bijeksi yang mempertahankan urutan \(Y\leftrightarrow\overline{Y}\).

Untuk (iii), tinjau diagram komutatif dengan baris-baris eksak

\(\theta\) berasal dari funktorialitas kokernel. Proposisi rujukan menyatakan bahwa persegi kirinya merupakan diagram dorong keluar. Karena diagram dorong keluar mempertahankan kokernel (Proposisi rujukan), \(\theta\) merupakan isomorfisme, sebagaimana dikehendaki.

Korolari. Tinjau diagram komutatif

\(k,c\) merupakan morfisme yang dicirikan oleh funktorialitas persamaan. Jika persegi tengah merupakan diagram tarik balik (atau dorong keluar), maka \(c\) merupakan monomorfisme (atau \(k\) merupakan epimorfisme).

Bukti. Cukup menangani kasus diagram tarik balik. Karena penarikan balik sepanjang \(f\) dapat dilakukan secara bertahap, cukup ditinjau dua kasus: \(f\) merupakan epimorfisme atau \(f\) merupakan monomorfisme. Jika \(f\) merupakan epimorfisme, Proposisi rujukan menyatakan bahwa persegi tengah juga merupakan diagram dorong keluar; dalam hal ini \(c\) merupakan isomorfisme. Jika \(f\) merupakan monomorfisme, uraikan penarikan balik sepanjang \(g\) secara bertahap sebagai \[\text{READERDIAGRAM0016}\] Proposisi rujukan menyatakan bahwa \(W\to\operatorname{im}(g)\ensuremath{\underset{Z}{\times}}Y\) merupakan epimorfisme, sehingga \(\operatorname{coker}(g')=\operatorname{coker}(g'')\). Dengan demikian, cukup ditinjau kasus ketika \(f\) dan \(g\) keduanya merupakan monomorfisme. Dalam hal ini \(W=Y\cap X\), dan \(c\) berfaktor sebagai \(Y/(Y\cap X)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}(Y+X)/X\hookrightarrow Z/X\).

Teorema. Untuk setiap objek \(X\), himpunan terurut parsial \((\mathrm{Sub}_X,\subset)\) merupakan kisi modular terbatas dalam pengertian Definisi rujukan.

Bukti. Kita sudah mengetahui bahwa \((\mathrm{Sub}_X,\subset)\) merupakan kisi terbatas. Sekarang tinjau sebarang interval \([Y_1,Y_2]\) dalam \(\mathrm{Sub}_X\). Lema rujukan mereduksi persoalan menjadi pernyataan berikut: untuk setiap \(A,B,C\in[Y_1,Y_2]\), \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:Abel-cat-interval-complement}{} \left( A, B \;\text{keduanya merupakan komplemen dari}\; C, \; A \subset B \right) \implies A = B. \end{equation}\]

Pertama-tama, bijeksi yang mempertahankan urutan dalam Teorema rujukan(ii) mereduksi persamaan ke kasus \(Y_1=0\) dan \(Y_2=X\). Dengan Proposisi rujukan, hipotesis mengenai komplemen menjadi \(A\oplus C\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}X\ensuremath{\stackrel{\sim}{\leftarrow}}B\oplus C\), dengan kedua isomorfisme diinduksi oleh monomorfisme \(\iota_A,\iota_B,\iota_C\) dari \(A,B,C\) menuju \(X\). Menurut hipotesis, terdapat \(\alpha:A\to B\) sedemikian sehingga \(\iota_A=\iota_B\alpha\). Maka terdapat diagram komutatif \[\text{READERDIAGRAM0017}\] Jadi, \((\alpha,\ensuremath{\mathrm{id}}_C)\) merupakan isomorfisme. Menurut Lema rujukan, hal ini selanjutnya mengakibatkan bahwa \(\alpha\) merupakan isomorfisme. Dengan demikian, persamaan terbukti.

Sifat kisi modular merupakan jembatan penting untuk memindahkan sejumlah argumen standar dari teori modul ke kategori abelian.


  1. Catatan penerjemah (O014-C025): sumber memperkenalkan keluarga \((X_i)\) dan \((Y_i)\) tanpa tanda prima, sedangkan kedua rumus berikut memakai \(X'_i\) dan \(Y'_i\). Target menambahkan tanda prima pada deklarasi agar cocok dengan rumus.↩︎

  2. Catatan penerjemah (O014-C026): sumber menyebut \(f(X')\) sebagai kocitra, tetapi Definisi rujukan menetapkannya sebagai \(\operatorname{im}[X'\to X\to Y]\), yakni citra dan subobjek dari \(Y\). Target memakai istilah yang sesuai dengan objek tersebut.↩︎

Objek Sederhana dan Semisederhana

Pada bagian ini, tetapkan suatu kategori abelian \(\mathcal{A}\).

Konvensi. Secara konvensi, koproduk \(\coprod_{i \in I} X_i\) dari suatu keluarga objek \((X_i)_{i \in I}\) dalam kategori abelian (dengan asumsi koproduk itu ada) ditulis dalam bentuk \(\bigoplus_{i \in I} X_i\) dan disebut jumlah langsung. Jika \(I\) berhingga, semua konvensi dari Definisi rujukan berlaku.

Definisi. Jika objek \(X\) dalam \(\mathcal{A}\) tidak nol dan \(\mathrm{Sub}_X = \left\{0, X \right\}\), maka \(X\) disebut objek sederhana.

Objek \(X\) sederhana berarti bahwa untuk setiap barisan eksak pendek \(0 \to X' \to X \to X'' \to 0\), tepat satu di antara \(X'=0\) dan \(X'\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}X\) berlaku; secara ekuivalen, tepat satu di antara \(X\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}X''\) dan \(X''=0\) berlaku. Karena itu, kesederhanaan \(X\) dalam \(\mathcal{A}\) ekuivalen dengan kesederhanaannya dalam \(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\). Perhatikan bahwa \(X\neq0\) jika dan hanya jika \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X\neq0\), dan ini juga ekuivalen dengan pernyataan bahwa \(\operatorname{End}(X)\) merupakan gelanggang tak nol.

Lema (Lema Schur). Ambil objek \(X,Y\). Jika \(X\) (atau \(Y\)) merupakan objek sederhana, maka semua morfisme tak nol dalam \(\operatorname{Hom}(X,Y)\) merupakan monomorfisme (atau epimorfisme). Sebagai akibatnya, jika \(X\) merupakan objek sederhana, maka \(\operatorname{End}(X)\) merupakan gelanggang pembagian.

Bukti. Misalkan \(X\) sederhana dan \(f:X\to Y\) tak nol. Maka haruslah \(\operatorname{ker}(f)=0\). Kasus ketika \(Y\) sederhana ditangani dengan dualitas. Morfisme yang sekaligus merupakan monomorfisme dan epimorfisme adalah isomorfisme (Proposisi rujukan); maka, dengan mengambil \(X=Y\), diperoleh bahwa \(\operatorname{End}(X)\) merupakan gelanggang pembagian.

Telah diketahui bahwa \(\mathrm{Sub}_X\) merupakan kisi modular terbatas (Teorema rujukan). Lema rujukan menunjukkan bahwa \(X\) berpanjang hingga jika dan hanya jika himpunan terurut parsial \([0,X]\) mempunyai deret komposisi; deret tersebut juga disebut deret komposisi dari \(X\). Untuk objek \(X\) berpanjang hingga, panjang-nya didefinisikan sebagai \[\ell(X) := \text{panjang dari }\mathrm{Sub}_X\;\in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0};\] lihat Definisi rujukan. Perhatikan bahwa \(\ell(X)=0\iff X=0\). Berdasarkan konvensi, \(Y\subsetneq Z\) berarti \(Y\subset Z\) dan \(Y\neq Z\).

Definisi–Teorema (Teorema Jordan–Hölder). Misalkan \(X\) objek berpanjang hingga. Ambil deret komposisi \(X=X_0\supsetneq\cdots\supsetneq X_r=0\). Objek \(X_i/X_{i+1}\), yang dipandang hingga isomorfisme, disebut faktor komposisi. Faktor-faktor ini sederhana. Multihimpunannya (dengan multiplisitas) dilambangkan dengan \(\mathrm{JH}(X)\) dan tidak bergantung pada deret yang dipilih.

Bukti. Faktor komposisi pasti sederhana; jika tidak, \(X_0\supsetneq\cdots\supsetneq X_r\) mempunyai penghalusan sejati. Misalkan \(X=X'_0\supsetneq\cdots\supsetneq X'_s\) merupakan deret komposisi lain. Teorema rujukan menyatakan bahwa deret ini ekuivalen dengan \(X_0\supsetneq\cdots\supsetneq X_r\); khususnya, terdapat bijeksi \(i\leftrightarrow j\) antara himpunan indeksnya sedemikian sehingga interval \(\left[X_{i+1},X_i\right]\) dan \(\left[X'_{j+1},X'_j\right]\) dapat dihubungkan oleh isomorfisme standar dalam kisi modular, \([a\wedge b,a]\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}[b,a\vee b]\) (lihat Proposisi rujukan).

Sampai di sini semuanya dinyatakan dalam bahasa teori kisi. Namun, Teorema rujukan (iii) menunjukkan bahwa isomorfisme interval semacam ini bersesuaian dengan isomorfisme objek kuosien dalam \(\mathcal{A}\), \[X_i/X_{i+1} \simeq X'_j/X'_{j+1}.\] Dengan memvariasikan pasangan \(i\leftrightarrow j\), terlihat bahwa, hingga isomorfisme dan pengurutan ulang, faktor-faktor komposisi tidak bergantung pada pilihan deret komposisi.

Perhatikan bahwa banyaknya elemen dalam \(\mathrm{JH}(X)\) (dihitung dengan multiplisitas) tepat sama dengan \(\ell(X)\). Multihimpunan juga memiliki operasi gabungan, yang berarti penjumlahan multiplisitas; operasi ini tetap dilambangkan dengan \(\cup\).

Lema. Diberikan barisan eksak pendek \(0\to X'\to X\to X''\to0\). Objek \(X\) berpanjang hingga jika dan hanya jika \(X'\) dan \(X''\) juga demikian; dalam hal ini, \(\mathrm{JH}(X)=\mathrm{JH}(X')\cup\mathrm{JH}(X'')\), sehingga \(\ell(X)=\ell(X')+\ell(X'')\).

Bukti. Teorema rujukan (ii) mengidentifikasi himpunan terurut parsial \(\mathrm{Sub}_{X'}\) dan \(\mathrm{Sub}_{X''}\) masing-masing dengan interval \([0,X']\) dan \([X',X]\) dalam \(\mathrm{Sub}_X\). Jadi, jika \(X\) berpanjang hingga, maka \(X'\) dan \(X''\) juga berpanjang hingga. Sebaliknya, misalkan \(X'\) dan \(X''\) berpanjang hingga, dan ambil deret komposisi \[X'=X'_0\supsetneq\cdots\supsetneq X'_r=0,\quad X''=X''_0\supsetneq\cdots\supsetneq X''_s=0.\] Menurut Teorema rujukan (ii), angkat setiap \(X''_i\) menjadi subobjek \(Y_i\) dari \(X\) dengan \(Y_i\supset X'\), khususnya \(Y_0=X\) dan \(Y_s=X'\); maka \[X=Y_0\supsetneq\cdots\supsetneq Y_s\supsetneq X'_1\supsetneq\cdots \supsetneq X'_r=0\] merupakan deret komposisi, yang subkuosiennya membentuk \(\mathrm{JH}(X')\cup\mathrm{JH}(X'')\).

Definisi. Objek \(X\) disebut

  • semisederhana jika \(X=\bigoplus_{i\in I}X_i\) untuk suatu keluarga objek sederhana \((X_i)_{i\in I}\);

  • terbelah jika setiap barisan eksak pendek \(0\to X'\to X\to X''\to0\) terbelah.

Jika semua objek dalam \(\mathcal{A}\) semisederhana (atau terbelah), maka \(\mathcal{A}\) disebut kategori abelian semisederhana (atau terbelah)1.

Banyak literatur mensyaratkan \(I\) berhingga dalam definisi objek semisederhana.

Lema. Jika \(X=\bigoplus_{i=1}^nX_i\), dengan \(X_1,\ldots,X_n\) objek sederhana, maka \(X\) berpanjang hingga, \(\mathrm{JH}(X)=\left\{X_1,\ldots,X_n\right\}\) (dihitung dengan multiplisitas), dan \(\ell(X)=n\).

Bukti. Tinjau deret komposisi \(\bigoplus_{i=1}^nX_i\supsetneq\bigoplus_{i=1}^{n-1}X_i\supsetneq\cdots\supsetneq0\).

Catatan. Untuk objek semisederhana umum \(X=\bigoplus_{i\in I}X_i\), sifat-sifat Noetherian, Artinian, dan berpanjang hingga dari \(X\) semuanya ekuivalen dengan \(I\) berhingga. Hal ini karena dengan menambahkan (atau menghapus) suku jumlah langsung dari \(I\), kita dapat dengan mudah membangun rantai naik ketat (atau rantai menurun ketat) dalam \(\mathrm{Sub}_X\).

Kita ingin memahami hubungan antara objek terbelah dan objek semisederhana. Argumennya serupa dengan kasus modul [Li1].

Proposisi. Misalkan \(X\) merupakan objek terbelah. Maka subobjek dan objek kuosien dari \(X\) juga terbelah. Jika lebih lanjut \(X\) merupakan objek Artinian, maka \(X\) merupakan objek semisederhana berpanjang hingga.

Bukti. Ambil barisan eksak pendek \(0\to X'\to X\to X''\to0\). Kondisi tersebut menyiratkan \(X\simeq X'\oplus X''\), sehingga \(X''\) dapat disisipkan sebagai subobjek dari \(X\). Jadi, cukup dibuktikan bahwa setiap subobjek \(X'\) dari \(X\) terbelah. Diberikan \(X'_0\subset X'\), terdapat \(Y\subset X\) sedemikian sehingga \(X=X'_0\oplus Y\). Maka yang perlu dibuktikan adalah \[X'=X'_0\oplus(Y\cap X').\] Ini merupakan penerapan Proposisi rujukan: di satu sisi \(X'_0\cap(Y\cap X')\subset X'_0\cap Y=0\); di sisi lain, \(\mathrm{Sub}_X\) merupakan kisi modular, sehingga \(X'_0+(Y\cap X')=X'\cap(Y+X'_0)=X'\cap X=X'\). Dengan demikian, persamaan di atas terbukti.

Selanjutnya, misalkan \(X\) merupakan objek Artinian. Jika \(X\neq0\), terdapat subobjek tak nol minimal \(X_1\); subobjek ini pasti sederhana, dan terdapat dekomposisi jumlah langsung \(X=X_1\oplus Y_1\). Perhatikan bahwa \(Y_1\) tetap merupakan objek Artinian yang terbelah; jika \(Y_1\neq0\), lanjutkan dengan menulis \(Y_1=X_2\oplus Y_2\), dan seterusnya. Kondisi Artinian menjamin bahwa rantai menurun ketat \(X\supsetneq Y_1\supsetneq Y_2\cdots\) berhenti setelah langkah berhingga, sehingga diperoleh dekomposisi yang diinginkan \(X=X_1\oplus\cdots\oplus X_n\).

Kita juga dapat menanyakan apakah kebalikannya berlaku: apakah objek semisederhana terbelah. Untuk kategori abelian umum, sekali lagi diperlukan asumsi keberhinggaan.

Proposisi. Untuk suatu objek \(X\), tinjau sifat-sifat berikut.

  1. \(X=\sum_{Y\in\mathcal{F}}Y\), dengan \(\mathcal{F}\) suatu himpunan bagian berhingga dari \(\mathrm{Sub}_X\) dan setiap \(Y\in\mathcal{F}\) merupakan objek sederhana;

  2. \(X=\bigoplus_{Y\in\mathcal{F}}Y\), dengan \(\mathcal{F}\) suatu himpunan bagian berhingga dari \(\mathrm{Sub}_X\) dan setiap \(Y\in\mathcal{F}\) merupakan objek sederhana;

  3. \(X\) terbelah.

Berlaku (i) \(\implies\) (ii) \(\implies\) (iii).

Bukti. Ulangi argumen untuk (i) \(\implies\) (ii) \(\implies\) (iii) dalam [Li1].

Catatan. Untuk memperluas pernyataan Proposisi rujukan ke himpunan bagian tak hingga \(\mathcal{F}\subset\mathrm{Sub}_X\), kita harus mensyaratkan bahwa \(\mathcal{A}\) merupakan kategori Grothendieck yang akan diperkenalkan dalam § 2.10. Dengan demikian, setiap objek semisederhana dalam kategori Grothendieck terbelah, dan kategori Grothendieck semisederhana otomatis terbelah. Setelah definisi terkait dikuasai, argumennya serupa dengan kasus modul, sehingga hal ini diserahkan sebagai latihan dalam bab ini.


  1. Definisi dalam literatur tidak seragam; sebagian penulis menyebut kategori abelian terbelah di sini sebagai kategori abelian semisederhana.↩︎

Funktor Eksak, Objek Injektif, dan Projektif

Untuk suatu funktor \(F: \mathcal{A} \to \mathcal{B}\), kita dapat menanyakan apakah ia mempertahankan \(\varinjlim\) atau \(\varprojlim\); lihat [Li1] atau pembahasan pada §rujukan. Bagian ini berfokus pada kasus ketika \(\mathcal{A}\) dan \(\mathcal{B}\) merupakan kategori abelian dan \(F\) merupakan funktor aditif. Dengan mengambil kasus khusus \(\varprojlim\) (atau \(\varinjlim\)), yakni \(\operatorname{ker}\) (atau \(\operatorname{coker}\)), untuk setiap morfisme \(f:X\to Y\) di \(\mathcal{A}\) kita memperoleh morfisme kanonik \(F\operatorname{ker}(f)\to\operatorname{ker}F(f)\) dan versi dualnya \(\operatorname{coker}F(f)\to F\operatorname{coker}(f)\); keduanya membuat diagram berikut komutatif.

  • Jika \(F\operatorname{ker}(f)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{ker}F(f)\) berlaku untuk setiap \(f\), kita mengatakan \(F\) mempertahankan kernel;

  • jika \(\operatorname{coker}F(f)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}F\operatorname{coker}(f)\) berlaku untuk setiap \(f\), kita mengatakan \(F\) mempertahankan kokernel.

Jika \((X^\bullet,d^\bullet)\) merupakan kompleks dalam kategori abelian, maka \((FX^\bullet,Fd^\bullet)\) juga demikian; yang perlu diperiksa ialah keeksakannya.

Proposisi. Untuk funktor aditif \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{B}\) antara kategori abelian, pernyataan berikut ekuivalen:

  1. \(F\) mempertahankan kernel;

  2. jika \(0\to X'\xrightarrow{f}X\xrightarrow{g}X''\) eksak di \(\mathcal{A}\), maka \(0\to F(X')\xrightarrow{Ff}F(X)\xrightarrow{Fg}F(X'')\) eksak di \(\mathcal{B}\);

  3. \(F\) mempertahankan semua \(\varprojlim\) berhingga.

Secara dual, pernyataan berikut juga ekuivalen:

  1. \(F\) mempertahankan kokernel;

  2. jika \(X'\xrightarrow{f}X\xrightarrow{g}X''\to0\) eksak di \(\mathcal{A}\), maka \(F(X')\xrightarrow{Ff}F(X)\xrightarrow{Fg}F(X'')\to0\) eksak di \(\mathcal{B}\);

  3. \(F\) mempertahankan semua \(\varinjlim\) berhingga.

Bukti. Dengan dualitas, cukup membahas (L1)–(L3).

(L1) \(\implies\) (L2). Barisan eksak berbentuk \(0\to\bullet\to\bullet\to\bullet\) berpadanan tepat dengan diagram kernel suatu morfisme; lihat penjelasan di bagian akhir §rujukan.

(L2) \(\implies\) (L3). Semua \(\varprojlim\) berhingga dapat dibangun dari produk berhingga dan penyama. Kita telah mengetahui bahwa funktor aditif mempertahankan biproduk; karena \(F\) mempertahankan \(\operatorname{ker}\), ia mempertahankan semua penyama (Catatan rujukan). Jadi, \(F\) mempertahankan semua \(\varprojlim\) berhingga.

(L3) \(\implies\) (L1) langsung.

Untuk funktor aditif \(F\) seperti di atas, jika setiap barisan eksak \((X^\bullet,d^\bullet)\) menghasilkan barisan eksak \((FX^\bullet,Fd^\bullet)\), kita mengatakan bahwa \(F\) mempertahankan barisan eksak. Demikian pula, kita dapat menanyakan apakah \(F\) mempertahankan barisan eksak pendek; ternyata kedua sifat ini ekuivalen.

Proposisi. Untuk funktor aditif \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{B}\) antara kategori abelian, pernyataan berikut ekuivalen:

  1. \(F\) mempertahankan barisan eksak pendek;

  2. \(F\) mempertahankan barisan eksak;

  3. \(F\) mempertahankan semua \(\varprojlim\) berhingga dan \(\varinjlim\) berhingga.

Bukti. (E1) \(\implies\) (E2). Ambil barisan eksak \((X^\bullet,d^\bullet)\) di \(\mathcal{A}\) dan uraikan kompleks tersebut menjadi barisan eksak pendek

\(\mathbf{d}^n\) dicirikan oleh \(d^n=\iota^{n+1}\mathbf{d}^n\); indeks \(n\) boleh dipilih sebarang, tetapi \(X^n\) tidak boleh merupakan suku ujung kanan dari barisan eksak.

Berdasarkan asumsi, barisan \(0\to F(\operatorname{ker}(d^n))\xrightarrow{F\iota^n}F(X^n) \xrightarrow{F\mathbf{d}^n}F(\operatorname{ker}(d^{n+1}))\to0\) tetap eksak, dan \(Fd^n=F\iota^{n+1}F\mathbf{d}^n\). Maka barisan-barisan eksak pendek tersebut dapat dirakit kembali menjadi barisan eksak \((FX^\bullet,Fd^\bullet)\) di \(\mathcal{B}\).

(E2) \(\implies\) (E3). Jika \(F\) mempertahankan barisan eksak, ia memenuhi kondisi (L2) dan (R2) dari Proposisi rujukan.

(E3) \(\implies\) (E1). Misalkan \(0\to X'\to X\to X''\to0\) eksak di \(\mathcal{A}\). Sekali lagi menerapkan Proposisi rujukan, kita melihat bahwa \(0\to F(X')\to F(X)\to F(X'')\) dan \(F(X')\to F(X)\to F(X'')\to0\) keduanya eksak; jadi \(0\to F(X')\to F(X)\to F(X'')\to0\) eksak.

Perhatikan bahwa (E3) \(\iff\) (L3) \(\wedge\) (R3).

Definisi (Funktor eksak). Untuk funktor aditif \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{B}\) antara kategori abelian, pertimbangkan kondisi (L1)–(L3), (R1)–(R3) dari Proposisi rujukan, serta kondisi (E1)–(E3) dari Proposisi rujukan.

  • Jika salah satu dari (L1)–(L3) berlaku, maka \(F\) disebut eksak kiri.

  • Jika salah satu dari (R1)–(R3) berlaku, maka \(F\) disebut eksak kanan.

  • Jika salah satu dari (E1)–(E3) berlaku, maka \(F\) disebut eksak; ini ekuivalen dengan mengatakan bahwa \(F\) eksak kiri sekaligus eksak kanan.

Sebagai contoh, setiap ekuivalensi antara kategori abelian tentu merupakan funktor eksak. Contoh ekstrem lainnya adalah funktor nol: ia memetakan setiap objek ke objek nol dan setiap morfisme ke morfisme nol; funktor ini juga eksak. Menurut Lema rujukan, funktor eksak kiri mempertahankan monomorfisme dan funktor eksak kanan mempertahankan epimorfisme.

Catatan. Dengan mengingat (E1), jika \(F\) diketahui eksak kiri (atau eksak kanan), maka \(F\) eksak jika dan hanya jika \(F\) mempertahankan epimorfisme (atau monomorfisme).

Cara umum untuk memeriksa sifat eksak kiri/kanan adalah melalui funktor adjoin.

Teorema. Pertimbangkan sepasang funktor aditif antara kategori abelian \(\mathcal{A}\) dan \(\mathcal{B}\):

\(F\) dan \(G\) dapat dilengkapi menjadi pasangan adjoin \((F,G,\varphi)\). Maka \(F\) eksak kanan dan \(G\) eksak kiri; sesungguhnya, \(F\) mempertahankan \(\varinjlim\) dan \(G\) mempertahankan \(\varprojlim\).

Bukti. Terapkan [Li1] dan kondisi (L3), (R3) pada Proposisi rujukan.

Contoh (Eksak kiri/kanan dari limit). Misalkan \(\mathcal{A}\) merupakan kategori abelian, \(I\) sebarang kategori, dan anggap bahwa setiap funktor \(\alpha:I\to\mathcal{A}\) memiliki \(\varinjlim\) (atau \(\varprojlim\)). Berdasarkan Proposisi rujukan, bekali \(\mathcal{A}^I\) dengan struktur kategori abelian. Kita akan menunjukkan bahwa funktor \(\varinjlim:\mathcal{A}^I\to\mathcal{A}\) (atau \(\varprojlim\)) eksak kanan (atau eksak kiri).

Membahas kasus \(\varinjlim\) saja sudah cukup. Berdasarkan Teorema rujukan, salah satu strategi adalah menunjukkan bahwa \(\varinjlim\) memiliki adjoin kanan. Definisikan funktor diagonal \(\Delta:\mathcal{A}\to\mathcal{A}^I\), yang memetakan setiap \(L\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) ke funktor konstan \(\operatorname{Ob}(I)\ni i\mapsto L\). Kita mempunyai pasangan adjoin

\(\varinjlim\): di \(\mathcal{A}^I\), memberikan morfisme dari funktor \(\alpha:I\to\mathcal{A}\) ke \(\Delta(L)\) ekuivalen dengan memberikan keluarga morfisme yang kompatibel \(f_i:\alpha(i)\to L\); dengan kata lain, memberikan kerucut dengan dasar \(\alpha\) dan puncak \(L\). Lihat ulasan terkait pada §rujukan.

Contoh. Misalkan \(f:R\to S\) suatu homomorfisme gelanggang. Pertimbangkan funktor di antara kategori modul kiri

\({}_{R\to S}\mathcal{F}\) tidak lain adalah operasi memandang suatu modul-\(S\) sebagai modul-\(R\) melalui \(f\). Pembahasan funktor \(S\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}(\cdot)\) dan \(\operatorname{Hom}_R({}_R S,\cdot)\) dapat ditemukan di [Li1]; di sini \({}_R S\) berarti \(S\) dipandang sebagai modul-\(R\) kiri. Menurut [Li1], \[\left(S\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}-,\;{}_{R\to S}\mathcal{F}\right) \quad\text{dan}\quad \left({}_{R\to S}\mathcal{F},\;\operatorname{Hom}_R({}_R S,-)\right)\] merupakan pasangan adjoin. Teorema rujukan kemudian menyiratkan \[S\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}(\cdot)\ \text{eksak kanan},\quad \operatorname{Hom}({}_R S,\cdot)\ \text{eksak kiri},\quad {}_{R\to S}\mathcal{F}\ \text{eksak}.\] Keeksakan ini juga dapat diverifikasi langsung secara aljabar. Sebagai contoh, untuk funktor pelupa \({}_{R\to S}\mathcal{F}\), apakah suatu barisan homomorfisme modul \(\cdots\to M^n\xrightarrow{d^n}M^{n+1}\to\cdots\) merupakan kompleks (yaitu \(d^{n+1}d^n=0\)), atau barisan eksak (yaitu \(\operatorname{im}(d^n)=\operatorname{ker}(d^{n+1})\)), tidak bergantung pada perkalian di \(R\) atau \(S\), melainkan hanya pada struktur grup aditif dari \(M^n\). Dengan kata lain, \({}_{\ensuremath{\mathbb{Z}}\to S}\mathcal{F}:S\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) sudah merupakan funktor eksak. Dari sudut pandang lain, kita dapat langsung memeriksa bahwa \({}_{R\to S}\mathcal{F}\) mempertahankan semua limit; hal ini dapat diperiksa langsung dari konstruksi pada [Li1].

Funktor eksak secara otomatis mempertahankan \(\operatorname{im}\simeq\operatorname{coim}\) dari suatu morfisme (Definisi rujukan, Proposisi rujukan); ia juga mempertahankan kohomologi.

Proposisi. Misalkan \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{B}\) funktor eksak antara kategori abelian. Untuk setiap kompleks \((X^\bullet,d^\bullet)\) di \(\mathcal{A}\), terdapat isomorfisme kanonik di \(\mathcal{B}\) \[F\operatorname{H}^n(X^\bullet,d^\bullet)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} \operatorname{H}^n(FX^\bullet,Fd^\bullet),\qquad n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}.\]

Bukti. Cukup ditinjau kompleks tiga suku \(X'\xrightarrow{f}X\xrightarrow{g}X''\). Kembali ke definisi persamaan: \[\begin{multline*} F\left(\operatorname{H}\left[X'\xrightarrow{f}X\xrightarrow{g}X''\right]\right) =F\operatorname{coker}\left[\operatorname{im}(f)\to\operatorname{ker}(g)\right]\\ \simeq\operatorname{coker}\left[F\operatorname{im}(f)\to F\operatorname{ker}(g)\right]\\ \simeq\operatorname{coker}\left[\operatorname{im}(Ff)\to\operatorname{ker}(Fg)\right] =\operatorname{H}\left[FX'\xrightarrow{Ff}FX\xrightarrow{Fg}FX''\right], \end{multline*}\] dan semua isomorfisme yang muncul bersifat kanonik.

Funktor eksak yang setia memiliki sifat-sifat yang sangat baik.

Proposisi. Untuk funktor aditif \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{B}\) antara kategori abelian, pernyataan berikut ekuivalen:

  1. \(F\) eksak dan setia;

  2. \(F\) eksak, dan untuk setiap \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) berlaku \(FX=0\iff X=0\);

  3. \(X'\to X\to X''\) eksak di \(\mathcal{A}\) jika dan hanya jika \(FX'\to FX\to FX''\) eksak di \(\mathcal{B}\).

Bukti. (i) \(\implies\) (ii): Jika \(FX=0\), maka \(F(\ensuremath{\mathrm{id}}_X)=\ensuremath{\mathrm{id}}_{FX}=0\), sehingga \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X=0\) dan \(X=0\).

(ii) \(\implies\) (iii): Terapkan Proposisi rujukan pada kohomologi.

(iii) \(\implies\) (i): Kondisi ini langsung menyiratkan bahwa \(F\) eksak. Misalkan \(u:X\to Y\) memenuhi \(Fu=0\). Karena \[X\xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}}X\xrightarrow{u}Y\xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}}Y,\] citra barisan tersebut di bawah \(F\) eksak, maka barisan itu sendiri eksak dan \(u=0\).

Lokalisasi (lihat §rujukan) memberikan contoh penting funktor eksak.

Proposisi (Keeksakan lokalisasi). Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian dan \(S\subset\operatorname{Mor}(\mathcal{A})\) suatu keluarga multiplikatif (Definisi rujukan). Maka kategori \(\mathcal{A}[S^{-1}]\) yang diberikan oleh Teorema rujukan memiliki struktur kategori abelian kanonik, dan funktor lokalisasi \(Q:\mathcal{A}\to\mathcal{A}[S^{-1}]\) bersifat eksak.

Bukti. Teorema rujukan memberikan struktur kategori aditif kanonik pada \(\mathcal{A}[S^{-1}]\), sehingga \(Q\) merupakan funktor aditif. Kita akan menunjukkan bahwa setiap morfisme \(f\) di \(\mathcal{A}[S^{-1}]\) mempunyai kernel dan kokernel serta merupakan morfisme ketat. Dari konstruksi \(\mathcal{A}[S^{-1}]\), setelah mengomposisikan \(f\) dengan suatu isomorfisme dari \(S\), kita dapat mengasumsikan bahwa \(f\) merupakan citra di bawah \(Q\) dari suatu morfisme di \(\mathcal{A}\); hal ini tidak mengubah sifat yang hendak dibuktikan. Lema rujukan menyatakan bahwa \(Q\) mempertahankan semua \(\varinjlim\) dan \(\varprojlim\) berhingga; khususnya, \(Q\) memetakan \(\operatorname{ker}\), \(\operatorname{coker}\), \(\operatorname{im}\), dan \(\operatorname{coim}\) di \(\mathcal{A}\) ke konstruksi yang bersesuaian di \(\mathcal{A}[S^{-1}]\), sehingga juga mempertahankan diagram persamaan. Ini menunjukkan bahwa \(\mathcal{A}[S^{-1}]\) merupakan kategori abelian; kondisi (E3) pada Proposisi rujukan menunjukkan bahwa \(Q\) eksak.

Jika lebih lanjut \(\mathcal{A}\) merupakan kategori abelian \(\Bbbk\)-linear, dengan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif, maka \(Q\) merupakan funktor antara kategori abelian \(\Bbbk\)-linear. Ini juga merupakan isi Teorema rujukan. Contoh lain yang sangat penting adalah funktor \(\operatorname{Hom}\). Jika \(T\) merupakan objek kategori abelian \(\mathcal{A}\), maka \(\operatorname{Hom}(T,\cdot)\) memberikan funktor \(\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Ab}}\), sedangkan \(\operatorname{Hom}(\cdot,T)\) memberikan funktor \(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\to\ensuremath{\mathsf{Ab}}\); pada tingkat morfisme, keduanya memetakan \(f:X\to Y\) menjadi \(f_*\) dan \(f^*\) pada \(\operatorname{Hom}\). Jelas keduanya merupakan funktor aditif. Jika \(\mathcal{A}\) kategori abelian \(\Bbbk\)-linear, funktor \(\operatorname{Hom}\) dapat mengambil nilai di \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dan menjadi funktor \(\Bbbk\)-linear; perluasan ini hanya sedikit memengaruhi pembahasan berikutnya sehingga tidak akan diuraikan tersendiri.

Proposisi (\(\operatorname{Hom}\) eksak kiri). Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian dan \(T\) objek di \(\mathcal{A}\). Maka \(\operatorname{Hom}(T,\cdot):\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) dan \(\operatorname{Hom}(\cdot,T):\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\to\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) keduanya merupakan funktor eksak kiri.

Bukti. Dengan dualitas (menggantikan \(\mathcal{A}\) dengan \(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\)), cukup menangani \(\operatorname{Hom}(T,\cdot)\). Persoalannya adalah menunjukkan bahwa \(\operatorname{Hom}(T,\cdot)\) mempertahankan \(\operatorname{ker}\). Karena \(\operatorname{ker}\) di \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) hanyalah kernel dalam teori grup, pernyataan ini langsung mengikuti dari sifat universal \(\operatorname{ker}\).

Definisi. Misalkan \(X\) objek dari kategori abelian \(\mathcal{A}\). Jika \(\operatorname{Hom}(X,\cdot):\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) merupakan funktor eksak, maka \(X\) disebut objek projektif; jika \(\operatorname{Hom}(\cdot,X):\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\to\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) merupakan funktor eksak, maka \(X\) disebut objek injektif.

Menurut Catatan rujukan dan Proposisi rujukan, untuk menentukan apakah objek \(X\) projektif (atau injektif), cukup memeriksa apakah funktor \(\operatorname{Hom}(X,\cdot)\) (atau \(\operatorname{Hom}(\cdot,X)\)) mempertahankan epimorfisme. Karena itu:

  • Objek \(P\) projektif jika dan hanya jika untuk setiap barisan eksak di \(\mathcal{A}\) berbentuk \(Y\xrightarrow{g}X\to0\) dan setiap morfisme \(P\to X\), terdapat \(P\to Y\) yang membuat diagram berikut komutatif.

    \(g_*:\operatorname{Hom}(P,Y)\to\operatorname{Hom}(P,X)\) yang surjektif).

  • Objek \(I\) injektif jika dan hanya jika untuk setiap barisan eksak di \(\mathcal{A}\) berbentuk \(0\to X\xrightarrow{f}Y\) dan setiap morfisme \(X\to I\), terdapat \(Y\to I\) yang membuat diagram berikut komutatif.

    \(f^*:\operatorname{Hom}(Y,I)\to\operatorname{Hom}(X,I)\) yang surjektif).

Lema. Tinjau barisan eksak pendek \(0\to X'\xrightarrow{f}X\xrightarrow{g}X''\to0\) dalam kategori abelian. Jika \(X'\) objek injektif atau \(X''\) objek projektif, barisan eksak pendek ini terbelah.

Bukti. Dengan dualitas, tanpa mengurangi keumuman kita dapat mengasumsikan \(X'\) objek injektif. Gunakan karakterisasi di atas pada diagram komutatif

\(rf=\ensuremath{\mathrm{id}}_{X'}\) kemudian memenuhi kondisi dalam Proposisi rujukan.

Lema. Pertimbangkan keluarga objek \((X_i)_{i\in I}\) dalam kategori abelian \(\mathcal{A}\). Jika koproduk \(\coprod_{i\in I}X_i\) (atau produk \(\prod_{i\in I}X_i\)) ada dalam \(\mathcal{A}\), maka koproduk tersebut projektif (atau produk tersebut injektif) jika dan hanya jika setiap \(X_i\) demikian.

Bukti. Dengan dualitas, cukup mempertimbangkan kasus koproduk \(\coprod_{i\in I}X_i\). Sifat universal memberikan isomorfisme funktor \[\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}\left(\coprod_{i\in I}X_i,-\right) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\prod_{i\in I}\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}\left(X_i,-\right): \mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Ab}}.\] Cukup digunakan pengamatan elementer berikut: untuk keluarga pemetaan \((f_i:A_i\to B_i)_{i\in I}\) dengan \(A_i,B_i\) himpunan, pemetaan terinduksi \((f_i)_{i\in I}:\prod_{i\in I}A_i\to\prod_{i\in I}B_i\) bersifat surjektif jika dan hanya jika setiap \(f_i\) surjektif.

Sebagai contoh, ambil gelanggang \(R\). Semua modul-\(R\) bebas merupakan objek projektif di \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Memang, cukup menunjukkan bahwa \(R\) sendiri projektif; tetapi \(\operatorname{Hom}(R,\cdot):R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) isomorfik dengan funktor pelupa \(\mathcal{F}:R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) melalui isomorfisme yang memetakan homomorfisme \(\varphi:R\to X\) ke \(\varphi(1)\in X\). Maka \(\operatorname{Hom}(R,\cdot)\) eksak. Modul bebas sekaligus merupakan generator untuk \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\); lihat Definisi rujukan dan Contoh rujukan. Objek injektif yang juga merupakan kogenerator (atau objek projektif yang juga generator) sangat berguna. Berikut adalah satu karakterisasi sederhana.

Proposisi (Kogenerator Injektif dan Generator Projektif). Dalam kategori abelian \(\mathcal{A}\), objek injektif (atau projektif) \(X\) merupakan kogenerator (atau generator) jika dan hanya jika untuk setiap \(T\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), \(T\neq0\), berlaku \(\operatorname{Hom}(T,X)\neq0\) (atau \(\operatorname{Hom}(X,T)\neq0\)).

Hal ini ekuivalen pula dengan \(\operatorname{Hom}(\cdot,X)\) (atau \(\operatorname{Hom}(X,\cdot)\)) yang merupakan funktor eksak setia.

Bukti. Kita hanya membahas kasus ketika \(X\) injektif. Pertama, misalkan \(X\) kogenerator. Untuk

\(\delta\in\operatorname{Hom}(T,X)\) dengan \(\delta=\delta\circ\ensuremath{\mathrm{id}}_T\neq\delta\circ0=0\).

Sekarang arah sebaliknya. Kita ingin menunjukkan bahwa jika \(h:S\to T\) tak nol, maka terdapat \(\delta\in\operatorname{Hom}(T,X)\) sehingga \(\delta h\neq0\). Perhatikan bahwa terdapat \(\delta'\in\operatorname{Hom}(\operatorname{im}(h),X)\) dengan \(\delta'\neq0\). Karena \(S\twoheadrightarrow\operatorname{im}(h)\) merupakan epimorfisme, komposisi \(S\twoheadrightarrow\operatorname{im}(h)\xrightarrow{\delta'}X\) tak nol. Sekarang gunakan sifat injektif \(X\) (lihat pembahasan setelah Definisi rujukan) untuk memperluas \(\delta'\) menjadi \(\delta:T\to X\).

Pernyataan tentang funktor eksak setia merupakan penerapan langsung dari Proposisi rujukan.

Untuk menjalankan aljabar homologis pada kategori abelian, kita sering memerlukan adanya cukup banyak objek injektif atau projektif.

Definisi. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian.

  • Jika untuk setiap \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) terdapat objek injektif \(I\) dan monomorfisme \(X\hookrightarrow I\), maka \(\mathcal{A}\) dikatakan memiliki cukup banyak objek injektif.

  • Jika untuk setiap \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) terdapat objek projektif \(P\) dan epimorfisme \(P\twoheadrightarrow X\), maka \(\mathcal{A}\) dikatakan memiliki cukup banyak objek projektif.

Kedua konsep ini saling dual. Cara umum untuk membangun objek injektif atau projektif ialah menggunakan funktor adjoin bagi funktor eksak; berikut rinciannya.

Proposisi. Pertimbangkan sepasang funktor antara kategori abelian

\(F\) merupakan funktor eksak.

  • Jika \(G\) adjoin kiri dari \(F\), maka \(G\) memetakan objek projektif di \(\mathcal{B}\) ke objek projektif di \(\mathcal{A}\);

  • jika \(G\) adjoin kanan dari \(F\), maka \(G\) memetakan objek injektif di \(\mathcal{B}\) ke objek injektif di \(\mathcal{A}\).

Bukti. Dengan dualitas, cukup mempertimbangkan kasus \(G\) adjoin kiri. Dalam hal ini \(G\) pasti aditif (Korolari rujukan). Misalkan \(P\) objek projektif di \(\mathcal{B}\). Untuk setiap barisan eksak \((X^\bullet,d^\bullet)\) di \(\mathcal{A}\), terdapat isomorfisme kompleks di \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) \[\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(GP,X^\bullet)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} \operatorname{Hom}_{\mathcal{B}}(P,FX^\bullet).\] Karena \(F\) eksak, \((FX^\bullet,Fd^\bullet)\) merupakan barisan eksak sehingga ruas kanan eksak di \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\). Jadi \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(GP,\cdot):\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) merupakan funktor eksak.

Sebagai contoh, pertimbangkan gelanggang \(R\) dan funktor pelupa \(\mathcal{F}:R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to\ensuremath{\mathsf{Ab}}\). Menurut Contoh rujukan, \(\mathcal{F}\) eksak dan memiliki adjoin kanan \(G:=\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Ab}}}(R,\cdot)\). Proposisi rujukan menunjukkan bahwa \(G\) memetakan objek injektif di \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) ke objek injektif di \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\); objek injektif di \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) mudah dikarakterisasi: objek tersebut tepat berupa modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) yang dapat dibagi. Ini merupakan cara standar dalam teori modul untuk membangun modul-\(R\) injektif dan menunjukkan bahwa \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) memiliki cukup banyak objek injektif; lihat [Li1]. Di sisi lain, \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) juga memiliki cukup banyak objek projektif: untuk setiap modul-\(R\) \(X\), ambil himpunan pembangkit \(A\subset X\); maka \(R^{\oplus A}\twoheadrightarrow X\).

Contoh. Latihan gabungan berikut melibatkan kategori abelian abstrak dan akan digunakan di §3.12 untuk mempelajari barisan eksak panjang dari funktor turunan. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian. Pertimbangkan kategori \(\mathbf{2}\) (diagramnya \(0\to1\); lihat pengantar buku tentang kategori). Kategori funktor \(\mathcal{A}^{\mathbf{2}}\) tetap abelian (Proposisi rujukan); ini adalah kategori panah: objeknya merupakan morfisme \(X_0\to X_1\) di \(\mathcal{A}\), sedangkan morfismenya adalah persegi komutatif di \(\mathcal{A}\)

Untuk \(i\in\{0,1\}\), funktor evaluasi \(\mathrm{ev}_i:\mathcal{A}^{\mathbf{2}}\to\mathcal{A}\) memetakan objek \(X_0\to X_1\) ke \(X_i\). Selain itu, definisikan funktor aditif dari \(\mathcal{A}\) ke \(\mathcal{A}^{\mathbf{2}}\) melalui 1 \[L_0:X\mapsto[X\to0],\quad L_1:X\mapsto[0\to X],\quad H:X\mapsto[X\xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}_X}X],\] untuk \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\); definisi pada tingkat morfisme sudah jelas. Kita akan membuktikan hasil berikut.

Karena \(\varinjlim\) dan \(\varprojlim\) di \(\mathcal{A}^{\mathbf{2}}\) dibangun objek demi objek, funktor \(\mathrm{ev}_0,\mathrm{ev}_1\) dan \(H,L_0,L_1\) memang eksak. Sisa (i) dan (ii) mengikuti dari hubungan adjoin yang dipenuhi oleh \(\mathrm{ev}_i\); diagramnya sebagai berikut, dan verifikasinya merupakan latihan sederhana:

Untuk (iii), bahas terlebih dahulu kasus objek injektif. Ambil objek \([X_0\xrightarrow{f}X_1]\) di \(\mathcal{A}^{\mathbf{2}}\), ambil monomorfisme \(\epsilon_i:X_i\hookrightarrow I_i\), dengan \(I_i\) objek injektif, \(i\in\{0,1\}\). Dari sini diperoleh dua morfisme di \(\mathcal{A}^{\mathbf{2}}\), yang dapat ditulis sebagai diagram komutatif \(L_0(I_0)\) dan \(H(I_1)\). Menurut (ii), keduanya objek injektif di \(\mathcal{A}^{\mathbf{2}}\), dan demikian pula jumlah langsungnya (Lema rujukan). Maka diagram komutatif \([X_0\xrightarrow{f}X_1]\) ke dalam objek injektif. Untuk kasus objek projektif, gunakan funktor \(H\) dan \(L_1\).

Pembahasan pada Contoh rujukan dapat diperluas dari \(\mathcal{A}^{\mathbf{2}}\) ke kategori funktor umum \(\mathcal{A}^{\mathcal{C}}\); argumennya tidak menimbulkan kesulitan baru yang mendasar. Latihan bab ini akan menguraikannya.


  1. Catatan penerjemah (O014-C027): sumber menuliskan \(H:X\to[X\xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}_X}X]\), sedangkan konteksnya mendefinisikan pemetaan objek dari funktor \(H\), sejajar dengan \(L_0\) dan \(L_1\). Target memakai \(\mapsto\) untuk memperbaiki panah penugasan tersebut.↩︎

Subkategori Serre dan Grup \(\mathrm{K}_0\)

Subkategori penuh dari kategori abelian secara otomatis mewarisi struktur kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\), sehingga kita dapat menanyakan apakah subkategori penuh tersebut merupakan kategori aditif atau kategori abelian.

Definisi. Jika \(\mathcal{B}\) merupakan subkategori penuh dari kategori abelian \(\mathcal{A}\), \(\mathcal{B}\) sendiri merupakan kategori abelian, dan funktor inklusi \(\iota:\mathcal{B}\to\mathcal{A}\) eksak (Definisi rujukan), maka \(\mathcal{B}\) disebut subkategori abelian dari \(\mathcal{A}\).

Proposisi. Subkategori penuh \(\mathcal{B}\) dari kategori abelian \(\mathcal{A}\) merupakan subkategori abelian jika dan hanya jika kondisi berikut berlaku.

  • \(0\in\operatorname{Ob}(\mathcal{B})\);

  • jika \(X,Y\in\operatorname{Ob}(\mathcal{B})\), maka \(X\oplus Y\) juga dapat dipilih sebagai objek \(\mathcal{B}\);

  • untuk setiap morfisme \(f:X\to Y\), jika \(X,Y\in\operatorname{Ob}(\mathcal{B})\), maka \(\operatorname{ker}(f)\) dan \(\operatorname{coker}(f)\) juga dapat dipilih sebagai objek \(\mathcal{B}\).

Bukti. Perhatikan bahwa kondisi-kondisi ini bersifat swa-dual. Arah “hanya jika” jelas. Sekarang andaikan kondisi-kondisi di atas berlaku. Maka \(\mathcal{B}\) merupakan kategori aditif, sedangkan \(\iota:\mathcal{B}\to\mathcal{A}\) merupakan funktor aditif. Selanjutnya kita tunjukkan bahwa \(\iota\) mempertahankan semua \(\varprojlim\) hingga dan \(\varinjlim\) hingga. Pertama, \(\iota\) mempertahankan \(0\) dan jumlah langsung hingga. Selain itu, penyama dapat dinyatakan sebagai \(\operatorname{ker}\) (Catatan rujukan), sedangkan kondisi tersebut menyatakan bahwa subkategori \(\mathcal{B}\) tertutup terhadap pengambilan \(\operatorname{ker}\). Jadi \(\iota\) mempertahankan semua \(\varprojlim\) hingga; kasus \(\varinjlim\) bersifat dual.

Dengan mengingat kembali definisi \(\operatorname{im}\) dan \(\operatorname{coim}\) pada Definisi rujukan, serta menggunakan langkah sebelumnya, kita tahu bahwa \(\mathcal{B}\) juga tertutup terhadap kedua konstruksi tersebut. Untuk setiap morfisme \(f\) di \(\mathcal{B}\), morfisme kanonik \(\operatorname{coim}(f)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{im}(f)\) pada diagram persamaan merupakan isomorfisme di \(\mathcal{A}\), sehingga juga merupakan isomorfisme di \(\mathcal{B}\). Jadi \(\mathcal{B}\) merupakan subkategori abelian.

Definisi (J.-P. Serre). Subkategori penuh \(\mathcal{T}\) dari kategori abelian \(\mathcal{A}\) disebut subkategori Serre dari \(\mathcal{A}\) jika memenuhi kondisi berikut.

  • \(0\in\operatorname{Ob}(\mathcal{T})\);

  • untuk setiap barisan eksak pendek \(0\to X'\to X\to X''\to0\) di \(\mathcal{A}\), berlaku \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{T})\) jika dan hanya jika \(X',X''\in\operatorname{Ob}(\mathcal{T})\).

Jika kondisi terakhir dilonggarkan menjadi: untuk setiap barisan eksak di \(\mathcal{A}\) \[W\to X'\to X\to X''\to Y,\] jika \(W,X',X'',Y\in\operatorname{Ob}(\mathcal{T})\), maka \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{T})\), maka \(\mathcal{T}\) disebut subkategori Serre lemah dari \(\mathcal{A}\) 1.

Sebagai contoh, untuk gelanggang komutatif \(R\), semua modul Noetherian (atau Artinian) membentuk subkategori Serre dari \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Ini adalah fakta standar dalam teori modul [Li1]. Jika \(\mathcal{T}\) merupakan subkategori Serre (atau subkategori Serre lemah) dari \(\mathcal{A}\), maka \(\mathcal{T}^{\operatorname{op}}\) merupakan subkategori Serre (atau subkategori Serre lemah) dari \(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\). Subkategori Serre lemah \(\mathcal{T}\) memiliki sifat jenuh berikut: jika \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) isomorfik dengan suatu objek dari \(\mathcal{T}\), maka \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{T})\); ini merupakan konsekuensi menerapkan kondisi terakhir pada barisan eksak \(0\to0\to X\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}Y\to0\).

Korolari. Jika \(\mathcal{T}\) merupakan subkategori Serre lemah dari kategori abelian \(\mathcal{A}\), maka \(\mathcal{T}\) merupakan subkategori abelian dari \(\mathcal{A}\).

Bukti. Cukup memverifikasi kondisi dalam Proposisi rujukan. Pertama, \(0\in\operatorname{Ob}(\mathcal{T})\). Selanjutnya, masukkan barisan eksak berikut ke dalam definisi subkategori Serre lemah: \[\begin{gather*} 0\to X\to X\oplus Y\to Y\to0 \quad\text{(Proposisi~\href{#prop:biproduct-ses}{rujukan})},\\ 0\to0\to\operatorname{ker}(f)\to X\xrightarrow{f}Y,\quad X\xrightarrow{f}Y\to\operatorname{coker}(f)\to0\to0, \end{gather*}\] sehingga terlihat bahwa \(\mathcal{T}\) tertutup terhadap jumlah langsung, \(\operatorname{ker}\), dan \(\operatorname{coker}\).

Contoh. Jika \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{B}\) merupakan funktor eksak antara kategori abelian, maka semua objek yang memenuhi \(FX=0\) membentuk subkategori Serre dari \(\mathcal{A}\), yang dinotasikan dengan \(\operatorname{ker}(F)\).

Teorema (Kuosien Serre). Misalkan \(\mathcal{T}\) merupakan subkategori Serre dari kategori abelian \(\mathcal{A}\). Maka terdapat kategori abelian \(\mathcal{A}/\mathcal{T}\) (yang mungkin merupakan kategori besar), bersama funktor eksak yang pada hakikatnya surjektif \(Q:\mathcal{A}\to\mathcal{A}/\mathcal{T}\), sedemikian sehingga \(\operatorname{ker}(Q)=\mathcal{T}\), dan berlaku sifat universal berikut: untuk setiap kategori abelian \(\mathcal{B}\) dan setiap funktor eksak \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{B}\) dengan \(\operatorname{ker}(F)\supset\mathcal{T}\), terdapat tepat satu funktor eksak \(G:\mathcal{A}/\mathcal{T}\to\mathcal{B}\) sedemikian sehingga \(F=GQ\).

Dalam sifat universal ini, \(G\) merupakan funktor setia jika dan hanya jika \(\operatorname{ker}(F)=\mathcal{T}\).

Bukti. Definisikan \(S:=\left\{f\in\operatorname{Mor}(\mathcal{A}):\operatorname{ker}(f),\operatorname{coker}(f)\in\operatorname{Ob}(\mathcal{T})\right\}\). Akan ditunjukkan bahwa \(S\) merupakan sistem multiplikatif dalam pengertian Definisi rujukan.

Jelas bahwa \(S\) memuat semua morfisme identitas, sehingga (S1) berlaku. Misalkan \(f:X\to Y\) dan \(g:Y\to Z\) merupakan anggota \(S\). Berdasarkan barisan eksak yang saling dual, \[\begin{gather*} 0\to\operatorname{ker}(f)\to\operatorname{ker}(gf)\xrightarrow{f}\operatorname{ker}(g),\\ \operatorname{coker}(f)\xrightarrow{g}\operatorname{coker}(gf)\to\operatorname{coker}(g)\to0, \end{gather*}\] segera diperoleh \(gf\in S\), sehingga (S2) berlaku. Selanjutnya pertimbangkan morfisme \(X\xrightarrow{s\in S}Z\xleftarrow{f}Y\). Definisikan \(W:=X\ensuremath{\underset{Z}{\times}}Y\), dengan morfisme \(s':W\to Y\). Perhatikan bahwa \(\operatorname{ker}(s')\simeq\operatorname{ker}(s)\) (Proposisi rujukan), dan \(f\) menginduksi \(\operatorname{coker}(s')\hookrightarrow\operatorname{coker}(s)\) (Korolari rujukan); maka \(s'\in S\). Jadi (S3) berlaku. Akhirnya, pertimbangkan morfisme \(\text{READERDIAGRAM0000}\), dengan \(sf=sg\). Karena \(\operatorname{im}(f-g)\hookrightarrow\operatorname{ker}(s)\), maka \(\operatorname{im}(f-g)\in\operatorname{Ob}(\mathcal{T})\); oleh sebab itu \(Z:=\operatorname{ker}(f-g)\hookrightarrow X\) merupakan morfisme dalam \(S\), yang membuktikan (S4).

Jadi \(S\) merupakan sistem multiplikatif kiri. Semua kondisi bersifat dual, sehingga \(S\) juga merupakan sistem multiplikatif kanan. Sekarang ambil \(Q:\mathcal{A}\to\mathcal{A}/\mathcal{T}:=\mathcal{A}[S^{-1}]\) sebagai funktor lokalisasi. Proposisi rujukan menyatakan bahwa \(Q\) pada hakikatnya surjektif (bahkan \(\operatorname{Ob}(\mathcal{A})=\operatorname{Ob}(\mathcal{A}/\mathcal{T})\)); Proposisi rujukan menyatakan bahwa \(Q\) merupakan funktor eksak di antara kategori-kategori abelian. Perhatikan bahwa \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{QX}=Q(\ensuremath{\mathrm{id}}_X)\) sama dengan \(0\) jika dan hanya jika terdapat \(U\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) sedemikian sehingga \(U\xrightarrow{0}X\) berada dalam \(S\) (hal ini dapat diperiksa langsung berdasarkan Korolari rujukan); hal ini menyiratkan \(X=\operatorname{coker}[U\xrightarrow{0}X]\in\operatorname{Ob}(\mathcal{T})\). Sebaliknya, jika \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{T})\), kita dapat mengambil \(U=X\). Jadi \(\operatorname{ker}(Q)=\mathcal{T}\).

Selanjutnya, kita verifikasi sifat universal tersebut. Jika \(\operatorname{ker}(F)\supset\mathcal{T}\), maka barisan eksak \(\operatorname{ker}(s)\to X\xrightarrow{s\in S}Y\to\operatorname{coker}(s)\) menunjukkan bahwa \(F\) memetakan setiap unsur \(S\) menjadi isomorfisme, dan sifat universal lokalisasi menentukan \(G\) yang dicari.

Berikutnya, perlu diverifikasi bahwa \(G\) eksak. Teorema rujukan terlebih dahulu memastikan bahwa \(G\) aditif. Karena setiap morfisme di \(\mathcal{A}[S^{-1}]\) dapat, setelah dikomposisikan dengan suatu isomorfisme yang berasal dari \(S\), direpresentasikan oleh morfisme dalam \(\mathcal{A}\), maka pemeriksaan bahwa \(G\) mempertahankan kernel direduksi menjadi keeksakan \(F\) dan \(Q\). Hal yang sama berlaku untuk kokernel. Karena \(Q\) pada hakikatnya surjektif dan \(\operatorname{ker}(Q)=\mathcal{T}\), karakterisasi sifat setia dapat direduksi menjadi pernyataan (ii) dari Proposisi rujukan.

Perhatikan bahwa \(\mathcal{A}/\mathcal{T}\) dibangun sebagai lokalisasi, sehingga mungkin merupakan “kategori besar”. Latihan akan memberikan deskripsi lain tentang \(\mathcal{A}/\mathcal{T}\) untuk mengendalikan ukuran kuosien Serre dengan asumsi \(\mathcal{A}\) merupakan kategori berdaya-baik (Definisi rujukan).

Contoh. Misalkan \(S\) merupakan himpunan multiplikatif dari gelanggang komutatif \(R\). Definisikan subkategori penuh \(\mathcal{T}\) dari \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dengan \(M\in\operatorname{Ob}(\mathcal{T})\) jika dan hanya jika untuk setiap \(m\in M\) terdapat \(s\in S\) sedemikian sehingga \(sm=0\). Mudah diverifikasi bahwa \(\mathcal{T}\) merupakan subkategori Serre. Berikut kita tunjukkan bahwa \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}/\mathcal{T}\) ekuivalen dengan \(R[S^{-1}]\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\).

Pemetaan \(M\mapsto M[S^{-1}]:=M\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}R[S^{-1}]\) memberikan funktor eksak \(F:R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to R[S^{-1}]\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) yang memetakan \(\mathcal{T}\) ke nol, sehingga sifat universal memberikan funktor eksak \(G:R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}/\mathcal{T}\to R[S^{-1}]\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Jelas bahwa \(\operatorname{ker}(F)=\mathcal{T}\), sehingga \(G\) setia. Selain itu, \(G\) pada hakikatnya surjektif: pandang sebarang modul-\(R[S^{-1}]\) \(N\) sebagai modul-\(R\); dapat diperiksa langsung bahwa terdapat isomorfisme modul-\(R[S^{-1}]\) \(N\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}R[S^{-1}]\simeq N\).

Jadi, tinggal membuktikan bahwa \(G\) penuh dan setia. Ambil homomorfisme modul-\(R[S^{-1}]\) \(\varphi:M_1[S^{-1}]\to M_2[S^{-1}]\), bentuk produk serat 2 \(M_0:=M_1\ensuremath{\underset{M_2[S^{-1}]}{\times}}M_2\), dengan pemetaan \(M_1\to M_2[S^{-1}]\) adalah komposisi \(M_1\to M_1[S^{-1}]\xrightarrow{\varphi}M_2[S^{-1}]\). Tuliskan proyeksi-proyeksinya sebagai \(p_1:M_0\to M_1\) dan \(p_2:M_0\to M_2\). Kernel dan kokernel \(p_1\) merupakan modul torsi-\(S\), sehingga \(p_1\) berada dalam sistem multiplikatif yang menentukan kuosien Serre. Dengan demikian, atap \(\text{READERDIAGRAM0001}\) menentukan morfisme di \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}/\mathcal{T}\) yang dipetakan ke \(\varphi\). Ini membuktikan klaim.

Sekarang kita memperkenalkan suatu konstruksi penting yang berkaitan erat dengan subkategori Serre.

Definisi. Misalkan \(\mathcal{A}\) merupakan kategori abelian. Definisikan grup komutatif \(\mathrm{K}_0(\mathcal{A})\) sebagai berikut, dengan operasi grup ditulis secara aditif. Ambil modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) bebas \(F\) dengan basis \(\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\); tuliskan elemen yang bersesuaian dengan \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) sebagai \(\ensuremath{\left\langle X \right\rangle}\in F\). Misalkan \(R\subset F\) merupakan submodul yang dibangkitkan oleh elemen-elemen berikut: \[\ensuremath{\left\langle X \right\rangle}-\ensuremath{\left\langle X' \right\rangle}-\ensuremath{\left\langle X'' \right\rangle},\quad 0\to X'\to X\to X''\to0:\ \text{barisan eksak pendek di }\mathcal{A},\] maka \(\mathrm{K}_0(\mathcal{A}):=F/R\) disebut grup \(\mathrm{K}_0\) dari \(\mathcal{A}\). Selanjutnya, lambangkan citra \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) di \(\mathrm{K}_0(\mathcal{A})\) sebagai \([X]\).

Lema. Untuk setiap kategori abelian \(\mathcal{A}\), persamaan-persamaan berikut berlaku di \(\mathrm{K}_0(\mathcal{A})\).

Bukti. Ambil barisan eksak pendek \(0\to0\to0\to0\to0\); ini memberikan (i). Jika \(X\simeq Y\), maka \(0\to X\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}Y\to0\to0\), bersama dengan (i), memberikan (ii). Barisan eksak pendek dari Proposisi rujukan memberikan (iii).

Untuk (iv), tambahkan suku-suku nol dan perpanjang barisan eksak ke kedua arah hingga tak terhingga. Tinjau barisan eksak pendek \[0\to\operatorname{ker}(f^i)\to X^i\to\operatorname{im}(f^i)\to0,\quad i=1,\ldots,n.\] Maka \(\left[X^i\right]=\left[\operatorname{ker}(f^i)\right]+\left[\operatorname{im}(f^i)\right] =\left[\operatorname{ker}(f^i)\right]+\left[\operatorname{ker}(f^{i+1})\right]\), lalu ambil jumlah berselang-seling.

Terakhir, (v) diperoleh dengan induksi pada \(r\) menggunakan barisan eksak pendek \(0\to X_1\to X_0\to X_0/X_1\to0\).

Catatan. Karena buku ini mengharuskan grup direalisasikan pada himpunan kecil, dan mengingat Lema rujukan (ii), rumusan yang sepenuhnya teliti harus mensyaratkan bahwa \(\mathcal{A}\) memiliki suatu kerangka kecil [Li1] ketika mendefinisikan \(\mathrm{K}_0(\mathcal{A})\). Hal ini tidak banyak berpengaruh di sini.

Teorema (Prinsip Euler–Poincaré). Misalkan \(\cdots\to X^i\xrightarrow{d_X^i}X^{i+1}\to\cdots\) merupakan kompleks dalam kategori abelian \(\mathcal{A}\) dengan hanya berhingga banyak suku tak nol. Maka persamaan \[\sum_i(-1)^i\left[\operatorname{H}^i(X)\right] =\sum_i(-1)^i\left[X^i\right],\quad \operatorname{H}^i(X):=\operatorname{H}\left[X^{i-1}\xrightarrow{d_X^{i-1}}X^i \xrightarrow{d_X^i}X^{i+1}\right]\] berlaku di \(\mathrm{K}_0(\mathcal{A})\).

Bukti. Untuk setiap \(i\) terdapat barisan eksak \[0\to\operatorname{ker}\left(d_X^{i-1}\right)\to X^{i-1} \xrightarrow{d_X^{i-1}}\operatorname{ker}\left(d_X^i\right) \to\operatorname{H}^i(X)\to0,\] dan untuk \(|i|\gg0\) semua suku menjadi \(0\). Terapkan Lema rujukan (iv) dan jumlahkan di \(\mathrm{K}_0(\mathcal{A})\), sehingga diperoleh \[\sum_i(-1)^i \left(\left[X^{i-1}\right]+\left[\operatorname{H}^i(X)\right]\right) =\sum_i(-1)^i \left(\left[\operatorname{ker}\left(d_X^{i-1}\right)\right] +\left[\operatorname{ker}\left(d_X^i\right)\right]\right).\] Suku-suku pada ruas kanan saling meniadakan; dengan menata ulang diperoleh \(\sum_i(-1)^i[\operatorname{H}^i(X)]=\sum_i(-1)^i[X^i]\).

Contoh. Ambil \(\mathcal{A}\) sebagai kategori abelian yang terdiri atas ruang vektor berdimensi hingga di atas gelanggang pembagian \(D\). Karena setiap ruang vektor memiliki basis, \(\mathrm{K}_0(\mathcal{A})=\ensuremath{\mathbb{Z}}\cdot[D]\). Di sisi lain, pemetaan \([X]\mapsto\dim_D X\) menentukan homomorfisme grup \(\dim:\mathrm{K}_0(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathbb{Z}}\) yang memetakan \([D]\) ke \(1\). Jadi \(\dim:\mathrm{K}_0(\mathcal{A})\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\ensuremath{\mathbb{Z}}\).

Jika ruang vektor berdimensi tak hingga diizinkan, grup \(\mathrm{K}_0\) akan menjadi trivial. Alasannya, untuk setiap ruang vektor-\(D\) \(V\), argumen kardinalitas menjamin adanya ruang vektor-\(D\) \(W\) sedemikian sehingga \(V\oplus W\simeq W\) dan \(\dim_D W=\max\{\dim_D V,\aleph_0\}\); akibatnya \([V]=0\).

Untuk funktor eksak \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{B}\) antara kategori abelian, karena \(F\) mempertahankan barisan eksak pendek, pemetaan \([X]\mapsto[FX]\) menentukan homomorfisme grup 3 \(\mathrm{K}_0(F):\mathrm{K}_0(\mathcal{A}) \to\mathrm{K}_0(\mathcal{B})\). Oleh karena itu, jika \(\mathcal{A}\) merupakan subkategori abelian dari \(\mathcal{B}\), terdapat homomorfisme alami \(\mathrm{K}_0(\mathcal{A})\to\mathrm{K}_0(\mathcal{B})\).

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{T}\) merupakan subkategori Serre dari kategori abelian \(\mathcal{A}\). Tuliskan kuosien Serre-nya sebagai \(\mathcal{B}:=\mathcal{A}/\mathcal{T}\). Maka funktor-funktor eksak \(\mathcal{T}\to\mathcal{A}\xrightarrow{Q}\mathcal{B}\) menginduksi barisan eksak grup-grup aditif \[\mathrm{K}_0(\mathcal{T})\to\mathrm{K}_0(\mathcal{A}) \xrightarrow{\mathrm{K}_0(Q)}\mathrm{K}_0(\mathcal{B})\to0.\]

Bukti. Pertama, \(Q:\mathcal{A}\to\mathcal{B}\) pada hakikatnya surjektif, sehingga \(\mathrm{K}_0(\mathcal{A})\to\mathrm{K}_0(\mathcal{B})\) surjektif. Selanjutnya, komposisi \(\mathrm{K}_0(\mathcal{T})\to\mathrm{K}_0(\mathcal{A}) \to\mathrm{K}_0(\mathcal{B})\) jelas merupakan \(0\). Yang perlu dibuktikan adalah \(\operatorname{ker}(\mathrm{K}_0(Q))\subset \operatorname{im}\left[\mathrm{K}_0(\mathcal{T})\to \mathrm{K}_0(\mathcal{A})\right]\).

Misalkan \(\sum_{i=1}^n a_i[X_i]\in\operatorname{ker}(\mathrm{K}_0(Q))\), dengan \(a_1,\ldots,a_n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Ini ekuivalen dengan adanya keluarga barisan eksak pendek di \(\mathcal{B}\), \(0\to Y'_j\xrightarrow{f_j}Y_j\xrightarrow{g_j}Y''_j\to0\), dan \(b_j\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\) untuk \(j=1,\ldots,m\), sedemikian sehingga persamaan \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:K0-exact-seq-aux-0}{} \sum_{i=1}^n a_i\ensuremath{\left\langle QX_i \right\rangle} =\sum_{j=1}^m b_j \left(\ensuremath{\left\langle Y_j \right\rangle}-\ensuremath{\left\langle Y'_j \right\rangle}-\ensuremath{\left\langle Y''_j \right\rangle}\right) \end{equation}\] berlaku dalam modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) bebas dengan basis \(\operatorname{Ob}(\mathcal{B})\). Karena \(Q:\mathcal{A}\to\mathcal{B}\) dibangun melalui lokalisasi dalam Teorema rujukan, teorema tersebut bersama §rujukan memberikan:

Maka, untuk setiap \(1\leq j\leq m\), di \(\mathcal{A}\) terdapat barisan eksak \[\begin{gather*} 0\to\operatorname{ker}(v_j)\to Y_j\xrightarrow{v_j}Y''_j \to\operatorname{coker}(v_j)\to0,\\ 0\to\operatorname{ker}(u_j)\to Y'_j\xrightarrow{u_j}\operatorname{ker}(v_j) \to\frac{\operatorname{ker}(v_j)}{\operatorname{im}(u_j)}\to0. \end{gather*}\] Karena \(Q\) eksak, \(\operatorname{coker}(v_j)\), \(\operatorname{ker}(u_j)\), dan \(\frac{\operatorname{ker}(v_j)}{\operatorname{im}(u_j)}\) semuanya merupakan objek \(\mathcal{T}=\operatorname{ker}(Q)\). Oleh karena itu, dalam \(\mathrm{K}_0(\mathcal{A})\) diperoleh \[[Y_j]-[Y'_j]-[Y''_j]\in \operatorname{im}\left[\mathrm{K}_0(\mathcal{T}) \to\mathrm{K}_0(\mathcal{A})\right].\] Dengan mensubstitusikan persamaan di atas ke persamaan, diperoleh \(\operatorname{ker}(\mathrm{K}_0(Q))\subset \operatorname{im}\left[\mathrm{K}_0(\mathcal{T}) \to\mathrm{K}_0(\mathcal{A})\right]\).

Untuk barisan eksak seperti pada Proposisi rujukan, strategi yang selalu berhasil ialah mencoba memperpanjangnya ke kiri, yakni mencari keluarga grup K tingkat tinggi \(\mathrm{K}_i(\cdot)\) untuk \(i\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\), beserta barisan eksak kanonik \[\cdots\to\mathrm{K}_{i+1}(\mathcal{B}) \to\mathrm{K}_i(\mathcal{T})\to\mathrm{K}_i(\mathcal{A}) \to\mathrm{K}_i(\mathcal{B})\to\cdots\] Kita juga berharap bahwa keluarga \((\mathrm{K}_i(\mathcal{A}))_{i\geq0}\) memuat informasi mendalam tentang \(\mathcal{A}\) dan, setidaknya sampai tingkat tertentu, dapat dihitung. Materi ini termasuk dalam teori K, yang jangkauan penerapannya juga mencakup kategori eksak, yang lebih umum daripada kategori abelian. Karena konstruksi terkait didasarkan pada sudut pandang teori homotopi, buku ini tidak dapat menguraikannya secara rinci; pembaca yang berminat dapat merujuk pada [Lai19], atau ringkasan di [Bu10].


  1. Definisi yang sedikit mendadak ini dirancang khusus untuk kategori turunan; lihat §4.4.↩︎

  2. Catatan penerjemah (O014-C029): sumber mendefinisikan \(M_0\) sebagai himpunan unsur \(m\in M_1\) yang citranya “berasal dari” \(M_2\), kemudian memakai pembatasan \(\varphi|_{M_0}:M_0\to M_2\). Prapeta di \(M_2\) tidak kanonik jika \(M_2\to M_2[S^{-1}]\) memiliki kernel torsi-\(S\), sehingga morfisme tersebut tidak terdefinisi. Target menggantinya dengan produk serat kanonik beserta kedua proyeksinya.↩︎

  3. Catatan penerjemah (O014-C028): sumber mencetak \(\mathrm{K}_0(f)\), tetapi homomorfisme ini diinduksi oleh funktor \(F\); target menggunakan \(\mathrm{K}_0(F)\).↩︎

Kategori Grothendieck

Semua pernyataan utama dalam bagian ini dirumuskan relatif terhadap pilihan semesta Grothendieck, bukan dengan berbicara tentang kategori “besar” tanpa kualifikasi. Ingat pengertian limit kecil, kelengkapan, dan generator (Definisi rujukan).

Definisi (Kategori Grothendieck [Gr57).] Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian. Kategori \(\mathcal{A}\) disebut kategori Grothendieck jika syarat-syarat berikut dipenuhi.

  • \(\mathcal{A}\) kolengkap; dengan kata lain, kategori ini memiliki semua \(\varinjlim\) kecil;

  • \(\mathcal{A}\) memiliki generator;

  • untuk setiap kategori kecil terfilter \(I\) (lihat §rujukan), funktor \(\varinjlim:\mathcal{A}^I\to\mathcal{A}\) eksak. Secara ekuivalen, untuk setiap diagram \(\alpha\to\beta\to\gamma\) dalam \(\mathcal{A}^I\), berlaku \[\begin{multline*} \forall i\in\operatorname{Ob}(I),\quad 0\to\alpha(i)\to\beta(i)\to\gamma(i)\to0 \quad\text{eksak} \\ \implies 0\to\varinjlim\alpha\to\varinjlim\beta \to\varinjlim\gamma\to0\quad\text{eksak}. \end{multline*}\]

Contoh rujukan telah menunjukkan bahwa \(\varinjlim\) mempertahankan kokernel. Oleh karena itu, menurut Catatan rujukan, syarat terakhir di atas juga ekuivalen dengan pernyataan bahwa setiap \(\varinjlim\) kecil terfilter mempertahankan monomorfisme. Argumen berikut memperlihatkan kegunaan syarat ini.

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori Grothendieck. Untuk setiap himpunan kecil \(I\), pengambilan jumlah langsung (yakni koproduk) memberikan funktor eksak \(\bigoplus_I:\mathcal{A}^I\to\mathcal{A}\).

Bukti. Kasus hingga jelas, sedangkan Proposisi rujukan menyajikan \(\bigoplus_I\) sebagai \(\varinjlim\) terfilter dari jumlah-jumlah langsung hingga.

Selanjutnya kita memperoleh sifat yang tampak sederhana tetapi sangat berguna; sifat ini juga bertumpu pada keeksakan \(\varinjlim\) terfilter.

Proposisi. Tetapkan suatu himpunan terurut parsial kecil yang terfilter \((I,\leq)\). Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori Grothendieck, atau secara lebih umum, misalkan \(\varinjlim:\mathcal{A}^{(I,\leq)}\to\mathcal{A}\) ada dan eksak. Untuk setiap

dengan notasi dari Konvensi rujukan, kita mempunyai \[\begin{gather*} \varinjlim_{i\in I}X_i\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\bigcup_{i\in I}X_i\subset X,\\ Y\cap\left(\bigcup_{i\in I}X_i\right) =\bigcup_{i\in I}(Y\cap X_i)\;\in\mathrm{Sub}_X. \end{gather*}\]

Bukti. Karena \(\varinjlim_i\) eksak, morfisme kanonik \(\iota:\varinjlim_iX_i\to X\) yang ditentukan oleh semua \(X_i\hookrightarrow X\) dan sifat universal \(\varinjlim\) tetap merupakan monomorfisme. Jika semua \(X_i\hookrightarrow X\) berfaktor melalui suatu subobjek \(Z\subset X\), sifat universal tersebut memberikan faktorisasi \(\iota\) sebagai \(\varinjlim_iX_i\to Z\subset X\). Jadi \(\iota:\varinjlim_iX_i\hookrightarrow X\) memang memberikan supremum dari \((X_i)_{i\in I}\) di \(\mathrm{Sub}_X\). Ini membuktikan persamaan pertama.

Selanjutnya, tuliskan morfisme kuosien \(X\to X/Y\) sebagai \(q\). Maka \(Y=\operatorname{ker}(q)\) dan \(Y\cap X_i=\operatorname{ker}(q|_{X_i})\). Perhatikan keluarga morfisme yang kompatibel \(q|_{X_i}:X_i\to X/Y\). Karena pengambilan \(\varinjlim_i\) mempertahankan kernel, bersama paragraf sebelumnya kita memperoleh \(Y\cap\left(\bigcup_{i\in I}X_i\right)= \bigcup_{i\in I}(Y\cap X_i)\).

Contoh (Kategori modul). Misalkan \(R\) gelanggang. Maka \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) adalah kategori Grothendieck. Memang, sifat kolengkapnya sudah dikenal [Li1], sedangkan keeksakan \(\varinjlim\) terfilter diberikan oleh [Li1]. Sebagai kasus khusus \(R=\ensuremath{\mathbb{Z}}\), kategori \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) adalah kategori Grothendieck.

Untuk mengembangkan teori ini lebih lanjut, kita memerlukan beberapa persiapan mengenai generator.

Definisi. Misalkan \(s\) generator suatu kategori \(\mathcal{C}\). Jika untuk setiap monomorfisme \(i:S_1\hookrightarrow S_2\) dalam \(\mathcal{C}\), pemetaan terkait \(i_*:\operatorname{Hom}(s,S_1)\hookrightarrow\operatorname{Hom}(s,S_2)\) bijektif jika dan hanya jika \(i\) isomorfisme, maka \(s\) disebut generator kuat dari \(\mathcal{C}\).

Proposisi. Misalkan \(s\) merupakan generator kuat kategori \(\mathcal{C}\) dan, untuk setiap objek \(X\) serta monomorfisme \(S_i\hookrightarrow X\) dengan \(i=1,2\), produk serat \(S_1\cap S_2:=S_1\ensuremath{\underset{X}{\times}}S_2\) ada. Jika \(\kappa:=|\operatorname{Hom}(s,X)|\), maka \(|\mathrm{Sub}_X|\leq2^\kappa\).

Bukti. Misalkan \(s\) generator kuat dan \(X\) sebarang objek. Akan ditunjukkan bahwa \[\begin{align*} \mathrm{Sub}_X&\longrightarrow \left\{\text{himpunan bagian dari }\operatorname{Hom}(s,X)\right\}\\ S&\longmapsto\operatorname{Hom}(s,S) \end{align*}\] bersifat injektif, dan ini memberikan ketaksamaan yang diinginkan.

Ambil \(S_1,S_2\in\mathrm{Sub}_X\) sedemikian sehingga \(\operatorname{Hom}(s,S_1)=\operatorname{Hom}(s,S_2)\). Jika \(S_1\subset S_2\), definisi generator kuat segera memberikan \(S_1=S_2\). Dalam kasus umum, \(S_1\cap S_2\subset S_i\) untuk \(i=1,2\) (lihat Definisi rujukan), dan sebagai himpunan bagian dari \(\operatorname{Hom}(s,X)\) berlaku \[\operatorname{Hom}\left(s,S_1\cap S_2\right) =\operatorname{Hom}(s,S_1)\cap\operatorname{Hom}(s,S_2)=\operatorname{Hom}(s,S_i),\qquad i=1,2.\] Langkah sebelumnya memberikan \(S_1=S_1\cap S_2=S_2\), sebagaimana diklaim.

Proposisi. Setiap generator dalam kategori abelian secara otomatis merupakan generator kuat.

Bukti. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian dan \(s\) generatornya. Untuk monomorfisme \(i:S_1\hookrightarrow S_2\), perhatikan pasangan morfisme

\(i\) bukan isomorfisme, maka \(q\neq0\). Jadi, dari definisi generator, terdapat \(\epsilon\in\operatorname{Hom}(s,S_2)\) sedemikian sehingga \(q\epsilon\neq0\epsilon=0\); morfisme \(\epsilon\) ini tidak dapat berfaktor melalui \(S_1=\operatorname{ker}(q)\).

Korolari. Setiap kategori Grothendieck merupakan kategori berdaya-baik sekaligus koberdaya-baik (Definisi rujukan).

Bukti. Kategori abelian memiliki semua produk serat hingga, sedangkan setiap himpunan \(\operatorname{Hom}\) kecil menurut asumsi. Jadi sifat berdaya-baik mengikuti dari Proposisi rujukan dan Proposisi rujukan. Selain itu, dalam kategori abelian, \(\mathrm{Sub}_X\) dan \(\mathrm{Quot}_X\) selalu memiliki kardinalitas yang sama.

Korolari. Setiap kategori Grothendieck \(\mathcal{A}\) lengkap; dengan kata lain, kategori ini memiliki semua \(\varprojlim\) kecil.

Bukti. Kategori \(\mathcal{A}\) kolengkap dan koberdaya-baik. Terapkan Korolari rujukan.

Dengan demikian, kategori Grothendieck memiliki semua jumlah langsung kecil dan produk langsung kecil. Latihan bab ini akan menunjukkan bahwa morfisme kanonik \(\delta:\bigoplus_{i\in I}X_i\to\prod_{i\in I}X_i\) dalam persamaan merupakan monomorfisme; untuk kategori modul, hal ini tentu sudah jelas.

Korolari. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori Grothendieck. Funktor \(G:\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\to\ensuremath{\mathsf{Set}}\) terwakili jika dan hanya jika \(G\) mempertahankan semua \(\varprojlim\) kecil; secara lebih konkret, \(G\) mengubah setiap \(\varinjlim\) kecil dalam \(\mathcal{A}\) menjadi \(\varprojlim\) kecil dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\).

Bukti. Terapkan Korolari rujukan pada \(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\).

Perhatikan bahwa meskipun definisi kategori Grothendieck tidak swa-dual, versi dual dari hasil di atas tetap berlaku; lihat Korolari rujukan. Sekarang kita akan menunjukkan bahwa kategori Grothendieck memiliki cukup banyak objek injektif. Bahkan, bukan hanya monomorfisme \(X\hookrightarrow I\) dalam Definisi rujukan yang ada, melainkan juga bahwa \(I\) dapat dipilih secara funktorial terhadap \(X\).

Lema. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori Grothendieck dan \(s\) generatornya. Objek \(I\) injektif jika dan hanya jika, untuk setiap monomorfisme \(X\hookrightarrow s\), setiap morfisme \(X\to I\) dapat diperluas menjadi morfisme \(s\to I\); dengan kata lain, data tersebut dapat dilengkapi menjadi diagram komutatif

Bukti. Sifat injektif ekuivalen dengan pernyataan berikut: untuk setiap monomorfisme \(A\hookrightarrow B\), semua morfisme \(f:A\to I\) dapat diperluas menjadi morfisme \(B\to I\). Jadi arah “hanya jika” jelas.

Sekarang kita buktikan arah sebaliknya. Ingat bahwa \(\mathcal{A}\) adalah kategori berdaya-baik. Untuk data \(I\xleftarrow{f}A\hookrightarrow B\) seperti di atas, perhatikan himpunan kecil \[\mathcal{S}:=\left\{\begin{array}{r|l} (A',f')&A\subset A'\subset B\quad\text{(sebagai subobjek)},\\ &f':A'\to I\quad\text{memperluas }f \end{array}\right\},\] yang diurutkan parsial oleh relasi perluasan. Dari keeksakan \(\varinjlim\) terfilter, setiap subhimpunan terurut total \(\mathcal{T}\) dari \(\mathcal{S}\) memiliki batas atas \[\widetilde{A}:=\varinjlim_{(A',f')\in\mathcal{T}}A',\qquad \widetilde{f}:=\varinjlim_{(A',f')\in\mathcal{T}}f':\widetilde{A}\to I.\] Lema Zorn menunjukkan bahwa \(\mathcal{S}\) memiliki unsur maksimal \((A',f')\). Kita hendak membuktikan bahwa \(A'=B\). Jika tidak, karena \(s\) generator kuat, terdapat \(g:s\to B\) yang tidak dapat berfaktor melalui \(A'\hookrightarrow B\). Kita akan menunjukkan bahwa \(f'\) dapat diperluas menjadi \(A'+g(s)\to I\), bertentangan dengan kemaksimalan \((A',f')\).

Tetapkan \(Y:=A'\cap g(s)\). Perhatikan bagian bergaris penuh dari diagram komutatif berikut:

\(\varphi\) seperti ditunjukkan oleh garis putus-putus yang membuat bagian segitiga komutatif. Karena \(\varphi\) bernilai nol pada \(\operatorname{ker}(g)\), terdapat pula \(f''\) seperti pada garis putus-putus sehingga \(\varphi=f''g\). Dengan menarik balik sepanjang \(g^{-1}(Y)\twoheadrightarrow Y\) (yang merupakan epimorfisme berdasarkan Proposisi rujukan), kita memperoleh bahwa pembatasan \(f'\) dan \(f''\) pada \(Y\) sama. Oleh sifat universal koproduk serat, keduanya kemudian dapat direkatkan menjadi morfisme \(A'+g(s)\to I\). Ini membuktikan klaim.

Sekarang kita akan memperkenalkan suatu varian dari apa yang disebut “argumen objek kecil”. Pembaca sebaiknya meninjau sekilas Definisi A.2.7 dan pembahasan terkait tentang kardinal reguler; uraian berikut memerlukan operasi serta sifat-sifat dasarnya.

Definisi. Misalkan \(\mathcal{C}\) kategori yang memiliki semua \(\varinjlim\) kecil terfilter, \(I\subset\operatorname{Mor}(\mathcal{C})\) suatu himpunan bagian, dan \(\alpha\) kardinal kecil reguler.

  1. Objek \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) disebut objek \(\alpha\)-kecil relatif terhadap \(I\) jika syarat berikut dipenuhi. Misalkan \(\widetilde{\alpha}\) kardinal kecil reguler dengan \(\widetilde{\alpha}\geq\alpha\). Untuk setiap funktor \(\beta\mapsto Y_\beta\) dari ordinal \(\widetilde{\alpha}\), yang dipandang sebagai kategori kecil terfilter, ke \(\mathcal{C}\), jika \(Y_\beta\to Y_{\beta'}\) berada dalam \(I\) untuk setiap \(\beta\leq\beta'\), maka pemetaan kanonik \[\varinjlim_\beta\operatorname{Hom}\left(X,Y_\beta\right) \longrightarrow\operatorname{Hom}\left(X,\varinjlim_\beta Y_\beta\right)\] (lihat Persamaan A.2.1) merupakan bijeksi.

  2. Jika \(X\) merupakan objek \(\alpha\)-kecil relatif terhadap \(\operatorname{Mor}(\mathcal{C})\), maka \(X\) disebut objek \(\alpha\)-kecil.

Relatif terhadap \(I\) yang telah dipilih, jika \(\alpha\leq\alpha'\), maka sifat \(\alpha\)-kecil mengakibatkan sifat \(\alpha'\)-kecil.

Lema. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori Grothendieck, \(X\) suatu objeknya, dan \(\alpha\) kardinal kecil reguler. Jika \(\alpha>\kappa:=|\mathrm{Sub}_X|\), maka \(X\) adalah objek \(\alpha\)-kecil relatif terhadap semua monomorfisme (Definisi rujukan).

Bukti. Perhatikan data \(\beta\mapsto Y_\beta\) dari Definisi rujukan (i), dengan syarat bahwa \(Y_\beta\to Y_{\beta'}\) merupakan monomorfisme apabila \(\beta\leq\beta'\). Tanpa mengurangi keumuman, kita dapat mengambil \(\alpha=\widetilde{\alpha}\) dalam definisi tersebut.

Karena \(\varinjlim\) terfilter dalam \(\mathcal{A}\) eksak, setiap \(Y_\beta\to\varinjlim_\gamma Y_\gamma\) tetap merupakan monomorfisme. Keeksakan \(\varinjlim\) terfilter dalam \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) juga menyiratkan bahwa pemetaan \[\varinjlim_{\gamma<\alpha}\operatorname{Hom}(X,Y_\gamma) \longrightarrow\operatorname{Hom}\left(X,\varinjlim_{\gamma<\alpha}Y_\gamma\right)\] injektif; jadi tinggal membuktikan bahwa pemetaan itu surjektif. Selanjutnya, kita pandang setiap \(Y_\beta\) sebagai subobjek dari \(\varinjlim_\gamma Y_\gamma\).

Untuk suatu morfisme \(f:X\to\varinjlim_\gamma Y_\gamma\), setiap \(\beta<\alpha\) menentukan subobjek \(f^{-1}(Y_\beta)\) dari \(X\). Kita dapat mengasumsikan \(f^{-1}(Y_\beta)\neq X\) untuk setiap \(\beta\), sebab jika tidak, tidak ada lagi yang perlu dibuktikan. Ingat bahwa \(f^{-1}\) diberikan oleh produk serat. Dengan sekali lagi menggunakan keeksakan \(\varinjlim\) terfilter, kita memperoleh isomorfisme alami \[\varinjlim_\beta f^{-1}(Y_\beta) \simeq f^{-1}\left(\varinjlim_\beta Y_\beta\right)=X.\] Karena terdapat paling banyak \(\kappa\) subobjek \(f^{-1}(Y_\beta)\), ada suatu himpunan bagian \(S\) dari \(\alpha\) dengan \(|S|\leq\kappa\) sehingga ruas kiri dapat diganti oleh \(\varinjlim_{\beta\in S}\).

Perhatikan ordinal \(\sigma:=\sup S\leq\alpha\). Akan ditunjukkan bahwa \(\sigma<\alpha\). Jika tidak, dari \(|S|\leq\kappa<\alpha\) dan \(|S|\geq\mathrm{cf}(\alpha)\) (Proposisi A.2.8 (ii)) akan diperoleh \(\mathrm{cf}(\alpha)<\alpha\), bertentangan dengan kereguleran \(\alpha\). Klaim ini memastikan bahwa \(f^{-1}(Y_\beta)\) selalu merupakan subobjek dari \(f^{-1}(Y_\sigma)\) untuk \(\beta\in S\). Akibatnya, \(f^{-1}(Y_\sigma)=X\), sehingga \(f\) berfaktor melalui \(Y_\sigma\).

Teorema (A. Grothendieck). Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori Grothendieck. Tuliskan \(\mathcal{I}\) untuk subkategori penuh dari \(\mathcal{A}\) yang terdiri atas objek-objek injektif, dan tuliskan funktor inklusinya sebagai \(\iota:\mathcal{I}\to\mathcal{A}\). Terdapat funktor \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{I}\) beserta transformasi alami \(\varphi:\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{A}}\to\iota F\) sedemikian sehingga setiap \[\varphi_X:X\to F(X),\qquad X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\] merupakan monomorfisme dalam \(\mathcal{A}\). Khususnya, \(\mathcal{A}\) memiliki cukup banyak objek injektif.

Bukti. Pilih suatu generator \(s\). Tetapkan \(F_0\) sebagai funktor \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{A}}\). Langkah pertama ialah membentuk, untuk setiap objek \(X\), diagram dorong keluar

rujukan memastikan bahwa \(\varphi(0,1)_X:X\to F_1(X)\) pada diagram tersebut merupakan monomorfisme. Ketika \(X\) bervariasi, penetapan \(X\mapsto F_1(X)\) menjadi funktor dari \(\mathcal{A}\) ke dirinya sendiri, dan \(\varphi(0,1):F_0\to F_1\) menjadi transformasi alami.

Secara lebih umum, untuk setiap ordinal kecil \(\alpha\) kita akan membentuk funktor \(F_\alpha:\mathcal{A}\to\mathcal{A}\) beserta keluarga transformasi \(\varphi(\beta,\alpha):F_\beta\to F_\alpha\) untuk \(\beta\leq\alpha\), dengan sifat-sifat berikut.

Konstruksi ini dilakukan dengan rekursi transfinit [Li1]. Mulai dari kasus \(\alpha=0\), andaikan bahwa \(F_\beta\) dan keluarga transformasi \(\varphi(\beta',\beta)\) telah didefinisikan untuk setiap ordinal \(\beta<\alpha\). Tetapkan \[F_\alpha(X) := \begin{cases} F_1(F_\beta(X)), & \alpha = \beta + 1:\ \text{ordinal penerus}, \\ \varinjlim_{\beta < \alpha} F_\beta(X), & \alpha: \text{ordinal limit}, \end{cases}\] dengan \(\varinjlim\) dibentuk relatif terhadap \((\varphi(\beta',\beta))_{\beta'\leq\beta<\alpha}\). Sifat \(F_1\) dan fakta bahwa \(\varinjlim\) terfilter mempertahankan monomorfisme menentukan pilihan yang jelas bagi \(\varphi(\beta,\alpha)\).

Dengan Lema A.2.10, pilih kardinal kecil reguler \(\alpha\) sedemikian sehingga \(\alpha>|\mathrm{Sub}_s|\). Kita tunjukkan bahwa \(F_\alpha X\) injektif untuk setiap \(X\). Diberikan \(Y\hookrightarrow s\) dan \(f:Y\to F_\alpha X\). Definisi kardinal reguler A.2.7 menyiratkan bahwa \(\alpha\) merupakan ordinal limit. Dari konstruksi \(F_\alpha\), inklusi \(\mathrm{Sub}_Y\subset\mathrm{Sub}_s\), dan Lema rujukan, diperoleh bahwa \(f\) berfaktor melalui suatu \(\varphi:Y\to F_\beta X\) dengan \(\beta+1<\alpha\). Tinjau diagram komutatif

\(f\) meluas menjadi morfisme \(s\to F_\alpha X\). Lema rujukan kemudian menyiratkan bahwa \(F_\alpha X\) merupakan objek injektif. Akhirnya, ambil \(F:=F_\alpha:\mathcal{A}\to\mathcal{I}\) dan \(\varphi:=\varphi(0,\alpha)\).

Korolari. Setiap kategori Grothendieck mempunyai kogenerator injektif.

Bukti. Pilih generator \(s\) bagi kategori Grothendieck \(\mathcal{A}\). Himpunan \(\mathrm{Quot}_s\) diketahui kecil. Pilih objek injektif \(I\) beserta monomorfisme \(\bigoplus_{Q\in\mathrm{Quot}_s}Q\hookrightarrow I\). Kita gunakan kriteria Proposisi rujukan untuk menunjukkan bahwa \(I\) merupakan kogenerator.

Misalkan \(T\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) tak nol. Ada morfisme tak nol \(s\to T\), yang berfaktor sebagai \(s\twoheadrightarrow Q'\hookrightarrow T\). Dengan demikian terdapat \[Q' \stackrel{\text{jelas}}{\hookrightarrow} \bigoplus_{Q \in \mathrm{Quot}_s} Q \hookrightarrow I.\] Menurut definisi objek injektif, komposisi ini meluas menjadi morfisme \(T\to I\), dan morfisme tersebut jelas tak nol. Ini membuktikan klaim.

Korolari. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori Grothendieck. Funktor \(F:\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Set}}\) terwakili jika dan hanya jika ia mempertahankan semua \(\varprojlim\) kecil.

Bukti. Kategori \(\mathcal{A}\) mempunyai kogenerator; terapkan Korolari rujukan.

Karakterisasi lain dari kategori Grothendieck diberikan oleh Teorema Gabriel–Popescu–Kuhn A.3.2 dalam lampiran buku ini.

Latihan

Tunjukkan bahwa subkategori aditif penuh dalam \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) yang dibentuk oleh modul-modul \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) bebas bukan kategori abelian.

Misalkan \(X\) objek dalam kategori abelian dan \(Y,Z\in\mathrm{Sub}_X\). Tinjau isomorfisme antarhimpunan terurut parsial

rujukan (ii), anak panah horizontal bawah berasal dari isomorfisme \(Y/(Y\cap Z)\simeq(Y+Z)/Z\) pada Teorema rujukan (iii), dan anak panah horizontal atas adalah \(W\mapsto W+Z\) dari Proposisi rujukan. Tunjukkan bahwa diagram tersebut komutatif.

Misalkan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif dan \(\mathcal{A}\) kategori abelian \(\Bbbk\)-linear. Buktikan bahwa jika \(\operatorname{Hom}(X,X)\) merupakan modul Artinian atas \(\Bbbk\) untuk setiap \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), maka \(\mathcal{A}\) memenuhi syarat rantai ganda dalam Definisi rujukan. Petunjuk. Untuk rantai ganda \((X_n,\alpha_n,\beta_n)_{n=0}^\infty\), penetapan \(f\mapsto\beta_n f\alpha_n\) menentukan barisan monomorfisme modul-\(\Bbbk\) \(\operatorname{Hom}(X_{n+1},X_{n+1})\hookrightarrow\operatorname{Hom}(X_n,X_n)\). Tunjukkan bahwa morfisme ini merupakan isomorfisme jika dan hanya jika \(\alpha_n\) dan \(\beta_n\) keduanya merupakan isomorfisme.

Misalkan \(\mathcal{K}\) suatu kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) dengan objek nol. Jika \(\operatorname{ker}(e)\) ada untuk setiap \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{K})\) dan setiap idempoten \(e\in\operatorname{End}(X)\), maka \(\mathcal{K}\) disebut kategori Karoubi.

  1. Buktikan bahwa setiap idempoten \(e\) dalam kategori Karoubi mempunyai kokernel, serta terdapat isomorfisme kanonik \(\operatorname{ker}(e)\simeq\operatorname{coker}(e)\).

  2. Untuk setiap kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) \(\mathcal{C}\) dengan objek nol, bentuk secara kanonik suatu kategori Karoubi \(\mathrm{kar}(\mathcal{C})\) beserta funktor aditif penuh dan setia \(\varphi_{\mathcal{C}}:\mathcal{C}\to\mathrm{kar}(\mathcal{C})\) sedemikian sehingga, untuk setiap kategori Karoubi \(\mathcal{K}\), funktor \[\varphi_{\mathcal{C}}^*: \mathcal{K}^{\mathrm{kar}(\mathcal{C})}\to \mathcal{K}^{\mathcal{C}},\quad F\mapsto F\varphi_{\mathcal{C}}\] merupakan ekuivalensi. Di sini \(\mathcal{K}^{\mathcal{C}}\) adalah kategori funktor yang terdiri dari semua funktor aditif \(\mathcal{C}\to\mathcal{K}\), dan demikian pula untuk notasi lainnya.

  3. Jika \(\Bbbk\) gelanggang komutatif dan \(\mathcal{C}\) bersifat \(\Bbbk\)-linear, maka \(\mathrm{kar}(\mathcal{C})\) juga mempunyai struktur \(\Bbbk\)-linear yang alami.

Kategori \(\mathrm{kar}(\mathcal{C})\) lazim disebut selubung Karoubi dari \(\mathcal{C}\); kategori ini diperoleh dengan menambahkan semua suku langsung pada \(\mathcal{C}\) secara formal. Petunjuk. Ambil objek-objek \(\mathrm{kar}(\mathcal{C})\) sebagai data \((X,e)\), dengan \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) dan \(e\in\operatorname{End}(X)\) idempoten. Morfisme \((X,p)\to(Y,q)\) adalah morfisme \(f:X\to Y\) dalam \(\mathcal{C}\) yang memenuhi \(qf=f=fp\), sedangkan \(\varphi_{\mathcal{C}}(X)=(X,\ensuremath{\mathrm{id}}_X)\).

Untuk suatu gelanggang \(R\), periksa bahwa semua modul-\(R\) projektif membentuk kategori Karoubi yang bukan kategori abelian.

Misalkan kategori abelian \(\mathcal{A}\) mempunyai semua jumlah langsung kecil \(\bigoplus_{i\in I}\) (atau semua produk kecil \(\prod_{i\in I}\)). Buktikan bahwa himpunan kecil \(\Sigma\subset\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) merupakan keluarga generator (atau keluarga kogenerator) jika dan hanya jika, untuk setiap \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), terdapat jumlah langsung kecil (atau produk kecil) \(S\) dari anggota-anggota \(\Sigma\) beserta epimorfisme \(S\twoheadrightarrow X\) (atau monomorfisme \(X\hookrightarrow S\)). Petunjuk. Untuk keluarga generator, arah “jika” mudah. Untuk arah “hanya jika”, ambil morfisme jelas \[f: \bigoplus_{s \in \Sigma} \bigoplus_{\varphi \in \operatorname{Hom}(s, X)} s \to X;\] setiap morfisme \(\varphi\) berfaktor melalui \(f\). Karena itu setiap komposisi \(s\xrightarrow{\varphi'}X\to\operatorname{coker}(f)\) bernilai \(0\); simpulkan bahwa \(\operatorname{coker}(f)=0\).

Misalkan \(A,B,C\) subobjek dari objek \(X\) dalam kategori abelian dan memenuhi \(A\cap(B+C)=0=B\cap C\). Buktikan bahwa \(A\cap B=0\) dan \((A+B)\cap C=0\). Petunjuk. Bentuk monomorfisme \((A+B)\cap C\to A\), lalu tunjukkan bahwa ia berfaktor melalui \(A\cap(B+C)\). Anda dapat mencoba dahulu kasus kategori modul.

Buktikan bahwa kategori abelian modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) yang dibangkitkan secara hingga mempunyai cukup banyak objek projektif, tetapi tidak mempunyai cukup banyak objek injektif.

(Lema Schanuel) Tinjau objek projektif \(P,Q\) dalam suatu kategori abelian dan barisan eksak pendek \[\begin{gather*} 0 \to K \to P \xrightarrow{\phi} M \to 0, \\ 0 \to L \to Q \xrightarrow{\psi} M \to 0. \end{gather*}\] Dari data ini, bentuk diagram tarik balik

\(0\to L\to X\xrightarrow{\psi'}P\to0\) dan \(0\to K\to X\xrightarrow{\phi'}Q\to0\), lalu buktikan bahwa terdapat isomorfisme \(K\oplus Q\simeq L\oplus P\). Petunjuk.Terapkan Proposisi rujukan dan rujukan.

Buktikan bahwa \(\ensuremath{\mathbb{Q}}/\ensuremath{\mathbb{Z}}\) merupakan kogenerator injektif bagi \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\).

Periksa secara rinci relasi adjoin dalam Contoh rujukan.

Misalkan \(\mathcal{C}\) kategori tak kosong dan \(\mathcal{A}\) kategori abelian. Untuk setiap \(c\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\), funktor evaluasi \(\mathrm{ev}_c:\mathcal{A}^{\mathcal{C}}\to\mathcal{A}\) memetakan \(F\) ke \(Fc\).

  1. Andaikan \(\mathcal{A}\) mempunyai semua jumlah langsung berbentuk \(\bigoplus_{c\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})}\) dan \(\bigoplus_{f\in\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(c,c')}\). Untuk setiap \(c\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\), definisikan funktor \(\mathcal{L}_c:\mathcal{A}\to\mathcal{A}^{\mathcal{C}}\) pada objek dengan \((\mathcal{L}_cX)(c')=\bigoplus_{\operatorname{Hom}(c,c')}X\). Lengkapi definisinya pada morfisme sehingga \(\mathcal{L}_c\) menjadi adjoin kiri bagi \(\mathrm{ev}_c\).

  2. Dengan asumsi di atas, buktikan bahwa jika \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek projektif, maka \(\mathcal{A}^{\mathcal{C}}\) juga demikian.

  3. Selidiki versi dualnya. Andaikan \(\mathcal{A}\) mempunyai semua produk berbentuk \(\prod_{c\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})}\) dan \(\prod_{f\in\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(c',c)}\). Definisikan funktor \(\mathcal{R}_c:\mathcal{A}\to\mathcal{A}^{\mathcal{C}}\) dengan \((\mathcal{R}_cX)(c')=\prod_{\operatorname{Hom}(c',c)}X\) yang menjadi adjoin kanan bagi \(\mathrm{ev}_c\). Selanjutnya buktikan bahwa jika \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek injektif, maka \(\mathcal{A}^{\mathcal{C}}\) juga demikian.

  4. Selidiki hubungan konstruksi-konstruksi tersebut dengan Contoh rujukan ketika \(\mathcal{C}=\mathbf{2}\).

Dengan notasi soal sebelumnya, misalkan \(\mathcal{C}\) kategori kecil. Buktikan bahwa jika \(s\) merupakan generator (atau kogenerator) bagi \(\mathcal{A}\), maka semua \(\mathcal{L}_c(s)\) (atau \(\mathcal{R}_c(s)\)), dengan \(c\) merentang \(\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\), membentuk keluarga generator (atau keluarga kogenerator) bagi \(\mathcal{A}^{\mathcal{C}}\), asalkan jumlah langsung (atau produk langsung) yang diperlukan ada. Petunjuk. Untuk kasus generator, bagi setiap \(c\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) dan setiap morfisme \(f:X\to Y\) dalam \(\mathcal{A}^{\mathcal{C}}\) terdapat diagram komutatif

\(c\) merentang \(\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\), semua \(f_*\) pada kolom kedua menentukan \(f\) secara tunggal.

(Konstruksi langsung kuosien Serre) Untuk subkategori Serre \(\mathcal{T}\) dari kategori abelian \(\mathcal{A}\), definisikan kategori baru yang himpunan objeknya sama dengan \(\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), sedangkan himpunan morfisme dari \(X\) ke \(Y\) ialah \[\varinjlim_{X' \subset X, Y' \subset Y} \operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(X', Y/Y'), \quad \text{dengan}\; X/X',\;Y'\in\operatorname{Ob}(\mathcal{T}).\]

  1. Lengkapi definisi komposisi morfisme dan tunjukkan bahwa kategori ini ekuivalen dengan kuosien Serre \(\mathcal{A}/\mathcal{T}\) dalam Teorema rujukan. Petunjuk. Periksa bahwa kategori ini mempunyai sifat universal yang dinyatakan dalam Teorema rujukan.

  2. Gunakan konstruksi ini untuk menunjukkan bahwa jika \(\mathcal{A}\) merupakan kategori berdaya-baik (Definisi rujukan), maka \(\mathcal{A}/\mathcal{T}\) juga merupakan kategori-\(\mathcal{U}\), dengan \(\mathcal{U}\) semesta Grothendieck yang telah dipilih.

Misalkan \(\mathcal{B}\) subkategori abelian dari \(\mathcal{A}\), dan untuk setiap \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) terdapat barisan subobjek \(0=X_0\subset\cdots\subset X_n=X\) sedemikian sehingga \(X_i/X_{i-1}\in\operatorname{Ob}(\mathcal{B})\). Buktikan bahwa funktor inklusi \(\mathcal{B}\to\mathcal{A}\) menginduksi isomorfisme grup \(\mathrm{K}_0(\mathcal{B})\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathrm{K}_0(\mathcal{A})\). Petunjuk. Gunakan Teorema Penghalusan Schreier rujukan untuk menunjukkan bahwa \([X]\mapsto\sum_{i=1}^n[X_i/X_{i-1}]\) memberikan pemetaan invers yang tidak bergantung pada pilihan barisan subobjek.

Misalkan \(\mathrm{isom}\) adalah himpunan kelas isomorfisme semua objek dalam kategori aditif \(\mathcal{A}\). Tuliskan \(\ensuremath{\left\langle X \right\rangle}\) untuk citra kelas isomorfisme objek \(X\) dalam modul \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) bebas \(\ensuremath{\mathbb{Z}}^{\oplus\mathrm{isom}}\). Definisikan versi jumlah langsung dari grup \(\mathrm{K}_0\) dengan \[\mathrm{K}_{\oplus}(\mathcal{A}) := \ensuremath{\mathbb{Z}}^{\oplus \mathrm{isom}} \big/ \text{submodul yang dibangun oleh semua}\; \ensuremath{\left\langle X \oplus Y \right\rangle} - \ensuremath{\left\langle X \right\rangle} - \ensuremath{\left\langle Y \right\rangle}.\]

Misalkan pula \(\mathrm{ind}\) adalah himpunan kelas isomorfisme objek tak terurai. Buktikan bahwa jika \(\mathcal{A}\) kategori Karoubi dan setiap objek tak nol mempunyai dekomposisi jumlah langsung hingga \(X\simeq X_1\oplus\cdots\oplus X_k\), dengan \(X_i\neq0\) dan \(\operatorname{End}(X_i)\) gelanggang lokal (lihat pembahasan sebelum Korolari rujukan), maka terdapat isomorfisme kanonik \[\ensuremath{\mathbb{Z}}^{\oplus \mathrm{ind}} \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathrm{K}_{\oplus}(\mathcal{A}).\] Petunjuk. Ingat bahwa jika \(\operatorname{End}(X_i)\) gelanggang lokal, maka \(X_i\) tak terurai; buktikan langsung atau lihat [Li1]. Selanjutnya gunakan [Li1] untuk memperoleh keunikan dekomposisi.

Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori Grothendieck dan \((X_i)_{i\in I}\) suatu keluarga objek dengan \(I\) himpunan kecil. Buktikan bahwa morfisme kanonik \(\delta:\bigoplus_{i\in I}X_i\to\prod_{i\in I}X_i\) dalam persamaan merupakan monomorfisme. Petunjuk. Untuk setiap himpunan bagian hingga \(F\subset I\), tinjau diagram komutatif \[\text{READERDIAGRAM0008}\] Ambil \(\varinjlim\) terfilter dari \(\iota_F\delta_F\) untuk semua \(F\subset I\) hingga, lalu simpulkan bahwa \(\delta\) monomorfisme; lihat Proposisi rujukan.

Buktikan bahwa jika \(\mathcal{A}\) kategori Grothendieck, maka kategori kompleks \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) (lihat §3.1) dan kategori funktor \(\mathcal{A}^{\mathcal{C}}\) keduanya merupakan kategori Grothendieck, dengan \(\mathcal{C}\) sebarang kategori kecil.

(Karakterisasi jumlah langsung) Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori Grothendieck. Tinjau \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) beserta keluarga subobjek \((X_i)_{i\in I}\), dengan \(I\) himpunan kecil. Morfisme kanonik \(\bigoplus_{i\in I}X_i\to X\) memiliki pembatasan pada setiap \(X_i\) yang merupakan inklusi \(X_i\hookrightarrow X\). Buktikan bahwa \(\bigoplus_{i\in I}X_i\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}X\) jika dan hanya jika sifat-sifat berikut terpenuhi.

  1. \(X=\sum_{i\in I}X_i\);

  2. untuk setiap \(i\in I\) berlaku \(X_i\cap\sum_{\substack{j\in I\\j\neq i}}X_j=0\).

Perhatikan bahwa syarat (ii) cukup diperiksa pada himpunan bagian hingga dari \(I\). Jika \(I\) sendiri hingga, pernyataan di atas berlaku dalam sebarang kategori abelian. Petunjuk. Sifat (i) setara dengan surjektivitas morfisme kanonik, sedangkan (ii) setara dengan injektivitasnya. Yang pertama langsung; untuk yang kedua, gunakan \(\varinjlim\) terfilter untuk mereduksi ke kasus \(I\) hingga.

Tinjau objek \(X\) dalam kategori Grothendieck \(\mathcal{A}\).

  1. Lengkapi bukti terperinci dari Catatan rujukan. Petunjuk. Gunakan latihan sebelumnya untuk menangani jumlah langsung tak hingga.

  2. Dengan asumsi berikut, buktikan bahwa jika \(X\) terbelah maka \(X\) semisederhana: untuk setiap \(Y\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) tak nol, terdapat subobjek tak nol \(Y_0\subset Y\) sedemikian sehingga setiap rantai dalam himpunan terurut parsial \(\mathrm{Sub}_{Y_0}\smallsetminus\{Y_0\}\) mempunyai batas atas. Periksa asumsi ini untuk \(\mathcal{A}=R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Petunjuk. Anda dapat mengikuti bagian (iii) \(\implies\) (i) dalam bukti [Li1], serta bukti [Li1].

Kompleks

Konsep kompleks telah diperkenalkan secara ringkas dalam § rujukan. Untuk kompleks \(X=(X^n,d^n)_n\) dalam kategori abelian \(\mathcal{A}\), kohomologi \(\operatorname{H}^n(X):=\operatorname{ker}(d^n)/\operatorname{im}(d^{n-1})\) 1 mengekstrak invarian penting dari \(X\). Sebaliknya, 2 kompleks yang seluruh kohomologinya nol merupakan barisan eksak, yang juga disebut kompleks asiklik. Banyak materi dalam §§ 3.23.5 pada bab ini tidak melibatkan kohomologi dan berlaku bagi kategori aditif umum \(\mathcal{A}\). Kategori kompleks pada \(\mathcal{A}\) dinotasikan dengan \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Kecuali dinyatakan lain, semua kompleks yang dibahas dalam bab ini adalah kompleks kokrantai sebagaimana disebutkan dalam Catatan rujukan; setiap kali \(\Bbbk\) disebutkan, simbol itu menyatakan sembarang gelanggang komutatif. Untuk kompleks \(X\) dan \(Y\) pada kategori aditif \(\mathcal{A}\), homotopi merupakan relasi ekuivalensi pada \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})}(X,Y)\). Relasi ini juga dapat dipahami melalui kompleks \(\operatorname{Hom}\), yakni \(\operatorname{Hom}^\bullet(X,Y)\), yang dikaji dalam § 3.2. Jika \(\mathcal{A}\) kategori abelian, morfisme-morfisme yang homotopik menginduksi peta yang sama pada kohomologi. Selanjutnya, kerucut pemetaan \(\operatorname{Cone}(f)\) yang diperkenalkan dalam § 3.3 akan memainkan peran penting dalam kajian kategori turunan. Kerucut pemetaan berkaitan erat dengan homotopi, dan keduanya mempunyai penafsiran topologis langsung. Bikompleks \(X=(X^{p,q},\ensuremath{{}^\vartriangleright d}^{p,q},\ensuremath{{}^\vartriangle d}^{p,q})_{p,q}\) dapat dibayangkan sebagai kompleks dengan dua arah yang saling bebas, atau secara ekuivalen sebagai “kompleks dari kompleks”. Bikompleks \(X\) dapat diratakan melalui jumlah langsung (atau hasil kali langsung) menjadi kompleks \(\operatorname{tot}_{\oplus}X\) (atau \(\operatorname{tot}_{\Pi}X\)), yang disebut kompleks total dari \(X\). Definisi tepatnya melibatkan sejumlah tanda positif dan negatif; rincian itu merupakan pokok bahasan § 3.5. Salah satu teknik dasar aljabar homologis ialah menurunkan barisan eksak panjang dalam kohomologi dari barisan eksak pendek kompleks \(0\to X'\xrightarrow{f}X\xrightarrow{g}X''\to0\): \[\cdots \to \operatorname{H}^n(X') \xrightarrow{\operatorname{H}^n(f)} \operatorname{H}^n(X) \xrightarrow{\operatorname{H}^n(g)} \operatorname{H}^n(X'') \xrightarrow{\text{morfisme penghubung}} \operatorname{H}^{n+1}(X') \to \cdots .\] Barisan eksak panjang juga dapat dipahami dari sudut pandang kerucut pemetaan, tetapi hal ini memerlukan argumen yang tidak sepenuhnya sepele. Semua itu dibahas dalam §§ 3.63.7. Untuk membantu pembaca membiasakan diri dengan berbagai operasi dasar pada kompleks, § 3.8 menyajikan latihan terpadu melalui homologi Hochschild \(\operatorname{HH}_n(M)\) dan kohomologi Hochschild \(\operatorname{HH}^n(M)\) dari \(M\), suatu bimodul \((R,R)\). Homologi dan kohomologi Hochschild mempunyai banyak kegunaan dalam matematika; bab ini hanya memberikan pengantar ringkas untuk tujuan pembelajaran, dan keduanya akan kembali muncul sebagai contoh dalam bab-bab berikutnya. Berdasarkan funktor pemenggalan yang diperkenalkan dalam § 3.9, dalam § 3.10 kita akan menghubungkan kohomologi vertikal atau horizontal suatu bikompleks dengan kohomologi kompleks totalnya. Bagian ini memerlukan syarat keterbatasan tertentu pada bikompleks. Beberapa buku ajar menangani sifat-sifat tersebut dengan barisan spektral; buku ini mengikuti [KS06] dan menempuh jalur yang agak memutar untuk membuktikannya secara langsung. Untuk objek \(X\) dalam kategori abelian \(\mathcal{A}\), resolusi \(X\) mempunyai versi kiri dan kanan, yang secara konkret merupakan barisan eksak 3 \[0\to X\to I^0\to I^1\to I^2\to\cdots \quad\text{atau}\quad \cdots\to P_1\to P_0\to X\to0 .\] Hal ini juga berarti mengganti \(X\) dengan kompleks yang sifatnya lebih baik melalui kuasi-isomorfisme \(X\to I:=(I^n)_n\) atau \(P:=(P_n)_n\to X\), dengan \(P\) suatu kompleks rantai. Kuasi-isomorfisme adalah morfisme yang menginduksi isomorfisme pada tingkat kohomologi atau homologi. Jika setiap \(I^n\) (atau \(P_n\)) disyaratkan merupakan objek injektif (atau projektif), konstruksi itu disebut resolusi injektif (atau projektif) dari \(X\). Resolusi akan dikaji secara mendalam dalam § 3.11. Dalam arti berikut, resolusi juga funktorial dan unik hingga homotopi: untuk versi injektif, misalkan bagian garis penuh dari diagram berikut berada dalam \(\mathcal{A}\).

\((I')^n\) merupakan objek injektif. Terdapat anak panah putus-putus \(\beta^0,\beta^1,\ldots\) yang membuat seluruh diagram komutatif, dan morfisme kompleks \(\beta:I\to I'\) unik hingga homotopi. Pernyataan ini merupakan penerapan bersama Teorema pada § 3.11 dan Lema pada § 3.11, yang merupakan kasus khusus dari pernyataan yang lebih luas. Sebenarnya, § 3.11 tidak hanya membahas resolusi objek \(X\) dalam \(\mathcal{A}\), tetapi juga resolusi kompleks. Hasil-hasilnya mencakup resolusi Cartan–Eilenberg yang praktis (Teorema pada § 3.11). Sejumlah argumen untuk versi kompleks tak terhindarkan menjadi panjang, meskipun gagasan dasarnya tetap jelas. Dengan mengganti objek kategori \(\mathcal{A}\) oleh resolusi injektif (atau projektif), menerapkan funktor eksak kiri (atau eksak kanan) \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{B}\) pada setiap suku resolusi, lalu mengambil \(\operatorname{H}^n\) (atau \(\operatorname{H}_n=\operatorname{H}^{-n}\)), kita sampai pada definisi klasik funktor turunan kanan \(\mathrm{R}^nF\) (atau funktor turunan kiri \(\mathrm{L}_nF\)). Barisan eksak pendek dalam \(\mathcal{A}\) kemudian menginduksi barisan eksak panjang funktor turunan; lihat § 3.12. Dengan resolusi kompleks, funktor turunan juga dapat dihitung pada kompleks terbatas bawah atau terbatas atas; dalam literatur klasik, konstruksi ini disebut funktor hiperturunan. Dari funktor turunan kanan (atau kiri) beserta barisan eksak panjangnya muncul secara alami konsep funktor-\(\delta\) kohomologis (atau homologis), dan funktor turunan bersifat “universal” di antara funktor-funktor tersebut. Proposisi pada § 3.12 mencirikan funktor-\(\delta\) universal melalui syarat dapat dihapus (atau dapat dihapus secara dual) dalam Definisi pada § 3.12. Hasil ini merupakan sumbangan Grothendieck. Perangkat teknik yang berkaitan dengannya membentuk inti aljabar homologis klasik. Konstruksi penting lainnya ialah funktor turunan kanan (atau kiri) dari bifunktor \(F:\mathcal{A}_1\times\mathcal{A}_2\to\mathcal{B}\), dengan syarat \(F\) eksak kiri (atau eksak kanan) dalam kedua variabel. Contoh yang lazim ialah funktor \(\operatorname{Ext}\) dan \(\operatorname{Tor}\) dalam § 3.14; yang pertama selalu melibatkan kompleks pada kategori lawan. Teorema pada § 3.14 mengkaji kelas bifunktor yang disebut bifunktor seimbang dan menunjukkan bahwa penurunan terhadap salah satu variabel memberikan hasil yang sama. Pembuktiannya bertumpu pada sifat-sifat dasar kohomologi bikompleks. Andaikan \(\mathcal{A}\) mempunyai hasil kali terhitung yang eksak. Konstruksi \(\lim^1\) yang dibahas dalam § 3.13 merupakan contoh lain funktor turunan kanan: ia adalah funktor turunan kanan pertama dari \(\varprojlim\), sedangkan semua funktor turunan kanan yang lebih tinggi bernilai nol (Teorema pada § 3.13). Untuk memperoleh kriteria praktis yang menjamin \(\lim^1=0\), kita akan memperkenalkan syarat Mittag–Leffler dalam Definisi pada § 3.13. Terakhir, dalam § 3.15 kita akan mengkaji kompleks K-injektif dan K-projektif, lalu mendefinisikan resolusi K-injektif dan K-projektif. Keduanya masing-masing merupakan perumuman alami resolusi injektif dan projektif untuk kompleks tak terbatas. Karena K-injektivitas dan K-projektivitas merupakan sifat kompleks secara keseluruhan, definisinya lebih ringkas dan alami daripada resolusi injektif dan projektif yang ditentukan suku demi suku. Dengan konsep tersebut, definisi funktor turunan dapat diperluas ke kompleks tak terbatas. Persoalannya ialah keberadaan resolusi semacam itu: Teorema pada § 3.15 dan Teorema pada § 3.15 memberikan sejumlah hasil parsial. Argumennya relatif rumit dan memerlukan beberapa sifat \(\lim^1\).

Petunjuk Bacaan. Pengalaman menangani kompleks modul-\(\Bbbk\) (\(\Bbbk\) suatu gelanggang komutatif) membantu pembaca memahami isi bab ini dengan lebih cepat, tetapi tidak mutlak diperlukan. Berdasarkan Bab rujukan, menangani kategori abelian yang lebih umum daripada kategori modul juga tidak menimbulkan kesulitan mendasar.

Pembaca yang ingin segera memahami definisi klasik funktor turunan, tetapi tidak berminat pada motivasi topologisnya, disarankan terlebih dahulu melewati bagian tentang kerucut dan silinder pemetaan dalam § 3.3, § 3.4, dan § 3.7. Selain itu, § 3.4 bertujuan menghubungkan \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}})\) dengan \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})^{\operatorname{op}}\). Sejumlah tanda positif dan negatif di sana perlu ditangani dengan cermat, tetapi tidak banyak memengaruhi gagasan besar. Pada pembacaan pertama, pembaca disarankan hanya mempelajari pernyataannya dan melewati pembuktiannya.

Karena materi berikutnya tidak bergantung pada teori homologi dan kohomologi Hochschild, pembaca dapat memutuskan untuk melewatinya berdasarkan waktu dan minat. Materi itu tidak sulit dan akan berulang kali muncul sebagai contoh atau catatan dalam bab-bab berikutnya.

Demikian pula, isi § 3.13 hanya muncul sebagai contoh dalam bagian-bagian selanjutnya, kecuali dalam § 3.15. Isi § 3.15 hanya dirujuk dalam § 4.11 dan § 4.12. Jika tidak terlalu berminat pada funktor turunan tak terbatas, pembaca dapat terlebih dahulu mempelajari bagian definisi dan Contoh pada § 3.15, lalu melewati bagian selebihnya.


  1. Catatan penerjemah (O014-C032): sumber mencetak \(\operatorname{im}(d^{n+1})\). Dengan konvensi kokrantai \(X^{n-1}\xrightarrow{d^{n-1}}X^n\xrightarrow{d^n}X^{n+1}\), subobjek yang berada di dalam \(\operatorname{ker}(d^n)\) ialah \(\operatorname{im}(d^{n-1})\); target memulihkan indeks tersebut, sesuai dengan definisi sebelumnya dalam buku ini.↩︎

  2. Catatan penerjemah (O014-C030): sumber mencetak tanda titik yang diikuti satu karakter tersesat sebelum klausa tentang lenyapnya semua kohomologi, sehingga transisinya tidak gramatikal. Konteksnya menyatakan arah kebalikan; target memulihkan “Sebaliknya” tanpa mengubah klaim matematis.↩︎

  3. Catatan penerjemah (O014-C031): sumber mencetak \(0\to X\to I^0\to I^2\to\cdots\), sehingga melewatkan \(I^1\). Diagram yang langsung mengikutinya memakai \(I^0,I^1,I^2\) secara berurutan; target memulihkan suku \(I^1\).↩︎

Kompleks pada Kategori Aditif

Definisi rujukan telah memperkenalkan secara ringkas konsep kompleks beserta notasi yang lazim digunakan. Misalkan \(\mathcal{A}\) suatu kategori aditif dan tinjau kompleks tak terbatas pada kategori tersebut, yakni kompleks tanpa suku ujung \(X=(X^n,d^n)_{n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}\); morfisme \(d^n\) sering dinotasikan dengan \(d_X^n\). Karena alasan historis, morfisme-morfisme \(d_X^n\) ini juga disebut “diferensial”.

Definisi. Suatu morfisme dari kompleks \(X\) ke kompleks \(Y\) didefinisikan sebagai data \((f^n)_{n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}\), yang juga disingkat menjadi \(f\), dengan \(f^n\in\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(X^n,Y^n)\) memenuhi \[d_Y^n f^n=f^{n+1}d_X^n,\quad n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}.\]

Semua kompleks beserta morfisme di antaranya membentuk kategori \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Morfisme identitas suatu kompleks \(X\) ditentukan oleh \((\ensuremath{\mathrm{id}}_X)^n:=\ensuremath{\mathrm{id}}_{X^n}\), sedangkan komposisi morfisme didefinisikan melalui \((gf)^n=g^nf^n\). Penjumlahan \(f+g:=(f^n+g^n)_{n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) menjadikan \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})}(X,Y)\) suatu grup abelian.

Jika \(\mathcal{A}\) merupakan kategori \(\Bbbk\)-linear dalam pengertian Definisi rujukan, dengan \(\Bbbk\) suatu gelanggang komutatif yang telah ditetapkan, maka \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})}(X,Y)\) juga merupakan modul-\(\Bbbk\) terhadap perkalian skalar suku demi suku. Dalam semua hasil pada bagian ini, kata “aditif” selalu dapat diganti dengan istilah “\(\Bbbk\)-linear” yang lebih umum. Demi keringkasan, selanjutnya hanya versi aditif yang dinyatakan. Sifat utama dalam definisi kompleks ialah \(d^{n+1}d^n=0\). Sifat ini juga dapat dinyatakan kembali dengan bahasa objek diferensial bergradasi. 1

Definisi (Objek bergradasi). Misalkan \(\mathcal{A}\) sembarang kategori. Ingat kembali konstruksi kategori produk \(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\):

Objek \(X=(X^n)_n\) juga disebut objek bergradasi \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) pada \(\mathcal{A}\), atau singkatnya objek bergradasi.

Secara lebih umum, objek-objek dari \(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}^m}\) disebut objek bergradasi \(\ensuremath{\mathbb{Z}}^m\) dan ditulis \((X^{n_1,\ldots,n_m})_{n_1,\ldots,n_m}\); morfismenya ditulis \((f^{n_1,\ldots,n_m})_{n_1,\ldots,n_m}\). Kategori ini dilengkapi keluarga funktor pergeseran \(T_1,\ldots,T_m\) yang saling berkomutasi. Kasus khusus \(m=2\) juga disebut objek bergradasi ganda.

Jika \(\mathcal{A}\) kategori aditif, maka \(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}^m}\) juga kategori aditif: penjumlahan morfisme, jumlah langsung objek, dan semua operasi lainnya dilakukan derajat demi derajat.

Definisi (Objek diferensial bergradasi). Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori aditif. Suatu objek diferensial bergradasi pada \(\mathcal{A}\) didefinisikan sebagai data \((X,d)\), dengan \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}})\) dan \(d:X\to TX\) memenuhi \((Td)d=0\). Suatu morfisme \((X,d_X)\to(Y,d_Y)\) didefinisikan sebagai morfisme \(f\in\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}}(X,Y)\) yang memenuhi \((Tf)d_X=d_Yf\).

Jika \(d\) dalam objek diferensial bergradasi \((X,d)\) dituliskan secara konkret sebagai keluarga morfisme \(d_X^n:X^n\to X^{n+1}\), maka syarat pada \(d\) ialah \(d_X^{n+1}d_X^n=0\), sedangkan syarat pada morfisme ialah \(f^{n+1}d_X^n=d_Y^nf^n\). Dengan demikian, kita kembali memperoleh Definisi rujukan. Jadi, kategori objek diferensial bergradasi pada \(\mathcal{A}\) isomorfik dengan kategori kompleks. Dalam bagian ini kita akan beralih di antara kedua sudut pandang tersebut tanpa keterangan lebih lanjut. Langkah pertama dalam mengkaji kompleks ialah memahami berbagai limit dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Versi untuk kategori produk \(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) relatif mudah: limitnya dapat dibentuk pada setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), yakni suku demi suku atau derajat demi derajat di dalam \(\mathcal{A}\). Berikut ini dijelaskan cara mengangkat konstruksi tersebut ke tingkat \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Tuliskan \(U:\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\to\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) untuk funktor pelupa yang memetakan objek diferensial bergradasi \((X,d)\) ke objek bergradasi \(X\).

Lema (Konstruksi limit suku demi suku). Untuk setiap funktor \(\alpha:I\to\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), tuliskan \(\overline{\alpha}:=U\alpha\). Andaikan \(\varinjlim\overline{\alpha}\) ada. Objek ini dapat dilengkapi secara unik dengan struktur objek \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) sedemikian sehingga menjadi \(\varinjlim\alpha\). Pernyataan yang bersesuaian juga berlaku untuk \(\varprojlim\).

Dalam bahasa Definisi rujukan, pernyataan ini berarti bahwa funktor pelupa \(U\) menciptakan \(\varinjlim\) dan \(\varprojlim\).

Bukti. Misalkan funktor \(\alpha:I\to\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) memetakan \(i\in\operatorname{Ob}(I)\) ke objek diferensial bergradasi \(\alpha(i)=(\overline{\alpha}(i),d_i)\). Jika \(\varinjlim\overline{\alpha}\) ada, semua \(d_i\) menentukan \(d:\varinjlim\overline{\alpha}\to (T\varinjlim\overline{\alpha}\simeq \varinjlim T\overline{\alpha})\); di sini automorfisme \(T\) secara otomatis mempertahankan \(\varinjlim\). Morfisme tersebut dicirikan oleh diagram komutatif

Dari \((Td_i)d_i=0\) diperoleh \((Td)d=0\), sehingga \((\varinjlim\overline{\alpha},d)\) merupakan objek \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Diagram di atas juga menunjukkan bahwa inilah satu-satunya pilihan yang menjadikan semua pemetaan \((\overline{\alpha}(i),d_i)\to (\varinjlim\overline{\alpha},d)\) sebagai morfisme.

Sekarang kita verifikasi sifat universalnya sebagai \(\varinjlim\alpha\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Misalkan diberikan keluarga morfisme yang kompatibel \(f_i:\alpha(i)\to L\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Setelah struktur diferensial dilupakan, kita memperoleh \(f_i:\overline{\alpha}(i)\to U(L)\), yang secara unik menentukan \(f:\varinjlim\overline{\alpha}\to U(L)\). Hal utama yang perlu dibuktikan ialah bahwa \(f\) merupakan morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Walaupun hal ini sudah dapat diduga, kita tuliskan diagramnya secara eksplisit:

\(d_Lf\) dan \((Tf)d\) dengan setiap \(\overline{\alpha}(i)\to\varinjlim\overline{\alpha}\) adalah sama. Oleh karena itu, \(d_Lf=(Tf)d\), sebagaimana hendak dibuktikan.

Proposisi. Kategori \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) merupakan kategori aditif. Jika \(\mathcal{A}\) lengkap (atau kolengkap), maka \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) juga lengkap (atau kolengkap).

Bukti. Gunakan Lema rujukan untuk mereduksi semua limit yang diperlukan menjadi limit derajat demi derajat di \(\mathcal{A}\).

Definisi (Funktor pergeseran). Misalkan \(X\) objek \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) dan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Definisikan kompleks \(X[n]\) sebagai berikut: 2 \[\left(X[n]\right)^k:=X^{k+n},\quad d_{X[n]}^k:=(-1)^nd_X^{k+n}.\] Konstruksi ini memberikan funktor aditif \([n]:\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Jika \(f:X\to Y\) merupakan morfisme kompleks, maka \(f[n]:X[n]\to Y[n]\) diberikan oleh \(f[n]^k:=f^{n+k}\).

Jelas bahwa \(X[n]\) tetap merupakan kompleks, sehingga funktor tersebut terdefinisi dengan baik. Sifat-sifat berikut juga langsung terlihat.

  • \([0]=\ensuremath{\mathrm{id}}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})}\).

  • \([n][m]=[n+m]\). Jadi, \([n]\) merupakan automorfisme dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), dengan invers \([-n]\).

  • Keluarga \((d_X^n)_{n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) memberikan morfisme kompleks \(d_X:X\to X[1]\) (Petunjuk: \(d_X^{n+1}d_X^n=0\)).

Konvensi. Setiap objek \(S\) dari \(\mathcal{A}\) dapat dipandang sebagai kompleks \((S^n,d_S^n)_{n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) dengan \(S^0:=S\), semua suku lainnya sama dengan \(0\), dan setiap \(d_S^n\) merupakan morfisme nol. Identifikasi ini memberikan funktor aditif yang penuh dan setia \(\mathcal{A}\hookrightarrow\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Secara lebih umum, untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), \(S[-n]\) adalah kompleks yang terkonsentrasi pada derajat \(n\): kompleks ini menempatkan \(S\) pada suku berderajat \(n\) dan menempatkan \(0\) pada semua suku lainnya.

Hasil berikut langsung diperoleh.

Proposisi. Untuk suatu funktor aditif \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{A}'\), pemetaan \((X^n,d_X^n)_n\mapsto(FX^n,Fd_X^n)_n\) memberikan funktor \(\ensuremath{\mathsf{C}}F:\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}')\). Funktor ini berkomutasi dengan funktor pergeseran: \([m]\circ\ensuremath{\mathsf{C}}F=\ensuremath{\mathsf{C}}F\circ[m]\) untuk setiap \(m\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\).

Catatan. Semua hasil dalam bagian ini juga berlaku untuk kompleks rantai \((X_\bullet,d_\bullet)\) yang disebutkan dalam Catatan rujukan. Funktor pergeseran pada kategori kompleks rantai didefinisikan sebagai berikut: \[X[n]_k:=X_{k+n},\quad d^{X[n]}_k=(-1)^nd^X_{n+k}\] Jika peralihan antara kedua konvensi dilakukan melalui \(X_n=X^{-n}\) dan \(d_n=d^{-n}\), maka pergeseran \([1]\) untuk kompleks rantai bersesuaian dengan pergeseran \([-1]\) untuk kompleks kokrantai.


  1. Pembahasan terkait akan dilanjutkan dalam § 5.2.↩︎

  2. Penyisipan \((-1)^n\) dalam definisi \(d_{X[n]}\) bermanfaat. Versi ini juga isomorfik dengan versi tanpa tanda, \(X[n]^\circ:=\left(X^{n+k},d_X^{k+n}\right)_k\). Untuk kasus \(n=1\), definisikan \(X[1]\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}X[1]^\circ\) dengan pola tanda \(\cdots,+,-,+,\cdots\).↩︎

Kompleks \(\operatorname{Hom}\) dan Homotopi

Sebelumnya telah didefinisikan \(\operatorname{Hom}\) antara dua kompleks. Bagian ini menjelaskan cara menjadikannya suatu kompleks, serta cara menjadikan komposisi morfisme sebagai sejenis perkalian pada kompleks. Misalkan kembali \(\mathcal{A}\) suatu kategori aditif. Jika \(\Bbbk\) sembarang gelanggang komutatif dan \(\mathcal{A}\) kategori \(\Bbbk\)-linear, semua pernyataan dalam bagian ini mempunyai versi \(\Bbbk\)-linear yang jelas. Ingat bahwa pengambilan himpunan \(\operatorname{Hom}\) memberikan funktor \(\operatorname{Hom}:\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\times\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Ab}}\). Notasi \(\operatorname{Hom}\) tanpa superskrip merujuk pada himpunan \(\operatorname{Hom}\) dalam \(\mathcal{A}\) atau \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\); jika perlu, kategorinya dibedakan dengan subskrip.

Definisi (Kompleks \(\operatorname{Hom}\)). Misalkan \(X,Y\) objek \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), definisikan \[\operatorname{Hom}^n\left(X, Y \right) := \prod_{k \in \ensuremath{\mathbb{Z}}} \operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}\left( X^k, Y^{k+n} \right);\] komposisi morfisme suku demi suku memberikan \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:Hom-cplx-multiplication}{}\begin{aligned} \operatorname{Hom}^n \left(Y, Z \right) \times \operatorname{Hom}^m\left( X, Y \right) & \longrightarrow \operatorname{Hom}^{n+m}\left(X , Z \right) \\ (g, f) & \longmapsto gf := \left( g^{k+m} f^k \right)_{k \in \ensuremath{\mathbb{Z}}}. \end{aligned} \end{equation}\] Perhatikan bahwa \(d_X=(d_X^k)_k\in\operatorname{Hom}^1(X,X)\), dan demikian pula untuk \(d_Y\). Berdasarkan definisi ini, definisikan \[\begin{align*} d^n = d_{\operatorname{Hom}^\bullet(X, Y)}^n: \operatorname{Hom}^n\left(X, Y \right) & \longrightarrow \operatorname{Hom}^{n+1}\left(X, Y \right) \\ f & \longmapsto d_Y f - (-1)^n f d_X. \end{align*}\]

Operasi persamaan jelas asosiatif dan distributif terhadap penjumlahan. Diberikan morfisme \(u:\underline{X}\to X\) dan \(v:Y\to\underline{Y}\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), pandang keduanya masing-masing sebagai unsur \(\operatorname{Hom}^0(\underline{X},X)\) dan \(\operatorname{Hom}^0(Y,\underline{Y})\). Untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\) diperoleh homomorfisme \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:Hom-cplx-functoriality}{}\begin{aligned} \operatorname{Hom}^n(u, v): \operatorname{Hom}^n\left( X, Y\right) & \longrightarrow \operatorname{Hom}^n\left(\underline{X}, \underline{Y}\right) \\ f & \longmapsto vfu. \end{aligned} \end{equation}\]

Definisi–Proposisi. Data \(\left(\operatorname{Hom}^n(X,Y),d^n\right)_{n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) di atas memberikan objek dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\ensuremath{\mathsf{Ab}})\), yang disebut kompleks \(\operatorname{Hom}\). Ketika \(X\) dan \(Y\) bervariasi, konstruksi ini bersama dengan persamaan memberikan funktor aditif \[\operatorname{Hom}^\bullet: \ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})^{\operatorname{op}} \times \ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{C}}(\ensuremath{\mathsf{Ab}}).\]

Bukti. Pertama-tama, buktikan \(d^{n+1}d^n=0\). Karena \(d_Y^2=0=d_X^2\), perhitungan langsung memberikan \[\begin{align*} d^{n+1} \left( d^n f \right) & = d_Y \left( d_Y f - (-1)^n f d_X \right) - (-1)^{n+1} \left( d_Y f - (-1)^n f d_X \right) d_X \\ & = (-1)^{n+1} d_Y f d_X - (-1)^{n+1} d_Y f d_X = 0. \end{align*}\]

Berikutnya, periksa funktorialitas. Masukkan \(\operatorname{Hom}^\bullet(u,v)\) yang didefinisikan dalam persamaan ke dalam diagram 1

\(d_Xu=ud_{\underline{X}}\) dan \(vd_Y=d_{\underline{Y}}v\), diagram ini jelas komutatif.

Selain itu, diferensial \(d_{\operatorname{Hom}^\bullet(X,Y)}\) kompatibel dengan pergeseran. Pembuktiannya jauh lebih mudah daripada pernyataannya.

Lema. Misalkan \(n,m\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dan \(f\in\operatorname{Hom}^n(X,Y)\). Identifikasikan \(f\) dengan unsur \(\underline{f}=(f^k)_k\) dari \(\operatorname{Hom}^{n-m}(X,Y[m])\), atau dengan unsur \(\overline{f}=(f^{k-m})_k\) dari \(\operatorname{Hom}^{n-m}(X[-m],Y)\). Maka \[\begin{align*} d^{n-m}_{\operatorname{Hom}^\bullet(X, Y[m])} \underline{f} & \xlongequal{\text{diidentifikasi dengan}} (-1)^m d^n_{\operatorname{Hom}^\bullet(X, Y)} f, \\ d^{n-m}_{\operatorname{Hom}^\bullet(X[-m], Y)} \overline{f} & \xlongequal{\text{diidentifikasi dengan}} d^n_{\operatorname{Hom}^\bullet(X, Y)} f. \end{align*}\] Akibatnya, \(\operatorname{Hom}^\bullet(X,Y[m])=\operatorname{Hom}^\bullet(X,Y)[m]\simeq \operatorname{Hom}^\bullet(X[-m],Y)\).

Bukti. Sebagai contoh, untuk persamaan pertama, \[(d^{n-m}_{\operatorname{Hom}^\bullet(X, Y[m])} \underline{f})^k = d_{Y[m]}^{k+n-m} \underline{f}^k - (-1)^{n-m} \underline{f}^{k+1} d_X^k : X^k \to Y^{k+n+1},\] dan ruas ini juga sama dengan \((-1)^m\left(d_Y^{k+n}f^k-(-1)^nf^{k+1}d_X^k\right)\). Argumen untuk \(\overline{f}\) serupa: walaupun kasus \(\overline{f}\) tidak memuat tanda \((-1)^m\), tetap ada isomorfisme kompleks \(\operatorname{Hom}\); lihat catatan kaki pada Definisi rujukan.

Operasi perkalian yang didefinisikan dalam persamaan juga memenuhi aturan Leibniz.

Lema. Misalkan \(X,Y,Z\) kompleks dan ambil \[(g,f)\in\operatorname{Hom}^n(Y,Z)\times\operatorname{Hom}^m(X,Y).\] Untuk perkalian dalam persamaan, berlaku persamaan \[\begin{aligned} d^{n+m}(gf) &= (d^n g)f \\ &\quad + (-1)^n g(d^m f) \end{aligned}\] di \(\operatorname{Hom}^{n+m+1}(X,Z)\).

Bukti. Lakukan perhitungan langsung; rinciannya diserahkan kepada pembaca.

Lema. Misalkan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dan \(f\in\operatorname{Hom}^n(X,Y)\). Maka \(d^nf=0\) jika dan hanya jika \(f\in\operatorname{Hom}(X,Y[n])\).

Bukti. Melalui Lema rujukan, identifikasikan \(f\) dengan unsur \(\operatorname{Hom}^0(X,Y[n])\), sehingga cukup ditinjau kasus \(n=0\). Jelas bahwa \(d^0f=0\iff d_Yf=fd_X\).

Definisi. Misalkan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Pandang \(\operatorname{Hom}(X,Y[n])\) sebagai subhimpunan \(\operatorname{Hom}^n(X,Y)\).

Sebagai kasus khusus \(n=0\), morfisme \(f\in\operatorname{Hom}(X,Y)\) homotopik nol jika dan hanya jika terdapat keluarga morfisme \(h^m:X^m\to Y^{m-1}\) sedemikian sehingga \[\forall m \in \ensuremath{\mathbb{Z}}, \quad f^m = d_Y^{m-1} h^m + h^{m+1} d_X^m .\]

Relasi homotopi merupakan relasi ekuivalensi. Lema rujukan memberikan persamaan penting berikut dalam \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) (atau \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\)): \[\operatorname{H}^n\left(\operatorname{Hom}^\bullet(X, Y), d^\bullet \right) = \operatorname{Hom}\left(X, Y[n]\right) \big/ \{\text{morfisme homotopik nol} \}.\] Hasil berikut menunjukkan bahwa morfisme homotopik nol bukan hanya tertutup terhadap penjumlahan, melainkan juga membentuk suatu ideal.

Lema. Misalkan \(X\xrightarrow{f}Y[m]\) dan \(Y\xrightarrow{g}Z[n]\) morfisme di antara kompleks. Jika \(f\) atau \(g\) homotopik nol, maka \(g[m]\circ f:X\to Z[n+m]\) homotopik nol.

Bukti. Superskrip pada \(d\) dihilangkan di bawah ini. Misalkan \(f=dh\), dengan \(h\in\operatorname{Hom}^{-1}(X,Y[m])\). Dengan memahami komposisi di dalam \(\operatorname{Hom}^\bullet\), kita dapat menyingkat \(g[m]\circ f\) menjadi \(gf\). Lema rujukan memberikan \(d(gh)=(dg)h+(-1)^ng(dh)=(-1)^ngf\), sehingga \(gf\) homotopik nol. Kasus \(g=dh\) serupa.

Dengan menghilangkan subskrip pada \(d_{\operatorname{Hom}^\bullet}\), Lema rujukan dan Lema rujukan menunjukkan bahwa perkalian pada \(\operatorname{Hom}^\bullet\) dalam persamaan menginduksi \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:homotopy-cat-cmposition}{} \operatorname{H}^n\left(\operatorname{Hom}^\bullet(Y, Z) \right) \times \operatorname{H}^m\left(\operatorname{Hom}^\bullet(X, Y) \right) \to \operatorname{H}^{n+m}\left( \operatorname{Hom}^\bullet(X, Z) \right) , \end{equation}\] dan operasi biner persamaan mewarisi sifat asosiatif dan distributif terhadap penjumlahan dari persamaan.

Definisi. Definisikan kategori \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) dengan menetapkan \[\begin{align*} \operatorname{Ob}\left( \ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}) \right) & := \operatorname{Ob}\left( \ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}) \right), \\ \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}\left( X, Y \right) & := \operatorname{H}^0\left( \operatorname{Hom}^\bullet\left( X, Y \right), d^\bullet_{\operatorname{Hom}} \right), \end{align*}\] dengan komposisi morfisme ditentukan oleh persamaan untuk \(n=m=0\).

Perhatikan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) merupakan kategori aditif: penjumlahan pada himpunan morfisme sudah jelas, objek nol berasal dari objek nol dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), sedangkan keberadaan produk (atau koproduk) berasal dari sifat yang lebih umum berikut. Terdapat isomorfisme alami \[\begin{align*} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}\left( X, \prod_{i \in I} Y_i \right) & \simeq \prod_{i \in I} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(X, Y_i) \\ \text{atau}\quad \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}\left( \coprod_{i \in I} X_i, Y \right) & \simeq \prod_{i \in I} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(X_i, Y), \end{align*}\] dengan \(I\) sembarang himpunan, asalkan \(\prod_{i\in I}Y_i\) (atau \(\coprod_iX_i\)) ada pada tingkat \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Karena pengambilan produk dan pengambilan \(\operatorname{H}^0\) berkomutasi dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\ensuremath{\mathsf{Ab}})\), pernyataan ini cukup dibuktikan melalui isomorfisme kompleks \(\operatorname{Hom}\) yang jelas: \[\begin{align*} \operatorname{Hom}^\bullet\left(X, \prod_i Y_i\right) & \simeq \prod_i \operatorname{Hom}^\bullet(X, Y_i) \\ \text{atau}\quad \operatorname{Hom}^\bullet\left(\coprod_i X_i, Y\right) & \simeq \prod_i \operatorname{Hom}^\bullet(X_i, Y). \end{align*}\] Funktor pergeseran \([n]\) menginduksi automorfisme kategori aditif \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\), yang tetap dinotasikan dengan \([n]\). Funktor aditif \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) merupakan identitas pada himpunan objek dan pemetaan kuosien pada himpunan morfisme. Sifat universal berikut sudah jelas.

Proposisi. Jika \(\mathcal{B}\) kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) dan funktor aditif \(F:\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\to\mathcal{B}\) memetakan setiap morfisme homotopik nol ke morfisme nol, maka \(F\) secara unik berfaktor melalui \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\).

Latihan pada bab berikutnya akan menunjukkan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) pada umumnya bukan kategori abelian.

Catatan. Untuk kompleks rantai (Catatan rujukan) juga terdapat \(\operatorname{Hom}_\bullet\) yang bersesuaian: \[\begin{gather*} \operatorname{Hom}_n(X, Y) := \prod_{k \in \ensuremath{\mathbb{Z}}} \operatorname{Hom}\left(X_k, Y_{k+n} \right), \\ d_n f = d_Y f - (-1)^n f d_X, \quad f \in \operatorname{Hom}_n(X, Y). \end{gather*}\] Sesungguhnya, gunakan konvensi dalam Catatan rujukan dengan menetapkan \(X^n=X_{-n}\), \(d^n=d_{-n}\), dan seterusnya. Maka \(\left(\operatorname{Hom}_n(X,Y),d_n\right)_n\) tepat merupakan kompleks rantai yang bersesuaian dengan \(\left(\operatorname{Hom}^n(X,Y),d^n\right)_n\): \[\begin{align*} \operatorname{Hom}_n\left(X, Y \right) & = \prod_{k \in \ensuremath{\mathbb{Z}}} \operatorname{Hom}\left( X_k, Y_{n+k} \right) \xlongequal{h = -k} \prod_{h \in \ensuremath{\mathbb{Z}}} \operatorname{Hom}\left(X^h, Y^{h-n} \right) \\ & = \operatorname{Hom}^{-n} \left(X, Y\right), \end{align*}\] dan hubungan antara \(d_n\) dan \(d^{-n}\) juga serupa. Tentu saja, untuk kompleks rantai juga terdapat versi \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) yang bersesuaian.

Diberikan funktor aditif \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{B}\) di antara kategori aditif, untuk setiap \(X,Y\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\), penerapan \(F\) suku demi suku memberikan morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\ensuremath{\mathsf{Ab}})\) \[\begin{align*} \operatorname{Hom}^\bullet\left(X, Y\right) & \to \operatorname{Hom}^\bullet\left(\ensuremath{\mathsf{C}}F(X), \ensuremath{\mathsf{C}}F(Y) \right) \\ (f^k)_{k \in \ensuremath{\mathbb{Z}}}\in\operatorname{Hom}^r(X,Y) & \mapsto (F(f^k))_{k \in \ensuremath{\mathbb{Z}}}\in \operatorname{Hom}^r\left(\ensuremath{\mathsf{C}}F(X),\ensuremath{\mathsf{C}}F(Y)\right) \qquad (r\in\ensuremath{\mathbb{Z}}). \end{align*}\] Dengan mengambil \(\operatorname{H}^0\) pada kedua ruas, diperoleh \[\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(X,Y)\longrightarrow \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{B})} \bigl(\ensuremath{\mathsf{C}}F(X),\ensuremath{\mathsf{C}}F(Y)\bigr).\] Dengan demikian, diperoleh funktor \(\ensuremath{\mathsf{K}}F:\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\to \ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{B})\) yang membuat diagram berikut komutatif:

rujukan. Konstruksi-konstruksi ini kompatibel dengan pasangan adjoin.

Proposisi. Tinjau pasangan adjoin \((F,G,\varphi)\), dengan

\[\text{READERDIAGRAM0003}\] secara alami juga membentuk pasangan adjoin.

Bukti. Data pasangan adjoin \(\varphi\) merupakan keluarga bijeksi \(\varphi_{A,B}:\operatorname{Hom}_{\mathcal{B}}(FA,B)\simeq \operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(A,GB)\) yang bersifat funktorial dalam \(A\) dan \(B\). Proposisi rujukan memastikan bahwa bijeksi-bijeksi ini linear, sehingga menginduksi isomorfisme kanonik kompleks \[\operatorname{Hom}^\bullet\left( \ensuremath{\mathsf{C}}F(X), Y \right) \simeq \operatorname{Hom}^\bullet\left( X, \ensuremath{\mathsf{C}}G(Y) \right).\] Pada derajat \(r\), isomorfisme ini memetakan \[(f^k)_{k\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}\in\operatorname{Hom}^r(\ensuremath{\mathsf{C}}F(X),Y) \longmapsto (\varphi_{X^k,Y^{k+r}}(f^k))_{k\in\ensuremath{\mathbb{Z}}} \in\operatorname{Hom}^r(X,\ensuremath{\mathsf{C}}G(Y)).\] 2 Berdasarkan persamaan, pengambilan \(\operatorname{H}^0\) pada kedua ruas menjadikan \(\ensuremath{\mathsf{K}}F\) adjoin kiri dari \(\ensuremath{\mathsf{K}}G\).


  1. Catatan penerjemah (O014-C033): sumber memberi label \(\operatorname{Hom}^{n+1}(u,v)\) pada kedua anak panah horizontal. Karena anak panah atas menghubungkan suku berderajat \(n\), target memulihkan labelnya menjadi \(\operatorname{Hom}^n(u,v)\); anak panah bawah tetap berlabel \(\operatorname{Hom}^{n+1}(u,v)\).↩︎

  2. Catatan penerjemah (O014-C035): sumber menuliskan komponen sebagai \(\varphi_{A,B}(f^n)\) tanpa mengikat \(A\) dan \(B\) pada objek berderajat yang menjadi sumber dan target \(f^n\). Target memakai indeks derajat kompleks \(r\) dan indeks keluarga \(k\), sehingga komponennya tertipe sebagai \(\varphi_{X^k,Y^{k+r}}(f^k)\).↩︎

Kerucut pemetaan

Misalkan kembali \(\mathcal{A}\) suatu kategori aditif beserta kategori kompleks yang bersesuaian, \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\).

Definisi. Diberikan suatu morfisme \(f:X\to Y\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), kerucut pemetaan \(\operatorname{Cone}(f)\) dari \(f\) didefinisikan sebagai kompleks berikut:

\(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Karena \(d_{X[1]}^n=-d_X^{n+1}\), tersedia pula notasi yang lebih ringkas \[\operatorname{Cone}(f) := \left( X[1] \oplus Y , \; \begin{pmatrix} d_{X[1]} & 0 \\ f[1] & d_Y \end{pmatrix} \right) .\]

Mudah dibuktikan bahwa \(\operatorname{Cone}(f)\) tetap merupakan kompleks, sebagaimana ditunjukkan oleh perhitungan matriks berikut: \[\begin{pmatrix} -d_X^{n+1} & 0 \\ f^{n+1} & d_Y^n \end{pmatrix} \begin{pmatrix} -d_X^n & 0 \\ f^n & d_Y^{n-1} \end{pmatrix} = \begin{pmatrix} d_X^{n+1} d_X^n & 0 \\ - f^{n+1} d_X^n + d_Y^n f^n & d_Y^n d_Y^{n-1} \end{pmatrix}.\]

Contoh. Misalkan \(f:X\to Y\) suatu morfisme dalam \(\mathcal{A}\). Pandang \(X,Y\) sebagai objek \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) (terkonsentrasi pada derajat \(0\)). Maka \(\operatorname{Cone}(f)\) tepat merupakan kompleks \([X\xrightarrow{f}Y]\) (pada derajat \(-1,0\), sedangkan semua suku lainnya sama dengan \(0\)).

Kedua sifat funktorialitas berikut langsung diperoleh dari definisi.

Proposisi. Diberikan diagram komutatif dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\)

\(\bigl(\begin{smallmatrix} \varphi[1] & 0 \\ 0 & \psi \end{smallmatrix}\bigr)\) memberikan morfisme \(\operatorname{Cone}(f)\to\operatorname{Cone}(f')\).

Proposisi. Misalkan \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{A}'\) suatu funktor aditif dan \(f:X\to Y\) suatu morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Funktor yang bersesuaian \(\ensuremath{\mathsf{C}}F:\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\to \ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}')\) memenuhi isomorfisme kanonik berikut dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}')\): \[(\ensuremath{\mathsf{C}}F)(\operatorname{Cone}(f)) \simeq \operatorname{Cone}(\ensuremath{\mathsf{C}}F(f)).\]

Kerucut pemetaan dapat ditempatkan dalam “segitiga” berikut, yang menjadi landasan bagi seluruh teori selanjutnya.

Definisi. Tinjau suatu morfisme \(f:X\to Y\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Dari morfisme ini diperoleh morfisme-morfisme kanonik berikut dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\): \[Y \xrightarrow{\alpha(f)} \operatorname{Cone}(f) \xrightarrow{\beta(f)} X[1] ,\] yang secara eksplisit dinyatakan dengan matriks sebagai berikut: \[\begin{align*} \alpha(f)^n & := \text{inklusi}\; \begin{pmatrix} 0 \\ \ensuremath{\mathrm{id}}_{Y^n} \end{pmatrix}: Y^n \to X[1]^n \oplus Y^n , \\ \beta(f)^n & := \text{proyeksi}\; \begin{pmatrix} \ensuremath{\mathrm{id}}_{X[1]^n} & 0 \end{pmatrix}: X[1]^n \oplus Y^n \to X[1]^n . \end{align*}\] Jelas bahwa keduanya memang memberikan morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\).

Berikut ini dihimpun beberapa sifat homotopi kerucut pemetaan. Pertama-tama, kita tunjukkan bahwa kerucut pemetaan dapat dipandang sebagai “kokernel homotopi” atau “kernel homotopi” suatu morfisme. Inilah perwujudan pada tingkat kompleks dari gagasan dasar dalam teori homotopi.

Proposisi. Misalkan \(f:X\to Y\) suatu morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Terdapat bijeksi-bijeksi kanonik

\(T\) sembarang objek \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) dan \(\operatorname{Hom}:=\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})}\). Secara lebih eksplisit,

Bukti. Pertama-tama, tinjau kasus \(\operatorname{Hom}\left(\operatorname{Cone}(f),T\right)\). Suatu morfisme \(\tilde{u}:\operatorname{Cone}(f)\to T\) ekuivalen dengan keluarga morfisme dalam \(\mathcal{A}\) berupa \(h^n:X^{n+1}\to T^n\) dan \(u^n:Y^n\to T^n\), dengan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), yang memenuhi persamaan matriks \[\begin{pmatrix} h^{n+1} & u^{n+1} \end{pmatrix} \begin{pmatrix} -d_X^{n+1} & 0 \\ f^{n+1} & d_Y^n \end{pmatrix} = d_T^n \begin{pmatrix} h^n & u^n \end{pmatrix}.\] Setelah dijabarkan, persamaan ini ekuivalen dengan pernyataan bahwa \(u=(u^n)_n:Y\to T\) merupakan morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) dan \(h:=(h^{n-1})_n\) memenuhi \(d_{\operatorname{Hom}^\bullet(X,T)}^{-1}h=uf\). Inilah bijeksi yang dimaksud; berdasarkan definisi \(\alpha(f)\), persamaan \(u=\tilde{u}\circ\alpha(f)\) langsung terlihat.

Selanjutnya, tinjau suatu morfisme \(\tilde{v}:T\to\operatorname{Cone}(f)[-1]\). Morfisme ini ekuivalen dengan keluarga morfisme dalam \(\mathcal{A}\) berupa \(v^n:T^n\to X^n\) dan \(\underline{k}^n:T^n\to Y^{n-1}\) yang memenuhi \[\begin{pmatrix} d_X^n & 0 \\ -f^n & -d_Y^{n-1} \end{pmatrix} \begin{pmatrix} v^n \\ \underline{k}^n \end{pmatrix} = \begin{pmatrix} v^{n+1} \\ \underline{k}^{n+1} \end{pmatrix} d_T^n \quad (n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}).\] Persamaan ini ekuivalen dengan pernyataan bahwa \(v=(v^n)_n:T\to X\) merupakan morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) dan \(k:=(-\underline{k}^n)_n\) memenuhi \(d_{\operatorname{Hom}^\bullet(T,Y)}^{-1}k=fv\). Berdasarkan definisi \(\beta(f)\), persamaan \(v=\beta(f)[-1]\circ\tilde{v}\) juga langsung terlihat.

Catatan (Kokernel homotopi dan kernel homotopi). Dari Proposisi rujukan diperoleh bahwa suatu morfisme \(u:Y\to T\) (atau \(v:T\to X\)) memenuhi \(uf\) (atau \(fv\)) homotopik nol jika dan hanya jika morfisme itu berfaktor melalui \(\alpha(f):Y\to\operatorname{Cone}(f)\) (atau \(\beta(f)[-1]:\operatorname{Cone}(f)[-1]\to X\)). Hal ini dengan sendirinya mengingatkan kita pada sifat universal kokernel (atau kernel), dengan perbedaan berikut:

Sifat-sifat ini tidak dapat ditangani begitu saja di \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) atau \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) dengan konsep-konsep dasar teori kategori; bahkan, kernel atau kokernel jarang ada dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\). Oleh sebab itu, \(Y\to\operatorname{Cone}(f)\) juga disebut kokernel homotopi dari \(f\), sedangkan \(\beta(f)[-1]:\operatorname{Cone}(f)[-1]\to X\) disebut kernel homotopi dari \(f\). Menariknya, kerucut pemetaan \(\operatorname{Cone}(f)\) beserta pergeserannya sekaligus memainkan peran “kokernel” dan “kernel” dalam pengertian ini.

Suatu morfisme \(f\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) disebut homotopik secara kanonik dengan \(g\) jika terdapat \(h\) kanonik sedemikian sehingga \(g-f=d^{-1}h\); jika \(f\) homotopik secara kanonik dengan \(0\), maka morfisme itu disebut homotopik nol secara kanonik.

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{A}\) suatu kategori aditif.

  1. Jika \(f:X\to Y\) suatu isomorfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), maka \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\operatorname{Cone}(f)}\) homotopik nol secara kanonik.

  2. Untuk sembarang morfisme \(f:X\to Y\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), morfisme-morfisme dalam Definisi rujukan memenuhi \[\beta(f) \circ \alpha(f) = 0,\] sedangkan \(\alpha(f)\circ f\) dan \(f[1]\circ\beta(f)\) keduanya homotopik nol secara kanonik.

Bukti. Pertama-tama, tinjau (i). Berdasarkan funktorialitas kerucut pemetaan (Proposisi rujukan), cukup meninjau \(f=\ensuremath{\mathrm{id}}_X\). Definisikan \[s^n := \begin{pmatrix} 0 & \ensuremath{\mathrm{id}}_{X^n} \\ 0 & 0 \end{pmatrix} : X^{n+1} \oplus X^n \to X^n \oplus X^{n-1}, \quad n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}.\] Perhitungan langsung memberikan \[\begin{multline*} d^{n-1}_{\operatorname{Cone}(\ensuremath{\mathrm{id}}_X)} s^n + s^{n+1} d^n_{\operatorname{Cone}(\ensuremath{\mathrm{id}}_X)} = \\ \begin{pmatrix} -d_X^n & 0 \\ \ensuremath{\mathrm{id}}_{X^n} & d_X^{n-1} \end{pmatrix} \begin{pmatrix} 0 & \ensuremath{\mathrm{id}}_{X^n} \\ 0 & 0 \end{pmatrix} + \begin{pmatrix} 0 & \ensuremath{\mathrm{id}}_{X^{n+1}} \\ 0 & 0 \end{pmatrix} \begin{pmatrix} -d_X^{n+1} & 0 \\ \ensuremath{\mathrm{id}}_{X^{n+1}} & d_X^n \end{pmatrix} = \ensuremath{\mathrm{id}}_{X^{n+1} \oplus X^n}, \end{multline*}\] sehingga \(s=(s^n)_{n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) menjadikan \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\operatorname{Cone}(\ensuremath{\mathrm{id}}_X)}\) homotopik nol.

Selanjutnya, tinjau (ii). Jelas bahwa \(\beta(f)\circ\alpha(f)=0\). Homotopi-homotopi yang tersisa diperoleh dari Proposisi rujukan: ambil \(T=\operatorname{Cone}(f)\), maka \(\tilde{u}:=\ensuremath{\mathrm{id}}_{\operatorname{Cone}(f)}\in\operatorname{Hom}(\operatorname{Cone}(f),T)\) menjadikan \(\alpha(f)\circ f\) homotopik nol; ambil \(T=\operatorname{Cone}(f)[-1]\), maka \(\tilde{v}:=\ensuremath{\mathrm{id}}_{\operatorname{Cone}(f)[-1]}\in\operatorname{Hom}(T,\operatorname{Cone}(f)[-1])\) menjadikan \(f\circ\beta(f)[-1]\) homotopik nol, dan dengan demikian juga menjadikan \(f[1]\circ\beta(f)\) homotopik nol.

Definisi rujukan menghasilkan dua morfisme baru \(\alpha(f)\) dan \(\beta(f)\) dari \(f\). Hingga homotopi, kerucut pemetaan kedua morfisme itu tidak menghasilkan objek baru; kita mulai dengan \(\operatorname{Cone}(\alpha(f))\) untuk menjelaskan hal tersebut. Pertama-tama, perhatikan bahwa \[\operatorname{Cone}(\alpha(f))^n = Y^{n+1} \oplus \operatorname{Cone}(f)^n = Y^{n+1} \oplus X^{n+1} \oplus Y^n.\] Dalam notasi matriks, \[\begin{align*} \alpha(\alpha(f)) & = \begin{pmatrix} 0 & 0 \\ \ensuremath{\mathrm{id}}_{X[1]} & 0 \\ 0 & \ensuremath{\mathrm{id}}_Y \end{pmatrix} : \operatorname{Cone}(f) \to \operatorname{Cone}(\alpha(f)) , \\ \beta(\alpha(f)) & = \begin{pmatrix} \ensuremath{\mathrm{id}}_{Y[1]} & 0 & 0 \end{pmatrix} : \operatorname{Cone}(\alpha(f)) \to Y[1]. \end{align*}\]

Lema. Untuk suatu morfisme \(f:X\to Y\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), notasi matriks mendefinisikan sepasang morfisme

\(\psi\circ\phi=\ensuremath{\mathrm{id}}_{X[1]}\) dan menjadikan diagram berikut komutatif dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\): \(\phi,\psi\) saling invers dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\).

Bukti. Berdasarkan uraian sebelumnya tentang \(\operatorname{Cone}(\alpha(f))\), dalam notasi matriks \(d_{\operatorname{Cone}(\alpha(f))}^n\) diberikan oleh \[\begin{pmatrix} -d_Y^{n+1} & 0 & 0 \\ 0 & -d_X^{n+1} & 0 \\ \ensuremath{\mathrm{id}}_{Y^{n+1}} & f^{n+1} & d_Y^n \end{pmatrix} : Y^{n+1} \oplus X^{n+1} \oplus Y^n \to Y^{n+2} \oplus X^{n+2} \oplus Y^{n+1}.\] Cukup diverifikasi pernyataan-pernyataan berikut dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\):

  • \(\phi:=(\phi^n)_{n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) dan \(\psi:=(\psi^n)_{n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) keduanya merupakan morfisme kompleks;

  • \(\psi\circ\phi=\ensuremath{\mathrm{id}}_{X[1]}\);

  • \(\psi\circ\alpha(\alpha(f))=\beta(f)\);

  • \(\beta(\alpha(f))\circ\phi=-f[1]\);

  • terdapat \(s=(s^n)_{n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}\in\operatorname{Hom}^{-1}\left(\operatorname{Cone}(\alpha(f)), \operatorname{Cone}(\alpha(f))\right)\) sedemikian sehingga \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\operatorname{Cone}(\alpha(f))}-\phi\circ\psi =d^{-1}_{\operatorname{Hom}^\bullet}(s)\).

Empat pernyataan pertama bersifat elementer. Untuk pernyataan terakhir, ambillah, dalam notasi matriks, \[s^n := \begin{pmatrix} 0 & 0 & \ensuremath{\mathrm{id}}_{Y^n} \\ 0 & 0 & 0 \\ 0 & 0 & 0 \end{pmatrix}: \operatorname{Cone}(\alpha(f))^n \to \operatorname{Cone}(\alpha(f))^{n-1}\] dan lakukan verifikasi langsung.

Untuk kasus \(\beta(f)\), kita melakukan sedikit modifikasi dan meninjau kerucut pemetaan dari \(-\beta(f)[-1]:\operatorname{Cone}(f)[-1]\to X\).

Definisi. Untuk suatu morfisme \(f:X\to Y\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), silinder pemetaan dari \(f\) didefinisikan sebagai \[\operatorname{Cyl}(f) := \operatorname{Cone}\left( \operatorname{Cone}(f)[-1] \xrightarrow{-\beta(f)[-1]} X \right).\] Silinder ini dilengkapi morfisme-morfisme kanonik \(X\to\operatorname{Cyl}(f)\to\operatorname{Cone}(f)\).

Silinder pemetaan mempunyai funktorialitas yang bentuknya sama dengan funktorialitas kerucut pemetaan (Proposisi rujukan). Berdasarkan Catatan rujukan, \(\operatorname{Cyl}(f)\) dapat dibandingkan dengan kocitra dalam kategori aditif—objek ini kurang lebih merupakan “kokernel dari kernel” (Proposisi rujukan)— sehingga dapat pula dipandang sebagai kocitra homotopi dari \(f\). Secara lebih eksplisit, \(\operatorname{Cyl}(f)^n=\operatorname{Cone}(f)^n\oplus X^n=X^{n+1}\oplus Y^n\oplus X^n\); morfisme \(X\to\mathrm{Cyl}(f)\) (atau \(\mathrm{Cyl}(f)\to\operatorname{Cone}(f)\)) ialah inklusi ke suku ketiga pada jumlah langsung (atau proyeksi ke dua suku pertama), dan \[d_{\operatorname{Cyl}(f)}^n = \begin{pmatrix} d_{\operatorname{Cone}(f)}^n & 0 \\ -\beta(f)^n & d_X^n \end{pmatrix} = \begin{pmatrix} -d_X^{n+1} & 0 & 0 \\ f^{n+1} & d_Y^n & 0 \\ -\ensuremath{\mathrm{id}}_{X^{n+1}} & 0 & d_X^n \end{pmatrix} .\]

Lema. Untuk suatu morfisme \(f:X\to Y\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), dapat didefinisikan sepasang morfisme

\(\psi\circ\phi=\ensuremath{\mathrm{id}}_Y\) dan menjadikan diagram berikut komutatif dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\): \(\phi,\psi\) saling invers dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\). Lebih lanjut, \(f\) berfaktor sebagai komposisi \(X\to\operatorname{Cyl}(f)\xrightarrow{\psi}Y\).

Bukti. Pembaca dapat memverifikasi langsung dari definisi bahwa \(\phi\) dan \(\psi\) memang memberikan morfisme kompleks. Setelah itu, \(\psi\circ\phi=\ensuremath{\mathrm{id}}_Y\) langsung terlihat. Selanjutnya, untuk membuktikan bahwa \(\phi\) dan \(\psi\) saling invers dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\), seperti pada Lema rujukan, ambillah \[\begin{align*} s^n & := \begin{pmatrix} 0 & 0 & -\ensuremath{\mathrm{id}}_{X^n} \\ 0 & 0 & 0 \\ 0 & 0 & 0 \end{pmatrix}: X^{n+1} \oplus Y^n \oplus X^n \to X^n \oplus Y^{n-1} \oplus X^{n-1}, \\ s & := (s^n)_{n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}}, \end{align*}\] dan verifikasi \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\operatorname{Cyl}(f)}-\phi\circ\psi=d^{-1}_{\operatorname{Hom}^\bullet}(s)\).

Kotak kanan pada diagram sudah komutatif dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Untuk kotak kiri, cukup perhatikan bahwa komposisi \(X\to\mathrm{Cyl}(f)\xrightarrow{\psi}Y\) sama dengan \(f\).

Lema rujukan bersama Lema rujukan menunjukkan bahwa, hingga isomorfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\), sembarang morfisme \(f:X\to Y\) dapat diganti dengan proyeksi yang jauh lebih sederhana \(\operatorname{Cone}(\alpha(f))[-1]\to Y\) (atau inklusi \(X\to\operatorname{Cyl}(f)\)), dan konstruksi ini funktorial dalam \(f\). Inilah suatu gagasan penting dalam aljabar homologis dan teori homotopi. Kasus khusus silinder pemetaan dengan \(f=\ensuremath{\mathrm{id}}_X\) mempunyai kegunaan lain: silinder itu dapat digunakan untuk menafsirkan homotopi. Bagi pembaca yang mengenal teori homologi, semua ini mempunyai tafsiran topologis, tetapi di sini kita hanya membahas versi aljabarnya.

Proposisi. Misalkan \(X\) suatu objek \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) dan definisikan \(\mathrm{Cyl}_X:=\mathrm{Cyl}(\ensuremath{\mathrm{id}}_X)\). Perhatikan bahwa \(\mathrm{Cyl}_X^n=X^{n+1}\oplus X^n\oplus X^n\).

  1. Dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) terdapat morfisme-morfisme \(\text{READERDIAGRAM0007}\), yang dalam notasi matriks didefinisikan untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\) oleh \[\begin{equation*} i_0^n := \begin{pmatrix} 0 \\ 0 \\ \ensuremath{\mathrm{id}}_{X^n} \end{pmatrix} , \quad i_1^n := \begin{pmatrix} 0 \\ \ensuremath{\mathrm{id}}_{X^n} \\ 0 \end{pmatrix} , \quad j^n := \begin{pmatrix} 0 & \ensuremath{\mathrm{id}}_{X^n} & \ensuremath{\mathrm{id}}_{X^n} \end{pmatrix}, \end{equation*}\] Morfisme-morfisme ini memenuhi \(ji_0=\ensuremath{\mathrm{id}}_X=ji_1\), dan citra \(j\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) merupakan isomorfisme.

  2. Untuk sembarang objek \(Y\) dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), terdapat bijeksi \[\begin{align*} \left\{\begin{array}{r|l} (f, g, h) & f, g \in \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})}(X, Y) \\ & h \in \operatorname{Hom}^{-1}(X, Y) \\ & g - f = d^{-1}_{\operatorname{Hom}^\bullet(X, Y)} h \end{array}\right\} & \xrightarrow{1:1} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})}\left( \mathrm{Cyl}_X, Y \right) \\ (f, g, h) & \longmapsto \tilde{h} = (\tilde{h}^n)_{n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}}, \; \tilde{h}^n := \begin{pmatrix} h^n & g^n & f^n \end{pmatrix}. \end{align*}\] Secara khusus, \(f=\tilde{h}i_0\) dan \(g=\tilde{h}i_1\).

Bukti. Untuk (i), perhatikan bahwa \(i_0\) tidak lain ialah morfisme kanonik \(X\to\mathrm{Cyl}(\ensuremath{\mathrm{id}}_X)\) dalam Definisi rujukan, sedangkan \(i_1\) ialah morfisme \(\phi:X\to\mathrm{Cyl}(\ensuremath{\mathrm{id}}_X)\) dalam Lema rujukan. Diagram komutatif dalam Lema rujukan menunjukkan bahwa keduanya memberikan isomorfisme yang sama dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\).

Untuk \(j\), mudah diverifikasi bahwa \(j^{n+1}d_{\operatorname{Cyl}_X}^n=\bigl(0\;d_X^n\;d_X^n\bigr)=d_X^nj^n\). Jadi, \(j\) memang merupakan morfisme, sedangkan \(ji_0=\ensuremath{\mathrm{id}}_X=ji_1\) langsung terlihat. Karena \(i_0\) dan \(i_1\) merupakan isomorfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\), demikian pula \(j\).

Untuk (ii), tuliskan sembarang unsur \(\tilde{h}\) dari \(\operatorname{Hom}^0(\mathrm{Cyl}_X,Y)\) dalam bentuk \[\tilde{h}=\left((h^n,g^n,f^n)\right)_{n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}},\] dengan \[h^n: X^{n+1} \to Y^n, \quad f^n: X^n \to Y^n, \quad g^n: X^n \to Y^n\] semuanya merupakan morfisme dalam \(\mathcal{A}\). Dengan menghilangkan superskrip dan menggunakan notasi matriks, hitung \[\begin{align*} \tilde{h} \; d_{\mathrm{Cyl}_X} & = \begin{pmatrix} h & g & f \end{pmatrix} \begin{pmatrix} -d_X & 0 & 0 \\ \ensuremath{\mathrm{id}}_X & d_X & 0 \\ -\ensuremath{\mathrm{id}}_X & 0 & d_X \end{pmatrix} = \begin{pmatrix} -hd_X + g - f & g d_X & f d_X \end{pmatrix} , \\ d_Y \; \tilde{h} & = \begin{pmatrix} d_Y h & d_Y g & d_Y f \end{pmatrix}. \end{align*}\] Oleh karena itu, \(\tilde{h}\) merupakan morfisme kompleks jika dan hanya jika \(f,g\in\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})}(X,Y)\) dan \(g-f=hd_X+d_Yh\).

Catatan. Kerucut pemetaan dan silinder pemetaan tentu saja mempunyai versi untuk kompleks rantai (lihat Catatan rujukan). Diberikan suatu morfisme kompleks rantai \(f:X\to Y\), definisikan \[\begin{array}{rlrl} \operatorname{Cone}(f)_n & :=(X[-1] \oplus Y)_n, & \operatorname{Cyl}(f)_n & := (X[-1] \oplus Y \oplus X)_n, \\ d_{\operatorname{Cone}(f)} & := \begin{pmatrix} d_{X[-1]} & 0 \\ f[-1] & d_Y \end{pmatrix}, & d_{\operatorname{Cyl}(f)} & := \begin{pmatrix} d_{X[-1]} & 0 & 0 \\ f[-1] & d_Y & 0 \\ -\ensuremath{\mathrm{id}}_{X[-1]} & 0 & d_X \end{pmatrix}. \end{array}\]

Semua pernyataan dalam bagian ini dapat dipindahkan ke kasus kompleks rantai. Secara khusus, terdapat morfisme-morfisme kanonik \[X \xrightarrow{f} Y \xrightarrow{\alpha(f)} \operatorname{Cone}(f) \xrightarrow{\beta(f)} X[-1], \quad X \to \operatorname{Cyl}(f) \to \operatorname{Cone}(f).\]

Kompleks pada kategori lawan

Misalkan \(\mathcal{A}\) suatu kategori aditif. Bagian ini bertujuan menghubungkan kompleks pada \(\mathcal{A}\) dan \(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\). Karena funktor yang melibatkan \(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\), misalnya funktor \(\operatorname{Hom}\), sering muncul, prosedur ini sederhana tetapi perlu; beberapa tanda positif dan negatif yang terlibat juga memerlukan sedikit perhatian. Pembaca pemula disarankan melewati bagian ini atau sekadar membacanya sepintas terlebih dahulu. Pembahasan berikut terbagi menjadi tiga aspek: kompleks, homotopi, dan kerucut pemetaan. Versi untuk kategori turunan yang akan dikaji kemudian (Proposisi pada pembahasan kategori turunan selanjutnya) merupakan penerapan langsung hasil-hasil ini. Ingat bahwa jika \(f:X\to Y\) suatu morfisme dalam \(\mathcal{A}\), maka \(f^{\operatorname{op}}\) menyatakan morfisme yang bersesuaian \(Y\to X\) dalam \(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\).

Definisi–Proposisi. Isomorfisme antarkategori aditif \(\sigma:\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}})\to\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})^{\operatorname{op}}\) didefinisikan sebagai berikut. Untuk suatu objek \(X\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}})\), definisikan di dalam \(\mathcal{A}\) \[(\sigma X)^n := X^{-n}, \quad d_{\sigma X}^n = (-1)^{n+1} \left[ d_X^{-n-1, \operatorname{op}}: (\sigma X)^n \to (\sigma X)^{n+1} \right], \quad n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}.\] Untuk suatu morfisme \(f=\left(f^n:X^n\to Y^n\right)_n\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}})\), citranya \(\sigma f\) diambil sebagai morfisme berikut dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\): \[(\sigma f)^n := \left(f^{-n} \right)^{\operatorname{op}} : (\sigma Y)^n \to (\sigma X)^n,\] yakni sebagai morfisme \(\sigma X\to\sigma Y\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})^{\operatorname{op}}\). Untuk setiap \(m\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), terdapat isomorfisme alami \[s_m: \sigma \circ [m] \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}[-m] \circ \sigma,\] dengan \([-m]\) dipandang sebagai funktor dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})^{\operatorname{op}}\) ke dirinya sendiri (secara ketat, notasinya seharusnya \([-m]^{\operatorname{op}}\)).

Bukti. Kasus umum \(s_m\) dapat direduksi secara bertahap ke kasus \(m=1\). Definisikan \(s_1=(s_{1,X})_X\) sebagai berikut. Untuk setiap \(n\), ambil

\(s_{1, X}^{n+1} d^n_{\sigma(X[1])} = -d_{X[1]}^{-n-1, \operatorname{op}} = d_X^{-n, \operatorname{op}} = (-1)^n d_{\sigma X}^{n-1} = d^n_{(\sigma X)[-1]} s_{1,X}^n\).

Jika konstruksi \(\sigma\) dengan koefisien \((-1)^{n+1}\) diterapkan pada kedua arah, \(\sigma^2X\) isomorfik secara alami dengan \(X\) melalui isomorfisme yang komponen berderajat \(n\)-nya adalah \((-1)^n\ensuremath{\mathrm{id}}_{X^n}\). Untuk memperoleh invers, definisikan konstruksi arah balik dengan rumus yang sama pada objek dan morfisme, tetapi gunakan koefisien \((-1)^n\) pada diferensial. Komposisi dalam kedua urutan tepat sama dengan funktor identitas, sehingga \(\sigma\) memang merupakan isomorfisme antarkategori. 1

Catatan. Jika \(\mathcal{A}\) kategori abelian, tanda pada \(d_{\sigma X}^\bullet\) tidak mengubah kohomologi yang diperkenalkan dalam Definisi rujukan; dengan demikian, \(\operatorname{H}^{-n}(\sigma X)\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) bersesuaian dengan \(\operatorname{H}^n(X)\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}})\).

Selanjutnya, kita kaji hubungan antara \(\sigma\) dan homotopi.

Proposisi. Funktor \(\sigma\) yang didefinisikan di atas menginduksi ekuivalensi antarkategori aditif \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}})\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})^{\operatorname{op}}\).

Bukti. Misalkan \(X,Y\) objek dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}})\). Untuk \(f=(f^k)_k\in\operatorname{Hom}^{-1}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}})}(X,Y)\), gunakan tabel berikut untuk mendefinisikan \(\sigma f\) yang bersesuaian dalam \(\mathcal{A}\), dengan \(\sigma f\in\operatorname{Hom}^{-1}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})}(\sigma Y,\sigma X)\): \[\begin{array}{|c|c|c|c|} \hline \text{Kategori} & \multicolumn{3}{c|}{\text{Morfisme}} \\ \hline \mathcal{A}^{\operatorname{op}} & X^k \xrightarrow{(-1)^{k+1} f^k} Y^{k-1} & d_Y^{k-1} f^k + f^{k+1} d_X^k & (d^{-1}f)^k \\ \mathcal{A} & (\sigma Y)^{-k+1} \xrightarrow{(\sigma f)^{-k+1}} (\sigma X)^{-k} & (\sigma f)^{-k+1} d_{\sigma Y}^{-k} + d_{\sigma X}^{-k-1} (\sigma f)^{-k} & d^{-1} (\sigma f)^{-k} \\ \hline \end{array}\] Hal ini cukup untuk menunjukkan \[\begin{aligned} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}})}(X, Y) &\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(\sigma Y, \sigma X) \\ &= \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})^{\operatorname{op}}}(\sigma X, \sigma Y). \end{aligned}\]

Terakhir, melalui \(\sigma\) dan keluarga isomorfisme \((s_m)_m\) yang dibangun di atas, kita bandingkan kerucut pemetaan dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) dan \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}})\). Rinciannya berupa perhitungan yang agak rutin.

Proposisi. Untuk setiap morfisme \(f:X\to Y\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}})\), terdapat diagram komutatif berikut dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) 2:

\(\theta\) suatu isomorfisme kanonik dan \(s_{1,X}\) isomorfisme yang diberikan oleh Definisi–Proposisi rujukan.

Bukti. Jika \(\operatorname{Cone}(f)\) diganti dengan \(X[1]\oplus Y\), pernyataannya mudah dan isomorfisme yang diperlukan cukup diambil sebagai \((s_{1,X},\ensuremath{\mathrm{id}}_{\sigma Y})\). Kesulitannya di sini ialah bahwa matriks \(d_{\operatorname{Cone}(f)}\) mempunyai entri luar diagonal \(f[1]\). Meskipun demikian, kita tetap mengikuti cara yang sama: dengan menggunakan persamaan, untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\) definisikan isomorfisme \[\begin{multline*} \theta^n: \sigma\left(\operatorname{Cone}(f)\right)^n = \sigma\left(X[1]\right)^n \oplus (\sigma Y)^n \\ \xrightarrow[\sim]{(s_{1,X}, \ensuremath{\mathrm{id}})^n = ((-1)^{n-1} \ensuremath{\mathrm{id}}, \ensuremath{\mathrm{id}}) } (\sigma X)[-1]^n \oplus (\sigma Y)^n \xlongequal{\text{pertukaran}} \left( (\sigma Y) \oplus (\sigma X)[-1] \right)^n , \end{multline*}\] Dengan identifikasi ini, morfisme \(d_{\sigma(\operatorname{Cone}(f))}^n\) dalam \(\mathcal{A}\) bersesuaian dengan \[\begin{pmatrix} d_{\sigma Y}^n & 0 \\ * & d_{(\sigma X)[-1]}^n \end{pmatrix} : \left( (\sigma Y) \oplus (\sigma X)[-1] \right)^n \to \left( (\sigma Y) \oplus (\sigma X)[-1] \right)^{n+1} .\] Seperti dinyatakan pada awal bukti, entri-entri diagonal tidak bermasalah; yang perlu ditentukan ialah entri kiri bawah matriks tersebut. Berdasarkan Definisi–Proposisi rujukan, entri ini sama dengan \((-1)^{n+1}\) dikali komposisi morfisme berikut dalam \(\mathcal{A}\):

\(-\sigma(f)^n\). Oleh karena itu, \[\theta := (\theta^n)_{n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}}: \sigma(\operatorname{Cone}(f)) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{Cone}(\sigma(f))[-1]\] memang merupakan isomorfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Setelah itu, verifikasi komutativitas tidak lagi mengandung kesulitan yang berarti.

Tentu saja, hasil-hasil bagian ini juga berlaku untuk kompleks rantai dan dapat diperumum ke kasus ketika \(\mathcal{A}\) merupakan kategori \(\Bbbk\)-linear.


  1. Catatan penerjemah (O014-C036): sumber, dengan alasan \(n(n+1)\equiv0\pmod{2}\), menyatakan bahwa penerapan \(\sigma\) dua kali langsung mengembalikan \(X\). Namun, penggunaan rumus yang sama pada kedua arah memberikan diferensial \(-d_X\), bukan \(d_X\). Target mencatat isomorfisme alami bertanda dan konstruksi invers yang dikoreksi di atas.↩︎

  2. Di sini \(\alpha(\cdot)\) dan \(\beta(\cdot)\) keduanya didefinisikan relatif terhadap \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Jika diagram dipandang dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})^{\operatorname{op}}\), semua panahnya harus dibalik.↩︎

Bikompleks

Dalam bagian ini, \(\mathcal{A}\) tetap merupakan kategori aditif. Secara kasar, bikompleks dapat dibayangkan sebagai versi dua dimensi dari kompleks, dengan diferensial dalam arah vertikal dan horizontal.

Definisi (Bikompleks). Bikompleks pada kategori aditif \(\mathcal{A}\) terdiri atas keluarga objek \(\left(X^{p,q}\right)_{(p,q)\in\ensuremath{\mathbb{Z}}^2}\) dalam \(\mathcal{A}\), bersama dengan morfisme \(\ensuremath{{}^\vartriangleright d}^{p,q}:X^{p,q}\to X^{p+1,q}\) dan \(\ensuremath{{}^\vartriangle d}^{p,q}:X^{p,q}\to X^{p,q+1}\), yang memenuhi \[\ensuremath{{}^\vartriangleright d}^{p+1,q} \ensuremath{{}^\vartriangleright d}^{p,q} = 0, \quad \ensuremath{{}^\vartriangle d}^{p, q+1} \ensuremath{{}^\vartriangle d}^{p,q} = 0, \quad \ensuremath{{}^\vartriangleright d}^{p, q+1} \ensuremath{{}^\vartriangle d}^{p,q} = \ensuremath{{}^\vartriangle d}^{p+1, q} \ensuremath{{}^\vartriangleright d}^{p,q}.\] Data di atas biasanya disingkat sebagai \((X^{\bullet,\bullet},\ensuremath{{}^\vartriangleright d},\ensuremath{{}^\vartriangle d})\), \(X^{\bullet,\bullet}\), atau \(X\).

Syarat-syarat pada \(\ensuremath{{}^\vartriangleright d},\ensuremath{{}^\vartriangle d}\) dapat disingkat menjadi \[\ensuremath{{}^\vartriangleright d}^2 = 0, \quad \ensuremath{{}^\vartriangle d}^2 = 0, \quad \ensuremath{{}^\vartriangleright d}\ensuremath{{}^\vartriangle d}= \ensuremath{{}^\vartriangle d}\ensuremath{{}^\vartriangleright d}.\]

Definisi. Diberikan kategori aditif \(\mathcal{A}\), suatu morfisme dari bikompleks \(X\) ke \(Y\) adalah keluarga morfisme \[f = \left( f^{p,q}: X^{p, q} \to Y^{p, q} \right)_{(p, q) \in \ensuremath{\mathbb{Z}}^2},\] sedemikian sehingga, untuk semua \(p,q\), berlaku \[\ensuremath{{}^\vartriangleright d}_Y^{p, q} f^{p, q} = f^{p+1, q} \ensuremath{{}^\vartriangleright d}_X^{p, q}, \quad \ensuremath{{}^\vartriangle d}_Y^{p, q} f^{p, q} = f^{p, q+1} \ensuremath{{}^\vartriangle d}_X^{p, q}.\] Relasi-relasi di atas dapat disingkat sebagai \(\ensuremath{{}^\vartriangleright d}_Yf=f\ensuremath{{}^\vartriangleright d}_X\) dan \(\ensuremath{{}^\vartriangle d}_Yf=f\ensuremath{{}^\vartriangle d}_X\).

Seperti dalam Proposisi rujukan, definisi-definisi ini menjadikan semua bikompleks pada \(\mathcal{A}\) suatu kategori aditif \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2(\mathcal{A})\). Secara visual, bikompleks \(X\) digambarkan sebagai

\(\left(X^{\bullet,q},d^{\bullet,q}\right)\) dan setiap kolom \(\left(X^{p,\bullet},d^{p,\bullet}\right)\) merupakan kompleks. Dengan demikian, bikompleks dapat dipandang menurut kolom ataupun menurut baris.

Definisi. Funktor aditif \(F_{\mathrm{I}}:\ensuremath{\mathsf{C}}^2(\mathcal{A})\to \ensuremath{\mathsf{C}}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\) didefinisikan sebagai berikut: untuk bikompleks \(X\), ambil \((F_{\mathrm{I}}X)^p=X^{p,\bullet}\) dan \(d_{F_{\mathrm{I}}X}^p=\ensuremath{{}^\vartriangleright d}^{p,\bullet}:(F_{\mathrm{I}}X)^p\to (F_{\mathrm{I}}X)^{p+1}\). Demikian pula, rumus \((F_{\mathrm{II}}X)^q=X^{\bullet,q}\) dan \(d_{F_{\mathrm{II}}X}^q=\ensuremath{{}^\vartriangle d}^{\bullet,q}\) mendefinisikan funktor aditif \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{C}}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\). Di sini \(p,q\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\).

Definisi rujukan menyiratkan bahwa \(F_{\mathrm{I}}\) dan \(F_{\mathrm{II}}\) keduanya merupakan isomorfisme antarkategori aditif. Hal ini digambarkan sebagai berikut:

Definisi (Kompleks total). Misalkan \(\mathcal{A}\) mempunyai koproduk terhitung, yang dinotasikan dengan simbol jumlah langsung \(\bigoplus\), dan misalkan \(X\) objek \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2(\mathcal{A})\). Definisikan kompleks \(\operatorname{tot}_{\oplus}(X)\) pada \(\mathcal{A}\) sebagai berikut:

Dengan menghilangkan superskrip, penulisan lengkap \(d^2:X^{p,q}\to X^{p+2,q}\oplus X^{p+1,q+1}\oplus X^{p,q+2}\) memberikan \[d^2 = \left( \ensuremath{{}^\vartriangleright d}^2, \; (-1)^p \ensuremath{{}^\vartriangleright d}\ensuremath{{}^\vartriangle d}+ (-1)^{p+1} \ensuremath{{}^\vartriangle d}\ensuremath{{}^\vartriangleright d}, \; \ensuremath{{}^\vartriangle d}^2 \right) = (0, 0, 0).\] Jika koproduk dalam konstruksi funktor \(\operatorname{tot}_{\oplus}\) diganti dengan produk \(\prod\), secara serupa diperoleh \(\operatorname{tot}_{\Pi}X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\), asalkan produk-produk yang diperlukan ada. Definisi \(d^n:\operatorname{tot}_{\Pi}(X)^n\to\operatorname{tot}_{\Pi}(X)^{n+1}\) serupa dengan kasus \(\operatorname{tot}_{\oplus}\): kita mensyaratkan bahwa proyeksi \(d^{n-1}\) ke \(X^{p,q}\) sama dengan komposisi \[\operatorname{tot}_{\Pi}^{n-1}(X) \xrightarrow{\text{proyeksi}} X^{p-1, q} \oplus X^{p,q-1} \xrightarrow{(\ensuremath{{}^\vartriangleright d}^{p-1, q}, (-1)^p \ensuremath{{}^\vartriangle d}^{p, q-1})} X^{p, q}\] tersebut; dengan cara yang sama diperoleh \(d^2=0\). Jika tidak menimbulkan kerancuan, \(\operatorname{tot}_{\oplus}X\) dan \(\operatorname{tot}_{\Pi}X\) keduanya disebut kompleks total dari \(X\). Sifat berikut seharusnya sudah jelas.

Proposisi. Dengan syarat-syarat yang bersesuaian, \(\operatorname{tot}_{\oplus}\) dan \(\operatorname{tot}_{\Pi}\) keduanya merupakan funktor aditif dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2(\mathcal{A})\) ke \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\).

Dalam definisi kompleks total, superskrip \(p\) dan \(q\) sepintas tampak tidak simetris. Untuk menghilangkan kesan ini, kita definisikan automorfisme aditif \(\mathrm{swap}\) pada \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2(\mathcal{A})\) sedemikian sehingga \(\mathrm{swap}(X)^{p,q}=X^{q,p}\) serta \(\ensuremath{{}^\vartriangleright d}\) dan \(\ensuremath{{}^\vartriangle d}\) saling dipertukarkan. Tanda \((-1)^{pq}\) yang akan menyertainya pada hakikatnya merupakan mekanisme yang sama dengan aturan tanda Koszul dalam [Li1].

Proposisi. Untuk setiap \((p,q)\in\ensuremath{\mathbb{Z}}^2\) dan objek \(X\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2(\mathcal{A})\), definisikan keluarga isomorfisme \[r^{p, q}_X := (-1)^{pq} \ensuremath{\mathrm{id}}_{X^{p,q}} : X^{p, q} \to \mathrm{swap}(X)^{q,p} .\]

Bukti. Untuk semua \((p,q)\in\ensuremath{\mathbb{Z}}^2\), diagram

\(r_X\) memang merupakan morfisme kompleks.

Syarat adanya koproduk terhitung (atau produk terhitung) dalam definisi \(\operatorname{tot}_{\oplus}X\) (atau \(\operatorname{tot}_{\Pi}X\)) dapat diperlemah: jika untuk setiap \(n\) hanya ada paling banyak sejumlah hingga pasangan \((p,q)\) yang memenuhi \(p+q=n\) dan \(X^{p,q}\neq0\), maka koproduk (atau produk) dalam definisi kompleks total menjadi jumlah langsung hingga. Dalam hal ini, kedua kompleks total dapat dinotasikan seragam sebagai \(\operatorname{tot}(X)\). Pembahasan lebih lanjut akan diberikan setelah Definisi pada § 3.10.

Catatan. Dengan gagasan yang sama, untuk setiap \(k\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq1}\) dapat didefinisikan kompleks lipat-\(k\) sebagai data \[\left( X^{p_1, \ldots, p_k} \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A}) \right)_{p_1, \ldots, p_k \in \ensuremath{\mathbb{Z}}}, \quad {}^1 d, \ldots, {}^k d,\] dengan \({}^i d^{p_1,\ldots,p_k}:X^{p_1,\ldots,p_k}\to X^{p_1,\ldots,p_i+1,\ldots,p_k}\) dan \[{}^i d^2 = 0, \quad {}^i d {}^j d = {}^j d {}^i d \quad \text{(superskrip dihilangkan)}.\] Semua kompleks lipat-\(k\) membentuk kategori aditif \(\ensuremath{\mathsf{C}}^k(\mathcal{A})\). Dengan mengikuti Definisi rujukan, dapat pula didefinisikan keluarga funktor aditif \(F_i:\ensuremath{\mathsf{C}}^k(\mathcal{A})\to \ensuremath{\mathsf{C}}(\ensuremath{\mathsf{C}}^{k-1}(\mathcal{A}))\) sedemikian sehingga setiap \(F_i\) merupakan ekuivalensi antarkategori (\(k\geq2\) dan \(i=1,\ldots,k\)).

Dalam keadaan ini, jika \(\mathcal{A}\) mempunyai koproduk atau produk terhitung, funktor kompleks total dapat didefinisikan dengan cara serupa: \[\operatorname{tot}_{\oplus} \; \text{atau} \; \operatorname{tot}_{\Pi}: \ensuremath{\mathsf{C}}^k(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}).\] Rinciannya sama dengan kasus bikompleks dan tidak perlu diuraikan lagi.

Definisikan isomorfisme dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2(\mathcal{A})\) ke dirinya sendiri \([m]_{\mathrm{I}}:=F_{\mathrm{I}}^{-1}\circ[m]\circ F_{\mathrm{I}}\) dan \([m]_{\mathrm{II}}:=F_{\mathrm{II}}^{-1}\circ[m]\circ F_{\mathrm{II}}\), yang masing-masing bersesuaian dengan pergeseran horizontal dan vertikal bikompleks. Untuk semua \(a,b\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\) berlaku \([a]_{\mathrm{I}}[b]_{\mathrm{II}}=[b]_{\mathrm{II}}[a]_{\mathrm{I}}\). Sekarang kita kaji pengaruh funktor-funktor ini terhadap kompleks total serta hubungannya dengan automorfisme \(\mathrm{swap}\).

Proposisi. Untuk semua \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^2(\mathcal{A}))\) dan \((p,q)\in\ensuremath{\mathbb{Z}}^2\), notasikan pembenaman standar \(X^{p,q}\hookrightarrow\mathrm{tot}_{\oplus}(X)^{p+q}\) dengan \(\iota_{p,q}\). Untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), definisikan

  • \(\theta_X^n:\operatorname{tot}_{\oplus}\left(X[1]_{\mathrm{I}}\right)^n\to \operatorname{tot}_{\oplus}(X)[1]^n\) sedemikian sehingga restriksinya pada \(X[1]_{\mathrm{I}}^{p,q}=X^{p+1,q}\) sama dengan \(\iota_{p+1,q}\);

  • \((\theta'_X)^n:\operatorname{tot}_{\oplus}\left(X[1]_{\mathrm{II}}\right)^n \to\operatorname{tot}_{\oplus}(X)[1]^n\) sedemikian sehingga restriksinya pada \(X[1]_{\mathrm{II}}^{p,q}=X^{p,q+1}\) sama dengan \((-1)^p\iota_{p,q+1}\).

Keduanya memberikan isomorfisme kanonik dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\): \[\begin{align*} \theta_X & = (\theta_X^n)_n: \operatorname{tot}_{\oplus} \left( X[1]_{\mathrm{I}} \right) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{tot}_{\oplus} \left(X\right)[1], \\ \theta'_X & = ((\theta'_X)^n)_n: \operatorname{tot}_{\oplus} \left( X[1]_{\mathrm{II}} \right) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{tot}_{\oplus} \left(X\right)[1], \end{align*}\] beserta diagram antikomutatif (yakni, kedua komposisinya berselisih tanda negatif)

\(r\) sebagaimana didefinisikan dalam Proposisi rujukan. Jika \(\operatorname{tot}_{\oplus}\) diganti dengan \(\operatorname{tot}_{\Pi}\), tetap diperoleh \(\theta_X,\theta'_X\) yang sama beserta diagram antikomutatif yang bersesuaian.

Bukti. Verifikasi langsung berdasarkan definisi kompleks total (Definisi rujukan) dan definisi funktor pergeseran (Definisi rujukan) menunjukkan bahwa \(\theta_X\) dan \(\theta'_X\) merupakan morfisme kompleks; rinciannya panjang tetapi tidak sulit. Antikomutativitas diagram cukup dibuktikan dengan mengamati bahwa diagram

Sekarang tinjau pernyataan tentang diagram komutatif. Misalkan \((p,q)\in\ensuremath{\mathbb{Z}}^2\) dan bandingkan restriksi kedua komposisi pada \((X[1]_{\mathrm{I}}[1]_{\mathrm{II}})^{p,q}\). Telah dijelaskan bahwa \(\theta\) lalu \(\theta'\) (untuk \(X\)) dan \(\theta'\) lalu \(\theta\) (untuk \(\mathrm{swap}(X)\)) masing-masing memberikan \[(-1)^{p+1}, \; (-1)^q \; \in \operatorname{Aut}(X^{p+1, q+1}) \quad \text{($\ensuremath{\mathrm{id}}$ dihilangkan)}.\] Di sisi lain, restriksi \(r_{X[1]_{\mathrm{I}}[1]_{\mathrm{II}}}\) dan \(r_X[2]\) pada \(X^{p+1,q+1}\) masing-masing adalah \((-1)^{pq}\) dan \((-1)^{(p+1)(q+1)}\). Namun, \((p+1)(q+1)-pq\equiv(p+1)-q\pmod{2}\). Terbukti.

Sebagai perumuman sederhana dari diagram antikomutatif di atas, pembaca diminta membuktikan bahwa, untuk semua \(a,b\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), kedua morfisme \[\operatorname{tot}_{\oplus}(X[a]_{\mathrm{I}}[b]_{\mathrm{II}}) \rightrightarrows \operatorname{tot}_{\oplus}(X)[a+b]\] yang didefinisikan dengan kedua urutan (\(\theta\) lalu \(\theta'\) dan \(\theta'\) lalu \(\theta\)) berselisih tanda \((-1)^{ab}\); di sisi lain, diagram komutatif di atas tetap berlaku untuk \(X[a]_{\mathrm{I}}[b]_{\mathrm{II}}\). Pernyataan yang sama berlaku jika \(\operatorname{tot}_{\oplus}\) diganti dengan \(\operatorname{tot}_{\Pi}\). Salah satu penggunaan utama bikompleks ialah dalam kajian bifunktor. Apakah yang dimaksud dengan bifunktor?

Konvensi. Funktor berbentuk \(F:\mathcal{A}_1\times\mathcal{A}_2\to\mathcal{B}\) disebut bifunktor. Setelah objek \(X_i\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A}_i)\) ditetapkan, diperoleh funktor satu variabel \(F(X_1,\cdot):\mathcal{A}_2\to\mathcal{B}\) dan \(F(\cdot,X_2):\mathcal{A}_1\to\mathcal{B}\). Dengan demikian, kita dapat membahas keaditifan, keeksakan, dan berbagai konsep lain bagi setiap variabel \(F\).

Definisi–Proposisi. Misalkan \(\mathcal{A}_1,\mathcal{A}_2,\mathcal{B}\) kategori-kategori aditif dan \(F:\mathcal{A}_1\times\mathcal{A}_2\to\mathcal{B}\) suatu bifunktor yang aditif dalam setiap variabel. Terdapat funktor yang bersesuaian

Oleh karena itu, jika \(\mathcal{B}\) mempunyai koproduk terhitung atau produk terhitung, masing-masing dapat didefinisikan \[\begin{gather*} \ensuremath{\mathsf{C}}_{\oplus} F := \operatorname{tot}_{\oplus} \circ \ensuremath{\mathsf{C}}^2 F: \ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}_1) \times \ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}_2) \to \ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{B}), \\ \ensuremath{\mathsf{C}}_{\Pi} F := \operatorname{tot}_{\Pi} \circ \ensuremath{\mathsf{C}}^2 F: \ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}_1) \times \ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}_2) \to \ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{B}). \end{gather*}\] Jika \(\operatorname{tot}_{\oplus}\) dan \(\operatorname{tot}_{\Pi}\) yang dibahas hanya melibatkan jumlah langsung hingga, maka \(\ensuremath{\mathsf{C}}_{\oplus}F=\ensuremath{\mathsf{C}}_{\Pi}F\). 1

Bukti. Syarat bikompleks \(\ensuremath{{}^\vartriangleright d}\ensuremath{{}^\vartriangle d}=\ensuremath{{}^\vartriangle d}\ensuremath{{}^\vartriangleright d}\) langsung mengikuti definisi bifunktor; selebihnya jelas.

Kategori bikompleks juga mempunyai konsep homotopi. Misalkan \(f,g:X\to Y\) sepasang morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2(\mathcal{A})\). Homotopi dari \(f\) ke \(g\) adalah dua keluarga morfisme yang memenuhi syarat-syarat berikut.

\(\ensuremath{{}^\vartriangle d}h=h\ensuremath{{}^\vartriangle d}\), \(\ensuremath{{}^\vartriangleright d}k=k\ensuremath{{}^\vartriangleright d}\), dan definisi bikompleks, mudah diperiksa bahwa \(\ensuremath{{}^\vartriangleright d}h+h\ensuremath{{}^\vartriangleright d}+\ensuremath{{}^\vartriangle d}k+k\ensuremath{{}^\vartriangle d}\) selalu memberikan morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2(\mathcal{A})\). Homotopi bikompleks tercermin pada kompleks total. Lebih tepatnya, setelah \((h^{p,q},k^{p,q})_{p,q\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) diberikan, dapat didefinisikan \(\hat{h}\in\operatorname{Hom}^{-1}\left(\operatorname{tot}_{\oplus}(X),\operatorname{tot}_{\oplus}(Y)\right)\) sedemikian sehingga restriksi \(\hat{h}\) pada suku jumlah langsung \(X^{p,q}\) sama dengan \[\left( h^{p,q}, (-1)^p k^{p,q} \right): X^{p,q} \to Y^{p-1, q} \oplus Y^{p, q-1},\] yang menjadikan \(\operatorname{tot}_{\oplus}(g)-\operatorname{tot}_{\oplus}(f)=d^{-1}\hat{h}\); kasus \(\operatorname{tot}_{\Pi}\) ditangani dengan cara yang sama. Dengan demikian, relasi homotopi bikompleks mendefinisikan \(\ensuremath{\mathsf{K}}^2(\mathcal{A})\) beserta funktor \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{K}}^2(\mathcal{A})\). Jika koproduk terhitung (atau produk terhitung) ada, funktor \(\operatorname{tot}_{\oplus}\) (atau \(\operatorname{tot}_{\Pi}\)) turun menjadi funktor \(\ensuremath{\mathsf{K}}^2(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\). Kembali ke bifunktor \(F:\mathcal{A}_1\times\mathcal{A}_2\to\mathcal{B}\) antara kategori-kategori aditif, dan andaikan \(F\) aditif dalam setiap variabel. Berikut adalah versi bifunktor dari persamaan.

Proposisi. Ambil bifunktor \(F\) seperti di atas. Maka \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2F\) berfaktor melalui \(\ensuremath{\mathsf{K}}^2F:\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}_1)\times\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}_2)\to \ensuremath{\mathsf{K}}^2(\mathcal{B})\).

Demikian pula, \(\ensuremath{\mathsf{C}}_{\oplus}F\) atau \(\ensuremath{\mathsf{C}}_{\Pi}F\) berfaktor melalui \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}_1)\times\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}_2)\to \ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{B})\), dan masing-masing dinotasikan dengan \(\ensuremath{\mathsf{K}}_{\oplus}F\) atau \(\ensuremath{\mathsf{K}}_{\Pi}F\), asalkan funktor \(\ensuremath{\mathsf{C}}_{\oplus}F\) atau \(\ensuremath{\mathsf{C}}_{\Pi}F\) terdefinisi.

Bukti. Ambil kasus \(\ensuremath{\mathsf{C}}_{\oplus}F\) sebagai contoh. Yang perlu ditunjukkan ialah bahwa, untuk morfisme homotopik nol \(f_1=d^{-1}g:X_1\to Y_1\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}_1)\) dan sembarang morfisme \(f_2:X_2\to Y_2\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}_2)\), morfisme yang bersesuaian \((\ensuremath{\mathsf{C}}^2F)(f_1,f_2):\ensuremath{\mathsf{C}}^2F(X_1,X_2)\to \ensuremath{\mathsf{C}}^2F(Y_1,Y_2)\) homotopik nol. Pilihan yang jelas ialah \(h^{p,q}:=F(g^p,f_2^q)\) dan \(k^{p,q}:=0\). Karena \(f_2\) merupakan morfisme, \(h\) memang berkomutasi dengan \(\ensuremath{{}^\vartriangle d}=F(\ensuremath{\mathrm{id}},d)\). Variabel kedua ditangani dengan cara serupa.

Proposisi rujukan memberikan isomorfisme kanonik \[\begin{gather*} \ensuremath{\mathsf{C}}_{\oplus} F(X[1], Y) \simeq \ensuremath{\mathsf{C}}_{\oplus}F(X, Y)[1] \simeq \ensuremath{\mathsf{C}}_{\oplus}F(X, Y[1]), \\ \ensuremath{\mathsf{K}}_{\oplus} F(X[1], Y) \simeq \ensuremath{\mathsf{K}}_{\oplus}F(X, Y)[1] \simeq \ensuremath{\mathsf{K}}_{\oplus}F(X, Y[1]). \end{gather*}\] Pernyataan yang sama berlaku jika \(\oplus\) diganti dengan \(\Pi\).

Contoh (Bikompleks \(\operatorname{Hom}\)). Tinjau bifunktor \(\operatorname{Hom}(\cdot,\cdot):\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\times\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Ab}}\), yang memetakan pasangan objek \((S,T)\) ke \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(S,T)\). Berikut ini akan ditunjukkan bahwa kompleks \(\operatorname{Hom}\), yaitu \(\operatorname{Hom}^\bullet(X,Y)\), isomorfik secara kanonik dengan nilai pada objek \((X,Y)\) dari funktor komposit \[\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})^{\operatorname{op}} \times \ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}) \xrightarrow{(\sigma^{-1}, \ensuremath{\mathrm{id}})} \ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}) \times \ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}) \xrightarrow{\ensuremath{\mathsf{C}}_{\Pi} \operatorname{Hom}(\cdot, \cdot)} \ensuremath{\mathsf{C}}(\ensuremath{\mathsf{Ab}})\] dengan \(\sigma\) sebagaimana dalam Definisi–Proposisi rujukan.

Untuk itu, pertama-tama tinjau bifunktor \(F:\mathcal{A}\times\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\to\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) yang didefinisikan dengan \(F(T,S)=\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(S,T)\), serta funktor komposit \[\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}) \times \ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})^{\operatorname{op}} \xrightarrow{(\ensuremath{\mathrm{id}}, \sigma^{-1})} \ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}) \times \ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}) \xrightarrow{\ensuremath{\mathsf{C}}^2 F} \ensuremath{\mathsf{C}}^2(\ensuremath{\mathsf{Ab}}).\] Misalkan \(X,Y\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\). Citra objek \((Y,X)\) oleh funktor komposit di atas disebut bikompleks \(\operatorname{Hom}\) dan dinotasikan dengan \(\operatorname{Hom}^{\bullet,\bullet}(X,Y)\). Berdasarkan diagram komutatif yang jelas

rujukan, cukup dibuktikan bahwa terdapat isomorfisme kanonik \[\operatorname{tot}_{\Pi}\operatorname{Hom}^{\bullet,\bullet}(X,Y) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{Hom}^\bullet(X,Y).\]

Dengan mencermati definisi, diperoleh \[\begin{equation*} \begin{aligned} \operatorname{Hom}^{p, q}(X, Y) & = \operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}\left( X^{-q}, Y^p \right), \\ \ensuremath{{}^\vartriangleright d}^{p, q} & = (d_Y^p)_* : \operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}\left( X^{-q}, Y^p \right) \to \operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}\left( X^{-q}, Y^{p+1} \right), \\ \ensuremath{{}^\vartriangle d}^{p, q} & = (-1)^q (d_X^{-q-1})^* : \operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}\left( X^{-q}, Y^p \right) \to \operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}\left( X^{-q-1}, Y^p \right). \end{aligned} \end{equation*}\] 2 Sekarang tentukan \(\operatorname{tot}_{\Pi}\operatorname{Hom}^{\bullet,\bullet}(X,Y)\). Pertama, \[\left(\operatorname{tot}_{\Pi} \operatorname{Hom}^{\bullet, \bullet}(X, Y)\right)^n = \prod_{p+q=n} \operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}\left( X^{-q}, Y^p \right) = \prod_{k \in \ensuremath{\mathbb{Z}}} \operatorname{Hom}\left( X^k, Y^{k+n} \right)\] (dengan substitusi \(k=-q\)), yang tepat merupakan \(\operatorname{Hom}^n(X,Y)\). Selanjutnya, deskripsikan \(d_{\operatorname{tot}_{\Pi}\operatorname{Hom}^{\bullet,\bullet}(X,Y)}^n\): koordinat \((p,q)\)-nya dalam \(\operatorname{Hom}^{n+1}(X,Y)\), dengan \(p+q=n+1\), berasal dari

\((d_Y^{p-1})_*\), sedangkan panah vertikal adalah \((-1)^{p+q-1}(d_X^{-q})^*=(-1)^n(d_X^{-q})^*\). Isomorfisme yang mengalikan faktor \(\operatorname{Hom}^{p,q}(X,Y)\) dengan \((-1)^q\) mengubah tanda suku vertikal. Dibandingkan dengan Definisi rujukan, hal ini memberikan isomorfisme kanonik \(\operatorname{tot}_{\Pi}\operatorname{Hom}^{\bullet,\bullet}(X,Y)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{Hom}^\bullet(X,Y)\). Terbukti.

Terakhir, jika \(\mathcal{A}\) kategori \(\Bbbk\)-linear, maka \(\operatorname{Hom}^{\bullet,\bullet}(X,Y)\) secara alami menjadi funktor bernilai dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\).


  1. Catatan penerjemah (O014-C038): sumber menghilangkan \(F\) dari kesetaraan ini dan dari suku paling kanan pada dua isomorfisme di bawah. Karena funktor yang didefinisikan ialah \(\ensuremath{\mathsf{C}}_{\oplus}F\) dan \(\ensuremath{\mathsf{C}}_{\Pi}F\), target memulihkan \(F\) pada ketiga tempat tersebut.↩︎

  2. Catatan penerjemah (O014-C039): sumber memakai koefisien \((-1)^{q+1}\), yang sesuai dengan penggunaan ulang rumus \(\sigma\) tetapi bukan dengan invers ketat \(\sigma^{-1}\) yang diperoleh dari koreksi tanda pada bagian sebelumnya. Target memakai koefisien invers \((-1)^q\); akibatnya, totalisasi diidentifikasi dengan kompleks \(\operatorname{Hom}\) melalui tanda komponen \((-1)^q\), bukan melalui kesamaan harfiah.↩︎

Kompleks pada kategori abelian

Dalam bagian ini, \(\mathcal{A}\) diasumsikan merupakan kategori abelian. Seperti biasa, semua pernyataan tentang keaditifan dalam bagian ini juga dapat ditingkatkan ke kasus ketika \(\mathcal{A}\) merupakan kategori \(\Bbbk\)-linear. Untuk suatu kompleks \(X\) pada kategori abelian, kita dapat membahas kohomologinya (Definisi rujukan). Ingat bahwa \([n]\) bukan hanya menggeser indeks atas kompleks, melainkan juga mengalikan \(d_X^\bullet\) dengan tanda \((-1)^n\). Akan tetapi, perubahan tanda ini tidak mengubah kernel maupun citra setiap \(d_X\). Dengan demikian, \[\operatorname{H}^k\left( X[n] \right) = \operatorname{H}^{n+k} \left(X \right), \quad k, n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}.\] Proposisi rujukan telah memastikan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) merupakan kategori aditif. Berikut ini ditunjukkan bahwa kategori tersebut juga abelian.

Proposisi. Kategori \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) merupakan kategori abelian. Secara lebih tepat, untuk semua \(X,Y\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\), berlaku \(X \oplus Y = (X^n \oplus Y^n, (d_X^n, d_Y^n))_{n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}}\), dan untuk setiap morfisme \(f:X\to Y\) dapat diambil \[\begin{gather*} \operatorname{ker}(f) = \left( \operatorname{ker}(f^n) \right)_{n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}}, \quad \operatorname{coker}(f) = \left( \operatorname{coker}(f^n) \right)_{n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}}, \\ \operatorname{im}(f) = \left( \operatorname{im}(f^n) \right)_{n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}}, \quad \operatorname{coim}(f) = \left( \operatorname{coim}(f^n) \right)_{n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}}. \end{gather*}\] 1

Misalkan morfisme \(f\) dan \(g\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) dapat dikomposisikan dan \(gf=0\). Maka \(H:=\operatorname{H}\left[X\xrightarrow{f}Y\xrightarrow{g}Z\right]\) adalah kompleks berikut:

  • suku derajat \(n\) ialah \(H^n:=\operatorname{H}\left[X^n\xrightarrow{f^n}Y^n\xrightarrow{g^n}Z^n\right]\);

  • morfisme \(d_H^n:H^n\to H^{n+1}\) ditentukan oleh \(d_X^n\), \(d_Y^n\), dan \(d_Z^n\), bersama dengan funktorialitas \(\operatorname{H}[\cdots]\) (Proposisi rujukan).2

Sebagai akibatnya, \(X\xrightarrow{f}Y\xrightarrow{g}Z\) eksak jika dan hanya jika \(X^n\xrightarrow{f^n}Y^n\xrightarrow{g^n}Z^n\) eksak untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\).

Bukti. Proposisi rujukan telah menjelaskan cara menggunakan funktor pelupa dari kompleks ke objek bergradasi, \(U:\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\to\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\), untuk mereduksi \(\varinjlim\) dan \(\varprojlim\) yang diperlukan menjadi konstruksi derajat demi derajat di \(\mathcal{A}\). Pokoknya ialah bahwa \(U\) menciptakan \(\varinjlim\) dan \(\varprojlim\) (Lema rujukan). Hal ini memberikan konstruksi derajat demi derajat bagi \(X\oplus Y\), \(\operatorname{ker}(f)\), \(\operatorname{coker}(f)\), dan seterusnya.

Secara khusus, berdasarkan karakterisasi persamaan, morfisme kanonik \(\operatorname{coim}(f)\to\operatorname{im}(f)\) diberikan oleh morfisme \(\operatorname{coim}(f^n)\to\operatorname{im}(f^n)\) di \(\mathcal{A}\). Isomorfisme derajat demi derajat adalah isomorfisme kompleks. Jadi, setiap morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) bersifat ketat. Oleh karena itu, \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) merupakan kategori abelian.3 Deskripsi \(\operatorname{H}[X\to Y\to Z]\) diperoleh dengan cara yang sama.

Catatan. Dengan cara yang sama dapat dibuktikan bahwa kategori bikompleks \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2(\mathcal{A})\), bahkan kategori kompleks lipat-\(k\) \(\ensuremath{\mathsf{C}}^k(\mathcal{A})\), tetap merupakan kategori abelian untuk \(k\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 1}\); lihat Catatan rujukan.

Selanjutnya, perhatikan suatu morfisme \(f:X\to Y\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), Proposisi rujukan menentukan secara unik \(\operatorname{H}^n(f):\operatorname{H}^n(X)\to\operatorname{H}^n(Y)\) sedemikian sehingga diagram berikut komutatif:

Untuk morfisme yang dapat dikomposisikan \(X\xrightarrow{f}Y\xrightarrow{g}Z\), karakterisasi ini langsung memberikan \(\operatorname{H}^n(gf)=\operatorname{H}^n(g)\operatorname{H}^n(f)\); selain itu, \(\operatorname{H}^n(\ensuremath{\mathrm{id}}_X)=\ensuremath{\mathrm{id}}_{\operatorname{H}^n(X)}\).

Proposisi (Kohomologi sebagai funktor). Untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), definisi di atas memberikan funktor aditif \(\operatorname{H}^n:\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\to\mathcal{A}\).

Bukti. Sifat \(\operatorname{H}^n(gf)=\operatorname{H}^n(g)\operatorname{H}^n(f)\) dan \(\operatorname{H}^n(\ensuremath{\mathrm{id}})=\ensuremath{\mathrm{id}}\) langsung diperoleh dari karakterisasi persamaan. Dengan cara yang sama diperoleh \(\operatorname{H}^n(f_1+f_2)=\operatorname{H}^n(f_1)+\operatorname{H}^n(f_2)\), serta \(\operatorname{H}^n(tf)=t\operatorname{H}^n(f)\) apabila \(\mathcal{A}\) merupakan kategori \(\Bbbk\)-linear dan \(t\in\Bbbk\).

Barisan eksak pendek antarkompleks secara otomatis menginduksi barisan eksak panjang pada kohomologi. Inilah bentuk paling dasar dari barisan eksak panjang dalam teori homologi.

Proposisi (Barisan eksak pendek menginduksi barisan eksak panjang). Misalkan \(0\to X\xrightarrow{f}Y\xrightarrow{g}Z\to 0\) merupakan barisan eksak pendek dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Maka Teorema rujukan memberikan barisan eksak kanonik berikut di \(\mathcal{A}\):

Barisan ini mempunyai funktorialitas berikut. Jika terdapat diagram komutatif dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) yang baris-barisnya eksak,

Bukti. Untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\) terdapat barisan eksak \(\operatorname{coker}(d_X^{n-1})\to\operatorname{coker}(d_Y^{n-1})\to\operatorname{coker}(d_Z^{n-1})\to0\). Memang, ambil bagian \(\operatorname{coker}\) dari barisan eksak dalam Teorema rujukan yang diterapkan pada diagram

4 Dengan cara yang sama juga terdapat barisan eksak \(0\to\operatorname{ker}(d_X^n)\to\operatorname{ker}(d_Y^n)\to\operatorname{ker}(d_Z^n)\). Kedua barisan itu dapat ditempatkan dalam diagram komutatif dengan baris-baris eksak berikut: \(d_X^{n-1}\), \(d_Y^{n-1}\), dan \(d_Z^{n-1}\), serta mempunyai faktorisasi epi–mono berbentuk \(\operatorname{coker}(d^{n-2})\stackrel{d^{n-1}}{\twoheadrightarrow} \operatorname{im}(d^{n-1})\hookrightarrow\operatorname{ker}(d^n)\) (subskrip dihilangkan).

Menurut Lema rujukan (iii), epimorfisme \(\operatorname{coker}(d^{n-2})\twoheadrightarrow\operatorname{im}(d^{n-1})\) menentukan kernel panah-panah vertikal dalam persamaan; lalu persamaan berturut-turut memberikan \(\operatorname{H}^{n-1}(X)\), \(\operatorname{H}^{n-1}(Y)\), dan \(\operatorname{H}^{n-1}(Z)\). Demikian pula, monomorfisme \(\operatorname{im}(d^{n-1})\hookrightarrow\operatorname{ker}(d^n)\) menentukan kokernel panah-panah vertikal tersebut, yang berturut-turut memberikan \(\operatorname{H}^n(X)\), \(\operatorname{H}^n(Y)\), dan \(\operatorname{H}^n(Z)\). Penerapan Teorema rujukan sekarang menghasilkan morfisme penghubung \(\delta^{n-1}:\operatorname{H}^{n-1}(Z)\to\operatorname{H}^n(X)\) beserta bagian barisan eksak panjang yang memuat suku-suku \(\operatorname{H}^n\) dan \(\operatorname{H}^{n-1}\). Funktorialitasnya diperoleh dengan menerapkan Catatan rujukan.

Definisi (Kuasi-isomorfisme). Misalkan \(f:X\to Y\) merupakan morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Jika \(\operatorname{H}^n(f)\) merupakan isomorfisme untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), maka \(f\) disebut kuasi-isomorfisme.

Proposisi. Misalkan \(f:X\to Y\) merupakan morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) dan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Jika \(f\) homotopik nol, maka \(\operatorname{H}^n(f)=0\).

Bukti. Ambil \(h\in\operatorname{Hom}^{-1}(X,Y)\) sedemikian sehingga \(f=d_Yh+hd_X\). Komposisi \(\operatorname{ker}(d_X^n)\hookrightarrow X^n\xrightarrow{h^{n+1}d_X^n}Y^n\) ialah nol. Di sisi lain, \(d_Y^{n-1}h^n\) berfaktor melalui \(\operatorname{im}(d_Y^{n-1})\). Kedua fakta ini bersama-sama memberikan \(\operatorname{H}^n(f)=0\).

Korolari. Untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), funktor kohomologi \(\operatorname{H}^n:\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\to\mathcal{A}\) berfaktor secara unik melalui \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\). Oleh karena itu, konsep kuasi-isomorfisme dapat diperluas ke morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\). Jika \(f:X\to Y\) merupakan isomorfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\), maka \(f\) merupakan kuasi-isomorfisme.

Bukti. Gabungkan Proposisi rujukan dan Proposisi rujukan.


  1. Catatan penerjemah (O014-C040): sumber menuliskan \(\operatorname{ker}(f)^n\), \(\operatorname{coker}(f)^n\), \(\operatorname{im}(f)^n\), dan \(\operatorname{coim}(f)^n\) pada ruas kiri, tetapi menyamakannya dengan seluruh keluarga berindeks \(n\) pada ruas kanan. Target menghapus pangkat \(n\) pada ruas kiri agar keempatnya merupakan identitas kompleks; komponen derajat \(n\) tetap tepat seperti yang ditampilkan pada ruas kanan.↩︎

  2. Catatan penerjemah (O014-C041): sumber hanya menyebut \(d_X^n\) dan \(d_Y^n\). Target menambahkan \(d_Z^n\), yang diperlukan untuk memberikan morfisme antara kedua diagram tiga-suku dan dengan demikian menginduksi \(d_H^n\).↩︎

  3. Catatan penerjemah (O014-C042): kalimat penutup sumber menyebut \(\mathcal{A}\), padahal kategori itu telah diasumsikan abelian, sedangkan kategori yang baru saja dibuktikan abelian ialah \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Target memperbaiki nama kategori tersebut.↩︎

  4. Catatan penerjemah (O014-C043): sumber menyatakan barisan \(\operatorname{coker}(d_X^n)\to\operatorname{coker}(d_Y^n)\to\operatorname{coker}(d_Z^n)\to0\), sedangkan panah vertikal pada diagram yang langsung menyusul ialah \(d_X^{n-1}\), \(d_Y^{n-1}\), dan \(d_Z^{n-1}\). Target menyesuaikan indeks kokernel dengan diagram; pergantian nama indeks kemudian memberikan baris berindeks \(n-2\) yang dipakai di bawah.↩︎

Kerucut pemetaan: barisan eksak panjang

Barisan eksak panjang merupakan alat utama dalam aljabar homologis. Bagian ini bertujuan membandingkan tiga cara membangun barisan eksak panjang dari barisan eksak pendek. Terlepas dari beberapa perbedaan tanda, ketiganya memberikan hasil yang sama. Dalam bagian ini, \(\mathcal{A}\) diasumsikan sebagai kategori abelian.

Proposisi. Misalkan \(f:X\to Y\) merupakan morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Ambil \(\alpha(f)\) dan \(\beta(f)\) sebagaimana dalam Definisi rujukan. Maka \[0 \to Y \xrightarrow{\alpha(f)} \operatorname{Cone}(f) \xrightarrow{\beta(f)} X[1] \to 0\] merupakan barisan eksak dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\).

Bukti. Ingat kembali definisi \(\alpha(f)\) dan \(\beta(f)\). Karena keeksakan dapat diperiksa derajat demi derajat (Proposisi rujukan), pernyataan tersebut cukup dibuktikan melalui keeksakan \[0 \to Y^n \xrightarrow{(0, \ensuremath{\mathrm{id}})} X^{n+1} \oplus Y^n \xrightarrow{\text{proyeksi}} X^{n+1} \to 0,\] untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Inilah isi Proposisi rujukan.

Diberikan morfisme \(f:X\to Y\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), barisan eksak pendek pada Proposisi rujukan, bersama dengan Proposisi rujukan, memberikan barisan eksak panjang berikut dalam \(\mathcal{A}\): \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:cone-long-exact-sequence}{} \cdots \to \operatorname{H}^n(Y) \xrightarrow{\operatorname{H}^n(\alpha(f))} \operatorname{H}^n(\operatorname{Cone}(f)) \xrightarrow{\operatorname{H}^n(\beta(f))} \underbracket{\operatorname{H}^n(X[1])}_{= \operatorname{H}^{n+1}(X)} \xrightarrow{\xi^n} \operatorname{H}^{n+1}(Y) \to \cdots \end{equation}\] Morfisme yang ditandai dengan \(\xi^n\) ialah morfisme penghubung yang diinduksi oleh barisan eksak pendek tersebut. Korolari rujukan akan membuktikan bahwa \(\xi^n\) tidak lain ialah \(\operatorname{H}^{n+1}(f):\operatorname{H}^{n+1}(X)\to\operatorname{H}^{n+1}(Y)\). Dengan demikian, setiap bagian dari barisan eksak panjang kerucut pemetaan persamaan bersifat eksplisit dan berasal dari \(f\), \(\alpha(f)\), dan \(\beta(f)\). Hasil berikut menunjukkan arah sebaliknya: dari sembarang barisan eksak pendek dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), terdapat pula hubungan alami dengan kerucut pemetaan. Hubungan ini dapat dibentuk dengan dua cara.

Lema. Diberikan barisan eksak pendek \(0\to X\xrightarrow{f}Y\xrightarrow{g}Z\to0\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), kedua morfisme \[\Phi := (0, g): \operatorname{Cone}(f) \to Z, \quad \Phi' := (f[1], 0): X[1] \to \operatorname{Cone}(g)\] merupakan kuasi-isomorfisme antarkompleks dan mempunyai sifat-sifat berikut:

  1. \(\Phi \circ \alpha(f) = g\) dan \(\beta(g) \circ \Phi' = f[1]\);

  2. \(\alpha(g)\Phi + \Phi'\beta(f):\operatorname{Cone}(f)\to\operatorname{Cone}(g)\) secara kanonik homotopik nol.

Bukti. Perhatikan diagram komutatif berikut dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\):

rujukan) memberikan morfisme-morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) yang tersusun sebagai persamaan eksak. Selain itu, mudah dilihat bahwa \(\operatorname{Cone}(f)\to\operatorname{Cone}(0\to Z)\simeq Z\) (atau \(X[1]\simeq\operatorname{Cone}(X\to0)\to\operatorname{Cone}(g)\)) tepat merupakan \(\Phi\) (atau \(\Phi'\)). Setelah diketahui bahwa keduanya merupakan morfisme kompleks, persamaan-persamaan dalam (i) langsung terlihat.

Dengan menerapkan Proposisi rujukan pada persamaan, untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\) diperoleh barisan eksak \[\begin{gather*} \operatorname{H}^n\left( \operatorname{Cone}(\ensuremath{\mathrm{id}}_X) \right) \to \operatorname{H}^n \left( \operatorname{Cone}(f) \right) \xrightarrow{\operatorname{H}^n(\Phi)} \operatorname{H}^n(Z) \to \operatorname{H}^{n+1} \left( \operatorname{Cone}(\ensuremath{\mathrm{id}}_X) \right), \\ \operatorname{H}^{n-1}\left( \operatorname{Cone}(\ensuremath{\mathrm{id}}_Z) \right) \to \operatorname{H}^n(X[1]) \xrightarrow{\operatorname{H}^n(\Phi')} \operatorname{H}^n\left( \operatorname{Cone}(g) \right) \to \operatorname{H}^n\left( \operatorname{Cone}(\ensuremath{\mathrm{id}}_Z) \right). \end{gather*}\] Lema rujukan (i) dan Proposisi rujukan menunjukkan bahwa suku-suku ujung kiri dan kanan semuanya \(0\). Jadi, \(\Phi\) dan \(\Phi'\) merupakan kuasi-isomorfisme.

Terakhir, kita verifikasi (ii). Dengan menggunakan \(\operatorname{Cone}(f)^n=X^{n+1}\oplus Y^n\) dan \(\operatorname{Cone}(g)^n=Y^{n+1}\oplus Z^n\), tuliskan morfisme-morfisme tersebut sebagai matriks:

\(s=(s^n)_n\in \operatorname{Hom}^{-1}\left(\operatorname{Cone}(f),\operatorname{Cone}(g)\right)\) dengan \[s^n := \begin{pmatrix} 0 & \ensuremath{\mathrm{id}}_{Y^n} \\ 0 & 0 \end{pmatrix}: X^{n+1} \oplus Y^n \to Y^n \oplus Z^{n-1} ,\] yang juga merupakan satu-satunya pilihan yang wajar. Perhitungan matriks langsung menunjukkan bahwa \(d_{\operatorname{Cone}(g)}^{n-1}s^n+s^{n+1}d_{\operatorname{Cone}(f)}^n\) sama dengan \[\begin{pmatrix} -d_Y^n & 0 \\ g^n & d_Z^{n-1} \end{pmatrix} \begin{pmatrix} 0 & \ensuremath{\mathrm{id}}_{Y^n} \\ 0 & 0 \end{pmatrix} + \begin{pmatrix} 0 & \ensuremath{\mathrm{id}}_{Y^{n+1}} \\ 0 & 0 \end{pmatrix} \begin{pmatrix} -d_X^{n+1} & 0 \\ f^{n+1} & d_Y^n \end{pmatrix} = \begin{pmatrix} f^{n+1} & 0 \\ 0 & g^n \end{pmatrix}.\] Jadi, \(\alpha(g)\Phi+\Phi'\beta(f)\) memang homotopik nol.

Sebagai rangkuman, dari barisan eksak pendek \(0\to X\xrightarrow{f}Y\xrightarrow{g}Z\to0\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), terdapat tiga cara untuk memperoleh barisan eksak panjang berikut dalam \(\mathcal{A}\):

  1. Dengan menerapkan Proposisi rujukan secara langsung, diperoleh barisan eksak panjang

  2. Gunakan kuasi-isomorfisme \(\Phi:\operatorname{Cone}(f)\to Z\) dari Lema rujukan, bersama dengan persamaan, untuk memperoleh diagram komutatif

    Karena baris pertama diketahui eksak, baris kedua juga eksak.

  3. Lakukan hal yang sama, tetapi kini gunakan kuasi-isomorfisme \(\Phi':X[1]\to\operatorname{Cone}(g)\) dari Lema rujukan. Diperoleh diagram komutatif

    Karena baris pertama diketahui eksak, baris kedua juga eksak.

Apa persamaan dan perbedaan di antara ketiga barisan eksak panjang ini? Kita nyatakan terlebih dahulu kesimpulannya.

  • Konstruksi (A) dan (B) hanya berbeda dalam beberapa tanda negatif: Proposisi rujukan akan menunjukkan bahwa \(\eta^n=-\delta^n\), sedangkan Korolari rujukan menyiratkan \(\xi^n=\operatorname{H}^{n+1}(f)\).

  • Konstruksi (A) dan (C) memberikan hasil yang sama: Korolari rujukan, berdasarkan hasil untuk (B), akan menunjukkan bahwa \((\eta')^n=\delta^n\), sedangkan Korolari rujukan menyiratkan \((\xi')^n=\operatorname{H}^{n+1}(g)\).

  • Dengan demikian, (B) dan (C) hanya berbeda tanda pada morfisme penghubung \(\operatorname{H}^n(Z)\to\operatorname{H}^{n+1}(X)\). Hal ini dapat dijelaskan melalui aksioma rotasi (TR3) bagi kategori bertriangulasi; lihat Proposisi pada pembahasan kategori turunan di Bab 4.

Selanjutnya, kita buktikan hubungan-hubungan tersebut.

Proposisi. Dalam situasi di atas, \(\eta^n=-\delta^n\) untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\).

Bukti. Argumen berikut diambil dari [KS06]. Karena argumen ini cukup rumit, pembaca dianjurkan terlebih dahulu mencoba kasus konkret \(\mathcal{A}=R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), dengan \(R\) gelanggang; metode pengejaran diagram dalam [Li1] memberikan bukti langsung untuk kasus tersebut.

Untuk kategori abelian umum \(\mathcal{A}\), pertama-tama misalkan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dan ambil produk serat \[S := \operatorname{coker}(d_Y^{n-1}) \ensuremath{\underset{\operatorname{coker}(d_Z^{n-1})}{\times}} \operatorname{H}^n(Z).\] Bagaimana morfisme penghubung \(\delta^n\) dikonstruksi? Morfisme ini diperoleh dengan menerapkan persamaan pada diagram dalam persamaan,

\(a\) diinduksi oleh \(d_Y^n\), panah \(b\) diinduksi oleh \(f^{n+1}\), sedangkan keberadaan dan ketunggalan panah \(u\) mengikuti dari fakta bahwa komutativitas bagian kanan menyiratkan \(cav=0\). Dengan meninjau secara saksama konstruksi dalam persamaan, tampak bahwa diagram \(w\) diketahui merupakan epimorfisme, diagram ini juga menentukan \(\delta^n\) secara unik.

Untuk membandingkannya dengan kerucut pemetaan, verifikasi langsung dari definisi bahwa diagram berikut komutatif:

persamaan komutatif, diagram di atas menyiratkan bahwa komposisi \[\begin{multlined} S \xrightarrow{(-u, v)} \operatorname{ker}\left( d_X^{n+1} \right) \oplus \operatorname{coker}\left( d_Y^{n-1} \right) \\ {}\xrightarrow[\text{baris pertama}]{\text{diagram di atas}} \operatorname{coker}\left( d_{\operatorname{Cone}(f)}^{n-1} \right) \xrightarrow{d_{\operatorname{Cone}(f)}^n} \operatorname{ker}\left( d_{\operatorname{Cone}(f)}^{n+1} \right) \end{multlined}\] ialah \(0\). Oleh karena itu, \(S \xrightarrow{(-u, v)} \operatorname{ker}\left( d_X^{n+1} \right) \oplus \operatorname{coker}\left( d_Y^{n-1} \right) \to \operatorname{coker}\left( d_{\operatorname{Cone}(f)}^{n-1} \right)\) berfaktor secara unik sebagai \(S \to \operatorname{H}^n(\operatorname{Cone}(f)) \hookrightarrow \operatorname{coker}\left( d_{\operatorname{Cone}(f)}^{n-1} \right)\). Kita nyatakan bahwa diagram berikut komutatif: persamaan dan \(\Phi=(0,g)\), bagian persamaan juga komutatif. Selain itu, karena \(\operatorname{H}^n(Z)\to\operatorname{coker}(d_Z^{n-1})\) merupakan monomorfisme, komposisi dengan panah ini menunjukkan bahwa bagian lengkung kiri yang tersisa dalam persamaan juga komutatif.

Perhatikan bahwa kedua komposisi \[\begin{aligned} \operatorname{H}^n(\operatorname{Cone}(f)) &\hookrightarrow \operatorname{coker}\left( d_{\operatorname{Cone}(f)}^{n-1} \right) \to \operatorname{coker}(d_X^n), \\ \operatorname{H}^n(\operatorname{Cone}(f)) &\xrightarrow{\operatorname{H}^n(\beta(f))} \operatorname{H}^{n+1}(X) \hookrightarrow \operatorname{coker}(d_X^n) \end{aligned}\] sama, karena keduanya diinduksi oleh proyeksi ke \(X^{n+1}\). Dengan demikian, persamaan selanjutnya memberikan diagram komutatif

persamaan, ini menyiratkan bahwa komposisi \(S\xrightarrow{w}\operatorname{H}^n(Z)\xrightarrow{\delta^n}\operatorname{H}^{n+1}(X)\) dan \(S\xrightarrow{w}\operatorname{H}^n(Z)\xrightarrow{\eta^n}\operatorname{H}^{n+1}(X)\) saling berlawanan tanda. Karena \(w\) merupakan epimorfisme, diperoleh \(\eta^n=-\delta^n\). Terbukti.

Korolari. Dalam situasi di atas, \((\eta')^n=\delta^n\) untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\).

Bukti. Gunakan notasi Lema rujukan. Berdasarkan Proposisi rujukan, cukup dibuktikan bahwa \((\eta')^n+\eta^n=0\). Namun, persamaan terakhir merupakan akibat langsung dari fakta bahwa \(\alpha(g)\Phi+\Phi'\beta(f):\operatorname{Cone}(f)\to\operatorname{Cone}(g)\) homotopik nol (Lema rujukan (ii)).

Korolari. Untuk sembarang morfisme \(f:X\to Y\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), morfisme penghubung \(\xi^n:\operatorname{H}^{n+1}(X)\simeq\operatorname{H}^n(X[1])\to\operatorname{H}^{n+1}(Y)\) dalam barisan eksak panjang persamaan sama dengan \(\operatorname{H}^{n+1}(f)\).

Bukti. Terapkan Lema rujukan pada barisan eksak pendek \(0\to Y\to\operatorname{Cone}(f)\to X[1]\to0\). Diperoleh kuasi-isomorfisme \((0,\beta(f))\) dan diagram komutatif dengan baris-baris eksak

\(\psi:\operatorname{Cone}(\alpha(f))\to X[1]\) yang dibahas dalam Lema rujukan tepat merupakan \((0,\beta(f))\) di sini: komponen derajat \(n\) dari morfisme ini ialah proyeksi dari \(Y^{n+1}\oplus\operatorname{Cone}(f)^n=Y^{n+1}\oplus X^{n+1}\oplus Y^n\) ke \(X^{n+1}\). Diagram komutatif pada lema tersebut dengan demikian memberikan \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:cone-connecting-aux}{} \text{dalam $\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})$} \quad f[1] \circ (0, \beta(f)) + \beta(\alpha(f)) = 0 . \end{equation}\]

Sekarang, ingat bahwa \[\xi^n:\operatorname{H}^n(X[1])\to\operatorname{H}^{n+1}(Y)\] merupakan morfisme penghubung dari barisan eksak pendek berikut: \[0 \to Y \xrightarrow{\alpha(f)} \operatorname{Cone}(f) \xrightarrow{\beta(f)} X[1] \to 0,\] dan penerapan Proposisi rujukan pada barisan eksak pendek ini segera menunjukkan bahwa morfisme komposit \[\operatorname{H}^n(\operatorname{Cone}(\alpha(f))) \xrightarrow[\sim]{\operatorname{H}^n((0, \beta(f)))} \operatorname{H}^n(X[1]) \xrightarrow{\xi^n} \operatorname{H}^{n+1}(Y)\] sama dengan \(-\operatorname{H}^n(\beta(\alpha(f)))\). Akan tetapi, persamaan menyiratkan \(\operatorname{H}^n(\beta(\alpha(f)))=-\operatorname{H}^n(f[1])\circ \operatorname{H}^n((0,\beta(f)))\). Jadi, \(\xi^n=\operatorname{H}^n(f[1])=\operatorname{H}^{n+1}(f)\).

Korolari. Dengan notasi di atas, \(f\) merupakan kuasi-isomorfisme jika dan hanya jika \(\operatorname{H}^n(\operatorname{Cone}(f))=0\) untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\).

Bukti. Substitusikan Korolari rujukan ke dalam barisan eksak panjang persamaan; kesimpulannya langsung terlihat.

Latihan: Homologi dan Kohomologi Hochschild

Bagian ini kembali pada matematika konkret. Ambil \(\Bbbk\) sebagai gelanggang komutatif. Hasil kali tensor \(\ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}}\) antara modul-\(\Bbbk\) akan disingkat menjadi \(\otimes\), pangkat tensor ke-\(n\) dari modul-\(\Bbbk\) \(M\) akan ditulis \(M^{\otimes n}\), dan kita menetapkan \(M^{\otimes 0}:=\Bbbk\). Untuk aljabar-\(\Bbbk\) \(R\), seperti biasa, perkalian kiri dan kanan oleh \(\Bbbk\) pada setiap bimodul \((R,R)\) diasumsikan sama. Karena itu, bimodul \((R,R)\) juga diidentifikasi dengan modul kiri \(R\otimes R^{\operatorname{op}}\).

Definisi (Kompleks bar). Misalkan \(R\) suatu aljabar-\(\Bbbk\). Untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}\), definisikan bimodul \((R,R)\) \[\begin{gather*} \mathsf{B}_n R := R \otimes R^{\otimes n} \otimes R = R^{\otimes (n+2)}, \\ r(r_0 \otimes \cdots \otimes r_{n+1})r' = rr_0 \otimes \cdots \otimes r_{n+1} r', \end{gather*}\] dengan \(r,r',r_0,\ldots,r_{n+1}\in R\). Untuk setiap \(n\geq1\), definisikan homomorfisme bimodul \[\begin{equation*} \begin{split} b_n: \mathsf{B}_n R & \to \mathsf{B}_{n-1} R, \\ b_n \left( r_0 \otimes \cdots \otimes r_{n+1} \right) & := \sum_{k=0}^n (-1)^k \cdots \otimes r_k r_{k+1} \otimes \cdots . \end{split} \end{equation*}\] Kita menyebut \(\mathsf{B}R:=\left(\mathsf{B}_nR,b_n\right)_{n\geq0}\) sebagai kompleks bar dari \(R\); ini adalah kompleks rantai dalam pengertian Catatan rujukan.

Notasi klasik untuk \(r_0\otimes\cdots\otimes r_{n+1}\in\mathsf{B}_nR\) ialah \((r_0|\cdots|r_{n+1})\); dari sinilah nama “bar” berasal. Homomorfisme \(b\) bekerja dengan menghapus satu garis pemisah dengan segala cara yang mungkin, lalu menjumlahkan hasilnya dengan tanda berselang-seling. Dari sini mudah dilihat bahwa \(b^2=0\). Memang, \(b^2(r_0|\cdots|r_{n+1})\) merupakan kombinasi linear dari unsur berbentuk \[\begin{gather*} (\cdots |r_{h-1} r_h| \cdots |r_{k-1} r_k| \cdots ) \quad \text{atau} \quad ( \cdots | r_{h-1} r_h r_{h+1} | \cdots ). \end{gather*}\] Untuk memperoleh suku semacam itu dari \((\cdots|r_{h-1}|\cdots|r_k|\cdots)\) dengan menghapus garis pemisah, terdapat tepat dua cara, dan tanda keduanya saling meniadakan. Jadi, \(\mathsf{B}R\) memang merupakan kompleks rantai. Sekarang augmentasikan kompleks bar seperti pada diagram berikut dan tuliskan hasilnya sebagai \(\mathsf{B}'R\). Morfisme \(b_0\) pada diagram juga disebut homomorfisme augmentasi.

Lema. Kompleks rantai teraugmentasi \(\mathsf{B}'R\) bersifat eksak. Lebih tepatnya, jika \(\mathsf{B}'R\) dipandang sebagai kompleks rantai modul-\(\Bbbk\), maka \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathsf{B}'R}\) homotopik nol.

Bukti. Kita akan membangun suatu keluarga homomorfisme modul-\(\Bbbk\) \(h_n:\mathsf{B}'_nR\to\mathsf{B}'_{n+1}R\), untuk \(n\geq-1\), sedemikian sehingga \(b_{n+1}h_n+h_{n-1}b_n=\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathsf{B}'_nR}\) (tentu dengan konvensi \(h_{-2}=0\) dan \(b_{-1}=0\)). Ini akan membuktikan bahwa \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathsf{B}'R}\) homotopik nol. Secara konkret, ambil \[h_n(r_0 | \cdots | r_{n+1}) = (1_R | r_0 | \cdots | r_{n+1}),\] lalu perluas secara linear pada \(\mathsf{B}'_nR\). Untuk setiap \(n\geq0\) dan \(r_0,\ldots,r_{n+1}\in R\), diperoleh \[\begin{align*} b_{n+1} h_n \left(r_0 | \cdots | r_{n+1} \right) & = (r_0 | \cdots | r_{n+1}) + \sum_{k=0}^n (-1)^{k+1} (1_R | \cdots | r_k r_{k+1} | \cdots), \\ h_{n-1} b_n \left(r_0 | \cdots | r_{n+1} \right) & = \sum_{k=0}^n (-1)^k (1_R | \cdots | r_k r_{k+1} | \cdots). \end{align*}\] Dengan demikian, segera diperoleh \[(b_{n+1} h_n + h_{n-1} b_n)(r_0 | \cdots | r_{n+1}) = (r_0 | \cdots | r_{n+1}).\] Karena \(b_0h_{-1}(r)=b_0(1_R|r)=r\), persamaan ini juga berlaku secara langsung untuk \(n=-1\).

Sekilas, definisi kompleks \(\mathsf{B}R\) dan \(\mathsf{B}'R\) tampak seperti rekaan yang tidak terduga. Contoh pada pembahasan Bab 8 nanti akan memandang kompleks-kompleks rantai ini dari sudut pandang komonad dan memberikan penjelasan yang alami.

Konvensi. Definisikan \(R^e:=R\otimes R^{\operatorname{op}}\). Untuk setiap bimodul \((R,R)\) \(M\), termasuk kasus khusus \(M=R\), mulai sekarang:

Dengan konvensi ini, untuk setiap \(M\) kita dapat mendefinisikan kompleks rantai modul-\(\Bbbk\) \(M\ensuremath{\underset{R^e}{\otimes}}\mathsf{B}R\) dan kompleks \(\operatorname{Hom}_{R^e}\left(\mathsf{B}R,M\right)\).

Definisi (G. Hochschild). Untuk setiap \(n\), definisikan funktor-funktor \(\Bbbk\)-linear \(\operatorname{HH}_n,\operatorname{HH}^n:(R,R)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\rightrightarrows\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) sebagai berikut: \[\begin{array}{cl} \text{Homologi Hochschild} & \operatorname{HH}_n(M) := \operatorname{H}_n\left(M\ensuremath{\underset{R^e}{\otimes}}\mathsf{B}R\right), \\ \text{Kohomologi Hochschild} & \operatorname{HH}^n(M) := \operatorname{H}^n\left(\operatorname{Hom}_{R^e}(\mathsf{B}R,M)\right). \end{array}\] Dalam kasus khusus \(M=R\), objek-objek ini masing-masing disebut homologi Hochschild \(\operatorname{HH}_n(R)\) dan kohomologi Hochschild \(\operatorname{HH}^n(R)\) dari \(R\).

Untuk menyederhanakan deskripsi \(\operatorname{HH}_n(M)\) dan \(\operatorname{HH}^n(M)\), perkenalkan dua kompleks Hochschild berikut: \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:HH-cplx}{}\begin{aligned} \index[sym1]{CRM@$C_\bullet(R, M)$, $C^\bullet(R, M)$} C_\bullet(R,M) & := \left[ \cdots \to M \otimes R^{\otimes n} \xrightarrow{d_n} \cdots \xrightarrow{d_2} M \otimes R \xrightarrow{d_1} M \right], \\ C^\bullet(R,M) & := \left[ M \xrightarrow{d^0} \operatorname{Hom}_{\Bbbk}(R, M) \xrightarrow{d^1} \cdots \to \operatorname{Hom}_{\Bbbk}(R^{\otimes n}, M) \xrightarrow{d^n} \cdots \right]. \end{aligned} \end{equation}\] Derajatnya masing-masing ialah \(\ldots,2,1,0\) dan \(0,1,2,\ldots\); semua suku lainnya diisi dengan \(0\). Homomorfisme \(d_n\) dan \(d^n\) didefinisikan sebagai berikut.

  1. Dengan notasi bar, tetap tuliskan unsur \(m\otimes r_1\otimes\cdots\otimes r_n\) dari \(M\otimes R^{\otimes n}\) sebagai \((m|r_1|\cdots|r_n)\). Definisikan \[\begin{multline} \hypertarget{eqn:HH-cplx-d}{} d_n(m|r_1|\cdots|r_n)=\\ \underbracket{(mr_1|r_2|\cdots|r_n) +\sum_{k=1}^{n-1}(-1)^k (m|\cdots|r_kr_{k+1}|\cdots)}_{=:d'_n(m|r_1|\cdots|r_n)} +(-1)^n(r_nm|r_1|\cdots|r_{n-1}). \end{multline}\]

  2. Identifikasikan unsur \(\operatorname{Hom}_{\Bbbk}(R^{\otimes n},M)\) dengan pemetaan \(\Bbbk\)-multilinear \(R^n\to M\) (lihat [Li1]). Definisikan \[\begin{multline*} (d^nf)(r_1,\ldots,r_{n+1})=\\ r_1f(r_2,\ldots,r_{n+1}) +\sum_{k=1}^n(-1)^kf(\ldots,r_kr_{k+1},\ldots) +(-1)^{n+1}f(r_1,\ldots,r_n)r_{n+1}. \end{multline*}\]

Untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\), terdapat isomorfisme

1 dan \(\ensuremath{\mathrm{id}}_M\otimes b_n\) bersesuaian dengan \(d_n\), sedangkan \(b_{n+1}^*\) bersesuaian dengan \(d^n\).2 Jadi, isomorfisme-isomorfisme di atas merupakan isomorfisme kompleks dan memberikan hasil berikut. Untuk menampilkan kembali parameter \(R\) secara eksplisit, tuliskan \(\operatorname{HH}_n(R,M):=\operatorname{HH}_n(M)\) dan \(\operatorname{HH}^n(R,M):=\operatorname{HH}^n(M)\). 3 Dengan notasi ini, \[\operatorname{HH}^n(R, M) \simeq \operatorname{H}^n(C^\bullet(R, M)), \quad \operatorname{HH}_n(R, M) \simeq \operatorname{H}_n(C_\bullet(R, M)).\] Pembaca yang baru mempelajari topik ini dianjurkan untuk memeriksa perhitungannya secara terperinci.

Catatan. Misalkan \(R\) komutatif. Setiap modul-\(R\) \(M\) menjadi bimodul \((R,R)\) melalui \(rmr':=rr'm\). Dalam hal ini, kompleks \(C_\bullet(R,M)\) (atau \(C^\bullet(R,M)\))4 merupakan kompleks modul-\(R\) jika kita menetapkan \[r\cdot(m|r_1|\cdots|r_n)=(rm|r_1|\cdots|r_n) \quad\text{atau}\quad (r\cdot f)(r_1,\ldots,r_n)=rf(r_1,\ldots,r_n).\] Karena itu, \(\operatorname{HH}_n(M)\) dan \(\operatorname{HH}^n(M)\) keduanya memperoleh struktur modul-\(R\). Hal ini tentu juga dapat dibuktikan pada tingkat kompleks bar.

Contoh. Ambil \(M=R=\Bbbk\). Dari konstruksi di atas langsung terlihat bahwa \(d_1,d_2,\ldots\) berturut-turut adalah \(0,\ensuremath{\mathrm{id}},0,\ensuremath{\mathrm{id}},\ldots\). Jadi \(\operatorname{HH}_0(\Bbbk)=\Bbbk\) dan \(\operatorname{HH}_{\geq1}(\Bbbk)=0\). Argumen serupa memberikan \(\operatorname{HH}^0(\Bbbk)=\Bbbk\) dan \(\operatorname{HH}^{\geq1}(\Bbbk)=0\).

Untuk derajat \(n\) yang lebih tinggi, menghitung \(\operatorname{HH}^n(M)\) dan \(\operatorname{HH}_n(M)\) dari definisi awal pada umumnya sulit. Contoh pada § 3.14 dan pada § 3.14 nanti masing-masing akan menunjukkan bahwa \[\operatorname{HH}_n(M) \simeq \operatorname{Tor}^{R^e}_n(M, R), \quad \operatorname{HH}^n(M) \simeq \operatorname{Ext}_{R^e}^n(R, M),\] dengan syarat bahwa \(R\), sebagai modul-\(\Bbbk\), masing-masing datar dan proyektif. Pada saat itu, beberapa kasus khusus \(\operatorname{HH}_n\) dan \(\operatorname{HH}^n\) dapat dihitung dengan kompleks yang lebih sederhana. Untuk \(R\) umum, pada bagian latihan Bab 8 kita akan menjelaskan \(\operatorname{HH}_n\) dan \(\operatorname{HH}^n\) sebagai \(\operatorname{Tor}\) relatif dan \(\operatorname{Ext}\) relatif.

Contoh (Derajat nol: pusat dan kopusat). Pertama, tinjau \(\operatorname{HH}^0(M)\). Menurut definisi, \(d^0:M=C^0(R,M)\to C^1(R,M)=\operatorname{Hom}_{\Bbbk}(R,M)\) memetakan \(m\) ke \([r\mapsto rm-mr]\). Karena itu, \[\operatorname{HH}^0(M)=\left\{m\in M:\forall r\in R,\;rm=mr\right\}.\] Ruas kanan secara wajar dapat disebut pusat dari \(M\); ketika \(M=R\), ini tepat merupakan pusat dalam pengertian teori gelanggang.

Selanjutnya, tinjau \(\operatorname{HH}_0(M)\). Tuliskan \([M,R]\) untuk submodul-\(\Bbbk\) dari \(M\) yang dibangun oleh semua unsur berbentuk \(mr-rm\), dengan \(m\in M\) dan \(r\in R\). Karena \(d_1(m|r)=mr-rm\), kita memperoleh \[\operatorname{im}\left[d_1:M\otimes R\to M\right]=[M,R], \quad \operatorname{HH}_0(M)=M/[M,R].\] Khususnya, kasus \(M=R\) memberikan submodul \([R,R]\) dari \(R\) yang dibangun oleh semua \([r',r]:=r'r-rr'\). Modul-\(\Bbbk\) yang bersesuaian, \(R/[R,R]\), disebut kopusat dari \(R\). Setiap homomorfisme modul-\(\Bbbk\) \(\varphi:R\to N\) yang memenuhi \(\varphi(rr')=\varphi(r'r)\), yakni yang mempunyai sifat menyerupai “jejak”, berfaktor secara unik melalui \(R/[R,R]=\operatorname{HH}_0(R)\).

Contoh (Derajat satu: derivasi). Sekarang tinjau \(\operatorname{HH}^1(M)\). Tuliskan \([r,m]:=rm-mr\). Maka \[\begin{align*} \operatorname{ker}(d^1) &=\left\{D\in\operatorname{Hom}_{\Bbbk}(R,M): \forall r_1,r_2\in R,\; r_1D(r_2)-D(r_1r_2)+D(r_1)r_2=0\right\},\\ \operatorname{im}(d^0) &=\left\{[\mathord{\cdot},m]\in\operatorname{Hom}_{\Bbbk}(R,M):m\in M\right\}. \end{align*}\] Syarat yang mendefinisikan \(\operatorname{ker}(d^1)\) dapat ditulis ulang sebagai aturan Leibniz \(D(r_1r_2)=r_1D(r_2)+D(r_1)r_2\). Homomorfisme modul-\(\Bbbk\) \(D\) dengan sifat ini dipandang sebagai operasi derivasi bernilai di \(M\). Modul \(\Bbbk\) yang dibentuknya ditulis \(\operatorname{Der}_{\Bbbk}(R,M)\), sedangkan unsur-unsur berbentuk \([\mathord{\cdot},m]\) membentuk submodul \(\mathrm{Inn}_{\Bbbk}(R,M)\). Jadi, modul hasil bagi \[\operatorname{HH}^1(M)=\operatorname{Der}_{\Bbbk}(R,M)/\mathrm{Inn}_{\Bbbk}(R,M)\] mengklasifikasikan semua operasi derivasi pada \(R\) yang bernilai di \(M\), modulo \(\mathrm{Inn}_{\Bbbk}(R,M)\).

Sekarang anggap \(R\) komutatif untuk menafsirkan \(\operatorname{HH}_1(M)\). Kita memerlukan sedikit persiapan. Definisikan modul bebas-\(R\) \(\bigoplus_{r\in R}R\widetilde{\mathop{}\!\mathrm{d}r}\) dengan basis simbol-simbol \(\widetilde{\mathop{}\!\mathrm{d}r}\), lalu definisikan submodul \(N\) yang dibangun oleh unsur-unsur berikut: \[\widetilde{\mathop{}\!\mathrm{d}(r+r')}-\widetilde{\mathop{}\!\mathrm{d}r}-\widetilde{\mathop{}\!\mathrm{d}r'}, \quad \widetilde{\mathop{}\!\mathrm{d}tr}-t\widetilde{\mathop{}\!\mathrm{d}r}, \quad \widetilde{\mathop{}\!\mathrm{d}rr'}-r\widetilde{\mathop{}\!\mathrm{d}r'}-r'\widetilde{\mathop{}\!\mathrm{d}r},\] dengan \(r,r'\in R\) dan \(t\in\Bbbk\). Dengan demikian, definisikan modul-\(R\) \[\begin{align*} \Omega_{R|\Bbbk} &:=\bigoplus_{r\in R}R\widetilde{\mathop{}\!\mathrm{d}r}\bigg/N\\ &=\sum_{r\in R}R\mathop{}\!\mathrm{d}r,\qquad \mathop{}\!\mathrm{d}r:=\text{citra dari }\widetilde{\mathop{}\!\mathrm{d}r}. \end{align*}\] Modul ini disebut modul diferensial Kähler dari aljabar-\(\Bbbk\) \(R\) dan dicirikan oleh sifat universal berikut:

\(R\to\Omega_{R|\Bbbk}\) yang diberikan oleh \(r\mapsto\mathop{}\!\mathrm{d}r\) (bersesuaian dengan \(\varphi=\ensuremath{\mathrm{id}}\)) merupakan “derivasi universal”. Topik yang berkaitan dengan hal ini semestinya menjadi bagian dari teori gelanggang komutatif; kita cukup mencatatnya di sini.

Kembali ke \(\operatorname{HH}_1(M)\), tetap anggap \(R\) komutatif. Misalkan \(M\) adalah modul-\(R\) yang dijadikan bimodul \((R,R)\) melalui \(rmr':=(rr')m\). Langsung terlihat bahwa \(d_1:M\otimes R\to M\) adalah \(0\), sedangkan citra \(d_2:M\otimes R^{\otimes2}\to M\otimes R\) dibangun oleh unsur-unsur berbentuk \((rm|r')-(m|rr')+(r'm|r)\). Maka kita memperoleh homomorfisme modul-\(\Bbbk\) dua arah

\(\operatorname{im}(d_2)\) dan \(\Omega_{R|\Bbbk}\), pemeriksaan rutin menunjukkan bahwa homomorfisme-homomorfisme tersebut terdefinisi dengan baik dan saling invers. Bahkan, keduanya merupakan isomorfisme modul-\(R\). Jadi, ketika \(R\) komutatif, kita memperoleh \(\operatorname{HH}_1(M)\simeq M\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}\Omega_{R|\Bbbk}\). Khususnya, \(\operatorname{HH}_1(R)\simeq\Omega_{R|\Bbbk}\).

Homologi dan kohomologi Hochschild memiliki kandungan yang kaya; hubungannya dengan derivasi dan bentuk diferensial bukanlah suatu kebetulan. Bagian latihan akan memberikan lebih banyak penafsiran terhadap kohomologi Hochschild. Kembali ke kompleks rantai Hochschild. Dengan memperhatikan aksi \(R^e\) pada \(\mathsf{B}_nR\) dan pada \(M\), gagasan intuitifnya ialah menyusun unsur \((m|r_1|\cdots|r_n)\) dari \(C_n(R,M)\) dalam bentuk melingkar:

Dengan demikian, \(d_n(m|r_1|\cdots|r_n)\) diperoleh dengan menghapus garis pemisah dengan \(n+1\) cara dan menjumlahkan hasilnya dengan tanda berselang-seling. Dalam kasus khusus \(M=R\), gambar tersebut mempunyai simetri rotasi yang jelas. Dari sudut pandang aljabar, untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\) kita definisikan homomorfisme modul-\(\Bbbk\)

\(t_n^{n+1}=\ensuremath{\mathrm{id}}\). Homomorfisme ini mewujudkan simetri tersebut. Simetri rotasi mengarah pada teori homologi siklik. Secara historis, sekurang-kurangnya terdapat dua motivasi untuk mempelajari homologi siklik. Pertama, mencari analog teori de Rham dalam situasi nonkomutatif. Kedua, mempelajari dan menerapkan teori K, termasuk berbagai perumuman teorema indeks. Bagian ini menggunakan homologi dan kohomologi Hochschild serta homologi siklik hanya sebagai sarana ringan untuk membiasakan pembaca dengan operasi pada kompleks; pembahasannya sekadar pengantar. Pembaca yang ingin mendalaminya dapat melihat monograf seperti [Lo98, Wi19]. Semua kompleks (atau bikompleks) yang disebutkan selanjutnya secara bawaan merupakan kompleks rantai (atau bikompleks rantai). Untuk setiap \(n\geq0\), definisikan \(N_n:=\ensuremath{\mathrm{id}}+t_n+\cdots+(t_n)^n \in\operatorname{End}_{\Bbbk}(R^{\otimes(n+1)})\). Definisikan bikompleks siklik \(\mathrm{CC}(R)=(\mathrm{CC}(R)_{p,q})_{(p,q)\in\ensuremath{\mathbb{Z}}^2}\) sebagai bikompleks berikut. \(\Bbbk\), dan semua suku dengan \(q<0\) didefinisikan bernilai \(0\). Morfisme \(d_q\) dan \(d'_q\) didefinisikan dalam persamaan. Perhatikan bahwa:

Untuk menunjukkan bahwa \(\mathrm{CC}(R)\) memang merupakan bikompleks, kita memerlukan pengamatan berikut. Argumennya elementer dan menarik, tanpa kesulitan hakiki, sehingga diserahkan sebagai latihan dalam bab ini.

Lema. Misalkan \(R\) adalah aljabar-\(\Bbbk\). Untuk setiap \(q\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq1}\), berlaku persamaan berikut dalam \(\operatorname{Hom}_{\Bbbk}\left(R^{\otimes(q+1)},R^{\otimes q}\right)\): \[d_q(\ensuremath{\mathrm{id}}-t_q)=(\ensuremath{\mathrm{id}}-t_{q-1})d'_q, \quad d'_qN_q=N_{q-1}d_q.\]

Untuk setiap bikompleks \(C=(C_{i,j})_{(i,j)\in\ensuremath{\mathbb{Z}}^2}\) dan \(m\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), definisikan pergeseran horizontalnya5 \(C_{\mathrm{I}}[m]\) sebagai bikompleks \((C_{m+i,j})_{i,j}\). Untuk setiap \(p\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), definisikan funktor pemenggalan kasar horizontal (brutal truncation) \(\sigma_{\mathrm{I},\leq p}C\) (atau \(\sigma_{\mathrm{I},\geq p}C\)) dengan mengganti \(C_{i,j}\) yang memenuhi \(i>p\) (atau \(i<p\)) dengan \(0\) dan membiarkan semua suku lain tetap. Dengan demikian, diperoleh barisan eksak pendek bikompleks (perhatikan urutannya): \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:homology-I-brute-truncation}{} 0 \to \sigma_{\mathrm{I}, \leq p} C \to C \to \sigma_{\mathrm{I}, \geq p+1} C \to 0. \end{equation}\] Selain itu, untuk setiap \(a\leq b\), definisikan \(\sigma_{\mathrm{I},[a,b]}:= \sigma_{\mathrm{I},\leq b}\sigma_{\mathrm{I},\geq a} =\sigma_{\mathrm{I},\geq a}\sigma_{\mathrm{I},\leq b}\). Terapkan funktor-funktor tersebut pada \(\mathrm{CC}(R)\), lalu ambil kompleks total \(\operatorname{tot}_{\Pi}\) (Definisi rujukan); kita sampai pada definisi berikut.

Definisi (B. Feigin, B. Tsygan; A. Connes). Untuk aljabar-\(\Bbbk\) \(R\) dan setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), definisikan \[\begin{align*} \mathrm{HP}_n(R) &:=\operatorname{H}_n\left(\operatorname{tot}_{\Pi}(\mathrm{CC}(R))\right) &\text{(homologi siklik periodik)},\\ \mathrm{HC}_n(R) &:=\operatorname{H}_n\left( \operatorname{tot}\left(\sigma_{\mathrm{I},\geq0}\mathrm{CC}(R)\right)\right) &\text{(homologi siklik)}. % \mathrm{HC}^-_n(R) & := \Hm_n\left( \tot_{\Pi}\left(\sigma_{\mathrm{I}, \leq 1} \mathrm{CC}(R)\right) \right) & \text{(homologi siklik negatif)} \end{align*}\] Keduanya merupakan funktor \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Alg}}\to\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\).

Karena \(\sigma_{\mathrm{I},\geq0}\mathrm{CC}(R)\) terletak di kuadran pertama, kompleks totalnya hanya melibatkan jumlah langsung berhingga \(\bigoplus_{\substack{p+q=n\\p,q\geq0}}\mathrm{CC}_{p,q}(R)\). Karena itu, subskrip pada \(\operatorname{tot}\) tidak diperlukan. Dari definisi langsung diperoleh \(\mathrm{HC}_{<0}(R)=0\), sedangkan \(\mathrm{HC}_0(R)\) adalah hasil bagi \(R\) oleh \(\operatorname{im}[d_1:R^{\otimes2}\to R]\) dan \(\operatorname{im}[\ensuremath{\mathrm{id}}-t_0]=0\), yaitu \(R/[R,R]\). Bagian latihan akan memberikan perhitungan untuk lebih banyak kasus khusus. Kompleks siklik memiliki periodisitas \(\mathrm{CC}(R)=\mathrm{CC}(R)_{\mathrm{I}}[-2]\), yang menghasilkan isomorfisme \(\mathrm{HP}_n(R)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathrm{HP}_{n-2}(R)\). Untuk homologi siklik, situasi yang bersesuaian ialah epimorfisme “geser dua kolom ke kiri” \[\begin{align*} \sigma_{\mathrm{I},\geq0}\mathrm{CC}(R) &\to\left(\sigma_{\mathrm{I},\geq0}\mathrm{CC}(R)\right)_{\mathrm{I}}[-2]\\ \mathrm{CC}(R)_{p,q} &\to\begin{cases} \mathrm{CC}(R)_{p-2,q}\;\text{(identitas)},&p\geq2,\\ 0,&0\leq p<2. \end{cases} \end{align*}\] Kernelnya diberikan oleh kolom ke-\(0\) dan ke-\(1\) dari \(\mathrm{CC}(R)\), yaitu subbikompleks \(\sigma_{\mathrm{I},[0,1]}\mathrm{CC}(R)\). Ini mendefinisikan operator periodisitas Connes \(S:\mathrm{HC}_n(R)\to\mathrm{HC}_{n-2}(R)\) pada homologi siklik.

Teorema (A. Connes). Misalkan \(R\) adalah aljabar-\(\Bbbk\). Terdapat barisan eksak panjang kanonik \[\cdots \xrightarrow{S} \mathrm{HC}_{n-1}(R) \xrightarrow{B} \operatorname{HH}_n(R) \xrightarrow{I} \mathrm{HC}_n(R) \xrightarrow{S} \mathrm{HC}_{n-2}(R) \to \cdots,\] dengan \(S\) operator periodisitas Connes, sedangkan \(I\) diinduksi oleh penyertaan \[C_\bullet(R,R)\xrightarrow{\text{kolom ke-$0$}} \sigma_{\mathrm{I},\geq0}\mathrm{CC}(R).\] Adapun \(B\) merupakan homomorfisme penghubung yang sesuai.

Bukti. Langkah pertama ialah menerapkan persamaan untuk memperoleh barisan eksak pendek bikompleks

\(\mathsf{B}'R\) eksak. Dengan menerapkan barisan eksak panjang dari Proposisi rujukan, diperoleh bahwa \(C_\bullet(R,R)\to \operatorname{tot}\left(\sigma_{\mathrm{I},[0,1]}\mathrm{CC}(R)\right)\) merupakan kuasi-isomorfisme antarkompleks.

Selanjutnya, tinjau barisan eksak pendek yang disebutkan ketika mendefinisikan \(S\):

\(n\) dari ketiga kompleks total itu masing-masing diidentifikasikan dengan \(\operatorname{HH}_n(R)\), \(\mathrm{HC}_n(R)\), dan \(\mathrm{HC}_{n-2}(R)\).6 Pernyataan teorema pun terbukti.

Catatan. Definisikan bikompleks siklik dalam pengertian kompleks kokrantai, \(\mathrm{CC}'(R)\), dengan \(\mathrm{CC}'(R)^{p,q}:= \operatorname{Hom}_{\Bbbk}\left(\mathrm{CC}(R)_{p,q},\Bbbk\right)\). Dengan meniru Definisi rujukan, definisikan \[\begin{align*} \mathrm{HP}^n(R) &:=\operatorname{H}^n\left(\operatorname{tot}_{\oplus}(\mathrm{CC}'(R))\right) &\text{(kohomologi siklik periodik)},\\ \mathrm{HC}^n(R) &:=\operatorname{H}^n\left( \operatorname{tot}\left(\sigma_{\mathrm{I}}^{\geq0}\mathrm{CC}'(R)\right)\right) &\text{(kohomologi siklik)} \end{align*}\] dan seterusnya, dengan \(\sigma_{\mathrm{I}}^{\geq0}\) tetap menyatakan funktor pemenggalan kasar horizontal.

Tuliskan \(R^\vee:=\operatorname{Hom}_{\Bbbk}(R,\Bbbk)\) dan jadikan ini bimodul \((R,R)\) melalui \[(r\varphi r')(x):=\varphi(r'xr).\] Melalui currying, dual \(\Bbbk\)-linear dari kolom Hochschild diidentifikasikan dengan \(C^\bullet(R,R^\vee)\); identifikasi ini tidak memerlukan hipotesis keterhinggaan. Karena itu, barisan eksak panjang pada Teorema rujukan mempunyai versi kohomologi \[\cdots \xrightarrow{S} \mathrm{HC}^{n+1}(R) \xrightarrow{I} \operatorname{HH}^{n+1}(R,R^\vee) \xrightarrow{B} \mathrm{HC}^n(R) \xrightarrow{S} \mathrm{HC}^{n+2}(R) \to \cdots.\] 7 Operator periodisitas Connes \(S\) yang bersesuaian berasal dari monomorfisme “geser dua kolom ke kanan”, yaitu \[\sigma_{\mathrm{I}}^{\geq0}\mathrm{CC}'(R) \to\left(\sigma_{\mathrm{I}}^{\geq0}\mathrm{CC}'(R)\right)_{\mathrm{I}}[2].\]

Seiring bertambahnya perangkat yang dikuasai, kita akan berulang kali kembali membahas homologi dan kohomologi Hochschild serta homologi dan kohomologi siklik.


  1. Catatan penerjemah (O014-C044): sumber menambahkan komponen akhir \(|1_R\) pada citra di baris tengah, meskipun kodomainnya \(M\otimes R^{\otimes n}\); komponen berlebih itu dihapus di sini.↩︎

  2. Catatan penerjemah (O014-C045): sumber menulis \(b_n^*\), yang berawal pada \(\operatorname{Hom}_{R^e}(\mathsf{B}_{n-1}R,M)\); diferensial berderajat \(n\) berasal dari \(b_{n+1}:\mathsf{B}_{n+1}R\to\mathsf{B}_nR\).↩︎

  3. Catatan penerjemah (O014-C046): pada rumus berikut sumber beralih ke notasi dua argumen tanpa mendefinisikannya; kedua singkatan ini menjadikan peralihan tersebut eksplisit.↩︎

  4. Catatan penerjemah (O014-C047): sumber menukar kedua argumen menjadi \(C_\bullet(M,R)\) dan \(C^\bullet(M,R)\) pada kalimat ini; notasi di sini diselaraskan dengan definisi sebelumnya.↩︎

  5. Konvensi buku ini memakai subskrip \(\mathrm{I}\) untuk operasi horizontal dan \(\mathrm{II}\) untuk operasi vertikal.↩︎

  6. Catatan penerjemah (O014-C048): sumber menyebut “kohomologi derajat \(n\)” pada kalimat ini, tetapi ketiga objek adalah kompleks rantai dan rumusnya memakai subskrip homologi; “homologi” digunakan di sini.↩︎

  7. Catatan penerjemah (O014-C049): sumber mencetak \(\operatorname{HH}^{n+1}(R)=\operatorname{HH}^{n+1}(R,R)\) sebagai suku tengah. Namun dual \(\Bbbk\)-linear dari \(C_\bullet(R,R)\) mempunyai koefisien \(R^\vee\), bukan bimodul reguler \(R\), tanpa suatu identifikasi tambahan \(R^\vee\simeq R\).↩︎

Funktor pemenggalan

Pada awal bagian ini, misalkan \(\mathcal{A}\) suatu kategori aditif.

Definisi. Untuk kompleks \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\), gunakan istilah berikut beserta subkategori penuh yang bersesuaian:

Istilah terbatas terbatas bawah terbatas atas
Syarat \(|n| \gg 0 \implies X^n = 0\) \(n \ll 0 \implies X^n = 0\) \(n \gg 0 \implies X^n = 0\)
Subkategori penuh \(\ensuremath{\mathsf{C}}^{\ensuremath{\mathrm{b}}}(\mathcal{A})\) \(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A})\) \(\ensuremath{\mathsf{C}}^-(\mathcal{A})\)

Secara lebih umum, untuk \(-\infty \leq s \leq t \leq +\infty\), gunakan \(\ensuremath{\mathsf{C}}^{[s,t]}(\mathcal{A})\) untuk subkategori penuh yang terdiri atas kompleks-kompleks yang memenuhi \(n \notin [s, t] \implies X^n = 0\), dan definisikan \[\ensuremath{\mathsf{C}}^{\geq s}(\mathcal{A}) := \ensuremath{\mathsf{C}}^{[s, +\infty]}(\mathcal{A}), \quad \ensuremath{\mathsf{C}}^{\leq t}(\mathcal{A}) := \ensuremath{\mathsf{C}}^{[-\infty, t]}(\mathcal{A}).\]

Semua subkategori penuh tersebut merupakan kategori aditif. Jika \(\mathcal{A}\) merupakan kategori abelian, maka \(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A})\), \(\ensuremath{\mathsf{C}}^-(\mathcal{A})\), dan \(\ensuremath{\mathsf{C}}^{\ensuremath{\mathrm{b}}}(\mathcal{A}) = \ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A}) \cap \ensuremath{\mathsf{C}}^-(\mathcal{A})\) merupakan subkategori abelian.1 Funktor pergeseran \([n]\) mempertahankan \(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A})\), \(\ensuremath{\mathsf{C}}^-(\mathcal{A})\), dan \(\ensuremath{\mathsf{C}}^{\ensuremath{\mathrm{b}}}(\mathcal{A})\), tetapi memetakan \(\ensuremath{\mathsf{C}}^{[a,b]}(\mathcal{A})\) ke \(\ensuremath{\mathsf{C}}^{[a-n, b-n]}(\mathcal{A})\). Selain itu, \(\mathcal{A}\) secara alami diidentifikasikan dengan \(\ensuremath{\mathsf{C}}^{\geq 0}(\mathcal{A}) \cap \ensuremath{\mathsf{C}}^{\leq 0}(\mathcal{A})\). Untuk setiap \(\star \in \{+, -, \ensuremath{\mathrm{b}}\}\), konsep homotopi antarmorfisme (Definisi rujukan) dapat dibatasi pada \(\ensuremath{\mathsf{C}}^{\star}(\mathcal{A})\). Dengan demikian, Definisi rujukan mempunyai perumuman berikut.

Definisi. Untuk \(\star \in \{+, -, \ensuremath{\mathrm{b}}\}\), \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) mempunyai subkategori penuh aditif \(\ensuremath{\mathsf{K}}^\star(\mathcal{A})\) yang tertutup terhadap funktor pergeseran.

Mulai sekarang, kita mensyaratkan bahwa \(\mathcal{A}\) merupakan kategori abelian. Kita akan mengkaji cara memenggal bagian kompleks \(X\) yang berderajat \(< n\) (atau \(> n\)). Gagasan naif ialah mengganti semua suku pada bagian tersebut dengan \(0\). Walaupun sederhana, cara ini mengacaukan kohomologi; karena itu, kita memperkenalkan versi yang lebih halus.

Definisi (Funktor pemenggalan). Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian dan \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\). Untuk suatu kompleks \(X\), definisikan

\(\ensuremath{\mathrm{id}}\) dan \(0\) yang ditandai. Dengan demikian, diperoleh morfisme-morfisme di antara kompleks yang tercantum di sebelah kiri; dalam penulisan ini, setiap \(\operatorname{coim}(d^i)\) diidentifikasi dengan \(\operatorname{im}(d^i)\) melalui isomorfisme pembanding kanonik.

Jelas bahwa \(\tau^{\leq n}\), \(\tilde{\tau}^{\leq n}\), \(\tau^{\geq n}\), dan \(\tilde{\tau}^{\geq n}\) semuanya merupakan funktor aditif. Berlaku \(\tau^{\leq n} = [-n] \circ \tau^{\leq 0} \circ [n]\); hal yang sama berlaku bagi \(\tilde{\tau}^{\leq n}\), \(\tau^{\geq n}\), dan \(\tilde{\tau}^{\geq n}\). Selain itu, jika \(m \leq n\), terdapat epimorfisme yang jelas \(\tau^{\geq m} X \twoheadrightarrow \tau^{\geq n} X\) dan \(\tilde{\tau}^{\geq m} X \twoheadrightarrow \tilde{\tau}^{\geq n} X\), serta monomorfisme yang jelas \(\tau^{\leq m} X \hookrightarrow \tau^{\leq n} X\) dan \(\tilde{\tau}^{\leq m} X \hookrightarrow \tilde{\tau}^{\leq n} X\).

Lema. Untuk setiap \(k \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\), morfisme pembanding \(\tau^{\leq n}X \to \tilde{\tau}^{\leq n}X\) dan \(\tilde{\tau}^{\geq n}X \to \tau^{\geq n}X\) pada diagram di atas menginduksi isomorfisme berikut dalam \(\mathcal{A}\)2 \[\begin{align*} \operatorname{H}^k\left( \tau^{\leq n} X\right) & \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{H}^k\left( \tilde{\tau}^{\leq n} X\right) \simeq \begin{cases} \operatorname{H}^k(X), & k \leq n \\ 0, & k > n \end{cases}, \\ \operatorname{H}^k\left( \tilde{\tau}^{\geq n} X\right) & \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{H}^k\left( \tau^{\geq n} X\right) \simeq \begin{cases} \operatorname{H}^k(X), & k \geq n \\ 0, & k < n \end{cases}, \end{align*}\] dan barisan-barisan eksak pendek berikut dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\): \[\begin{equation*} \begin{gathered} 0 \to \tilde{\tau}^{\leq n-1} X \to \tau^{\leq n} X \to \operatorname{H}^n(X)[-n] \to 0, \\ 0 \to \operatorname{H}^n(X)[-n] \to \tau^{\geq n} X \to \tilde{\tau}^{\geq n+1} X \to 0, \\ 0 \to \tau^{\leq n} X \to X \to \tilde{\tau}^{\geq n+1} X \to 0, \\ 0 \to \tilde{\tau}^{\leq n-1} X \to X \to \tau^{\geq n} X \to 0, \\ 0 \to \tau^{\leq n} X \to \tilde{\tau}^{\leq n} X \to \operatorname{Cone}\left(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\operatorname{im}(d_X^n) [-n-1]} \right) \to 0, \end{gathered} \end{equation*}\] Di sini, \(\operatorname{H}^n(X)[-n]\) dipahami menurut Konvensi rujukan. Semua morfisme tersebut funktorial terhadap \(X\).

Bukti. Morfisme \(\tilde{\tau}^{\leq n-1} X \to \tau^{\leq n} X\) pada komponen berderajat \(n\) ialah \(\operatorname{coim}(d^{n-1}) \xrightarrow{\sim} \operatorname{im}(d^{n-1}) \hookrightarrow \operatorname{ker}(d^n)\),3 sedangkan pada komponen lain ialah \(\ensuremath{\mathrm{id}}\). Morfisme \(\tau^{\leq n} X \to \operatorname{H}^n(X)[-n]\) pada komponen berderajat \(n\) ialah \[\operatorname{ker}(d^n) \twoheadrightarrow \operatorname{ker}(d^n)/\operatorname{im}(d^{n-1}) = \operatorname{H}^n(X).\]

Morfisme \(\tau^{\geq n} X \to \tilde{\tau}^{\geq n+1} X\) pada komponen berderajat \(n\) ialah epimorfisme yang diinduksi oleh \(d^n\), \(\operatorname{coker}(d^{n-1}) \twoheadrightarrow \operatorname{im}(d^n)\), sedangkan pada komponen lain ialah \(\ensuremath{\mathrm{id}}\). Morfisme \(\operatorname{H}^n(X)[-n] \to \tau^{\geq n} X\) pada komponen berderajat \(n\) ialah \[\operatorname{ker}(d^n)/\operatorname{im}(d^{n-1}) \hookrightarrow X^n/\operatorname{im}(d^{n-1}) = \operatorname{coker}(d^{n-1}).\]

Verifikasi yang tersisa semuanya rutin dan diserahkan kepada pembaca sebagai latihan.

Jadi, \(\tau^{\leq n}\) dan \(\tilde{\tau}^{\leq n}\) (atau \(\tau^{\geq n}\) dan \(\tilde{\tau}^{\geq n}\)) memang memenggal kohomologi pada derajat \(> n\) (atau \(< n\)).

Catatan. Untuk kompleks \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\), penerapan funktor \(\sigma\) dari Definisi–Proposisi rujukan memberikan \[\sigma X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}})) = \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}})^{\operatorname{op}}).\] Dengan mengabaikan beberapa tanda \(\pm\) yang tidak berpengaruh dalam konteks ini, operasi tersebut sama dengan membalik arah panah dalam kompleks lalu membalik indeks derajatnya. Berdasarkan dualitas antara \(\operatorname{ker}\) dan \(\operatorname{coker}\), di bawah operasi ini \(\tau^{\geq n}(X)\) bersesuaian dengan \(\tau^{\leq -n}(\sigma X) \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}))\), dan seterusnya. Demikian pula, karena \(\operatorname{im}\) dan \(\operatorname{coim}\) saling dual, \(\tilde{\tau}^{\geq n}(X) \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\) bersesuaian dengan \(\tilde{\tau}^{\leq -n}(\sigma X) \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}))\).

Dibandingkan dengan \(\tilde{\tau}^{\leq n}\) dan \(\tilde{\tau}^{\geq n}\), funktor \(\tau^{\leq n}\) dan \(\tau^{\geq n}\) mempunyai beberapa sifat yang lebih mudah digunakan. Yang pertama ialah adjungsi.

Proposisi. Untuk setiap \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\), terdapat adjungsi berikut: \[\begin{gather*} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})}(X, Y) \simeq \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}^{\leq n}(\mathcal{A})}\left(X, \tau^{\leq n} Y \right), \quad X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^{\leq n}(\mathcal{A})) \\ \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})}(X, Y) \simeq \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}^{\geq n}(\mathcal{A})}\left(\tau^{\geq n} X, Y \right), \quad Y \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^{\geq n}(\mathcal{A})). \end{gather*}\]

Bukti. Hal ini jelas dari definisi pemenggalan. Pembaca dipersilakan menuliskan morfisme unit dan kounit yang bersesuaian: morfisme-morfisme tersebut ialah morfisme yang ditampilkan dalam Definisi rujukan atau \(\ensuremath{\mathrm{id}}\).

Selanjutnya, \(\tau^{\leq n}\) dan \(\tau^{\geq n}\) turun ke tataran \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\).

Definisi–Proposisi. Untuk setiap \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\), funktor \(\tau^{\leq n}\) (atau \(\tau^{\geq n}\)) secara alami menginduksi funktor dari \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) ke dirinya sendiri, yang tetap dinotasikan dengan \(\tau^{\leq n}\) (atau \(\tau^{\geq n}\)).

Bukti. Misalkan \(h \in \operatorname{Hom}^{-1}(X, Y)\). Untuk kasus \(\tau^{\leq n}\), definisikan \(\overline{h}^n := h^n \circ \bigl(\operatorname{ker}(d_X^n) \hookrightarrow X^n\bigr)\). Definisikan \(\overline{h} \in \operatorname{Hom}^{-1}\left( \tau^{\leq n} X, \tau^{\leq n} Y \right)\) menurut diagram berikut:

\(\tau^{\leq n}\left( d^{-1} h \right) = d^{-1} \overline{h}\).

Untuk kasus \(\tau^{\geq n}\), sebagai gantinya definisikan \(\underline{h}^{n+1} := \bigl(Y^n \twoheadrightarrow \operatorname{coker}(d_Y^{n-1})\bigr) \circ h^{n+1}\), lalu gunakan ini untuk mendefinisikan \(\underline{h} \in \operatorname{Hom}^{-1}\left( \tau^{\geq n} X, \tau^{\geq n} Y \right)\); langkah selanjutnya serupa. Kedua kasus tersebut tentu saling dual.

Sifat sederhana tetapi penting berikut langsung diperoleh dari Definisi rujukan.

Proposisi. Untuk semua bilangan bulat \(a < b\) dan \(n\), serta \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\), berlaku4 \[\begin{gather*} \tau^{\leq a} \tau^{\geq b}(X) = 0 = \tau^{\geq b} \tau^{\leq a}(X), \\ \tau^{\leq n }\tau^{\geq n}(X) \simeq \operatorname{H}^n(X)[-n] \simeq \tau^{\geq n} \tau^{\leq n}(X) \quad \text{(isomorfisme kanonik).} \end{gather*}\]


  1. Catatan penerjemah (O014-C050): sumber menyatakan bagian kedua tanpa mensyaratkan \(\mathcal{A}\) abelian, padahal pada titik ini \(\mathcal{A}\) baru diasumsikan aditif. Klaim tersebut dibuat bersyarat di sini.↩︎

  2. Catatan penerjemah (O014-C051): sumber menyebut “morfisme-morfisme di atas”, yang dapat terbaca sebagai morfisme transisi untuk \(m \leq n\) pada paragraf tepat sebelumnya; hanya kedua morfisme pembanding yang ditampilkan di sini yang menginduksi isomorfisme kohomologi tersebut.↩︎

  3. Catatan penerjemah (O014-C052): sumber langsung menulis \(\operatorname{im}(d^{n-1})\) sebagai suku berderajat \(n\) dari \(\tilde{\tau}^{\leq n-1}X\); suku itu sebenarnya \(\operatorname{coim}(d^{n-1})\), yang diidentifikasi secara kanonik dengan citranya.↩︎

  4. Catatan penerjemah (O014-C053): sumber menulis \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), tetapi funktor pemenggalan dan \(\operatorname{H}^n\) pada proposisi ini bekerja pada kompleks.↩︎

Kohomologi bikompleks

Bagian ini bertujuan mengkaji kohomologi bikompleks \(X\) dalam arah horizontal atau vertikal, serta hubungannya dengan kohomologi kompleks total. Hasil-hasil terkait akan digunakan untuk mengkaji funktor turunan dari bifunktor; cara pembuktiannya mengikuti [KS06]. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian. Seperti biasa, semua hasil mempunyai perumuman yang bersesuaian ketika \(\mathcal{A}\) merupakan kategori abelian \(\Bbbk\)-linear. Ingat bahwa Definisi rujukan (atau diagram yang lebih eksplisit, persamaan) memperkenalkan sepasang isomorfisme antarkategori aditif:

\(X\) definisikan (di bawah ini \(p, q, n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\)): 1 Selain itu, terdapat \(\tilde{\tau}_{\mathrm{I}}^{\leq n}\), \(\tau_{\mathrm{I}}^{\geq n}\), \(\tilde{\tau}_{\mathrm{I}}^{\geq n}\), serta \(\tilde{\tau}_{\mathrm{II}}^{\leq n}\), \(\tau_{\mathrm{II}}^{\geq n}\), dan \(\tilde{\tau}_{\mathrm{II}}^{\geq n}\). Dengan demikian, tetap terdapat morfisme-morfisme antarfunktor \[\begin{gather*} \tau_{\mathrm{I}}^{\leq n} \to \tilde{\tau}_{\mathrm{I}}^{\leq n} \to \ensuremath{\mathrm{id}}_{\ensuremath{\mathsf{C}}^2(\mathcal{A})} \to \tilde{\tau}_{\mathrm{I}}^{\geq n} \to \tau_{\mathrm{I}}^{\geq n}, \\ \tau_{\mathrm{II}}^{\leq n} \to \tilde{\tau}_{\mathrm{II}}^{\leq n} \to \ensuremath{\mathrm{id}}_{\ensuremath{\mathsf{C}}^2(\mathcal{A})} \to \tilde{\tau}_{\mathrm{II}}^{\geq n} \to \tau_{\mathrm{II}}^{\geq n}. \end{gather*}\]

Definisi. Untuk bikompleks \(X\), tuliskan \(\operatorname{Supp}(X) := \left\{ (p,q) \in \ensuremath{\mathbb{Z}}^2 : X^{p,q} \neq 0 \right\}\). Definisikan \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2_f(\mathcal{A})\) sebagai subkategori penuh yang terdiri atas objek-objek \(X\) dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2(\mathcal{A})\) yang memenuhi syarat berikut: untuk setiap \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\), himpunan \(\{ (p, q) \in \operatorname{Supp}(X): p + q = n \}\) berhingga.

Contoh. Jika \(\operatorname{Supp}(X) \subset \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}^2\) (kuadran pertama), atau \(\operatorname{Supp}(X) \subset \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\leq 0}^2\) (kuadran ketiga), atau jika \(\operatorname{Supp}(X)\) merupakan gabungan berhingga dari kolom atau baris, maka \(X\) merupakan objek dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2_f(\mathcal{A})\).

Kompleks total \(\operatorname{tot}_{\oplus}(X)\) dan \(\operatorname{tot}_{\Pi}(X)\) terdefinisi untuk setiap objek \(X\) dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2_f(\mathcal{A})\), tanpa syarat tambahan terhadap \(\mathcal{A}\). Selain itu, dalam keadaan ini \(\operatorname{tot}_{\oplus}(X) = \operatorname{tot}_{\Pi}(X)\). Dengan demikian, diperoleh funktor aditif \(\operatorname{tot}: \ensuremath{\mathsf{C}}^2_f(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Sekarang perhatikan fakta sederhana tetapi penting berikut. Untuk objek \(X\) dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2_f(\mathcal{A})\) dan \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\), terdapat himpunan bagian berhingga \(S \subset \ensuremath{\mathbb{Z}}^2\) sedemikian sehingga \(\operatorname{H}^n\left( \operatorname{tot}(X) \right)\) sepenuhnya ditentukan oleh data \(\left( X^{p,q}, \ensuremath{{}^\vartriangleright d}^{p, q} , \ensuremath{{}^\vartriangle d}^{p,q} \right)_{(p, q) \in S}\).

Lema. Funktor kompleks total \(\operatorname{tot}: \ensuremath{\mathsf{C}}^2_f(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) merupakan funktor eksak (Definisi rujukan).

Bukti. Misalkan \(X \xrightarrow{f} Y \xrightarrow{g} Z\) merupakan barisan eksak dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2_f(\mathcal{A})\). Dengan mengingat definisi-definisi terkait, misalnya Proposisi rujukan, cukup dibuktikan bahwa, untuk setiap \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\), barisan \[\bigoplus_{p+q=n} X^{p,q} \xrightarrow{\bigoplus_{p+q=n} f^{p,q}} \bigoplus_{p+q=n} Y^{p,q} \xrightarrow{\bigoplus_{p+q=n} g^{p,q}} \bigoplus_{p+q=n} Z^{p,q}\] eksak dalam \(\mathcal{A}\). Karena jumlah langsung tersebut berhingga, pernyataan ini mengikuti dari keeksakan \(X^{p,q} \xrightarrow{f^{p,q}} Y^{p,q} \xrightarrow{g^{p,q}} Z^{p,q}\).

Walaupun lema berikut tampak rumit, lema ini hanya merupakan penguraian definisi dan berlaku untuk setiap kategori aditif \(\mathcal{A}\).

Lema. Misalkan \(h \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\) dan \(Y\) objek dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Dari data ini, bentuk

Maka terdapat isomorfisme-isomorfisme kanonik berikut dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\): \[\begin{gather*} (\operatorname{tot}\circ F_{\mathrm{I}}^{-1}) \operatorname{Cone}\left( \ensuremath{\mathrm{id}}_{Y_{\mathrm{I}}[-h]} \right) \simeq \operatorname{Cone}\left( \ensuremath{\mathrm{id}}_{Y[-h]} \right), \\ (\operatorname{tot}\circ F_{\mathrm{I}}^{-1}) \left( Y_{\mathrm{I}}[-h] \right) \simeq Y[-h]. \end{gather*}\]

Bukti. Menurut definisi, objek \[\operatorname{Cone}\left( \ensuremath{\mathrm{id}}_{Y_{\mathrm{I}}[-h]} \right) \quad\text{berbentuk}\quad Y \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}_Y} Y\] dari kategori \[\ensuremath{\mathsf{C}}^{[h-1, h]}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})),\] yang terkonsentrasi pada derajat \(h-1\) dan \(h\). Oleh karena itu, jika didefinisikan \[Z := F_{\mathrm{I}}^{-1} \operatorname{Cone}\left( \ensuremath{\mathrm{id}}_{Y_{\mathrm{I}}[-h]} \right),\] diperoleh bikompleks pada diagram berikut:

\(p \notin \{h-1, h\}\) semuanya bernilai \(0\). Berdasarkan Definisi rujukan tentang kompleks total, langsung diperoleh \[\begin{align*} \operatorname{tot}(Z)^n & = Y^{n-h+1} \oplus Y^{n-h} = Y[-h]^{n+1} \oplus Y[-h]^n \\ & = \operatorname{Cone}\left( \ensuremath{\mathrm{id}}_{Y[-h]} \right)^n , \\ d_{\operatorname{tot}(Z)}^n & = \begin{pmatrix} (-1)^{h-1} d_Y^{n-h+1} & 0 \\ \ensuremath{\mathrm{id}}_{Y^{n-h+1}} & (-1)^{h} d_Y^{n-h} \end{pmatrix} = \begin{pmatrix} - d_{Y[-h]}^{n+1} & 0 \\ \ensuremath{\mathrm{id}}_{Y[-h]^{n+1}} & d_{Y[-h]}^n \end{pmatrix} \\ & = d_{\operatorname{Cone}\left( \ensuremath{\mathrm{id}}_{Y[-h]} \right)}^n . \end{align*}\] Isomorfisme kedua dapat diverifikasi dengan cara serupa, tetapi lebih mudah, sehingga diserahkan kepada pembaca.

Lema. Misalkan \(X\) objek dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2_f(\mathcal{A})\) dan \(q \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\).

  1. Morfisme alami \(\operatorname{tot}\left(\tau_{\mathrm{I}}^{\leq q} X\right) \to \operatorname{tot}\left(\tilde{\tau}_{\mathrm{I}}^{\leq q} X\right)\) merupakan kuasi-isomorfisme;

  2. Terdapat barisan eksak pendek kanonik \[0 \to \operatorname{tot}\left( \tilde{\tau}_{\mathrm{I}}^{\leq q-1} (X) \right) \to \operatorname{tot}\left( \tau_{\mathrm{I}}^{\leq q}(X) \right) \to \operatorname{H}_{\mathrm{I}}^q(X)[-q] \to 0.\]

Bukti. Terapkan Lema rujukan dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\) untuk memperoleh barisan-barisan eksak pendek \[\begin{gather*} 0 \to \tau^{\leq q} F_{\mathrm{I}} (X) \to \tilde{\tau}^{\leq q} F_{\mathrm{I}} (X) \to \operatorname{Cone}\left( \ensuremath{\mathrm{id}}_{\operatorname{im}\left( d^q_{F_{\mathrm{I}} X} \right)_{\mathrm{I}} [-q-1]} \right) \to 0, \\ 0 \to \tilde{\tau}^{\leq q-1} F_{\mathrm{I}}(X) \to \tau^{\leq q} F_{\mathrm{I}}(X) \to \operatorname{H}^q_{\mathrm{I}}(X)_{\mathrm{I}}[-q] \to 0. \end{gather*}\] Arti notasi \((\cdots)_{\mathrm{I}}[\cdots]\) sama seperti dalam Lema rujukan. Sekarang terapkan \(\operatorname{tot}\circ F_{\mathrm{I}}^{-1}\) pada barisan-barisan eksak pendek tersebut. Lema rujukan menunjukkan bahwa \(\operatorname{tot}\) eksak, dan \(F_{\mathrm{I}}^{-1}\) tentu juga eksak. Dengan menggunakan Lema rujukan, diperoleh barisan-barisan eksak pendek berikut dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\): \[\begin{gather*} 0 \to \operatorname{tot}\left(\tau_{\mathrm{I}}^{\leq q} X\right) \to \operatorname{tot}\left( \tilde{\tau}_{\mathrm{I}}^{\leq q} X \right) \to \operatorname{Cone}\left( \ensuremath{\mathrm{id}}_{\operatorname{im}( d_{F_{\mathrm{I}} X}^q )[-q-1]} \right) \to 0, \\ 0 \to \operatorname{tot}\left( \tilde{\tau}_{\mathrm{I}}^{\leq q-1} X \right) \to \operatorname{tot}\left( \tau_{\mathrm{I}}^{\leq q}X \right) \to \operatorname{H}_{\mathrm{I}}^q(X)[-q] \to 0. \end{gather*}\] Barisan kedua tepat merupakan (ii). Sementara itu, (i) diperoleh dari barisan pertama bersama Proposisi rujukan dan Proposisi rujukan (i).

Untuk setiap objek \(X\) dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2(\mathcal{A})\), notasikan bikompleks-bikompleks berikut dengan \(\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(X)\) dan \(\operatorname{H}_{\mathrm{II}}(X)\) (\(p,q \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\)): \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:HIHII}{}\begin{aligned} \left( \operatorname{H}_{\mathrm{I}}(X)^{p, \bullet}, \ensuremath{{}^\vartriangle d}_{\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(X)}^{p, \bullet} \right) & := \operatorname{H}_{\mathrm{I}}^p(X), & \ensuremath{{}^\vartriangleright d}_{\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(X)}^{\bullet, \bullet} := 0, \\ \left( \operatorname{H}_{\mathrm{II}}(X)^{\bullet, q}, \ensuremath{{}^\vartriangleright d}_{\operatorname{H}_{\mathrm{II}}(X)}^{\bullet, q} \right) & := \operatorname{H}_{\mathrm{II}}^q(X), & \ensuremath{{}^\vartriangle d}_{\operatorname{H}_{\mathrm{II}}(X)}^{\bullet, \bullet} := 0, \end{aligned} \end{equation}\] Dengan kata lain, \(\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(X)\) (atau \(\operatorname{H}_{\mathrm{II}}(X)\)) diperoleh dengan mengambil kohomologi \(X\) pada arah \(\ensuremath{{}^\vartriangleright d}\) (atau \(\ensuremath{{}^\vartriangle d}\)). Keduanya merupakan funktor dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2(\mathcal{A})\) ke dirinya sendiri. Selanjutnya, dapat didefinisikan \(\operatorname{H}_{\mathrm{II}} \operatorname{H}_{\mathrm{I}}(X)\) dan \(\operatorname{H}_{\mathrm{I}} \operatorname{H}_{\mathrm{II}} (X)\); keduanya memenuhi \(\ensuremath{{}^\vartriangleright d}= 0 = \ensuremath{{}^\vartriangle d}\).

Teorema. Misalkan \(f: X \to Y\) suatu morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2_f(\mathcal{A})\). Jika morfisme yang diinduksinya \(\operatorname{H}_{\mathrm{II}} \operatorname{H}_{\mathrm{I}} (X) \to \operatorname{H}_{\mathrm{II}} \operatorname{H}_{\mathrm{I}} (Y)\) merupakan isomorfisme, maka \(\operatorname{tot}(f): \operatorname{tot}(X) \to \operatorname{tot}(Y)\) merupakan kuasi-isomorfisme.

Kesimpulan yang sama berlaku apabila, sebagai gantinya, disyaratkan bahwa morfisme yang diinduksi \(\operatorname{H}_{\mathrm{I}} \operatorname{H}_{\mathrm{II}} (X) \to \operatorname{H}_{\mathrm{I}} \operatorname{H}_{\mathrm{II}} (Y)\) merupakan isomorfisme.

Bukti. Syarat tersebut ekuivalen dengan syarat bahwa morfisme \(\operatorname{H}_{\mathrm{I}}^n(f): \operatorname{H}_{\mathrm{I}}^n(X) \to \operatorname{H}_{\mathrm{I}}^n(Y)\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) merupakan kuasi-isomorfisme untuk setiap \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\). Langkah pertama pembuktian ialah mereduksi pembuktian ke kasus ketika \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:double-cplx-tot-aux}{} q \ll 0 \implies \tilde{\tau}_{\mathrm{I}}^{\leq q}(X) = 0 = \tilde{\tau}_{\mathrm{I}}^{\leq q}(Y). \end{equation}\] Memang, misalkan \(r \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\). Pemenggalan dengan funktor-funktor dalam Lema rujukan menunjukkan bahwa syarat semula juga mengakibatkan \(\operatorname{H}_{\mathrm{I}}^n\left( \tau_{\mathrm{I}}^{\geq r} f \right): \operatorname{H}_{\mathrm{I}}^n \left(\tau_{\mathrm{I}}^{\geq r} X \right) \to \operatorname{H}_{\mathrm{I}}^n\left( \tau_{\mathrm{I}}^{\geq r} Y \right)\) merupakan kuasi-isomorfisme untuk setiap \(n\). Akan tetapi, untuk \(n\) yang diberikan, definisi \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2_f(\mathcal{A})\) memperlihatkan bahwa ketika \(r \ll 0\) terdapat diagram komutatif

persamaan. Karena itu, mulai sekarang kita dapat mengganti \(f\) dengan \(\tau_{\mathrm{I}}^{\geq r} f\) dan mengasumsikan bahwa persamaan berlaku. Tujuan kita ialah membuktikan bahwa \(\operatorname{H}^n(\operatorname{tot}(f))\) merupakan isomorfisme untuk \(n\) yang telah dipilih.

Untuk setiap \(q \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\), Lema rujukan (ii) memberikan diagram komutatif dengan baris-baris eksak

2 Panah vertikal kanan merupakan kuasi-isomorfisme, dan semua panah vertikalnya berasal dari \(f\). Kita akan membuktikan bahwa \(\alpha_q\) dan \(\beta_q\) keduanya merupakan kuasi-isomorfisme. Jika \(\alpha_{q-1}\) merupakan kuasi-isomorfisme, maka funktorialitas barisan eksak panjang terkait (Proposisi rujukan), bersama Proposisi rujukan, mengakibatkan bahwa \(\beta_q\) juga merupakan kuasi-isomorfisme. Di sisi lain, Lema rujukan (i) memberikan diagram komutatif berikut, dengan kedua panah horizontal berupa kuasi-isomorfisme: \(\beta_q\) merupakan kuasi-isomorfisme, maka \(\alpha_q\) juga demikian. Karena untuk \(q \ll 0\), \(\alpha_q\) tepat merupakan \(0 \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}0\), secara rekursif diperoleh bahwa \(\alpha_q\) dan \(\beta_q\) merupakan kuasi-isomorfisme untuk setiap \(q\).

Ingat bahwa \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\) telah dipilih. Dengan alasan yang serupa dengan persamaan, ketika \(q \gg 0\) terdapat diagram komutatif

\(\operatorname{H}^n(\operatorname{tot}(f))\) memang merupakan isomorfisme.

Terakhir, argumen yang sama berlaku untuk kasus \(\operatorname{H}_{\mathrm{I}} \operatorname{H}_{\mathrm{II}} (X) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} \operatorname{H}_{\mathrm{I}} \operatorname{H}_{\mathrm{II}} (Y)\). Sudut pandang lainnya ialah menukar \(\operatorname{H}_{\mathrm{I}}\) dan \(\operatorname{H}_{\mathrm{II}}\) dengan menggunakan Proposisi rujukan.

Pembuktian di atas cukup panjang. Contoh pada § 5.6 akan memberikan pembuktian lain yang didasarkan pada barisan spektral.

Korolari. Misalkan \(X\) objek dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}_f^2(\mathcal{A})\). Jika \(X\) eksak pada baris, yakni jika \(\left( X^{\bullet, q}, \ensuremath{{}^\vartriangleright d}\right)\) eksak untuk setiap \(q \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\), maka \(\operatorname{tot}(X)\) eksak. Demikian pula, jika \(X\) eksak pada kolom, maka \(\operatorname{tot}(X)\) eksak.

Bukti. Jika \(X\) eksak pada baris, maka \(\operatorname{H}_{\mathrm{II}} \operatorname{H}_{\mathrm{I}}(X) = 0\). Karena itu, Teorema rujukan mengakibatkan bahwa \(\operatorname{tot}(X) \to \operatorname{tot}(0) = 0\) merupakan kuasi-isomorfisme; dengan kata lain, \(\operatorname{tot}(X)\) eksak.

Argumen untuk kasus eksak pada kolom sama persis. Sebagai alternatif, kedua kasus dapat diturunkan satu dari yang lain dengan menggunakan Proposisi rujukan.


  1. Catatan penerjemah (O014-C054): pada kedua definisi pertama, sumber hanya mencetak funktor komposit \(\operatorname{H}^p\circ F_{\mathrm{I}}\) dan \(\operatorname{H}^q\circ F_{\mathrm{II}}\) pada ruas kanan, padahal ruas kiri merupakan nilainya pada bikompleks \(X\). Target memulihkan penerapan pada \(X\).↩︎

  2. Catatan penerjemah (O014-C055): sumber hanya memberi label \(\simeq\) pada panah vertikal kanan. Hipotesis teorema menyatakan bahwa morfisme itu ialah kuasi-isomorfisme \(\operatorname{H}_{\mathrm{I}}^q(f)[-q]\), bukan harus isomorfisme kompleks; target menamai morfismenya dan menyatakan sifat yang tepat.↩︎

Resolusi

Misalkan \(\mathcal{A}\) suatu kategori abelian. Tinjau kompleks \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\). Jika \(X^n\) merupakan objek injektif (atau objek projektif) di \(\mathcal{A}\) untuk setiap \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\), maka \(X\) dikatakan terdiri atas objek-objek injektif (atau objek-objek projektif). Perhatikan pula fakta sederhana bahwa \(0\) sekaligus merupakan objek injektif dan objek projektif.

Definisi. Misalkan \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\).

  • Misalkan \(X \to I\) suatu kuasi-isomorfisme di \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), dengan \(I \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A}))\) terdiri atas objek-objek injektif. Maka \(X \to I\) disebut resolusi injektif dari \(X\).

  • Misalkan \(P \to X\) suatu kuasi-isomorfisme di \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), dengan \(P \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^-(\mathcal{A}))\) terdiri atas objek-objek projektif. Maka \(P \to X\) disebut resolusi projektif dari \(X\).

Dengan mengganti \(\mathcal{A}\) oleh \(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\), yakni dengan membalik arah panah, tampak bahwa resolusi injektif dan resolusi projektif merupakan konsep yang saling dual.

Contoh. Sebagai kasus khusus yang paling mendasar sekaligus paling klasik, tinjau resolusi injektif \(X \to I\) dari \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\). Definisi hanya mensyaratkan \(I \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A}))\), tetapi kita ingin mengambil \(I \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^{\geq 0}(\mathcal{A}))\). Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan pemenggalan \[X \to I \to \tau^{\geq 0} I .\] Untuk menunjukkan bahwa komposisinya merupakan resolusi injektif, dua sifat harus diperiksa. Pertama, Lema rujukan menunjukkan bahwa komposisi ini tetap merupakan kuasi-isomorfisme. Kedua, \(\tau^{\geq 0} I\) tetap terdiri atas objek-objek injektif. Mengapa? Tinjau barisan eksak pendek \(0 \to \operatorname{im}\left(d_I^{n-1} \right) \to I^n \to \operatorname{coker}\left( d_I^{n-1} \right) \to 0\). Karena \(d_I^{n-1} = 0\) untuk \(n \ll 0\), sedangkan \(\operatorname{coker}\left( d_I^{n-1} \right) \simeq \operatorname{im}\left( d_I^n \right)\) untuk \(n < 0\), Lema rujukan dan rujukan secara rekursif menunjukkan bahwa untuk \(n \leq 0\), \[I^n \simeq \operatorname{im}\left(d_I^{n-1} \right) \oplus \operatorname{coker}\left( d_I^{n-1} \right) , \quad \text{sehingga}\; \operatorname{coker}\left(d_I^{n-1} \right) \;\text{merupakan objek injektif};\] titik awal rekursi adalah \(n \ll 0\), ketika rumus di atas menjadi \(0 = 0 \oplus 0\). Dengan mengambil \(n=0\), diperoleh bahwa \(\operatorname{coker}\left( d_I^{-1}\right)\) merupakan objek injektif. Jadi, \(\tau^{\geq 0} I\) terdiri atas objek-objek injektif.

Karena dalam praktik yang diperhatikan ialah resolusi yang cukup “dalam”, pengamatan di atas menunjukkan bahwa kita boleh mengganti \(X \to I\) dengan \(X \to \tau^{\geq 0} I\), sehingga resolusi injektif berbentuk

\(\mathcal{A}\), \[0 \to X \to I^0 \to I^1 \to \cdots, \quad \text{setiap $I^n$ merupakan objek injektif, $n \geq 0$}.\]

Demikian pula, untuk resolusi projektif \(P \to X\), dengan mengganti \(P \to X\) oleh komposisi \(\tau^{\leq 0} P \to P \to X\), kita boleh menganggapnya berasal dari barisan eksak di \(\mathcal{A}\), \[\cdots \to P^{-1} \to P^0 \to X \to 0, \quad \text{setiap $P^n$ merupakan objek projektif, $n \leq 0$.}\] Rumus di atas lazim ditulis dalam notasi kompleks rantai sebagai \(\cdots \to P_1 \to P_0 \to X \to 0\), dengan \(P_n := P^{-n}\).

Pertanyaan selanjutnya menyangkut keberadaan resolusi injektif atau projektif. Berdasarkan dualitas, kita cukup terlebih dahulu membahas konstruksi resolusi injektif. Kasus yang paling sederhana tetaplah \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\). Andaikan \(\mathcal{A}\) memiliki cukup banyak objek injektif; lihat Definisi rujukan. Pertama-tama, pilih sembarang monomorfisme \(X \to I^0\) dengan \(I^0\) objek injektif. Secara rekursif, andaikan telah diperoleh barisan eksak \[0 \to X \to I^0 \to \cdots \to I^n, \quad n \geq 0,\] dengan \(I^0, \ldots, I^n\) semuanya objek injektif. Pada langkah awal \(n=0\), objek kokernel yang digunakan ialah \(\operatorname{coker}\left[ X \to I^0\right]\); untuk \(n \geq 1\), objek itu ialah \(\operatorname{coker}\left[ I^{n-1} \to I^n\right]\). Dalam kedua kasus, pilih objek injektif \(I^{n+1}\) dan monomorfisme dari objek kokernel tersebut ke \(I^{n+1}\). Dengan mengambil komposisinya, kita memperoleh \(I^n \to I^{n+1}\) sedemikian sehingga \(0 \to X \to \cdots \to I^{n+1}\) juga eksak. Mengulangi operasi ini menghasilkan resolusi injektif dari \(X\). 1 Dengan asumsi bahwa \(\mathcal{A}\) memiliki cukup banyak objek projektif, konstruksi resolusi projektif \(\cdots \to P^0 \to X \to 0\) dari \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) sepenuhnya dual. Konstruksi-konstruksi ini dapat diperluas ke kompleks, tetapi memerlukan beberapa syarat keterbatasan, sebagaimana dirinci berikut ini.

Teorema. Misalkan \(\mathcal{A}^\flat\) suatu subkategori penuh aditif dari \(\mathcal{A}\), dan untuk setiap objek \(A\) di \(\mathcal{A}\) terdapat monomorfisme \(A \hookrightarrow B\) (atau epimorfisme \(B \twoheadrightarrow A\)) sedemikian sehingga \(B \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A}^\flat)\). Maka,

  1. untuk setiap objek \(X\) di \(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A})\) (atau \(\ensuremath{\mathsf{C}}^-(\mathcal{A})\)), terdapat kuasi-isomorfisme \[f: X \to I \quad \text{(atau $f: P \to X$)},\] sedemikian sehingga \(f\) merupakan monomorfisme (atau epimorfisme), dan \(I \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A}^\flat))\) (atau \(P \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^-(\mathcal{A}^\flat))\)).

  2. Lebih tepatnya, jika \(m \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\) dan \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^{\geq m}(\mathcal{A}))\) (atau \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^{\leq m}(\mathcal{A}))\)), maka dapat dipilih \(I \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^{\geq m}(\mathcal{A}))\) (atau \(P \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^{\leq m}(\mathcal{A}))\)).

Sebagai akibat, jika \(\mathcal{A}\) memiliki cukup banyak objek injektif (atau objek projektif), maka \(X\) seperti di atas memiliki resolusi injektif \(X \hookrightarrow I\) (atau resolusi projektif \(P \twoheadrightarrow X\)).

Bukti. Berdasarkan dualitas, cukup dibahas kasus \(X\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A})\). Untuk (i), secara rekursif andaikan telah diperoleh diagram komutatif

\(\mathcal{A}^\flat\), \(m \ll 0 \implies I^m = 0\), setiap \(f^m\) merupakan monomorfisme (\(m \leq n\)), dan untuk \(m \leq n-1\), \(f^m\) menginduksi isomorfisme \(\operatorname{ker}\left( d_X^m \right) / \operatorname{im}\left( d_X^{m-1} \right) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{ker}\left( d_I^m \right) / \operatorname{im}\left( d_I^{m-1} \right)\).

Kita ingin memperpanjang baris kedua diagram ke kanan. Pertama-tama andaikan \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:resolution-existence-aux0}{} f^n\left( \operatorname{im}\left(d_X^{n-1} \right) \right) = \operatorname{im}\left( d^{n-1}_I \right) \cap f^n\left( \operatorname{ker}\left( d_X^n \right) \right) = \operatorname{im}\left( d^{n-1}_I \right) \cap f^n(X^n) ; \end{equation}\] perhatikan bahwa relasi inklusi \(\cdots \subset \cdots \subset \cdots\) di sini selalu berlaku. Konstruksi dorong keluar memberikan diagram

\(f^n\) merupakan monomorfisme, sedangkan persamaan mengakibatkan \[\begin{multline*} \left( f^n\left( \operatorname{ker}\left( d_X^n \right) \right) + \operatorname{im}\left( d_I^{n-1}\right) \right) \cap f^n(X^n) \\ \xlongequal{\text{Teorema \href{#prop:subobject-modularity}{rujukan}}} f^n\left( \operatorname{ker}\left( d_X^n \right) \right) + \left( \operatorname{im}\left( d_I^{n-1}\right) \cap f^n(X^n) \right) \\ = f^n\left( \operatorname{ker}\left( d_X^n \right) \right) + f^n\left(\operatorname{im}\left(d_X^{n-1} \right) \right) = f^n\left( \operatorname{ker}\left( d_X^n \right) \right), \end{multline*}\] sehingga operasi-operasi dasar yang dibahas dalam §rujukan menunjukkan bahwa \(\alpha\) juga merupakan monomorfisme.

Dengan menerapkan Proposisi rujukan dua kali, tampak bahwa \(\beta\) dan \(\eta\) dalam diagram dorong keluar juga merupakan monomorfisme. Pilih monomorfisme \(T \hookrightarrow I^{n+1}\) sedemikian sehingga \(I^{n+1} \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A}^\flat)\). Darinya diperoleh morfisme komposit \[\begin{gather*} d_I^n: I^n \twoheadrightarrow I^n / \left( f^n \left( \operatorname{ker}\left( d_X^n \right) \right) + \operatorname{im}\left( d_I^{n-1}\right) \right) \xrightarrow{\eta} T \hookrightarrow I^{n+1}, \\ f^{n+1}: X^{n+1} \xrightarrow{\beta} T \hookrightarrow I^{n+1}. \end{gather*}\] Jelas bahwa \(d_I^n d_I^{n-1} = 0\), bahwa \(f^{n+1}\) merupakan monomorfisme, dan bahwa \(d_I^n f^n = f^{n+1} d_X^n\). Monomorfisme \(f^n\) menginduksi pada kohomologi \[\begin{align*} \frac{\operatorname{ker}\left( d_X^n \right)}{\operatorname{im}\left( d_X^{n-1} \right)} \longrightarrow \frac{\operatorname{ker}\left( d_I^n \right)}{\operatorname{im}\left( d_I^{n-1} \right)} & = \frac{ f^n\left(\operatorname{ker}d_X^n \right) + \operatorname{im}\left( d_I^{n-1} \right)}{ \operatorname{im}\left(d_I^{n-1}\right) } \\ \text{($\because$ Teorema \href{#prop:Abel-cat-isom-thm}{rujukan} (iii))} \quad & \simeq \frac{ f^n\left(\operatorname{ker}d_X^n \right) }{ f^n\left(\operatorname{ker}d_X^n \right) \cap \operatorname{im}\left(d_I^{n-1}\right) }; \end{align*}\] berdasarkan persamaan dan sifat monomorfisme \(f^n\), pemetaan ini jelas merupakan isomorfisme. Perpanjangan ke kanan berhasil.

Sekarang akan dijelaskan cara memodifikasi \(I^n\) dalam keadaan umum untuk mereduksi pembuktian ke kasus ketika persamaan berlaku. Tinjau morfisme kanonik

\(J \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A}^\flat)\) dan monomorfisme \(j: I^n \oplus \left( X^n / \operatorname{im}\left( d_X^{n-1} \right) \right) \hookrightarrow J\). Definisikan morfisme komposit \[\begin{gather*} f' : X^n \xrightarrow{(f^n, q)} I^n \oplus \left( X^n / \operatorname{im}\left( d_X^{n-1} \right) \right) \xrightarrow{j} J, \\ d': I^{n-1} \xrightarrow{d_I^{n-1}} I^n \xrightarrow{\iota_1} I^n \oplus \left( X^n / \operatorname{im}\left( d_X^{n-1} \right) \right) \xrightarrow{j} J. \end{gather*}\] Mudah dilihat bahwa \(f'\) merupakan monomorfisme, \(\operatorname{ker}(d') = \operatorname{ker}\left( d_I^{n-1} \right)\), dan \(f' d_X^{n-1} = d' f^{n-1}\).

Selain itu, dengan bekerja di \(I^n \oplus \left( X^n / \operatorname{im}\left( d_X^{n-1} \right) \right)\), tampak bahwa \[f'(X^n) \cap \operatorname{im}(d') = f'\left( \operatorname{im}\left( d_X^{n-1} \right) \right).\] Hal ini menunjukkan bahwa dengan mengganti \(d_I^{n-1}: I^{n-1} \to I^n\) (atau \(f^n: X^n \to I^n\)) oleh \(d': I^{n-1} \to J\) (atau \(f': X^n \to J\)), kita dapat memastikan bahwa persamaan berlaku.

Terakhir, kita membahas (ii). Dalam konstruksi di atas, ambil \(\cdots = I^{m-2} = I^{m-1} = 0\). Jelas bahwa persamaan berlaku untuk \(n = m-1\) (semua sukunya nol), sehingga proses memperpanjang diagram ke kanan tidak menghasilkan suku tak nol berderajat \(< m\). Ini membuktikan pernyataan yang diinginkan.

Korolari. Misalkan \(\mathcal{A}\) memiliki cukup banyak objek injektif (atau objek projektif). Maka \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\) memiliki resolusi injektif \(X \to I\) (atau resolusi projektif \(P \to X\)) jika dan hanya jika \(\operatorname{H}^n(X) = 0\) untuk \(n \ll 0\) (atau \(n \gg 0\)).

Bukti. Ambil kasus resolusi injektif sebagai contoh. Syarat kuasi-isomorfisme dalam definisi resolusi memberikan arah “hanya jika”. Di sisi lain, untuk \(m \ll 0\), funktor pemenggalan memberikan kuasi-isomorfisme \(X \to \tau^{\geq m} X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A}))\). Dengan demikian, arah “jika” mengikuti dari Proposisi rujukan.

Nilai teoretis resolusi injektif atau projektif dapat dilihat dari hasil dasar berikut, yang juga mengakibatkan bahwa resolusi injektif atau projektif unik hingga homotopi.

Teorema. Misalkan \(\alpha: X \to Y\) suatu kuasi-isomorfisme di \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\).

  • Diberikan morfisme \(\gamma: X \to I\), dengan \(I\) suatu objek di \(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A})\) yang terdiri atas objek-objek injektif. Di \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\), terdapat tepat satu morfisme \(\beta\) yang membuat diagram berikut komutatif:

  • Diberikan morfisme \(\gamma: P \to Y\), dengan \(P\) suatu objek di \(\ensuremath{\mathsf{C}}^-(\mathcal{A})\) yang terdiri atas objek-objek projektif. Di \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\), terdapat tepat satu morfisme \(\beta\) yang membuat diagram berikut komutatif:

Kedua pernyataan tersebut tentu saling dual. Setelah Teorema 4.4.1 dalam sumber (bagian yang belum tercakup dalam pembaca ini), kelak akan diberikan pembahasan yang ringkas. Jika \(\alpha\) merupakan monomorfisme (atau epimorfisme), kita bahkan dapat memilih \(\beta\) lebih lanjut sehingga diagram pertama (atau kedua) komutatif di \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\); ini adalah isi Lema rujukan berikut beserta versi dualnya. Sesungguhnya, bagian latihan bab ini akan memberikan pembuktian langsung atas Teorema rujukan berdasarkan lema tersebut, lengkap dengan petunjuk; pembaca dianjurkan untuk mencobanya. Pendekatan mana pun yang dipilih tidak dapat lepas dari sifat berikut.

Lema. Misalkan objek \(X\) di \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) asiklik.

  • Jika objek \(I\) di \(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A})\) terdiri atas objek-objek injektif, maka \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(X, I) = 0\).

  • Jika objek \(P\) di \(\ensuremath{\mathsf{C}}^-(\mathcal{A})\) terdiri atas objek-objek projektif, maka \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(P, X) = 0\).

Bukti. Cukup bahas kasus \(I\). Misalkan \(\alpha \in \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})}(X,I)\). Kita mencari suatu keluarga morfisme \(h^n: X^n \to I^{n-1}\) sedemikian sehingga \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:alpha-homotopy-aux}{} \alpha^n = d_I^{n-1} h^n + h^{n+1} d_X^n , \quad n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}. \end{equation}\]

Secara rekursif, andaikan telah diperoleh \(\ldots, h^{n-1}, h^n\) sedemikian sehingga persamaan berlaku untuk \(\ldots, \alpha^{n-2}, \alpha^{n-1}\). Andaian ini beralasan karena kita dapat mengambil \(\ldots, h^{n-1}, h^n\) semuanya \(0\) ketika \(n \ll 0\). Kita mencari morfisme yang ditandai dengan garis putus-putus,

2 sedemikian sehingga seluruh diagram komutatif. Pertama, \[\left( \alpha^n - d_I^{n-1} h^n \right) d_X^{n-1} = d_I^{n-1} \alpha^{n-1} - d_I^{n-1} \left( \alpha^{n-1} - d_I^{n-2} h^{n-1} \right) = 0.\] Karena \(X\) asiklik, hal ini menginduksi morfisme \(\beta\) pada diagram. Selanjutnya, karena \(I^n\) merupakan objek injektif, \(\beta\) dapat diperluas menjadi \(h^{n+1}: X^{n+1} \to I^n\). Ini membuktikan pernyataan yang diinginkan.

Dari sudut pandang kategori turunan, informasi yang diberikan oleh Teorema rujukan dan rujukan sudah memadai untuk mulai mempelajari funktor turunan. Beberapa jenis resolusi yang akan segera diperkenalkan lebih sesuai digunakan bersama barisan spektral; lihat Bagian 5.6 dalam sumber (belum tercakup dalam pembaca ini). Berikut ini kita merumuskan versi injektif. Kita memerlukan beberapa persiapan.

Lema. Misalkan \(\alpha: X \to Y\) suatu kuasi-isomorfisme di \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), dan \(\alpha\) merupakan monomorfisme. Diberikan suatu morfisme \(\gamma: X \to I\) di \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), dengan \(I \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A}))\) terdiri atas objek-objek injektif. Terdapat morfisme \(\beta: Y \to I\) di \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) sedemikian sehingga \(\gamma = \beta\alpha\).

Bukti. Dengan bantuan \(\alpha^n\), pandang setiap \(X^n\) sebagai subobjek dari \(Y^n\); selanjutnya \(\alpha^n\) dihilangkan dari notasi. Kita membangun \(\beta^n\) langkah demi langkah; untuk \(n \ll 0\), tetapkan \(\beta^n = 0\). Andaikan telah diperoleh \(\ldots, \beta^{n-2}, \beta^{n-1}\) yang memenuhi syarat. Morfisme yang dicari, \(\beta^n: Y^n \to I^n\), dapat dan harus ditentukan pada subobjek \(X^n\) dan \(\operatorname{im}(d^{n-1}_Y)\) sebagai berikut.

  • Pada subobjek \(X^n\), \(\beta^n\) sama dengan \(\gamma^n\).

  • Pada subobjek \(\operatorname{im}(d^{n-1}_Y)\), \(\beta^n\) diinduksi oleh komposisi \(Y^{n-1} \xrightarrow{\beta^{n-1}} I^{n-1} \xrightarrow{d_I^{n-1}} I^n\). Agar pernyataan ini bermakna, kita tegaskan bahwa pembatasan \(d_I^{n-1} \beta^{n-1}\) pada \(\operatorname{ker}(d_Y^{n-1})\) adalah \(0\). Perhatikan diagram komutatif

    \(\ldots, \beta^{n-2}, \beta^{n-1}\) dan \(d_I^{n-1} d_I^{n-2} = 0\), diketahui bahwa komposisi pada baris kedua adalah \(0\). Selain itu, karena \(\gamma\) merupakan morfisme antarkompleks, komposisi \(\operatorname{ker}(d_X^{n-1}) \to \cdots \to I^n\) adalah \(0\). Secara keseluruhan, diperoleh diagram komutatif \(\operatorname{H}^{n-1}(X) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{H}^{n-1}(Y)\). Penegasan tersebut terbukti.

Jika kita dapat membuktikan kesamaan subobjek \[X^n \cap \operatorname{im}\left(d_Y^{n-1} \right) = \operatorname{im}\left( d_X^{n-1} \right),\] maka, berdasarkan diagram dorong keluar dalam Proposisi rujukan beserta sifat universal dorong keluar, morfisme tersebut dapat diperluas ke \(X^n + \operatorname{im}(d^{n-1}_Y)\), lalu dengan menggunakan sifat \(I^n\) sebagai objek injektif diperluas lagi menjadi \(\beta^n: Y^n \to I^n\). Perhatikan bahwa inklusi \(\supset\) sudah jelas.

Pokoknya ialah membuktikan bahwa jika sembarang morfisme \(\phi: T \to Y^n\) di \(\mathcal{A}\) memfaktor melalui \(X^n \cap \operatorname{im}\left(d_Y^{n-1} \right)\), maka morfisme itu otomatis memfaktor melalui \(\operatorname{im}\left( d_X^{n-1} \right)\). Morfisme \(\phi\) semacam itu tentu menginduksi \(T \to \operatorname{ker}\left( d_X^n \right) = X^n \cap \operatorname{ker}\left( d_Y^n \right)\). Sekarang bentuk komposisi sepanjang baris kedua diagram komutatif

\(0\). Karena \(\operatorname{H}^n(X) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{H}^n(Y)\), komposisi pada baris pertama juga \(0\). Dengan demikian, \(\phi\) memfaktor melalui \(\operatorname{im}\left( d_X^{n-1} \right)\).

Menurut konstruksi, \(\beta = (\beta^n)_n\) memberikan morfisme \(Y \to I\), sedangkan syarat \(\gamma = \beta\alpha\) juga langsung diperoleh dari konstruksi.

Lema. Misalkan \(A, C \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\). Untuk setiap \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\), definisikan \(B^n := A^n \oplus C^n\), yang dilengkapi dengan morfisme jelas \(A^n \xrightarrow{i^n} B^n \xrightarrow{p^n} C^n\). Terdapat bijeksi \[\begin{gathered} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})}(C, A[1]) \xrightarrow{1:1} \\ \left\{(d_B^n)_{n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}}\;\middle|\; \begin{gathered} (B^n, d_B^n)_n \;\text{menjadi kompleks}, \\ 0 \to A \xrightarrow{(i^n)_n} B \xrightarrow{(p^n)_n} C \to 0 \;\text{eksak} \end{gathered}\right\} \end{gathered}\] yang secara eksplisit mengirim \(\delta: C \to A[1]\) ke diferensial yang ditentukan dalam notasi matriks sebagai \[d_B^n = \begin{pmatrix} d_A^n & \delta^n \\ 0 & d_C^n \end{pmatrix}: B^n \to B^{n+1}.\]

Bukti. Setelah diketahui bahwa \((B^n, d_B^n)_n\) merupakan kompleks dan bahwa \((i^n)_n\) serta \((p^n)_n\) merupakan morfisme kompleks, keeksakan \(0 \to A \to B \to C \to 0\) langsung diperoleh dengan memeriksanya suku demi suku.

Syarat perlu dan cukup agar \(d_B^n i^n = i^{n+1} d_A^n\) dan \(d_C^n p^n = p^{n+1} d_B^n\) selalu berlaku ialah bahwa terdapat suatu keluarga \(\delta^n: C^n \to A^{n+1}\) sedemikian sehingga \(d_B^n\) dapat dinyatakan sebagai matriks segitiga atas dalam pernyataan. Dengan demikian, cukup dicirikan keluarga \((\delta^n)_n\) yang membuat \(d_B^{n+1} d_B^n = 0\). Perhitungan rutin memberikan syarat perlu dan cukup \(d_A^{n+1} \delta^n + \delta^{n+1} d_C^n = 0\), yakni \(d_{A[1]}^n \delta^n = \delta^{n+1} d_C^n\).

Proposisi (Lema Tapal Kuda (Horseshoe Lemma)). Misalkan \(0 \to A \to B \to C \to 0\) suatu barisan eksak pendek di \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), dengan \(A, B, C \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A}))\). Ambil sembarang resolusi injektif \(\epsilon: A \to I\) dan \(\eta: C \to K\) yang memiliki sifat-sifat seperti dalam Teorema rujukan. Maka data tersebut dapat diperluas menjadi diagram komutatif yang eksak pada baris-barisnya di \(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A})\),

\(\kappa: B \to J\) juga merupakan resolusi injektif, dan \(\kappa\) merupakan monomorfisme.

Pembaca dapat mencoba membuktikan kasus khusus \(A, B, C \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) dengan argumen yang relatif sederhana.

Bukti. Bangun diagram dorong keluar di \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\),

Secara khusus, diagram di atas tetap merupakan diagram komutatif yang eksak pada baris-barisnya, sehingga \(L \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A}))\). Dengan menerapkan lagi Proposisi rujukan dan menggunakan sifat monomorfisme \(\epsilon\), diperoleh bahwa \(B \to L\) juga merupakan monomorfisme.

Karena \(I^n\) injektif, Lema rujukan mengakibatkan bahwa barisan eksak pendek \(0 \to I^n \to L^n \to C^n \to 0\) terbelah untuk setiap \(n\), sehingga memberikan isomorfisme \(\Phi^n: L^n \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}I^n \oplus C^n\). Lema rujukan kemudian menentukan \(\delta: C \to I[1]\) sedemikian sehingga

Demikian pula, dengan menggunakan Lema rujukan, dari sembarang \(\theta: K \to I[1]\) dapat dibangun kompleks \(J\) sedemikian sehingga \[J^n := I^n \oplus K^n, \quad d_J^n := \begin{pmatrix} d_I^n & \theta^n \\ 0 & d_K^n \end{pmatrix}, \quad 0 \to I \to J \to K \to 0 \;\text{eksak}.\] Kita ingin memilih \(\theta\) sedemikian sehingga komposisi \(L^n \xrightarrow[\sim]{\Phi^n} I^n \oplus C^n \xrightarrow{(\ensuremath{\mathrm{id}}, \eta^n)} J^n\) memberikan morfisme \(L \to J\). Jika sifat ini terpenuhi, maka \(L \to J\) merupakan monomorfisme. Tuliskan \(\kappa\) untuk komposisi \(B \to L \to J\); morfisme ini tetap merupakan monomorfisme. Mudah diperiksa bahwa diagram dalam pernyataan komutatif. Karena \(\epsilon\) dan \(\eta\) keduanya kuasi-isomorfisme, funktorialitas barisan eksak panjang dalam Proposisi rujukan, bersama dengan Lema Lima (Proposisi rujukan), menunjukkan bahwa \(\kappa\) juga merupakan kuasi-isomorfisme, sehingga merupakan resolusi injektif yang dicari.

Bagaimana memilih \(\theta\)? Agar \(L^n \to J^n\) di atas menjadi morfisme kompleks, berdasarkan persamaan, syarat perlu dan cukupnya ialah \[\begin{pmatrix} \ensuremath{\mathrm{id}}_{I^{n+1}} & 0 \\ 0 & \eta^{n+1} \end{pmatrix} \begin{pmatrix} d_I^n & \delta^n \\ 0 & d_C^n \end{pmatrix} = \begin{pmatrix} d_I^n & \theta^n \\ 0 & d_K^n \\ \end{pmatrix} \begin{pmatrix} \ensuremath{\mathrm{id}}_{I^n} & 0 \\ 0 & \eta^n \end{pmatrix}, \quad n \in \ensuremath{\mathbb{Z}};\] 3 dengan kata lain, \(\delta = \theta \eta\). Karena kuasi-isomorfisme \(\eta\) merupakan monomorfisme di \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), sedangkan \(I[1]\) terdiri atas objek-objek injektif, Lema rujukan memastikan keberadaan \(\theta: K \to I[1]\) semacam itu. Terbukti.

Untuk menyatakan hasil berikutnya, bagi kompleks \(X\) yang diberikan dan setiap \(p \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\), definisikan \[B^p := \operatorname{im}\left( d_X^{p-1} \right), \quad Z^p := \operatorname{ker}\left( d_X^p \right), \quad H^p := Z^p/B^p = \operatorname{H}^p(X) ,\] sehingga \(X\) terurai menjadi barisan-barisan eksak pendek berikut: \[0 \to Z^p \to X^p \xrightarrow{d_X^p} B^{p+1} \to 0, \quad 0 \to B^p \to Z^p \to H^p \to 0.\] Resolusi Cartan–Eilenberg yang akan diperkenalkan dapat dibayangkan sebagai resolusi serempak bagi barisan-barisan eksak pendek ini.

Teorema (H. Cartan, S. Eilenberg). Misalkan \(\mathcal{A}\) memiliki cukup banyak objek injektif. Untuk setiap objek \(X\) di \(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A})\), terdapat bikompleks \(I\) yang memenuhi syarat-syarat berikut, beserta morfisme \(\epsilon: X \to (I^{\bullet, 0}, \ensuremath{{}^\vartriangleright d}^{\bullet, 0})\) di \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), dengan \(\ensuremath{{}^\vartriangleright d}\) dan \(\ensuremath{{}^\vartriangle d}\) berasal dari struktur bikompleks \(I\) (Definisi rujukan):

  1. Untuk semua \((p, q) \in \ensuremath{\mathbb{Z}}^2\), berlaku \(q < 0 \implies I^{p, q} = 0\).

  2. Ambil \(N \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\) sedemikian sehingga \(n < N \implies X^n = 0\). Maka, untuk semua \((p, q) \in \ensuremath{\mathbb{Z}}^2\), berlaku \(p < N \implies I^{p, q} = 0\).

  3. Untuk setiap \(p \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\), diperoleh resolusi injektif dari \(X^p \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), \[0 \to X^p \xrightarrow{\epsilon^p} I^{p, 0} \xrightarrow{\ensuremath{{}^\vartriangle d}^{p, 0}} I^{p, 1} \xrightarrow{\ensuremath{{}^\vartriangle d}^{(p, 1)}} \cdots .\]

  4. Morfisme di atas menginduksi resolusi injektif dari \(Z^p := \operatorname{ker}\left( d_X^p \right)\), \[0 \to \operatorname{ker}\left( d_X^p \right) \to \operatorname{ker}\left( \ensuremath{{}^\vartriangleright d}^{p, 0} \right) \to \operatorname{ker}\left( \ensuremath{{}^\vartriangleright d}^{p, 1} \right) \to \cdots .\]

  5. Demikian pula, \(B^{p+1} := \operatorname{im}\left( d_X^p \right)\) memiliki resolusi injektif \[0 \to \operatorname{im}\left( d_X^p \right) \to \operatorname{im}\left( \ensuremath{{}^\vartriangleright d}^{p, 0} \right) \to \operatorname{im}\left( \ensuremath{{}^\vartriangleright d}^{p, 1} \right) \to \cdots .\]

  6. Demikian pula, \(H^p := \operatorname{H}^p\left(X\right)\) memiliki resolusi injektif \[0 \to \operatorname{H}^p\left(X\right) \to \underbracket{\operatorname{H}^p\left( I^{\bullet, 0}, \ensuremath{{}^\vartriangleright d}\right) \to \operatorname{H}^p\left( I^{\bullet, 1}, \ensuremath{{}^\vartriangleright d}\right) \to \cdots}_{= \operatorname{H}^p_{\mathrm{I}}\left( I \right), \;\text{lihat \S\href{#sec:double-cplx-coh}{rujukan}} } .\]

Data \((I, \epsilon)\) dengan sifat-sifat di atas disebut resolusi Cartan–Eilenberg dari \(X\).

Bukti. Ambil \(N \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\) sedemikian sehingga \(n < N \implies X^n = 0\). Sebelumnya telah didefinisikan barisan-barisan eksak pendek \[\begin{align*} 0 \to Z^N \to X^N \to B^{N+1} \to 0, & & 0 \to B^{N+1} \to Z^{N+1} \to H^{N+1} \to 0, \\ 0 \to Z^{N+1} \to X^{N+1} \to B^{N+2} \to 0, & & 0 \to B^{N+2} \to Z^{N+2} \to H^{N+2} \to 0, \\ \vdots & & \end{align*}\] Untuk setiap \(H^n\) (atau \(B^n\)), pilih resolusi injektif dengan cara seperti dalam Contoh rujukan; untuk \(n < N\) (atau \(n \leq N\)), ambillah resolusi tersebut sebagai \(0 \to 0\).

Dengan melanjutkan cara ini, untuk setiap \(n\) diperoleh resolusi injektif \(X^n \to I^{n, 0} \to I^{n,1} \to \cdots\); untuk \(n < N\), tetapkan \(I^{n, \bullet} := 0\). Konstruksi di atas juga menentukan cara mendefinisikan \(I^{n,m} \to I^{n+1,m}\) untuk memperoleh bikompleks \((I, \ensuremath{{}^\vartriangleright d}, \ensuremath{{}^\vartriangle d})\); perlu diperiksa bahwa \(\ensuremath{{}^\vartriangleright d}^2 = 0\), tetapi hal ini tidak mengandung kesulitan hakiki. 4

\(\epsilon\) juga dapat dipandang sebagai morfisme bikompleks \(X \to I\), asalkan \(X\) diidentifikasi dengan bikompleks yang terkonsentrasi pada baris ke-\(0\) (yakni sumbu horizontal \(q=0\)).

Catatan. Untuk semua \(p, q \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\), barisan-barisan eksak pendek yang terlibat dalam resolusi Cartan–Eilenberg, \[\begin{gather*} 0 \to \operatorname{ker}\left( \ensuremath{{}^\vartriangleright d}^{p,q} \right) \to I^{p,q} \xrightarrow{\ensuremath{{}^\vartriangleright d}^{p,q}} \operatorname{im}\left( \ensuremath{{}^\vartriangleright d}^{p,q} \right) \to 0, \\ 0 \to \operatorname{im}\left( \ensuremath{{}^\vartriangleright d}^{p-1,q} \right) \to \operatorname{ker}\left( \ensuremath{{}^\vartriangleright d}^{p,q} \right) \to \underbracket{\operatorname{H}^p\left( I^{\bullet, q}, \ensuremath{{}^\vartriangleright d}\right)}_{=: \operatorname{H}_{\mathrm{I}}(I)^{p,q}} \to 0, \\ 0 \to \operatorname{im}\left( \ensuremath{{}^\vartriangleright d}^{p-1,q} \right) \to I^{p, q} \to \operatorname{coker}\left( \ensuremath{{}^\vartriangleright d}^{p-1,q} \right) \to 0, \end{gather*}\] semuanya memiliki objek injektif pada suku paling kiri. Oleh sebab itu, Lema rujukan mengakibatkan bahwa barisan-barisan tersebut terbelah. Ingat bahwa barisan eksak pendek terbelah dipertahankan oleh setiap funktor aditif \(F: \mathcal{A} \to \mathcal{B}\). Untuk \(q\) tetap, citra barisan-barisan eksak pendek di atas di bawah \(F\) memberikan penguraian yang bersesuaian bagi kompleks \((F(I^{\bullet, q}), F(\ensuremath{{}^\vartriangleright d}))\). Secara khusus, dari sini tampak bahwa \[F\operatorname{H}^p\left( I^{\bullet, q}, \ensuremath{{}^\vartriangleright d}\right) \simeq \operatorname{H}^p\left( F(I^{\bullet, q}), F(\ensuremath{{}^\vartriangleright d}) \right).\] Dengan kata lain, \(F\) mempertahankan kohomologi pada arah horizontal dalam resolusi Cartan–Eilenberg.

Catatan. Resolusi Cartan–Eilenberg memberikan cara lain yang tidak langsung untuk membangun resolusi injektif bagi \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A}))\). Pertama, pandang \(X\) sebagai bikompleks yang terkonsentrasi pada baris ke-\(0\). Mudah dilihat bahwa \(\epsilon: X \to I\) menjadi morfisme di \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2_f(\mathcal{A})\). Dalam notasi §rujukan, ambil terlebih dahulu kohomologi pada arah vertikal \(\operatorname{H}_{\mathrm{II}}\) dari \(X\) dan \(I\), lalu kohomologi pada arah horizontal \(\operatorname{H}_{\mathrm{I}}\). Morfisme terinduksi \(\operatorname{H}_{\mathrm{I}} \operatorname{H}_{\mathrm{II}} (X) \to \operatorname{H}_{\mathrm{I}} \operatorname{H}_{\mathrm{II}} (I)\) merupakan isomorfisme. Dengan demikian, Teorema rujukan menunjukkan bahwa \[\operatorname{tot}(\epsilon): X = \operatorname{tot}(X) \to \operatorname{tot}(I)\] merupakan kuasi-isomorfisme di \(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A})\). Perhatikan bahwa \(\operatorname{tot}^n(I)\) merupakan jumlah langsung hingga dari objek-objek injektif untuk setiap \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\). Dengan demikian, diperoleh resolusi injektif \(X \to \operatorname{tot}(I)\).


  1. Catatan penerjemah (O014-C056): sumber menerapkan rumus kokernel \(\operatorname{coker}[I^{n-1}\to I^n]\) juga pada \(n=0\), sehingga memunculkan \(I^{-1}\) yang belum terdefinisi. Target memakai \(\operatorname{coker}[X\to I^0]\) untuk langkah awal dan membatasi rumus tercetak pada \(n\geq 1\).↩︎

  2. Catatan penerjemah (O014-C057): simpul kiri bawah pada sumber tercetak sebagai \(X\), padahal \(d_X^n\), \(\alpha^n\), dan \(h^n\) semuanya berdomain \(X^n\). Target memulihkan simpul tersebut menjadi \(X^n\).↩︎

  3. Catatan penerjemah (O014-C058): entri kanan bawah matriks kiri pada sumber tercetak sebagai \(d_K^n\). Agar komposisi bertipe benar pada \(I^n\oplus C^n\) dan menghasilkan persamaan di atas, target memulihkannya menjadi \(d_C^n\).↩︎

  4. Catatan penerjemah (O014-C059): sumber mengulang pemetaan vertikal \(I^{n,m}\to I^{n,m+1}\) di tempat konstruksi diferensial horizontal. Pemeriksaan \(\ensuremath{{}^\vartriangleright d}^2=0\) pada kalimat berikutnya menetapkan arah yang dimaksud, yakni \(I^{n,m}\to I^{n+1,m}\), yang dipulihkan dalam target.↩︎

Funktor turunan klasik

Tujuan bagian ini adalah menjelaskan, tanpa menggunakan bahasa kategori turunan, cara mengonstruksi berbagai funktor turunan kanan (atau funktor turunan kiri) pada kategori abelian yang memiliki cukup banyak objek injektif (atau objek projektif); pembahasan ini sudah mencakup banyak teori kohomologi yang lazim dijumpai dalam penerapan. Definisi konkretnya bergantung pada resolusi injektif (atau resolusi projektif) yang diperkenalkan dalam §rujukan.

Definisi. Misalkan \(F: \mathcal{A} \to \mathcal{B}\) suatu funktor aditif antara kategori-kategori abelian.

  • Andaikan \(\mathcal{A}\) memiliki cukup banyak objek injektif. Untuk setiap \(X \in \ensuremath{\mathsf{C}}^{+}(\mathcal{A})\), pilih suatu resolusi injektif \(X \to I\); untuk setiap \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\), nilai funktor turunan kanan ke-\(n\) dari \(F\), yakni \(\mathrm{R}^n F\), pada \(X\) didefinisikan sebagai \[\mathrm{R}^n F(X) := \operatorname{H}^n(\ensuremath{\mathsf{C}}F(I)).\]

  • Andaikan \(\mathcal{A}\) memiliki cukup banyak objek projektif. Untuk setiap \(X \in \ensuremath{\mathsf{C}}^{-}(\mathcal{A})\), pilih suatu resolusi projektif \(P \to X\); untuk setiap \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\), nilai funktor turunan kiri ke-\(n\) dari \(F\), yakni \(\mathrm{L}_n F\), pada \(X\) didefinisikan sebagai \[\mathrm{L}_n F(X) := \operatorname{H}^{-n}(\ensuremath{\mathsf{C}}F(P)).\]

Semua funktor ini bernilai di \(\mathcal{B}\). Berdasarkan konstruksi, semuanya dilengkapi dengan keluarga morfisme kanonik \(\operatorname{H}^n(\ensuremath{\mathsf{C}}F(X)) \to \mathrm{R}^n F(X)\) dan \(\mathrm{L}_n F(X) \to \operatorname{H}^{-n}(\ensuremath{\mathsf{C}}F(X))\).

Pernyataan ini menyisakan beberapa pertanyaan. Pertama, dalam arti apa funktor-funktor tersebut bergantung pada pilihan resolusi? Kedua, definisi di atas baru diberikan pada tingkat objek; bagaimana memperluasnya menjadi funktor? Funktor turunan kiri dan kanan jelas saling dual, sehingga di bawah ini kita hanya membahas funktor turunan kanan. Kita mulai dengan pertanyaan kedua dan merumuskan alat dasarnya sebagai sebuah lema.

Lema. Tinjau diagram berikut di \(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A})\) (bagian bergaris penuh):

\(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) terdapat tepat satu morfisme \(\beta\) yang membuat diagram tersebut komutatif di \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\).

Bukti. Terapkan Teorema rujukan pada \(X \to I\) dan \(X \xrightarrow{f} Y \to J\).

Dengan membalik arah semua panah, diperoleh versi untuk resolusi projektif di \(\ensuremath{\mathsf{C}}^-(\mathcal{A})\). Bahkan, latihan bab ini akan membuktikan bahwa apabila \(X \hookrightarrow I\), kita dapat memilih \(\beta\) sedemikian sehingga diagram tersebut komutatif di \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Karena bagian ini hanya memperhatikan \(\operatorname{H}^n(\beta)\), versi dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) sudah memadai. Kembali ke pembahasan funktor turunan. Di \(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A})\), tinjau \(f: X \to Y\) beserta resolusi injektif \(X \to I\) dan \(Y \to J\). Dengan menerapkan Lema rujukan, terlihat bahwa untuk setiap \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\), morfisme \[\mathrm{R}^n F(f) := \operatorname{H}^n(\ensuremath{\mathsf{K}}F\beta): \; \operatorname{H}^n(\ensuremath{\mathsf{K}}F(I)) \to \operatorname{H}^n(\ensuremath{\mathsf{K}}F(J))\] hanya bergantung pada \(f\) serta \(X \to I\) dan \(Y \to J\). Selain itu, setelah resolusi-resolusi injektif dipilih, berlaku \[\begin{gather*} \mathrm{R}^n F(f_1 + f_2) = \mathrm{R}^n F(f_1) + \mathrm{R}^n F(f_2), \\ \mathrm{R}^n F(gf) = \mathrm{R}^n F(g) \; \mathrm{R}^n F(f), \quad \mathrm{R}^n F(\ensuremath{\mathrm{id}}) = \ensuremath{\mathrm{id}}. \end{gather*}\] Dengan mengambil \(X = Y\) dan \(f = \ensuremath{\mathrm{id}}_X\), pembahasan di atas juga menyiratkan bahwa resolusi-resolusi injektif yang berbeda memberikan nilai \((\mathrm{R}^n F)(X)\) yang isomorfik secara unik. Semua ini menunjukkan bahwa, sebagaimana berbagai objek dalam teori kategori yang dicirikan oleh sifat universal, \(\mathrm{R}^n F(X)\) tidak bergantung pada pilihan data bantu (resolusi injektif) hingga isomorfisme kanonik, dan bahwa \(\mathrm{R}^n F: \ensuremath{\mathsf{C}}^{+}(\mathcal{A}) \to \mathcal{B}\) merupakan funktor aditif. Berdasarkan konstruksi, jika \(F, G: \mathcal{A} \to \mathcal{B}\) keduanya merupakan funktor aditif, maka setiap morfisme \(F \to G\) secara kanonik menginduksi \(\mathrm{R}^n F \to \mathrm{R}^n G\) untuk setiap \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\). Setelah suatu resolusi injektif \(X \to I\) dipilih, morfisme \(\mathrm{R}^n F (X) \to \mathrm{R}^n G (X)\) secara konkret ditentukan oleh \(\ensuremath{\mathsf{C}}F(I) \to \ensuremath{\mathsf{C}}G(I)\). Secara serupa, morfisme tersebut juga menginduksi \(\mathrm{L}_n F \to \mathrm{L}_n G\).

Konvensi. Selanjutnya, ketika membicarakan funktor turunan kanan (atau funktor turunan kiri) dari suatu funktor aditif \(F: \mathcal{A} \to \mathcal{B}\), selalu diasumsikan bahwa \(\mathcal{A}\) memiliki cukup banyak objek injektif (atau objek projektif).

Teorema (Barisan eksak panjang funktor turunan). Misalkan \(F: \mathcal{A} \to \mathcal{B}\) suatu funktor aditif antara kategori-kategori abelian. Tinjau barisan eksak pendek \(0 \to X \to Y \to Z \to 0\) di \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\).

  • Andaikan \(X, Y, Z \in \operatorname{Ob}\left(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A})\right)\). Terdapat keluarga morfisme kanonik \(\delta^n = \delta^n_{X,Y,Z}: \mathrm{R}^n F(Z) \to \mathrm{R}^{n+1} F(X)\) (dengan \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\)), sedemikian sehingga diperoleh barisan eksak \[\cdots \to \mathrm{R}^{n-1} F(Z) \xrightarrow{\delta^{n-1}} \mathrm{R}^n F(X) \to \mathrm{R}^n F(Y) \to \mathrm{R}^n F(Z) \xrightarrow{\delta^n} \mathrm{R}^{n+1} F(X) \to \cdots .\]

  • Andaikan \(X, Y, Z \in \operatorname{Ob}\left(\ensuremath{\mathsf{C}}^-(\mathcal{A})\right)\). Terdapat keluarga morfisme kanonik \(\partial_n = \partial_n^{X,Y,Z}: \mathrm{L}_n F(Z) \to \mathrm{L}_{n-1} F(X)\) (dengan \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\)), sedemikian sehingga diperoleh barisan eksak \[\cdots \to \mathrm{L}_{n+1} F(Z) \xrightarrow{\partial_{n+1}} \mathrm{L}_n F(X) \to \mathrm{L}_n F(Y) \to \mathrm{L}_n F(Z) \xrightarrow{\partial_n} \mathrm{L}_{n-1} F(X) \to \cdots .\]

Selain itu, morfisme-morfisme penghubung \(\delta^n\) dan \(\partial_n\) memiliki funktorialitas berikut. Misalkan

\(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\).

Bukti. Cukup bahas kasus \(\mathrm{R}^n F\). Terapkan Proposisi rujukan pada barisan eksak pendek \(0 \to X \to Y \to Z \to 0\) untuk memperoleh diagram komutatif dengan baris-baris eksak

rujukan memastikan bahwa \(0 \to I^n \to J^n \to K^n \to 0\) terbelah, sehingga citranya di bawah \(F\) juga merupakan barisan eksak pendek terbelah. Akibatnya, \(0 \to \ensuremath{\mathsf{C}}F(I) \to \ensuremath{\mathsf{C}}F(J) \to \ensuremath{\mathsf{C}}F(K) \to 0\) tetap eksak. Oleh karena itu, Proposisi rujukan memberikan keluarga morfisme \(\delta^n\) beserta barisan eksak panjang \[\cdots \to \mathrm{R}^{n-1} F(Z) \xrightarrow{\delta^{n-1}} \mathrm{R}^n F(X) \to \mathrm{R}^n F(Y) \to \mathrm{R}^n F(Z) \xrightarrow{\delta^n} \cdots\]

Funktorialitas morfisme penghubung \(\delta^n\) agak lebih rumit. Untuk menanganinya, gunakan kategori abelian \(\mathcal{A}^{\mathbf{2}}\) dari Contoh rujukan. Pertama, tuliskan diagram komutatif dengan baris-baris eksak yang diberikan sebagai barisan eksak pendek di \(\mathcal{A}^{\mathbf{2}}\), \[0 \to [X \xrightarrow{\alpha} X'] \to [Y \xrightarrow{\beta} Y'] \to [Z \xrightarrow{\gamma} Z'] \to 0.\] Dari Contoh rujukan, diketahui bahwa \(\mathcal{A}^{\mathbf{2}}\) memiliki cukup banyak objek injektif. Karena itu, pilih resolusi injektif \([X \to X'] \hookrightarrow \mathcal{I}\) dan \([Z \to Z'] \hookrightarrow \mathcal{K}\), lalu gunakan Proposisi rujukan untuk memperluasnya menjadi diagram komutatif dengan baris-baris eksak di \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}^{\mathbf{2}})\),

\([Y \to Y'] \to \mathcal{J}\) juga merupakan resolusi injektif. Selanjutnya, uraikan \(\mathcal{J}^n\) sebagai \([J^n \to (J')^n]\), dan demikian pula untuk objek-objek lainnya. Dengan menggunakan funktor \(\mathrm{ev}_0\) dan \(\mathrm{ev}_1\) dari Contoh rujukan, diketahui bahwa \(J^n\), \((J')^n\), dan seterusnya merupakan objek-objek injektif di \(\mathcal{A}\), sedangkan morfisme-morfisme \(Y \to J\), \(Y' \to J'\), dan seterusnya merupakan resolusi-resolusi injektif di \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Singkatnya, konstruksi ini menghasilkan resolusi-resolusi injektif yang kompatibel di atas diagram komutatif semula.

Sekarang uraikan baris pertama persamaan sebagai diagram komutatif dengan baris-baris eksak di \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\),

\(I^n\) dan \((I')^n\) merupakan objek injektif, setelah diagram di atas dikenai \(\ensuremath{\mathsf{C}}F\), baris-barisnya tetap eksak. Dengan demikian, funktorialitas \(\delta^n\) mengikuti dari pernyataan yang bersesuaian dalam Proposisi rujukan.

Dalam situasi klasik, yang terutama dipertimbangkan ialah pembatasan funktor \(\mathrm{R}^n F\) atau \(\mathrm{L}_n F\) pada \(\mathcal{A}\), yang tetap ditulis dalam bentuk \(\mathrm{R}^n F(X)\) atau \(\mathrm{L}_n F(X)\), dengan \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\). Funktor-funktor ini dihitung melalui resolusi injektif \(0 \to X \to I^0 \to I^1 \to \cdots\) yang “diratakan” menjadi barisan eksak (atau resolusi projektif \(\cdots \to P^1 \to P^0 \to X \to 0\)); lihat penjelasan dalam Contoh rujukan. Dalam literatur awal, funktor turunan yang didefinisikan pada kompleks disebut funktor hiperturunan, dan lebih tepat ditangani dengan kategori turunan atau barisan spektral. Oleh karena itu, pembahasan berikut berfokus pada kasus klasik \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\). Langkah pertama ialah menyarikan barisan eksak panjang dalam Teorema rujukan ke dalam konsep funktor-\(\delta\).

Definisi. Misalkan \(\mathcal{A}\) dan \(\mathcal{B}\) kategori abelian. Suatu keluarga funktor-\(\delta\) kohomologis dari \(\mathcal{A}\) ke \(\mathcal{B}\) berarti data berikut:

Suatu morfisme dari funktor-\(\delta\) kohomologis \((F^n, \delta^n)_{n \geq 0}\) ke \((G^n, \eta^n)_{n \geq 0}\) ialah suatu keluarga morfisme \(\varphi^n: F^n \to G^n\) yang kompatibel dengan morfisme penghubung yang diberikan oleh barisan eksak pendek; dengan kata lain, diagram

1 komutatif untuk semua \(n \geq 1\) dan semua barisan eksak pendek \(0 \to X \to Y \to Z \to 0\).

Secara dual, suatu keluarga funktor-\(\delta\) homologis dari \(\mathcal{A}\) ke \(\mathcal{B}\) berarti data berikut:

Morfisme antara funktor-\(\delta\) homologis didefinisikan dengan cara yang serupa seperti sebelumnya, dengan mensyaratkan kompatibilitas terhadap morfisme penghubung.

Perhatikan bahwa barisan eksak panjang dalam definisi secara otomatis mengakibatkan \(F^0\) eksak kiri dan \(F_0\) eksak kanan. Sekarang kita kembali ke funktor turunan.

Proposisi. Untuk funktor aditif \(F: \mathcal{A} \to \mathcal{B}\) antara kategori abelian, apabila \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek injektif, sifat-sifat berikut berlaku:

Secara dual, apabila \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek projektif, sifat-sifat berikut berlaku:

Bukti. Berdasarkan dualitas, cukup dibahas kasus \(\mathrm{R}^n F\). Ambil suatu resolusi injektif \(0 \to X \to I^0 \to I^1 \to \cdots\) dari \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\). Maka \[\mathrm{R}^n F(X) = \operatorname{H}^n ( \cdots \to 0 \to 0 \to \underbracket{FI^0}_{\text{suku ke-$0$}} \to \underbracket{FI^1}_{\text{suku ke-$1$}} \to \cdots ).\] Dari sini langsung terlihat bahwa \(\mathrm{R}^n F(X)\) bernilai \(0\) apabila \(n < 0\). Jika \(X = I\) merupakan objek injektif di \(\mathcal{A}\), resolusi injektifnya dapat dipilih sebagai \(0 \to I \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}} I \to 0 \cdots\) (semua suku selanjutnya bernilai \(0\)), sehingga \(\mathrm{R}^n F(I) = 0\) apabila \(n > 0\).

Dengan demikian, pernyataan mengenai funktor-\(\delta\) kohomologis tidak lain merupakan perumusan kembali Teorema rujukan.

Terakhir, misalkan \(F\) eksak kiri. Perhatikan bahwa \(X \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{ker}\left[ I^0 \to I^1 \right]\); funktor eksak kiri mempertahankan kernel, sehingga \(\mathrm{R}^0 F(X) = \operatorname{ker}\left[ FI^0 \to FI^1 \right]\) secara kanonik isomorfik dengan \(FX\).

Pada umumnya, kita hanya mempertimbangkan funktor turunan kanan untuk funktor eksak kiri dan funktor turunan kiri untuk funktor eksak kanan. Mengapa demikian? Penjelasan elementernya didasarkan pada persoalan melengkapi barisan eksak: misalnya, jika \(F\) eksak kiri dan diberikan barisan eksak pendek \(0 \to X \to Y \to Z \to 0\) di \(\mathcal{A}\), kita ingin memperpanjang barisan eksak \(0 \to FX \to FY \to FZ\) sejauh mungkin ke kanan. Funktor turunan kanan menjalankan tepat peran ini. Untuk \(n \geq 1\), lazimnya \(\mathrm{R}^n F\) atau \(\mathrm{L}_n F\) disebut funktor turunan tingkat tinggi dari \(F\), dengan pengertian bahwa funktor-funktor tersebut didefinisikan pada objek-objek \(\mathcal{A}\), bukan pada kompleks. Sebagai salah satu penerapan prosedur pelengkapan tersebut, korolari berikut menunjukkan bahwa penghalang bagi keeksakan tepat diberikan oleh funktor turunan tingkat tinggi.

Korolari. Untuk funktor aditif eksak kiri (atau eksak kanan) \(F: \mathcal{A} \to \mathcal{B}\), sifat-sifat berikut ekuivalen.

  1. \(F: \mathcal{A} \to \mathcal{B}\) eksak.

  2. Untuk semua \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) dan \(n > 0\), berlaku \(\mathrm{R}^n F(X) = 0\) (atau \(\mathrm{L}_n F(X) = 0\)).

  3. Untuk semua \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), berlaku \(\mathrm{R}^1 F(X) = 0\) (atau \(\mathrm{L}_1 F(X) = 0\)).

Bukti. Pertimbangkan kasus eksak kiri. (i) \(\implies\) (ii): kompleks \(I^0 \to I^1 \to \cdots\) yang digunakan untuk menghitung funktor turunan bersifat eksak di luar suku ke-\(0\), sehingga citranya di bawah \(F\) juga demikian. (ii) \(\implies\) (iii) jelas. Untuk (iii) \(\implies\) (i), dengan menggunakan \(\mathrm{R}^0 F \simeq F\), perhatikan barisan eksak yang bersesuaian dengan barisan eksak pendek \(0 \to X \to Y \to Z \to 0\) di \(\mathcal{A}\): \[0 \to FX \to FY \to FZ \to \mathrm{R}^1 F(X)\] Inilah yang diperlukan.

Konvensi. Untuk funktor aditif eksak kiri (atau eksak kanan) \(F: \mathcal{A} \to \mathcal{B}\), jika semua funktor turunan kanan (atau kiri) tingkat tinggi dari \(F\) bernilai \(0\) pada \(A \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), maka \(A\) disebut \(F\)-asiklik; misalnya, jika \(F\) eksak kiri (atau eksak kanan), Proposisi rujukan mengakibatkan bahwa semua objek injektif (atau projektif) bersifat \(F\)-asiklik.

Teknik klasik berikut disebut pergeseran dimensi dan sering digunakan dalam argumen rekursif mengenai funktor turunan.

Proposisi (Pergeseran dimensi). Misalkan funktor aditif \(F: \mathcal{A} \to \mathcal{B}\) eksak kiri (atau eksak kanan), dan \(\mathcal{A}\) memiliki cukup banyak objek injektif (atau objek projektif). Misalkan terdapat barisan eksak pendek di \(\mathcal{A}\) \[0 \to X \to A \to B \to 0, \quad (\text{atau}\; 0 \to B \to A \to X \to 0 ),\] dan \(A\) bersifat \(F\)-asiklik. Maka, untuk \(n \geq 1\), terdapat isomorfisme alami \[\mathrm{R}^n F(X) \simeq \begin{cases} \mathrm{R}^{n-1} F(B), & n \geq 2, \\ \operatorname{coker}\left[FA \to FB \right], & n = 1 \end{cases}\] atau \[\mathrm{L}_n F(X) \simeq \begin{cases} \mathrm{L}_{n-1} F(B), & n \geq 2, \\ \operatorname{ker}\left[ FB \to FA \right], & n = 1. \end{cases}\]

Bukti. Berdasarkan dualitas, cukup buktikan kasus \(\mathrm{R}^n F(X)\). Cermati barisan eksak panjang yang bersesuaian \[\mathrm{R}^{n-1} F(A) \to \mathrm{R}^{n-1} F(B) \to \mathrm{R}^n F(X) \to \underbracket{\mathrm{R}^n F(A)}_{= 0}, \quad n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 1},\] lalu gunakan \(\mathrm{R}^0 F(A) \simeq FA\) dan \(\mathrm{R}^0 F(B) = FB\).

Hasil penting berikutnya menunjukkan bahwa objek-objek \(F\)-asiklik juga dapat digunakan untuk menghitung funktor turunan.

Korolari. Misalkan \(F: \mathcal{A} \to \mathcal{B}\) eksak kiri (atau eksak kanan), dan terdapat barisan eksak di \(\mathcal{A}\) \[0 \to X \to A^0 \to A^1 \to \cdots \quad (\text{atau}\; \cdots \to A_1 \to A_0 \to X \to 0 ),\] dengan \(A^n\) (atau \(A_n\)) bersifat \(F\)-asiklik untuk setiap \(n \geq 0\); selain itu, definisikan \(A^{-n} = 0\) (atau \(A_{-n} = 0\)) untuk setiap \(n \geq 1\).2 Maka, terdapat isomorfisme alami \[\mathrm{R}^n F(X) \simeq \operatorname{H}^n\left( FA^\bullet \right) \quad \text{atau}\quad \mathrm{L}_n F(X) \simeq \operatorname{H}_n\left(FA_\bullet\right).\]

Bukti. Cukup buktikan kasus \(\mathrm{R}^n F(X)\). Untuk \(m \geq 1\), definisikan \[B^m := \operatorname{im}\left[ A^{m-1} \to A^m \right] = \operatorname{ker}\left[ A^m \to A^{m+1} \right];\] definisikan pula \(B^0 := X\). Barisan eksak semula kemudian terurai menjadi \[0 \to B^m \to A^m \to B^{m+1} \to 0, \quad m \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}.\] Untuk \(n=0\), pernyataan tersebut mengikuti karena \(F\) mempertahankan kernel: \(FX \simeq \operatorname{ker}[FA^0 \to FA^1]\). Untuk \(n \geq 1\), penerapan berulang Proposisi rujukan memberikan serangkaian isomorfisme alami \[\mathrm{R}^n F(X) = \mathrm{R}^n F(B^0) \simeq \cdots \simeq \mathrm{R}^1 F(B^{n-1}) \simeq \operatorname{coker}\left[ FA^{n-1} \to FB^n \right];\] selain itu, karena \(F\) mempertahankan kernel, definisi \(B^n\) mengidentifikasi \(FB^n\) dengan \(\operatorname{ker}\left[ FA^n \to FA^{n+1} \right]\). Jadi, untuk \(n \geq 1\), \[\mathrm{R}^n F(X) \simeq \frac{\operatorname{ker}\left[ FA^n \to FA^{n+1} \right]}{\operatorname{im}\left[ FA^{n-1} \to FA^n \right]}.\] Ini membuktikan pernyataan yang diinginkan.

Perhatikan bahwa argumen di atas terutama bergantung pada barisan eksak panjang dan hampir tidak menggunakan definisi funktor turunan. Hal ini menyarankan agar kita mengarakterisasi funktor turunan \(F\) di antara funktor-\(\delta\) kohomologis (atau homologis) secara umum. Kuncinya ialah mensyaratkan agar komponen berderajat positif dari funktor-\(\delta\) tersebut bernilai nol pada objek-objek yang sesuai.

Definisi (A. Grothendieck). Misalkan \(E: \mathcal{A} \to \mathcal{B}\) merupakan funktor aditif di antara kategori-kategori abelian. Jika untuk setiap \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) terdapat monomorfisme \(a: X \hookrightarrow Y\) (atau epimorfisme \(a: Y \twoheadrightarrow X\)) sedemikian sehingga \(Ea = 0\), maka \(E\) disebut dapat dihapus (atau dapat dihapus secara dual).

Dari sifat dapat dihapus ini, kita akan menurunkan sifat universal berikut.

Definisi. Misalkan \((R^n, \delta^n)_{n \geq 0}\) merupakan funktor-\(\delta\) kohomologis dari \(\mathcal{A}\) ke \(\mathcal{B}\). Jika, untuk setiap funktor-\(\delta\) kohomologis \((F^n, \delta_F^n)_{n \geq 0}\) dari \(\mathcal{A}\) ke \(\mathcal{B}\), setiap morfisme \(\varphi^0: R^0 \to F^0\) dapat diperluas secara tunggal menjadi morfisme \((\varphi^n)_{n \geq 0}\) di antara kedua funktor-\(\delta\) tersebut, maka \((R^n, \delta^n)_{n \geq 0}\) disebut funktor-\(\delta\) kohomologis universal.

Secara dual, misalkan funktor-\(\delta\) homologis \((L_n, \partial_n)_{n \geq 0}\) memenuhi sifat berikut: untuk setiap funktor-\(\delta\) homologis \((F_n, \partial^F_n)_{n \geq 0}\), setiap morfisme \(\varphi_0: F_0 \to L_0\) dapat diperluas secara tunggal menjadi \((\varphi_n)_{n \geq 0}\). Maka, \((L_n, \partial_n)_{n \geq 0}\) disebut funktor-\(\delta\) homologis universal.

Tujuan selanjutnya ialah menunjukkan bahwa, untuk funktor eksak kiri (atau eksak kanan) \(F: \mathcal{A} \to \mathcal{B}\) yang diberikan, funktor-\(\delta\) kohomologis universal dengan \(R^0 = F\) (atau funktor-\(\delta\) homologis universal dengan \(L_0 = F\)), apabila ada, unik hingga isomorfisme yang unik.

Lema. Misalkan \(E: \mathcal{A} \to \mathcal{B}\) merupakan funktor yang dapat dihapus, \(0 \to X \xrightarrow{u} I \xrightarrow{v} B \to 0\) merupakan barisan eksak pendek di \(\mathcal{A}\), dan \(f: X \to Y\) sembarang morfisme. Maka, terdapat diagram komutatif yang baris-barisnya eksak,

\(E\iota = 0\).

Bukti. Pilih monomorfisme \(h: Y \hookrightarrow J_0\) sedemikian sehingga \(Eh = 0\). Bentuk diagram dorong keluar

\(k\) merupakan monomorfisme menurut Proposisi rujukan. Definisikan \(\iota = kh: Y \to J\) dan \(C := \operatorname{coker}(\iota)\). Pilihan ini memberikan persegi kiri dari diagram yang dicari; persegi kanannya diperoleh dari funktorialitas kokernel.

Proposisi. Misalkan \((R^n, \delta^n)_{n \geq 0}\) merupakan funktor-\(\delta\) kohomologis dari \(\mathcal{A}\) ke \(\mathcal{B}\). Jika \(R^n\) dapat dihapus untuk setiap \(n > 0\), maka \((R^n, \delta^n)_{n \geq 0}\) merupakan funktor-\(\delta\) kohomologis universal.

Secara dual, funktor-\(\delta\) homologis yang komponen-komponennya untuk \(n > 0\) dapat dihapus secara dual juga merupakan funktor-\(\delta\) homologis universal.

Bukti. Kita hanya membahas versi kohomologis. Misalkan \((F^n, \delta_F^n)_{n \geq 0}\) merupakan funktor-\(\delta\) kohomologis dari \(\mathcal{A}\) ke \(\mathcal{B}\), dan misalkan \(\varphi^0: R^0 \to F^0\) diberikan. Berikut ini kita membangun \(\varphi^n\) secara rekursif untuk \(n \geq 1\). Untuk \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) yang diberikan, berdasarkan hipotesis terdapat barisan eksak pendek \[0 \to X \to I \to B \to 0\] sedemikian sehingga \(R^n(X \to I) = 0\). Barisan eksak panjang yang bersesuaian memberikan bagian bergaris penuh dari diagram komutatif berikut, dengan baris-baris eksak:

\(\varphi^n_X\) yang membuat seluruh diagram komutatif. Hal ini mencirikan \(\varphi^n_X\) yang dicari, tetapi untuk saat ini morfisme tersebut masih bergantung pada pilihan \(X \hookrightarrow I\).

Untuk sembarang morfisme \(f: X \to Y\), akan ditunjukkan bahwa terdapat diagram komutatif yang baris-barisnya eksak,

\(R^n(X \to I)\) dan \(R^n(Y \to J)\) keduanya bernilai \(0\). Memang, pilih dahulu \(X \hookrightarrow I\), lalu terapkan Lema rujukan. Dengan menggunakan diagram ini dalam konstruksi \(\varphi^n_X\) dan \(\varphi^n_Y\), kita memperoleh \(R^{n-1} B \to R^n X\) merupakan epimorfisme, argumen standar menunjukkan bahwa muka kanan juga komutatif.

Argumen di atas sekaligus menunjukkan bahwa \(\varphi^n_X\) tidak bergantung pada pilihan \(X \hookrightarrow I\) (ambil \(f = \ensuremath{\mathrm{id}}_X\) dan perhatikan bahwa, berdasarkan konstruksi dorong keluar dalam bukti Lema rujukan, dua pembenaman \(X \hookrightarrow I_i\) mana pun dapat dipetakan ke satu pembenaman bersama \(X \hookrightarrow J\), untuk \(i=1,2\)), serta bahwa \(\varphi^n_X\) funktorial terhadap \(X\) (ambil \(f\) sembarang). Dengan demikian, konstruksi rekursif \(\varphi^n\) telah selesai.

Terakhir, kita tunjukkan kompatibilitas keluarga morfisme \(\varphi^n\), untuk \(n \geq 0\), dengan morfisme penghubung. Untuk barisan eksak pendek \[0 \to X \to Y \to Z \to 0\] yang diberikan, terapkan Lema rujukan untuk memperoleh diagram komutatif yang baris-barisnya eksak,

\(R^n(X \to I) = 0\). Dari sini, untuk setiap \(n \geq 1\), bentuk diagram 3 Berdasarkan diagram komutatif sebelumnya dan sifat-sifat funktor-\(\delta\) kohomologis, komposisi pada kedua baris masing-masing merupakan morfisme penghubung yang hendak diperiksa, yaitu \(F^{n-1} Z \to F^n X\) dan \(R^{n-1} Z \to R^n X\). Jadi, cukup buktikan bahwa seluruh diagram komutatif. Persegi kiri komutatif berdasarkan funktorialitas \(\varphi^{n-1}\), sedangkan persegi kanan komutatif berdasarkan konstruksi \(\varphi^n_X\). Terbukti.

Korolari (Karakterisasi funktor turunan). Misalkan \(F: \mathcal{A} \to \mathcal{B}\) eksak kiri dan \(\mathcal{A}\) memiliki cukup banyak objek injektif. Maka, \((\mathrm{R}^n F, \delta^n)_{n \geq 0}\) merupakan funktor-\(\delta\) kohomologis universal yang memenuhi \(\mathrm{R}^0 F \simeq F\).

Secara dual, misalkan \(F\) eksak kanan dan \(\mathcal{A}\) memiliki cukup banyak objek projektif. Maka, \((\mathrm{L}_n F, \partial_n)_{n \geq 0}\) merupakan funktor-\(\delta\) homologis universal yang memenuhi \(\mathrm{L}_0 F \simeq F\).

Bukti. Cukup bahas kasus eksak kiri. Untuk \(n > 0\), \(\mathrm{R}^n F\) dapat dihapus: setiap \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) dapat dibenamkan ke suatu objek injektif \(I\), sedangkan Proposisi rujukan memberikan \(\mathrm{R}^n F(I) = 0\). Proposisi yang sama juga memberikan \(\mathrm{R}^0 F \simeq F\). Terapkan Proposisi rujukan.


  1. Catatan penerjemah (O014-C060): kedua objek pada kolom kiri diagram tercetak sebagai \(X\) dalam sumber. Untuk barisan eksak pendek \(0 \to X \to Y \to Z \to 0\), morfisme penghubung \(\delta^{n-1}\) dan \(\eta^{n-1}\) masing-masing berdomain \(F^{n-1}(Z)\) dan \(G^{n-1}(Z)\) serta berkodomain \(F^n(X)\) dan \(G^n(X)\). Target karena itu memulihkan kedua objek pada kolom kiri menjadi \(Z\).↩︎

  2. Catatan penerjemah (O014-C062): sumber tidak membatasi indeks dalam konvensi \(A^{-n}=0\) (atau \(A_{-n}=0\)). Jika konvensi itu juga dikenakan pada \(n=0\), maka \(A^0=0\) (atau \(A_0=0\)), bertentangan dengan suku resolusi yang baru saja diperkenalkan. Target memperjelas rentang yang dimaksud, yaitu \(n \geq 1\).↩︎

  3. Catatan penerjemah (O014-C061): sumber memberi label kedua anak panah penghubung pada diagram ini sebagai \(\delta_F^n\) dan \(\delta^n\). Karena domainnya masing-masing \(F^{n-1}B\) dan \(R^{n-1}B\), sedangkan kodomainnya \(F^nX\) dan \(R^nX\), indeks yang bertipe benar adalah \(n-1\); target memulihkan label menjadi \(\delta_F^{n-1}\) dan \(\delta^{n-1}\).↩︎

Contoh: \(\lim\nolimits^1\)

Sebagai contoh pertama funktor turunan, kita meninjau \(\varprojlim\) pada suatu kelas sistem yang umum dijumpai. Pandang \(\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}\) sebagai kategori melalui struktur urutan total standarnya; dengan demikian, kategori \(\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}^{\operatorname{op}}\) dapat ditampilkan sebagai \(\cdots \to 2 \to 1 \to 0\). Untuk sembarang kategori \(\mathcal{A}\), tinjau kategori funktor \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:InvSys}{} \index[sym1]{InvSys@$\ensuremath{\mathsf{InvSys}}$} \ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A}) := \mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}^{\operatorname{op}}}, \end{equation}\] yang objek-objeknya dapat diidentifikasi dengan data \((A_n, f_n)_{n \geq 0}\), dengan \(A_n \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) dan \(f_n \in \operatorname{Hom}(A_{n+1}, A_n)\); data seperti ini juga disebut sistem invers di \(\mathcal{A}\). Bagian ini akan menggunakan funktor turunan untuk mengkaji \(\varprojlim\) dari sistem-sistem tersebut dalam kasus kategori abelian.

Konvensi. Jika kategori abelian \(\mathcal{A}\) mempunyai produk terhitung (atau koproduk terhitung, yakni jumlah langsung), dan funktor produk \(\prod: \mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}} \to \mathcal{A}\) (atau funktor jumlah langsung \(\oplus: \mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}} \to \mathcal{A}\)) merupakan funktor eksak, maka \(\mathcal{A}\) dikatakan mempunyai produk terhitung eksak (atau koproduk terhitung eksak).

Funktor produk selalu eksak kiri. Oleh karena itu, dengan asumsi bahwa produk terhitung ada, keeksakannya ekuivalen dengan sifat bahwa \(\prod\) mempertahankan epimorfisme: untuk sembarang keluarga epimorfisme \((g_n: A_n \to B_n)_{n \geq 0}\), morfisme yang bersesuaian \(\prod_{n \geq 0} g_n: \prod_{n \geq 0} A_n \to \prod_{n \geq 0} B_n\) juga merupakan epimorfisme. Kasus koproduk terhitung bersifat dual.

Hipotesis. Semua kategori abelian \(\mathcal{A}\) yang ditinjau dalam bagian ini diasumsikan mempunyai produk terhitung eksak.

Kategori modul \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) atas sembarang gelanggang \(R\) mempunyai sifat ini.

Definisi. Diberikan objek \(A = (A_n, f_n)_n\) dari \(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A})\), definisikan morfisme pergeseran \(T_A: \prod_{n \geq 0} A_n \to \prod_{n \geq 0} A_n\) sebagai berikut: jika \(\mathcal{A} = \ensuremath{\mathsf{Ab}}\), maka \(T_A((a_n)_{n \geq 0}) := (f_n(a_{n+1}))_{n \geq 0}\); kasus umum didefinisikan secara serupa. Definisikan pula morfisme kanonik \[\Delta_A := T_A - \ensuremath{\mathrm{id}}: \prod_{n \geq 0} A_n \to \prod_{n \geq 0} A_n,\] Ketika \(A\) bervariasi, konstruksi ini memberikan endomorfisme \(T\) dan \(\Delta = T - \ensuremath{\mathrm{id}}\) dari funktor produk \(\prod_{n \geq 0}\).

Perhatikan bahwa definisi di atas hanya memerlukan bahwa \(\mathcal{A}\) merupakan kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) yang mempunyai produk terhitung. Ingat bahwa \(\varprojlim\) pada umumnya dibangun melalui penyama dan produk. Dalam situasi sekarang, \(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A})\) secara alami merupakan kategori abelian (Proposisi rujukan), sehingga konstruksi tersebut menjadi \(\varprojlim A = \operatorname{ker}\left[ \Delta_A: \prod_n A_n \to \prod_n A_n \right]\). Selain itu, \(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A})\) juga mempunyai produk terhitung eksak, sebab limit dalam kategori funktor dapat dibangun suku demi suku; lihat §rujukan.

Lema. Konstruksi di atas memberikan funktor aditif eksak kiri \(\varprojlim: \ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A}) \to \mathcal{A}\). Di sisi lain, funktor produk \(\prod_{n \geq 0}: \ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A}) \to \mathcal{A}\) merupakan funktor eksak.

Bukti. Aditivitas kedua funktor tersebut jelas, sedangkan keeksakan kiri \(\varprojlim\) mengikuti dari Contoh rujukan. Berdasarkan hipotesis, funktor \(\prod_{n \geq 0}: (A_n, f_n)_n \mapsto \prod_n A_n\) juga mempertahankan epimorfisme, sebab sifat itu berlaku pada setiap suku. Karena itu, Catatan rujukan menunjukkan bahwa funktor tersebut eksak.

Definisi. Definisikan keluarga funktor aditif \(\lim^n: \ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A}) \to \mathcal{A}\) sebagai berikut: \[\begin{align*} \lim\nolimits^0 & := \varprojlim = \operatorname{ker}\Delta: \; A \mapsto \operatorname{ker}\Delta_A, \\ \lim\nolimits^1 & := \operatorname{coker}\Delta: \; A \mapsto \operatorname{coker}\Delta_A , \\ \lim\nolimits^n & := 0, \quad n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 2}. \end{align*}\]

Sekarang misalkan \(0 \to X \to Y \to Z \to 0\) merupakan barisan eksak pendek di \(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A})\); dengan kata lain, barisan itu eksak pada setiap suku. Terapkan funktor eksak \(\prod_{n \geq 0}\) beserta endomorfismenya \(\Delta\) untuk memperoleh diagram komutatif dengan baris-baris eksak

rujukan, diperoleh barisan eksak panjang \[0 \to \lim\nolimits^0 X \to \lim\nolimits^0 Y \to \lim\nolimits^0 Z \xrightarrow[\text{morfisme penghubung}]{\delta^0} \lim\nolimits^1 X \to \lim\nolimits^1 Y \to \lim\nolimits^1 Z \to 0 ;\] barisan ini funktorial terhadap barisan eksak pendek. Untuk \(n > 0\), definisikan pula \(\delta^n := 0\). Hasilnya dapat dirangkum sebagai berikut.

Lema. Data \(\left( \lim^n, \delta^n \right)_{n \geq 0}\) memberikan funktor-\(\delta\) kohomologis dari \(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A})\) ke \(\mathcal{A}\) (Definisi rujukan) yang memenuhi \(\lim^0 = \varprojlim\).

Sekarang beralihlah ke funktor turunan kanan dari \(\varprojlim\). Jika \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek injektif, maka \(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A})\) juga demikian. Sesungguhnya, latihan-latihan dalam Bab 2 telah membahas kasus umum kategori funktor \(\mathcal{A}^{\mathcal{C}}\), sedangkan yang diperlukan di sini ialah kasus khusus \(\mathcal{C} = \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}^{\operatorname{op}}\). Untuk kasus ini, kita langsung membuktikan hasil yang sedikit lebih kuat berikut.

Lema. Dengan Hipotesis rujukan, definisikan subkategori penuh aditif \(\mathcal{R}\) dari \(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A})\) melalui \[\operatorname{Ob}(\mathcal{R}) = \left\{\begin{array}{l|l} R = (R_k, r_k)_{k \geq 0} & R \;\text{merupakan objek injektif}, \; \Delta_R \;\text{merupakan epimorfisme}, \\ \; \in \operatorname{Ob}\left( \ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A}) \right) & \forall k, \; R_k \;\text{merupakan objek injektif di $\mathcal{A}$} \end{array}\right\},\] Maka, untuk setiap \(A \in \operatorname{Ob}\left(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A})\right)\), terdapat \(R \in \operatorname{Ob}(\mathcal{R})\) beserta monomorfisme \(A \hookrightarrow R\).

Bukti. Untuk setiap \(m \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}\), definisikan funktor \(\mathcal{R}_m: \mathcal{A} \to \ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A})\) yang memetakan objek \(X\) ke

\(\mathrm{ev}_m: (A_n, f_n)_{n \geq 0} \mapsto A_m\). Karena itu, funktor tersebut membawa objek injektif ke objek injektif (Proposisi rujukan). Selain itu, mudah diperiksa bahwa \(\Delta_{\mathcal{R}_m X}\) merupakan epimorfisme; suatu invers kanannya bahkan dapat dituliskan secara eksplisit.

Diberikan \(A = (A_n, f_n)_{n \geq 0}\), untuk setiap \(m\) pilih objek injektif \(I_m\) dari \(\mathcal{A}\) beserta monomorfisme \(A_m \hookrightarrow I_m\). Maka, \(A \hookrightarrow \prod_{m \geq 0} \mathcal{R}_m (I_m) =: R\). Berdasarkan Lema rujukan, ruas kanan tetap merupakan objek injektif. Bahkan, berdasarkan konstruksi, \(R_k\) merupakan objek injektif dari \(\mathcal{A}\) untuk setiap \(k\). Karena \(\prod_m\) eksak, \(\Delta_R = \prod_m \Delta_{\mathcal{R}_m(I_m)}\) tetap merupakan epimorfisme. Jadi, \(R \in \operatorname{Ob}(\mathcal{R})\).

Dengan demikian, kita dapat membicarakan \(\mathrm{R}^n \varprojlim\) untuk \(n \geq 0\). Ingat bahwa \(\mathrm{R}^n \varprojlim\) dapat dicirikan sebagai funktor-\(\delta\) kohomologis universal (Korolari rujukan).

Teorema (S. Eilenberg). Dengan Hipotesis rujukan, untuk \(n > 0\) funktor \(\lim\nolimits^n\) dapat dihapus dalam pengertian Definisi rujukan. Sebagai akibatnya, terdapat isomorfisme kanonik \(\mathrm{R}^1 \varprojlim \simeq \lim^1\), sedangkan \(\mathrm{R}^n \varprojlim = 0\) untuk \(n \notin \{0, 1\}\).

Bukti. Lema rujukan menunjukkan bahwa \(\lim^1\) dapat dihapus. Karena itu, \((\lim^n)_{n \geq 0}\) juga merupakan funktor-\(\delta\) universal (Proposisi rujukan).

Setelah \(\lim^1\) diidentifikasi sebagai penghalang bagi keeksakan \(\varprojlim\), sekarang kita kaji keadaan-keadaan yang menjamin \(\lim^1 = 0\).

Contoh. Jika objek \(A\) dari \(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A})\) memenuhi \(\lim^1 A = 0\), maka setiap objek kuosien \(Q\) dari \(A\) juga memenuhi \(\lim^1 Q = 0\). Hal ini karena barisan eksak pendek \(0 \to K \to A \to Q \to 0\) menginduksi barisan eksak panjang yang berakhir dengan \(\lim^1 A \to \lim^1 Q \to 0\).

Contoh. Jika setiap \(f_n: A_{n+1} \to A_n\) mempunyai penampang (yakni invers kanan) \(s_n\), maka \(\Delta_A\) juga mempunyai penampang \(\Sigma_A: \prod_n A_n \to \prod_n A_n\), sehingga \(\Delta_A\) merupakan epimorfisme. Dalam notasi elemen, \(\Sigma_A\) dapat dipilih secara rekursif melalui \(\Sigma_A((b_n)_n) = (a_n)_n\), dengan \(a_0 = 0\) dan \(a_{n+1} := s_n\left( a_n + b_n \right)\). Kasus umum mengikuti secara serupa.

Definisi (Syarat Mittag-Leffler). Misalkan semua morfisme dalam kategori \(\mathcal{C}\) mempunyai citra (Definisi rujukan). Tinjau objek \(X = (X_k, f_k)_{k \geq 0}\) dari \(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{C})\). Untuk \(b \geq a\), definisikan \(f^b_a: X_b \to X_a\) sebagai komposisi \(f_a \cdots f_{b-1}\), dengan konvensi \(f^a_a = \ensuremath{\mathrm{id}}\). Sistem \(X\) dikatakan memenuhi syarat Mittag-Leffler apabila \[\forall k \geq 0, \; \exists N \geq k, \quad n \geq N \implies \operatorname{im}f^n_k = \operatorname{im}f^N_k.\]

Sebagai contoh, jika setiap \(f_k\) merupakan epimorfisme, maka \((X_k, f_k)_{k \geq 0}\) secara otomatis memenuhi syarat Mittag-Leffler. Untuk sistem Mittag-Leffler \((X_k, f_k)_{k \geq 0}\), setiap \(X_k\) mempunyai subobjek yang terdefinisi dengan baik \(X_k^\flat := \operatorname{im}f^N_k\), dengan \(N \gg k\). Mudah diperiksa bahwa setiap morfisme dalam barisan yang bersesuaian \[\cdots \to X^\flat_2 \xrightarrow{f^\flat_1} X^\flat_1 \xrightarrow{f^\flat_0} X^\flat_0\] menjadi epimorfisme, dengan \(f^\flat_k := f_k|_{X^\flat_{k+1}}\).

Lema. Ambil \(\mathcal{C}\) sebagai \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\) atau \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), dengan \(R\) sembarang gelanggang. Andaikan objek \((X_n, f_n)_{n \geq 0}\) dari \(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{C})\) memenuhi syarat Mittag-Leffler.

  1. Keluarga morfisme inklusi \(X_n^\flat \hookrightarrow X_n\) menginduksi isomorfisme kanonik \(\varprojlim_n X^\flat_n \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\varprojlim_n X_n\).

  2. Dalam kasus \(\mathcal{C} = \ensuremath{\mathsf{Set}}\), jika setiap \(X_n\) tak kosong, maka \(\varprojlim_n X_n \neq \emptyset\).

Bukti. Untuk (i), tuliskan konstruksi konkret \(\varprojlim\) dalam kategori-kategori tersebut: \[\varprojlim_n X_n = \left\{ (x_n)_{n \geq 0} \in \prod_{n \geq 0} X_n : \forall n \geq 0,\; f_n(x_{n+1}) = x_n \right\};\] Setiap \(x_n\) dalam ruas kanan secara otomatis termasuk dalam \(\bigcap_{N \geq n} \operatorname{im}(f^N_n)\). Dari sini langsung diperoleh \(\varprojlim_n X_n = \varprojlim_n X^\flat_n\).

Untuk (ii), berdasarkan definisi setiap \(X_n^\flat\) tentu tak kosong. Karena itu, menurut (i), cukup ditinjau kasus ketika setiap \(f_n\) merupakan epimorfisme, dan dalam kasus tersebut pernyataannya jelas.

Proposisi. Ambil \(R\) suatu gelanggang dan \(\mathcal{A} := R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Jika objek \(A = (A_n, f_n)_{n \geq 0}\) dari \(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A})\) memenuhi syarat Mittag-Leffler, maka \(\lim^1 A = 0\). Secara ekuivalen, untuk setiap barisan eksak pendek \(0 \to A \to B \to C \to 0\) di \(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A})\), barisan yang bersesuaian \(0 \to \varprojlim A \to \varprojlim B \to \varprojlim C \to 0\) juga eksak.

Bukti. Pertama, buktikan ekuivalensi kedua pernyataan tersebut. Misalkan \(A \in \ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A})\). Jika \(\lim^1 A = 0\), keeksakan \(0 \to \varprojlim A \to \varprojlim B \to \varprojlim C \to 0\) merupakan akibat langsung dari barisan eksak panjang. Sebaliknya, andaikan \(0 \to \varprojlim A \to \varprojlim B \to \varprojlim C \to 0\) selalu eksak. Pilih monomorfisme \(A \hookrightarrow B\) sedemikian sehingga \(B\) merupakan objek injektif dari \(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A})\). Pergeseran dimensi (Proposisi rujukan) kemudian memberikan \(\mathrm{R}^1 \varprojlim A = 0\), dan Teorema rujukan selanjutnya menghasilkan \(\lim^1 A = 0\).

Sekarang buktikan pernyataan utama. Misalkan \(A\) dalam barisan eksak pendek \(0 \to \underbracket{(A_n, f_n)_n}_{= A} \xrightarrow{\varphi} \underbracket{(B_n, g_n)_n}_{= B} \xrightarrow{\psi} \underbracket{(C_n, h_n)_n}_{= C} \to 0\) memenuhi syarat Mittag-Leffler. 1 Tujuan kita ialah membuktikan bahwa \(\varprojlim \psi\) merupakan epimorfisme. Berdasarkan Lema rujukan (ii), cukup dibuktikan bahwa, untuk setiap \(c = (c_n)_{n \geq 0} \in \varprojlim C\), sistem invers himpunan tak kosong \[\cdots \to \psi_2^{-1}(c_2) \xrightarrow{g_1} \psi_1^{-1}(c_1) \xrightarrow{g_0} \psi_0^{-1}(c_0)\] memenuhi syarat Mittag-Leffler; hal ini akan menunjukkan bahwa \((\varprojlim \psi)^{-1}(c)\) tak kosong.

Diberikan \(k \geq 0\), pilih \(N \geq k\) yang cukup besar sehingga \(\operatorname{im}f^n_k = \operatorname{im}f^N_k\) untuk \(n \geq N\). Pilih \(b_N \in \psi_N^{-1}(c_N)\). Untuk memeriksa syarat Mittag-Leffler, kita akan menunjukkan bahwa, untuk setiap \(n \geq N\), terdapat \(b_n \in \psi_n^{-1}(c_n)\) sedemikian sehingga \(g^n_k(b_n) = g^N_k(b_N)\).

Pilih sembarang \(b'_n \in \psi_n^{-1}(c_n)\). Karena \(\psi_N\left( g^n_N(b'_n)\right) = c_N = \psi_N\left(b_N \right)\), terdapat \(a_N\) sedemikian sehingga \(g^n_N(b'_n) - b_N = \varphi_N(a_N)\). Selanjutnya, pilih \(a_n\) sedemikian sehingga \(f^n_k(a_n) = f^N_k(a_N)\). Maka, \(b_n := b'_n - \varphi_n(a_n)\) mempunyai sifat yang diinginkan.

Untuk kategori abelian umum \(\mathcal{A}\) yang memenuhi Hipotesis rujukan, terdapat contoh tandingan yang menunjukkan bahwa syarat Mittag-Leffler tidak selalu mengakibatkan \(\lim^1 = 0\); lihat [Roo06] untuk pembahasan terperinci. Hasil berikut merupakan latihan sederhana yang akan digunakan dalam §3.15.

Korolari. Misalkan \(\mathcal{A}\) memenuhi Hipotesis rujukan, dan misalkan \(A \to B \to C \to D\) merupakan barisan eksak di \(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A})\). Jika \(\lim^1 A = 0\), maka \[\varprojlim B \to \varprojlim C \to \varprojlim D\] merupakan barisan eksak di \(\mathcal{A}\).

Bukti. Definisikan \(H := \operatorname{ker}[C \to D]\) dan \(X := \operatorname{im}[A \to B]\). Karena \(\varprojlim\) eksak kiri, terdapat isomorfisme kanonik \[\operatorname{ker}\left[ \varprojlim C \to \varprojlim D\right] \simeq \varprojlim H .\] Morfisme \(B \to C\) terfaktorkan sebagai \(B \twoheadrightarrow H \hookrightarrow C\). Karena itu, cukup dibuktikan bahwa \(\varprojlim B \to \varprojlim H\) merupakan epimorfisme. Contoh rujukan menunjukkan bahwa \(\lim^1 X = 0\). Dengan menerapkan \(\varprojlim\) pada barisan eksak pendek \(0 \to X \to B \to H \to 0\), diperoleh bahwa \(\varprojlim B \to \varprojlim H\) merupakan epimorfisme.


  1. Catatan penerjemah (O014-C063): pada sumber, pasangan sistem \(C\) di bawah garis kurung ditulis sebagai \((C_n,h_n)\) tanpa subskrip indeks. Karena \(C\) merupakan objek dari \(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A})\), target memulihkan notasi tersebut menjadi \((C_n,h_n)_n\).↩︎

Contoh: \(\operatorname{Ext}\) dan \(\operatorname{Tor}\)

Kita akan mengkaji funktor turunan dari \(\operatorname{Hom}\) dan \(\otimes\). Sebaiknya kita memperkenalkan beberapa konsep bantu terlebih dahulu.

Definisi. Misalkan \(\mathcal{A}_1\), \(\mathcal{A}_2\), dan \(\mathcal{B}\) merupakan kategori abelian, sedangkan bifunktor \(F: \mathcal{A}_1 \times \mathcal{A}_2 \to \mathcal{B}\) (Konvensi rujukan) merupakan funktor eksak kiri terhadap kedua variabel. Jika untuk setiap objek injektif \(I_i \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A}_i)\) (dengan \(i=1,2\)), \[F(I_1, \cdot): \mathcal{A}_2 \to \mathcal{B} \quad\text{dan}\quad F(\cdot, I_2): \mathcal{A}_1 \to \mathcal{B}\] keduanya merupakan funktor eksak, maka \(F\) disebut seimbang.

Secara dual, jika \(F\) eksak kanan terhadap kedua variabel, dan untuk setiap objek projektif \(P_i \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A}_i)\) funktor \(F(P_1,\cdot)\) dan \(F(\cdot,P_2)\) keduanya eksak, maka \(F\) juga disebut seimbang.

Berdasarkan dualitas, teorema berikut hanya dinyatakan untuk bifunktor yang eksak kiri terhadap kedua variabel.

Teorema. Misalkan \(\mathcal{A}_1\), \(\mathcal{A}_2\), dan \(\mathcal{B}\) merupakan kategori abelian; \(\mathcal{A}_1\) dan \(\mathcal{A}_2\) mempunyai cukup banyak objek injektif. Misalkan bifunktor \(F: \mathcal{A}_1\times\mathcal{A}_2\to \mathcal{B}\) eksak kiri terhadap kedua variabel. Dengan demikian, kita dapat mengambil funktor turunan kanan terhadap setiap variabel. Untuk \(X_i \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A}_i)\) yang tetap, \(i=1,2\), tuliskan \[\mathrm{R}_{\mathrm{I}}^n F(\cdot,X_2):\mathcal{A}_1\to\mathcal{B},\qquad \mathrm{R}_{\mathrm{II}}^n F(X_1,\cdot):\mathcal{A}_2\to\mathcal{B}.\] Jika \(F\) seimbang, maka terdapat isomorfisme kanonik bifunktor \[\mathrm{R}_{\mathrm{I}}^nF(X_1,X_2)\simeq \mathrm{R}_{\mathrm{II}}^nF(X_1,X_2).\]

Bukti. Argumen berikut bergantung pada teori bikompleks; lihat §rujukan dan §rujukan. Untuk \(i=1,2\), ambil resolusi injektif \(0\to X_i\to I_i^0\to I_i^1\to\cdots\); untuk \(n<0\) definisikan \(I_i^n:=0\). Ini mendefinisikan bikompleks \(F\left(I_1^\bullet,I_2^\bullet\right)\).

Di sisi lain, definisikan kompleks \(F(X_1,I_2^\bullet)\) dan \(F(I_1^\bullet,X_2)\). Pandang keduanya sebagai bikompleks yang masing-masing terkonsentrasi pada sumbu vertikal \((0,\bullet)\) dan sumbu horizontal \((\bullet,0)\). Karena \(X_i\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{ker}[I_i^0\to I_i^1]\hookrightarrow I_i^0\), diperoleh dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2_f(\mathcal{B})\) morfisme \[F(X_1,I_2^\bullet)\xrightarrow{\lambda} F\left(I_1^\bullet,I_2^\bullet\right)\xleftarrow{\rho} F(I_1^\bullet,X_2).\] Kita akan menunjukkan bahwa \(\operatorname{tot}(\lambda)\) dan \(\operatorname{tot}(\rho)\) merupakan kuasi-isomorfisme.

Pertama-tama, pertimbangkan \(\lambda\). Ambil kohomologi horizontal \(\operatorname{H}_{\mathrm{I}}\) pada kedua sisinya; hal ini tidak mengubah \(F(X_1,I_2^\bullet)\) yang terletak pada sumbu vertikal. Karena \(F(\cdot,I_2^q)\) merupakan funktor eksak untuk setiap \(q\), kita memperoleh \[\left(\operatorname{H}_{\mathrm{I}}F\left(I_1^\bullet,I_2^\bullet\right)\right)^{p,q} =\begin{cases} 0,&p\neq0,\\ \operatorname{ker}\left[F(I_1^0,I_2^q)\to F(I_1^1,I_2^q)\right] =F(X_1,I_2^q),&p=0. \end{cases}\] Jadi \(\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(\lambda)\) merupakan isomorfisme dari \(\operatorname{H}_{\mathrm{I}}F(X_1,I_2^\bullet)\) ke \(\operatorname{H}_{\mathrm{I}}F(I_1^\bullet,I_2^\bullet)\). Maka \(\operatorname{H}_{\mathrm{II}}\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(\lambda)\) juga isomorfisme. Dengan menerapkan Teorema rujukan, diperoleh bahwa \(\operatorname{tot}(\lambda)\) merupakan kuasi-isomorfisme.

Untuk \(\rho\), argumen yang sama memberikan bahwa \(\operatorname{H}_{\mathrm{I}}\operatorname{H}_{\mathrm{II}}(\rho)\) merupakan isomorfisme; Teorema rujukan lalu menyiratkan bahwa \(\operatorname{tot}(\rho)\) juga merupakan kuasi-isomorfisme.

Perhatikan bahwa kompleks total \(F(X_1,I_2^\bullet)\) tetap merupakan kompleks itu sendiri; mengambil \(\operatorname{H}^n\) menghasilkan \(\mathrm{R}_{\mathrm{II}}^nF(X_1,X_2)\). Demikian pula, mengambil \(\operatorname{H}^n\) dari \(F(I_1^\bullet,X_2)\) atau kompleks totalnya menghasilkan \(\mathrm{R}_{\mathrm{I}}^nF(X_1,X_2)\). Melalui kompleks total \(\operatorname{tot}\left(F(I_1^\bullet,I_2^\bullet)\right)\) sebagai perantara, diperoleh \[\mathrm{R}_{\mathrm{I}}^nF(X_1,X_2)\simeq \mathrm{R}_{\mathrm{II}}^nF(X_1,X_2).\] Karena setiap morfisme \(X_i\to Y_i\) dapat diangkat menjadi morfisme di antara resolusi injektif, dan pengangkatan tersebut unik hingga homotopi, yang kita dapatkan sebenarnya adalah isomorfisme bifunktor \(\mathrm{R}_{\mathrm{I}}^nF\simeq\mathrm{R}_{\mathrm{II}}^nF\).

Catatan. Argumen tersebut sesungguhnya memberikan teknik untuk membentuk resolusi bagi kedua variabel sekaligus, lalu “menurunkan” \(F\) secara seimbang melalui kompleks total dari bikompleks \(F(I_1^\bullet,I_2^\bullet)\).

Sekarang ambil \(\mathcal{A}\) sebagai kategori abelian dan pertimbangkan bifunktor \(\operatorname{Hom}=\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}:\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\times\mathcal{A} \to\ensuremath{\mathsf{Ab}}\). Proposisi rujukan menyatakan bahwa \(\operatorname{Hom}\) eksak kiri terhadap kedua variabel. Untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\) gunakan definisi berikut.

  • Jika \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek projektif, definisikan \(\operatorname{Ext}^n_{\mathcal{A},\mathrm{I}}(X,Y):=\mathrm{R}^n_{\mathrm{I}}\operatorname{Hom}(X,Y)\), yang ditentukan oleh resolusi projektif \(X\) di \(\mathcal{A}\).

  • Jika \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek injektif, definisikan \(\operatorname{Ext}^n_{\mathcal{A},\mathrm{II}}(X,Y):=\mathrm{R}^n_{\mathrm{II}}\operatorname{Hom}(X,Y)\), yang ditentukan oleh resolusi injektif \(Y\) di \(\mathcal{A}\).

Definisi–Proposisi (funktor \(\operatorname{Ext}\)). Bifunktor \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}\) bersifat seimbang. Karena itu, selama kategori abelian \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek injektif dan projektif, untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\) terdapat bifunktor \[\operatorname{Ext}^n=\operatorname{Ext}^n_{\mathcal{A}}:\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\times\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Ab}}\] dengan \(\operatorname{Ext}^n_{\mathcal{A}}(X,Y):=\operatorname{Ext}^n_{\mathrm{I}}(X,Y)\simeq \operatorname{Ext}^n_{\mathrm{II}}(X,Y)\) (isomorfisme kanonik).

Bukti. Keseimbangan tepat merupakan konsekuensi dari definisi objek injektif dan projektif, sehingga Teorema rujukan dapat diterapkan.

Jika \(R\) merupakan gelanggang dan \(\mathcal{A}=R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) atau \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\), kita tulis \(\operatorname{Ext}^n_{\mathcal{A}}\) sebagai \(\operatorname{Ext}^n_R\). Perhatikan bahwa \(\operatorname{Ext}^0=\operatorname{Hom}\), sedangkan \((\operatorname{Ext}^n)_{n\geq0}\), masing-masing terhadap variabel \(X\) dan \(Y\), mempunyai barisan eksak panjang berbentuk \[\begin{gather*} \cdots\to\operatorname{Ext}^{n-1}(X',Y)\xrightarrow{\delta^{n-1}}\operatorname{Ext}^n(X'',Y)\to \operatorname{Ext}^n(X,Y)\to\operatorname{Ext}^n(X',Y)\to\cdots,\\ \cdots\to\operatorname{Ext}^{n-1}(X,Y'')\xrightarrow{\delta^{n-1}}\operatorname{Ext}^n(X,Y')\to \operatorname{Ext}^n(X,Y)\to\operatorname{Ext}^n(X,Y'')\to\cdots, \end{gather*}\] di mana \(0\to X'\to X\to X''\to0\) dan \(0\to Y'\to Y\to Y''\to0\) merupakan barisan eksak pendek yang diberikan. Jika \(\mathcal{A}\) merupakan kategori abelian \(\Bbbk\)-linear, nilai \(\operatorname{Ext}^n\) secara alami dapat dipandang sebagai objek dalam kategori \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\).

Catatan. Simbol \(\operatorname{Ext}\) berarti “ekstensi”, sebab elemen-elemen \(\operatorname{Ext}^1(X,Y)\) berkorespondensi satu-satu dengan kelas isomorfisme ekstensi \(0\to Y\to E\to X\to0\) (yakni barisan eksak pendek); \(\operatorname{Ext}^n\) yang lebih tinggi mempunyai interpretasi serupa. Fakta ini sebaiknya dipahami melalui kategori turunan; lihat §4.5.

Berdasarkan karakterisasi keeksakan funktor melalui Korolari rujukan, segera diperoleh

  • objek \(I\) injektif \(\iff \operatorname{Ext}^1(\cdot,I)=0\iff \operatorname{Ext}^{\geq1}(\cdot,I)=0\);

  • objek \(P\) projektif \(\iff \operatorname{Ext}^1(P,\cdot)=0\iff \operatorname{Ext}^{\geq1}(P,\cdot)=0\).

Contoh (\(\operatorname{HH}^n\) sebagai \(\operatorname{Ext}^n\)). Kembali ke kerangka dasar homologi dan kohomologi Hochschild pada §rujukan: \(\Bbbk\) merupakan gelanggang komutatif dan \(R\) merupakan aljabar-\(\Bbbk\); sekarang syaratkan pula bahwa \(R\) projektif sebagai modul-\(\Bbbk\). Tuliskan \(\otimes:=\otimes_{\Bbbk}\). Karena modul projektif merupakan suku langsung dari modul bebas, \(R^{\otimes n}\) tetap merupakan modul-\(\Bbbk\) projektif. 1 Jadikan \(R\otimes R^{\otimes n}\otimes R\) sebagai modul-\(R^e\) kiri, dengan \(R^e:=R\otimes R^{\operatorname{op}}\). Karena \(R\otimes(\cdot)\otimes R:\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to R^e\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) merupakan adjoin kiri dari funktor pelupa [Li1], funktor ini membawa objek projektif ke objek projektif (Proposisi rujukan). Maka Lema rujukan menunjukkan bahwa kompleks bar \(\mathsf{B}R\) memberikan resolusi projektif \(R\) sebagai modul-\(R^e\) kiri, \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:bar-proj-resolution}{} \cdots\to\mathsf{B}_1R\to\mathsf{B}_0R\to R\to0. \end{equation}\] Sekarang misalkan \(M\) merupakan bimodul \((R,R)\). Dengan memasukkan definisi awal kohomologi Hochschild rujukan, diperoleh \[\operatorname{HH}^n(M)=\operatorname{H}^n\left(\operatorname{Hom}_{R^e}(\mathsf{B}R,M)\right) =\operatorname{Ext}^n_{R^e}(R,M).\]

Topik berikutnya adalah funktor \(\operatorname{Tor}\). Misalkan \(R\) suatu gelanggang. Kategori modul \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) (atau \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\)) mempunyai cukup banyak objek projektif2. Hasil kali tensor memberikan bifunktor \[\otimes_R:\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\times R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to\ensuremath{\mathsf{Ab}},\] yang eksak kanan terhadap setiap variabel (lihat [Li1]). Terapkan versi eksak kanan dari teori sebelumnya untuk mendefinisikan funktor turunan kiri terhadap kedua variabel, \(\mathrm{L}_{\mathrm{I},n}\otimes_R\) dan \(\mathrm{L}_{\mathrm{II},n}\otimes_R\); keduanya hanya tak nol untuk \(n\geq0\). Ingat juga definisi modul datar [Li1].

Definisi–Proposisi (funktor \(\operatorname{Tor}\)). Untuk setiap gelanggang \(R\), bifunktor \(\otimes_R\) bersifat seimbang. Maka, untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dapat didefinisikan bifunktor \[\operatorname{Tor}_n=\operatorname{Tor}_n^R:\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\times R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to\ensuremath{\mathsf{Ab}}\] dengan \(\operatorname{Tor}_n^R(X,Y):=(\mathrm{L}_{\mathrm{I},n}\otimes_R)(X,Y)\simeq (\mathrm{L}_{\mathrm{II},n}\otimes_R)(X,Y)\) (isomorfisme kanonik).

Bukti. Keseimbangan mengikuti dari fakta bahwa setiap modul projektif merupakan modul datar [Li1]. Terapkan versi funktor turunan kiri dari Teorema rujukan.

Kita mempunyai \(\operatorname{Tor}^R_0(X,Y)=X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Y\), sedangkan \((\operatorname{Tor}_n)_{n\geq0}\) mempunyai barisan eksak panjang berikut: \[\begin{gather*} \cdots\to\operatorname{Tor}^R_{n+1}(X'',Y)\xrightarrow{\partial_{n+1}}\operatorname{Tor}^R_n(X',Y)\to \operatorname{Tor}^R_n(X,Y)\to\operatorname{Tor}^R_n(X'',Y)\to\cdots,\\ \cdots\to\operatorname{Tor}^R_{n+1}(X,Y'')\xrightarrow{\partial_{n+1}}\operatorname{Tor}^R_n(X,Y')\to \operatorname{Tor}^R_n(X,Y)\to\operatorname{Tor}^R_n(X,Y'')\to\cdots, \end{gather*}\] di mana \(0\to X'\to X\to X''\to0\) dan \(0\to Y'\to Y\to Y''\to0\) merupakan barisan eksak pendek yang diberikan. Seperti pada kasus \(\operatorname{Ext}\), diperoleh karakterisasi berikut.

  • Modul-\(R\) kanan \(M\) datar \(\iff \operatorname{Tor}^R_1(M,\cdot)=0\iff \operatorname{Tor}^R_{\geq1}(M,\cdot)=0\);

  • Modul-\(R\) kiri \(N\) datar \(\iff \operatorname{Tor}^R_1(\cdot,N)=0\iff \operatorname{Tor}^R_{\geq1}(\cdot,N)=0\).

Misalkan \(M\) merupakan modul-\(R\). Meniru definisi resolusi projektif, resolusi datar \(M\) didefinisikan sebagai barisan eksak berbentuk \[\cdots\to F^2\to F^1\to F^0\to M\to0,\qquad \text{setiap $F^n$ merupakan modul-$R$ datar}.\] Dengan Korolari rujukan dan pengamatan di atas, \(\operatorname{Tor}^R_n(X,Y)\) juga dapat dihitung menggunakan resolusi datar \(X\) atau \(Y\). Inilah teknik praktis untuk menghitung \(\operatorname{Tor}\), sedangkan resolusi projektif terutama berperan pada tingkat teoretis. Perhitungan semacam ini secara alami juga dapat “diseimbangkan”. Ambil sembarang resolusi datar \(\cdots\to P_1\to P_0\to X\to0\) dan \(\cdots\to Q_1\to Q_0\to Y\to0\). Bentuk bikompleks dalam arti kompleks rantai \(P_\bullet\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Q_\bullet\), dan tuliskan kompleks totalnya sebagai \(P\otimes Q\). Versi homologi dari Catatan rujukan memberikan \(\operatorname{Tor}_n^R(X,Y)\simeq\operatorname{H}_n(P\otimes Q)\); sifat yang diperlukan hanya keeksakan \(P_p\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}(\cdot)\) dan \((\cdot)\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Q_q\), tepat sifat yang dijamin oleh kedataran.

Catatan (Struktur bimodul). Misalkan \(A\) dan \(B\) gelanggang; misalkan \(X\) merupakan bimodul \((A,R)\) dan \(Y\) merupakan bimodul \((R,B)\). Karena \(\operatorname{Tor}_n^R\) merupakan bifunktor, \(\operatorname{Tor}_n^R(X,Y)\) memiliki struktur bimodul kanonik \((A,B)\). Sebagai contoh, pertimbangkan perkalian kiri oleh \(A\): setiap \(a\in A\) memberikan endomorfisme \(X\) sebagai modul-\(R\) kanan, sehingga menginduksi endomorfisme \(L_a\) pada \(\operatorname{Tor}_n^R(X,Y)\); berlaku \(L_aL_{a'}=L_{aa'}\) dan \(L_1=\ensuremath{\mathrm{id}}\). Perkalian kanan oleh \(B\) diperlakukan serupa pada variabel kedua. Untuk \(n=0\), kita kembali pada struktur bimodul alami di \(X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Y\).

Jika \(Y\) dipilih bersama resolusi datarnya sebagai modul-\(R\) kiri \(\cdots\to P_0\to Y\to0\), aksi perkalian kiri \(A\) dapat langsung dibaca pada kompleks \(X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}P_\bullet\): aksi itu berasal dari perkalian kiri \(A\) pada \(X\). Perkalian kanan diperlakukan dengan cara yang sama.

Sebagai kasus khusus, jika dipilih homomorfisme gelanggang \(R\to S\), maka \(\operatorname{Tor}_n^R(\cdot,S)\) (atau \(\operatorname{Tor}_n^R(S,\cdot)\)) secara alami menjadi funktor \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\to\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}S\) (atau \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to S\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\)).

Argumen serupa menunjukkan bahwa untuk \(X\) yang merupakan bimodul \((R,A)\) dan \(Y\) yang merupakan bimodul \((R,B)\), setiap \(\operatorname{Ext}_R^n(X,Y)\) secara alami merupakan bimodul \((A,B)\).

Untuk gelanggang komutatif \(R\), modul-modul atas \(R\) tidak perlu dibedakan menjadi kiri dan kanan; kategori yang bersesuaian ditulis \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Maka setiap modul-\(R\) secara alami merupakan bimodul \((R,R)\), sehingga \(\operatorname{Tor}_n^R\) menjadi bifunktor \((R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})^2\to R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\).

Proposisi. Untuk gelanggang komutatif \(R\), terdapat isomorfisme kanonik bifunktor \[\operatorname{Tor}_n^R(X,Y)\simeq\operatorname{Tor}_n^R(Y,X),\] untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\).

Bukti. Ambil resolusi datar \(P_\bullet\) dan \(Q_\bullet\) masing-masing dari \(X\) dan \(Y\). Tuliskan \(P\otimes Q\) sebagai kompleks total dari bikompleks \(P_\bullet\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Q_\bullet\); definisikan \(Q\otimes P\) secara serupa. Kendala pertukaran hasil kali tensor [Li1] memberikan isomorfisme kanonik \[P_p\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Q_q\simeq Q_q\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}P_p,\qquad p,q\in\ensuremath{\mathbb{Z}}.\] Dengan kata lain, \(P_\bullet\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Q_\bullet\simeq \mathrm{swap}(Q_\bullet\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}P_\bullet)\). Terapkan Proposisi rujukan untuk memperoleh isomorfisme kanonik kompleks total \(P\otimes Q\simeq Q\otimes P\). Ini membuktikan pernyataan.

Catatan. Simbol \(\operatorname{Tor}\) berarti “torsi”, yang berasal dari contoh berikut. Ambil ideal kiri \(\mathfrak{a}\) pada gelanggang \(R\), serta modul-\(R\) kanan \(X\) sembarang. Karena modul kiri bebas \(R\) datar, terapkan Proposisi rujukan pada \(0\to\mathfrak{a}\to R\to R/\mathfrak{a}\to0\) untuk melakukan pergeseran dimensi. Diperoleh \[\begin{align*} \operatorname{Tor}^R_1(X,R/\mathfrak{a}) &\simeq \operatorname{ker}\left[ X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}\mathfrak{a}\to X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}R\simeq X\right]\\ &\simeq \left\{\sum_i x_i\otimes a_i\in X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}\mathfrak{a}: \sum_i x_i a_i=0\right\},\\ \operatorname{Tor}^R_n(X,R/\mathfrak{a})&\simeq\operatorname{Tor}^R_{n-1}(X,\mathfrak{a}),\qquad(n>1). \end{align*}\] Jika selanjutnya \(t\in R\) bukan pembagi nol kanan, dan diambil \(\mathfrak{a}:=Rt\ensuremath{\stackrel{\sim}{\leftarrow}}R\) (memetakan \(r\) ke \(rt\)), maka \(\operatorname{Tor}^R_1(X,R/Rt)\simeq\{x\in X:xt=0\}\), yakni submodul torsi-\(t\) dari \(X\); untuk \(n>1\), \(\operatorname{Tor}^R_n(X,R/Rt)=0\).

Contoh (\(\operatorname{HH}_n\) sebagai \(\operatorname{Tor}_n\)). Lanjutkan langkah awal Contoh rujukan, tetapi lemahkan syarat pada \(R\) menjadi: \(R\) merupakan modul datar atas \(\Bbbk\). Maka \(R^{\otimes n}\) juga datar. Kendala asosiatif \((\cdot)\ensuremath{\underset{R^e}{\otimes}}(R\otimes R^{\otimes n}\otimes R)\simeq (\cdot)\otimes R^{\otimes n}\) menunjukkan bahwa \(R\otimes R^{\otimes n}\otimes R\) merupakan modul-\(R^e\) kiri yang datar. Jadi, \(\mathsf{B}R\) merupakan resolusi datar \(R\) sebagai modul-\(R^e\) kiri, seperti pada persamaan.

Untuk setiap \(M\) yang merupakan bimodul \((R,R)\), gunakan definisi awal homologi Hochschild rujukan untuk memperoleh \[\operatorname{HH}_n(M)=\operatorname{H}_n\left(M\ensuremath{\underset{R^e}{\otimes}}\mathsf{B}R\right) =\operatorname{Tor}_n^{R^e}(M,R).\]

Sekarang kita dapat menggabungkan Contoh rujukan dan rujukan untuk menghitung contoh-contoh homologi dan kohomologi Hochschild lainnya. Pertama ambil aljabar polinomial \(R=\Bbbk[t]\) dan identifikasi \(R^e=R\otimes R^{\operatorname{op}}\) dengan \(\Bbbk[x,y]\). Aksi skalar pada \(R\) sebagai modul-\(R^e\) adalah \(h(x,y)\cdot f(t)=h(t,t)f(t)\), dan \(R\) mempunyai resolusi bebas \[0\to R^e\xrightarrow{\text{perkalian dengan }x-y}R^e \xrightarrow{f\mapsto f(t,t)}R\to0.\] Dengan menghitung \(\operatorname{Ext}^n_{R^e}(R,\cdot)\) dan \(\operatorname{Tor}_n^{R^e}(\cdot,R)\) dari resolusi ini, segera diperoleh \(\operatorname{HH}_n(R)\simeq R\simeq\operatorname{HH}^n(R)\) untuk \(n\in\{0,1\}\), sedangkan untuk \(n>1\), \(\operatorname{HH}_n(R)=0=\operatorname{HH}^n(R)\). Selanjutnya ambil \(R=\Bbbk[t]/(t^2)\), sehingga \(R^e=\Bbbk[x,y]/(x^2,y^2)\). Untuk modul-\(R^e\) \(R\) terdapat resolusi bebas berperiode \(2\), \[\cdots\xrightarrow{x+y}R^e\xrightarrow{x-y}R^e\xrightarrow{x+y}R^e \xrightarrow{\text{perkalian dengan }x-y}R^e\xrightarrow{f\mapsto f(t,t)}R\to0,\] yang keeksakannya diserahkan kepada pembaca untuk diverifikasi langsung. Untuk setiap modul-\(R\) \(M\), mengambil \(M\ensuremath{\underset{R^e}{\otimes}}(\cdot)\) dan \(\operatorname{Hom}_{R^e}(\cdot,M)\) masing-masing menghasilkan \[\begin{gather*} \cdots\xrightarrow{2t}M\xrightarrow{0}M\xrightarrow{2t}M\xrightarrow{0}M \to M\ensuremath{\underset{R^e}{\otimes}}R\to0,\\ 0\to\operatorname{Hom}_{R^e}(R,M)\to M\xrightarrow{0}M\xrightarrow{2t}M \xrightarrow{0}M\xrightarrow{2t}\cdots. \end{gather*}\] Maka \(\operatorname{HH}_k(M)\) dan \(\operatorname{HH}^k(M)\) hanya bergantung pada \(k\bmod2\); seandainya hanya dihitung dari definisi, periodisitas ini mungkin sulit terlihat.

Jika \(\Bbbk\) merupakan medan, kita dapat membaca \(\operatorname{HH}_n(M)\) dan \(\operatorname{HH}^n(M)\) dari sini, tetapi jawabannya bergantung pada \(\mathrm{char}(\Bbbk)\). Latihan akan membahas kasus umum \(R=\Bbbk[t]/(t^n)\). Hasil berikut sering digunakan dalam topologi aljabar dan sekaligus menjadi verifikasi kecil atas materi sebelumnya; hasil ini melibatkan kompleks rantai beserta homologinya (Catatan rujukan). Misalkan \(C=(C_\bullet,d^C_\bullet)\) (atau \(D=(D_\bullet,d^D_\bullet)\)) merupakan kompleks rantai dari modul-\(R\) kanan (atau modul-\(R\) kiri). Bentuk bikompleks rantai \(C_\bullet\otimes D_\bullet\) dan tuliskan kompleks totalnya sebagai \[C\otimes D:=\operatorname{tot}_{\oplus}\left(C_\bullet\otimes D_\bullet\right);\] subskrip \(R\) pada hasil kali tensor dihilangkan. Secara konkret, suku berderajat \(n\) dari kompleks total \(C\otimes D\) ialah \(\bigoplus_{p+q=n}C_p\otimes D_q\), sedangkan \(d_n\) yang dibatasi pada \(C_p\otimes D_q\) sama dengan \(d^C_p\otimes\ensuremath{\mathrm{id}}+(-1)^p\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes d^D_q\). Ini memberikan homomorfisme kanonik \[\kappa:\bigoplus_{p+q=n}\operatorname{H}_p(C)\otimes\operatorname{H}_q(D)\to \operatorname{H}_n\left(C\otimes D\right).\]

Teorema (Teorema Künneth untuk homologi). Ambil kompleks rantai \(C,D\) seperti di atas. Jika setiap \(C_p\) dan \(\operatorname{im}(d^C_p)\) merupakan modul-\(R\) kanan yang datar, maka terdapat barisan eksak pendek kanonik

Bukti. Untuk semua \(p\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), definisikan submodul-submodul dari \(C_p\) dengan \(B_p:=\operatorname{im}(d^C_{p+1})\) dan \(Z_p:=\operatorname{ker}(d^C_p)\). Jadikan keduanya kompleks rantai \(Z=Z_\bullet\) dan \(B=B_\bullet\) dengan menetapkan \(d^Z=d^B:=0\). Maka terdapat barisan eksak pendek kompleks rantai

Barisan eksak pendek \(0\to Z_p\to C_p\xrightarrow{d^C_p}B_{p-1}\to0\) dan barisan eksak panjang funktor \(\operatorname{Tor}\) menyiratkan bahwa \(Z_p\) juga datar. Karena \(B_{p-1}\) datar, barisan eksak \[0\to Z_p\otimes D_q\to C_p\otimes D_q\to B_{p-1}\otimes D_q\to0\] tetap eksak. Karena jumlah langsung modul (termasuk jumlah tak hingga) mempertahankan keeksakan, diperoleh barisan eksak pendek kompleks rantai \(0\to Z\otimes D\to C\otimes D\xrightarrow{d^C\otimes\ensuremath{\mathrm{id}}_D} B[-1]\otimes D\to0\).

Karena \(d^Z=d^{B[-1]}=0\), barisan eksak panjang homologi yang bersesuaian, berdasarkan kedataran, menyederhana menjadi \[\begin{multline*} \overbracket{\displaystyle\bigoplus_{p+q=n+1}B_{p-1}\otimes\operatorname{H}_q(D)}^{= \bigoplus_{p+q=n}B_p\otimes\operatorname{H}_q(D)}\xrightarrow{\partial_{n+1}} \displaystyle\bigoplus_{p+q=n}Z_p\otimes\operatorname{H}_q(D)\to\operatorname{H}_n(C\otimes D)\\ \to\underbracket{\displaystyle\bigoplus_{p+q=n}B_{p-1}\otimes\operatorname{H}_q(D)}_{= \bigoplus_{p+q=n-1}B_p\otimes\operatorname{H}_q(D)}\xrightarrow{\partial_n} \displaystyle\bigoplus_{p+q=n-1}Z_p\otimes\operatorname{H}_q(D). \end{multline*}\] Yang perlu dijelaskan hanya morfisme penghubung \(\partial_{n+1}\) dan \(\partial_n\). Keduanya berasal dari inklusi \(B_p\hookrightarrow Z_p\), hingga kemungkinan beberapa tanda positif atau negatif. Untuk melihatnya, kembali ke konstruksi eksplisit barisan eksak panjang, yaitu versi homologi dari Proposisi rujukan; di sini kita dapat menggunakan penelusuran diagram; lihat uraian sebelum [Li1]. Detailnya diserahkan kepada pembaca.

Sebagai korolari, \(\operatorname{coker}(\partial_{n+1})\) dapat diidentifikasi dengan \(\bigoplus_{p+q=n}\operatorname{H}_p(C)\otimes\operatorname{H}_q(D)\); monomorfisme darinya ke \(\operatorname{H}_n(C\otimes D)\) adalah \(\kappa\).

Akhirnya, \(0\to B_p\to Z_p\to\operatorname{H}_p(C)\to0\) merupakan resolusi datar \(\operatorname{H}_p(C)\). Karena itu, \(\operatorname{ker}(\partial_n)\simeq\bigoplus_{p+q=n-1}\operatorname{Tor}_1^R(\operatorname{H}_p(C),\operatorname{H}_q(D))\). Ini menghasilkan barisan eksak pendek yang dinyatakan.

Perhatikan bahwa jika \(R\) merupakan gelanggang pembagian, maka \(\kappa\) pasti merupakan isomorfisme. Karena \(D\) berperan sebagai koefisien homologi dalam konteks topologi, Teorema rujukan pada kasus khusus ketika \(D\) terkonsentrasi pada suku berderajat nol juga disebut teorema koefisien universal. Hasil-hasil semacam ini memiliki berbagai variasi; selain itu, struktur gelanggang memberikan operasi pada \(\operatorname{Tor}\) yang tidak dimiliki bifunktor turunan lain. Struktur tersebut lebih tepat dirumuskan dalam bahasa kategori turunan atau barisan spektral.


  1. Atau gunakan hubungan adjoin tensor [Li1].↩︎

  2. Sesungguhnya, modul bebas selalu projektif; lihat [Li1].↩︎

Kompleks K-Injektif dan K-Projektif

Resolusi injektif dan projektif bagi kompleks memberikan definisi awal funktor turunan dalam §rujukan. Konstruksi tersebut mensyaratkan kompleks terbatas bawah atau terbatas atas, sedangkan penerapan yang melibatkan kompleks tak terbatas beserta kategori turunannya membutuhkan kelas resolusi yang lebih luas. Teori resolusi K-injektif dan K-projektif bermula dari [Spa88]. Bagian ini bertujuan memberikan sejumlah persiapan terkait; argumennya mengikuti [stacks], dan pembaca juga dapat merujuk [KS06] atau [BN93].

Definisi (N. Spaltenstein). Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian.

  • Kompleks \(I \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\) disebut kompleks K-injektif1 jika, untuk setiap kompleks asiklik \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\), kompleks \(\operatorname{Hom}^\bullet(X,I)\) juga asiklik.

    Jika \(f:A\to I\) merupakan kuasi-isomorfisme di \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) dan \(I\) K-injektif, maka \(f\) disebut resolusi K-injektif dari \(A\).

  • Kompleks \(P \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\) disebut kompleks K-projektif jika, untuk setiap kompleks asiklik \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\), kompleks \(\operatorname{Hom}^\bullet(P,X)\) juga asiklik.

    Jika \(f:P\to A\) merupakan kuasi-isomorfisme di \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) dan \(P\) K-projektif, maka \(f\) disebut resolusi K-projektif dari \(A\).

Jika setiap objek \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) mempunyai resolusi K-injektif (atau resolusi K-projektif), maka \(\mathcal{A}\) dikatakan mempunyai cukup banyak kompleks K-injektif (atau cukup banyak kompleks K-projektif).

Kedua rangkaian definisi itu tentu saling dual. Dalam praktik, kriteria berikut sering kali lebih mudah digunakan.

Lema. Kompleks \(I\) (atau \(P\)) bersifat K-injektif (atau K-projektif) jika dan hanya jika, untuk setiap kompleks asiklik \(X\), \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(X,I)=0\) (atau \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(P,X)=0\)).

Bukti. Misalkan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Lema rujukan memberikan \[\operatorname{H}^n \operatorname{Hom}^\bullet(X, I) \simeq \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(X[-n], I), \quad \operatorname{H}^n \operatorname{Hom}^\bullet(P, X) \simeq \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(P, X[n]);\] akan tetapi, \(X\) asiklik jika dan hanya jika \(X[-n]\) asiklik, dan ini juga setara dengan \(X[n]\) asiklik.

Contoh. Lema rujukan langsung dapat dirumuskan ulang sebagai berikut.

Dengan demikian, resolusi injektif (atau projektif) merupakan kasus khusus resolusi K-injektif (atau K-projektif).

Contoh (A. Dold). Syarat terbatas pada satu sisi dalam Contoh rujukan sangat diperlukan. Sebagai contoh, ambil \(\mathcal{A}=\ensuremath{\mathbb{Z}}/4\ensuremath{\mathbb{Z}}\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dan tinjau kompleks asiklik \(Q\) di dalamnya: \[\cdots \xrightarrow{2} \ensuremath{\mathbb{Z}}/4\ensuremath{\mathbb{Z}}\xrightarrow{2} \ensuremath{\mathbb{Z}}/4\ensuremath{\mathbb{Z}} \xrightarrow{2} \ensuremath{\mathbb{Z}}/4\ensuremath{\mathbb{Z}}\xrightarrow{2} \cdots.\] Setiap sukunya merupakan modul bebas. Di sisi lain, hasil kali tensor suku demi suku \(Q \ensuremath{\underset{\ensuremath{\mathbb{Z}}/4\ensuremath{\mathbb{Z}}}{\otimes}} \ensuremath{\mathbb{Z}}/2\ensuremath{\mathbb{Z}}\) memberikan kompleks \[\cdots \xrightarrow{0} \ensuremath{\mathbb{Z}}/2\ensuremath{\mathbb{Z}}\xrightarrow{0} \ensuremath{\mathbb{Z}}/2\ensuremath{\mathbb{Z}} \xrightarrow{0} \ensuremath{\mathbb{Z}}/2\ensuremath{\mathbb{Z}}\xrightarrow{0} \cdots.\] Oleh sebab itu, \(Q\) tidak K-projektif. Jika \(Q\) K-projektif, maka \(\ensuremath{\mathrm{id}}_Q\) homotopik dengan \(0\), sehingga \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{Q \otimes \ensuremath{\mathbb{Z}}/2\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) juga demikian, bertentangan dengan \(\operatorname{H}^n(Q \ensuremath{\underset{\ensuremath{\mathbb{Z}}/4\ensuremath{\mathbb{Z}}}{\otimes}} \ensuremath{\mathbb{Z}}/2\ensuremath{\mathbb{Z}})=\ensuremath{\mathbb{Z}}/2\ensuremath{\mathbb{Z}}\).

Dari sudut pandang lain, contoh ini juga memperlihatkan bahwa kompleks tak terbatas yang tersusun atas objek-objek projektif bukanlah resolusi yang layak: \(0\to Q\) dan \(0\to0\) keduanya merupakan kuasi-isomorfisme, tetapi paragraf sebelumnya menunjukkan bahwa \(\ensuremath{\mathrm{id}}_Q\) tidak homotopik dengan \(0\). Jadi, \(Q\) dan \(0\) tidak isomorfik dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\), dan Teorema rujukan tidak dapat begitu saja diperluas ke kasus tak terbatas.

Hasil berikut merupakan perumuman alami Teorema rujukan; pembuktiannya juga ditangguhkan hingga pembahasan setelah Teorema pada § 4.4.

Teorema. Misalkan \(\alpha:X\to Y\) suatu kuasi-isomorfisme di \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\).

  • Diberikan morfisme \(\gamma:X\to I\), dengan \(I\) kompleks K-injektif, terdapat diagram komutatif dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\)

  • Diberikan morfisme \(\gamma:P\to Y\), dengan \(P\) kompleks K-projektif, terdapat diagram komutatif dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\)

Dalam kedua kasus, \(\beta\) unik sebagai morfisme di \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\).

Proposisi. Ekuivalensi \(\sigma\) dalam Definisi–Proposisi rujukan memenuhi sifat berikut: \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}))\) bersifat K-injektif (atau K-projektif) jika dan hanya jika \(\sigma X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})^{\operatorname{op}}) =\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\) bersifat K-projektif (atau K-injektif).

Bukti. Funktor \(\sigma\) mempertahankan kompleks asiklik dan menginduksi \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}})\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} \ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})^{\operatorname{op}}\) (Proposisi rujukan); karena itu, \(\sigma\) mempertahankan kriteria dalam Lema rujukan.

Selanjutnya, tinjau funktor-funktor adjoin. Proposisi rujukan mempunyai versi yang bersesuaian dalam konteks ini.

Proposisi. Tinjau sepasang funktor di antara kategori-kategori abelian

\(F\) funktor eksak.

Bukti. Berdasarkan dualitas, cukup tinjau kasus ketika \(G\) merupakan adjoin kiri. Dalam hal ini, \(G\) otomatis merupakan funktor aditif (Korolari rujukan). Misalkan \(P\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{B}))\) kompleks K-projektif. Untuk setiap kompleks asiklik \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\), Proposisi rujukan memberikan isomorfisme \[\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(\ensuremath{\mathsf{K}}G(P), X) \simeq \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{B})}(P, \ensuremath{\mathsf{K}}F(X)).\] Karena \(F\) eksak, \(\ensuremath{\mathsf{K}}F(X)\) asiklik, sehingga ruas kanan bernilai \(0\). Terapkan Lema rujukan.

Tugas selanjutnya dalam bagian ini adalah menyelidiki keberadaan resolusi K-injektif atau K-projektif. Argumennya agak berliku; kita mulai dengan kasus K-injektif.

Lema. Tinjau suatu barisan kompleks di atas \(\mathcal{A}\), \(\cdots\to I_2\to I_1\to I_0\). Andaikan:

  • setiap \(I_k\) K-injektif;

  • untuk setiap \(k\) dan \(n\), morfisme \(I_{k+1}^n\to I_k^n\) merupakan epimorfisme yang mempunyai penampang (dengan kata lain, mempunyai invers kanan; lihat pembahasan setelah Proposisi rujukan);

  • untuk setiap \(n\), objek \(I^n:=\varprojlim_k I_k^n\) ada di \(\mathcal{A}\).

Maka diferensial terinduksi \(d_I^n:=\varprojlim_k d_{I_k}^n:I^n\to I^{n+1}\) menjadikan \(I:=(I^n,d_I^n)_n\) kompleks K-injektif.

Bukti. Misalkan \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\) asiklik. Untuk setiap \(k\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\), ambil penggalan berikut dari kompleks \(\operatorname{Hom}^\bullet\left(X,I_k\right)\):

\(I_k\) merupakan kompleks K-injektif. Sekarang tinjau homomorfisme yang diinduksi oleh \(I_{k+1}\to I_k\), \[\operatorname{Hom}\left(X^n,I_{k+1}^{n-2}\right)\to \operatorname{Hom}\left(X^n,I_k^{n-2}\right);\] karena terdapat penampang \(I_k^{n-2}\to I_{k+1}^{n-2}\), homomorfisme tersebut merupakan epimorfisme. Sifat ini tetap berlaku setelah mengambil \(\prod_n\). Jadi, ketika \(k\) berubah, suku paling kiri dalam persamaan memenuhi syarat Mittag–Leffler (Definisi rujukan).

Sekarang biarkan \(k\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\) berubah dalam persamaan. Korolari rujukan memberikan barisan eksak

\(\varprojlim_k\) dan \(\prod_n\) memberikan barisan eksak2 \(\operatorname{Hom}^\bullet(X,I)\), dan kohomologi pada suku tengahnya tepat sama dengan \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(X,I)\). Dengan demikian, \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(X,I)=0\). Terapkan Lema rujukan untuk menyelesaikan pembuktian.

Lema. Andaikan \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek injektif. Untuk setiap \(A\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\), terdapat diagram komutatif dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\)

\(\tau^{\geq k}A\) beserta panah-panah di antaranya seperti dalam Definisi rujukan, sedemikian sehingga:

  • setiap \(I_k\) merupakan objek \(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A})\) yang tersusun atas objek-objek injektif;

  • setiap panah vertikal \(f_k\) merupakan monomorfisme sekaligus kuasi-isomorfisme;

  • untuk setiap \(k\) dan \(n\), morfisme \(I_{k+1}^n\to I_k^n\) merupakan epimorfisme yang mempunyai penampang.

Bukti. Kita membangun diagram dari kanan ke kiri. Semua resolusi injektif yang dibahas berikut ini secara implisit berupa monomorfisme.

Pertama, terapkan Teorema rujukan pada \(\tau^{\geq0}A\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A}))\) untuk memperoleh resolusi injektif \(f_0:\tau^{\geq0}A\to I_0\).

Selanjutnya, definisi langsung menunjukkan bahwa \(\tau^{\geq-k-1}A\to\tau^{\geq-k}A\) merupakan epimorfisme pada setiap suku, sehingga merupakan epimorfisme di \(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A})\). Andaikan kuasi-isomorfisme yang diperlukan \[\tau^{\geq0}A\xrightarrow{f_0}I_0,\quad\ldots,\quad \tau^{\geq-k}A\xrightarrow{f_k}I_k\] beserta diagram komutatif yang bersesuaian telah dibangun. Ambil resolusi injektif \(H\xrightarrow{g}J\) dari \(H:=\operatorname{ker}\left[\tau^{\geq-k-1}A\to\tau^{\geq-k}A\right]\) melalui Teorema rujukan. Lalu, Proposisi rujukan memberikan diagram komutatif dengan baris-baris eksak dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\):

\(f_{k+1}\) merupakan resolusi injektif. Keeksakan baris pertama setara dengan keeksakan \(0\to J^n\to I_{k+1}^n\to I_k^n\to0\) untuk setiap \(n\). Karena semua sukunya merupakan objek injektif di \(\mathcal{A}\), Lema rujukan menunjukkan bahwa \(I_{k+1}^n\to I_k^n\) mempunyai penampang. Terbukti.

Pembahasan berikut menggunakan sejumlah notasi dari §rujukan. Ambil \(A\) seperti di atas. Ketika \(k\geq0\) berubah, semua \(\tau^{\geq-k}A\) membentuk objek \(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\), yang kita lambangkan dengan \(\tau A\). Definisi funktor pemenggalan memberikan keluarga morfisme kanonik \(A\to\tau^{\geq-k}A\). Dengan meninjau kompleks \(\tau^{\geq-k}A\) suku demi suku, tampak bahwa \(\varprojlim_k\)-nya ada dan morfisme-morfisme kanonik tersebut menginduksi isomorfisme \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:A-lim-truncation}{} A \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\varprojlim_{k \geq 0} \left( \tau^{\geq -k} A \right). \end{equation}\] Sekarang tinjau \(I_k\). Andaikan \(\mathcal{A}\) mempunyai produk terhitung; maka \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) juga mempunyai produk terhitung yang dibangun suku demi suku. Untuk \(A\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\), tinjau diagram dalam Lema rujukan. Dengan demikian, \[I:=\varprojlim_k I_k \quad \text{ada}.\] Secara lebih konkret, berdasarkan Definisi rujukan beserta pembahasan sesudahnya, \(I\) dan \(A\) dapat dimasukkan ke dalam barisan-barisan eksak \[\begin{gather*} 0 \to I \to \prod_k I_k \xrightarrow{\Delta_I} \prod_k I_k, \\ 0 \to A \to \prod_k \tau^{\geq -k} A \xrightarrow{\Delta_{\tau A}} \prod_k \tau^{\geq -k} A, \end{gather*}\] dengan \(\Delta_I\) dan \(\Delta_{\tau A}\) seperti dalam definisi tersebut. Diperoleh diagram-diagram komutatif

rujukan). Di sisi lain, dari \((f_k)_{k\geq0}\) dan sifat universal \(\varprojlim\) diperoleh morfisme \[f:A\simeq\varprojlim_k(\tau^{\geq-k}A)\to\varprojlim_k I_k=I,\] yang membuat diagram berikut komutatif: rujukan bersama Lema rujukan menunjukkan bahwa \(I\) merupakan kompleks K-injektif. Jika \(f\) merupakan kuasi-isomorfisme, maka \(f\) memberikan resolusi K-injektif dari \(A\). Langkah terakhir ini memerlukan syarat tambahan.

Lema. Dalam situasi di atas, andaikan lebih lanjut bahwa \(\mathcal{A}\) mempunyai produk terhitung eksak (Konvensi rujukan). Maka \(f\) merupakan kuasi-isomorfisme jika dan hanya jika \(A\to\operatorname{Cone}(\Delta_{\tau A})[-1]\) merupakan kuasi-isomorfisme.

Bukti. Tinjau diagram komutatif alami3

persamaan, diperoleh diagram komutatif dengan baris-baris eksak: \(f_k\) merupakan kuasi-isomorfisme, dan keeksakan produk terhitung membuat \(\prod_k f_k\) tetap menjadi kuasi-isomorfisme. Dengan menerapkan Proposisi rujukan, diperoleh bahwa \(\operatorname{Cone}(\Delta_{\tau A})\to\operatorname{Cone}(\Delta_I)\)4 juga merupakan kuasi-isomorfisme.

Selanjutnya, kita buktikan bahwa \(I\to\operatorname{Cone}(\Delta_I)[-1]\) merupakan kuasi-isomorfisme. Pertama, \(\Delta_I\) merupakan epimorfisme; ini dapat diperiksa suku demi suku. Memang, \(\Delta_{I^n}:\prod_k I_k^n\to\prod_k I_k^n\) merupakan epimorfisme karena \(I_{k+1}^n\to I_k^n\) mempunyai penampang; lihat Contoh rujukan. Bandingkan barisan eksak pendek \(0\to I\to\prod_k I_k\xrightarrow{\Delta_I}\prod_k I_k\to0\) dengan Lema rujukan. Terlihat bahwa morfisme \(I\to\operatorname{Cone}(\Delta_I)[-1]\) yang didefinisikan sebelumnya memang merupakan kuasi-isomorfisme.

Masukkan hasil-hasil ini ke dalam diagram komutatif persamaan, lalu ambil kohomologi. Diperoleh syarat perlu dan cukup yang dikehendaki.

Teorema. Kategori abelian \(\mathcal{A}\) yang memenuhi kedua syarat berikut mempunyai cukup banyak kompleks K-injektif:

Bukti. Lema rujukan menunjukkan bahwa cukup dibuktikan bahwa \(A\to\operatorname{Cone}(\Delta_{\tau A})[-1]\) merupakan kuasi-isomorfisme untuk setiap \(A\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\). Misalkan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Karena produk terhitung eksak, Lema rujukan memberikan isomorfisme kanonik \[\operatorname{H}^n\left( \prod_k \tau^{\geq -k} A \right) \simeq \prod_k \operatorname{H}^n\left( \tau^{\geq -k} A \right) \simeq \prod_{k \geq -n} \operatorname{H}^n(A).\] Jika penalaran dengan elemen dapat digunakan dalam \(\mathcal{A}\), maka setelah mengambil \(\operatorname{H}^n\), morfisme \(\Delta_{\tau A}\) berbentuk

\(\nabla^n\) merupakan epimorfisme (sebuah penampang dapat dituliskan secara eksplisit), sedangkan \(\operatorname{ker}(\nabla^n)=\left\{(a)_{k\geq-n}:a\in\operatorname{H}^n(A)\right\}\), yakni bagian diagonal. Argumen ini mudah diterjemahkan ke kategori \(\mathcal{A}\) umum. Sekarang tinjau barisan eksak panjang kerucut pemetaan \[\cdots \to \operatorname{H}^n \operatorname{Cone}(\Delta_{\tau A})[-1] \to \prod_{k \geq -n} \operatorname{H}^n(A) \xrightarrow[\text{epi}]{\nabla^n} \prod_{k \geq -n} \operatorname{H}^n(A) \to \operatorname{H}^n \operatorname{Cone}(\Delta_{\tau A}) \cdots\] Barisan ini mengidentifikasi morfisme \(\operatorname{H}^n\operatorname{Cone}(\Delta_{\tau A})[-1]\to\prod_{k\geq-n}\operatorname{H}^n(A)\) dengan penyisipan \(\operatorname{ker}(\nabla^n)\). Selain itu, persamaan mengakibatkan diagram komutatif \[\text{READERDIAGRAM0014}\] Dengan demikian, untuk setiap \(n\), morfisme \(\operatorname{H}^n(A)\to\operatorname{H}^n\left(\operatorname{Cone}(\Delta_{\tau A})[-1]\right)\) merupakan isomorfisme.

Dengan membalikkan panah melalui Proposisi rujukan, diperoleh versi dual Teorema rujukan.

Teorema. Kategori abelian \(\mathcal{A}\) yang memenuhi kedua syarat berikut mempunyai cukup banyak kompleks K-projektif:

Korolari. Jika \(\mathcal{A}\) merupakan kategori Grothendieck yang mempunyai cukup banyak objek projektif (Definisi rujukan), maka \(\mathcal{A}\) juga mempunyai cukup banyak kompleks K-projektif.

Bukti. Menurut definisi, kategori Grothendieck \(\mathcal{A}\) mempunyai koproduk terhitung. Proposisi rujukan menyatakan bahwa koproduk terhitung tersebut eksak. Terapkan Teorema rujukan.

Contoh. Misalkan \(R\) gelanggang. Teorema rujukan dan Korolari rujukan menunjukkan bahwa \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) mempunyai cukup banyak kompleks K-injektif dan K-projektif.

Sesungguhnya, setiap kompleks pada kategori Grothendieck mempunyai resolusi K-injektif, dan resolusi K-injektif tersebut dapat dibuat funktorial seperti pada Teorema rujukan. Inilah teorema utama [Serp03]; lihat juga [stacks]. Hasil itu mencakup sejumlah situasi yang lazim dalam geometri tetapi tidak tercakup oleh Teorema rujukan.


  1. Istilah yang mungkin lebih wajar adalah kompleks injektif homotopik, dan secara serupa kompleks projektif homotopik.↩︎

  2. Catatan penerjemah (O014-C064): pada suku ketiga sumber, subskrip \(k\) pada \(\varprojlim_k\) hilang. Karena kalimat ini secara eksplisit menukar \(\varprojlim_k\) dengan \(\prod_n\), dan isomorfisme vertikal di bawahnya mengidentifikasi limit dengan \(I^{n+1}\), target memulihkan subskrip tersebut.↩︎

  3. Catatan penerjemah (O014-C065): panah horizontal bawah pertama pada sumber berlabel \(\Delta_A\). Baris bawah merupakan sistem invers \(\tau A\), dan ruas kanan pada baris yang sama sudah menggunakan \(\alpha(\Delta_{\tau A})\) serta \(\operatorname{Cone}(\Delta_{\tau A})\); target karena itu memulihkan label \(\Delta_{\tau A}\).↩︎

  4. Catatan penerjemah (O014-C066): sumber menulis \(\Delta_{\tau_A}\) pada kemunculan ini, padahal objek sistem invers yang telah didefinisikan adalah \(\tau A\) dan seluruh notasi di sekitarnya menggunakan \(\Delta_{\tau A}\). Target menyeragamkannya dengan notasi yang telah didefinisikan.↩︎

Latihan

Misalkan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif. Dengan demikian, \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) dan \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) secara alami menjadi kategori-\(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dalam arti Definisi rujukan. Buktikan bahwa, untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dan setiap objek \(X\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\), terdapat isomorfisme kanonik modul-\(\Bbbk\) \[\operatorname{H}^n(X) \simeq \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})}(\Bbbk,X[n]) \simeq \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})}(\Bbbk[-n],X).\] Pada ruas kanan, \(\Bbbk\) dipandang sebagai kompleks yang terkonsentrasi pada derajat \(0\).

Latihan ini menghubungkan homotopi antara morfisme dengan isomorfisme kerucut pemetaannya. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori aditif dan ambil sembarang pasangan morfisme \(f,g\in\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})}(X,Y)\). Bangun bijeksi \[\left\{ \begin{array}{c} s\in\operatorname{Hom}^{-1}(X,Y): \\ d^{-1}_{\operatorname{Hom}^\bullet(X,Y)}(s)=f-g \end{array} \right\} \xrightarrow{1:1} \left\{ \begin{array}{c} h:\operatorname{Cone}(f)\to\operatorname{Cone}(g),\\ \text{morfisme kompleks yang membuat}\\ \text{diagram berikut komutatif} \end{array} \right\},\]

\(h\) seperti itu merupakan isomorfisme kompleks. Secara khusus, \(f\) dan \(g\) homotopik jika dan hanya jika terdapat morfisme \(h\) semacam itu. Petunjuk. Komutativitas diagram pada derajat \(n\) ekuivalen dengan persamaan matriks \[h^n= \begin{pmatrix} \ensuremath{\mathrm{id}}_{X^{n+1}}&0\\ s^{n+1}&\ensuremath{\mathrm{id}}_{Y^n} \end{pmatrix}, \quad\text{dengan}\quad s^{n+1}:X^{n+1}\to Y^n.\]

(Keeksakan terbelah) Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian dan kompleks \(X\) di atasnya. Buktikan bahwa pernyataan-pernyataan berikut ekuivalen.

  1. \(X\) sama dengan \(0\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\);

  2. \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X\) homotopik nol;

  3. \(X\) asiklik dan terdapat \((s^n)_n\in\operatorname{Hom}^{-1}(X,X)\) sedemikian sehingga \(d^ns^{n+1}d^n=d^n\) untuk setiap \(n\);

  4. terdapat keluarga objek \((Y^n)_n\) dalam \(\mathcal{A}\) dan isomorfisme kompleks \(\Phi:X\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}(Y^n\oplus Y^{n+1},\overline d^{\,n})_n\), dengan \(\overline d\) dinyatakan oleh matriks \(\bigl(\begin{smallmatrix}0&1\\0&0\end{smallmatrix}\bigr)\).

Kompleks yang memenuhi salah satu syarat di atas juga disebut eksak terbelah1. Untuk \(X=[\cdots\,0\to A\to B\to C\to0\,\cdots]\), buktikan bahwa syarat ini ekuivalen dengan pernyataan bahwa \(X\) merupakan barisan eksak pendek terbelah. Petunjuk. Cukup buktikan (iii) \(\implies\) (iv). Syarat tersebut menyiratkan bahwa \(d^{n-1}s^n\in\operatorname{End}_{\mathcal{A}}(X^n)\) idempoten. Dari sini diperoleh dekomposisi \(X^n=Y^n\oplus Z^n\) dengan \(Y^n=\operatorname{im}(d^{n-1}s^n)\). Buktikan bahwa \(Y^n=\operatorname{im}(d^{n-1})\) dan bahwa pembatasan \(d^n\) memberikan isomorfisme \(Z^n\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{im}(d^n)\); kemudian ambil \(\Phi\) yang bersesuaian dengan \(\bigl(\begin{smallmatrix}ds\\d\end{smallmatrix}\bigr)\).

Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian. Buktikan bahwa \(X\) merupakan objek injektif dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) jika dan hanya jika setiap suku \(X\) merupakan objek injektif dalam \(\mathcal{A}\) dan \(X\) sama dengan \(0\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\). Nyatakan versi untuk objek projektif. Petunjuk. Untuk arah hanya jika, perhatikan bahwa barisan eksak pendek dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) \(0\to X\to\operatorname{Cone}(\ensuremath{\mathrm{id}}_X)\to X[1]\to0\) terbelah. Proposisi rujukan lalu menunjukkan bahwa \(X\) asiklik. Ambil suatu seksi \(X[1]\to\operatorname{Cone}(\ensuremath{\mathrm{id}}_X)\) dan tuliskan sebagai \(\bigl(\begin{smallmatrix}1\\-\theta\end{smallmatrix}\bigr)\), dengan \(\theta^n:X^{n+1}\to X^n\). Verifikasikan \(d_X^{n-1}\theta^{n-1}+\theta^nd_X^n=\ensuremath{\mathrm{id}}_{X^n}\) untuk membuktikan bahwa \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X\) homotopik nol.

Misalkan \(n\). Berdasarkan latihan sebelumnya, uraikan \(X^n=Y^n\oplus Y^{n+1}\); tinggal dibuktikan bahwa \(Y^n\) injektif. Untuk sembarang morfisme \(f:A\to Y^n\) dan monomorfisme \(g:A\hookrightarrow B\) dalam \(\mathcal{A}\), tinjau diagram komutatif dengan baris eksak di \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\)

\(\Psi^n=\bigl(\begin{smallmatrix}f\\0\end{smallmatrix}\bigr)\). Gunakan diagram ini untuk memverifikasi syarat injektivitas \(Y^n\).

Untuk arah jika, tuliskan kembali \(X^n=Y^n\oplus Y^{n+1}\) dan deskripsikan secara eksplisit semua morfisme yang mungkin \(f:Z\to X\).

Misalkan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif dan \(R\) suatu aljabar-\(\Bbbk\) yang, sesuai konvensi buku ini, mempunyai unsur satuan. Tuliskan isomorfisme kanonik \(\operatorname{HH}_0(M_n(R))\simeq\operatorname{HH}_0(R)\) dan \(\operatorname{HH}^0(M_n(R))\simeq\operatorname{HH}^0(R)\), dengan \(M_n(R)\) aljabar-\(\Bbbk\) matriks \(n\times n\) di atas \(R\). Pada kenyataannya, isomorfisme serupa berlaku pada setiap derajat \(m\), baik bagi \(\operatorname{HH}_m\) maupun \(\operatorname{HH}^m\); lihat [Lo98].

Dalam situasi §rujukan, definisikan subbimodul \(\mathrm{Triv}_nR\) dari \(\mathsf{B}_nR\), untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\), dengan \[\begin{align*} \mathrm{Triv}_nR &:=\sum_{h=1}^n R\otimes (\cdots\otimes \underbracket{\;\Bbbk\;}_{\text{faktor ke-$h$}} \otimes\cdots)\otimes R, \qquad \mathrm{Triv}_0R=0. \end{align*}\]

  1. Verifikasikan bahwa ini menentukan subkompleks \(\mathrm{Triv}R\) dari \(\mathsf{B}R\), dan bahwa \(\mathrm{Triv}R\) eksak. Petunjuk. Batasi \((h^n)_n\) dalam bukti Lema rujukan pada \(\mathrm{Triv}R\).

  2. Tuliskan \(\overline R:=R/\Bbbk\) sebagai modul-\(\Bbbk\), lalu definisikan kompleks bar tereduksi dari \(R\) sebagai kuosien \[\overline{\mathsf{B}}R :=\mathsf{B}R/\mathrm{Triv}R =\left(R\otimes\overline R^{\otimes n}\otimes R,b_n\right)_{n\geq0}.\] Dengan meniru pola persamaan, sederhanakan \(M\ensuremath{\underset{R^e}{\otimes}}\overline{\mathsf{B}}R\) dan \(\operatorname{Hom}_{R^e}(\overline{\mathsf{B}}R,M)\).

  3. Berikan isomorfisme kanonik \(\operatorname{H}_n(M\ensuremath{\underset{R^e}{\otimes}}\overline{\mathsf{B}}R)\simeq\operatorname{HH}_n(M)\) dan \(\operatorname{H}^n(\operatorname{Hom}_{R^e}(\overline{\mathsf{B}}R,M))\simeq\operatorname{HH}^n(M)\). Petunjuk. Secara umum, fakta ini merupakan konsekuensi teorema tentang kompleks ternormalisasi dalam korespondensi Dold–Kan, pada § 8.5, asalkan \(\mathsf{B}R\) dipahami dari sudut pandang Contoh pada § 8.7.

Misalkan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif, sedangkan \(\widetilde R\) dan \(R\) adalah aljabar-\(\Bbbk\) yang, sesuai konvensi buku ini, mempunyai unsur satuan. Andaikan terdapat barisan eksak pendek terbelah sebagai modul-\(\Bbbk\)

\(M\) ideal dua sisi dalam \(\widetilde R\), \(ps=\ensuremath{\mathrm{id}}_R\), dan \(M^2=\{0\}\). Dengan menggunakan \(s\), identifikasikan \(\widetilde R\) dengan \(R\oplus M\).

  1. Untuk \(m\in M\) dan \(r\in R\), ambil sembarang \(\widetilde r\in p^{-1}(r)\). Buktikan bahwa \(\widetilde rm\) dan \(m\widetilde r\) hanya bergantung pada \(m\) dan \(r\), serta bahwa operasi-operasi ini menjadikan \(M\) suatu bimodul \((R,R)\).

  2. Buktikan bahwa terdapat pemetaan bilinear \(f:R^2\to M\) sedemikian sehingga perkalian dalam \(\widetilde R\) ditentukan oleh \[(r_1,m_1)(r_2,m_2) =(r_1r_2,r_1m_2+m_1r_2+f(r_1,r_2)), \quad r_1,r_2\in R,\quad m_1,m_2\in M.\]

  3. Data \((R,\widetilde R,M)\) semacam ini disebut perluasan kuadrat-nol dari \(R\) oleh \(M\). Buktikan bahwa, hingga pengertian isomorfisme yang sesuai, perluasan kuadrat-nol diklasifikasikan oleh \(\operatorname{HH}^2(M)\), dengan unsur nol bersesuaian dengan perluasan trivial \(R\times M\). Petunjuk. Hitung \(\operatorname{HH}^2(M)\) menggunakan kompleks bar tereduksi dari latihan sebelumnya.

Lengkapi bukti Lema rujukan.

Dalam kerangka Definisi rujukan, verifikasikan untuk kasus khusus \(R=\Bbbk\) bahwa:

  1. jika \(n\) ganjil, maka \(\mathrm{HP}_n(\Bbbk)=\mathrm{HC}_n(\Bbbk)=0\);

  2. jika \(n\) genap (atau genap tak negatif), maka \(\mathrm{HP}_n(\Bbbk)\) (atau \(\mathrm{HC}_n(\Bbbk)\)) isomorfik dengan \(\Bbbk\).

Dalam kerangka Definisi rujukan dan Teorema rujukan, ambil gelanggang polinomial \(R=\Bbbk[t]\).

  1. Buktikan bahwa \(\Omega_{R\mid\Bbbk}\) dalam Contoh rujukan merupakan modul-\(R\) bebas berperingkat \(1\), dengan basis \(\mathop{}\!\mathrm{d}t\).

  2. Deskripsikan morfisme penghubung \(B:\mathrm{HC}_0(R)\to\mathrm{HH}_1(R)\); perhatikan bahwa kedua ruas isomorfik dengan \(R\).

  3. Deskripsikan semua \(\mathrm{HC}_n(R)\) sejelas mungkin. Untuk \(\Bbbk=\ensuremath{\mathbb{Z}}\), buktikan bahwa \(\mathrm{HC}_1(\ensuremath{\mathbb{Z}}[t])=\bigoplus_{n\geq2}\ensuremath{\mathbb{Z}}/n\ensuremath{\mathbb{Z}}\).

Petunjuk. Gunakan barisan eksak panjang dari Teorema rujukan dan perhitungan \(\operatorname{HH}_n(\Bbbk[t])\) pada derajat tinggi dalam Contoh rujukan.

Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian dan \(0\to X\to I^0\to I^1\to\cdots\) barisan eksak dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Pandang \(I=[I^0\to I^1\to\cdots]\) sebagai bikompleks, dengan \(I^{p,q}:=(I^p)^q\). Dengan asumsi \(I\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^2_f(\mathcal{A}))\), buktikan bahwa morfisme yang jelas \(X\to\operatorname{tot}(I)\) merupakan kuasi-isomorfisme.

Misalkan \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^2_f(\mathcal{A}))\), dengan \(\mathcal{A}\) kategori abelian. Buktikan bahwa, jika kolom ke-\(i\) \(\left(X^{i,\bullet},\ensuremath{{}^\vartriangle d}\right)\) dan baris ke-\(j\) \(\left(X^{\bullet,j},\ensuremath{{}^\vartriangleright d}\right)\) eksak untuk setiap \(i,j\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\smallsetminus\{0\}\), maka untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\) terdapat isomorfisme kanonik \(\operatorname{H}^n(X^{0,\bullet},\ensuremath{{}^\vartriangle d})\simeq \operatorname{H}^n(X^{\bullet,0},\ensuremath{{}^\vartriangleright d})\). Petunjuk. Definisikan funktor pemenggalan kasar \(\sigma_{\mathrm{I}}^{\leq n}\) (atau \(\sigma_{\mathrm{I}}^{\geq n}\)) dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2(\mathcal{A})\) ke dirinya sendiri dengan mengganti suku \((X^{i,j})_{(i,j)\in\ensuremath{\mathbb{Z}}^2}\) untuk \(i>n\) (atau \(i<n\)) dengan \(0\) dan membiarkan suku lainnya tetap. Gunakan Teorema rujukan untuk membuktikan bahwa kedua morfisme dalam \[\text{kolom ke-$0$} =\sigma_{\mathrm{I}}^{\leq0}\sigma_{\mathrm{I}}^{\geq0}(X) \twoheadleftarrow \sigma_{\mathrm{I}}^{\geq0}X \hookrightarrow X\] menginduksi kuasi-isomorfisme pada kompleks total. Lakukan hal yang sama setelah menukar peran baris dan kolom.

Gunakan Lema rujukan untuk membuktikan bagian eksistensi \(\beta\) dalam Teorema rujukan. Petunjuk. Cukup bahas kasus pertama. Lema tentang silinder pemetaan, rujukan, memfaktorkan \(X\xrightarrow{\alpha}Y\) sebagai \(X\xrightarrow{\alpha'}\operatorname{Cyl}(\alpha)\xrightarrow{\psi}Y\), dengan \(\alpha'\) monomorfisme dan \(\psi\) terbalikkan dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\).

Dengan notasi latihan sebelumnya, buktikan bagian ketunggalan \(\beta\) dalam Teorema rujukan. Petunjuk. Cukup bahas kasus pertama. Gunakan kembali silinder pemetaan untuk mereduksi ke kasus ketika setiap \(\alpha^n:X^n\hookrightarrow Y^n\) merupakan penyertaan suatu suku jumlah langsung. Misalkan morfisme \(\beta_i:Y\to I\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), untuk \(i=1,2\), memenuhi \(\gamma-\beta_i\alpha=d^{-1}_{\operatorname{Hom}^\bullet(X,I)}h_i\), dengan \(h_i\in\operatorname{Hom}^{-1}(X,I)\). Ambil kompleks asiklik \(C:=\operatorname{coker}(\alpha)\) dan definisikan \(h^n:Y^n\simeq X^n\oplus C^n\to I^{n-1}\) sehingga pembatasannya pada \(X^n\) (atau \(C^n\)) sama dengan \(h_1^n-h_2^n\) (atau \(0\)). Verifikasikan bahwa \[\beta_1-\beta_2-d^{-1}_{\operatorname{Hom}^\bullet(Y,I)}h:Y\to I\] bernilai \(0\) setelah dikomposisikan dengan \(\alpha\). Jadi, hingga homotopi, \(\beta_1-\beta_2\) memfaktor sebagai \(Y\twoheadrightarrow C\to I\); terapkan Lema rujukan pada morfisme kedua.

Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian. Buktikan bahwa \((\operatorname{H}^n)_{n\geq0}\) merupakan funktor-\(\delta\) kohomologis universal dari kategori abelian \(\ensuremath{\mathsf{C}}^{\geq0}(\mathcal{A})\) (lihat Definisi rujukan) ke \(\mathcal{A}\). Petunjuk. Untuk menunjukkan bahwa \(\operatorname{H}^n\) dapat dihapus ketika \(n>0\), ambil \(\alpha(\ensuremath{\mathrm{id}}_X):X\hookrightarrow\operatorname{Cone}(\ensuremath{\mathrm{id}}_X)\). Morfisme ini memfaktor melalui pemenggalan kasar \(\sigma^{\geq0}\operatorname{Cone}(\ensuremath{\mathrm{id}}_X)\). Gunakan Proposisi rujukan (i).

(Versi kompleks dari barisan eksak Milnor) Misalkan \(R\) sembarang gelanggang dan \((X_k,f_k)_{k\geq0}\) suatu objek dalam \(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\ensuremath{\mathsf{C}}(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}))\). Andaikan \((X_k^n,f_k^n)_{k\geq0}\) memenuhi syarat Mittag–Leffler untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Selanjutnya notasi \(f_k\) akan dihilangkan. Ikuti langkah-langkah berikut untuk membangun barisan eksak pendek \[0\to\lim\nolimits^1_k\operatorname{H}^{n-1}(X_k) \to\operatorname{H}^n(\varprojlim_kX_k) \to\varprojlim_k\operatorname{H}^n(X_k)\to0.\]

  1. Seperti dalam Teorema rujukan, definisikan \(B_k^n\subset Z_k^n\subset X_k^n\) dan \(H_k^n\), lalu jadikan \(B_k\subset Z_k\subset X_k\) serta \(H_k\) kompleks dengan \(d_{B_k}=d_{Z_k}=d_{H_k}=0\). Buktikan bahwa \((B_k^n)_{k\geq0}\) memenuhi syarat Mittag–Leffler untuk setiap \(n\).

  2. Buktikan bahwa \(0\to\varprojlim_kZ_k\to\varprojlim_kX_k \xrightarrow{d}(\varprojlim_kX_k)[1]\) eksak.

  3. Definisikan \(B^n:=\operatorname{im}(d^{n-1}:\varprojlim_kX_k^{n-1}\to \varprojlim_kX_k^n)\)2, dan jadikan \(B\) kompleks dengan \(d_B=0\). Buktikan bahwa terdapat barisan eksak pendek \(0\to B[1]\to\varprojlim_kB_k[1]\to\lim\nolimits^1_kZ_k\to0\). Petunjuk. Gunakan barisan eksak pendek \(0\to Z_k\to X_k\xrightarrow{d}B_k[1]\to0\) dan syarat Mittag–Leffler bagi \((X_k^n)_{k\geq0}\).

  4. Turunkan isomorfisme \(\lim\nolimits^1_kZ_k\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\lim\nolimits^1_kH_k\) dan barisan eksak pendek \(0\to\varprojlim_kB_k\to\varprojlim_kZ_k \to\varprojlim_kH_k\to0\). Petunjuk. Gunakan barisan eksak pendek \(0\to B_k\to Z_k\to H_k\to0\) dan syarat Mittag–Leffler bagi \((B_k^n)_{k\geq0}\).

  5. Ambil penyertaan yang sesuai \(B\subset\varprojlim_kB_k\subset\varprojlim_kZ_k\), lalu bahas kuosien-kuosien yang bersesuaian untuk memperoleh barisan eksak pendek yang diminta.

Misalkan \(\Bbbk\) medan. Definisikan objek \(A\) dan \(B\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) dengan \(A_k:=X^k\Bbbk\llbracket X\rrbracket\) dan \(B_k:=X^k\Bbbk[X]\), serta ambil morfisme transisinya sebagai penyertaan. Keduanya tidak memenuhi syarat Mittag–Leffler. Buktikan bahwa \(\lim\nolimits^1A=0\), sedangkan \(\lim\nolimits^1B\simeq \Bbbk\llbracket X\rrbracket/\Bbbk[X]\). Petunjuk. Benamkan sistem ideal tersebut ke dalam sistem gelanggang, lalu gunakan teknik penggeseran dimensi dari Proposisi rujukan untuk menghitung \(\lim\nolimits^1\).

Misalkan \(D\) gelanggang pembagian. Buktikan bahwa \(\operatorname{Ext}_D^n\) dan \(\operatorname{Tor}_n^D\) bernilai \(0\) untuk \(n>0\).

Untuk setiap gelanggang \(R\), rumuskan dengan saksama dan buktikan isomorfisme kanonik \(\operatorname{Tor}_n^R(X,Y)\simeq\operatorname{Tor}_n^{R^{\operatorname{op}}}(Y,X)\).

Misalkan daerah integral \(R\) merupakan gelanggang ideal utama. Untuk semua modul-\(R\) yang dibangun secara hingga \(M,N\) dan setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\), deskripsikan \(\operatorname{Ext}_R^n(M,N)\) dan \(\operatorname{Tor}_n^R(M,N)\) secara eksplisit.

Misalkan \(M\) modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Buktikan bahwa \(\operatorname{Tor}_1^\ensuremath{\mathbb{Z}}(\ensuremath{\mathbb{Q}}/\ensuremath{\mathbb{Z}},M)\) merupakan subgrup dari \(M\) yang terdiri atas semua unsur torsinya.

(Teorema koefisien universal untuk kohomologi) Misalkan \(R\) gelanggang dan \(C=(C_\bullet,d^C_\bullet)\) suatu kompleks rantai modul-\(R\) kiri. Untuk sembarang modul-\(R\) kiri \(M\), penerapan \(\operatorname{Hom}_R(\cdot,M)\) suku demi suku menghasilkan kompleks kokrantai \(C^\bullet:=\operatorname{Hom}(C_\bullet,M)\); tuliskan kohomologi derajat \(n\)-nya sebagai \(\operatorname{H}^n(C,M)\). Andaikan \(B_n:=\operatorname{im}(d_{n+1})\) dan \(Z_n:=\operatorname{ker}(d_n)\) merupakan modul projektif untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), dan definisikan \(H_n:=Z_n/B_n=\operatorname{H}_n(C)\). Buktikan bahwa, untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), terdapat barisan eksak pendek kanonik \[0\to\operatorname{Ext}_R^1(\operatorname{H}_{n-1}(C),M) \to\operatorname{H}^n(C,M) \to\operatorname{Hom}_R(\operatorname{H}_n(C),M)\to0.\] Buktikan pula bahwa, jika \(R\) gelanggang ideal utama dan setiap \(C_n\) bebas, maka syarat di atas selalu terpenuhi. Petunjuk. Definisikan funktor \(D(\cdot):=\operatorname{Hom}_R(\cdot,M)\) dari \((R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})^{\operatorname{op}}\) ke \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\). Gunakan barisan eksak pendek \(0\to H_n\to C_n/B_n\to B_{n-1}\to0\) beserta asumsi untuk memperoleh diagram komutatif dengan baris-baris eksak

\(d_{D(C)}^{n-1}\) memfaktor sebagai \(D(C_{n-1})\twoheadrightarrow D(Z_{n-1}) \xrightarrow{D(d^C_n)}D(C_n/B_n)\hookrightarrow D(C_n)\) dan bahwa \(D(C_n/B_n)\simeq\operatorname{ker}(d_C^n)\). Dengan demikian, kokernel morfisme tengah dalam diagram ialah \(\operatorname{H}^n(C,M)\). Di pihak lain, barisan \(0\to B_{n-1}\to Z_{n-1}\to H_{n-1}\to0\) menunjukkan bahwa kokernel morfisme kiri ialah \(\operatorname{Ext}_R^1(\operatorname{H}_{n-1}(C),M)\). Terapkan Teorema rujukan.

Dalam situasi §rujukan, ambil \(R=\Bbbk[t]/(t^n)\), dengan \(t\) variabel polinomial dan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq1}\), sehingga \(R^e=\Bbbk[x,y]/(x^n,y^n)\)3.

  1. Buktikan bahwa kompleks rantai berikut eksak: \[\cdots\xrightarrow{v}R^e\xrightarrow{u}R^e \xrightarrow{v}R^e\xrightarrow{u}R^e\to R\to0,\] dengan \(R^e\to R\) memetakan \(f(x,y)\) ke \(f(t,t)\) dan \[u:=x-y,\qquad v:=\sum_{\substack{a+b=n-1\\a,b\geq0}}x^ay^b.\] Deduksikan bahwa, untuk setiap modul-\(R\) \(M\), \(\operatorname{HH}_{k+2}(M)\simeq\operatorname{HH}_k(M)\) dan \(\operatorname{HH}^{k+2}(M)\simeq\operatorname{HH}^k(M)\).

  2. Misalkan \(\Bbbk\) medan. Deskripsikan \(\operatorname{HH}_k(M)\) dan \(\operatorname{HH}^k(M)\) dengan membedakan kasus-kasus \(k\geq1\) dan apakah \(\mathrm{char}(\Bbbk)\) relatif prima terhadap \(n\).

Untuk sembarang gelanggang \(R\) dan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\), buktikan bahwa \(\operatorname{Tor}_n^R\) berkomutasi dengan limit induktif terfilter kecil; yakni, \[\operatorname{Tor}_n^R(\varinjlim_iX_i,Y) \simeq\varinjlim_i\operatorname{Tor}_n^R(X_i,Y), \qquad \operatorname{Tor}_n^R(X,\varinjlim_iY_i) \simeq\varinjlim_i\operatorname{Tor}_n^R(X,Y_i).\] Bahas apakah terdapat pernyataan serupa untuk funktor \(\operatorname{Ext}\).

Buktikan bahwa suatu objek \(I\) dalam kategori abelian \(\mathcal{A}\) merupakan objek injektif jika dan hanya jika, ketika dipandang sebagai kompleks, \(I\) merupakan K-injektif. Nyatakan versi dualnya. Petunjuk. Satu arah mengikuti Contoh rujukan. Untuk arah sebaliknya, pandang barisan eksak pendek \(0\to A\to B\to C\to0\) dalam \(\mathcal{A}\) sebagai kompleks asiklik, lalu bangun morfisme dari kompleks tersebut ke \(I\) berdasarkan morfisme yang diberikan \(A\to I\).

(N. Nitsure) Misalkan \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{B}\) suatu funktor eksak kiri di antara kategori abelian. Andaikan \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek injektif dan \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\). Ambil resolusi injektif \(0\to X\to I^0\to I^1\to\cdots\) dan resolusi \(F\)-asiklik \(0\to X\to A^0\to A^1\to\cdots\). Tuliskan \[I=[\cdots\to0\to I^0\to I^1\to\cdots], \qquad A=[\cdots\to0\to A^0\to A^1\to\cdots].\]

  • Lema rujukan menentukan morfisme tunggal \(\beta:A\to I\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) yang kompatibel dengan \(A\leftarrow X\rightarrow I\). Setelah menerapkan \(F\), morfisme ini memberikan4 \[c^n:=\operatorname{H}^n(F(\beta)): \operatorname{H}^n(F(A))\to\operatorname{H}^n(F(I))=\mathrm{R}^nF(X).\]

  • Di pihak lain, Korolari rujukan memberikan isomorfisme, melalui penggeseran dimensi, \[d^n:\operatorname{H}^n(F(A))\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathrm{R}^nF(X).\]

Buktikan bahwa \(d^n=(-1)^{n(n+1)/2}c^n\) untuk setiap \(n\geq0\). Petunjuk. Inilah isi [Ni09].


  1. Lebih umum, misalkan \(X\) kompleks di atas kategori aditif \(\mathcal{A}\). Jika terdapat dua keluarga objek \((Y^n)_n\) dan \((H^n)_n\) sedemikian sehingga \(X^n\simeq Y^n\oplus H^n\oplus Y^{n+1}\) dan \(d\) diidentifikasi dengan \(\bigl(\begin{smallmatrix}0&0&1\\0&0&0\\0&0&0\end{smallmatrix}\bigr)\), maka \(X\) disebut terbelah.↩︎

  2. Catatan penerjemah (O014-C067): sumber menghilangkan subskrip \(k\) pada limit di kodomain, padahal domain, sistem yang sedang dibahas, dan barisan eksak sesudahnya semuanya memakai \(\varprojlim_k\). Target memulihkan subskrip tersebut.↩︎

  3. Catatan penerjemah (O014-C068): sumber menulis gelanggang koefisien \(R[x,y]\). Akan tetapi, \(R^e=R\otimes_{\Bbbk}R^{\operatorname{op}}\) untuk \(R=\Bbbk[t]/(t^n)\) secara kanonik ialah \(\Bbbk[x,y]/(x^n,y^n)\). Target memulihkan gelanggang koefisien \(\Bbbk\) yang diperlukan.↩︎

  4. Catatan penerjemah (O014-C069): sumber menulis \(\operatorname{H}^n(\beta):\operatorname{H}^n(A)\to\operatorname{H}^n(I)\) dan, pada butir berikutnya, \(\operatorname{H}^n(A)\). Karena \(F\)-asiklikitas dipakai untuk menghitung funktor turunan \(F\), morfisme dan kompleks yang harus diambil kohomologinya adalah \(F(\beta)\), \(F(A)\), dan \(F(I)\). Target memulihkan penerapan \(F\) tersebut.↩︎

Kategori Bertriangulasi dan Kategori Turunan

Kategori turunan dirintis oleh A. Grothendieck dan J.-L. Verdier pada dasawarsa 1960-an untuk mempelajari teorema dualitas dalam geometri aljabar. Perkembangan selanjutnya menunjukkan bahwa kategori turunan menyediakan bahasa yang praktis dan ampuh, baik dalam geometri, topologi, maupun teori representasi. Informasi yang terkandung dalam kategori turunan \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) dari kategori abelian \(\mathcal{A}\) berada di antara kompleks dan kohomologinya. Informasi tersebut diungkapkan secara tepat melalui kategori bertriangulasi yang diperkenalkan dalam §§ 4.14.2: \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) dilengkapi autoekuivalensi pergeseran \(X\mapsto X[1]\) serta suatu kelas barisan morfisme yang disebut segitiga terbedakan (juga disebut segitiga eksak), \[X \xrightarrow{f} Y \xrightarrow{g} Z \xrightarrow{h} X[1], \quad \text{atau disingkat}\quad X\to Y\to Z\xrightarrow{+1} .\] Segitiga-segitiga tersebut memenuhi aksioma (TR0)–(TR5). Sebagai contoh, suatu segitiga terbedakan dapat dirotasi menjadi \[Y \xrightarrow{g} Z \xrightarrow{h} X[1] \xrightarrow{-f[1]} Y[1] \quad\text{atau}\quad Z[-1] \xrightarrow{-h[-1]} X \xrightarrow{f} Y \xrightarrow{g} Z .\] Segitiga terbedakan menggantikan barisan eksak pendek dalam kategori kompleks \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), meskipun analogi yang lebih tepat ialah dengan barisan kofiber dalam teori homotopi. Funktor kohomologis dari kategori bertriangulasi ke kategori abelian menyediakan mekanisme untuk menghasilkan barisan eksak panjang dari segitiga terbedakan. Peralihan dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) ke \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) merupakan pokok bahasan § 4.4 dan berlangsung dalam dua langkah.

  1. Langkah pertama beralih dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) ke \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\). Kategori ini dilengkapi funktor pergeseran \(X\mapsto X[1]\) dan struktur kategori bertriangulasi. Untuk setiap morfisme \(f:X\to Y\), kerucut pemetaannya beserta morfisme kanonik \[X \xrightarrow{f} Y \xrightarrow{\alpha(f)} \operatorname{Cone}(f) \xrightarrow{\beta(f)} X[1]\] membentuk segitiga terbedakan yang bersesuaian hingga isomorfisme. Perangkat untuk langkah ini telah disiapkan pada bagian pertama .

  2. Langkah kedua secara formal menambahkan invers bagi semua kuasi-isomorfisme, atau secara ekuivalen menolkan semua kompleks asiklik, melalui lokalisasi. Hasilnya ialah \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\), yang mempunyai kumpulan objek yang sama dengan \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) dan mewarisi struktur kategori bertriangulasi dari \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\). Langkah ini bertumpu pada teori umum lokalisasi Verdier dalam § 4.3. Di sinilah aksioma oktahedral (TR5), aksioma paling rumit dalam definisi kategori bertriangulasi, menjalankan perannya.

Mengambil kohomologi kompleks menghasilkan funktor kohomologis pada tingkat kategori turunan, \(\operatorname{H}^0:\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\to\mathcal{A}\), dengan \(\operatorname{H}^n(X):=\operatorname{H}^0(X[n])\). Jika proses yang sama dimulai dari kategori kompleks terbatas bawah (atau terbatas atas, atau terbatas), diperoleh kategori bertriangulasi \(\ensuremath{\mathsf{D}}^+(\mathcal{A})\) (atau \(\ensuremath{\mathsf{D}}^-(\mathcal{A})\), atau \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\ensuremath{\mathrm{b}}}(\mathcal{A})\)). Kategori tersebut juga dapat dipandang sebagai subkategori bertriangulasi penuh dari \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\), yang masing-masing dicirikan oleh syarat \(n\ll0\) (atau \(n\gg0\), atau \(|n|\gg0\)) \(\implies\operatorname{H}^n(X)=0\). Secara lebih umum, syarat lenyapnya kohomologi dapat dipakai untuk mendefinisikan subkategori penuh \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq0}(\mathcal{A})\) dan \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\leq0}(\mathcal{A})\) dari \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\), dan funktor pemenggalan kompleks tetap dapat didefinisikan pada kategori turunan. Funktor kanonik \(\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) bersifat setia penuh dan mengidentifikasi \(\mathcal{A}\) dengan \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\leq0}(\mathcal{A})\cap\ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq0}(\mathcal{A})\). Jika \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek injektif atau projektif, maka \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(X,Y[n])\simeq \operatorname{Ext}^n_{\mathcal{A}}(X,Y)\), dengan \(X\) dan \(Y\) objek \(\mathcal{A}\) yang dipandang sebagai kompleks terkonsentrasi di derajat nol. 1 Definisi \(\operatorname{Ext}^n_{\mathcal{A}}\) diberikan dalam § rujukan, dan semua hal di atas dibahas dalam § 4.5. Untuk funktor eksak kiri \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{A}'\), funktor turunan kanan klasiknya terwujud pada tingkat kategori turunan terbatas bawah sebagai \(\mathrm{R}F:\ensuremath{\mathsf{D}}^+(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{D}}^+(\mathcal{A}')\). Funktor ini dapat dicirikan sebagai ekstensi Kan kiri; data terkait dituliskan dengan diagram \(2\)-sel berikut.

Di sini \(Q\) dan \(Q'\) menyatakan funktor lokalisasi, sementara \(\mathrm{R}F\) juga harus dilengkapi struktur funktor bertriangulasi. Funktor klasik \(\mathrm{R}^nF\) diperoleh dengan membatasi \(\mathrm{R}F\) pada \(\mathcal{A}\) lalu mengambil \(\operatorname{H}^n\). Jika \(F\) justru funktor eksak kanan, pengangkatan funktor turunan kiri klasik \(\mathrm{L}_nF\) dituliskan sebagai berikut. 2

Keberadaan funktor turunan dan struktur terperinci kategori turunan, sebagaimana dalam teori klasik, bergantung pada resolusi kompleks. Resolusi menyediakan perangkat yang diperlukan untuk bekerja secara konkret dengan kategori turunan. Rinciannya terdapat dalam §§ 4.64.8. Versi tak terbatas \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A}')\) mempunyai rumusan serupa dan akan dibahas dalam § 4.11. Dengan mempertimbangkan amplitudo funktor turunan, yakni “pergeseran” yang dihasilkannya pada tingkat kohomologi, kita dapat membahas dimensi funktor turunan (Definisi–Proposisi pada § 4.7). Di bawah syarat yang sesuai, pembentukan funktor turunan juga kompatibel dengan komposisi funktor (Teorema pada § 4.8). Hal ini memberikan penjelasan seragam bagi sejumlah barisan spektral dalam teori klasik, yang disebut barisan spektral Grothendieck dan dijabarkan dalam Teorema pada § 4.8. Teori umum barisan spektral ditangguhkan sampai Bab 5. Seluruh konstruksi ini dapat dirumuskan untuk kategori bertriangulasi umum dan lokalisasi Verdier-nya. Perlu dicatat bahwa dalam penerapan sering dijumpai kategori bertriangulasi yang tidak berasal langsung dari kategori abelian, atau funktor kohomologis yang bukan \(\operatorname{H}^n\). Dalam situasi umum itu, peran funktor pemenggalan serta \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\leq0}\) dan \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq0}\) digantikan oleh struktur-\(t\) pada kategori bertriangulasi, tetapi buku ini tidak membahas topik tersebut. Funktor turunan yang dibahas secara konkret dalam bab ini dibatasi pada contoh yang muncul dalam aljabar. Contoh pertama ialah funktor \(\operatorname{RHom}\) dalam § 4.9. Funktor ini merupakan versi kategori turunan dari funktor \(\operatorname{Ext}\) dan melibatkan teori bifunktor turunan. Sejumlah keadjungan juga akan ditingkatkan ke kategori turunan dengan prinsip mengganti \(\operatorname{Hom}\) oleh \(\operatorname{RHom}\). Berikutnya, § 4.10 membahas hasil kali dan koproduk dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\), kemudian memperkenalkan pengangkatan \(\lim^n\) yang ditulis \(\mathrm{R}\lim\). Seperti \(\lim^n\), funktor ini mempunyai deskripsi ringkas melalui limit homotopi (Definisi pada § 4.10), meskipun pada tingkat kategori turunan deskripsi tersebut hanya dapat diberikan secara kasar. Selanjutnya, § 4.12 memperkenalkan versi kategori turunan dari funktor \(\operatorname{Tor}\), yaitu hasil kali tensor turunan \(\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\), suatu bifunktor bertriangulasi. Bagian itu juga membuktikan banyak fakta, termasuk kendala asosiativitas (Proposisi pada § 4.12) dan keadjungan versi \(\operatorname{RHom}\) (Teorema pada § 4.12). Seperti dalam teori klasik, \(\operatorname{RHom}\) dan \(\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\) merupakan dua contoh dasar funktor turunan. Agar deskripsinya lengkap dan bersih, bagian tersebut memakai kategori turunan tak terbatas beserta funktor turunannya. Karena itu diperlukan teori dalam § 4.11, khususnya konsep resolusi K-projektif dan K-datar; dalam konteks teori modul yang dibahas di sini, keberadaan resolusi tersebut tidak menjadi masalah. Terakhir, perlu dicatat beberapa kekurangan kategori turunan \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\).

  1. Dalam aksioma kategori bertriangulasi, (TR2) menyatakan bahwa setiap morfisme dapat ditempatkan dalam suatu segitiga terbedakan. Segitiga semacam itu unik hingga isomorfisme, tetapi bukan “hingga isomorfisme unik” sebagaimana lazim dalam aljabar.

  2. Kategori bertriangulasi biasanya tidak mempunyai kernel maupun kokernel, sehingga operasi \(\varinjlim\) dan \(\varprojlim\) sangat sulit dijalankan. Kerucut pemetaan menyediakan pengganti dalam arti homotopi, tetapi, seperti telah disebutkan, keunikannya dalam kategori turunan bermasalah.

  3. Meskipun funktor turunan pada tingkat kategori turunan mempunyai definisi yang jelas, tidak seperti funktor-\(\delta\) kohomologis universal, funktor tersebut sulit dicirikan secara sederhana melalui sifat keterhapusan; lihat Proposisi rujukan.

Akar persoalannya ialah bahwa dalam membangun \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\), relasi homotopi dihapus secara terlalu kasar. Kekurangan ini perlu diatasi dengan konstruksi yang lebih tinggi daripada kategori turunan dan mungkin juga lebih alami; kategori turunan semestinya hanyalah bayangan dari konstruksi tersebut.

Petunjuk Bacaan. Sebagian besar isi bab ini merupakan konsep inti dalam teori kategori bertriangulasi dan kategori turunan. Materi sampingan mencakup pembahasan ekstensi-\(n\) dalam § 4.5, terutama yang berpusat pada Teorema Yoneda (Teorema pada § 4.5), serta pembahasan funktor turunan tak terbatas dalam § 4.11, yang bertumpu pada teori § rujukan. Kedua topik ini merupakan pengetahuan umum bagi para spesialis, tetapi pembaca hendaknya menilai sendiri kebutuhannya. Jika pembaca hanya membahas funktor turunan antara kategori turunan terbatas bawah atau terbatas atas, semua pernyataan dalam § 4.12 mengenai resolusi K-projektif (atau K-datar) dapat diganti dengan resolusi projektif (atau datar) dari kompleks terbatas atas tanpa mengganggu alur bacaan. Keabsahan penggantian ini dijamin oleh Proposisi pada § 4.11.


  1. Catatan penerjemah (O014-C071): sumber menyebut \(X\) dan \(Y\) sebagai kompleks pada \(\mathcal{A}\). Namun, penyematan setia penuh \(\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) pada kalimat sebelumnya dan definisi \(\operatorname{Ext}^n_{\mathcal{A}}\) dalam § rujukan memberikan rumus ini bagi objek \(\mathcal{A}\) yang dipandang sebagai kompleks derajat nol; target memulihkan cakupan tersebut.↩︎

  2. Catatan penerjemah (O014-C070): pada diagram berikut sumber memberi label \(Q\) pada panah vertikal kanan, sedangkan objek sumber dan targetnya masing-masing ialah \(\ensuremath{\mathsf{K}}^-(\mathcal{A}')\) dan \(\ensuremath{\mathsf{D}}^-(\mathcal{A}')\). Sesuai diagram sebelumnya dan penamaan dalam prosa, target memulihkan label \(Q'\).↩︎

Definisi Kategori Bertriangulasi

Kategori bertriangulasi adalah kategori aditif dengan pergeseran yang dilengkapi suatu kelas segitiga terbedakan. Terlebih dahulu kita jelaskan apa yang dimaksud dengan kategori dengan pergeseran.

Definisi. Yang dimaksud dengan kategori dengan pergeseran ialah data \((\mathcal{D},T)\), dengan \(\mathcal{D}\) suatu kategori dan \(T:\mathcal{D}\to\mathcal{D}\) suatu ekuivalensi. 1 Ekuivalensi \(T\) disebut funktor pergeseran dari \(\mathcal{D}\). Selain itu, dipilih kuasi-invers \(T^{-1}\) bagi \(T\) beserta isomorfisme \(T^{-1}T\simeq\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal D}\simeq TT^{-1}\) sehingga data tersebut membentuk apa yang disebut ekuivalensi adjoin dalam [Li1].

  • Suatu funktor dari \((\mathcal{D},T)\) ke \((\mathcal{D}',T')\) ialah funktor \(F:\mathcal{D}\to\mathcal{D}'\) beserta isomorfisme yang dipilih \(FT\simeq T'F\). Menurut kebiasaan, isomorfisme itu tidak dituliskan dan data tersebut disingkat menjadi \(F:(\mathcal{D},T)\to(\mathcal{D}',T')\).

  • Suatu morfisme di antara dua funktor

    \(\varphi:F\to F'\) yang membuat diagram berikut komutatif:

  • Suatu subkategori dalam kategori dengan pergeseran \((\mathcal{D},T)\) ialah subkategori \(\mathcal{D}'\) dari \(\mathcal{D}\) yang tertutup terhadap \(T\) dan sedemikian sehingga \(T':=T|_{\mathcal{D}'}\) menjadikan \((\mathcal{D}',T')\) kategori dengan pergeseran.

Jika \(\mathcal{D}\) kategori aditif dan \(T\) funktor aditif (hal ini berlaku secara otomatis; lihat Korolari rujukan), maka \((\mathcal{D},T)\) disebut kategori aditif dengan pergeseran; funktor di antara kategori-kategori tersebut juga disyaratkan aditif. Setelah suatu gelanggang komutatif \(\Bbbk\) ditetapkan, definisi yang sama berlaku dalam situasi \(\Bbbk\)-linear.

Jika \((\mathcal{D},T)\) kategori dengan pergeseran, maka \((\mathcal{D}^{\operatorname{op}},T^{-1})\) juga demikian. Menurut kebiasaan, data \((\mathcal{D},T)\) sering disingkat menjadi \(\mathcal{D}\). Konsep berikut sangat berguna.

Definisi (Morfisme berderajat). Suatu morfisme berderajat \(m\) pada kategori dengan pergeseran \((\mathcal{D},T)\) ialah morfisme berbentuk \(f:X\to T^mY\) dan juga dituliskan \(f:X\xrightarrow{+m}Y\). Jika diberikan \(X\xrightarrow[f]{+m}Y\xrightarrow[g]{+n}Z\), komposisi \(gf\) didefinisikan sebagai morfisme berderajat \(m+n\), yaitu \(T^m(g)f\). Diagram komutatif juga dapat dibicarakan untuk morfisme-morfisme jenis ini.

Dalam situasi multivariabel, andaikan \(\mathcal{D}\) dilengkapi automorfisme \(T_1,\ldots,T_n\) yang berkomutasi secara ketat, \(T_iT_j=T_jT_i\). Suatu morfisme berderajat \((m_1,\ldots,m_n)\) didefinisikan sebagai morfisme berbentuk \(X\to T_1^{m_1}\cdots T_n^{m_n}Y\). Morfisme ini dituliskan sebagai \(X\xrightarrow{+(m_1,\ldots,m_n)}Y\).

Sebagai contoh, untuk suatu kategori \(\mathcal{A}\), kategori objek bergradasi \((\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}},T)\) dari Definisi rujukan merupakan kategori dengan pergeseran. Secara lebih umum, kita dapat meninjau kategori objek bergradasi \(\ensuremath{\mathbb{Z}}^n\), yaitu \(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}^n}\), beserta funktor pergeseran \(T_1,\ldots,T_n\) untuk setiap variabel, lalu membahas morfisme berderajat di antara objek-objek bergradasi \(\ensuremath{\mathbb{Z}}^n\). Namun, kasus multivariabel bukan pokok bahasan bab ini.

Contoh. Kategori kompleks \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) pada kategori aditif \(\mathcal{A}\), bersama funktor pergeseran \(T:X\mapsto X[1]\) dari Definisi rujukan, merupakan kategori aditif dengan pergeseran. Kategori \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) dari Definisi rujukan mewarisi funktor pergeseran dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), yang tetap dituliskan \(T\). Funktor kanonik \(F:\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) jelas memenuhi \(FT=TF\). Hal yang sama berlaku, untuk setiap \(\star\in\{+,-,\ensuremath{\mathrm{b}}\}\), bagi kategori \(\ensuremath{\mathsf{C}}^{\star}(\mathcal{A})\) (atau \(\ensuremath{\mathsf{K}}^{\star}(\mathcal{A})\)) yang diperkenalkan dalam Definisi rujukan (atau Definisi rujukan).

Dalam bab ini kita terutama meninjau kategori aditif dengan pergeseran.

Definisi. Misalkan \((\mathcal{D},T)\) kategori aditif dengan pergeseran. Suatu segitiga di dalamnya ialah rangkaian morfisme pada \(\mathcal{D}\) berbentuk \[X\xrightarrow{f}Y\xrightarrow{g}Z\xrightarrow{h}TX.\] Suatu morfisme di antara dua segitiga ialah diagram komutatif berbentuk

\((X,Y,Z)\to(X',Y',Z')\). Dengan cara yang sama dapat didefinisikan isomorfisme di antara segitiga. Konsep serupa tetap tersedia jika kategori aditif diganti dengan kategori \(\Bbbk\)-linear yang lebih umum, dengan \(\Bbbk\) sembarang gelanggang komutatif.

Jelas bahwa segitiga pada \((\mathcal{D},T)\) sama dengan segitiga pada \((\mathcal{D}^{\operatorname{op}},T^{-1})\).

Catatan. Tinjau segitiga \(X\xrightarrow{f}Y\xrightarrow{g}Z\xrightarrow{h}TX\) pada kategori \(\Bbbk\)-linear dengan pergeseran \((\mathcal{D},T)\), serta \(\epsilon,\zeta,\eta\in\Bbbk^\times\). Jika \(\epsilon\zeta\eta=1\), segitiga semula isomorfik dengan \(X\xrightarrow{\epsilon f}Y\xrightarrow{\zeta g}Z \xrightarrow{\eta h}TX\), sebagaimana ditunjukkan oleh diagram komutatif

Menurut notasi Definisi rujukan, suatu segitiga juga dapat dituliskan \(X\to Y\to Z\xrightarrow{+1}\), atau secara lebih visual sebagai

\(\alpha\), \(\beta\), \(\gamma\), dan seterusnya pada morfisme tersebut dapat dianalogikan dengan ikatan hidrogen di antara basa.

Definisi ( dan ). Suatu kategori bertriangulasi ialah kategori aditif dengan pergeseran \((\mathcal{D},T)\) yang dilengkapi suatu kelas segitiga \(\mathcal{H}\), yang disebut segitiga terbedakan, dan memenuhi aksioma-aksioma berikut.

  1. Setiap segitiga yang isomorfik dengan suatu segitiga terbedakan juga merupakan segitiga terbedakan.

  2. Untuk setiap \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{D})\), segitiga \(X\xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}_X}X\to0\to TX\) merupakan segitiga terbedakan.

  3. Setiap morfisme \(f:X\to Y\) dapat diperluas menjadi suatu segitiga terbedakan berbentuk \(X\xrightarrow{f}Y\to Z\to TX\), dengan \(Z\in\operatorname{Ob}(\mathcal{D})\).

  4. Segitiga \(X\xrightarrow{f}Y\xrightarrow{g}Z\xrightarrow{h}TX\) merupakan segitiga terbedakan jika dan hanya jika “rotasi berlawanan arah jarum jam”-nya, \[Y\xrightarrow{g}Z\xrightarrow{h}TX\xrightarrow{-Tf}TY,\] merupakan segitiga terbedakan. Pola tandanya juga boleh dipilih sebagai \((-++)\), \((+-+)\), atau \((---)\); lihat Catatan rujukan.

  5. Andaikan bagian diagram berikut yang digambar dengan garis penuh komutatif,

    \(\gamma:Z\to Z'\) seperti ditunjukkan oleh garis putus-putus sehingga seluruh diagram yang memuat \(\alpha\), \(\beta\), \(\gamma\), dan \(T\alpha\) komutatif. Dengan demikian diperoleh suatu morfisme segitiga.

  6. Andaikan diberikan segitiga-segitiga terbedakan \[\begin{gather*} X\xrightarrow{f}Y\xrightarrow{h}Z'\to TX,\\ Y\xrightarrow{g}Z\xrightarrow{k}X'\to TY,\\ X\xrightarrow{gf}Z\xrightarrow{m}Y'\to TX. \end{gather*}\] Terdapat segitiga terbedakan \[Z'\xrightarrow{u}Y'\xrightarrow{v}X'\xrightarrow{w}TZ'\] sedemikian sehingga diagram berikut komutatif: \[\text{READERDIAGRAM0006}\]

Data \((\mathcal{D},T,\mathcal{H})\) yang hanya memenuhi (TR0)–(TR4) disebut kategori prabertriangulasi. Dalam notasi, data \(T\) dan \(\mathcal{H}\) sering tidak dituliskan. Suatu funktor bertriangulasi dari \(\mathcal{D}\) ke \(\mathcal{D}'\) ialah funktor \(F:\mathcal{D}\to\mathcal{D}'\) di antara kategori aditif dengan pergeseran yang memetakan segitiga terbedakan ke segitiga terbedakan. Morfisme di antara funktor bertriangulasi sama dengan morfisme dalam Definisi rujukan; dengan itu, kuasi-invers suatu funktor bertriangulasi dapat didefinisikan. Jika dua funktor bertriangulasi \(\text{READERDIAGRAM0007}\) saling kuasi-invers, keduanya disebut membentuk suatu ekuivalensi antara \(\mathcal{D}\) dan \(\mathcal{D}'\).

Jika \((\mathcal{D},T)\) bersifat \(\Bbbk\)-linear, semua definisi di atas mempunyai perluasan yang bersesuaian.

Catatan. Dengan notasi Definisi rujukan, aksioma (TR5) dapat dituliskan kembali sebagai diagram \[\text{READERDIAGRAM0008}\] Bagian bergaris putus-putus melambangkan morfisme yang keberadaannya dinyatakan oleh aksioma. Empat muka oktahedron ini merupakan segitiga terbedakan, sedangkan keempat muka lainnya komutatif; perinciannya diserahkan kepada pembaca. Karena itu, (TR5) juga disebut aksioma oktahedral.

Catatan (Dualitas). Misalkan \((\mathcal{D},T,\mathcal{H})\) kategori prabertriangulasi (atau kategori bertriangulasi). Pandang \(T^{-1}\) sebagai funktor dari \(\mathcal{D}^{\operatorname{op}}\) ke dirinya sendiri dan tuliskan funktor itu sebagai \(S\). Definisikan suatu kelas segitiga \(\mathcal{K}\) pada \((\mathcal{D}^{\operatorname{op}},S)\) sebagai berikut. Jika \[[X\xrightarrow{f}Y\xrightarrow{g}Z\xrightarrow{h}TX] \;\in\mathcal{H},\] maka rotasi searah jarum jamnya \([T^{-1}Z\xrightarrow{-T^{-1}h}X\xrightarrow{f}Y\xrightarrow{g}Z] \in\mathcal{H}\) dapat dipandang sebagai segitiga pada \(\mathcal{D}^{\operatorname{op}}\), \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:op-triangle}{} Z\xrightarrow{g^{\operatorname{op}}}Y\xrightarrow{f^{\operatorname{op}}}X \xrightarrow{-(T^{-1}h)^{\operatorname{op}}}SZ. \end{equation}\] Definisikan \(\mathcal{K}\) sebagai kelas semua segitiga berbentuk persamaan. Mudah diverifikasi bahwa \((\mathcal{D}^{\operatorname{op}},S,\mathcal{K})\) menjadi kategori prabertriangulasi (atau kategori bertriangulasi). Juga jelas bahwa menjalankan prosedur ini dua kali mengembalikan \((\mathcal{D},T,\mathcal{H})\) semula.

Konsep subkategori prabertriangulasi dan subkategori bertriangulasi akan diperkenalkan dalam Definisi–Proposisi pada § 4.2; untuk sementara pembahasannya ditunda.


  1. Banyak pustaka mensyaratkan bahwa \(T\) merupakan automorfisme; dalam hal ini dapat dipilih funktor invers \(T^{-1}\) yang memenuhi \(T^{-1}T=\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal D}=TT^{-1}\). Syarat tersebut mencakup semua situasi yang dibahas dalam buku ini dan menghindari kemungkinan seluk-beluk dalam teori \(2\)-kategori, sehingga pembaca boleh saja mengandaikan hal yang sama. Namun, kajian kategori model stabil atau kategori \(\infty\) stabil tidak dapat menghindari kasus ketika ekuivalensinya bukan isomorfisme, terutama dalam topologi.↩︎

Lema. Jika \(X \xrightarrow{f} Y \xrightarrow{g} Z \xrightarrow{+1}\) merupakan segitiga terbedakan dalam suatu kategori prabertriangulasi, maka \(gf=0\).

Bukti. Aksioma (TR1) dan (TR4) memberikan diagram komutatif

\(gf=0\).

Definisi (Funktor kohomologis). Misalkan \(\mathcal{D}\) kategori prabertriangulasi dan \(\mathcal{A}\) kategori abelian. Suatu funktor aditif \(H: \mathcal{D} \to \mathcal{A}\) yang memenuhi sifat berikut disebut funktor kohomologis: untuk setiap segitiga terbedakan di \(\mathcal{D}\) yang berbentuk \(X \to Y \to Z \xrightarrow{+1}\), barisan yang bersesuaian \(HX \to HY \to HZ\) eksak di \(\mathcal{A}\).

Catatan (Barisan eksak panjang funktor kohomologis). Untuk suatu funktor kohomologis \(H\) dan setiap segitiga terbedakan di \(\mathcal{D}\) yang berbentuk \(X \to Y \to Z \xrightarrow{+1}\), rotasi berulang dengan (TR3) memperluas barisan eksak dalam Definisi rujukan menjadi barisan eksak panjang \[\cdots \to HT^{-1}Z \to HX \to HY \to HZ \to HTX \to HTY \to \cdots .\] Rotasi segitiga menimbulkan beberapa tanda minus, tetapi tidak memengaruhi keeksakan barisan di atas.

Contoh dasar funktor kohomologis ialah funktor \(\operatorname{Hom}\).

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{D}\) kategori prabertriangulasi dan \(S\) objek di \(\mathcal{D}\). Maka funktor \(\operatorname{Hom}(S, \cdot): \mathcal{D} \to \ensuremath{\mathsf{Ab}}\) dan \(\operatorname{Hom}(\cdot, S): \mathcal{D}^{\operatorname{op}} \to \ensuremath{\mathsf{Ab}}\) keduanya merupakan funktor kohomologis.

Jika \((\mathcal{D}, T)\) bersifat \(\Bbbk\)-linear, pernyataan yang bersesuaian tetap berlaku dengan \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) diganti oleh \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\).

Bukti. Berdasarkan dualitas, cukup membuktikan pernyataan untuk \(\operatorname{Hom}(S, \cdot)\). Tinjau segitiga terbedakan \(X \xrightarrow{f} Y \xrightarrow{g} Z \xrightarrow{+1}\) dan barisan yang bersesuaian \[\operatorname{Hom}(S, X) \xrightarrow{f_*} \operatorname{Hom}(S, Y) \xrightarrow{g_*} \operatorname{Hom}(S, Z).\] Lema rujukan menyiratkan \(g_* f_* = (gf)_* = 0\). Di sisi lain, misalkan \(h \in \operatorname{Hom}(S, Y)\) memenuhi \(g_*(h) = gh = 0\), dan tinjau diagram berikut, yang bagian bergaris penuhnya komutatif. 1

\(k: S \to X\) seperti ditunjukkan oleh garis putus-putus sehingga seluruh diagram komutatif, maka \(f_*(k) = h\). Namun, (TR1) memastikan bahwa kedua baris merupakan segitiga terbedakan. Setelah menerapkan rotasi (TR3) yang sesuai, keberadaan \(k\) mengikuti dari (TR4).

Korolari. Untuk suatu segitiga berbentuk \(X \xrightarrow{f} Y \to 0 \xrightarrow{+1}\) dalam kategori prabertriangulasi, \(f\) mesti merupakan isomorfisme.

Bukti. Untuk setiap objek \(S\), Proposisi rujukan memberikan barisan eksak di \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) \[\underbracket{\operatorname{Hom}(S, T^{-1} 0)}_{= 0} \to \operatorname{Hom}(S, X) \xrightarrow{f_*} \operatorname{Hom}(S, Y) \to \underbracket{\operatorname{Hom}(S, 0)}_{= 0},\] sehingga \(f_*\) merupakan isomorfisme. Karena \(S\) sembarang, \(f\) merupakan isomorfisme.


  1. Catatan penerjemah (O014-C072): pada simpul \(TS\), sumber menggambar dua panah putus-putus yang berimpit menuju \(TX\), satu tanpa label dan satu berlabel \(Tk\). Morfisme segitiga hanya mempunyai satu komponen \(Tk\) pada posisi ini; target menghapus panah tanpa label yang redundan.↩︎

Sifat Dasar

Bagian sebelumnya hanya menyajikan definisi dan sifat awal kategori bertriangulasi dan funktor kohomologis. Bagian ini menguraikan struktur lebih lanjut.

Proposisi. Tinjau diagram komutatif berikut dalam suatu kategori prabertriangulasi \(\mathcal{D}\):

\(\alpha\), \(\beta\), dan \(\gamma\) merupakan isomorfisme, maka morfisme yang tersisa juga merupakan isomorfisme.

Bukti. Setelah menerapkan rotasi (TR3) yang sesuai, tanpa mengurangi keumuman kita dapat mengandaikan bahwa \(\alpha\) dan \(\gamma\) merupakan isomorfisme. Untuk membuktikan bahwa \(\beta\) merupakan isomorfisme, cukup dibuktikan bagi setiap objek \(S\) bahwa \(\operatorname{Hom}(S, Y) \xrightarrow{\beta_*} \operatorname{Hom}(S, Y')\) merupakan isomorfisme. Proposisi rujukan memberikan diagram komutatif dengan baris-baris eksak berikut:

rujukan pada diagram tersebut.

Dalam argumen di atas, \(\operatorname{Hom}(S, \cdot)\) juga dapat diganti dengan \(\operatorname{Hom}(\cdot, S)\).

Catatan. Untuk sementara, sebut segitiga \(X \to Y \to Z \xrightarrow{+1}\) sebagai segitiga khusus (atau segitiga kokhusus) apabila, untuk setiap \(S \in \operatorname{Ob}(\mathcal{D})\), barisan \[\cdots \to \operatorname{Hom}(S, X) \to \operatorname{Hom}(S, Y) \to \operatorname{Hom}(S, Z) \to \operatorname{Hom}(S, TX) \to \cdots\] (atau versi yang bersesuaian dengan \(\operatorname{Hom}(\cdot, S)\)) eksak. Jika \(X_i \to Y_i \to Z_i \xrightarrow{+1}\) merupakan suatu keluarga segitiga terbedakan (\(i \in I\)), maka \(\prod_i X_i \to \prod_i Y_i \to \prod_i Z_i \xrightarrow{+1}\) (atau \(\coprod_i X_i \to \coprod_i Y_i \to \coprod_i Z_i \xrightarrow{+1}\)) merupakan segitiga khusus (atau segitiga kokhusus), asalkan produk (atau koproduk) yang dibicarakan ada. Hal ini semata-mata mengikuti sifat universal produk dan koproduk bersama hasil [Li1]. Perhatikan bahwa, karena \(T: \mathcal{D} \to \mathcal{D}\) merupakan suatu ekuivalensi, \(T\) mesti mempertahankan produk dan koproduk. Proposisi rujukan dapat diperluas ke kasus ketika kedua baris merupakan segitiga khusus (atau segitiga kokhusus).

Korolari. Untuk setiap morfisme \(f: X \to Y\) dalam suatu kategori prabertriangulasi \(\mathcal{D}\), segitiga terbedakan \(X \xrightarrow{f} Y \to Z \xrightarrow{+1}\) dalam aksioma (TR2) unik hingga isomorfisme.

Bukti. Misalkan diberikan segitiga-segitiga terbedakan \(X \xrightarrow{f} Y \to Z \xrightarrow{+1}\) dan \(X \xrightarrow{f} Y \to Z' \xrightarrow{+1}\), aksioma (TR4) memberikan morfisme \(\gamma\) yang membuat diagram

rujukan kemudian menyiratkan bahwa \(\gamma\) merupakan isomorfisme.

Perlu ditekankan bahwa isomorfisme dalam Korolari rujukan tidak kanonik.

Lema. Misalkan \(\mathcal{D}\) kategori prabertriangulasi dan \(X_i \xrightarrow{f_i} Y_i \xrightarrow{g_i} Z_i \xrightarrow{h_i} TX_i\) suatu keluarga segitiga terbedakan. Andaikan \(\prod_i X_i\), \(\prod_i Y_i\), dan \(\prod_i Z_i\) semuanya ada. Maka \[\prod_{i \in I} X_i \xrightarrow{\prod_i f_i } \prod_{i \in I} Y_i \xrightarrow{\prod_i g_i} \prod_{i \in I} Z_i \xrightarrow{\prod_i h_i} \underbracket{\prod_{i \in I} TX_i}_{\simeq T(\prod_{i \in I} X_i)}\] juga merupakan segitiga terbedakan. Pernyataan yang bersesuaian tetap berlaku jika \(\prod_{i \in I}\) diganti dengan \(\coprod_{i \in I}\).

Bukti. Berdasarkan dualitas, kita hanya menangani kasus \(\prod_{i \in I}\). Mulai sekarang, kita selalu mengidentifikasi \(\prod_i TX_i\) dengan \(T(\prod_i X_i)\). Dengan (TR2), pilih segitiga terbedakan \(\prod_i X_i \xrightarrow{\prod_i f_i} \prod_i Y_i \to Q \xrightarrow{h} \prod_i TX_i\). Untuk setiap \(i \in I\), terapkan (TR4) untuk memperoleh diagram komutatif

\(\gamma_i\) merupakan morfisme proyeksi kanonik. Sifat universal produk kemudian memberikan diagram komutatif rujukan. Perluasan Proposisi rujukan kemudian menyiratkan bahwa \(\prod_{i \in I} \gamma_i\) merupakan isomorfisme.

Korolari. Dalam setiap kategori prabertriangulasi, segitiga berbentuk \(X \xrightarrow{\iota_1} X \oplus Y \xrightarrow{p_2} Y \xrightarrow{0} TX\) selalu merupakan segitiga terbedakan; di sini \(\iota_i\) dan \(p_j\) didefinisikan seperti dalam §rujukan.

Bukti. Terapkan Lema rujukan pada segitiga-segitiga terbedakan \(X \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}_X} X \to 0 \to TX\) dan \(0 \to Y \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}_Y} Y \to 0\).

Sebaliknya, jika salah satu morfisme dalam suatu segitiga terbedakan adalah \(0\), segitiga itu berasal dari suatu jumlah langsung. Fakta ini dapat diverifikasi dengan merotasinya ke bentuk berikut.

Proposisi. Dalam setiap kategori prabertriangulasi, suatu segitiga terbedakan berbentuk \(X \to M \to Y \xrightarrow{0} TX\) mesti isomorfik dengan segitiga \(X \to X \oplus Y \to Y \xrightarrow{0} TX\) dalam Korolari rujukan.

Bukti. Versi (TR4) yang telah dirotasi secara tepat menunjukkan bahwa terdapat morfisme \(\alpha: X \oplus Y \to M\) sedemikian sehingga diagram berikut merupakan morfisme di antara segitiga-segitiga terbedakan:

rujukan menyiratkan bahwa \(\alpha\) merupakan isomorfisme.

Hasil berikut menunjukkan bahwa aditivitas dalam definisi funktor bertriangulasi sebenarnya berlebihan.

Korolari. Misalkan \(\mathcal{D}\) dan \(\mathcal{D}'\) kategori-kategori prabertriangulasi yang funktor pergeserannya sama-sama dinotasikan dengan \(T\). Misalkan \(F: (\mathcal{D}, T) \to (\mathcal{D}', T)\) suatu funktor di antara kategori-kategori dengan pergeseran. Jika \(F\) memetakan segitiga terbedakan ke segitiga terbedakan, maka \(F\) aditif dan oleh karena itu secara otomatis merupakan funktor bertriangulasi.

Bukti. Segitiga terbedakan \(0 \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}} 0 \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}} 0 \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}} 0\) di \(\mathcal{D}\) memberikan segitiga terbedakan \(F(0) \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}} F(0) \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}} F(0) \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}} F(0)\) di \(\mathcal{D}'\). Lema rujukan kemudian memberikan \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{F(0)} = \ensuremath{\mathrm{id}}_{F(0)} \circ \ensuremath{\mathrm{id}}_{F(0)} = 0\), sehingga \(F(0) \simeq 0\). Hal ini juga menyiratkan bahwa \(F\) memetakan morfisme nol ke morfisme nol.

Selanjutnya, tinjau segitiga terbedakan di \(\mathcal{D}\) yang diberikan oleh Korolari rujukan, yakni \(X \xrightarrow{\iota_1} X \oplus Y \xrightarrow{p_2} Y \xrightarrow{0} TX\). Segitiga yang bersesuaian \[FX \xrightarrow{F\iota_1} F(X \oplus Y) \xrightarrow{Fp_2} FY \xrightarrow{0} TFX\] merupakan segitiga terbedakan di \(\mathcal{D}'\). Ambil \(M := F(X \oplus Y)\) dalam Proposisi rujukan. Morfisme \(\alpha\) dalam bukti proposisi tersebut jelas dapat diambil sebagai morfisme kanonik \(FX \oplus FY \to F(X \oplus Y)\) yang ditentukan oleh sifat universal jumlah langsung. Jadi, \(\alpha\) merupakan isomorfisme. Berdasarkan Korolari rujukan (iii), \(F\) aditif.

Dua hasil berikut menunjukkan bahwa, dalam suatu ekuivalensi kategori prabertriangulasi (Definisi rujukan), cukup diasumsikan bahwa salah satu arahnya merupakan funktor bertriangulasi. Ini adalah penerapan lain Proposisi rujukan.

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{D}\) dan \(\mathcal{D}'\) kategori-kategori prabertriangulasi, dan tinjau funktor-funktor

\((F, G)\) suatu adjungsi. Maka \(F\) merupakan funktor bertriangulasi jika dan hanya jika \(G\) merupakan funktor bertriangulasi. Dalam keadaan ini, unit \(\eta: \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{D}} \to GF\) dan kounit \(\varepsilon: FG \to \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{D}'}\) dari adjungsi tersebut kompatibel dengan funktor pergeseran; lihat Definisi rujukan.

Bukti. Berdasarkan dualitas, cukup ditinjau kasus ketika \(F\) merupakan funktor bertriangulasi. Korolari rujukan menunjukkan bahwa \(G\) aditif. Tuliskan kedua funktor pergeseran pada \(\mathcal{D}\) dan \(\mathcal{D}'\) dengan \(T\). Dengan memindahkan struktur, kita memperoleh adjungsi baru \[\hat{F} := T F T^{-1}, \quad \hat{G} := T G T^{-1}, \quad \hat{\eta} := T\eta T^{-1}, \quad \hat{\varepsilon} := T \varepsilon T^{-1}.\] Karena \(\hat{F} \simeq F\), keunikan adjoin kanan [Li1] memberikan isomorfisme yang bersesuaian \(\hat{G} \simeq G\) beserta diagram-diagram komutatif

\(GT \simeq TG\) dan \(FGT \simeq FTG \simeq TFG\). Setelah diagram komutatif untuk \(\hat{\varepsilon}\) dan \(\varepsilon\) dikomposisikan di kanan dengan \(T\), diagram tersebut dapat ditulis ulang sebagai \(\eta\) menunjukkan bahwa \(\eta\) dan \(\varepsilon\) kompatibel dengan funktor pergeseran.

Sekarang kita tunjukkan bahwa \(G\) mempertahankan segitiga terbedakan. Tinjau segitiga terbedakan \(X \xrightarrow{f} Y \xrightarrow{g} Z \xrightarrow{+1}\) di \(\mathcal{D}'\). Pilih segitiga terbedakan \(GX \xrightarrow{Gf} GY \xrightarrow{h} A \xrightarrow{+1}\) di \(\mathcal{D}\), terapkan \(F\) kepadanya, lalu gunakan (TR3) untuk memperoleh diagram komutatif

Terapkan adjungsi pada diagram tersebut, lalu sesuaikan persegi paling kanan dengan persamaan dan \(GT \simeq TG\). Dengan mudah diperoleh diagram komutatif

\(B \in \operatorname{Ob}(\mathcal{D})\), terapkan \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{D}}(B, \cdot)\) untuk memperoleh diagram komutatif rujukan menunjukkan bahwa baris pertama eksak. Di sisi lain, berdasarkan \(TG \simeq GT\) dan adjungsi, baris kedua isomorfik dengan barisan yang diinduksi oleh segitiga terbedakan \(X \xrightarrow{f} Y \xrightarrow{g} Z \xrightarrow{+1}\), yakni \(B\) sembarang, Proposisi rujukan menyiratkan bahwa \(A \to GZ\) merupakan isomorfisme. Jadi, \(GX \xrightarrow{Gf} GY \xrightarrow{Gg} GZ \to TGX\) memang merupakan segitiga terbedakan di \(\mathcal{D}\).

Korolari. Misalkan \(\mathcal{D}\) dan \(\mathcal{D}'\) kategori-kategori prabertriangulasi dan funktor-funktor

Bukti. Gunakan [Li1] untuk merealisasikan \((F, G)\) dan \((G, F)\) masing-masing sebagai adjungsi, lalu terapkan Proposisi rujukan.

Definisi–Proposisi (Subkategori Prabertriangulasi). Misalkan \(\mathcal{D}'\) subkategori penuh aditif dari suatu kategori prabertriangulasi \(\mathcal{D}\) yang tertutup terhadap funktor pergeseran \(T\). Nyatakan funktor inklusi dengan \(\iota: \mathcal{D}' \to \mathcal{D}\).

  1. Jika ada, struktur prabertriangulasi pada \(\mathcal{D}'\) yang membuat \(\iota\) menjadi funktor bertriangulasi bersifat unik. Dalam keadaan ini, suatu segitiga \(X \to Y \to Z \xrightarrow{+1}\) di \(\mathcal{D}'\) merupakan segitiga terbedakan jika dan hanya jika ia merupakan segitiga terbedakan di \(\mathcal{D}\).

  2. Struktur prabertriangulasi tersebut ada jika dan hanya jika syarat berikut terpenuhi: apabila \(X \to Y \to Z \xrightarrow{+1}\) merupakan segitiga terbedakan di \(\mathcal{D}\) dan sembarang dua sukunya termasuk dalam \(\operatorname{Ob}(\mathcal{D}')\), maka suku yang lain isomorfik dengan suatu objek di \(\mathcal{D}'\).

  3. Jika lebih lanjut \(\mathcal{D}\) diasumsikan sebagai kategori bertriangulasi, maka \(\mathcal{D}'\) juga merupakan kategori bertriangulasi.

Kategori prabertriangulasi (atau kategori bertriangulasi) \(\mathcal{D}'\) semacam ini disebut subkategori prabertriangulasi (atau subkategori bertriangulasi) dari \(\mathcal{D}\).

Bukti. Pertama, kita tangani (i). Andaikan \(\iota\) merupakan funktor bertriangulasi. Tentu saja, setiap segitiga terbedakan di \(\mathcal{D}'\) merupakan segitiga terbedakan di \(\mathcal{D}\). Sebaliknya, andaikan segitiga terbedakan \(X \xrightarrow{f} Y \to Z \xrightarrow{+1}\) di \(\mathcal{D}\) memenuhi \(X, Y, Z \in \operatorname{Ob}(\mathcal{D}')\). Pilih sembarang segitiga terbedakan \(X \xrightarrow{f} Y \to Z' \xrightarrow{+1}\) di \(\mathcal{D}'\). Dengan menerapkan Korolari rujukan di \(\mathcal{D}\), kedua segitiga tersebut isomorfik. Karena \(\mathcal{D}'\) merupakan subkategori penuh, (TR0) menyiratkan bahwa \(X \xrightarrow{f} Y \to Z \xrightarrow{+1}\) juga merupakan segitiga terbedakan di \(\mathcal{D}'\). Inilah tepatnya struktur prabertriangulasi yang dinyatakan dalam (i).

Jika struktur prabertriangulasi tersebut ada, maka Korolari rujukan yang telah dibuktikan menunjukkan bahwa syarat dalam (ii) perlu, sebab setelah rotasi kita selalu dapat mengandaikan \(X, Y \in \operatorname{Ob}(\mathcal{D}')\). Sebaliknya, andaikan syarat (ii) terpenuhi, dan definisikan segitiga terbedakan di \(\mathcal{D}'\) dengan cara yang dinyatakan dalam (i). Aksioma (TR0), (TR1), (TR3), dan (TR4) untuk \(\mathcal{D}'\) diwarisi langsung dari \(\mathcal{D}\). Untuk (TR2), bagi suatu morfisme \(f: X \to Y\) di \(\mathcal{D}'\), pilih segitiga terbedakan \(X \xrightarrow{f} Y \to Z \xrightarrow{+1}\) di \(\mathcal{D}\). Syarat tersebut menyatakan bahwa \(Z\) isomorfik dengan suatu objek di \(\mathcal{D}'\); jadi, kita boleh mengandaikan bahwa \(Z \in \operatorname{Ob}(\mathcal{D}')\), dan dengan demikian memperoleh segitiga terbedakan di \(\mathcal{D}'\). Terbukti bahwa \(\mathcal{D}'\) menjadi kategori prabertriangulasi. Ini membuktikan kecukupan.

Untuk (iii), intinya ialah memverifikasi (TR5) bagi \(\mathcal{D}'\). Sesungguhnya, segitiga \(Z' \to Y' \to X' \xrightarrow{+1}\) yang diperoleh dengan menerapkan (TR5) di \(\mathcal{D}\) juga secara otomatis merupakan segitiga terbedakan di \(\mathcal{D}'\) menurut (i).

Konvensi. Tetapkan suatu kategori \(\mathcal{C}\). Suatu subkategori \(\mathcal{C}'\) disebut subkategori jenuh apabila tertutup terhadap isomorfisme, yakni \[\forall X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C}'), \; \forall Y \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C}), \quad X \simeq Y \implies Y \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C}') .\] Untuk setiap keluarga subkategori penuh \((\mathcal{C}_i)_{i \in I}\), dengan \(I\) tidak kosong, irisannya \(\bigcap_{i \in I} \mathcal{C}_i\) menurut definisi merupakan subkategori penuh dari \(\mathcal{C}\) yang memenuhi \(\operatorname{Ob}\left( \bigcap_{i \in I} \mathcal{C}_i \right) = \bigcap_{i \in I} \operatorname{Ob}(\mathcal{C}_i)\).

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{D}\) kategori prabertriangulasi (atau kategori bertriangulasi), dan \((\mathcal{D}_i)_{i \in I}\) suatu keluarga subkategori prabertriangulasi jenuh (atau subkategori bertriangulasi jenuh), dengan \(I \neq \emptyset\). Maka \(\bigcap_{i \in I} \mathcal{D}_i\) juga merupakan subkategori prabertriangulasi jenuh (atau subkategori bertriangulasi jenuh).

Bukti. Irisan subkategori-subkategori jenuh jelas mempertahankan syarat dalam Definisi–Proposisi rujukan (ii).

Suatu teknik yang umum ialah memotong subkategori prabertriangulasi jenuh (atau subkategori bertriangulasi jenuh) dengan menggunakan funktor kohomologis.

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{D}\) kategori prabertriangulasi (atau kategori bertriangulasi), \(H: \mathcal{D} \to \mathcal{A}\) suatu funktor kohomologis, dan \(\mathcal{T}\) suatu subkategori Serre lemah dari \(\mathcal{A}\) (Definisi rujukan). Definisikan subkategori penuh \(\mathcal{D}_{H, \mathcal{T}}\) dari \(\mathcal{D}\) dengan \[X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{D}_{H, \mathcal{T}}) \iff \forall n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}, \; H(T^n X) \in \operatorname{Ob}(\mathcal{T}).\] Maka \(\mathcal{D}_{H, \mathcal{T}}\) merupakan subkategori prabertriangulasi jenuh (atau subkategori bertriangulasi jenuh) dari \(\mathcal{D}\).

Bukti. Cukup memverifikasi syarat dalam Definisi–Proposisi rujukan (ii). Ingat bahwa suatu subkategori Serre lemah bersifat jenuh. Karena itu, sifat jenuh dan \(T\)-invariansi dari \(\mathcal{D}_{H, \mathcal{T}}\) sudah jelas. Sekarang tinjau segitiga terbedakan \(X \to Y \to Z \xrightarrow{+1}\) di \(\mathcal{D}\) yang dua sukunya berada dalam \(\mathcal{D}_{H, \mathcal{T}}\). Setelah merotasi, tanpa mengurangi keumuman kita dapat mengandaikan bahwa \(X, Z \in \operatorname{Ob}(\mathcal{D}_{H, \mathcal{T}})\). Untuk setiap \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\), terdapat barisan eksak \[H(T^{n-1} Z) \to H(T^n X) \to H(T^n Y) \to H(T^n Z) \to H(T^{n+1} X).\] Dengan menerapkan definisi subkategori Serre lemah, segera diperoleh \(H(T^n Y) \in \operatorname{Ob}(\mathcal{T})\).

Contoh. Misalkan \(\mathcal{D}\) kategori prabertriangulasi (atau kategori bertriangulasi) dan \(H: \mathcal{D} \to \mathcal{A}\) suatu funktor kohomologis. Definisikan \(\mathcal{N}_H\) sebagai subkategori penuh yang objek-objeknya memenuhi \(H(T^n X) = 0\) untuk setiap \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\). Ini sama dengan mengambil \(\mathcal{T}\) sebagai subkategori yang terdiri atas objek nol dalam Proposisi rujukan. Dengan demikian, \(\mathcal{N}_H\) merupakan subkategori prabertriangulasi (atau subkategori bertriangulasi).

Hasil teknis berikut akan digunakan kemudian dalam § 4.3; hasil ini bergantung pada aksioma oktahedral (TR5).

Lema (J.-L. Verdier). Setiap diagram komutatif dalam suatu kategori bertriangulasi \(\mathcal{D}\)

\(\star\) antikomutatif (yakni \((To) h'' = -(Th') q\)), dan semua persegi lainnya komutatif.

Bukti. Kita akan membangun segitiga-segitiga terbedakan yang diminta secara bertahap, lalu membuktikan sifat komutatif dan antikomutatifnya. Pertama, terapkan (TR2) pada \(u\), \(v\), \(f\), dan \(f'\) secara terpisah untuk memperoleh bagian diagram

\(fu = vf' : X' \to Y\) untuk memperoleh segitiga terbedakan \(X' \to Y \xrightarrow{m} A \xrightarrow{n} TX'\). Konstruksi berikut akan didasarkan pada (TR5).

  1. Terapkan (TR5) pada tiga segitiga terbedakan yang memuat \(f'\), \(v\), dan \(vf'\) untuk memperoleh morfisme di antara segitiga-segitiga terbedakan berikut:

  2. Terapkan (TR5) pada tiga segitiga terbedakan yang memuat \(u\), \(f\), dan \(fu\) untuk memperoleh morfisme di antara segitiga-segitiga terbedakan berikut:

  3. Terapkan (TR2) pada \(f'' := ja: X'' \to Y''\) untuk memperoleh segitiga terbedakan \(X'' \xrightarrow{f''} Y'' \xrightarrow{g''} Z'' \xrightarrow{h''} TX''\).

  4. Tinjau segitiga-segitiga terbedakan berikut, yang diperoleh dari langkah-langkah di atas bersama rotasi (TR3): \[\begin{gather*} X'' \xrightarrow{a} A \xrightarrow{b} Z \xrightarrow{c} TX'', \quad A \xrightarrow{j} Y'' \xrightarrow{k} TZ' \xrightarrow{-Ti} TA, \\ X'' \xrightarrow{f'' = ja} Y'' \xrightarrow{g''} Z'' \xrightarrow{h''} TX'' . \end{gather*}\] Penerapan (TR5) kemudian memberikan morfisme di antara segitiga-segitiga terbedakan \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:triangulated-9-diag-aux-2}{}\text{READERDIAGRAM0020} \end{equation}\] Baris terakhir adalah segitiga terbedakan yang baru dibangun. Tetapkan \(w := bi\). Komutativitas diagram persamaan menyiratkan \(l = -Tw\); karena itu, rotasi memberikan segitiga terbedakan \[Z' \xrightarrow{w} Z \xrightarrow{t} Z'' \xrightarrow{q} TZ' .\]

Operasi-operasi di atas memberikan baris kedua dan kolom ketiga dari diagram yang diminta. Baris pertama yang tersisa (atau kolom keempat) diperoleh dengan merotasi baris keempat (atau kolom pertama) menurut (TR3), sehingga baris (atau kolom) tersebut juga merupakan segitiga terbedakan (lihat Catatan rujukan).

Sekarang kita verifikasi sifat komutatif dan antikomutatifnya. Dari \(w = bi\) dan \(s = jm\) yang disiratkan oleh persamaan, terlihat bahwa \((u, v, w)\) dan \((r, s, t)\) berturut-turut merupakan komposisi \[\begin{gather*} (X', Y', Z') \xrightarrow[\href{#eqn:triangulated-9-diag-aux-0}{persamaan}]{(\ensuremath{\mathrm{id}}, v, i)} (X', Y, A) \xrightarrow[\href{#eqn:triangulated-9-diag-aux-1}{persamaan}]{(u, \ensuremath{\mathrm{id}}, b)} (X, Y, Z), \\ (X, Y, Z) \xrightarrow[\href{#eqn:triangulated-9-diag-aux-1}{persamaan}]{(r, m, \ensuremath{\mathrm{id}})} (X'', A, Z) \xrightarrow[\href{#eqn:triangulated-9-diag-aux-2}{persamaan}]{(\ensuremath{\mathrm{id}}, j, t)} (X'', Y'', Z''), \end{gather*}\] sehingga keduanya merupakan morfisme di antara segitiga-segitiga. Terakhir, tinjau morfisme \((o, p, q, -To)\) dalam diagram. Tinggal dibuktikan bahwa diagram berikut komutatif: \[\text{READERDIAGRAM0021}\] Memang, persamaan menyiratkan \(o = na\), sehingga kedua sayap komutatif. Karena tiga persegi di sisi kanan persamaan komutatif, bagian atas juga komutatif; komutativitas bagian bawah mengikuti dari persamaan. Ini membuktikan pernyataan.

Kecuali Proposisi rujukan, semua pernyataan dalam bagian ini juga berlaku untuk kategori \(\Bbbk\)-linear, dengan \(\Bbbk\) suatu gelanggang komutatif.

Catatan. Generator dan objek kompak dalam kategori bertriangulasi merupakan topik penting yang tidak dibahas dalam buku ini. Walaupun gagasannya serupa dengan versi dalam Definisi rujukan dan A.2.2, konsep tersebut memerlukan definisi yang berbeda dalam kategori bertriangulasi. Hal ini mengarah pada bentuk penting Teorema Keterwakilan Brown untuk kategori bertriangulasi: jika \(\mathcal{D}\) merupakan kategori bertriangulasi “dibangkitkan secara kompak” yang memiliki \(\coprod\) kecil, dan funktor kohomologis \(H: \mathcal{D}^{\operatorname{op}} \to \ensuremath{\mathsf{Ab}}\) memetakan \(\coprod\) kecil di \(\mathcal{D}\) ke \(\prod\) di \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\), maka \(H\) terwakili. Pembaca yang memerlukannya disarankan merujuk pada [stacks].

Perhatikan kemiripan antara Teorema Keterwakilan Brown dan berbagai teorema keterwakilan atau teorema funktor adjoin dalam §rujukan, §rujukan, dan § A.2.

Lokalisasi Kategori Bertriangulasi

Bagian ini mengkaji hubungan antara kategori bertriangulasi dan teori lokalisasi Gabriel–Zisman. Secara khusus,

Selanjutnya, \((\mathcal{D}, T)\) selalu dianggap sebagai kategori prabertriangulasi. Jika pembahasan diperluas dari kategori aditif ke konteks \(\Bbbk\)-linear, dengan \(\Bbbk\) suatu gelanggang komutatif sembarang, semua hasil dalam bagian ini mempunyai generalisasi yang sepadan; perinciannya tidak diberikan.

Definisi. Misalkan \(S \subset \operatorname{Mor}(\mathcal{D})\) suatu sistem multiplikatif dari Definisi rujukan. Sistem \(S\) disebut kompatibel dengan triangulasi jika kondisi-kondisi berikut dipenuhi.

  1. Untuk \(s \in \operatorname{Mor}(\mathcal{D})\), berlaku \(s \in S\) jika dan hanya jika \(Ts \in S\).

  2. Tinjau diagram berikut, yang bagian bergaris penuhnya diberikan:

    \(\alpha, \beta \in S\), maka terdapat morfisme \(\gamma\) yang ditunjukkan dengan garis putus-putus sedemikian sehingga seluruh diagram komutatif dan \(\gamma \in S\).

Perhatikan bahwa (ST2) merupakan penguatan (TR4) bagi \(S\).

Proposisi. Misalkan suatu sistem multiplikatif \(S \subset \operatorname{Mor}(\mathcal{D})\) kompatibel dengan triangulasi. Maka lokalisasi \(\mathcal{D}[S^{-1}]\) mempunyai struktur kategori prabertriangulasi yang unik sedemikian sehingga \(Q: \mathcal{D} \to \mathcal{D}[S^{-1}]\) merupakan funktor bertriangulasi. Hingga isomorfisme, segitiga-segitiga terbedakan dalam \(\mathcal{D}[S^{-1}]\) tepat merupakan citra segitiga-segitiga terbedakan dalam \(\mathcal{D}\). Jika \(\mathcal{D}\) kategori bertriangulasi, maka \(\mathcal{D}[S^{-1}]\) juga demikian.

Bukti. Teorema rujukan menunjukkan bahwa \(\mathcal{D}[S^{-1}]\) merupakan kategori aditif. Selain itu, (ST1) dan sifat universal lokalisasi memberikan sepasang funktor unik dari \(\mathcal{D}[S^{-1}]\) ke dirinya sendiri yang membuat diagram berikut komutatif:

\((\mathcal{D}[S^{-1}], T)\) menjadi kategori aditif dengan pergeseran.

Kita terlebih dahulu membuktikan keunikan struktur prabertriangulasi. Menurut definisi, funktor bertriangulasi \(Q\) harus mempertahankan segitiga-segitiga terbedakan. Sebaliknya, misalkan \(X \xrightarrow{f} Y \to Z \xrightarrow{+1}\) suatu segitiga terbedakan dalam \(\mathcal{D}[S^{-1}]\). Setelah menggantinya dengan segitiga yang isomorfik, kita boleh mengandaikan bahwa \(f: X \to Y\) berasal dari suatu morfisme dalam \(\mathcal{D}\), yang demi menghindari kerancuan ditulis \(f_0: X_0 \to Y_0\). Dengan (TR2), perluas \(f_0\) menjadi segitiga terbedakan \(X_0 \xrightarrow{f_0} Y_0 \to Z_0 \xrightarrow{+1}\). Maka Korolari rujukan menjamin bahwa citranya di bawah \(Q\) isomorfik dengan segitiga semula.

Sekarang kita membuktikan keberadaan struktur prabertriangulasi. Definisikan segitiga-segitiga terbedakan dalam \(\mathcal{D}[S^{-1}]\) seperti yang dinyatakan dalam proposisi. Aksioma (TR0) langsung terpenuhi, sedangkan (TR1) dan (TR3) diwarisi langsung dari \(\mathcal{D}\). Untuk (TR2), tinjau suatu morfisme \(f: X \to Y\) dalam \(\mathcal{D}[S^{-1}]\). Seperti biasa, setelah mengganti objek-objeknya melalui isomorfisme yang berasal dari \(S\), kita boleh mengandaikan bahwa \(f\) berasal dari \(\mathcal{D}\); dengan demikian (TR2) juga cukup menggunakan pernyataan dalam \(\mathcal{D}\).

Untuk (TR4), tinjau diagram komutatif berikut dalam \(\mathcal{D}[S^{-1}]\); bagian bergaris putus-putus akan dibahas kemudian.

\(\mathcal{D}\). Berdasarkan konstruksi dalam §rujukan, dapat dibuktikan bahwa terdapat \(A, B \in \operatorname{Ob}(\mathcal{D})\), suatu morfisme \([A \to B] \in \operatorname{Mor}(\mathcal{D})\), serta \(s, t \in S\), sedemikian sehingga \(\alpha = as^{-1}\) dan \(\beta = bt^{-1}\) dalam \(\mathcal{D}[S^{-1}]\) dan bagian bergaris penuh pada diagram berikut komutatif dalam \(\mathcal{D}\); bagian bergaris putus-putus dan objek \(C\) akan dibahas kemudian. \[\text{READERDIAGRAM0004}\] Konstruksi eksplisitnya agak rumit dan dijadikan latihan berpanduan dalam .

Sekarang terapkan (TR2) pada \(A \to B\) dalam \(\mathcal{D}\) untuk memperoleh segitiga terbedakan \(A \to B \to C \xrightarrow{+1}\) pada baris kedua. Kemudian terapkan (ST2) untuk memperoleh \(C \xrightarrow{u \in S} Z\), lalu terapkan (TR4) untuk memperoleh \(C \xrightarrow{c} Z'\), sedemikian sehingga seluruh diagram komutatif dalam \(\mathcal{D}\). Dalam \(\mathcal{D}[S^{-1}]\), ambil \(\gamma := c u^{-1}\). Dengan pilihan ini, seluruh diagram persamaan komutatif. Jadi (TR4) telah diverifikasi.

Jika \(\mathcal{D}\) merupakan kategori bertriangulasi, (TR5) untuk \(\mathcal{D}[S^{-1}]\) juga cukup diverifikasi dalam \(\mathcal{D}\).

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{N}\) subkategori bertriangulasi jenuh dari suatu kategori bertriangulasi \(\mathcal{D}\) (Definisi–Proposisi rujukan, Konvensi rujukan). Maka \[S\mathcal{N} := \left\{\begin{array}{r|l} s \in \operatorname{Mor}(\mathcal{D}) & \exists \;\text{segitiga terbedakan}\; X \xrightarrow{s} Y \to Z \xrightarrow{+1} \\ & \text{sedemikian sehingga}\; Z \in \operatorname{Ob}(\mathcal{N}) \end{array}\right\}\] merupakan sistem multiplikatif yang kompatibel dengan triangulasi.

Bukti. Karena \(\mathcal{N}\) tertutup terhadap pergeseran, dengan merotasi segitiga terlihat bahwa \(S\mathcal{N}\) memenuhi (ST1). Selanjutnya, tinjau diagram komutatif dalam (ST2) dan andaikan \(\alpha, \beta \in S\mathcal{N}\). Lema rujukan memberikan diagram

\((\alpha, \beta, \gamma)\) memberikan suatu morfisme di antara segitiga-segitiga. Dengan menerapkan sifat jenuh \(\mathcal{N}\), fakta bahwa \(\alpha, \beta \in S\), dan Korolari rujukan, terlihat bahwa \(X'', Y'' \in \operatorname{Ob}(\mathcal{N})\). Definisi subkategori bertriangulasi jenuh selanjutnya menyiratkan \(Z'' \in \operatorname{Ob}(\mathcal{N})\), sehingga \(\gamma \in S\). Ini memverifikasi (ST2).

Berikutnya kita verifikasi aksioma-aksioma sistem multiplikatif (Definisi rujukan). Karena \(0 \in \operatorname{Ob}(\mathcal{N})\), aksioma (S1) mengikuti dari (TR1).

Untuk memverifikasi (S2), misalkan \(f, g \in S\mathcal{N}\). Pilih segitiga terbedakan \(X \xrightarrow{f} Y \to Z' \xrightarrow{+1}\) dan \(Y \xrightarrow{g} Z \to X' \xrightarrow{+1}\) dengan \(Z', X' \in \operatorname{Ob}(\mathcal{N})\), lalu gunakan (TR2) untuk memilih segitiga terbedakan \(X \xrightarrow{gf} Z \to Y' \xrightarrow{+1}\). Penerapan (TR5) memberikan segitiga terbedakan \(Z' \to Y' \to X' \xrightarrow{+1}\). Karena itu, sifat subkategori bertriangulasi jenuh menyiratkan \(Y' \in \operatorname{Ob}(\mathcal{N})\), yakni \(gf \in S\mathcal{N}\).

Untuk memverifikasi (S3), tinjau morfisme-morfisme \(X \xrightarrow{s \in S\mathcal{N}} Z \xleftarrow{f} Y\). Pilih segitiga terbedakan \(X \xrightarrow{s} Z \xrightarrow{h} N \xrightarrow{+1}\) dengan \(N \in \operatorname{Ob}(\mathcal{N})\), lalu gunakan (TR2) untuk memilih segitiga \(Y \xrightarrow{hf} N \to U \xrightarrow{+1}\). Terapkan (TR4) pada bagian bergaris penuh dari diagram

\(s': W := T^{-1} U \to Y\) dari \(S\mathcal{N}\), morfisme yang sesuai \(f': W \to X\), beserta diagram komutatif yang dipersyaratkan dalam (S3):

Untuk memverifikasi (S4), dalam aksioma itu gantikan \((f, g)\) dengan \((f-g, 0)\). Cukup dibuktikan pernyataan berikut: untuk suatu morfisme \(f: X \to Y\), jika terdapat \(s: Y \to W\) dengan \(s \in S\mathcal{N}\) dan \(sf = 0\), maka terdapat \(t: Z \to X\) dengan \(t \in S\mathcal{N}\) dan \(ft = 0\). Untuk membuktikannya, pilih segitiga terbedakan \(N \to Y \xrightarrow{s} W \xrightarrow{+1}\) dengan \(N \in \operatorname{Ob}(\mathcal{N})\). Karena \(\operatorname{Hom}(X, \cdot)\) merupakan funktor kohomologis dan \(sf=0\), terdapat \(h \in \operatorname{Hom}(X, N)\) sedemikian sehingga \(f\) mempunyai faktorisasi \(X \xrightarrow{h} N \to Y\). Pilih segitiga terbedakan \(Z \xrightarrow{t} X \xrightarrow{h} N \xrightarrow{+1}\); maka \(t \in S\mathcal{N}\). Di sisi lain, \(ht=0\) (Lema rujukan) menyiratkan \(ft = 0\). Jadi, (S4) terpenuhi.

Argumen untuk versi dual (S3) dan (S4) persis sama.

Teorema (Lokalisasi Verdier). Misalkan \(\mathcal{N}\) subkategori bertriangulasi jenuh dari \(\mathcal{D}\). Definisikan \(\mathcal{D}/\mathcal{N} := \mathcal{D}\left[ (S\mathcal{N})^{-1}\right]\) (yang mungkin merupakan kategori “besar”), dengan struktur bertriangulasi dari Proposisi rujukan. Maka funktor lokalisasi \(Q: \mathcal{D} \to \mathcal{D}/\mathcal{N}\) mempunyai sifat-sifat berikut.

  1. Untuk setiap morfisme \(f: X \to Y\) dalam \(\mathcal{D}\), berlaku \(Qf = 0\) jika dan hanya jika \(f\) dapat difaktorkan sebagai \(X \to N \to Y\) dengan \(N \in \operatorname{Ob}(\mathcal{N})\); khususnya, \(Q\) memetakan \(\mathcal{N}\) ke \(0\).

  2. Untuk setiap kategori prabertriangulasi \(\mathcal{E}\) dan funktor bertriangulasi \(F: \mathcal{D} \to \mathcal{E}\), jika \(F\) memetakan \(\mathcal{N}\) ke \(0\), maka \(F\) terfaktorkan secara unik sebagai \(\mathcal{D} \xrightarrow{Q} \mathcal{D}/\mathcal{N} \xrightarrow{\overline{F}} \mathcal{E}\), dengan \(\overline{F}\) suatu funktor bertriangulasi.

  3. Untuk setiap kategori abelian \(\mathcal{A}\) dan funktor kohomologis \(H: \mathcal{D} \to \mathcal{A}\), jika \(H\) memetakan \(\mathcal{N}\) ke \(0\), maka \(H\) terfaktorkan secara unik sebagai \(\mathcal{D} \xrightarrow{Q} \mathcal{D}/\mathcal{N} \xrightarrow{\overline{H}} \mathcal{A}\), dengan \(\overline{H}\) suatu funktor kohomologis.

Bukti. Untuk (i), jika \(f\) mempunyai faktorisasi \(X \to N \to Y\), maka \(Qf = 0\). Memang, rotasi \(N \to 0 \to TN \xrightarrow{+1}\) dari segitiga terbedakan \(N \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}_N} N \to 0 \xrightarrow{+1}\) menunjukkan bahwa \(N \to 0\) dipetakan menjadi suatu isomorfisme dalam \(\mathcal{D}/\mathcal{N}\). Sebaliknya, jika \(Qf = 0\), maka terdapat morfisme \(s: M \to X\) dengan \(s \in S\mathcal{N}\) dan \(fs = 0\) (Korolari rujukan). Menurut definisi \(S\mathcal{N}\), terdapat diagram komutatif yang setiap barisnya merupakan segitiga terbedakan (bagian bergaris penuh):

\(f\) sebagai \(X \to N \to Y\).

Tinjau situasi dalam (ii). Misalkan \(s \in S\mathcal{N}\) dan masukkan \(s\) ke dalam segitiga terbedakan \(X \xrightarrow{s} Y \to N \xrightarrow{+1}\) dengan \(N \in \operatorname{Ob}(\mathcal{N})\). Maka \(FX \xrightarrow{Fs} FY \to 0 \xrightarrow{+1}\) merupakan segitiga terbedakan dalam \(\mathcal{E}\). Korolari rujukan menunjukkan bahwa \(Fs\) merupakan isomorfisme. Sifat universal kemudian memberikan faktorisasi unik \(H = \overline{F} \circ Q\), dengan \(\overline{F}\) suatu funktor aditif. Mengingat deskripsi struktur bertriangulasi pada \(\mathcal{D}/\mathcal{N}\) (Proposisi rujukan), mudah diverifikasi bahwa \(\overline{F}\) mempertahankan pergeseran dan segitiga; perinciannya diserahkan kepada pembaca.

Tinjau situasi dalam (iii). Sekali lagi, masukkan \(s \in S\mathcal{N}\) ke dalam segitiga terbedakan \(X \xrightarrow{s} Y \to N \xrightarrow{+1}\). Dengan menerapkan \(H\), diperoleh barisan eksak \(\underbracket{HT^{-1} N}_{=0} \to HX \xrightarrow{Hs} HY \to \underbracket{HN}_{=0}\), sehingga \(Hs\) merupakan isomorfisme. Sifat universal kemudian memberikan faktorisasi unik \(H = \overline{H} \circ Q\), dengan \(\overline{H}\) suatu funktor aditif. Untuk memverifikasi bahwa \(\overline{H}\) merupakan funktor kohomologis, ingat bahwa segitiga-segitiga terbedakan dalam \(\mathcal{D}/\mathcal{N}\) isomorfik dengan citra segitiga-segitiga terbedakan dalam \(\mathcal{D}\).

Contoh. Funktor kohomologis memberikan suatu kelas penting sistem multiplikatif yang kompatibel dengan triangulasi. Misalkan \(H: \mathcal{D} \to \mathcal{A}\) suatu funktor kohomologis. Untuk morfisme \(f: X \to Y\) dalam \(\mathcal{D}\), jika \(H(T^n f)\) merupakan isomorfisme dalam \(\mathcal{A}\) untuk setiap \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\), maka \(f\) disebut \(H\)-kuasi-isomorfisme. Semua \(H\)-kuasi-isomorfisme membentuk himpunan \(S_H \subset \operatorname{Mor}(\mathcal{D})\). Himpunan ini jelas memenuhi (ST1), sedangkan (ST2) merupakan akibat dari barisan eksak panjang suatu funktor kohomologis (Catatan rujukan) bersama Proposisi rujukan.

Di sisi lain, definisikan \(\mathcal{N}_H\) seperti dalam Contoh rujukan. Ini merupakan subkategori bertriangulasi jenuh, sehingga \(S\mathcal{N}_H\) dapat didefinisikan. Keduanya mempunyai hubungan sederhana berikut.

Proposisi. Misalkan \(H: \mathcal{D} \to \mathcal{A}\) suatu funktor kohomologis. Maka \(S\mathcal{N}_H = S_H\).

Bukti. Misalkan \(f: X \to Y\) suatu morfisme dalam \(\mathcal{D}\). Perluas \(f\) menjadi segitiga terbedakan \(X \xrightarrow{f} Y \to N \xrightarrow{+1}\). Ingat bahwa \(N\) unik hingga isomorfisme. Karena itu, barisan eksak panjang suatu funktor kohomologis menyiratkan \[f \;\text{merupakan $H$-kuasi-isomorfisme} \iff \forall n, \; H(T^n N) = 0,\] dan ruas kanan setara dengan \(N \in \operatorname{Ob}(\mathcal{N}_H)\). Ini membuktikan pernyataan.

Dengan demikian, terdapat sekurang-kurangnya dua cara untuk melokalkan pada \(S_H\): menambahkan invers bagi unsur-unsur \(S_H\), atau menolkan \(\mathcal{N}_H\). Ini memberikan dua sifat universal bagi lokalisasi Verdier \(Q: \mathcal{D} \to \mathcal{D}/\mathcal{N}_H = \mathcal{D}[S_H^{-1}]\). Terakhir, kita bahas hubungan antara lokalisasi dan subkategori. Misalkan \(\mathcal{N}\) dan \(\mathcal{I}\) subkategori bertriangulasi dari kategori bertriangulasi \(\mathcal{D}\), dengan \(\mathcal{N}\) jenuh. Maka \(\mathcal{N} \cap \mathcal{I}\) juga merupakan subkategori bertriangulasi jenuh dari \(\mathcal{I}\). Sifat universal lokalisasi Verdier kemudian menentukan funktor bertriangulasi \(i: \mathcal{I}/(\mathcal{N} \cap \mathcal{I}) \to \mathcal{D}/\mathcal{N}\). Perhatikan fakta sederhana berikut. Sistem \(S(\mathcal{N} \cap \mathcal{I})\) yang didefinisikan relatif terhadap \(\mathcal{N} \cap \mathcal{I} \subset \mathcal{I}\) memenuhi \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:S-N-D}{} S(\mathcal{N} \cap \mathcal{I}) = S\mathcal{N} \cap \operatorname{Mor}(\mathcal{I}). \end{equation}\] Inklusi \(\subset\) jelas. Untuk inklusi \(\supset\), andaikan suatu morfisme \(f: X \to Y\) dalam \(\mathcal{I}\) dapat dimasukkan ke segitiga terbedakan \(X \xrightarrow{f} Y \to N \xrightarrow{+1}\) dalam \(\mathcal{D}\) dengan \(N \in \operatorname{Ob}(\mathcal{N})\). Korolari rujukan menunjukkan bahwa \(N\) isomorfik dengan suatu objek dalam \(\mathcal{I}\). Karena \(\mathcal{N}\) jenuh, kita boleh mengambil \(N \in \operatorname{Ob}(\mathcal{N} \cap \mathcal{I})\), sehingga \(f \in S(\mathcal{N} \cap \mathcal{I})\).

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{N}\), \(\mathcal{D}\), dan \(\mathcal{I}\) seperti di atas, dan andaikan “syarat resolusi” berikut terpenuhi: untuk setiap \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{D})\), terdapat \(U \in \operatorname{Ob}(\mathcal{I})\) dan suatu morfisme \(U \to X\) yang termasuk dalam \(S\mathcal{N}\). Dalam keadaan ini, \(i: \mathcal{I}/(\mathcal{N} \cap \mathcal{I}) \to \mathcal{D}/\mathcal{N}\) merupakan ekuivalensi kategori bertriangulasi.

Kesimpulan yang sama tetap berlaku jika syarat resolusi diganti dengan: untuk setiap \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{D})\), terdapat \(U \in \operatorname{Ob}(\mathcal{I})\) dan suatu morfisme \(X \to U\) yang termasuk dalam \(S\mathcal{N}\).

Bukti. Proposisi rujukan menyiratkan bahwa \(i\) merupakan ekuivalensi, dan Korolari rujukan menunjukkan bahwa ekuivalensi tersebut bertriangulasi.

Hasil di atas akan digunakan dalam kajian funktor turunan.

Kategori Turunan

Paruh pertama bagian ini membahas kategori aditif \(\mathcal{A}\); ketika kategori turunan didefinisikan kemudian, \(\mathcal{A}\) akan disyaratkan sebagai kategori abelian. Contoh rujukan telah menunjukkan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) dan \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) merupakan kategori aditif dengan pergeseran; funktor pergeseran keduanya dituliskan sebagai \(X \mapsto X[1]\). Tinjau morfisme \(f: X \to Y\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) beserta kerucut pemetaan \(\operatorname{Cone}(f)\). Definisi rujukan kemudian memberikan segitiga berikut dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\):

\(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\).

Teorema. Pandang \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) sebagai kategori aditif dengan pergeseran \(T: X \mapsto X[1]\). Sebut suatu segitiga \(X \to Y \to Z \xrightarrow{+1}\) sebagai segitiga terbedakan dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) apabila segitiga tersebut isomorfik dengan segitiga berbentuk persamaan. Segitiga-segitiga terbedakan ini membentuk himpunan \(\mathcal{H}\) yang menjadikan data \((\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}), T, \mathcal{H})\) suatu kategori bertriangulasi.

Bukti. Kita verifikasi aksioma-aksioma dalam Definisi rujukan satu per satu. (TR0) dan (TR2) jelas berdasarkan definisi, sedangkan (TR3) mengikuti dari diagram komutatif dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) yang diberikan oleh Lema rujukan:

Untuk (TR1), bagi \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}))\) tinjau kerucut pemetaan dari morfisme nol \(0 \to X \to X \xrightarrow{+1}\); rotasi dengan (TR3) memberikan segitiga terbedakan \(X \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}_X} X \to 0 \xrightarrow{+1}\).

Untuk (TR4), tinjau diagram komutatif berikut dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) (bagian bergaris penuh):

\(\mathcal{A}\), yaitu \(h^n: X^n \to (Y')^{n-1}\), sedemikian rupa sehingga \[\beta^n f^n - (f')^n \alpha^n = h^{n+1} d_X^n + d_{Y'}^{n-1} h^n , \quad n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}.\] Dengan notasi matriks, untuk setiap \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\) definisikan morfisme \[\gamma^n = \begin{pmatrix} \alpha^{n+1} & 0 \\ h^{n+1} & \beta^n \end{pmatrix} : X^{n+1} \oplus Y^n \to (X')^{n+1} \oplus (Y')^n .\] Periksa bahwa \[\begin{pmatrix} \alpha^{n+1} & 0 \\ h^{n+1} & \beta^n \end{pmatrix} \begin{pmatrix} -d_X^n & 0 \\ f^n & d_Y^{n-1} \end{pmatrix} = \begin{pmatrix} -d_{X'}^n & 0 \\ (f')^n & d_{Y'}^{n-1} \end{pmatrix} \begin{pmatrix} \alpha^n & 0 \\ h^n & \beta^{n-1} \end{pmatrix},\] sehingga semua matriks tersebut menentukan morfisme \(\gamma: \operatorname{Cone}(f) \to \operatorname{Cone}(f')\). Jelas bahwa dua persegi di sebelah kanan dalam persamaan komutatif di \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Perhatikan bahwa homotopi \((h^n)_{n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}}\) dapat dipilih dengan berbagai cara, sehingga \(\gamma\) tidak unik.

Tersisa verifikasi (TR5). Dalam pernyataan aksioma tersebut, tanpa mengurangi keumuman ambil \(Z' = \operatorname{Cone}(f)\), \(X' = \operatorname{Cone}(g)\), dan \(Y' = \operatorname{Cone}(gf)\), sedangkan \(h\), \(k\), dan \(m\) berturut-turut adalah \(\alpha(f)\), \(\alpha(g)\), dan \(\alpha(gf)\); morfisme-morfisme berderajat \(+1\) yang bersesuaian berbentuk \(\beta(\cdot)\). Funktorialitas kerucut pemetaan (Proposisi rujukan), atau pemeriksaan langsung, memberikan morfisme-morfisme

\(w\) menjadi komutatif. Agar bagian yang tersisa, yakni persegi kanan bawah dalam (TR5), juga komutatif, morfisme \(w: X' \to TZ'\) harus dan hanya dapat diambil sebagai komposisi \[X' \xrightarrow{\beta(g)} TY \xrightarrow{T(\alpha(f))} T Z' .\]

Dengan demikian, tinggal dibuktikan bahwa \(Z' \xrightarrow{u} Y' \xrightarrow{v} X' \xrightarrow{w} TZ'\) merupakan segitiga terbedakan. Perhatikan bahwa untuk setiap \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\), \[\begin{align*} \operatorname{Cone}(u)^n & = \operatorname{Cone}(f)^{n+1} \oplus \operatorname{Cone}(gf)^n = X^{n+2} \oplus Y^{n+1} \oplus X^{n+1} \oplus Z^n , \\ (X')^n & = \operatorname{Cone}(g)^n = Y^{n+1} \oplus Z^n . \end{align*}\] Dengan notasi matriks, definisikan \[\begin{align*} \varphi^n & := \begin{pmatrix} 0 & \ensuremath{\mathrm{id}}_{Y^{n+1}} & f^{n+1} & 0 \\ 0 & 0 & 0 & \ensuremath{\mathrm{id}}_{Z^n} \end{pmatrix} : \operatorname{Cone}(u)^n \to (X')^n , \\ \psi^n & := \begin{pmatrix} 0 & 0 \\ \ensuremath{\mathrm{id}}_{Y^{n+1}} & 0 \\ 0 & 0 \\ 0 & \ensuremath{\mathrm{id}}_{Z^n} \end{pmatrix} : (X')^n \to \operatorname{Cone}(u)^n . \end{align*}\] Pemeriksaan langsung menunjukkan bahwa keduanya memberikan morfisme \(\varphi: \operatorname{Cone}(u) \leftrightarrows X' : \psi\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) yang memenuhi \(\varphi \circ \psi = \ensuremath{\mathrm{id}}_{X'}\), serta \(\varphi \circ \alpha(u) = v\) dan \(\beta(u) \circ \psi = w\). Selanjutnya, tinjau diagram

\(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) serta bahwa \(\psi\) dan \(\varphi\) saling invers dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\); satu-satunya hal yang masih perlu dibuktikan ialah bahwa \(\psi \circ \varphi\) homotopik dengan \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\operatorname{Cone}(u)}\). Ambil \(h^n : \operatorname{Cone}(u)^n \to \operatorname{Cone}(u)^{n-1}\) sebagai komposisi langsung \[X^{n+2} \oplus Y^{n+1} \oplus X^{n+1} \oplus Z^n \twoheadrightarrow X^{n+1} \hookrightarrow X^{n+1} \oplus Y^n \oplus X^n \oplus Z^{n-1}.\] Verifikasi rutin memberikan \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\operatorname{Cone}(u)^n} - \psi^n \varphi^n = h^{n+1} d_{\operatorname{Cone}(u)}^n + d_{\operatorname{Cone}(u)}^{n-1} h^n\). Pernyataan pun terbukti.

Ekuivalensi homotopi sangat diperlukan dalam bukti tersebut. Jika kita bekerja pada tingkat \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), kerucut pemetaan tidak dapat memberikan suatu kategori bertriangulasi.

Bukti (Bukti Teorema rujukan dan rujukan). Sekarang kita dapat melengkapi bagian bukti Teorema rujukan yang sebelumnya tertunda. Berdasarkan dualitas, cukup ditinjau keadaan \(Y \xleftarrow{\alpha} X \xrightarrow{\gamma} I\), dengan \(\alpha\) suatu kuasi-isomorfisme dan \(I \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A}))\) terdiri atas objek-objek injektif. Funktor kohomologis \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(\cdot, I)\) (Proposisi rujukan) memberikan barisan eksak panjang \[\begin{multline*} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}\left( \operatorname{Cone}(\alpha), I \right) \to \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(Y, I) \\ \xrightarrow{\alpha^*} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(X, I) \to \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(\operatorname{Cone}(\alpha)[-1], I); \end{multline*}\] Akan tetapi, \(\operatorname{Cone}(\alpha)\) asiklik (Korolari rujukan), sehingga Lema rujukan menyiratkan bahwa \(\alpha^*\) adalah isomorfisme.

Adapun untuk Teorema rujukan mengenai kompleks K-injektif atau K-projektif, argumennya sepenuhnya serupa.

Korolari. Untuk \(\star \in \{+, -, \ensuremath{\mathrm{b}}\}\), kategori \(\ensuremath{\mathsf{K}}^\star(\mathcal{A})\) yang diperkenalkan dalam Definisi rujukan merupakan subkategori bertriangulasi dari \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) (Definisi–Proposisi rujukan).

Bukti. Jelas bahwa \(\ensuremath{\mathsf{K}}^\star(\mathcal{A})\) tertutup terhadap funktor pergeseran. Selanjutnya, bagi kerucut pemetaan \(X \xrightarrow{f} Y \to \operatorname{Cone}(f) \xrightarrow{+1}\), jelas bahwa \(X,Y\) termasuk dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}^\star(\mathcal{A})\) jika dan hanya jika \(\operatorname{Cone}(f) \in \ensuremath{\mathsf{C}}^\star(\mathcal{A})\). Hal ini membuktikan bahwa syarat (ii) dalam Definisi–Proposisi rujukan terpenuhi.

Proposisi. Misalkan \(F: \mathcal{A}_1 \to \mathcal{A}_2\) suatu funktor aditif di antara kategori-kategori aditif. Maka \(\ensuremath{\mathsf{K}}F: \ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}_1) \to \ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}_2)\) merupakan funktor bertriangulasi. Pernyataan yang sama berlaku dengan \(\ensuremath{\mathsf{K}}^\star(\cdot)\) menggantikan \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\cdot)\), dengan \(\star \in \{+, -, \ensuremath{\mathrm{b}}\}\).

Bukti. Pernyataan ini mengikuti dari Proposisi rujukan (mengenai pergeseran) dan Proposisi rujukan (mengenai kerucut pemetaan).

Korolari. Misalkan \(\mathcal{A}'\) suatu subkategori penuh aditif dari \(\mathcal{A}\). Maka \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}')\) membenam sebagai subkategori bertriangulasi dari \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\). Pernyataan yang sama berlaku dengan \(\ensuremath{\mathsf{K}}^\star(\cdot)\) menggantikan \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\cdot)\), dengan \(\star \in \{+, -, \ensuremath{\mathrm{b}}\}\).

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{A}\) suatu kategori abelian. Untuk setiap \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\), funktor \(\operatorname{H}^n: \ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}) \to \mathcal{A}\) merupakan funktor kohomologis dalam pengertian Definisi rujukan. Pernyataan yang sama berlaku dengan \(\ensuremath{\mathsf{K}}^\star(\mathcal{A})\) menggantikan \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\), dengan \(\star \in \{+, -, \ensuremath{\mathrm{b}}\}\).

Bukti. Tinjau segitiga terbedakan dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) yang diberikan oleh kerucut pemetaan, \(X \xrightarrow{f} Y \xrightarrow{\alpha(f)} \operatorname{Cone}(f) \xrightarrow{+1}\). Berdasarkan barisan eksak panjang persamaan dan Korolari rujukan (inti dari §rujukan), barisan \[\operatorname{H}^n(X) \xrightarrow{\operatorname{H}^n(f)} \operatorname{H}^n(Y) \xrightarrow{\operatorname{H}^n(\alpha(f))} \operatorname{H}^n(\operatorname{Cone}(f))\] memang eksak.

Definisi kategori turunan akan melibatkan lokalisasi Verdier. Dengan notasi Contoh rujukan, funktor kohomologis \(\operatorname{H}^0: \ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}) \to \mathcal{A}\) menentukan sistem multiplikatif yang kompatibel dengan triangulasi \[\mathrm{qis} := S_{\operatorname{H}^0} \subset \operatorname{Mor}(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})),\] yang unsur-unsurnya tepat merupakan kuasi-isomorfisme. Sudut pandang lain untuk memahami \(\mathrm{qis}\) ialah meninjau subkategori bertriangulasi jenuh \(\mathcal{N} := \mathcal{N}_{\operatorname{H}^0}\) dari \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) yang terdiri atas kompleks-kompleks asiklik. Proposisi rujukan menyiratkan \(S\mathcal{N} = \mathrm{qis}\). Untuk \(\star \in \{+, -, \ensuremath{\mathrm{b}}\}\), secara serupa kita dapat mendefinisikan sistem multiplikatif yang kompatibel dengan triangulasi \(\mathrm{qis}^\star := \mathrm{qis} \cap \operatorname{Mor}(\ensuremath{\mathsf{K}}^\star(\mathcal{A}))\) dan \(\mathcal{N}^\star := \mathcal{N} \cap \ensuremath{\mathsf{K}}^\star(\mathcal{A})\); keduanya tetap memenuhi \(S\mathcal{N}^\star = \mathrm{qis}^\star\).

Definisi. Kategori turunan dari suatu kategori abelian \(\mathcal{A}\) didefinisikan sebagai kategori bertriangulasi \[\begin{align*} \ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A}) & := \ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\left[ \mathrm{qis}^{-1} \right] \\ & = \ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})/\mathcal{N}. \end{align*}\] Demikian pula, untuk \(\star \in \{+, -, \ensuremath{\mathrm{b}}\}\) dapat didefinisikan kategori bertriangulasi \[\begin{align*} \ensuremath{\mathsf{D}}^\star(\mathcal{A}) & := \ensuremath{\mathsf{K}}^\star(\mathcal{A})\left[ (\mathrm{qis}^\star)^{-1} \right] \\ & = \ensuremath{\mathsf{K}}^\star(\mathcal{A})/\mathcal{N}^\star . \end{align*}\] Kita menyebut \(\ensuremath{\mathsf{D}}^+(\mathcal{A})\) (berturut-turut, \(\ensuremath{\mathsf{D}}^-(\mathcal{A})\) dan \(\ensuremath{\mathsf{D}}^\ensuremath{\mathrm{b}}(\mathcal{A})\)) sebagai kategori turunan terbatas bawah (berturut-turut, terbatas atas dan terbatas) dari \(\mathcal{A}\).

Persoalan yang sulit dihindari ialah mengendalikan ukuran kategori turunan dalam arti teori himpunan, sebab kita tidak menginginkan \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) menjadi kategori “besar”; lihat pembahasan terkait dalam Catatan rujukan. Persoalan ini ditangguhkan hingga Korolari rujukan.

Proposisi. Setiap barisan eksak pendek \(0 \to X \xrightarrow{f} Y \xrightarrow{g} Z \to 0\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) dapat diperluas secara kanonik menjadi segitiga terbedakan \(X \to Y \to Z \xrightarrow{+1}\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\). Secara tepat, dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) terdapat diagram komutatif kanonik

\(\Phi\) dan \(\Phi'\) keduanya merupakan kuasi-isomorfisme.

Bukti. Diagram komutatif tersebut hanyalah pernyataan ulang Lema rujukan. Baris pertama adalah segitiga terbedakan dari kerucut pemetaan \(f\), sedangkan baris ketiga adalah rotasi kerucut pemetaan \(g\).

Dengan demikian, barisan eksak pendek dalam kategori kompleks tercermin dalam struktur bertriangulasi pada kategori turunan. Sebaliknya, kategori abelian \(\mathcal{A}\) yang membuat \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) menjadi kategori abelian sangatlah jarang; latihan-latihan bab ini akan memberikan karakterisasinya. Latihan-latihan bab ini juga akan memperkenalkan grup \(\mathrm{K}_0(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\ensuremath{\mathrm{b}}}(\mathcal{A}))\) dan memberikan hubungan antara grup tersebut dengan \(\mathrm{K}_0(\mathcal{A})\) dari Definisi rujukan; pembaca dianjurkan untuk mencobanya. Berdasarkan karakterisasi \(\mathcal{N}\) dan Teorema rujukan, funktor kohomologis \(\operatorname{H}^n: \ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}) \to \mathcal{A}\) mempunyai faktorisasi melalui kategori turunan sebagai \[\begin{equation*} \index[sym1]{Hn} \operatorname{H}^n: \ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A}) \to \mathcal{A}, \quad \operatorname{H}^n(X) = \operatorname{H}^0(X[n]), \end{equation*}\] dengan \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\). Hal yang sama berlaku bagi \(\star \in \{+, -, \ensuremath{\mathrm{b}}\}\) dan \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\star}(\mathcal{A})\). Sifat universal menentukan funktor-funktor bertriangulasi \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\ensuremath{\mathrm{b}}}(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{D}}^{\pm}(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) yang komutatif dengan funktor kohomologi \(\operatorname{H}^0\). Kita ingin memandang funktor-funktor tersebut sebagai pembenaman subkategori bertriangulasi; untuk itu diperlukan hasil abstrak berikut.

Lema. Misalkan \(\mathcal{N}\) dan \(\mathcal{I}\) subkategori bertriangulasi dari suatu kategori bertriangulasi \(\mathcal{D}\), dengan \(\mathcal{N}\) jenuh. Jika salah satu di antara syarat berikut berlaku dalam \(\mathcal{D}\), maka funktor \(i: \mathcal{I}/(\mathcal{N} \cap \mathcal{I}) \to \mathcal{D}/\mathcal{N}\) penuh dan setia:

  1. setiap morfisme \(Y \to N\) berfaktor sebagai \(Y \to Y' \to N\);

  2. setiap morfisme \(N \to Y\) berfaktor sebagai \(N \to Y' \to Y\);

di sini \(Y \in \operatorname{Ob}(\mathcal{I})\) dan \(N \in \operatorname{Ob}(\mathcal{N})\) diberikan, sedangkan \(Y' \in \operatorname{Ob}(\mathcal{N} \cap \mathcal{I})\).

Bukti. Berdasarkan dualitas, cukup ditinjau kasus ketika (i) berlaku. Ingat bahwa persamaan menjamin \(S(\mathcal{N} \cap \mathcal{I}) = S\mathcal{N} \cap \operatorname{Mor}(\mathcal{I})\). Kita hendak menerapkan kriteria dalam Proposisi rujukan (ii). Karena itu, cukup dibuktikan pernyataan berikut: andaikan \(s: W \to Y\) suatu morfisme dalam sistem multiplikatif \(S\mathcal{N}\) dan \(Y \in \operatorname{Ob}(\mathcal{I})\). Maka terdapat \(g: V \to W\) sedemikian sehingga \(V \in \operatorname{Ob}(\mathcal{I})\) dan \(sg \in S\mathcal{N}\).

Jelas terdapat segitiga terbedakan \(W \xrightarrow{-s} Y \to N \xrightarrow{+1}\) dengan \(N \in \operatorname{Ob}(\mathcal{N})\). Faktorkan \(Y \to N\) sebagai \(Y \xrightarrow{\alpha} Y' \xrightarrow{\beta} N\), dengan \(Y' \in \operatorname{Ob}(\mathcal{N} \cap \mathcal{I})\). Perluas \(\alpha\) menjadi segitiga terbedakan \(V \to Y \xrightarrow{\alpha} Y' \xrightarrow{+1}\) dalam \(\mathcal{I}\) untuk memperoleh diagram berikut, yang bagian bergaris penuhnya telah ditentukan:

\(Tg: TV \to TW\) yang membuat seluruh diagram komutatif. Perhatikan bahwa \(V \in \operatorname{Ob}(\mathcal{I})\) dan \(TV \to TY\) termasuk dalam \(S\mathcal{N}\); oleh karena itu, \(sg: V \to Y\) juga termasuk dalam \(S\mathcal{N}\). Pernyataan terbukti.

Proposisi. Untuk semua \(\star \in \{+, -, \ensuremath{\mathrm{b}}\}\), funktor \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\star}(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) penuh dan setia. Untuk setiap \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A}))\), objek \(X\) isomorfik dengan suatu objek dari \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{+}(\mathcal{A})\) (berturut-turut, \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{-}(\mathcal{A})\) dan \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\ensuremath{\mathrm{b}}}(\mathcal{A})\)) jika dan hanya jika \(n \ll 0\) (berturut-turut, \(n \gg 0\) dan \(|n| \gg 0\)) menyiratkan \(\operatorname{H}^n(X) = 0\).

Bukti. Bagian pertama merupakan penerapan Lema rujukan: di sana ambil \(\mathcal{D} = \ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\), \(\mathcal{I} = \ensuremath{\mathsf{K}}^\star(\mathcal{A})\), dan \(\mathcal{N} = \mathcal{N}_{\operatorname{H}^0}\). Sebagai contoh, untuk \(\star = +\), kita perlu menunjukkan bahwa bagi setiap \(Y \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A}))\), \(N \in \operatorname{Ob}(\mathcal{N})\), dan morfisme \(N \to Y\), terdapat faktorisasi \[N \to Y' \to Y, \quad Y' \in \operatorname{Ob}(\mathcal{N}^+).\] Hal ini berlaku karena, untuk \(n \ll 0\), morfisme \(N \to Y\) secara alami berfaktor sebagai \(N \to \tau^{\geq n} N \to \tau^{\geq n} Y = Y\), dengan \(\tau^{\geq n}\) funktor pemenggalan dari Definisi rujukan dan \(\tau^{\geq n} N \in \operatorname{Ob}(\mathcal{N}^+)\).

Selanjutnya, jika \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\) memenuhi \(n \ll 0 \implies \operatorname{H}^n(X) = 0\), maka untuk \(n \ll 0\) morfisme \(X \to \tau^{\geq n} X\) merupakan kuasi-isomorfisme, sehingga merupakan isomorfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\). Ini mengarakterisasi, hingga isomorfisme, citra \(\ensuremath{\mathsf{D}}^+(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\).

Argumen untuk \(\star = -\) bersifat dual. Dengan cara yang sama, \(\ensuremath{\mathsf{K}}^{\ensuremath{\mathrm{b}}}(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{K}}^\pm(\mathcal{A})\) menginduksi funktor penuh dan setia \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\ensuremath{\mathrm{b}}}(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{D}}^\pm(\mathcal{A})\), dengan citra yang juga dikarakterisasi oleh \(\operatorname{H}^n\). Dari sini diperoleh kasus \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\ensuremath{\mathrm{b}}}(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\).

Korolari. Setiap funktor dalam rangkaian \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\ensuremath{\mathrm{b}}}(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{D}}^{\pm}(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) merupakan pembenaman subkategori bertriangulasi.

Bukti. Gunakan barisan eksak panjang dari \(\operatorname{H}^n\) untuk memverifikasi, bagi \(\star \in \{+, -, \ensuremath{\mathrm{b}}\}\), bahwa \(\ensuremath{\mathsf{D}}^\star(\mathcal{A})\) sebagai subkategori penuh aditif dari \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) memenuhi syarat (ii) dalam Definisi–Proposisi rujukan. Dengan demikian, \(\ensuremath{\mathsf{D}}^\star(\mathcal{A})\) menjadi subkategori bertriangulasi; kasus \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\ensuremath{\mathrm{b}}}(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{D}}^{\pm}(\mathcal{A})\) juga jelas.

Definisi. Untuk \(-\infty \leq s \leq t \leq +\infty\), tuliskan \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{[s,t]}(\mathcal{A})\) (atau \(\ensuremath{\mathsf{K}}^{[s, t]}(\mathcal{A})\)) untuk subkategori penuh dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) (atau \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\)) yang ditentukan oleh syarat \[n \notin [s, t] \implies \operatorname{H}^n(X) = 0 .\] Selain itu, tetapkan \[\begin{align*} \ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq s}(\mathcal{A}) & := \ensuremath{\mathsf{D}}^{[s, +\infty]}(\mathcal{A}), & \ensuremath{\mathsf{D}}^{\leq t}(\mathcal{A}) & := \ensuremath{\mathsf{D}}^{[-\infty, t]}(\mathcal{A}), \\ \ensuremath{\mathsf{K}}^{\geq s}(\mathcal{A}) & := \ensuremath{\mathsf{K}}^{[s, +\infty]}(\mathcal{A}), & \ensuremath{\mathsf{K}}^{\leq t}(\mathcal{A}) & := \ensuremath{\mathsf{K}}^{[-\infty, t]}(\mathcal{A}). \end{align*}\]

Kita mempunyai funktor aditif alami \(\mathcal{A} \to \ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) yang memandang setiap objek sebagai kompleks yang terkonsentrasi pada derajat nol. Teorema rujukan akan menunjukkan bahwa dengan identifikasi ini \(\mathcal{A}\) ekuivalen dengan \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\leq 0}(\mathcal{A}) \cap \ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq 0}(\mathcal{A})\).

Catatan. Jika \(\mathcal{A}\) bersifat \(\Bbbk\)-linear, dengan \(\Bbbk\) suatu gelanggang komutatif, maka \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\), \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\ensuremath{\mathrm{b}}}(\mathcal{A})\), dan seterusnya, serta pembenaman-pembenaman di antaranya, juga bersifat \(\Bbbk\)-linear; lihat Teorema rujukan (iii).

Karena funktor pemenggalan \(\tau^{\leq n}\) dan \(\tau^{\geq n}\) dari Definisi–Proposisi rujukan mempertahankan kompleks asiklik, keduanya menginduksi \(\tau^{\leq n}: \ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{D}}^{\leq n}(\mathcal{A})\) dan \(\tau^{\geq n}: \ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq n}(\mathcal{A})\).

Proposisi. Untuk setiap \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\), kita mempunyai pasangan-pasangan adjoin kanonik dan segitiga terbedakan

Bukti. Cukup dibahas pasangan adjoin pertama. Misalkan \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\leq n}(\mathcal{A}))\) dan \(Y \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A}))\). Unit dan kounit dari pasangan adjoin yang dimaksud berturut-turut adalah \(\eta_X: X \to \tau^{\leq n} X\) dan \(\varepsilon_Y: \tau^{\leq n} Y \to Y\). Morfisme \(\varepsilon_Y\) adalah morfisme kanonik yang sudah ada pada tingkat kompleks, sedangkan \(\eta_X\) adalah invers dari kuasi-isomorfisme \(\tau^{\leq n} X \to X\). Tinggal memverifikasi identitas-identitas segitiga. Setelah melakukan pemenggalan pada tingkat kompleks, cukup meninjaunya ketika \(X\) berasal dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}^{\leq n}(\mathcal{A})\); dalam kasus ini \(\eta_X = \ensuremath{\mathrm{id}}_X\). Identitas-identitas segitiga yang diperlukan kemudian mengikuti dari versi kompleks dalam Proposisi rujukan.

Adapun mengenai segitiga terbedakan tersebut, ingat bahwa pada tingkat \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) terdapat barisan eksak pendek \(0 \to \tau^{\leq n} X \to X \to \tilde{\tau}^{\geq n+1} X \to 0\) dan kuasi-isomorfisme \(\tilde{\tau}^{\geq n+1} X \to \tau^{\geq n+1} X\) (Lema rujukan).

Catatan (Konstruksi Langsung Kategori Turunan). Nyatakan dengan \(\mathrm{Qis} \subset \operatorname{Mor}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\) himpunan semua kuasi-isomorfisme. Andaikan dalam definisi \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) kita tidak terlebih dahulu mengambil \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\), melainkan langsung menambahkan invers bagi kuasi-isomorfisme untuk memperoleh \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})[\mathrm{Qis}^{-1}]\). Apakah hasilnya ekuivalen dengan \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\)? Jawabannya ya. Dengan sedikit memikirkan sifat universal, terlihat bahwa kuncinya ialah memverifikasi sifat berikut bagi setiap kategori \(\mathcal{D}\) dan funktor \(G: \ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}) \to \mathcal{D}\): andaikan \(G\) memetakan \(\mathrm{Qis}\) ke isomorfisme, sedangkan \(f, g \in \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})}(X, Y)\) saling homotopik. Maka \(Gf = Gg\).

Kuncinya ialah menggunakan silinder pemetaan. Misalkan \(h\) suatu homotopi dari \(f\) ke \(g\). Dengan cara dalam Proposisi rujukan (ii), homotopi tersebut menentukan morfisme \(\tilde{h}: \operatorname{Cyl}_X \to Y\) sedemikian sehingga \(f = \tilde{h} i_0\) dan \(g = \tilde{h} i_1\). Akan tetapi, bagian (i) dari proposisi tersebut menyatakan \(j i_0 = j i_1\), dengan \(j: \operatorname{Cyl}_X \to X\) suatu kuasi-isomorfisme. Karena itu, \(Gj\) merupakan isomorfisme, dan hal ini pada gilirannya mengakibatkan \(G i_0 = G i_1\). Sifat tersebut terbukti.

Meskipun \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) dapat dibangun langsung sebagai \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})[\mathrm{Qis}^{-1}]\), keuntungan melewati \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) ialah bahwa kategori terakhir mempunyai struktur bertriangulasi; alasan lainnya ialah bahwa \(\mathrm{Qis}\) bukan suatu sistem multiplikatif. Pernyataan yang sama berlaku bagi \(\ensuremath{\mathsf{D}}^\star(\mathcal{A})\), dengan \(\star \in \{+, -, \ensuremath{\mathrm{b}}\}\).

Jenis penting lainnya dari subkategori bertriangulasi ialah subkategori yang ditentukan oleh kohomologi.

Definisi (Subkategori Bertriangulasi yang Ditentukan oleh Kohomologi). Misalkan \(\mathcal{T}\) suatu subkategori Serre lemah dari \(\mathcal{A}\) (Definisi rujukan). Definisikan subkategori penuh \(\ensuremath{\mathsf{D}}_{\mathcal{T}}(\mathcal{A})\) dari \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) dengan \[X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}_{\mathcal{T}}(\mathcal{A})) \iff \forall n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}, \; \operatorname{H}^n(X) \in \operatorname{Ob}(\mathcal{T}).\] Menurut Proposisi rujukan, ini merupakan subkategori bertriangulasi jenuh dari \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\).

Untuk \(\star \in \{+, -, \ensuremath{\mathrm{b}}\}\), definisikan subkategori bertriangulasi jenuh \(\ensuremath{\mathsf{D}}^\star_{\mathcal{T}}(\mathcal{A}) := \ensuremath{\mathsf{D}}_{\mathcal{T}}(\mathcal{A}) \cap \ensuremath{\mathsf{D}}^\star(\mathcal{A})\).

Terakhir, terdapat hubungan sederhana antara kategori turunan \(\mathcal{A}\) dan \(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\). Berikan struktur bertriangulasi pada kategori lawan dari suatu kategori bertriangulasi dengan cara dalam Catatan rujukan.

Proposisi. Ekuivalensi \(\sigma: \ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})^{\operatorname{op}}\) dari Definisi–Proposisi rujukan menginduksi ekuivalensi kategori-kategori bertriangulasi \[\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}) \simeq \ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})^{\operatorname{op}}, \quad \ensuremath{\mathsf{D}}^\pm(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}) \simeq \ensuremath{\mathsf{D}}^\mp(\mathcal{A})^{\operatorname{op}}, \quad \ensuremath{\mathsf{D}}^{\ensuremath{\mathrm{b}}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}) \simeq \ensuremath{\mathsf{D}}^{\ensuremath{\mathrm{b}}}(\mathcal{A})^{\operatorname{op}}.\] Selain itu, untuk semua \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\) berlaku \(\tau^{\leq n} \circ \sigma = \sigma \circ \tau^{\geq -n}\) dan \(\tau^{\geq n} \circ \sigma = \sigma \circ \tau^{\leq -n}\).

Bukti. Proposisi rujukan menunjukkan bahwa \(\sigma\) menginduksi \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}) \simeq \ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})^{\operatorname{op}}\). Funktor tersebut mempertahankan segitiga terbedakan (bandingkan dengan cermat diagram dalam Proposisi rujukan dan Catatan rujukan: setelah baris pertama pada diagram yang disebut lebih dahulu dibalik, baris itu merupakan citra segitiga terbedakan; baris kedua merupakan segitiga terbedakan dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) dan, setelah dibalik, menjadi segitiga terbedakan dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})^{\operatorname{op}}\)). Funktor tersebut juga mempertahankan kohomologi (Catatan rujukan), sehingga menginduksi \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})^{\operatorname{op}}\). Pernyataan mengenai funktor pemenggalan mengikuti dari Catatan rujukan.

Morfisme dan Ekstensi

Dalam bagian ini, \(\mathcal{A}\) dianggap sebagai kategori abelian. Tanpa penjelasan lebih lanjut, kita mengidentifikasi \(\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\), \(\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}))\), dan \(\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A}))\); bila perlu, kita membedakan himpunan morfisme dalam kategori-kategori tersebut dengan \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}\), \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}\), \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})}\), dan \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}\). Pembaca yang belum mengenal kompleks K-injektif dan K-projektif dapat melewatkan pernyataan-pernyataan yang berkaitan dengannya.

Proposisi. Misalkan \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A}))\) terdiri atas objek-objek injektif, atau, secara lebih umum, misalkan \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\) merupakan kompleks K-injektif sebagaimana dalam Definisi rujukan. Maka \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(\cdot, X) \simeq \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(\cdot, X)\).

Secara dual, misalkan \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^-(\mathcal{A}))\) terdiri atas objek-objek projektif, atau misalkan \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\) merupakan kompleks K-projektif. Maka \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(X, \cdot) \simeq \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(X, \cdot)\).

Bukti. Berdasarkan dualitas, cukup dibahas kasus \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(\cdot, X)\). Lema rujukan memberikan \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:Hom-D-injective-aux}{} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(T, X) \simeq \varinjlim_{\substack{\alpha: S \to T \\ \text{kuasi-isomorfisme dalam }\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(S, X), \quad T \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})). \end{equation}\]

Misalkan \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A}))\) terdiri atas objek-objek injektif. Untuk suatu kuasi-isomorfisme \(\alpha \in \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(S, T)\), Teorema rujukan menunjukkan bahwa \(\alpha^*: \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(T, X) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(S, X)\). Karena itu, \(\varinjlim\) dalam persamaan sama dengan \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(T, X)\).

Jika \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\) merupakan kompleks K-injektif, gunakan Teorema rujukan sebagai gantinya.

Salah satu penerapan langsung proposisi sebelumnya ialah mengendalikan ukuran kategori turunan. Di sini kita kembali menggunakan semesta Grothendieck \(\mathcal{U}\) yang telah dipilih, beserta terminologi kategori-\(\mathcal{U}\) (yakni “kategori” dalam pengertian baku buku ini) dan kategori \(\mathcal{U}\)-kecil.

Korolari. Gunakan notasi di atas. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori-\(\mathcal{U}\).

  1. Jika \(\mathcal{A}\) memiliki cukup banyak objek injektif (atau objek projektif), maka \(\ensuremath{\mathsf{D}}^+(\mathcal{A})\) (atau \(\ensuremath{\mathsf{D}}^-(\mathcal{A})\)) juga merupakan kategori-\(\mathcal{U}\).

  2. Jika \(\mathcal{A}\) memiliki cukup banyak kompleks K-injektif atau K-projektif (Definisi rujukan), maka \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) juga merupakan kategori-\(\mathcal{U}\).

  3. Jika \(\mathcal{A}\) merupakan kategori \(\mathcal{U}\)-kecil, maka \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) juga demikian.

Bukti. Cukup diverifikasi bahwa \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(X, Y)\) merupakan himpunan \(\mathcal{U}\)-kecil. Perhatikan bahwa versi \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}\) mudah ditangani, sebab mudah dibuktikan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) merupakan kategori-\(\mathcal{U}\).

Misalkan \(\mathcal{A}\) memiliki cukup banyak objek injektif dan \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}^+(\mathcal{A}))\). Tanpa mengurangi keumuman, kita dapat mengandaikan bahwa \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A}))\) terdiri atas objek-objek injektif; (i) kemudian mengikuti dari Proposisi rujukan. Jika \(X\) memiliki resolusi K-injektif (atau \(Y\) memiliki resolusi K-projektif), tanpa mengurangi keumuman kita dapat mengandaikan bahwa \(X\) merupakan kompleks K-injektif (atau \(Y\) merupakan kompleks K-projektif); argumen yang sama seperti sebelumnya memberikan (ii).

Untuk (iii), perhatikan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) dalam hal ini merupakan kategori \(\mathcal{U}\)-kecil. Terapkan hal ini pada Catatan rujukan.

Proposisi (Ortogonalitas). Misalkan \(a, b, n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\), \(a < b\).

  1. Jika \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\leq a}(\mathcal{A}))\) dan \(Y \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq b}(\mathcal{A}))\), maka \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(X, Y) = 0\).

  2. Jika \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\leq n}(\mathcal{A}))\) dan \(Y \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq n}(\mathcal{A}))\), maka \(\operatorname{H}^n\) memberikan isomorfisme kanonik \[\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(X, Y) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}\left( \operatorname{H}^n(X), \operatorname{H}^n(Y) \right).\]

Bukti. Misalkan \(a \leq b\). Wakili suatu \(f \in \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(X, Y)\) dengan diagram \(X \xleftarrow{s} Z \xrightarrow{g} Y\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\), dengan \(s\) suatu kuasi-isomorfisme. Dengan mengganti \(f\) oleh \(g\), kita boleh mereduksi ke kasus ketika \(f\) berasal dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Selanjutnya, gantikan \(f\) dengan komposisi \(\tau^{\leq a} X \to X \xrightarrow{f} Y \to \tau^{\geq b} Y\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Kedua morfisme di ujung komposisi ini merupakan kuasi-isomorfisme. Dengan demikian, kita dapat mereduksi lebih lanjut ke kasus \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^{\leq a}(\mathcal{A}))\) dan \(Y \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^{\geq b}(\mathcal{A}))\).

Jika \(a < b\), setiap morfisme \(X \to Y\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) niscaya bernilai \(0\). Ini membuktikan (i).

Sekarang ambil \(X\) dan \(Y\) seperti di atas, tetapi tetapkan \(a = n = b\) untuk menangani (ii). Tinjau morfisme-morfisme kanonik \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:derived-cat-orthogonality-aux}{} \operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}\left( \operatorname{H}^n(X), \operatorname{H}^n(Y) \right) \xleftarrow{\operatorname{H}^n} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})}(X, Y) \to \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(X, Y) \to \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(X, Y). \end{equation}\]

  • Morfisme pertama \(\operatorname{H}^n\) merupakan isomorfisme: karena \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^{\leq n}(\mathcal{A}))\) dan \(Y \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^{\geq n}(\mathcal{A}))\), setiap \(f \in \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})}(X, Y)\) hanya mungkin tak nol pada suku berderajat \(n\), sedangkan satu-satunya syarat pada \(f^n\) ialah \[f^n\left( \operatorname{im}(d_X^{n-1}) \right) = 0 , \quad f\left(X^n\right) \subset \operatorname{ker}\left( d_Y^n \right).\] Namun, \(X^n/\operatorname{im}\left( d_X^{n-1}\right) = \operatorname{H}^n(X)\) dan \(\operatorname{ker}\left(d_Y^n \right) = \operatorname{H}^n(Y)\).

  • Morfisme kedua juga merupakan isomorfisme, sebab syarat pada \(X,Y\) mengakibatkan \(\operatorname{Hom}^{-1}(X, Y) = \{0\}\).

Jadi, untuk membuktikan (ii), tinggal ditunjukkan bahwa morfisme terakhir dalam persamaan merupakan isomorfisme. Dengan menerapkan Lema rujukan, diperoleh \[\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(X, Y) \simeq \varinjlim_{[Y \rightarrowtail Z] \in \operatorname{Ob}(\mathrm{qis}_{Y/}) } \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(X, Z).\] Jika \(Y \to Z\) merupakan kuasi-isomorfisme, maka setiap morfisme dalam \(Y \to Z \to \tau^{\geq n} Z\) merupakan kuasi-isomorfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\). Ini menunjukkan bahwa kuasi-isomorfisme \(Y \to Z\) dengan \(Z\) berasal dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}^{\geq n}(\mathcal{A})\) membentuk subkategori penuh kofinal dari kategori terfilter \(\mathrm{qis}_{Y/}\) (Definisi rujukan dan Proposisi rujukan). Berdasarkan Proposisi rujukan, selanjutnya kita dapat membatasi \(\varinjlim\) pada subkategori ini.

Kita telah mengetahui bahwa dua morfisme pertama dalam persamaan merupakan isomorfisme kanonik. Ambil \(Y \to Z\) seperti di atas; dari sini diperoleh diagram komutatif

\(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(X, Y) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(X, Z)\). Jadi, \(\varinjlim\) sebelumnya bernilai konstan \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(X, Y)\). Dengan demikian, morfisme terakhir dalam persamaan merupakan isomorfisme.

Teorema. Dengan memandang objek-objek \(\mathcal{A}\) sebagai kompleks yang terkonsentrasi pada derajat nol, diperoleh ekuivalensi kategori aditif \(\mathcal{A} \to \ensuremath{\mathsf{D}}^{\leq 0}(\mathcal{A}) \cap \ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq 0}(\mathcal{A})\), dengan funktor kuasi-invers yang diberikan oleh \(\operatorname{H}^0\).

Bukti. Jelas bahwa objek-objek \(\mathcal{A}\) memberikan objek-objek \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\leq 0}(\mathcal{A}) \cap \ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq 0}(\mathcal{A})\). Dengan demikian diperoleh funktor aditif \(\Phi: \mathcal{A} \to \ensuremath{\mathsf{D}}^{\leq 0}(\mathcal{A}) \cap \ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq 0}(\mathcal{A})\). Proposisi rujukan (ii) mengakibatkan bahwa \(\Phi\) penuh dan setia.

Selanjutnya kita tunjukkan bahwa \(\Phi\) surjektif secara esensial. Misalkan \(X\) suatu objek dari \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\leq 0}(\mathcal{A}) \cap \ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq 0}(\mathcal{A})\). Dengan menerapkan funktor-funktor pemenggalan pada kompleks \(X\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), kita melihat bahwa setiap morfisme dalam \(X \to \tau^{\geq 0} X \leftarrow \tau^{\leq 0} \tau^{\geq 0} X\) merupakan kuasi-isomorfisme, sedangkan Proposisi rujukan mengakibatkan \(\tau^{\leq 0} \tau^{\geq 0} X \simeq \operatorname{H}^0(X)\). Jadi, \(\Phi\) merupakan ekuivalensi dan \(\operatorname{H}^0\) memberikan kuasi-inversnya.

Secara lebih umum, funktor \(S \mapsto S[-n]\) memberikan ekuivalensi aditif dari \(\mathcal{A}\) ke \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq n}(\mathcal{A}) \cap \ensuremath{\mathsf{D}}^{\leq n}(\mathcal{A})\) untuk setiap \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\), dengan \(\operatorname{H}^n\) sebagai kuasi-inversnya. Ini tidak lain dari versi hasil di atas yang digeser. Selanjutnya, tanpa penjelasan lebih lanjut kita akan mengidentifikasi \(\mathcal{A}\) dengan subkategori aditif penuh \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq 0}(\mathcal{A}) \cap \ensuremath{\mathsf{D}}^{\leq 0}(\mathcal{A})\) dari \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\ensuremath{\mathrm{b}}}(\mathcal{A})\).

Definisi. Misalkan \(\star \in \{+, -, \ensuremath{\mathrm{b}}, \hspace{0.8em}\}\) (dengan \(\star = \hspace{0.8em}\) menyatakan bahwa tidak ada superskrip). Misalkan \(\mathcal{A}\) dan \(\mathcal{A}'\) kategori abelian. Jika funktor bertriangulasi \(R: \ensuremath{\mathsf{D}}^\star(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{D}}^\star(\mathcal{A}')\) terbatas pada \(\mathcal{A} \to \ensuremath{\mathsf{D}}^{[a,b]}(\mathcal{A}')\), dengan \(-\infty \leq a \leq b \leq +\infty\), maka \(R\) dikatakan mempunyai amplitudo yang termuat dalam \([a,b]\).

Sebuah pengamatan sederhana ialah sebagai berikut: jika \(X' \to X \to X'' \xrightarrow{+1}\) merupakan segitiga terbedakan dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) dan \(X', X'' \in \operatorname{Ob}\left(\ensuremath{\mathsf{D}}^{[a,b]}(\mathcal{A})\right)\), maka \(X \in \operatorname{Ob}\left(\ensuremath{\mathsf{D}}^{[a,b]}(\mathcal{A})\right)\). Ini merupakan penerapan langsung barisan eksak panjang untuk \(\operatorname{H}^n\).

Lema. Jika amplitudo \(R\) termuat dalam \([a,b]\), maka untuk setiap \(-\infty < c \leq d < +\infty\) berlaku \[R \; \text{terbatas pada}\; \ensuremath{\mathsf{D}}^{[c,d]}(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{D}}^{[c+a, d+b]}(\mathcal{A}').\]

Bukti. Kasus \(c=d\) langsung. Jika \(c < d\), untuk setiap \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}^{[c,d]}(\mathcal{A}))\), ambil segitiga terbedakan dari Proposisi rujukan \[\tau^{\leq d-1} X \to X \to \tau^{\geq d} X \xrightarrow{+1} , \quad \tau^{\geq d} X \simeq \operatorname{H}^d(X)[-d]\] lalu gunakan pengamatan sebelumnya pada citranya di bawah \(R\) untuk menjalankan induksi.

Sebagai akibatnya, jika amplitudo \(R\) berhingga, maka \(R\) terbatas pada \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\ensuremath{\mathrm{b}}}(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{D}}^{\ensuremath{\mathrm{b}}}(\mathcal{A}')\). Berikutnya kita berikan hasil terkait yang menjelaskan bagaimana suatu funktor bertriangulasi ditentukan oleh nilainya pada \(\mathcal{A}\).

Proposisi (Lema Jalan Keluar [Har66).] Misalkan \(\mathcal{T}\) subkategori Serre lemah dari \(\mathcal{A}\) dan \(\star \in \{\hspace{0.8em}, +, \ensuremath{\mathrm{b}}\}\). Tinjau funktor-funktor bertriangulasi \(F, G: \ensuremath{\mathsf{D}}^{\star}_{\mathcal{T}}(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A}')\) beserta morfisme \(\eta: F \to G\) di antaranya, sedemikian sehingga \(\eta_X: FX \to GX\) merupakan isomorfisme untuk setiap \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{T})\). Maka \(\eta\) juga merupakan isomorfisme apabila salah satu kondisi berikut dipenuhi:

  1. \(\star = \ensuremath{\mathrm{b}}\);

  2. \(\star = +\), dan terdapat \(k \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\) sedemikian sehingga \(F,G\) terbatas pada \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq 0}_{\mathcal{T}}(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq k}(\mathcal{A}')\);

  3. \(\star = \hspace{0.8em}\), dan terdapat \(k, \ell \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\) sedemikian sehingga \(F,G\) masing-masing terbatas pada \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq 0}_{\mathcal{T}}(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq k}(\mathcal{A}')\) dan \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\leq 0}_{\mathcal{T}}(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{D}}^{\leq \ell}(\mathcal{A}')\).

Selain itu, misalkan \(\mathfrak{I}\) suatu subhimpunan dari \(\operatorname{Ob}(\mathcal{T})\) sedemikian sehingga untuk setiap \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{T})\) terdapat \(I \in \mathfrak{I}\) dan monomorfisme \(X \hookrightarrow I\). Jika syarat pada \(\eta_X\) diganti dengan syarat bahwa \(\eta_I\) merupakan isomorfisme untuk setiap \(I \in \mathfrak{I}\), maka \(\eta\) tetap merupakan isomorfisme dengan asumsi (i) atau (ii).

Tentu saja, (ii) juga mempunyai versi dual untuk \(\star = -\), yang tidak dituliskan lagi.

Bukti. Untuk (i), ulangi saja argumen Lema rujukan; gunakan segitiga terbedakan \(\tau^{\leq d} X \to X \to \tau^{\geq d+1} X \xrightarrow{+1}\) dan Proposisi rujukan secara induktif untuk mereduksi ke kasus \(X \simeq \operatorname{H}^{d+1}(X)[-d-1]\).

Untuk (ii), tujuannya ialah membuktikan bahwa \(\operatorname{H}^j(FX) \to \operatorname{H}^j(GX)\) merupakan isomorfisme untuk setiap \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}^+_{\mathcal{T}}(\mathcal{A}))\) dan \(j \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\). Tinjau kembali segitiga terbedakan di atas, tetapi ambil \(d \gg 0\) sehingga \(F\tau^{\geq d+1} X\) dan \(G\tau^{\geq d+1} X\) keduanya berada dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq j+1}(\mathcal{A}')\). Dari sini diperoleh diagram komutatif dengan baris-baris eksak

\(\tau^{\leq d} X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\ensuremath{\mathrm{b}}}_{\mathcal{T}}(\mathcal{A}))\), sehingga kasus ini mengikuti dari (i).

Untuk (iii), ambil sembarang \(d \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\). Dengan menggunakan \(\tau^{\leq d} X \to X \to \tau^{\geq d+1} X \xrightarrow{+1}\) dan Proposisi rujukan, kasus ini mengikuti dari (ii) dan versi dualnya.

Sekarang tinjau pernyataan terakhir. Karena (ii) telah dibuktikan, cukup ditunjukkan bahwa \(\eta_X\) merupakan isomorfisme untuk setiap \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{T})\). Ambil barisan eksak \(0 \to X \to I^0 \to I^1 \to \cdots\) dengan setiap \(I^n \in \mathfrak{I}\). Tuliskan barisan ini sebagai kuasi-isomorfisme kompleks \(X \to I\); tinggal dibuktikan bahwa \(\eta_I\) merupakan isomorfisme. Untuk itu, definisikan pemenggalan kasar (brutal truncation) \(\sigma^{\leq d} I\) dari kompleks, yang sama dengan \(I\) pada derajat \(\leq d\) dan mempunyai suku \(0\) pada derajat lainnya; definisikan \(\sigma^{\geq d+1} I\) secara serupa. Sekarang kita dapat mengikuti argumen untuk (i) dan (ii); cukup gunakan barisan eksak pendek kanonik dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) \[0 \to \sigma^{\geq d+1} I \to I \to \sigma^{\leq d} I \to 0\] dan segitiga terbedakan yang bersesuaian sebagai gantinya. Perinciannya diserahkan kepada pembaca.

Sekarang ingat kembali Teorema rujukan; sifat penuh dan setia \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(X, Y) \simeq \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(X, Y)\) merupakan kunci pembuktiannya. Informasi apa yang diperoleh jika derajat \(X\) dan \(Y\) digeser relatif satu sama lain? Inilah pokok pembahasan selanjutnya.

Definisi (Funktor \(\operatorname{Ext}\): Kasus Umum). Untuk \(X, Y \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) dan \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\), definisikan \(\operatorname{Ext}^n_{\mathcal{A}}(X, Y) := \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}\left(X, Y[n] \right)\). Funktor \(\operatorname{Ext}^n_{\mathcal{A}}: \mathcal{A}^{\operatorname{op}} \times \mathcal{A} \to \ensuremath{\mathsf{Ab}}\) bersifat aditif dalam setiap variabel.

Notasi \(\operatorname{Ext}^n_{\mathcal{A}}(X, Y)\) juga telah muncul dalam Definisi–Proposisi rujukan. Pembahasan tentang \(\operatorname{RHom}\) akan mempertautkan kedua definisi tersebut; lihat Korolari rujukan. Di sini tidak diasumsikan bahwa \(\mathcal{A}\) memiliki cukup banyak objek injektif atau projektif. Seperti dalam kasus \(\operatorname{Hom}\), funktorialitas \(\operatorname{Ext}^n\) terhadap kedua variabel berturut-turut tetap disebut tarik balik dan dorong keluar. Jika tidak menimbulkan kerancuan, \(\operatorname{Ext}^n_{\mathcal{A}}\) juga disingkat menjadi \(\operatorname{Ext}^n\). Berikut ini ditunjukkan bahwa sifat-sifatnya serupa dengan sifat \(\operatorname{Ext}^n\) yang didefinisikan dalam §rujukan.

Proposisi. Di bawah ini, \(X,Y\) adalah objek sembarang dari \(\mathcal{A}\). Keluarga bifunktor \(\left( \operatorname{Ext}^n \right)_{n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}}\) mempunyai sifat-sifat berikut.

  1. Jika \(n < 0\), maka \(\operatorname{Ext}^n(X, Y) = 0\).

  2. Terdapat isomorfisme kanonik \(\operatorname{Ext}^0(X, Y) \simeq \operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(X, Y)\).

  3. Barisan eksak pendek \(0 \to X' \to X \to X'' \to 0\) dan \(0 \to Y' \to Y \to Y'' \to 0\) dalam \(\mathcal{A}\) menginduksi barisan eksak panjang yang bersesuaian \[\begin{gather*} \cdots \to \operatorname{Ext}^{n-1}(X', Y) \xrightarrow{\delta^{n-1}} \operatorname{Ext}^n(X'', Y) \to \operatorname{Ext}^n(X, Y) \to \operatorname{Ext}^n(X', Y) \to \cdots , \\ \cdots \to \operatorname{Ext}^{n-1}(X, Y'') \xrightarrow{\delta^{n-1}} \operatorname{Ext}^n(X, Y') \to \operatorname{Ext}^n(X, Y) \to \operatorname{Ext}^n(X, Y'') \to \cdots , \end{gather*}\] dengan setiap morfisme penghubung \(\delta^n\) funktorial terhadap barisan eksak pendek.

  4. Jika \(\operatorname{Ext}^1(X, \cdot) = 0\) (atau \(\operatorname{Ext}^1(\cdot, Y) = 0\)), maka \(X\) (atau \(Y\)) merupakan objek projektif (atau objek injektif) dari \(\mathcal{A}\).

Bukti. Pernyataan (i) dan (ii) merupakan akibat langsung Proposisi rujukan.

Untuk (iii), pertama-tama gunakan Proposisi rujukan untuk mengubah barisan-barisan eksak pendek secara kanonik menjadi segitiga-segitiga terbedakan \(X' \to X \to X'' \xrightarrow{+1}\) dan \(Y' \to Y \to Y'' \xrightarrow{+1}\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\). Kemudian gunakan fakta bahwa \(\operatorname{Hom}\) merupakan funktor kohomologis dalam setiap variabel (Proposisi rujukan).

Terakhir, (iv) diperoleh dengan menerapkan (i) dan (ii) pada barisan eksak panjang dalam (iii).

Karena \(\operatorname{Ext}^n\) diberikan oleh \(\operatorname{Hom}\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\), untuk \(f \in \operatorname{Ext}^n(X, Y)\) dan \(g \in \operatorname{Ext}^n(X', Y')\) kita mempunyai jumlah langsung yang jelas \(f \oplus g \in \operatorname{Ext}^n(X \oplus X', Y \oplus Y')\). Di sisi lain, terdapat operasi komposisi pada \(\operatorname{Ext}\),

\(m, n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\). Mudah dilihat bahwa operasi ini asosiatif dan bilinear. Sebagai akibatnya, grup abelian \[\operatorname{Ext}(X) := \bigoplus_{n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}} \operatorname{Ext}^n(X, X)\] mempunyai struktur gelanggang alami, dengan \(\ensuremath{\mathrm{id}}_A \in \operatorname{End}_{\mathcal{A}}(A)\) sebagai satuan perkalian, sedangkan \(\operatorname{Ext}(X, Y) := \bigoplus_{n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}} \operatorname{Ext}^n(X, Y)\) menjadi \((\operatorname{Ext}(Y), \operatorname{Ext}(X))\)-bimodul. Secara lebih umum, jika \(\mathcal{A}\) bersifat \(\Bbbk\)-linear dengan \(\Bbbk\) suatu gelanggang komutatif, maka funktor-funktor \(\operatorname{Ext}^n\) bernilai dalam \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), sedangkan \(\operatorname{Ext}(X)\) menjadi aljabar-\(\Bbbk\). Definisi perkalian dalam persamaan menunjukkan bahwa \(\operatorname{Ext}(X)\) bahkan menjadi aljabar-\(\Bbbk\) bergradasi; lihat [Li1]. Konstruksi semacam ini sangat berguna dalam teori representasi.

Definisi. Misalkan \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\). Aljabar bergradasi \(\operatorname{Ext}(X)\) yang didefinisikan di atas disebut aljabar-\(\operatorname{Ext}\) dari objek \(X\).

Notasi \(\operatorname{Ext}\) merupakan singkatan dari “ekstensi”. Untuk menjelaskan kaitan konkretnya, pertama-tama kita definisikan apa yang dimaksud dengan ekstensi.

Definisi. Misalkan \(X\) dan \(Y\) objek-objek dari \(\mathcal{A}\) dan \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 1}\). Barisan eksak dalam \(\mathcal{A}\) berbentuk \[\mathcal{E}: \quad 0 \to Y \to E^1 \to \cdots \to E^n \to X \to 0\] disebut ekstensi-\(n\) dari \(X\) oleh \(Y\). Untuk \(X,Y\) yang tetap, pertimbangkan relasi biner berikut pada himpunan semua ekstensi-\(n\):

\(\sim\) 1; kelas-kelas ekuivalensi ekstensi-\(n\) tersebut membentuk himpunan \(\operatorname{Ext}^{n, \text{Yoneda}}(X, Y)\).

Proposisi rujukan mengakibatkan bahwa ekuivalensi antara ekstensi-\(1\) sama saja dengan isomorfisme barisan eksak pendek

Konvensi. Selanjutnya, ekstensi-\(1\) cukup disebut ekstensi, dan ekuivalensi di antaranya disebut isomorfisme. Barisan eksak pendek terbelah (Proposisi rujukan) juga disebut ekstensi terbelah; semua ekstensi semacam ini saling isomorfik.

Terdapat operasi-operasi berikut pada ekstensi-\(n\).

Dapat diperiksa bahwa tarik balik dan dorong keluar saling komutatif: \(g_* f^* = f^* g_*\), sedangkan jumlah Baer \(\dot{+}\) bersifat komutatif. Sifat-sifat ini juga dapat diperoleh dari sifat-sifat \(\operatorname{Ext}^n\) melalui teorema berikut.

Teorema (Nobuo Yoneda). Untuk setiap \(X, Y \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) dan \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 1}\), terdapat bijeksi kanonik \[\operatorname{Ext}^{n, \text{Yoneda}}(X, Y) \xrightarrow{1:1} \operatorname{Ext}^n(X, Y),\] yang memetakan kelas ekuivalensi ekstensi-\(n\) \(0 \to Y \to E^1 \to \cdots \to E^n \to X \to 0\) ke \(as^{-1} \in \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(X, Y[n])\), dengan

\(0\). Bijeksi ini memadankan komposisi, jumlah langsung, tarik balik, dan dorong keluar ekstensi-\(n\) dengan operasi yang bersesuaian pada \(\operatorname{Ext}^n\), sedangkan jumlah Baer \(\dot{+}\) berpadanan dengan struktur grup aditif pada \(\operatorname{Ext}^n(X, Y)\).

Bukti. Ekuivalensi ekstensi \(\mathcal{E} \sim \mathcal{E}'\) tercermin sebagai kuasi-isomorfisme antara kompleks \(Z\) dan \(Z'\) yang bersesuaian. Karena itu, pemetaan yang ditampilkan terdefinisi dengan baik. Tinggal ditunjukkan bahwa pemetaan ini surjektif dan injektif. Kita mulai dengan surjektivitas.

Setiap \(f \in \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(X, Y[n])\) berasal dari suatu diagram \(X \xleftarrow{s} Z \xrightarrow{a} Y[n]\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), dengan \(s\) suatu kuasi-isomorfisme. Setelah mengomposisikannya dengan kuasi-isomorfisme \(\tau^{\leq 0} Z \to Z\), kita boleh mengandaikan bahwa \(Z \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^{\leq 0}(\mathcal{A}))\). Selanjutnya, adjungsi dalam Proposisi rujukan memfaktorkan \(s\) dan \(a\) melalui kuasi-isomorfisme \(Z \twoheadrightarrow \tau^{\geq -n} Z\). Jadi, kita dapat mengandaikan bahwa \(Z \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^{[-n, 0]}(\mathcal{A}))\).

Karena \(Z\) eksak di luar derajat \(0\), dengan meniru definisi dorong keluar ekstensi di atas, definisikan kompleks \(Z'\) sebagai baris kedua diagram berikut:

\(Z \to Z'\), dan \(a\) terfaktorkan sebagai \(Z \to Z' \xrightarrow{a'} Y[n]\).

Selain itu, \(Z \xrightarrow{s} X\) juga terfaktorkan secara kanonik sebagai \(Z \to Z' \xrightarrow{s'} X\). Jika \(n > 1\), hal ini langsung; jika \(n=1\), morfisme \((s')^0: Z^0 \ensuremath{\underset{Z^{-1}}{\sqcup}} Y \to X\) ditentukan oleh \(s^0: Z^0 \to X\) dan \(Y \xrightarrow{0} X\).

Singkatnya, kita telah mereduksi ke kasus ketika \(X \xleftarrow{s} Z \xrightarrow{a} Y[n]\) berbentuk

\(n\) \(0 \to Y \to Z^{-n+1} \to \cdots \to Z^0 \to X \to 0\). Surjektivitas pun terbukti.

Sekarang kita buktikan injektivitas. Mengingat persamaan, titik tolaknya ialah diagram komutatif dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\)

\(n\). Dengan trik yang digunakan sebelumnya, mula-mula komposisikan dengan \(\tau^{\leq 0} W \to W\) untuk mereduksi ke \(W \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^{\leq 0}(\mathcal{A}))\). Selanjutnya, gunakan adjungsi pemenggalan untuk memfaktorkan semua morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) melalui \(W \twoheadrightarrow \tau^{\geq -n} W\). Tuliskan \(K\) untuk kernel dari \(W \twoheadrightarrow \tau^{\geq -n} W\). Karena \(\operatorname{Hom}^{-1}(K, V) = 0\) untuk setiap \(V \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^{[-n, 0]}(\mathcal{A}))\), homotopi antara morfisme-morfisme itu juga terfaktorkan dengan cara yang sama. Jadi, operasi ini tidak mengubah komutativitas diagram dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\). Dengan ini, kita mereduksi ke kasus \(W \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^{[-n, 0]}(\mathcal{A}))\).

Serupa dengan itu, \(\operatorname{Hom}^{-1}(W, X) = 0\), sehingga bagian kiri diagram telah komutatif dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Untuk bagian kanannya, karena \(a_i^{-n} = \ensuremath{\mathrm{id}}_Y\), kita dapat mengubah \(W \to Z_i\) dengan homotopi yang sesuai agar bagian kanan juga komutatif dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Kemudian ulangi operasi dorong keluar dari pembuktian surjektivitas untuk mereduksi ke kasus \(W^{-n} = Y\) dan \(b^{-n} = \ensuremath{\mathrm{id}}_Y\), tanpa mengubah komutativitas bagian kiri, sebagaimana dapat diverifikasi langsung. Singkatnya, \((W; t, b)\) juga bersesuaian dengan suatu ekstensi-\(n\), dan diagram komutatif tersebut menjadi saksi bagi relasi ekuivalensi \(\sim\) dalam Definisi rujukan. Inilah injektivitas yang diperlukan.

Kecocokan komposisi, jumlah langsung, tarik balik, dan dorong keluar di bawah bijeksi ini merupakan pemeriksaan rutin. Untuk jumlah Baer \(\dot{+}\), Proposisi rujukan merealisasikan penjumlahan \(f+g\) dalam \(\operatorname{Ext}^n(X, Y) := \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(X, Y[n])\) sebagai komposisi \(X \to X \oplus X \xrightarrow{f \oplus g} (Y \oplus Y)[n] \to Y[n]\), yang tepat cocok dengan definisi \(\dot{+}\).

Secara dual, unsur \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(X, Y[n])\) juga dapat dinyatakan oleh diagram berbentuk \(X \xrightarrow{b} Z \xleftarrow{t} Y[n]\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), dengan \(t\) suatu kuasi-isomorfisme. Perbandingan kedua konstruksi ini dibahas dalam soal-soal bab ini.

Proposisi. Tinjau ekstensi \(0 \to Y \xrightarrow{f} E \xrightarrow{g} X \to 0\). Dalam barisan eksak dari Proposisi rujukan (iii) \[\begin{gather*} \operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(X, E) \xrightarrow{g_*} \operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(X, X) \to \operatorname{Ext}^1(X, Y), \end{gather*}\] unsur yang ditentukan oleh ekstensi ini dalam \(\operatorname{Ext}^1(X, Y)\) merupakan citra dari \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X\).

Bukti. Homomorfisme penghubung \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(X, X) \to \operatorname{Ext}^1(X, Y)\) tidak lain adalah \(e_*\), dengan \(e \in \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(X, Y[1])\) ditentukan oleh diagram dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\)

rujukan. Namun, \(\operatorname{Cone}(f)\) merupakan kompleks \(Y \xrightarrow{f} E\) yang terkonsentrasi pada derajat \(-1,0\). Dengan membandingkannya dengan Teorema rujukan, langsung terlihat bahwa \(e\) berasal dari ekstensi \(0 \to Y \xrightarrow{f} E \xrightarrow{g} X \to 0\).

Proposisi. Unsur nol dari grup aditif \(\left(\operatorname{Ext}^{n, \text{Yoneda}}(X, Y), \dot{+} \right)\) ditentukan oleh ekstensi-ekstensi berikut:

\(n = 1\) Ekstensi terbelah \(0 \to Y \to X \oplus Y \to X \to 0\)
\(n = 2\) \(0 \to Y \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}_Y} Y \xrightarrow{0} X \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}_X} X \to 0\)
\(n \geq 3\) \(0 \to Y \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}_Y} Y \to 0 \to \cdots \to 0 \to X \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}_X} X \to 0\) .

Bukti. Untuk \(n = 1\), misalkan barisan eksak pendek \(0 \to Y \xrightarrow{f} E \xrightarrow{g} X \to 0\) bersesuaian dengan unsur nol. Barisan eksak dalam Proposisi rujukan menunjukkan bahwa terdapat \(s \in \operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(X, E)\) sedemikian sehingga \(gs = \ensuremath{\mathrm{id}}_X\); ini membuat barisan eksak pendek tersebut terbelah.

Selanjutnya tangani kasus \(n = 2\). Jelas bahwa \(\operatorname{Ext}^1(0, Y)\) dan \(\operatorname{Ext}^1(X, 0)\) keduanya merupakan grup nol; ekstensi yang bersesuaian dapat diambil sebagai \(0 \to Y \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}} Y \to 0 \to 0\) dan \(0 \to 0 \to X \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}} X \to 0\). Karena \(\operatorname{Ext}^1 \times \operatorname{Ext}^1 \to \operatorname{Ext}^2\) bersifat bilinear, menyambungkan kedua ekstensi ini ujung ke ujung memberikan unsur nol dari \(\operatorname{Ext}^2(X, Y)\). Untuk \(n \geq 3\), tinjau ekstensi-\((n-1)\) \(0 \to \cdots \to 0 \to X \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}} X \to 0\); metode serupa memberikan unsur nol dari \(\operatorname{Ext}^n(X, Y)\).


  1. Dengan kata lain, \(\mathcal{E}_1 \sim \mathcal{E}_2\) jika dan hanya jika keduanya dapat dihubungkan oleh serangkaian diagram komutatif semacam ini.↩︎

Funktor Bertriangulasi dan Lokalisasi

Tetapkan kategori bertriangulasi \(\mathcal{D}\) beserta subkategori bertriangulasi jenuhnya \(\mathcal{N}\), dan tuliskan lokalisasi Verdier yang bersesuaian sebagai \(Q: \mathcal{D} \to \mathcal{D}/\mathcal{N}\). Demikian pula, kita meninjau kategori bertriangulasi \(\mathcal{D}'\) beserta \(Q': \mathcal{D}' \to \mathcal{D}'/\mathcal{N}'\). Misalkan \(F: \mathcal{D} \to \mathcal{D}'\) suatu funktor bertriangulasi. Tinjau diagram berikut, yang bagian bergaris penuhnya telah diberikan:

\(F\left(\operatorname{Ob}(\mathcal{N})\right) \subset \operatorname{Ob}(\mathcal{N}')\), maka \(Q'F\) menolkan \(\mathcal{N}\), sehingga sifat universal dalam Teorema rujukan menginduksi funktor bergaris putus-putus tersebut. Namun, dalam praktiknya \(F\) jarang memiliki sifat ini. Karena itu, kita memakai sasaran yang lebih lemah dan beralih ke ekstensi Kan yang diperkenalkan dalam §rujukan.

Definisi (Funktor turunan dari funktor bertriangulasi). Misalkan \(F: \mathcal{D} \to \mathcal{D}'\) seperti di atas.

  • Jika \(\operatorname{Lan}_Q(Q' F)\) ada dan merupakan funktor bertriangulasi, maka funktor tersebut ditulis \(\mathrm{R}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}} F: \mathcal{D}/\mathcal{N} \to \mathcal{D}'/\mathcal{N}'\);

  • Jika \(\operatorname{Ran}_Q(Q' F)\) ada dan merupakan funktor bertriangulasi, maka funktor tersebut ditulis \(\mathrm{L}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}} F: \mathcal{D}/\mathcal{N} \to \mathcal{D}'/\mathcal{N}'\).

Kita menyebut \(\mathrm{R}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}} F\) (atau \(\mathrm{L}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}} F\)) sebagai funktor turunan kanan (atau funktor turunan kiri) dari funktor bertriangulasi \(F\). Keunikannya, hingga isomorfisme unik, berasal dari keunikan ekstensi Kan.

Menurut Definisi rujukan tentang ekstensi Kan, data tersebut dapat ditempatkan dalam diagram sel-\(2\)

persamaan dengan sel-\(2\) diperoleh secara unik dengan “mendorong keluar” diagram untuk \(\mathrm{R}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}}F\), atau secara unik dengan “menarik masuk” ke diagram untuk \(\mathrm{L}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}}F\), bergantung pada arah pengisian. Sebagai ilustrasi, berikut cara menggunakan sifat universal sel-\(2\) untuk menurunkan morfisme kanonik \(\mathrm{R}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}}F \to \mathrm{R}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}}G\) dari suatu morfisme funktor \(F \to G\), dengan asumsi kedua funktor turunan itu ada. Perhatikan diagram sebelah kiri berikut: persamaan, komposisi vertikal pada diagram kiri secara unik merupakan hasil mendorong keluar diagram yang bersesuaian dengan \(\mathrm{R}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}}F\), seperti ditunjukkan pada diagram kanan. “Dorongan” ini adalah morfisme kanonik yang dicari. Kasus funktor turunan kiri tentu saja dual. Catatan berikut menunjukkan bahwa morfisme kanonik tersebut kompatibel dengan pergeseran.

Catatan. Misalkan \(\mathrm{R}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}}F\) (atau \(\mathrm{L}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}}F\)) ada. Jika \((L,\xi)\) (atau \((R,\delta)\)) dalam sifat universal ekstensi Kan diambil sebagai funktor bertriangulasi dan morfisme yang kompatibel dengan pergeseran (lihat Definisi rujukan), maka morfisme yang ditentukan olehnya, \(\chi: \mathrm{R}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}}F \to L\) (atau \(\theta: R \to \mathrm{L}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}}F\)), juga otomatis kompatibel dengan pergeseran. Ini merupakan akibat langsung dari keunikan.

Definisi rujukan menimbulkan dua pertanyaan. Pertama, bagaimana keberadaan \(\mathrm{R}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}}F\) (atau \(\mathrm{L}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}}F\)) dapat dijamin? Kedua, bagaimana hubungannya dengan komposisi funktor? Kita membahas keduanya secara berurutan.

Definisi. Ambil \(\mathcal{N}\), \(\mathcal{N}'\), dan \(F: \mathcal{D} \to \mathcal{D}'\) seperti di atas. Misalkan \(\mathcal{I}\) subkategori bertriangulasi dari \(\mathcal{D}\). Jika kondisi berikut berlaku,

Kondisi resolusi

untuk setiap \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{D})\) terdapat morfisme \(X \to Y\) (atau \(Y \to X\)) dalam \(S\mathcal{N}\) dengan \(Y \in \operatorname{Ob}(\mathcal{I})\),

Kondisi mempertahankan \(\mathcal{N}\)

\(F\left(\operatorname{Ob}(\mathcal{N}\cap\mathcal{I})\right) \subset \operatorname{Ob}(\mathcal{N}')\),

maka \(\mathcal{I}\) disebut \(F\)-injektif (atau \(F\)-projektif).

Sebagai contoh, jika \(F\left(\operatorname{Ob}(\mathcal{N})\right) \subset \operatorname{Ob}(\mathcal{N}')\), maka \(\mathcal{D}\) sendiri sekaligus \(F\)-injektif dan \(F\)-projektif. Kondisi \(F\left(\operatorname{Ob}(\mathcal{N}\cap\mathcal{I})\right)\subset\operatorname{Ob}(\mathcal{N}')\) bersama sifat universal lokalisasi Verdier memberikan funktor bertriangulasi \(F^\flat: \mathcal{I}/(\mathcal{I}\cap\mathcal{N}) \to \mathcal{D}'/\mathcal{N}'\).

Proposisi. Jika \(\mathcal{I}\) merupakan subkategori bertriangulasi \(F\)-injektif (atau \(F\)-projektif), maka \(\mathrm{R}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}}F\) (atau \(\mathrm{L}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}}F\)) ada, dan diagram berikut komutatif hingga isomorfisme:

Bukti. Tinjau kasus \(\mathrm{R}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}}F\). Keberadaan ekstensi Kan kiri \(\operatorname{Lan}_Q(Q'F)\) mengikuti dari Proposisi rujukan (ii). Satu-satunya hal yang perlu diverifikasi adalah bahwa \(Q'F\) memetakan \(S\mathcal{N}\cap\operatorname{Mor}(\mathcal{I}) \xlongequal{\href{#eqn:S-N-D}{persamaan}}S(\mathcal{N}\cap\mathcal{I})\) ke isomorfisme. Ambil \(f:A\to B\) dalam himpunan ini dan lengkapi menjadi segitiga terbedakan \(A\xrightarrow{f}B\to C\xrightarrow{+1}\), dengan \(C\in\operatorname{Ob}(\mathcal{N}\cap\mathcal{I})\). Maka dalam segitiga terbedakan \(FA\xrightarrow{Ff}FB\to FC\xrightarrow{+1}\) berlaku \(FC\in\operatorname{Ob}(\mathcal{N}')\), yang menjamin bahwa \((Q'F)(f)\) isomorfisme.

Proposisi rujukan menyiratkan bahwa \(i\) mempunyai funktor kuasi-invers bertriangulasi \(i^{-1}\). Jadi \(\mathrm{R}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}}F:=F^\flat\circ i^{-1}\) memberikan \(\operatorname{Lan}_Q(Q'F)\) dan sekaligus merupakan funktor bertriangulasi. Terbukti.

Teorema. Tinjau kategori bertriangulasi \(\mathcal{D}\), \(\mathcal{D}'\), \(\mathcal{D}''\) beserta subkategori bertriangulasi jenuhnya \(\mathcal{N}\), \(\mathcal{N}'\), \(\mathcal{N}''\). Misalkan diberikan funktor bertriangulasi \(\mathcal{D}\xrightarrow{F}\mathcal{D}'\xrightarrow{F'}\mathcal{D}''\).

  1. Misalkan funktor turunan kanan \(\mathrm{R}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}}F\), \(\mathrm{R}^{\mathcal{N}''}_{\mathcal{N}'}F'\), dan \(\mathrm{R}^{\mathcal{N}''}_{\mathcal{N}}(F'F)\) ada. Maka terdapat morfisme kanonik yang bersesuaian \[\mathrm{R}^{\mathcal{N}''}_{\mathcal{N}} (F' F) \to \left( \mathrm{R}^{\mathcal{N}''}_{\mathcal{N}'} F' \right) \left( \mathrm{R}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}} F \right).\]

  2. Pernyataan yang sama berlaku bagi funktor turunan kiri, dengan morfisme kanonik yang bersesuaian \[\left( \mathrm{L}^{\mathcal{N}''}_{\mathcal{N'}} F' \right) \left( \mathrm{L}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}} F \right) \to \mathrm{L}^{\mathcal{N}''}_{\mathcal{N}} (F' F).\]

  3. Tetapkan subkategori bertriangulasi \(\mathcal{I}\) dari \(\mathcal{D}\) (atau \(\mathcal{I}'\) dari \(\mathcal{D}'\)). Jika \(\mathcal{I}\) bersifat \(F\)-injektif, \(\mathcal{I}'\) bersifat \(F'\)-injektif, dan \(F(\operatorname{Ob}(\mathcal{I}))\subset\operatorname{Ob}(\mathcal{I}')\), maka \(\mathcal{I}\) bersifat \(F'F\)-injektif dan morfisme kanonik pada (i) merupakan isomorfisme.

  4. Pernyataan yang sama berlaku jika “injektif” diganti dengan “projektif”. Dalam hal ini, \(\mathcal{I}\) bersifat \(F'F\)-projektif dan morfisme kanonik pada (ii) merupakan isomorfisme.

Bukti. Jelas bahwa (i), (iii) masing-masing dual terhadap (ii), (iv), sehingga cukup membahas pasangan pertama.

Untuk (i), tuliskan \(R:=\mathrm{R}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}}F\) dan \(R':=\mathrm{R}^{\mathcal{N}''}_{\mathcal{N}'}F'\). Tinjau diagram sel-\(2\)

\(\mathrm{R}^{\mathcal{N}''}_{\mathcal{N}}(F'F)\to R'R\), yang dicirikan oleh

Untuk (iii), sifat \(F'F\)-injektif dari \(\mathcal{I}\) langsung mengikuti dari Definisi rujukan dan syarat \(F(\operatorname{Ob}(\mathcal{I}))\subset\operatorname{Ob}(\mathcal{I}')\). Misalkan \(Y\in\operatorname{Ob}(\mathcal{I})\). Konstruksi dalam Proposisi rujukan memberikan \[\begin{gather*} RQY = Q'FY \in \operatorname{Ob}\left(\mathcal{I}'/(\mathcal{N}'\cap\mathcal{I}')\right), \\ (R'R)QY = R'(Q'FY) = Q'' F'FY = \mathrm{R}^{\mathcal{N}''}_{\mathcal{N}} (F' F)(QY). \end{gather*}\]

Untuk objek umum \(QX\in\operatorname{Ob}(\mathcal{D}/\mathcal{N})\), dengan \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{D})\), terdapat morfisme \(X\to Y\) dalam \(S\mathcal{N}\) dengan \(Y\in\operatorname{Ob}(\mathcal{I})\), sehingga \(QX\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}QY\). Dengan menerapkan langkah sebelumnya, kita memperoleh isomorfisme \(\mathrm{R}^{\mathcal{N}''}_{\mathcal{N}}(F'F)(QX)\simeq R'R(QX)\). Dapat diperiksa bahwa isomorfisme-isomorfisme ini kompatibel dengan \(\mathrm{R}^{\mathcal{N}''}_{\mathcal{N}}(F'F)\to R'R\) yang dicirikan oleh persamaan.

Catatan (Definisi P. Deligne). Menurut Proposisi rujukan (iii), di bawah syarat Proposisi rujukan, funktor turunan dapat dituliskan sebagai \[\begin{align*} (\mathrm{R}_{\mathcal{N}}^{\mathcal{N}'} F)(QX) & \simeq \varinjlim_{(X \to Y) \in \operatorname{Ob}(S\mathcal{N}_{X/})} (Q'F)Y, \\ (\mathrm{L}_{\mathcal{N}}^{\mathcal{N}'} F)(QX) & \simeq \varprojlim_{(Y \to X) \in \operatorname{Ob}(S\mathcal{N}_{/X}^{\operatorname{op}})} (Q'F)Y. \end{align*}\] Isomorfisme-isomorfisme ini kanonik dan, melalui resolusi, setiap limit tersebut dapat direalisasikan oleh suatu \(Y\). Dalam [SGA4-3], Deligne mendefinisikan \((\mathrm{R}F_{\mathcal{N}}^{\mathcal{N}'} F)(QX)\) dan \((\mathrm{L}_{\mathcal{N}}^{\mathcal{N}'} F)(QX)\) masing-masing sebagai limit di atas, dengan syarat limit tersebut benar-benar dicapai oleh suatu \(Y\). Salah satu kelebihan definisi ini adalah bahwa ia dapat diterapkan pada satu objek \(X\), sehingga dapat didefinisikan secara “parsial”.

Rumus di atas juga menjelaskan morfisme bawaan funktor turunan sebagai ekstensi Kan, \(Q'F\to(\mathrm{R}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}}F)Q\) dan \((\mathrm{L}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}}F)Q\to Q'F\). Keduanya berturut-turut bersesuaian dengan suku \(Y=X\) dalam \(\varinjlim\) dan \(\varprojlim\).

Sekarang kita beralih ke bifunktor. Misalkan \(\mathcal{D}_1\), \(\mathcal{D}_2\), dan \(\mathcal{D}'\) kategori bertriangulasi, dengan funktor pergeseran berturut-turut \(T_1\), \(T_2\), dan \(T'\).

Definisi. Suatu bifunktor bertriangulasi dari \(\mathcal{D}_1\times\mathcal{D}_2\) ke \(\mathcal{D}'\) berarti data berikut.

  • Bifunktor \(F:\mathcal{D}_1\times\mathcal{D}_2\to\mathcal{D}'\) yang dilengkapi struktur funktor bertriangulasi dalam setiap variabel.

  • Untuk semua \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{D}_1)\) dan \(Y\in\operatorname{Ob}(\mathcal{D}_2)\), diagram berikut antikomutatif (yakni, kedua komposisinya berbeda dengan tanda minus)1

    \(F\) dalam kedua variabel.

Dalam situasi di atas, ambil \(\mathcal{N}_1\), \(\mathcal{N}_2\), dan \(\mathcal{N}'\) sebagai subkategori bertriangulasi jenuh dari \(\mathcal{D}_1\), \(\mathcal{D}_2\), dan \(\mathcal{D}'\). Tuliskan funktor lokalisasi yang bersesuaian sebagai \(Q_i:\mathcal{D}_i\to\mathcal{D}_i/\mathcal{N}_i\) (\(i=1,2\)) dan \(Q':\mathcal{D}'\to\mathcal{D}'/\mathcal{N}'\). Selanjutnya tetapkan bifunktor bertriangulasi \(F:\mathcal{D}_1\times\mathcal{D}_2\to\mathcal{D}'\). Untuk bifunktor ini, kita dapat mengkaji masalah ekstensi funktor dalam diagram

\((Q_1,Q_2)\) adalah lokalisasi terhadap sistem multiplikatif \(S\mathcal{N}_1\times S\mathcal{N}_2\) (Catatan rujukan), kita tetap dapat membicarakan kedua ekstensi Kan dari \(Q'F\) sepanjang \((Q_1,Q_2)\).

Definisi (Funktor turunan dari bifunktor bertriangulasi). Untuk data di atas, jika \[\operatorname{Lan}_{(Q_1, Q_2)} (Q' F), \quad \text{(atau $\operatorname{Ran}_{(Q_1, Q_2)}(Q' F)$)}\] ada dan merupakan bifunktor bertriangulasi, maka bifunktor tersebut ditulis \(\mathrm{R}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}_1\times\mathcal{N}_2}F\) (atau \(\mathrm{L}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}_1\times\mathcal{N}_2}F\)) dan disebut bifunktor turunan kanan (atau bifunktor turunan kiri) dari \(F\).

Definisi. Tinjau bifunktor bertriangulasi \(F:\mathcal{D}_1\times\mathcal{D}_2\to\mathcal{D}'\) beserta \(\mathcal{N}_1\), \(\mathcal{N}_2\), dan \(\mathcal{N}'\) seperti di atas. Misalkan \(\mathcal{I}_i\) subkategori bertriangulasi dari \(\mathcal{D}_i\). Pasangan \((\mathcal{I}_1,\mathcal{I}_2)\) disebut \(F\)-injektif (atau \(F\)-projektif) jika sifat-sifat berikut berlaku sekaligus:

  • untuk setiap \(X_1\in\operatorname{Ob}(\mathcal{I}_1)\), subkategori \(\mathcal{I}_2\) bersifat \(F(X_1,\cdot)\)-injektif (atau projektif);

  • untuk setiap \(X_2\in\operatorname{Ob}(\mathcal{I}_2)\), subkategori \(\mathcal{I}_1\) bersifat \(F(\cdot,X_2)\)-injektif (atau projektif).

Untuk \(\mathcal{I}_j\) seperti di atas (\(j=1,2\)), sifat universal lokalisasi Verdier memberikan \(i_j:\mathcal{I}_j/(\mathcal{I}_j\cap\mathcal{N}_j) \to\mathcal{D}_j/\mathcal{N}_j\). Berikut ini padanan dari Proposisi rujukan.

Proposisi. Misalkan \((\mathcal{I}_1,\mathcal{I}_2)\) bersifat \(F\)-injektif.

  1. Bifunktor turunan kanan \(\mathrm{R}F:=\mathrm{R}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}_1\times\mathcal{N}_2}F\) ada, dan diagram berikut komutatif hingga isomorfisme:

    \(F^\flat\) ditentukan oleh sifat universal lokalisasi.

  2. Untuk \(X_1\in\operatorname{Ob}(\mathcal{I}_1)\) dan \(X_2\in\operatorname{Ob}(\mathcal{I}_2)\), terdapat isomorfisme kanonik \[(\mathrm{R}F)(Q_1 X_1, \cdot) \simeq \mathrm{R}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}_2} F(X_1, \cdot), \quad (\mathrm{R}F)(\cdot, Q_2 X_2) \simeq \mathrm{R}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}_1} F(\cdot, X_2).\]

Pernyataan yang bersesuaian tetap berlaku jika \(F\)-injektif diganti dengan \(F\)-projektif dan \(\mathrm{R}F\) diganti dengan \(\mathrm{L}F\).

Bukti. Cukup membahas kasus \(F\)-injektif. Pertama, Proposisi rujukan (i) menyiratkan bahwa \(i\) adalah ekuivalensi. Dari syarat-syaratnya, \(Q'F\) memetakan \(S\mathcal{N}_1\cap\operatorname{Mor}(\mathcal{I}_1)\times S\mathcal{N}_2\cap\operatorname{Mor}(\mathcal{I}_2)\) ke isomorfisme; hal ini cukup diverifikasi pada masing-masing variabel. Proposisi rujukan (ii) menyiratkan bahwa \(Q'F\) memiliki ekstensi Kan kiri sepanjang \((Q_1,Q_2)\), yaitu \(\mathrm{R}F\), yang membuat diagram di atas komutatif hingga isomorfisme.

Selanjutnya kita tunjukkan bahwa \(\mathrm{R}F\) merupakan bifunktor bertriangulasi. Berdasarkan Proposisi rujukan, sifat-sifat terkait dapat diangkat melalui ekuivalensi \(i\) dan diperiksa pada \(F\) di \(\mathcal{I}_1\times\mathcal{I}_2\). Ini membuktikan (i).

Untuk (ii), berdasarkan simetri cukup ditinjau kasus \(X_1\in\operatorname{Ob}(\mathcal{I}_1)\) yang tetap. Dalam hal ini \(F^\flat(Q_1X_1,\cdot): \mathcal{I}_2/(\mathcal{I}_2\cap\mathcal{N}_2) \to\mathcal{D}'/\mathcal{N}'\) ditentukan dari \(Q'F(X_1,\cdot)\) oleh sifat universal lokalisasi, dan terdapat diagram funktor yang komutatif hingga isomorfisme:

\(\mathcal{I}_2\) bersifat \(F(X_1,\cdot)\)-injektif, perbandingan dengan konstruksi dalam Proposisi rujukan menunjukkan bahwa \((\mathrm{R}F)(Q_1X_1,\cdot)\) tepat merupakan \(\mathrm{R}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}_2}F(X_1,\cdot)\).

Jika data \(F\)-injektif (atau \(F\)-projektif) \((\mathcal{I}_1,\mathcal{I}_2)\) tersedia, rumus limit dalam Catatan rujukan juga berlaku bagi bifunktor turunan kiri (atau kanan) dari \(F\).


  1. Bandingkan dengan Proposisi rujukan.↩︎

Teori Umum Funktor Turunan

Misalkan \(\mathcal{A}\) dan \(\mathcal{A}'\) kategori abelian, dan tetapkan funktor aditif \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{A}'\). Sekarang kita menerapkan teori dalam §rujukan, khususnya situasi persamaan, pada

\(Q\) dan \(Q'\) adalah funktor lokalisasi kategori bertriangulasi, dan \(\ensuremath{\mathsf{K}}^\star F\) merupakan funktor bertriangulasi (Proposisi rujukan). Superskrip kosong \(\star=\hspace{0.8em}\) bersesuaian dengan kasus \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) dan \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\). Ingat bahwa \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\star}(\mathcal{A})=\ensuremath{\mathsf{K}}^{\star}(\mathcal{A})/\mathcal{N}^{\star}\), dengan \(\mathcal{N}^{\star}\) subkategori bertriangulasi jenuh yang terdiri atas kompleks asiklik; demikian pula untuk \(\mathcal{A}'\). Kecuali jika \(F\) eksak, secara umum tidak ada funktor bertriangulasi \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\star}(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{D}}^{\star}(\mathcal{A}')\) yang membuat diagram di atas komutatif. Pendekatan yang wajar adalah mengkaji funktor turunan kiri dan kanan dalam pengertian Definisi rujukan, masing-masing melalui dua jenis ekstensi Kan.

Definisi (Funktor turunan antarkategori turunan). Untuk \(\star\in\{+,-,\hspace{0.8em}\}\), jika \[\begin{align*} {}^\star \mathrm{R}F: \ensuremath{\mathsf{D}}^\star(\mathcal{A}) & \to \ensuremath{\mathsf{D}}^\star(\mathcal{A}'): \quad \text{funktor turunan kanan dari $\ensuremath{\mathsf{K}}^\star F$}, \quad \text{atau} \\ {}^\star \mathrm{L}F: \ensuremath{\mathsf{D}}^\star(\mathcal{A}) & \to \ensuremath{\mathsf{D}}^\star(\mathcal{A}'): \quad \text{funktor turunan kiri dari $\ensuremath{\mathsf{K}}^\star F$} \end{align*}\] ada, maka funktor tersebut disebut funktor turunan kanan (atau funktor turunan kiri) dari \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{A}'\). Jika funktor turunannya ada, untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\) didefinisikan \[\begin{gather*} {}^\star \mathrm{R}^n F := \operatorname{H}^n \circ {}^\star \mathrm{R}F, \\ {}^\star \mathrm{L}_n F := \operatorname{H}^{-n} \circ {}^\star \mathrm{L}F. \end{gather*}\] Keduanya merupakan funktor bernilai di \(\mathcal{A}'\). Subskrip \(n\) digunakan untuk menyesuaikan dengan notasi kompleks rantai yang lazim ketika mengkaji funktor turunan kiri. Superskrip kiri \(\star\) sering dihilangkan jika tidak menimbulkan kerancuan.

Contoh (Menurunkan funktor eksak). Kasus paling sederhana adalah ketika \(F\) merupakan funktor eksak. Untuk setiap \(\star\in\{+,-,\hspace{0.8em}\}\), funktor turunan \({}^\star\mathrm{R}F\) dan \({}^\star\mathrm{L}F\) selalu ada. Memang, \(\ensuremath{\mathsf{K}}^\star F\) mempertahankan kompleks asiklik, sehingga funktor turunannya langsung ditentukan oleh sifat universal lokalisasi.

Teorema (Barisan eksak panjang funktor turunan). Tetapkan \(\star\in\{+,-,\hspace{0.8em}\}\). Jika \({}^\star\mathrm{R}F\) atau \({}^\star\mathrm{L}F\) ada, maka setiap segitiga terbedakan \(X\to Y\to Z\xrightarrow{+1}\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}^\star(\mathcal{A})\) menghasilkan barisan eksak panjang kanonik \[\begin{gather*} \cdots \to {}^\star \mathrm{R}^{n-1} F(Z) \to {}^\star \mathrm{R}^n F(X) \to {}^\star \mathrm{R}^n F(Y) \to {}^\star \mathrm{R}^n F(Z) \to {}^\star \mathrm{R}^{n+1} F(X) \to \cdots , \\ \cdots \to {}^\star \mathrm{L}_{n+1} F(Z) \to {}^\star \mathrm{L}_n F(X) \to {}^\star \mathrm{L}_n F(Y) \to {}^\star \mathrm{L}_n F(Z) \to {}^\star \mathrm{L}_{n-1} F(X) \to \cdots . \end{gather*}\]

Bukti. Menurut definisi, \({}^\star\mathrm{R}F\) maupun \({}^\star\mathrm{L}F\) merupakan funktor bertriangulasi. Selanjutnya, terapkan funktor kohomologi \(\operatorname{H}^0\).

Bagaimana kita menjamin keberadaan funktor turunan dan menghitungnya? Proposisi rujukan sudah memuat gagasan umumnya. Untuk \(\star\in\{+,-,\hspace{0.8em}\}\), ambil \(\mathcal{N}^\star\) seperti dalam Definisi rujukan. Kita mencari subkategori bertriangulasi \(\mathcal{I}\) dari \(\ensuremath{\mathsf{K}}^\star(\mathcal{A})\) agar \({}^\star\mathrm{R}F\) atau \({}^\star\mathrm{L}F\) dapat didefinisikan sebagai komposisi pada diagram funktor \[\ensuremath{\mathsf{D}}^\star(\mathcal{A}) = \ensuremath{\mathsf{K}}^\star(\mathcal{A})/\mathcal{N}^\star \xleftarrow{\text{ekuivalensi}} \mathcal{I}/\mathcal{I} \cap \mathcal{N}^\star \xrightarrow{\text{sifat universal lokalisasi}} \ensuremath{\mathsf{K}}^\star(\mathcal{A}')/\mathcal{N}^\star = \ensuremath{\mathsf{D}}^\star(\mathcal{A}') .\] Bagaimana \(\mathcal{I}\) harus dipilih? Subkategori tersebut hendaknya \(F\)-injektif (atau \(F\)-projektif) dalam pengertian berikut.

Konvensi. Tetapkan \(\star\). Jika subkategori bertriangulasi \(\mathcal{I}\) dari \(\ensuremath{\mathsf{K}}^\star(\mathcal{A})\) merupakan subkategori bertriangulasi \(\ensuremath{\mathsf{K}}^\star F\)-injektif (atau \(\ensuremath{\mathsf{K}}^\star F\)-projektif) dalam pengertian Definisi rujukan, maka untuk singkatnya \(\mathcal{I}\) disebut subkategori \(F\)-injektif (atau \(F\)-projektif).

Jika terdapat subkategori \(F\)-injektif (atau \(F\)-projektif) \(\mathcal{I}\) dari \(\ensuremath{\mathsf{K}}^\star(\mathcal{A})\), Proposisi rujukan menjamin bahwa \({}^\star\mathrm{R}F\) (atau \({}^\star\mathrm{L}F\)) ada. Pembatasannya ke \(\mathcal{I}\) isomorfik dengan \(Q'\ensuremath{\mathsf{K}}^\star F\), sedangkan rumus limit dalam Catatan rujukan memperjelas morfisme kanonik yang dibawa funktor turunan sebagai ekstensi Kan: \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:L-R-can}{} Q' \ensuremath{\mathsf{K}}^\star F \to ({}^\star \mathrm{R}F)Q \quad \text{atau} \quad ({}^\star \mathrm{L}F)Q \to Q' (\ensuremath{\mathsf{K}}^\star F). \end{equation}\] Seluruh teori umum yang dibangun dalam §rujukan dapat langsung digunakan. Sebagai contoh, tinjau funktor aditif antarkategori abelian \[\mathcal{A} \xrightarrow{F} \mathcal{A}' \xrightarrow{F'} \mathcal{A}'' .\] Jika funktor turunan yang dibahas ada, terdapat morfisme kanonik \[{}^\star \mathrm{R}(F'F) \to ({}^* \mathrm{R}F')({}^* \mathrm{R}F), \quad \left( {}^\star \mathrm{L}F' \right) \left( {}^\star \mathrm{L}F \right) \to {}^\star \mathrm{L}(F' F),\] dan Teorema rujukan memberikan syarat cukup agar morfisme tersebut merupakan isomorfisme. Selain itu, terdapat kompatibilitas berikut.

Lema. Jika \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) dan \(\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A})\) masing-masing mempunyai subkategori \(F\)-injektif, maka pembatasan \(\mathrm{R}F\) ke \(\ensuremath{\mathsf{D}}^+(\mathcal{A})\) memberikan \({}^+\mathrm{R}F\).

Pernyataan yang bersesuaian juga berlaku bagi subkategori \(F\)-projektif, \(\mathrm{L}F\), dan \({}^-\mathrm{L}F\).

Bukti. Kita terlebih dahulu membahas \(\mathrm{R}F\). Misalkan \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A}))\). Tuliskan \(\mathrm{qis}_{X/}\) untuk kategori semua kuasi-isomorfisme \(X\to Y\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\), dan \(\mathrm{qis}^+_{X/}\) untuk versinya di \(\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A})\). Catatan rujukan memberikan isomorfisme kanonik \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:derived-as-limit}{}\begin{aligned} \mathrm{R}F(QX) \simeq \varinjlim_{[X \to Y] \in \operatorname{Ob}(\mathrm{qis}_{X/})} (Q' \ensuremath{\mathsf{K}}F)(Y). \end{aligned} \end{equation}\]

Untuk setiap objek \(X\to Y\) dalam \(\mathrm{qis}_{X/}\), jika \(m\ll0\) (hanya bergantung pada \(X\)), maka \(X\to Y\to\tau^{\geq m}Y\) merupakan objek dari \(\mathrm{qis}^+_{X/}\). Lema rujukan menjamin bahwa \(\mathrm{qis}_{X/}\) tersaring, sehingga Proposisi rujukan menjamin bahwa subkategori penuh \(\mathrm{qis}^+_{X/}\) kofinal di dalamnya. Oleh karena itu, \(\varinjlim\) dalam persamaan dapat diambil di atas \(\mathrm{qis}^+_{X/}\) (Proposisi rujukan), dan hasilnya tepat \({}^+\mathrm{R}F(QX)\).

Untuk \(\mathrm{L}F\), gunakan versi funktor turunan kiri dari Catatan rujukan dan lakukan pemenggalan dalam arah sebaliknya.

Selanjutnya kita membahas bifunktor yang diperkenalkan dalam Konvensi rujukan. Teori yang sesuai juga telah disiapkan dalam §rujukan. Misalkan \(\mathcal{A}_1\), \(\mathcal{A}_2\), dan \(\mathcal{B}\) kategori abelian, dan bifunktor \(F:\mathcal{A}_1\times\mathcal{A}_2\to\mathcal{B}\) aditif dalam setiap variabel. Seperti dalam Definisi–Proposisi rujukan, definisikan \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:totCF}{}\begin{aligned} \ensuremath{\mathsf{C}}_{\oplus} F & := \operatorname{tot}_{\oplus} \circ \ensuremath{\mathsf{C}}^2 F \quad \text{(jika $\mathcal{B}$ mempunyai koproduk terhitung)}, \\ \ensuremath{\mathsf{C}}_{\Pi} F & := \operatorname{tot}_{\Pi} \circ \ensuremath{\mathsf{C}}^2 F \quad \text{(jika $\mathcal{B}$ mempunyai produk terhitung)}. \end{aligned} \end{equation}\] Menurut Proposisi rujukan, keduanya mempunyai faktorisasi melalui funktor pada tingkat \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\cdot)\), yaitu \(\ensuremath{\mathsf{K}}_{\oplus}F\) dan \(\ensuremath{\mathsf{K}}_{\Pi}F\).

Proposisi. Funktor \(\ensuremath{\mathsf{K}}_{\Pi}F,\;\ensuremath{\mathsf{K}}_{\oplus}F: \ensuremath{\mathsf{K}}^\star(\mathcal{A}_1)\times\ensuremath{\mathsf{K}}^\star(\mathcal{A}_2) \to\ensuremath{\mathsf{K}}^\star(\mathcal{B})\) di atas merupakan bifunktor bertriangulasi dalam pengertian Definisi rujukan.

Bukti. Ambil \(\ensuremath{\mathsf{K}}_{\Pi}F\) sebagai contoh (dengan asumsi \(\mathcal{B}\) mempunyai produk terhitung). Pembahasan setelah Proposisi rujukan menunjukkan bahwa funktor ini kompatibel dengan pergeseran dalam setiap variabel, sedangkan Proposisi rujukan memberikan diagram antikomutatif yang dipersyaratkan dalam definisi bifunktor bertriangulasi. Tinggal dibuktikan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{C}}_{\Pi}F\) mempertahankan kerucut pemetaan dalam setiap variabel. Untuk variabel pertama, ambil morfisme \(f:X_1\to X'_1\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}_1)\) dan objek \(X_2\) dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}_2)\). Terdapat isomorfisme kanonik dalam \(\mathcal{B}\) \[\begin{align*} \ensuremath{\mathsf{C}}_{\Pi}F(\operatorname{Cone}(f), X_2)^n & \simeq \prod_{p+q=n} F(X_1^{p+1}, X_2^q ) \times F( (X'_1)^p, X_2^q ) \\ & \simeq \prod_{p+q=n+1} F( X_1^p, X_2^q ) \times \prod_{p+q=n} F( (X'_1)^p, X_2^q ) \\ & \simeq \operatorname{Cone}\left(\ensuremath{\mathsf{C}}_{\Pi}(f, \ensuremath{\mathrm{id}}_{X_2}) \right)^n , \quad n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}. \end{align*}\] Tinggal diverifikasi bahwa isomorfisme-isomorfisme tersebut membentuk isomorfisme kompleks dan kompatibel dengan morfisme \(\alpha(\cdot)\) dan \(\beta(\cdot)\) yang menyertai kerucut pemetaan. Tidak ada kesulitan mendasar; perinciannya diserahkan kepada pembaca.

Selanjutnya, misalkan \(Q_i:\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}_i)\to\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A}_i)\) dan \(Q:\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{B})\to\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{B})\) merupakan funktor lokalisasi (\(i=1,2\)). Tempatkan semua data ini dalam kerangka Definisi rujukan, dengan \(\mathcal{D}_1\), \(\mathcal{D}_2\), dan \(\mathcal{D}'\) berturut-turut \(\ensuremath{\mathsf{K}}^\star(\mathcal{A}_1)\), \(\ensuremath{\mathsf{K}}^\star(\mathcal{A}_2)\), dan \(\ensuremath{\mathsf{K}}^\star(\mathcal{B})\), sedangkan kompleks-kompleks asiklik membentuk \(\mathcal{N}_1^\star\), \(\mathcal{N}_2^\star\), dan \((\mathcal{N}')^\star\).

Definisi (Bifunktor turunan). Tetapkan \(\star\in\{+,-,\hspace{0.8em}\}\) dan tinjau bifunktor aditif \(F:\mathcal{A}_1\times\mathcal{A}_2\to\mathcal{B}\).

  • Misalkan \(\mathcal{B}\) mempunyai produk terhitung. Jika bifunktor turunan kanan dari \(\ensuremath{\mathsf{K}}_{\Pi}F\) dalam pengertian Definisi rujukan, \[\ensuremath{\mathsf{D}}^\star(\mathcal{A}_1)\times\ensuremath{\mathsf{D}}^\star(\mathcal{A}_2) \to\ensuremath{\mathsf{D}}^\star(\mathcal{B}),\] ada, maka bifunktor tersebut disebut bifunktor turunan kanan dari \(F\) dan ditulis \({}^\star\mathrm{R}F\).

  • Misalkan \(\mathcal{B}\) mempunyai koproduk terhitung. Jika bifunktor turunan kiri dari \(\ensuremath{\mathsf{K}}_{\oplus}F\), \[\ensuremath{\mathsf{D}}^\star(\mathcal{A}_1)\times\ensuremath{\mathsf{D}}^\star(\mathcal{A}_2) \to\ensuremath{\mathsf{D}}^\star(\mathcal{B}),\] ada, maka bifunktor tersebut disebut bifunktor turunan kiri dari \(F\) dan ditulis \({}^\star\mathrm{L}F\).

Tetap dituliskan \({}^\star\mathrm{R}^nF:=\operatorname{H}^n\circ{}^\star\mathrm{R}F\) dan \({}^\star\mathrm{L}_nF:=\operatorname{H}^{-n}\circ{}^\star\mathrm{L}F\).

Tetapkan \(\star\in\{+,-,\hspace{0.8em}\}\) dan misalkan \(\mathcal{I}_i\) subkategori bertriangulasi dari \(\ensuremath{\mathsf{K}}^\star(\mathcal{A}_i)\), \(i=1,2\). Seperti biasa, jika \((\mathcal{I}_1,\mathcal{I}_2)\) merupakan pasangan subkategori \(\ensuremath{\mathsf{K}}^\star F\)-injektif (atau projektif) dalam pengertian Definisi rujukan, maka pasangan ini disebut \(F\)-injektif (atau \(F\)-projektif). Proposisi rujukan langsung memberikan kesimpulan berikut, dan semua isomorfismenya kanonik.

  • Jika \((\mathcal{I}_1,\mathcal{I}_2)\) bersifat \(F\)-injektif, maka \({}^\star\mathrm{R}F\) ada dan \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:derived-bifunctor-1}{} (X_1, X_2) \in \operatorname{Ob}(\mathcal{I}_1) \times \operatorname{Ob}(\mathcal{I}_2) \implies {}^\star \mathrm{R}F(Q_1 X_1, Q_2 X_2) \simeq Q \ensuremath{\mathsf{K}}_{\Pi}F(X_1, X_2). \end{equation}\]

  • Jika \((\mathcal{P}_1,\mathcal{P}_2)\) bersifat \(F\)-projektif, maka \({}^*\mathrm{L}F\) ada dan \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:derived-bifunctor-2}{} (X_1, X_2) \in \operatorname{Ob}(\mathcal{P}_1) \times \operatorname{Ob}(\mathcal{P}_2) \implies {}^\star \mathrm{L}F(Q_1 X_1, Q_2 X_2) \simeq Q \ensuremath{\mathsf{K}}_{\oplus}F(X_1, X_2). \end{equation}\]

Selanjutnya kita membahas suatu perkalian pada bifunktor turunan. Kita mulai dengan versinya pada tingkat kompleks. Notasi tetap seperti di atas, tetapi \(F\) sekarang diasumsikan eksak kanan dalam setiap variabel. Untuk setiap kompleks \(X\), tuliskan \(Z^n(X):=\operatorname{ker}(d_X^n)\) dan \(B^n(X):=\operatorname{im}(d_X^{n-1})\). Untuk setiap \((p,q)\in\ensuremath{\mathbb{Z}}^2\) terdapat morfisme alami \[F\left( Z^p(X_1), Z^q(X_2) \right) \to Z^{p+q}\left( \ensuremath{\mathsf{C}}_{\oplus}F(X_1, X_2) \right).\] Morfisme ini memetakan citra \(F(B^p(X_1),Z^q(X_2))\) dan \(F(Z^p(X_1),B^q(X_2))\) ke \(B^{p+q}(\ensuremath{\mathsf{C}}_{\oplus}F(X_1,X_2))\). Dengan mengambil hasil bagi dan menggunakan keeksakan kanan \(F\), diperoleh morfisme kanonik \[\kappa: F\left(\operatorname{H}^p(X_1), \operatorname{H}^q(X_2)\right) \to \operatorname{H}^{p+q}\left( \ensuremath{\mathsf{C}}_{\oplus} F(X_1, X_2) \right).\] Pembahasan sebelum Teorema Künneth untuk homologi rujukan adalah kasus khusus konstruksi ini untuk \(F=\otimes_R\). Sekarang ubah syaratnya: \(F\) eksak kiri dalam setiap variabel. Dengan mendualkan konstruksi di atas, diperoleh morfisme kanonik \[\lambda: \operatorname{H}^{p+q}\left( \ensuremath{\mathsf{C}}_{\Pi} F(X_1, X_2) \right) \to F\left( \operatorname{H}^p(X_1), \operatorname{H}^q(X_2) \right).\] Keberadaan \(\oplus\) atau \(\prod\) terhitung yang dibahas tetap diasumsikan. Karena hanya kohomologi yang diperhatikan di sini, \(\ensuremath{\mathsf{C}}\) juga dapat diganti dengan \(\ensuremath{\mathsf{K}}\).

Proposisi. Misalkan \(F\) eksak kanan (atau eksak kiri) dalam setiap variabel, \(\star\in\{+,-,\hspace{0.8em}\}\), dan terdapat pasangan \(F\)-projektif \((\mathcal{P}_1,\mathcal{P}_2)\) (atau pasangan \(F\)-injektif \((\mathcal{I}_1,\mathcal{I}_2)\)). Maka terdapat morfisme kanonik \[F\left(\operatorname{H}^p(\cdot), \operatorname{H}^q(\cdot) \right) \to \operatorname{H}^{p+q} {}^\star \mathrm{L}F \quad \text{atau} \quad \operatorname{H}^{p+q} {}^\star \mathrm{R}F \to F\left(\operatorname{H}^p(\cdot), \operatorname{H}^q(\cdot) \right),\] dengan kedua ruas merupakan funktor dari \(\ensuremath{\mathsf{D}}^\star(\mathcal{A}_1)\times\ensuremath{\mathsf{D}}^\star(\mathcal{A}_2)\) ke \(\mathcal{B}\). Morfisme-morfisme tersebut dicirikan oleh diagram komutatif

\(X_i\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{K}}^\star(\mathcal{A}_i))\). Panah yang diberi label \(\mathrm{can}\) adalah morfisme kanonik yang menyertai funktor turunan sebagai ekstensi Kan (setelah menerapkan \(\operatorname{H}^{p+q}\)); lihat persamaan untuk kasus satu variabel.

Bukti. Berdasarkan dualitas, cukup dibahas kasus yang melibatkan \(\kappa\). Perhatikan bahwa, selain \(\ensuremath{\mathsf{K}}_{\oplus}F(X_1,X_2)\), dua simpul lain dalam diagram hanya bergantung pada \(Q_1X_1\) dan \(Q_2X_2\).

Tetapkan pasangan \((\mathcal{P}_1,\mathcal{P}_2)\). Karena semua morfisme dalam diagram bersifat funktorial dan \(\mathcal{P}_i/(\mathcal{P}_i\cap\mathcal{N}^\star_i)\) ekuivalen dengan \(\ensuremath{\mathsf{D}}^\star(\mathcal{A}_i)\), cukup menentukan morfisme yang dicari untuk \(X_i\in\operatorname{Ob}(\mathcal{P}_i)\); hal ini dapat diperiksa dengan menggambar diagram. Namun, dalam kasus ini \({}^\star\mathrm{L}F(Q_1X_1,Q_2X_2)=\ensuremath{\mathsf{K}}_{\oplus}F(X_1,X_2)\), sehingga pernyataannya langsung.

Singkatnya, semuanya dapat dihitung dengan mengambil resolusi, dan hasil akhirnya tidak bergantung pada pilihan resolusi.

Funktor Turunan Terbatas

Bagian ini menjelaskan cara mengkaji \({}^+\mathrm{R}F\) dan \({}^-\mathrm{L}F\) melalui resolusi injektif dan projektif. Kasus kategori turunan tak terbatas ditunda hingga §rujukan.

Konvensi. Bagian ini berfokus pada \(\star\in\{+,-\}\) dan menggunakan konvensi berikut.

  • Untuk funktor turunan kanan selalu diambil \(\star=+\) dan digunakan singkatan \(\mathrm{R}F:={}^+\mathrm{R}F: \ensuremath{\mathsf{D}}^+(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{D}}^+(\mathcal{A}')\).

  • Untuk funktor turunan kiri selalu diambil \(\star=-\) dan digunakan singkatan \(\mathrm{L}F:={}^-\mathrm{L}F: \ensuremath{\mathsf{D}}^-(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{D}}^-(\mathcal{A}')\).

Berdasarkan Lema rujukan, konvensi ini tidak akan menimbulkan kerancuan.

Definisi–Proposisi. Misalkan \(\mathcal{A}^\flat\) subkategori penuh aditif dari \(\mathcal{A}\). Subkategori \(\mathcal{A}^\flat\) disebut bertipe I relatif terhadap \(F\) jika syarat-syarat berikut terpenuhi; dalam hal ini \(\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A}^\flat)\) merupakan subkategori \(F\)-injektif dari \(\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A})\):

  1. untuk setiap \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) terdapat monomorfisme \(X\hookrightarrow I\) dengan \(I\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A}^\flat)\);

  2. jika \(0\to X'\to X\to X''\to0\) merupakan barisan eksak pendek dalam \(\mathcal{A}\) dan \(X',X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A}^\flat)\), maka \(X''\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A}^\flat)\) dan \(0\to FX'\to FX\to FX''\to0\) eksak.

Secara dual, \(\mathcal{A}^\flat\) disebut bertipe P relatif terhadap \(F\) jika syarat-syarat berikut terpenuhi; dalam hal ini \(\ensuremath{\mathsf{K}}^-(\mathcal{A}^\flat)\) merupakan subkategori \(F\)-projektif dari \(\ensuremath{\mathsf{K}}^-(\mathcal{A})\):

  1. untuk setiap \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) terdapat epimorfisme \(P\twoheadrightarrow X\) dengan \(P\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A}^\flat)\);

  2. jika \(0\to X'\to X\to X''\to0\) merupakan barisan eksak pendek dalam \(\mathcal{A}\) dan \(X,X''\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A}^\flat)\), maka \(X'\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A}^\flat)\) dan \(0\to FX'\to FX\to FX''\to0\) eksak.

Bukti. Cukup dibahas versi tipe I. Pertama, \(\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A}^\flat)\) merupakan subkategori bertriangulasi dari \(\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A})\) (Korolari rujukan). Teorema rujukan menunjukkan bahwa untuk setiap \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A}))\) terdapat kuasi-isomorfisme \(X\to I\) dengan \(I\in\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A}^\flat)\). Ini adalah kondisi resolusi bagi subkategori \(F\)-injektif. Tinggal dibuktikan bahwa jika \(X\in\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A}^\flat)\) asiklik, maka \(FX\) juga asiklik.

Untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\) terdapat barisan eksak pendek \(0\to\operatorname{ker}(d^n)\to X^n\xrightarrow{d^n}\operatorname{ker}(d^{n+1})\to0\). Jika \(n\ll0\), \(\operatorname{ker}(d^n)=X^n=0\). Dengan menerapkan (I2) secara rekursif untuk semua \(n\), diperoleh \(\operatorname{ker}(d^n)\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A}^\flat)\) serta barisan eksak pendek dalam \(\mathcal{A}'\) \[0 \to F\operatorname{ker}(d^n) \to FX^n \xrightarrow{Fd^n} F\operatorname{ker}(d^{n+1}) \to 0.\] Penyambungan barisan-barisan eksak pendek ini menunjukkan bahwa \(FX\) asiklik.

Istilah tipe I dan tipe P hanya merupakan sebutan praktis. Terdapat karakterisasi lengkap bagi subkategori \(\mathcal{A}^\flat\) yang memberikan subkategori \(F\)-injektif atau \(F\)-projektif; lihat [KS06]. Hasil berikut menunjukkan bahwa funktor turunan dapat dihitung dengan mengambil resolusi di dalam subkategori penuh bertipe I atau P.

Teorema. Misalkan terdapat subkategori penuh aditif \(\mathcal{A}^\flat\) dari \(\mathcal{A}\) yang bertipe I (atau tipe P) relatif terhadap funktor aditif \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{A}'\). Maka funktor turunan \(\mathrm{R}F\) (atau \(\mathrm{L}F\)) ada. Lebih tepatnya:

  1. untuk setiap \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A}))\) (atau \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{K}}^-(\mathcal{A}))\)), terdapat kuasi-isomorfisme \(X\to I\) (atau \(P\to X\)) dengan \(I\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A}^\flat))\) (atau \(P\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{K}}^-(\mathcal{A}^\flat))\));

  2. bagi kuasi-isomorfisme pada (i), morfisme dalam persamaan memberikan \[\mathrm{R}F(QX) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathrm{R}F(QI) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\leftarrow}}Q' \ensuremath{\mathsf{K}}^+ F(I), \quad \mathrm{L}F(QX) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\leftarrow}}\mathrm{L}F(QP) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}Q' \ensuremath{\mathsf{K}}^- F(P);\]

  3. \(\mathrm{R}F\) membatasi diri pada \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq0}(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq0}(\mathcal{A}')\) (atau \(\mathrm{L}F\) membatasi diri pada \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\leq0}(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{D}}^{\leq0}(\mathcal{A}')\));

  4. misalkan \(F\) eksak kiri (atau eksak kanan). Jika \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), morfisme dalam persamaan memberikan isomorfisme \(FX\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathrm{R}^0F(QX)\) (atau \(FX\ensuremath{\stackrel{\sim}{\leftarrow}}\mathrm{L}_0F(QX)\));

  5. jika \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A}^\flat)\), maka untuk \(n>0\) berlaku \(\mathrm{R}^nF(X)=0\) (atau \(\mathrm{L}_nF(X)=0\)).

Bukti. Cukup dibahas kasus \(\mathrm{R}F\). Karena \(\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A}^\flat)\) bersifat \(F\)-injektif, kuasi-isomorfisme \(X\to I\) selalu ada. Keberadaan \(\mathrm{R}F\) dan isomorfisme \(\mathrm{R}F(QX)\simeq Q'\ensuremath{\mathsf{K}}^+F(I)\) hanyalah pernyataan ulang Proposisi rujukan. Ini membuktikan (i) dan (ii).

Untuk (iii), jika \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq0}(\mathcal{A}))\), kita boleh menganggap bahwa \(X\) berasal dari objek \(\ensuremath{\mathsf{C}}^{\geq0}(\mathcal{A})\). Teorema rujukan memungkinkan pemilihan kuasi-isomorfisme \(X\to I\) dengan \(I\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^{\geq0}(\mathcal{A}^\flat))\). Jadi \[\mathrm{R}F(QX) \simeq Q' \ensuremath{\mathsf{K}}^+ F(I) \in \operatorname{Ob}\left( \ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq 0}(\mathcal{A}')\right).\] Jika juga \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A}^\flat)\), kuasi-isomorfisme \(X\to I\) dapat diambil sebagai \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X\). Dalam hal ini \(\mathrm{R}F(QX)=Q'\ensuremath{\mathsf{K}}^+F(X)=Q'FX\) terkonsentrasi pada derajat nol. Ini sekaligus membuktikan (v).

Terakhir, tinjau (iv). Misalkan \(F\) eksak kiri. Untuk \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), pilih barisan eksak \(0\to X\to I^0\to I^1\to\cdots\) dengan setiap \(I^n\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A}^\flat)\). Ambil \(I=[I^0\to I^1\to\cdots]\). Dari (ii) dan keeksakan kiri diperoleh \(FX\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{ker}[Fd_I^0:F(I^0)\to F(I^1)] \simeq\mathrm{R}^0F(X)\), sebagaimana dikehendaki.

Contoh (Objek injektif dan projektif). Misalkan \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek injektif, dan ambil \(\mathcal{A}^\flat\) sebagai subkategori penuh aditif yang terdiri atas objek injektif. Subkategori ini bertipe I relatif terhadap setiap \(F\): syarat (I1) terpenuhi menurut asumsi, sedangkan untuk (I2), Lema rujukan menunjukkan bahwa barisan eksak pendek dalam syarat tersebut terbelah. Jadi \(X'\oplus X''\) injektif, dan Lema rujukan menyiratkan bahwa \(X''\) juga injektif.

Secara dual, jika \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek projektif, subkategori penuh aditif yang terdiri atas objek-objek tersebut bertipe P relatif terhadap setiap \(F\).

Contoh rujukan menghubungkan pembahasan ini dengan definisi klasik funktor turunan dalam §rujukan. Misalkan \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek injektif. Tinjau pembatasan funktor turunan kanan \(\mathrm{R}^nF|_{\mathcal{A}}\). Karena barisan eksak pendek dalam \(\mathcal{A}\) secara kanonik dapat diperluas menjadi segitiga terbedakan (Proposisi rujukan), barisan eksak panjang segera menjadikan \((\mathrm{R}^nF|_{\mathcal{A}})_{n\geq0}\) suatu funktor-\(\delta\) kohomologis dalam pengertian Definisi rujukan. Secara dual, funktor turunan kiri memberikan funktor-\(\delta\) homologis \((\mathrm{L}_nF|_{\mathcal{A}})_{n\geq0}\).

Proposisi. Misalkan \(F\) eksak kiri (atau eksak kanan), dan \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek injektif (atau projektif). Maka \(\mathrm{R}^nF:\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A})\to\mathcal{A}'\) (atau \(\mathrm{L}_nF:\ensuremath{\mathsf{C}}^-(\mathcal{A})\to\mathcal{A}'\)) sama dengan versi yang didefinisikan sebelumnya dalam Definisi rujukan.

Lebih umum, jika terdapat subkategori \(\mathcal{A}^\flat\) bertipe I (atau tipe P), sebagaimana dalam Definisi–Proposisi rujukan, maka \((\mathrm{R}^nF|_{\mathcal{A}})_{n\geq0}\) (atau \((\mathrm{L}_nF|_{\mathcal{A}})_{n\geq0}\)) merupakan funktor-\(\delta\) universal dalam pengertian Definisi rujukan.

Bukti. Cukup dibahas kasus eksak kiri. Untuk \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A}))\), pilih resolusi injektif \(X\to I\). Teorema rujukan (ii) memberikan isomorfisme kanonik \(\mathrm{R}^nF(QX)\simeq\operatorname{H}^n\ensuremath{\mathsf{K}}^+F(I)\) untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Ruas kanan tepat merupakan funktor turunan versi Definisi rujukan.

Lebih umum, misalkan \(\mathcal{A}^\flat\) bertipe I relatif terhadap \(F\). Untuk membuktikan universalitas \((\mathrm{R}^nF|_{\mathcal{A}})_{n\geq0}\), berdasarkan Proposisi rujukan cukup dibuktikan bahwa \(\mathrm{R}^nF|_{\mathcal{A}}\) dapat dihapus untuk \(n>0\). Ini langsung mengikuti syarat (I1) dalam Definisi–Proposisi rujukan dan Teorema rujukan (v).

Untuk menurunkan komposisi funktor, sering diperlukan kelas objek yang lebih besar sebagai resolusi. Kita memerlukan konsep berikut.

Definisi. Misalkan \(\mathrm{R}F\) (atau \(\mathrm{L}F\)) ada. Suatu objek \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) disebut \(F\)-asiklik jika \(\mathrm{R}F(X)\) (atau \(\mathrm{L}F(X)\)) merupakan objek dari \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq0}(\mathcal{A}')\cap\ensuremath{\mathsf{D}}^{\leq0}(\mathcal{A}') \simeq\mathcal{A}'\).

Hasil berikut menunjukkan bahwa funktor turunan dapat dihitung melalui resolusi \(F\)-asiklik; bandingkan dengan Korolari rujukan.

Korolari. Misalkan subkategori penuh aditif \(\mathcal{A}^\flat\) dari \(\mathcal{A}\) bertipe I (atau tipe P) relatif terhadap \(F\). Definisikan \(\mathcal{A}^\natural\) sebagai subkategori penuh aditif yang terdiri atas semua objek \(F\)-asiklik dalam \(\mathcal{A}\). Maka:

  1. \(\mathcal{A}^\natural\supset\mathcal{A}^\flat\);

  2. \(\mathcal{A}^\natural\) juga bertipe I (atau tipe P);

  3. untuk setiap kuasi-isomorfisme \(X\to I\) (atau \(P\to X\)), dengan \(I\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A}^\natural))\) (atau \(P\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{K}}^-(\mathcal{A}^\natural))\), morfisme dalam persamaan memberikan \[\mathrm{R}F(QX) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathrm{R}F(QI) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\leftarrow}}Q' \ensuremath{\mathsf{K}}^+ F(I), \quad \mathrm{L}F(QX) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\leftarrow}}\mathrm{L}F(QP) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}Q' \ensuremath{\mathsf{K}}^- F(P).\]

Bukti. Teorema rujukan (v) menyiratkan (i), sehingga syarat (I1) atau (P1) juga berlaku bagi \(\mathcal{A}^\natural\). Untuk (I2), misalkan \(0\to X'\to X\to X''\to0\) barisan eksak pendek dalam \(\mathcal{A}\) dan \(X',X\) bersifat \(F\)-asiklik. Barisan eksak panjang dari Teorema rujukan memberikan barisan eksak \[\underbracket{\mathrm{R}^n F(X)}_{= 0} \to \mathrm{R}^n F(X'') \to \underbracket{\mathrm{R}^{n+1}F(X')}_{= 0}, \quad n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 1} ,\] sehingga \(X''\) bersifat \(F\)-asiklik. Di sisi lain, bagian \(n=0\) dari barisan eksak panjang bersama \(\mathrm{R}^1F(X')=0\) menunjukkan bahwa \(0\to FX'\to FX\to FX''\to0\) eksak. Pembuktian (P2) bersifat dual. Ini membuktikan (ii).

Terakhir, (iii) diperoleh dengan menerapkan Teorema rujukan (ii) pada \(\mathcal{A}^\natural\).

Sekarang kita membahas penurunan komposisi funktor. Alat dasarnya adalah Teorema rujukan.

Teorema (Menurunkan komposisi funktor). Tinjau funktor aditif antarkategori abelian \[\mathcal{A} \xrightarrow{F} \mathcal{A}' \xrightarrow{F'} \mathcal{A}''.\] Misalkan terdapat subkategori penuh \(\mathcal{A}^\flat\) dari \(\mathcal{A}\) dan \((\mathcal{A}')^\flat\) dari \(\mathcal{A}'\), yang masing-masing bertipe I relatif terhadap \(F\) dan \(F'\) dalam pengertian Definisi–Proposisi rujukan. Jika \(F\) memetakan objek-objek \(\mathcal{A}^\flat\) ke objek \(F'\)-asiklik dalam \(\mathcal{A}'\), maka morfisme kanonik \(\mathrm{R}(F'F)\to(\mathrm{R}F')(\mathrm{R}F)\) merupakan isomorfisme.

Terdapat versi yang bersesuaian bagi funktor turunan kiri \(\mathrm{L}F\), \(\mathrm{L}F'\), dan morfisme kanonik \((\mathrm{L}F')(\mathrm{L}F)\to\mathrm{L}(F'F)\), dengan menggunakan subkategori bertipe P.

Bukti. Cukup dibahas kasus funktor turunan kanan. Misalkan \((\mathcal{A}')^\natural\) subkategori penuh aditif yang terdiri atas objek \(F'\)-asiklik dalam \(\mathcal{A}'\). Korolari rujukan bersama Definisi–Proposisi rujukan menunjukkan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A}^\flat)\) dan \(\ensuremath{\mathsf{K}}^+((\mathcal{A}')^\natural)\) berturut-turut merupakan subkategori \(F\)-injektif dan \(F'\)-injektif dari \(\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A})\) dan \(\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A}')\). Terapkan Teorema rujukan.

Dengan menggunakan amplitudo dari Definisi rujukan, kita dapat mendefinisikan dimensi funktor turunan kanan dan kiri \(F\).

Definisi–Proposisi. Misalkan \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{A}'\) eksak kiri (atau eksak kanan), dan funktor turunan \(\mathrm{R}F\) (atau \(\mathrm{L}F\)) ada serta ditentukan seperti dalam Teorema rujukan. Terdapat \(d\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\sqcup\{+\infty\}\) sehingga amplitudo funktor turunan tersebut termuat dalam \([0,d]\) (atau \([-d,0]\)). Infimum semua \(d\) demikian disebut dimensi \(\mathrm{R}F\) (atau \(\mathrm{L}F\)).

Bukti. Cukup dibahas kasus eksak kiri. Teorema rujukan menyiratkan bahwa \(\mathrm{R}F\) membatasi diri pada \(\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq0}(\mathcal{A}')\), sehingga amplitudonya termuat dalam suatu interval \([0,d]\).

Sebagai akibat, jika \(\mathrm{R}F\) (atau \(\mathrm{L}F\)) ada dan berdimensi hingga, maka funktor tersebut membatasi diri pada \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\ensuremath{\mathrm{b}}}(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{D}}^{\ensuremath{\mathrm{b}}}(\mathcal{A}')\).

Contoh (Dimensi \(\operatorname{Tor}\)). Misalkan \(R\) gelanggang dan \(X\) modul kanan \(R\). Tinjau funktor eksak kanan dari \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) ke \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) yang memetakan \(Y\mapsto X\otimes Y:=X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Y\). Karena \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) mempunyai cukup banyak objek projektif, \(\mathrm{L}(X\otimes\cdot)\) ada, dan \(\mathrm{L}_n(X\otimes\cdot)\) tepat merupakan \(\operatorname{Tor}^R_n(X,\cdot)\) dari Definisi–Proposisi rujukan. Dimensi \(\mathrm{L}(X\otimes\cdot)\) disebut dimensi \(\operatorname{Tor}\) dari \(X\). Definisi serupa berlaku bagi modul kiri \(R\), dan Proposisi rujukan menyiratkan bahwa keduanya sama jika \(R\) komutatif. Funktor hasil kali tensor turunan dibahas lebih lanjut dalam §rujukan.

Sekarang tetapkan kategori abelian \(\mathcal{A}_1\), \(\mathcal{A}_2\), \(\mathcal{B}\) dan bifunktor aditif \[F: \mathcal{A}_1 \times \mathcal{A}_2 \to \mathcal{B}.\] Kita tidak mensyaratkan \(\mathcal{B}\) mempunyai koproduk atau produk terhitung, sebab \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2F\) membatasi menjadi \[\begin{gather*} \ensuremath{\mathsf{C}}^2 F: \ensuremath{\mathsf{C}}^{\pm}(\mathcal{A}_1) \times \ensuremath{\mathsf{C}}^{\pm} (\mathcal{A}_2) \to \ensuremath{\mathsf{C}}^2_f(\mathcal{B}). \end{gather*}\] Pada \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2_f(\mathcal{B})\), funktor kompleks total \(\operatorname{tot}_{\oplus}=\operatorname{tot}_{\Pi}\) selalu terdefinisi; tuliskan funktor ini sebagai \(\operatorname{tot}\). Demikian pula, tuliskan \(\ensuremath{\mathsf{C}}_{\oplus}F=\ensuremath{\mathsf{C}}_{\Pi}F\) sebagai \(\ensuremath{\mathsf{C}}F\), dan \(\ensuremath{\mathsf{K}}_{\oplus}F=\ensuremath{\mathsf{K}}_{\Pi}F\) sebagai \(\ensuremath{\mathsf{K}}F\). Untuk mengkaji bifunktor turunan dalam Definisi rujukan, kita meninjau subkategori bertriangulasi \(\mathcal{I}_i\) (atau \(\mathcal{P}_i\)) dari \(\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A}_i)\) (atau \(\ensuremath{\mathsf{K}}^-(\mathcal{A}_i)\)). Seperti biasa, tanda ditentukan oleh apakah yang dibahas bifunktor turunan kanan atau kiri, dan \(i=1,2\). Bagaimana pasangan \((\mathcal{I}_1,\mathcal{I}_2)\) atau \((\mathcal{P}_1,\mathcal{P}_2)\) dipilih? Definisi–Proposisi rujukan dan teknik dalam §rujukan memberikan jawaban berikut.

Lema. Misalkan \(\mathcal{A}_i^\flat\subset\mathcal{A}_i\) subkategori penuh aditif, \(i=1,2\). Jika syarat-syarat berikut berlaku sekaligus, maka pasangan \(\bigl(\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A}_1^\flat), \ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A}_2^\flat)\bigr)\) (atau \(\bigl(\ensuremath{\mathsf{K}}^-(\mathcal{A}_1^\flat), \ensuremath{\mathsf{K}}^-(\mathcal{A}_2^\flat)\bigr)\)) bersifat \(F\)-injektif (atau \(F\)-projektif) dalam pengertian Definisi rujukan:

  • jika \(X_1\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A}_1^\flat)\) tetap, maka \(\mathcal{A}_2^\flat\) bertipe I (atau tipe P) relatif terhadap \(F(X_1,\cdot)\);

  • jika \(X_2\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A}_2^\flat)\) tetap, maka \(\mathcal{A}_1^\flat\) bertipe I (atau tipe P) relatif terhadap \(F(\cdot,X_2)\).

Sebagai kasus khusus, jika \(\mathcal{A}_1\) dan \(\mathcal{A}_2\) masing-masing mempunyai cukup banyak objek injektif (atau projektif), maka \(\mathrm{R}F\) (atau \(\mathrm{L}F\)) ada.

Bukti. Ambil \(\mathcal{I}_i:=\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A}_i^\flat)\), \(i=1,2\). Satu-satunya hal yang perlu dibuktikan adalah bahwa untuk setiap \(X_1\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A}_1^\flat))\), funktor \((\ensuremath{\mathsf{K}}F)(X_1,\cdot):\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A}_2^\flat) \to\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{B})\) memetakan kompleks asiklik ke kompleks asiklik; hal yang sama berlaku setelah menukar indeks \(1\) dan \(2\). Keberadaan \(\mathrm{R}F\) (atau \(\mathrm{L}F\)) kemudian langsung mengikuti dari Proposisi rujukan.

Ambil \(Y\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A}_2^\flat))\). Maka \((\ensuremath{\mathsf{K}}^2F)(X_1,Y)\) berada dalam \(\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^2_f(\mathcal{B}))\). Menurut syarat (I2), setiap kolom \(F(X_1^p,Y^\bullet)\) asiklik. Karena itu, Korolari rujukan menyiratkan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{K}}F(X_1,Y):=\operatorname{tot}(\ensuremath{\mathsf{K}}^2F(X_1,Y))\) eksak, sebagaimana dikehendaki.

Jika terdapat subkategori \(F\)-injektif (atau \(F\)-projektif), funktor \(\mathrm{R}F\) (atau \(\mathrm{L}F\)) dapat ditentukan menurut persamaan (atau persamaan).

Contoh: \(\operatorname{RHom}\)

Dalam bagian ini, \(\mathcal{A}\) tetap merupakan kategori abelian. Jika \(\mathcal{A}\) juga \(\Bbbk\)-linear, dengan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif, maka semua pernyataan di bagian ini dapat diperkuat dengan mengganti \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) oleh \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Bifunktor \(\operatorname{Hom}:=\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}:\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\times\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) eksak kiri dalam setiap variabel. Untuk mengkaji bifunktor turunannya dalam pengertian Definisi rujukan, kita memerlukan beberapa persiapan. Pertama, teori umum §rujukan memberikan \[\begin{align*} \ensuremath{\mathsf{C}}\operatorname{Hom}: \ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}) \times \ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A}) & \to \ensuremath{\mathsf{C}}^+(\ensuremath{\mathsf{Ab}}), \\ \ensuremath{\mathsf{K}}\operatorname{Hom}: \ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}) \times \ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A}) & \to \ensuremath{\mathsf{K}}^+(\ensuremath{\mathsf{Ab}}). \end{align*}\] Tuliskan semua funktor lokalisasi sebagai \(Q\). Ingat isomorfisme \(\sigma:\ensuremath{\mathsf{C}}^\pm(\mathcal{A}^{\operatorname{op}})\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} \ensuremath{\mathsf{C}}^{\mp}(\mathcal{A})^{\operatorname{op}}\) dari Definisi–Proposisi rujukan. Isomorfisme yang diinduksinya pada tingkat kategori bertriangulasi \(\ensuremath{\mathsf{K}}^\pm\) dan \(\ensuremath{\mathsf{D}}^\pm\) tetap ditulis \(\sigma\) (Proposisi rujukan, rujukan).

Definisi. Jika bifunktor turunan kanan dari \(\operatorname{Hom}\) dalam pengertian Definisi rujukan ada, tuliskan bifunktor tersebut sebagai \(\operatorname{RHom}=\operatorname{RHom}_{\mathcal{A}}\). Bifunktor ini adalah funktor dari \(\ensuremath{\mathsf{D}}^+(\mathcal{A}^{\operatorname{op}})\times\ensuremath{\mathsf{D}}^+(\mathcal{A})\) ke \(\ensuremath{\mathsf{D}}^+(\ensuremath{\mathsf{Ab}})\) dan, melalui \(\sigma:\ensuremath{\mathsf{D}}^{\pm}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}})\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} \ensuremath{\mathsf{D}}^{\mp}(\mathcal{A})^{\operatorname{op}}\), juga dapat dipandang sebagai funktor \[\operatorname{RHom}: \ensuremath{\mathsf{D}}^-(\mathcal{A})^{\operatorname{op}} \times \ensuremath{\mathsf{D}}^+(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{D}}^+(\ensuremath{\mathsf{Ab}}).\]

Lema. Tuliskan \(\mathcal{I}_{\mathcal{A}}\) (atau \(\mathcal{P}_{\mathcal{A}}\)) untuk subkategori penuh objek injektif (atau projektif) dalam \(\mathcal{A}\).

Bukti. Cukup dibahas kasus dengan cukup banyak objek injektif; kasus projektif sepenuhnya serupa. Kita memverifikasi syarat-syarat Lema rujukan.

Pertama, tetapkan \(X_1\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\). Ingat bahwa \(\mathcal{I}_{\mathcal{A}}\) bertipe I bagi setiap funktor aditif \(F:\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) (Contoh rujukan); ambil kasus khusus \(F=\operatorname{Hom}(X_1,\cdot)\).

Kedua, tetapkan \(X_2\in\operatorname{Ob}(\mathcal{I}_{\mathcal{A}})\). Untuk memverifikasi bahwa \(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\) bertipe I relatif terhadap \(\operatorname{Hom}(\cdot,X_2)\), perhatikan bahwa kondisi resolusi (I1) terpenuhi secara trivial. Untuk (I2), cukup ditunjukkan bahwa \(\operatorname{Hom}(\cdot,X_2):\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\to\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) merupakan funktor eksak; ini tepat merupakan karakterisasi \(X_2\) sebagai objek injektif.

Hasil berikut melibatkan kompleks \(\operatorname{Hom}\) dari Definisi rujukan, yang ditulis \(\operatorname{Hom}^\bullet\).

Teorema. Misalkan \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek injektif atau cukup banyak objek projektif.

  1. Bifunktor turunan kanan \(\operatorname{RHom}\) ada.

  2. Jika \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek injektif dan \(X_2\to I_2\) merupakan resolusi injektif, maka terdapat isomorfisme yang diinduksi \[\operatorname{RHom}(QX_1, QX_2) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}Q \operatorname{Hom}^\bullet(X_1, I_2).\] Sebagai kasus khusus, jika \(X_1\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), maka \(\operatorname{RHom}(QX_1,\cdot)\simeq\mathrm{R}(\operatorname{Hom}(X_1,\cdot)): \ensuremath{\mathsf{D}}^+(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{D}}^+(\ensuremath{\mathsf{Ab}})\).

  3. Jika \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek projektif dan \(P_1\to X_1\) merupakan resolusi projektif, maka terdapat isomorfisme yang diinduksi \[\operatorname{RHom}(QX_1, QX_2) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}Q \operatorname{Hom}^\bullet(P_1, X_2).\] Sebagai kasus khusus, jika \(X_2\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), maka \(\operatorname{RHom}(\cdot,QX_2)\simeq\mathrm{R}(\operatorname{Hom}(\cdot,X_2)): \ensuremath{\mathsf{D}}^-(\mathcal{A})^{\operatorname{op}}\to\ensuremath{\mathsf{D}}^+(\ensuremath{\mathsf{Ab}})\).

  4. Terdapat isomorfisme kanonik \(\operatorname{H}^n\operatorname{RHom}(X,Y)\simeq \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(X,Y[n])\), dengan \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}^-(\mathcal{A}))\) dan \(Y\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}^+(\mathcal{A}))\). Jika \(X,Y\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), ruas kanan tepat merupakan \(\operatorname{Ext}^n(X,Y)\) dari Definisi rujukan.

Bukti. Berdasarkan Lema rujukan dan pengamatan berikut, pernyataan (i)–(iii) semuanya mengikuti dari penerapan Lema rujukan:

  • pada tingkat kompleks, Contoh rujukan memberikan isomorfisme kanonik \(\ensuremath{\mathsf{C}}\operatorname{Hom}(\sigma^{-1}(X_1),X_2)\simeq\operatorname{Hom}^\bullet(X_1,X_2)\);

  • \(P_1\to X_1\) merupakan resolusi projektif dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}^-(\mathcal{A})\) jika dan hanya jika morfisme yang bersesuaian \(\sigma^{-1}(X_1)\to\sigma^{-1}(P_1)\) merupakan resolusi injektif dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\mathcal{A}^{\operatorname{op}})\).

Untuk (iv), pertama misalkan \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek injektif. Kita boleh mengandaikan bahwa \(Y\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A}))\) terdiri atas objek-objek injektif. Dengan mengidentifikasi objek \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) dan \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\), Proposisi rujukan memberikan \[\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(X, Y[n]) \simeq \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(X, Y[n]) \simeq \operatorname{H}^n \operatorname{Hom}^\bullet(X, Y) \xrightarrow[\sim]{\text{(ii)}} \operatorname{H}^n \operatorname{RHom}(X, Y).\] Jika \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek projektif, argumennya sepenuhnya serupa.

Korolari. Misalkan \(X,Y\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\). Jika \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek injektif (atau projektif), maka \(\operatorname{Ext}^n(X,Y)\) dari Definisi rujukan secara kanonik isomorfik dengan \(\operatorname{Ext}^n_{\mathcal{A},\mathrm{II}}(X,Y)\) (atau \(\operatorname{Ext}^n_{\mathcal{A},\mathrm{I}}(X,Y)\)) yang didefinisikan dalam §rujukan.

Bukti. Penerapan langsung Teorema rujukan (ii) dan (iii).

Definisi. Misalkan \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\). Dimensi berikut adalah dimensi funktor turunan kanan dalam pengertian Definisi–Proposisi rujukan.

  • Jika \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek injektif, dimensi \(\mathrm{R}(\operatorname{Hom}(\cdot,X)): \ensuremath{\mathsf{D}}^-(\mathcal{A})^{\operatorname{op}}\to\ensuremath{\mathsf{D}}^+(\ensuremath{\mathsf{Ab}})\) disebut dimensi injektif \(X\) dan ditulis \(\mathrm{inj.dim}(X)\).

  • Jika \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek projektif, dimensi \(\mathrm{R}(\operatorname{Hom}(X,\cdot)): \ensuremath{\mathsf{D}}^+(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{D}}^+(\ensuremath{\mathsf{Ab}})\) disebut dimensi projektif \(X\) dan ditulis \(\mathrm{proj.dim}(X)\).

Untuk \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) dan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\sqcup\{\infty\}\), suatu resolusi injektif \(0\to X\to I^0\to I^1\to\cdots\) disebut mempunyai panjang \(\leq n\) jika \(k>n\Rightarrow I^k=0\); resolusi projektif diperlakukan dengan cara yang sama. Notasi \(\operatorname{Ext}^{\geq m}(Y,X)=0\) berarti \(k\geq m\Rightarrow\operatorname{Ext}^k(Y,X)=0\), dan demikian pula dalam kasus lain.

Proposisi. Ambil \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\). Jika \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek injektif, maka \[\begin{align*} \mathrm{inj.dim}(X) \leq n & \iff \operatorname{Ext}^{\geq n+1}(\cdot, X) = 0 \\ & \iff \operatorname{Ext}^{n+1}(\cdot, X) = 0 \iff X\;\text{mempunyai resolusi injektif dengan panjang $\leq n$}. \end{align*}\]

Jika \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek projektif, maka \[\begin{align*} \mathrm{proj.dim}(X) \leq n & \iff \operatorname{Ext}^{\geq n+1}(X, \cdot) = 0 \\ & \iff \operatorname{Ext}^{n+1}(X, \cdot) = 0 \iff X\;\text{mempunyai resolusi projektif dengan panjang $\leq n$}. \end{align*}\]

Bukti. Cukup dibahas resolusi injektif. Misalkan \(\mathrm{inj.dim}(X)\leq n\). Definisi dimensi menyiratkan bahwa untuk setiap \(Y\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), \(\bigl(\mathrm{R}\operatorname{Hom}(\cdot,X)\bigr)(Y)\) berada dalam \(\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}^{[0,n]}(\ensuremath{\mathsf{Ab}}))\), sehingga \(\operatorname{Ext}^{\geq n+1}(Y,X)=0\).

Sekarang misalkan \(\operatorname{Ext}^{n+1}(\cdot,X)=0\). Ambil resolusi injektif \(0\to X\to I^0\xrightarrow{d^0}\cdots\). Dengan menerapkan pergeseran dimensi dari Proposisi rujukan berulang kali pada barisan eksak pendek \[0 \to X \to I^0 \to \operatorname{im}\left(d_I^0 \right) \to 0, \quad 0 \to \operatorname{im}\left( d_I^{k-2}\right) \to I^{k-1} \to \operatorname{im}\left(d_I^{k-1} \right) \to 0\] untuk \(1<k\leq n\), diperoleh \[\operatorname{Ext}^1\left(\cdot, \operatorname{im}\left(d_I^{n-1}\right) \right) \simeq \cdots \simeq \operatorname{Ext}^{n+1}\left(\cdot, X \right) = 0.\] Jadi \(\operatorname{im}(d_I^{n-1})\) merupakan objek injektif (Korolari rujukan). Dengan menggantikan \(I^n\) oleh objek ini, diperoleh resolusi injektif dengan panjang \(\leq n\).

Jika \(X\) mempunyai resolusi injektif dengan panjang \(\leq n\), perhitungan funktor turunan menggunakan resolusi tersebut menunjukkan bahwa untuk setiap \(Y\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), \(\bigl(\mathrm{R}\operatorname{Hom}(\cdot,X)\bigr)(Y)\) berada dalam \(\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}^{[0,n]}(\ensuremath{\mathsf{Ab}}))\).

Sejalan dengan Contoh rujukan, dimensi injektif dan dimensi projektif juga dapat dipandang sebagai dua jenis “dimensi \(\operatorname{Ext}\)”, meskipun istilah ini bukan istilah baku.

Definisi–Proposisi (Dimensi global). Misalkan \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek injektif dan projektif. Maka

\(\mathrm{gl.dim}(\mathcal{A})\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\sqcup\{\infty\}\) dan disebut dimensi global, atau dimensi homologis global, dari \(\mathcal{A}\).

Bukti. Untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\), Proposisi rujukan menunjukkan bahwa \(n\geq\sup_X\mathrm{inj.dim}(X)\) ekuivalen dengan \(\operatorname{Ext}^{\geq n+1}(\cdot,\cdot)=0\). Ambil infimum atas semua \(n\) yang memenuhi kondisi tersebut. Kasus \(\mathrm{proj.dim}\) persis sama, dan persamaan vertikalnya langsung.

Sebagai contoh, jika \(R\) domain ideal utama, setiap submodul dari modul bebas \(R\) tetap bebas [Li1]. Jadi setiap modul \(R\), misalnya \(M\), mempunyai resolusi bebas berbentuk \(0\to F_1\to F_0\to M\to0\), yang menunjukkan bahwa \(\mathrm{gl.dim}(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\leq1\). Dimensi global merupakan batas atas bagi dimensi semua funktor turunan.

Korolari. Misalkan \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{A}'\) funktor eksak kiri (atau eksak kanan) antarkategori abelian, dan \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek injektif serta projektif. Maka dimensi \(\mathrm{R}F\) (atau \(\mathrm{L}F\)) tidak melebihi \(\mathrm{gl.dim}(\mathcal{A})\).

Bukti. Definisi dimensi melibatkan amplitudo \(\mathrm{R}F\) (atau \(\mathrm{L}F\)), lihat Definisi rujukan. Untuk mengendalikan amplitudo, bagi setiap \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) gunakan Proposisi rujukan untuk memilih resolusi injektif (atau projektif) dengan panjang paling banyak \(\mathrm{gl.dim}(\mathcal{A})\), lalu hitung \(\mathrm{R}F(X)\) (atau \(\mathrm{L}F(X)\)) menggunakan resolusi itu.

Sebagai penutup bagian ini, kita memberikan hasil bertipe adjungsi.

Teorema. Tinjau pasangan funktor aditif adjoin antarkategori abelian \(\text{READERDIAGRAM0001}\). Misalkan \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek projektif dan \(\mathcal{A}'\) mempunyai cukup banyak objek injektif. Maka terdapat isomorfisme kanonik dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}^+(\ensuremath{\mathsf{Ab}})\) \[\operatorname{RHom}_{\mathcal{A'}}\left(\mathrm{L}F(X), Y\right) \simeq \operatorname{RHom}_{\mathcal{A}}\left(X, \mathrm{R}G(Y) \right),\] dengan \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}^-(\mathcal{A}))\) dan \(Y\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}^+(\mathcal{A}'))\). Sebagai akibat, terdapat isomorfisme kanonik dalam \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) \[\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A'})}\left(\mathrm{L}F(X), Y\right) \simeq \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}\left(X, \mathrm{R}G(Y) \right).\]

Bukti. Pilih resolusi projektif \(P\to X\) dan resolusi injektif \(Y\to I\). Dengan menerapkan Teorema rujukan, diperoleh \[\operatorname{RHom}_{\mathcal{A}}(\mathrm{L}F(QX), QY) \simeq Q\operatorname{Hom}^\bullet\left( \ensuremath{\mathsf{K}}F(P), I \right).\] Namun, \(\ensuremath{\mathsf{K}}F(P)\) diperoleh dengan menerapkan \(F\) derajat demi derajat pada kompleks. Dari definisi kompleks \(\operatorname{Hom}\) dan adjungsi, ruas kanan isomorfik dengan \(Q\operatorname{Hom}^\bullet(P,\ensuremath{\mathsf{K}}G(I))\), yang tepat merupakan \(\operatorname{RHom}_{\mathcal{A}}(QX,\mathrm{R}G(QY))\).

Teorema rujukan menunjukkan bahwa resolusi projektif \(X\) unik hingga isomorfisme unik dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}^-(\mathcal{A})\), dan setiap morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}^-(\mathcal{A})\) terangkat secara unik ke resolusi projektif (Proposisi rujukan). Hal yang sama berlaku bagi resolusi injektif \(Y\). Ini cukup untuk menunjukkan bahwa isomorfisme yang dibangun di atas funktorial dalam \((X,Y)\).

Pernyataan terakhir diperoleh dengan menerapkan \(\operatorname{H}^0\) pada kedua ruas.

Di sini \(\mathrm{L}F\) dan \(\mathrm{R}G\) bukan funktor adjoin dalam arti yang ketat: yang pertama adalah funktor antarkategori \(\ensuremath{\mathsf{D}}^-\), sedangkan yang kedua antarkategori \(\ensuremath{\mathsf{D}}^+\). Versi kategori turunan tak terbatas dalam §rujukan akan menghilangkan perbedaan ini.

Contoh: \(\mathrm{R}\lim\) sebagai Limit Homotopi

Bagian ini melanjutkan pembahasan §rujukan. Misalkan \(\mathcal{A}\) suatu kategori abelian.

Lema. Misalkan \(\mathcal{A}\) mempunyai produk terhitung eksak (atau koproduk terhitung eksak), lihat Konvensi rujukan. Maka setiap funktor dalam rangkaian \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) mempertahankan produk terhitung (atau koproduk terhitung). Dalam hal ini terdapat isomorfisme kanonik \(\operatorname{H}^n(\prod_kX_k)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\prod_k\operatorname{H}^n(X_k)\) (atau \(\operatorname{H}^n(\bigoplus_kX_k)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\bigoplus_k\operatorname{H}^n(X_k)\)).

Bukti. Cukup membuktikan kasus produk. Keeksakan produk terhitung langsung memberikan \(\operatorname{H}^n(\prod_kX_k)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\prod_k\operatorname{H}^n(X_k)\).

Untuk setiap kompleks \(Y\), dari definisi terlihat bahwa \(\operatorname{Hom}^\bullet(Y,\prod_kX_k)\) isomorfik dengan produk \(\operatorname{Hom}^\bullet(Y,X_k)\) yang dibentuk derajat demi derajat dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\ensuremath{\mathsf{Ab}})\). Terapkan keeksakan produk terhitung saat mengambil \(\operatorname{H}^0\) untuk memperoleh isomorfisme kanonik \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(Y,\prod_kX_k)\simeq \prod_k\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(Y,X_k)\). Jadi \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) mempertahankan \(\prod_k\).

Sekarang kita buktikan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) mempertahankan \(\prod_k\); funktor lokalisasi \(Q\) tidak dituliskan. Misalkan diberikan keluarga morfisme \(f_k:Y\to X_k\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\). Kita hendak membuktikan bahwa terdapat tepat satu \(f\in\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(Y,\prod_kX_k)\) yang memenuhi \(p_hf=f_h\) untuk setiap \(h\), dengan \(p_h:\prod_kX_k\to X_h\) proyeksi kanonik dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\). Kita boleh mengandaikan bahwa \(f_k\) berasal dari diagram dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:D-countable-product-aux0}{} Y \xrightarrow{b_k} Z_k \xleftarrow{s_k} X_k, \quad s_k:\; \text{kuasi-isomorfisme}. \end{equation}\] Morfisme \(s:=\prod_ks_k:\prod_kX_k\to\prod_kZ_k\) tetap merupakan kuasi-isomorfisme. Diagram \[Y \xrightarrow{b := (b_k)_k} \prod_k Z_k \xleftarrow{s} \prod_k X_k\] menentukan \(f\in\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(Y,\prod_kX_k)\). Perhatikan bahwa \(f\) tidak bergantung pada pilihan dalam persamaan, melainkan hanya pada \((f_k)_k\). Komutativitas diagram berikut menyiratkan \(p_hf=f_h\) untuk setiap \(h\):

Jika \(g\in\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(Y,\prod_kX_k)\) juga memenuhi \(p_hg=f_h\) untuk setiap \(h\), terdapat diagram komutatif dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\)

\(g\), sedangkan bagian \(f_h\). Konstruksi bagian perseginya menggunakan versi kondisi (S3) dalam Definisi rujukan bagi sistem multiplikatif kanan, sedangkan komutativitas bagian bawah langsung.

Keeksakan \(\prod_k\) menunjukkan bahwa \(u\) merupakan kuasi-isomorfisme. Akibatnya, \(g\) juga ditentukan oleh bagian \(\par\textbf{READERDIAGRAM0003}\par\) dari diagram. Namun, \(Y\xrightarrow{c_k}M_k\xleftarrow{t_k}X_k\) menentukan \(f_k\). Dibandingkan dengan konstruksi \(f\) di atas, diperoleh \(f=g\). Terbukti.

Catatan. Jika himpunan indeks produk (atau koproduk) diganti dengan sembarang himpunan kecil \(I\), pernyataan yang bersesuaian tetap berlaku.

Misalkan \(\mathcal{D}\) suatu kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\). Tinjau kategori \(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{D}):=\mathcal{D}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}^{\operatorname{op}}}\) dari persamaan. Objeknya adalah data \(X=(X_k,f_k)_{k\geq0}\), dengan \(X_k\in\operatorname{Ob}(\mathcal{D})\) dan \(f_k\in\operatorname{Hom}_{\mathcal{D}}(X_{k+1},X_k)\). Jika \(\mathcal{D}\) mempunyai produk terhitung, definisikan morfisme kanonik seperti dalam Definisi rujukan: \[\Delta_X := T_X - \ensuremath{\mathrm{id}}: \prod_k X_k \to \prod_k X_k.\] Secara dual, objek kategori \(\ensuremath{\mathsf{DirSys}}(\mathcal{D}):=\mathcal{D}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}}\) adalah data \(X=(X_k,g_k)_{k\geq0}\)1, dengan \(X_k\in\operatorname{Ob}(\mathcal{D})\) dan \(g_k\in\operatorname{Hom}_{\mathcal{D}}(X_k,X_{k+1})\). Dengan cara yang sama, definisikan \(\nabla_X:=T_X-\ensuremath{\mathrm{id}}:\bigoplus_kX_k\to\bigoplus_kX_k\), dengan asumsi \(\mathcal{D}\) mempunyai koproduk terhitung; \(T_X\) tetap merupakan morfisme pergeseran yang serupa. Jika \(\operatorname{ker}(\Delta_X)\) atau \(\operatorname{coker}(\nabla_X)\) ada, terdapat isomorfisme kanonik \[\begin{align*} X \in \operatorname{Ob}\left( \ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{D}) \right) & \implies \varprojlim_k X_k \simeq \operatorname{ker}(\Delta_X), \\ X \in \operatorname{Ob}\left( \ensuremath{\mathsf{DirSys}}(\mathcal{D}) \right) & \implies \varinjlim_k X_k \simeq \operatorname{coker}(\nabla_X). \end{align*}\] Harapan naifnya ialah menerapkan ini pada \(\mathcal{D}=\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\). Kategori turunan jarang merupakan kategori abelian. Meskipun demikian, Catatan rujukan menunjukkan bahwa kerucut pemetaan dapat berperan sebagai versi homotopis dari kernel dan kokernel; konstruksi yang secara kasar bersesuaian dalam kategori bertriangulasi adalah segitiga terbedakan.

Definisi (M. Bökstedt, A. Neeman [BN93).] Misalkan \(\mathcal{D}\) kategori bertriangulasi.

  • Jika \(\mathcal{D}\) mempunyai produk terhitung, suatu limit homotopi (atau \(\varprojlim\) homotopi) dari objek \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{D}))\) berarti segitiga terbedakan \[\operatorname{holim}(X) \to \prod_k X_k \xrightarrow{\Delta_X} \prod_k X_k \xrightarrow{+1} .\]

  • Jika \(\mathcal{D}\) mempunyai koproduk terhitung, suatu kolimit homotopi (atau \(\varinjlim\) homotopi) dari objek \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{DirSys}}(\mathcal{D}))\) berarti segitiga terbedakan \[\bigoplus_k X_k \xrightarrow{\nabla_X} \bigoplus_k X_k \to \operatorname{hocolim}(X) \xrightarrow{+1} .\]

Segitiga-segitiga terbedakan yang terlibat dalam definisi ini saling isomorfik (Korolari rujukan), tetapi isomorfismenya tidak kanonik. Kembali ke kompleks. Perhatikan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))= \ensuremath{\mathsf{C}}(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A}))\); objek kedua kategori tersebut sama-sama merupakan diagram komutatif \[\text{READERDIAGRAM0004} \quad \text{dengan setiap baris merupakan kompleks}.\] Morfisme di kedua kategori juga merupakan diagram komutatif dua tingkat yang sama. Karena itu, dalam \(\mathcal{D}:=\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) kita dapat membandingkan \(\operatorname{holim}(X)\) dan funktor turunan kanan \(\mathrm{R}\lim(X)\) dari \(\varprojlim\), jika keduanya ada. Perhatikan pula bahwa kohomologi \(\operatorname{H}^m\) dari objek \(X\in\ensuremath{\mathsf{C}}(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A}))\) adalah \((\operatorname{H}^m(X_k),\operatorname{H}^m(f_k))_{k\geq0}\). Jadi \(X\to Y\) merupakan kuasi-isomorfisme jika dan hanya jika setiap \(X_k\to Y_k\) merupakan kuasi-isomorfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\).

Teorema. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian dengan produk terhitung yang eksak dan cukup banyak objek injektif.

  1. Funktor turunan kanan dari funktor eksak kiri \(\varprojlim:\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A})\to\mathcal{A}\) ada dan dituliskan \[\mathrm{R}\lim : \ensuremath{\mathsf{D}}^+\left(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A})\right) \to \ensuremath{\mathsf{D}}^+(\mathcal{A}) .\]

  2. Untuk setiap objek \(X=(X_k,f_k)_{k\geq0}\) dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A}))\), terdapat segitiga terbedakan dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) \[\mathrm{R}\lim(X) \to \prod_k X_k \xrightarrow{\Delta_X} \prod_k X_k \xrightarrow{+1}.\] Secara khusus, \(\mathrm{R}\lim(X)\simeq\operatorname{holim}(X)\).

  3. Dimensi \(\mathrm{R}\lim\) dalam pengertian Definisi–Proposisi rujukan paling besar \(1\).

Bukti. Karena \(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A})\) mempunyai cukup banyak objek injektif, (i) berlaku. Lebih tepatnya, ambil kategori \(\mathcal{R}\) dari Lema rujukan dan terapkan Teorema rujukan pada \(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A})\) dan \(\mathcal{R}\). Untuk setiap \(X=(X_k,f_k)_{k\geq0}\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A}))\), terdapat kuasi-isomorfisme \(X\to Y\) dengan \(Y\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{R}))\). Maka \(\mathrm{R}\lim(X)=\varprojlim Y\). Definisi \(\mathcal{R}\) menjamin bahwa \(\Delta_Y\) surjektif derajat demi derajat, sehingga terdapat barisan eksak pendek dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A})\) \[0 \to \varprojlim Y \to \prod_{k \geq 0} Y_k \xrightarrow{\Delta_Y} \prod_{k \geq 0} Y_k \to 0.\] Selanjutnya, setiap \(X_k\to Y_k\) merupakan kuasi-isomorfisme, sehingga \(\prod_{k\geq0}X_k\to\prod_{k\geq0}Y_k\) juga merupakan kuasi-isomorfisme. Ini memberikan segitiga terbedakan pada (ii): \[\mathrm{R}\lim(X) \to \prod_{k \geq 0} X_k \xrightarrow{\Delta_X} \prod_{k \geq 0} X_k \xrightarrow{+1} .\]

Untuk (iii), jika \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A}))\), maka \(\Delta_X\) merupakan morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A})\), dan \(\operatorname{holim}(X)\simeq\operatorname{Cone}(\Delta_X)[-1]\) berada dalam \(\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}^{[0,1]}(\mathcal{A}))\). Ini juga merupakan pernyataan ulang Teorema rujukan.

Terdapat versi dual Teorema rujukan untuk \(\varinjlim:\ensuremath{\mathsf{DirSys}}(\mathcal{A})\to\mathcal{A}\); perinciannya tidak diulangi. Contoh rujukan akan menunjukkan cara memperoleh \(\mathrm{R}\lim\) pada kategori turunan tak terbatas sedemikian sehingga Teorema rujukan (ii) tetap berlaku.


  1. Data ini juga disebut sistem langsung dalam \(\mathcal{D}\).↩︎

Funktor Turunan Tak Terbatas

Tinjau funktor aditif \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{A}'\) antarkategori abelian. Bagian ini kembali ke Definisi rujukan dan berfokus pada versi funktor turunan untuk kategori turunan tak terbatas, \[\mathrm{R}F, \; \mathrm{L}F: \ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A}').\] Untuk menjamin keberadaan \(\mathrm{R}F\) atau \(\mathrm{L}F\) dan melakukan perhitungan dengannya, diperlukan konsep kompleks K-injektif atau kompleks K-projektif dari Definisi rujukan, beserta resolusi yang bersesuaian.

Lema. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian. Jika \(Z\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}))\) sekaligus merupakan kompleks K-injektif (atau K-projektif) dan asiklik, maka \(Z=0\).

Bukti. Lema rujukan menyiratkan \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(Z,Z)=0\).

Mula-mula kita nyatakan suatu hasil umum. Tetapkan kategori-kategori bertriangulasi \(\mathcal{D}_1\), \(\mathcal{D}_2\), \(\mathcal{D}'\) beserta subkategori-subkategori bertriangulasi jenuhnya \(\mathcal{N}_1\), \(\mathcal{N}_2\), \(\mathcal{N}'\).

Lema. Misalkan diberikan bifunktor bertriangulasi \(G:\mathcal{D}_1\times\mathcal{D}_2\to\mathcal{D}'\), definisikan subkategori penuh \(\mathcal{K}_2^G\) dari \(\mathcal{D}_2\) melalui \[\operatorname{Ob}(\mathcal{K}_2^G) = \left\{ X_2 \in \operatorname{Ob}(\mathcal{D}_2) : X_1 \in \operatorname{Ob}(\mathcal{N}_1) \implies G(X_1, X_2) \in \operatorname{Ob}(\mathcal{N}') \right\}.\] Maka \(\mathcal{K}_2^G\) merupakan subkategori bertriangulasi jenuh. Setelah menukar posisi kedua variabel, pernyataan yang bersesuaian tetap berlaku bagi \(\mathcal{K}_1^G\subset\mathcal{D}_1\).

Bukti. Isomorfisme \(G(X_1,X_2[1])\simeq G(X_1,X_2)[1]\) menunjukkan bahwa \(\mathcal{K}_2^G\) tertutup terhadap pergeseran. Demikian pula, misalkan \(I\to J\to K\xrightarrow{+1}\) segitiga terbedakan dengan \(I,K\in\operatorname{Ob}(\mathcal{K}_2^G)\). Dari segitiga terbedakan \[G(X_1, I) \to G(X_1, J) \to G(X_1, K) \xrightarrow{+1}\] segera terlihat bahwa \(X_1\in\operatorname{Ob}(\mathcal{N}_1)\implies G(X_1,J)\in\operatorname{Ob}(\mathcal{N}')\). Sifat jenuhnya sudah jelas.

Hasil ini dapat diterapkan pada \(\operatorname{Hom}:\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\times\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) dan bifunktor bertriangulasi yang bersesuaian, yaitu \(\ensuremath{\mathsf{K}}_{\Pi}\operatorname{Hom}\). Contoh rujukan telah menunjukkan bahwa bifunktor yang terakhir ini pada dasarnya merupakan kompleks \(\operatorname{Hom}\): \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:CPiHom}{}\begin{gathered} (\ensuremath{\mathsf{C}}_{\Pi} \operatorname{Hom})(\sigma^{-1} X_1, X_2) \simeq \operatorname{Hom}^\bullet\left( X_1, X_2 \right), \\ (\ensuremath{\mathsf{K}}_\Pi \operatorname{Hom})(\sigma^{-1} X_1, X_2) \simeq \operatorname{Hom}^\bullet\left( X_1, X_2 \right)\; \text{sebagai citra dalam $\ensuremath{\mathsf{K}}(\ensuremath{\mathsf{Ab}})$}, \end{gathered} \end{equation}\] Di sini \(\sigma:\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}})\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} \ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})^{\operatorname{op}}\) dan \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}})\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})^{\operatorname{op}}\) adalah isomorfisme dari Definisi–Proposisi rujukan dan Proposisi rujukan. Versinya untuk kategori turunan akan diperlukan kemudian.

Proposisi. Semua kompleks K-injektif (atau K-projektif) membentuk subkategori bertriangulasi jenuh \(\mathcal{I}\) (atau \(\mathcal{P}\)) dari \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\). Jika \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak kompleks K-injektif (atau K-projektif), maka untuk setiap funktor aditif \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{A}'\), subkategori \(\mathcal{I}\) (atau \(\mathcal{P}\)) bersifat \(F\)-injektif (atau \(F\)-projektif).

Bukti. Cukup dibahas kasus K-injektif. Bagian pertama diperoleh dengan menerapkan Lema rujukan pada \(G=\ensuremath{\mathsf{K}}_{\Pi}\operatorname{Hom}\), sambil menggunakan Definisi rujukan tentang kompleks K-injektif dan persamaan: subkategori \(\mathcal{K}_2^G\) di sana tepat merupakan \(\mathcal{I}\) di sini.

Misalkan \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak kompleks K-injektif. Jika \(I\) merupakan kompleks K-injektif yang asiklik, maka Lema rujukan menyiratkan \(I=0\), sehingga \((\ensuremath{\mathsf{K}}F)I\) tentu saja asiklik. Dengan demikian, seluruh syarat dalam Definisi rujukan bagi subkategori bertriangulasi \(F\)-injektif terpenuhi.

Tuliskan \(Q:\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) dan \(Q':\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}')\to\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A}')\) untuk funktor-funktor lokalisasi.

Korolari. Jika \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak kompleks K-injektif, maka \(F\) mempunyai funktor turunan kanan \(\mathrm{R}F:\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A}')\), sedemikian sehingga \(\mathrm{R}F(QX)\simeq Q'\ensuremath{\mathsf{K}}F(X)\) apabila \(X\) kompleks K-injektif.

Secara dual, jika \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak kompleks K-projektif, maka \(F\) mempunyai funktor turunan kiri \(\mathrm{L}F:\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A}')\), sedemikian sehingga \(\mathrm{L}F(QX)\simeq Q'\ensuremath{\mathsf{K}}F(X)\) apabila \(X\) kompleks K-projektif.

Bukti. Terapkan hasil Proposisi rujukan pada kerangka umum Proposisi rujukan.

Sekarang tetapkan kategori-kategori abelian \(\mathcal{A}_1\), \(\mathcal{A}_2\), dan \(\mathcal{B}\). Untuk bifunktor aditif \(F:\mathcal{A}_1\times\mathcal{A}_2\to\mathcal{B}\), tinjau versi tak terbatas dari bifunktor turunan \(\mathrm{R}F\) (atau \(\mathrm{L}F\)) dalam Definisi rujukan. Selanjutnya selalu diasumsikan bahwa \(\mathcal{B}\) mempunyai produk terhitung (atau koproduk terhitung). Secara konkret, kita hendak menentukan \(\mathrm{R}F\) (atau \(\mathrm{L}F\)) menggunakan subkategori \(\mathcal{I}_1\), \(\mathcal{I}_2\) (atau \(\mathcal{P}_1\), \(\mathcal{P}_2\)) di atas.

Lema. Untuk \(i=1,2\), ambil subkategori bertriangulasi \(\mathcal{I}_i\) (atau \(\mathcal{P}_i\)) dari \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}_i)\) seperti dalam Proposisi rujukan.

Bukti. Cukup dibahas kasus K-injektif. Kuncinya ialah menunjukkan bahwa jika \(X_1\in\operatorname{Ob}(\mathcal{I}_1)\), maka \((\ensuremath{\mathsf{K}}_{\Pi}F)(X_1,\cdot)\) memetakan setiap objek asiklik \(Z\) dari \(\mathcal{I}_2\) ke objek asiklik dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{B})\). Namun, Lema rujukan memberikan \(Z=0\), sedangkan \((\ensuremath{\mathsf{K}}_{\Pi}F)(X_1,\cdot)\) merupakan funktor aditif, sehingga pernyataan ini langsung berlaku. Hasil yang bersesuaian diperoleh setelah menukar indeks \(1\) dan \(2\).

Tuliskan \(Q:\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{B})\to\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{B})\) dan \(Q_i:\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}_i)\to\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A}_i)\) untuk funktor-funktor lokalisasi (\(i=1,2\)).

Proposisi. Untuk \(F:\mathcal{A}_1\times\mathcal{A}_2\to\mathcal{B}\), misalkan \(\mathcal{A}_1\) dan \(\mathcal{A}_2\) sama-sama mempunyai cukup banyak kompleks K-injektif (atau K-projektif). Maka bifunktor turunan \(\mathrm{R}F\) (atau \(\mathrm{L}F\)) ada. Jika \(X_i\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}))\) merupakan kompleks K-injektif (atau K-projektif) untuk \(i=1,2\), maka terdapat isomorfisme kanonik \[\mathrm{R}F(Q_1 X_1, Q_2 X_2) \simeq Q (\ensuremath{\mathsf{K}}_{\Pi} F)(X_1, X_2) \quad \text{(atau $\mathrm{L}F(Q_1 X_1, Q_2 X_2) \simeq Q (\ensuremath{\mathsf{K}}_{\oplus} F)(X_1, X_2)$) }.\]

Bukti. Terapkan langsung hasil Lema rujukan pada Proposisi rujukan.

Untuk bifunktor tertentu \(F\), sering kali dapat dipilih subkategori \(F\)-injektif (atau \(F\)-projektif) yang lebih besar daripada subkategori kompleks K-injektif (atau K-projektif). Funktor \(\operatorname{RHom}\) yang akan dibahas berikut merupakan salah satu contohnya.

Teorema (\(\operatorname{RHom}\) tak terbatas). Misalkan kategori abelian \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak kompleks K-injektif atau cukup banyak kompleks K-projektif. Untuk menyederhanakan notasi, tuliskan semua funktor lokalisasi sebagai \(Q\).

  1. Bifunktor \(\operatorname{Hom}=\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}:\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\times\mathcal{A} \to\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) mempunyai bifunktor turunan kanan \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}})\times\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A}) \to\ensuremath{\mathsf{D}}(\ensuremath{\mathsf{Ab}})\). Melalui ekuivalensi \(\sigma\) dari Proposisi rujukan, bifunktor itu juga dapat ditulis sebagai \[\operatorname{RHom}: \ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})^{\operatorname{op}} \times \ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A}) \to \ensuremath{\mathsf{D}}(\ensuremath{\mathsf{Ab}}).\] Bahkan, jika \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak kompleks K-injektif (atau K-projektif), maka \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})^{\operatorname{op}}\times\mathcal{I}\) (atau \(\mathcal{P}^{\operatorname{op}}\times\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\)) bersifat \(\operatorname{Hom}\)-injektif.

  2. Misalkan \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak kompleks K-injektif dan \(X_2\to I_2\) merupakan resolusi K-injektif. Resolusi ini menginduksi \[\operatorname{RHom}(Q X_1, Q X_2) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}Q \operatorname{Hom}^\bullet(X_1, I_2).\] Sebagai kasus khusus, \(\operatorname{RHom}(QX_1,\cdot)\simeq \mathrm{R}\left(\operatorname{Hom}(X_1,\cdot)\right)\).

  3. Misalkan \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak kompleks K-projektif dan \(P_1\to X_1\) merupakan resolusi K-projektif. Resolusi ini menginduksi \[\operatorname{RHom}(Q X_1, Q X_2) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}Q \operatorname{Hom}^\bullet(P_1, X_2).\] Sebagai kasus khusus, \(\operatorname{RHom}(\cdot,QX_2)\simeq \mathrm{R}\left(\operatorname{Hom}(\cdot,X_2)\right)\).

  4. Terdapat isomorfisme kanonik \(\operatorname{H}^n\operatorname{RHom}(X,Y)\simeq \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(X,Y[n])=: \operatorname{Ext}^n(X,Y)\) (Definisi rujukan).

Bukti. Argumennya hampir sama dengan Teorema rujukan. Sebagai contoh, anggap \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak kompleks K-injektif. Kuncinya ialah menunjukkan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})^{\operatorname{op}}\times\mathcal{I}\) bersifat \(\operatorname{Hom}\)-injektif.

  • Tetapkan kompleks \(X_1\). Funktor \((\ensuremath{\mathsf{K}}_\Pi\operatorname{Hom})(X_1,\cdot)\) memetakan setiap kompleks K-injektif asiklik \(X_2\) ke kompleks asiklik, sebab \(X_2\) adalah \(0\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) (Lema rujukan).

  • Tetapkan kompleks K-injektif \(X_2\). Jika kompleks \(X_1\) asiklik, definisi kompleks K-injektif menyiratkan bahwa \(\operatorname{Hom}^\bullet\left(X_1,X_2\right)\) asiklik. Dengan menggunakan persamaan, terlihat bahwa \((\ensuremath{\mathsf{K}}_\Pi\operatorname{Hom})(X_1,X_2)\) juga asiklik.

Dengan demikian, syarat asiklik yang diperlukan untuk sifat \(\operatorname{Hom}\)-injektif telah diverifikasi, sedangkan syarat resolusinya langsung terpenuhi.

Teorema. Tinjau pasangan funktor aditif adjoin antarkategori abelian \(\text{READERDIAGRAM0000}\). Misalkan \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak kompleks K-projektif dan \(\mathcal{A}'\) mempunyai cukup banyak kompleks K-injektif. Maka terdapat isomorfisme kanonik dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\ensuremath{\mathsf{Ab}})\) \[\operatorname{RHom}_{\mathcal{A'}}\left(\mathrm{L}F(X), Y\right) \simeq \operatorname{RHom}_{\mathcal{A}}\left(X, \mathrm{R}G(Y) \right),\] dengan \(X\in\operatorname{Ob}\left(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\right)\) dan \(Y\in\operatorname{Ob}\left(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A}')\right)\).

Bukti. Argumennya sama dengan Teorema rujukan. Satu-satunya perbedaan ialah bahwa resolusi injektif (atau projektif) diganti dengan resolusi K-injektif (atau K-projektif), dan Teorema rujukan menggantikan Teorema rujukan dalam pembahasan keunikan resolusi.

Catatan. Dengan menerapkan \(\operatorname{H}^0\) pada kedua ruas dalam Teorema rujukan, diperoleh adjungsi \[\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A'})}\left(\mathrm{L}F(X), Y\right) \simeq \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}\left(X, \mathrm{R}G(Y) \right).\]

Karena funktor turunan yang diperoleh melalui resolusi selalu merupakan ekstensi Kan absolut dalam pengertian Definisi rujukan (Proposisi rujukan), Teorema rujukan juga menyatakan bahwa \((\mathrm{L}F,\mathrm{R}G)\) merupakan pasangan adjoin. Keduanya memberikan isomorfisme adjungsi yang sama. Mengapa? Cukup ditinjau kasus ketika \(X\) merupakan kompleks K-projektif dan \(Y\) kompleks K-injektif. Dalam kasus ini, isomorfisme adjungsi dalam Teorema rujukan diwujudkan secara konkret melalui unit \(\eta\) dan kounit \(\varepsilon\) pada tingkat \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\cdot)\) sebagai \[\begin{align*} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}')}\left( \ensuremath{\mathsf{K}}F(X), Y\right) \simeq \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}\left( X, \ensuremath{\mathsf{K}}G(Y) \right). \end{align*}\] Di sisi lain, Teorema rujukan menentukan \(\underline{\eta}\) dan \(\underline{\varepsilon}\) pada tingkat kategori turunan. Karakterisasi yang diberikan di sana cukup untuk menunjukkan bahwa keduanya kompatibel dengan \(\eta\) dan \(\varepsilon\). Perinciannya diserahkan kepada pembaca yang berminat.

Sebagai penutup, sekumpulan syarat cukup lainnya untuk memperoleh funktor turunan tak terbatas didasarkan pada keberhinggaan dimensi (Definisi–Proposisi rujukan). Meskipun teknik pembuktiannya tidak melampaui cakupan buku ini, hasilnya akan dinyatakan tanpa bukti agar pembahasan tidak menyimpang; lihat [stacks]. Titik pangkalnya adalah konstruksi funktor turunan terbatas dari Teorema rujukan.

Proposisi. Misalkan \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{A}'\) funktor eksak kiri (atau eksak kanan) antarkategori abelian. Andaikan bahwa

Maka \(\mathrm{R}F\) (atau \(\ensuremath{\mathsf{L}}F\)): \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A}')\) ada. Bahkan, \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}^\flat)\) membentuk subkategori \(F\)-injektif (atau \(F\)-projektif) dari \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\).

Contoh. Misalkan \(\mathcal{A}\) mempunyai produk terhitung eksak dan cukup banyak objek injektif. Ambil funktor eksak kiri \(F\) sebagai \(\varprojlim:\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A})\to\mathcal{A}\). Teorema rujukan (iii) menunjukkan bahwa versi terbatas \(\mathrm{R}\lim\) berdimensi paling besar \(1\), sedangkan subkategori \(\mathcal{R}\subset\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A})\) bertipe I relatif terhadapnya. Karena itu, hasil di atas memberikan funktor turunan tak terbatas \[\mathrm{R}\lim: \ensuremath{\mathsf{D}}(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A})) \to \ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A}).\]

Seperti dalam Teorema rujukan (ii), untuk setiap objek \(X\) dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\ensuremath{\mathsf{InvSys}}(\mathcal{A}))\) terdapat segitiga terbedakan dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) \[\mathrm{R}\lim(X) \to \prod_k X_k \xrightarrow{\Delta_X} \prod_k X_k \xrightarrow{+1} .\] Secara khusus, \(\mathrm{R}\lim(X)\simeq\operatorname{holim}(X)\). Berdasarkan Proposisi rujukan, pembuktian semula berlaku tanpa perubahan lain: cukup ganti setiap \(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\cdots)\) dengan \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\cdots)\).

Contoh: Kompleks K-Datar dan \(\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\)

Dalam bagian ini, \(\Bbbk\) selalu merupakan gelanggang komutatif.

Konvensi. Misalkan \(R\) dan \(S\) merupakan aljabar-\(\Bbbk\). Menurut konvensi buku ini, setiap bimodul \((R,S)\) \(M\) secara bawaan diasumsikan memenuhi \(tm=mt\), dengan \(t\in\Bbbk\) dan \(m\in M\). Dengan kata lain, \((R,S)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\simeq(R\ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}}S^{\operatorname{op}})\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Jika \(\Bbbk=\ensuremath{\mathbb{Z}}\), syarat ini redundan.

Mulai sekarang, funktor pelupa \((R,S)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) (atau \((R,S)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}S\)) ditulis sebagai \(M\mapsto{}_RM\) (atau \(M\mapsto M_S\)); notasi yang sama berlaku untuk kompleks. Funktor-funktor pelupa ini eksak, dan funktor bertriangulasi yang diinduksinya di antara kategori turunan juga ditulis dengan cara yang sama.

Perhatikan bahwa, untuk setiap kompleks \(M\) yang terdiri atas bimodul \((R,S)\), kita mempunyai \[M_S \;\text{asiklik} \iff M \;\text{asiklik} \iff {}_R M \;\text{asiklik}.\] Mulai sekarang, misalkan \(R\), \(A\), dan \(B\) merupakan aljabar-\(\Bbbk\). Titik tolak kita ialah bifunktor yang diberikan oleh hasil kali tensor, \[\otimes_R: (A, R)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}} \times (R, B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}} \to (A, B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}},\] yang eksak kanan dalam setiap variabel. Kasus paling sederhana ialah \(A=\Bbbk=B\); bifunktor yang bersesuaian menjadi \(\otimes_R:\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\times R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to\ensuremath{\mathsf{\Bbbk}}\). Demi kemudahan, jika \(X\) merupakan kompleks bimodul \((A,R)\) dan \(Y\) merupakan kompleks bimodul \((R,B)\), mulai sekarang bikompleks yang diperoleh dengan mengambil hasil kali tensor suku demi suku ditulis \(X^\bullet\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Y^\bullet\), sedangkan kompleks totalnya ditulis \[X \ensuremath{\underset{R}{\otimes}} Y := \operatorname{tot}_{\oplus} \left( X^\bullet \ensuremath{\underset{R}{\otimes}} Y^\bullet \right).\] Kategori bimodul mempunyai cukup banyak kompleks K-projektif (terapkan Contoh rujukan); karena itu, Proposisi rujukan menjamin keberadaan bifunktor turunan kiri tak terbatas.

Definisi. Tuliskan bifunktor turunan kiri \(\mathrm{L}\left(\cdot\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}\cdot\right)\) dari \(\otimes_R\) sebagai \[\ensuremath{\underset{R}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} : \ensuremath{\mathsf{D}}((A, R)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}) \times \ensuremath{\mathsf{D}}((R, B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}) \to \ensuremath{\mathsf{D}}((A, B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}).\] Jika tidak menimbulkan kekeliruan, \(X\ensuremath{\underset{R}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}Y\) juga disingkat menjadi \(X\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}Y\).

Definisi abstrak di atas memang lugas, tetapi untuk mengembangkan kajian tentang \(\otimes_R\) kita masih perlu memperkenalkan suatu kelas kuasi-isomorfisme yang disebut resolusi K-datar. Alasannya antara lain:

  • definisi resolusi K-datar berkaitan langsung dengan hasil kali tensor dan lebih berguna untuk menetapkan beberapa sifat penting serta melakukan perhitungan konkret, sebagaimana telah terlihat dalam §rujukan;

  • dalam konteks geometris seperti teori berkas, mungkin hanya tersedia resolusi K-injektif dan tidak tersedia resolusi K-projektif; dalam keadaan ini, resolusi K-datar merupakan satu-satunya sarana untuk mengkaji hasil kali tensor turunan.

Definisi (N. Spaltenstein [Spa88).] Misalkan \(X\) merupakan kompleks modul kanan \(R\). Jika untuk setiap kompleks \(Y\) yang terdiri atas modul kiri \(R\) berlaku \[Y \;\text{asiklik} \implies X \ensuremath{\underset{R}{\otimes}} Y\;\text{asiklik},\] maka \(X\) disebut K-datar1; sifat ini hanya bergantung pada kelas isomorfisme \(X\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R)\). Dengan cara serupa, sifat K-datar didefinisikan untuk kompleks yang terdiri atas modul kiri \(R\).

Untuk kompleks terbatas atas, sifat K-datar dapat diturunkan dari sifat datar yang dikenal dalam teori modul.

Proposisi. Misalkan \(X\) merupakan objek \(\ensuremath{\mathsf{C}}^-(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R)\) dan setiap \(X^n\) merupakan modul datar. Maka \(X\) K-datar. Pernyataan yang sama berlaku bagi objek \(\ensuremath{\mathsf{C}}^-(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\).

Bukti. Misalkan \(Y\) merupakan kompleks asiklik yang terdiri atas modul kiri \(R\); kita akan membuktikan bahwa \(X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Y\) asiklik. Dengan menerapkan funktor pemenggalan, tuliskan \(Y\) sebagai \(\varinjlim_m\tau^{\leq m}Y\). Secara suku demi suku, \(\varinjlim_m\) berkomutasi baik dengan hasil kali tensor [Li1] maupun dengan \(\bigoplus\); karena itu, cukup ditinjau kasus ketika \(Y\) terbatas atas. Dengan demikian, \(X^\bullet\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Y^\bullet\) berada dalam kategori \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2_f(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) pada Definisi rujukan. Karena \(X^p\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Y^\bullet\) asiklik untuk setiap \(p\), Korolari rujukan menjamin bahwa \(X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Y\) asiklik.

Mengingat hal ini, jika pembaca hanya berkepentingan dengan kategori turunan terbatas atas, semua kompleks K-datar yang muncul dalam bagian ini dapat diganti dengan kompleks terbatas atas yang terdiri atas modul-modul datar.

Definisi. Jika \(P\to X\) merupakan kuasi-isomorfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}((A,R)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) dan \(P_R\) K-datar, maka morfisme tersebut disebut resolusi K-datar dari \(X\) terhadap \(R\). Jika setiap \(X\in\ensuremath{\mathsf{C}}((A,R)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) mempunyai resolusi K-datar terhadap \(R\), maka dikatakan bahwa \((A,R)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) mempunyai cukup banyak kompleks K-datar terhadap \(R\).

Dengan cara serupa didefinisikan resolusi K-datar terhadap \(R\) bagi \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}((R,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}))\).

Pertanyaan yang wajar ialah: bagaimana menjamin bahwa suatu kategori bimodul mempunyai cukup banyak kompleks K-datar terhadap \(R\)? Apa hubungan antara kompleks K-datar dan kompleks K-projektif? Sesuai dugaan, jembatannya berasal dari adjungsi klasik antara \(\otimes\) dan \(\operatorname{Hom}\) [Li1]. Untuk itu, langkah pertama ialah mengangkat adjungsi tersebut ke tingkat kompleks. Jika \(Y\) merupakan objek \(\ensuremath{\mathsf{C}}((R,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) dan \(Z\) merupakan objek \(\ensuremath{\mathsf{C}}((A,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\), kompleks \(\operatorname{Hom}\) \(\operatorname{Hom}^\bullet(Y_B,Z_B)\) dapat diberi struktur bimodul \((A,R)\) secara suku demi suku, sehingga menjadi objek \(\ensuremath{\mathsf{C}}((A,R)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\).

Proposisi (Adjungsi \(\operatorname{Hom}\) dan \(\otimes\): versi kompleks). Misalkan \(X\) merupakan objek \(\ensuremath{\mathsf{C}}((A,R)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\), \(Y\) merupakan objek \(\ensuremath{\mathsf{C}}((R,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\), dan \(Z\) merupakan objek \(\ensuremath{\mathsf{C}}((A,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\). Terdapat isomorfisme kanonik dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) \[\begin{align*} \operatorname{Hom}^\bullet\left( X \ensuremath{\underset{R}{\otimes}} Y, \; Z \right) & \simeq \operatorname{Hom}^\bullet\left( X, \operatorname{Hom}^\bullet(Y_B, Z_B) \right) \\ & \simeq \operatorname{Hom}^\bullet\left( Y, \operatorname{Hom}^\bullet({}_A X, {}_A Z) \right). \end{align*}\]

Sebagai akibatnya, dengan mengambil \(\operatorname{ker}(d^0)\) diperoleh isomorfisme modul-\(\Bbbk\) \[\begin{align*} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}((A, B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})}\left( X \ensuremath{\underset{R}{\otimes}} Y, \; Z \right) & \simeq \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}((A, R)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})}\left( X, \operatorname{Hom}^\bullet(Y_B, Z_B) \right) \\ & \simeq \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}((R, B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})}\left( Y, \operatorname{Hom}^\bullet({}_A X, {}_A Z) \right). \end{align*}\]

Bukti. Cukup dibahas isomorfisme pertama. Demi menyederhanakan notasi, di bawah ini \(Y_B\) dan \(Z_B\) langsung ditulis sebagai \(Y\) dan \(Z\), sedangkan subskrip pada \(\operatorname{Hom}\) dihilangkan. Tetapkan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Suku derajat \(n\) di ruas kiri isomorfisme tersebut ialah \[\begin{multline} \hypertarget{eqn:tensor-Hom-cplx-aux}{} \prod_k \operatorname{Hom}\left( (X \ensuremath{\underset{R}{\otimes}} Y)^k, Z^{k+n}\right) \simeq \prod_k \prod_{p+q=k} \operatorname{Hom}\left(X^p \ensuremath{\underset{R}{\otimes}} Y^q, Z^{k+n}\right) \\ = \prod_{p, q} \operatorname{Hom}\left( X^p \ensuremath{\underset{R}{\otimes}} Y^q, Z^{p+q+n} \right) \simeq \prod_p \prod_q \operatorname{Hom}\left( X^p, \operatorname{Hom}\left(Y^q, Z^{p+q+n}\right) \right) \\ \simeq \prod_p \operatorname{Hom}\left( X^p, \operatorname{Hom}^{p+n}(Y, Z) \right), \end{multline}\] dan suku terakhir tepat merupakan suku derajat \(n\) di ruas kanan. Secara konkret, homomorfisme bimodul \((A,B)\) \(\varphi^{p,q}:X^p\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Y^q\to Z^{p+q+n}\) bersesuaian, di bawah isomorfisme \(\simeq\) yang kedua, dengan \[\left[ x \mapsto [y \mapsto \varphi^{p,q}(x \otimes y)] \right] \; \in \operatorname{Hom}\left( X^p, \operatorname{Hom}\left(Y^q, Z^{p+q+n}\right) \right).\] Tinggal diperiksa bahwa persamaan menentukan isomorfisme kompleks.

Ambil elemen suku derajat \(n\) di ruas kiri dan tuliskan sebagai \((\varphi^{p,q})_{p,q\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}\). Komponen \((p,q)\) dari citranya oleh \(d_{\operatorname{Hom}^\bullet(X\otimes Y,Z)}\) memetakan \(x\otimes y\in X^p\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Y^q\) ke \[d_Z \varphi^{p,q}(x \otimes y) - (-1)^n \left( \varphi^{p+1, q}(d_X x \otimes y) + (-1)^p \varphi^{p, q+1}(x \otimes d_Y y) \right).\]

Untuk elemen pada suku berderajat \(n\) yang bersesuaian di ruas kanan, komponen ke-\(p\) dari citranya oleh \(d_{\operatorname{Hom}^\bullet(X,\operatorname{Hom}^\bullet(Y,Z))}\) memetakan \(x\in X^p\) ke \[d_{\operatorname{Hom}^\bullet(Y, Z)}\left[ y \mapsto \varphi^{p,q}(x \otimes y) \right]_{q \in \ensuremath{\mathbb{Z}}} - (-1)^n \left[ y \mapsto \varphi^{p+1, q}(d_X x \otimes y) \right]_{q \in \ensuremath{\mathbb{Z}}};\] dengan menguraikan lebih lanjut definisi \(d^{p+n}_{\operatorname{Hom}^\bullet(Y,Z)}\), untuk pasangan \((p,q)\) yang telah ditetapkan ungkapan ini menjadi \[y \mapsto d_Z \varphi^{p,q}(x \otimes y) - (-1)^{p+n} \varphi^{p, q+1}(x \otimes d_Y y) - (-1)^n \varphi^{p+1, q}(d_X x \otimes y).\] Inilah yang hendak dibuktikan.

Sekarang kita kembali ke hubungan antara kompleks K-projektif dan kompleks K-datar.

Lema. Misalkan \(X\) merupakan kompleks K-projektif yang terdiri atas bimodul \((A,R)\). Jika \(A\) datar sebagai modul-\(\Bbbk\), maka \(X_R\) K-datar.

Misalkan \(Y\) merupakan kompleks K-projektif yang terdiri atas bimodul \((R,B)\). Jika \(B\) datar sebagai modul-\(\Bbbk\), maka \({}_RY\) K-datar.

Bukti. Cukup dibahas pernyataan pertama. Ambil kompleks asiklik \(Y\) yang terdiri atas modul kiri \(R\). Pandang setiap modul kiri \(A\), katakanlah \(I\) (yakni bimodul \((A,\Bbbk)\)), sebagai kompleks yang terkonsentrasi pada derajat nol. Proposisi rujukan dengan \(B=\Bbbk\) memberikan \[\operatorname{Hom}^\bullet\left(X \ensuremath{\underset{R}{\otimes}} Y, \; I\right) \simeq \operatorname{Hom}^\bullet\left(X, \operatorname{Hom}^\bullet(Y_{\Bbbk}, I_{\Bbbk}) \right).\]

Misalkan \(I\) merupakan modul kiri \(A\) yang injektif. Maka \(I_{\Bbbk}\) merupakan modul-\(\Bbbk\) injektif, sebab funktor pelupa \(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) mempunyai adjoin kiri eksak \(A\ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}}(\cdot)\); lihat Proposisi rujukan dan [Li1]. Karena itu, kompleks modul-\(\Bbbk\) \(\operatorname{Hom}^\bullet(Y_{\Bbbk},I_{\Bbbk})\) asiklik. Sebagai kompleks bimodul \((A,R)\), kompleks tersebut tetap asiklik, sehingga sifat K-projektif \(X\) menyiratkan bahwa \(\operatorname{Hom}^\bullet(X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Y,I)\) asiklik.

Karena \(I\) injektif, mudah dilihat bahwa untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\) berlaku \[\operatorname{Hom}\left( \operatorname{H}^n\left( X \ensuremath{\underset{R}{\otimes}} Y \right), I\right) \simeq \operatorname{H}^{-n} \operatorname{Hom}^\bullet\left( X \ensuremath{\underset{R}{\otimes}} Y, \; I \right) = 0.\]

Karena setiap modul kiri \(A\) dapat dibenamkan ke dalam suatu modul injektif, \(X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Y\) harus asiklik. Terbukti.

Jika pembaca hanya berkepentingan dengan hasil kali tensor di atas gelanggang komutatif, yaitu kasus khusus \(A=R=B=\Bbbk\), atau hanya berkepentingan dengan kasus ketika \(\Bbbk\) merupakan medan, semua syarat kedataran pada \(A\) atau \(B\) di atas terpenuhi secara otomatis.

Korolari. Jika \(A\) (atau \(B\)) datar sebagai modul-\(\Bbbk\), maka \((A,R)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) (atau \((R,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\)) mempunyai cukup banyak kompleks K-datar terhadap \(R\).

Jika selanjutnya diambil \(A=\Bbbk\) (atau \(B=\Bbbk\)), hasil di atas menunjukkan bahwa kompleks K-projektif yang terdiri atas modul kanan (atau kiri) \(R\) selalu K-datar terhadap \(R\), dan \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\) (atau \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\)) mempunyai cukup banyak kompleks K-datar. Sekarang kita jelaskan cara menentukan funktor turunan dari \(\otimes_R\) melalui resolusi K-datar. Demi menyederhanakan notasi, mulai sekarang semua funktor lokalisasi \(Q\) tidak dituliskan.

Proposisi. Definisikan subkategori penuh \(\mathcal{F}_{A,R}\) dari \(\ensuremath{\mathsf{K}}((A,R)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) dengan \[\operatorname{Ob}(\mathcal{F}_{A,R}) = \{ X: X_R \;\text{K-datar} \};\] dan definisikan \(\mathcal{F}_{R,B}\) dengan cara serupa. Keduanya merupakan subkategori bertriangulasi jenuh. Berikut ini kita tentukan subkategori \[\ensuremath{\mathsf{K}}((A,R)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}) \times \ensuremath{\mathsf{K}}((R,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}) \quad \text{yang $\otimes_R$-projektif}.\]

  1. Misalkan \((A,R)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) mempunyai cukup banyak kompleks K-datar terhadap \(R\). Maka \(\left(\mathcal{F}_{A,R},\ensuremath{\mathsf{K}}((R,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\right)\) merupakan subkategori yang \(\otimes_R\)-projektif. Sebagai akibatnya, jika \(Y\) merupakan kompleks bimodul \((R,B)\), maka \(\cdot\ensuremath{\underset{R}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}Y\) merupakan funktor turunan kiri dari \(\cdot\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Y\) dan dapat dihitung melalui resolusi K-datar.

  2. Misalkan \((R,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) mempunyai cukup banyak kompleks K-datar terhadap \(R\). Maka \((\ensuremath{\mathsf{K}}((A,R)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}),\mathcal{F}_{R,B})\) merupakan subkategori yang \(\otimes_R\)-projektif. Sebagai akibatnya, jika \(X\) merupakan kompleks bimodul \((A,R)\), maka \(X\ensuremath{\underset{R}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\cdot\) merupakan funktor turunan kiri dari \(X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}\cdot\) dan dapat dihitung melalui resolusi K-datar.

Bukti. Lema rujukan menunjukkan bahwa \(\mathcal{F}_{A,R}\) dan \(\mathcal{F}_{R,B}\) merupakan subkategori bertriangulasi jenuh. Untuk bagian selanjutnya, cukup dibahas (i). Dengan mengingat definisi yang berkaitan dalam §rujukan, kuncinya ialah memverifikasi sifat-sifat berikut:

  • untuk suatu kompleks \(X\) dalam \(\mathcal{F}_{A,R}\), jika \(Y\) asiklik, maka \(X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Y\) asiklik;

  • untuk suatu \(Y\), jika \(X\) merupakan kompleks asiklik dalam \(\mathcal{F}_{A,R}\), maka \(X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Y\) asiklik.

Sifat pertama langsung dijamin oleh definisi K-datar. Sekarang tinjau sifat kedua. Karena \(X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Y\) hanya menggunakan struktur perkalian kiri \(R\) pada \(Y\), kita boleh mengandaikan \(B=\Bbbk\). Dalam keadaan ini, Korolari rujukan menjamin adanya resolusi K-datar \(Q\to Y\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\). Dengan demikian, diperoleh \[\begin{gather*} \text{segitiga terbedakan dalam }\ensuremath{\mathsf{K}}(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}) \quad Q \to Y \to N \xrightarrow{+1}, \quad N: \text{kompleks asiklik}, \\ \text{segitiga terbedakan dalam }\ensuremath{\mathsf{K}}(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}) \quad X \ensuremath{\underset{R}{\otimes}} Q \to X \ensuremath{\underset{R}{\otimes}} Y \to X \ensuremath{\underset{R}{\otimes}} N \xrightarrow{+1}. \end{gather*}\] Karena \(X\) asiklik dan \(Q\) K-datar, \(X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Q\) asiklik. Di sisi lain, karena \(N\) asiklik dan \(X\) K-datar terhadap \(R\), \(X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}N\) asiklik. Dengan demikian, \(X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Y\) juga asiklik.

Terakhir, pernyataan tentang \(\ensuremath{\underset{R}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\) hanyalah penerapan langsung Proposisi rujukan (ii).

Contoh (Perubahan gelanggang dan \(\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\)). Untuk suatu homomorfisme aljabar-\(\Bbbk\) \(R\to S\), pandang \(S\) sebagai bimodul \((S,R)\). Mengikuti cara dalam [Li1], tinjau funktor aditif eksak kanan \[\begin{equation*} {}_{R \to S} P := S \ensuremath{\underset{R}{\otimes}} (\cdot): R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}} \to S\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}} . \end{equation*}\] Funktor ini mempunyai funktor turunan kiri \(\mathrm{L}{}_{R\to S}P\). Dengan mengambil \(A=S\) dan \(B=\Bbbk\) dalam Korolari rujukan dan Proposisi rujukan (ii), terlihat bahwa syarat kedataran tidak menjadi masalah dan \[\mathrm{L}{}_{R \to S} P \simeq S \ensuremath{\underset{R}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} (\cdot) .\]

Perubahan gelanggang juga bersifat transitif: jika diberikan homomorfisme \(R\to S\to T\), terdapat isomorfisme kanonik \[\mathrm{L} {}_{S \to T} P \circ \mathrm{L} {}_{R \to S} P \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathrm{L} {}_{R \to T} P.\] Memang, morfisme yang diperlihatkan berasal dari Teorema rujukan tentang penurunan komposisi funktor; selain itu, karena \[X \ensuremath{\underset{S}{\otimes}} (S \ensuremath{\underset{R}{\otimes}} Y) \simeq X_R \ensuremath{\underset{R}{\otimes}} Y, \quad X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}S)), \; Y \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})),\] funktor \({}_{R\to S}P\) mempertahankan kompleks K-datar. Hal ini menjamin bahwa morfisme kanonik tersebut merupakan isomorfisme.

Dengan cara yang sepenuhnya serupa, dapat didefinisikan funktor turunan kiri \(\mathrm{L}P_{R\to S}\) dari \(P_{R\to S}=(\cdot)\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}S:\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\to\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}S\), yang diberikan oleh \((\cdot)\ensuremath{\underset{R}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}S\).

Proposisi. Jika \(A\) atau \(B\) datar sebagai modul-\(\Bbbk\), terdapat diagram 2-sel kanonik

Bukti. Sifat-sifat semacam ini biasanya dibuktikan dengan bantuan resolusi. Secara ringkas, misalkan \(X\) merupakan kompleks bimodul \((A,R)\) dan \(Y\) merupakan kompleks bimodul \((R,B)\). Berdasarkan Proposisi rujukan, kita boleh mengandaikan bahwa \(X_R\) (atau \({}_RY\)) K-datar; dalam keadaan ini, \(X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Y\) sekaligus memberikan \(\ensuremath{\underset{R}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\) pada baris pertama dan baris kedua, sehingga diperoleh isomorfisme \(\Rightarrow\), yang sementara kita tuliskan sebagai \(\alpha\).

Untuk mencirikan \(\alpha\) secara abstrak, kita dapat memakai sudut pandang berikut. Tambahkan satu lapisan lagi di atas diagram yang sedang ditinjau, yang secara ringkas ditulis

Ingat bahwa \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\cdots)\times\ensuremath{\mathsf{D}}(\cdots)\to\ensuremath{\mathsf{D}}(\cdots)\), sebagai ekstensi Kan kanan, bersifat absolut (Proposisi rujukan). Karena itu, komposit

\(\beth\) dan sifat universal ekstensi Kan kanan (Definisi rujukan), diperoleh \(\alpha\) yang dikehendaki.

Setelah keberadaan \(\alpha\) dipastikan, ambil kompleks K-datar sebagaimana pada paragraf pertama pembuktian dan hitung semua funktor di lapisan atas; dengan demikian terbukti bahwa \(\alpha\) merupakan isomorfisme.

Mulai sekarang, argumen semacam ini yang didasarkan pada sifat universal akan sering dihilangkan; sebagai gantinya, kita akan melakukan verifikasi langsung dengan resolusi.


  1. Nama yang lebih masuk akal mungkin adalah kompleks datar homotopi.↩︎

Korolari. Funktor \(\ensuremath{\underset{R}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\) dari Definisi rujukan, dengan syarat \(A\) atau \(B\) datar sebagai modul-\(\Bbbk\), memenuhi isomorfisme kanonik \[\operatorname{H}^{-n}\left( X \ensuremath{\underset{R}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} Y \right) \simeq \operatorname{Tor}^R_n(X, Y), \quad n \in \ensuremath{\mathbb{Z}},\] dengan \(X\) suatu bimodul-\((A,R)\), \(Y\) suatu bimodul-\((R,B)\), dan \(\operatorname{Tor}^R_n\) seperti dalam Definisi–Proposisi rujukan.

Bukti. Ruas kiri diperoleh dengan menyusun diagram Proposisi rujukan sepanjang arah

sedangkan ruas kanan diperoleh dengan menyusunnya sepanjang arah

.

Proposisi (Kendala asosiativitas). Misalkan \(A\), \(B\), \(R\), dan \(S\) aljabar-\(\Bbbk\). Tinjau dua funktor berikut: \[\begin{gather*} \ensuremath{\mathsf{D}}((A,R)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}) \times \ensuremath{\mathsf{D}}((R,S)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}) \times \ensuremath{\mathsf{D}}((S,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}) \to \ensuremath{\mathsf{D}}((A,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}), \\ (X, Y, Z) \mapsto (X \ensuremath{\underset{R}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} Y) \ensuremath{\underset{S}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} Z, \\ (X, Y, Z) \mapsto X \ensuremath{\underset{R}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} (Y \ensuremath{\underset{S}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} Z). \end{gather*}\] Jika \(A\) dan \(B\) keduanya datar sebagai modul-\(\Bbbk\), terdapat isomorfisme kanonik \[a(X,Y,Z): (X \ensuremath{\underset{R}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} Y) \ensuremath{\underset{S}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} Z \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}X \ensuremath{\underset{R}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} (Y \ensuremath{\underset{S}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} Z).\]

Bukti. Tetapkan \(Y\). Berdasarkan Proposisi rujukan, kita boleh mengandaikan bahwa \(X_R\) dan \({}_R Z\) K-datar. Dengan demikian, semua \(\ensuremath{\underset{R}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\) dapat dihitung pada tingkat kompleks, dan semuanya kembali kepada kendala asosiativitas hasil kali tensor [Li1].

Dengan asumsi kedataran tersebut, mengambil \(\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\) dari lebih dari tiga objek dalam berbagai urutan memberikan hasil-hasil yang saling isomorfik melalui kendala asosiativitas. Isomorfisme-isomorfisme ini juga memenuhi koherensi, yang dapat dirumuskan dengan meniru aksioma segilima untuk kategori monoidal; lihat [Li1]. Caranya tetap dengan mengambil resolusi K-datar dan melakukan verifikasi pada tingkat kompleks. Untuk menghemat uraian, buku ini hanya menampilkan kasus khusus gelanggang komutatif.

Contoh (\(\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\) untuk gelanggang komutatif). Misalkan \(R\) gelanggang komutatif. Dalam definisi \(\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}:= \ensuremath{\underset{R}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\), ambil semua gelanggang sama dengan \(R\), khususnya \(\Bbbk=R\). Dengan demikian, \((R,R)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}=R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dan semua asumsi kedataran sebelumnya terpenuhi secara otomatis. Akibatnya, \(\operatorname{H}^{-n}(X \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}Y) \simeq \operatorname{Tor}^R_n(X,Y)\) berlaku untuk semua modul-\(R\) \(X\) dan \(Y\).

Hal ini menjadikan \(\ensuremath{\mathsf{D}}(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) kategori monoidal terhadap \(\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\) dalam arti [Li1]. Objek unitnya adalah \(R\) sendiri, sedangkan kendala asosiativitasnya berasal dari \(a=(a(X,Y,Z))_{X,Y,Z}\) dalam Proposisi rujukan. Karena \(R\) merupakan modul-\(R\) datar, ia K-datar (Proposisi rujukan); maka \(R \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}(\cdot)\) dan \((\cdot) \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}R\) keduanya dapat dihitung pada tingkat kompleks, sehingga semua aksioma kategori monoidal mudah dibuktikan. Lebih lanjut, \(\ensuremath{\mathsf{D}}(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) merupakan kategori monoidal simetris dalam arti [Li1]. Struktur anyamannya (atau kendala komutativitasnya) \(c(X,Y):X\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}Y\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}Y\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}X\) berasal dari kendala komutativitas pada tingkat kompleks, dan aksioma-aksiomanya juga diperiksa pada tingkat kompleks. Mengingat Proposisi rujukan, pertukaran superskrip pada kompleks total tidak menimbulkan masalah di sini.

Contoh (Aljabar \(\mathrm{Tor}\)). Melanjutkan pembahasan Contoh rujukan, misalkan \(R\) komutatif. Identifikasikan kompleks modul-\(R\) \(X,Y,Z,W\) dengan citranya dalam kategori turunan. Untuk setiap \((p,q)\in\ensuremath{\mathbb{Z}}^2\), terdapat morfisme kanonik \[\begin{multline*} \operatorname{H}^{-p}\left( X \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}Y \right) \otimes \operatorname{H}^{-q}\left( Z \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}W \right) \to \operatorname{H}^{-p-q}\left( (X \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}Y) \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}(Z \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}W) \right) \\ \simeq \operatorname{H}^{-p-q}\left( (X \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}Z) \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}(Y \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}W) \right) \to \operatorname{H}^{-p-q} \left( (X \otimes Z) \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}(Y \otimes W) \right), \end{multline*}\] dengan bagian pertama merupakan penerapan Proposisi rujukan (ambil \(F=\otimes\)), bagian kedua memakai kendala asosiativitas dan kendala komutativitas pada \((\ensuremath{\mathsf{D}}(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}),\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}})\), dan bagian ketiga berasal dari morfisme kanonik yang melekat pada \(\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\) sebagai bifunktor turunan kiri: \[QX_1 \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}QX_2 \to Q(X_1 \otimes X_2), \quad X_1, X_2 \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{K}}(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})),\] Untuk ketepatan notasi, di sini funktor lokalisasi \(Q:\ensuremath{\mathsf{K}}(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\to\ensuremath{\mathsf{D}}(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) dituliskan kembali.

  • Komposisi ketiga morfisme kanonik di atas memberikan “hasil kali luar” bagi funktor \(\operatorname{Tor}\): \[\operatorname{Tor}^R_p(X, Y) \otimes \operatorname{Tor}^R_q(Z, W) \to \operatorname{Tor}^R_{p+q}(X \otimes Z, Y \otimes W).\]

  • Ambil \(Z=X\) dan \(W=Y\) sebagai aljabar-\(R\) (terkonsentrasi pada derajat \(0\)). Perkaliannya memberikan homomorfisme modul-\(R\) \(X\otimes X\to X\) dan \(Y\otimes Y\to Y\). Dengan menyusun hasil kali luar dengan homomorfisme-homomorfisme ini, diperoleh \[\operatorname{Tor}^R_p(X, Y) \otimes \operatorname{Tor}^R_q(X, Y) \to \operatorname{Tor}^R_{p+q}(X,Y),\] yang disebut “hasil kali dalam” bagi funktor \(\operatorname{Tor}\). Hal ini menjadikan \(\bigoplus_{n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}} \operatorname{Tor}^R_n(X, Y)\) aljabar-\(R\) bergradasi-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dalam arti [Li1], yang disebut aljabar \(\operatorname{Tor}\). Aljabar ini hanya memiliki komponen tak nol pada derajat nonnegatif, dan komponen derajat \(0\)-nya memberikan subaljabar \(\operatorname{Tor}^R_0(X, Y) = X \otimes Y\), yang definisinya dapat dilihat dalam [Li1]. Hukum asosiatif yang diperlukan bagi perkalian dapat diverifikasi dengan mereduksinya kepada kendala asosiativitas \(\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\) dan hukum asosiatif perkalian masing-masing pada \(X\) dan \(Y\).

  • Andaikan lebih lanjut bahwa \(X\) dan \(Y\) merupakan aljabar-\(R\) komutatif. Dalam hal ini, aljabar \(\operatorname{Tor}\) juga merupakan aljabar bergradasi-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) “antikomutatif” dalam arti [Li1]1: untuk semua \(p,q\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), \[a \in \operatorname{Tor}^R_p(X, Y), \; b \in \operatorname{Tor}^R_q(X, Y) \implies ab = (-1)^{pq} ba.\] Karena \(X\otimes X\to X\) dan \(Y\otimes Y\to Y\) keduanya komutatif, dari mana tanda tersebut berasal? Sumbernya adalah definisi hasil kali luar. Misalkan \(C_1\) dan \(C_2\) dua salinan \(X\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}Y\). Maka \(ab\) dan \(ba\) berbeda melalui isomorfisme \(C_1\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}C_2\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}C_2\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}C_1\), yaitu kendala komutativitas \(\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\). Jika \(C_1\) dan \(C_2\) dinyatakan sebagai kompleks K-datar, isomorfisme pada tingkat kompleks total ini persis isomorfisme \(r_{C_1^\bullet \otimes C_2^\bullet}\) dari Proposisi rujukan; pada komponen berderajat \((p,q)\), isomorfisme tersebut menghasilkan tanda \((-1)^{pq}\).

Kembali ke aljabar-\(\Bbbk\) umum. Untuk membahas adjungsi antara \(\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\) dan \(\operatorname{RHom}\), masih diperlukan satu lema. Berikut ini, \(\operatorname{RHom}_{(A,B)}\) menyatakan \(\operatorname{RHom}\) pada \((A,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\); notasi bagi kategori bimodul (atau modul kiri maupun modul kanan) jenis lainnya digunakan secara serupa.

Lema. Tetapkan aljabar-\(\Bbbk\) \(A\), \(B\), dan \(R\). Andaikan \(B\) datar sebagai modul-\(\Bbbk\). Maka funktor pelupa dari \((A,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) ke \(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) mempertahankan kompleks K-injektif, dan \(\operatorname{RHom}_A\) secara kanonik dapat diangkat menjadi funktor \[\ensuremath{\mathsf{D}}\left((A,R)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\right)^{\operatorname{op}} \times \ensuremath{\mathsf{D}}\left((A,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\right) \to \ensuremath{\mathsf{D}}\left((R,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\right),\] dengan kata lain, terdapat diagram 2-sel kanonik

Demikian pula, jika \(A\) datar sebagai modul-\(\Bbbk\), \(\operatorname{RHom}_B\) mempunyai pengangkatan serupa.

Bukti. Karena \(B\) modul-\(\Bbbk\) datar, funktor \(Y\mapsto{}_A Y\) mempunyai adjoin kiri eksak \((\cdot)\ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}}B\), sehingga ia mempertahankan kompleks K-injektif.

Selanjutnya, ambil \(X \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{K}}((A, R)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}))\) dan \(Y \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{K}}(A, B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\), dengan \(Y\) K-injektif. Berdasarkan langkah sebelumnya, \(\operatorname{Hom}^\bullet\left({}_A X,{}_A Y\right)\) menentukan \(\operatorname{RHom}_A({}_A X,{}_A Y)\), tetapi sekaligus merupakan kompleks bimodul-\((R,B)\). Ini menyelesaikan proses pengangkatan tersebut.

Teorema (Adjungsi antara \(\operatorname{RHom}\) dan \(\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\)). Misalkan \(A\), \(B\), dan \(R\) aljabar-\(\Bbbk\). Di bawah ini, \(X\), \(Y\), dan \(Z\) masing-masing menyatakan objek \(\ensuremath{\mathsf{D}}((A,R)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\), \(\ensuremath{\mathsf{D}}((R,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\), dan \(\ensuremath{\mathsf{D}}((A,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\). Andaikan \(B\) datar sebagai modul-\(\Bbbk\). Maka terdapat isomorfisme kanonik dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) \[\begin{equation*} \operatorname{RHom}_{(A,B)} \left( X \ensuremath{\underset{R}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} Y, Z \right) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{RHom}_{(R,B)}\left( Y, \operatorname{RHom}_A \left( {}_A X, {}_A Z \right) \right). \end{equation*}\]

Jika \(A\) yang diasumsikan datar sebagai modul-\(\Bbbk\), terdapat isomorfisme kanonik dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) \[\begin{equation*} \operatorname{RHom}_{(A,B)}\left( X \ensuremath{\underset{R}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} Y, Z \right) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{RHom}_{(A,R)}\left( X, \operatorname{RHom}_B\left( Y_B , Z_B \right) \right). \end{equation*}\]

Bukti. Tinjau persamaan pertama. Andaikan \(Y\) K-projektif dan \(Z\) K-injektif. Lema rujukan menjamin bahwa \({}_R Y\) K-datar, sedangkan Lema rujukan menjamin bahwa \({}_A Z\) tetap K-injektif. Semua \(\operatorname{RHom}\) dan \(\ensuremath{\underset{R}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\) yang ditampilkan dapat ditentukan pada tingkat kompleks. Karena itu, isomorfisme yang dicari mengikuti dari Proposisi rujukan.

Contoh (Adjungsi untuk perubahan gelanggang). Dalam situasi Contoh rujukan (ambil homomorfisme aljabar-\(\Bbbk\) \(R\to S\), \(A=S\), \(B=\Bbbk\), dan \(X=S\)), persamaan pertama dalam Teorema rujukan menjadi isomorfisme kanonik \[\begin{gather*} \operatorname{RHom}_S\left( \mathrm{L} {}_{R \to S} P(Y), Z \right) \simeq \operatorname{RHom}_R\left( Y, {}_R Z \right), \\ Y \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})), \quad Z \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}(S\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})). \end{gather*}\] Untuk itu, satu-satunya hal yang masih perlu dijelaskan ialah \(\operatorname{RHom}_S({}_S S,{}_S Z)\simeq{}_R Z\), yang langsung diperoleh dari isomorfisme pada tingkat kompleks \[\operatorname{Hom}^\bullet\left({}_S S, \cdot\right) \simeq {}_R (\cdot) : \ensuremath{\mathsf{C}}(S\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}) \to \ensuremath{\mathsf{C}}(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}).\]

Jika selanjutnya \(R\) dan \(S\) keduanya gelanggang komutatif dan \(\Bbbk:=R\), maka \(\operatorname{RHom}_S\) (atau \(\operatorname{RHom}_R\)) bernilai dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}(S\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) (atau \(\ensuremath{\mathsf{D}}(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\)). Isomorfisme adjungsi tersebut selanjutnya dapat dituliskan sebagai isomorfisme kanonik dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\): \[{}_R \operatorname{RHom}_S\left( \mathrm{L} {}_{R \to S} P(Y), Z \right) \simeq \operatorname{RHom}_R\left( Y, {}_R Z \right) .\] Semuanya dapat diverifikasi pada tingkat kompleks dengan mengambil resolusi K-injektif dan K-projektif. Kasus modul kanan serupa.

Latihan

Misalkan \((\mathcal{D}, T, \mathcal{H})\) kategori prabertriangulasi (atau kategori bertriangulasi). Definisikan keluarga segitiga baru \(\mathcal{H}^-\) melalui \[[X \xrightarrow{f} Y \xrightarrow{g} Z \xrightarrow{h} TX] \in \mathcal{H} \iff [X \xrightarrow{f} Y \xrightarrow{g} Z \xrightarrow{-h} TX] \in \mathcal{H}^- .\]

  1. Buktikan bahwa \((\mathcal{D},T,\mathcal{H}^-)\) juga merupakan kategori prabertriangulasi (atau kategori bertriangulasi).

  2. Buktikan bahwa \((\mathcal{D},T,\mathcal{H})\) dan \((\mathcal{D},T,\mathcal{H}^-)\) saling ekuivalen sebagai kategori prabertriangulasi.

Misalkan \((\mathcal{D},T,\mathcal{H})\) kategori prabertriangulasi. Buktikan bahwa setiap monomorfisme (atau epimorfisme) \(u:X\to Y\) dalam \(\mathcal{D}\) mempunyai invers kiri (atau invers kanan). Gunakan hal ini untuk menunjukkan bahwa kategori prabertriangulasi yang sekaligus kategori abelian harus terbelah (Definisi rujukan). Petunjuk. Tempatkan monomorfisme \(u\) dalam segitiga terbedakan \(X\xrightarrow{u}Y\xrightarrow{v}Z\xrightarrow{w}TX\). Dari \(u\circ T^{-1}w=0\), simpulkan \(w=0\), lalu terapkan Proposisi rujukan.

Terapkan latihan sebelumnya untuk memberikan contoh kategori abelian \(\mathcal{A}\) sedemikian sehingga \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) dan \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) keduanya bukan kategori abelian. Petunjuk. Tinjau morfisme \(f:\ensuremath{\mathbb{Z}}/p^2\ensuremath{\mathbb{Z}}\twoheadrightarrow\ensuremath{\mathbb{Z}}/p\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dalam \(\mathcal{A}=\ensuremath{\mathsf{Ab}}\), dengan \(p\) prima. Jika \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})\) kategori abelian, tinjau faktorisasi epi–mono \(\ensuremath{\mathsf{K}}f\) dan \(\operatorname{H}^0(\ensuremath{\mathsf{K}}f)\), kemudian uraikan keduanya sebagai proyeksi ke suku jumlah langsung dan morfisme inklusi untuk memperoleh kontradiksi.

Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian. Buktikan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) merupakan kategori abelian jika dan hanya jika \(\mathcal{A}\) terbelah. Petunjuk. Untuk arah “hanya jika”, benamkan \(\mathcal{A}\) ke dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) dan terapkan hasil latihan-latihan sebelumnya. Untuk arah “jika”, tunjukkan bagi \(\mathcal{A}\) yang terbelah bahwa pengambilan kohomologi memberikan ekuivalensi dari \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})\) ke \(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\).

Sering dikatakan bahwa aksioma oktahedral (TR5) bagi kategori bertriangulasi merupakan pengganti bagi teorema isomorfisme \(\dfrac{X/Z}{Y/Z}\simeq X/Y\) dalam kategori abelian, dengan \(X\supset Y\supset Z\) (Teorema rujukan (ii)). Jelaskan secara eksplisit makna ungkapan tersebut.

(\(\mathrm{K}_0\) kategori prabertriangulasi) Untuk setiap kategori prabertriangulasi \((\mathcal{D},T,\mathcal{H})\), definisikan \(\mathrm{K}_0(\mathcal{D})\) sebagai hasil bagi modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) bebas yang dibangkitkan oleh \(\operatorname{Ob}(\mathcal{D})\) terhadap relasi-relasi \[\text{terdapat segitiga terbedakan}\; X \to Y \to Z \xrightarrow{+1} \implies [X] - [Y] + [Z] = 0,\] dengan \([X]\in\mathrm{K}_0(\mathcal{D})\) menyatakan kelas ekuivalensi yang memuat \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{D})\).

  1. Buktikan bahwa \([0]=0\), \([TX]=-[X]\), dan \([X\oplus Y]=[X]+[Y]\).

  2. Tunjukkan bahwa setiap funktor bertriangulasi \(F:\mathcal{D}\to\mathcal{D}'\) menginduksi homomorfisme kanonik \(\mathrm{K}_0(\mathcal{D})\to\mathrm{K}_0(\mathcal{D}')\).

  3. Tinjau funktor kohomologis \(H:\mathcal{D}\to\mathcal{A}\), dengan \(\mathcal{A}\) kategori abelian. Andaikan, untuk semua \(X\), \(|n|\gg_X0\implies H(T^nX)=0\). Definisikan homomorfisme alami \(\mathrm{K}_0(\mathcal{D})\to\mathrm{K}_0(\mathcal{A})\). Petunjuk. Petakan \([X]\) ke \(\sum_n(-1)^n[H(T^nX)]\). Terapkan Lema rujukan (iv).

  4. Tinjau kasus khusus \(\mathcal{D}:=\ensuremath{\mathsf{D}}^{\ensuremath{\mathrm{b}}}(\mathcal{A})\). Berikan homomorfisme yang saling invers

    \(A\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), yang juga dipandang sebagai kompleks yang terkonsentrasi pada derajat \(0\). Petunjuk. Satu komposisi jelas merupakan identitas; untuk komposisi lainnya, diperlukan pemenggalan kompleks.

Misalkan \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A}))\). Buktikan bahwa \[\begin{gather*} X \in \ensuremath{\mathsf{D}}^{\leq 0}(\mathcal{A}) \iff \forall Z \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq 1}(\mathcal{A})), \; \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(X, Z) = 0, \\ X \in \ensuremath{\mathsf{D}}^{\geq 0}(\mathcal{A}) \iff \forall Z \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\leq -1}(\mathcal{A})), \; \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(Z, X) = 0. \end{gather*}\] Petunjuk. Terapkan Proposisi rujukan (i), serta pasangan adjoin dan segitiga terbedakan dalam Proposisi rujukan.

Dalam situasi Teorema rujukan, andaikan \(F'\) memenuhi \(F'(\operatorname{Ob}(\mathcal{N}'))\subset\operatorname{Ob}(\mathcal{N}'')\) (anggap ini sebagai semacam “keeksakan”). Jika \(\mathcal{D}\) mempunyai subkategori \(F\)-injektif atau \(F\)-projektif, buktikan bahwa morfisme kanonik \[\mathrm{R}^{\mathcal{N}''}_{\mathcal{N}} (F' F) \to \left( \mathrm{R}^{\mathcal{N}''}_{\mathcal{N}'} F' \right) \left( \mathrm{R}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}} F \right)\] atau \[\left( \mathrm{L}^{\mathcal{N}''}_{\mathcal{N'}} F' \right) \left( \mathrm{L}^{\mathcal{N}'}_{\mathcal{N}} F \right) \to \mathrm{L}^{\mathcal{N}''}_{\mathcal{N}} (F' F)\] merupakan isomorfisme.

Dalam situasi Teorema rujukan, tunjukkan bahwa terdapat diagram komutatif berikut, yang terdiri atas funktor dan morfisme di antaranya (notasi \(\mathcal{N}\) dan sebagainya dihilangkan):

Untuk \(F=\operatorname{Hom}\), nyatakan secara eksplisit morfisme kanonik dari Proposisi rujukan dalam bentuk \(\operatorname{Ext}^{q-p}(X,Y)\to\operatorname{Hom}\left(\operatorname{H}^p(X),\operatorname{H}^q(Y)\right)\).

Rumuskan kembali bijeksi dalam Teorema rujukan dalam bentuk berikut. Dari ekstensi-\(n\) \(0\to Y\to E^1\to\cdots\to E^n\to X\to0\), bangun \(t^{-1}b\in\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(X,Y[n])\) seperti berikut:

\(t^{-1}b\in\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(\mathcal{A})}(X,Y[n])\). Buktikan bahwa bijeksi ini berbeda dengan faktor \((-1)^n\) dari bijeksi semula yang didasarkan pada \(as^{-1}\). Untuk kasus khusus \(n=1\), gunakan versi \(t^{-1}b\) untuk menurunkan versi terkait dari Proposisi rujukan (yang melibatkan citra \(\ensuremath{\mathrm{id}}_Y\)). Petunjuk. Buktikan bahwa \(ta+(-1)^{n-1}bs:Z\to W\) secara kanonik homotopik nol. Untuk bagian kedua, perhatikan tanda negatif dalam Proposisi rujukan.

Misalkan semua objek \(S,T\) dalam kategori abelian \(\mathcal{A}\) memenuhi \(\operatorname{Ext}^2_{\mathcal{A}}(S,T)=0\). Buktikan bahwa setiap \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\ensuremath{\mathrm{b}}}(\mathcal{A}))\) isomorfik dengan \(\bigoplus_n\operatorname{H}^n(X)[-n]\). Tunjukkan bahwa \(\mathcal{A}:=\ensuremath{\mathbb{Z}}\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) memenuhi syarat ini. Petunjuk. Kita boleh mengandaikan bahwa \(X\) kompleks terbatas. Mulailah dari kasus \(n\gg0\). Terapkan Teorema rujukan dan Proposisi rujukan pada ekstensi-\(2\) \(0\to\operatorname{ker}(d^n)\to X^n\xrightarrow{d^n}X^{n+1}\to\operatorname{coker}(d^n)\to0\), lalu ubah \(X\) langkah demi langkah hingga \(d^\bullet=0\), semuanya hingga isomorfisme.

Buktikan bahwa, jika \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek injektif, \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{A}'\) funktor aditif eksak kiri, dan \(\mathrm{R}F\) berdimensi hingga, maka homomorfisme \(\mathrm{K}_0(\mathcal{A})\simeq\mathrm{K}_0(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\ensuremath{\mathrm{b}}}(\mathcal{A})) \to\mathrm{K}_0(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\ensuremath{\mathrm{b}}}(\mathcal{A}'))\simeq \mathrm{K}_0(\mathcal{A}')\) yang diinduksi oleh funktor bertriangulasi \(\mathrm{R}F\) ditentukan oleh \[[A] \mapsto \sum_n (-1)^n \left[\mathrm{R}^n F(A)\right], \quad A \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A}).\]

Misalkan \(R\) gelanggang. Buktikan bahwa limit langsung terfilter \(\varinjlim\) dari kompleks-kompleks K-datar dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) tetap K-datar.

Misalkan \(R\) gelanggang. Jika kompleks modul-\(R\) \(P\) K-datar dan setiap \(P^n\) merupakan modul-\(R\) datar, maka \(P\) disebut K-datar kuat.

  1. Buktikan bahwa, untuk setiap \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}))\), terdapat kompleks K-datar kuat \(P\) beserta kuasi-isomorfisme \(P\to X\). Petunjuk. Gunakan dual argumen keberadaan resolusi K-injektif; lihat §rujukan.

  2. Tuliskan \(\mathcal{SF}\) untuk subkategori penuh \(\ensuremath{\mathsf{K}}(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) yang dibentuk oleh kompleks-kompleks K-datar kuat. Nyatakan kategori \(\ensuremath{\mathsf{D}}(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) sebagai lokalisasi \(\mathcal{SF}\) terhadap kuasi-isomorfisme.

(P. Berthelot, A. Ogus) Misalkan \(f\) bukan pembagi nol dalam gelanggang komutatif \(R\). Untuk setiap modul-\(R\) \(M\), tuliskan \(M[f]:=\{m\in M:fm=0\}\). Modul \(M\) dengan \(M[f]=0\) disebut bebas torsi-\(f\). Pertama, tunjukkan bahwa \(M\) yang bebas torsi-\(f\) dapat dibenamkan sebagai submodul dari \(M[\frac{1}{f}]=M\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}R[\frac{1}{f}]\). Karena itu, \(f^mM\) bermakna untuk setiap \(m\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\).

Misalkan \(X\) kompleks yang tersusun atas modul-\(R\) bebas torsi-\(f\). Berdasarkan pengamatan di atas, definisikan subkompleks \(\eta_fX\) dari \(X^\bullet\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}R[\frac{1}{f}]\) dengan \[(\eta_f X)^n := \left\{ x \in f^n X^n : d_X^n(x) \in f^{n+1} X^{n+1} \right\}, \quad n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}.\]

  1. Buktikan bahwa perkalian suku demi suku dengan \(f\) memberikan isomorfisme \(\eta_f(X[1])\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}(\eta_fX)[1]\).

  2. Tunjukkan bahwa, jika \(f,g\in R\) keduanya bukan pembagi nol dan setiap \(X^n\) bebas torsi-\(fg\), maka \(\eta_f\eta_gX=\eta_{fg}X\).

  3. Berikan isomorfisme kanonik \(\operatorname{H}^n(X)/\operatorname{H}^n(X)[f]\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{H}^n(\eta_fX)\); jadi efek \(\eta_f\) ialah mengoreksi torsi-\(f\). Dari sini, simpulkan bahwa jika \(X\) dan \(Y\) merupakan kompleks yang tersusun atas modul-\(R\) bebas torsi-\(f\) dan \(\alpha:X\to Y\) suatu kuasi-isomorfisme, maka \(\alpha\) menginduksi kuasi-isomorfisme \(\eta_f(\alpha):\eta_fX\to\eta_fY\).

  4. Buktikan bahwa \(\eta_f\) menginduksi funktor aditif \(\mathrm{L}\eta_f:\ensuremath{\mathsf{D}}(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\to\ensuremath{\mathsf{D}}(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) dengan cara ini, yang pembatasannya ke \(\mathcal{SF}\) dari latihan sebelumnya sama dengan \(\eta_f\).

  5. Tunjukkan bahwa \(\mathrm{L}\eta_f\) bukan funktor bertriangulasi. Jadi ia bukan funktor turunan kiri dalam arti Definisi rujukan, meskipun tetap merupakan ekstensi Kan kanan. Petunjuk. Ambil \(R=\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dan \(f=p\) prima. Verifikasi bahwa \(\mathrm{L}\eta_p(\ensuremath{\mathbb{Z}}/p\ensuremath{\mathbb{Z}})=0\), sedangkan \(\mathrm{L}\eta_p(\ensuremath{\mathbb{Z}}/p^2\ensuremath{\mathbb{Z}})\simeq\ensuremath{\mathbb{Z}}/p\ensuremath{\mathbb{Z}}\).

Melanjutkan latihan sebelumnya, berikan morfisme kanonik \(\mathrm{L}\eta_f X \ensuremath{\underset{R}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} \mathrm{L}\eta_f Y \to \mathrm{L}\eta_f\left( X \ensuremath{\underset{R}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} Y \right)\) dan tunjukkan bahwa morfisme ini simetris terhadap \(X\) dan \(Y\) dalam arti yang sesuai. Sesungguhnya, dalam bahasa [Li1], \(\mathrm{L}\eta_f\) merupakan funktor monoidal longgar kanan terhadap \(\ensuremath{\underset{R}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\).


  1. Sebutan harfiahnya agak menyesatkan, karena sifat ini merupakan perwujudan alami komutativitas. Sebutan bergradasi-komutatif lebih tepat, seperti dalam Contoh rujukan.↩︎

Barisan Spektral

Barisan spektral merupakan alat aljabar klasik yang terus digunakan dan dikembangkan, serta berakar kuat dalam topologi. Dalam beberapa buku ajar atau catatan kuliah, barisan spektral bahkan dipakai sebagai alat dasar aljabar homologis untuk membangun sebagian sifat fundamental dalam dan . Barisan spektral pertama kali diperkenalkan oleh J. Leray pada dasawarsa 1940, lalu memperoleh bentuknya secara bertahap melalui pengembangan oleh J.-L. Koszul, H. Cartan, dan lainnya. Motivasi utama mereka adalah mengkaji grup homologi berkas serat. Dalam bahasa aljabar, masalah semula setara dengan memahami homologi (atau kohomologi) suatu kompleks rantai (atau kompleks) \(X\). Kita ambil kasus kompleks sebagai contoh. Objek \(X\) sendiri mungkin sulit dipahami, tetapi dapat dikaji melalui filtrasi yang sesuai \(\cdots\supset\mathrm{F}^pX\supset\mathrm{F}^{p+1}X\supset\cdots\). Filtrasi \(\mathrm{F}^\bullet X\) menginduksi filtrasi pada setiap \(\operatorname{H}^n(X)\). Dari informasi mengenai \(\mathrm{F}^\bullet X\) dan subkuosiennya, kita dapat secara bertahap mendekati setiap subkuosien \(\operatorname{gr}^p\operatorname{H}^n(X)\) dari kohomologi terfiltrasi tersebut. Barisan spektral adalah seni menyusun pendekatan bertahap semacam ini. Kompleks dapat pula diperumum menjadi objek diferensial \((X,d)\) dalam kategori abelian (Definisi rujukan), sehingga diperoleh definisi abstrak barisan spektral dalam Definisi rujukan. Barisan spektral adalah deret objek diferensial \(\mathscr{E}=(E_r,d_r)_r\) sedemikian sehingga kohomologi setiap “halaman” \(\operatorname{H}(E_r,d_r)\) sama dengan halaman berikutnya \(E_{r+1}\). Jika struktur bergradasi ditambahkan dan diferensial \(d\) diizinkan memiliki derajat, diperoleh konsep barisan spektral bergradasi \(E_r^p\) dan bergradasi ganda \(E_r^{p,q}\) (Definisi rujukan). Secara konkret, arah diferensial pada barisan spektral bergradasi ganda adalah \[\begin{gather*} d_r^{p, q}: E_r^{p, q} \to E_r^{p+r, q-r+1}, \\ E_r = (E_r^{p, q})_{(p, q) \in \ensuremath{\mathbb{Z}}^2}, \quad d_r = (d_r^{p, q})_{(p, q) \in \ensuremath{\mathbb{Z}}^2}. \end{gather*}\] Kompleks terfiltrasi menghasilkan objek diferensial terfiltrasi, lalu secara alami menghasilkan barisan spektral bergradasi ganda. Inilah bentuk barisan spektral yang paling sering muncul dalam penerapan. Semua konsep mempunyai versi yang bersesuaian bagi kompleks rantai dan homologinya. Strategi bab ini dimulai dari teori pasangan eksak W. Massey. Pasangan eksak merupakan perangkat lain untuk menghasilkan barisan spektral dan cakupannya lebih luas daripada objek diferensial terfiltrasi. Setelah pengantar filtrasi dan struktur bergradasi dalam §rujukan, kita memberikan definisi umum barisan spektral dalam §rujukan, termasuk versi bergradasi dan bergradasi ganda, serta istilah dasar seperti degenerasi, keterbatasan, dan halaman limit. Catatan rujukan pada akhir bagian itu menjelaskan cara membaca barisan eksak dari tepi barisan spektral, suatu teknik yang penting. Pasangan eksak didefinisikan dalam §rujukan. Selanjutnya, §rujukan menjelaskan bagaimana pasangan eksak menghasilkan barisan spektral bergradasi dari objek diferensial terfiltrasi, dan §rujukan menjelaskan lebih lanjut bagaimana kompleks terfiltrasi menghasilkan barisan spektral bergradasi ganda. Di sana juga dibahas konsep inti yang disebut konvergensi dan Teorema Konvergensi Klasik rujukan. Sebagian verifikasinya sedikit teknis, tetapi tidak mengandung kesulitan mendasar. Pembaca dapat terlebih dahulu bekerja dalam kategori abelian konkret seperti \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) untuk menyederhanakan argumen. Bikompleks menghasilkan kompleks terfiltrasi dengan dua cara, bergantung pada apakah kompleks total difiltrasi menurut koordinat horizontal atau vertikal. Barisan spektral yang bersesuaian berturut-turut ditulis \(\mathscr{E}_{\mathrm{I}}\) dan \(\mathscr{E}_{\mathrm{II}}\). Perinciannya merupakan pokok §rujukan. Kita juga memberikan penerapan standar, termasuk penurunan bifunktor seimbang (Contoh rujukan), barisan spektral funktor hiperturunan (Contoh rujukan), dan barisan spektral Grothendieck (Teorema rujukan). Resolusi Cartan–Eilenberg yang telah diperkenalkan (Teorema rujukan) berperan di sini. Barisan spektral Grothendieck berkaitan dengan penurunan komposisi funktor dan sangat umum dalam geometri. Sebagai contoh funktor turunan kanan, tinjau funktor aditif eksak kiri antarkategori abelian \(\mathcal{A}\xrightarrow{F}\mathcal{A}'\xrightarrow{F'}\mathcal{A}''\), dengan \(\mathcal{A}\) dan \(\mathcal{A}'\) mempunyai cukup banyak objek injektif. Jika \(F\) memetakan objek injektif ke objek \(F'\)-asiklik (Konvensi rujukan), terdapat barisan spektral bergradasi ganda kanonik yang konvergen kuat \[E_2^{p, q} = (\mathrm{R}^p F') (\mathrm{R}^q F)(X) \Rightarrow \mathrm{R}^{p+q}(F' F)(X), \quad X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A}).\] Penurunan komposisi funktor juga dapat ditangani pada tingkat kategori turunan; lihat Teorema rujukan. Versi barisan spektralnya, selain bersifat elementer secara formal dan mudah dihitung, dalam beberapa kasus konkret memberikan informasi tambahan seperti barisan eksak pada derajat rendah. Bagian terakhir bab ini, §rujukan, memberikan pengantar singkat tentang struktur perkalian pada barisan spektral. Aspek ini telah mendapat perhatian sejak awal sejarah barisan spektral. Proposisi rujukan menunjukkan bahwa aljabar diferensial bergradasi terfiltrasi menghasilkan barisan spektral dengan struktur perkalian kanonik; pembahasan yang lebih mendalam diserahkan kepada monograf khusus. Sebagai latihan penerapan, barisan spektral Lyndon–Hochschild–Serre yang sangat penting dalam teori kohomologi grup dapat diperoleh sebagai penerapan barisan spektral Grothendieck maupun secara konkret dari kompleks terfiltrasi. Pendekatan kedua juga memberinya struktur perkalian kanonik. Pokok ini akan dibahas dalam §rujukan pada masa mendatang.

Filtrasi dan Struktur Bergradasi

Kita telah menjumpai objek bergradasi dalam Definisi rujukan. Objek bergradasi-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dalam sembarang kategori \(\mathcal{A}\) cukup disebut objek bergradasi; menurut definisi, objek-objek tersebut adalah \((X^p)_{p\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) dalam \(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\). Objek bergradasi-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}^2\) cukup disebut objek bergradasi ganda; menurut definisi, objek-objek tersebut adalah \((X^{p,q})_{(p,q)\in\ensuremath{\mathbb{Z}}^2}\) dalam \(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}\times\ensuremath{\mathbb{Z}}}\). Morfisme antarobjek bergradasi (atau bergradasi ganda) seperti biasa ditulis \((f^p)_p\) (atau \((f^{p,q})_{p,q}\)), dan dikomposisikan derajat demi derajat. Jika \(\mathcal{A}\) merupakan kategori abelian, maka \(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) dan \(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}\times\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) juga kategori abelian; kernel, kokernel, dan operasi lain semuanya dihitung derajat demi derajat. Kategori \(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) mempunyai autoekuivalensi pergeseran \(T\) yang ditentukan oleh \((TX)^p=X^{p+1}\) dan \((Tf)^p=f^{p+1}\). Lebih umum, \(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}^n}\) mempunyai keluarga autoekuivalensi pergeseran \(T_1,\ldots,T_n\) yang bersesuaian dengan pergeseran sepanjang \(n\) koordinat. Pergeseran ini memenuhi komutativitas ketat \(T_iT_j=T_jT_i\). Dalam kerangka bab ini, struktur bergradasi terutama berasal dari filtrasi.

Definisi. Tinjau objek \(X\) dari kategori aditif \(\mathcal{A}\).

  • Suatu filtrasi menurun \(\mathrm{F}^\bullet X\) berarti barisan subobjek \[\cdots \supset \mathrm{F}^p X \supset \mathrm{F}^{p+1} X \supset \cdots \quad (p \in \ensuremath{\mathbb{Z}}).\]

  • Jika terdapat \(a\leq b\) dengan \(\mathrm{F}^aX=X\) dan \(\mathrm{F}^bX=0\), filtrasi tersebut disebut hingga.

  • Filtrasi menaik \(\mathrm{F}_\bullet X\) dan sifat hingganya didefinisikan secara serupa.

Filtrasi menurun dan menaik dapat dibedakan dari posisi indeks \(p\). Jika tidak ada kerancuan, keduanya cukup disebut filtrasi. Dalam kajian kompleks dan kohomologi biasanya digunakan filtrasi menurun, sedangkan untuk kompleks rantai dan homologi biasanya digunakan filtrasi menaik. Bab ini terutama memakai filtrasi menurun. Semua objek terfiltrasi \((X,\mathrm{F}^\bullet X)\) membentuk kategori \(\mathrm{Fil}^\bullet(\mathcal{A})\). Morfisme \(f:(X,\mathrm{F}^\bullet X)\to(Y,\mathrm{F}^\bullet Y)\) didefinisikan sebagai morfisme \(f:X\to Y\) yang mempertahankan filtrasi, yakni yang untuk setiap \(p\) membatasi diri menjadi \(\mathrm{F}^pX\to\mathrm{F}^pY\). Kategori \(\mathrm{Fil}_\bullet(\mathcal{A})\) didefinisikan serupa. Untuk setiap \(X\), filtrasi menurun \(\mathrm{F}^\bullet X\) (atau filtrasi menaik \(\mathrm{F}_\bullet X\)) menghasilkan objek bergradasi \((\mathrm{F}^pX)_{p\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) (atau \((\mathrm{F}_pX)_{p\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}\)). Ini memberikan funktor \(\mathrm{Fil}^\bullet(\mathcal{A})\to\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) (atau \(\mathrm{Fil}_\bullet(\mathcal{A})\to\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\)), yang disebut konstruksi Rees. Jika \(\mathcal{A}\) kategori abelian, terdapat cara lain membangun objek bergradasi dari filtrasi.

Definisi. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian dan tinjau filtrasi \(\mathrm{F}^\bullet X\) (atau \(\mathrm{F}_\bullet X\)) pada objek \(X\). Definisikan objek bergradasi \(\operatorname{gr}X\) melalui \[\operatorname{gr}^p X := \mathrm{F}^p X / \mathrm{F}^{p+1} X \quad (\text{atau} \quad \operatorname{gr}_p X := \mathrm{F}_p X / \mathrm{F}_{p-1} X).\] Ini memberikan funktor \(\operatorname{gr}:\mathrm{Fil}^\bullet(\mathcal{A})\to\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) (atau \(\operatorname{gr}:\mathrm{Fil}_\bullet(\mathcal{A})\to\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\)).

Untuk mengekstrak informasi mengenai \(X\) dari \((\operatorname{gr}^pX)_p\), setidaknya kita memerlukan \(\bigcup_p\mathrm{F}^pX=X\) dan \(\bigcap_p\mathrm{F}^pX=0\), dengan notasi dari Konvensi rujukan. Agar pernyataan pertama bermakna dan berguna, kita juga menghendaki \(\varinjlim_{p\to-\infty}\) eksak dalam \(\mathcal{A}\), atau cukup mensyaratkan adanya \(M\) dengan \(\mathrm{F}^MX=X\). Kita mulai dengan beberapa konsep terkait.

Definisi. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian dan \(X\) objek dengan filtrasi \(\mathrm{F}^\bullet X\).

  • Jika \(\bigcap_p\mathrm{F}^pX=0\), filtrasi tersebut disebut terpisah.

  • Jika \(\bigcup_p\mathrm{F}^pX=X\) dan salah satu syarat berikut berlaku, filtrasi tersebut disebut menyeluruh:

  • Jika keluarga morfisme kanonik \(X\twoheadrightarrow X/\mathrm{F}^pX\) menginduksi isomorfisme \(X\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\varprojlim_pX/\mathrm{F}^pX\), filtrasi tersebut disebut lengkap.

Filtrasi menaik \(\mathrm{F}_\bullet X\) diperlakukan dengan cara yang sama.

Konsep kelengkapan diilhami oleh kasus grup topologis; lihat [Li1]. Filtrasi hingga otomatis terpisah, menyeluruh, dan lengkap; inilah kasus utama yang diperlukan dalam bab ini. Perhatikan bahwa jika terdapat \(N\) dengan \(\mathrm{F}^NX=0\), filtrasi \(\mathrm{F}^\bullet X\) terpisah dan lengkap. Selain itu, karena kernel dari \(X\to\varprojlim_pX/\mathrm{F}^pX\) adalah \(\bigcap_p\mathrm{F}^pX\), kelengkapan menyiratkan keterpisahan. Citra filtrasi menyeluruh tetap menyeluruh; hal ini diperoleh dengan menafsirkan \(\bigcup_p\) sebagai \(\sum_p\), lalu menggunakan Lema rujukan (ii). Selain itu, filtrasi menyeluruh memenuhi \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:exhaustion-intersection}{}\begin{gathered} \varinjlim_{p \to -\infty} \mathrm{F}^p X \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\bigcup_p \mathrm{F}^p X = X, \\ K = K \cap \left( \bigcup_p \mathrm{F}^p X \right) = \bigcup_p \left( K \cap \mathrm{F}^p X \right), \end{gathered} \end{equation}\] dengan \(K\) sembarang subobjek dari \(X\). Di bawah syarat (a) untuk filtrasi menyeluruh, pernyataan ini merupakan akibat sederhana dari Proposisi rujukan; di bawah syarat (b), pernyataan ini langsung.

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian dan \(f:(X,\mathrm{F}^\bullet X)\to(Y,\mathrm{F}^\bullet Y)\) suatu morfisme dalam \(\mathrm{Fil}^\bullet(\mathcal{A})\).

  1. Misalkan \(\mathrm{F}^\bullet X\) terpisah dan menyeluruh. Jika \(\operatorname{gr}(f)\) monomorfisme, maka \(f\) monomorfisme.

  2. Misalkan \(\mathrm{F}^\bullet X\) lengkap dan menyeluruh, sedangkan \(\mathrm{F}^\bullet Y\) terpisah dan menyeluruh. Jika \(\operatorname{gr}(f)\) isomorfisme, maka \(f\) juga isomorfisme, dan dalam hal ini \(\mathrm{F}^\bullet Y\) juga lengkap.

Pernyataan yang bersesuaian berlaku pula bagi filtrasi menaik.

Bukti. Untuk setiap \(p\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), tuliskan diagram komutatif dengan baris-baris eksak

\(K^p\) dan \(C^p\) untuk kernel dan kokernel dari \(\mathrm{F}^pX\xrightarrow{f}\mathrm{F}^pY\).

Untuk (i), terapkan Teorema rujukan pada diagram di atas. Diperoleh \(K^{p+1}=K^p\). Secara khusus, \(K^p\subset\bigcap_{\ell\geq p}\mathrm{F}^\ell X=0\), sehingga pembatasan \(f\) ke setiap \(\mathrm{F}^pX\) monomorfisme. Untuk membuktikan bahwa \(f\) monomorfisme, cukup gunakan \[\operatorname{ker}(f) \xlongequal{\because\; \text{\href{#eqn:exhaustion-intersection}{persamaan}}} \bigcup_p \left( \operatorname{ker}(f) \cap \mathrm{F}^p X \right) = 0.\]

Untuk (ii), diagram menunjukkan \(K^{p+1}=K^p\) dan \(C^{p+1}\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}C^p\). Untuk setiap \(\ell>p\), perhatikan diagram komutatif dengan baris-baris eksak

rujukan sekali lagi, diperoleh isomorfisme yang diinduksi oleh \(f\) \[\mathrm{F}^p X / \mathrm{F}^\ell X \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathrm{F}^p Y / \mathrm{F}^\ell Y.\]

Ambil \(\varinjlim_{p:p<\ell}\) pada kedua ruas dan gunakan persamaan; diperoleh \(X/\mathrm{F}^\ell X\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}Y/\mathrm{F}^\ell Y\). Selanjutnya ambil \(\varprojlim_\ell\) untuk mendapatkan diagram komutatif

\(f\) maupun \(Y\to\varprojlim_\ell Y/\mathrm{F}^\ell Y\) merupakan isomorfisme.

Definisi umum barisan spektral

Kita mulai dengan definisi umum objek diferensial. Definisi ini melibatkan kategori aditif dengan translasi \((\mathcal{A},T)\) sebagaimana dalam Definisi rujukan, serta morfisme berderajat sebagaimana dalam Definisi rujukan.

Definisi. Sebuah objek diferensial pada kategori aditif dengan translasi \((\mathcal{A},T)\) adalah data \((X,d)\), dengan \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) dan \(d:X\xrightarrow{+1}X\) yang memenuhi \(d^2=0\).

  • Morfisme dari \((X,d)\) ke \((X',d')\) adalah morfisme \(\alpha:X\to X'\) yang memenuhi \(d'\alpha=\alpha d\).

  • Semua objek diferensial membentuk kategori \((\mathcal{A},T)_d\); kita juga menulis \(\mathcal{A}_d:=(\mathcal{A},\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{A}})_d\).

Jika \(\mathcal{A}\) adalah kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) (atau kategori-\(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), dengan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif), maka \((\mathcal{A},T)_d\) juga demikian. Funktor pelupa \((\mathcal{A},T)_d\to\mathcal{A}\) memetakan \((X,d)\) ke \(X\).

Proposisi. Funktor pelupa \((\mathcal{A},T)_d\to\mathcal{A}\) menciptakan semua \(\varinjlim\) dan \(\varprojlim\) (Definisi rujukan).

Bukti. Tinjau kembali bukti Lema rujukan.

Karena itu, jika \(\mathcal{A}\) adalah kategori abelian, maka \((\mathcal{A},T)_d\) juga kategori abelian, dan \((\mathcal{A},T)_d\to\mathcal{A}\) eksak. Dalam kasus kategori abelian, salah satu ciri objek diferensial adalah bahwa objek tersebut memiliki homologi atau kohomologi.

Definisi. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian. Kita mendefinisikan funktor aditif \[\operatorname{H}:(\mathcal{A},T)_d\to\mathcal{A},\qquad \operatorname{H}(X,d):=\operatorname{ker}(d)/\operatorname{im}(T^{-1}d).\]

Kita menyebut diagram segitiga dalam kategori abelian \(\mathcal{A}\)

eksak apabila \[\cdots T^{k-m}C\to T^kA\to T^kB\to T^kC\to T^{k+m}A\cdots\] merupakan barisan eksak yang memanjang tak hingga ke kedua arah. Diagram segitiga berderajat yang lebih umum diperlakukan dengan cara yang sama.

Lema. Misalkan \((\mathcal{A},T)\) suatu kategori abelian dengan translasi. Jika \(0\to(X',d')\to(X,d)\to(X'',d'')\to0\) adalah barisan eksak pendek dalam \((\mathcal{A},T)_d\), maka diagram berikut eksak pada setiap titik sudut:

Bukti. Dalam \(\mathcal{A}\), perhatikan barisan kompleks \[0\to(T^nX',T^nd')_n\to(T^nX,T^nd)_n \to(T^nX'',T^nd'')_n\to0.\] Barisan ini eksak derajat demi derajat, sehingga merupakan barisan eksak pendek. Terapkan Proposisi rujukan kepadanya.

Contoh (Kompleks sebagai objek diferensial). Untuk kategori aditif \(\mathcal{A}\), perhatikan \(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) bersama funktor translasi \(T:(X^n)_n\mapsto(X^{n+1})_n\). Berdasarkan uraian dalam §rujukan, objek dalam \((\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}},T)_d\) juga disebut objek bergradasi diferensial, dan terdapat isomorfisme kategori \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\simeq(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}},T)_d\). Jika \(\mathcal{A}\) adalah kategori abelian, jelas bahwa \[\operatorname{H}(X,d)=\left(\operatorname{H}^p(X)\right)_{p\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}.\]

Sekarang kita dapat memberikan definisi barisan spektral. Untuk menyederhanakan pembahasan, mula-mula kita tinjau kasus tanpa translasi, atau setara dengan itu, kasus morfisme tanpa derajat; dengan kata lain, kita ambil \(T=\ensuremath{\mathrm{id}}\).

Definisi (J. Leray, J.-L. Koszul). Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian dan \(a\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Sebuah barisan spektral yang dimulai dari \(a\) adalah data \(\mathscr{E}=(E_r,d_r)_{r\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq a}}\) bersama \((t_r)_{r\geq a+1}\), dengan

Data \(a\) dan \((t_r)_r\) sering dihilangkan dari notasi.

Morfisme barisan spektral \(\mathscr{E}\to\mathscr{E}'\) adalah keluarga morfisme dalam \(\mathcal{A}_d\) \(\varphi_r:(E_r,d_r)\to(E'_r,d'_r)\) yang memenuhi \(t_r\operatorname{H}(\varphi_{r-1})=\varphi_rt_r\) untuk \(r\geq a+1\).

Pasangan \((E_r,d_r)\) lazim disebut halaman ke-\(r\) dari barisan spektral \(\mathscr{E}\); beralih dari \(E_r\) ke \(E_{r+1}\) berarti membalik halaman. Secara abstrak, halaman tempat barisan spektral mulai tidaklah penting, tetapi dalam penerapan pilihan tersebut bergantung pada konteksnya. Jika \(d_r\) dalam barisan spektral dipandang sebagai morfisme \(\operatorname{H}(E_{r-1},d_{r-1})\to\operatorname{H}(E_{r-1},d_{r-1})\), maka \(\operatorname{ker}(d_r)\supset\operatorname{im}(d_r)\) masing-masing bersesuaian dengan subobjek dari \(\operatorname{ker}(d_{r-1})\) yang memuat \(\operatorname{im}(d_{r-1})\). Demi kemudahan, anggap barisan spektral dimulai dari \(a=0\). Definisikan \(Z_1\) (berturut-turut \(B_1\)) sebagai \(\operatorname{ker}(d_0)\) (berturut-turut \(\operatorname{im}(d_0)\)), lalu definisikan \(Z_2\) (berturut-turut \(B_2\)) sebagai prapeta \(\operatorname{ker}(d_1)\) (berturut-turut \(\operatorname{im}(d_1)\)) terhadap \(E_0\supset Z_1\twoheadrightarrow E_1\), dan seterusnya. Iterasi ini memberikan \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:spectral-sequence-Z-B}{}\begin{gathered} 0=:B_0\subset B_1\subset B_2\subset\cdots\subset Z_2\subset Z_1 \subset Z_0=:E_0, \\ Z_r\leftrightarrow\operatorname{ker}(d_{r-1}),\quad B_r\leftrightarrow\operatorname{im}(d_{r-1}),\quad Z_r/B_r\simeq E_r. \end{gathered} \end{equation}\]

  • Jika \(Z_\infty:=\bigcap_rZ_r\) dan \(B_\infty:=\bigcup_rB_r\) ada, limit barisan spektral \(\mathscr{E}\) didefinisikan sebagai \(E_\infty:=Z_\infty/B_\infty\).

  • Jika ada \(r\) sedemikian sehingga \(r'\geq r\implies d_{r'}=0\), maka \(\mathscr{E}\) dikatakan mengalami degenerasi pada halaman \(E_r\). Dalam keadaan ini jelas bahwa \(Z_r=Z_{r+1}=\cdots\) dan \(B_r=B_{r+1}=\cdots\), sehingga \(Z_r=Z_\infty\) dan \(B_r=B_\infty\); sebagai akibatnya, \(E_r=E_\infty\).

Ketika membahas barisan spektral bergradasi homologis, kelak kita akan memakai notasi \((E^r,d^r)_r\) serta \(B^r,Z^r\).

Proposisi. Misalkan \(\varphi_r:\mathscr{E}\to\mathscr{E}'\) adalah morfisme barisan spektral. Jika \(\varphi_r\) merupakan isomorfisme, maka \(\varphi_s\) juga isomorfisme untuk \(s\geq r\); jika limitnya ada, maka \(\varphi_\infty:E_\infty\to E'_\infty\) juga isomorfisme.

Bukti. Isomorfisme \(\varphi_r\) menginduksi isomorfisme \(\operatorname{H}(E_r,d_r)\to\operatorname{H}(E'_r,d'_r)\), yang tepat merupakan \(\varphi_{r+1}\). Tanpa mengurangi keumuman, anggap barisan spektral dimulai dari \(r\). Maka \((\varphi_s)_{s\geq r}\) adalah isomorfisme barisan spektral, dan pernyataan mengenai \(\varphi_\infty\) langsung mengikuti.

Lebih umum, untuk kategori abelian dengan translasi \((\mathcal{A},T)\), definisi barisan spektral dapat diperluas ke keadaan \((E_r,d_r)\in\operatorname{Ob}((\mathcal{A},T^{a_r})_d)\), dengan \(a_1,a_2,\ldots\) suatu barisan bilangan bulat. Definisi \(\operatorname{H}(E_r,d_r)\) serta \(B_r,Z_r\) di atas tidak berubah. Dalam perluasan yang akan kita perlukan, kita bahkan dapat membiarkan \(\mathcal{A}\) dilengkapi keluarga autoisomorfisme saling komutatif \(T_1,\ldots,T_n\), dan \[d_r:E_r\xrightarrow{+\vec{a}_r}E_r,\qquad \vec{a}_r=(a_{r,1},\ldots,a_{r,n})\in\ensuremath{\mathbb{Z}}^n.\] Mengikuti gagasan ini, kita memperkenalkan dua versi yang paling umum dipakai; keduanya melibatkan struktur bergradasi.

Definisi (Barisan spektral: versi bergradasi dan bergradasi ganda). Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian. Barisan spektral bergradasi kohomologis dan barisan spektral bergradasi ganda kohomologis, keduanya ditulis sebagai \(\mathscr{E}=(E_r,d_r)_r\), didefinisikan sebagai berikut. \[\begin{array}{|c|c|c|c|} \hline \text{Versi} & E_r & d_r & \text{Derajat morfisme} \\ \hline \text{Bergradasi} & (E_r^p)_{p\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}) & (d_r^p)_p & d_r^p:E_r^p\xrightarrow{+r}E_r^{p+r} \\ \text{Bergradasi ganda} & (E_r^{p,q})_{(p,q)\in\ensuremath{\mathbb{Z}}^2}\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}\times\ensuremath{\mathbb{Z}}}) & (d_r^{p,q})_{(p,q)} & d_r^{p,q}:E_r^{p,q}\xrightarrow{+(r,-r+1)}E_r^{p+r,q-r+1} \\ \hline \end{array}\] Dalam kedua kasus disyaratkan \((d_r)^2=0\), dengan komposisi dipahami sebagai komposisi morfisme berderajat, dan datanya memuat isomorfisme tertentu \(\operatorname{H}(E_{r-1},d_{r-1})\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}E_r\).

Secara dual, barisan spektral bergradasi (atau bergradasi ganda) homologis didefinisikan sebagai data \((E^r,d^r)_{r\geq1}\) berikut, dengan syarat yang sama bahwa \((d^r)^2=0\) dan dengan isomorfisme tertentu \(\operatorname{H}(E^r,d^r)\simeq E^{r+1}\): \[\begin{array}{|c|c|c|c|} \hline \text{Versi} & E^r & d^r & \text{Derajat morfisme} \\ \hline \text{Bergradasi} & (E^r_p)_{p\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}) & (d^r_p)_p & d^r_p:E^r_p\xrightarrow{-r}E^r_{p-r} \\ \text{Bergradasi ganda} & (E^r_{p,q})_{(p,q)\in\ensuremath{\mathbb{Z}}^2}\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}\times\ensuremath{\mathbb{Z}}}) & (d^r_{p,q})_{(p,q)} & d^r_{p,q}:E^r_{p,q}\xrightarrow{+(-r,r-1)}E^r_{p-r,q+r-1} \\ \hline \end{array}\] Morfisme antarbarisan spektral ini didefinisikan dengan cara biasa dan harus kompatibel dengan isomorfisme yang ditentukan.

Jika digambar dalam koordinat \((p,q)\), arah \(d_r\) dan \(d^r\) pada barisan spektral bergradasi ganda adalah sebagai berikut.

Dalam versi mana pun, mengikuti pola sebelumnya kita dapat mendefinisikan objek-objek \(B_r^p\subset Z_r^p\), \(B_r^{p,q}\subset Z_r^{p,q}\), \(E_\infty^p\), \(E_\infty^{p,q}\), serta \(B^r_p\subset Z^r_p\), \(B^r_{p,q}\subset Z^r_{p,q}\), \(E^\infty_p\), \(E^\infty_{p,q}\), dan seterusnya.

Contoh (Kasus dengan lebar hingga). Dalam banyak situasi umum, suku-suku taknol suatu barisan spektral bergradasi ganda terkonsentrasi pada pita horizontal (atau vertikal) selebar \(s\), dengan \(s\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\), seperti pada gambar berikut:

\(r>s\) (atau \(r\geq s\)) mengakibatkan \(d_r^{p,q}=0\) untuk semua \(p,q\); dalam keadaan ini barisan spektral mengalami degenerasi pada halaman \(E_r\). Kasus homologis serupa.

Definisi. Misalkan \(\mathscr{E}\) adalah barisan spektral bergradasi ganda kohomologis (atau homologis), dan \(r\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Jika untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\) hanya terdapat berhingga banyak pasangan \((p,q)\in\ensuremath{\mathbb{Z}}^2\) yang memenuhi \(p+q=n\) dan \(E_r^{p,q}\neq0\) (atau \(E^r_{p,q}\neq0\)), maka \(E_r\) (atau \(E^r\)) disebut terbatas.

Dari \(E_{r+1}\simeq\operatorname{H}(E_r,d_r)\) terlihat bahwa \(E_r^{p,q}=0\implies E_{r+1}^{p,q}=0\). Khususnya, keterbatasan \(E_r\) mengakibatkan keterbatasan \(E_{r+1}\). Kasus homologis serupa.

Proposisi. Misalkan barisan spektral bergradasi ganda kohomologis (atau homologis) \(\mathscr{E}\) mempunyai \(E_r\) (atau \(E^r\)) yang terbatas. Untuk setiap \((p,q)\in\ensuremath{\mathbb{Z}}^2\) terdapat \(r(p,q)\) sedemikian sehingga, jika \(r\geq r(p,q)\), maka \(E_r^{p,q}=E_{r+1}^{p,q}\) (atau \(E^r_{p,q}=E^{r+1}_{p,q}\)). Akibatnya, limit \(\mathscr{E}\) ada dan memenuhi \(E_r^{p,q}=E_\infty^{p,q}\) (atau \(E^r_{p,q}=E^\infty_{p,q}\)).

Bukti. Cukup bahas kasus \(E_r\). Misalkan \(n\) tetap. Karena sifat keterbatasan, untuk \(r\) yang cukup besar dan semua \((p,q)\) dengan \(p+q=n\), berlaku \(E_r^{p-r,q+r-1}=0\), sehingga \(B_r^{p,q}=0\). Dengan cara yang sama, untuk \(r\) yang cukup besar berlaku \(E_r^{p+r,q-r+1}=0\), sehingga \(Z_r^{p,q}=E_r^{p,q}\). Ini membuktikan pernyataan tersebut.

Definisi. Misalkan \(\mathscr{E}\) adalah barisan spektral bergradasi ganda kohomologis (atau homologis), dan \(r\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Jika \(E_r^{p,q}\neq0\) (atau \(E^r_{p,q}\neq0\)) hanya mungkin untuk \(p,q\geq0\), maka \(E_r\) (atau \(E^r\)) dikatakan terletak di kuadran pertama. Kasus untuk kuadran-kuadran lain didefinisikan dengan cara serupa.

\(E_r\) yang terletak di kuadran pertama atau ketiga jelas terbatas. Dari \(E_{r+1}\simeq\operatorname{H}(E_r,d_r)\) tampak bahwa jika \(E_r\) terletak di kuadran pertama, dan seterusnya, maka \(E_{r+1}\) juga demikian. Kasus homologis serupa.

Catatan (Perhitungan tepi). Barisan spektral yang terletak di kuadran pertama sangat umum dijumpai. Untuk versi kohomologis, suku tepinya \(E_r^{\bullet,0}\) dan \(E_r^{0,\bullet}\) mempunyai sifat khusus. Misalkan \(p,q\geq1\). Dengan menelaah arah \(d_r\) dan mengingat bahwa \(E_{r+1}\simeq\operatorname{H}(E_r,d_r)\), kita memperoleh \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:edge-ss-coh}{}\begin{array}{cc} E_2^{p,0}\twoheadrightarrow E_3^{p,0}\twoheadrightarrow\cdots \twoheadrightarrow E_{p+1}^{p,0}=E_\infty^{p,0} & \text{($\because$ semua $d$ yang keluar bernilai $0$)}, \\ E_\infty^{0,q}=E_{q+2}^{0,q}\hookrightarrow E_{q+1}^{0,q} \hookrightarrow\cdots\hookrightarrow E_2^{0,q}\hookrightarrow E_1^{0,q} & \text{($\because$ semua $d$ yang masuk bernilai $0$)}. \end{array} \end{equation}\] Barisan spektral bergradasi ganda homologis di kuadran pertama memiliki sifat yang bersesuaian: \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:edge-ss-ho}{}\begin{array}{cc} E^\infty_{p,0}=E^{p+1}_{p,0}\hookrightarrow E^p_{p,0} \hookrightarrow\cdots\hookrightarrow E^3_{p,0}\hookrightarrow E^2_{p,0} & \text{($\because$ semua $d$ yang masuk bernilai $0$)}, \\ E^1_{0,q}\twoheadrightarrow E^2_{0,q}\twoheadrightarrow\cdots \twoheadrightarrow E^{q+2}_{0,q}=E^\infty_{0,q} & \text{($\because$ semua $d$ yang keluar bernilai $0$)}. \end{array} \end{equation}\]

Morfisme yang berasal dari persamaan atau persamaan secara bersama-sama disebut morfisme tepi. Dari uraian di atas diperoleh barisan eksak berikut (\(p\geq2\)): \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:low-exact-coh}{} 0\to E^{0,p-1}_\infty\to E^{0,p-1}_p\xrightarrow{d}E^{p,0}_p \to E^{p,0}_\infty\to0, \end{equation}\] dengan semua morfisme selain \(d\) merupakan morfisme tepi. Terdapat pula versi homologis dari barisan eksak tersebut (\(p\geq2\)): \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:low-exact-ho}{} 0\to E^\infty_{p,0}\to E^p_{p,0}\xrightarrow{d}E^p_{0,p-1} \to E^\infty_{0,p-1}\to0. \end{equation}\] Pembaca pemula sangat dianjurkan untuk menggambar sendiri arah morfisme \(d\) yang melibatkan suku-suku ini, menentukan kapan morfisme tersebut bernilai \(0\), lalu memverifikasi semua pernyataan di atas.

Pasangan eksak

Beberapa jenis barisan spektral yang umum dipakai berasal dari pasangan eksak, sebuah temuan W. Massey. Untuk menangkap gagasan utamanya, mula-mula kita kembali ke kasus tanpa derajat.

Definisi (Pasangan eksak). Pasangan eksak pada kategori abelian \(\mathcal{A}\) adalah diagram eksak berikut dalam \(\mathcal{A}\):

\(\mathscr{C}:=(D,E,i,j,k)\) didefinisikan dengan cara yang jelas.

Untuk suatu pasangan eksak \(\mathscr{C}=(D,E,i,j,k)\), definisikan \(d:=jk:E\to E\). Maka \(dj=jkj=0\) dan \(kd=kjk=0\), sehingga \(d^2=0\). Dari syarat keeksakan segera diperoleh faktorisasi berikut:

\(E':=\operatorname{H}(E,d)\), \(D':=i(D)\), dan \(i':=i|_{i(D)}:D'\to D'\).

Lema. Untuk suatu pasangan eksak \(\mathscr{C}=(D,E,i,j,k)\), data yang dibangun di atas,

Bukti. Dengan menelaah persamaan dan menggunakan syarat keeksakan, kita memperoleh \[\begin{align*} \operatorname{ker}(i') &= i(D)\cap\operatorname{ker}(i)=\operatorname{ker}(j)\cap k(E) \\ &=\operatorname{im}\left[\operatorname{ker}(d)\xrightarrow{k}i(D)\right]=\operatorname{im}(k'), \\ \operatorname{ker}(j') &= i\left(j^{-1}(jk(E))\right) \\ &=i\left(k(E)+\operatorname{ker}(j)\right)=i\left(i(D)\right)=\operatorname{im}(i'), \\ \operatorname{ker}(k') &= (\operatorname{ker}(k)\cap\operatorname{ker}(d))/\operatorname{im}(d) =(j(D)\cap\operatorname{ker}(jk))/\operatorname{im}(d) \\ &=j(D)/\operatorname{im}(d)=\operatorname{im}(j'). \end{align*}\] Jadi diagram segitiga yang baru tetap eksak.

Dengan mengiterasi prosedur ini diperoleh barisan pasangan eksak \((\mathscr{C}_{(r)})_{r\geq1}\), dengan \(\mathscr{C}_{(1)}=\mathscr{C}\) dan \(\mathscr{C}_{(r+1)}=\mathscr{C}_{(r)}'\) untuk \(r\geq1\). Jika \(\mathscr{C}_{(r)}=(D_r,E_r,i_r,j_r,k_r)\), maka \((E_r,d_r:=j_rk_r)_{r\geq1}\) memberikan suatu barisan spektral.

Lema. Untuk barisan spektral \((E_r,d_r)_{r\geq1}\) yang diperoleh dari pasangan eksak \(\mathscr{C}=(D,E,i,j,k)\), definisikan keluarga subobjek \(\overline{B}_r\subset\overline{Z}_r\) dari \(E=E_1\) menurut persamaan. Garis atas dipakai karena indeksnya dimulai dari \(r=1\); lihat Proposisi rujukan di bawah. Untuk \(r\geq0\) berlaku \[\begin{gather*} \overline{B}_{r+1}=j\left(\operatorname{ker}(i^r)\right) \subset k^{-1}\left(\operatorname{im}(i^r)\right)=\overline{Z}_{r+1}; \\ \overline{B}_\infty=j\left(\bigcup_{r\geq2}\operatorname{ker}(i^r)\right) \subset k^{-1}\left(\bigcap_{r\geq2}\operatorname{im}(i^r)\right) =\overline{Z}_\infty, \end{gather*}\] dengan syarat \(\bigcup_r\) dan \(\bigcap_r\) yang bersangkutan ada. Lebih tepatnya, pasangan eksak \(\mathscr{C}_{(r+1)}\) secara kanonik isomorfik dengan

\(\overline{k}_{r+1}\) diinduksi oleh \(k:E\to D\), sedangkan \(\overline{j}_{r+1}\) dicirikan oleh diagram komutatif

Bukti. Deskripsi pasangan eksak \(\mathscr{C}_{(r+1)}\) dapat dibuktikan secara rekursif. Kasus \(r=0\) langsung (\(i^0=\ensuremath{\mathrm{id}}\)), sedangkan deskripsi \(\overline{B}_{r+1}\) dan \(\overline{Z}_{r+1}\) merupakan akibat langsungnya. Karena rinciannya cukup rutin, rincian tersebut tidak dituliskan. Pernyataan \(\overline{B}_\infty\subset\overline{Z}_\infty\) mengikuti dari Lema rujukan (ii).

Selanjutnya kita jelaskan cara membangun pasangan eksak dari objek diferensial.

Proposisi. Misalkan \(\alpha:(D,d)\to(D,d)\) adalah monomorfisme dalam \(\mathcal{A}_d\), dan tuliskan \(d_\alpha\) untuk morfisme yang diinduksi oleh \(d\) pada \(\operatorname{coker}(\alpha)\). Maka terdapat pasangan eksak

\(\overline{B}_{r+1}\subset\overline{Z}_{r+1}\) dalam \(E_0:=\operatorname{coker}(\alpha)\), dan tuliskan \[0=:B_0\subset B_1\subset B_2\subset\cdots\subset Z_2\subset Z_1 \subset Z_0:=\operatorname{coker}(\alpha).\] Untuk semua \(r\geq0\) berlaku:

  • \(B_{r+1}\) adalah citra \((\alpha^r)^{-1}(dD)\subset D\) dalam \(\operatorname{coker}(\alpha)\);

  • \(Z_{r+1}\) adalah citra \(d^{-1}(\alpha^{r+1}D)\subset D\) dalam \(\operatorname{coker}(\alpha)\);

  • \(d_{r+1}\in\operatorname{End}(Z_{r+1}/B_{r+1})\) diinduksi oleh \(d^{-1}(\alpha^{r+1}D)\xrightarrow{d}\alpha^{r+1}D \xleftarrow[\sim]{\alpha^{r+1}}D\).

Khususnya, terdapat isomorfisme kanonik \[E_{r+1}\simeq\dfrac{Z_{r+1}}{B_{r+1}} \simeq\dfrac{d^{-1}(\alpha^{r+1}D)+\alpha D} {(\alpha^r)^{-1}(dD)+\alpha D},\qquad r\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq1}.\]

Bukti. Pasangan eksak tersebut diperoleh dengan menerapkan Lema rujukan (dengan \(T=\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{A}}\)) pada barisan eksak pendek dalam \(\mathcal{A}_d\) \[0\to(D,d)\xrightarrow{\alpha}(D,d) \to(\operatorname{coker}(\alpha),d_\alpha)\to0.\] Khususnya, morfisme \(j\) diinduksi oleh \(D\twoheadrightarrow\operatorname{coker}(\alpha)\), sedangkan \(k\) pada dasarnya merupakan morfisme penghubung dalam barisan eksak panjang. Deskripsi \(B_{r+1}\) tidak lain merupakan versi Lema rujukan yang diangkat ke \(E_0\). Untuk \(Z_{r+1}\), selain lema tersebut, unsur pentingnya ialah deskripsi morfisme penghubung \(k:\operatorname{H}(\operatorname{coker}(\alpha),d_\alpha)\to\operatorname{H}(D,d)\). Dengan meninjau kembali konstruksi persamaan dan persamaan, terlihat bahwa morfisme ini diinduksi oleh morfisme tengah \(\overline{d}\) dalam diagram komutatif dengan baris-baris eksak

\(\overline{d}\) sendiri berasal dari \(d:D\to D\). Pemeriksaan lainnya cukup panjang tetapi tidak sulit; pembaca dapat memulai dari kasus ketika \(\mathcal{A}\) adalah kategori modul.

Dengan demikian, barisan spektral yang diberikan oleh objek diferensial dapat dimulai dari \(0\) dengan mendefinisikan \(E_0:=\operatorname{coker}(\alpha)\) dan \(d_0:=d_\alpha\). Untuk kategori abelian dengan translasi \((\mathcal{A},T)\), karena morfisme berderajat tetap dapat dikomposisikan dan konsep-konsep seperti keeksakan tetap tersedia, teori pasangan eksak mudah diperluas ke keadaan ketika \(i,j,k\) memiliki derajat. Sebagai contoh, dalam situasi yang akan dibahas dalam §rujukan, kita dapat mempertimbangkan pasangan eksak

\(\mathscr{C}\). Perluasan alami Lema rujukan ke kasus berderajat memperlihatkan bahwa \(\mathscr{C}_{(r)}\) berbentuk \(\text{READERDIAGRAM0010}\). Karena itu \(d_r=j_rk_r\) merupakan morfisme berderajat \(r\). Barisan spektral yang diperoleh dengan cara ini bergradasi.

Barisan spektral objek diferensial terfiltrasi

Sepanjang bagian ini, kita bekerja dengan kategori abelian dengan translasi \((\mathcal{A},T)\).

Definisi. Objek \((X,d)\in\operatorname{Ob}((\mathcal{A},T)_d)\) yang dilengkapi filtrasi \(\left(\mathrm{F}^\bullet X,d_{\mathrm{F}^\bullet X}\right)\) disebut objek diferensial terfiltrasi pada \((\mathcal{A},T)\). Dalam keadaan ini, \(\operatorname{gr}^pX\) juga dilengkapi secara alami dengan \(\operatorname{gr}^pd:\operatorname{gr}^pX\to T\operatorname{gr}^pX\), sehingga \((\operatorname{gr}^pX,\operatorname{gr}^pd)\in\operatorname{Ob}((\mathcal{A},T)_d)\).

Karena \(d_{\mathrm{F}^pX}\) pada subobjek \(\mathrm{F}^pX\) sebaiknya dipahami sebagai restriksi \(d:X\to TX\), selanjutnya kita tetap menuliskannya sebagai \(d\). Definisi serupa dapat diberikan untuk filtrasi menaik, dengan pernyataan yang sepenuhnya dual. Kita kembali ke barisan spektral. Bagian sebelumnya menjelaskan cara membangun pasangan eksak dari objek diferensial. Sekarang perhatikan objek diferensial terfiltrasi \((X,d,\mathrm{F}^\bullet X)\) pada \(\mathcal{A}\). Tuliskan \(S:(Y^p)_p\mapsto(Y^{p+1})_p\) untuk funktor translasi standar pada \(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\); jelas bahwa \(S\) berkomutasi dengan \(T\) yang bekerja pada setiap \(Y^p\). Karena itu morfisme yang akan dibahas mempunyai dua jenis derajat: “derajat filtrasi” yang bersesuaian dengan \(S\), dan “derajat internal” yang bersesuaian dengan \(T\). Untuk sementara kita berfokus pada yang pertama. Karena filtrasi tersebut menurun, terdapat monomorfisme \[\alpha:\left(\mathrm{F}^{p+1}X,d\right)_{p\in\ensuremath{\mathbb{Z}}} \hookrightarrow S^{-1}\left(\mathrm{F}^{p+1}X,d\right)_{p\in\ensuremath{\mathbb{Z}}} =\left(\mathrm{F}^{p}X,d\right)_{p\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}.\] Dengan demikian, \(E_0:=\operatorname{coker}(\alpha)=\left(\operatorname{gr}^pX,\operatorname{gr}^pd\right)_{p\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) dan \(E_1^p=\operatorname{H}(\operatorname{gr}^pX,\operatorname{gr}^pd)\). Pandang \(\alpha\) sebagai morfisme berderajat \(-1\) dalam \(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) (terhadap \(S\)). Dengan menerapkan Proposisi rujukan, kita memperoleh pasangan eksak berderajat pada \(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\):

\(\nwarrow\) berasal dari morfisme penghubung yang diinduksi oleh barisan eksak pendek \(0\to(\mathrm{F}^{p+1}X,d)\to(\mathrm{F}^pX,d) \to(\operatorname{gr}^pX,\operatorname{gr}^pd)\to0\). Barisan \(\mathscr{E}=(E_r^p,d_r^p)_{\substack{r\geq0\\p\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}}\) yang diperoleh dengan cara ini disebut barisan spektral yang ditentukan oleh \(\mathrm{F}^\bullet X\) dalam \(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\). Pada akhir §rujukan telah dijelaskan bahwa \(d_r\) adalah morfisme berderajat \(r\) terhadap \(S\), yaitu \[d_r=\left(d_r^p:E_r^p\to(S^rE_r)^p=E_r^{p+r}\right)_{p\in\ensuremath{\mathbb{Z}}};\] tentu saja, derajat \(d_r\) juga dapat dibaca dari rumus dalam Proposisi rujukan. Dengan kata lain, objek diferensial terfiltrasi \((X,d,\mathrm{F}^\bullet X)\) menghasilkan barisan spektral bergradasi kohomologis sebagaimana dalam Definisi rujukan. Perhatikan bahwa \(d_r^p\) di sini mungkin juga mempunyai derajat internal (kecuali jika \(T=\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{A}}\)); derajat ini tidak dicantumkan dalam notasi dan akan dirinci dalam §rujukan. Menurut pola persamaan, definisikan subobjek dari \(Z_0=(\operatorname{gr}^pX,\operatorname{gr}^pd)_p\) sebagai \[B_r=(B_r^p)_p\subset(Z_r^p)_p=Z_r.\] Untuk menyederhanakan notasi, pernyataan berikut tidak menampilkan derajat internal \(d\); ini setara dengan meninjau kasus khusus \(T=\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{A}}\). Perluasan ke kasus umum bersifat rutin: funktor translasi cukup disisipkan pada tempat yang tepat dalam setiap kemunculan \(d^{-1}(\cdots)\) atau \(d(\cdots)\) agar ungkapannya bermakna secara ketat.

Proposisi. Untuk objek diferensial terfiltrasi \((X,d,\mathrm{F}^\bullet X)\), barisan spektral terkait memenuhi \[\begin{align*} Z_r^p&=\dfrac{\left(\mathrm{F}^pX\cap d^{-1}\mathrm{F}^{p+r}X\right) +\mathrm{F}^{p+1}X}{\mathrm{F}^{p+1}X}, \\ B_r^p&=\dfrac{\left(\mathrm{F}^pX\cap d\mathrm{F}^{p-r+1}X\right) +\mathrm{F}^{p+1}X}{\mathrm{F}^{p+1}X}, \end{align*}\] dan \(d_r^p:E_r^p\to E_r^{p+r}\) diinduksi oleh morfisme \(d^{-1}\mathrm{F}^{p+r}X\xrightarrow{d} \mathrm{F}^{p+r}X\cap\operatorname{ker}(d)\).

Bukti. Perhatikan bahwa komponen berderajat \(p\) dari \(\alpha^r\) dapat dipandang sebagai penyertaan \(\mathrm{F}^pX\hookrightarrow\mathrm{F}^{p-r}X\) atau \(\mathrm{F}^{p+r}X\hookrightarrow\mathrm{F}^pX\). Pernyataan tersebut merupakan versi bergradasi dari Proposisi rujukan.

Karena \(\varinjlim\) dan \(\varprojlim\) dalam \(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) diambil derajat demi derajat, \(E_\infty=(E_\infty^p)_{p\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) dapat dituliskan sebagai \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:filtered-diff-infty}{} E_\infty^p=\dfrac{Z_\infty^p}{B_\infty^p} =\dfrac{\bigcap_r\left((\mathrm{F}^pX\cap d^{-1}\mathrm{F}^{p+r}X) +\mathrm{F}^{p+1}X\right)} {\bigcup_r\left((\mathrm{F}^pX\cap d\mathrm{F}^{p-r+1}X) +\mathrm{F}^{p+1}X\right)}, \end{equation}\] dengan syarat \(\bigcap\) dan \(\bigcup\) yang ditampilkan ada untuk setiap \(p\).

Catatan. Proposisi rujukan mengenai barisan spektral dari objek diferensial terfiltrasi merupakan landasan pembahasan selanjutnya dalam bab ini. Proposisi tersebut merupakan penerapan pasangan eksak, tetapi rumus dalam Proposisi rujukan juga dapat dipandang sebagai definisi langsung, lalu semua sifat yang diperlukan bagi barisan spektral diperiksa dari rumus itu.

Berdasarkan deskripsi di atas, barisan spektral \(E_r^p\) dari \((X,d,\mathrm{F}^\bullet X)\) dapat dipandang sebagai proses pendekatan bertahap terhadap \(\operatorname{H}(X,d)\). Untuk memperjelas arti “mendekati”, kita memerlukan konsep berikut.

Definisi (Filtrasi terinduksi). Untuk suatu objek diferensial terfiltrasi \((X,d,\mathrm{F}^\bullet X)\) pada \((\mathcal{A},T)\), objek \(\operatorname{H}(X,d)\) dilengkapi filtrasi terinduksi \[\mathrm{F}^p\operatorname{H}(X,d):= \operatorname{im}\left[\mathrm{F}^pX\cap\operatorname{ker}(d)\to\operatorname{H}(X,d)\right], \qquad p\in\ensuremath{\mathbb{Z}}.\]

Lema. Jika terdapat \(N\) dengan \(\mathrm{F}^NX=0\), maka \(\mathrm{F}^N\operatorname{H}(X,d)=0\). Jika \(\mathrm{F}^\bullet X\) merupakan filtrasi menyeluruh menurut Definisi rujukan, maka \(\mathrm{F}^\bullet\operatorname{H}(X,d)\) juga menyeluruh.

Bukti. Bagian pertama langsung; kita buktikan bagian kedua. Menurut Lema rujukan (ii), \(\bigcup_p\mathrm{F}^p\operatorname{H}(X,d)\) adalah citra dari \(\bigcup_p(\mathrm{F}^pX\cap\operatorname{ker}(d))\), sedangkan persamaan memberikan \[\bigcup_p\left(\mathrm{F}^pX\cap\operatorname{ker}(d)\right) =\left(\bigcup_p\mathrm{F}^pX\right)\cap\operatorname{ker}(d)=\operatorname{ker}(d).\] Selain itu, jika terdapat \(M\) dengan \(\mathrm{F}^MX=X\), tentu saja \(\mathrm{F}^M\operatorname{H}(X,d)=\operatorname{H}(X,d)\).

Versi bergradasi dari pengamatan ini akan diterapkan dalam §rujukan.

Lema. Untuk objek diferensial terfiltrasi \((X,d,\mathrm{F}^\bullet X)\) dan setiap \(p\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), terdapat isomorfisme kanonik \[\operatorname{gr}^p\operatorname{H}(X,d)\simeq \dfrac{\mathrm{F}^pX\cap\operatorname{ker}(d)} {(\mathrm{F}^{p+1}X\cap\operatorname{ker}(d)) +(\mathrm{F}^pX\cap\operatorname{im}(T^{-1}d))}.\]

Bukti. Uraikan definisi \(\mathrm{F}^p\operatorname{H}(X,d)/\mathrm{F}^{p+1}\operatorname{H}(X,d)\) dan gunakan teorema isomorfisme standar untuk kategori abelian, Proposisi rujukan, untuk memperoleh \[\begin{align*} \operatorname{gr}^p\operatorname{H}(X,d) &=\dfrac{(\mathrm{F}^pX\cap\operatorname{ker}(d))+\operatorname{im}(T^{-1}d)} {(\mathrm{F}^{p+1}X\cap\operatorname{ker}(d))+\operatorname{im}(T^{-1}d)} \\ &=\dfrac{(\mathrm{F}^pX\cap\operatorname{ker}(d)) +(\mathrm{F}^{p+1}X\cap\operatorname{ker}(d))+\operatorname{im}(T^{-1}d)} {(\mathrm{F}^{p+1}X\cap\operatorname{ker}(d))+\operatorname{im}(T^{-1}d)} \\ &\simeq\dfrac{\mathrm{F}^pX\cap\operatorname{ker}(d)} {((\mathrm{F}^{p+1}X\cap\operatorname{ker}(d))+\operatorname{im}(T^{-1}d)) \cap(\mathrm{F}^pX\cap\operatorname{ker}(d))} \\ &=\dfrac{\mathrm{F}^pX\cap\operatorname{ker}(d)} {(\mathrm{F}^{p+1}X\cap\operatorname{ker}(d)) +(\mathrm{F}^pX\cap\operatorname{im}(T^{-1}d))}. \end{align*}\] Langkah terakhir memakai fakta bahwa \(\mathrm{Sub}_X\) adalah kekisi modular1 (Teorema rujukan), serta \(\mathrm{F}^{p+1}X\cap\operatorname{ker}(d)\subset\mathrm{F}^pX\cap\operatorname{ker}(d)\) dan \(\operatorname{im}(T^{-1}d)\subset\operatorname{ker}(d)\). Langkah-langkah lainnya standar.

Bukti. Misalkan \(p\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Dari ungkapan untuk \(E_\infty^p\) dalam persamaan, pembilangnya memuat \((\mathrm{F}^pX\cap\operatorname{ker}(d))+\mathrm{F}^{p+1}X\), sedangkan penyebutnya terkandung dalam \((\mathrm{F}^pX\cap\operatorname{im}(T^{-1}d))+\mathrm{F}^{p+1}X\) (ingat bahwa \(d\) adalah morfisme \(X\to TX\)). Dengan demikian diperoleh subkuosien berikut dari \(E_\infty^p\): \[\begin{multline*} \dfrac{(\mathrm{F}^pX\cap\operatorname{ker}(d))+\mathrm{F}^{p+1}X} {(\mathrm{F}^pX\cap\operatorname{im}(T^{-1}d))+\mathrm{F}^{p+1}X} \\ \simeq\dfrac{\mathrm{F}^pX\cap\operatorname{ker}(d)} {((\mathrm{F}^pX\cap\operatorname{im}(T^{-1}d))+\mathrm{F}^{p+1}X) \cap(\mathrm{F}^pX\cap\operatorname{ker}(d))} \\ =\dfrac{\mathrm{F}^pX\cap\operatorname{ker}(d)} {(\mathrm{F}^pX\cap\operatorname{im}(T^{-1}d)) +(\mathrm{F}^{p+1}X\cap\operatorname{ker}(d))}. \end{multline*}\] Isomorfisme pertama bersifat standar. Kesamaan berikutnya memakai fakta bahwa \(\mathrm{Sub}_X\) adalah kekisi modular, bersama \(\mathrm{F}^pX\cap\operatorname{im}(T^{-1}d) \subset\mathrm{F}^pX\cap\operatorname{ker}(d)\) dan \(\mathrm{F}^{p+1}X\subset\mathrm{F}^pX\). Sekarang terapkan Lema rujukan.

Definisi konvergensi sedikit berbeda-beda antar-rujukan. Semua pernyataan di atas memiliki versi yang bersesuaian untuk objek diferensial dengan filtrasi menaik \((X,d,\mathrm{F}_\bullet X)\) dan barisan spektral bergradasi homologis terkait.


  1. Artinya, untuk semua subobjek \(A,A^\flat,B\subset X\) dengan \(A^\flat\subset A\), berlaku \(A^\flat+(A\cap B)=(A^\flat+B)\cap A\).↩︎

Barisan spektral kompleks terfiltrasi

Kita melanjutkan gagasan dari §rujukan, dengan kategori abelian \(\mathcal{A}\) tetap. Hasil Proposisi rujukan mengenai objek diferensial terfiltrasi dapat diperluas agar morfisme \(d\) boleh mempunyai derajat. Secara khusus, teori ini dapat diterapkan pada kompleks terfiltrasi. Secara konkret, gantilah \(\mathcal{A}\) sebelumnya dengan \(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) dan tuliskan \(T\) untuk funktor translasinya. Menurut Contoh rujukan, objek \((X,d)\) dalam \((\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}},T)_d\) dapat diidentifikasi dengan kompleks \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\). Jika selanjutnya kita mengambil filtrasi menurun \((X,d,\mathrm{F}^\bullet X)\), maka \[\begin{align*} \operatorname{H}(X,d)&=\left(\operatorname{H}^n(X)\right)_{n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}, \\ \operatorname{H}\left(\mathrm{F}^pX,d\right) &=\left(\operatorname{H}^n\left(\mathrm{F}^pX\right)\right)_{n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}, \\ \mathrm{F}^p\operatorname{H}^n(X)&:= \operatorname{im}\left[\mathrm{F}^pX^n\cap\operatorname{ker}(d_X^n)\to\operatorname{H}^n(X)\right] \quad\text{(Definisi~\href{#def:induced-filtration-H}{rujukan}).} \end{align*}\] Jadi, \(E_r\) dalam barisan spektral \(\mathscr{E}\) yang dibangun sebelumnya sebenarnya bernilai dalam \(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}\times\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) dan merupakan objek bergradasi ganda. Selain derajat filtrasi \(p\), terdapat “derajat internal” \(n\) yang berasal dari struktur kompleks; funktor translasi \(S\) dan \(T\) yang bersesuaian dengan keduanya komutatif secara ketat. Kita telah mengetahui bahwa derajat \(d_r\) terhadap \(S\) adalah \(r\); sekarang kita tentukan derajatnya terhadap \(T\).

  • Dalam pasangan eksak \(\mathscr{C}_{(1)}\) yang dipakai untuk membangun \(\mathscr{E}\), morfisme \(\nwarrow\) berderajat \(1\) terhadap \(T\), sedangkan morfisme lainnya berderajat nol. Memang, \(\nwarrow\) berasal dari morfisme penghubung kohomologi sehingga berderajat \(1\) terhadap \(T\), dan panah lainnya jelas berderajat nol.

  • Dengan memakai deskripsi dalam Lema rujukan, pernyataan tersebut berlaku secara rekursif bagi \(\mathscr{C}_{(r)}\) untuk semua \(r\).

  • Akibatnya, \(d_r\) dan \(d\) dalam \((X,d)\) sama-sama merupakan morfisme berderajat \(1\) terhadap \(T\). Hal ini juga langsung tampak dari deskripsi dalam Proposisi rujukan.

Untuk keperluan penerapan, secara konvensional kita mengganti indeks dengan \(p\) dan \(q:=n-p\). Dengan demikian, \[\begin{gather*} E_r=(E_r^{p,q})_{(p,q)\in\ensuremath{\mathbb{Z}}^2} =\left(Z_r^{p,q}/B_r^{p,q}\right)_{(p,q)\in\ensuremath{\mathbb{Z}}^2}, \\ E_0^{p,q}=\left(\operatorname{gr}^pX\right)^{p+q}, \\ E_1^{p,q}=\operatorname{H}^{p+q}\left(\operatorname{gr}^pX,\operatorname{gr}^pd\right), \\ d_r=\left(d_r^{p,q}:E_r^{p,q}\to E_r^{p+r,q-r+1}\right)_{(p,q)\in\ensuremath{\mathbb{Z}}^2} :E_r\xrightarrow{(r,-r+1)}E_r. \end{gather*}\] Dengan kata lain, kompleks terfiltrasi menghasilkan barisan spektral bergradasi ganda kohomologis sebagaimana dalam Definisi rujukan. Secara dual, kompleks rantai dengan filtrasi menaik menghasilkan barisan spektral bergradasi ganda homologis.

Contoh. Perhatikan kompleks terfiltrasi \((X,d,\mathrm{F}^\bullet X)\). Jika untuk semua \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\) berlaku \(\mathrm{F}^0X^n=X^n\) dan \(\mathrm{F}^{n+1}X^n=0\), maka \(E_0\) terletak di kuadran pertama (Definisi rujukan). Hal ini langsung mengikuti dari \(E_0^{p,q}=(\operatorname{gr}^pX)^{p+q}\).

Proposisi. Untuk suatu kompleks \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\) dengan filtrasi menurun \(\mathrm{F}^\bullet X\), barisan spektral terkait memenuhi \[\begin{align*} Z_r^{p,q}&= \dfrac{\left(\mathrm{F}^pX^{p+q}\cap d^{-1}\mathrm{F}^{p+r}X^{p+q+1}\right)+\mathrm{F}^{p+1}X^{p+q}} {\mathrm{F}^{p+1}X^{p+q}}, \\ B_r^{p,q}&= \dfrac{\left(\mathrm{F}^pX^{p+q}\cap d\mathrm{F}^{p-r+1}X^{p+q-1}\right)+\mathrm{F}^{p+1}X^{p+q}} {\mathrm{F}^{p+1}X^{p+q}}, \end{align*}\] dan \(d_r^{p,q}:E_r^{p,q}\to E_r^{p+r,q-r+1}\) diinduksi oleh \[d^{-1}\mathrm{F}^{p+r}X^{p+q+1}\xrightarrow{d} \mathrm{F}^{p+r}X^{p+q+1}\cap\operatorname{ker}(d).\]

Bukti. Dalam Proposisi rujukan, sertakan derajat kompleks \(n=p+q\) dan perhatikan bahwa \(d\) berderajat \(1\) terhadap funktor translasi kompleks \(T\).

Dengan cara yang sama, persamaan mempunyai versi bergradasi ganda \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:filtered-cplx-infty}{} E_\infty^{p,q}=\dfrac{Z_\infty^{p,q}}{B_\infty^{p,q}} =\dfrac{\bigcap_r\left((\mathrm{F}^pX^{p+q}\cap d^{-1}\mathrm{F}^{p+r}X^{p+q+1})+\mathrm{F}^{p+1}X^{p+q}\right)} {\bigcup_r\left((\mathrm{F}^pX^{p+q}\cap d\mathrm{F}^{p-r+1}X^{p+q-1})+\mathrm{F}^{p+1}X^{p,q}\right)}, \end{equation}\] dengan syarat \(\bigcup\) dan \(\bigcap\) yang ditampilkan ada. Dalam keadaan ini \(E_\infty=(E_\infty^{p,q})_{(p,q)\in\ensuremath{\mathbb{Z}}^2}\). Definisi–Proposisi rujukan sekarang menjadi versi bergradasi ganda: untuk semua \(p,q\), objek \(\operatorname{gr}^p\operatorname{H}^{p+q}(X)\) secara kanonik dapat direalisasikan sebagai subkuosien dari \(E_\infty^{p,q}\). Sifat konvergensi barisan spektral pun diperinci sesuai dengan gradasi tersebut.

Definisi. Untuk kompleks terfiltrasi \((X,d,\mathrm{F}^\bullet X)\) pada \(\mathcal{A}\), bangun barisan spektral bergradasi kohomologis terkait \((E_r,d_r)_r\). Jika \(\bigcap_r\) dan \(\bigcup_r\) dalam persamaan ada, maka \(\operatorname{gr}^p\operatorname{H}^{p+q}(X)\) secara kanonik dapat direalisasikan sebagai subkuosien dari \(E_\infty^{p,q}\).

  • Jika \(\operatorname{gr}^p\operatorname{H}^{p+q}(X)=E_\infty^{p,q}\) untuk semua \((p,q)\in\ensuremath{\mathbb{Z}}^2\), maka \((E_r,d_r)_r\) disebut konvergen lemah.

  • Jika barisan tersebut konvergen lemah dan, untuk semua \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), filtrasi \(\mathrm{F}^\bullet\operatorname{H}^n(X)\) menyeluruh serta lengkap, maka \((E_r,d_r)_r\) disebut konvergen kuat.

Konvensi. Konvergensi kuat barisan spektral juga ditulis \(E_r^{p,q}\Rightarrow\operatorname{H}^{p+q}(X)\). Subskrip \(r\) biasanya ditulis secara konkret sebagai \(1\), \(2\), dan seterusnya, bergantung pada halaman barisan spektral yang hendak kita deskripsikan.

Lebih umum, misalkan diberikan barisan spektral bergradasi ganda kohomologis \(\mathscr{E}\), objek bergradasi terfiltrasi \((H,\mathrm{F}^\bullet H)\), dan isomorfisme \(E_\infty^{p,q}\simeq\operatorname{gr}^pH^{p+q}\), dengan \(\mathrm{F}^\bullet H\) menyeluruh serta lengkap. Situasi ini juga kita nyatakan dengan \(E_r^{p,q}\Rightarrow H^{p+q}\). Kasus barisan spektral bergradasi ganda homologis diperlakukan dengan cara serupa; khususnya, \(E^r_{p,q}\Rightarrow H_{p+q}\) berarti \(E^\infty_{p,q}\simeq\operatorname{gr}_pH_{p+q}\).

Teorema konvergensi klasik berikut sudah cukup untuk penerapan awal. Untuk syarat konvergensi yang lebih umum, lihat [Boa99].

Teorema (Teorema konvergensi klasik). Perhatikan kompleks terfiltrasi \((X,d,\mathrm{F}^\bullet X)\). Andaikan bahwa untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\),

Maka barisan spektral terkait konvergen kuat (Definisi–Proposisi rujukan).

Jika syarat tersebut diperkuat sehingga filtrasi setiap \(X^n\) hingga (Definisi rujukan), maka filtrasi terinduksi pada \(\operatorname{H}^n(X)\) juga hingga. Dalam keadaan ini barisan spektral terkait terbatas (Definisi rujukan).

Bukti. Menurut versi bergradasi Lema rujukan, filtrasi terinduksi \(\mathrm{F}^\bullet\operatorname{H}^n(X)\) menyeluruh serta lengkap. Jadi cukup dibuktikan konvergensi lemah.

Kita perlu mengingat bukti Definisi–Proposisi rujukan, yang menjelaskan cara merealisasikan \(\operatorname{gr}^p\operatorname{H}^{p+q}(X)\) sebagai subkuosien dari \(E_\infty^{p,q}\) untuk setiap \((p,q)\in\ensuremath{\mathbb{Z}}^2\). Unsur kuncinya adalah \[\begin{equation*} \begin{split} \bigcap_r&\left(\left(\mathrm{F}^pX^{p+q}\cap d^{-1}\mathrm{F}^{p+r}X^{p+q+1}\right)+\mathrm{F}^{p+1}X^{p+q}\right) \\ &\supset(\mathrm{F}^pX^{p+q}\cap\operatorname{ker}(d))+\mathrm{F}^{p+1}X^{p+q},\\ \bigcup_r&\left(\left(\mathrm{F}^pX^{p+q}\cap d\mathrm{F}^{p-r+1}X^{p+q-1}\right)+\mathrm{F}^{p+1}X^{p+q}\right) \\ &\subset(\mathrm{F}^pX^{p+q}\cap\operatorname{im}(d))+\mathrm{F}^{p+1}X^{p+q}. \end{split} \end{equation*}\] Membuktikan konvergensi lemah setara dengan memperkuat kedua inklusi ini menjadi kesamaan. Akan tetapi, jika \(r\gg0\) relatif terhadap \(p,q\), isi \(\bigcap_r\) pada baris pertama tepat merupakan \((\mathrm{F}^pX^{p+q}\cap\operatorname{ker}(d))+\mathrm{F}^{p+1}X^{p+q}\), sehingga kesamaan berlaku.

Untuk baris kedua, suku \(+\mathrm{F}^{p+1}X^{p+q}\) dapat dikeluarkan dari \(\bigcup_r\). Ingat bahwa \(d(\mathrm{F}^\bullet X^n)\) merupakan filtrasi menyeluruh dari \(d(X^n)\). Karena itu, \[\begin{multline*} \bigcup_r\left(\mathrm{F}^pX^{p+q}\cap d\mathrm{F}^{p-r+1}X^{p+q-1}\right)\\ \xlongequal{\because\;\text{\href{#eqn:exhaustion-intersection}{persamaan}}} \mathrm{F}^pX^{p+q}\cap\bigcup_r d\mathrm{F}^{p-r+1}X^{p+q-1}\\ =\mathrm{F}^pX^{p+q}\cap d\bigcup_r \mathrm{F}^{p-r+1}X^{p+q-1} =\mathrm{F}^pX^{p+q}\cap\operatorname{im}(d). \end{multline*}\]

Terakhir, andaikan filtrasi setiap \(X^n\) hingga. Maka \(\mathrm{F}^\bullet\operatorname{H}^n(X)\) tentu terbatas. Untuk membuktikan bahwa barisan spektralnya terbatas, misalkan \(r,n\) tetap dan ambil \(p+q=n\). Menurut deskripsi dalam Proposisi rujukan, jika \(p\gg0\) maka pembilang \(Z_r^{p,q}\) bernilai \(0\), sedangkan jika \(p\ll0\) maka penyebutnya sama dengan \(X^n\). Jadi hanya ada berhingga banyak \((p,q)\) dengan \(E_{r+1}^{p,q}\neq0\).

Versi dualnya jelas dan tidak kita ulangi.

Korolari (Barisan eksak untuk suku berderajat rendah). Misalkan kompleks terfiltrasi \((X,d,\mathrm{F}^\bullet X)\) memenuhi \[\mathrm{F}^0X^n=X^n,\qquad \mathrm{F}^{n+1}X^n=0, \qquad n\in\ensuremath{\mathbb{Z}},\] seperti dalam Contoh rujukan. Barisan spektral terkait memberikan barisan eksak kanonik \[0\to E_2^{1,0}\to\operatorname{H}^1(X)\to E_2^{0,1}\xrightarrow{d}E_2^{2,0} \to\operatorname{H}^2(X).\] Secara dual, untuk kompleks rantai \(X\) dengan filtrasi menaik, jika \(\mathrm{F}_{-1}X=0\) dan \(\mathrm{F}_nX=X\), terdapat barisan eksak kanonik \[\operatorname{H}_2(X)\to E^2_{2,0}\xrightarrow{d}E^2_{0,1}\to\operatorname{H}_1(X) \to E^2_{1,0}\to0.\]

Bukti. Substitusikan \(p=2\) dalam persamaan untuk memperoleh barisan eksak \[0\to E_\infty^{0,1}\to E_2^{0,1}\xrightarrow{d}E_2^{2,0} \to E_\infty^{2,0}\to0.\] Berdasarkan Teorema Konvergensi Klasik rujukan, berlaku \(E_\infty^{0,1}\simeq\operatorname{gr}^0\operatorname{H}^1(X)\), \(E_\infty^{1,0}\simeq\operatorname{gr}^1\operatorname{H}^1(X)\), dan \(E_\infty^{2,0}\simeq\operatorname{gr}^2\operatorname{H}^2(X)\). Dari syarat diperoleh \[\begin{gather*} \operatorname{gr}^2\operatorname{H}^2(X)=\mathrm{F}^2\operatorname{H}^2(X),\qquad \operatorname{gr}^1\operatorname{H}^1(X)=\mathrm{F}^1\operatorname{H}^1(X),\\ \operatorname{gr}^0\operatorname{H}^1(X)=\operatorname{H}^1(X)/\mathrm{F}^1\operatorname{H}^1(X) =\operatorname{H}^1(X)/E_\infty^{1,0}. \end{gather*}\] Selain itu, substitusi \(p=1\) dalam persamaan memberikan \(E_2^{1,0}=E_\infty^{1,0}\). Menggabungkan semua kesamaan ini menghasilkan barisan eksak yang dinyatakan. Versi homologis serupa.

Jika \(E_r^{p,q}\) konvergen kuat, maka setelah mengetahui cukup banyak halaman \((E_r,d_r)\), pada prinsipnya kita dapat membaca \((\operatorname{gr}^p\operatorname{H}^{p+q}(X))_{p,q\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) dari \(E_\infty\). Akan tetapi, beralih dari \((\operatorname{gr}^p\operatorname{H}^n(X))_p\) ke \(\operatorname{H}^n(X)\) berarti menentukan serangkaian ekstensi dalam \(\mathcal{A}\), yang umumnya tidak mudah kecuali \(\operatorname{H}^n(X)\) terbelah. Jika kita hanya mempertimbangkan sifat yang lebih kasar, barisan spektral kadang-kadang memberi jawaban ringkas. Contoh berikut pada dasarnya merupakan penerapan prinsip Euler–Poincaré.

Lema. Misalkan \(\mathscr{E}=(E_r,d_r)_{r\geq1}\) adalah barisan spektral bergradasi ganda kohomologis dan terdapat \(r\) sedemikian sehingga \[\left\{(p,q)\in\ensuremath{\mathbb{Z}}^2:E_r^{p,q}\neq0\right\} \quad\text{merupakan himpunan hingga}.\] Maka untuk \(r\gg0\), \(\mathscr{E}\) mengalami degenerasi pada halaman \(E_r\).

Bukti. Menurut syarat tersebut, jika \(r\) cukup besar maka semua suku taknol \(E_r\) terkonsentrasi pada suatu daerah dengan panjang dan lebar hingga. Terapkan Contoh rujukan.

Proposisi. Misalkan barisan spektral bergradasi ganda kohomologis \((E_r,d_r)_r\) memenuhi syarat-syarat berikut:

Maka dalam grup \(\mathrm{K}_0(\mathcal{A})\) dari Definisi rujukan, untuk \(r\gg0\) berlaku \[\sum_{n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}(-1)^n[H^n] =\sum_{p,q\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}(-1)^{p+q}[E_r^{p,q}],\] dan kedua ruas merupakan jumlah hingga.

Bukti. Untuk \(r\gg0\), hanya berhingga banyak suku di ruas kanan yang taknol. Selain itu, \[E_{r+1}^{p,q}\simeq\operatorname{H}\left[ E_r^{p-r,q+r-1}\xrightarrow{d}E_r^{p,q} \xrightarrow{d}E_r^{p+r,q-r+1}\right].\] Jika derajat dihitung menurut \(n:=p+q\), maka \(d\) berderajat \(1\). Ambil jumlah berselang-seling terhadap \(n\) dalam \(\mathrm{K}_0(\mathcal{A})\), lalu terapkan Teorema rujukan, untuk memperoleh \[\sum_{p,q\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}(-1)^{p+q}[E_r^{p,q}] =\sum_{p,q\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}(-1)^{p+q}[E_{r+1}^{p,q}].\]

Lema rujukan menunjukkan bahwa barisan spektral pada akhirnya mengalami degenerasi. Jadi, jika \(r\gg0\), berlaku \(E_r^{p,q}=E_\infty^{p,q}\) untuk semua \((p,q)\). Karena itu, \[\sum_{p,q}(-1)^{p+q}[E_r^{p,q}] =\sum_{p,q}(-1)^{p+q}[\operatorname{gr}^p\operatorname{H}^{p+q}(X)] =\sum_n(-1)^n\sum_p[\operatorname{gr}^pH^n],\] dan syarat-syarat di atas memastikan bahwa semua jumlah tersebut hingga. Menurut Lema rujukan (v) dan sifat \(\mathrm{F}^\bullet H\), kita juga mempunyai \(\sum_p[\operatorname{gr}^pH^n(X)]=[\operatorname{H}^n(X)]\).

Jika \((E_r,d_r)_r\) berasal dari kompleks terfiltrasi \((X,d,\mathrm{F}^\bullet)\) dan filtrasi \(\mathrm{F}^\bullet X^n\) pada setiap \(X^n\) hingga, maka Teorema rujukan memastikan bahwa syarat konvergensi kuat \(E_r^{p,q}\Rightarrow\operatorname{H}^{p+q}(X)\) dalam Proposisi rujukan berlaku secara otomatis. Akan tetapi, syarat mengenai \(\{(p,q):E_r^{p,q}\neq0\}\) tidak otomatis berlaku. Kompleks terfiltrasi sudah cukup untuk menghasilkan beberapa barisan spektral sederhana namun berguna; lihat latihan bab ini. Karena pokok bahasan buku ini adalah aljabar, beberapa barisan spektral yang paling dikenal berasal dari bikompleks. Karena itu, sekarang kita beralih ke kasus bikompleks.

Barisan spektral bikompleks dan penerapannya

Sepanjang bagian ini, kita mengasumsikan bahwa kategori abelian \(\mathcal{A}\) mempunyai jumlah langsung terhitung atau produk terhitung yang diperlukan. Misalkan \(X\) bikompleks pada \(\mathcal{A}\), ditulis \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^2(\mathcal{A}))\). Kompleks total \(\operatorname{tot}_{\oplus}X\) mempunyai dua filtrasi menurun, \[\begin{align*} \mathrm{F}^p_{\mathrm{I}} (\operatorname{tot}_{\oplus} X)^n & = \bigoplus_{\substack{i+j=n \\ i \geq p}} X^{i, j}, \\ \mathrm{F}^q_{\mathrm{II}} (\operatorname{tot}_{\oplus} X)^n & = \bigoplus_{\substack{i+j=n \\ j \geq q}} X^{i, j} . \end{align*}\] Dengan memeriksa setiap komponen \((i,j)\) secara tersendiri, terlihat bahwa \[\bigcap_p \mathrm{F}^p_{\mathrm{I}} = 0 = \bigcap_q \mathrm{F}^q_{\mathrm{II}}, \quad \bigcup_p \mathrm{F}^p_{\mathrm{I}} = \operatorname{tot}_{\oplus} X = \bigcup_q \mathrm{F}^q_{\mathrm{II}}.\] Dengan demikian diperoleh dua kompleks terfiltrasi. Barisan spektral yang bersesuaian berturut-turut ditulis \(\mathscr{E}_{\mathrm{I}}=\mathscr{E}_{\mathrm{I}}(X)\) dan \(\mathscr{E}_{\mathrm{II}}=\mathscr{E}_{\mathrm{II}}(X)\), atau secara lebih konkret sebagai \(E_{\mathrm{I},r}^{p,q}\) dan \(E_{\mathrm{II},r}^{p,q}\), dengan \(r\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\). Jika \(X^{p,q}\neq0\implies p,q\geq0\), kita mengatakan bahwa \(X\) terletak di kuadran pertama. Dalam hal ini, untuk \(\star\in\{\mathrm{I},\mathrm{II}\}\) berlaku \[\mathrm{F}_\star^0 \left(\operatorname{tot}_{\oplus} X \right)^n = \left(\operatorname{tot}_{\oplus} X\right)^n, \quad \mathrm{F}_\star^{n+1} \left(\operatorname{tot}_{\oplus} X \right)^n = 0 ,\] sehingga barisan spektral yang bersesuaian juga terletak di kuadran pertama. Untuk bikompleks rantai \(X\), dengan cara yang sama dapat didefinisikan dua filtrasi menaik, \[\begin{align*} \mathrm{F}_{\mathrm{I}, p} \left( \operatorname{tot}_{\oplus} X \right)_n & = \bigoplus_{\substack{i+j=n \\ i \leq p}} X_{i, j}, \\ \mathrm{F}_{\mathrm{II}, q} \left( \operatorname{tot}_{\oplus} X \right)_n & = \bigoplus_{\substack{i+j=n \\ j \leq q}} X_{i, j}, \end{align*}\] beserta barisan spektral homologis bergradasi ganda yang bersesuaian.

Proposisi. Untuk \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^2(\mathcal{A}))\), halaman-halaman awal kedua barisan spektralnya beserta morfisme-morfisme \(d\) yang bersesuaian dapat dideskripsikan sebagai berikut: \[\begin{array}{|c|c|c|c|c|c|} \hline & E_0^{p,q} & d_0^{p,q} & E_1^{p,q} & d_1^{p,q} & E_2^{p,q} \\ \hline \mathscr{E}_{\mathrm{I}} & X^{p,q} & (-1)^p \ensuremath{{}^\vartriangle d}^{p,q} & \operatorname{H}^q(X^{p, \bullet}, \ensuremath{{}^\vartriangle d}) & \operatorname{H}^q(\ensuremath{{}^\vartriangleright d}^{p, \bullet}) & \operatorname{H}_{\mathrm{I}}\operatorname{H}_{\mathrm{II}}(X)^{p,q} \\ \mathscr{E}_{\mathrm{II}} & X^{q,p} & \ensuremath{{}^\vartriangleright d}^{q,p} & \operatorname{H}^q(X^{\bullet, p}, \ensuremath{{}^\vartriangleright d}) & (-1)^q \operatorname{H}^q(\ensuremath{{}^\vartriangle d}^{\bullet, p}) & \operatorname{H}_{\mathrm{II}} \operatorname{H}_{\mathrm{I}}(X)^{q,p} \\ \hline \end{array}\] Definisi funktor \(\operatorname{H}_{\mathrm{I}},\operatorname{H}_{\mathrm{II}}:\ensuremath{\mathsf{C}}^2(\mathcal{A}) \to\ensuremath{\mathsf{C}}^2(\mathcal{A})\) terdapat dalam §rujukan, khususnya pada persamaan.

Untuk kompleks rantai dan homologinya, cara serupa memberikan tabel berikut. \[\begin{array}{|c|c|c|c|c|c|} \hline & E^0_{p,q} & d^0_{p,q} & E^1_{p,q} & d^1_{p,q} & E^2_{p,q} \\ \hline \mathscr{E}_{\mathrm{I}} & X_{p,q} & (-1)^p \ensuremath{{}^\vartriangle d}_{p,q} & \operatorname{H}_q(X_{p, \bullet}, \ensuremath{{}^\vartriangle d}) & \operatorname{H}_q(\ensuremath{{}^\vartriangleright d}_{p, \bullet}) & \operatorname{H}_{\mathrm{I}}\operatorname{H}_{\mathrm{II}}(X)_{p,q} \\ \mathscr{E}_{\mathrm{II}} & X_{q,p} & \ensuremath{{}^\vartriangleright d}_{q,p} & \operatorname{H}_q(X_{\bullet, p}, \ensuremath{{}^\vartriangleright d}) & (-1)^q \operatorname{H}_q(\ensuremath{{}^\vartriangle d}_{\bullet, p}) & \operatorname{H}_{\mathrm{II}} \operatorname{H}_{\mathrm{I}}(X)_{q,p} \\ \hline \end{array}\]

Bukti. Hasil ini diperoleh dengan verifikasi langsung berdasarkan deskripsi dalam Proposisi rujukan; tanda pada \(\ensuremath{{}^\vartriangle d}\) berasal dari definisi kompleks total. Perinciannya tidak diulangi.

Definisi dan hasil yang sama berlaku bagi \(\operatorname{tot}_{\Pi}X\), dengan sifat-sifat yang sepenuhnya serupa. Untuk \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^2_f(\mathcal{A}))\) (Definisi rujukan), kompleks totalnya hanya melibatkan jumlah langsung hingga. Karena itu tidak perlu dibedakan versi \(\oplus\) dan \(\Pi\); keduanya ditulis seragam sebagai \(\operatorname{tot}X\).

Teorema. Misalkan \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^2_f(\mathcal{A}))\). Kedua barisan spektral \(\mathscr{E}_{\mathrm{I}}\) dan \(\mathscr{E}_{\mathrm{II}}\) yang bersesuaian terbatas dan konvergen kuat, sedangkan kedua filtrasi terinduksi pada \(\operatorname{H}^n(\operatorname{tot}X)\) hingga untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\).

Bukti. Dari definisi \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2_f(\mathcal{A})\) terlihat bahwa \(\mathrm{F}_{\mathrm{I}}^\bullet\left(\operatorname{tot}X\right)^n\) dan \(\mathrm{F}_{\mathrm{II}}^\bullet\left(\operatorname{tot}X\right)^n\) merupakan filtrasi hingga untuk setiap \(n\). Terapkan Teorema rujukan.

Berikut beberapa penerapan yang representatif. Karena filtrasi dan barisan spektral yang terlibat selalu hingga, hasil-hasil ini berlaku pada setiap kategori abelian1.

Contoh. Sekarang kita buktikan kembali Teorema rujukan dengan barisan spektral: jika morfisme \(f:X\to Y\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2_f(\mathcal{A})\) menginduksi \(\operatorname{H}_{\mathrm{II}}\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(X)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} \operatorname{H}_{\mathrm{II}}\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(Y)\) (atau \(\operatorname{H}_{\mathrm{I}}\operatorname{H}_{\mathrm{II}}(X)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} \operatorname{H}_{\mathrm{I}}\operatorname{H}_{\mathrm{II}}(Y)\)), maka \(\operatorname{tot}(f):\operatorname{tot}(X)\to\operatorname{tot}(Y)\) merupakan kuasi-isomorfisme.

Pertama, andaikan \(\operatorname{H}_{\mathrm{II}}\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(X)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} \operatorname{H}_{\mathrm{II}}\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(Y)\). Morfisme \(f\) menginduksi morfisme barisan spektral \(\mathscr{E}_{\mathrm{II}}(X)\to\mathscr{E}_{\mathrm{II}}(Y)\). Morfisme ini sudah merupakan isomorfisme pada halaman \(E_2\), sehingga juga memberikan isomorfisme pada halaman limit \(E_\infty\) (Proposisi rujukan).

Berdasarkan konvergensi yang dijamin oleh Teorema rujukan, morfisme \(\operatorname{gr}^p\left(\operatorname{H}^n\operatorname{tot}(X)\right)\to \operatorname{gr}^p\left(\operatorname{H}^n\operatorname{tot}(Y)\right)\) yang diinduksi oleh \(\operatorname{tot}(f)\) merupakan isomorfisme untuk semua \(p,n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Filtrasi terinduksi pada \(\operatorname{H}^n\) diketahui hingga. Karena itu \(\operatorname{H}^n\operatorname{tot}(f):\operatorname{H}^n\operatorname{tot}(X)\to\operatorname{H}^n\operatorname{tot}(Y)\) juga merupakan isomorfisme (Proposisi rujukan).

Jika yang ditinjau adalah barisan spektral \(\mathscr{E}_{\mathrm{I}}\), argumen serupa menunjukkan bahwa \(\operatorname{tot}(f)\) merupakan kuasi-isomorfisme dari \(\operatorname{H}_{\mathrm{I}}\operatorname{H}_{\mathrm{II}}(X)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} \operatorname{H}_{\mathrm{I}}\operatorname{H}_{\mathrm{II}}(Y)\).

Contoh (Menurunkan bifunktor). Misalkan kategori abelian \(\mathcal{A}_1\) dan \(\mathcal{A}_2\) mempunyai cukup banyak objek injektif (atau projektif), sedangkan bifunktor \(F:\mathcal{A}_1\times\mathcal{A}_2\to\mathcal{B}\) eksak kiri (atau eksak kanan) dalam setiap variabel. Kita membahas kasus eksak kiri. Ambil \(X_i\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A}_i)\) dan pilih resolusi injektif \(0\to X_i\to I_i^0\to\cdots\); definisikan \(I_i^n:=0\) jika \(n<0\) (\(i=1,2\)). Data ini membentuk bikompleks di kuadran pertama \[Y^{p, q} := F\left( I_1^p, I_2^q \right).\] Karena itu, barisan spektral kuadran pertama \(\mathscr{E}_{\mathrm{I}}\) yang bersesuaian memenuhi \[E_1^{p,q} = \operatorname{H}^q\left( F(I_1^p, I_2^\bullet) \right) \Rightarrow \operatorname{H}^{p+q}(\operatorname{tot}(Y)), \quad p,q \in \ensuremath{\mathbb{Z}}.\] Ruas kanan \(\operatorname{H}^{p+q}(\operatorname{tot}Y)\) merupakan nilai bifunktor turunan kanan \(\mathrm{R}^{p+q}F(X_1,X_2)\); lihat Definisi rujukan.

Sekarang andaikan lebih lanjut bahwa \(F\) seimbang (Definisi rujukan); dengan demikian, \(F(I_1^p,\cdot)\) merupakan funktor eksak. Ini menunjukkan bahwa \(q\neq0\implies E_1^{p,q}=0\), sedangkan \(E_1^{p,0}=F(I_1^p,X_2)\). Jadi \(q\neq0\implies E_2^{p,q}=0\), dan \[\begin{align*} E_2^{p,0} & = \operatorname{H}^p\left[ \cdots \to F(I_1^p, X_2) \to F(I_1^{p+1}, X_2) \to \cdots \right] \\ & = (\mathrm{R}_{\mathrm{I}}^p F)(X_1, X_2), \quad \text{dengan notasi Teorema~\href{#prop:balanced-primer}{rujukan}}. \end{align*}\] Secara khusus, barisan spektral mengalami degenerasi pada halaman \(E_2\), sehingga \[\begin{align*} E_2^{p,q} & = E_\infty^{p,q}, \\ E_\infty^{p,q} & = \operatorname{gr}^p \operatorname{H}^{p+q}\left(\operatorname{tot}(Y)\right) = 0, \quad \text{jika}\; q \neq 0, \\ E_\infty^{p,0} & = \operatorname{H}^p\left(\operatorname{tot}(Y)\right) = \mathrm{R}^p F(X_1, X_2) . \end{align*}\] Dengan demikian diperoleh \(\mathrm{R}^nF(X_1,X_2)\simeq (\mathrm{R}_{\mathrm{I}}^nF)(X_1,X_2)\). Jika sebagai gantinya digunakan \(\mathscr{E}_{\mathrm{II}}\), argumen yang sama memberikan \(\mathrm{R}^nF(X_1,X_2)\simeq (\mathrm{R}_{\mathrm{II}}^nF)(X_1,X_2)\). Jadi \(\mathrm{R}_{\mathrm{I}}F\simeq\mathrm{R}_{\mathrm{II}}F\); inilah pernyataan Teorema rujukan.

Contoh (Barisan spektral funktor hiperturunan). Misalkan \(\mathcal{A}\) dan \(\mathcal{B}\) kategori abelian, \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek injektif (atau projektif), dan \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{B}\) funktor aditif eksak kiri (atau eksak kanan). Pada paruh pertama §rujukan, untuk kompleks \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A}))\) (atau \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^-(\mathcal{A}))\)), kita mendefinisikan funktor turunan kanan \(\mathrm{R}^nF(X)\) (atau funktor turunan kiri \(\mathrm{L}_nF(X)\)), dengan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Jika \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), funktor-funktor tersebut merupakan funktor turunan dalam pengertian klasik. Sebaliknya, kasus kompleks umum lazim disebut funktor hiperturunan. Kedua kasus ini dihubungkan oleh barisan spektral. Kita menjabarkan kasus funktor turunan kanan; pertukaran superskrip dengan subskrip memberikan versi funktor turunan kiri.

Ambil \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A}))\). Pandang \(X\) sebagai bikompleks yang terkonsentrasi pada baris ke-\(0\), lalu ambil resolusi Cartan–Eilenberg \(\epsilon:X\to I\) yang diberikan oleh Teorema rujukan; ini merupakan morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2_f(\mathcal{A})\). Menurut Catatan rujukan atau hasil Contoh rujukan, \(\operatorname{tot}(\epsilon):X=\operatorname{tot}(X)\to\operatorname{tot}(I)\) merupakan kuasi-isomorfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\mathcal{A})\), sehingga merupakan resolusi injektif dari \(X\).

Dari bikompleks \((\ensuremath{\mathsf{C}}^2F)(I)\in \operatorname{Ob}\left(\ensuremath{\mathsf{C}}^2_f(\mathcal{B})\right)\), bangun barisan spektral konvergen \(\mathscr{E}_{\mathrm{I}}\) dan \(\mathscr{E}_{\mathrm{II}}\). Keduanya konvergen menuju sasaran yang sama, \(\operatorname{H}^{p+q}\operatorname{tot}\left((\ensuremath{\mathsf{C}}^2F)I\right) =\operatorname{H}^{p+q}\ensuremath{\mathsf{C}}F(\operatorname{tot}I)\), yaitu nilai funktor hiperturunan \(\mathrm{R}^{p+q}F(X)\).

Pertama tinjau \(\mathscr{E}_{\mathrm{I}}\). Karena \(I^{p,\bullet}\) merupakan resolusi injektif dari \(X^p\), berlaku \(E_{\mathrm{I},1}^{p,q}=\operatorname{H}^q\left(FI^{p,\bullet}\right) \simeq\mathrm{R}^qF(X^p)\); ruas kanan merupakan nilai funktor turunan klasik \(\mathrm{R}^qF\) pada \(X^p\).2 Dengan alasan serupa, \[E_{\mathrm{I}, 2}^{p,q} = \operatorname{H}^p\left[ \cdots \to \mathrm{R}^q F(X^p) \to \mathrm{R}^q F(X^{p+1}) \to \cdots \right].\]

Yang mungkin lebih menarik adalah halaman \(E_2\) dari \(\mathscr{E}_{\mathrm{II}}\). Berdasarkan sifat resolusi Cartan–Eilenberg, hasil pengambilan kohomologi horizontal \(\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(I)^{q,\bullet}\) memberikan resolusi injektif dari \(\operatorname{H}^q(X)\), sedangkan Catatan rujukan menunjukkan bahwa \(F\) mempertahankan kohomologi horizontal: \(\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(\ensuremath{\mathsf{C}}^2F(I))^{q,\bullet} \simeq\ensuremath{\mathsf{C}}F\left(\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(I)^{q,\bullet}\right)\). Karena itu,

Barisan spektral Grothendieck yang diperkenalkan berikut berkenaan dengan funktor turunan dari suatu komposisi funktor. Barisan ini mencakup suatu kelas besar barisan spektral dalam geometri dan aljabar, dan argumennya, seperti dalam Contoh rujukan, juga didasarkan pada resolusi Cartan–Eilenberg.

Teorema (Barisan spektral Grothendieck). Tinjau funktor-funktor aditif antarkategori abelian \[\mathcal{A} \xrightarrow{F} \mathcal{A}' \xrightarrow{F'} \mathcal{A}''.\] Misalkan keduanya funktor eksak kiri (atau eksak kanan), \(\mathcal{A}\) dan \(\mathcal{A}'\) mempunyai cukup banyak objek injektif (atau projektif), dan \(F\) memetakan objek injektif (atau projektif) ke objek \(F'\)-asiklik dalam pengertian Konvensi rujukan. Maka, untuk setiap \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), terdapat barisan spektral kuadran pertama kohomologis (atau homologis) bergradasi ganda \[\begin{align*} E_2^{p,q} = (\mathrm{R}^p F') (\mathrm{R}^q F)(X) & \Rightarrow \mathrm{R}^{p+q} (F'F)(X), \\ \text{atau} \quad E^2_{p,q} = (\mathrm{L}_p F') (\mathrm{L}_q F)(X) & \Rightarrow \mathrm{L}_{p+q}(F'F)(X). \end{align*}\] Sifat konvergensinya adalah seperti dalam Teorema rujukan. Barisan eksak suku berderajat rendah yang bersesuaian (Korolari rujukan) masing-masing dapat ditulis sebagai \[\begin{equation*} \begin{split} 0 \to (\mathrm{R}^1 F')(FX) & \to \mathrm{R}^1(F'F)(X) \\ & \to F'\left( (\mathrm{R}^1 F)X \right) \to (\mathrm{R}^2 F')(FX) \to \mathrm{R}^2(F'F)(X), \end{split} \end{equation*}\] atau \[\begin{equation*} \begin{split} \mathrm{L}_2(F'F)(X) \to (\mathrm{L}_2 F')(FX) & \to F'\left( (\mathrm{L}_1 F)X \right) \\ & \to \mathrm{L}_1(F'F)(X) \to (\mathrm{L}_1 F')(FX) \to 0. \end{split} \end{equation*}\]

Bukti. Berdasarkan dualitas, cukup dibahas kasus kohomologis. Ambil resolusi injektif \(0\to X\to I^0\to I^1\to\cdots\) dari \(X\) dan definisikan \(I^n:=0\) untuk \(n<0\). Dalam \(\mathcal{A}'\), ambil resolusi Cartan–Eilenberg \(\ensuremath{\mathsf{C}}F(I)\to J\) dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}F(I):=(FI^p)_p\) (Teorema rujukan), lalu tinjau bikompleks kuadran pertama \(\ensuremath{\mathsf{C}}^2F'(J)=(F'(J^{p,q}))_{p,q}\) beserta barisan spektral konvergen \(\mathscr{E}_{\mathrm{I}}\) dan \(\mathscr{E}_{\mathrm{II}}\) yang bersesuaian. Pertama,

Karena menurut hipotesis \(F(I^p)\) merupakan objek \(F'\)-asiklik, berlaku \(E_{\mathrm{I},2}^{p,q}=0\) jika \(q\neq0\). Argumen yang persis sama dengan Contoh rujukan kemudian menunjukkan bahwa \(\mathscr{E}_{\mathrm{I}}\) mengalami degenerasi pada halaman \(E_2\), dan \[E_{\mathrm{I}, \infty}^{p,q} = E_{\mathrm{I}, 2}^{p,q} = \begin{cases} \operatorname{H}^p\left( F'F(I^\bullet) \right) = \mathrm{R}^p (F' F)(X), & q = 0, \\ 0, & q \neq 0, \end{cases}\] serta \(\operatorname{H}^p\operatorname{tot}\left(\ensuremath{\mathsf{C}}^2F'(J)\right) =E_{\mathrm{I},\infty}^{p,0}=\mathrm{R}^p(F'F)(X)\).

Sekarang tinjau \(\mathscr{E}_{\mathrm{II}}\). Tekniknya serupa dengan Contoh rujukan: kolom ke-\(q\) dari kohomologi horizontal, \(\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(J)^{q,\bullet}\), memberikan resolusi injektif dari \(\operatorname{H}^q(\ensuremath{\mathsf{C}}F(I))=(\mathrm{R}^qF)(X)\). Dengan mengingat pula bahwa \(F'\) mempertahankan kohomologi horizontal, diperoleh

Jadi \(\mathscr{E}_{\mathrm{II}}\) merupakan barisan spektral yang dikehendaki untuk bagian pertama. Dengan memasukkan deskripsi \(E_{\mathrm{II},2}^{p,q}\) ke barisan eksak suku berderajat rendah dari \(\mathscr{E}_{\mathrm{II}}\) (Korolari rujukan), diperoleh langsung pernyataan bagian terakhir.

Barisan spektral Grothendieck dapat dipandang sebagai versi konkret dari Teorema rujukan, tetapi informasi yang dimuatnya lebih rinci daripada isomorfisme dalam kategori turunan. Kita akan memberikan contoh penerapannya dalam §rujukan.

Contoh (Perubahan gelanggang). Misalkan \(R\to S\) homomorfisme gelanggang. Ambil \(X\) sebagai modul kanan \(S\) dan \(Y\) sebagai modul kiri \(R\). Tuliskan \(S_R\) (atau \(X_R\)) untuk \(S\) (atau \(X\)) yang dipandang sebagai modul kanan \(R\). Akan ditunjukkan bahwa terdapat barisan spektral kuadran pertama homologis bergradasi ganda \[\begin{gather*} E^2_{p,q} = \operatorname{Tor}^S_p\left( X, \operatorname{Tor}^R_q(S_R, Y) \right) \Rightarrow \operatorname{Tor}^R_{p+q}(X_R, Y); \end{gather*}\] Di sini \(\operatorname{Tor}^R_q(S_R,Y)\) diberi struktur modul kiri \(S\) seperti dalam Catatan rujukan. Ini merupakan penerapan langsung Teorema rujukan, yang berasal dari isomorfisme funktor \[X \ensuremath{\underset{S}{\otimes}} \left( S \ensuremath{\underset{R}{\otimes}} (\cdot) \right) \simeq X \ensuremath{\underset{R}{\otimes}} (\cdot) : R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}} \to \ensuremath{\mathsf{Ab}},\] dengan funktor dalam \(S\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}(\cdot):R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to S\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) mempunyai funktor turunan kiri \(\operatorname{Tor}^R_\bullet(S_R,\cdot)\) yang bernilai dalam \(S\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Berdasarkan isomorfisme di atas, funktor dalam memetakan modul datar ke modul datar, sehingga versi homologis barisan spektral Grothendieck memang dapat diterapkan.

Dengan notasi dan teknik yang sepenuhnya serupa, untuk modul kanan \(R\), \(X\), dan modul kiri \(S\), \(Y\), juga diperoleh \[E^2_{p,q} = \operatorname{Tor}^S_p\left( \operatorname{Tor}^R_q(X, {}_R S), Y \right) \Rightarrow \operatorname{Tor}^R_{p+q}(X, {}_R Y).\]

Selanjutnya tinjau funktor \(\operatorname{Ext}\). Ambil \(X\) sebagai modul kiri \(S\) dan \(Y\) sebagai modul kiri \(R\), serta tuliskan \({}_RX\) untuk \(X\) yang dipandang sebagai modul kiri \(R\). Berikan \(\operatorname{Ext}_R^q({}_RS,Y)\) struktur modul kiri \(S\) seperti dalam Catatan rujukan. Maka terdapat barisan spektral kuadran pertama kohomologis bergradasi ganda \[\begin{align*} E_2^{p,q} = \operatorname{Ext}_S^p\left( X, \operatorname{Ext}_R^q({}_R S, Y) \right) & \Rightarrow \operatorname{Ext}_R^{p+q}({}_R X, Y), \\ E_2^{p,q} = \operatorname{Ext}_S^p\left( \operatorname{Tor}^R_q(S_R, Y), X \right) & \Rightarrow \operatorname{Ext}_R^{p+q}(Y, {}_R X). \end{align*}\] Kedua barisan itu berturut-turut bersesuaian dengan isomorfisme komposisi funktor \[\begin{gather*} \operatorname{Hom}_S\left( X, \operatorname{Hom}_R({}_R S, \cdot) \right) \simeq \operatorname{Hom}_R({}_R X, \cdot), \\ \operatorname{Hom}_S\left( S \ensuremath{\underset{R}{\otimes}} (\cdot), X \right) \simeq \operatorname{Hom}_R(\cdot, {}_R X), \end{gather*}\] yaitu adjungsi-adjungsi yang diperkenalkan dalam [Li1]. Pemakaian campuran funktor turunan kanan \(\operatorname{Ext}_S^p\) dan funktor turunan kiri \(\operatorname{Tor}^R_q\) dalam baris kedua tidak menimbulkan masalah, sebab variabel pertama \(\operatorname{Hom}_S\) berada dalam kategori berlawanan \(S\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^{\operatorname{op}}\).

Barisan-barisan spektral di atas sebaiknya dibandingkan dengan versi kategori turunan dalam §rujukan.

Contoh. Untuk barisan spektral \(E_2^{p,q}=\operatorname{Ext}_S^p\left(\operatorname{Tor}^R_q(S_R,Y),X\right) \Rightarrow\operatorname{Ext}_R^{p+q}(Y,{}_RX)\) dari Contoh rujukan, kita catat sebuah kasus khusus yang berguna, sekaligus sebagai latihan. Andaikan dimensi global \(S\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) tidak lebih dari \(1\) (Definisi–Proposisi rujukan). Akibatnya, suku-suku taknol \(E_2^{p,q}\) terkonsentrasi pada wilayah \(p=0,1\). Jadi, untuk \(n\geq0\), filtrasi menurun \(\mathrm{F}^\bullet\) pada \(\operatorname{Ext}_R^n(Y,{}_RX)\) harus berbentuk \[\operatorname{Ext}_R^n(Y, {}_R X) = \mathrm{F}^0 \underbracket{\supset}_{E_\infty^{0, n}} \mathrm{F}^1 \underbracket{\supset}_{E_\infty^{1, n-1}} \mathrm{F}^2 = \{0\}.\]

Selain itu, Contoh rujukan menunjukkan bahwa barisan spektral mengalami degenerasi pada halaman \(E_2\), sehingga \(E_2^{p,q}\simeq E_\infty^{p,q}\). Dengan menggabungkan semuanya diperoleh barisan eksak pendek \[0 \to \operatorname{Ext}_S^1\left( \operatorname{Tor}^R_{n-1}(S_R, Y), X \right) \to \operatorname{Ext}_R^n(Y, {}_R X) \to \operatorname{Hom}_S\left( \operatorname{Tor}^R_n(S_R, Y), X \right) \to 0;\] dengan konvensi \(\operatorname{Tor}^R_{-1}=0\). Barisan di atas dapat dipandang sebagai salah satu varian teorema koefisien universal.

Dengan cara serupa, andaikan modul kanan \(S\), \(X\), mempunyai dimensi \(\operatorname{Tor}\) tidak lebih dari \(1\) (Contoh rujukan). Barisan spektral \(E^2_{p,q}=\operatorname{Tor}^S_p(X,\operatorname{Tor}^R_q(S_R,Y)) \Rightarrow\operatorname{Tor}^R_{p+q}(X_R,Y)\) mengalami degenerasi pada halaman \(E^2\). Dengan memeriksa filtrasi menaik yang bersesuaian pada \(\operatorname{Tor}^R_n(X_R,Y)\), diperoleh barisan eksak pendek \[0 \to X \ensuremath{\underset{S}{\otimes}} \operatorname{Tor}^R_n(S_R, Y) \to \operatorname{Tor}^R_n(X_R, Y) \to \operatorname{Tor}^S_1(X, \operatorname{Tor}^R_{n-1}(S_R, Y)) \to 0.\]

Jika \(S\) merupakan domain ideal utama, baik hipotesis dimensi global maupun dimensi \(\operatorname{Tor}\) otomatis terpenuhi.


  1. Lebih tepatnya, keberadaan suku-suku limit \(Z_\infty^{p,q}\), \(B_\infty^{p,q}\), \(E_\infty^{p,q}\) dan syarat tentang filtrasi menyeluruh dalam Definisi rujukan tidak menimbulkan persoalan.↩︎

  2. Koreksi penerjemah: sumber menuliskan \(\mathrm{R}^pF\), sedangkan rumus sebelumnya dan indeks kohomologi vertikal menuntut \(\mathrm{R}^qF\).↩︎

Sekilas tentang struktur perkalian

Agar pembahasan sederhana dan konkret, dalam bagian ini kita mengambil gelanggang komutatif \(\Bbbk\) dan \(\mathcal{A}=\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\); ini sudah memadai bagi penerapan klasik. Modul-\(\Bbbk\) kita sebut singkat sebagai modul, aljabar-\(\Bbbk\) sebagai aljabar, dan kita tulis \(\otimes:=\otimes_{\Bbbk}\). Misalkan \(I\) monoid komutatif, dengan operasi biner ditulis secara aditif. Definisi dari [Li1] dapat diringkas sebagai berikut:

  • modul bergradasi-\(I\) adalah modul dengan dekomposisi jumlah langsung \(M=\bigoplus_{i\in I}M^i\); unsur-unsur dalam \(M^i\) disebut unsur homogen berderajat \(i\);

  • aljabar bergradasi-\(I\) adalah modul bergradasi yang dilengkapi homomorfisme \(\mu:A\otimes A\to A\), yang juga ditulis sebagai perkalian \(xy:=\mu(x\otimes y)\), sedemikian sehingga \(A\) menjadi gelanggang dan \[1_A\in A^0,\qquad A^i\cdot A^j\subset A^{i+j}, \qquad i,j\in I;\] jadi perkalian \(\mu\) sepenuhnya ditentukan oleh data \(\mu^{i,j}:A^i\otimes A^j\to A^{i+j}\);

  • homomorfisme dan isomorfisme antara modul atau aljabar bergradasi-\(I\) didefinisikan dengan cara biasa; subaljabar dan ideal bergradasi-\(I\) juga didefinisikan dengan cara yang sama.

Untuk \(k\in I\), definisikan pula homomorfisme berderajat \(k\) antara modul bergradasi-\(I\): ini adalah homomorfisme modul \(\varphi:M\to N\) yang memenuhi \(\varphi(M^i)\subset M^{i+k}\) untuk semua \(i\), dan ditentukan oleh data \((\varphi^i:M^i\to M^{i+k})_{i\in I}\). Untuk \(k=0\) kita memperoleh kembali homomorfisme dalam arti biasa. Derajat homomorfisme dijumlahkan ketika homomorfisme dikomposisikan.

Definisi. Misalkan \(I\) monoid komutatif yang dilengkapi homomorfisme \(\epsilon:I\to\ensuremath{\mathbb{Z}}/2\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Sebuah aljabar bergradasi-\(I\) diferensial dengan diferensial berderajat \(k\) adalah aljabar bergradasi-\(I\) \(A=\bigoplus_{p\in I}A^p\) bersama endomorfisme berderajat \(k\in I\) \(d=(d^p)_p:A\to A\) yang memenuhi \(d^2=0\) dan aturan Leibniz \[d(xy)=(dx)\cdot y+(-1)^{\epsilon(p)}x\cdot dy, \qquad x\in A^p,\quad y\in A^{p'},\quad p,p'\in I.\]

Perhatikan bahwa \(d(1_A)=d(1_A\cdot1_A)=d(1_A)+d(1_A)\), sehingga \(d(1_A)=0\). Jelas bahwa \(\operatorname{ker}(d)\) merupakan subaljabar bergradasi-\(I\) dari \(A\), sedangkan \(\operatorname{im}(d)\) merupakan ideal dua sisi bergradasi-\(I\) dalam \(\operatorname{ker}(d)\). Karena itu, \[\operatorname{H}(A,d):=\operatorname{ker}(d)/\operatorname{im}(d)\] tetap merupakan aljabar bergradasi-\(I\).

Contoh. Ambil \(I=\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dan \(\epsilon(p)=p\;\bmod 2\). Untuk setiap kompleks \(X\) pada kategori \(\Bbbk\)-linear \(\mathcal{B}\), kompleks \(\operatorname{Hom}\) \(\operatorname{Hom}^\bullet(X,X)\) dari Definisi rujukan, bersama \(d=d_{\operatorname{Hom}^\bullet(X,X)}\), menjadi aljabar bergradasi-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) diferensial dengan diferensial berderajat \(1\). Pernyataan ini pada dasarnya merupakan isi Lema rujukan. Kita mempunyai \[\operatorname{H}(\operatorname{Hom}^\bullet(X,X),d)= \bigoplus_{n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{B})}(X,X[n]),\] dengan perkalian yang berasal dari komposisi morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{B})\).

Contoh. Ambil \(\Bbbk=\ensuremath{\mathbb{C}}\), \(I=\ensuremath{\mathbb{Z}}\), dan \(\epsilon(p)=p\;\bmod2\). Bentuk diferensial bernilai \(\ensuremath{\mathbb{C}}\) berderajat \(p\) pada manifold mulus \(\mathfrak{X}\) membentuk ruang vektor \(A^p(\mathfrak{X})\). Definisikan \(A(\mathfrak{X}):=\bigoplus_{p=0}^{\dim X}A^p(\mathfrak{X})\). Dengan perkalian \(\mu(\omega\otimes\eta):=\omega\wedge\eta\) dan diferensial luar \(\mathop{}\!\mathrm{d}\), objek ini menjadi aljabar bergradasi-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) diferensial dengan diferensial berderajat \(1\). Aljabar terkait \(\operatorname{H}(A(\mathfrak{X}),\mathop{}\!\mathrm{d})=\bigoplus_p\operatorname{H}^p_{\mathrm{dR}}(\mathfrak{X})\) tepat merupakan kohomologi de Rham dari \(\mathfrak{X}\); perkalian yang berasal dari \(\wedge\) memberinya struktur aljabar bergradasi. Ini merupakan objek fundamental dalam topologi dan isomorfik sebagai aljabar bergradasi dengan cincin kohomologi singular \(\mathfrak{X}\).

Perkalian pada \(\operatorname{H}(A(\mathfrak{X}),\mathop{}\!\mathrm{d})\) juga memenuhi \(xy=(-1)^{pq}yx\), dengan \(x\) dan \(y\) masing-masing unsur homogen berderajat \(p\) dan \(q\), karena perkalian pada \(A(\mathfrak{X})\) sudah mempunyai sifat ini. Sebagai contoh sederhana yang indah, ruang proyektif kompleks \(\mathfrak{X}:=\mathbb{P}^n(\ensuremath{\mathbb{C}})\) menghasilkan aljabar bergradasi \(\operatorname{H}(A(\mathfrak{X}),\mathop{}\!\mathrm{d})\simeq\ensuremath{\mathbb{C}}[t]/(t^{n+1})\), dengan peubah \(t\) bersesuaian dengan unsur homogen berderajat \(2\).

Kembali ke pokok pembahasan, dalam bagian ini kita mempertimbangkan kasus-kasus berikut:

Singkatan \(I\) \(\epsilon:I\to\ensuremath{\mathbb{Z}}/2\ensuremath{\mathbb{Z}}\)
Bergradasi tunggal \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) \(\epsilon(p)=p\;\bmod2\)
Bergradasi ganda \(\ensuremath{\mathbb{Z}}^2\) \(\epsilon(p,q)=p+q\;\bmod2\)

Teori ini beririsan dengan Definisi rujukan, tetapi fokus bagian ini adalah perkalian yang belum dibahas sebelumnya. Untuk meringankan notasi, selanjutnya berbagai kasus tersebut secara bersama-sama kita sebut “bergradasi”; pembeda utamanya adalah superskrip \(p\) atau \((p,q)\). Demikian pula, aljabar bergradasi-\(I\) diferensial secara bersama-sama disebut aljabar bergradasi diferensial.

Konvensi. Untuk barisan spektral bergradasi ganda kohomologis \(\mathscr{E}\) dalam kasus \(\mathcal{A}=\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), kita mengidentifikasi setiap halaman \(E_r\) dengan modul bergradasi \(\bigoplus_{p,q}E_r^{p,q}\) dan memandang \(d_r=(d_r^{p,q})_{p,q}\) sebagai endomorfisme berderajat \((r,-r+1)\) pada modul bergradasi \(E_r\). Kasus homologis dan kasus bergradasi tunggal diperlakukan dengan cara serupa.

Singkatnya, barisan spektral dengan struktur perkalian adalah barisan spektral yang terdiri atas aljabar bergradasi diferensial.

Definisi. Sebuah struktur perkalian pada barisan spektral bergradasi ganda kohomologis \(\mathscr{E}\) adalah keluarga homomorfisme \(\mu_r:E_r\otimes E_r\to E_r\) (yakni “perkalian”) sedemikian sehingga

  • setiap \((E_r,\mu_r,d_r)\) menjadi aljabar bergradasi diferensial, dengan diferensial berderajat \((r,-r+1)\);

  • \(t_{r+1}:\operatorname{H}(E_r,d_r)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}E_{r+1}\) dalam data barisan spektral merupakan isomorfisme aljabar bergradasi.

Struktur perkalian pada barisan spektral bergradasi tunggal atau homologis didefinisikan dengan cara serupa.

Pembahasan sebelumnya menunjukkan bahwa \(Z_r=\operatorname{ker}(d_r)\) merupakan subaljabar bergradasi dari \(E_r\), sedangkan \(B_r=\operatorname{im}(d_r)\) merupakan ideal dua sisi bergradasi dari \(Z_r\). Karena itu \(\operatorname{H}(E_r,d_r)\) menjadi aljabar bergradasi; inilah makna tepat Definisi rujukan. Lebih lanjut, jika limitnya ada, maka \(Z_\infty=\bigoplus_{p,q}Z_\infty^{p,q}\) juga merupakan subaljabar bergradasi dengan \(B_\infty=\bigoplus_{p,q}B_\infty^{p,q}\) sebagai ideal bergradasinya. Jadi \(E_\infty\) juga merupakan aljabar bergradasi. Sebagai contoh, perhatikan aljabar bergradasi diferensial yang diferensialnya berderajat \(1\), yang disingkat sebagai aljabar-dg. Dengan mengembangkan definisi, ini setara dengan kompleks modul-\(\Bbbk\) \(X=(X^n,d_X^n)_{n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) sedemikian sehingga \(X\xlongequal{\text{diidentifikasi}}\bigoplus_nX^n\) dilengkapi perkalian \(\mu:X\otimes X\to X\) yang memenuhi \(X^p\cdot X^{p'}\subset X^{p+p'}\) dan aturan Leibniz \[d(xy)=dx\cdot y+(-1)^px\cdot dy, \qquad x\in X^p,\quad y\in X^{p'}.\] Sekarang andaikan data \((X,d)\) diperluas menjadi kompleks terfiltrasi \((X,d,\mathrm{F}^\bullet X)\). Ingat bahwa ini sudah berarti \(d(\mathrm{F}^pX)\subset\mathrm{F}^pX\); kita syaratkan pula agar perkalian pada \(X\) kompatibel dengan filtrasi: \[\mathrm{F}^pX^n\cdot\mathrm{F}^{p'}X^{n'} \subset\mathrm{F}^{p+p'}X^{n+n'}.\] Dalam keadaan ini \((X,d,\mu,\mathrm{F}^\bullet X)\) disebut aljabar bergradasi diferensial terfiltrasi. Untuk filtrasi terinduksi pada \(\operatorname{H}(X,d)\), syarat di atas memastikan bahwa \[\operatorname{gr}\operatorname{H}(X,d)\xlongequal{\text{diidentifikasi}} \bigoplus_{(p,q)\in\ensuremath{\mathbb{Z}}^2}\operatorname{gr}^p\operatorname{H}^{p+q}(X,d)\] secara alami menjadi aljabar bergradasi.

Proposisi. Misalkan \((X,d,\mu,\mathrm{F}^\bullet X)\) adalah aljabar bergradasi diferensial terfiltrasi, dengan diferensial berderajat \(1\).

  1. Barisan spektral \(\mathscr{E}\) dari kompleks terfiltrasi \((X,d,\mathrm{F}^\bullet X)\) mempunyai struktur perkalian kanonik.

  2. Isomorfisme \(E_\infty^{p,q}\simeq\operatorname{gr}^p\operatorname{H}^{p+q}(X,d)\) dalam Teorema Konvergensi Klasik rujukan sesungguhnya memberikan isomorfisme aljabar bergradasi \(E_\infty\simeq\operatorname{gr}\operatorname{H}(X,d)\).

Bukti. Ambil \(x\in E_r^{p,q}\) dan \(y\in E_r^{p',q'}\). Berdasarkan deskripsi Proposisi rujukan, pilih prapeta \[\begin{gather*} \widetilde{x}\in\mathrm{F}^pX^{p+q}\cap d^{-1}\left(\mathrm{F}^{p+r}X^{p+q+1}\right),\qquad \widetilde{y}\in\mathrm{F}^{p'}X^{p'+q'}\cap d^{-1}\left(\mathrm{F}^{p'+r}X^{p'+q'+1}\right). \end{gather*}\] Menurut definisi, \[\begin{gather*} \widetilde{x}\widetilde{y}\in \mathrm{F}^{p+p'}X^{p+q+p'+q'},\\ d(\widetilde{x}\widetilde{y}) =d\widetilde{x}\cdot\widetilde{y} +(-1)^{p+q}\widetilde{x}\cdot d\widetilde{y} \in\mathrm{F}^{p+p'+r}X^{p+q+p'+q'+1}. \end{gather*}\] Jadi \(\widetilde{x}\widetilde{y}\) menentukan unsur \(xy\in E_r^{p+p',q+q'}\). Perhitungan rutin (silakan periksa) menunjukkan bahwa \(xy\) hanya bergantung pada \(x\) dan \(y\).

Selanjutnya, \(d_r:E_r\xrightarrow{(r,-r+1)}E_r\) diinduksi oleh diferensial \(d\) pada \(X\). Ini memberikan struktur aljabar bergradasi diferensial pada \(E_r\); sifat asosiatif, aturan Leibniz, dan sifat-sifat lainnya semuanya dapat diperiksa pada \((X,d)\). Dengan cara yang sama terlihat bahwa \(\operatorname{H}(E_r,d_r)\simeq E_{r+1}\) merupakan isomorfisme aljabar bergradasi.

Pernyataan bahwa isomorfisme kanonik \(E_\infty^{p,q}\simeq\operatorname{gr}^p\operatorname{H}^{p+q}(X,d)\) dalam teorema konvergensi klasik mempertahankan perkalian juga cukup diverifikasi pada \(X\), sehingga tidak perlu diuraikan lagi.

Catatan. Struktur perkalian merupakan alat yang sangat diandalkan dalam topologi. Topologi aljabar tanpa perkalian hampir tidak terbayangkan, atau setidaknya akan terasa hambar. Secara historis, ketika pertama kali menemukan barisan spektral, Leray sudah mempertimbangkan struktur perkalian dan menyebutnya “cincin spektral”. Struktur ini sering sangat menyederhanakan perhitungan barisan spektral dalam topologi. Itulah alasan bagian ini memberi pengantar singkat mengenai struktur perkalian, meskipun hanya menyentuh permukaannya.

Ada satu kesulitan yang jelas ketika menerapkan Definisi rujukan. Struktur aljabar bergradasi diferensial pada semua \(E_r\) harus diberikan sekaligus, sebab dari definisinya saja tidak ada alasan bahwa perkalian pada satu halaman menginduksi perkalian pada halaman berikutnya. Dalam sejumlah keadaan hal ini memang dapat dilakukan, seperti dalam Proposisi rujukan.

Dalam kasus umum atau kasus yang sulit dihitung secara manual, konstruksi barisan spektral sering bermula dari data sederhana, misalnya pasangan eksak dalam §rujukan. Karena itu wajar ditanyakan: adakah syarat sederhana pada pasangan eksak yang menjamin bahwa barisan spektral terkait mempunyai struktur perkalian?

Tampaknya jawabannya negatif: diperlukan informasi selain pasangan eksak. Salah satu konstruksi yang berguna adalah sistem Cartan–Eilenberg yang juga klasik, bersama hasil kali spektralnya; lihat [Dou58]. Sebagai penerapan, barisan spektral Serre–Atiyah–Hirzebruch yang sangat penting dalam topologi mempunyai struktur perkalian untuk setiap teori kohomologi rampat yang multiplikatif. Karena materi ini sudah menyimpang dari garis utama, kita berhenti sampai di sini.

Latihan

Untuk kategori abelian \(\mathcal{A}\), periksalah sifat-sifat berikut bagi kategori objek terfiltrasi \(\mathrm{Fil}^\bullet(\mathcal{A})\).

  1. Kategori ini aditif, dan setiap morfisme mempunyai kernel, kokernel, citra, dan kocitra. Deskripsikan semuanya sekonkret mungkin.

  2. Untuk morfisme \(f:X\to Y\) dalam \(\mathrm{Fil}^\bullet(\mathcal{A})\), jika \(f(\mathrm{F}^nX)\to f(X)\cap\mathrm{F}^nY\) merupakan isomorfisme untuk semua \(n\), maka \(f\) disebut morfisme ketat. Buktikan bahwa konsep ini ekuivalen dengan versi dalam Definisi rujukan.

    Petunjuk. Ini setara dengan mengatakan bahwa kedua filtrasi alami pada \(f(X)\) sama: yang pertama adalah citra \(\mathrm{F}^\bullet X\), sedangkan yang kedua adalah restriksi \(\mathrm{F}^\bullet Y\). Yang pertama bersesuaian dengan \(\operatorname{coim}(f)\) dalam \(\mathrm{Fil}^\bullet(\mathcal{A})\), sedangkan yang kedua bersesuaian dengan \(\operatorname{im}(f)\).

  3. Berikan contoh yang menunjukkan bahwa \(\mathrm{Fil}^\bullet(\mathcal{A})\) pada umumnya bukan kategori abelian.

Meskipun objek terfiltrasi tidak membentuk kategori abelian, geometri tetap memerlukan kategori turunan terfiltrasi dalam kasus filtrasi hingga, \(\ensuremath{\mathsf{DF}}(\mathcal{A})\). Definisinya membutuhkan teknik yang cukup mendalam; lihat [stacks].

Untuk suatu objek diferensial terfiltrasi \((X,d,\mathrm{F}^\bullet X)\) pada kategori abelian \(\mathcal{A}\), buktikan bahwa \(d_1^p:E_1^p\to E_1^{p+1}\) dalam barisan spektral merupakan morfisme penghubung yang diinduksi oleh barisan eksak pendek objek diferensial \[0\to\operatorname{gr}^{p+1}X\to\mathrm{F}^pX/\mathrm{F}^{p+2}X \to\operatorname{gr}^pX\to0.\]

(Barisan spektral Bockstein) Misalkan \(f\) bukan pembagi nol dalam gelanggang komutatif \(R\). Untuk setiap modul-\(R\) \(M\), definisikan \(M[f]:=\{m\in M:fm=0\}\); \(M\) disebut bebas torsi-\(f\) jika \(M[f]=\{0\}\). Misalkan \(C\) adalah kompleks rantai dan setiap \(C_n\) bebas torsi-\(f\). Perkalian dengan \(f\) memberikan monomorfisme kompleks rantai \(\alpha:C\to C\). Untuk data \((C,\alpha)\), Proposisi rujukan memberikan pasangan eksak

\((E^r_q)_{\substack{r\geq0\\q\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}}\). Deskripsikan setiap halaman \((E^r,d^r)\) serta \(E^\infty\) sejelas mungkin.

Dalam soal sebelumnya, ambil \(R=\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dan \(f=p\) dengan \(p\) bilangan prima, lalu andaikan setiap \(C_n\) merupakan modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) bebas berperingkat hingga. Untuk setiap modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) \(M\), tuliskan \(M_{\mathrm{tor}}\) untuk submodul semua unsur torsinya dan definisikan hasil bagi bebas torsi \(M_{\mathrm{tf}}:=M/M_{\mathrm{tor}}\). Buktikan bahwa \[E^\infty_q\simeq\operatorname{H}_q(C)_{\mathrm{tf}}\ensuremath{\underset{\ensuremath{\mathbb{Z}}}{\otimes}}\ensuremath{\mathbb{F}}_p, \qquad q\in\ensuremath{\mathbb{Z}}.\] Dari sini deduksikan \[\dim_{\ensuremath{\mathbb{F}}_p}\operatorname{H}_q\left(C\ensuremath{\underset{\ensuremath{\mathbb{Z}}}{\otimes}}\ensuremath{\mathbb{F}}_p\right) \geq\dim_{\ensuremath{\mathbb{F}}_p}\left(\operatorname{H}_q(C)_{\mathrm{tf}}\ensuremath{\underset{\ensuremath{\mathbb{Z}}}{\otimes}}\ensuremath{\mathbb{F}}_p\right).\] Berikan contoh ketika pertidaksamaan ini ketat.

(Barisan spektral dua kolom dan dua baris) Misalkan diberikan barisan spektral konvergen kuat \(E_2^{p,q}\Rightarrow H^{p+q}\), dalam arti Konvensi rujukan.

  1. Buktikan bahwa jika \(E_2^{p,q}\) taknol hanya untuk \(p\in\{0,1\}\), maka untuk semua \(q\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\) terdapat barisan eksak pendek kanonik \[0\to E_2^{1,q-1}\to H^q\to E_2^{0,q}\to0.\]

  2. Buktikan bahwa jika \(E_2^{p,q}\) taknol hanya untuk \(q\in\{0,1\}\), maka untuk semua \(p\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\) terdapat barisan eksak kanonik \[\cdots\to H^{p-1}\to E_2^{p-2,1}\xrightarrow{d_2}E_2^{p,0} \to H^p\to E_2^{p-1,1}\xrightarrow{d_2}E_2^{p+1,0} \to H^{p+1}\to\cdots.\]

  3. Tangani versi \(E^2_{p,q}\Rightarrow H_{p+q}\). Petunjuk. Tukar superskrip dengan subskrip, balik arah panah, dan biarkan yang lain tetap sama.

Perhatikan funktor eksak kiri \(F'\) dan \(F\) yang memenuhi prasyarat Teorema rujukan; syaratkan pula bahwa \(\mathrm{R}F'\) dan \(\mathrm{R}F\) keduanya berdimensi hingga.

  1. Buktikan bahwa \(F'F\) juga berdimensi hingga dan berikan batas atas bagi dimensinya.

  2. Perhatikan homomorfisme \(\chi_F:\mathrm{K}_0(\mathcal{A})\to\mathrm{K}_0(\mathcal{A}')\) yang dietapkan oleh funktor triangulasi \(\mathrm{R}F\), dan homomorfisme serupa \(\chi_{F'}\), \(\chi_{F'F}\) yang ditetapkan oleh \(\mathrm{R}F'\), \(\mathrm{R}(F'F)\); lihat latihan . Buktikan bahwa \(\chi_{F'F}=\chi_{F'}\circ\chi_F\).

Sifat-sifat ini juga dapat dibuktikan dengan kategori turunan. Kasus funktor eksak kanan serta \(\mathrm{L}F',\mathrm{L}F\) tentu bersifat dual.

Misalkan \(\mathcal{A}\) adalah kategori abelian dengan cukup objek injektif, dan \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) dilengkapi filtrasi hingga \(X=\mathrm{F}^0X\supset\cdots\supset\mathrm{F}^{N+1}X=0\). Misalkan \(G:\mathcal{A}\to\mathcal{A}'\) adalah funktor aditif eksak kiri. Buktikan bahwa terdapat barisan spektral konvergen kuat \[E_1^{p,q}=\mathrm{R}^{p+q}G(\operatorname{gr}^pX) \Rightarrow\mathrm{R}^{p+q}G(X).\] Petunjuk. Salah satu cara adalah meniru konstruksi resolusi Cartan–Eilenberg (Teorema rujukan, yang memakai Proposisi rujukan). Mulai dari \(\mathrm{F}^NX\) dan pilih serangkaian resolusi injektif yang sesuai

\(\ensuremath{\mathsf{C}}G\) pada \(\mathrm{F}^\bullet(I)\) tetap menghasilkan kompleks terfiltrasi dan barisan spektral terkait memenuhi pernyataan yang diminta.

Misalkan \(R\) gelanggang, \(C=(C_n,d^C_n)_n\) kompleks rantai modul-\(R\) kanan, dan \(D\) modul-\(R\) kiri. Andaikan setiap \(C_n\) datar dan \(n\ll0\implies C_n=0\). Ambil resolusi projektif \(\cdots\to P_1\to P_0\to D\to0\) dan bangun bikompleks \(C_\bullet\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}P_\bullet\).

  1. Tunjukkan bahwa barisan spektral bergradasi ganda homologis terkait \(\mathscr{E}_{\mathrm{I}}\) mengalami degenerasi pada halaman \(E_{\mathrm{I}}^2\).

  2. Tunjukkan bahwa \((E_{\mathrm{II}}^2)_{p,q}=\operatorname{Tor}^R_p(\operatorname{H}_q(C),D) \Rightarrow\operatorname{H}_{p+q}(C_\bullet\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}D)\).

  3. Buktikan bahwa jika semua \(\operatorname{im}(d^C_n)\) datar, maka ini menghasilkan barisan eksak pendek dalam Teorema Künneth Homologis rujukan. Petunjuk. Resolusi datar \(0\to\operatorname{im}(d_C^{n+1})\to\operatorname{ker}(d_C^n)\to\operatorname{H}_n(C)\to0\) membuat suku-suku taknol \(E_{\mathrm{II}}^2\) terkonsentrasi pada \(p\in\{0,1\}\).

Misalkan \(R,S\) gelanggang, \(X\) modul-\(R\) kanan, \(Y\) bimodul-\((R,S)\), dan \(Z\) modul-\(S\) kiri. Bangun bikompleks sedemikian sehingga barisan spektral terkait memenuhi \[(E_{\mathrm{I}}^2)_{p,q} =\operatorname{Tor}^R_p\left(X,\operatorname{Tor}^S_q(Y_S,Z)\right),\qquad (E_{\mathrm{II}}^2)_{p,q} =\operatorname{Tor}^S_p\left(\operatorname{Tor}^R_q(X,{}_RY),Z\right).\] Petunjuk. Ambil resolusi untuk \(X\) dan \(Z\). Pembaca yang mengenal kategori turunan dapat membandingkannya dengan Proposisi rujukan mengenai kendala asosiatif (ambil \(A=\Bbbk=B\)).

Nyatakan secara eksplisit homomorfisme kanonik \(\operatorname{Ext}^n_R(Y,{}_RX)\to\operatorname{Hom}_S(\operatorname{Tor}^R_n(S_R,Y),X)\) dalam barisan eksak pendek dari Contoh rujukan.

Homologi dan Kohomologi Grup

Misalkan \(G\) suatu grup dan \(\Bbbk\) suatu gelanggang komutatif. Yang dimaksud dengan modul-\(G\) ialah modul-\(\Bbbk\) yang dilengkapi aksi kiri \(G\) yang linear; aksinya ditulis sebagai perkalian kiri. Dalam banyak situasi, \(\Bbbk\) biasanya diambil sama dengan \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Semua modul-\(G\) membentuk kategori abelian \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), yang isomorfik dengan \(\Bbbk[G]\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), dengan \(\Bbbk[G]\) aljabar grup dari \(G\). Untuk modul-\(G\) \(M\), definisikan modul-\(\Bbbk\) \[\begin{align*} \text{invarian} \quad M^G & := \left\{x \in M: \forall g \in G, \; gx=x \right\}, \\ \text{koinvarian} \quad M_G & := M / \ensuremath{\left\langle gx-x: g \in G, x \in M \right\rangle}. \end{align*}\] Dari sudut pandang aljabar, kohomologi \(\operatorname{H}^n(G,M)\) dan homologi \(\operatorname{H}_n(G,M)\) dari modul-\(G\) \(M\) masing-masing merupakan nilai pada \(M\) dari funktor turunan kanan \((\cdot)^G\) dan funktor turunan kiri \((\cdot)_G\), dengan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\). Homologi dan kohomologi grup memiliki sejarah yang cukup panjang. Sekitar tahun 1935, W. Hurewicz mengkaji ruang topologis tersambung lintasan \(E\) yang grup homotopi tingkat tingginya memenuhi \(n>1\implies\pi_n(E)=0\). Ia membuktikan bahwa grup homologi dan kohomologinya sepenuhnya ditentukan oleh grup fundamental \(\pi_1(E)\); ini mungkin merupakan rumusan kohomologi grup paling awal yang tercatat. Seiring kemajuan pesat aljabar homologis pada abad ke-20, kohomologi dan homologi grup segera memperoleh rumusan aljabar murni dan digunakan untuk menangani persoalan dalam aljabar itu sendiri. Dewasa ini, keduanya telah menjadi perangkat dasar dalam teori bilangan, topologi, dan geometri. Di sisi lain, \(\operatorname{H}^n(G,M)\) dan \(\operatorname{H}_n(G,M)\) masing-masing dapat diidentifikasi dengan \(\operatorname{Ext}^n(\Bbbk,M)\) dan \(\operatorname{Tor}_n(\Bbbk,M)\) dalam \(\Bbbk[G]\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), dengan \(\Bbbk\) dipandang sebagai modul-\(G\) trivial. Dengan menghitung \(\operatorname{Ext}\) dan \(\operatorname{Tor}\) melalui suatu resolusi projektif dari \(\Bbbk\), diperoleh deskripsi lain bagi \(\operatorname{H}^n(G,M)\) dan \(\operatorname{H}_n(G,M)\). Bahkan, kita akan memberikan resolusi kanonik \(\mathsf{L}\to\Bbbk\) bagi \(\Bbbk\) sebagai modul kiri (atau kanan) \(\Bbbk[G]\). Dari resolusi tersebut diperoleh kompleks kokrantai standar \((C^n(G,M))_n\) (atau kompleks rantai \((C_n(G,M))_n\)) yang menyajikan \(\operatorname{H}^n(G,M)\) (atau \(\operatorname{H}_n(G,M)\)); lihat Proposisi rujukan dan rujukan. Selanjutnya, §§rujukanrujukan akan menafsirkan resolusi kanonik ini dari sudut pandang teori simpleks. Hal-hal di atas merupakan isi utama §§rujukanrujukan. Bab ini memakai dua sudut pandang sekaligus: teori klasik funktor turunan (khususnya funktor-\(\delta\) universal beserta karakterisasinya) dan kategori turunan. Kelebihan teori klasik ialah nuansa operasionalnya, sedangkan kategori turunan menyediakan informasi yang lebih halus daripada tiap-tiap grup kohomologi atau homologi dan sering kali juga menawarkan gagasan yang lebih jernih. Kompleks kokrantai atau rantai standar memberikan informasi yang paling terperinci dan kanonik, sebab konstruksi itu bekerja pada tingkat kompleks. Dalam §rujukan, kita akan memberikan penafsiran konkret bagi \(\operatorname{H}^1\) dan \(\operatorname{H}^2\): keduanya berturut-turut bersesuaian dengan homomorfisme silang dan kelas ekuivalensi ekstensi \(G\) oleh grup abelian. Makna terperinci ekstensi grup dapat dilihat pada Definisi rujukan. Bahkan, jika semua ekstensi grup dari \(G\) oleh \(M\) disusun menjadi 2-kategori \(\ensuremath{\mathsf{Ext}}(G,M)\), pemenggalan \(\tau^{\leq2}\overline{C}(G,M)\) dari kompleks standar ternormalisasi tepat merupakan suatu perwujudan linear dari \(\ensuremath{\mathsf{Ext}}(G,M)\); inilah isi Catatan rujukan. Untuk sembarang homomorfisme grup \(\varphi:H\to G\) dan modul-\(G\) \(M\), dapat didefinisikan tarikan balik \(\varphi^*M\) sebagai modul-\(H\). Berdasarkan konstruksi umum dalam teori modul, adjoin kanan dan adjoin kiri dari \(\varphi^*\) dapat dituliskan dengan mudah. Jika \(\varphi\) merupakan inklusi suatu subgrup, \(\varphi^*\) disebut funktor restriksi modul-\(G\) dan juga ditulis \(\operatorname{Res}^G_H\), sedangkan adjoin kanan (atau kirinya) ditulis \(\operatorname{Ind}^G_H\) (atau \(\operatorname{ind}^G_H\)); keduanya disebut funktor induksi. Sifat-sifatnya akan menjadi pokok bahasan §rujukan. Secara khusus, kita akan membuktikan apa yang disebut Lema Shapiro (Teorema rujukan): \[\operatorname{H}^n\left(G, \operatorname{Ind}^G_H(N)\right) \simeq \operatorname{H}^n(H, N), \quad \operatorname{H}_n\left(G, \operatorname{ind}^G_H(N)\right) \simeq \operatorname{H}_n(H, N).\] Melanjutkan pembahasan umum tentang \(\varphi^*\), §rujukan akan mendefinisikan keluarga homomorfisme kanonik \[\operatorname{H}^n(G, M) \to \operatorname{H}^n(H, \varphi^* M), \quad \operatorname{H}_n(H, \varphi^* M) \to \operatorname{H}_n(G, M).\] Homomorfisme ini dapat dipadukan dengan funktorialitas kohomologi atau homologi, sehingga setiap homomorfisme ekuivarian \(f:M\to N\) (atau \(f:N\to M\)) menginduksi homomorfisme kanonik yang bersesuaian, yaitu \(\operatorname{H}^n(f)\) (atau \(\operatorname{H}_n(f)\)), dengan \(M\) modul-\(G\) dan \(N\) modul-\(H\); lihat Definisi rujukan. Untuk kasus khusus \(n=2\), §rujukan akan menafsirkan homomorfisme kanonik tersebut dari sudut pandang ekstensi grup. Untuk memperoleh gambaran konkret, §rujukan membahas contoh grup siklik hingga dan grup bebas. Argumen yang digunakan memadukan teknik teori grup dan kohomologi secara serasi. Dimensi kohomologis dan dimensi homologis grup (Definisi rujukan) juga akan muncul pada saat yang tepat. Nuansa konkret teori grup berlanjut dalam §rujukan. Untuk kasus \((G:H)\) hingga, kita akan menyatakan sifat-sifat lebih lanjut dari funktor restriksi dan induksi; bahkan, dalam keadaan ini \(\operatorname{Ind}^G_H=\operatorname{ind}^G_H\). Definisi–Proposisi rujukan akan memberikan keluarga homomorfisme kanonik \[\mathrm{cor}^n: \operatorname{H}^n(H, M) \to \operatorname{H}^n(G, M), \quad \mathrm{cor}_n: \operatorname{H}_n(G, M) \to \operatorname{H}_n(H, M),\] dengan \(M\) suatu modul-\(G\) dan \(\operatorname{Res}^G_HM\) juga disingkat menjadi \(M\) untuk menghemat notasi. Homomorfisme ini disebut korestriksi dan arahnya berlawanan dengan homomorfisme kanonik yang diinduksi oleh \(H\hookrightarrow G\) (yaitu restriksi, yang ditulis \(\mathrm{res}^n\) dan \(\mathrm{res}_n\)). Keduanya memenuhi identitas dasar \(\mathrm{cor}^n\mathrm{res}^n=(G:H)\) dan \(\mathrm{res}_n\mathrm{cor}_n=(G:H)\) (Proposisi rujukan), sedangkan kasus khusus \(\mathrm{cor}_1:\operatorname{H}_1(G,\ensuremath{\mathbb{Z}})\to\operatorname{H}_1(H,\ensuremath{\mathbb{Z}})\) menjadi homomorfisme transfer klasik dalam teori grup, \(\mathrm{Ver}_{G|H}:G_{\mathrm{ab}}\to H_{\mathrm{ab}}\). Misalkan \(H\) subgrup normal dari \(G\) dan \(M\) modul-\(G\). Dalam keadaan ini, \(\operatorname{H}^q(H,M)\) dan \(\operatorname{H}_q(H,M)\) menjadi modul-\((G/H)\). Barisan spektral Lyndon–Hochschild–Serre yang dibahas dalam §rujukan, \[\begin{align*} E_2^{p, q} = \operatorname{H}^p(G/H, \operatorname{H}^q(H, M)) & \Rightarrow \operatorname{H}^{p+q}(G, M), \\ E^2_{p, q} = \operatorname{H}_p(G/H, \operatorname{H}_q(H, M)) & \Rightarrow \operatorname{H}_{p+q}(G, M), \end{align*}\] merupakan perangkat tingkat lanjut yang mutlak diperlukan dalam teori kohomologi dan homologi grup; lihat Teorema rujukan. Informasi dalam barisan eksak suku-suku berderajat rendahnya sangat berguna. Barisan spektral Lyndon–Hochschild–Serre sekaligus merupakan penerapan barisan spektral Grothendieck dan berasal dari suatu filtrasi kanonik pada kompleks standar. Deskripsi terakhir memberikan informasi yang lebih halus, misalnya struktur multiplikatif yang disebutkan dalam Catatan rujukan. Lebih tepatnya, operasi multiplikatif pada kohomologi grup ialah hasil kali cawan yang berasal dari topologi. Dalam §rujukan, kita akan mendekatinya dari dua sudut pandang. Pertama, hasil kali cawan dipahami sebagai pencerminan alami operasi hasil kali tensor modul-\(G\); bahasa kategori turunan membantu dalam hal ini. Kedua, rumusnya dituliskan langsung pada tingkat kompleks standar (Definisi–Proposisi rujukan). Deskripsi kedua tentu merupakan perwujudan eksplisit dari deskripsi pertama. Kunci penurunannya ialah mengangkat \(\Bbbk\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\Bbbk\otimes\Bbbk\) secara tepat menjadi “pembenaman diagonal” \(\Delta:\mathsf{L}\to\mathsf{L}\otimes\mathsf{L}\); beberapa tanda dalam argumen ini perlu ditangani dengan hati-hati. Jika \(G\) hingga, kohomologi Tate \(\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^n(G,M)\) yang diperkenalkan dalam §rujukan memadukan kohomologi dan homologi. Konstruksinya bergantung pada homomorfisme kanonik yang khas bagi grup hingga, \[\nu: M_G \to M^G, \quad (\text{citra dari }x \in M) \mapsto \sum_{g \in G} gx.\] Untuk \(n\geq1\) (atau \(n\leq-2\)), kohomologi Tate sama dengan \(\operatorname{H}^n(G,M)\) (atau \(\operatorname{H}_{-n-1}(G,M)\)), sedangkan untuk \(n=0\) (atau \(n=-1\)), kohomologi tersebut sama dengan \(\operatorname{coker}(\nu)\) (atau \(\operatorname{ker}(\nu)\)). Kohomologi Tate tetap memenuhi sifat-sifat seperti barisan eksak panjang dan Lema Shapiro. Dalam banyak hal, teori ini bahkan lebih mudah dioperasikan daripada kohomologi atau homologi dan mempunyai penerapan yang sangat menonjol dalam teori bilangan. Teori di atas hanya membahas grup diskret; kasus grup yang dilengkapi topologi jauh lebih rumit. Grup profinit \(G\) dan modul-\(G\) mulus yang dibahas dalam §rujukan merupakan salah satu kasus khusus yang sederhana sekaligus berguna; latar belakangnya terdapat dalam §rujukan. Pada dasarnya, teori ini tetap bersifat aljabar. Kohomologi yang bersesuaian dapat dipahami sebagai funktor turunan kanan, atau secara ekuivalen didefinisikan sebagai \(\varinjlim\) dari kohomologi grup hingga; versi kontinu kompleks standar menyediakan cara perhitungan lain. Dalam teori bilangan, kasus utama yang diminati ialah ketika \(G\) merupakan grup Galois atau grup fundamental aritmetika. Terakhir, §rujukan memperkenalkan kohomologi grup nonabelian. Untuk grup nonabelian, biasanya hanya \(\operatorname{H}^0\) dan \(\operatorname{H}^1\) yang dapat didefinisikan, sehingga barisan eksak panjangnya pun terbatas (Teorema rujukan). Teori ini sangat sesuai untuk mengklasifikasikan objek geometri atau aljabar, sebab grup simetri objek-objek tersebut kerap nonabelian. Beberapa contoh akan dibahas kemudian dalam §rujukan. Konstruksi-konstruksi ini juga berlaku bagi grup profinit.

Petunjuk Bacaan. Peran gelanggang koefisien \(\Bbbk\) dalam bab ini bersifat sekunder dan sering diambil sama dengan \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\); lihat penjelasan dalam Catatan rujukan. Pembaca dapat menyesuaikan dengan kebutuhannya dan melewati argumen yang melibatkan kategori turunan; langkah ini tidak akan mengganggu sebagian besar penerapan klasik. Secara khusus, hasil kali cawan pada kohomologi dapat diperlakukan sepenuhnya melalui operasi eksplisit dalam Definisi–Proposisi rujukan. Konsep modul-\(G\) (lihat §rujukan) sesekali muncul sebagai contoh atau latihan dalam bab-bab berikutnya dan biasanya hanya melibatkan definisi dasar. Pengecualiannya ialah §rujukan dan §rujukan, yang masing-masing memakai modul-\(G\) mulus untuk grup profinit beserta kohomologinya. Selain itu, pembaca yang berminat pada teori bilangan sebaiknya menguasai isi §§rujukanrujukan.

Modul-\(G\) dan Resolusinya

Kecuali dinyatakan lain, dalam bagian ini \(\Bbbk\) selalu merupakan gelanggang komutatif dan \(G\) suatu grup. Tuliskan unsur identitas grup \(G\) sebagai \(1_G\).

Definisi. Suatu modul-\(G\) dengan koefisien dalam \(\Bbbk\) ialah modul-\(\Bbbk\) \(M\) yang dilengkapi aksi kiri \(G\). Aksi kiri \(G\times M\to M\) ditulis sebagai perkalian dan memenuhi \[\begin{align*} g(m + m') & = gm + gm', \\ g(tm) & = t(gm), \end{align*}\] untuk sembarang \(g\in G\), \(t\in\Bbbk\), dan \(m,m'\in M\). Dengan kata lain, \(M\) dilengkapi aksi \(G\) yang linear.

Homomorfisme \(f:M_1\to M_2\) antara dua modul-\(G\) didefinisikan sebagai homomorfisme modul-\(\Bbbk\) \(f:M_1\to M_2\) yang memenuhi sifat ekuivarian \(f(gm_1)=gf(m_1)\) untuk sembarang \(g\in G\) dan \(m_1\in M_1\).

Secara tegas, struktur di atas seharusnya disebut modul-\(G\) kiri. Modul-\(G\) kanan dapat didefinisikan dengan cara yang sepenuhnya serupa dan sama artinya dengan modul-\(G^{\operatorname{op}}\) kiri. Jika tidak menimbulkan kekeliruan, gelanggang koefisien \(\Bbbk\) dihilangkan dari notasi dan kategori semua modul-\(G\) ditulis \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Kategori ini \(\Bbbk\)-linear (Definisi rujukan).

Contoh. Lengkapi \(\Bbbk\) dengan aksi trivial \(G\), yaitu \(gm=m\). Objek yang diperoleh disebut modul-\(G\) trivial dan cukup ditulis \(\Bbbk\).

Definisi. Misalkan \(M\) suatu modul-\(G\). Jika submodul-\(\Bbbk\) \(N\subset M\) tertutup terhadap aksi \(G\), maka \(N\) disebut submodul-\(G\). Lengkapi modul hasil bagi \(M/N\) dengan aksi \(G\) melalui \(g(m+N)=gm+N\); objek ini disebut modul-\(G\) hasil bagi yang bersesuaian.

Dari \(G\) dapat dibangun aljabar grup \(\Bbbk[G]\); lihat [Li1]. Setiap unsurnya dapat ditulis secara unik dalam bentuk \(\sum_{g\in G}a_gg\), dengan hanya berhingga banyak koefisien \(a_g\in\Bbbk\) yang tak nol. Mulai sekarang, \(G\) dipandang sebagai himpunan bagian dari \(\Bbbk[G]\).

Proposisi. Terdapat isomorfisme kategori \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\Bbbk[G]\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) sebagai berikut. Isomorfisme ini mempertahankan modul-\(\Bbbk\) yang mendasarinya. Jika \(M\) suatu modul-\(G\), perkalian skalarnya sebagai modul kiri \(\Bbbk[G]\) berasal dari homomorfisme \[\Bbbk[G] \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} M \to M, \quad (\sum_g a_g g) \otimes m \mapsto \sum_g a_g (gm),\] sedangkan homomorfisme modul-\(G\) bersesuaian dengan homomorfisme modul \(\Bbbk[G]\).

Bukti. Funktor invers ditentukan sebagai berikut. Untuk suatu modul kiri \(\Bbbk[G]\) \(M\), gunakan pembenaman monoid multiplikatif \(G\hookrightarrow\Bbbk[G]\) untuk membuat \(G\) beraksi dari kiri pada \(M\), sehingga \(M\) menjadi modul-\(G\). Tanpa kesulitan dapat diverifikasi bahwa kedua arah terdefinisi dengan baik dan saling invers.

Sebagai akibatnya, \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) merupakan kategori abelian \(\Bbbk\)-linear, sebab demikian pula \(\Bbbk[G]\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Sifat-sifat submodul-\(G\) dan modul-\(G\) hasil bagi cukup diterjemahkan ke kasus modul \(\Bbbk[G]\).

Definisi. Tuliskan \(\operatorname{Hom}\) dalam \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) sebagai \(\operatorname{Hom}_G\). Di bawah korespondensi dalam Proposisi rujukan, objek ini juga sama dengan \(\operatorname{Hom}_{\Bbbk[G]}\) dalam \(\Bbbk[G]\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\).

Beberapa operasi dasar pada modul-\(\Bbbk\) mudah diangkat ke konteks modul-\(G\):

Semua konstruksi ini funktorial terhadap \(M\) dan \(N\). Definisi tersebut segera memberikan \[\begin{align*} \operatorname{Hom}_G(M, N) & = \operatorname{Hom}(M, N)^G \\ & := \left\{f \in \operatorname{Hom}(M, N): \forall g \in G, \; {}^g f = f \right\}. \end{align*}\] Sehubungan dengan isomorfisme kategori dalam Proposisi rujukan, jumlah langsung dan produk langsung modul-\(G\) masing-masing ialah jumlah langsung dan produk langsung modul \(\Bbbk[G]\). Struktur modul-\(G\) pada hasil kali tensor dan modul \(\operatorname{Hom}\) sedikit lebih rumit; dari sudut pandang teori modul, struktur tersebut sesungguhnya bersesuaian dengan struktur aljabar Hopf pada \(\Bbbk[G]\) (Contoh rujukan). Pembaca yang berminat dapat membandingkannya dengan pembahasan terkait dalam §rujukan dan §rujukan; kita tidak akan menguraikannya di sini.

Proposisi. Terhadap operasi hasil kali tensor, \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) menjadi kategori monoidal simetris dengan modul-\(G\) trivial \(\Bbbk\) sebagai objek unit.

Bukti. Ini merupakan akibat langsung dari definisi di atas.

Selain itu, isomorfisme kanonik yang lazim dalam \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\),

\(G\). Jika \(L\), \(M\), dan \(N\) merupakan modul-\(G\), dan hasil kali tensor serta \(\operatorname{Hom}\) di atas dilengkapi struktur modul-\(G\) yang telah didefinisikan, maka kedua arah merupakan isomorfisme modul-\(G\); pembaca dipersilakan memverifikasinya dengan teliti. Sebagai akibatnya, \({}^g\varphi=\varphi\) ekuivalen dengan \({}^g\psi=\psi\), sehingga diperoleh adjungsi \(L\), \(M\), dan \(N\) semuanya modul-\(G\). Berikut sebuah penerapan sederhana.

Proposisi. Misalkan \(L\) dan \(M\) modul-\(G\), dengan \(L\) projektif sebagai modul-\(G\) dan \(M\) projektif sebagai modul-\(\Bbbk\). Maka \(L\otimes M\) projektif sebagai modul-\(G\).

Bukti. Adjungsi persamaan menunjukkan bahwa funktor \((\cdot)\otimes M:G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) mempunyai adjoin kanan eksak \(\operatorname{Hom}(M,\cdot)\). Karena itu, Proposisi rujukan menyiratkan bahwa \((\cdot)\otimes M\) mempertahankan objek projektif.

Definisi (Restriksi dan inflasi). Untuk setiap homomorfisme grup \(\varphi:H\to G\), terdapat funktor yang bersesuaian \[\varphi^*: G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}} \to H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}};\] bagi modul-\(G\) \(M\), citranya oleh \(\varphi^*\) ialah modul-\(\Bbbk\) yang sama, \(M\), dengan aksi \(H\) yang diberikan oleh \(hm:=\varphi(h)m\). Dua kasus penting dari funktor \(\varphi^*\) ialah:

Perhatikan bahwa jika terdapat rangkaian homomorfisme grup \(H\xrightarrow{\varphi}G\xrightarrow{\psi}F\), maka funktor-funktor yang bersesuaian memenuhi \(\varphi^*\psi^*=(\psi\varphi)^*\). Jika sudut pandang aljabar grup dipakai, homomorfisme \(\varphi:H\to G\) meluas menjadi homomorfisme aljabar-\(\Bbbk\) \(\Bbbk[H]\to\Bbbk[G]\), dan funktor yang bersesuaian \(\Bbbk[G]\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to\Bbbk[H]\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) tepat bersesuaian dengan \(\varphi^*\). Funktor ini juga dapat dinyatakan melalui hasil kali tensor sebagai \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:G-module-pullback-tensor}{} \varphi^* M \simeq \Bbbk[G] \ensuremath{\underset{\Bbbk[G]}{\otimes}} M, \quad \Bbbk[G] \;\text{melalui $\varphi$ dipandang sebagai bimodul}\; (\Bbbk[H], \Bbbk[G]). \end{equation}\] Adjoin kiri dan adjoin kanan dari funktor \(\varphi^*\), beserta isomorfisme adjungsi yang bersesuaian, dapat dituliskan secara eksplisit.

Proposisi. Gunakan notasi di atas. Untuk suatu homomorfisme grup \(\varphi:H\to G\), sembarang modul-\(G\) \(M\), dan sembarang modul-\(H\) \(N\), terdapat isomorfisme kanonik modul-\(\Bbbk\) berikut:

\(\Bbbk[G]\) dipandang sekaligus sebagai bimodul \((\Bbbk[H],\Bbbk[G])\) dan bimodul \((\Bbbk[G],\Bbbk[H])\). Dengan cara ini, \(\operatorname{Hom}_H(\Bbbk[G],N)\) dan \(\Bbbk[G]\ensuremath{\underset{\Bbbk[H]}{\otimes}}N\) dilengkapi struktur modul-\(G\).

Bukti. Uraikan langsung definisinya untuk memverifikasi bahwa kedua pasang pemetaan merupakan homomorfisme modul-\(\Bbbk\) yang terdefinisi dengan baik; perhitungannya tidak rumit. Setelah hal ini diverifikasi, sifat saling invers menjadi jelas. Cara lain ialah menerapkan teori umum dalam [Li1].

Karena \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) kategori abelian, resolusi projektif dan resolusi injektif modul-\(G\) dapat dibahas secara alami. Untuk tema bab ini, yang paling penting ialah resolusi projektif dari modul-\(G\) trivial \(\Bbbk\). Resolusi tersebut tidak hanya ada, tetapi juga mempunyai pilihan yang kanonik dan eksplisit.

Definisi. Misalkan \(G\) suatu grup. Untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\), definisikan \[\mathsf{L}_n := \text{modul-$\Bbbk$ bebas dengan basis $G^{n+1}$},\] yang unsur-unsurnya ditulis sebagai kombinasi linear-\(\Bbbk\) dari \((g_0,\ldots,g_n)\in G^{n+1}\). Untuk setiap \(n\geq1\), definisikan homomorfisme \[\begin{align*} \partial_n, \partial'_n: \mathsf{L}_n & \to \mathsf{L}_{n-1}, \\ \partial_n\left( g_0, \ldots, g_n \right) & = \sum_{k=0}^n (-1)^{n-k} (\ldots, \widehat{g_k}, \ldots), \\ \partial'_n\left( g_0, \ldots, g_n \right) & = \sum_{k=0}^n (-1)^k (\ldots, \widehat{g_k}, \ldots), \end{align*}\] dengan \(\widehat{g_k}\) menandakan bahwa suku tersebut dihilangkan; jadi, \(\partial'_n=(-1)^n\partial_n\). Definisikan pula homomorfisme \[\partial_0 = \partial'_0: \mathsf{L}_0 \to \Bbbk, \quad (g_0) \mapsto 1.\]

Definisikan aksi \(g(g_0,\ldots,g_n)=(gg_0,\ldots,gg_n)\) (atau \((g_0,\ldots,g_n)g=(g_0g,\ldots,g_ng)\)) agar \(\mathsf{L}_n\) menjadi modul-\(G\) kiri (atau kanan), dan lengkapi \(\Bbbk\) dengan aksi trivial \(G\). Dengan demikian, setiap \(\partial_n\) dan \(\partial'_n\) merupakan homomorfisme modul-\(G\) kiri (atau kanan).

Jelas bahwa \((\mathsf{L}_n,\partial_n)_n\) dan \((\mathsf{L}_n,\partial'_n)_n\) hanya berbeda melalui pembalikan \((g_0,\ldots,g_n)\mapsto(g_n,\ldots,g_0)\). Pembalikan ini berkomutasi dengan aksi kiri maupun kanan \(G\), sehingga cukup ditangani salah satu dari \(\partial_n\) dan \(\partial'_n\) untuk semua sifat berikut.

Catatan. Jika \(\mathsf{L}_0\) diidentifikasi dengan \(\Bbbk[G]\), maka \(\partial_0=\partial'_0:\mathsf{L}_0\to\Bbbk\) diidentifikasi dengan pemetaan \[\Bbbk[G] \to \Bbbk, \quad \sum_g a_g g \mapsto \sum_g a_g;\] jelas bahwa pemetaan ini juga merupakan homomorfisme surjektif aljabar \(\Bbbk\). Pemetaan tersebut disebut homomorfisme augmentasi dari \(\Bbbk[G]\), dan kernelnya \[\mathfrak{I} := \left\{ \sum_g a_g g : \sum_g a_g = 0 \right\}\] disebut ideal augmentasi dari \(\Bbbk[G]\). Sebagai modul-\(\Bbbk\), \(\mathfrak{I}\) jelas terurai terhadap basis berikut: \[\mathfrak{I} = \bigoplus_{\substack{g \in G \\ g \neq 1_G}} \Bbbk (g - 1_G).\]

Lema. Kompleks \(\cdots\to\mathsf{L}_n\xrightarrow{\partial_n}\cdots \xrightarrow{\partial_0}\Bbbk\to0\) yang didefinisikan di atas eksak. Jika dipandang sebagai kompleks modul-\(\Bbbk\), morfisme identitasnya homotopik nol. Pernyataan yang sama berlaku jika \(\partial_n\) diganti dengan \(\partial'_n\).

Bukti. Cukup bahas versi \(\partial'_n\). Untuk setiap \(n\geq1\), perhatikan bahwa \(\partial'_{n-1}\partial'_n\) memetakan \((g_0,\ldots,g_n)\) ke suatu jumlah unsur berbentuk \[\pm (\ldots, \widehat{g_p}, \ldots, \widehat{g_q}, \ldots), \quad 0 \leq p < q \leq n.\] Tanda-tandanya saling meniadakan berpasangan, sehingga diperoleh suatu kompleks; verifikasi sederhananya diserahkan kepada pembaca.

Selanjutnya, untuk setiap \(n\geq0\), definisikan homomorfisme modul-\(\Bbbk\) \[s_n: \mathsf{L}_n \to \mathsf{L}_{n+1}, \quad (g_0, \ldots, g_n) \mapsto (1_G, g_0, \ldots, g_n),\] dan definisikan \(s_{-1}:\Bbbk\to\mathsf{L}_0\) dengan memetakan \(1\in\Bbbk\) ke \(1_G\in\mathsf{L}_0\). Mudah dilihat bahwa \[\partial'_{n+1} s_n + s_{n-1} \partial'_n = \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathsf{L}_n}\] untuk setiap \(n\geq-1\), dengan konvensi \(\mathsf{L}_{-1}:=\Bbbk\) dan \(\partial'_{-1}:=0\). Hal ini menunjukkan bahwa \[\cdots \to \mathsf{L}_n \xrightarrow{\partial'_n} \cdots \xrightarrow{\partial'_0} \Bbbk \to 0\] memiliki morfisme identitas yang homotopik nol sebagai kompleks modul-\(\Bbbk\), sehingga kompleks tersebut eksak.

Tuliskan kompleks \(\cdots\to\mathsf{L}_n\xrightarrow{\partial_n}\cdots\to\mathsf{L}_0\to0\) sebagai \(\mathsf{L}\). Kompleks ini dapat dipandang sebagai kompleks pada derajat \(\ldots,-n,\ldots,0\), atau sebagai kompleks rantai pada derajat \(\ldots,n,\ldots,0\). Dalam kedua pandangan tersebut, \(\partial_0=\partial'_0\) memberikan morfisme \(\mathsf{L}\to\Bbbk\). Kompleks dan morfisme ini dapat dipahami baik sebagai kompleks modul-\(G\) kiri maupun sebagai kompleks modul-\(G\) kanan. Berdasarkan simetri, kita terutama akan menyatakan versi kiri.

Proposisi. Morfisme \(\mathsf{L}\to\Bbbk\) yang didefinisikan di atas memberikan resolusi bebas dari modul-\(G\) trivial \(\Bbbk\).

Bukti. Ketika \((h_1,\ldots,h_n)\in G^n\) bervariasi, \((1_G,h_1,\ldots,h_n)\) merentang suatu basis dari \(\mathsf{L}^n\) sebagai modul kiri \(\Bbbk[G]\).

Ada pula resolusi bebas kanonik dari \(\Bbbk\) yang lebih ringkas dan kadang-kadang lebih praktis daripada \(\mathsf{L}\).

Definisi–Proposisi (Kompleks ternormalisasi). Untuk setiap \(n>0\), definisikan \(\mathrm{Triv}_n\subset\mathsf{L}_n\) sebagai submodul-\(G\) yang dihasilkan oleh unsur-unsur \[(g_0, \ldots, g_n) \in G^{n+1}, \quad \exists\, 0 \leq k < n, \; g_k = g_{k+1}.\] Definisikan pula \(\mathrm{Triv}_0=0\). Baik terhadap \(\partial_n\) maupun \(\partial'_n\), objek-objek ini membentuk subkompleks \(\mathrm{Triv}\) dari \(\mathsf{L}\). Normalisasi \(\mathsf{L}\) kemudian didefinisikan sebagai kompleks hasil bagi \(\overline{\mathsf{L}}:=\mathsf{L}/\mathrm{Triv}\). Jika dipandang sebagai kompleks modul-\(\Bbbk\), morfisme identitas pada \(\mathrm{Triv}\) homotopik nol.

Bukti. Jelas bahwa \(\mathrm{Triv}_n\) invarian terhadap \((g_0,\ldots,g_n)\mapsto(g_n,\ldots,g_0)\), sehingga versi \(\partial_n\) dan \(\partial'_n\) tidak berbeda; cukup ditangani versi terakhir. Jika \((g_0,\ldots,g_n)\) memenuhi \(g_k=g_{k+1}\), maka dalam \(\partial'_n(g_0,\ldots,g_n)= \sum_i(-1)^i(\ldots,\widehat{g_i},\ldots)\), suku-suku yang bersesuaian dengan \(i=k,k+1\) saling meniadakan, sedangkan suku-suku lain berada dalam \(\mathrm{Triv}_{n-1}\). Ini membuktikan bahwa objek-objek tersebut membentuk subkompleks.

Untuk menunjukkan bahwa morfisme identitas \(\mathrm{Triv}\) homotopik nol sebagai kompleks modul-\(\Bbbk\), cukup batasi homotopi \(s_n:\mathsf{L}_n\to\mathsf{L}_{n+1}\) dalam pembuktian Lema rujukan pada \(\mathrm{Triv}_n\), untuk \(n\geq0\).

Berdasarkan konstruksi, \(\mathsf{L}\to\Bbbk\) bernilai nol pada \(\mathrm{Triv}\), sehingga memfaktor melalui \(\overline{\mathsf{L}}\to\Bbbk\).

Proposisi. Morfisme \(\overline{\mathsf{L}}\to\Bbbk\) yang didefinisikan di atas memberikan resolusi bebas dari modul-\(G\) trivial \(\Bbbk\).

Bukti. Pertama, setiap \(\overline{\mathsf{L}}_n=\mathsf{L}_n/\mathrm{Triv}_n\) merupakan modul-\(G\) bebas: suatu basis diberikan oleh citra \((1_G,h_1,\ldots,h_n)\in G^{n+1}\) dengan \(h_1\neq1_G\) dan \(h_k\neq h_{k+1}\) untuk \(1\leq k<n\).

Kedua, keasiklikan \(\mathrm{Triv}\) menyiratkan bahwa \(\mathsf{L}\to\overline{\mathsf{L}}\) merupakan kuasi-isomorfisme. Karena itu, Proposisi rujukan menyiratkan bahwa \(\overline{\mathsf{L}}\to\Bbbk\) merupakan kuasi-isomorfisme.

Untuk penerapan selanjutnya, akan lebih praktis menyatakan basis dalam bentuk “bar” berikut. Pertama, untuk bilangan bulat \(a\leq b\) dan suatu rangkaian unsur \((g_a,\ldots,g_b)\in G^{b-a+1}\), perkenalkan notasi singkat \[g_{[a, b]} := g_a g_{a+1} \cdots g_b.\] Sebagai modul-\(G\) kiri, basis \(\mathsf{L}_n\) dapat diambil sebagai \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:L-basis}{} (g_1 | \cdots | g_n) := \left( 1_G, g_{[1, 1]}, g_{[1, 2]}, \ldots, g_{[1, n]} \right), \quad (g_1, \ldots, g_n) \in G^n. \end{equation}\] Perhatikan bahwa \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:L-basis-partial}{}\begin{aligned} \partial_n (g_1 | \ldots | g_n) & = (-1)^n \left( g_{[1, 1]}, \ldots, g_{[1, n]}\right) + (-1)^{n-1} \left(1_G, g_{[1, 2]}, \ldots, g_{[1, n]}\right) \\ & \quad + \cdots + \left( 1_G, g_{[1, 1]}, \ldots, g_{[1, n-1]}\right) \\ & = (-1)^n g_1 (g_2 | \cdots | g_n) + \sum_{k=1}^{n-1} (-1)^{n-k} (\cdots | g_k g_{k+1}| \cdots) \\ & \quad + (g_1 | \cdots |g_{n-1}), \\ \partial'_n(g_1 | \cdots | g_n) & = g_1 (g_2 | \cdots | g_n) + \sum_{k=1}^{n-1} (-1)^k (\cdots | g_k g_{k+1}| \cdots) \\ & \quad + (-1)^n (g_1 | \cdots |g_{n-1}). \end{aligned} \end{equation}\] Sekarang tinjau bayangan cermin dari persamaan. Ambil basis \(\mathsf{L}_n\) sebagai modul-\(G\) kanan berupa \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:L-basis-right}{} (g_1 | \cdots | g_n)^\dagger := \left( g_{[1, n]}, \ldots, g_{[n-1, n]} , g_{[n, n]}, 1_G \right), \quad (g_1, \ldots, g_n) \in G^n. \end{equation}\] Dengan demikian, \(\partial'_n(g_1|\cdots|g_n)^\dagger= (-1)^n\partial_n(g_1|\cdots|g_n)^\dagger\) sama dengan \[\begin{multline} \hypertarget{eqn:L-basis-partial-right}{} \left( g_{[2, n]}, \ldots, g_{[n, n]}, 1_G \right) - \left( g_{[1, n]}, g_{[3, n]}, \ldots, g_{[n, n]}, 1_G \right) + \cdots \\ + (-1)^n \left( g_{[1, n-1]}, \ldots, g_{[n-1, n-1]} \right) g_n \\ = (g_2 | \cdots | g_n)^\dagger + \sum_{k=1}^{n-1} (-1)^k (\cdots | g_k g_{k+1} | \cdots)^\dagger \\ + (-1)^n (g_1 | \cdots | g_{n-1})^\dagger g_n. \end{multline}\] Kasus kompleks ternormalisasi mengikuti dengan cara yang sama: basis \(\overline{\mathsf{L}}_n\) sebagai modul-\(G\) kiri atau kanan masing-masing dapat diambil berupa \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:nor-cochain}{} (g_1| \cdots | g_n) \quad \text{atau} \quad (g_1 | \cdots | g_n)^\dagger \quad \bmod \mathrm{Triv}_n, \end{equation}\] dengan syarat \(g_k\neq1_G\) untuk setiap \(1\leq k\leq n\).

Catatan. Resolusi di atas mempunyai penafsiran topologis yang mendalam: \(\mathsf{L}\) ialah kompleks rantai yang diberikan oleh torsor universal \(\mathrm{E}G\) di atas ruang pengklasifikasi \(\mathrm{B}G\); lihat Contoh rujukan dan rujukan.

Homologi dan Kohomologi Grup

Dalam bagian ini, gelanggang komutatif \(\Bbbk\) dan grup \(G\) tetap digunakan.

Definisi. Untuk setiap modul-\(G\) \(M\), definisikan modul-\(\Bbbk\) \[\begin{align*} M^G & := \left\{ m \in M : \forall g \in G, \; gm = m \right\}, \\ M_G & := M \big/ \ensuremath{\left\langle gm - m : g \in G, \; m \in M \right\rangle}. \end{align*}\] Kita menyebut \(M^G\) sebagai submodul invarian dari \(M\), dan \(M_G\) sebagai modul kuosien koinvarian dari \(M\).

Pengambilan invarian dan koinvarian masing-masing memberikan funktor \(\Bbbk\)-linear \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Keduanya dapat dicirikan sebagai adjoin bagi funktor inflasi \(\mathrm{Infl}\) dari Definisi rujukan dalam kasus \(H=G\).

Proposisi. Tinjau funktor \(\mathrm{Infl}:=\mathrm{Infl}^G_{\{1\}}:\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), yang memetakan setiap modul-\(\Bbbk\) \(N\) ke modul-\(G\) dengan aksi trivial \(gy=y\). Terdapat dua pasangan adjoin

Bukti. Misalkan \(M\) modul-\(G\) dan \(N\) modul-\(\Bbbk\). Menentukan homomorfisme modul-\(G\) \(\varphi:\mathrm{Infl}(N)\to M\) sama artinya dengan menentukan homomorfisme modul-\(\Bbbk\) \(\varphi:N\to M\) sedemikian sehingga \(\varphi(y)=g\varphi(y)\) selalu berlaku; ini juga sama artinya dengan menentukan homomorfisme modul-\(\Bbbk\) \(\varphi:N\to M^G\).

Di pihak lain, menentukan homomorfisme modul-\(\Bbbk\) \(\psi:M_G\to N\) sama artinya dengan menentukan homomorfisme modul-\(\Bbbk\) \(\varphi:M\to N\) sedemikian sehingga \(\varphi(gx-x)=0\) selalu berlaku. Syarat terakhir ekuivalen dengan \(\varphi(gx)=g\varphi(x)\), dengan aksi \(G\) pada ruas kanan didefinisikan oleh struktur modul-\(G\) \(\mathrm{Infl}(N)\).

Funktor \((\cdot)^G\) dan \((\cdot)_G\) juga dapat dipahami dari sudut pandang modul-\(\Bbbk[G]\). Berikut ini, melalui homomorfisme augmentasi dalam Catatan rujukan, kita memandang \(\Bbbk\) sebagai bimodul-\((\Bbbk[G],\Bbbk[G])\); dengan kata lain, aksi \(G\) pada kedua sisi \(\Bbbk\) bersifat trivial.

Proposisi. Dengan mengidentifikasi modul-\(G\) dan modul kiri-\(\Bbbk[G]\), terdapat isomorfisme alami antarfunktor \[\begin{gather*} (\cdot)^G \simeq \operatorname{Hom}_G(\Bbbk, \cdot), \quad (\cdot)_G \simeq \Bbbk \ensuremath{\underset{\Bbbk[G]}{\otimes}} (\cdot). \end{gather*}\]

Bukti. Tinjau modul-\(G\) \(M\). Berdasarkan Proposisi rujukan, menentukan homomorfisme modul-\(G\) \(\varphi:\Bbbk\to M\) sama artinya dengan menentukan homomorfisme modul-\(\Bbbk\) \(\varphi:\Bbbk\to M^G\). Yang terakhir sama artinya dengan menentukan unsur \(M^G\), yaitu \(\varphi(1)\). Ini memberikan isomorfisme pertama.

Untuk isomorfisme kedua, identifikasikan terlebih dahulu \(\Bbbk\) dengan \(\Bbbk[G]/\mathfrak{I}\), dengan ideal augmentasi \(\mathfrak{I}=\bigoplus_{g\neq1_G}\Bbbk(g-1_G)\). Maka \(\Bbbk\ensuremath{\underset{\Bbbk[G]}{\otimes}}M\simeq M/\mathfrak{I}M=M_G\), melalui pemetaan \(t\otimes x\) ke citra \(tx\in M\) dalam \(M_G\). Terbukti.

Dengan demikian, adjungsi dalam Proposisi rujukan dapat dipahami sebagai kasus khusus Proposisi rujukan, yaitu dengan mengambil homomorfisme trivial \(\varphi:G\twoheadrightarrow\{1\}\).

Korolari. Untuk setiap homomorfisme grup \(\varphi:H\to G\), terdapat isomorfisme funktor \[\begin{array}{rlrl} \operatorname{Hom}_H(\Bbbk[G], \cdot)^G & \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}(\cdot)^H, & (\cdot)_H & \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}(\Bbbk[G] \ensuremath{\underset{\Bbbk[H]}{\otimes}} \cdot)_G , \\ \varphi & \mapsto \varphi(1_G), & (x \;\text{citranya}) & \mapsto (1_G \otimes x \;\text{citranya}) . \end{array}\] Kedua ruas merupakan funktor dari \(H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) ke \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Ruas kiri melibatkan funktor \(\operatorname{Hom}_H(\Bbbk[G],\cdot):H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) yang diperkenalkan dalam Proposisi rujukan.

Bukti. Berikut ini, misalkan \(N\) modul-\(H\). Isomorfisme pertama mengikuti dari adjungsi dalam Proposisi rujukan: \[\operatorname{Hom}_G(\Bbbk, \operatorname{Hom}_H(\Bbbk[G], N)) \simeq \operatorname{Hom}_H(\varphi^* \Bbbk, N) = \operatorname{Hom}_H(\Bbbk, N).\]

Isomorfisme kedua mengikuti dari kendala asosiativitas hasil kali tensor \(\Bbbk\ensuremath{\underset{\Bbbk[G]}{\otimes}}(\Bbbk[G]\ensuremath{\underset{\Bbbk[H]}{\otimes}}N) \simeq\Bbbk\ensuremath{\underset{\Bbbk[H]}{\otimes}}N\). Verifikasi pemetaan eksplisitnya diserahkan kepada pembaca. Sebagai alternatif, pernyataan tersebut juga dapat dibuktikan langsung dengan menunjukkan bahwa pemetaan yang ditampilkan terdefinisi dengan baik dan dapat dibalik.

Pasangan-pasangan adjoin dalam Proposisi rujukan juga memastikan bahwa \((\cdot)_G\) eksak kanan dan \((\cdot)^G\) eksak kiri; hal ini juga mudah diverifikasi secara langsung.

Definisi (Homologi dan kohomologi grup). Misalkan \(G\) suatu grup. Homologi grup dengan koefisien dalam \(\Bbbk\) didefinisikan sebagai funktor turunan kiri dari \((\cdot)_G\): \[\operatorname{H}_n(G, \cdot) := \mathrm{L}_n (\cdot)_G: G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}} \to \Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}},\] sedangkan kohomologi grup didefinisikan sebagai funktor turunan kanan dari \((\cdot)^G\): \[\operatorname{H}^n(G, \cdot) := \mathrm{R}^n (\cdot)^G: G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}} \to \Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}},\] dengan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Keduanya hanya tak nol untuk \(n\geq0\). Definisi serupa juga berlaku bagi modul kanan-\(G\).

Mengikuti kebiasaan dalam banyak literatur, jika koefisien tidak disebutkan, diandaikan \(\Bbbk=\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Dalam hal ini, modul-\(G\) sama artinya dengan grup aditif yang dilengkapi aksi kiri \(G\), dengan aksi grup yang mempertahankan penjumlahan.

Contoh. Tinjau ideal augmentasi \(\mathfrak{I}=\bigoplus_{g\neq1_G}\Bbbk(g-1_G)\) dari \(\Bbbk[G]\). Untuk setiap modul-\(G\) \(M\), terdapat \(\operatorname{H}_0(G,M)\simeq M_G\simeq M/\mathfrak{I}M\); khususnya, \(\operatorname{H}_0(G,\mathfrak{I})\simeq\mathfrak{I}/\mathfrak{I}^2\).

Sekarang tinjau barisan eksak pendek \(0\to\mathfrak{I}\to\Bbbk[G]\to\Bbbk\to0\), yang morfisme terakhirnya adalah homomorfisme augmentasi. Karena \(\Bbbk[G]\) merupakan modul projektif, teknik penggeseran dimensi (Proposisi rujukan) menunjukkan \[\operatorname{H}_n(G, \Bbbk) \simeq \begin{cases} \operatorname{H}_{n-1}(G, \mathfrak{I}), & n \geq 2 \\ \operatorname{ker}\left[ \mathfrak{I}/\mathfrak{I}^2 \to \Bbbk[G]/\mathfrak{I} \right] = \mathfrak{I}/\mathfrak{I}^2 , & n = 1. \end{cases}\]

Berdasarkan isomorfisme antara \(\Bbbk[G]\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dan \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), serta Proposisi rujukan, homologi dan kohomologi grup juga dapat ditafsirkan melalui funktor \(\operatorname{Tor}\) dan \(\operatorname{Ext}\) yang diperkenalkan dalam §rujukan sebagai berikut: \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:grp-Hm-Tor-Ext}{}\begin{aligned} \operatorname{H}_n(G, M) & \simeq \operatorname{Tor}^G_n(\Bbbk, M) := \operatorname{Tor}^{\Bbbk[G]}_n(\Bbbk, M), \\ \operatorname{H}^n(G, M) & \simeq \operatorname{Ext}_G^n(\Bbbk, M) := \operatorname{Ext}_{\Bbbk[G]}^n(\Bbbk, M). \end{aligned} \end{equation}\] Penafsiran ini kadang-kadang mereduksi persoalan terkait menjadi hasil yang telah diketahui dalam teori modul. Berikut ini satu contoh mendasar yang tidak sepenuhnya trivial dan melibatkan barisan spektral yang menghubungkan \(\operatorname{Ext}\) dan \(\operatorname{Tor}\).

Proposisi (Teorema koefisien universal untuk homologi dan kohomologi grup). Ambil \(\Bbbk=\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Lengkapi modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) \(M\) dengan aksi trivial \(G\) sehingga menjadi modul-\(G\). Untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\), terdapat barisan eksak pendek kanonik

\(n=0\), digunakan konvensi \(\operatorname{H}_{-1}(G,\ensuremath{\mathbb{Z}})=0\).

Bukti. Kita boleh mengandaikan \(n\geq1\). Pertama, tinjau kasus kohomologi. Setelah pembaca menguasai kompleks kokrantai standar dan kompleks rantai yang akan diperkenalkan kemudian, barisan eksak pendek tersebut mudah diperoleh dengan memasukkan kompleks rantai \(C:=\mathsf{L}\ensuremath{\underset{\Bbbk[G]}{\otimes}}\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dan modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) \(M\) ke teorema koefisien universal untuk kohomologi yang diperkenalkan dalam latihan . Perinciannya diserahkan kepada pembaca yang berminat.

Di sini kita sajikan argumen lain. Dalam Contoh rujukan, ambil homomorfisme gelanggang \(R:=\ensuremath{\mathbb{Z}}[G]\to S:=\ensuremath{\mathbb{Z}}\) sebagai augmentasi; selain itu, ambil modul kiri-\(R\) \(Y=\ensuremath{\mathbb{Z}}\) (yaitu modul-\(G\) trivial) dan modul kiri-\(S\) \(X=M\). Barisan eksak pendek dalam contoh tersebut lalu menjadi bentuk yang dicari.

Untuk kasus homologi, dengan cara yang sama kita dapat memasukkan kompleks rantai standar ke teorema Künneth untuk homologi rujukan, dengan perincian diserahkan kepada pembaca, atau memahaminya melalui Contoh rujukan.

Mengikuti konstruksi yang telah diperkenalkan dalam §rujukan, kita juga dapat mengambil funktor turunan terkait untuk kompleks rantai yang terbatas di bawah (atau kompleks kokrantai yang terbatas di bawah) \(M\). Funktor tersebut disebut hiperhomologi grup (atau hiperkohomologi grup). Lebih lanjut, dalam kategori turunan dapat ditinjau \[\Bbbk \ensuremath{\underset{{\Bbbk[G]}}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} M, \quad \operatorname{RHom}_G(\Bbbk, M) := \operatorname{RHom}_{\Bbbk[G]}(\Bbbk, M).\] Berdasarkan persamaan dan fakta bahwa funktor \(\operatorname{Ext}\) (atau \(\operatorname{Tor}\)) dapat dihitung dengan mengambil resolusi projektif pada variabel pertama, resolusi bebas \(\mathsf{L}\to\Bbbk\) dari Proposisi rujukan langsung memberikan kompleks (atau kompleks rantai) konkret untuk menghitung kohomologi (atau homologi) grup. Definisi rujukan menyediakan dua cara untuk menjadikan \(\mathsf{L}\) kompleks modul kiri-\(G\) atau modul kanan-\(G\): gunakan \(\partial_n:\mathsf{L}_n\to\mathsf{L}_{n-1}\) atau gunakan \(\partial'_n:\mathsf{L}_n\to\mathsf{L}_{n-1}\). Buku ini akan memilih salah satunya sesuai konteks agar diperoleh bentuk kompleks yang standar, tetapi pilihan ini tidak memengaruhi kohomologi kompleks tersebut.

Proposisi (Menghitung kohomologi grup dengan kompleks kokrantai standar). Untuk setiap modul-\(G\) \(M\), definisikan kompleks kokrantai standar \(C(G,M)=(C^n(G,M))_n\), yang terdiri atas modul-\(\Bbbk\), sebagai berikut: \[\begin{gather*} C^n(G, M) := \left\{ \text{pemetaan}\; f: G^n \to M \right\}, \quad n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}, \end{gather*}\] Setiap suku menjadi modul-\(\Bbbk\) melalui penjumlahan dan perkalian skalar titik demi titik; suku-suku berderajat negatif didefinisikan sebagai \(0\); dan \(d^n:C^n(G,M)\to C^{n+1}(G,M)\) didefinisikan oleh \[\begin{multline*} (d^n f)(g_1, \ldots, g_{n+1}) = g_1 f(g_2, \ldots, g_{n+1}) \\ + \sum_{k=1}^n (-1)^k f(\ldots, g_k g_{k+1}, \ldots) + (-1)^{n+1} f(g_1, \ldots, g_n). \end{multline*}\]

Untuk setiap \(n\), terdapat isomorfisme kanonik \(\operatorname{H}^n(C(G,M))\simeq\operatorname{H}^n(G,M)\). Lebih tepatnya, \(C(G,M)\) mewakili \(\operatorname{RHom}_G(\Bbbk,M)\) dalam kategori turunan.

Bukti. Tinjau kompleks \(\mathsf{L}=(\mathsf{L}_n,\partial_n)_n\). Berdasarkan resolusi bebas modul kiri-\(G\) \(\mathsf{L}\to\Bbbk\), \(\operatorname{RHom}_G(\Bbbk,M)\) diwakili oleh kompleks \(\operatorname{Hom}\) berikut (Definisi rujukan): \[\begin{equation*} \operatorname{Hom}^\bullet(\mathsf{L}, M) = \left[ \cdots \to \operatorname{Hom}_{\Bbbk[G]}(\mathsf{L}_n, M) \xrightarrow{(-1)^{n+1} \partial_{n+1}^*} \operatorname{Hom}_{\Bbbk[G]}(\mathsf{L}_{n+1}, M) \to \cdots \right] , \end{equation*}\] yang derajatnya adalah \(\ldots,-n,-n-1,\ldots\); tanda \((-1)^{n+1}\) berasal dari definisi umum kompleks \(\operatorname{Hom}\).

Untuk setiap \(n\geq0\), gunakan basis \((g_1|\cdots|g_n)\) bagi modul kiri-\(\Bbbk[G]\) bebas \(\mathsf{L}_n\) seperti dalam persamaan. Dengan demikian,

\(\Bbbk\). Langkah kuncinya ialah mengidentifikasi \((-1)^{n+1}\partial_{n+1}^*\) pada \(C^n(G,M)\). Tinjau \((-1)^{n+1}\partial_{n+1}^*\phi=(-1)^{n+1}\phi\circ\partial_{n+1}\). Berdasarkan persamaan, pemetaan ini mengirim \((g_1|\cdots|g_{n+1})\in\mathsf{L}_{n+1}\) ke \[\begin{multline*} \phi\left( g_1 (g_2 | \cdots | g_{n+1})\right) + \sum_{k=1}^n (-1)^k \phi\left((\cdots | g_k g_{k+1}| \cdots)\right) + \cdots + (-1)^{n+1} \phi\left((g_1 | \cdots |g_n)\right) \\ = g_1 f(g_2, \ldots, g_{n+1}) + \sum_{k=1}^n (-1)^k f(\ldots, g_k g_{k+1}, \ldots) + (-1)^{n+1} f(g_1, \ldots, g_n). \end{multline*}\] Inilah tepatnya \((d^nf)(g_1,\ldots,g_{n+1})\) dalam pernyataan.1

Kohomologi modul kanan-\(G\) \(M\) mempunyai deskripsi serupa, yang tidak kita ulangi. Berikutnya, kita nyatakan hasil yang bersesuaian bagi homologi grup dari modul kiri-\(G\); buktinya langsung.

Proposisi (Menghitung homologi grup dengan kompleks rantai standar). Untuk setiap modul-\(G\) \(M\) dan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\), terdapat isomorfisme kanonik \[\operatorname{H}_n(G, M) \simeq \operatorname{H}_n\left( \mathsf{L} \ensuremath{\underset{\Bbbk[G]}{\otimes}} M\right), \quad n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0},\] dengan \((\mathsf{L}_n,\partial'_n)_n\) digunakan sebagai struktur kompleks rantai modul kanan-\(G\). Ambil basis \((g_1|\cdots|g_n)^\dagger\) bagi modul kanan-\(\Bbbk[G]\) bebas \(\mathsf{L}_n\) seperti dalam persamaan. Maka \(\mathsf{L}_n\ensuremath{\underset{\Bbbk[G]}{\otimes}}M\) diidentifikasi dengan jumlah langsung 2 \(M^{\oplus G^n}\), dan unsur pada suku jumlah langsung yang bersesuaian dengan \((g_1,\ldots,g_n)\in G^n\) dapat dituliskan secara tunggal sebagai \[(g_1 | \cdots | g_n)^\dagger \otimes x, \quad x \in M,\] sedangkan, berdasarkan persamaan, \(\partial'_n\otimes\ensuremath{\mathrm{id}}_M:\mathsf{L}_n\ensuremath{\underset{\Bbbk[G]}{\otimes}}M\to \mathsf{L}_{n-1}\ensuremath{\underset{\Bbbk[G]}{\otimes}}M\) dinyatakan oleh \[\begin{multline*} (g_1 | \cdots | g_n)^\dagger \otimes x \mapsto \\ (g_2 | \cdots | g_n)^\dagger \otimes x + \sum_{k=1}^{n-1} (-1)^k (\cdots | g_k g_{k+1} | \cdots)^\dagger \otimes x \\ + (-1)^n (g_1 | \cdots | g_{n-1})^\dagger \otimes g_n x. \end{multline*}\]

Untuk membandingkannya dengan Proposisi rujukan, kita menuliskan kompleks rantai di atas sebagai \((C_n(G,M))_n\) dan menyebutnya kompleks rantai standar. Dalam kategori turunan, kompleks ini memberikan \(\Bbbk\ensuremath{\underset{{\Bbbk[G]}}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}M\).

Contoh rujukan nanti akan menjelaskan hubungan antara kompleks rantai standar dan konstruksi bar. Tentu terdapat pula deskripsi yang bersesuaian bagi homologi modul kanan-\(G\) \(M\). Tinjau \(M\ensuremath{\underset{\Bbbk[G]}{\otimes}}\mathsf{L}\). Terdapat \(M\ensuremath{\underset{\Bbbk[G]}{\otimes}}\mathsf{L}_n\simeq M^{\oplus G^n}\), dan unsur pada suku jumlah langsung yang bersesuaian dengan \((g_1,\ldots,g_n)\) dapat dituliskan secara tunggal sebagai \[x \otimes (g_1 | \cdots | g_n), \quad x \in M,\] sedangkan pemetaan \(\ensuremath{\mathrm{id}}_M\otimes\partial'_n\) adalah \[\begin{multline*} x \otimes (g_1 | \cdots | g_n) \mapsto \\ x g_1 (g_2 | \cdots | g_n) + \sum_{k=1}^{n-1} (-1)^k x \otimes (\cdots | g_k g_{k+1} | \cdots) \\ + (-1)^n x \otimes (g_1 | \cdots | g_{n-1}). \end{multline*}\] Kompleks rantai standar yang bersesuaian tetap dituliskan \((C_n(G,M))_n\). Pembaca yang mengenal isi §rujukan akan mudah mengenali kompleks-kompleks ini sebagai kasus khusus kompleks kokrantai dan kompleks rantai Hochschild. Berikut pernyataan terperincinya.

Proposisi (Hubungan dengan teori Hochschild). Misalkan \(R:=\Bbbk[G]\). Untuk modul kiri-\(G\) (atau modul kanan-\(G\)) \(M\), tuliskan \(M_+\) (atau \({}_+M\)) untuk bimodul-\((R,R)\) yang ditentukan oleh \[g_1 x g_2 := g_1 x \; (\text{atau}\; g_1 x g_2 = x g_2 ), \quad g_1 , g_2 \in G, \; x \in M.\] Terdapat isomorfisme kanonik yang kompatibel dengan barisan eksak panjang: \[\operatorname{H}^n(G, M) \simeq \operatorname{HH}^n(R, M_+), \quad (\text{atau}\; \operatorname{H}_n(G, M) \simeq \operatorname{HH}_n(R, {}_+ M)),\] dan bahkan kompleks \((C^n(G,M))_n\) (atau kompleks rantai \((C_n(G,M))_n\)) isomorfik dengan \((C^n(R,M_+))_n\) (atau \((C_n(R,{}_+M))_n\)) dari persamaan.

Bukti. Perhatikan bahwa \(R^{\otimes n}\) merupakan modul-\(\Bbbk\) bebas dengan basis \(G^n\): unsur \((g_1,\ldots,g_n)\) bersesuaian dengan \(g_1\otimes\cdots\otimes g_n\in R^{\otimes n}\). Tinggal membandingkan kompleks kokrantai standar dengan kompleks dari persamaan. Secara konkret, dalam kasus kohomologi, kita memetakan \(f:G^n\to M\) ke pemetaan \(\Bbbk\)-linear \(n\)-lipat \(R^n\to M\) yang bersesuaian. Dalam kasus homologi, kita memetakan \(x\otimes(g_1|\cdots|g_n)^\dagger\) ke \((x|g_1|\cdots|g_n)\in C_n(R,{}_+M)\). Perbandingan selanjutnya diserahkan kepada pembaca.

Kembali ke pokok bahasan, selanjutnya modul-\(G\) yang dibahas selalu diandaikan sebagai modul kiri.

Contoh. Berdasarkan pembahasan di atas, tinjau \[\operatorname{H}_1(G, \Bbbk) \simeq \frac{\operatorname{ker}\left[ C_1(G, \Bbbk) \to C_0(G, \Bbbk) \right]}{\operatorname{im}\left[ C_2(G, \Bbbk) \to C_1(G, \Bbbk) \right]}.\]

Setiap unsur \(C_1(G,\Bbbk)\) dapat dituliskan secara tunggal sebagai kombinasi \(\Bbbk\)-linear dari unsur-unsur \([g]:=(g)^\dagger\otimes1\) (\(g\in G\)). Perhatikan bahwa \(C_0(G,\Bbbk)\simeq\Bbbk\) dan \[\left( \partial'_1 \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_{\Bbbk}\right)[g] = 1 - 1 = 0, \quad \left( \partial'_2 \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_{\Bbbk}\right)((g_1 | g_2)^\dagger \otimes 1) = [g_2] - [g_1 g_2] + [g_1].\] Karena itu, \(\operatorname{H}_1(G,\Bbbk)\) isomorfik dengan modul-\(\Bbbk\) kuosien \[Q := \bigoplus_{g \in G} \Bbbk \cdot [g] \bigg/ \ensuremath{\left\langle [g_1 g_2] - [g_1] + [g_2] : g_1, g_2 \in G \right\rangle};\] Pemetaan \(g\mapsto[g]\) menginduksi homomorfisme grup \(a:G\to(Q,+)\). Pemetaan ini mempunyai sifat universal berikut: untuk setiap modul-\(\Bbbk\) \(N\) dan homomorfisme grup \(b:G\to(N,+)\), terdapat tepat satu homomorfisme modul-\(\Bbbk\) \(\varphi:Q\to N\) sedemikian sehingga \(b=\varphi a\). Pembaca dipersilakan segera memverifikasi sifat universal ini dan menurunkan darinya isomorfisme kanonik modul-\(\Bbbk\)

\(G_{\mathrm{ab}}:=G/G_{\mathrm{der}}\) abelianisasi \(G\), dan \(G_{\mathrm{der}}\) subgrup turunan \(G\), seperti dalam [Li1]. Pembaca yang mengetahui latar topologis homologi grup akan mengenali kaitannya dengan teorema Hurewicz dalam teori homologi.

Secara alami, kita juga ingin memahami komposisi isomorfisme \(\operatorname{H}_1(G,\Bbbk)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathfrak{I}/\mathfrak{I}^2\) dari Contoh rujukan dengan isomorfisme di atas. Kita menyatakan bahwa komposisi tersebut diberikan secara konkret oleh

Mengapa demikian? Isomorfisme dalam Contoh rujukan berasal dari \(\operatorname{H}_1(G,\Bbbk)\to\operatorname{H}_0(G,\mathfrak{I})\simeq \mathfrak{I}/\mathfrak{I}^2\) yang diinduksi oleh barisan eksak pendek \(0\to\mathfrak{I}\to\Bbbk[G]\to\Bbbk\to0\). Untuk itu, tuliskan diagram komutatif dengan baris-baris eksak berikut:

\(\partial'_1\otimes\ensuremath{\mathrm{id}}_{\Bbbk[G]}\) mengirim \((g)^\dagger\otimes1_{\Bbbk[G]}\) ke \(1_G-g\in C_0(G,\mathfrak{I})=\mathfrak{I}\), dan dengan demikian menentukan unsur \(\mathfrak{I}/\mathfrak{I}^2\simeq \operatorname{H}_0(G,\mathfrak{I})\).3 Inilah tepatnya konstruksi dalam lema ular.

Catatan. Bentuk kompleks kokrantai standar (atau kompleks rantai standar) menunjukkan bahwa, sebagai grup aditif, \(\operatorname{H}^n(G,M)\) (atau \(\operatorname{H}_n(G,M)\)) sepenuhnya ditentukan oleh struktur aditif \(M\); perkalian dari \(\Bbbk\) hanya memberinya struktur modul-\(\Bbbk\). Hal ini menunjukkan bahwa kasus \(\Bbbk=\ensuremath{\mathbb{Z}}\) telah menangkap esensi kohomologi (atau homologi) grup, meskipun mengizinkan koefisien umum tidak menimbulkan kesulitan tambahan.

Catatan (Versi ternormalisasi). Untuk menghitung \(\operatorname{H}^n(G,M)\) dan \(\operatorname{H}_n(G,M)\), kita juga dapat memakai resolusi bebas ternormalisasi \(\overline{\mathsf{L}}\to\Bbbk\) dari Proposisi rujukan. Kompleks kokrantai dan kompleks rantai yang bersesuaian masing-masing dituliskan \((\overline{C}^n(G,M))_n\) dan \((\overline{C}_n(G,M))_n\), serta disebut kompleks kokrantai standar ternormalisasi dan kompleks rantai standar ternormalisasi. Keduanya berturut-turut merupakan subkompleks dan kompleks kuosien dari versi semula. Sebagai contoh, untuk kasus kohomologi, deskripsi \(\mathsf{L}_n\) dalam persamaan memberikan \[\overline{C}^n(G, M) = \left\{\begin{array}{r|l} f \in C^n(G, M) & \exists 1 \leq k \leq n, \; g_k = 1_G \\ & \implies f(g_1, \ldots, g_n) = 0 \end{array}\right\}.\]


  1. Koreksi penerjemah: sumber menuliskan argumen hingga \(g_n\), tetapi \(d^nf\in C^{n+1}(G,M)\) dan perhitungan di atas memakai \((g_1,\ldots,g_{n+1})\).↩︎

  2. Koreksi penerjemah: sumber menuliskan \(\mathsf{L}^n\), sedangkan kompleks rantai dan basis pada kalimat yang sama menggunakan \(\mathsf{L}_n\).↩︎

  3. Koreksi penerjemah: sumber memakai \(C^0\) dan \(\operatorname{H}^0\), tetapi diagram dan morfisme penghubung yang sedang dihitung adalah homologis, sehingga indeks yang benar ialah \(C_0\) dan \(\operatorname{H}_0\).↩︎

Kohomologi berderajat rendah: homomorfisme silang dan ekstensi grup

Bagian ini bertujuan memperdalam pemahaman tentang \(\operatorname{H}^1\) dan \(\operatorname{H}^2\). Misalkan \(G\) grup dan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif. Untuk modul-\(G\) \(M\), untuk kompleks standar \(C(G,M)\) dalam Proposisi rujukan, definisikan submodul-submodul dari \(C^n(G,M)\) \[Z^n(G,M):=\operatorname{ker}(d^n)\supset\operatorname{im}(d^{n-1})=:B^n(G,M),\] dan definisikan pula \(B^0(G,M)=0\). Kita mengidentifikasi \[\begin{equation*} \operatorname{H}^n(G,M)\quad\text{dengan}\quad Z^n(G,M)/B^n(G,M). \end{equation*}\] Karena asal-usulnya dalam topologi, unsur \(Z^n(G,M)\) juga disebut \(n\)-kosiklus, sedangkan unsur \(B^n(G,M)\) disebut \(n\)-kobatas. Ingat bahwa \(C^n(G,M)\) terdiri atas semua pemetaan \(f:G^n\to M\). Bagian berderajat rendah dari kompleks standar adalah

\(Z^0(G,M)=M^G\). Berikutnya kita meninjau kasus \(n=1\).

Definisi (Homomorfisme silang). Misalkan \(M\) modul-\(G\). Unsur-unsur \(Z^1(G,M)\) juga disebut homomorfisme silang dari \(G\) ke \(M\); dengan kata lain, homomorfisme silang adalah pemetaan \(f:G\to M\) yang memenuhi \[f(g_1g_2)=g_1f(g_2)+f(g_1),\qquad g_1,g_2\in G.\] Untuk \(\Bbbk\) tetap, homomorfisme-homomorfisme ini membentuk modul-\(\Bbbk\) terhadap operasi titik demi titik.

Perhatikan bahwa unsur \(B^1(G,M)\) adalah homomorfisme silang berbentuk \(f_m:g\mapsto gm-m\), dengan \(m\in M\). Secara umum, homomorfisme silang \(f\) selalu memenuhi \(f(1_G)=0\) (ambil \(g_1=g_2=1_G\)) dan \(g^{-1}f(g)=-f(g^{-1})\) (ambil \(g_1=g^{-1}\) dan \(g_2=g\)).

Contoh. Jika aksi \(G\) pada \(M\) trivial, maka homomorfisme silang tepat merupakan homomorfisme dari \(G\) ke grup aditif \((M,+)\), dan \(B^1(G,M)=\{0\}\). Jadi dalam keadaan ini \[\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Grp}}}(G,M)\simeq\operatorname{H}^1(G,M).\]

Cara lain memahami homomorfisme silang adalah melalui hasil kali semilangsung. Untuk modul-\(G\) \(M\), gunakan aksi \(G\) untuk membangun hasil kali semilangsung \(M\rtimes G\). Unsurnya berbentuk \((m,g)\) dengan \(m\in M\), \(g\in G\), dan terdapat homomorfisme proyeksi \(\pi:M\rtimes G\to G\) yang memetakan \((m,g)\) ke \(g\).

Proposisi. Misalkan \(M\) modul-\(G\). Terdapat bijeksi kanonik \[Z^1(G,M)\xrightarrow{1:1} \left\{\text{homomorfisme grup }\sigma:G\to M\rtimes G \;\middle|\;\pi\sigma=\ensuremath{\mathrm{id}}_G\right\}.\] Pemetaan \(\sigma\) di ruas kanan juga disebut penampang dari \(\pi\); homomorfisme silang \(f\) bersesuaian dengan penampang \(\sigma(g)=(f(g),g)\).

Bukti. Pemetaan \(\sigma\) yang memenuhi \(\pi\sigma=\ensuremath{\mathrm{id}}_G\) harus berbentuk \(\sigma(g)=(f(g),g)\) untuk suatu pemetaan \(f:G\to M\). Berdasarkan definisi hasil kali semilangsung, \(\sigma\) merupakan homomorfisme grup jika dan hanya jika dalam \(M\) berlaku \[f(g_1)+g_1f(g_2)=f(g_1g_2),\qquad g_1,g_2\in G.\] Ini tepat definisi homomorfisme silang.

Homomorfisme silang juga berkaitan dengan ideal augmentasi \(\mathfrak{I}\subset\Bbbk[G]\) yang diperkenalkan dalam Catatan rujukan.

Proposisi. Untuk setiap modul-\(G\) \(M\), terdapat isomorfisme kanonik \(\operatorname{Hom}_G(\mathfrak{I},M)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}Z^1(G,M)\) yang memetakan homomorfisme \(\varphi\) ke homomorfisme silang \(f(g)=\varphi(g-1_G)\).

Bukti. Sebagai modul-\(\Bbbk\), \(\mathfrak{I}\) mempunyai basis \(\{g-1_G:g\in G,\;g\neq1_G\}\). Jadi menentukan homomorfisme modul-\(\Bbbk\) \(\varphi:\mathfrak{I}\to M\) setara dengan menentukan pemetaan \(f:G\to M\) yang memenuhi \(f(1_G)=0\), dengan hubungan \(f(g)=\varphi(g-1_G)\). Syarat agar \(\varphi\) merupakan homomorfisme modul-\(G\) adalah \(\varphi(g_1(g_2-1_G))=g_1\varphi(g_2-1_G)\). Akan tetapi, \[\text{ruas kiri}=\varphi(g_1g_2-1_G-g_1+1_G) =f(g_1g_2)-f(g_1),\qquad \text{ruas kanan}=g_1f(g_2).\] Ini tepat syarat homomorfisme silang.

Untuk langkah berikutnya, yaitu kasus \(n=2\), kita harus mengingat kembali konsep ekstensi grup. Ambil \(\Bbbk=\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dan perkenalkan beberapa istilah.

Definisi. Misalkan \(A\) grup. Sebuah ekstensi \(G\) oleh \(A\) adalah barisan eksak pendek grup [Li1] \[0\to A\to E\xrightarrow{\pi}G\to1.\]

Selanjutnya ekstensi grup ini cukup dilambangkan dengan \(E\). Homomorfisme grup \(s:G\to E\) yang memenuhi \(\pi s=\ensuremath{\mathrm{id}}_G\) disebut suatu pembelahan ekstensi tersebut. Dalam keadaan ini, \(s\) menyertakan \(G\) sebagai subgrup dari \(E\), dan melalui penyertaan ini \(E\) diidentifikasi dengan hasil kali semilangsung \(A\rtimes G\). Ekstensi yang mempunyai pembelahan disebut terbelah. Untuk rinciannya, lihat [Li1].

Secara garis besar, teori ekstensi grup mengkaji cara membangun grup yang lebih besar dari subgrup normal dan grup hasil bagi. Untuk menghubungkannya dengan kohomologi modul-\(G\), selanjutnya grup \(A\) di atas ditulis sebagai \(M\) dan disyaratkan komutatif, dengan operasi grup ditulis secara aditif. Ekstensi grup semacam ini menentukan homomorfisme grup \[\alpha:G\to\operatorname{Aut}_{\ensuremath{\mathsf{Grp}}}(M),\qquad \alpha(g)(x)=exe^{-1},\qquad e\in\pi^{-1}(g)\ \text{dipilih sembarang}.\] Dengan demikian \(M\) menjadi modul-\(G\) melalui \(\alpha\); ini merupakan invarian paling dasar dari ekstensi grup. Untuk modul-\(G\) \(M\) yang diberikan, kita ingin mengklasifikasikan semua ekstensi \(G\) oleh \(M\) yang \(\alpha\)-nya tepat merupakan struktur modul-\(G\) pada \(M\), hingga ekuivalensi (atau isomorfisme) ekstensi. Ekuivalensi dari ekstensi \(E\) ke \(E'\) didefinisikan secara alami sebagai diagram komutatif grup

\(\varphi\) dalam diagram tersebut secara otomatis merupakan isomorfisme grup, dan bahwa suatu ekstensi terbelah jika dan hanya jika ekuivalen dengan hasil kali semilangsung \(M\rtimes G\).

Definisi. Definisikan kategori \(\ensuremath{\mathsf{Ext}}(G,M)\) dari semua ekstensi \(G\) oleh modul-\(G\) \(M\) yang diberikan; morfismenya adalah diagram komutatif persamaan.

Kategori ini merupakan grupoid: semua morfismenya dapat dibalik. Mengklasifikasikan ekstensi berarti mendeskripsikan \(\ensuremath{\mathsf{Ext}}(G,M)\) hingga ekuivalensi kategori. Persoalan ini terbagi menjadi dua:

  • mendeskripsikan \(\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{Ext}}(G,M))/\simeq\), yakni kelas ekuivalensi ekstensi, dan mengenali ekstensi terbelah di antaranya;

  • mendeskripsikan morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{Ext}}(G,M)\), yakni isomorfisme antara ekstensi.

Kita mulai dari persoalan kedua yang lebih sederhana. Mula-mula, suatu ekstensi \(E\) mempunyai kelas automorfisme sederhana berbentuk \(\operatorname{Ad}_m:e\mapsto mem^{-1}\), dengan \(m\in M\) dan operasi grup dalam \(E\) ditulis secara multiplikatif; automorfisme ini disebut automorfisme dalam. Karena alasan abstrak, automorfisme dalam membentuk subgrup normal dari \(\operatorname{Aut}(E)\), dan grup hasil bagi terkait disebut grup automorfisme luar dari \(E\). Untuk mengklasifikasikan ekstensi grup, kita perlu memakai kompleks standar ternormalisasi \(\overline{C}(G,M)\) yang dijelaskan dalam Catatan rujukan untuk menghitung kohomologi. Definisikan \[\begin{gather*} \overline{C}^n(G,M)\supset\overline{Z}^n(G,M) \supset\overline{B}^n(G,M),\\ \operatorname{H}^n(G,M)\simeq\overline{Z}^n(G,M)/\overline{B}^n(G,M). \end{gather*}\] Kita mempunyai \(\overline{C}^0(G,M)=C^0(G,M)=M\). Pembahasan sebelumnya tentang homomorfisme silang juga telah menunjukkan bahwa \(\overline{Z}^1(G,M)=Z^1(G,M)\).

Lema. Misalkan \(0\to M\to E\xrightarrow{\pi}G\to1\) merupakan objek \(\ensuremath{\mathsf{Ext}}(G,M)\). Grup automorfismenya secara kanonik isomorfik dengan \(\overline{Z}^1(G,M)\), sedangkan grup automorfisme luarnya secara kanonik isomorfik dengan \(\operatorname{H}^1(G,M)\). Lebih eksplisit, unsur \(z\in\overline{Z}^1(G,M)\) bersesuaian dengan automorfisme yang memetakan \(e\in E\) ke \(z(\pi(e))e\).

Bukti. Untuk sementara tuliskan operasi grup pada \(M\) secara multiplikatif. Ambil \(E'=E\) dalam diagram komutatif persamaan. Untuk setiap \(e\in E\) terdapat \(z(e)\in M\) tunggal dengan \(\varphi(e)=z(e)e\). Jika \(m\in M\), maka \(\varphi(me)=m\varphi(e)=mz(e)e=z(e)me\), sehingga \(z(e)\) hanya bergantung pada citra \(e\) dalam \(G\); selanjutnya kita menulisnya sebagai pemetaan \(z:G\to M\). Sebaliknya, setiap pemetaan \(z:G\to M\) menentukan pemetaan \(\varphi:E\to E\) melalui \(\varphi(e)=z(\pi(e))e\), dan diagram persamaan komutatif pada tingkat himpunan.

Perhatikan pemetaan \(z:G\to M\) dan \(\varphi\) terkait. Misalkan \(g_i=\pi(e_i)\) untuk \(i=1,2\). Maka \[\begin{align*} \varphi(e_1e_2)&=z(g_1g_2)e_1e_2,\\ \varphi(e_1)\varphi(e_2)&=z(g_1)e_1z(g_2)e_2\\ &=z(g_1)\underbracket{g_1\cdot z(g_2)}_{ \text{struktur modul-$G$ pada $M$}}e_1e_2. \end{align*}\] Jadi \(\varphi\) merupakan homomorfisme grup jika dan hanya jika \(z\) adalah homomorfisme silang. Jelas bahwa komposisi homomorfisme grup bersesuaian dengan penjumlahan homomorfisme silang. Sekarang ambil \(m\in M\). Automorfisme dalam terkait ialah \(e\mapsto mem^{-1}=mem^{-1}e^{-1}e\). Jelas bahwa \(mem^{-1}e^{-1}\in M\), dan dalam notasi aditif unsur ini adalah \(m-\pi(e)m\). Selesai.

Definisi. Grupoid \(\tau^{\leq2}\overline{\ensuremath{\mathsf{C}}}(G,M)\) didefinisikan sebagai berikut: himpunan objeknya adalah \(\overline{Z}^2(G,M)\), sedangkan himpunan morfismenya adalah \[\operatorname{Hom}(f,f'):=\{w\in\overline{C}^1(G,M):f'=d^1w+f\}.\] Komposisi morfisme didefinisikan dengan penjumlahan dalam \(\overline{C}^1(G,M)\). Dengan demikian, kelas isomorfisme objek berkorespondensi secara bijektif dengan unsur \(\operatorname{H}^2(G,M)\).

Makna notasinya jelas: \(\tau^{\leq2}\overline{\ensuremath{\mathsf{C}}}(G,M)\) adalah kategori yang ditentukan oleh kompleks terpotong \(\tau^{\leq2}\overline{C}(G,M)\).

Teorema. Misalkan \(M\) modul-\(G\). Kategori \(\ensuremath{\mathsf{Ext}}(G,M)\) ekuivalen dengan \(\tau^{\leq2}\overline{\ensuremath{\mathsf{C}}}(G,M)\). Khususnya, kelas ekuivalensi ekstensi \(G\) oleh \(M\) berkorespondensi satu-satu dengan unsur \(\operatorname{H}^2(G,M)\), dan kelas ekuivalensi ekstensi terbelah bersesuaian dengan \(0\in\operatorname{H}^2(G,M)\).

Bukti. Mula-mula kita bangun funktor \(\tau^{\leq2}\overline{\ensuremath{\mathsf{C}}}(G,M)\to\ensuremath{\mathsf{Ext}}(G,M)\). Ambil pemetaan \(f:G^2\to M\) dan definisikan operasi biner pada himpunan \(M\times G\) dengan \[(m_1,g_1)\cdot(m_2,g_2):= \left(m_1+g_1\cdot m_2+f(g_1,g_2),g_1g_2\right).\] Sifat asosiatif ekuivalen dengan identitas \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:grp-2-cocycle}{} f(g_1,g_2)+f(g_1g_2,g_3) =g_1\cdot f(g_2,g_3)+f(g_1,g_2g_3), \end{equation}\] yakni \(f\in Z^2(G,M)\). Lebih lanjut, \((0,1_G)\) merupakan unsur satuan jika dan hanya jika \[f(g,1_G)=0=f(1_G,g),\] yakni \(f\in\overline{Z}^2(G,M)\). Dengan mengambil \((g_1,g_2,g_3)=(g,g^{-1},g)\) dalam persamaan dan memakai persamaan terakhir, diperoleh \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:grp-2-cocycle-inv}{} f(g,g^{-1})=g\cdot f(g^{-1},g). \end{equation}\]

Jadi \(M\times G\) memperoleh struktur monoid dari \(f\in\overline{Z}^2(G,M)\); tuliskan monoid tersebut sebagai \(E\). Ia secara otomatis merupakan grup, sebab dari persamaan diperoleh \[(0,g)^{-1}=\left(-f(g^{-1},g),g^{-1}\right),\qquad (m,1_G)^{-1}=(-m,1_G).\] Mudah dibuktikan bahwa pemetaan \(m\mapsto(m,1_G)\) dan \((m,g)\mapsto g\) memberikan ekstensi grup \(0\to M\to E\to G\to1\) yang menginduksi tepat aksi \(G\) semula pada \(M\). Periksalah bahwa \(f=0\) bersesuaian dengan hasil kali semilangsung \(E=M\rtimes G\).

Jika selain itu \(w\in\overline{C}^1(G,M)\) dan \(f':=d^1w+f\), tuliskan ekstensi terkait sebagai \(E'\). Pemetaan \[(m,g)\mapsto(m-w(g),g)\] memberikan isomorfisme dari \(E\) ke \(E'\). Memang, syarat bahwa pemetaan ini mempertahankan perkalian setara dengan identitas \[-w(g_1)-g_1\cdot w(g_2)+(d^1w)(g_1,g_2)=-w(g_1g_2),\] yang tepat merupakan definisi \(d^1w\).

Dengan demikian diperoleh funktor \(\tau^{\leq2}\overline{\ensuremath{\mathsf{C}}}(G,M)\to\ensuremath{\mathsf{Ext}}(G,M)\), dan kedua kategori merupakan grupoid. Dengan membandingkan grup automorfisme objek melalui Lema rujukan, funktor ini penuh dan setia. Kini kita tunjukkan bahwa funktor tersebut surjektif esensial.

Misalkan \(E\) objek dalam \(\ensuremath{\mathsf{Ext}}(G,M)\). Pilih penampang sembarang \(s:G\to E\) dari pemetaan \(\pi:E\to G\) dalam data ekstensi, yaitu pemetaan yang memenuhi \(\pi s=\ensuremath{\mathrm{id}}_G\). Ini setara dengan memilih wakil dalam setiap koset \(M\) di \(E\). Penampang \(s\) disebut ternormalisasi jika \(s(1_G)=1_E\). Untuk semua \(g_1,g_2\in G\), unsur \(s(g_1g_2)\) dan \(s(g_1)s(g_2)\) mempunyai citra yang sama di bawah \(\pi\). Jadi terdapat \(f(g_1,g_2)\in M\) tunggal dengan \[s(g_1)s(g_2)=f(g_1,g_2)s(g_1g_2).\]

Mudah dibuktikan bahwa sifat asosiatif \((s(g_1)s(g_2))s(g_3)=s(g_1)(s(g_2)s(g_3))\) diterjemahkan menjadi persamaan, yakni \(f\in Z^2(G,M)\). Jika \(s\) ternormalisasi, maka \(f(1_G,g)=0=f(g,1_G)\) untuk semua \(g\), yang setara dengan \(f\in\overline{Z}^2(G,M)\).

Untuk penampang ternormalisasi \(s\) yang dipilih, beri \(M\times G\) struktur grup yang bersesuaian dengan \(f\). Perhatikan bijeksi \[M\times G\xrightarrow{1:1}E,\qquad(m,g)\mapsto ms(g).\] Dari pembahasan di atas, bijeksi ini mempertahankan perkalian grup dan memberikan isomorfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{Ext}}(G,M)\). Ini menyelesaikan bukti ekuivalensi.

Dalam bagian terakhir bukti kesurjektifan esensial, mengubah penampang \(s\) setara dengan memilih pemetaan sembarang \(h:G\to M\) dan mengambil \(s'(g):=h(g)s(g)\). Pemetaan \(f':G^2\to M\) terkait berubah menjadi \[\begin{align*} f'(g_1,g_2)&=\left(h(g_1)+g_1\cdot h(g_2)-h(g_1g_2)\right)+f(g_1,g_2)\\ &=(d^1h)(g_1,g_2)+f(g_1,g_2). \end{align*}\] Jika disyaratkan pula \(h(1_G)=0\), maka \(d^1h\in\overline{B}^2(G,M)\). Secara historis, pengamatan ini merupakan titik awal hubungan antara ekstensi dan \(\operatorname{H}^2(G,M)\), sekaligus memberikan interpretasi melalui ekstensi grup bagi definisi \(\overline{Z}^2(G,M)\) dan \(\overline{B}^2(G,M)\), meskipun hal itu tidak ditonjolkan dalam pembuktiannya.

Catatan. Teorema rujukan mengatakan bahwa kompleks \(\tau^{\leq2}\overline{C}(G,M)\) merupakan realisasi linear dari kategori ekstensi grup \(\ensuremath{\mathsf{Ext}}(G,M)\): suku berderajat \(2\) mendeskripsikan objek, suku berderajat \(1\) mendeskripsikan morfisme, dan yang masih perlu ditafsirkan adalah suku berderajat \(0\). Untuk \(m\in M=\overline{C}^0(G,M)\), terdapat automorfisme dalam ekstensi grup \(\operatorname{Ad}_m:e\mapsto mem^{-1}\), yang trivial jika dan hanya jika \(m\in M^G=\operatorname{H}^0(G,M)\). Dari sudut pandang automorfisme dalam, kita dapat memandang unsur \(M\) sebagai 2-morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{Ext}}(G,M)\): untuk \(m\in M\) dan \(\varphi_1,\varphi_2\in\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Ext}}(G,M)}(E,E')\),

Perhatikan bahwa \(\operatorname{Ad}_m\varphi_1=\varphi_1\operatorname{Ad}_m\) dan \(\operatorname{Ad}_{m_1}\operatorname{Ad}_{m_2}=\operatorname{Ad}_{m_1+m_2}\). Jadi \(\operatorname{H}^0(G,M)\) menjadi “grup 2-automorfisme” dari setiap morfisme \(\varphi\). Dalam pengertian ini, kompleks \(\tau^{\leq2}\overline{C}(G,M)\) dapat disebut realisasi linear dari 2-kategori \(\ensuremath{\mathsf{Ext}}(G,M)\). Untuk definisi 2-kategori, lihat [Li1].

Aspek-aspek lain ekstensi grup akan dibahas dalam §rujukan. Sebelumnya, kita perlu memperkenalkan lebih banyak operasi pada homologi dan kohomologi grup.

Modul terinduksi

Untuk homomorfisme grup \(\varphi:H\to G\), Proposisi rujukan memberikan adjoin kanan \(\operatorname{Hom}_H(\Bbbk[G],\cdot)\) dan adjoin kiri \(\Bbbk[G]\ensuremath{\underset{\Bbbk[H]}{\otimes}}(\cdot)\) bagi \(\varphi^*\). Bagian ini berfokus pada kasus umum ketika \(H\subset G\) merupakan subgrup dan \(\varphi\) adalah homomorfisme penyertaan. Kita mulai dengan memperkenalkan notasi.

Definisi (Modul terinduksi). Misalkan \(H\) subgrup dari \(G\). Untuk modul-\(H\) \(N\), definisikan modul-\(G\) \[\operatorname{Ind}^G_H(N):=\operatorname{Hom}_H(\Bbbk[G],N),\qquad \operatorname{ind}^G_H(N):=\Bbbk[G]\ensuremath{\underset{\Bbbk[H]}{\otimes}}N.\] Ketika \(N\) bervariasi, keduanya memberikan funktor \(H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\).

Kedua operasi tersebut secara umum dapat disebut induksi dari \(H\) ke \(G\). Kadang-kadang \(\operatorname{ind}^G_H\) disebut induksi dengan dukungan hingga; istilah ini akan dijelaskan oleh Lema rujukan di bawah.

Proposisi. Funktor \(\operatorname{Res}^G_H:G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) serta \(\operatorname{Ind}^G_H,\operatorname{ind}^G_H:H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) semuanya eksak. Funktor \(\operatorname{Ind}^G_H\) mempertahankan objek injektif, \(\operatorname{ind}^G_H\) mempertahankan objek projektif, sedangkan \(\operatorname{Res}^G_H\) mempertahankan keduanya.

Bukti. Kita sudah mengetahui bahwa \(\operatorname{Res}^G_H\) eksak. Dengan memilih wakil koset, terlihat bahwa \(\Bbbk[G]\) merupakan modul-\(\Bbbk[H]\) kiri bebas, sehingga \(\operatorname{Hom}_{\Bbbk[H]}(\Bbbk[G],\cdot)\) eksak. Dengan cara serupa, \(\Bbbk[G]\) merupakan modul-\(\Bbbk[H]\) kanan bebas, sehingga \(\Bbbk[G]\ensuremath{\underset{\Bbbk[H]}{\otimes}}(\cdot)\) eksak. Berdasarkan relasi adjungsi, pernyataan mengenai pemertahanan objek injektif dan projektif merupakan penerapan langsung Proposisi rujukan.

Proposisi rujukan memberikan cara membangun resolusi injektif (atau projektif) dalam \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\): ambil resolusi injektif (atau projektif) dari modul-\(G\) \(M\) yang diberikan dalam \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), lalu induksikan resolusi itu ke \(G\) dengan \(\operatorname{Ind}^G_{\{1\}}\) (atau \(\operatorname{ind}^G_{\{1\}}\)). Hasil berikut lazim disebut Lema Shapiro.

Teorema (B. Eckmann, D. K. Faddeev, A. Shapiro). Misalkan \(H\) subgrup dari \(G\). Untuk setiap modul-\(H\) \(N\) dan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), terdapat isomorfisme kanonik \[\operatorname{H}^n\left(G,\operatorname{Ind}^G_H(N)\right)\simeq\operatorname{H}^n(H,N),\qquad \operatorname{H}_n\left(G,\operatorname{ind}^G_H(N)\right)\simeq\operatorname{H}_n(H,N).\] Kedua sisi setiap isomorfisme, sebagai funktor dalam peubah \(N\), mempunyai barisan eksak panjang, dan isomorfisme tersebut kompatibel dengan barisan-barisan eksak panjang itu.

Bukti. Kita berikan dua metode. Untuk kohomologi, metode pertama meninjau funktor \[A^n:=\operatorname{H}^n\left(G,\operatorname{Ind}^G_H(\cdot)\right).\] Karena \(\operatorname{Ind}^G_H\) eksak, keluarga funktor ini mempunyai barisan eksak panjang yang berasal dari \(\operatorname{H}^n(G,\cdot)\), sehingga menjadi funktor-\(\delta\) kohomologis dalam arti Definisi rujukan. Untuk \(n=0\), Korolari rujukan memberikan isomorfisme kanonik \[A^0(N)=(\operatorname{Ind}^G_H(N))^G\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}N^H,\qquad \varphi\mapsto\varphi(1_G).\] Untuk memperluas isomorfisme ini secara kanonik menjadi isomorfisme funktor-\(\delta\) kohomologis \(A^n\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{H}^n(H,\cdot)\), cukup buktikan bahwa \(A^n\) dapat dihapus untuk \(n>0\) (Definisi rujukan, Proposisi rujukan). Menurut Proposisi rujukan, jika \(N\) disertakan dalam modul-\(H\) injektif \(I\), maka \(\operatorname{Ind}^G_H(N)\hookrightarrow\operatorname{Ind}^G_H(I)\) dan \(\operatorname{Ind}^G_H(I)\) merupakan modul-\(G\) injektif. Karena itu \(n>0\) mengakibatkan \(\operatorname{H}^n(G,\operatorname{Ind}^G_H(I))=0\), yang membuktikan sifat dapat dihapus.

Gagasan untuk homologi serupa dan memakai sifat kodapat-dihapus dari funktor-\(\delta\) homologis. Isomorfisme suku berderajat nol yang diperlukan, \(N_H\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}(\operatorname{ind}^G_H(N))_G\), juga berasal dari Korolari rujukan.

Metode kedua bekerja dalam kategori turunan. Untuk kohomologi, sekali lagi kita mulai dari isomorfisme kanonik \[\underbracket{\operatorname{Hom}_G(\Bbbk,\operatorname{Ind}^G_H(\cdot))}_{ \simeq\operatorname{Ind}^G_H(\cdot)^G} \simeq \underbracket{\operatorname{Hom}_H(\Bbbk,\cdot)}_{\simeq(\cdot)^H} :H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}.\] Kedua ruas merupakan funktor eksak kiri. Karena \(\operatorname{Ind}^G_H\) mempertahankan objek injektif, dengan mengambil funktor turunan kanan dalam Teorema rujukan (iii), diperoleh \[\begin{equation*} \operatorname{RHom}_G(\Bbbk,\mathrm{R}\operatorname{Ind}^G_H(\cdot)) \simeq\operatorname{RHom}_H(\Bbbk,\cdot). \end{equation*}\]

Akan tetapi, \(\operatorname{Ind}^G_H\) eksak, sehingga \(\mathrm{R}\operatorname{Ind}^G_H(\cdot)\) merupakan funktor yang ditentukan oleh sifat universal lokalisasi dan dapat tetap ditulis sebagai \(\operatorname{Ind}^G_H\). Jadi, pada tingkat kategori turunan terdapat isomorfisme funktor triangulasi \[\operatorname{RHom}_G(\Bbbk,\operatorname{Ind}^G_H(\cdot)) \simeq\operatorname{RHom}_H(\Bbbk,\cdot).\] Mengambil \(\operatorname{H}^n\) pada kedua ruas memberikan hasil yang diminta.

Gagasan untuk homologi serupa; unsur kuncinya ialah isomorfisme \[\Bbbk\ensuremath{\underset{{\Bbbk[G]}}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} \left(\Bbbk[G]\ensuremath{\underset{{\Bbbk[H]}}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}(\cdot)\right) \simeq\Bbbk\ensuremath{\underset{{\Bbbk[H]}}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}(\cdot).\] Ini juga merupakan kasus khusus Contoh rujukan atau Proposisi rujukan mengenai kendala asosiatif. Karena \(\operatorname{ind}^G_H\) eksak, \(\Bbbk[G]\ensuremath{\underset{{\Bbbk[H]}}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}(\cdot)\) juga dapat diganti dengan \(\Bbbk[G]\ensuremath{\underset{\Bbbk[H]}{\otimes}}(\cdot)\); langkah lainnya sama.

Perhatikan bahwa jika \(\operatorname{Res}^G_H\) ditafsirkan sebagai \(\Bbbk[G]\ensuremath{\underset{\Bbbk[G]}{\otimes}}(\cdot)\) menurut persamaan, maka karena \(\operatorname{Res}^G_H\Bbbk=\Bbbk\), isomorfisme \(\operatorname{RHom}_G(\Bbbk,\mathrm{R}\operatorname{Ind}^G_H(\cdot)) \simeq\operatorname{RHom}_H(\Bbbk,\cdot)\) merupakan relasi adjungsi antara \(\operatorname{RHom}\) dan \(\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\) (Teorema rujukan). Kohomologi dan homologi grup dapat dideskripsikan secara konkret melalui kompleks standar dan kompleks rantai standar dalam Proposisi rujukan dan rujukan. Kita ingin membuat isomorfisme dalam Teorema rujukan eksplisit melalui kompleks-kompleks tersebut. Tidak ada kesulitan mendasar. Untuk membedakan grupnya, bagi setiap grup \(H\) kita tulis kompleks modul-\(H\) \(\mathsf{L}\) dari Definisi rujukan sebagai \(\mathsf{L}^H\); kompleks ini memberikan resolusi bebas \(\mathsf{L}^H\to\Bbbk\).

Lema. Misalkan \(\varphi:H\to G\) homomorfisme grup. Homomorfisme terkait \(H^{n+1}\to G^{n+1}\) menginduksi kuasi-isomorfisme kompleks \(\mathsf{L}^H\to\varphi^*(\mathsf{L}^G)\), yang komposisinya dengan \(\varphi^*(\mathsf{L}^G)\to\varphi^*\Bbbk=\Bbbk\) sama dengan \(\mathsf{L}^H\to\Bbbk\).

Khususnya, jika \(H\) subgrup dari \(G\), terdapat kuasi-isomorfisme \(\mathsf{L}^H\to\operatorname{Res}^G_H\mathsf{L}^G\) dengan sifat komposisi di atas.

Bukti. Dari definisi langsung terlihat bahwa \(\mathsf{L}^H\to\varphi^*(\mathsf{L}^G)\) merupakan morfisme kompleks; pernyataan mengenai komposisinya juga jelas. Karena \(\varphi^*\) eksak, sedangkan \(\mathsf{L}^G\to\Bbbk\) dan \(\mathsf{L}^H\to\Bbbk\) keduanya kuasi-isomorfisme, maka \(\mathsf{L}^H\to\varphi^*(\mathsf{L}^G)\) juga kuasi-isomorfisme.

Proposisi. Misalkan \(H\) subgrup dari \(G\) dan \(N\) modul-\(H\). Identifikasikan \(\operatorname{H}^n(G,\operatorname{Ind}^G_H(N))\) (atau \(\operatorname{H}^n(H,N)\)) dengan \(\operatorname{H}^n\) dari kompleks standar \(C(G,\operatorname{Ind}^G_H(N))\) (atau \(C(H,N)\)) menurut Proposisi rujukan. Maka isomorfisme \[\operatorname{H}^n\left(G,\operatorname{Ind}^G_H(N)\right)\simeq\operatorname{H}^n(H,N), \qquad n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0},\] berasal dari morfisme kompleks \[\begin{align*} C^m(G,\operatorname{Ind}^G_H(N))&\to C^m(H,N),\\ [f:G^m\to\operatorname{Ind}^G_H(N)]&\mapsto [(h_1,\ldots,h_m)\mapsto f(h_1,\ldots,h_m)(1_G)]\\ &\quad=(f|_{H^m})(\cdot)(1_G), \end{align*}\] dengan \(h_1,\ldots,h_m\in H\).

Bukti. Sekali lagi ada dua metode. Pertama, periksalah bahwa pemetaan \(C^m(G,\operatorname{Ind}^G_H(N))\to C^m(H,N)\) yang ditampilkan memang membentuk morfisme kompleks. Karena \(\operatorname{Ind}^G_H\) eksak, ketika \(N\) bervariasi pemetaan ini menginduksi morfisme antara funktor-\(\delta\) kohomologis. Pada suku berderajat nol, pemetaan tersebut jelas sama dengan isomorfisme kanonik \(\operatorname{Ind}^G_H(N)^G\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}N^H\), \(\varphi\mapsto\varphi(1_G)\). Kita telah mengetahui bahwa \(\operatorname{H}^n(G,\operatorname{Ind}^G_H(\cdot))\) merupakan funktor-\(\delta\) kohomologis universal (Teorema rujukan). Jadi morfisme di atas unik dan harus sama dengan isomorfisme \(\operatorname{H}^n(G,\operatorname{Ind}^G_H(N))\simeq\operatorname{H}^n(H,N)\) dalam teorema tersebut.

Untuk metode kedua, misalkan \(M\) (berturut-turut \(N\)) suatu kompleks modul-\(G\) (berturut-turut modul-\(H\)) terbatas ke bawah. Perluas funktor \(\operatorname{Ind}^G_H\) dan \(\operatorname{Res}^G_H\) derajat demi derajat ke kompleks, dengan notasi yang sama. Relasi adjungsi Proposisi rujukan terangkat ke kompleks \(\operatorname{Hom}\): \[\operatorname{Hom}^\bullet_H(\operatorname{Res}^G_HM,N) \simeq\operatorname{Hom}^\bullet_G(M,\operatorname{Ind}^G_H(N)).\] Pemeriksaan langsung tidak sulit; relasi ini juga dapat dipahami sebagai adjungsi antara \(\operatorname{Hom}^\bullet\) dan \(\otimes\) seperti dijelaskan sebelumnya (Proposisi rujukan).

Sekarang misalkan \(N\) modul-\(H\) dan ambil resolusi injektif \(\iota:N\to I\). Maka \(\operatorname{Ind}^G_H(N)\to\operatorname{Ind}^G_H(I)\) tetap merupakan resolusi injektif, dan naturalitas kompleks \(\operatorname{Hom}\) memberikan diagram komutatif kompleks berikut (bagian garis penuh):

\(\alpha\) dan \(\beta\) berasal dari morfisme dalam Lema rujukan. Jadi \(\beta\alpha\) adalah pemetaan yang dikenal \(\operatorname{Hom}^\bullet_H(\Bbbk,I)\to\operatorname{Hom}^\bullet_H(\mathsf{L}^H,I)\). Isomorfisme horizontal bergaris penuh berasal dari adjungsi, dan semua panah vertikal merupakan kuasi-isomorfisme.

Ingat kembali bukti kedua Teorema rujukan. Baris pertama persamaan memberikan bentuk dalam kategori turunan dari \[\operatorname{H}^n(H,N)\simeq\operatorname{H}^n(G,\operatorname{Ind}^G_H(N)),\qquad n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}.\] Di sisi lain, inti Proposisi rujukan adalah isomorfisme kompleks \[\operatorname{Hom}^\bullet_H(\mathsf{L}^H,N)\simeq C(H,N),\qquad \operatorname{Hom}^\bullet_G(\mathsf{L}^G,\operatorname{Ind}^G_H(N)) \simeq C(G,\operatorname{Ind}^G_H(N)).\] Jadi cukup melengkapi panah \(\gamma\) dalam persamaan agar perseginya komutatif dan mendeskripsikan panah itu. Karena \(\iota\) monik, jika \(\gamma\) ada maka ia unik.

Ambil \(m\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\) dan \(\phi\in\operatorname{Hom}^m_G(\mathsf{L}^G,\operatorname{Ind}^G_H(N))\). Dengan menelaah konstruksinya, citra \(\phi\) dalam \(\operatorname{Hom}^m_H(\mathsf{L}^H,I)\) adalah \[(h_0,\ldots,h_m)\mapsto \iota\left(\phi(h_0,\ldots,h_m)(1_G)\right).\] Perbandingan dengan isomorfisme dalam bukti Proposisi rujukan segera menunjukkan bahwa \(\gamma\) dapat didefinisikan seperti yang dinyatakan.

Sekarang kita nyatakan versi homologis. Kita memakai notasi kompleks rantai standar dari Proposisi rujukan.

Proposisi. Misalkan \(H\) subgrup dari \(G\) dan \(N\) modul-\(H\). Identifikasikan \(\operatorname{H}_n(G,\operatorname{ind}^G_H(N))\) (atau \(\operatorname{H}_n(H,N)\)) dengan \(\operatorname{H}_n\) dari kompleks rantai standar \(C(G,\operatorname{ind}^G_H(N))\) (atau \(C(H,N)\)) menurut Proposisi rujukan. Maka isomorfisme \[\operatorname{H}_n\left(G,\operatorname{ind}^G_H(N)\right)\simeq\operatorname{H}_n(H,N), \qquad n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0},\] berasal dari morfisme kompleks \[\begin{align*} C_m(H,N)&\to C_m(G,\operatorname{ind}^G_H(N)),\\ (h_1|\cdots|h_m)^\dagger\otimes y &\mapsto(h_1|\cdots|h_m)^\dagger\otimes(1_G\otimes y), \end{align*}\] dengan \(h_1,\ldots,h_m\in H\) dan \(y\in N\).

Bukti. Kita hanya menjelaskan pendekatan kategori turunan. Ambil resolusi projektif \(\pi:P\to N\) dalam modul-\(H\). Diagram komutatif persamaan dari bukti Proposisi rujukan harus diganti dengan

\(\gamma\). Langkah selanjutnya serupa dengan versi kohomologis.

Perubahan grup

Tinjau homomorfisme grup \(\varphi:H\to G\). Selanjutnya, \(M\) menyatakan sembarang modul-\(G\) dan \(N\) sembarang modul-\(H\). Tujuan pertama bagian ini ialah mendefinisikan dua keluarga homomorfisme kanonik \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:change-of-group-coh}{}\begin{aligned} \operatorname{H}^n(G, M) & \to \operatorname{H}^n(H, \varphi^* M), \\ \operatorname{H}_n(H, \varphi^* M) & \to \operatorname{H}_n(G, M), \end{aligned} \end{equation}\] dengan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\). Karena \(\varphi^*:G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) eksak, funktor-funktor pada kedua ruas homomorfisme tersebut mempunyai barisan eksak panjang; dengan kata lain, semuanya merupakan funktor-\(\delta\) kohomologis atau homologis. Homomorfisme di atas akan kompatibel dengan barisan eksak panjang. Kita memperkenalkan dua metode konstruksi. Untuk kohomologi, metode pertama meninjau keluarga funktor \(B^n:=\operatorname{H}^n(H,\varphi^*(\cdot))\). Terdapat homomorfisme kanonik \[M^G \hookrightarrow M^{\varphi(H)} = (\varphi^* M)^H = B^0(M).\] Karena \((\operatorname{H}^n(G,\cdot))_n\) merupakan funktor-\(\delta\) kohomologis universal, homomorfisme ini meluas secara unik menjadi morfisme funktor-\(\delta\) kohomologis \(\operatorname{H}^n(G,\cdot)\to B^n\). Kasus homologi serupa; kuncinya ialah memakai homomorfisme kanonik \((\varphi^*M)_H=M_{\varphi(H)}\twoheadrightarrow M_G\). Metode kedua bekerja dalam kategori turunan. Kita perkenalkan beberapa notasi yang terkait.

Konvensi. Tuliskan \(\ensuremath{\mathsf{C}}(G):=\ensuremath{\mathsf{C}}(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\), \(\ensuremath{\mathsf{K}}(G):=\ensuremath{\mathsf{K}}(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\), dan \(\ensuremath{\mathsf{D}}(G):=\ensuremath{\mathsf{D}}(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\); notasi serupa digunakan ketika ditambahkan syarat keterbatasan satu sisi atau dua sisi. Demikian pula, \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\Bbbk):=\ensuremath{\mathsf{C}}(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\), beserta \(\ensuremath{\mathsf{K}}(\Bbbk)\), \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\Bbbk)\), dan seterusnya.

Funktor pada tingkat kategori turunan yang diinduksi oleh funktor eksak \(\varphi^*\) tetap ditulis \(\varphi^*:\ensuremath{\mathsf{D}}(G)\to\ensuremath{\mathsf{D}}(H)\). Gunakan notasi lazim \(\mathrm{R}\) dan \(\mathrm{L}\) masing-masing untuk funktor turunan kanan dan kiri. Kita mencari morfisme antara funktor-funktor bertriangulasi \[\begin{align*} \mathrm{R}\left( (\cdot)^G \right) & \to \mathrm{R}\left( (\cdot)^H \right) \circ \varphi^* , \\ \mathrm{L}\left( (\cdot)_H \right) \circ \varphi^* & \to \mathrm{L}\left((\cdot)_G \right). \end{align*}\] Kuncinya terletak pada sifat universal. Dalam kasus kohomologi, angkat funktor \((\cdot)^G\), \((\cdot)^H\), dan seterusnya ke tingkat kompleks dengan notasi yang sama. Tinjau diagram 2-sel berikut, yang melibatkan kategori, funktor, dan morfisme antarfunktor; semuanya dianggap bertriangulasi.

\(\Rightarrow\) pada bagian melengkung berasal dari morfisme \((\cdot)^G\to(\cdot)^H\circ\varphi^*\) yang telah digunakan sebelumnya. Simbol \(\stackrel{\sim}{\Rightarrow}\) pada persegi kiri berasal dari keeksakan \(\varphi^*\), sedangkan \(\Rightarrow\) pada persegi kanan merupakan data bawaan funktor turunan kanan \(\mathrm{R}((\cdot)^H)\). Superskrip \(+\) digunakan di sini hanya untuk menyederhanakan; versi tak terbatas memerlukan teori dalam §rujukan. Ingat bahwa diagram 2-sel dapat dikomposisikan secara vertikal, yaitu dengan mengomposisikan morfisme \(\Rightarrow\) antarfunktor. Berdasarkan sifat universal funktor turunan kanan (lihat Catatan rujukan beserta pembahasan sebelumnya), terdapat tepat satu \(\Downarrow\) pada diagram kiri berikut sedemikian sehingga \(\mathrm{R}\left((\cdot)^G\right)\). Dengan demikian ditentukan secara unik morfisme \[\mathrm{R}\left( (\cdot)^G \right) \to \mathrm{R}\left((\cdot)^H \right) \circ \varphi^* .\] Metode untuk kasus homologi bersifat dual. Metode itu memakai sifat universal funktor turunan kiri dan morfisme \((\cdot)_H\circ\varphi^*\to(\cdot)_G\) yang telah digunakan sebelumnya. Selanjutnya kita berikan deskripsi yang lebih langsung.

Lema. Untuk setiap homomorfisme grup \(\varphi:H\to G\), morfisme yang dicirikan di atas dapat didefinisikan sebagai berikut.

  • Dalam kasus kohomologi, ambil komposisi \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:change-of-group-dec-1}{} \mathrm{R}\left( (\cdot)^G \right) \to \mathrm{R}\left( (\cdot)^H \circ \varphi^* \right) \to \mathrm{R}\left( (\cdot)^H \right) \circ \varphi^* . \end{equation}\] Bagian pertama berasal dari \((\cdot)^G\to(\cdot)^H\circ\varphi^*\), karena morfisme antarfunktor menghasilkan morfisme antara funktor turunan kanannya; bagian kedua berasal dari Teorema rujukan (i).

  • Kasus homologi serupa: ambil komposisi \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:change-of-group-dec-2}{} \mathrm{L}\left( (\cdot)_H \right) \circ \varphi^* \to \mathrm{L} \left( (\cdot)_H \circ \varphi^* \right) \to \mathrm{L}\left( (\cdot)_G \right). \end{equation}\] Bagian pertama berasal dari Teorema rujukan (ii), sedangkan bagian kedua berasal dari \((\cdot)_H\circ\varphi^*\to(\cdot)_G\).

Bukti. Cukup dibahas kasus kohomologi. Pertama, untuk morfisme yang terdapat dalam persamaan, periksa kesamaan komposisi vertikal

Kesamaan pertama memang mencirikan morfisme terinduksi \(\mathrm{R}((\cdot)^G)\to \mathrm{R}((\cdot)^H\circ\varphi^*)\), sedangkan kesamaan kedua mencirikan morfisme kanonik dalam Teorema rujukan. Keduanya berasal dari sifat universal funktor turunan kanan; lihat penjelasan pada awal §rujukan. Dengan merangkaikan kesamaan ini, terlihat bahwa komposisi persamaan memenuhi persamaan.

Catatan. Metode pertama, yang didasarkan pada sifat funktor-\(\delta\) kohomologis universal, dapat dipadukan dengan teori kategori turunan untuk memberikan konstruksi ringkas lain bagi kasus kohomologis persamaan. Ingat bahwa untuk setiap modul-\(G\) \(M\) dan setiap \(n\), terdapat isomorfisme kanonik \[\operatorname{H}^n(G, M) \simeq \operatorname{Ext}^n_G(\Bbbk, M) \simeq \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(G)}(\Bbbk, M[n]), \quad \operatorname{Ext}^\bullet_G := \operatorname{Ext}^\bullet_{\Bbbk[G]};\] dan demikian pula bagi modul-\(H\). Karena \(\varphi^*\Bbbk\simeq\Bbbk\) dan \(\varphi^*\) merupakan funktor bertriangulasi, kita menyatakan bahwa homomorfisme kanonik yang dicari sama dengan komposisi \[\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(G)}(\Bbbk, M[n]) \xrightarrow{\text{funktor} \;\varphi^*} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(H)}\left( \varphi^* \Bbbk, \varphi^* (M[n])\right) \simeq \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(H)}\left(\Bbbk, (\varphi^* M)[n]\right).\]

Untuk membuktikannya, cukup perhatikan bahwa jika \(n=0\), rumus ini menjadi pembenaman yang jelas \(M^G\hookrightarrow(\varphi^*M)^H\) (karena \(\varphi^*\Bbbk\simeq\Bbbk\) memetakan \(1\) ke \(1\)), dan bahwa setiap morfisme dalam komposisi di atas kompatibel dengan barisan eksak panjang pada variabel kedua dari funktor \(\operatorname{Hom}\) dalam kategori bertriangulasi (Proposisi rujukan).

Catatan. Jika \(\varphi\) merupakan penyertaan subgrup, maka \(\varphi^*=\operatorname{Res}^G_H\) mempertahankan objek injektif dan projektif. Menurut Teorema rujukan (iii) dan (iv), kedua morfisme dalam Lema rujukan, \[\mathrm{R}\left( (\cdot)^H \circ \varphi^* \right) \to \mathrm{R}\left( (\cdot)^H \right) \circ \varphi^*, \quad \mathrm{L}\left( (\cdot)_H \right) \circ \varphi^* \to \mathrm{L} \left( (\cdot)_H \circ \varphi^* \right)\] merupakan isomorfisme. Deskripsi morfisme kanonik pun semakin sederhana: ambil resolusi injektif \(M\to I:=[I^0\to I^1\to\cdots]\). Maka \(\operatorname{Res}^G_H(M)\to\operatorname{Res}^G_H(I)\) juga merupakan resolusi injektif, dan tindakan morfisme \(\mathrm{R}\left((\cdot)^G\right)\to \mathrm{R}\left((\cdot)^H\right)\circ\operatorname{Res}^G_H\) pada \(M\) sama dengan \[I^G \to \left( \operatorname{Res}^G_H(I)\right)^H, \quad I^G := \left[ I^{0, G} \to I^{1, G} \to \cdots \right], \;\text{dan seterusnya}.\]

Dalam kasus homologi, ambil resolusi projektif \(P\to M\). Tindakan morfisme \(\mathrm{L}\left((\cdot)_H\right)\circ\operatorname{Res}^G_H \to\mathrm{L}\left((\cdot)_G\right)\) pada \(M\) sama dengan \(\left(\operatorname{Res}^G_H(P)\right)_H\to P_G\).

Lema. Misalkan \(F\xleftarrow{\psi}G\xleftarrow{\varphi}H\) homomorfisme grup, \(L\) modul-\(F\), dan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\). Maka komposisi \(\operatorname{H}^n(F,L)\to\operatorname{H}^n(G,\psi^*L)\to \operatorname{H}^n(H,\varphi^*\psi^*L)\) sama dengan \(\operatorname{H}^n(F,L)\to\operatorname{H}^n(H,(\psi\varphi)^*L)\).

Demikian pula, komposisi \(\operatorname{H}_n(H,\varphi^*\psi^*L)\to\operatorname{H}_n(G,\psi^*L)\to\operatorname{H}_n(F,L)\) sama dengan \(\operatorname{H}_n(H,(\psi\varphi)^*L)\to\operatorname{H}_n(F,L)\).

Kesamaan serupa juga berlaku pada tingkat kategori turunan.

Bukti. Pernyataan tentang \(\operatorname{H}^n\) (atau \(\operatorname{H}_n\)) merupakan penerapan langsung sifat funktor-\(\delta\) kohomologis (atau homologis) universal dan cukup diverifikasi untuk kasus \(n=0\).

Untuk versi kategori turunan, pernyataan mengenai \(\operatorname{H}^n\) harus diganti dengan \[\left[ \mathrm{R}((\cdot)^F) \to \mathrm{R}((\cdot)^G) \circ \psi^* \to \mathrm{R}((\cdot)^H) \circ \varphi^* \circ \psi^* \right] \xlongequal{\text{komposisi}} \left[ \mathrm{R}((\cdot)^F) \to \mathrm{R}((\cdot)^H) \circ (\psi\varphi)^* \right].\] Untuk itu, cukup periksa sifat persamaan bagi ruas kiri. Hal ini menjadi latihan yang menarik dan tidak sulit mengenai komposisi 2-sel; pembaca dipersilakan mencobanya.

Sekarang kita perluas lebih lanjut homomorfisme kanonik persamaan.

Definisi. Misalkan \(M\) modul-\(G\) dan \(N\) modul-\(H\). Di bawah ini, \(f\) selalu merupakan homomorfisme modul-\(\Bbbk\) dan \(h\) sembarang unsur \(H\).

  • Jika \(f:M\to N\) memenuhi \(f(\varphi(h)x)=hf(x)\) untuk \(x\in M\), maka \(f\) disebut ekuivarian terhadap \(\varphi\).

  • Jika \(f:N\to M\) memenuhi \(f(hy)=\varphi(h)f(y)\) untuk \(y\in N\), maka \(f\) disebut ekuivarian terhadap \(\varphi\).

Ekuivariansi juga setara dengan pernyataan bahwa \(f\) memberikan homomorfisme modul-\(H\) \(\varphi^*M\to N\) atau \(N\to\varphi^*M\). Selain itu, \(\ensuremath{\mathrm{id}}_M:M\to\varphi^*M\) dan \(\ensuremath{\mathrm{id}}_M:\varphi^*M\to M\) keduanya ekuivarian terhadap \(\varphi\).

Definisi. Jika \(f:M\to N\) ekuivarian terhadap \(\varphi\), definisikan keluarga homomorfisme kanonik \[\operatorname{H}^n(f) := \left[ \operatorname{H}^n(G, M) \to \operatorname{H}^n(H, \varphi^* M) \to \operatorname{H}^n(H, N) \right] \;\text{sebagai komposisi};\] Jika \(f:N\to M\) ekuivarian terhadap \(\varphi\), definisikan keluarga homomorfisme kanonik \[\operatorname{H}_n(f) := \left[ \operatorname{H}_n(H, N) \to \operatorname{H}_n(H, \varphi^* M) \to \operatorname{H}_n(G, M) \right] \;\text{sebagai komposisi}.\]

Perhatikan bahwa \(f\) dan \(\varphi\) berlawanan arah dalam kasus kohomologi dan searah dalam kasus homologi. Homomorfisme dalam Definisi rujukan kompatibel dengan barisan eksak panjang. Homomorfisme tersebut mencakup funktorialitas \(\operatorname{H}^n\) dan \(\operatorname{H}_n\) (atau homomorfisme alami persamaan) sebagai kasus khusus \(\varphi=\ensuremath{\mathrm{id}}_G\) (atau \(f=\ensuremath{\mathrm{id}}_M\)). Homomorfisme ini juga dapat diangkat ke tingkat kategori turunan. Homomorfisme modul yang ekuivarian juga dapat dikomposisikan bersamaan dengan homomorfisme grup; definisinya sudah jelas.

Proposisi (Funktorialitas terhadap homomorfisme ekuivarian). Tinjau homomorfisme grup \(F\xleftarrow{\psi}G\xleftarrow{\varphi}H\) dan homomorfisme modul ekuivarian \(L\xrightarrow{g}M\xrightarrow{f}N\), dengan \(L\) modul-\(F\), \(M\) modul-\(G\), dan \(N\) modul-\(H\). Untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), berlaku \(\operatorname{H}^n(fg)=\operatorname{H}^n(f)\operatorname{H}^n(g)\).

Jika yang ditinjau adalah homomorfisme modul ekuivarian berarah sebaliknya, \(L\xleftarrow{g}M\xleftarrow{f}N\), maka \(\operatorname{H}_n(gf)=\operatorname{H}_n(g)\operatorname{H}_n(f)\). Kesamaan komposisi serupa juga berlaku pada tingkat kategori turunan.

Bukti. Cukup dibahas kasus kohomologi. Misalkan \(n\) tetap. Berdasarkan Lema rujukan, cukup dibuktikan komutativitas diagram komutativitas diagram

persamaan. Versi kategori turunan sepenuhnya serupa.

Contoh (Konjugasi). Misalkan \(H\lhd G\). Setiap \(t\in G\) menginduksi automorfisme \(H\) \(a_t:h\mapsto t^{-1}ht\). Sekarang misalkan \(M\) modul-\(G\) dan, demi menyederhanakan notasi, tetap tuliskan \(M\) untuk \(\operatorname{Res}^G_HM\). Homomorfisme \(c_t:M\xrightarrow{x\mapsto tx}M\) ekuivarian terhadap homomorfisme grup berarah sebaliknya \(H\xleftarrow{a_t}H\). Homomorfisme yang bersesuaian, \[\operatorname{H}^n(c_t): \operatorname{H}^n(H, M) \to \operatorname{H}^n(H, M),\] menurut definisi terurai menjadi \(\operatorname{H}^n(H,M)\to\operatorname{H}^n(H,a_t^*M)\xrightarrow{c_t}\operatorname{H}^n(H,M)\); setiap bagiannya merupakan morfisme antara funktor-\(\delta\) kohomologis.

  • Jika \(n=0\), bagian pertama hanyalah \(\ensuremath{\mathrm{id}}_M:M^H\to a_t^*(M)^H=M^H\).

  • Jika \(n=0\), bagian kedua sama dengan \(c_t:M^H\to M^H\), yang hanya bergantung pada koset \(tH\).

Jika dipilih resolusi injektif modul-\(G\) \(M\to I\), pengambilan \(c_t:I^{n,H}\to I^{n,H}\) suku demi suku memberikan \(\operatorname{H}^n(c_t)\). Jika \(G=H\), maka koset \(tG=G\), sehingga \(\operatorname{H}^n(c_t)=\ensuremath{\mathrm{id}}\).

Kasus homologi serupa, tetapi \(a_t\) harus diganti dengan automorfisme grup \(b_t:h\mapsto tht^{-1}\) yang searah dengan homomorfisme \(c_t\); pembaca dipersilakan memeriksanya.

Terakhir, kita jelaskan cara mendefinisikan secara eksplisit homomorfisme kanonik dari Definisi rujukan dengan kompleks standar (atau kompleks rantai standar) dalam Proposisi rujukan (atau Proposisi rujukan). Dengan demikian, seluruh operasi menjadi konkret.

Proposisi. Tinjau homomorfisme grup \(\varphi:H\to G\). Misalkan \(M\) modul-\(G\), \(N\) modul-\(H\), dan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\). Identifikasikan \(\operatorname{H}^n(G,M)\) (atau \(\operatorname{H}_n(G,M)\)) dengan \(\operatorname{H}^n\) (atau \(\operatorname{H}_n\)) dari kompleks standar \(C(G,M)\) (atau kompleks rantai \(C(G,M)\)); lakukan hal serupa setelah \((G,M)\) diganti dengan \((H,N)\).

  • Misalkan homomorfisme modul \(f:M\to N\) ekuivarian terhadap \(\varphi\). Maka \(\operatorname{H}^n(f)\) berasal dari morfisme kompleks

  • Misalkan homomorfisme modul \(f:N\to M\) ekuivarian terhadap \(\varphi\). Maka \(\operatorname{H}_n(f)\) berasal dari morfisme kompleks rantai

Sesungguhnya, rumus ini memberikan morfisme yang diinduksi oleh \(f\) pada tingkat kategori turunan.

Hasil di atas juga berlaku bagi kompleks standar ternormalisasi \((\overline{C}^m(G,M))_m\) dan kompleks rantai ternormalisasi \((\overline{C}_m(G,M))_m\) yang diperkenalkan dalam Catatan rujukan, dengan rumus yang sama.

Bukti. Masalahnya terbagi menjadi dua bagian: pertama kasus \(f=\ensuremath{\mathrm{id}}_M\), yaitu deskripsi eksplisit homomorfisme kanonik persamaan; kedua kasus \(\varphi=\ensuremath{\mathrm{id}}\). Bagian terakhir tidak sulit, sehingga hanya bagian pertama yang dibahas.

Tinjau kasus kohomologi. Proposisi rujukan memberikan resolusi projektif modul-\(G\) \(\mathsf{L}^G\to\Bbbk\) (atau resolusi projektif modul-\(H\) \(\mathsf{L}^H\to\Bbbk\)). Sekarang tinjau \[\operatorname{Hom}^\bullet_G \left( \mathsf{L}^G, \cdot\right) \xrightarrow{\varphi^*} \operatorname{Hom}^\bullet_H\left( \varphi^* (\mathsf{L}^G), \varphi^*(\cdot)\right) \to \operatorname{Hom}^\bullet_H\left(\mathsf{L}^H, \varphi^*(\cdot)\right),\] dengan bagian kedua berasal dari morfisme \(\mathsf{L}^H\to\varphi^*(\mathsf{L}^G)\) (lihat Lema rujukan). Tuliskan \(\Theta\) untuk komposisinya. Morfisme kompleks yang dinyatakan, \(C(G,M)\to C(H,\varphi^*(M))\), bersesuaian dengan tindakan \(\Theta\) pada modul-\(G\) \(M\).

Sekarang kita buktikan bahwa rumus ini memang memberikan homomorfisme kanonik yang telah didefinisikan. Metode pertama kembali ke definisi persamaan, yang berasal dari sifat funktor-\(\delta\) kohomologis universal. Cukup ditunjukkan bahwa \(C(G,M)\to C(H,\varphi^*M)\) pada \(\operatorname{H}^0\) sama dengan pembenaman \(M^G\to(\varphi^*M)^H\) dan kompatibel dengan barisan eksak panjang. Perinciannya diserahkan kepada pembaca.

Metode kedua bekerja dalam kategori turunan. Funktor \(\operatorname{Hom}^\bullet_H(\mathsf{L}^H,\cdot)\) mempertahankan kompleks asiklik, sehingga menginduksi funktor \(\ensuremath{\mathsf{D}}^+(H)\to\ensuremath{\mathsf{D}}^+(\Bbbk)\) pada tingkat kategori turunan, tetap dengan notasi yang sama. Funktor ini dapat diidentifikasikan dengan \(\operatorname{RHom}_H(\Bbbk,\cdot)\). Jadi, memverifikasi persamaan setara dengan memverifikasi kesamaan komposisi vertikal

\(\operatorname{Hom}^\bullet\) berasal dari \(\mathsf{L}^G\to\Bbbk\) dan \(\mathsf{L}^H\to\Bbbk\). Versi pada tingkat kompleks dari morfisme \((\cdot)^G\to(\cdot)^H\circ\varphi^*\) mudah diidentifikasikan dengan \(\varphi^*:\operatorname{Hom}^\bullet_G(\Bbbk,\cdot)\to \operatorname{Hom}^\bullet_H(\varphi^*\Bbbk,\varphi^*(\cdot)) =\operatorname{Hom}^\bullet_H(\Bbbk,\varphi^*(\cdot))\). Kesamaan yang dicari pun cukup dibuktikan melalui komutativitas bagian bingkai luar diagram kompleks berikut: rujukan. Dengan demikian kasus kohomologi terbukti. Kasus homologi serupa.

Terakhir, versi untuk \(\overline{C}(G,M)\) diperoleh dengan mengganti \(\mathsf{L}^G\) dan \(\mathsf{L}^H\) dalam pembuktian masing-masing dengan \(\overline{\mathsf{L}}^G\) dan \(\overline{\mathsf{L}}^H\); selebihnya berlaku tanpa perubahan.

Setelah tersedia rumus eksplisit dari Proposisi rujukan, kesamaan \(\operatorname{H}^n(fg)=\operatorname{H}^n(f)\operatorname{H}^n(g)\) dan \(\operatorname{H}_n(gf)=\operatorname{H}_n(g)\operatorname{H}_n(f)\) dalam Proposisi rujukan, beserta versi kategori turunannya, langsung tampak pada tingkat kompleks.

Meninjau kembali ekstensi grup

Untuk memperoleh pemahaman yang lebih konkret tentang operasi yang didefinisikan dalam §rujukan, dan untuk melanjutkan pembahasan awal dalam §rujukan mengenai ekstensi grup (Definisi rujukan), kita kembali berfokus pada hubungan antara ekstensi grup dan \(\operatorname{H}^2\). Kita mulai dari sudut pandang teori grup. Berikut ini kita tinjau modul-\(G\) \(M\) dan ekstensi \(0\to M\to E\xrightarrow{\pi}G\to1\). Ekstensi semacam ini mempunyai operasi tarikan balik, dorongan keluar, dan penjumlahan yang alami, dengan gagasan serupa dengan §rujukan.

Tarikan balik

Misalkan \(\varphi:H\to G\) homomorfisme grup. Ambil hasil kali serat dalam kategori grup \[\varphi^*E:=E\ensuremath{\underset{G}{\times}}H =\{(e,h)\in E\times H:\pi(e)=\varphi(h)\}.\] Monomorfisme \(M\to\varphi^*E\), \(x\mapsto(x,1_H)\), menentukan ekstensi grup \(0\to M\to\varphi^*E\xrightarrow{\text{proyeksi}}H\to1\). Ini memberikan funktor \(\ensuremath{\mathsf{Ext}}(G,M)\to\ensuremath{\mathsf{Ext}}(H,M)\). Jika \(\varphi\) adalah penyertaan subgrup \(H\), tarikan balik sepanjang \(\varphi\) sama dengan mengambil \(\pi^{-1}(H)\).

Dorongan keluar

Misalkan \(\theta:M\to N\) homomorfisme modul-\(G\). Ambil koproduk serat \[\theta_*E:=N\ensuremath{\underset{M}{\sqcup}}E =\frac{N\times E}{(y+\theta(x),e)\sim(y,xe)}, \qquad x\in M,\ y\in N,\ e\in E.\] Tuliskan \([y,e]\) untuk citra \((y,e)\in N\times E\) di dalamnya. Perkaliannya adalah \[[y_1,e_1][y_2,e_2] =[y_1+\pi(e_1)y_2,e_1e_2].\] Terdapat homomorfisme alami \[N\xrightarrow{y\mapsto[y,1_E]}\theta_*E \xrightarrow{[y,e]\mapsto\pi(e)}G,\] yang menentukan ekstensi grup \(\theta_*E\). Ini memberikan funktor \(\ensuremath{\mathsf{Ext}}(G,M)\to\ensuremath{\mathsf{Ext}}(G,N)\).

Mengambil invers

Sebagai kasus khusus, \(E\) dapat didorong keluar sepanjang homomorfisme modul-\(G\) \(M\xrightarrow{x\mapsto-x}M\); ekstensi yang dihasilkan ditulis sebagai \(-E\).

Jumlah langsung

Untuk objek-objek \(E_i\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{Ext}}(G_i,M_i)\) untuk \(i=1,2\), terdapat ekstensi grup alami \[0\to M_1\oplus M_2\to E_1\times E_2\to G_1\times G_2\to1,\] dengan \(G_1\times G_2\) beraksi pada \(M_1\oplus M_2\) melalui \((g_1,g_2)(x_1,x_2)=(g_1x_1,g_2x_2)\). Tuliskan ekstensi ini sebagai \(E_1\oplus E_2\).

Jumlah Baer

Sekarang ambil objek \(E_1,E_2\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{Ext}}(G,M)\) dan bentuk \(E_1\oplus E_2\). Pemetaan penjumlahan \(M\oplus M\to M\) merupakan homomorfisme modul-\(G\) untuk aksi subgrup diagonal \(G\) dalam \(G\times G\). Karena itu, mula-mula tarik balik \(E_1\oplus E_2\) sepanjang penyertaan diagonal \(G\hookrightarrow G\times G\), lalu dorong keluar sepanjang homomorfisme penjumlahan \(M\oplus M\to M\). Objek \(\ensuremath{\mathsf{Ext}}(G,M)\) yang diperoleh ditulis \(E_1\dot{+}E_2\).

Tarikan balik dan dorongan keluar dapat digabungkan menjadi satu operasi. Misalkan \(\varphi:H\to G\) homomorfisme grup dan homomorfisme grup aditif \(\theta:M\to N\) ekuivarian terhadap \(\varphi\) (Definisi rujukan). Terdapat funktor terkait \(\ensuremath{\mathsf{Ext}}(G,M)\to\ensuremath{\mathsf{Ext}}(H,N)\), yang didefinisikan dengan terlebih dahulu menarik balik sepanjang \(\varphi\), kemudian mendorong keluar sepanjang \(\theta:\varphi^*M\to N\). Kompleks standar ternormalisasi \(\overline{C}(G,M)\) mempunyai operasi-operasi sejajar. Untuk \(\varphi\) dan \(\theta\) seperti di atas, Proposisi rujukan memberikan secara eksplisit morfisme kompleks \(\overline{C}(G,M)\to\overline{C}(H,N)\); dari sini dapat didefinisikan operasi tarikan balik, dorongan keluar, dan pengambilan invers. Untuk jumlah langsung, definisinya adalah \[\begin{gather*} \oplus:\overline{C}^n(G_1,M_1)\oplus\overline{C}^n(G_2,M_2) \to\overline{C}^n(G_1\times G_2,M_1\oplus M_2),\\ f_1\oplus f_2:((g_{1,i},g_{2,i}))_{i=1}^n\mapsto \left(f_1(g_{1,1},\ldots,g_{1,n}), f_2(g_{2,1},\ldots,g_{2,n})\right). \end{gather*}\] Ketika \(n\) bervariasi, ini memberikan morfisme kompleks \(\overline{C}(G_1,M_1)\oplus\overline{C}(G_2,M_2) \to\overline{C}(G_1\times G_2,M_1\oplus M_2)\). Dengan pola yang sama, definisikan jumlah Baer pada \(\overline{C}(G,M)\) memakai jumlah langsung, tarikan balik, dan dorongan keluar. Hasilnya tepat merupakan penjumlahan dalam \(\overline{C}^n(G,M)\).

Proposisi. Hingga isomorfisme kanonik, operasi tarikan balik, dorongan keluar, pengambilan invers, jumlah langsung, dan jumlah Baer pada ekstensi grup bersesuaian, di bawah ekuivalensi Teorema rujukan, dengan operasi-operasi terkait pada kompleks \(\tau^{\leq2}\overline{C}(G,M)\) (atau kategori \(\tau^{\leq2}\overline{\ensuremath{\mathsf{C}}}(G,M)\)).

Bukti. Untuk suatu ekstensi grup \(0\to M\to E\to G\to1\), pilih penampang ternormalisasi \(s:G\to E\) dan \(f\in\overline{Z}^2(G,M)\) terkait seperti dalam bukti Teorema rujukan. Misalkan \(\varphi:H\to G\) homomorfisme grup. Penampang ternormalisasi untuk \(\varphi^*E\) dapat diambil sebagai \[s':h\mapsto(s(\varphi(h)),h)\in E\ensuremath{\underset{G}{\times}}H.\] Maka \(s'(h_1)s'(h_2)=f'(h_1,h_2)s'(h_1h_2)\), dengan \[f'(h_1,h_2):=f(\varphi(h_1),\varphi(h_2)),\qquad h_1,h_2\in H.\] Ini membuktikan kasus tarikan balik. Untuk dorongan keluar sepanjang homomorfisme modul-\(G\) \(\theta:M\to N\), dengan notasi di atas ambil penampang ternormalisasi dari \(\theta_*E\) sebagai \[s'(g):=[0,s(g)]\in\theta_*E=N\ensuremath{\underset{M}{\sqcup}}E.\] Perhitungan dalam \(\theta_*E\) memberikan \[\begin{align*} s'(g_1)s'(g_2)&=[0,s(g_1)][0,s(g_2)]=[0,s(g_1)s(g_2)]\\ &=[0,f(g_1,g_2)s(g_1g_2)] =[\theta f(g_1,g_2),s(g_1g_2)]\\ &=[\theta f(g_1,g_2),1_E]s'(g_1g_2). \end{align*}\] Jadi \(f'\) yang bersesuaian dengan \(s'\) tepat merupakan \(\theta f\). Ini membuktikan kasus dorongan keluar.

Kasus jumlah langsung diperiksa dengan cara yang sama dan perinciannya diserahkan kepada pembaca. Pengambilan invers dan jumlah Baer dapat diuraikan menjadi operasi-operasi di atas.

Sebagai kasus khusus, hingga isomorfisme kanonik, pengambilan invers dan jumlah Baer pada ekstensi grup masing-masing bersesuaian dengan invers dan penjumlahan dalam grup \(\operatorname{H}^2(G,M)\).

Definisi. Jika dalam ekstensi grup \(0\to A\to E\to G\to1\), grup \(A\) merupakan subgrup pusat dari \(E\), maka ekstensi tersebut disebut ekstensi pusat.

Untuk suatu ekstensi pusat seperti di atas, jika untuk setiap ekstensi pusat \(0\to B\to F\to G\to1\) terdapat homomorfisme grup \(\varphi:E\to F\) tunggal yang membuat diagram berikut komutatif,

\(0\to A\to E\to G\to1\) disebut ekstensi pusat universal dari \(G\). Jika ekstensi ini ada, ia unik hingga isomorfisme tunggal.

Menurut definisi, semua automorfisme dalam dari ekstensi pusat bersifat trivial. Untuk setiap grup aditif \(A\), definisikan kategori ekstensi pusat terkait \[\ensuremath{\mathsf{CExt}}(G,A):=\ensuremath{\mathsf{Ext}}(G,A),\qquad \text{dengan $A$ dipandang sebagai modul-$G$ beraksi trivial}.\]

Lema. Jika grup \(G\) mempunyai ekstensi pusat universal \(0\to A\to E\xrightarrow{\pi}G\to1\), maka \(G=G_{\mathrm{der}}\) dan \(E=E_{\mathrm{der}}\).

Bukti. Perhatikan ekstensi pusat terbelah \(0\to E_{\mathrm{ab}}\to E_{\mathrm{ab}}\times G\to G\to1\) dari \(G\). Terdapat homomorfisme \((0,\pi)\) dan \((q,\pi)\) dari ekstensi \(E\) ke \(E_{\mathrm{ab}}\times G\), dengan \(q:E\to E_{\mathrm{ab}}\) homomorfisme hasil bagi. Bagian ketunggalan dari sifat universal mengakibatkan \(q=0\), yakni \(E=E_{\mathrm{der}}\). Dari sini segera diperoleh \(G=G_{\mathrm{der}}\).

Berdasarkan konstruksi dorongan keluar, tidak sulit membuktikan bahwa \(\varphi\) dalam Definisi rujukan berfaktor secara tunggal melalui \(E\to(\varphi|_A)_*E\). Dengan demikian sifat universal dapat ditulis ulang sebagai berikut: untuk setiap ekstensi pusat \(0\to B\to F\to G\to1\), terdapat homomorfisme grup \(\theta:A\to B\) tunggal dan isomorfisme \(\theta_*E\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}F\) tunggal dalam \(\ensuremath{\mathsf{CExt}}(G,B)\). Dengan syarat \(G=G_{\mathrm{der}}\), kategori \(\ensuremath{\mathsf{CExt}}(G,B)\) tidak mempunyai automorfisme taktrivial. Definisi ekstensi pusat universal dapat ditulis lagi: untuk setiap grup abelian \(B\), terdapat bijeksi

\(B\). Ruas kanan juga memberikan funktor \(\kappa:\ensuremath{\mathsf{Ab}}\to\ensuremath{\mathsf{Set}}\), dengan kefunktoran dalam \(B\) diberikan oleh dorongan keluar ekstensi. Jadi keberadaan ekstensi pusat universal setara dengan pertanyaan apakah \(\kappa\) dapat direpresentasikan.

Teorema. Grup \(G\) mempunyai ekstensi pusat universal jika dan hanya jika \(G=G_{\mathrm{der}}\). Jika syarat ini berlaku, subgrup pusat \(A\) dalam ekstensi pusat universal isomorfik dengan \(\operatorname{H}_2(G,\ensuremath{\mathbb{Z}})\).

Bukti. Menurut Lema rujukan, cukup buktikan arah “jika”. Perhatikan funktor \(\kappa\) di atas. Teorema rujukan mengidentifikasi \(\kappa(B)\) dengan \(\operatorname{H}^2(G,B)\), sedangkan Proposisi rujukan menunjukkan bahwa dorongan keluar bersesuaian dengan operasi terkait pada \(\operatorname{H}^2(G,\cdot)\). Kita mengetahui \(\operatorname{H}_1(G,\ensuremath{\mathbb{Z}})\simeq G_{\mathrm{ab}}=0\) (Contoh rujukan). Jadi dengan mengambil \(n=2\) dalam Proposisi rujukan, diperoleh \(\operatorname{H}^2(G,B)\simeq\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Ab}}}(\operatorname{H}_2(G,\ensuremath{\mathbb{Z}}),B)\), dan isomorfisme ini natural dalam \(B\). Dengan demikian \(\kappa\) dapat direpresentasikan.

Grup \(\operatorname{H}_2(G,\ensuremath{\mathbb{Z}})\) juga disebut pengali Schur dari \(G\). Korolari rujukan di bawah berguna untuk menghitungnya. Dalam praktik, hal terpenting sering kali adalah deskripsi eksplisit ekstensi pusat universal; karakterisasi keberadaan di atas baru merupakan langkah pertama. Sebagai penerapan lain dari \(\operatorname{H}^2\), kita turunkan sebuah hasil teori grup.

Teorema (Schur–Zassenhaus). Misalkan diberikan ekstensi grup \(1\to A\to E\xrightarrow{\pi}G\to1\), dengan \(A\) dan \(G\) grup hingga yang ordenya relatif prima. Maka ekstensi ini terbelah.

Bukti. Langkah pertama adalah menangani kasus ketika \(A\) abelian. Berikan \(A\) struktur modul-\(G\) yang berasal dari ekstensi grup. Cukup dibuktikan bahwa \(\operatorname{H}^2(G,A)\) trivial. Karena \(|A|\) dan \(|G|\) relatif prima, cukup buktikan kesamaan berikut untuk \(k=2\): \[k\geq1\implies |A|\cdot\operatorname{H}^k(G,A)=0 =|G|\cdot\operatorname{H}^k(G,A).\]

Kesamaan pertama mudah. Untuk setiap \(t\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), endomorfisme \(A\to A\) yang diberikan oleh perkalian dengan \(t\) menginduksi endomorfisme pada setiap \(\operatorname{H}^k(G,A)\) yang juga berupa perkalian dengan \(t\); ini merupakan latihan sederhana dalam bab ini. Kesamaan kedua juga merupakan latihan dalam bab ini; Korolari rujukan di bawah akan memberikan bukti yang lengkap, meskipun agak memutar.

Untuk \(A\) umum, tujuan berikutnya adalah menunjukkan bahwa \(E\) mempunyai subgrup \(H\) berorde \(|G|\). Ini akan memberikan \(H\cap A=\{1\}\) dan \(\pi|_H:H\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}G\); inversnya memberi pembelahan ekstensi grup. Kita menggunakan induksi pada \(|E|\). Tanpa mengurangi keumuman, anggap \(|A|>1\).

Ambil bilangan prima \(p\) yang membagi \(|A|\), sehingga \(p\nmid|G|\), lalu ambillah subgrup Sylow-\(p\) \(P\) dari \(A\). Maka \(P\) juga merupakan subgrup Sylow-\(p\) dari \(E\). Karena \(A\lhd E\) dan semua subgrup Sylow-\(p\) saling konjugat, semuanya terkandung dalam \(A\). Dengan menghitung banyaknya subgrup Sylow-\(p\) masing-masing dalam \(A\) dan \(E\), diperoleh \((E:N_E(P))=(A:N_A(P))\), dengan \(N_E\) dan \(N_A\) menyatakan penormal; atau, setelah disusun ulang, \[(N_E(P):N_A(P))=(E:A)=|G|.\]

Berlaku \(N_A(P)\lhd N_E(P)\). Ekstensi grup terkait \[1\to N_A(P)\to N_E(P)\to N_E(P)/N_A(P)\to1\] masih memenuhi syarat teorema. Jika \(N_E(P)\neq E\), hipotesis induksi memberikan subgrup \(H\) dari \(N_E(P)\) dengan \(|H|=(N_E(P):N_A(P))=|G|\), sehingga pernyataan terbukti.

Sekarang kita boleh menganggap \(P\lhd E\), sehingga \(P\lhd A\). Perhatikan ekstensi grup \[1\to A/P\to E/P\to G\to1.\] Menurut hipotesis induksi, terdapat subgrup \(H\) dari \(E\) dengan \(H\supset P\) dan \(|H/P|=|G|\). Fakta dasar teori grup menunjukkan bahwa pusat \(Z:=Z_P\) dari \(P\) taktrivial. Kita mempunyai \(Z\lhd H\) dan \((H/Z:P/Z)=(H:P)=|G|\). Dengan kembali memakai induksi, terdapat subgrup \(K\) dari \(H\) dengan \(K\supset Z\) dan \(|K/Z|=|G|\).

Sekarang terdapat ekstensi grup \(1\to Z\to K\to K/Z\to1\). Karena \(Z\) grup-\(p\), jika \(K\neq E\) maka induksi memberikan subgrup dari \(K\) berorde \(|K/Z|=|G|\), dan pernyataan terbukti. Selanjutnya anggap \(K=E\). Maka harus berlaku \(H=E\), sehingga dari \((H:P)=|G|\) diperoleh \(P=A\); dalam keadaan ini \(Z=Z_A\lhd E\).

Terakhir, perhatikan ekstensi grup \(1\to A/Z\to E/Z\to G\to1\). Kita memperoleh subgrup \(Q\) dari \(E\) dengan \(Q\supset Z\) dan \(|Q/Z|=|G|\). Jika \(A\) tidak abelian, maka \(Z\neq A\) dan \(Q\neq E\); dengan meninjau ekstensi grup \(1\to Z\to Q\to Q/Z\to1\), kita mendapatkan subgrup dari \(Q\) berorde \(|G|\). Jika \(A\) abelian, masalahnya sudah diselesaikan pada awal bukti.

Jika \(A\) abelian, semua pembelahan ekstensi \(E\) dalam Teorema rujukan saling konjugat oleh \(A\). Memang, menentukan pembelahan setara dengan menentukan isomorfisme ekstensi grup \(A\rtimes G\simeq E\), sehingga dua pembelahan \(s,s':G\to E\) berbeda melalui suatu automorfisme \(E\). Akan tetapi, Lema rujukan atau Teorema rujukan menunjukkan bahwa grup automorfisme luar ekstensi tersebut adalah \(\operatorname{H}^1(G,A)\), dan langkah pertama bukti Teorema rujukan telah menunjukkan bahwa grup ini trivial. Sifat konjugasi pembelahan dapat diperluas ke \(A\) umum, tetapi pembuktiannya lebih berliku.

Contoh: grup siklik dan grup bebas

Untuk \(m\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq1}\), dalam bagian ini \(C_m\) menyatakan grup siklik berorde \(m\) dengan generator terpilih \(\sigma\), dan operasi grupnya ditulis secara multiplikatif. Kita mulai dengan suatu konstruksi umum.

Bukti. Untuk \(e=\sum_{g\in G}a_gg\in\Bbbk[G]\), syarat \(e\in\Bbbk[G]^G\) setara dengan semua koefisien \(a_g\) bernilai sama.

Dengan cara yang sama, jika \(G\) hingga maka \(\nu\) juga invarian terhadap perkalian kanan oleh \(G\). Unsur ini terletak di pusat \(\Bbbk[G]\).

Konvensi. Misalkan \(A\) modul-\(G\). Untuk setiap \(e,e'\in\Bbbk[G]\), tuliskan \[A^{e=e'}:=\{a\in A:ea=e'a\}.\]

Sekarang kita tinjau kohomologi grup dengan koefisien dalam \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Aljabar grup \(\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m]\) komutatif, dan penulisan \(1:=1_{C_m}\in\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m]\) tidak menimbulkan kerancuan. Jelas bahwa \(A^{C_m}=A^{\sigma=1}\) untuk setiap modul-\(C_m\) \(A\). Dalam keadaan ini, \[\begin{equation*} \nu=1+\sigma+\cdots+\sigma^{m-1}\in\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m], \end{equation*}\] dan kesamaan \((\sigma-1)\nu=\sigma^m-1=0\) dalam \(\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m]\) mengakibatkan \[\nu A\subset A^{\sigma=1},\qquad (\sigma-1)A\subset A^{\nu=0}.\] Sekarang kita tunjukkan bahwa untuk kasus khusus \(A=\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m]\), kedua inklusi di atas menjadi kesamaan.

Lema. Tuliskan \(\mathfrak{I}\subset\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m]\) untuk ideal augmentasi dari Catatan rujukan. Berlaku \[\begin{align*} \nu\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m]&=\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m]^{\sigma=1}=\ensuremath{\mathbb{Z}}\nu,\\ (\sigma-1)\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m]&=\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m]^{\nu=0}=\mathfrak{I}. \end{align*}\]

Bukti. Untuk bagian pertama, telah ditunjukkan bahwa \(\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m]^{\sigma=1}=\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m]^{C_m}=\ensuremath{\mathbb{Z}}\nu\). Karena \(\nu\sigma^k=\nu=\sigma^k\nu\) untuk semua \(k\), berlaku \(\nu\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m]=\ensuremath{\mathbb{Z}}\nu\).

Untuk bagian kedua, ambil \(e=\sum_{k\in\ensuremath{\mathbb{Z}}/m\ensuremath{\mathbb{Z}}}e_k\sigma^k\). Maka \(\nu e=(\sum_{k\in\ensuremath{\mathbb{Z}}/m\ensuremath{\mathbb{Z}}}e_k)\nu\) bernilai \(0\) jika dan hanya jika \(\sum_{k\in\ensuremath{\mathbb{Z}}/m\ensuremath{\mathbb{Z}}}e_k=0\), yang setara dengan \(e\in\mathfrak{I}\). Ini memberikan kesamaan kedua. Selain itu, \(\sigma^k-1=(\sigma-1)(1+\cdots+\sigma^{k-1})\) mengakibatkan \(\mathfrak{I}\subset(\sigma-1)\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m]\), sehingga kesamaan pertama juga berlaku.

Lema. Modul-\(C_m\) trivial \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) mempunyai resolusi bebas \[\cdots\xrightarrow{\nu}\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m]\xrightarrow{\sigma-1}\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m] \xrightarrow{\nu}\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m]\xrightarrow{\sigma-1}\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m] \to\ensuremath{\mathbb{Z}}\to0,\] dengan \(\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m]\twoheadrightarrow\ensuremath{\mathbb{Z}}\) homomorfisme augmentasi dan panah lainnya berulang dengan periode \(2\).

Bukti. Lema rujukan memberikan barisan eksak pendek \[\begin{gather*} 0\to\mathfrak{I}\to\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m]\xrightarrow{\nu}\ensuremath{\mathbb{Z}}\nu\to0,\\ 0\to\ensuremath{\mathbb{Z}}\nu\to\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m]\xrightarrow{\sigma-1}\mathfrak{I}\to0. \end{gather*}\] Selain itu, terdapat isomorfisme \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\nu\xrightarrow[\sim]{\nu\mapsto1}\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Menyambung kedua barisan secara berselang-seling menghasilkan resolusi yang dinyatakan.

Proposisi. Misalkan \(A\) modul-\(C_m\) dan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\). Terdapat isomorfisme kanonik \[\begin{align*} \operatorname{H}^n(C_m,A)&\simeq \begin{cases} A^{\sigma=1},&n=0,\\ A^{\nu=0}/(\sigma-1)A,&n>0\ \text{ganjil},\\ A^{\sigma=1}/\nu A,&n>0\ \text{genap}, \end{cases}\\ \operatorname{H}_n(C_m,A)&\simeq \begin{cases} A/(\sigma-1)A,&n=0,\\ A^{\sigma=1}/\nu A,&n>0\ \text{ganjil},\\ A^{\nu=0}/(\sigma-1)A,&n>0\ \text{genap}. \end{cases} \end{align*}\]

Bukti. Menurut Lema rujukan, kohomologi dan homologi \(A\) masing-masing dihitung oleh kompleks kokrantai dan kompleks rantai satu arah yang berperiode \(2\): \[\begin{gather*} 0\to\underbracket{A}_{\text{derajat }0} \xrightarrow{\sigma-1}\underbracket{A}_{\text{derajat }1} \xrightarrow{\nu}A\xrightarrow{\sigma-1}\cdots,\\ \cdots\xrightarrow{\sigma-1}A\xrightarrow{\nu} \underbracket{A}_{\text{derajat }1}\xrightarrow{\sigma-1} \underbracket{A}_{\text{derajat }0}\to0. \end{gather*}\]

Selanjutnya kita mengkaji homologi dan kohomologi grup bebas [Li1], dengan grup siklik takhingga \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) sebagai kasus khusus paling sederhana. Tuliskan grup bebas pada himpunan \(X\) sebagai \(G:=\mathbf{F}(X)\). Mula-mula kita jelaskan struktur ideal augmentasi \(\mathfrak{I}\subset\ensuremath{\mathbb{Z}}[G]\).

Lema. Misalkan \(X\) himpunan dan \(G:=\mathbf{F}(X)\). Maka \(\mathfrak{I}\) merupakan modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}[G]\) kiri bebas dengan basis \(\{x-1_G:x\in X\}\).

Bukti. Tuliskan \(X-1_G:=\{x-1_G:x\in X\}\subset\mathfrak{I}\). Mula-mula kita tunjukkan bahwa himpunan ini membangun modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}[G]\) kiri \(\mathfrak{I}\). Untuk setiap \(x\in X\), tuliskan \(G(x)\) (berturut-turut \(G(x^{-1})\)) untuk himpunan unsur \(G\) yang bentuk tereduksinya berakhir dengan \(x\) (berturut-turut \(x^{-1}\)). Maka \(G\smallsetminus\{1_G\}\) adalah gabungan takberirisan dari semua \(G(x)\) dan \(G(x^{-1})\), ketika \(x\) merentang \(X\). Kita mengetahui bahwa \(\{h-1_G:h\in G,\ h\neq1_G\}\) merupakan basis-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dari \(\mathfrak{I}\), dan \[\begin{align*} gx\in G(x)&\implies gx-1_G=g(x-1_G)+(g-1_G),\\ &\ell(gx)=\ell(g)+1,\\ gx^{-1}\in G(x^{-1})&\implies gx^{-1}-1_G=-(gx^{-1})(x-1_G)+(g-1_G),\\ &\ell(gx^{-1})=\ell(g)+1. \end{align*}\] Dengan induksi pada panjang, \(X-1_G\) membangun \(\mathfrak{I}\).

Untuk menunjukkan bahwa \(X-1_G\) merupakan basis, ambil modul-\(G\) sembarang \(A\) dan pemetaan \(\varphi:X-1_G\to A\). Kita akan menunjukkan bahwa terdapat homomorfisme modul-\(G\) \(\widetilde{\varphi}:\mathfrak{I}\to A\) yang membuat diagram berikut komutatif:

\(X-1_G\) membangun \(\mathfrak{I}\), homomorfisme \(\widetilde{\varphi}\) dalam diagram ini otomatis tunggal. Jadi cukup membuktikan sifat universal modul bebas.

Gunakan struktur modul-\(G\) pada \(A\) untuk membentuk hasil kali semilangsung \(E:=A\rtimes G\). Perhatikan pemetaan himpunan \(X\to E\) yang memetakan \(x\) ke \((\varphi(x-1_G),x)\). Sifat universal grup bebas memperluas pemetaan ini secara tunggal menjadi homomorfisme grup \(\Phi:G\to E\). Dengan melihat koordinat kedua, komposisi \(G\xrightarrow{\Phi}E\xrightarrow{\text{proyeksi}}G\) sama dengan \(\ensuremath{\mathrm{id}}_G\). Maka Proposisi rujukan memberikan homomorfisme silang \(\psi:G\to A\) sedemikian sehingga \(\Phi(g)=(\psi(g),g)\). Selanjutnya, menurut Proposisi rujukan, homomorfisme silang \(\psi\) bersesuaian dengan homomorfisme modul-\(G\) \(\widetilde{\varphi}:\mathfrak{I}\to A\) yang memenuhi \(\widetilde{\varphi}(g-1_G)=\psi(g)\). Jadi \[\widetilde{\varphi}(x-1_G)=\psi(x)=\varphi(x-1_G), \qquad x\in X.\] Ini membuktikan pernyataan tersebut.

Proposisi. Misalkan \(X\) himpunan dan \(G:=\mathbf{F}(X)\). Barisan eksak pendek dari homomorfisme augmentasi \(0\to\mathfrak{I}\to\ensuremath{\mathbb{Z}}[G]\to\ensuremath{\mathbb{Z}}\to0\) merupakan resolusi bebas dari modul-\(G\) trivial \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Sebagai akibatnya:

  1. untuk setiap modul-\(G\) \(A\), \[n\geq2\implies\operatorname{H}^n(G,A)=0=\operatorname{H}_n(G,A);\]

  2. jika \(A\) grup abelian dengan aksi \(G\) trivial, maka \(\operatorname{H}^1(G,A)\simeq A^X\) dan \(\operatorname{H}_1(G,A)\simeq A^{\oplus X}\).

Bukti. Bagian pertama dan pernyataan (i) langsung mengikuti dari Lema rujukan. Pernyataan (ii) dapat dibaca dari resolusi bebas serta deskripsi \(\mathfrak{I}\) dalam Lema rujukan; pembaca diminta memeriksanya.

Definisi. Untuk grup \(G\), definisikan unsur-unsur dari \(\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\sqcup\{\infty\}\) \[\begin{align*} \mathrm{cd}(G)&:=\sup\{n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}:\exists M\in\operatorname{Ob}(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}), \ \operatorname{H}^n(G,M)\neq0\},\\ \mathrm{hd}(G)&:=\sup\{n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}:\exists M\in\operatorname{Ob}(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}), \ \operatorname{H}_n(G,M)\neq0\}. \end{align*}\] Besaran \(\mathrm{cd}(G)\) (berturut-turut \(\mathrm{hd}(G)\)) disebut dimensi kohomologis (berturut-turut dimensi homologis) dari \(G\).

Menurut Proposisi rujukan, \(\mathrm{cd}(G)\) (berturut-turut \(\mathrm{hd}(G)\)) di atas juga sama dengan dimensi projektif (berturut-turut dimensi-\(\operatorname{Tor}\)) dari modul-\(G\) trivial \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Lihat Contoh rujukan dan Proposisi rujukan.

Korolari. Jika \(G\) grup bebas taktrivial, maka \(\mathrm{cd}(G)=\mathrm{hd}(G)=1\).

Untuk kohomologi, pernyataan kebalikan dari hasil di atas juga benar: \(\mathrm{cd}(G)=1\) mengakibatkan \(G\) grup bebas. Pernyataan ini dikenal sebagai Teorema Stallings–Swan [Sw69].

Subgrup Berindeks Hingga

Dalam bagian ini, dengan gelanggang komutatif \(\Bbbk\) tetap, kita meninjau grup \(G\) beserta subgrupnya \(H\). Tujuannya ialah membahas beberapa fenomena khusus ketika indeks \((G:H)\) hingga. Definisi rujukan mendefinisikan modul-\(G\) terinduksi \(\operatorname{Ind}^G_H(N)\) dan \(\operatorname{ind}^G_H(N)\) untuk setiap modul-\(H\) \(N\). Langkah pertama dalam bagian ini ialah merealisasikan keduanya sebagai ruang pemetaan tertentu; pada tahap ini, \((G:H)\) belum perlu hingga. Untuk setiap modul-\(\Bbbk\) \(V\), berikan struktur modul-\(G\) berikut pada himpunan pemetaan \(\{f:G\to V\}\). Struktur modul-\(\Bbbk\) berasal dari operasi titik demi titik pada pemetaan, sedangkan aksi \(G\) diberikan oleh \[(g f)(x) = f(xg), \quad f: G \to V, \; g, x \in G.\] Untuk setiap pemetaan \(f:G\to V\), tuliskan \(\operatorname{Supp}(f):=\{x\in G:f(x)\neq0\}\). Demi memudahkan pernyataan, pilih wakil \((g_i)_{i\in I}\) bagi dekomposisi koset sedemikian sehingga 1 \[G = \bigsqcup_{i \in I} g_i H = \bigsqcup_{i \in I} Hg_i^{-1}.\]

Lema (Modul terinduksi sebagai ruang pemetaan). Terdapat isomorfisme kanonik modul-\(G\) berikut.

\(g\in G\), \(y\in N\), dan \(i\in I\). Ruas kanan isomorfisme diberi struktur modul-\(G\) seperti dalam pembahasan sebelumnya. Pemetaan-pemetaan ini tidak bergantung pada pilihan wakil \(g_i\).

Bukti. Verifikasilah secara langsung bahwa semua pemetaan terdefinisi dengan baik, \(G\)-ekuivarian, saling invers, dan tidak bergantung pada pilihan wakil.

Isomorfisme dalam Proposisi rujukan mudah dituliskan ulang melalui ruang pemetaan di atas. Sebagai contoh,

Korolari. Untuk setiap modul-\(H\) \(N\), \(\operatorname{ind}^G_H(N)\) dapat dibenamkan secara kanonik sebagai submodul-\(G\) dari \(\operatorname{Ind}^G_H(N)\). Jika \((G:H)\) hingga, keduanya sama.

Bukti. Modul-\(G\) pada ruas kanan Lema rujukan mempunyai inklusi alami. Jika \((G:H)\) hingga, setiap pemetaan \(f:G\to N\) memenuhi bahwa \(H\backslash\operatorname{Supp}(f)\) hingga.

Selanjutnya kita mendefinisikan pemetaan korestriksi dengan asumsi bahwa \((G:H)\) hingga. Untuk menyederhanakan notasi, bagi modul-\(G\) \(M\), modul-\(H\) \(\operatorname{Res}^G_H(M)\) berikut ini cukup dituliskan sebagai \(M\).

  • Keluarga homomorfisme kanonik dalam persamaan, dengan \(\varphi\) diambil sebagai inklusi \(H\hookrightarrow G\), disebut restriksi dan dituliskan \[\mathrm{res}^n: \operatorname{H}^n(G, M) \to \operatorname{H}^n(H, M), \quad n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}.\]

  • Demikian pula, dalam kasus homologi terdapat homomorfisme kanonik dengan arah sebaliknya, \[\mathrm{res}_n: \operatorname{H}_n(H, M) \to \operatorname{H}_n(G, M), \quad n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}.\]

Jika \(\mathrm{res}^n\) dideskripsikan melalui kompleks kokrantai standar dengan Proposisi rujukan, efeknya hanyalah membatasi pemetaan \(G^n\to M\) ke \(H^n\); dari sinilah namanya berasal. Bagian §rujukan telah mengangkat operasi-operasi ini ke kategori turunan.

Definisi. Misalkan \((G:H)\) hingga. Untuk setiap modul-\(G\) \(M\), definisikan homomorfisme modul-\(\Bbbk\) berikut:

\(g\in G\) sembarang wakil dari koset \(\bar g\). Kedua homomorfisme bersifat funktorial dalam \(M\).

Dalam baris pertama definisi, \(gx\) jelas hanya bergantung pada koset \(\bar g=gH\). Baris kedua memerlukan sedikit penjelasan. Untuk \(x\in M\) yang diberikan, citra \(gx\) dalam \(M_H\) hanya bergantung pada koset \(Hg\). Karena itu, untuk setiap koset \(t\in H\backslash G\), kita dapat memilih sembarang wakil \(\theta(t)\in G\) dan menjumlahkan citra-citra \(\theta(t)x\), dengan \(t\) merentang \(H\backslash G\). Jika \(x\) diganti dengan \(g'x\), dengan \(g'\in G\), maka \((\theta(t)g')_{t\in H\backslash G}\) tetap merupakan keluarga wakil yang menjelajahi \(H\backslash G\), sehingga \[\sum_t (\theta(t) g' x \;\text{citranya}) = \sum_t (\theta(t) x \;\text{citranya}).\] Jadi \(\nu_{G|H}\) terdefinisi dengan baik pada tingkat \(M_G\).

Definisi–Proposisi. Misalkan \((G:H)\) hingga dan \(M\) modul-\(G\).

  1. Terdapat keluarga homomorfisme kanonik \[\mathrm{cor}^n: \operatorname{H}^n(H, M) \to \operatorname{H}^n(G, M), \quad n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0},\] yang kompatibel dengan barisan eksak panjang dan pada derajat \(0\) memberikan \(\nu^{G|H}:M^H\to M^G\).

  2. Demikian pula, terdapat keluarga homomorfisme kanonik yang kompatibel dengan barisan eksak panjang, \[\mathrm{cor}_n: \operatorname{H}_n(G, M) \to \operatorname{H}_n(H, M),\] yang pada derajat \(0\) memberikan \(\nu_{G|H}:M_G\to M_H\).

Kedua keluarga homomorfisme itu disebut korestriksi, karena arahnya berlawanan dengan restriksi2.

Bukti. Pertama, tinjau kasus kohomologi. Kita berikan dua penjelasan. Pertama, \(\operatorname{Res}^G_H:G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) merupakan funktor eksak yang mempertahankan objek injektif. Karena itu, \(M\mapsto\operatorname{H}^n(H,M)\) merupakan funktor turunan kanan ke-\(n\) dari \(M\mapsto M^H\), dengan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\). Funktorialitas \(\nu^{G|H}\) membuatnya menginduksi morfisme funktor-\(\delta\) kohomologis \(\operatorname{H}^n(H,\cdot)\to\operatorname{H}^n(G,\cdot)\).

Penjelasan kedua melibatkan kategori turunan. Argumen di atas mudah diangkat ke tingkat kategori turunan, tetapi di sini kita berikan sudut pandang lain berdasarkan adjungsi. Pertama, kita nyatakan bahwa adjungsi antara \(\operatorname{ind}^G_H\) dan \(\operatorname{Res}^G_H\) terangkat ke tingkat \(\operatorname{RHom}\), sehingga memberikan \[\operatorname{RHom}_G\left(\operatorname{ind}^G_H(\Bbbk), M\right) \simeq \operatorname{RHom}_H(\Bbbk, M).\] Gagasan serupa telah muncul dalam bukti Teorema rujukan. Kuncinya ialah menafsirkan \(\operatorname{ind}^G_H\) sebagai funktor perubahan gelanggang \(\Bbbk[H]\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to\Bbbk[G]\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) yang diinduksi oleh \(\Bbbk[H]\to\Bbbk[G]\), memperhatikan bahwa funktor tersebut eksak (Proposisi rujukan), lalu menerapkan Contoh rujukan.

Selanjutnya, syarat bahwa \((G:H)\) hingga, bersama Korolari rujukan, memberikan \[\operatorname{RHom}_G\left(\operatorname{ind}^G_H(\Bbbk), M\right) \simeq \operatorname{RHom}_G\left( \operatorname{Ind}^G_H(\Bbbk), M \right) \to \operatorname{RHom}_G(\Bbbk, M),\] dengan bagian terakhir berasal dari \(\Bbbk\to\operatorname{Ind}^G_H(\Bbbk)\). Ini merupakan unit pasangan adjoin \((\operatorname{Res}^G_H,\operatorname{Ind}^G_H)\) pada \(\Bbbk\), dan dapat pula dideskripsikan lebih konkret melalui Lema rujukan: unsur \(t\in\Bbbk\) dipetakan ke pemetaan konstan \(G\to\Bbbk\) yang bersesuaian.

Dengan demikian diperoleh morfisme kanonik \(\operatorname{RHom}_H(\Bbbk,M)\to\operatorname{RHom}_G(\Bbbk,M)\). Mengambil \(\operatorname{H}^n\) pada kedua ruas memberikan hasil yang dicari. Menentukan perilakunya untuk \(n=0\) sama dengan mengganti \(\operatorname{RHom}\) oleh \(\operatorname{Hom}\) dalam operasi di atas. Secara terperinci, jika \(\operatorname{ind}^G_H\subset\operatorname{Ind}^G_H\) direalisasikan sebagai ruang pemetaan dan isomorfisme adjungsi dideskripsikan dengan persamaan, diperoleh

3 Komposisi di atas jelas sama dengan \(\nu^{G|H}:M^H\to M^G\). Terbukti.

Proposisi. Misalkan \((G:H)\) hingga. Untuk setiap modul-\(G\) \(M\) dan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\), komposisi homomorfisme berikut, \[\begin{gather*} \operatorname{H}^n(G, M) \xrightarrow{\mathrm{res}^n} \operatorname{H}^n(H, M) \xrightarrow{\mathrm{cor}^n} \operatorname{H}^n(G, M), \\ \operatorname{H}_n(G, M) \xrightarrow{\mathrm{cor}_n} \operatorname{H}_n(H, M) \xrightarrow{\mathrm{res}_n} \operatorname{H}_n(G, M) \end{gather*}\] masing-masing merupakan endomorfisme perkalian dengan \((G:H)\).

Bukti. Pertama, tinjau kasus \(n=0\). Dalam kasus kohomologi, pemetaannya ialah \(M^G\hookrightarrow M^H\xrightarrow{\nu^{G|H}}M^G\), yang jelas memetakan \(x\in M^G\) ke \((G:H)x\). Dalam kasus homologi, pemetaannya ialah \(M_G\xrightarrow{\nu_{G|H}}M_H\twoheadrightarrow M_G\); pemeriksaan langsung memberikan kesimpulan yang sama.

Sekarang misalkan \(n\geq1\). Dalam kasus kohomologi, ambil pembenaman \(M\hookrightarrow I\) dengan \(I\) modul-\(G\) injektif; maka \(I\) juga modul-\(H\) injektif. Tuliskan \(L:=I/M\). Funktorialitas restriksi dan korestriksi, bersama barisan eksak panjang, memberikan diagram komutatif dengan kolom-kolom eksak

\((G:H)\). Karena semua panah vertikal surjektif, demikian pula komposisi baris kedua. Argumen untuk homologi serupa: cukup ambil epimorfisme \(P\twoheadrightarrow M\) dengan \(P\) modul-\(G\) projektif.

Perhatikan bahwa kasus \(n=0\) juga memungkinkan kita menyimpulkan pada tingkat kategori turunan bahwa komposisi \(\operatorname{RHom}_G(\Bbbk,M)\to\operatorname{RHom}_H(\Bbbk,M)\to\operatorname{RHom}_G(\Bbbk,M)\) adalah \((G:H)\ensuremath{\mathrm{id}}\). Kasus homologi serupa.

Korolari. Misalkan \(|G|=m\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq1}\). Untuk setiap modul-\(G\) \(M\), berlaku \[n \geq 1 \implies m \operatorname{H}^n(G, M) = m \operatorname{H}_n(G, M) = \{0\}.\]

Bukti. Dalam Proposisi rujukan, ambil \(H=\{1\}\) dan gunakan fakta sederhana berikut: jika \(n\geq1\), maka \(\operatorname{H}^n(\{1\},M)\) dan \(\operatorname{H}_n(\{1\},M)\) keduanya nol.

Berikut ini, ambil \(\Bbbk=\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dan pandang \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) sebagai modul-\(G\) trivial. Contoh rujukan memberikan isomorfisme kanonik \(\operatorname{H}_1(G,\ensuremath{\mathbb{Z}})\simeq G_{\mathrm{ab}}\) dan \(\operatorname{H}_1(H,\ensuremath{\mathbb{Z}})\simeq H_{\mathrm{ab}}\). Jika \((G:H)\) hingga, maka \(\mathrm{cor}_1:\operatorname{H}_1(G,\ensuremath{\mathbb{Z}})\to\operatorname{H}_1(H,\ensuremath{\mathbb{Z}})\) bersesuaian dengan homomorfisme grup \[\begin{equation*} \mathrm{Ver}_{G|H}: G_{\mathrm{ab}} \to H_{\mathrm{ab}}, \end{equation*}\] yang disebut homomorfisme transfer dari \(G\) ke \(H\) (bahasa Jerman: die Verlagerung). Intinya ialah memberikan deskripsi teori grup bagi \(\mathrm{Ver}_{G|H}\). Ingat bahwa \(G\) beraksi dari kanan pada \(H\backslash G\) melalui perkalian kanan.

Proposisi. Misalkan \((G:H)\) hingga. Pilih wakil dalam \(G\) bagi setiap koset dalam \(H\backslash G\), yang dinyatakan sebagai pemetaan \(\theta:H\backslash G\to G\). Untuk setiap \(s\in G\) dan \(t\in H\backslash G\), terdapat tepat satu \(h_{t,s}\in H\) sedemikian rupa sehingga \[\theta(t)s = h_{t, s} \theta(ts).\] Homomorfisme transfer yang didefinisikan sebelumnya dapat dideskripsikan sebagai \[\mathrm{Ver}_{G|H}(\underbracket{s\;\text{citranya}}_{\in G_{\mathrm{ab}}}) = \prod_{t \in H \backslash G} \underbracket{h_{t, s}\;\text{citranya}}_{\in H_{\mathrm{ab}}}.\]

Bukti. Ambil barisan eksak pendek modul-\(G\) \(0\to\mathfrak{I}_G\to\ensuremath{\mathbb{Z}}[G]\to\ensuremath{\mathbb{Z}}\to0\), dengan \(\mathfrak{I}_G\) ideal augmentasi \(\ensuremath{\mathbb{Z}}[G]\) (Contoh rujukan). Inklusi \(\ensuremath{\mathbb{Z}}[H]\subset\ensuremath{\mathbb{Z}}[G]\) memberikan submodul-\(H\) \(\mathfrak{I}_H\subset\mathfrak{I}_G\). Karena \(\mathrm{cor}_n\) kompatibel dengan barisan eksak panjang, dan \(\ensuremath{\mathbb{Z}}[G]\) projektif baik sebagai modul-\(G\) maupun modul-\(H\), diperoleh diagram komutatif berikut:

Kita akan memeriksa kesamaan yang diperlukan dalam \(\mathfrak{I}_G/\mathfrak{I}_H\mathfrak{I}_G\). Bagian akhir Contoh rujukan menunjukkan bahwa citra \(s\in G\) dalam \(G_{\mathrm{ab}}\), melalui baris pertama, bersesuaian dengan citra \(1_G-s\) dalam \(\mathfrak{I}_G/\mathfrak{I}_G^2\). Menerapkan \(\nu_{G|H}\) padanya memberikan \[\begin{align*} \sum_{t \in H \backslash G} \theta(t)(1_G - s) & = \sum_t (\theta(t) - \theta(t)s) = \sum_t (\theta(t) - h_{t, s}\theta(ts)) \\ & = \sum_t \theta(t) - \sum_t h_{t, s} \theta(ts) \\ & = \sum_t \theta(ts) - \sum_t h_{t, s} \theta(ts) \;\in \mathfrak{I}_G \end{align*}\] dalam \(\mathfrak{I}_G/\mathfrak{I}_H\mathfrak{I}_G\). Kesamaan terakhir berlaku karena, ketika \(t\) bervariasi, baik \(t\) maupun \(ts\) merentang \(H\backslash G\). Ekspresi terakhir juga sama dengan \(\sum_t(1_G-h_{t,s})\theta(ts)\).

Terakhir, perhatikan bahwa \((1_G-h_{t,s})\theta(ts)\equiv1_G-h_{t,s} \pmod{\mathfrak{I}_H\mathfrak{I}_G}\), sedangkan ruas kanan bersesuaian dengan citra \(h_{t,s}\;\bmod\mathfrak{I}_H\) dalam \(\mathfrak{I}_H/\mathfrak{I}_H^2\) melalui baris ketiga. Terbukti.

Pemetaan yang dideskripsikan di atas, \(s\bmod G_{\mathrm{der}}\mapsto\prod_t h_{t,s}\bmod H_{\mathrm{der}}\), merupakan konstruksi klasik dalam teori grup. Karena kita telah mengidentifikasikannya dengan \(\mathrm{cor}_1\), kita juga telah membuktikan bahwa pemetaan ini tidak bergantung pada pilihan \(\theta\).


  1. Koreksi penerjemah: sumber menuliskan indeks \(i\in H\), sedangkan dekomposisi berikutnya diindeks oleh himpunan \(I\).↩︎

  2. Dengan alasan yang cukup kuat, banyak literatur menyebut homomorfisme korestriksi sebagai “transfer”. Buku ini memakai istilah homomorfisme transfer dalam arti yang lebih sempit; lihat pembahasan selanjutnya.↩︎

  3. Koreksi penerjemah: sumber menuliskan \(\operatorname{Res}^G_M\) dan \(\operatorname{Hom}_H(\operatorname{Ind}^G_H\Bbbk,M)\); adjungsi dan jenis modul menuntut \(\operatorname{Res}^G_H\) serta \(\operatorname{Hom}_G(\operatorname{Ind}^G_H\Bbbk,M)\).↩︎

Barisan spektral Lyndon–Hochschild–Serre

Sepanjang bagian ini, gunakan gelanggang komutatif \(\Bbbk\), grup \(G\), dan subgrup normal \(H\lhd G\) yang tetap. Ingat kembali funktor restriksi \(\operatorname{Res}^G_H:G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dan funktor inflasi \(\mathrm{Infl}^G_{G/H}:G/H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dari Definisi rujukan. Untuk setiap modul-\(G\) \(M\), perkenalkan notasi \[M^{H\lhd G}:=(\operatorname{Res}^G_HM)^H,\qquad M_{H\lhd G}:=(\operatorname{Res}^G_HM)_H.\] Perhatikan bahwa \(M^{H\lhd G}\) mempunyai aksi kiri \(G/H\) yang jelas, \((gH)\cdot x:=gx\). Dengan cara serupa, \(M_{H\lhd G}\) mempunyai aksi kiri \(G/H\) yang jelas. Ini memberikan dua funktor \[(\cdot)^{H\lhd G},\ (\cdot)_{H\lhd G}: G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to G/H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}.\]

Lema. Funktor \((\cdot)^{H\lhd G}\) adalah adjoin kanan dari \(\mathrm{Infl}^G_{G/H}\), sedangkan \((\cdot)_{H\lhd G}\) adalah adjoin kirinya.

Bukti. Ini merupakan perluasan sederhana dari Proposisi rujukan; verifikasinya diserahkan kepada pembaca.

Jelas terdapat diagram komutatif funktor

Funktor \((\cdot)^{H\lhd G}\) eksak kiri dan mempertahankan objek injektif, sebab ia mempunyai adjoin kiri eksak \(\mathrm{Infl}^G_{G/H}\). Dengan cara yang sama, \((\cdot)_{H\lhd G}\) merupakan funktor eksak kanan yang mempertahankan objek projektif. Maka Teorema rujukan mengenai penurunan funktor komposit memberikan isomorfisme kanonik dalam kategori turunan \(\ensuremath{\mathsf{D}}(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) (dengan tanda kurung yang sesuai dihilangkan): \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:LHS-derived}{} \begin{gathered} \mathrm{R}(\cdot)^G\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} \mathrm{R}(\cdot)^{G/H}\circ\mathrm{R}(\cdot)^{H\lhd G},\\ \mathrm{L}(\cdot)_G\ensuremath{\stackrel{\sim}{\leftarrow}} \mathrm{L}(\cdot)_{G/H}\circ\mathrm{L}(\cdot)_{H\lhd G}. \end{gathered} \end{equation}\] Funktor turunan \(\mathrm{R}(\cdot)^{H\lhd G}\) dan \(\mathrm{L}(\cdot)_{H\lhd G}\) dalam rumus tersebut bukanlah objek baru. Untuk masing-masing diagram komutatif rujukan. Karena \(\operatorname{Res}^G_H\) eksak dan mempertahankan objek injektif maupun projektif (Proposisi rujukan), sedangkan funktor pelupa eksak, teorema tersebut memberikan \[\begin{gather*} \text{pelupa}\circ\mathrm{R}(\cdot)^{H\lhd G} \ensuremath{\stackrel{\sim}{\leftarrow}}\mathrm{R}(\text{funktor komposit}) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathrm{R}(\cdot)^H\circ\operatorname{Res}^G_H,\\ \text{pelupa}\circ\mathrm{L}(\cdot)_{H\lhd G} \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathrm{L}(\text{funktor komposit}) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\leftarrow}}\mathrm{L}(\cdot)_H\circ\operatorname{Res}^G_H. \end{gather*}\] Artinya, setelah menerapkan funktor pelupa, funktor turunan kanan \(\mathrm{R}(\cdot)^{H\lhd G}\) sama dengan \(\mathrm{R}(\cdot)^H\), dan funktor turunan kiri \(\mathrm{L}(\cdot)_{H\lhd G}\) sama dengan \(\mathrm{L}(\cdot)_H\). Karena itu, kohomologi dan homologinya wajar ditulis sebagai \[\begin{align*} \mathrm{R}^n(\cdot)^{H\lhd G} &=\operatorname{H}^n(H,\cdot)\quad\text{dengan aksi $G/H$},\\ \mathrm{L}_n(\cdot)_{H\lhd G} &=\operatorname{H}_n(H,\cdot)\quad\text{dengan aksi $G/H$}. \end{align*}\] Perhatikan bahwa kita mulai tidak lagi mencantumkan funktor restriksi \(\operatorname{Res}\) dalam notasi. Aksi-aksi ini mudah dideskripsikan. Untuk kohomologi, misalkan \(M\) modul-\(G\) dan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\). Setidaknya ada tiga sudut pandang bagi aksi \(G/H\):

  1. Ambil resolusi injektif \(0\to M\to I^0\to\cdots\). Resolusi ini juga merupakan resolusi injektif modul-\(H\). Grup \(G/H\) beraksi secara alami pada kompleks \(\cdots\to I^{n,H}\to I^{n+1,H}\to\cdots\), dan karenanya pada \(\operatorname{H}^n(H,M)\). Deskripsi ini langsung berasal dari konstruksi abstrak di atas.

  2. Grup \(G/H\) beraksi pada funktor \((\cdot)^H:G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Sifat universal funktor-\(\delta\) kohomologis universal kemudian membuatnya beraksi pada \(\operatorname{H}^n(H,M)\), kompatibel dengan barisan eksak panjang.

  3. Dalam Contoh rujukan, setiap \(t\in G/H\) beraksi pada \(\operatorname{H}^n(H,M)\) melalui \(\operatorname{H}^n(c_t)\).

Pembaca diminta memeriksa bahwa ketiga deskripsi ini sama. Intinya ialah mereduksi perbandingan tersebut ke kasus \(n=0\). Hal penting berikutnya ialah mengekstrak informasi yang lebih konkret dari persamaan. Ini melibatkan barisan spektral bergradasi ganda kohomologis dan homologis dari Definisi rujukan, serta persiapan berikut.

Lema. Untuk setiap modul-\(G\) \(M\) dan setiap \(n\), homomorfisme kanonik \(\operatorname{H}^n(G,M)\to\operatorname{H}^n(H,M)\) (lihat persamaan) berfaktor melalui \(\operatorname{H}^n(H,M)^{G/H}\). Homomorfisme kanonik \(\operatorname{H}_n(H,M)\to\operatorname{H}_n(G,M)\) berfaktor melalui \(\operatorname{H}_n(H,M)_{G/H}\).

Bukti. Kita bahas kohomologi. Ambil resolusi injektif \(M\to I\), dengan \(I=[I^0\to I^1\to\cdots]\), dan tuliskan \(I^H:=[I^{0,H}\to\cdots]\). Karena \(I\) juga merupakan resolusi injektif dari \(M\) sebagai modul-\(H\), penyertaan \(I^G\hookrightarrow I^H\) menginduksi \(\operatorname{H}^n(G,M)\to\operatorname{H}^n(H,M)\).

Seperti yang diharapkan, Catatan rujukan memastikan bahwa pemetaan ini tepat merupakan homomorfisme kanonik yang dimaksud. Sekarang bandingkan dengan pembahasan aksi \(G/H\) di atas.

Teorema (R. Lyndon, G. Hochschild–J.-P. Serre). Misalkan \(M\) modul-\(G\) dan \(H\lhd G\).

  1. Terdapat barisan spektral kohomologis dan homologis di kuadran pertama \[\begin{align*} E_2^{p,q}&\simeq\operatorname{H}^p\left(G/H,\operatorname{H}^q(H,M)\right) \Rightarrow\operatorname{H}^{p+q}(G,M),\\ E^2_{p,q}&\simeq\operatorname{H}_p\left(G/H,\operatorname{H}_q(H,M)\right) \Rightarrow\operatorname{H}_{p+q}(G,M). \end{align*}\]

  2. Misalkan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq1}\) dan andaikan \(\operatorname{H}^i(H,M)=0\) untuk semua \(1\leq i<n\) dalam kasus kohomologis, atau \(\operatorname{H}_i(H,M)=0\) untuk semua \(1\leq i<n\) dalam kasus homologis. Maka masing-masing terdapat barisan eksak \[\begin{equation*} \begin{split} 0\to\operatorname{H}^n(G/H,M^H)&\to\operatorname{H}^n(G,M)\to\operatorname{H}^n(H,M)^{G/H}\\ &\to\operatorname{H}^{n+1}(G/H,M^H)\to\operatorname{H}^{n+1}(G,M), \end{split} \end{equation*}\] dan \[\begin{equation*} \begin{split} \operatorname{H}_{n+1}(G,M)&\to\operatorname{H}_{n+1}(G/H,M_H)\\ &\to\operatorname{H}_n(H,M)_{G/H}\to\operatorname{H}_n(G,M) \to\operatorname{H}_n(G/H,M_H)\to0. \end{split} \end{equation*}\] Perhatikan bahwa untuk \(n=1\), prasyarat ini berlaku secara hampa.

  3. Dalam barisan eksak kohomologis di atas, semua morfisme selain \(\operatorname{H}^n(H,M)^{G/H}\to\operatorname{H}^{n+1}(G/H,M^H)\) berasal dari homomorfisme ekuivarian \(M^H\hookrightarrow M\) (terhadap \(G/H\twoheadleftarrow G\); lihat Definisi rujukan), homomorfisme \(M\xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}}M\) (terhadap \(G\hookleftarrow H\)), serta faktorisasi dalam Lema rujukan. Kasus barisan eksak homologis serupa.

Bukti. Untuk (i), cukup menyatakan persamaan secara konkret melalui barisan spektral Grothendieck dari Teorema rujukan.

Sekarang kita bahas (ii). Jika \(n=1\), prasyaratnya berlaku secara hampa dan barisan eksak terkait tepat merupakan barisan eksak suku berderajat rendah dalam Teorema rujukan; prinsipnya ialah perhitungan tepi dalam Catatan rujukan. Berikut ini kita meninjau dan memperluas argumen tersebut untuk \(n\) umum. Caranya ialah memanfaatkan suku-suku nol dalam barisan spektral.

Cukup bahas kasus kohomologis. Syaratnya menunjukkan bahwa barisan spektral dalam (i) memenuhi \[1\leq q<n\implies E_2^{p,q}=E_3^{p,q}=\cdots=E_\infty^{p,q}=0.\]

Ingat bahwa arah \(d_r\) adalah \(d_r^{p,q}:E_r^{p,q}\to E_r^{p+r,q-r+1}\) dan \(E_{r+1}^{p,q}\) merupakan kohomologi \(E_r^{p,q}\) terhadap \(d_r\). Semua \(d\) yang keluar dari \(E_{n+1}^{n+1,0}\) (atau masuk ke \(E_{n+1}^{0,n}\)) bernilai \(0\). Karena itu diperoleh barisan eksak horizontal dalam diagram

\(d\) yang masuk ke atau keluar dari \(E_r^{p,q}\) bernilai \(0\), terdapat isomorfisme \(E_r^{p,q}\simeq E_{r+1}^{p,q}\). Dengan cara yang sama diperoleh \[\operatorname{H}^n(G/H,M^H)\simeq E_2^{n,0}\simeq\cdots \simeq E_\infty^{n,0}.\]

Selanjutnya, ingat bahwa sasaran barisan spektral \(\operatorname{H}^{p+q}(G,M)\) mempunyai filtrasi menurun hingga \(\cdots\supset\mathrm{F}^k\supset\mathrm{F}^{k+1}\supset\cdots\), dengan \(E_\infty^{p,q}\simeq\operatorname{gr}^p\operatorname{H}^{p+q}(G,M)\). Pada tepi kuadran pertama hal ini memberikan \[\begin{align*} E_\infty^{n+1,0}&\simeq\mathrm{F}^{n+1} \subset\operatorname{H}^{n+1}(G,M),\\ E_\infty^{0,n}&\simeq\operatorname{H}^n(G,M)/\mathrm{F}^1. \end{align*}\]

Bagaimana menentukan \(\mathrm{F}^1\subset\operatorname{H}^n(G,M)\)? Pada garis \(p+q=n\), hanya \((n,0)\) dan \((0,n)\) yang mungkin memenuhi \(E_\infty^{p,q}\neq0\). Jadi filtrasi \(\operatorname{H}^n(G,M)\) berbentuk \[0=\mathrm{F}^{n+1} \underbracket{\subset}_{E_\infty^{n,0}}\mathrm{F}^n =\cdots=\mathrm{F}^1 \underbracket{\subset}_{E_\infty^{0,n}}\mathrm{F}^0 =\operatorname{H}^n(G,M).\] Menggabungkan semua isomorfisme dan barisan eksak di atas memberikan hasil yang diminta.

Pernyataan (iii) sesuai dengan yang diharapkan, tetapi argumen berikut agak panjang dan dapat dilewati pembaca. Agar ringkas, kita hanya membahas \(\operatorname{H}^n(G,M)\to\operatorname{H}^n(H,M)^{G/H}\); kasus lainnya serupa atau mudah. Ingat konstruksi dalam §rujukan. Ambil resolusi injektif \(M\to I\), dengan \(I\) kompleks modul-\(G\), lalu ambil resolusi Cartan–Eilenberg \(J\) dari kompleks modul-\(G/H\) \(I^H\) (Teorema rujukan). Dengan memandang kompleks \(I^G\) dan sebagainya sebagai bikompleks yang terkonsentrasi pada sumbu horizontal, diperoleh diagram komutatif bikompleks modul-\(\Bbbk\)

Mengikuti konvensi Proposisi rujukan, operasi mengambil kohomologi bikompleks secara horizontal lalu vertikal ditulis \(\operatorname{H}_{\mathrm{II}}\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(\cdot)\). Perhatikan hal-hal berikut.

  • Karena kohomologi horizontal \(\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(J)\) dari resolusi Cartan–Eilenberg memberikan resolusi injektif dari \(\operatorname{H}^p(I^H)\) pada kolom ke-\(p\) (\(p\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\)), morfisme \(I^H\to J\) menginduksi isomorfisme \[\operatorname{H}^n(H,M)=\operatorname{H}^n(I^H) =\operatorname{H}_{\mathrm{II}}\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(I^H)^{n,0} \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{H}_{\mathrm{II}}\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(J)^{n,0}.\]

  • Catatan rujukan memberikan \(\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(J^{G/H})\simeq\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(J)^{G/H}\). Karena \(\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(J)\) meresolusi secara vertikal setiap \(\operatorname{H}^p(H,M)\), sedangkan \((\cdot)^{G/H}\) eksak kiri, penerapan \(\operatorname{H}_{\mathrm{II}}\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(\cdot)^{n,0}\) pada \(J^{G/H}\hookrightarrow J\) bersesuaian dengan \[\text{homomorfisme penyertaan}\qquad \operatorname{H}^n(H,M)^{G/H}\hookrightarrow\operatorname{H}^n(H,M).\]

  • Telah ditunjukkan bahwa \(I^G\hookrightarrow I^H\) pada \(\operatorname{H}^n\) (atau setara dengan itu, pada \(\operatorname{H}_{\mathrm{II}}\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(\cdot)^{n,0}\)) menginduksi homomorfisme kanonik \(\operatorname{H}^n(G,M)\to\operatorname{H}^n(H,M)\).

Filtrasikan bikompleks kuadran pertama \(J^{G/H}\) secara menurun menurut koordinat vertikal (langkah ke-\(p\) adalah bagian dengan koordinat vertikal \(\geq p\)). Barisan spektral terkait adalah \((E_r^{p,q})_{p,q}\), dengan \(r=0,1,\ldots\). Tuliskan \(\operatorname{ker}(d^n)_{n,0}\) untuk proyeksi \(\operatorname{ker}(d^n)\) dari kompleks total \(\operatorname{tot}(J^{G/H})\) pada komponen \((n,0)\). Deskripsi \(Z_r^{p,q}\) dalam Proposisi rujukan, bersama pengamatan di atas, memberikan \[\begin{multline} \hypertarget{eqn:LHS-SS-aux1}{} \operatorname{ker}(d^n)_{n,0}\simeq Z_\infty^{0,n} \subset\cdots\subset Z_2^{0,n}\\ \twoheadrightarrow E_2^{0,n} =\operatorname{H}_{\mathrm{II}}\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(J^{G/H})^{n,0} \simeq\operatorname{H}^n(H,M)^{G/H}. \end{multline}\]

Sekarang kita deskripsikan \(\operatorname{H}^n(G,M)\to\operatorname{H}^n(H,M)^{G/H}\). Pilih wakil suatu unsur \(\operatorname{H}^n(G,M)\) dalam \(\operatorname{ker}[I^{n,G}\to I^{n+1,G}]\), petakan melalui \(I^G\to J^{G/H}\) ke \(\operatorname{ker}(d^n)_{n,0}\), lalu ikuti persamaan ke \(\operatorname{H}_{\mathrm{II}}\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(J^{G/H})^{n,0}\). Untuk selanjutnya mengambil citranya dalam \(\operatorname{H}^n(H,M)\), terapkan \(\operatorname{H}_{\mathrm{II}}\operatorname{H}_{\mathrm{I}}(\cdot)^{n,0}\) pada seluruh diagram persamaan dan komposisikan sepanjang

. Jika sebagai gantinya kita mengikuti

dan memakai tiga pengamatan di atas, hasilnya sama dengan homomorfisme kanonik \(\operatorname{H}^n(G,M)\to\operatorname{H}^n(H,M)\). Ini membuktikan (iii).

Catatan rujukan akan memberikan konstruksi kanonik yang mungkin lebih alami untuk barisan spektral Lyndon–Hochschild–Serre. Barisan eksak kohomologis di atas juga disebut barisan eksak inflasi–restriksi, sebab homomorfisme kanonik \(\operatorname{H}^n(G/H,M^H)\to\operatorname{H}^n(G,M)\) lazim disebut homomorfisme inflasi, sedangkan \(\operatorname{H}^n(G,M)\to\operatorname{H}^n(H,M)^{G/H}\) disebut homomorfisme restriksi. Morfisme yang lebih rumit adalah \[\operatorname{H}^n(H,M)^{G/H}\to\operatorname{H}^{n+1}(G/H,M^H),\qquad \operatorname{H}_{n+1}(G/H,M_H)\to\operatorname{H}_n(H,M)_{G/H}.\] Keduanya disebut pemetaan transgresi, sejalan dengan pemetaan transgresi dalam teori kelas karakteristik. Sebagai penerapan, kita turunkan secara singkat suatu rumus Hopf untuk menghitung \(\operatorname{H}_2(G,\ensuremath{\mathbb{Z}})\) dari presentasi grup \(G\). Di sini kita mengambil \(\Bbbk=\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dan memberi \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) struktur modul-\(G\) trivial.

Korolari (H. Hopf). Misalkan \(G\) grup dan \(G\simeq F/R\), dengan \(F\) grup bebas dan \(R\lhd F\). Tuliskan \([F,R]\) untuk subgrup dari \(R\) yang dibangun oleh unsur-unsur \([f,r]:=frf^{-1}r^{-1}\), dengan \(f\in F\) dan \(r\in R\). Subgrup ini normal dalam \(R\) dan \([F,R]\subset[F,F]:=F_{\mathrm{der}}\). Terdapat isomorfisme \[\operatorname{H}_2(G,\ensuremath{\mathbb{Z}})\simeq(R\cap[F,F])/[F,R].\]

Bukti. Proposisi rujukan memberikan \(\operatorname{H}_2(F,\ensuremath{\mathbb{Z}})=0\). Jadi barisan eksak Teorema rujukan untuk \(n=1\) menjadi \[0\to\operatorname{H}_2(G,\ensuremath{\mathbb{Z}})\to\operatorname{H}_1(R,\ensuremath{\mathbb{Z}})_G \to\operatorname{H}_1(F,\ensuremath{\mathbb{Z}})\to\operatorname{H}_1(G,\ensuremath{\mathbb{Z}})\to0.\] Dengan menafsirkan \(\operatorname{H}_1\) melalui Contoh rujukan, kita memperoleh \[0\to\operatorname{H}_2(G,\ensuremath{\mathbb{Z}})\to\left(\frac{R}{[R,R]}\right)_G \to\frac{F}{[F,F]}\to\frac{G}{[G,G]}\to0.\]

Aksi \(G\) pada \(R/[R,R]\) adalah sebagai berikut. Pilih prapeta \(f\in F\) dari \(g\in G\); dapat diperiksa bahwa aksi \(g\) berasal dari aksi konjugasi \(f\) pada \(R\) (latihan). Untuk \(\bar r\in R/[R,R]\) sembarang, pilih prapeta \(r\in R\). Maka \(g\bar r-\bar r\) (dengan operasi grup ditulis aditif) merupakan citra dari \[frf^{-1}\cdot r^{-1}\in R \quad\text{(dengan operasi grup ditulis multiplikatif)}.\] Ketika \(f\) dan \(r\) bervariasi, unsur-unsur tersebut membangun \([F,R]\). Karena itu \((R/[R,R])_G\simeq R/[F,R]\); sisanya mudah.

Catatan (Struktur perkalian barisan spektral Lyndon–Hochschild–Serre). Dalam kasus kohomologis, tuliskan barisan spektral dari modul-\(G\) \(M\) sebagai \(E_r^{p,q}(M)\). Operasi hasil kali cawan yang akan diperkenalkan dalam §rujukan, diterapkan pada kohomologi \(G/H\) dan \(H\), melengkapi suku \(E_2\) dengan struktur perkalian \[\cup:E_2^{p_1,q_1}(M_1)\otimes E_2^{p_2,q_2}(M_2) \to E_2^{p_1+p_2,q_1+q_2}(M_1\otimes M_2),\] sedangkan sasaran konvergensi barisan spektral juga mempunyai hasil kali cawan, yang diterapkan pada grup \(G\): \[\cup:\operatorname{H}^{n_1}(G,M_1)\otimes\operatorname{H}^{n_2}(G,M_2) \to\operatorname{H}^{n_1+n_2}(G,M_1\otimes M_2).\] Pertanyaannya ialah apakah struktur ini dapat didefinisikan pada setiap halaman, dan apakah \(d_r\) mempunyai sifat yang baik terhadapnya, misalnya aturan Leibniz \[d_r(\alpha_1\cup\alpha_2) =d_r(\alpha_1)\cup\alpha_2 +(-1)^{p_1+q_1}\alpha_1\cup(d_r\alpha_2), \qquad \alpha_i\in E_r^{p_i,q_i}(M_i).\]

Dalam karya asli [HS53], Hochschild dan Serre menuliskan langsung suatu filtrasi kanonik pada kompleks standar ternormalisasi \(\overline{C}(G,M)\) yang kompatibel dengan hasil kali cawan yang didefinisikan pada tingkat \(\overline{C}(G,M)\). Dengan demikian, setiap halaman mewarisi perkalian yang memenuhi sifat-sifat di atas. Secara konkret, mereka mengambil filtrasi menurun \(\overline{C}(G,M)=\mathrm{F}^0\supset\mathrm{F}^1\supset\cdots\). Jika \(p>n\), suku berderajat \(n\) dari kompleks \(\mathrm{F}^p\) adalah \(0\); jika tidak, suku berderajat \(n\) dari \(\mathrm{F}^p\) adalah \[\left\{\begin{array}{r|l} f\in\overline{C}^n(G,M) & (g_1,\ldots,g_n)\ \text{memuat setidaknya }n-p+1\text{ entri dalam }H\\ &\implies f(g_1,\ldots,g_n)=0 \end{array}\right\}.\] Perinciannya diserahkan sebagai latihan bab ini; pembaca yang berminat atau memerlukannya dapat merujuk pada karya asli.

Khususnya, \(\overline{C}(G,\Bbbk)\) menjadi aljabar bergradasi diferensial terfiltrasi, dan barisan spektral \(E_r^{p,q}(\Bbbk)\) mempunyai struktur perkalian terkait (Definisi rujukan dan Proposisi rujukan). Dari sudut pandang topologi, hal ini sama sekali tidak mengejutkan.

Operasi Hasil Kali Cawan

Misalkan \(G\) sembarang grup. Seperti biasa, tuliskan \(\otimes=\otimes_{\Bbbk}\); notasi ini menyatakan hasil kali tensor modul-\(\Bbbk\) maupun hasil kali tensor modul-\(G\).

Konvensi. Tuliskan \(\operatorname{Ext}_G^\bullet:=\operatorname{Ext}_{\Bbbk[G]}^\bullet\) dan \(\ensuremath{\mathsf{D}}(G):=\ensuremath{\mathsf{D}}(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\).

Tujuan bagian ini ialah membangun operasi hasil kali cawan pada kohomologi bagi sembarang modul-\(G\) \(M_1\) dan \(M_2\), \[\cup: \operatorname{H}^p(G, M_1) \otimes \operatorname{H}^q(G, M_2) \to \operatorname{H}^{p+q}(G, M_1 \otimes M_2), \quad p, q \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0},\] yang untuk \(p=q=0\) memberikan morfisme langsung \(M_1^G\otimes M_2^G\to(M_1\otimes M_2)^G\). Jika dirumuskan kembali melalui \(\operatorname{Ext}_G^\bullet\), tujuannya setara dengan mendefinisikan \[\cup: \operatorname{Ext}^p_G(\Bbbk, M_1) \otimes \operatorname{Ext}^q_G(\Bbbk, M_2) \to \operatorname{Ext}_G^{p+q}(\Bbbk, M_1 \otimes M_2).\] Ingat bahwa \(\operatorname{Ext}^p_G(\Bbbk,M_1)\simeq\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(G)}(\Bbbk,M_1[p])\). Sudut pandang pertama terhadap hasil kali cawan didasarkan pada morfisme dalam kategori turunan. Pembaca yang hanya berkepentingan dengan perhitungan kompleks secara konkret dapat langsung menuju Definisi–Proposisi rujukan.

Definisi. Tuliskan bifunktor turunan kiri dari \(\otimes:G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\times G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) sebagai \(\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\). Bifunktor ini memberi \(\ensuremath{\mathsf{D}}^-(G)\) struktur monoidal simetris dengan modul-\(G\) trivial \(\Bbbk\) sebagai objek unit.

Hasil kali tensor \(\otimes\) antara kompleks didefinisikan, seperti biasa, dengan mengambil kompleks total \(\operatorname{tot}_{\oplus}\). Kendala komutativitas dalam struktur monoidal simetris melibatkan beberapa tanda; lihat Proposisi rujukan untuk perinciannya. Modul-\(G\) projektif tetap projektif sebagai modul-\(\Bbbk\) (Proposisi rujukan, dengan \(H\) trivial), sehingga juga datar. Jika \(X\) dan \(Y\) merupakan kompleks terbatas atas yang terdiri atas modul-\(G\), dan setiap suku \(X\) datar sebagai modul-\(\Bbbk\), maka \[X \otimes Y = X \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}Y, \quad Y \otimes X = Y \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}X;\] lihat Proposisi rujukan. Secara khusus, \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:G-mod-tensor-unit}{} \Bbbk \otimes Y = \Bbbk \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}Y \simeq Y \simeq Y \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\Bbbk = Y \otimes \Bbbk. \end{equation}\]

Lema. Misalkan \(\varphi:H\to G\) homomorfisme grup. Funktor pada kategori turunan yang diinduksi oleh funktor eksak \(\varphi^*\) tetap ditulis \(\varphi^*:\ensuremath{\mathsf{D}}^-(G)\to\ensuremath{\mathsf{D}}^-(H)\). Maka \(\varphi^*\) merupakan funktor monoidal terhadap \(\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\); lihat [Li1] beserta catatan sesudahnya. Dengan kata lain, terdapat isomorfisme kanonik yang memenuhi semua syarat kompatibilitas, \[\varphi^*(\Bbbk) \simeq \Bbbk, \quad \varphi^* X_1 \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\varphi^* X_2 \simeq \varphi^* (X_1 \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}X_2).\]

Bukti. Isomorfisme \(\varphi^*\Bbbk\simeq\Bbbk\) (bahkan suatu kesamaan) beserta semua kompatibilitasnya tentu langsung. Selanjutnya, jika modul-\(G\) \(M\) datar sebagai modul-\(\Bbbk\), maka \(\varphi^*M\) juga demikian. Karena \(\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\) dapat dihitung melalui resolusi yang datar atas \(\Bbbk\), isomorfisme kanonik \(\varphi^*X_1\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\varphi^*X_2\simeq\varphi^*(X_1\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}X_2)\) diperoleh dengan mereduksi pada kasus ketika \(X_1\) dan \(X_2\) datar atas \(\Bbbk\) suku demi suku.

Sekarang versi awal hasil kali cawan dapat dirumuskan dalam kategori turunan; operasi ini sekadar mencerminkan operasi hasil kali tensor. Untuk sementara, tuliskan isomorfisme \(\Bbbk\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\Bbbk\otimes\Bbbk=\Bbbk\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\Bbbk\) yang diberikan oleh persamaan sebagai \(\delta\).

Definisi. Misalkan \(X_1\) dan \(X_2\) objek \(\ensuremath{\mathsf{D}}^-(G)\). Definisikan homomorfisme modul-\(\Bbbk\) \[\overset{\mathrm{L}}{\cup}: \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(G)}(\Bbbk, X_1) \otimes \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(G)}(\Bbbk, X_2) \to \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(G)}\left(\Bbbk, X_1 \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}X_2\right)\] sebagai berikut: \(\alpha\overset{\mathrm{L}}{\cup}\beta\) ialah morfisme komposit \[\Bbbk \xrightarrow{\delta} \Bbbk \otimes \Bbbk = \Bbbk \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\Bbbk \xrightarrow{\alpha \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\beta} X_1 \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}X_2.\]

Jelas bahwa \((\alpha,\beta)\mapsto\alpha\overset{\mathrm{L}}{\cup}\beta\) merupakan pemetaan bilinear, sehingga definisinya sah. Operasi ini juga dapat dipahami sebagai komposisi morfisme. Memang, berdasarkan sifat umum kategori monoidal, mudah dilihat bahwa \(\alpha\overset{\mathrm{L}}{\cup}\beta\) sama dengan komposit berikut:

persamaan, sedangkan bagian keduanya ialah komposisi morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}(G)\). Sifat-sifat berikut merupakan akibat formal dari Definisi rujukan atau penulisan ulang di atas; \(X_i\) dan \(X\) selalu dianggap sebagai objek \(\ensuremath{\mathsf{D}}^-(G)\).

Selanjutnya, kita mendefinisikan hasil kali cawan pada tingkat kohomologi modul-\(G\); beberapa tanda akan terlibat.

Definisi (Hasil kali cawan). Misalkan \(M_1\) dan \(M_2\) modul-\(G\), serta \(p_1,p_2\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Dalam Definisi rujukan, ambil \(X_i=M_i[p_i]\), lalu komposisikan \(\overset{\mathrm{L}}{\cup}\) dengan morfisme kanonik \[\begin{align*} M_1[p_1] \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}M_2[p_2] & \xrightarrow{\text{can}} M_1[p_1] \otimes M_2[p_2] \\ & \xrightarrow[\sim]{\theta'} (M_1[p_1] \otimes M_2) [p_2] \xrightarrow[\sim]{\theta} (M_1 \otimes M_2)[p_1 + p_2] \end{align*}\] dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}(G)\), dengan

Dengan demikian diperoleh hasil kali cawan pada kohomologi, \[\cup: \operatorname{Ext}^{p_1}_G(\Bbbk, M_1) \otimes \operatorname{Ext}^{p_2}_G(\Bbbk, M_2) \to \operatorname{Ext}^{p_1 + p_2}_G(\Bbbk, M_1 \otimes M_2),\] atau, dalam notasi lain, \(\cup:\operatorname{H}^{p_1}(G,M_1)\otimes\operatorname{H}^{p_2}(G,M_2) \to\operatorname{H}^{p_1+p_2}(G,M_1\otimes M_2)\).

Jika \(p_1=p_2=0\), hasil kali cawan diperoleh dengan mengambil hasil kali tensor dari dua morfisme \(\Bbbk\to M_1\) dan \(\Bbbk\to M_2\) dalam \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), yaitu \(\Bbbk\simeq\Bbbk\otimes\Bbbk\to M_1\otimes M_2\). Hasilnya tepat merupakan pemetaan langsung \((M_1)^G\otimes(M_2)^G\to(M_1\otimes M_2)^G\). Dengan menelaah kembali definisi, isomorfisme \(M_1[p_1]\otimes M_2[p_2]\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}(M_1\otimes M_2)[p_1+p_2]\) yang terlibat mempunyai deskripsi konkret: pada satu-satunya suku tak nol \(M_1[p_1]^{-p_1}\otimes M_2[p_2]^{-p_2}=M_1\otimes M_2\), isomorfisme itu bertindak sebagai \((-1)^{p_1p_2}\); tandanya berasal dari \(\theta'\). Selain funktorialitas dan hukum unit yang telah dirumuskan dalam kategori turunan, hasil kali cawan mempunyai sifat-sifat berikut.

Homomorfisme grup \(\varphi:H\to G\) menginduksi homomorfisme aljabar kohomologi \(\varphi^*:\operatorname{H}^\bullet(G,\Bbbk)\to\operatorname{H}^\bullet(H,\Bbbk)\). Ini merupakan akibat langsung dari hasil berikut.

Proposisi (Perubahan grup). Gunakan notasi Definisi rujukan. Misalkan \(\varphi:H\to G\) homomorfisme grup. Tuliskan \(\varphi^*:\operatorname{H}^{p_i}(G,M_i)\to\operatorname{H}^{p_i}(H,\varphi^*M_i)\) untuk homomorfisme kanonik dalam persamaan, dengan \(i=1,2\). Maka \[\varphi^*(\alpha \cup \beta) = \varphi^* \alpha \cup \varphi^* \beta.\]

Sebagai kasus khusus, jika \(H\subset G\) subgrup, pemetaan restriksi \(\mathrm{res}^n:\operatorname{H}^n(G,M)\to\operatorname{H}^n(H,M)\) yang dibahas dalam §rujukan mempertahankan hasil kali cawan.

Bukti. Terapkan \(\varphi^*\) pada setiap morfisme dalam Definisi rujukan, lalu gunakan fakta bahwa \(\varphi^*\) funktor monoidal (Lema rujukan). Dalam \(\operatorname{Ext}_H^{p_1+p_2}(\Bbbk,\varphi^*M_1\otimes\varphi^*M_2)\) diperoleh \[\begin{multline*} \varphi^*(\alpha \cup \beta) \xlongequal{\text{diidentifikasi dengan}} \;\text{morfisme komposit} \\ \left[ \Bbbk \xrightarrow{\delta} \Bbbk \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\Bbbk \xrightarrow{\varphi^* \alpha \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\varphi^* \beta} \varphi^* M_1[p_1] \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\varphi^* M_2[p_2] \to (\varphi^* M_1 \otimes \varphi^* M_2)[p_1 + p_2] \right]. \end{multline*}\] Di sini, \(\varphi^*\alpha\in\operatorname{Ext}_H^{p_1}(\Bbbk,\varphi^*M_1) \simeq\operatorname{Hom}_H(\varphi^*\Bbbk,\varphi^*M_1[p_1])\) diperoleh dengan menerapkan funktor \(\varphi^*\) pada morfisme \(\alpha\). Namun, menurut Catatan rujukan, elemen ini juga merupakan citra \(\alpha\) oleh homomorfisme kanonik persamaan; hal yang sama berlaku bagi \(\varphi^*\beta\). Hasilnya ialah \(\varphi^*\alpha\cup\varphi^*\beta\).

Tujuan berikutnya ialah mendeskripsikan hasil kali cawan melalui kompleks standar \(C(G,M)\) dalam Proposisi rujukan. Deskripsi ini bukan hanya lebih konkret, tetapi juga mengangkat hasil kali cawan secara kanonik ke tingkat kompleks. Kita mulai dengan definisi; nanti Proposisi rujukan akan menunjukkan bahwa definisi ini sama dengan versi sebelumnya.

Definisi–Proposisi (Hasil kali cawan pada kompleks standar). Misalkan \(M_1\) dan \(M_2\) modul-\(G\). Untuk semua \(p_1,p_2\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), definisikan homomorfisme

\(g_1,\ldots,g_{p_1+p_2}\in G\).

  1. Homomorfisme-homomorfisme tersebut memenuhi asosiativitas (dengan mempertimbangkan \(M_1\), \(M_2\), dan \(M_3\)) serta aturan Leibniz \[d(f_1 \cup f_2) = df_1 \cup f_2 + (-1)^{p_1} f_1 \cup d f_2;\] secara khusus, \(\cup\) memberikan morfisme kompleks \(\cup:C(G,M_1)\otimes C(G,M_2)\to C(G,M_1\otimes M_2)\).

  2. Kompleks standar ternormalisasi yang diperkenalkan dalam Catatan rujukan tertutup terhadap \(\cup\), sehingga diperoleh morfisme \[\cup: \overline{C}(G, M_1) \otimes \overline{C}(G, M_2) \to \overline{C}(G, M_1 \otimes M_2).\]

Bukti. Asosiativitas langsung terlihat dari rumus \(\cup\), sedangkan aturan Leibniz juga mudah diperiksa. Misalkan \[\varphi \in C^p(G, M_1), \quad \psi \in C^q(G, M_2).\] Dalam \[\begin{multline*} (d\varphi \cup \psi)(g_1, \ldots, g_{p+q+1}) = \\ \left( g_1 \varphi(g_2, \ldots, g_{p+1}) + \sum_{k=1}^p (-1)^k \varphi(\ldots, g_k g_{k+1}, \ldots) + (-1)^{p+1} \varphi(g_1, \ldots, g_p) \right) \\ \otimes (g_1 \cdots g_{p+1}) \psi(g_{p+2}, \ldots, g_{p+q+1}) \end{multline*}\] dan \[\begin{multline*} (-1)^p (\varphi \cup d\psi)(g_1, \ldots, g_{p+q+1}) = \varphi(g_1, \ldots, g_p) \otimes \\ (g_1 \cdots g_p) \bigg( (-1)^p g_{p+1} \psi(g_{p+2}, \ldots, g_{p+q+1}) + \sum_{k=p+1}^{p+q} (-1)^k \psi(\ldots, g_k g_{k+1}, \ldots) \\ + (-1)^{p+q+1} \psi(g_{p+1}, \ldots, g_{p+q}) \bigg), \end{multline*}\] suku \(\varphi(g_1,\ldots,g_p)\otimes(g_1\cdots g_{p+1}) \psi(g_{p+2},\ldots)\) masing-masing muncul sebagai suku terakhir dan suku pertama, lalu saling meniadakan. Jumlah kedua ekspresi tersebut dengan demikian sama dengan \(d(\varphi\cup\psi)(g_1,\ldots,g_{p+q+1})\).

Perhatikan bahwa aturan Leibniz ekuivalen dengan pernyataan bahwa, ketika \(p_1,p_2\) bervariasi, \(\cup\) memberikan morfisme kompleks. Dengan demikian, (i) terbukti.

Jika \(f_1\) atau \(f_2\) berasal dari kompleks standar ternormalisasi, definisi menyiratkan bahwa \((f_1\cup f_2)(g_1,\ldots,g_{p_1+p_2})=0\) apabila salah satu dari \(g_1,\ldots,g_{p_1+p_2}\) sama dengan \(1_G\). Ini juga membuktikan (ii).

Ingat bahwa kompleks standar \(C(G,M)\) pada dasarnya menghitung \(\operatorname{RHom}_G(\Bbbk,M)=\operatorname{Hom}_G^\bullet(\mathsf{L},M)\) melalui resolusi bebas \(\mathsf{L}\to\Bbbk\), dengan \(M\) modul-\(G\). Lebih tepatnya, untuk \(\mathsf{L}\) digunakan kompleks rantai \((\mathsf{L}_n,\partial_n)_n\) dalam Definisi rujukan. Dengan menetapkan \(\mathsf{L}^n:=\mathsf{L}_{-n}\) sambil mempertahankan morfisme \(\partial_n\), \(\mathsf{L}\) dapat dipandang sebagai kompleks.

Lema. Tuliskan resolusi bebas dari Definisi rujukan sebagai \(\epsilon:\mathsf{L}\to\Bbbk\). Maka:

  1. \(\epsilon\otimes\epsilon:\mathsf{L}\otimes\mathsf{L} \to\Bbbk\otimes\Bbbk\simeq\Bbbk\) merupakan resolusi projektif dari modul-\(G\) \(\Bbbk\);

  2. dapat didefinisikan morfisme kompleks \(\Delta:\mathsf{L}\to\mathsf{L}\otimes\mathsf{L}\) yang pada suku derajat \(-n\) diberikan oleh

Bukti. Untuk (i), perhatikan bahwa setiap suku \(\mathsf{L}\otimes\mathsf{L}\) tetap merupakan modul-\(G\) projektif; dapat digunakan Proposisi rujukan. Untuk membuktikan bahwa \(\epsilon\otimes\epsilon\) kuasi-isomorfisme, faktorkan morfisme tersebut sebagai \[\mathsf{L} \otimes \mathsf{L} \to \mathsf{L} \otimes \Bbbk \to \Bbbk \otimes \Bbbk.\] Karena \(\mathsf{L}\) terdiri atas modul-\(\Bbbk\) datar, kedua bagiannya merupakan kuasi-isomorfisme.

Untuk (ii), jelas bahwa setiap \(\Delta_n\) merupakan homomorfisme modul-\(G\). Perhitungan langsung menurut berbagai kasus cukup untuk memeriksa bahwa \(\Delta\) benar-benar merupakan morfisme kompleks. Komutativitas diagramnya langsung.

Jika dibandingkan dengan hasil kali cawan dalam topologi, \(\Delta\) di sini dapat dianalogikan dengan “pembenaman diagonal” suatu ruang. Morfisme ini juga dapat ditafsirkan melalui pemetaan Alexander–Whitney yang akan diperkenalkan dalam §rujukan; lihat latihan dalam . Perhatikan bahwa karena \(\epsilon\otimes\epsilon\) kuasi-isomorfisme, teori umum kompleks menjamin keberadaan morfisme \(\mathsf{L}\to\mathsf{L}\otimes\mathsf{L}\) yang membuat diagram pada (ii) komutatif, dan morfisme tersebut unik hingga homotopi (Teorema rujukan). Nilai Lema rujukan (ii) terletak pada rumusnya yang eksplisit. Kembali ke deskripsi \(\overset{\mathrm{L}}{\cup}\) dalam Definisi rujukan. Nyatakan morfisme \(\alpha\) dan \(\beta\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}(G)\) masing-masing dengan morfisme kompleks \(\mathsf{L}\to X_1\) dan \(\mathsf{L}\to X_2\), dengan \(X_i\) kompleks terbatas atas, lalu angkat \(\delta\) menjadi \(\Delta\) melalui Lema rujukan. Komposit dari \(\alpha\overset{\mathrm{L}}{\cup}\beta \in\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{D}}(G)}(\Bbbk,X_1\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}X_2)\) dengan morfisme kanonik \(X_1\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}X_2\xrightarrow{\text{can}}X_1\otimes X_2\) secara konkret diberikan oleh komposit morfisme kompleks

Untuk modul-\(G\) \(M_i\) dan \(p_i\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), berlaku \(\operatorname{H}^{p_i}\operatorname{Hom}^\bullet(\mathsf{L},M_i)\simeq\operatorname{H}^{p_i}(G,M_i)\), dengan \(i=1,2\). Selanjutnya, tafsirkan hasil kali cawan melalui kompleks \(\operatorname{Hom}\). Untuk sembarang kompleks modul-\(G\) \(X,Y,X',Y'\) dan \(m,n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), definisikan homomorfisme modul-\(\Bbbk\) \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:group-cup-3-aux}{} \mu^{m, n}: \operatorname{Hom}_G^m(X, Y) \otimes \operatorname{Hom}_G^n(X', Y') \to \operatorname{Hom}_G^{m+n}(X \otimes X', Y \otimes Y'), \end{equation}\] sebagai berikut. Untuk elemen \(f\otimes g\) di ruas kiri, definisikan \[\begin{gather*} \mu^{m, n}(f \otimes g)(x \otimes x') := (-1)^{pn} f(x) \otimes g(x') \; \in Y^{p+m} \otimes (Y')^{q+n}, \\ x \otimes x' \in X^p \otimes (X')^q . \end{gather*}\] Pemeriksaan langsung menunjukkan bahwa semua \(\mu^{m,n}\) memberikan morfisme kompleks \[\mu: \operatorname{Hom}_G^\bullet(X, Y) \otimes \operatorname{Hom}_G^\bullet(X', Y') \to \operatorname{Hom}_G^\bullet(X \otimes X', Y \otimes Y'),\] atau, dengan kata lain, persamaan memenuhi aturan Leibniz. Tanda \((-1)^{pn}\) dalam definisi dapat dijelaskan melalui aturan tanda Koszul yang akan dibahas dalam §rujukan dan latihan dalam , sebab rumus tersebut menukar posisi \(g\) dan \(x\).

Lema. Terapkan operasi di atas pada \(X=X'=\mathsf{L}\), \(Y=M_1\), dan \(Y'=M_2\). Maka morfisme kompleks \[\begin{multline} \hypertarget{eqn:group-cup-3-aux1}{} \operatorname{Hom}^\bullet_G(\mathsf{L}, M_1) \otimes \operatorname{Hom}^\bullet_G(\mathsf{L}, M_2) \xrightarrow{\mu} \operatorname{Hom}^\bullet_G(\mathsf{L} \otimes \mathsf{L}, M_1 \otimes M_2) \\ \xrightarrow{\Delta^*} \operatorname{Hom}^\bullet(\mathsf{L}, M_1 \otimes M_2) \end{multline}\] pada tingkat kohomologi memberikan hasil kali cawan dalam Definisi rujukan.

Bukti. Untuk \(i=1,2\), gunakan Lema rujukan untuk mengidentifikasi \(\operatorname{Hom}_G^{p_i}(\mathsf{L},M_i)\) dengan \(\operatorname{Hom}_G^0(\mathsf{L},M_i[p_i])\). Pilih \(f_i\) di dalamnya yang memenuhi \(d_{\operatorname{Hom}^\bullet}f_i=0\), lalu tinjau citra \(f_1\otimes f_2\) oleh persamaan. Karena \(f_i\) hanya dapat tak nol di atas \(\mathsf{L}_{p_i}\), tanda dalam citra ini ialah \((-1)^{p_1p_2}\), tepat seperti tanda dalam Definisi rujukan. Pemeriksaan sisanya langsung.

Ingat bahwa \(\operatorname{Hom}^\bullet(\mathsf{L},M_i)\simeq C(G,M_i)\), sehingga \(\operatorname{H}^{p_i}(G,M_i)\simeq\operatorname{H}^{p_i}(C(G,M_i))\). Pemetaan konkretnya diberikan dalam pembuktian Proposisi rujukan, untuk \(i=1,2\).

Proposisi. Hasil kali cawan dalam Definisi rujukan sama dengan homomorfisme komposit \[\begin{multline*} \operatorname{H}^{p_1}(G, M_1) \otimes \operatorname{H}^{p_2}(G, M_2) \simeq \operatorname{H}^{p_1}(C(G, M_1)) \otimes \operatorname{H}^{p_2}(C(G, M_2)) \\ \xrightarrow{\kappa} \operatorname{H}^{p_1 + p_2}\left( C(G, M_1) \otimes C(G, M_2) \right) \\ \xrightarrow{\operatorname{H}^{p_1 + p_2}(\cup)} \operatorname{H}^{p_1 + p_2}(C(G, M_1 \otimes M_2)) \simeq \operatorname{H}^{p_1 + p_2}(G, M_1 \otimes M_2), \end{multline*}\] dengan morfisme kanonik \(\kappa\) sebagaimana dijelaskan tepat sebelum Teorema rujukan. Kesimpulannya sama jika kompleks standar ternormalisasi digunakan.

Bukti. Tafsirkan hasil kali cawan seperti dalam Lema rujukan. Ambil \(f_i\in C^{p_i}(G,M_i)\). Untuk \(g_1,\ldots,g_{p_1+p_2}\in G\), elemen \[(g_1 | \cdots | g_{p_1 + p_2}) := \left(1_G, g_{[1, 1]}, \ldots, g_{[1, p_1 + p_2]} \right) \in \mathsf{L}_{p_1 + p_2}\] setelah dikenai \(\Delta\) mempunyai komponen dalam \(\mathsf{L}_{p_1}\otimes\mathsf{L}_{p_2}\) sebesar \[\begin{multline*} (-1)^{p_1 p_2} \left( 1_G, \ldots, g_{[1, p_1]}\right) \otimes \left(g_{[1, p_1]}, \ldots, g_{[1, p_1 + p_2]} \right) \\ = (-1)^{p_1 p_2} (g_1 | \cdots | g_p) \otimes g_1 \cdots g_{p_1} \left( g_{p_1 + 1} |\cdots| g_{p_1 + p_2} \right). \end{multline*}\]

Di bawah \(\mu^{p_1,p_2}(f_1\otimes f_2)\) dalam persamaan, elemen ini dipetakan ke \[f_1(g_1, \ldots, g_{p_1}) \otimes g_1 \cdots g_{p_1} f_2(g_{p_1 + 1}, \cdots, g_{p_1 + p_2}).\] Karena itu, operasi dalam persamaan memang kompatibel dengan \(\cup\) pada \(C(G,M)\). Versi untuk kompleks standar ternormalisasi sama.

Perhatikan bahwa walaupun deskripsi hasil kali cawan pada kompleks standar bersifat langsung dan jelas, komutativitas bergradasi sulit diturunkan secara langsung darinya; dalam kerangka kompleks standar diperlukan pembuktian yang cukup memutar. Buku ini tidak mengambil jalan tersebut.

Catatan. Struktur yang diungkapkan oleh Definisi–Proposisi rujukan benar-benar lebih kaya daripada versi kohomologi dalam Definisi rujukan, sebab struktur tersebut melengkapi seluruh kompleks standar dengan struktur bergradasi diferensial. Dengan demikian, \(C(G,\Bbbk)\) terhadap \(\cup\) menjadi aljabar diferensial bergradasi dalam pengertian Definisi rujukan atau rujukan; hal yang sama berlaku jika digunakan \(\overline{C}(G,\Bbbk)\). Versi kohomologis hasil kali cawan hanya diperoleh dengan mengambil \(\operatorname{H}^\bullet\): ia bergradasi, tetapi tidak berdiferensial.

Hasil kali cawan pada kompleks standar funktorial. Misalkan \(\varphi:H\to G\) homomorfisme grup, \(M_i\) (atau \(N_i\)) modul-\(G\) (atau modul-\(H\)), dan \(f_i:M_i\to N_i\) homomorfisme yang ekuivarian terhadap \(\varphi\), untuk \(i=1,2\); lihat Definisi rujukan. Maka diagram berikut komutatif:

\(f_1\), \(f_2\), dan \(f_1\otimes f_2\); lihat Proposisi rujukan. Kompleks standar ternormalisasi mewarisi sifat ini.

Korolari. Misalkan terdapat barisan eksak pendek modul-\(G\) \(0\to M'_1\xrightarrow{f}M_1\xrightarrow{g}M''_1\to0\) sedemikian sehingga barisan yang bersesuaian \[0 \to M'_1 \otimes M_2 \to M_1 \otimes M_2 \to M''_1 \otimes M_2 \to 0\] juga eksak pendek. Tuliskan homomorfisme penghubung pada kohomologi sebagai \(\delta^p:\operatorname{H}^p(G,M''_1)\to\operatorname{H}^{p+1}(G,M'_1)\), dan seterusnya. Maka \[(\delta^p \alpha) \cup \beta = \delta^{p+q}(\alpha \cup \beta), \quad \alpha \in \operatorname{H}^p(G, M''_1), \; \beta \in \operatorname{H}^q(G, M_2).\]

Jika sebagai gantinya diambil barisan eksak pendek \(0\to M'_2\to M_2\to M''_2\to0\) sedemikian sehingga \[0 \to M_1 \otimes M'_2 \to M_1 \otimes M_2 \to M_1 \otimes M''_2 \to 0\] tetap eksak, maka \[\alpha \cup (\delta^q \beta) = (-1)^p \delta^{p+q} (\alpha \cup \beta).\]

Bukti. Tangani kasus pertama melalui hasil kali cawan pada kompleks standar. Pilih wakil \(a''\in C^p(G,M''_1)\) dari \(\alpha\). Ingat konstruksi konkret \(\delta^p\alpha\) melalui lema ular: terdapat \(a\in C^p(G,M_1)\) yang dipetakan ke \(a''\), dan \(da''=0\) menyiratkan bahwa \(da\) berasal dari suatu \(a'\in C^{p+1}(G,M'_1)\); kelas kohomologi elemen terakhir ini ialah \(\delta^p\alpha\). Secara diagramatis:

Selanjutnya, pilih wakil \(b\in C^q(G,M_2)\) dari \(\beta\). Dari \(db=0\) dan aturan Leibniz diperoleh \(d(a''\cup b)=0\) serta

\(a'\cup b\) ialah \(\delta^{p+q}(\alpha\cup\beta)\).

Argumen untuk kasus kedua serupa, atau dapat direduksi ke kasus pertama melalui komutativitas bergradasi.

Sebagai penerapan, sekarang kita jelaskan hubungan antara korestriksi \(\mathrm{cor}^n\) dari Definisi–Proposisi rujukan dan hasil kali cawan.

Proposisi (Formula proyeksi). Misalkan \(M_1\) dan \(M_2\) modul-\(G\), \(H\) subgrup dari \(G\), dan \((G:H)\) hingga. Untuk semua \(\alpha\in\operatorname{H}^p(G,M_1)\) dan \(\beta\in\operatorname{H}^q(H,M_2)\), dalam \(\operatorname{H}^{p+q}(G,M_1\otimes M_2)\) berlaku \[\begin{equation*} \mathrm{cor}^{p+q}(\mathrm{res}^p(\alpha) \cup \beta) = \alpha \cup \mathrm{cor}^q(\beta); \end{equation*}\] dan demikian pula jika posisi kiri dan kanan dipertukarkan.

Bukti. Pertama, tangani kasus \(p=q=0\). Ingat bahwa \(\mathrm{cor}^0\) menjadi \(\nu^{G|H}:M_i^H\to M_i^G\), yang memetakan \(x\in M_i^H\) ke \(\sum_{gH}gx\in M_i^G\). Jadi, cukup dibuktikan bahwa diagram berikut komutatif:

Hal ini sangat mudah. Jika \(x\in M_1^G\) dan \(y\in M_2^H\), maka \(\nu^{G|H}(x\otimes y)=\sum_{gH}gx\otimes gy =\sum_{gH}x\otimes gy=x\otimes\nu^{G|H}(y)\).

Untuk kasus \(p\geq1\) atau \(q\geq1\), kita menggunakan pergeseran dimensi dan argumen rekursif. Sebagai contoh, ambil kasus \(p\geq1\) dan tinjau barisan eksak pendek modul-\(G\) \[0 \to M_1 \to \operatorname{Ind}^G_{\{1\}} M_1 \to M'_1 \to 0,\] dengan morfisme pertama memetakan \(x\) ke \([g\mapsto gx]\), untuk \(g\in G\). Sebagai homomorfisme modul-\(\Bbbk\), morfisme ini mempunyai invers kiri \(\varphi\mapsto\varphi(1_G)\); karena itu, hasil kali tensor barisan eksak pendek tersebut dengan \(M_2\) tetap eksak. Di sisi lain, untuk \(n\geq1\), \(\operatorname{H}^n(G,\operatorname{Ind}^G_{\{1\}}(M_1))\simeq\operatorname{H}^n(\{1\},M_1)=0\) (Teorema rujukan). Jadi, homomorfisme penghubung memberikan surjeksi \[\delta_G^{p-1}: \operatorname{H}^{p-1}(G, M'_1) \twoheadrightarrow \operatorname{H}^p(G, M_1).\]

Jika barisan eksak pendek tersebut direstriksi ke \(H\), tetap diperoleh homomorfisme penghubung \(\delta_H^{p-1}:\operatorname{H}^{p-1}(H,M'_1)\to\operatorname{H}^p(H,M_1)\), dan seterusnya. Perhatikan bahwa \(\operatorname{Res}^G_H\) berkomutasi dengan operasi \(\otimes M_2\).

Karena itu, kita boleh mengandaikan \(\alpha=\delta_G^{p-1}(\alpha')\). Kompatibilitas \(\mathrm{res}\) dan \(\mathrm{cor}\) dengan homomorfisme penghubung memberikan \[\begin{multline*} \mathrm{cor}^{p+q}\left( \mathrm{res}^p(\delta_G^{p-1} \alpha') \cup \beta \right) = \mathrm{cor}^{p+q}\left( \delta_H^{p-1} (\mathrm{res}^{p-1} \alpha') \cup \beta \right) \\ \xlongequal{\text{Korolari \href{#prop:cup-ses}{rujukan}}} \mathrm{cor}^{p+q} \delta_H^{p+q-1} \left( (\mathrm{res}^{p-1} \alpha') \cup \beta \right) \\ = \delta^{p+q-1}_G \mathrm{cor}^{p+q-1} \left( (\mathrm{res}^{p-1} \alpha') \cup \beta \right) \xlongequal{\text{rekursi}} \delta^{p+q-1}_G \left(\alpha' \cup \mathrm{cor}^q \beta\right) \\ \xlongequal{\text{Korolari \href{#prop:cup-ses}{rujukan}}} (\delta^{p-1}_G \alpha') \cup \mathrm{cor}^q \beta . \end{multline*}\]

Rekursi terhadap \(q\) sepenuhnya serupa. Versi dengan posisi kiri dan kanan dipertukarkan mengikuti dari komutativitas bergradasi.

Contoh. Misalkan \(C_m\) grup siklik berorde \(m\), dengan \(m\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq1}\). Ambil gelanggang koefisien \(\Bbbk=\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Kita akan menjelaskan cara memahami, melalui hasil kali cawan, isomorfisme periodik \(\operatorname{H}^n(C_m,A)\simeq\operatorname{H}^{n+2}(C_m,A)\) yang disiratkan oleh Proposisi rujukan, dengan \(A\) sembarang modul-\(C_m\) dan \(n\geq1\).

Pilih sembarang generator \(t\) dari \(\operatorname{H}^2(C_m,\ensuremath{\mathbb{Z}})\simeq\ensuremath{\mathbb{Z}}/m\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Kita menyatakan bahwa untuk \(n\geq1\), hasil kali cawan menginduksi isomorfisme \[t \cup (\cdot): \operatorname{H}^n(C_m, A) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{H}^{n+2}(C_m, \Bbbk \otimes A) = \operatorname{H}^{n+2}(C_m, A).\]

Pilih suatu generator \(\sigma\) dari \(C_m\). Terdapat barisan-barisan eksak pendek berikut: \[\begin{array}{cc} 0 \to \mathfrak{I} \to \ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m] \to \ensuremath{\mathbb{Z}}\to 0, & 0 \to \mathfrak{I} \otimes A \to \ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m] \otimes A \to A \to 0, \\ 0 \to \ensuremath{\mathbb{Z}}\xrightarrow{\nu} \ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m] \xrightarrow{\sigma - 1} \mathfrak{I} \to 0, & 0 \to A \xrightarrow{\nu \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}} \ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m] \otimes A \xrightarrow{(\sigma-1) \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}} \mathfrak{I} \otimes A \to 0. \end{array}\] Barisan di sebelah kiri berasal dari Lema rujukan. Setiap sukunya merupakan modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) bebas, sehingga barisan di sebelah kanan yang diperoleh melalui \(\otimes A\) juga eksak. Pertama-tama, hal ini memberikan \[\ensuremath{\mathbb{Z}}= \operatorname{H}^0(C_m, \ensuremath{\mathbb{Z}}) \twoheadrightarrow \operatorname{H}^1(C_m, \mathfrak{I}) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{H}^2(C_m, \ensuremath{\mathbb{Z}}) = \ensuremath{\mathbb{Z}}/m\ensuremath{\mathbb{Z}},\] dengan kedua pemetaan merupakan homomorfisme penghubung dari barisan eksak panjang. Pilih praimaj \(\tilde{t}\) dari \(t\) dalam \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\); bilangan ini harus relatif prima dengan \(m\). Korolari rujukan memberikan diagram komutatif

Latihan bab ini akan menunjukkan bahwa komposit pada baris pertama merupakan isomorfisme periodik. Jadi, cukup dibuktikan bahwa \(\tilde{t}\cup(\cdot)\) merupakan isomorfisme. Hal ini jelas: operasi tersebut tepat merupakan perkalian dengan \(\tilde{t}\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), sedangkan \(m\operatorname{H}^n(C_m,A)=\{0\}\) (Korolari rujukan). Bahkan, jika \(t\) bersesuaian dengan \(1\bmod m\), ambil \(\tilde{t}=1\); segera terlihat bahwa isomorfisme periodik benar-benar sama dengan \(t\cup(\cdot)\).

Catatan (Hasil kali tudung). Seperti dalam topologi, terdapat pula operasi antara kohomologi dan homologi grup yang disebut hasil kali tudung, \[\cap: \operatorname{H}^p(G, M_1) \otimes \operatorname{H}_q(G, M_2) \to \operatorname{H}_{q-p}(G, M_1 \otimes M_2), \quad M_1, M_2: \text{modul-$G$}.\] Karena buku ini tidak menggunakan hasil kali tudung, kita hanya menyinggungnya. Pandang elemen \(\alpha\in\operatorname{H}^p(G,M_1)\) sebagai morfisme \(\Bbbk\to M_1[p]\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}(G)\). Elemen ini menginduksi morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}^-(G)\) \[\begin{multline*} \Bbbk \ensuremath{\underset{{\Bbbk[G]}}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} M_2 \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\Bbbk \ensuremath{\underset{{\Bbbk[G]}}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} (\Bbbk \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}M_2) \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes \alpha \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}} \Bbbk \ensuremath{\underset{{\Bbbk[G]}}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} (M_1[p] \ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}M_2) \\ \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\mathrm{can}} \Bbbk \ensuremath{\underset{{\Bbbk[G]}}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} (M_1[p] \otimes M_2) \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}\ensuremath{\underset{}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}}\theta} \Bbbk \ensuremath{\underset{{\Bbbk[G]}}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} \left( (M_1 \otimes M_2)[p] \right) \xrightarrow{\theta'} \left(\Bbbk \ensuremath{\underset{{\Bbbk[G]}}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} (M_1 \otimes M_2)\right) [p]. \end{multline*}\] Terakhir, ambil \(\operatorname{H}^{-q}\) dari komposit tersebut untuk memperoleh \[\alpha \cap (\cdot): \operatorname{H}_q(G, M_2) \to \operatorname{H}_{q-p}(G, M_1 \otimes M_2).\] Dalam kasus khusus \(p=q\), diperoleh pasangan \[\ensuremath{\left\langle \cdot, \cdot \right\rangle}: \operatorname{H}^p(G, M_1) \otimes \operatorname{H}_p(G, M_2) \to \left( M_1 \otimes M_2 \right)_G .\]

Kohomologi Tate

Untuk grup hingga \(G\) dan gelanggang komutatif \(\Bbbk\), Definisi–Proposisi rujukan memperkenalkan elemen \(\nu = \sum_{g \in G} g\) dari \(\Bbbk[G]^G\). Elemen ini terletak di pusat \(\Bbbk[G]\). Karena itu, untuk setiap modul-\(G\) \(M\), pemetaan perkalian \(x \mapsto \nu x\) memberikan homomorfisme modul-\(G\) \(M \to M\), yang tetap ditulis \(\nu\). Dari identitas \(\nu g = \nu = g \nu\), diperoleh \(\nu M \subset M^G\) dan \(\mathfrak{I}M \subset M^{\nu = 0}\), dengan \(\mathfrak{I}\) ideal augmentasi dari \(\Bbbk[G]\) dan \(M^{\nu=0}\) sebagaimana dalam Konvensi rujukan. Dengan demikian, \(\nu\) menginduksi homomorfisme modul-\(\Bbbk\) \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:nu-coinv-inv}{} \nu: M_G \to M^G . \end{equation}\] Karena homologi (atau kohomologi) grup dapat dipandang sebagai versi turunan dari \(M_G\) (atau \(M^G\)), homomorfisme kanonik \(M_G \to M^G\) mengisyaratkan adanya jembatan antara homologi dan kohomologi. Misalnya, mengapa tidak meninjau kokernelnya dalam suatu arti turunan1? Untuk sementara kita kesampingkan gagasan ini dan mendefinisikan kohomologi terkait dengan cara klasik.

Definisi (Kohomologi Tate). Misalkan \(G\) grup hingga dan \(M\) modul-\(G\). Untuk setiap \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\), definisikan \[\begin{align*} \ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^n(G, M) & := \operatorname{H}^n(G, M) \quad (n \geq 1), \\ \ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^0(G, M) & := M^G / \nu M \\ & = \operatorname{coker}\left[ \nu: M_G \to M^G \right] \twoheadleftarrow \operatorname{H}^0(G, M), \\ \ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^{-1}(G, M) & := M^{\nu=0} / \mathfrak{I} M \\ & = \operatorname{ker}\left[ \nu: M_G \to M^G \right] \hookrightarrow \operatorname{H}_0(G, M), \\ \ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^{-n}(G, M) & := \operatorname{H}_{n-1}(G, M) \quad (n \geq 2). \end{align*}\] Semua modul ini funktorial terhadap \(M\).

Kohomologi Tate sering digunakan dalam teori Galois dan teori bilangan aljabar; salah satu contohnya ialah \(\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^{-1}\) yang muncul dalam [Li1]. Gagasan ini berasal dari J. Tate. Teori kohomologi yang berguna biasanya memiliki barisan eksak panjang, dan kohomologi Tate pun demikian.

Teorema. Misalkan \(0 \to M' \to M \to M'' \to 0\) barisan eksak pendek modul-\(G\). Maka terdapat barisan eksak panjang \[\cdots \to \ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^n(G, M) \to \ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^n(G, M'') \xrightarrow{\delta^n} \ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^{n+1}(G, M') \to \ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^{n+1}(G, M) \to \cdots\] yang membentang tak terhingga ke kedua arah. Homomorfisme penghubung \(\delta^n\) bersifat funktorial terhadap morfisme antarbarisan eksak pendek, yaitu terhadap diagram komutatif dengan baris-baris eksak

Bukti. Sambungkan barisan eksak panjang homologi dan kohomologi sebagai berikut:

\(N_1,N_2,N_3\) semuanya merupakan homomorfisme yang sebelumnya ditulis \(\nu\). Diagram di atas komutatif dan baris-barisnya eksak; satu-satunya hal yang perlu dijelaskan ialah komutativitas kedua persegi yang menyentuh \(0\). Hal ini dapat diperiksa secara konkret dengan menggunakan kompleks standar dan kompleks rantai, serta mengingat kembali morfisme penghubung \(\operatorname{H}_1 \to \operatorname{H}_0\) dan \(\operatorname{H}^0 \to \operatorname{H}^1\); verifikasi ini diserahkan sebagai latihan.

Lema Ular kemudian memberikan barisan eksak

\(\delta^{-1}\) sudah dijamin oleh Lema Ular. Bagian-bagian lainnya tereduksi ke barisan eksak panjang homologi grup dan kohomologi grup, serta diagram komutatif dengan baris-baris eksak yang dibuktikan pada langkah pertama.

Selanjutnya kita nyatakan versi Lema Shapiro (Teorema rujukan) untuk kohomologi Tate. Ingat bahwa jika \(G\) hingga, maka bagi setiap subgrup \(H\) kedua funktor induksi \(\operatorname{Ind}^G_H,\operatorname{ind}^G_H:H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) berimpit; lihat Korolari rujukan. Mulai sekarang, keduanya ditulis \(\operatorname{Ind}^G_H\).

Proposisi. Untuk grup hingga \(G\), subgrup \(H\), dan modul-\(H\) \(N\), terdapat isomorfisme kanonik \[\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^n(H, N) \simeq \ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^n\left( G, \operatorname{Ind}^G_H(N)\right), \quad n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}.\]

Bukti. Untuk \(n \geq 1\) atau \(n \leq -2\), pernyataan ini tereduksi ke Teorema rujukan. Selanjutnya, tangani kasus \(n=-1,0\). Realisasikan \(\operatorname{Ind}^G_H(N)\) sebagai ruang pemetaan melalui Lema rujukan. Tuliskan \(\nu^G\) (atau \(\nu^H\)) untuk \(\nu\) yang bersesuaian dengan \(G\) (atau \(H\)). Masalahnya tereduksi ke pembuktian bahwa diagram berikut komutatif:

rujukan. Misalkan \(y\in N\), dan tuliskan \([y]\) untuk citranya dalam \(N_H\). Citra \([y]\) dalam \(\operatorname{Ind}^G_H(N)_G\) ialah \([f]\), dengan \(f\in\operatorname{Ind}^G_H(N)\) memenuhi \(f(1_G)=y\) dan \(\operatorname{Supp}(f)\subset H\). Dengan demikian, citra \(\nu^Gf:x\mapsto\sum_{g\in G}f(xg)\) dalam \(N^H\) ialah \((\nu^Gf)(1_G)=\sum_gf(g)\). Akan tetapi, ini juga sama dengan \(\sum_{h\in H}f(h)=\sum_hhf(1_G)=\nu^Hy\). Selesai.

Argumen tersebut dapat diperkuat untuk menunjukkan bahwa isomorfisme kanonik ini kompatibel dengan barisan eksak panjang pada kedua ruas.

Korolari. Misalkan \(G\) grup hingga. Untuk setiap modul-\(\Bbbk\) \(N\), berlaku \[\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^n\left(G, \operatorname{Ind}^G_{\{1\}}(N)\right) = 0, \quad n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}.\]

Bukti. Jelas bahwa \(\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^n(\{1\},N)=0\) untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\).

Contoh. Misalkan \(E|F\) perluasan Galois hingga dari medan-medan, dengan grup Galois \(\operatorname{Gal}(E|F)\) beraksi pada \(E\). Ambil gelanggang koefisien \(\Bbbk=F\) atau \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Teorema Basis Normal [Li1] setara dengan pernyataan \(E\simeq\operatorname{Ind}^{\operatorname{Gal}(E|F)}_{\{1\}}(F)\), sehingga Korolari rujukan mengakibatkan \[\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^n(\operatorname{Gal}(E|F), E) = 0, \quad n \in \ensuremath{\mathbb{Z}};\] oleh sebab itu, \(n\geq1\implies\operatorname{H}^n(\operatorname{Gal}(E|F),E)=0\). Jika \(E|F\) merupakan perluasan siklik dan \(n=-1\), hal ini memberikan bukti lain untuk versi aditif Teorema Hilbert 90 yang disebutkan dalam [Li1]. Untuk versi multiplikatif, lihat Contoh rujukan.

Untuk \(H\subset G\) umum dan modul-\(G\) \(M\), adjoin kiri dan kanan dari restriksi memberikan morfisme kanonik \[\epsilon_M: \operatorname{ind}^G_H(\operatorname{Res}^G_H(M)) \to M, \quad \eta_M: M \to \operatorname{Ind}^G_H(\operatorname{Res}^G_H(M)).\] Berdasarkan deskripsi konkret pasangan adjoin (Proposisi rujukan), \(\epsilon_M(g\otimes x)=gx\), sedangkan \(\eta_M(x)=[g\mapsto gx]\). Karena itu, \(\epsilon_M\) surjektif dan \(\eta_M\) injektif. Kembali ke kasus grup hingga, diperoleh \(\operatorname{ind}^G_{\{1\}}=\operatorname{Ind}^G_{\{1\}}\). Dengan menggunakan \(\epsilon_M\) dan \(\eta_M\), sifat lenyap dalam Korolari rujukan menunjukkan bahwa setiap \(\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^n(G,\cdot)\) dapat dihapus sekaligus dapat dihapus secara dual (Definisi rujukan). Oleh karena itu, teknik pergeseran dimensi dalam Proposisi rujukan mempunyai rumusan sederhana berikut.

Korolari (Pergeseran dimensi). Untuk setiap modul-\(G\) \(M\), seperti biasa tuliskan \(M\) sebagai singkatan dari \(\operatorname{Res}^G_{\{1\}}M\), dan tinjau barisan-barisan eksak pendek \[\begin{gather*} 0 \to M' \to \operatorname{Ind}^G_{\{1\}}(M) \xrightarrow{\epsilon_M} M \to 0, \\ 0 \to M \xrightarrow{\eta_M} \operatorname{Ind}^G_{\{1\}}(M) \to M'' \to 0. \end{gather*}\] Homomorfisme penghubung yang bersesuaian dalam barisan eksak panjang memberikan isomorfisme kanonik \[\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^{n-1}(G, M'') \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^n(G, M) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^{n+1}(G, M'), \quad n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}.\]

Bukti. Gabungkan barisan eksak panjang (Teorema rujukan) dengan sifat lenyap dalam Korolari rujukan.

Banyak sifat kohomologi Tate dapat direduksi melalui pergeseran dimensi ke kasus \(n=0\). Kembali ke definisi. Pilih sembarang resolusi projektif \(P\to M\) dan resolusi injektif \(M\to I\) dari modul-\(G\) \(M\), keduanya dipandang sebagai kompleks, lalu tinjau morfisme kompleks \(P_G\to I^G\), yang dapat ditampilkan sebagai diagram

\(\Omega\) merupakan komposisi \(P_{0,G}\twoheadrightarrow M_G\xrightarrow{\nu}M^G\hookrightarrow I^{0,G}\); komutativitasnya jelas. Ambil kerucut pemetaan \(\operatorname{Cone}\left[P_G\to I^G\right]\), atau dengan kata lain kompleks total dari diagram di atas (dengan \(P_G\) ditempatkan pada koordinat vertikal \(-1\)). Pembaca diminta memverifikasi bahwa \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:Tate-cone-1}{} \operatorname{H}^n\left( \operatorname{Cone}\left[P_G \to I^G\right] \right) = \ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^n(G, M). \end{equation}\] Persamaan di atas sebenarnya menunjukkan cara mendefinisikan morfisme kanonik \(\Bbbk \ensuremath{\underset{{\Bbbk[G]}}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} M \to \operatorname{RHom}_G(\Bbbk, M)\) dalam kategori turunan \(\ensuremath{\mathsf{D}}(G)\) dari modul-\(G\). Lengkapi morfisme ini menjadi segitiga terbedakan di \(\ensuremath{\mathsf{D}}(G)\), \[\Bbbk \ensuremath{\underset{{\Bbbk[G]}}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} M \to \operatorname{RHom}_G(\Bbbk, M) \to \mathrm{Tate}(G, M) \xrightarrow{+1},\] sehingga \(\operatorname{H}^n(\mathrm{Tate}(G,M))\simeq\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^n(G,M)\). Masalah konstruksi ini ialah bahwa pilihan-pilihan yang berbeda untuk \(\mathrm{Tate}(G,M)\) dalam segitiga terbedakan saling isomorfik, tetapi isomorfisme-isomorfisme tersebut tidak kanonik. Ini merupakan salah satu kekurangan utama teori kategori turunan; lihat Korolari rujukan beserta penjelasan sesudahnya. Namun, andaikan \(\Bbbk \ensuremath{\underset{{\Bbbk[G]}}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} M\) (atau \(\operatorname{RHom}_G(\Bbbk,M)\)) direpresentasikan oleh suatu kompleks terpilih yang terkonsentrasi pada derajat takpositif (atau taknegatif), termasuk tetapi tidak terbatas pada \(P_G\) (atau \(I^G\)) dalam persamaan. Kita tetap dapat mendefinisikan morfisme \(\Omega\) dan mengambil kerucut pemetaan sebagai \(\mathrm{Tate}(G,M)\), lalu menafsirkannya sebagai kokernel homotopi dalam arti Catatan rujukan.2 Latihan-latihan akan menunjukkan cara menggunakan resolusi standar dari \(\Bbbk\) sebagai gantinya, sehingga menyediakan lebih banyak alat untuk menghitung kohomologi Tate. Sekarang kita bahas lebih lanjut kasus khusus grup siklik hingga.

Contoh. Misalkan \(m\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq1}\) dan \(C_m\) grup siklik berorde \(m\); pilih sembarang generator \(\sigma\) dari \(C_m\). Untuk setiap modul-\(C_m\) \(A\), kita nyatakan bahwa \(\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^n(C_m,A)\) ialah \(\operatorname{H}^n\) dari kompleks berikut (\(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\)): \[\cdots \xrightarrow{\sigma-1} A \xrightarrow{\nu} \underbracket{A}_{\text{suku derajat nol}} \xrightarrow{\sigma-1} A \xrightarrow{\nu} A \xrightarrow{\sigma-1} \to \cdots\] Kompleks ini berulang dengan periode \(2\). Alasannya, bukti Proposisi rujukan telah menuliskan secara konkret kompleks-kompleks yang menghitung homologi dan kohomologi; menyambungkan keduanya dengan \(\nu\) menghasilkan kerucut pemetaan \(\mathrm{Tate}(G,M)\) yang disebutkan sebelumnya, tepat dalam bentuk di atas. Dengan demikian, langsung diperoleh isomorfisme kanonik \[\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^n(C_m, A) \simeq \begin{cases} A^{\nu=0} / (\sigma-1) A, & n\;\text{ganjil} \\ A^{\sigma=1} / \nu A, & n\;\text{genap}. \end{cases}\]

Periodisitas ini menunjukkan bahwa jika \(0\to A'\to A\to A''\to0\) merupakan barisan eksak pendek modul-\(C_m\), maka barisan eksak panjang dalam Teorema rujukan termuat dalam segi enam eksak

Definisi. Misalkan \(A\) modul-\(C_m\) (\(m\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq1}\)). Dengan asumsi bahwa \(\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^n(C_m,A)\) hingga untuk setiap \(n\), definisikan bilangan rasional positif \[h(C_m, A) := \frac{\left|\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^{\text{genap}}(C_m, A)\right|}{\left|\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^{\text{ganjil}}(C_m, A)\right|},\] yang disebut hasil bagi Herbrand dari \(A\).

Jika \(A\) hingga, maka \(\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^n(C_m,A)\) jelas hingga. Perhatikan bahwa banyaknya elemen tidak bergantung pada pilihan gelanggang koefisien \(\Bbbk\); kita dapat memilih \(\Bbbk=\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Dalam teori bilangan aljabar, teorema Herbrand berikut merupakan hasil yang mendasar dan penting.

Teorema (J. Herbrand). Misalkan \(m\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq1}\) dan \(C_m\) grup siklik berorde \(m\).

  1. Misalkan \(0\to A'\to A\to A''\to0\) barisan eksak pendek modul-\(C_m\). Jika dua dari \(h(C_m,A')\), \(h(C_m,A)\), dan \(h(C_m,A'')\) terdefinisi, yang ketiga juga terdefinisi secara otomatis; dalam hal ini, \[h(C_m, A) = h(C_m, A') h(C_m, A'').\]

  2. Jika \(A\) modul-\(C_m\) hingga, maka \(h(C_m,A)=1\).

Bukti. Untuk (i), perhatikan segi enam eksak persamaan. Tuliskan \(n_i:=|\operatorname{im}(f_i)|\). Dalam arti perkalian kardinalitas, kardinalitas keenam suku tersebut berturut-turut adalah

Tiga hasil bagi Herbrand bersesuaian dengan hasil bagi suku-suku yang saling berhadapan pada diagram di atas. Jadi, pernyataan (i) setara dengan pengamatan berikut:

  • jika kardinalitas pada kedua ujung dua diagonal bernilai hingga, hal yang sama juga berlaku pada kedua ujung diagonal sisanya;

  • hasil kali suku-suku dalam kotak bersudut siku-siku sama dengan hasil kali suku-suku dalam kotak bersudut bulat.

Untuk (ii), terdapat barisan-barisan eksak pendek dari modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) hingga \[0 \to A^{\sigma=1} \to A \xrightarrow{\sigma-1} \mathfrak{I} A \to 0, \quad 0 \to A^{\nu=0} \to A \xrightarrow{\nu} \nu A \to 0;\] di sini, \((\sigma-1)A=\mathfrak{I}A\) merupakan penerapan Lema rujukan. Oleh karena itu, \[|A^{\sigma=1}| \cdot |\mathfrak{I} A| = |A^{\nu=0}| \cdot |\nu A|,\] yang dapat disusun ulang menjadi \(|\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^0(C_m,A)|=|\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^{-1}(C_m,A)|\). Ini membuktikan pernyataan.


  1. Dari sudut pandang topologis: dalam arti homotopi.↩︎

  2. Mengambil kernel homotopi dari \(\Bbbk \ensuremath{\underset{{\Bbbk[G]}}{\overset{\mathrm{L}}{\otimes}}} M \to \operatorname{RHom}_G(\Bbbk, M)\) tidak menghasilkan struktur baru; kernel homotopi itu hanya berbeda dari kokernel homotopi dengan suatu pergeseran.↩︎

Kohomologi grup profinit

Bagian ini mengandaikan definisi dan hasil dasar tentang grup profinit dari §rujukan. Misalkan \(G\) grup profinit dan \(M\) modul-\(G\). Tidak sulit memeriksa bahwa syarat-syarat berikut ekuivalen:

  1. \(M=\bigcup_KM^K\), dengan \(K\) berkisar atas subgrup normal buka dari \(G\);

  2. untuk setiap \(x\in M\), subgrup penstabil \(\operatorname{Stab}_G(x)\) bersifat buka;

  3. pemetaan aksi \(G\times M\to M\) kontinu jika \(M\) diberi topologi diskret.

Definisi. Misalkan \(G\) grup profinit. Jika salah satu syarat di atas berlaku, modul-\(G\) \(M\) disebut mulus1. Semua modul-\(G\) mulus membentuk subkategori penuh \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^\infty\) dari \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\).

Meskipun syarat pada \(G\) sendiri bersifat topologis, karakterisasi (i) atau  (ii) bagi modul-\(G\) mulus sepenuhnya bersifat aljabar: kemulusan merupakan sifat modul-\(G\), bukan struktur tambahan. Dari sini mudah dilihat bahwa \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^\infty\) adalah subkategori abelian dari \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Operasi dalam Definisi rujukan mempunyai analog alami dalam keadaan ini.

Bukti. Untuk setiap subgrup normal buka \(K\lhd G\), prapetanya \(\varphi^{-1}(K)\lhd H\) juga normal dan buka. Jika \(x\in M^K\), maka \(x\in(\varphi^*M)^{\varphi^{-1}K}\). Jadi \[\varphi^*M= \bigcup_{L\lhd H:\,\text{buka}}(\varphi^*M)^L,\] yang membuktikan bahwa \(\varphi^*M\) mulus.

Perhatikan bahwa funktor \(\varphi^*\) selalu eksak. Dua kasus khusus berikut akan digunakan:

Restriksi

Jika \(H\) subgrup tertutup dari \(G\), ambil \(\varphi\) sebagai homomorfisme penyertaan \(H\hookrightarrow G\). Funktor terkait ditulis \[\operatorname{Res}^G_H:G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^\infty\to H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^\infty.\]

Inflasi

Untuk subgrup normal tertutup \(H\lhd G\), ambil \(\varphi\) sebagai homomorfisme hasil bagi \(G\twoheadrightarrow G/H\). Funktor terkait ditulis \[\mathrm{Infl}^G_{G/H}:G/H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^\infty \to G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^\infty.\]

Grup \(H\) dan \(G/H\) yang disebutkan di atas otomatis profinit, sehingga definisi ini sah.

Bukti. Jelas.

Unsur-unsur \(M^\infty\) juga disebut unsur mulus dari \(M\). Karena \((\cdot)^\infty\) adalah adjoin kanan dari funktor eksak, funktor ini mempertahankan objek injektif (Proposisi rujukan).

Korolari. Kategori abelian \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^\infty\) memiliki cukup banyak objek injektif.

Bukti. Misalkan \(M\) modul-\(G\) mulus dan sertakan \(M\) ke dalam modul-\(G\) injektif \(I\). Maka \(M=M^\infty\hookrightarrow I^\infty\), sedangkan \(I^\infty\) merupakan modul-\(G\) mulus injektif.

Catatan. Pada umumnya \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^\infty\) tidak memiliki cukup banyak objek projektif. Inilah alasan utama bagian ini membahas kohomologi, bukan homologi.

Karena \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^\infty\) memiliki cukup banyak objek injektif, kita dapat membahas funktor turunan kanan dari funktor invarian \((\cdot)^G\). Pendekatan bagian ini mula-mula memberikan definisi langsung yang mereduksi ke kasus grup hingga, lalu mengidentifikasikannya dengan funktor turunan kanan dalam Proposisi rujukan. Untuk sementara kita hanya memakai bahasa klasik, tanpa kategori turunan. Mula-mula, ambil grup profinit \(G\) dan subgrup normal buka \(K\). Untuk setiap modul-\(G\) mulus \(M\), submodul invarian-\(K\) \(M^K=(\operatorname{Res}^G_KM)^K\) secara alami menjadi modul-\(G/K\). Dengan demikian diperoleh funktor \((\cdot)^K:G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^\infty\to G/K\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dan pasangan adjoin yang jelas

Jika subgrup normal buka \(K,K'\) dari \(G\) memenuhi \(K'\supset K\), maka penyertaan \(M^{K'}\hookrightarrow M^K\) ekuivarian terhadap homomorfisme hasil bagi yang berarah sebaliknya \(G/K'\twoheadleftarrow G/K\) (Definisi rujukan). Jadi untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\) terdapat homomorfisme kanonik \[\rho^{K'}_K:\operatorname{H}^n(G/K',M^{K'})\to\operatorname{H}^n(G/K,M^K).\] Jika \(K_1\subset K_2\subset K_3\) merupakan subgrup normal buka dari \(G\), maka \(\rho^{K_2}_{K_1}\rho^{K_3}_{K_2}=\rho^{K_3}_{K_1}\). Jadi definisi berikut sah.

Definisi. Misalkan \(G\) grup profinit dan \(M\) modul-\(G\) mulus. Untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\), definisikan \[\operatorname{H}^n(G,M):=\varinjlim_K\operatorname{H}^n(G/K,M^K),\] dengan \(K\) berkisar atas subgrup normal buka dari \(G\), dan \(\varinjlim\) diambil terhadap urutan parsial \(K'\preceq K\iff K\subset K'\) serta morfisme \(\rho^{K'}_K\).

Semua subgrup normal buka membentuk himpunan terurut terfilter: himpunan ini tertutup terhadap irisan hingga. Jika \(G\) hingga, maka \(\{1\}\) adalah satu-satunya unsur maksimal, dan \(\operatorname{H}^n(G,M)\) kembali menjadi versi awal dalam §rujukan. Secara umum, \[\operatorname{H}^0(G,M)=\varinjlim_K(M^K)^{G/K}=M^G.\] Misalkan \(f:M_1\to M_2\) homomorfisme modul-\(G\) mulus. Untuk setiap subgrup normal buka \(K\), pemetaan ini membatasi menjadi \(f_K:M_1^K\to M_2^K\). Jelas bahwa \(K'\supset K\) mengakibatkan \(\operatorname{H}^n(f_K)\rho^{K'}_K=\rho^{K'}_K\operatorname{H}^n(f_{K'})\), sehingga untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\) terdapat \[\operatorname{H}^n(f):\operatorname{H}^n(G,M_1)\to\operatorname{H}^n(G,M_2).\]

Contoh. Misalkan \(E|F\) perluasan Galois medan. Karena \(E=\bigcup_{L|F}E^{\operatorname{Gal}(E|L)}=\bigcup_{L|F}L\), dengan \(L|F\) menjelajahi subekstensi Galois hingga, aksi \(\operatorname{Gal}(E|F)\) pada \(E\) bersifat mulus. Dengan menerapkan Contoh rujukan pada setiap \(L|F\), diperoleh \[n\geq1\implies\operatorname{H}^n(\operatorname{Gal}(E|F),E) =\varinjlim_{L|F}\operatorname{H}^n(\operatorname{Gal}(L|F),L)=0.\]

Seperti Proposisi rujukan dan Catatan rujukan untuk grup tanpa topologi, kohomologi grup profinit dapat dihitung melalui kompleks standar atau versi ternormalisasinya; perbedaannya terletak pada syarat kontinuitas.

Definisi. Untuk modul-\(G\) mulus \(M\), beri \(M\) topologi diskret dan definisikan kompleks standar \(C(G,M)=(C^n(G,M))_n\) dengan \[C^n(G,M):=\{\text{pemetaan kontinu }f:G^n\to M\}, \qquad n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}.\] Suku berderajat negatif didefinisikan sebagai \(0\), sedangkan \(d^n:C^n(G,M)\to C^{n+1}(G,M)\) diberikan oleh \[\begin{multline*} (d^nf)(g_1,\ldots,g_{n+1}) =g_1f(g_2,\ldots,g_{n+1})\\ +\sum_{k=1}^n(-1)^kf(\ldots,g_kg_{k+1},\ldots) +(-1)^{n+1}f(g_1,\ldots,g_n). \end{multline*}\]

Definisikan kompleks standar ternormalisasi sebagai subkompleks \(\overline{C}(G,M)\) dari \(C(G,M)\) berikut (lihat Catatan rujukan): \[\overline{C}^n(G,M)=\left\{\begin{array}{r|l} f\in C^n(G,M)&\exists,1\leq k\leq n,\ g_k=1_G\\ &\implies f(g_1,\ldots,g_n)=0 \end{array}\right\}.\]

Untuk setiap subgrup normal buka \(K\lhd G\), terdapat penyertaan kompleks yang jelas \(C(G/K,M^K)\hookrightarrow C(G,M)\) dan \(\overline{C}(G/K,M^K)\hookrightarrow\overline{C}(G,M)\). Karena \(M\) diskret, pemetaan \(f:G^n\to M\) kontinu jika dan hanya jika lokal konstan. Kekompakan \(G\) kemudian memberikan subgrup normal buka \(K_1\lhd G\) sedemikian sehingga \(f\) berfaktor melalui \((G/K_1)^n\to M\). Khususnya, \(f\) hanya mengambil sejumlah hingga nilai; kemulusan memberikan subgrup normal buka \(K_2\lhd G\) sedemikian sehingga nilai-nilai \(f\) terletak dalam \(M^{K_2}\). Ambil \(K:=K_1\cap K_2\). Maka \[C^n(G,M)\simeq\varinjlim_{K\lhd G\;\text{buka}}C^n(G/K,M^K),\qquad \overline{C}^n(G,M)\simeq \varinjlim_{K\lhd G\;\text{buka}}\overline{C}^n(G/K,M^K).\] Ketika \(n\) bervariasi, ini memberikan isomorfisme kompleks. Seperti sebelumnya, definisikan submodul dari \(C^n(G,M)\) \[Z^n(G,M):=\operatorname{ker}(d^n),\qquad B^n(G,M):=\operatorname{im}(d^{n-1}),\] dengan \(B^0(G,M):=\{0\}\). Maka \(\operatorname{H}^n(C(G,M))=Z^n(G,M)/B^n(G,M)\). Definisikan dengan cara serupa versi ternormalisasi \(\overline{Z}^n(G,M)\) dan \(\overline{B}^n(G,M)\).

Teorema. Misalkan \(G\) grup profinit. Untuk semua \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\) dan semua modul-\(G\) mulus \(M\), terdapat isomorfisme kanonik \[\operatorname{H}^n(C(G,M))\simeq\operatorname{H}^n(G,M) \simeq\operatorname{H}^n(\overline{C}(G,M)).\]

Bukti. Kohomologi bernilai dalam \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) atau \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) jika gelanggang koefisien \(\Bbbk\) turut ditetapkan. Kolimit terfilter bersifat eksak dalam kategori-kategori ini [Li1]. Karena itu, \[Z^n(G,M)=\varinjlim_KZ^n(G/K,M^K),\qquad B^n(G,M)=\varinjlim_KB^n(G/K,M^K),\] dan selanjutnya \[\begin{multline*} \operatorname{H}^n(C(G,M)) =\dfrac{\varinjlim_KZ^n(G/K,M^K)} {\varinjlim_KB^n(G/K,M^K)}\simeq\\ \varinjlim_K\frac{Z^n(G/K,M^K)}{B^n(G/K,M^K)} =\varinjlim_K\operatorname{H}^n(C(G/K,M^K)). \end{multline*}\] Terapkan Proposisi rujukan pada suku terakhir untuk memperoleh \(\varinjlim_K\operatorname{H}^n(G/K,M^K)\), yakni \(\operatorname{H}^n(G,M)\).

Kasus \(\overline{C}(G,M)\) serupa.


  1. Karena (iii), banyak pustaka menyebutnya diskret.↩︎

Teorema. Misalkan \(G\) grup profinit dan \(0\to M'\xrightarrow{f}M\xrightarrow{f'}M''\to0\) barisan eksak pendek modul-\(G\) mulus. Terdapat barisan eksak panjang terkait \[\begin{multline*} \cdots\to\operatorname{H}^{n-1}(G,M'')\xrightarrow{\delta^{n-1}} \operatorname{H}^n(G,M')\xrightarrow{\operatorname{H}^n(f)}\operatorname{H}^n(G,M)\\ \xrightarrow{\operatorname{H}^n(f')}\operatorname{H}^n(G,M'')\xrightarrow{\delta^n} \operatorname{H}^{n+1}(G,M')\to\cdots, \end{multline*}\] dengan konvensi \(\operatorname{H}^n(G,\cdot)=0\) untuk \(n<0\). Homomorfisme penghubung \(\delta^n\) natural terhadap morfisme barisan eksak pendek; dengan kata lain, keluarga ini membentuk funktor-\(\delta\) kohomologis.

Bukti. Kita bekerja dengan kompleks standar; argumen untuk versi ternormalisasi serupa. Menurut Proposisi rujukan, cukup buktikan bahwa \[0\to C^n(G,M')\to C^n(G,M)\to C^n(G,M'')\to0\] merupakan barisan eksak pendek. Satu-satunya bagian yang tidak langsung adalah kesurjektifan \(C^n(G,M)\to C^n(G,M'')\). Misalkan \(u:G^n\to M''\) kontinu. Seperti di atas, terdapat subgrup normal buka \(K\lhd G\) sedemikian sehingga \(u\) konstan pada setiap koset \(K^n\lhd G^n\). Pada setiap koset, pilih sembarang prapeta dalam \(M\) dari nilai konstan tersebut.

Ambil modul-\(G\) mulus \(M\) dengan topologi diskret. Suku berderajat rendah dari kompleks \(C(G,M)\) atau \(\overline{C}(G,M)\) masih memiliki interpretasi langsung.

(\(n=0\))

Jelas bahwa \(C^0(G,M)=M\) dan \(\operatorname{H}^0(G,M)=Z^0(G,M)=M^G\). Versi kompleks standar ternormalisasi sama.

(\(n=1\))

Unsur \(Z^1(G,M)=\overline{Z}^1(G,M)\) adalah homomorfisme silang kontinu \(G\to M\). Secara ekuivalen, unsur tersebut adalah homomorfisme kontinu \(\sigma:G\to M\rtimes G\) yang memenuhi \(\pi\sigma=\ensuremath{\mathrm{id}}_G\), seperti dalam Proposisi rujukan. Di sini \(\pi:M\rtimes G\to G\) adalah proyeksi dan \(M\rtimes G\) diberi topologi hasil kali. Di sisi lain, unsur \(B^1(G,M)\) dibangun oleh homomorfisme silang berbentuk \(f_m:g\mapsto gm-m\); homomorfisme ini otomatis kontinu.

(\(n=2\))

Andaikan \(M\) hingga. Unsur \[\operatorname{H}^2(G,M)\simeq\frac{Z^2(G,M)}{B^2(G,M)} \simeq\frac{\overline{Z}^2(G,M)}{\overline{B}^2(G,M)}\] berkorespondensi secara bijektif dengan kelas ekuivalensi ekstensi grup profinit \[1\to M\to E\xrightarrow{\pi}G\to1 \qquad\text{(barisan eksak pendek grup)},\] dengan aksi konjugasi \(G\) pada \(M\) berasal dari struktur modul-\(G\) pada \(M\). Dibandingkan dengan versi dalam Definisi rujukan dan persamaan, “ekstensi grup profinit” dan masalah klasifikasinya juga mensyaratkan:

Selain itu, grup automorfisme ekstensi tersebut isomorfik dengan \(\overline{Z}^1(G,M)\). Buktinya tidak sulit, tetapi memerlukan sedikit bahasa topologi dan karena itu diserahkan sebagai latihan bab ini; syarat bahwa \(M\) hingga bersifat penting.

Sekarang kita kembali ke funktor turunan kanan \((\mathrm{R}^n(\cdot)^G)_{n\geq0}\). Kita dapat mengkaji nilainya pada sembarang kompleks terbatas ke bawah1, bahkan operasinya dalam kategori turunan. Namun bagian ini hanya membahas modul-\(G\) mulus; sisanya menjadi latihan.

Proposisi. Terdapat isomorfisme funktor-\(\delta\) kohomologis \[(\operatorname{H}^n(G,\cdot))_{n\geq0} \simeq(\mathrm{R}^n(\cdot)^G)_{n\geq0}.\]

Bukti. Teorema rujukan menunjukkan bahwa keduanya merupakan funktor-\(\delta\) kohomologis, dan pada \(n=0\) keduanya sama dengan funktor invarian \((\cdot)^G\). Menurut Proposisi rujukan, cukup tunjukkan bahwa \(\operatorname{H}^n(G,\cdot)\) dapat dihapus untuk \(n>0\) dalam arti Definisi rujukan. Misalkan \(M\) modul-\(G\) mulus dan sertakan ke dalam modul-\(G\) mulus injektif \(I\). Untuk setiap subgrup normal buka \(K\lhd G\), adjungsi persamaan menunjukkan bahwa \((\cdot)^K\) mempertahankan objek injektif. Jadi \(I^K\) merupakan modul-\(G/K\) injektif, dan \[n>0\implies\operatorname{H}^n(G,I) =\varinjlim_K\operatorname{H}^n(G/K,I^K)=0.\] Sifat dapat dihapus terbukti.

Berdasarkan Proposisi rujukan, metode §rujukan dapat diterapkan langsung pada homomorfisme kontinu \(\varphi:H\to G\) dari grup profinit untuk mendefinisikan operasi “tarikan balik” kohomologi \[\operatorname{H}^n(G,M)\to\operatorname{H}^n(H,\varphi^*M),\qquad M:\text{ modul-$G$ mulus},\quad n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}.\] Operasi ini kompatibel dengan barisan eksak panjang. Seperti biasa, gunakan keeksakan \(\varphi^*\) dan sifat funktor-\(\delta\) kohomologis universal untuk mereduksi masalah ke penyertaan yang jelas pada \(n=0\), \(M^G\hookrightarrow(\varphi^*M)^H\). Sebagai kasus khusus, untuk semua \(n\) dan semua subgrup tertutup \(H\) terdapat pemetaan restriksi \(\mathrm{res}^n:\operatorname{H}^n(G,M)\to\operatorname{H}^n(H,M)\); di sini \(\operatorname{Res}^G_HM\) disingkat sebagai \(M\). Homomorfisme di atas juga dapat dibangun dari homomorfisme-homomorfisme \[\begin{align*} \operatorname{H}^n(G/K,M^K)&\xrightarrow{\href{#eqn:change-of-group-coh}{persamaan}} \operatorname{H}^n(H/\varphi^{-1}(K),\varphi_K^*(M^K))\\ &\xrightarrow{M^K\subset(\varphi^*M)^{\varphi^{-1}K}} \operatorname{H}^n(H/\varphi^{-1}(K),(\varphi^*M)^{\varphi^{-1}K}), \end{align*}\] dengan \(K\) berkisar atas subgrup normal buka dari \(G\). Dengan mereduksi ke kasus grup hingga, homomorfisme pada kompleks standar dihitung oleh rumus Proposisi rujukan. Untuk membuktikan bahwa pemetaan ini memang sama dengan pemetaan yang sebelumnya dibangun melalui sifat universal, cukup bandingkan kasus \(n=0\) dan tunjukkan kompatibilitasnya dengan barisan eksak panjang. Kompleks standar memadai untuk kedua hal tersebut. Dengan cara serupa, homomorfisme korestriksi dalam Definisi–Proposisi rujukan meluas ke grup profinit. Misalkan \(H\) subgrup buka dari \(G\). Maka \(H\) otomatis tertutup dan \((G:H)\) hingga (lihat §rujukan). Definisikan homomorfisme \[\mathrm{cor}^n:\operatorname{H}^n(H,M)\to\operatorname{H}^n(G,M),\qquad M:\text{ modul-$G$ mulus},\quad n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0},\] yang kompatibel dengan barisan eksak panjang dan pada \(n=0\) memberikan \(\nu^{G|H}:M^H\to M^G\). Konstruksinya kembali memakai sifat funktor-\(\delta\) kohomologis universal, tetapi di sini kita perlu mengetahui bahwa \(\operatorname{Res}^G_H:G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^\infty\to H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^\infty\) mempertahankan objek injektif; ini adalah isi Korolari rujukan. Setelah fakta tersebut diterima, Proposisi rujukan tetap mempunyai analog: untuk semua \(n\), \[\mathrm{cor}^n\circ\mathrm{res}^n =(G:H)\cdot\ensuremath{\mathrm{id}}_{\operatorname{H}^n(G,M)}.\] Seperti sebelumnya, pembuktiannya direduksi ke kasus \(n=0\). Sekarang kita membahas modul terinduksi dalam kasus profinit. Selanjutnya \(G\) selalu merupakan grup profinit. Untuk membedakannya, tuliskan funktor induksi dalam kasus tanpa topologi (Definisi rujukan) sebagai \(\operatorname{Ind}^{G,\mathrm{alg}}_H\); menurut Lema rujukan, kita merealisasikannya sebagai ruang pemetaan.

Definisi. Untuk subgrup tertutup \(H\) dari \(G\) dan modul-\(H\) mulus \(N\), lengkapi ruang pemetaan \(\mathrm{Maps}(G,N):=\{f:G\to N\}\) dengan operasi penjumlahan dan perkalian skalar titik demi titik, serta aksi kiri \(G\) \[(gf)(x)=f(xg),\qquad g,x\in G.\] Definisikan modul-\(G\) mulus \[\begin{align*} \operatorname{Ind}^G_H(N)&:=\{f\in\mathrm{Maps}(G,N)^\infty: \forall h\in H,\ \forall x\in G,\ f(hx)=hf(x)\}\\ &=(\operatorname{Ind}^{G,\mathrm{alg}}_H(N))^\infty. \end{align*}\] Notasi \((\cdot)^\infty\) berasal dari Definisi–Proposisi rujukan. Objek ini disebut modul-\(G\) terinduksi dari \(N\).

Karena \(G\) kompak, kemulusan \(f\in\operatorname{Ind}^{G,\mathrm{alg}}_H(N)\) ekuivalen dengan kontinuitasnya sebagai pemetaan \(G\to N\), dengan \(N\) diberi topologi diskret.

Proposisi. Untuk setiap subgrup tertutup \(H\) dari \(G\), terdapat pasangan adjoin \[\operatorname{Res}^G_H:G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^\infty \leftrightarrows H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^\infty:\operatorname{Ind}^G_H.\] Sebagai akibatnya, \(\operatorname{Ind}^G_H\) mempertahankan objek injektif.

Jika \(H\) subgrup buka dari \(G\), terdapat pula pasangan adjoin \[\operatorname{Ind}^G_H:H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^\infty \leftrightarrows G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^\infty:\operatorname{Res}^G_H.\] Dalam keadaan ini \(\operatorname{Ind}^G_H\) juga mempertahankan objek projektif.

Bukti. Berdasarkan adjungsi dalam kasus tanpa topologi dan Definisi–Proposisi rujukan, untuk setiap modul-\(G\) mulus \(M\) dan modul-\(H\) mulus \(N\) terdapat isomorfisme kanonik \[\begin{multline*} \operatorname{Hom}_H(\operatorname{Res}^G_H(M),N) \simeq\operatorname{Hom}_G(M,\operatorname{Ind}^{G,\mathrm{alg}}_H(N))\\ =\operatorname{Hom}_G(M,\operatorname{Ind}^{G,\mathrm{alg}}_H(N)^\infty) =\operatorname{Hom}_G(M,\operatorname{Ind}^G_H(N)). \end{multline*}\]

Sekarang andaikan \(H\) buka, sehingga \((G:H)\) hingga. Dari Korolari rujukan kita memperoleh adjungsi tanpa topologi \[\operatorname{Hom}_H(N,\operatorname{Res}^G_H(M)) \simeq\operatorname{Hom}_G(\operatorname{Ind}^{G,\mathrm{alg}}_H(N),M).\] Kita nyatakan bahwa \(\operatorname{Ind}^{G,\mathrm{alg}}_H(N)=\operatorname{Ind}^G_H(N)\). Ambil \(f\in\operatorname{Ind}^{G,\mathrm{alg}}_H(N)\) dan \(x\in G\), lalu pilih subgrup buka \(K_0\subset H\) dengan \(f(x)\in N^{K_0}\). Definisikan \(K:=x^{-1}K_0x\), yang merupakan subgrup buka dari \(G\). Maka \[g\in K\implies xg=xgx^{-1}x\in K_0x \implies f(xg)=f(x).\] Karena \(x\) sembarang, pemetaan \(f:G\to N\) lokal konstan, sehingga \(f\in\operatorname{Ind}^G_H(N)\). Pasangan adjoin kedua terbukti.

Terakhir, pernyataan tentang pemertahanan objek injektif atau projektif mengikuti dari keeksakan \(\operatorname{Res}^G_H\) dan Proposisi rujukan.

Lema. Jika \(H\) subgrup tertutup dari \(G\), maka \(\operatorname{Ind}^G_H:H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^\infty\to G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^\infty\) eksak.

Bukti. Kita telah mengetahui bahwa \(\operatorname{Ind}^G_H\) memiliki adjoin kiri, sehingga funktor ini eksak kiri. Tinggal membuktikan bahwa \(N_1\twoheadrightarrow N_2\) mengakibatkan \(\operatorname{Ind}^G_H(N_1)\twoheadrightarrow\operatorname{Ind}^G_H(N_2)\). Menurut Lema rujukan, homomorfisme hasil bagi \(\pi:G\to H\backslash G\) mempunyai penampang kontinu \(s\). Untuk setiap modul-\(H\) mulus \(N\), terdapat isomorfisme modul-\(\Bbbk\)

\(x\in H\backslash G\) dan \(h\in H\). Walaupun isomorfisme ini tidak mempertahankan aksi \(G\), ia natural dalam \(N\).

Karena pemetaan kontinu \(H\backslash G\to N\) selalu lokal konstan, bekerja pada ruas kanan segera menunjukkan bahwa \(\operatorname{Ind}^G_H(N_1)\to\operatorname{Ind}^G_H(N_2)\) surjektif.

Korolari. Jika \(H\) subgrup buka dari \(G\), maka \(\operatorname{Res}^G_H:G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^\infty\to H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^\infty\) mempertahankan objek injektif.

Bukti. Menurut dua hasil sebelumnya, funktor ini memiliki adjoin kiri eksak \(\operatorname{Ind}^G_H\).

Sekarang kita memperoleh versi profinit dari Teorema rujukan.

Proposisi. Misalkan \(H\) subgrup tertutup dari grup profinit \(G\) dan \(N\) modul-\(H\) mulus. Terdapat isomorfisme \[\operatorname{H}^n(G,\operatorname{Ind}^G_H(N))\simeq\operatorname{H}^n(H,N), \qquad n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}.\]

Bukti. Karena \(\operatorname{Ind}^G_H\) eksak dan mempertahankan objek injektif (Lema rujukan dan Proposisi rujukan), argumen dalam Teorema rujukan yang memakai funktor-\(\delta\) kohomologis yang dapat dihapus berlaku tanpa perubahan. Ingat bahwa inti argumen tersebut adalah kasus \(n=0\), yakni \[\operatorname{Ind}^G_H(N)^G =(\operatorname{Ind}^{G,\mathrm{alg}}_H(N)^\infty)^G =(\operatorname{Ind}^{G,\mathrm{alg}}_H(N))^G\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}N^H.\] Kesamaan pertama adalah definisi, kesamaan kedua mudah, dan isomorfisme terakhir berasal dari Korolari rujukan.

Selain itu:

  • barisan spektral kohomologis Lyndon–Hochschild–Serre (lihat §rujukan) meluas ke keadaan ketika \(G\) grup profinit dan \(H\) subgrup normal tertutup;

  • hasil kali cawan (lihat §rujukan) juga meluas ke grup profinit dengan memakai definisi langsung pada kompleks standar; lihat Definisi–Proposisi rujukan.

Pernyataannya tidak berubah, sehingga tidak kita ulangi.


  1. Dengan kata lain, mengkaji hiperkohomologi grup profinit.↩︎

Kohomologi Nonabelian

Misalkan \(G\) grup. Kohomologi \(\operatorname{H}^n(G,M)\) yang dibahas sebelumnya selalu mensyaratkan “koefisien” \(M\) memiliki struktur modul, atau setidaknya merupakan modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\), yakni grup abelian. Bagian ini bertujuan membahas kasus ketika koefisiennya grup nonabelian. Mulai sekarang, kita memakai simbol \(A\) sebagai pengganti \(M\).

Definisi. Misalkan \(A\) grup, dengan operasi biner ditulis secara multiplikatif dan unsur identitas ditulis \(1\). Andaikan \(A\) dilengkapi aksi kiri grup \(G\), yang ditulis \[G \times A \to A, \quad (g, a) \mapsto {}^g a .\] Jika aksi grup tersebut kompatibel dengan struktur perkalian \(A\), \[{}^g (a_1 a_2) = {}^g a_1 {}^g a_2, \quad {}^g 1 = 1,\] maka \(A\) disebut grup dengan aksi \(G\), atau singkatnya grup-\(G\). Homomorfisme antargrup-\(G\) didefinisikan sebagai homomorfisme grup yang mempertahankan aksi \(G\). Kategori yang dibentuknya dituliskan \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Grp}}\).

Sebentar lagi akan terlihat bahwa, untuk grup-\(G\) \(A\), tanpa struktur tambahan atau komutativitas, hanya \(\operatorname{H}^0\) dan \(\operatorname{H}^1\) yang dapat didefinisikan secara wajar dan berguna. Dalam keadaan ini, \(\operatorname{H}^1\) belum tentu grup, melainkan himpunan bertitik.

Definisi. Suatu himpunan bertitik adalah data \((X,x_0)\), dengan \(X\) himpunan dan \(x_0\in X\) (disebut titik pangkal). Morfisme dari \((X,x_0)\) ke \((Y,y_0)\) adalah pemetaan \(f:X\to Y\) yang memenuhi \(f(x_0)=y_0\). Data ini membentuk kategori \(\ensuremath{\mathsf{Set}}_\bullet\).

Misalkan \((X,x_0)\) himpunan bertitik. Jika grup \(G\) beraksi dari kiri pada \(X\), ditulis \((g,x)\mapsto{}^gx\), dan \({}^gx_0=x_0\) selalu berlaku, kita katakan bahwa \(G\) beraksi pada \((X,x_0)\). Dalam hal ini, dapat didefinisikan subhimpunan invarian bertitik \[(X, x_0)^G := \left\{ x \in X: \forall g \in G, \; gx = x \right\}, \quad \text{titik pangkal} = x_0.\] Semua himpunan bertitik dengan aksi \(G\), beserta morfisme yang kompatibel dengan aksi \(G\), membentuk kategori yang dituliskan \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Set}}_\bullet\).

Jika tidak menimbulkan kerancuan, objek \((X,x_0)\) dari \(\ensuremath{\mathsf{Set}}_\bullet\) sering cukup dituliskan sebagai \(X\), dan dalam \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Set}}_\bullet\), \((X,x_0)^G\) dituliskan sebagai \(X^G\). Setiap grup tentu menjadi himpunan bertitik dengan memilih unsur identitas sebagai titik pangkal. Ini memberikan funktor yang jelas \(\ensuremath{\mathsf{Grp}}\to\ensuremath{\mathsf{Set}}_\bullet\); demikian pula terdapat funktor \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Grp}}\to G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Set}}_\bullet\). Perhatikan bahwa subhimpunan invarian \(A^G\) dari grup-\(G\) \(A\) merupakan subgrupnya.

Definisi. Misalkan \((X,x_0)\xrightarrow{f}(Y,y_0)\xrightarrow{g}(Z,z_0)\) morfisme-morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}}_\bullet\) (atau \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Set}}_\bullet\)). Barisan morfisme ini disebut eksak jika \(g^{-1}(z_0)=\operatorname{im}(f)\). Dengan cara ini, barisan eksak dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}}_\bullet\) (atau \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Set}}_\bullet\)) dapat didefinisikan.

Untuk grup abelian, definisi ini kembali kepada keeksakan yang lazim. Sekarang \(\operatorname{H}^0\) dan \(\operatorname{H}^1\) dapat didefinisikan bagi setiap grup-\(G\) \(A\).

Definisi. Misalkan \(A\) objek \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Set}}_\bullet\). Definisikan himpunan bertitik \[\operatorname{H}^0(G, A) = Z^0(G, A) := A^G.\]

Jika \(A\) grup-\(G\), maka \(\operatorname{H}^0(G,A)\) merupakan grup. Dalam hal ini, definisikan lebih lanjut \[\begin{align*} Z^1(G, A) & := \left\{\begin{array}{r|l} c: G \to A & \forall g_1, g_2 \in G, \\ & c(g_1 g_2) = c(g_1) \cdot {}^{g_1} c(g_2) \end{array}\right\}, \\ \operatorname{H}^1(G, A) & := Z^1(G, A) / \sim , \end{align*}\] dengan relasi ekuivalensi \(c\sim c'\) berarti bahwa terdapat \(a\in A\) sedemikian sehingga, untuk setiap \(g\in G\), \[c'(g) = a^{-1} \cdot c(g) \cdot {}^g a .\] Mudah dilihat bahwa ini memang relasi ekuivalensi—relasi tersebut berasal dari suatu aksi kanan \(A\)—dan \(\operatorname{H}^1(G,A)\) secara alami menjadi himpunan bertitik. Titik pangkalnya ialah kelas ekuivalensi yang ditentukan oleh pemetaan konstan \(c(g)=1\).

Perhatikan bahwa memasukkan \(g_1=g_2=1_G\) ke syarat dalam \(Z^1(G,A)\) memberikan \(c(1_G)=1\). Selanjutnya, \([c]\) menyatakan kelas ekuivalensi dari \(c\in Z^1(G,A)\).

Catatan (\(\operatorname{H}^1\) sebagai kelas konjugasi penampang). Dari grup-\(G\) \(A\), bentuk produk semilangsung \(A\rtimes G\), dan tuliskan \(\pi\) untuk homomorfisme proyeksi \(A\rtimes G\to G\). Unsur-unsur \(Z^1(G,A)\) berkorespondensi secara bijektif dengan homomorfisme grup \(\sigma:G\to A\rtimes G\) yang memenuhi \(\pi\sigma=\ensuremath{\mathrm{id}}_G\) (yakni “penampang” dari \(\pi\)), melalui pemetaan \(c\in Z^1(G,A)\) ke \(\sigma(g)=(c(g),g)\). Lebih lanjut, \([c']=[c]\) jika dan hanya jika terdapat \(a\in A\) sedemikian sehingga \(\sigma'=a^{-1}\sigma a\), dengan \(A\) disertakan sebagai subgrup \(A\rtimes G\) dan konjugasi dilakukan titik demi titik.

Jika \(A\) grup abelian, konstruksi ini kembali ke deskripsi \(\operatorname{H}^0\) dan \(\operatorname{H}^1\) melalui kompleks kokrantai standar (Proposisi rujukan). Dalam kasus nonabelian, konstruksi tersebut tetap funktorial, sebagai berikut.

  • Setiap morfisme \(f:A_1\to A_2\) menginduksi \[\begin{gather*} \operatorname{H}^0(f): \operatorname{H}^0(G, A_1) \to \operatorname{H}^0(G, A_2), \quad \operatorname{H}^1(f): \operatorname{H}^1(G, A_1) \to \operatorname{H}^1(G, A_2); \end{gather*}\] Pemetaan pertama jelas, sedangkan pemetaan kedua diberikan oleh \(\operatorname{H}^1(f)([c])=[f\circ c]\).

  • Misalkan \(\varphi:H\to G\) homomorfisme grup. Tarik kembali aksi \(G\) pada grup-\(G\) \(A\) menjadi aksi \(H\), sehingga diperoleh grup-\(H\) \(\varphi^*A\).

Pemetaan-pemetaan kanonik ini memiliki berbagai sifat seperti yang terlihat dalam §rujukan. Semuanya juga dapat dirangkum sebagai berikut. Untuk \(\varphi:H\to G\), misalkan \(A_1\) objek \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Set}}_\bullet\) (atau \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Grp}}\)), \(A_2\) objek \(H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Set}}_\bullet\) (atau \(H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Grp}}\)), dan morfisme \(f:A_1\to A_2\) ekuivarian terhadap \(\varphi\) seperti dalam Definisi rujukan. Terdapat pemetaan terkait \(\operatorname{H}^i(f):\operatorname{H}^i(G,A_1)\to\operatorname{H}^i(H,A_2)\), sehingga analog Proposisi rujukan berbentuk:

  • \(\operatorname{H}^0(f)\) ialah restriksi \(f\) pada \(A_1^G\to A_2^H\);

  • \(\operatorname{H}^1(f)\) memetakan \([c]\) ke \([f\circ c\circ\varphi]\).

Konvensi. Tuliskan \(1\) untuk objek nol dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}}_\bullet\) atau \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Set}}_\bullet\) yang ditentukan oleh himpunan satu unsur.

Sekarang kita masuk ke pokok bahasan. Selanjutnya, tinjau barisan eksak pendek dalam \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Set}}_\bullet\) (Definisi rujukan) \[1 \to A \xrightarrow{u} B \xrightarrow{v} C \to 1,\] dengan \(A\) dan \(B\) diandaikan grup-\(G\), serta \(u\) homomorfisme grup. Keeksakan dengan demikian menyiratkan bahwa \(u\) injektif dan \(v\) surjektif. Kita mensyaratkan lebih lanjut: \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:pointed-ses-condition}{} \begin{gathered} \forall b, b' \in B, \; \left[ v(b) = v(b') \iff \exists a \in A, \; b' = b u(a) \right], \\ \text{dengan kata lain: $C$ diidentifikasi dengan $B/u(A)$, titik pangkal $= 1 \cdot u(A)$.} \end{gathered} \end{equation}\] Jika \(C\) grup dan \(v\) homomorfisme grup, dengan meninjau \(b^{-1}b'\in v^{-1}(1)=\operatorname{im}(u)\) terlihat bahwa persamaan berlaku otomatis, dan dalam keadaan ini \(u(A)\lhd B\). Namun, banyak penerapan tidak berada dalam keadaan ini. Tujuan kita sekarang ialah membangun barisan eksak yang “sepanjang mungkin” beserta morfisme penghubung terkait dari data ini. Tanpa penjelasan lebih lanjut, kita identifikasikan \(A\) dengan subgrup \(B\) dan menghilangkan simbol \(u\). Kasus derajat nol. Pertama, definisikan morfisme penghubung \(\delta^0:\operatorname{H}^0(G,C)\to\operatorname{H}^1(G,A)\). Misalkan \(c\in C^G\). Pilih sembarang \(b\in v^{-1}(c)\). Karena \(v\) mempertahankan aksi \(G\), dari persamaan diketahui bahwa, untuk setiap \(g\in G\), terdapat tepat satu \(a(g)\in A\) sedemikian sehingga \({}^gb=ba(g)\). Maka \(g\mapsto a(g)\) memberikan unsur \(a\) dari \(Z^1(G,A)\), sebab \[a(g_1 g_2) = b^{-1} \cdot {}^{g_1 g_2} b = b^{-1} \cdot {}^{g_1} b \cdot {}^{g_1} (b^{-1} \cdot {}^{g_2} b) = a(g) \cdot {}^{g_1} a(g_2).\] Jika \(b',b\in v^{-1}(c)\), terdapat \(\alpha\in A\) sedemikian sehingga \(b'=b\alpha\), dan karena itu \[(b')^{-1} \cdot {}^g b' = \alpha^{-1} \cdot b^{-1} \cdot {}^g b \cdot {}^g \alpha.\] Ini menunjukkan bahwa kelas \([a]\in\operatorname{H}^1(G,A)\) hanya ditentukan oleh \(c\). Jika \(c\) merupakan titik pangkal \(C\), kita dapat mengambil \(b=1\in B\). Dengan demikian diperoleh morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}}_\bullet\) \(\delta^0:\operatorname{H}^0(G,C)\to\operatorname{H}^1(G,A)\). Kasus derajat nol: subgrup pusat. Andaikan \(C\) grup, \(v\) homomorfisme grup, dan \(A\) termuat dalam pusat \(Z_B\) dari grup \(B\); khususnya, \(A\) grup abelian. Dalam keadaan ini, \(\operatorname{H}^0(G,C)=C^G\) dan \(\operatorname{H}^1(G,A)\) keduanya grup. Dari definisi \(\delta^0\) dan syarat \(A\subset Z_B\), mudah diperiksa bahwa \(\delta^0\) merupakan homomorfisme grup. Kasus derajat satu. Tetap andaikan \(C\) grup, \(v\) homomorfisme grup, dan \(A\subset Z_B\); maka \(\operatorname{H}^2(G,A)\) dapat dideskripsikan melalui kompleks kokrantai standar. Kita akan mendefinisikan \(\delta^1:\operatorname{H}^1(G,C)\to\operatorname{H}^2(G,A)\). Misalkan \(c\in Z^1(G,C)\). Untuk setiap \(g\in G\), pilih \(b(g)\in v^{-1}(c(g))\). Karena persamaan selalu berlaku dan \(v\) mempertahankan aksi \(G\), terdapat tepat satu pemetaan \(a:G^2\to A\) yang memenuhi \[b(g_1) \cdot {}^{g_1} b(g_2) = a(g_1, g_2) b(g_1 g_2).\] Sekarang periksa bahwa \(a\in Z^2(G,A)\). Ini ekuivalen dengan \[a(g_1, g_2)^{-1} \cdot a(g_1, g_2 g_3) \cdot a(g_1 g_2, g_3)^{-1} \cdot {}^{g_1} a(g_2, g_3) = 1.\] Uraikan ruas kiri sebagai ekspresi dalam \(B\): \[\begin{multline*} \underbracket{b(g_1 g_2) \cdot {}^{g_1} b(g_2)^{-1} \cdot b(g_1)^{-1}}_{a(g_1, g_2)^{-1}} \cdot \underbracket{b(g_1) \cdot {}^{g_1} b(g_2 g_3) b(g_1 g_2 g_3)^{-1}}_{a(g_1, g_2 g_3)} \\ \underbracket{b(g_1 g_2 g_3) \cdot {}^{g_1 g_2} b(g_3)^{-1} \cdot b(g_1 g_2)^{-1}}_{a(g_1 g_2, g_3)^{-1}} \; \cdot \; {}^{g_1} a(g_2, g_3), \end{multline*}\] lalu gunakan \(A\subset Z_B\) untuk menyederhanakannya menjadi \[\begin{multline*} b(g_1 g_2) \cdot {}^{g_1} b(g_2)^{-1} \cdot {}^{g_1} b(g_2 g_3) \cdot {}^{g_1 g_2} b(g_3)^{-1} b(g_1 g_2)^{-1} \cdot {}^{g_1} a(g_2, g_3) \\ = b(g_1 g_2) \cdot {}^{g_1} b(g_2)^{-1} \cdot \underbracket{{}^{g_1} b(g_2) \cdot {}^{g_1 g_2} b(g_3) \cdot {}^{g_1} b(g_2 g_3)^{-1}}_{{}^{g_1} a(g_2, g_3)} \cdot {}^{g_1} b(g_2 g_3) \cdot {}^{g_1 g_2} b(g_3)^{-1} b(g_1 g_2)^{-1} . \end{multline*}\] Ekspresi terakhir jelas sama dengan \(1\), sehingga \(a\in Z^2(G,A)\). Jika pilihan setiap \(b(g)\) diubah dan dituliskan \(b'(g)=\alpha(g)b(g)\), dengan \(\alpha:G\to A\) sembarang pemetaan, maka \(a'(g_1,g_2)\) yang bersesuaian adalah \[\begin{align*} a'(g_1, g_2) & = \alpha(g_1) \cdot b(g_1) \cdot {}^{g_1} \alpha(g_2) \cdot {}^{g_1} b(g_2) b(g_1 g_2)^{-1} \alpha(g_1 g_2)^{-1} \\ & = \alpha(g_1) \cdot {}^{g_1} \alpha(g_2) \cdot \alpha(g_1 g_2)^{-1} \cdot a(g_1, g_2) \quad (\because\; A \subset Z_B). \end{align*}\] Dengan demikian, \(a,a'\in Z^2(G,A)\) hanya berbeda dengan faktor berupa suatu unsur \(B^2(G,A)\). Terakhir, tinjau kasus ketika \(c\) diganti dengan \(c'(g)=\gamma^{-1}\cdot c(g)\cdot{}^g\gamma\), dengan \(\gamma\in C\). Pilih sembarang \(\beta\in v^{-1}(\gamma)\). Kita dapat mengambil \(b'(g)=\beta^{-1}\cdot b(g)\cdot{}^g\beta\) untuk \(b'\) yang bersesuaian dengan \(c'\). Pemetaan \(a':G^2\to A\) yang dibangun dari \(b'\) berbentuk \[\begin{align*} a'(g_1, g_2) & = \left( \beta^{-1} \cdot b(g_1) \cdot {}^{g_1} \beta \right) \cdot {}^{g_1} \left( \beta^{-1} \cdot b(g_2) \cdot {}^{g_2} \beta \right) \cdot \left( {}^{g_1 g_2} \beta^{-1} \cdot b(g_1 g_2)^{-1} \cdot \beta \right) \\ & = \beta^{-1} \cdot \underbracket{b(g_1) \cdot {}^{g_1} b(g_2) \cdot b(g_1 g_2)^{-1}}_{= a(g_1, g_2)} \cdot \beta \\ & = a(g_1, g_2). \end{align*}\] Jadi kelas \(a\) dalam \(\operatorname{H}^2(G,A)\) ditentukan oleh \([c]\in\operatorname{H}^1(G,C)\). Jika \(c\) adalah pemetaan konstan bernilai \(1\), \(b\) juga dapat dipilih konstan bernilai \(1\), dan demikian pula \(a\). Dengan demikian, diperoleh morfisme \(\ensuremath{\mathsf{Set}}_\bullet\) \(\delta^1:\operatorname{H}^1(G,C)\to\operatorname{H}^2(G,A)\).

Teorema. Misalkan \(1\to A\xrightarrow{u}B\xrightarrow{v}C\to1\) barisan eksak pendek dalam \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Set}}_\bullet\), dengan \(A\) dan \(B\) grup-\(G\) serta \(u\) homomorfisme grup.

  1. Jika syarat persamaan berlaku, terdapat barisan eksak dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}}_\bullet\)

  2. Selain asumsi di atas, andaikan \(C\) juga grup dan \(v\) homomorfisme grup; hal ini otomatis menyiratkan persamaan. Barisan eksak tersebut memanjang menjadi

  3. Jika disyaratkan lebih lanjut bahwa \(u(A)\) termuat dalam pusat \(Z_B\) dari \(B\), maka \(\delta^0\) merupakan homomorfisme grup dan barisan eksak tersebut memanjang menjadi

Morfisme penghubung \(\delta^0\) dan \(\delta^1\) didefinisikan seperti di atas. Keduanya kanonik, yakni kompatibel dengan morfisme antarbarisan eksak pendek.

Bukti. Konstruksi terperinci \(\delta^0\) dan \(\delta^1\) di atas telah cukup menunjukkan bahwa keduanya kanonik; dalam keadaan (iii), telah ditunjukkan pula bahwa \(\delta^0\) merupakan homomorfisme grup. Berikut ini kita periksa keeksakan. Selanjutnya, pandang \(A\) sebagai subgrup \(B\) dan hilangkan \(u\).

Dalam keadaan (i), keeksakan pada \(\operatorname{H}^0(G,A)\) dan \(\operatorname{H}^0(G,B)\) jelas. Pada \(\operatorname{H}^0(G,C)\), misalkan \(c\in C^G\). Menurut definisi, \(c\) dipetakan ke titik pangkal \(\operatorname{H}^1(G,A)\) jika dan hanya jika terdapat \(\alpha\in A\) dan \(b\in B\) sedemikian sehingga \[v(b) = c, \quad \forall g \in G,\; b^{-1} \cdot {}^g b = \alpha^{-1} \cdot {}^g \alpha.\] Namun, ini ekuivalen dengan adanya \(\alpha\in A\) dan \(b\in B\) sedemikian sehingga \(v(b)=c\) dan \(b\alpha^{-1}\in B^G\), yang selanjutnya ekuivalen dengan \(c\in\operatorname{im}(\operatorname{H}^0(u))\).

Pada \(\operatorname{H}^1(G,A)\), misalkan \(a\in Z^1(G,A)\). Kelas \([a]\in\operatorname{H}^1(G,A)\) dipetakan ke titik pangkal jika dan hanya jika terdapat \(b\in B\) sedemikian sehingga \(b^{-1}\cdot a(g)\cdot{}^gb=1\) selalu berlaku. Jika persamaan ini berlaku, ambillah \(c:=v(b^{-1})\). Menerapkan \(v\) pada \({}^gb^{-1}=b^{-1}\cdot a(g)\) menunjukkan bahwa \(c\in C^G\) dan \([a]=\delta^0([c])\). Argumen sebaliknya serupa.

Dalam keadaan (ii), yang perlu dibuktikan ialah keeksakan pada \(\operatorname{H}^1(G,B)\). Misalkan \(b\in Z^1(G,B)\). Kelas \([b]\) dipetakan ke titik pangkal jika dan hanya jika terdapat \(\beta\in B\) sedemikian sehingga \(\beta^{-1}\cdot b(g)\cdot{}^g\beta\in A\) selalu berlaku. Jelas bahwa ini sama dengan mengatakan bahwa, hingga relasi \(\sim\), kelas tersebut berasal dari \(Z^1(G,A)\).

Tinjau keadaan (iii). Misalkan \(c\in Z^1(G,C)\). Kelas \([c]\) dipetakan ke titik pangkal jika dan hanya jika terdapat pemetaan \(b:G\to B\) dan \(\alpha:G\to A\) sedemikian sehingga \(v\circ b=c\) dan \[b(g_1) \cdot {}^{g_1} b(g_2) = \alpha(g_1) \cdot {}^{g_1} \alpha(g_2) \cdot \alpha(g_1 g_2)^{-1} \cdot b(g_1 g_2).\] Karena \(A\subset Z_B\), jika \(\alpha^{-1}b:G\to B\) didefinisikan dengan perkalian titik demi titik, persamaan di atas juga ekuivalen dengan \[(\alpha^{-1} b)(g_1) \cdot {}^{g_1} (\alpha^{-1} b)(g_2) = (\alpha^{-1} b)(g_1 g_2),\] yakni \(\alpha^{-1}b\in Z^1(G,B)\). Jelas bahwa ini ekuivalen dengan pernyataan bahwa \([c]\) berasal dari \(\operatorname{H}^1(G,B)\). Terbukti.

Jika \(A\) dan \(B\) juga disyaratkan abelian, maka \(C\simeq B/u(A)\) merupakan grup abelian, sehingga kita kembali kepada versi yang lazim dengan koefisien grup abelian. Perhatikan bahwa barisan eksak dalam Teorema rujukan (i) mendeskripsikan prabayang titik pangkal oleh \(\operatorname{H}^1(u)\), tetapi secara umum tidak dapat menentukan apakah dua unsur \(\operatorname{H}^1(G,A)\) memiliki citra yang sama oleh \(\operatorname{H}^1(u)\). Konstruksi “puntiran” yang diperkenalkan dalam latihan bab ini membantu menangani masalah tersebut.

Contoh. Misalkan \(B\) grup-\(G\) dan \(A\) subgrup yang stabil terhadap aksi \(G\). Himpunan \(B/A\) dilengkapi titik pangkal \(1\cdot A\) dan aksi kiri \(G\). Dengan demikian diperoleh barisan eksak pendek dalam \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Set}}_\bullet\) \[1 \to A \xrightarrow{\text{inklusi}} B \xrightarrow{\text{kuosien}} B/A \to 1.\] Syarat persamaan jelas berlaku. Maka Teorema rujukan (i) memberikan barisan eksak dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}}_\bullet\) \[1 \to A^G \to B^G \to (B/A)^G \xrightarrow{\delta^0} \operatorname{H}^1(G, A) \to \operatorname{H}^1(G, B).\]

Pemetaan yang jelas \(B^G/A^G\hookrightarrow(B/A)^G\) injektif, tetapi sering kali tidak bijektif: koset yang stabil di bawah aksi \(G\) belum tentu memuat titik tetap-\(G\); latihan akan memberikan contohnya. Meskipun demikian, barisan eksak tersebut mengidentifikasi obstruksi kohomologisnya. Untuk morfisme \(f\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}}_\bullet\), definisikan \(\operatorname{ker}(f)\) sebagai prabayang titik pangkal. Maka \[\begin{align*} \text{koset}\; bA \in (B/A)^G \;\text{berasal dari}\; B^G & \iff bA \in \operatorname{ker}(\delta_0), \\ (B/A)^G = B^G/A^G & \iff \operatorname{ker}[\operatorname{H}^1(G, A) \to \operatorname{H}^1(G, B)] = 1. \end{align*}\]

Bagian ini ditutup dengan versi nonabelian Lema Shapiro (Teorema rujukan). Sebagai persiapan, terlebih dahulu definisikan versi nonabelian modul terinduksi melalui ruang pemetaan; bandingkan Lema rujukan. Konstruksi ini berlaku untuk objek \(H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Grp}}\) atau \(H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Set}}_\bullet\), dengan \(H\) subgrup dari \(G\); aksi grup dituliskan \((h,a)\mapsto{}^ha\).

Definisi. Misalkan \(H\) subgrup \(G\) dan \(A\) objek \(H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Grp}}\) (atau \(H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Set}}_\bullet\)). Definisikan objek \(\operatorname{Ind}^G_H(A)\) dari \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Grp}}\) (atau \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Set}}_\bullet\)) sebagai berikut. Sebagai objek \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Set}}\), objek tersebut ialah \[\begin{gather*} \operatorname{Ind}^G_H(A) := \left\{\begin{array}{r|l} f: G \to A & \forall h \in H, \; \forall x \in G \\ & f(hx) = {}^h f(x). \end{array}\right\}, \\ ({}^g f)(x) := f(xg), \quad f \in \operatorname{Ind}^G_H(A), \; x, g \in G, \end{gather*}\] dengan operasi grup (atau titik pangkal) didefinisikan titik demi titik pada pemetaan (atau oleh pemetaan konstan ke titik pangkal). Kita menyebut \(A\mapsto\operatorname{Ind}^G_H(A)\) sebagai induksi.

Konstruksi induksi tersebut menghasilkan funktor-funktor yang kompatibel, \(H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Grp}}\to G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Grp}}\) dan \(H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Set}}_\bullet\to G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Set}}_\bullet\).

Teorema. Misalkan \(H\) subgrup \(G\) dan \(A\) objek \(H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Set}}_\bullet\) atau \(H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Grp}}\). Terdapat isomorfisme kanonik dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}}_\bullet\) \[\operatorname{H}^i\left(G, \operatorname{Ind}^G_H(A)\right) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{H}^i(H, A),\] dengan \(i=0\) jika \(A\) berasal dari \(H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Set}}_\bullet\), atau \(i=0,1\) jika \(A\) berasal dari \(H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Grp}}\). Pemetaannya adalah sebagai berikut.

Keduanya menginduksi morfisme pada tingkat \(\operatorname{H}^i\). Jika \(A\) berasal dari \(H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Grp}}\), isomorfisme untuk \(i=0\) juga merupakan isomorfisme grup.

Bukti. Argumen rutin menunjukkan bahwa pemetaan dalam kedua kasus terdefinisi dengan baik dan mempertahankan titik pangkal atau struktur grup; perincian diserahkan kepada pembaca.

Untuk \(i=0\), mudah dilihat bahwa \(\operatorname{Ind}^G_H(A)^G\to A^H\) memang bijektif dan memberikan isomorfisme grup jika \(A\) grup-\(H\). Berikut ini kita berfokus pada kasus ketika \(A\) objek \(H\ensuremath{\text{-}\mathsf{Grp}}\) dan \(i=1\).

Misalkan \(r,s\in Z^1(G,\operatorname{Ind}^G_H(A))\) memiliki citra yang sama dalam \(\operatorname{H}^1(H,A)\). Kita akan membuktikan \(r\sim s\). Asumsi ini sama artinya dengan adanya \(\alpha\in A\) sedemikian sehingga \[r(h)(1_G) = \alpha^{-1} \cdot s(h)(1_G) \cdot {}^h \alpha\] untuk setiap \(h\in H\). Terdapat \(\zeta\in\operatorname{Ind}^G_H(A)\) dengan \(\zeta(1_G)=\alpha\). Dengan menyesuaikan \(s\) oleh \(\zeta\) dalam kelas ekuivalensinya, dapat dipastikan bahwa \(r(h)(1_G)=s(h)(1_G)\) selalu berlaku.

Definisi \(Z^1(G,\operatorname{Ind}^G_H(A))\) menyiratkan kesamaan dalam \(A\) \[\begin{gather*} r(g_1 g_2)(x) =r(g_1)(x) \cdot r(g_2)(xg_1), \quad s(g_1 g_2)(x) = s(g_1)(x) \cdot s(g_2)(xg_1) \end{gather*}\] untuk semua \(x,g_1,g_2\in G\). Di satu pihak, dengan memasukkan \(g_1=g\in G\) dan \(g_2=g^{-1}x^{-1}\) lalu menyusun ulang, diperoleh \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:Shapiro-noncommutative-aux0}{} \begin{aligned} r(g)(x) & = r(x^{-1})(x) \cdot r(g^{-1} x^{-1})(xg)^{-1}, \\ s(g)(x) & = s(x^{-1})(x) \cdot s(g^{-1} x^{-1})(xg)^{-1}. \end{aligned} \end{equation}\] Di pihak lain, dengan memasukkan \(g_1=x^{-1}\) dan \(g_2=h\in H\), diperoleh \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:Shapiro-noncommutative-aux1}{} s(x^{-1} h)(x) \cdot r(x^{-1} h)(x)^{-1} = s(x^{-1})(x) \cdot r(x^{-1})(x)^{-1}. \end{equation}\]

Untuk setiap \(x\in G\), definisikan \(t(x):=s(x^{-1})(x)\cdot r(x^{-1})(x)^{-1}\). Kita menyatakan bahwa \(t:G\to A\) termasuk dalam \(\operatorname{Ind}^G_H(A)\). Memang, jika \(h\in H\) dan \(x\in G\), maka \[\begin{multline*} t(hx) = s(x^{-1} h^{-1})(hx) \cdot r(x^{-1} h^{-1})(hx)^{-1} \\ = {}^h \left( s(x^{-1}h^{-1})(x) \cdot r(x^{-1} h^{-1})(x)^{-1} \right) \\ \xlongequal{\text{\href{#eqn:Shapiro-noncommutative-aux1}{persamaan}}} {}^h \left( s(x^{-1})(x) \cdot r(x^{-1})(x)^{-1} \right) = {}^h t(x). \end{multline*}\]

Untuk membuktikan \(r\sim s\), cukup diperiksa identitas dalam \(\operatorname{Ind}^G_H(A)\), yaitu \(t^{-1}\cdot s(g)\cdot{}^gt=r(g)\). Nilai ruas kiri pada \(x\in G\) adalah \[r(x^{-1})(x) \cdot s(x^{-1})(x)^{-1} \cdot s(g)(x) \cdot s(g^{-1} x^{-1})(xg) \cdot r(g^{-1} x^{-1})(xg)^{-1};\] dengan menguraikan \(s(g)(x)\) dan \(r(g)(x)\) menggunakan persamaan, jelas bahwa ekspresi ini sama dengan \(r(g)(x)\). Injektivitas terbukti.

Terakhir, buktikan surjektivitas. Misalkan \(s^\flat\in Z^1(H,A)\). Tuliskan \(\pi\) untuk pemetaan kuosien \(G\twoheadrightarrow H\backslash G\), dan pilih sembarang pemetaan \(\sigma:H\backslash G\to G\) dengan \(\pi\sigma=\ensuremath{\mathrm{id}}\). Tanpa mengurangi keumuman, dapat diandaikan \(\sigma(H\cdot1_G)=1_G\). Setiap \(g\in G\) memiliki representasi tunggal \[g = \tau(g) \sigma(Hg), \quad \tau(g) \in H.\]

Perhatikan bahwa \(\tau(1_G)=1_G\). Untuk setiap \(g,x\in G\), definisikan \[s(g)(x) := {}^{\tau(x)} s^\flat\left( \tau(\sigma(Hx)g) \right) \; \in A.\] Jika \(h\in H\), dari \(\tau(hx)=h\tau(x)\) segera diperoleh \(s(g)(hx)={}^hs(g)(x)\), sehingga \(s(g)\in\operatorname{Ind}^G_H(A)\). Langkah berikutnya ialah menunjukkan \(s\in Z^1(G,\operatorname{Ind}^G_H(A))\). Pembaca terlebih dahulu diminta memeriksa \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:Shapiro-noncommutative-aux2}{} \tau(uv) = \tau(u) \tau(\sigma(Hu)v), \quad u, v \in G. \end{equation}\]

Tujuannya ialah membuktikan \(s(g_1g_2)(x)=s(g_1)(x)\cdot s(g_2)(xg_1)\) untuk semua \(g_1,g_2,x\in G\). Berdasarkan definisi \(Z^1(H,A)\), ruas kiri sama dengan \[\begin{multline*} {}^{\tau(x)} s^\flat\left( \tau(\sigma(Hx)g_1 g_2) \right) \xlongequal{\text{\href{#eqn:Shapiro-noncommutative-aux2}{persamaan}}} {}^{\tau(x)} s^\flat\left( \tau(\sigma(Hx)g_1) \tau(\sigma(Hx g_1)g_2) \right) \\ = {}^{\tau(x)} s^\flat\left( \tau(\sigma(Hx)g_1) \right) \cdot {}^{\tau(x)\tau(\sigma(Hx)g_1)} s^\flat\left( \tau(\sigma(Hxg_1)g_2) \right) \\ \xlongequal{\text{\href{#eqn:Shapiro-noncommutative-aux2}{persamaan}}} {}^{\tau(x)} s^\flat\left( \tau(\sigma(Hx)g_1) \right) \cdot {}^{\tau(xg_1)} s^\flat\left( \tau(\sigma(Hxg_1)g_2) \right), \end{multline*}\] yang merupakan ruas kanan.

Selain itu, jika \(h\in H\), maka \(s(h)(1_G)=s^\flat(h)\), sehingga \(s\) dipetakan ke \(s^\flat\). Surjektivitas terbukti.

Jelas bahwa isomorfisme dalam Teorema rujukan, jika \(A\) grup-\(G\) abelian, mereduksi kepada kasus khusus Proposisi rujukan. Selain itu, perhitungan langsung menunjukkan bahwa isomorfisme ini kompatibel dengan morfisme penghubung dalam Teorema rujukan; perinciannya diserahkan sebagai latihan.

Catatan (Kohomologi nonabelian grup profinit). Tinjau grup profinit \(G\). Objek \(A\) dari \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Set}}_\bullet\) atau \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Grp}}\) disebut mulus jika \(A=\bigcup_KA^K\), dengan \(K\) berkisar atas subgrup normal terbuka dari \(G\); dalam keadaan ini, \(A\) diberi topologi diskret. Karena argumen dalam bagian ini semuanya didasarkan pada analogi dengan kompleks kokrantai standar, semua hasil sebelumnya berlaku bagi grup profinit \(G\) dan \(A\) yang mulus. Perbedaannya hanya bahwa \(c\in Z^i(G,A)\), sebagai pemetaan dari \(G\) ke \(A\), harus kontinu, yakni lokal konstan. Dengan demikian, \(\operatorname{H}^i(G,A)\) dan berbagai morfisme kanonik dapat didefinisikan untuk \(i=0,1\), dan \[\begin{align*} Z^i(G, A) & = \varinjlim_K Z^i(G/K, A^K), \\ \operatorname{H}^i(G, A) & = \varinjlim_K \operatorname{H}^i(G/K, A^K), \quad i = 0, 1. \end{align*}\]

Selain itu, definisi \(\operatorname{Ind}^G_H(A)\) harus mensyaratkan bahwa \(f:G\to A\) lokal konstan. Bukti Teorema rujukan juga memerlukan Lema rujukan untuk memastikan bahwa \(\zeta:G\to A\) dalam bagian injektivitas dapat dipilih lokal konstan dan \(\sigma:H\backslash G\to G\) dalam bagian surjektivitas kontinu.

Terakhir, Catatan rujukan tetap berlaku bagi grup profinit \(G\): \(Z^1(G,A)\) berkorespondensi dengan himpunan penampang kontinu dari homomorfisme proyeksi \(\pi:A\rtimes G\to G\), sedangkan \(\operatorname{H}^1(G,A)\) ialah hasil bagi himpunan penampang kontinu oleh aksi konjugasi \(A\).

Latihan

Misalkan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif dan \(t\in\Bbbk\). Untuk setiap modul-\(\Bbbk\), tuliskan \(m_t\) untuk endomorfisme perkalian dengan \(t\). Misalkan \(M\) modul-\(G\). Tunjukkan bahwa endomorfisme yang diinduksi oleh \(m_t\in\operatorname{End}_G(M)\) pada \(\operatorname{H}^n(G,M)\) dan \(\operatorname{H}_n(G,M)\) juga tepat merupakan \(m_t\).

Petunjuk. Untuk kohomologi, tuliskan endomorfisme terinduksi pada kompleks standar, atau ambil resolusi injektif \(0\to M\to I^0\to\cdots\) dan tunjukkan bahwa endomorfisme terinduksi berasal dari diagram

Misalkan modul-\(G\) \(M\) projektif sebagai modul-\(\Bbbk\). Buktikan bahwa \(\mathsf{L}\otimes M\to\Bbbk\otimes M\simeq M\) memberikan resolusi projektif modul-\(G\) \(M\); pernyataan yang sama berlaku jika \(\mathsf{L}\) diganti dengan \(\overline{\mathsf{L}}\).

Petunjuk. Terapkan Proposisi rujukan.

Buktikan Proposisi rujukan memakai teorema koefisien universal untuk kohomologi kompleks rantai.

Misalkan \(p\) bilangan prima, \(G\) grup-\(p\), dan \(M\) modul-\(G\) yang memenuhi \(pM=0\). Buktikan bahwa sifat-sifat berikut ekuivalen:

Petunjuk. Untuk membuktikan (ii) \(\implies\) (i), ambil \(x\in M\smallsetminus\{0\}\) dan perhatikan subruang vektor-\(\ensuremath{\mathbb{F}}_p\) \(E\) dari \(M\) yang dibangun oleh \(\{gx:g\in G\}\). Gunakan \(|E^G|\equiv|E|\pmod p\) untuk menunjukkan \(M^G\neq0\).

Untuk membuktikan (iii) \(\implies\) (i), ambil \(M^\vee:=\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathbb{F}}_p}(M,\ensuremath{\mathbb{F}}_p)\) dengan struktur modul-\(G\) alami. Perhatikan \((M^\vee)^G\simeq\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathbb{F}}_p}(M_G,\ensuremath{\mathbb{F}}_p)\), lalu deduksikan \(M_G=0\implies M^\vee=0\implies M=0\).

Misalkan \(F\) suatu medan. Sebuah representasi grup \(G\) adalah data \((\rho,V)\), dengan \(V\) ruang vektor-\(F\), \(\operatorname{GL}(V)\) grup automorfisme linearnya, dan \(\rho:G\to\operatorname{GL}(V)\) homomorfisme grup. Jelas ini sama dengan modul-\(G\) berkoefisien \(F\). Sebuah representasi projektif adalah data \((\pi,V)\) dengan homomorfisme \(\pi:G\to\operatorname{PGL}(V):=\operatorname{GL}(V)/F^\times\ensuremath{\mathrm{id}}\). Isomorfisme antarrepresentasi representasi atau representasi projektif didefinisikan dengan cara yang jelas. Selanjutnya identifikasikan \(F^\times\) dengan \(F^\times\ensuremath{\mathrm{id}}\).

  1. Untuk suatu representasi projektif \((\pi,V)\) dari \(G\), andaikan untuk setiap \(g\in G\) dipilih prapeta \(\widetilde\pi(g)\in\operatorname{GL}(V)\) dari \(\pi(g)\). Periksa bahwa \[\widetilde\pi(g_1)\widetilde\pi(g_2) =c(g_1,g_2)\widetilde\pi(g_1g_2)\] menentukan \(c\in Z^2(G,F^\times)\), dengan aksi \(G\) pada \(F^\times\) trivial. Jika \(\widetilde\pi(1_G)=\ensuremath{\mathrm{id}}_V\), maka \(c\in\overline{Z}^2(G,F^\times)\).

  2. Buktikan bahwa citra \(c\) dalam \(\operatorname{H}^2(G,F^\times)\) hanya bergantung pada kelas isomorfisme \((\pi,V)\) dan tidak bergantung pada pilihan apa pun.

  3. Perhatikan ekstensi pusat grup \(1\to F^\times\to\widetilde G\to G\to1\) (Definisi rujukan), dengan \[\widetilde G:=\{(g,\widetilde\pi)\in G\times\operatorname{GL}(V): \pi(g)=\widetilde\pi\bmod F^\times\}.\] Homomorfisme pertama memetakan \(t\in F^\times\) ke \((1_G,t)\) dan yang kedua adalah proyeksi. Tunjukkan bahwa ekstensi ini isomorfik dengan ekstensi pusat yang ditentukan oleh kelas kohomologi dalam (ii).

  4. Berikan bijeksi \[\{\text{representasi }(\sigma,V)\text{ yang mengangkat }(\pi,V)\} \xleftrightarrow{1:1} \{\text{pembelahan ekstensi pusat }\widetilde G\}.\] Tunjukkan pula bahwa \((\pi,V)\) dapat diangkat menjadi representasi jika dan hanya jika kelas kohomologi dalam (ii) trivial.

  5. Tuliskan secara eksplisit grup \(G\) dan representasi projektif \((\pi,V)\) yang tidak dapat diangkat menjadi representasi. Cobalah mencari contoh dengan \(\pi:G\to\operatorname{PGL}(V)\) taktrivial.

Untuk subgrup \(G_1\subset G_2\subset G_3\), buktikan isomorfisme kanonik funktor \(\operatorname{Ind}^{G_3}_{G_2}\operatorname{Ind}^{G_2}_{G_1}\simeq\operatorname{Ind}^{G_3}_{G_1}\) dan \(\operatorname{ind}^{G_3}_{G_2}\operatorname{ind}^{G_2}_{G_1}\simeq\operatorname{ind}^{G_3}_{G_1}\). Deskripsikan isomorfisme tersebut sejelas mungkin.

Buktikan bahwa jika \(H\) subgrup dari \(G\), maka \(\mathrm{cd}(H)\leq\mathrm{cd}(G)\) dan \(\mathrm{hd}(H)\leq\mathrm{hd}(G)\); lihat Definisi rujukan. Petunjuk. Terapkan Teorema rujukan.

Tunjukkan bahwa untuk \(m\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq1}\) berlaku \(\mathrm{cd}(C_m)=\mathrm{hd}(C_m)=\infty\). Buktikan bahwa \(\mathrm{cd}(G)<\infty\) mengakibatkan \(G\) bebas torsi, dan bahwa \(\mathrm{cd}(G)=0\) jika dan hanya jika \(G\) grup trivial. Petunjuk. Untuk bagian pertama, terapkan Proposisi rujukan dengan \(A=\ensuremath{\mathbb{Z}}/m\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Untuk bagian lainnya, perhatikan subgrup siklik dari \(G\).

Cobalah membuktikan Korolari rujukan langsung melalui operasi pada kompleks standar.

Misalkan \(U,V\) subgrup dari \(G\) dan \((G:V)\) hingga. Tuliskan pemetaan restriksi kohomologi sebagai \(\mathrm{res}^G_U\) dan korestriksi sebagai \(\mathrm{cor}^V_G\), dan seterusnya; derajat kohomologi \(n\) dihilangkan dari notasi. Pilih dekomposisi koset ganda \[G=\bigsqcup_{\sigma\in S}U\sigma V,\] dengan himpunan hingga \(S\subset G\) berupa wakil-wakil koset ganda. Misalkan \(M\) modul-\(G\).

  1. Untuk setiap \(\sigma\in G\) dan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\), definisikan secara wajar \[\mathcal{T}_\sigma: \operatorname{H}^n(V\cap\sigma^{-1}U\sigma,M) \to\operatorname{H}^n(U\cap\sigma V\sigma^{-1},M)\] sedemikian sehingga untuk \(n=0\) pemetaan ini menjadi \[M^{V\cap\sigma^{-1}U\sigma}\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} M^{U\cap\sigma V\sigma^{-1}},\qquad x\mapsto\sigma x.\]

  2. Buktikan \[\mathrm{res}^G_U\circ\mathrm{cor}^V_G =\sum_{\sigma\in S} \mathrm{cor}^{U\cap\sigma V\sigma^{-1}}_U \circ\mathcal{T}_\sigma \circ\mathrm{res}^V_{V\cap\sigma^{-1}U\sigma}.\]

  3. Deskripsikan aksi \(\mathrm{res}^G_U\circ\mathrm{cor}^U_G\) ketika \(U=V\lhd G\).

Misalkan \(G\) grup abelian, dipandang sebagai modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Definisikan \(G\wedge G\) sebagai hasil bagi \(G\ensuremath{\underset{\ensuremath{\mathbb{Z}}}{\otimes}}G\) oleh submodul yang dibangun oleh \(\{g\otimes g:g\in G\}\), dan tuliskan \(x\wedge y\) untuk citra \(x\otimes y\). Buktikan \(\operatorname{H}_2(G,\ensuremath{\mathbb{Z}})\simeq G\wedge G\).

Petunjuk. Setelah presentasi grup \(G=F/R\) ditetapkan, rumus Hopf (Korolari rujukan) memberikan \(\operatorname{H}_2(G,\ensuremath{\mathbb{Z}})\simeq[F,F]/[F,R]\). Karena \(G\) abelian, \([F,F]\subset R\). Dari identitas \([xy,z]=x[y,z]x^{-1}\cdot[x,z]\), pemetaan \[\psi_0:G\times G\to[F,F]/[F,R],\qquad (f_1R,f_2R)\mapsto[f_1,f_2]\bmod[F,R]\] bersifat bilinear-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dan menginduksi homomorfisme surjektif \(\psi:G\wedge G\to[F,F]/[F,R]\). Ambil basis \(\{x_i\}_{i\in I}\) dari \(F\) dan beri \(I\) urutan total. Kita memerlukan fakta teori grup berikut: \(H:=[F,F]/[[F,F],F]\) adalah grup abelian bebas dengan basis kelas-koset \([x_i,x_j]\) untuk \(i<j\). Maka definisikan \(\phi_0:H\to G\wedge G\) dengan memetakan kelas-koset \([x_i,x_j]\) ke \(x_iR\wedge x_jR\). Tunjukkan bahwa \[f_1,f_2\in F\implies \phi_0(\text{kelas-koset }[f_1,f_2])=f_1R\wedge f_2R.\] Dari sini, turunkan \(\phi_0\) menjadi homomorfisme \(\phi:[F,F]/[F,R]\to G\wedge G\), lalu tunjukkan bahwa \(\phi\) dan \(\psi\) saling invers.

Fakta teori grup di atas untuk \(I\) hingga terdapat dalam [Ha76]; kasus umum mengikutinya.

Misalkan \(H\lhd G\) dan \(M\) modul-\(G\). Beri kompleks standar \(C(H,M^H)\) aksi alami \(G/H\) yang menginduksi aksi kanonik \(G/H\) pada setiap \(\operatorname{H}^n(H,M^H)\) (lihat uraian sebelum Lema rujukan).

Untuk filtrasi dalam Catatan rujukan, deskripsikan halaman \(E_2\) dari barisan spektralnya dan tunjukkan bahwa sifat-sifat dalam Teorema rujukan tetap berlaku. Jelaskan kompatibilitas barisan spektral dengan hasil kali cawan sejauh mungkin.

Perhatikan grup siklik hingga \(C_m\) berorde \(m\). Untuk setiap modul-\(C_m\) \(A\) dan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq1}\), buktikan bahwa isomorfisme periodik \(\operatorname{H}^n(C_m,A)\to\operatorname{H}^{n+2}(C_m,A)\) dalam Proposisi rujukan sama dengan komposisi dua homomorfisme penghubung dari barisan eksak pendek kanonik dalam Contoh rujukan: \[\begin{gather*} 0\to\mathfrak{I}\otimes A\to\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m]\otimes A\to A\to0,\\ 0\to A\xrightarrow{\nu\otimes\ensuremath{\mathrm{id}}}\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m]\otimes A \xrightarrow{(\sigma-1)\otimes\ensuremath{\mathrm{id}}}\mathfrak{I}\otimes A\to0. \end{gather*}\]

Petunjuk. Hitung kohomologi dengan kompleks periodik \(A\xrightarrow{\sigma-1}A\xrightarrow{\nu}A\to\cdots\) dari bukti Proposisi rujukan, dimulai pada suku derajat nol, dan gunakan kompleks ini untuk mendeskripsikan homomorfisme penghubung. Pisahkan kasus ganjil dan genap; diperlukan beberapa perhitungan.

Misalkan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif sembarang dan \(m\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq1}\). Tentukan struktur aljabar kohomologi \(\operatorname{H}^\bullet(C_m,\Bbbk)\) sebagai aljabar-\(\Bbbk\) bergradasi.

Untuk hasil kali tudung dari Catatan rujukan, buktikan relasi adjungsi dengan hasil kali cawan \[\ensuremath{\left\langle \alpha\cup\beta,\gamma \right\rangle} =\ensuremath{\left\langle \alpha,\beta\cap x \right\rangle}\in(M_1\otimes M_2\otimes M_3)_G,\] dengan \(M_1,M_2,M_3\) modul-\(G\), \(\alpha\in\operatorname{H}^p(G,M_1)\), \(\beta\in\operatorname{H}^q(G,M_2)\), dan \(x\in\operatorname{H}_{p+q}(G,M_3)\).

Dalam soal ini \(G\) grup hingga, gelanggang koefisien dalam teori kohomologi dan homologi adalah \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\), dan modul-\(G\) bebas berarti modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}[G]\) bebas. Tuliskan modul kontragradien dari modul-\(G\) \(M\) sebagai \(M^*:=\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathbb{Z}}}(M,\ensuremath{\mathbb{Z}})\).

  1. Ambil resolusi bebas \(\epsilon:P\to\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dari modul-\(G\) trivial, dengan \(P:=[\cdots\to P_n\to P_{n-1}\to\cdots]\) dan setiap \(P_n\) dibangkitkan secara hingga. Definisikan \(P^*:=[\cdots\to P_n^*\to P_{n+1}^*\to\cdots]\). Tunjukkan bahwa \(\epsilon^*:\ensuremath{\mathbb{Z}}\to P^*\) merupakan kuasi-isomorfisme. Petunjuk. Setiap \(P_n\) adalah modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) bebas. Jika kompleks rantai modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) bebas \((C_n,\partial_n)_{n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) eksak dan \(Z_n:=\operatorname{ker}(\partial_n)\), maka barisan eksak pendek \(0\to Z_{n+1}\to C_{n+1}\xrightarrow{\partial_n}Z_n\to0\) terbelah untuk semua \(n\).

  2. Buktikan bahwa setiap \(P_n^*\) adalah modul-\(G\) projektif yang dibangkitkan secara hingga. Petunjuk. Cukup tunjukkan \(\ensuremath{\mathbb{Z}}[G]^*\simeq\ensuremath{\mathbb{Z}}[G]\).

  3. Misalkan \(Q\) modul-\(G\) projektif yang dibangkitkan secara hingga. Untuk setiap modul-\(G\) \(M\), buktikan bahwa morfisme kanonik \(\nu:(Q\otimes M)_G\to(Q\otimes M)^G\) dari persamaan merupakan isomorfisme. Petunjuk. Gunakan dekomposisi jumlah langsung untuk mereduksi ke kasus \(Q=\ensuremath{\mathbb{Z}}[G]\), lalu verifikasikan langsung. Agar lebih sederhana, automorfisme \[\left(\sum_{g\in G}a_gg\right)\otimes x \mapsto\sum_{g\in G}a_g(g\otimes g^{-1}x)\] mengubah aksi diagonal \(G\) pada \(\ensuremath{\mathbb{Z}}[G]\otimes M\) menjadi perkalian kiri.

  4. Definisikan \(P_{-n}:=P^*_{n-1}\) dan sambungkan \(P\) dengan \(P^*\) menjadi kompleks rantai \[\mathcal{P}:=[\cdots\to P_1\to P_0 \xrightarrow{\epsilon^*\epsilon}P_{-1}\to P_{-2}\to\cdots].\] Buktikan bahwa untuk setiap modul-\(G\) \(M\) terdapat isomorfisme kanonik \[\operatorname{H}^n\operatorname{Hom}_G(\mathcal{P},M) \simeq\text{kohomologi Tate }\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^n(G,M),\qquad n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}.\]

    Petunjuk. Untuk \(n\geq1\) pernyataannya jelas. Untuk \(n\leq-2\), gunakan sifat berikut: jika \(Q\) adalah modul-\(G\) projektif yang dibangkitkan secara hingga, maka \(Q\otimes M\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{Hom}(Q^*,M)\). Dari sini deduksikan \[(Q\otimes M)_G\xrightarrow[\nu]{\sim}(Q\otimes M)^G \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{Hom}(Q^*,M)^G=\operatorname{Hom}_G(Q^*,M).\] Untuk \(n=0,-1\), identifikasikan \(\operatorname{Hom}_G(P_{-1},M)\to\operatorname{Hom}_G(P_0,M)\) melalui isomorfisme di atas dengan \[(P_0\otimes M)_G\xrightarrow{(\epsilon\otimes\ensuremath{\mathrm{id}})_G}M_G \xrightarrow{\nu}M^G\xrightarrow{\epsilon^*}\operatorname{Hom}_G(P_0,M).\]

  5. Gunakan hasil ini untuk membuktikan langsung barisan eksak panjang kohomologi Tate.

  6. Ambil resolusi bebas \(\epsilon:P\to\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dari Proposisi rujukan, pilih basis alaminya untuk setiap \(P_n\), lalu deskripsikan secara eksplisit kompleks rantai \(\mathcal{P}\) dari (iv).

Berdasarkan (vi), hasil kali cawan dapat didefinisikan pada kohomologi Tate seperti dalam Lema rujukan, dengan mendefinisikan \(\Delta:\mathcal{P}\to\mathcal{P}\otimes\mathcal{P}\) secara sesuai. Untuk rumus eksplisit, lihat [CF67].

Misalkan \(G\) grup hingga dan \(H\) subgrupnya. Untuk modul-\(G\) \(M\), perluas melalui pergeseran dimensi (Korolari rujukan) morfisme kanonik dalam §rujukan, \(\mathrm{res}^n:\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^n(G,M)\to\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^n(H,M)\) dan \(\mathrm{res}_n:\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^{-n-1}(H,M)\to\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^{-n-1}(G,M)\), dari kasus \(n\geq1\) ke semua \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Untuk sementara tuliskan yang pertama sebagai \(\mathrm{res}_+\) dan yang kedua sebagai \(\mathrm{res}_-\).

  1. Deskripsikan aksi \(\mathrm{res}_+\) pada \(\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^0\) dan aksi \(\mathrm{res}_-\) pada \(\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^{-1}\).

  2. Buktikan bahwa \(\mathrm{res}_+\) pada \(\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^{-1}\) diinduksi oleh \(\nu_{G|H}:M_G\to M_H\) (Definisi rujukan), dan pada bagian \(\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^{<-1}\) sama dengan \(\mathrm{cor}_n\) (Definisi–Proposisi rujukan).

  3. Buktikan bahwa \(\mathrm{res}_-\) pada \(\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^0\) diinduksi oleh \(\nu^{G|H}:M^H\to M^G\), dan pada bagian \(\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^{>0}\) sama dengan \(\mathrm{cor}^n\).

Untuk grup \(G\) dan kompleks modul-\(G\) terbatas ke bawah \(M=[\cdots\to M^p\to M^{p+1}\to\cdots]\), biarkan \(p\) bervariasi dalam kompleks standar \(C(G,M^p)\) untuk membentuk bikompleks. Tuliskan kompleks totalnya sebagai \(C(G,M):=\operatorname{tot}((C^q(G,M^p))_{p,q})\). Buktikan isomorfisme kanonik \[\operatorname{H}^n(C(G,M))\simeq \operatorname{H}^n(G,[\cdots\to M^p\to M^{p+1}\to\cdots]),\qquad n\in\ensuremath{\mathbb{Z}},\] dengan ruas kanan didefinisikan seperti dalam §rujukan dan juga disebut hiperkohomologi grup.

Petunjuk. Menurut definisi, ruas kanan diperoleh dengan mengambil resolusi injektif \(M\to I\) (ingat: \(I\) adalah kompleks terbatas ke bawah, setiap \(I^q\) modul-\(G\) injektif, dan \(M\to I\) kuasi-isomorfisme), lalu mengambil kohomologi dari kompleks \(\operatorname{Hom}\) \(\operatorname{Hom}^\bullet_G(\Bbbk,I)\). Tunjukkan bahwa kohomologi yang sama dapat dihitung oleh \(\operatorname{Hom}^\bullet_G(\mathsf{L},M)\).

Buktikan hasil yang bersesuaian ketika \(G\) grup profinit, dengan setiap \(M^p\) disyaratkan modul-\(G\) mulus dan kompleks standar kontinu \(C(G,M^p)\) digunakan.

Petunjuk. Definisikan funktor \(C(G,\cdot)\) dari \(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^\infty)\) ke \(\ensuremath{\mathsf{C}}^+(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\). Tunjukkan bahwa funktor ini menginduksi funktor triangulasi pada tingkat \(\ensuremath{\mathsf{K}}^+(\cdots)\) dan mempertahankan objek asiklik, sehingga menginduksi funktor triangulasi pada tingkat \(\ensuremath{\mathsf{D}}^+(\cdots)\), tetap ditulis \(C(G,\cdot)\). Melalui transformasi alami \((\cdot)^G\to C(G,\cdot)\) dan sifat universal funktor turunan kanan, diperoleh morfisme funktor triangulasi \(\mathrm{R}(\cdot)^G\to C(G,\cdot)\). Untuk membuktikan bahwa ini isomorfisme, gunakan lema jalan keluar (Proposisi rujukan) untuk mereduksi ke kasus Teorema rujukan.

Untuk grup profinit \(G\) dan modul-\(G\) hingga \(M\), buktikan secara lengkap korespondensi bijektif yang disebutkan dalam §rujukan, antara kelas ekuivalensi ekstensi grup profinit dan \(\operatorname{H}^2(G,M)\).

Petunjuk. Ikuti argumen dalam §rujukan. Dalam kasus grup profinit, pengamatan yang diperlukan adalah: (i) struktur grup yang didefinisikan oleh setiap \(f\in\overline{Z}^2(G,M)\) pada ruang hasil kali \(M\times G\) merupakan grup profinit; (ii) untuk ekstensi grup profinit \(E\), terdapat isomorfisme grup topologis \(E/M\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}G\); (iii) dalam keadaan ini, Lema rujukan memberikan penampang kontinu \(s:E\twoheadrightarrow G\) yang dapat disesuaikan agar ternormalisasi.

Untuk medan \(F\) sembarang, definisikan \(\operatorname{GL}(n,F)\) sebagai grup matriks invertibel \(n\times n\) di atas \(F\), dan \(\operatorname{SL}(n,F)\) sebagai subgrup yang ditentukan oleh \(\det=1\). Perhatikan bahwa \(G:=\operatorname{Gal}(\ensuremath{\mathbb{C}}|\ensuremath{\mathbb{R}})\) beraksi pada \(\operatorname{GL}(n,\ensuremath{\mathbb{C}})\) dan \(\operatorname{SL}(n,\ensuremath{\mathbb{C}})\), dengan titik-titik tetap masing-masing \(\operatorname{GL}(n,\ensuremath{\mathbb{R}})\) dan \(\operatorname{SL}(n,\ensuremath{\mathbb{R}})\).

  1. Ambil \(n=2\). Misalkan \(B:=\operatorname{SL}(2,\ensuremath{\mathbb{C}})\) beraksi melalui konjugasi pada ruang semua matriks \(2\times2\), dan definisikan \(A:=\operatorname{Stab}(\begin{smallmatrix}0&-1\\1&0\end{smallmatrix})\). Tunjukkan bahwa subgrup ini invarian di bawah aksi \(G\) dan deskripsikan \(A^G\).

  2. Tunjukkan bahwa \(B/A\) (atau \(B^G/A^G\)) secara alami diidentifikasi dengan orbit \(\left(\begin{smallmatrix}0&-1\\1&0\end{smallmatrix}\right)\) di bawah aksi konjugasi \(\operatorname{SL}(2,\ensuremath{\mathbb{C}})\) (atau \(\operatorname{SL}(2,\ensuremath{\mathbb{R}})\)). Untuk \(B/A\), jelaskan bagaimana aksi \(G\) tercermin pada orbit tersebut.

  3. Tunjukkan \((B/A)^G\neq B^G/A^G\). Dengan kata lain, terdapat matriks real \(2\times2\) yang terkonjugasi dengan \(\left(\begin{smallmatrix}0&-1\\1&0\end{smallmatrix}\right)\) melalui \(\operatorname{SL}(2,\ensuremath{\mathbb{C}})\) tetapi tidak melalui \(\operatorname{SL}(2,\ensuremath{\mathbb{R}})\).

  4. Tunjukkan bahwa fenomena di atas tidak terjadi jika \(\operatorname{SL}\) diganti dengan \(\operatorname{GL}\).

Nyatakan dan buktikan kompatibilitas antara isomorfisme dalam Teorema rujukan dan homomorfisme penghubung dalam Teorema rujukan.

(“Pemuntiran” kohomologi grup) Gunakan notasi §rujukan. Misalkan \(A\) grup-\(G\).

  1. Untuk \(c\in Z^1(G,A)\), definisikan aksi grup baru \(G\times A\to A\) dengan \[{}^{c,g}a:=c(g)\cdot{}^ga\cdot c(g)^{-1}, \qquad g\in G,\ a\in A.\] Tunjukkan bahwa ini memang memberikan grup-\(G\), yang ditulis \({}^cA\). Buktikan pula bahwa jika \(c\sim c'\), terdapat isomorfisme grup-\(G\) \({}^{c'}A\simeq{}^cA\); deskripsikan secara eksplisit.

  2. Buktikan bahwa setiap \(c\in Z^1(G,A)\) menginduksi bijeksi \[\begin{align*} \nu_c:Z^1(G,{}^cA)&\xrightarrow{1:1}Z^1(G,A),\\ c'&\longmapsto c'c\quad\text{(perkalian titik demi titik)}, \end{align*}\] yang menginduksi bijeksi \({\bm\nu}_c:\operatorname{H}^1(G,{}^cA)\xrightarrow{1:1}\operatorname{H}^1(G,A)\) dengan titik pangkal dipetakan ke \([c]\). Berikan deskripsi yang disederhanakan ketika \(A\) abelian.

  3. Misalkan terdapat barisan eksak pendek \(1\to A\to B\to B/A\to1\) seperti dalam Teorema rujukan (i). Untuk \(c\in Z^1(G,A)\), buktikan diagram berikut komutatif:

    \(\operatorname{H}^1(G,A)\to\operatorname{H}^1(G,B)\).

  4. Nyatakan modifikasi yang diperlukan ketika \(G\) grup profinit.

Teori Monad

Titik awal bab ini, §rujukan, ialah aljabar di atas kategori monoidal \((\mathcal{V},\otimes)\). Yang dimaksud ialah objek \(A\in\operatorname{Ob}(\mathcal{V})\) yang dilengkapi perkalian \(\mu:A\otimes A\to A\) dan morfisme unit \(\eta:\mathbf{1}\to A\), serta memenuhi hukum asosiativitas dan hukum unit. Konsep ini merupakan padanan konsep monoid, sedangkan aljabar-\(\Bbbk\) di atas gelanggang komutatif \(\Bbbk\) merupakan contoh tipikal. Aljabar-aljabar tersebut membentuk kategori \(\ensuremath{\mathsf{Alg}}(\mathcal{V})\). Bila \((\mathcal{V},\otimes)\) memiliki sifat komutatif yang lebih kuat, \(\ensuremath{\mathsf{Alg}}(\mathcal{V})\) pun memiliki struktur dan sifat tambahan. Situasi terbaik terjadi ketika \(\mathcal{V}\) merupakan kategori monoidal simetris; dalam hal ini \(\ensuremath{\mathsf{Alg}}(\mathcal{V})\) juga merupakan kategori monoidal simetris. Untuk suatu aljabar \(A\), modul-\(A\) kiri ialah objek \(M\) dari \(\mathcal{V}\) bersama morfisme perkalian skalar \(\mu_M:A\otimes M\to M\) yang memenuhi hukum asosiativitas dan unit; modul kanan dan bimodul didefinisikan serupa. Karena kompleks menjadi objek utama buku ini, langkah yang wajar ialah mengambil kategori abelian \(\mathcal{A}\) dengan koproduk terhitung serta bifunktor aditif eksak kanan \(\otimes:\mathcal{A}\times\mathcal{A}\to\mathcal{A}\), memperluas \(\otimes\) ke tingkat kompleks dengan kompleks total, lalu meninjau kategori monoidal \((\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}),\otimes)\) yang biasanya diberi struktur anyaman Koszul persamaan. Dengan demikian, aljabar-dg dan modul-dg muncul secara alami sebagai kelanjutan teori; “dg” adalah singkatan dari “diferensial bergradasi”. Inilah pokok bahasan §rujukan. Kita juga mengetahui bahwa himpunan \(\operatorname{Hom}\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) dapat diperluas menjadi kompleks \(\operatorname{Hom}\), dan komposisi morfisme dapat diangkat ke tingkat kompleks \(\operatorname{Hom}\); khususnya, kompleks endomorfisme \(\operatorname{End}^\bullet(X)\) suatu objek \(X\) menjadi aljabar-dg. Generalisasi pengamatan ini menghasilkan gagasan kategori-dg (Definisi rujukan), dan antara kategori-dg dapat dibicarakan funktor-dg. Setelah pengantar singkat mengenai kategori monoidal tertutup dalam §rujukan, pada §rujukan akan dijelaskan bahwa kategori \(\ensuremath{\mathsf{dgCat}}\) dari semua kategori-dg kecil bersifat tertutup. Artinya, seluruh funktor-dg antara dua kategori-dg kecil \(\mathcal{C}\) dan \(\mathcal{D}\) membentuk suatu kategori-dg \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(\mathcal{C},\mathcal{D})\). Berbagai struktur-dg muncul secara alami sekaligus menjadi alat penting dalam aljabar linear. Namun, bab ini hanya memberikan pengantar ringkas, dan §rujukan akan beralih kepada koaljabar dan komodul di atas kategori monoidal \(\mathcal{V}\). Keduanya tidak lain adalah aljabar dan modul di atas kategori monoidal lawan \(\mathcal{V}^{\operatorname{op}}\). Secara lebih konkret, koaljabar \(C\) dilengkapi koperkalian \(\Delta:C\to C\otimes C\) dan morfisme kounit \(\epsilon:C\to\ensuremath{\bm{1}}\), sedangkan komodul kiri \(M\) dilengkapi koperkalian skalar \(\rho:M\to C\otimes M\); hukum asosiativitas dan unitnya merupakan versi dengan semua panah dibalik. Jika \(\mathcal{V}\) merupakan kategori monoidal beranyam, struktur aljabar dan koaljabar yang saling kompatibel \((A,\mu,\eta,\Delta,\epsilon)\) pada objek \(A\) disebut bialjabar, dan bialjabar yang dilengkapi antipoda disebut aljabar Hopf (Definisi rujukan). Dalam kasus konkret \(\mathcal{V}=\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), konsep-konsep ini diilhami oleh geometri dan topologi. Sebagai contoh, kohomologi grup Lie, atau lebih umum grup-H, secara alami menjadi aljabar Hopf; kelompok kuantum merupakan kelas contoh penting lainnya. Selain itu, aljabar grup \(\Bbbk[G]\) dari sembarang grup \(G\) juga merupakan aljabar Hopf. Sekarang kita memperkenalkan pelaku utama §rujukan, yang sekaligus menjadi judul bab ini: monad. Untuk sembarang kategori \(\mathcal{C}\), kategori endofunktor \(\mathcal{C}^{\mathcal{C}}\) menjadi kategori monoidal ketat terhadap komposisi, dan monad tidak lain adalah aljabar dalam \(\mathcal{C}^{\mathcal{C}}\), sedangkan komonad merupakan versi dualnya. Walaupun sederhana, konsep ini memainkan peranan penting dalam aljabar, geometri, dan ilmu komputer. Salah satu kegunaan menonjol monad ialah menjelaskan berbagai “resolusi standar” dalam aljabar homologis, misalnya \(\mathsf{B}R\) yang muncul dalam §rujukan atau \(\mathsf{L}\) dalam §rujukan; aspek ini akan dikaji dalam §rujukan. Monad dan komonad terutama berasal dari pasangan adjungsi

\(T\) pada \(\mathcal{C}\) dan komonad \(L\) pada \(\mathcal{D}\), yang melalui unit \(\eta\) dan kounit \(\varepsilon\) dari adjungsi dinyatakan sebagai \[\begin{array}{|c|c|}\hline \text{monad} & \text{komonad} \\ \hline T := GF & L := FG \\ \mu := \left[ T^2 \xrightarrow{G\varepsilon F} T \right] & \delta := \left[ L \xrightarrow{F\eta G} L^2 \right] \\ \eta : \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}} \to T & \varepsilon: L \to \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{D}} \\ \hline \end{array}\] Pasangan adjungsi tersebut secara alami menginduksi funktor \(\mathbb{K}:\mathcal{D}\to\mathcal{C}^T\) (atau \(\mathcal{C}\to\mathcal{D}^L\)), dengan \(\mathcal{C}^T\) (atau \(\mathcal{D}^L\)) menyatakan kategori modul di bawah aksi monad (atau versi komonadnya). Jika \(\mathbb{K}\) merupakan ekuivalensi, pasangan adjungsi itu disebut monadik (atau komonadik). Ini berarti informasi dalam \(\mathcal{D}\) (atau \(\mathcal{C}\)) dapat direkonstruksi dari aksi monad (atau komonad) di sisi lain. Teorema Beck rujukan memberikan karakterisasi yang praktis bagi monadisitas. Langkah berikutnya ialah teori Morita dalam §rujukan, suatu tema klasik dalam teori gelanggang. Bagian pertama membahas funktor antara kategori modul kiri atau kanan yang mempertahankan \(\varinjlim\) kecil (atau \(\varprojlim\)). Teorema rujukan menyatakan bahwa semuanya berasal dari pengambilan hasil kali tensor (atau \(\operatorname{Hom}\)) dengan suatu bimodul \(P\). Hal ini sekaligus menegaskan kedudukan istimewa bimodul dalam teori gelanggang dan modul: bimodul menyediakan sarana yang cukup untuk “mengubah gelanggang”. Dari sini diperoleh karakterisasi teoretis-modul bagi ekuivalensi kategori modul kiri \(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dan \(B\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), yang disebut ekuivalensi Morita (Definisi–Proposisi rujukan); karakterisasi untuk modul kiri dan kanan sepenuhnya sama. Untuk pasangan adjungsi yang ditentukan oleh bimodul-\((A,B)\) \(P\), pada bagian kedua kita menelaah monad dan komonad terkait beserta modul-modulnya. Dengan asumsi bahwa \(P\) merupakan modul-\(B\) projektif yang dibangkitkan secara hingga, Proposisi rujukan menyatakannya secara eksplisit sebagai aljabar dalam kategori monoidal \((A,A)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dan koaljabar dalam \((B,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Dari landasan ini mudah diperoleh penyempurnaan ekuivalensi Morita (Teorema rujukan, Korolari rujukan). Teori Morita membahas kategori modul yang diberikan. Sebagai pelengkap, dalam §rujukan kita mengkaji cara agar suatu kategori abelian \(\mathcal{A}\) ekuivalen dengan kategori modul kanan atas suatu gelanggang \(R\). Jawabannya melibatkan pembangkit projektif kompak dari \(\mathcal{A}\) (Teorema rujukan). Kita juga akan memberikan syarat cukup untuk versi yang dibangkitkan secara hingga (Teorema rujukan). Kembali ke teorema monadisitas Beck, paruh pertama §rujukan memberikan penerapan sederhana dalam teori modul, yang disebut penurunan datar untuk modul. Untuk homomorfisme gelanggang komutatif \(K\to L\), hasil ini menjelaskan cara merekonstruksi modul-\(K\) dari modul-\(L\) yang dikenai aksi komonad perubahan gelanggang \(\mathbf{L}\). Teknik penurunan banyak digunakan dalam geometri, dan paruh kedua §rujukan merumuskan kembali syarat aksi \(\mathbf{L}\) dalam bentuk yang lazim digunakan dalam geometri. Semua ini bertumpu pada persiapan dalam §rujukan. Sebagai kasus khusus penurunan datar, dalam §rujukan diambil \(L|K\) sebagai perluasan Galois medan, lalu hasil sebelumnya dirumuskan kembali melalui aksi grup Galois \(\operatorname{Gal}(L|K)\). Teknik ini disebut penurunan Galois. Teorema utamanya, Teorema rujukan, menyatakan bahwa kategori ruang vektor-\(K\) ekuivalen dengan kategori ruang vektor-\(L\) yang dilengkapi aksi semilinear mulus \(\operatorname{Gal}(L|K)\). Latihan akan memberikan bukti langsung lainnya. Berdasarkan penurunan datar atau kasus khususnya, penurunan Galois, berbagai struktur seperti aljabar dan modul dapat diturunkan lebih lanjut. Dalam §rujukan kita meninjau sejenis data yang dinyatakan melalui ruang vektor beserta pangkat tensornya. Kemudian, dengan teknik penurunan Galois dan kohomologi grup, klasifikasi data tersebut direduksi menjadi kohomologi grup nonabelian \(\operatorname{H}^1\). Walaupun tujuannya hanya memperagakan teknik, hal ini sudah membantu menjernihkan beberapa persoalan dasar aljabar, misalnya klasifikasi bentuk kuadratik takdegenerat.

Petunjuk Bacaan. Bab ini secara garis besar terbagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama (§§rujukanrujukan) memperkenalkan aljabar di atas kategori monoidal, struktur-dg, dan aljabar Hopf; tema-tema ini memiliki tempat yang alami dan penting dalam aljabar. Bagian kedua (§§rujukanrujukan) berpusat pada monad dan teori Morita terkait. Bagian ketiga (§§rujukanrujukan) membahas metode penurunan. Ketiganya kurang lebih disusun berurutan, tetapi struktur-dg dan kategori-dg tidak diperlukan untuk pembahasan berikutnya. dan dalam buku ini akan menggunakan beberapa hasil dari bagian kedua. Bahan lanjutan lainnya terdapat dalam latihan bab ini.

Aljabar di Atas Kategori Monoidal

Untuk suatu gelanggang komutatif \(\Bbbk\), kita mengetahui bahwa aljabar-\(\Bbbk\) merupakan struktur perkalian yang ditumpangkan pada modul-\(\Bbbk\). Definisinya dapat dinyatakan menggunakan bifunktor hasil kali tensor \(\otimes=\otimes_{\Bbbk}\) pada \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dan diagram komutatif. Intinya ialah \((\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}},\otimes)\) membentuk kategori monoidal dengan unit \(\ensuremath{\bm{1}}:=\Bbbk\). Ketika membahas aljabar-\(\Bbbk\) komutatif dan berbagai variannya, peranan sentral dipegang oleh struktur anyaman \(c(X,Y):X\otimes Y\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}Y\otimes X\) pada kategori monoidal ini, dengan sifat simetris \(c(Y,X)c(X,Y)=\ensuremath{\mathrm{id}}\). Lihat [Li1]. Setelah dirumuskan dalam bahasa yang sesuai, teori ini mencakup kategori monoidal umum dan kategori monoidal simetris. Mengikuti [Li1], konvensi bagian ini1 mendefinisikan kategori monoidal sebagai data \((\mathcal{V},\otimes,a,\ensuremath{\bm{1}},\iota)\), yang sering disingkat menjadi \(\mathcal{V}\) atau \((\mathcal{V},\otimes)\), dengan

Dari sini diperoleh keluarga isomorfisme kanonik \(\ensuremath{\bm{1}}\otimes X \xrightarrow[\sim]{\lambda_X} X \xleftarrow[\sim]{\rho_X} X \otimes \ensuremath{\bm{1}}\); menurut [Li1], isomorfisme-isomorfisme ini memenuhi \(\lambda_{\ensuremath{\bm{1}}}=\iota=\rho_{\ensuremath{\bm{1}}}\). Semuanya disebut kendala unit dan selanjutnya tidak akan dituliskan secara eksplisit. Suatu struktur anyaman pada kategori monoidal adalah isomorfisme antara bifunktor, yang dituliskan sebagai \[c = \left( c(X, Y): X \otimes Y \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}Y \otimes X\right)_{X, Y \in \operatorname{Ob}(\mathcal{V})},\] yang disyaratkan kompatibel dengan kendala asosiativitas dan unit; lihat [Li1]. Kategori monoidal yang dilengkapi struktur anyaman tertentu disebut kategori monoidal beranyam. Jika \(c(Y,X)c(X,Y)=\ensuremath{\mathrm{id}}_{X\otimes Y}\) selalu berlaku, data tersebut disebut kategori monoidal simetris.

Definisi (Aljabar). Aljabar di atas kategori monoidal \(\mathcal{V}\) berarti data \((A,\mu,\eta)\), dengan \[A \in \operatorname{Ob}(\mathcal{V}), \quad \mu = \mu_A: A \otimes A \to A, \quad \eta = \eta_A: \ensuremath{\bm{1}}\to A,\] sedemikian sehingga diagram-diagram berikut komutatif:

\(\mu\) dapat dipandang sebagai operasi perkalian pada \(A\), sedangkan \(\eta\) sebagai morfisme unitnya.

Morfisme dari aljabar \((A,\mu,\eta)\) ke \((A',\mu',\eta')\) didefinisikan sebagai morfisme \(\phi:A\to A'\) dalam \(\mathcal{V}\) yang membuat diagram berikut komutatif:

Kita sering menyingkat \((A,\mu,\eta)\) menjadi \(A\). Dalam beberapa literatur, aljabar juga disebut gelanggang atau monoid di dalam \(\mathcal{V}\), dan terkadang disebut aljabar asosiatif untuk menekankan hukum asosiativitas yang ditampilkan oleh diagram komutatif kedua. Konsep modul memiliki generalisasi yang serupa.

Definisi (Modul). Misalkan \((A,\mu,\eta)\) aljabar di atas \(\mathcal{V}\). Modul-\(A\) kiri didefinisikan sebagai data \((M,\mu_M)\), dengan \[M \in \operatorname{Ob}(\mathcal{V}), \quad \mu_M: A \otimes M \to M,\] yang membuat diagram-diagram berikut komutatif:

\(\mu_M\) dapat dipandang sebagai perkalian skalar pada modul.

Sesuai konvensi, modul \((M,\mu_M)\) disingkat menjadi \(M\). Morfisme dari \(M\) ke \(M'\) didefinisikan sebagai morfisme \(\psi:M\to M'\) dalam \(\mathcal{V}\) yang membuat diagram berikut komutatif:

Modul-\(A\) kanan didefinisikan dengan cara serupa. Jika \(M\) sekaligus memiliki struktur modul-\(A\) kiri dan modul-\(B\) kanan yang membuat diagram berikut komutatif,

\(M\) disebut bimodul-\((A,B)\); morfisme antara dua bimodul semacam ini ialah morfisme \(\psi:M\to M'\) yang sekaligus merupakan morfisme modul-\(A\) kiri dan modul-\(B\) kanan.

Jika \(M\) merupakan modul-\(A\) kiri dan \(N\) modul-\(B\) kanan, maka \(M\otimes N\) secara alami menjadi bimodul-\((A,B)\).

Catatan (Unit sebagai aljabar). Sebagai contoh, \(\ensuremath{\bm{1}}\) menjadi aljabar dengan \(\mu_{\ensuremath{\bm{1}}}:=\iota\) dan \(\eta_{\ensuremath{\bm{1}}}:=\ensuremath{\mathrm{id}}_{\ensuremath{\bm{1}}}\). Diagram komutatif yang diperlukan mengikuti sifat-sifat standar \(\ensuremath{\bm{1}}\) dan \(\iota:\ensuremath{\bm{1}}\otimes\ensuremath{\bm{1}}\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\ensuremath{\bm{1}}\); lihat [Li1]. Untuk setiap aljabar \(A\) terdapat tepat satu morfisme \(\ensuremath{\bm{1}}\to A\), dan morfisme itu haruslah \(\eta_A\).

Serupa dengan itu, mudah dilihat bahwa setiap \(M\in\operatorname{Ob}(\mathcal{V})\) memiliki tepat satu struktur modul-\(\ensuremath{\bm{1}}\) kiri (atau kanan), yaitu dengan mengambil \(\mu_M:\ensuremath{\bm{1}}\otimes M\to M\) sebagai kendala unit dari \(\mathcal{V}\).

Tujuan berikutnya ialah membahas

Keduanya berkaitan erat dan sama-sama memerlukan struktur anyaman pada \(\mathcal{V}\). Kita mulai dari komutativitas.

Definisi. Dengan menggunakan berbagai sifat alami struktur anyaman, terlihat bahwa jika \(A\) merupakan aljabar di atas kategori monoidal beranyam \(\mathcal{V}\), maka mengganti \(\mu\) dengan \(\mu\circ c(A,A)\) dan membiarkan data lain tetap memberikan lagi aljabar di atas \(\mathcal{V}\). Aljabar ini didefinisikan sebagai aljabar lawan \(A^{\operatorname{op}}\) dari \(A\). Verifikasinya panjang tetapi tidak sulit, dan diserahkan sebagai latihan bab ini.

Dari funktorialitas struktur anyaman, jika \(\phi:A_1\to A_2\) merupakan morfisme, maka ia juga merupakan morfisme dari \(A_1^{\operatorname{op}}\) ke \(A_2^{\operatorname{op}}\).

Definisi. Untuk aljabar \(A\) di atas kategori monoidal beranyam \(\mathcal{V}\), \(A\) disebut aljabar komutatif jika diagram berikut komutatif dalam \(\mathcal{V}\):

\(\mu_A\) memenuhi hukum komutatif. Rumusan ekuivalennya adalah \(A=A^{\operatorname{op}}\).

Aljabar \(\ensuremath{\bm{1}}\) dari Catatan rujukan merupakan contoh sederhana aljabar komutatif; diagram komutatif yang diperlukan mengikuti kompatibilitas struktur anyaman \(c\) dengan kendala unit. Tetap misalkan \(\mathcal{V}\) kategori monoidal beranyam. Seperti dalam kasus gelanggang komutatif, untuk dua aljabar sembarang \(A\) dan \(B\), struktur anyaman \(c\) memberikan struktur aljabar kanonik pada \(A\otimes B\):

  • Perkalian \(\mu_{A \otimes B}\) diambil sebagai komposisi \[\begin{multline*} (A \otimes B) \otimes (A \otimes B) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}(A \otimes (B \otimes A)) \otimes B \\ \xrightarrow{(\ensuremath{\mathrm{id}}_A \otimes c(B, A)) \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_B} (A \otimes (A \otimes B)) \otimes B \\ \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}(A \otimes A) \otimes (B \otimes B) \xrightarrow{\mu_A \otimes \mu_B} A \otimes B , \end{multline*}\] semua panah tanpa label berasal dari kendala asosiativitas. Dalam notasi diagram anyaman, komposisi ini tergambar sebagai berikut:

  • Unit \(\eta_{A \otimes B}\) diambil sebagai komposisi \[\ensuremath{\bm{1}}\xrightarrow[\sim]{\iota^{-1}} \ensuremath{\bm{1}}\otimes \ensuremath{\bm{1}}\xrightarrow{\eta_A \otimes \eta_B} A \otimes B.\]

Untuk memverifikasi bahwa ini memang aljabar, syarat-syarat dalam Definisi rujukan dapat diturunkan dari sifat-sifat yang bersesuaian pada \((A,\mu_A,\eta_A)\) dan \((B,\mu_B,\eta_B)\) hanya dengan menggunakan \(c\) (untuk menukar urutan \(\otimes\)), \(\iota\) (untuk menggandakan unit), dan kendala asosiativitas (untuk mengubah letak tanda kurung). Jika \(M\) merupakan modul-\(A\) kiri dan \(N\) modul-\(B\) kiri, maka \(M\otimes N\) secara alami menjadi modul-\((A\otimes B)\) kiri. Konstruksi dan verifikasinya sama dengan paragraf sebelumnya, dengan \(c\) digunakan untuk menukar posisi. Kasus modul kanan pun serupa. Untuk aljabar \(\ensuremath{\bm{1}}\) yang didefinisikan dalam Catatan rujukan, jelas bahwa \(\ensuremath{\bm{1}}\otimes A\simeq A\simeq A\otimes\ensuremath{\bm{1}}\), dengan isomorfisme yang diberikan oleh kendala unit \(\mathcal{V}\).

Catatan. Konstruksi di atas funktorial terhadap \(A\) dan \(B\): jika \(A\to A'\) dan \(B\to B'\) merupakan morfisme aljabar, maka demikian pula morfisme terkait \(A\otimes B\to A'\otimes B'\). Fakta lain yang panjang tetapi tidak sulit ialah bahwa bila \(A,B,C\) semuanya aljabar, kendala asosiativitas \((A\otimes B)\otimes C\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}A\otimes(B\otimes C)\) merupakan morfisme aljabar.

Lema. Misalkan \(A\) aljabar di atas kategori monoidal beranyam \(\mathcal{V}\). Maka \(A\) komutatif jika dan hanya jika perkalian \(\mu_A:A\otimes A\to A\) merupakan morfisme aljabar.

Bukti. Agar \(\mu_A\) merupakan morfisme aljabar, diperlukan dua syarat. Syarat mengenai unit ekuivalen dengan komutativitas diagram

\(A\) adalah aljabar. Syarat yang tersisa ialah komutativitas diagram \(A\otimes(A\otimes A)\otimes A\) melalui kendala asosiativitas. Berdasarkan asosiativitas \(\mu_A\), komposisi dalam diagram sepanjang

sama dengan \[A \otimes (A \otimes A) \otimes A \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes \mu_A \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}} A \otimes A \otimes A \xrightarrow{\text{perkalian}} A .\] Di sisi lain, definisi \(\mu_{A\otimes A}\) dan asosiativitas \(\mu_A\) menunjukkan bahwa komposisi dalam diagram sepanjang

sama dengan \[A \otimes (A \otimes A) \otimes A \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes (\mu_A c(A,A) ) \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}} A \otimes A \otimes A \xrightarrow{\text{perkalian}} A .\] Jadi \(\mu_Ac(A,A)=\mu_A\) mengakibatkan diagram semula komutatif, yakni \(\mu_A\) merupakan morfisme aljabar.

Untuk implikasi sebaliknya, ambil \(f\in\left\{\mu_A,\mu_Ac(A,A)\right\}\). Kita mempunyai diagram komutatif sederhana

\(\mu_A\) merupakan morfisme aljabar, pembahasan sebelumnya menunjukkan bahwa baris pertama memberikan komposisi yang sama untuk kedua pilihan \(f\). Dengan memperhatikan baris kedua diperoleh \(\mu_A=\mu_Ac(A,A)\).

Lema. Misalkan \(A\) dan \(B\) aljabar di atas kategori monoidal simetris \(\mathcal{V}\). Maka \(c(A,B):A\otimes B\to B\otimes A\) merupakan isomorfisme aljabar.

Bukti. Dua diagram komutatif harus diverifikasi untuk \(c(A,B)\). Diagram pertama ialah

\(c\), sedangkan bagian kiri mengikuti kompatibilitas \(c\) dengan kendala unit [Li1]. Untuk diagram kedua, yang menyatakan bahwa \(c(A,B)\) mempertahankan perkalian, argumennya didasarkan pada simetri struktur anyaman dan persis sama dengan bagian akhir [Li1].

Proposisi. Misalkan \(A\) dan \(B\) aljabar komutatif di atas kategori monoidal simetris \(\mathcal{V}\). Maka \(A\otimes B\) juga komutatif.

Bukti. Cukup ditunjukkan bahwa perkalian \(\mu_{A\otimes B}\) merupakan morfisme aljabar. Ingat definisi \(\mu_{A\otimes B}\) dan terapkan Lema rujukan untuk menangani \(c(B,A)\), asumsi komutativitas \(A,B\) bersama Lema rujukan untuk menangani \(\mu_A,\mu_B\), serta Catatan rujukan tentang funktorialitas \(\otimes\). Maka setiap bagian komposisi tersebut merupakan morfisme aljabar.

Di atas telah didefinisikan aljabar, modul, dan morfisme di antaranya. Semua struktur ini membentuk kategori, dengan notasi

struktur aljabar aljabar komutatif modul-\(A\) kiri modul-\(B\) kanan bimodul-\((A,B)\)
kategori \(\ensuremath{\mathsf{Alg}}(\mathcal{V})\) \(\ensuremath{\mathsf{CAlg}}(\mathcal{V})\) \(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\) \((A,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\)
syarat \(\mathcal{V}\): kategori monoidal \(\mathcal{V}\): kategori monoidal beranyam \(A\): aljabar \(B\): aljabar \(A, B\): aljabar

Pembahasan di atas juga menunjukkan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{Alg}}(\mathcal{V})\) dan \(\ensuremath{\mathsf{CAlg}}(\mathcal{V})\) pada umumnya memiliki struktur yang lebih sedikit daripada \(\mathcal{V}\). Jika tingkat struktur diberi label angka, situasinya dapat digambarkan secara kasar sebagai

\(\ensuremath{\mathsf{Alg}}(\mathcal{V})\) atau \(\ensuremath{\mathsf{CAlg}}(\mathcal{V})\) menjadi kategori monoidal terhadap \(\otimes\), unitnya selalu \(\ensuremath{\bm{1}}\). Ingat bahwa Lema rujukan menyatakan bahwa aljabar komutatif di atas kategori monoidal beranyam \(\mathcal{V}\) secara otomatis memberikan aljabar di atas kategori monoidal \(\ensuremath{\mathsf{Alg}}(\mathcal{V})\), dengan mengambil perkalian \(A\otimes A\to A\) sama dengan perkalian \(A\). Bahkan, inilah satu-satunya pilihan yang mungkin. Dari sini muncul pengamatan sederhana, menarik, dan penting: terdapat ekuivalensi kategori \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:AlgAlg-CAlg}{} \ensuremath{\mathsf{Alg}}\left(\ensuremath{\mathsf{Alg}}(\mathcal{V}) \right) \simeq \ensuremath{\mathsf{CAlg}}(\mathcal{V}), \quad \mathcal{V}:\;\text{kategori monoidal beranyam}. \end{equation}\] Fakta-fakta ini bertumpu pada apa yang disebut argumen Eckmann–Hilton; pembuktiannya sengaja diserahkan sebagai latihan bab ini yang dilengkapi petunjuk.

Contoh. Misalkan kategori \(\mathcal{C}\) mempunyai hasil kali hingga. Khususnya, terdapat hasil kali kosong, yakni objek terminal, yang dinotasikan dengan \(\ensuremath{\bm{1}}\). Untuk setiap dua objek \(X,Y\) terdapat isomorfisme kanonik \(c(X,Y):X\times Y\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}Y\times X\). Dengan data ini, \((\mathcal{C},\times)\) menjadi kategori monoidal simetris dengan unit \(\ensuremath{\bm{1}}\). Kita dapat membahas aljabar di atas \(\mathcal{C}\), yang juga disebut objek monoid di dalam \(\mathcal{C}\)2, beserta versi komutatifnya.

  • Jika \(\mathcal{C}=\ensuremath{\mathsf{Set}}\), himpunan satu titik adalah unit \(\ensuremath{\bm{1}}\). Aljabar yang bersesuaian adalah monoid, dan aljabar komutatif yang bersesuaian adalah monoid komutatif.

  • Jika \(\mathcal{C}=\ensuremath{\mathsf{Top}}\), aljabar yang bersesuaian adalah monoid topologis, dan aljabar komutatif yang bersesuaian adalah monoid topologis komutatif.

Di sisi lain, ambil gelanggang komutatif \(\Bbbk\), beri \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) struktur kategori monoidal simetris melalui \(\otimes=\otimes_{\Bbbk}\), dengan \(\Bbbk\) sebagai unit \(\ensuremath{\bm{1}}\) dan struktur anyaman yang ditentukan oleh \(x\otimes y\mapsto y\otimes x\). Aljabar (atau aljabar komutatif) yang bersesuaian tepat merupakan aljabar (atau aljabar komutatif) dalam pengertian aljabar biasa; lihat [Li1].

Dalam situasi konkret ini, perkalian aljabar \(A\) sering langsung ditulis sebagai perkalian unsur \(xy=x\cdot y\), dan unit langsung diidentifikasikan dengan unsur \(1_A\), sehingga notasi \(\mu_A,\eta_A\) dapat dihilangkan.

Contoh (Modul bergradasi dan aljabar bergradasi). Tetapkan kategori abelian \(\mathcal{A}\) dan himpunan tak kosong \(I\). Objek \(\mathcal{A}^I\) disebut objek bergradasi-\(I\) dan ditulis dalam bentuk \(M=(M^i)_{i\in I}\), sedangkan morfisme di antaranya ditulis \((f^i:M^i\to N^i)_{i\in I}\). Lazimnya \(M^i\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) (atau \(f^i\in\operatorname{Mor}(\mathcal{A})\)) disebut komponen derajat \(i\) dari \(M\) (atau \(f\)). Untuk kasus khusus \(I=\ensuremath{\mathbb{Z}}\) atau \(\ensuremath{\mathbb{Z}}^n\), hal ini telah berulang kali dijelaskan dalam §rujukan, §rujukan, §rujukan, dan lain-lain.

Demi kekonkretan, untuk sementara ambil \(\mathcal{A}:=\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), dengan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif. Objek bergradasi-\(I\) dalam \(\mathcal{A}\) juga disebut modul bergradasi-\(I\). Misalkan selanjutnya \(I\) monoid. Definisikan bifunktor \(\otimes\) pada kategori \(\mathcal{A}^I\) dengan \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:graded-module}{} (M \otimes N)^i := \bigoplus_{jk=i} M^j \otimes N^k, \quad (f \otimes g)^i := \bigoplus_{jk=i} f^j \otimes g^k . \end{equation}\] Selain itu, definisikan \(\ensuremath{\bm{1}}\) sebagai \(\Bbbk\) yang terkonsentrasi pada komponen \(i=1_I\) (yakni unit \(I\)). Data ini menjadikan \(\mathcal{A}^I\) kategori monoidal. Syarat unit \(\eta_A:\ensuremath{\bm{1}}=\Bbbk\to A\) secara otomatis memastikan \(1_A:=\eta_A(1)\in A^0\).

Dalam kasus khusus ketika \(I\) komutatif, kita kembali pada modul bergradasi-\(I\) dan aljabar bergradasi-\(I\) yang diperkenalkan dalam [Li1].

Tetap ambil \(\mathcal{A}=\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dan syaratkan \((I,+)\) sebagai monoid komutatif. Setiap homomorfisme aditif \(\epsilon:I\to\ensuremath{\mathbb{Z}}/2\ensuremath{\mathbb{Z}}\) menjadikan \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^I\) kategori monoidal simetris dengan struktur anyaman Koszul yang dicirikan oleh \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:Koszul-braiding}{}\begin{aligned} M^a \otimes N^b & \to N^b \otimes M^a \\ x \otimes y & \mapsto (-1)^{\epsilon(a)\epsilon(b)} y \otimes x , \end{aligned} \end{equation}\] dengan \(a,b\in I\). Aljabar komutatif yang bersesuaian tepat merupakan aljabar \(\epsilon\)-komutatif dalam pengertian [Li1]. Berbagai persamaan atau definisi yang dihasilkan darinya secara kolektif disebut aturan tanda Koszul. Setiap kali posisi tensor ditukar, tandanya harus diubah menurut aturan ini.

Sebagai contoh, syarat agar \(A\) menjadi aljabar komutatif ditulis secara eksplisit sebagai \[x y = (-1)^{\epsilon(a) \epsilon(b)} yx, \quad x \in A^a, \; y \in A^b.\]

Situasi tipikal ialah \[I \in \{\ensuremath{\mathbb{Z}}, \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0} \}, \quad \epsilon(a) := a \;\bmod 2 ,\] dengan aljabar \(\epsilon\)-komutatif yang bersesuaian disebut aljabar bergradasi antikomutatif dalam buku yang dirujuk di atas. Karena struktur anyaman ini muncul di mana-mana dalam kajian objek bergradasi-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\), istilah komutatif bergradasi lebih tepat.

Sekarang kembali ke kategori abelian \(\mathcal{A}\) yang lebih umum dan \((I,+,\epsilon)\) seperti di atas. Untuk menggeneralisasi konstruksi tadi, kita perlu memperluas \(\mathcal{A}\) menjadi kategori monoidal simetris \((\mathcal{A},\otimes)\) sedemikian sehingga

  • \(\mathcal{A}\) adalah kategori abelian dan koproduk (yakni jumlah langsung) berbentuk seperti dalam persamaan ada;

  • \(\otimes:\mathcal{A}\times\mathcal{A}\to\mathcal{A}\) merupakan funktor aditif pada setiap variabel dan mempertahankan koproduk tersebut.

Dalam keadaan ini, \(\otimes\) dan struktur anyaman Koszul pada \(\mathcal{A}^I\) masih dapat didefinisikan dengan cara yang sama, sehingga \((\mathcal{A}^I,\otimes)\) menjadi kategori monoidal simetris. Unitnya tetap diberikan oleh unit \(\ensuremath{\bm{1}}\) dari \(\mathcal{A}\), dipandang sebagai objek bergradasi-\(I\) yang terkonsentrasi pada derajat nol.

Untuk \((\mathcal{A},\otimes)\) umum, semua verifikasi sama dengan kasus \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Satu-satunya perbedaan ialah bahwa “unsur” suatu objek tidak lagi bermakna dalam kasus umum.

Konvensi. Dalam kasus khusus \(\mathcal{A}=\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), konvensi umum ialah memandang modul bergradasi-\(I\) \((M^i)_{i\in I}\) sebagai modul yang dilengkapi dekomposisi jumlah langsung \(M=\bigoplus_{i\in I}M^i\), sedangkan morfisme di antaranya disyaratkan mempertahankan komponen jumlah langsung.

Contoh. Dalam konstruksi di atas (\(\mathcal{A}=\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\)), ambil \(\Bbbk\) medan dengan \(\mathrm{char}(\Bbbk)\neq2\), \(I=\ensuremath{\mathbb{Z}}/2\ensuremath{\mathbb{Z}}=\{0,1\}\), dan \(\epsilon=\ensuremath{\mathrm{id}}_{\ensuremath{\mathbb{Z}}/2\ensuremath{\mathbb{Z}}}\). Kategori monoidal simetris yang bersesuaian dinotasikan \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}^-_{\ensuremath{\mathbb{Z}}/2\ensuremath{\mathbb{Z}}}(\Bbbk)\); objeknya dapat dipandang sebagai ruang vektor-\(\Bbbk\) yang dilengkapi dekomposisi jumlah langsung \(V=V_0\oplus V_1\), dan disebut pula ruang vektor super. Dari sinilah muncul istilah-istilah yang lazim dalam aljabar linear dan fisika matematis, seperti aljabar super dan aljabar super komutatif.

Terakhir, kita membahas pengaruh funktor monoidal longgar terhadap aljabar.

Definisi. Misalkan \(\mathcal{V}\) dan \(\mathcal{V}'\) kategori monoidal. Menurut [Li1], funktor monoidal longgar kanan dari \(\mathcal{V}\) ke \(\mathcal{V}'\), yang di sini disingkat menjadi funktor monoidal longgar, berarti data \((F,\xi_F,\varphi_F)\), dengan \(F:\mathcal{V}\to\mathcal{V}\) suatu funktor dan morfisme \[\xi_F: F(\cdot) \otimes F(\cdot) \to F(\cdot \otimes \cdot), \quad \varphi_F: \ensuremath{\bm{1}}_{\mathcal{V}'} \to F\left( \ensuremath{\bm{1}}_{\mathcal{V}} \right),\] yang tunduk pada serangkaian syarat kompatibilitas dengan struktur monoidal. Data \((F,\xi_F,\varphi_F)\) sering disingkat menjadi \(F\).

Jika \(\mathcal{V}\) dan \(\mathcal{V}'\) keduanya kategori monoidal beranyam (atau simetris), dan \(F\) juga membuat diagram berikut komutatif, maka \(F\) disebut funktor beranyam, atau dikatakan kompatibel dengan struktur anyaman:

Jika \(\xi_F\) dan \(\varphi_F\) dalam data funktor monoidal longgar keduanya isomorfisme, funktor tersebut disebut funktor monoidal.

Tentu kita juga dapat membahas morfisme antara funktor-funktor monoidal longgar, yang disebut pula transformasi alami: \[\theta = (\theta_X)_{X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{V})}: F \to G, \quad F, G: \mathcal{V} \to \mathcal{V}' .\] Di samping syarat-syarat transformasi alami, kita mensyaratkan bahwa \(\theta\) membuat diagram berikut komutatif:

Jika \(F\) dan \(G\) merupakan funktor monoidal, definisi di atas sebenarnya ekuivalen dengan [Li1]; di sana \(\varphi_F\) dan \(\varphi_G\) disebut isomorfisme “standar”. Dengan demikian dapat dibahas ekuivalensi antara kategori monoidal atau kategori monoidal beranyam.

Proposisi. Funktor monoidal longgar \(F\) menginduksi funktor \(\ensuremath{\mathsf{Alg}}(\mathcal{V})\to\ensuremath{\mathsf{Alg}}(\mathcal{V}')\). Jika \(A\) aljabar di atas \(\mathcal{V}\), maka \(F\) menginduksi \(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to F(A)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), dan seterusnya.

Jika selain itu \(\mathcal{V}\) dan \(\mathcal{V}'\) kategori monoidal beranyam dan \(F\) funktor beranyam, maka \(F\) juga menginduksi \(\ensuremath{\mathsf{CAlg}}(\mathcal{V})\to\ensuremath{\mathsf{CAlg}}(\mathcal{V}')\), sedangkan \(\ensuremath{\mathsf{Alg}}(\mathcal{V})\to\ensuremath{\mathsf{Alg}}(\mathcal{V}')\) merupakan funktor monoidal longgar. Jika lebih lanjut \(\mathcal{V},\mathcal{V}'\) keduanya simetris, maka \(\ensuremath{\mathsf{CAlg}}(\mathcal{V})\to\ensuremath{\mathsf{CAlg}}(\mathcal{V}')\) juga demikian.

Bukti. Misalkan \(A\) aljabar di atas \(\mathcal{V}\). Definisikan perkalian \(\mu_{FA}\) sebagai \(FA\otimes FA\to F(A\otimes A)\xrightarrow{F\mu_A}FA\), dan unit \(\eta_{FA}\) sebagai \(\ensuremath{\bm{1}}_{\mathcal{V}'}\to F(\ensuremath{\bm{1}}_{\mathcal{V}})\xrightarrow{F\eta_A}FA\). Verifikasi selebihnya bersifat rutin.

Contoh. Tinjau kategori abelian monoidal simetris \(\mathcal{A}\) dan \(\mathcal{A}^I\) dari Contoh rujukan. Definisikan funktor \[\mathrm{ev}_0: \mathcal{A}^I \to \mathcal{A}, \quad \left(M^i\right)_{i \in I} \mapsto M^0.\] Funktor ini eksak sekaligus monoidal longgar simetris: cukup ambil \[\xi_{\mathrm{ev}_0}(M, N): M^0 \otimes N^0 \to (M \otimes N)^0 := \bigoplus_{i+j=0} M^i \otimes N^j\] sebagai morfisme yang jelas, dan \(\varphi_{\mathrm{ev}_0}:\ensuremath{\bm{1}}\to\ensuremath{\bm{1}}\) sebagai identitas. Dengan demikian, \(A\mapsto A^0\) menginduksi funktor monoidal longgar \[\ensuremath{\mathsf{Alg}}(\mathcal{A}^I) \to \ensuremath{\mathsf{Alg}}(\mathcal{A}), \quad \ensuremath{\mathsf{CAlg}}(\mathcal{A}^I) \to \ensuremath{\mathsf{CAlg}}(\mathcal{A}).\]

Catatan berikut membahas aljabar di atas kategori monoidal umum \(\mathcal{V}\). Ingat bahwa ordinal hingga berkorespondensi satu-satu dengan \(\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\); ordinal hingga \(\mathbf{n}\) yang bersesuaian dengan \(n\) diidentifikasikan dengan himpunan terurut total berunsur \(n\), yaitu \(\{0,\ldots,n-1\}\) dengan \(0\leq1\leq2\leq\cdots\).

Catatan (Aljabar berjalan). Pemetaan \(f:A\to B\) antara himpunan terurut sebagian disebut mempertahankan urutan jika \(a\leq a'\implies f(a)\leq f(a')\). Selanjutnya, tuliskan \(\ensuremath{\mathsf{FinOrd}}\) untuk kategori ordinal hingga yang morfismenya adalah pemetaan mempertahankan urutan antara ordinal. Kategori ini menjadi kategori monoidal ketat terhadap \(\mathbf{n}\otimes\mathbf{m}:=\mathbf{n}+\mathbf{m}\). Morfisme \(f\otimes g:\mathbf{n}\otimes\mathbf{m}\to\mathbf{n}'\otimes\mathbf{m}'\) memetakan \(n\) unsur pertama (atau \(m\) unsur terakhir) dengan \(f\) (atau \(g\)), dan objek \(\mathbf{0}\) adalah unit3. Jadikan \(\mathbf{1}\) aljabar di atas \(\ensuremath{\mathsf{FinOrd}}\): ambil unit \(\emptyset=\mathbf{0}\hookrightarrow\mathbf{1}\) dan perkalian \(\mathbf{1}\otimes\mathbf{1}=\mathbf{2}\twoheadrightarrow\mathbf{1}\). Diagram komutatif yang terkait sama sekali tidak sulit diverifikasi.

Ordinal \(\mathbf{1}\) (atau \(\mathbf{2}\)) dapat dipandang sebagai objek (atau morfisme) “berjalan”. Alasannya, untuk sembarang kategori \(\mathcal{C}\), menentukan funktor \(\mathbf{1}\to\mathcal{C}\) (atau \(\mathbf{2}\to\mathcal{C}\)) setara dengan menentukan objek (atau morfisme) dalam \(\mathcal{C}\). Sekarang tinjau kategori monoidal \(\mathcal{V}\). Kita klaim terdapat isomorfisme kategori \[\left\{ \mathcal{V}\;\text{-aljabar}\; A \right\} \simeq \left\{ \text{funktor monoidal}\; F: \ensuremath{\mathsf{FinOrd}} \to \mathcal{V} \right\},\] yang juga berarti bahwa \(\ensuremath{\mathsf{FinOrd}}\) adalah “aljabar berjalan”. Pertama, bagi funktor monoidal \(F:\ensuremath{\mathsf{FinOrd}}\to\mathcal{V}\), definisikan \(A:=F(\mathbf{1})\). Sebagai kasus khusus sederhana dari Proposisi rujukan, \(A\) secara alami menjadi aljabar di atas \(\mathcal{V}\): perkalian \(\mu:A\otimes A\to A\) adalah \(F(\mathbf{2}\twoheadrightarrow\mathbf{1})\), sedangkan unit \(\eta:\ensuremath{\bm{1}}_{\mathcal{V}}\to A\) adalah \(F(\mathbf{0}\hookrightarrow\mathbf{1})\).

Sebaliknya, dari aljabar \((A,\mu,\eta)\) di atas \(\mathcal{V}\), definisikan funktor monoidal \(F:\ensuremath{\mathsf{FinOrd}}\to\mathcal{V}\) dengan \[F(\mathbf{n}) = A^{\otimes n} := \underbracket{A \otimes (A \otimes (\cdots))}_{n\;\text{salinan}\; A}, \quad A^{\otimes 0} := \ensuremath{\bm{1}}_{\mathcal{V}},\] Untuk \(f:\mathbf{n}\to\mathbf{m}\), jika \(f\) injektif, maka \(F(f):A^{\otimes n}\to A^{\otimes m}\) diperoleh dengan menyisipkan \(\eta:\ensuremath{\bm{1}}_{\mathcal{V}}\to A\) di luar citra \(f\); jika \(f\) surjektif, \(F(f)\) diperoleh dengan memakai \(\mu:A\otimes A\to A\) untuk menggabungkan secara bertahap faktor-faktor dalam setiap serat. Kendala asosiativitas dan sifat-sifat lain kategori monoidal memastikan operasi ini terdefinisi dengan baik. Pemetaan umum \(f\) memiliki faktorisasi surjektif–injektif yang unik, dan dengan cara ini \(F\) didefinisikan pada morfisme. Funktorialitasnya jelas. Tidak sulit memverifikasi bahwa kedua konstruksi saling invers.


  1. Definisi dalam literatur lain mungkin sedikit berbeda, tetapi konsep kategori monoidal yang dihasilkan tetap ekuivalen.↩︎

  2. Untuk kategori semacam ini, [Li1] juga membahas objek grup, tetapi sifat invers tidak dapat dirumuskan dalam kategori monoidal umum.↩︎

  3. Di sini \(\mathbf{1}\) selalu menyatakan ordinal; unit kategori monoidal \(\mathcal{V}\) dinotasikan terpisah dengan \(\ensuremath{\bm{1}}_{\mathcal{V}}\).↩︎

Contoh: Struktur Diferensial Bergradasi

Melanjutkan pembahasan dalam Contoh rujukan, tinjau kategori abelian monoidal simetris \((\mathcal{A}, \otimes)\) yang memiliki koproduk terhitung. Dalam bagian ini, kita juga mengandaikan bahwa \(\otimes\) eksak kanan pada setiap peubah. Contoh khasnya tentu saja \(\mathcal{A}=\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Sebelumnya telah dibahas aljabar bergradasi-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) di atas \(\mathcal{A}\), atau, dengan kata lain, aljabar di atas kategori monoidal \((\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}},\otimes)\). Lebih tepatnya, dalam kerangka Contoh rujukan, hal ini berarti mengambil \(I=\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dan struktur kepang Koszul persamaan yang bersesuaian dengan \(\epsilon(a)=a\bmod\;2\). Selanjutnya, “bergradasi” selalu berarti “bergradasi-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\)”. Fokus bagian ini ialah menambahkan struktur “diferensial”; sebagian pembahasannya bertumpang tindih dengan §rujukan. Funktor pergeseran \(T:\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\to\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) didefinisikan oleh \((TM)^n=M^{n+1}\) dan \((Tf)^n=f^{n+1}\). Dengan demikian, \(\left(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}},T\right)\) menjadi kategori abelian dengan pergeseran, dan objek diferensial di atasnya (Definisi rujukan) disingkat menjadi objek diferensial bergradasi di atas \(\mathcal{A}\). Sesungguhnya, kategori abelian \(\left(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}},T\right)_d\) yang terdiri atas objek-objek diferensial bergradasi secara kanonik isomorfik dengan kategori kompleks \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Fakta ini telah diketahui sejak §rujukan. Karena itu, selanjutnya kita akan menyamakan objek diferensial bergradasi di atas \(\mathcal{A}\) dengan kompleks, tanpa membedakan keduanya. Sekarang berikan struktur kategori monoidal simetris pada \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Untuk sembarang kompleks \(M\) dan \(N\), bifunktor \(\otimes:\mathcal{A}\times\mathcal{A}\to\mathcal{A}\) memberikan bikompleks \(M^\bullet\otimes N^\bullet\); dengan mengambil kompleks total melalui jumlah langsung, diperoleh \[M \otimes N := \operatorname{tot}_{\oplus}\left( M^\bullet \otimes N^\bullet \right), \quad (M \otimes N)^n = \bigoplus_{a+b=n} M^a \otimes N^b.\] Dalam contoh \(\mathcal{A}=\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), diferensial \(d=d_{M\otimes N}\) pada kompleks (atau, secara ekuivalen, pada objek diferensial) dapat ditulis pada tingkat unsur sebagai \[\begin{equation*} d(x \otimes y) = (d_M x) \otimes y + (-1)^a x \otimes (d_N y), \quad x \in M^a, \; y \in N^b. \end{equation*}\] Definisi-definisi ini membuat struktur anyaman Koszul persamaan memberikan morfisme antarkompleks. Pembaca dapat memeriksanya langsung atau menurunkannya dari Proposisi rujukan. Selain itu, objek satuan \(\ensuremath{\bm{1}}\) dari \((\mathcal{A},\otimes)\), dipandang sebagai kompleks yang terkonsentrasi pada derajat nol, jelas memberikan objek satuan bagi kategori monoidal \((\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}),\otimes)\). Fakta berikut langsung terlihat: untuk setiap \(X=(X^n,d_X^n)_n\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A}))\), berlaku \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:unit-map-into-cplx}{} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})}(\ensuremath{\bm{1}}, X) \simeq \operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}\left( \ensuremath{\bm{1}}, \operatorname{ker}\left(d_X^0 \right) \right). \end{equation}\]

Definisi. Relatif terhadap struktur monoidal simetris di atas, objek-objek \(\ensuremath{\mathsf{Alg}}\left(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\right)\) disebut aljabar diferensial bergradasi di atas \(\mathcal{A}\), disingkat aljabar-dg; sedangkan objek-objek \(\ensuremath{\mathsf{CAlg}}\left(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\right)\) disebut aljabar diferensial bergradasi komutatif di atas \(\mathcal{A}\), disingkat aljabar-dg komutatif.

Dari sini, untuk suatu aljabar diferensial bergradasi \(A\), kita juga dapat membahas modul-\(A\) kiri (atau kanan) \(M\), bahkan bimodul; semuanya membentuk kategori abelian. Dalam keadaan ini, \(M\) juga disebut modul diferensial bergradasi di atas \(A\), disingkat modul-dg. Konsep ini memadukan teori kompleks dan teori modul serta sangat luas kegunaannya. Latihan-latihan bab ini akan memberikan pengantar lebih lanjut; pembaca juga dapat merujuk pada monograf seperti [Yek20]. Untuk menonjolkan struktur diferensial bergradasinya, selanjutnya kategori modul-dg ditulis \(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{dgMod}}\), dan demikian pula untuk variasi-variasinya. Funktor pelupa \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\to\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\) mempertahankan \(\otimes\), sehingga Proposisi rujukan menunjukkan bahwa funktor tersebut mempertahankan struktur aljabar (atau aljabar komutatif). Dalam kasus \(\mathcal{A}=\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), mengatakan bahwa \(A\) adalah aljabar-dg sama artinya dengan mengatakan bahwa \(A\) sendiri adalah aljabar bergradasi yang dilengkapi diferensial \(d\), dan perkaliannya memenuhi aturan Leibniz \[d(xy) = (dx)y + (-1)^a x (dy), \quad x \in A^a, \; y \in A^b.\] Dengan menyubstitusikan \(x=1_A=y\), diperoleh \(d(1_A)=0\). Aljabar lawannya \(A^{\operatorname{op}}\) bersesuaian dengan mengganti perkalian menjadi \(x\mathbin{\cdot^{\operatorname{op}}}y:=(-1)^{ab}yx\). Serupa dengan itu, bila \(\mathcal{A}=\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), suatu modul-\(A\) kiri \(M\) sama artinya dengan modul-\(\Bbbk\) bergradasi \(M\) beserta morfisme perkalian skalar \(A\otimes M\to M\) yang memenuhi sifat asosiatif dan sifat-sifat lainnya, serta dilengkapi diferensial \(d\) yang memenuhi aturan Leibniz \[d(tm) = (dt)m + (-1)^a t (dm), \quad t \in A^a, \; m \in M^b;\] untuk modul-\(A\) kanan \(M\), aturan Leibniz menjadi \[d(mt) = (dm)t + (-1)^b m (dt), \quad t \in A^a, \; m \in M^b.\] Untuk \((\mathcal{A},\otimes)\) yang umum, semua sifat di atas dapat dirumuskan tanpa menyebut unsur. Sebagai contoh, satuan aljabar \(A\) bersesuaian dengan morfisme \(\ensuremath{\bm{1}}\to\operatorname{ker}\left(d_A^0\right)\) dalam \(\mathcal{A}\); lihat persamaan. Mengambil kohomologi memberikan funktor aditif \(\operatorname{H}=(\operatorname{H}^n)_{n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}}:\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\to\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\). Hasil berikut menunjukkan bahwa perkalian kompleks menginduksi perkalian pada kohomologi.

Proposisi. Funktor \(\operatorname{H}\) menginduksi \[\ensuremath{\mathsf{Alg}}\left(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\right) \to \ensuremath{\mathsf{Alg}}\left(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\right), \quad \ensuremath{\mathsf{CAlg}}\left(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\right) \to \ensuremath{\mathsf{CAlg}}\left(\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\right).\] Jika \(A\) adalah aljabar-dg dan \(M\) adalah modul-\(A\) kiri (atau kanan, atau bimodul), maka \(\operatorname{H}(M)\) adalah modul-\(\operatorname{H}(A)\) kiri (atau kanan, atau bimodul).

Bukti. Menurut Proposisi rujukan, cukup dibuktikan bahwa \(\operatorname{H}\) adalah funktor monoidal longgar. Morfisme kanonik yang diperlukan, \[\xi_{\operatorname{H}}(M, N): \operatorname{H}(M) \otimes \operatorname{H}(N) \to \operatorname{H}(M \otimes N),\] hampir tautologis: morfisme itu berasal dari morfisme \(\kappa\) yang dibahas di atas dalam Teorema rujukan atau Proposisi rujukan. Di sisi lain, kita ambil \[\varphi_{\operatorname{H}}: \ensuremath{\bm{1}}\to \operatorname{H}(\ensuremath{\bm{1}}) = \ensuremath{\bm{1}}\quad \text{(terkonsentrasi pada derajat nol)}\] sebagai \(\ensuremath{\mathrm{id}}\).

Kita juga dapat mengambil funktor monoidal longgar \(\mathrm{ev}_0:\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\to\mathcal{A}\) dari Contoh rujukan. Sekali lagi, Proposisi rujukan menunjukkan bahwa funktor ini memetakan aljabar bergradasi (atau aljabar bergradasi komutatif) ke aljabar (atau aljabar komutatif), serta memetakan modul ke modul. Perhatikan bahwa \(\mathrm{ev}_0\operatorname{H}=\operatorname{H}^0\). Dalam penerapan, setiap tahap komposisi \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\xrightarrow{\operatorname{H}}\mathcal{A}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}} \xrightarrow{\mathrm{ev}_0}\mathcal{A}\) menghilangkan informasi; struktur yang paling kaya tetap berada pada aljabar-dg itu sendiri.

Contoh. Misalkan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif. Untuk sembarang kategori \(\Bbbk\)-linear \(\mathcal{A}\), tinjau perkalian pada tingkat kompleks \(\operatorname{Hom}\) dari persamaan: \[\operatorname{Hom}^a(Y, Z) \times \operatorname{Hom}^b(X, Y) \to \operatorname{Hom}^{a+b}(X, Z), \quad X, Y, Z \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})).\]

Karena perkalian memenuhi aturan Leibniz (Lema rujukan), perkalian itu menentukan morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) \[\operatorname{Hom}^\bullet(Y, Z) \otimes \operatorname{Hom}^\bullet(X, Y) \to \operatorname{Hom}^\bullet(X, Z).\] Selain itu, perkalian tersebut asosiatif, sehingga \(\operatorname{End}^\bullet(X):=\operatorname{Hom}^\bullet(X,X)\) menjadi aljabar di atas \((\ensuremath{\mathsf{C}}(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}),\otimes)\) dengan satuan \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X\in\operatorname{End}^0(X)\). Lebih lanjut, \(\operatorname{Hom}^\bullet(X,Y)\) menjadi bimodul-\((\operatorname{End}^\bullet(Y),\operatorname{End}^\bullet(X))\).

Mengambil kohomologi \(\operatorname{H}=(\operatorname{H}^n)_n\) dari \(\operatorname{Hom}^\bullet(X,Y)\) hanya menghasilkan \[\bigoplus_{n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A})}(X, Y[n]);\] sedangkan dengan menerapkan persamaan pada \(\operatorname{Hom}^\bullet(X,Y)\), tampak bahwa \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})}\) dapat direkonstruksi melalui \[\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})}\left( \Bbbk, \operatorname{Hom}^\bullet(X, Y) \right) \simeq \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})}(X, Y)\] dengan \(\Bbbk\) berperan sebagai objek satuan dari \((\ensuremath{\mathsf{C}}(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}),\otimes)\).

Jadi, himpunan \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})}\) dan komposisi morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) hanyalah bayangan kompleks \(\operatorname{Hom}\) beserta perkaliannya, yang diperoleh dengan mengambil \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})}(\Bbbk,\mathord\cdot)\).

Berangkat dari contoh \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), kita secara alami sampai pada konsep kategori diferensial bergradasi. Konsep ini melibatkan kategori yang diperkaya-\(\mathcal{V}\) yang diperkenalkan dalam [Li1]. Singkatnya, untuk sembarang kategori monoidal \(\mathcal{V}\), sebuah kategori yang diperkaya-\(\mathcal{V}\), \(\mathcal{C}\), tetap terdiri atas objek dan morfisme, tetapi himpunan \(\operatorname{Hom}\) diganti dengan objek \(\operatorname{Hom}\) dalam \(\mathcal{V}\), yang ditulis \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}=\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\mathcal{C}}\) untuk membedakannya. Komposisi morfisme diganti dengan morfisme dalam \(\mathcal{V}\) \[\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(Y, Z) \otimes \ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(X, Y) \to \ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(X, Z),\] sedangkan morfisme identitas \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X\in\operatorname{Hom}(X,X)\) diganti dengan \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X:\ensuremath{\bm{1}}\to\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(X,X)\). Semua ini adalah morfisme dalam \(\mathcal{V}\), dan sifat-sifat yang berkaitan dengannya dinyatakan melalui diagram komutatif dalam \(\mathcal{V}\). Untuk versi diperkaya dari funktor dan morfisme di antaranya, lihat [Li1]. Semuanya didefinisikan dengan cara yang sewajarnya; singkatnya, versi diperkaya dari funktor mengangkat pemetaan antarhimpunan \(\operatorname{Hom}\) menjadi morfisme antarobjek \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}\). Sebagai contoh, kategori-\(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) tidak lain adalah kategori yang diperkaya atas \((\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}},\otimes)\). Sebaliknya, untuk sementara kita sebut kategori yang tidak diperkaya sebagai kategori biasa. Jika persoalan ukuran himpunan diabaikan, kategori biasa sama artinya dengan kategori yang diperkaya atas \((\ensuremath{\mathsf{Set}},\times)\).

Definisi. Misalkan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif. Tinjau kategori monoidal simetris \((\ensuremath{\mathsf{C}}(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}),\otimes)\) yang bersesuaian. Kategori yang diperkaya atas \((\ensuremath{\mathsf{C}}(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}),\otimes)\) disebut kategori diferensial bergradasi di atas \(\Bbbk\), disingkat kategori-dg di atas \(\Bbbk\). Funktor antarkategori tersebut dan morfisme antarfunktor didefinisikan seperti dalam kategori yang diperkaya1.

Menurut definisi, sebuah objek \(X\) dalam kategori-dg memberikan aljabar-dg \(\operatorname{End}^\bullet(X)\).

Contoh. Contoh rujukan di atas mengatakan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) secara alami menjadi kategori-dg di atas \(\Bbbk\), dengan \(\mathcal{A}\) sembarang kategori \(\Bbbk\)-linear. Sebagai contoh, untuk setiap aljabar-\(\Bbbk\) \(R\), kategori kompleks modul-\(R\) kiri (atau kanan) secara otomatis merupakan kategori-dg di atas \(\Bbbk\).

Contoh. Misalkan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif dan \(A\) aljabar-dg di atas \(\mathcal{A}:=\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Untuk modul-\(A\) kiri \(M\) dan \(N\), definisikan subkompleks dari \(\operatorname{Hom}^\bullet_{\Bbbk}(M,N)\) sebagai berikut: \[\operatorname{Hom}^p_A(M, N) := \left\{\begin{array}{r|l} f \in \operatorname{Hom}^p_{\Bbbk}(M, N) & \forall m \in M, \; \forall k \in \ensuremath{\mathbb{Z}}, \; \forall t \in A^k, \\ & f(tm) = (-1)^{pk} tf(m) \end{array}\right\}.\] Untuk modul-\(A\) kiri \(L\), \(M\), dan \(N\) yang diberikan, operasi komposisi pada kompleks \(\operatorname{Hom}^\bullet_{\Bbbk}\) menginduksi morfisme antarkompleks \[\operatorname{Hom}^p_A(M, N) \otimes \operatorname{Hom}^q_A(L, M) \to \operatorname{Hom}^{p+q}_A(L, N).\] Dengan demikian, kategori modul-\(A\) kiri \(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{dgMod}}\) diperkaya menjadi kategori-dg. Untuk modul-\(A\) kanan, syarat dalam definisi \(\operatorname{Hom}^p_A(M,N)\) harus diganti dengan \(f(mt)=f(m)t\) (renungkanlah). Kasus bimodul diperlakukan dengan cara serupa.

Definisi di atas juga dapat dirumuskan tanpa bergantung pada unsur himpunan, sehingga meluas ke \(\mathcal{A}\) yang umum.

Lebih tepatnya, kategori-dg memperkaya semua himpunan \(\operatorname{Hom}\) dalam kategori biasa menjadi kompleks \(\operatorname{Hom}^\bullet\), sedangkan funktor dan morfisme versi dg harus dinyatakan di dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\). Secara terperinci,

  • Sebuah funktor-dg \(F:\mathcal{C}\to\mathcal{D}\) antara kategori-dg ditentukan oleh pemetaan antarhimpunan objek \(F:\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\to\operatorname{Ob}(\mathcal{D})\) dan morfisme antarkompleks \(\operatorname{Hom}\) \(\operatorname{Hom}^\bullet_{\mathcal{C}}(X,Y)\to \operatorname{Hom}^\bullet_{\mathcal{D}}(FX,FY)\). Morfisme yang terakhir adalah morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) dan disyaratkan membuat kedua diagram berikut komutatif:

  • Dalam pengertian klasik, suatu morfisme, atau transformasi alami, \(\phi\) antara funktor-dg \(F,G:\mathcal{C}\to\mathcal{D}\) adalah keluarga unsur \[\begin{multline*} \phi_X \in \operatorname{ker}\left[ \operatorname{Hom}_{\mathcal{D}}^0(FX, GX) \to \operatorname{Hom}_{\mathcal{D}}^1(FX, GX) \right] \\ \xlongequal{\text{\href{#eqn:unit-map-into-cplx}{persamaan}}} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{C}}(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})}\left(\Bbbk, \operatorname{Hom}_{\mathcal{D}}^\bullet(FX, GX) \right) , \end{multline*}\] dengan \(X\) merentang \(\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\), sedemikian sehingga untuk semua \(m\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dan \(f\in\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}^m(X,Y)\) berlaku \[(Gf) \phi_X = \phi_Y (Ff) \; \in \operatorname{Hom}_{\mathcal{D}}^m(FX, GY),\] dengan perkalian dipahami sebagai perkalian pada kompleks \(\operatorname{Hom}\).

Dengan demikian, kita dapat membicarakan isomorfisme, ekuivalensi, adjoin, dan konsep-konsep lain untuk kategori-dg. Unsur dari \(\operatorname{Hom}^n_{\mathcal{C}}(X,Y)\) kadang-kadang disebut morfisme berderajat \(n\) dari \(X\) ke \(Y\). Untuk kategori monoidal umum \(\mathcal{V}\), kita dapat memandang \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{V}}(\ensuremath{\bm{1}},M)\) sebagai himpunan “unsur” dari \(M\in\operatorname{Ob}(\mathcal{V})\); setidaknya pandangan ini wajar ketika \(\mathcal{V}=\ensuremath{\mathsf{Set}}\) atau \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Mengikuti gagasan ini, setiap kategori yang diperkaya-\(\mathcal{V}\), \(\mathcal{C}\), dapat diturunkan menjadi kategori biasa dengan menetapkan \[\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(X, Y) := \operatorname{Hom}_{\mathcal{V}}\left( \ensuremath{\bm{1}}, \ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\mathcal{C}}(X, Y) \right),\] dan kategori biasa ini tetap ditulis \(\mathcal{C}\); lihat [Li1] untuk perinciannya. Dalam contoh kategori-dg \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), hasil penurunan tersebut adalah kategori kompleks biasa \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\). Jadi, notasi kita konsisten. Operasi lain berasal dari funktor monoidal longgar. Berikut pernyataan versi umumnya.

Proposisi. Misalkan \(F:\mathcal{V}\to\mathcal{V}'\) funktor monoidal longgar antara kategori-kategori monoidal. Untuk setiap kategori yang diperkaya-\(\mathcal{V}\), \(\mathcal{C}\), definisikan kategori yang diperkaya-\(\mathcal{V}'\), \(F(\mathcal{C})\), sebagai berikut: tetapkan \(\operatorname{Ob}(F(\mathcal{C}))=\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\), dan untuk setiap objek \(X,Y\), tetapkan \[\begin{gather*} \ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{F(\mathcal{C})}(X, Y) := F\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\mathcal{C}}(X, Y), \\ \ensuremath{\mathrm{id}}_X: \ensuremath{\bm{1}}_{\mathcal{V}'} \xrightarrow{\varphi_F} F(\ensuremath{\bm{1}}_{\mathcal{V}}) \to F\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\mathcal{C}}(X, X). \end{gather*}\] Komposisi morfisme ditentukan oleh \[\begin{multline*} F\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\mathcal{C}}(Y, Z) \otimes F\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\mathcal{C}}(X, Y) \\ \xrightarrow{\xi_F} F\left( \ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\mathcal{C}}(Y, Z) \otimes \ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\mathcal{C}}(X, Y) \right) \to F\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\mathcal{C}}(X, Z), \end{multline*}\] dan pada kategori biasa yang bersesuaian, konstruksi ini memberikan funktor dalam pengertian biasa \(\mathcal{C}\to F(\mathcal{C})\).

Bukti. Struktur funktor monoidal longgar \((F,\xi_F,\varphi_F)\) menyediakan semua sifat yang diperlukan oleh komposisi morfisme. Pada tingkat kategori biasa, funktor tersebut adalah identitas pada objek dan, pada himpunan morfisme, memetakan setiap \(f:\ensuremath{\bm{1}}_{\mathcal{V}}\to \ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\mathcal{C}}(X,Y)\) ke komposisi \(\ensuremath{\bm{1}}_{\mathcal{V}'}\xrightarrow{\varphi_F}F(\ensuremath{\bm{1}}_{\mathcal{V}}) \xrightarrow{Ff}F\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\mathcal{C}}(X,Y)\).

Dengan membandingkan konstruksi ini dengan konstruksi dalam Proposisi rujukan, terlihat bahwa \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{F(\mathcal{C})}(X,X)\) sebagai objek \(\ensuremath{\mathsf{Alg}}(\mathcal{V})\) diinduksi dari \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\mathcal{C}}(X,X)\); demikian pula struktur bimodul pada \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}\).

Catatan. Proposisi rujukan memberikan cara lain untuk beralih dari kategori-dg ke kategori biasa. Terapkan funktor monoidal longgar \(\operatorname{H}\) dari Proposisi rujukan pada sembarang kategori-dg \(\mathcal{C}\) di atas \(\Bbbk\). Hasilnya adalah kategori yang diperkaya atas \((\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^{\ensuremath{\mathbb{Z}}},\otimes)\), yaitu \(\operatorname{H}(\mathcal{C})\), yang memenuhi \[\operatorname{Ob}(\operatorname{H}(\mathcal{C})) = \operatorname{Ob}(\mathcal{C}), \quad \ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\operatorname{H}(\mathcal{C})}(X, Y) = \left( \operatorname{H}^n \operatorname{Hom}^\bullet(X, Y) \right)_{n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}}.\] Dengan mengambil bagian \(n=0\), atau, dengan kata lain, dengan menerapkan funktor monoidal longgar \(\operatorname{H}^0\) pada \(\mathcal{C}\), kita memperoleh kategori-\(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) biasa yang disebut kategori homotopi \(\mathrm{h}(\mathcal{C})\) dari \(\mathcal{C}\). Kategori itu memenuhi \[\operatorname{Ob}(\mathrm{h}\mathcal{C}) = \operatorname{Ob}(\mathcal{C}), \quad \operatorname{Hom}_{\mathrm{h}\mathcal{C}}(X, Y) = \operatorname{H}^0 \operatorname{Hom}^\bullet(X, Y).\] Dalam kasus khusus \(\mathcal{C}=\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\), dengan menyubstitusikan Definisi rujukan, langsung diperoleh \[\mathrm{h}(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})) = \ensuremath{\mathsf{K}}(\mathcal{A}).\]

Seperti terlihat di atas, dunia kategori-dg mengizinkan berbagai operasi yang bernuansa homotopi. Maknanya pada akhirnya harus dijelaskan melalui penerapan, dan juga akan melibatkan bahasa abstrak kategori model. Berikut ini hanya diberikan garis besar konsep-konsep sederhana tanpa pengembangan lebih lanjut.

Definisi. Misalkan \(F:\mathcal{C}\to\mathcal{D}\) funktor-dg antara kategori-dg. Jika \[\operatorname{Hom}^\bullet_{\mathcal{C}}(X, Y) \to \operatorname{Hom}^\bullet_{\mathcal{D}}(FX, FY)\] merupakan kuasi-isomorfisme untuk semua \(X,Y\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\), maka \(F\) disebut kuasi-penuh-setia; jika funktor terinduksi \(\mathrm{h}F:\mathrm{h}\mathcal{C}\to\mathrm{h}\mathcal{D}\) esensial surjektif, maka \(F\) disebut kuasi-esensial-surjektif. Funktor-dg yang sekaligus kuasi-penuh-setia dan kuasi-esensial-surjektif disebut kuasi-ekuivalensi.

Karena itu, kategori-dg \(\mathcal{C}\) dan \(\mathcal{D}\) yang kuasi-ekuivalen mempunyai kategori homotopi yang ekuivalen. Kita akan melanjutkan pembahasan ringkas mengenai kategori-dg dalam §rujukan.


  1. Banyak pustaka mengenai kategori tak hingga menyebut DG-kategori serta kategori \(\ensuremath{\mathsf{DGCat}}\) yang dibentuk olehnya, dan kadang notasinya juga bertumpang tindih dengan notasi buku ini. Walaupun DG-kategori tersebut berkaitan erat dengan kategori-dg yang dibahas di sini, keduanya bukan hal yang sama.↩︎

Kategori Monoidal Tertutup

Misalkan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif. Maka \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) merupakan kategori monoidal simetris terhadap \(\otimes:=\otimes_{\Bbbk}\). Kategori ini memiliki sifat ketertutupan berikut.

  • Diperkaya atas dirinya sendiri: himpunan homomorfisme \(\operatorname{Hom}(X,Y)\) secara alami memiliki struktur modul-\(\Bbbk\);

  • sifat-sifat dasar hasil kali tensor memberikan isomorfisme kanonik dalam \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) \[\operatorname{Hom}(X \otimes Y, Z) \simeq \operatorname{Hom}(X, \operatorname{Hom}(Y, Z)).\]

Memperluas sifat-sifat di atas kepada kategori monoidal umum menghasilkan konsep berikut.

Definisi. Misalkan \(\mathcal{C}\) kategori monoidal. Kategori \(\mathcal{C}\) disebut kategori monoidal tertutup kanan (atau tertutup kiri) apabila, untuk setiap objek \(Y\), funktor \((\cdot)\otimes Y:\mathcal{C}\to\mathcal{C}\) (atau \(Y\otimes(\cdot):\mathcal{C}\to\mathcal{C}\)) dilengkapi suatu adjoin kanan yang telah ditentukan. Kategori monoidal yang sekaligus tertutup kiri dan tertutup kanan disebut kategori monoidal tertutup.

Semua kategori monoidal yang dibahas selanjutnya merupakan kategori monoidal beranyam, sehingga kita tidak lagi membedakan tertutup kiri dan tertutup kanan. Dalam keadaan ini, adjoin kanan dari \((\cdot)\otimes Y\) ditulis \([Y,\cdot]:\mathcal{C}\to\mathcal{C}\). Ingat bahwa jika suatu kategori \(\mathcal{C}\) memiliki produk hingga, maka \(\mathcal{C}\) merupakan kategori monoidal simetris terhadap \(\times\), dengan objek terminal sebagai unit \(\ensuremath{\bm{1}}\) (Contoh rujukan).

Definisi. Misalkan \(\mathcal{C}\) kategori yang memiliki produk hingga. Jika \((\mathcal{C},\times)\) merupakan kategori monoidal tertutup, maka \(\mathcal{C}\) disebut kategori tertutup Kartesius.

Secara umum, bagi sembarang kategori \(\mathcal{C}_1\) dan \(\mathcal{C}_2\), misalkan \((F,G)\) dan \((F',G')\) dua pasangan funktor beradjoin antara keduanya. Setiap \(\varphi:F\to F'\) secara alami menginduksi \(\psi:G'\to G\); sebaliknya, setiap \(\psi:G'\to G\) secara alami menginduksi \(\varphi:F\to F'\). Dalam kedua kasus, morfisme yang diinduksi dicirikan oleh diagram komutatif

Sebagai penerapan, setiap morfisme \(Y\to Y'\) dalam kategori monoidal tertutup menginduksi \([Y',\cdot]\to[Y,\cdot]\). Jadi, sifat sebagai kategori monoidal tertutup setara dengan keberadaan bifunktor \([\cdot,\cdot]:\mathcal{C}^{\operatorname{op}}\times\mathcal{C}\to\mathcal{C}\) dan suatu keluarga bijeksi kanonik \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:closed-monoidal-adj0}{} \operatorname{Hom}(X \otimes Y, Z) \simeq \operatorname{Hom}(X, [Y, Z]), \end{equation}\] yang funktorial dalam ketiga variabel. Bifunktor \([\cdot,\cdot]\) juga disebut \(\operatorname{Hom}\) internal dari kategori monoidal tertutup \(\mathcal{C}\). Definisi tersebut juga memberikan kesimpulan-kesimpulan berikut.

  • Dari \(\operatorname{Hom}(X,Z)\simeq\operatorname{Hom}(X\otimes\ensuremath{\bm{1}},Z)\simeq\operatorname{Hom}(X,[\ensuremath{\bm{1}},Z])\) dan Lema Yoneda, diperoleh \(Z\simeq[\ensuremath{\bm{1}},Z]\);

  • morfisme unit dari pasangan adjoin memberikan \(\mathrm{coev}_{X,Y}:X\to[Y,X\otimes Y]\), sedangkan morfisme kounit memberikan \(\mathrm{ev}_{Y,X}:[Y,X]\otimes Y\to X\);

  • dari komposisi \[[Y, Z] \otimes ([X, Y] \otimes X) \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes \mathrm{ev}_{X, Y}} [Y, Z] \otimes Y \xrightarrow{\mathrm{ev}_{Y, Z}} Z\] dan adjungsi beserta kendala asosiativitas, diperoleh \[[Y, Z] \otimes [X, Y] \to [X, Z];\]

  • dengan mengambil \(\mathrm{coev}_{\ensuremath{\bm{1}},X}\), diperoleh morfisme \(\ensuremath{\bm{1}}\to[X,X]\).

Istilah \(\operatorname{Hom}\) internal dan sifat-sifat di atas memperlihatkan fakta bahwa kategori monoidal tertutup diperkaya atas dirinya sendiri. Pertama-tama kita tunjukkan cara memperoleh \(\operatorname{Hom}\) dalam arti klasik dari \(\operatorname{Hom}\) internal.

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{C}\) kategori monoidal tertutup. Terdapat keluarga bijeksi kanonik \[\operatorname{Hom}(X, Y) \simeq \operatorname{Hom}(\ensuremath{\bm{1}}, [X, Y]), \quad X, Y \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C}).\]

Bukti. Berdasarkan persamaan, \(\operatorname{Hom}(\ensuremath{\bm{1}},[X,Y])\simeq\operatorname{Hom}(\ensuremath{\bm{1}}\otimes X,Y)\simeq\operatorname{Hom}(X,Y)\).

Untuk menunjukkan bahwa \(\mathcal{C}\) diperkaya atas dirinya sendiri, masih harus dibuktikan bahwa \([Y,Z]\otimes[X,Z]\to[Y,Z]\) dan \(\ensuremath{\bm{1}}\to[X,X]\) memenuhi aksioma-aksioma seperti asosiativitas. Hal ini dapat diperiksa dengan menggunakan sifat-sifat standar unit dan kounit. Karena rinciannya cukup membosankan, pembuktian diserahkan sebagai latihan bab ini. Berikutnya ditunjukkan bahwa adjungsi persamaan juga secara otomatis terinternalisasi dalam \(\mathcal{C}\).

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{C}\) kategori monoidal tertutup. Terdapat keluarga isomorfisme kanonik \[[X \otimes Y, Z] \simeq [X, [Y, Z]];\] lebih tepatnya, ini merupakan isomorfisme antara funktor-funktor dari \(\mathcal{C}^{\operatorname{op}}\times\mathcal{C}^{\operatorname{op}}\times\mathcal{C}\) ke \(\mathcal{C}\).

Bukti. Tetapkan \(X\), \(Y\), dan \(Z\). Untuk setiap objek \(T\), persamaan dan kendala asosiativitas \(\mathcal{C}\) memberikan bijeksi alami \[\begin{multline*} \operatorname{Hom}(T, [X \otimes Y, Z]) \simeq \operatorname{Hom}(T \otimes (X \otimes Y), Z) \simeq \operatorname{Hom}((T \otimes X) \otimes Y, Z) \\ \simeq \operatorname{Hom}(T \otimes X, [Y, Z]) \simeq \operatorname{Hom}(T, [X, [Y, Z]]). \end{multline*}\] Karena \(T\) sembarang, Lema Yoneda memberikan isomorfisme yang dicari.

Beberapa contoh dasar berikut melibatkan kategori-kategori monoidal simetris yang diperkenalkan dalam §rujukan.

  • Kategori himpunan \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\) tertutup Kartesius: ambil \([X,Y]\) sebagai himpunan pemetaan \(Y^X=\left\{\text{pemetaan}\;X\to Y\right\}\). Maka persamaan, atau versi yang diinternalisasi dalam Proposisi rujukan, memberikan bijeksi alami \(Z^{X\times Y}\xrightarrow{1:1}(Z^X)^Y\). Dalam ilmu komputer, bijeksi semacam ini, atau perumumannya dalam kategori monoidal tertutup umum, sering disebut kurrifikasi (currying).

  • Semua kategori kecil beserta funktor antara kategori-kategori itu membentuk kategori \(\ensuremath{\mathsf{Cat}}\). Produknya ialah produk kategori \(\mathcal{C}_1\times\cdots\times\mathcal{C}_2\), sedangkan produk kosongnya ialah kategori \(\mathbf{1}\). Kategori \(\ensuremath{\mathsf{Cat}}\) tertutup Kartesius; hal ini setara dengan pernyataan sederhana berikut: menentukan bifunktor \(\mathcal{A}\times\mathcal{B}\to\mathcal{C}\) setara dengan menentukan funktor \(\mathcal{A}\to\mathcal{B}^{\mathcal{C}}\), dan juga setara dengan menentukan \(\mathcal{B}\to\mathcal{C}^{\mathcal{A}}\).

  • Walaupun kategori ruang topologis \(\ensuremath{\mathsf{Top}}\) memiliki banyak sifat baik dan merupakan kategori monoidal simetris terhadap produk \(\times\), kategori ini tidak tertutup Kartesius; lihat penjelasan di akhir [Kel05]. Mengingat ruang pemetaan \(X^Y\) sangat lazim dalam topologi, harga yang harus dibayar jika sifat tertutup dilepaskan terlalu mahal. Pengganti yang sesuai ialah kategori ruang Hausdorff yang dibangkitkan secara kompak1 \(\ensuremath{\mathsf{CGHaus}}\). Kategori ini merupakan subkategori penuh dari \(\ensuremath{\mathsf{Top}}\) dan juga kategori tertutup Kartesius. Dapat dibuktikan bahwa terdapat pasangan adjoin

    \(\varinjlim\), tetapi tidak mempertahankan produk.

  • Misalkan \(G\) grup dan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif. Kategori monoidal simetris \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) yang diperkenalkan dalam Proposisi rujukan bersifat tertutup: \(\operatorname{Hom}\) internalnya tepat merupakan modul \(\operatorname{Hom}\) yang diperkenalkan dalam §rujukan, sedangkan adjungsi yang diperlukan tidak lain adalah persamaan.

  • Tetap misalkan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif, dan tetapkan \(\mathcal{A}:=\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Seperti dilihat dalam §rujukan, kategori kompleks \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) merupakan kategori monoidal simetris. Kategori ini tertutup, dengan \(\operatorname{Hom}\) internal ditentukan oleh kompleks \(\operatorname{Hom}\). Adjungsi yang diperlukan dalam persamaan adalah adjungsi antara \(\operatorname{Hom}\) dan \(\otimes\) pada tingkat kompleks. Secara konkret, ini merupakan korolari dari Proposisi rujukan dalam kasus \(A=R=B=\Bbbk\). Morfisme unit dan kounit yang bersesuaian ialah \[\text{READERDIAGRAM0002}\]

Contoh terakhir menunjukkan bahwa Definisi rujukan tentang kompleks \(\operatorname{Hom}\) sepenuhnya alami, asalkan \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) diberi struktur monoidal simetris seperti di atas.


  1. Ruang Hausdorff yang dibangkitkan secara kompak adalah ruang Hausdorff \(X\) dengan sifat berikut: jika irisan suatu himpunan bagian \(A\subset X\) dengan setiap himpunan bagian kompak \(K\subset X\) tertutup, maka \(A\) juga tertutup.↩︎

Studi Kasus: Struktur Tertutup pada Kategori-dg

Sebelumnya telah dibahas struktur kategori monoidal tertutup pada \(\ensuremath{\mathsf{Cat}}\), dengan \(\otimes\) berasal dari produk kategori biasa \(\mathcal{C}_1\times\mathcal{C}_2\). Di sisi lain, relatif terhadap gelanggang komutatif \(\Bbbk\) yang dipilih, Definisi rujukan memperkenalkan kategori-dg, yakni kategori yang diperkaya atas \((\ensuremath{\mathsf{C}}(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}),\otimes)\). Bagian ini bertujuan menunjukkan bahwa semua kategori-dg kecil juga membentuk kategori monoidal tertutup \(\ensuremath{\mathsf{dgCat}}_{\Bbbk}\). Kategori ini dapat dipandang sebagai versi linearisasi sekaligus versi kompleks dari \(\ensuremath{\mathsf{Cat}}\) dan muncul secara alami serta berguna dalam banyak keadaan. Yang diperlukan hanyalah beberapa konstruksi yang panjang tetapi tidak sulit. Langkah pertama ialah mengangkat produk kategori biasa menjadi produk tensor kategori-dg. Hal ini melibatkan struktur anyaman simetris pada \((\ensuremath{\mathsf{C}}(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}),\otimes)\).

Definisi. Misalkan \(\mathcal{C}_1\) dan \(\mathcal{C}_2\) kategori-dg di atas \(\Bbbk\). Definisikan kategori-dg baru \(\mathcal{C}_1\otimes\mathcal{C}_2\) dengan \[\begin{align*} \operatorname{Ob}(\mathcal{C}_1 \otimes \mathcal{C}_2) & := \operatorname{Ob}(\mathcal{C}_1) \times \operatorname{Ob}(\mathcal{C}_2), \\ \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}_1 \otimes \mathcal{C}_2}^\bullet((X, X'), (Y, Y')) & := \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}_1}^\bullet(X, Y) \otimes \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}_2}^\bullet(X', Y'), \end{align*}\] dan tetapkan \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X\otimes\ensuremath{\mathrm{id}}_{X'}\) sebagai satuan dari \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}_1\otimes\mathcal{C}_2}^\bullet((X,X'),(X,X'))\). Komposisi morfisme didefinisikan melalui

Dari simetri struktur anyaman dapat diperiksa bahwa \(\mathcal{C}_1\otimes\mathcal{C}_2\) secara alami ekuivalen dengan \(\mathcal{C}_2\otimes\mathcal{C}_1\). Tuliskan \(\Bbbk\) untuk kategori-dg yang hanya mempunyai satu objek dan kompleks endomorfisme \(\Bbbk\). Mudah dibuktikan bahwa \(\Bbbk\otimes\mathcal{C}\) ekuivalen dengan \(\mathcal{C}\otimes\Bbbk\).

Definisi. Misalkan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif. Tuliskan \(\ensuremath{\mathsf{dgCat}}_{\Bbbk}\) untuk kategori semua kategori-dg kecil di atas \(\Bbbk\). Kategori ini adalah kategori monoidal simetris dengan satuan \(\Bbbk\).

Pembatasan pada kategori kecil tentu dimaksudkan untuk menghindari persoalan teori himpunan. Manfaat utamanya ialah bahwa semua funktor antara dua kategori kecil \(\mathcal{C}\) dan \(\mathcal{D}\) yang diberikan membentuk himpunan kecil. Langkah kedua ialah memperkaya himpunan \(\operatorname{Hom}\) antara funktor-dg menjadi kompleks.

Definisi. Misalkan \(F,G:\mathcal{C}\to\mathcal{D}\) funktor-dg antara kategori-dg. Untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), suatu morfisme berderajat \(n\) dari \(F\) ke \(G\) didefinisikan sebagai data \[\phi = \left( \phi_X \right)_{X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})}, \quad \phi_X \in \operatorname{Hom}_{\mathcal{D}}^n(FX, GX),\] dengan syarat bahwa untuk semua \(m\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), \(X,Y\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\), dan \(f\in\operatorname{Hom}^m_{\mathcal{C}}(X,Y)\), berlaku persamaan berikut dalam \(\operatorname{Hom}^{n+m}_{\mathcal{D}}(FX,GY)\): \[(Gf) \phi_X = (-1)^{nm} \phi_Y (Ff);\] komposisi dalam rumus ini dipahami sebagai morfisme dalam \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) \[\begin{gather*} \operatorname{Hom}^m_{\mathcal{D}}(GX, GY) \otimes \operatorname{Hom}^n_{\mathcal{D}}(FX, GX) \to \operatorname{Hom}^{m+n}_{\mathcal{D}}(FX, GY), \\ \operatorname{Hom}^n_{\mathcal{D}}(FY, GY) \otimes \operatorname{Hom}^m_{\mathcal{D}}(FX, FY) \to \operatorname{Hom}^{m+n}_{\mathcal{D}}(FX, GY). \end{gather*}\] Modul-\(\Bbbk\) yang terdiri atas semua morfisme berderajat \(n\) \(\phi:F\to G\) ditulis \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}^n(F,G)\).

Kondisi di atas dapat dipandang sebagai pernyataan bahwa diagram morfisme berderajat

\((-1)^{nm}\) yang diwajibkan oleh aturan tanda Koszul. Secara ketat, “morfisme berderajat” tersebut bukanlah morfisme, melainkan harus dipahami sebagai unsur kompleks \(\operatorname{Hom}\).

Bukti. Pertama-tama, periksa bahwa \(d^n\phi\) memang termasuk \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}^{n+1}(F,G)\). Misalkan \(f\in\operatorname{Hom}^m_{\mathcal{C}}(X,Y)\). Terapkan \(d^{m+n}\) pada kedua ruas \((Gf)\phi_X=(-1)^{nm}\phi_Y(Ff)\) (subskrip \(\operatorname{Hom}^\bullet(FX,GY)\) dihilangkan); diperoleh \[\begin{align*} d^{m+n}((Gf) \phi_X) & = (d^m Gf) \phi_X + (-1)^m (Gf) (d^n \phi_X) \\ & = G (d^m f) \phi_X + (-1)^m (Gf) (d^n \phi)_X \\ & = (-1)^{n(m+1)} \phi_Y F(d^m f) + (-1)^m (Gf) (d^n \phi)_X, \\ (-1)^{nm} d^{m+n}(\phi_Y (Ff)) & = (-1)^{nm} (d^n \phi_Y) Ff + (-1)^{nm+n} \phi_Y d^n(Ff) \\ & = (-1)^{nm} (d^n \phi)_Y Ff + (-1)^{nm+n} \phi_Y F(d^m f). \end{align*}\] Dari kesamaan kedua ekspresi itu segera diperoleh \((Gf)(d^n\phi)_X=(-1)^{(n+1)m}(d^n\phi)_YFf\).

Kedua, karena \(\operatorname{Hom}^\bullet(FX,GX)\) adalah kompleks, \[\begin{align*} (d^{n+1} d^n \phi)_X & = d^{n+1}_{\operatorname{Hom}^\bullet(FX, GX)}((d^n \phi)_X) \\ & = d^{n+1}_{\operatorname{Hom}^\bullet(FX, GX)} d^n_{\operatorname{Hom}^\bullet(FX, GX)} \phi_X = 0. \end{align*}\] Jadi, diperoleh kompleks \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}^\bullet(F,G)\).

Untuk tiga funktor-dg \(F,G,H:\mathcal{C}\to\mathcal{D}\), terdapat operasi komposisi \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:dgfct-iHom}{}\begin{aligned} \ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}^a(G, H) \otimes \ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}^b(F, G) & \to \ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}^{a+b}(F, H) \\ \psi \otimes \phi & \mapsto \psi\phi := \left( \psi_X \phi_X \right)_{X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})}, \end{aligned} \end{equation}\] dengan \(a,b\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Operasi ini juga asosiatif dan memenuhi \(d^{a+b}(\psi\phi)=(d^a\psi)\phi+(-1)^a\psi(d^b\phi)\). Menurut definisi, semuanya cukup diperiksa pada \(\operatorname{Hom}^\bullet_{\mathcal{D}}\). Komposisi ini harus dipahami sebagai komposisi vertikal morfisme berderajat, yang digambarkan sebagai

Tinjau kasus khusus \(n=0\). Syarat untuk \(\phi=(\phi_X)_X\in\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}^0(F,G)\) sama artinya dengan \((Gf)\phi_X=\phi_Y(Ff)\) untuk semua \(f\in\operatorname{Hom}^m(X,Y)\), sedangkan syarat \(d^0\phi=0\) sama artinya dengan \(\phi_X\in\operatorname{ker}\left(d^0_{\operatorname{Hom}^\bullet(FX,GX)}\right)\) untuk setiap \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\). Jadi, unsur modul-\(\Bbbk\) \[\operatorname{ker}\left[ \ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}^0(F, G) \xrightarrow{d^0} \ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}^1(F, G) \right]\] tepat merupakan morfisme \(\phi:F\to G\) antara funktor-dg \(F\) dan \(G\) dalam pengertian klasik. Langkah berikutnya ialah memperkaya kategori funktor antara kategori-dg menjadi versi dg.

Definisi. Untuk sembarang kategori-dg \(\mathcal{C}\) dan \(\mathcal{D}\), definisikan kategori-dg \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(\mathcal{C},\mathcal{D})\) sebagai berikut.

  • Objek-objeknya adalah semua funktor-dg \(F:\mathcal{C}\to\mathcal{D}\).

  • Untuk sembarang funktor-dg \(F,G:\mathcal{C}\to\mathcal{D}\), kompleks \(\operatorname{Hom}\) antara keduanya didefinisikan sebagai \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}^\bullet(F,G)\) yang telah didefinisikan di atas.

  • Operasi komposisi \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}^\bullet(G,H)\otimes\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}^\bullet(F,G)\to \ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}^\bullet(F,H)\) didefinisikan seperti dalam persamaan; operasi ini disebut komposisi vertikal.

Jika \(\mathcal{C}\) dan \(\mathcal{D}\) keduanya kategori-dg kecil, maka \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(\mathcal{C},\mathcal{D})\) juga kecil: himpunan objeknya merupakan himpunan kecil. Dalam Definisi rujukan, kita telah mendefinisikan hasil kali tensor dua kategori-dg, sehingga kategori \(\ensuremath{\mathsf{dgCat}}_{\Bbbk}\) dari Definisi rujukan menjadi kategori monoidal simetris terhadap \(\otimes\). Kini hubungan antara \(\otimes\) dan \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}\) dapat dinyatakan dengan jelas sebagai berikut.

Proposisi. Kategori monoidal simetris \(\ensuremath{\mathsf{dgCat}}_{\Bbbk}\) adalah tertutup. Hom internalnya diberikan oleh \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(\mathcal{C},\mathcal{D})\) yang didefinisikan di atas, dengan \(\mathcal{C}\) dan \(\mathcal{D}\) merentang semua kategori-dg kecil.

Bukti. Kuncinya ialah memberikan isomorfisme kanonik \[\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{dgCat}}_{\Bbbk}}(\mathcal{C} \otimes \mathcal{D}, \mathcal{E}) \simeq \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{dgCat}}_{\Bbbk}}(\mathcal{C}, \ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(\mathcal{D}, \mathcal{E}) ).\]

Jika struktur dg diabaikan, masalahnya mudah: memberikan \(F:\mathcal{C}\times\mathcal{D}\to\mathcal{E}\) sama artinya dengan memberikan funktor \(\mathcal{C}\to\mathcal{E}^{\mathcal{D}}\) yang memetakan objek \(X\) ke funktor \(F(X,\mathord\cdot):\mathcal{D}\to\mathcal{E}\). Pokok persoalannya ialah syarat pada tingkat \(\operatorname{Hom}\) agar sebuah funktor menjadi funktor-dg.

Menurut definisi, membuat \(F\) menjadi funktor-dg sama artinya dengan mengangkat pemetaan pada himpunan \(\operatorname{Hom}\) menjadi morfisme kompleks \[F_{X, Y, Z, W}: \operatorname{Hom}^\bullet_{\mathcal{C}}(X, Y) \otimes \operatorname{Hom}^\bullet_{\mathcal{D}}(Z, W) \to \operatorname{Hom}^\bullet_{\mathcal{E}}(F(X, Z), F(Y, W)),\] yang dituntut funktorial dalam keempat peubah. Dengan membahas kedua peubah dari \(F\) secara terpisah, data ini dapat diuraikan menjadi dua bagian:

  • untuk setiap \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\), funktor \(F(X,\mathord\cdot)\) diangkat menjadi funktor-dg;

  • diberikan keluarga morfisme \(F_{X,Y,Z}:\operatorname{Hom}^\bullet_{\mathcal{C}}(X,Y)\to \operatorname{Hom}^\bullet_{\mathcal{E}}(F(X,Z),F(Y,Z))\) yang funktorial dalam ketiga peubah.

Sebagai ilustrasi, \(F_{X,Y,Z,W}(f\otimes g)\) diperoleh dari \(F_{X,Y,Z}(f)\) dengan menggunakan \(g\in\operatorname{Hom}^b_{\mathcal{D}}(Z,W)\) melalui \(F(Y,\mathord\cdot)\). Data pada butir kedua sama artinya dengan keluarga morfisme \[\operatorname{Hom}^\bullet_{\mathcal{C}}(X, Y) \to \ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}^\bullet(F(X, \cdot), F(Y, \cdot)),\] yang funktorial dalam \(X\) dan \(Y\). Kesimpulannya, memberikan funktor-dg \(F\) sama artinya dengan memberikan funktor-dg dari \(\mathcal{C}\) ke \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(\mathcal{D},\mathcal{E})\).

Bersama teori dalam §rujukan, pembahasan di atas menunjukkan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{dgCat}}_{\Bbbk}\) diperkaya atas dirinya sendiri: untuk sembarang kategori-dg kecil \(\mathcal{C}\) dan \(\mathcal{D}\), objek \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}\) antara keduanya tetap merupakan kategori-dg. Karena \(\otimes\) dan \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}\) saling menentukan melalui adjungsi persamaan, setelah menerima definisi salah satu di antara \(\otimes\) dan \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}\), definisi yang lain setidaknya sama wajarnya.

Catatan. Dengan Proposisi rujukan di tangan, sifat umum kategori monoidal tertutup menunjukkan bahwa untuk tiga kategori-dg kecil sembarang \(\mathcal{C}\), \(\mathcal{D}\), dan \(\mathcal{E}\), komposisi funktor dapat diangkat menjadi funktor-dg \[\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(\mathcal{D}, \mathcal{E}) \otimes \ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(\mathcal{C}, \mathcal{D}) \to \ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(\mathcal{C}, \mathcal{E}).\] Pada tingkat objek, funktor tersebut memetakan \((G,F)\) ke \(GF\); pada tingkat kompleks \(\operatorname{Hom}\), funktor itu ditulis

Operasi di atas dapat dibayangkan sebagai komposisi horizontal morfisme antara funktor-dg, dengan diagram

persamaan niscaya

Namun, operasi dalam (b) tidak lain adalah komposisi vertikal yang diperkenalkan dalam persamaan. Dengan demikian, kita melihat bahwa urutan komposisi vertikal dan horizontal dapat dipertukarkan.

Untuk funktor antara kategori biasa, morfisme antara funktor-funktor itu juga memiliki komposisi vertikal dan horizontal yang saling komutatif. Hal ini dapat dipahami sebagai sifat kategori tertutup Kartesius \(\ensuremath{\mathsf{Cat}}\) (atau dengan memandangnya sebagai kategori-\(2\); lihat [Li1]). Sifat \(\ensuremath{\mathsf{dgCat}}_{\Bbbk}\) di atas adalah versi dg, atau versi aljabar linear, dari sifat tersebut.

Dari Koaljabar ke Aljabar Hopf

Tujuan pertama bagian ini ialah mendualkan Definisi rujukan tentang aljabar. Untuk itu, mula-mula amati bahwa definisi kategori monoidal bersifat swadual. Misalkan \(\mathcal{V}\) kategori monoidal. Pada \(\mathcal{V}^{\operatorname{op}}\), kita tetap dapat memakai bifunktor \(\otimes\) dan objek satuan \(\ensuremath{\bm{1}}\) semula, tetapi kendala asosiativitas \(a\) dan \(\iota:\ensuremath{\bm{1}}\otimes\ensuremath{\bm{1}}\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\ensuremath{\bm{1}}\) dalam [Li1] diganti dengan inversnya. Dengan demikian, \(\mathcal{V}^{\operatorname{op}}\) menjadi kategori monoidal. Serupa dengan itu, jika \(\mathcal{V}^{\operatorname{op}}\) memiliki struktur anyaman \(c\) seperti dalam [Li1], mengambil invers memberikan struktur anyaman yang bersesuaian pada \(\mathcal{V}^{\operatorname{op}}\). Dalam korespondensi ini, \(\mathcal{V}\) adalah kategori monoidal simetris jika dan hanya jika \(\mathcal{V}^{\operatorname{op}}\) juga demikian.

Definisi (Koaljabar). Misalkan \(\mathcal{V}\) kategori monoidal. Aljabar di atas \(\mathcal{V}^{\operatorname{op}}\) disebut koaljabar di atas \(\mathcal{V}\). Dengan kata lain, koaljabar adalah data \((C,\Delta,\epsilon)\), dengan \[C \in \operatorname{Ob}(\mathcal{V}), \quad \Delta = \Delta_C: C \to C \otimes C, \quad \epsilon = \epsilon_C: C \to \ensuremath{\bm{1}},\] yang memenuhi diagram komutatif dual dari diagram dalam Definisi rujukan:

Lazimnya, \(\Delta\) disebut komultiplikasi pada \(C\), sedangkan \(\epsilon\) disebut kounit pada \(C\).

Morfisme dari koaljabar \((C,\Delta,\epsilon)\) ke \((C',\Delta',\epsilon')\) didefinisikan secara dual terhadap Definisi rujukan: morfisme itu adalah \(\phi:C\to C'\) yang membuat diagram berikut komutatif:

Jika \(\mathcal{V}\) dilengkapi struktur anyaman \(c\) dan \(c\Delta=\Delta\), maka \((C,\Delta,\epsilon)\) disebut kokomutatif.

Definisi berikut tidak lain adalah dual dari Definisi rujukan.

Definisi (Komodul). Misalkan \((C,\Delta,\epsilon)\) koaljabar di atas \(\mathcal{V}\). Komodul-\(C\) kiri didefinisikan sebagai data \((M,\rho)\), dengan \[M \in \operatorname{Ob}(\mathcal{V}), \quad \rho = \rho_M : M \to C \otimes M,\] dan \(\rho\) dapat dipandang sebagai komultiplikasi skalar pada komodul kiri. Syaratnya ialah komutativitas diagram berikut:

\((M,\rho)\) ke \((M',\rho')\) adalah morfisme \(f:M\to M'\) yang memenuhi \((\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes f)\rho=\rho'f\). Komodul-\(C\) kanan, bikomodul, dan homomorfisme di antaranya didefinisikan dengan cara serupa.

Contoh awal yang penting ialah \(C\) sendiri: dengan \(\rho_C:=\Delta:C\to C\otimes C\), objek ini menjadi komodul kiri sekaligus komodul kanan. Walaupun definisi komodul tampak berkebalikan dengan kebiasaan, dalam praktik komodul belum tentu lebih rumit daripada modul. Sebagai contoh, ambil \(\mathcal{V}=\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dengan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif. Misalkan \(M\) modul-\(\Bbbk\) bebas dengan basis \((v_i)_{i\in I}\). Memberikan \(\rho:M\to M\ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}}C\) sama artinya dengan memberikan keluarga unsur \((t_{ij})_{(i,j)\in I^2}\) dari \(C\) sedemikian sehingga, untuk setiap \(i\in I\), \[\begin{equation*} \rho(v_i) = \sum_{j \in I} v_j \otimes t_{ji} \quad \text{(jumlah hingga)}, \end{equation*}\] dan syarat komodul dinyatakan, untuk setiap \(i\), sebagai \[\begin{equation*} v_i = \sum_j \epsilon(t_{ji}) v_j, \quad \sum_j v_j \otimes \Delta(t_{ji}) = \sum_{j, k} v_k \otimes t_{kj} \otimes t_{ji}. \end{equation*}\] Dengan mengganti nama indeks secara tepat, syarat ini selanjutnya disederhanakan, untuk setiap \(i,j\), menjadi \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:comodule-matrix}{} \begin{aligned} \epsilon(t_{ji}) & = \delta_{j, i}, \\ \Delta(t_{ji}) & = \sum_k t_{jk} \otimes t_{ki}; \end{aligned} \end{equation}\] di sini \(\delta_{j,i}\) adalah simbol delta Kronecker, yang didefinisikan sebagai \(1\) bila \(j=i\) dan sebagai \(0\) bila tidak. Melanjutkan pembahasan di atas, tuliskan pemetaan \(\Bbbk\)-linear \(f:M\to M'\) antara komodul kanan terhadap basis yang dipilih sebagai \(f(v_i)=\sum_jr_{ji}v'_j\), yakni sebagai matriks dengan \(r_{ji}\in\Bbbk\). Dengan cara yang sama dapat dibuktikan bahwa \(f\) adalah homomorfisme komodul jika dan hanya jika, untuk semua \(i,k\), \[\begin{equation*} \begin{gathered} \sum_j r_{kj} t_{ji} = \sum_j r_{ji} t'_{kj}, \end{gathered} \end{equation*}\] dengan \(\Bbbk\) beraksi dari kiri pada \(C\) melalui perkalian skalar. Versi untuk komodul kiri tentu serupa. Kita akan melanjutkan pembahasan beberapa aspek teori komodul dalam §rujukan.

Catatan. Jika \((C,\Delta,\epsilon)\) koaljabar di atas \(\mathcal{V}\) dan \((A,\mu,\eta)\) aljabar di atas \(\mathcal{V}\), maka \(\operatorname{Hom}(C,A)\) dilengkapi operasi biner \(\star\) yang disebut konvolusi, sebagai berikut: \[f \star g := \mu (f \otimes g) \Delta, \quad f, g \in \operatorname{Hom}(C, A).\] Dari sifat-sifat \(\Delta\) dan \(\mu\), mudah dilihat bahwa \(\star\) asosiatif, dan diagram komutatif berikut cukup untuk menunjukkan bahwa \((\operatorname{Hom}(C,A),\star)\) adalah monoid dengan satuan \(\eta\epsilon\in\operatorname{Hom}(C,A)\):

\(\varphi:C'\to C\) morfisme antarkoaljabar dan \(\psi:A\to A'\) morfisme antaraljabar, maka \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:convolution-functorial}{} \operatorname{Hom}(C, A) \to \operatorname{Hom}(C', A'), \quad f \mapsto \psi f \varphi \end{equation}\] adalah homomorfisme antara monoid-monoid konvolusi.

Mulai sekarang, misalkan \(\mathcal{V}\) kategori monoidal beranyam, dan tuliskan struktur anyamannya seperti biasa dalam bentuk \[c(X, Y): X \otimes Y \to Y \otimes X.\] Menurut §rujukan, kategori aljabar \(\ensuremath{\mathsf{Alg}}(\mathcal{V})\) (atau kategori koaljabar \(\ensuremath{\mathsf{Alg}}(\mathcal{V}^{\operatorname{op}})^{\operatorname{op}}\)) mempunyai struktur monoidal dengan satuan \(\ensuremath{\bm{1}}\). Karena itu, kita dapat meninjau koaljabar di dalam kategori aljabar (atau aljabar di dalam kategori koaljabar). Pengamatan sederhana namun menarik ialah bahwa keduanya mengarah pada data yang sama \((A,\mu,\eta,\Delta,\epsilon)\), dengan \(A\in\operatorname{Ob}(\mathcal{V})\). Syarat yang diperlukan bagi morfisme \(A\xrightarrow{\Delta}A\otimes A\xrightarrow{\mu}A\) dan \(\ensuremath{\bm{1}}\xrightarrow{\eta}A\xrightarrow{\epsilon}\ensuremath{\bm{1}}\) dalam \(\mathcal{V}\) adalah:

  1. \((A,\mu,\eta)\) adalah aljabar;

  2. \((A,\Delta,\epsilon)\) adalah koaljabar;

  3. komultiplikasi \(\Delta:A\to A\otimes A\) dan kounit \(\epsilon:A\to\ensuremath{\bm{1}}\) adalah morfisme antaraljabar;

  4. perkalian \(\mu:A\otimes A\to A\) dan satuan \(\eta:\ensuremath{\bm{1}}\to A\) adalah morfisme antarkoaljabar.

Setelah (i) dan (ii) diasumsikan, (iii) dan (iv) ekuivalen, sehingga cukup memeriksa salah satunya. Keduanya menyatakan kompatibilitas antara \((\Delta,\epsilon)\) dan \((\mu,\eta)\) melalui empat diagram komutatif untuk empat kemungkinan pasangan, atau dalam rumus, \[\begin{equation*} \begin{gathered} \Delta \mu = (\mu \otimes \mu)(\ensuremath{\mathrm{id}}_A \otimes c(A, A) \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_A) (\Delta \otimes \Delta), \\ \Delta \eta = \eta \otimes \eta, \quad \epsilon \mu = \epsilon \otimes \epsilon, \quad \epsilon \eta = \ensuremath{\mathrm{id}}_{\ensuremath{\bm{1}}}. \end{gathered} \end{equation*}\]

Definisi (Bialjabar). Misalkan \(\mathcal{V}\) kategori monoidal beranyam. Jika \(A\) adalah aljabar dalam kategori koaljabar di atas \(\mathcal{V}\), atau secara ekuivalen koaljabar dalam kategori aljabar di atas \(\mathcal{V}\), maka \(A\) disebut bialjabar di atas \(\mathcal{V}\). Secara konkret, bialjabar terdiri atas data \((A,\mu,\eta,\Delta,\epsilon)\).

Jika \(A\) dan \(A'\) keduanya bialjabar dan \(\phi:A\to A'\) sekaligus merupakan morfisme antaraljabar dan morfisme antarkoaljabar, maka \(\phi\) disebut morfisme dari bialjabar \(A\) ke \(A'\).

Seluruh data suatu bialjabar sering disingkat hanya dengan \(A\). Jika \(\Bbbk\) gelanggang komutatif dan \(\mathcal{V}=\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), maka aljabar, koaljabar, dan bialjabar di atas \(\mathcal{V}\) juga masing-masing disebut aljabar-\(\Bbbk\), koaljabar-\(\Bbbk\), dan bialjabar-\(\Bbbk\), dan seterusnya.

Contoh. Misalkan \(M\) monoid dan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif. Bentuk aljabar monoid \(\Bbbk[M]\) di atas \(\Bbbk\); lihat [Li1]. Definisikan homomorfisme modul-\(\Bbbk\) \[\begin{align*} \Delta: \Bbbk[M] & \to \Bbbk[M] \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} \Bbbk[M] \\ m & \mapsto m \otimes m, \quad m \in M \end{align*}\] dan \(\epsilon:\Bbbk[M]\to\Bbbk\) dengan \(\epsilon\) memetakan setiap \(m\in M\) ke \(1\). Mari kita periksa bahwa data ini memberikan bialjabar-\(\Bbbk\).

Pertama, \((\Bbbk[M],\Delta,\epsilon)\) adalah koaljabar, sebab untuk setiap \(m\in M\) berlaku \[\begin{gather*} (\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes \epsilon)(\Delta(m)) = m = (\epsilon \otimes \ensuremath{\mathrm{id}})(\Delta(m)), \\ (\Delta \otimes \ensuremath{\mathrm{id}})(\Delta(m)) = m \otimes m \otimes m = (\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes \Delta)(\Delta(m)). \end{gather*}\] Perhatikan bahwa \(\Bbbk[M]\) selalu kokomutatif, tetapi \(\Bbbk[M]\) komutatif jika dan hanya jika \(M\) komutatif.

Kedua, periksa bahwa \(\epsilon\) dan \(\Delta\) keduanya homomorfisme aljabar-\(\Bbbk\). Cukup diperiksa, untuk setiap \(m,m'\in M\), bahwa \[\begin{gather*} \epsilon(mm') = 1 = \epsilon(m)\epsilon(m'), \quad \epsilon(1) = 1, \\ \Delta(mm') = mm' \otimes mm' = (m \otimes m)(m' \otimes m') = \Delta(m) \Delta(m'), \\ \Delta(1) = 1 \otimes 1. \end{gather*}\]

Untuk aljabar \(A\) di atas \(\mathcal{V}\), Definisi rujukan menjelaskan modul-\(A\) kiri. Jika \(A\) bialjabar, kita dapat melangkah lebih jauh sebagai berikut.

  1. Pada objek satuan \(\ensuremath{\bm{1}}\), definisikan struktur modul-\(A\) kiri melalui morfisme \(\mu_{\ensuremath{\bm{1}}}:A\otimes\ensuremath{\bm{1}}\to\ensuremath{\bm{1}}\) yang merupakan komposisi \(A\otimes\ensuremath{\bm{1}}\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}A\xrightarrow{\epsilon}\ensuremath{\bm{1}}\).

  2. Untuk modul-\(A\) kiri \(M_i\), tuliskan morfisme perkalian skalar yang bersesuaian sebagai \(\mu_i\) (\(i=1,2\)). Definisikan morfisme \(\mu_{M_1\otimes M_2}:A\otimes(M_1\otimes M_2)\to M_1\otimes M_2\) sebagai komposisi \[\begin{multline*} A \otimes M_1 \otimes M_2 \xrightarrow{\Delta \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_{M_1 \otimes M_2}} A \otimes A \otimes M_1 \otimes M_2 \\ \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}_A \otimes c(A, M_1) \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_{M_2}} A \otimes M_1 \otimes A \otimes M_2 \xrightarrow{\mu_1 \otimes \mu_2} M_1 \otimes M_2. \end{multline*}\] Di sini, untuk menyederhanakan notasi, tanda kurung operasi \(\otimes\) dan kendala asosiativitas dihilangkan; dengan kata lain, \(\mathcal{V}\) diperlakukan sebagai kategori monoidal ketat.

Definisi ini dimaksudkan untuk memberi objek \(\ensuremath{\bm{1}}\) dan \(M_1\otimes M_2\) dari \(\mathcal{V}\) struktur modul-\(A\) kiri. Kasus modul-\(A\) kanan tentu serupa.

Proposisi. Misalkan \(A\) bialjabar di atas kategori monoidal beranyam \(\mathcal{V}\). Definisi di atas membuat kategori modul-\(A\) kiri \(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) menjadi kategori monoidal dengan satuan \((\ensuremath{\bm{1}},\mu_{\ensuremath{\bm{1}}})\). Hal yang sama berlaku bagi kategori modul-\(A\) kanan \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}A\).

Secara dual, perkalian dan satuan \(A\) membuat kategori komodul-\(A\) kiri \(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Comod}}\) dan kategori komodul-\(A\) kanan \(\ensuremath{\mathsf{Comod}\text{-}}A\) menjadi kategori monoidal.

Untuk keempat kategori di atas, funktor pelupa ke \(\mathcal{V}\) selalu merupakan funktor monoidal.

Bukti. Berdasarkan dualitas, cukup dibuktikan bagian pertama. Pemeriksaannya panjang tetapi tidak sulit; garis besarnya sebagai berikut. Pertama-tama harus diperiksa bahwa perkalian skalar memenuhi diagram komutatif dalam Definisi rujukan. Untuk \((\ensuremath{\bm{1}},\mu_{\ensuremath{\bm{1}}})\), sifat-sifat tersebut mengikuti fakta bahwa \(\epsilon:A\to\ensuremath{\bm{1}}\) adalah morfisme aljabar. Untuk struktur modul pada \(M_1\otimes M_2\), diagram tentang perkalian skalar oleh satuan mengikuti fakta bahwa \(\Delta:A\to A\otimes A\) adalah morfisme aljabar, khususnya bahwa ia kompatibel dengan \(\eta\) dan \(\eta\otimes\eta\).

Untuk asosiativitas perkalian skalar, setelah definisinya diuraikan, persoalannya ialah membuktikan kesamaan dua pemetaan dari \(A\otimes A\otimes M_1\otimes M_2\) ke \(M_1\otimes M_2\):

  1. mula-mula terapkan \(\Delta\otimes\Delta\otimes\ensuremath{\mathrm{id}}_{M_1}\otimes\ensuremath{\mathrm{id}}_{M_2}\), lalu, dengan memperhitungkan struktur anyaman, secara berurutan kalikan \(A\) pertama dan ketiga (atau kedua dan keempat) dari \(A\otimes A\otimes(A\otimes A\otimes M_1\otimes M_2)\) dari kiri ke \(M_1\) (atau \(M_2\));

  2. mula-mula terapkan \(\mu:A\otimes A\to A\) pada dua posisi pertama, kemudian terapkan \(\mu_{M_1\otimes M_2}\). Karena \[\Delta\mu = (\mu \otimes \mu) (\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes c(A, A) \otimes \ensuremath{\mathrm{id}})(\Delta \otimes \Delta),\] pemetaan ini sama dengan komposisi \[\begin{multline*} A \otimes A \otimes M_1 \otimes M_2 \xrightarrow{\Delta \otimes \Delta \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_{M_1} \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_{M_2}} A \otimes A \otimes A \otimes A \otimes M_1 \otimes M_2 \\ \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}_A \otimes c(A, A) \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_A \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_{M_1} \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_{M_2}} \boxed{A \otimes A \otimes A \otimes A} \otimes M_1 \otimes M_2 \\ \xrightarrow{\mu \otimes \mu \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_{M_1} \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_{M_2}} A \otimes A \otimes M_1 \otimes M_2 \\ \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}_A \otimes c(A, M_1) \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_{M_2}} A \otimes M_1 \otimes A \otimes M_2 \xrightarrow{\mu_1 \otimes \mu_2} M_1 \otimes M_2. \end{multline*}\] Masing-masing perkalian skalar \(\mu_1\) dan \(\mu_2\) asosiatif dan \(c\) funktorial. Karena itu, komposisi tiga panah terakhir di atas juga dapat dipandang sebagai perkalian berurutan \(A\) pertama dan kedua (atau ketiga dan keempat) dalam bagian berkotak dari kiri ke \(M_1\) (atau \(M_2\)), dengan memperhitungkan struktur anyaman.

Diagram anyaman membantu memahami hal ini, seperti di bagian akhir [Li1]. Untuk membuktikan bahwa (a) sama dengan (b), cukup diperiksa persamaan berikut1

=

yang langsung terlihat.

Untuk menunjukkan bahwa \(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) adalah kategori monoidal, masih perlu dibuktikan bahwa kendala asosiativitas dan kendala satuan bagi \(\otimes\) semuanya merupakan morfisme modul-\(A\) kiri. Pernyataan pertama tidak sulit. Pernyataan kedua memerlukan sifat koaljabar \((\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes\epsilon)\Delta=\ensuremath{\mathrm{id}}_A= (\epsilon\otimes\ensuremath{\mathrm{id}})\Delta\), setelah mengidentifikasi \(A\otimes\ensuremath{\bm{1}}\simeq A\simeq\ensuremath{\bm{1}}\otimes A\).


  1. Ada satu perbedaan kecil yang tidak berbahaya: dalam pustaka yang dikutip, morfisme dikomposisikan dari bawah ke atas, sedangkan di sini sebaliknya.↩︎

Untuk bialjabar \(A\), kita masih dapat menanyakan apakah kategori monoidal \(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) memiliki struktur anyaman dan apakah struktur itu simetris. Gagasan awal yang wajar ialah menggunakan struktur anyaman \(c(M_1,M_2)\) dari \(\mathcal{V}\), tetapi pada umumnya ini bukan morfisme dalam \(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Bahkan untuk kasus khusus \(\mathcal{V}=\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), jawaban atas pertanyaan ini sudah melibatkan konsep bialjabar kuasitriangular, yang tidak dapat dijelaskan secara singkat. Berikut hanya diberikan suatu contoh yang begitu sederhana sehingga agak menyesatkan.

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{V}\) kategori monoidal simetris.

  1. Jika \(A\) bialjabar kokomutatif di atas \(\mathcal{V}\), maka kategori monoidal \(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dan \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}A\) menjadi kategori monoidal simetris terhadap \(c(M_1,M_2):M_1\otimes M_2\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}M_2\otimes M_1\).

  2. Secara dual, jika \(A\) bialjabar komutatif di atas \(\mathcal{V}\), maka \(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Comod}}\) dan \(\ensuremath{\mathsf{Comod}\text{-}}A\) merupakan kategori monoidal simetris.

Bukti. Cukup bahas kasus kokomutatif. Dengan menggunakan notasi sebelumnya, pernyataan bahwa \(c(M_1,M_2)\) merupakan morfisme dalam \(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) setara dengan membuktikan bahwa batas luar diagram berikut komutatif:

Persegi di sebelah kiri komutatif karena \(A\) kokomutatif, sedangkan persegi di sebelah kanan komutatif karena funktorialitas \(c\). Dengan menggambar diagram anyamannya, terlihat bahwa \[\begin{multline*} c(A \otimes M_1, A \otimes M_2) = \\ (\ensuremath{\mathrm{id}}_A \otimes c(A, M_2) \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_{M_1}) (c(A, A) \otimes c(M_1, M_2)) (\ensuremath{\mathrm{id}}_A \otimes c(A, M_1) \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_{M_2}), \end{multline*}\] dan karena \(\mathcal{V}\) kategori monoidal simetris, persegi di tengah juga komutatif. Semua sifat lain dari struktur monoidal simetris pada \(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) cukup diverifikasi di \(\mathcal{V}\).

Sekarang kita memperkenalkan konsep aljabar Hopf. Misalkan \(\mathcal{V}\) kategori monoidal beranyam.

Definisi. Misalkan data \((A,\mu,\eta,\Delta,\epsilon)\) merupakan bialjabar \(A\) di atas \(\mathcal{V}\). Jika suatu isomorfisme \(S:A\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}A\) dalam \(\mathcal{V}\) membuat diagram berikut komutatif,

\[\mu (\ensuremath{\mathrm{id}}_A \otimes S) \Delta = \eta\epsilon = \mu (S \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_A) \Delta,\] maka \(S\) disebut antipoda dari \(A\). Bialjabar yang dilengkapi antipoda disebut aljabar Hopf. Morfisme antaraljabar Hopf didefinisikan sebagai morfisme antarbialjabar yang mendasarinya.

Sebagai contoh, \(\ensuremath{\bm{1}}\) merupakan aljabar Hopf dengan antipoda \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\ensuremath{\bm{1}}}\). Jika ditafsirkan menggunakan konvolusi dalam Catatan rujukan, antipoda \(S\) tepat merupakan invers dua sisi dari \(\ensuremath{\mathrm{id}}_A\in\operatorname{End}(A)\) terhadap \(\star\). Antipoda dalam definisi aljabar Hopf, jika ada, bersifat unik. Hal ini langsung diperoleh dengan menerapkan hasil berikut pada \(f=\ensuremath{\mathrm{id}}_A\); hasil tersebut juga menunjukkan bahwa morfisme selalu mempertahankan antipoda.

Proposisi. Misalkan \(A\) dan \(A'\) aljabar Hopf di atas \(\mathcal{V}\) dengan antipoda masing-masing \(S\) dan \(S'\). Untuk setiap morfisme aljabar Hopf \(f:A\to A'\), berlaku \(S'f=fS\).

Bukti. Berdasarkan funktorialitas konvolusi \(\star\) dalam persamaan, kedua pemetaan

\(S'f\) dan \(fS\) keduanya merupakan invers konvolusi dari \(f\in\operatorname{Hom}(A,A')\).

Karena struktur anyaman pada \(\mathcal{V}\) memberikan struktur anyaman pada \(\mathcal{V}^{\operatorname{op}}\), konsep bialjabar jelas bersifat swadual. Hasil berikut menunjukkan bahwa definisi antipoda juga demikian.

Proposisi. Jika \((A,\mu,\eta,\Delta,\epsilon)\) bialjabar di atas \(\mathcal{V}\), maka \((A,\eta,\mu,\epsilon,\Delta)\) merupakan bialjabar di atas \(\mathcal{V}^{\operatorname{op}}\). Jika aljabar Hopf \((A,\mu,\eta,\Delta,\epsilon)\) memiliki antipoda \(S\), maka \(S^{-1}\) merupakan antipoda dari \((A,\eta,\mu,\epsilon,\Delta)\) sebagai bialjabar di atas \(\mathcal{V}^{\operatorname{op}}\); khususnya, objek terakhir ini merupakan aljabar Hopf di atas \(\mathcal{V}^{\operatorname{op}}\).

Bukti. Diagram dalam Definisi rujukan bersifat swadual, tetapi arah \(S\) dibalik.

Proposisi. Untuk bialjabar \(A\), sesuai dengan Definisi rujukan,

Kedua operasi ini bersama-sama menghasilkan bialjabar \(A^{\mathrm{op}}_{\mathrm{cop}}\). Jika \(A\) memiliki antipoda \(S\), maka \(S\) juga merupakan antipoda dari \(A^{\mathrm{op}}_{\mathrm{cop}}\), dan dalam keadaan ini \(S:A\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}A^{\mathrm{op}}_{\mathrm{cop}}\) merupakan isomorfisme bialjabar.

Bukti. Verifikasi rutin menunjukkan bahwa \(A^{\mathrm{op}}_{\mathrm{cop}}\) memang bialjabar dengan antipoda \(S\); perinciannya dihilangkan. Pernyataan yang tersisa terdiri atas dua bagian. Pertama, \(S\) mempertahankan unit dan kounit. Ini mudah: dalam Proposisi rujukan, ambil berturut-turut \(A=\ensuremath{\bm{1}}\) dan \(A'=\ensuremath{\bm{1}}\).

Kedua, \(S\) mempertahankan perkalian dan komultiplikasi. Bukti versi umumnya lebih rumit; lihat [JS91] atau [AM10]. Di sini hanya diberikan garis besar kasus khusus \(\mathcal{V}=\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), \(\otimes=\otimes_{\Bbbk}\) dengan struktur anyaman standarnya. Inilah satu-satunya kasus yang akan diperlukan kemudian.

Ingat dari §rujukan bahwa \(A\otimes A\) secara alami merupakan koaljabar. Lengkapi \(\operatorname{Hom}(A\otimes A,A)\) dengan konvolusi dari Catatan rujukan, yang ditulis \(\ast\), lalu tinjau unsur-unsurnya \[f := \mu, \quad g := \mu c(A, A) (S \otimes S), \quad h := S \mu.\] Cukup dibuktikan bahwa \(h\ast f=\eta_A\epsilon_{A\otimes A}=f\ast g\). Kesamaan ini akan menunjukkan bahwa \(f\) merupakan unsur invertibel dalam monoid \((\operatorname{Hom}(A\otimes A,A),\ast)\), dan karena itu \(h=g\). Misalkan \(a,b\in A\), dan tuliskan ekspansi \[\begin{gather*} \Delta(a) = \sum_i a_i^{(1)} \otimes a_i^{(2)}, \quad \Delta(b) = \sum_j b_j^{(1)} \otimes b_j^{(2)}. \end{gather*}\] Tuliskan \(\mu\) langsung sebagai perkalian. Berdasarkan struktur anyaman standar pada \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), diperoleh \[\begin{align*} (h \ast f)(a \otimes b) & = \sum_{i, j} h\left(a^{(1)}_i \otimes b^{(1)}_j\right) f\left(a^{(2)}_i \otimes b^{(2)}_j\right) \\ & = \sum_{i, j} S\left( a^{(1)}_i b^{(1)}_j \right) a^{(2)}_i b^{(2)}_j \\ & = (\underbracket{S \star \ensuremath{\mathrm{id}}_A}_{\text{konvolusi pada }\operatorname{End}(A)})(ab) = \eta_A \epsilon_A (ab), \\ (f \ast g)(a \otimes b) & = \cdots = \sum_{i, j} a^{(1)}_i b^{(1)}_j S\left( b^{(2)}_j \right) S\left( a^{(2)}_i \right) \\ & = \sum_i a^{(1)}_i \eta_A \epsilon_A(b) S\left( a^{(2)}_i \right) \\ & = \eta_A \epsilon_A (a) \cdot \eta_A \epsilon_A (b) = \eta_A \epsilon_A(ab), \\ \eta_A \epsilon_{A \otimes A}(a \otimes b) & = \eta_A\left( \epsilon_A(a)\epsilon_A(b) \right) = \eta_A \epsilon_A(ab), \end{align*}\] seperti yang diklaim. Jadi, \(S\) mempertahankan perkalian bialjabar. Argumen serupa menunjukkan bahwa \(S\) mempertahankan komultiplikasi.

Khususnya, jika \(\mathcal{V}\) kategori monoidal simetris, maka \(S^2\) merupakan automorfisme dari \(A\).

Korolari. Misalkan aljabar Hopf \(A\) memiliki antipoda \(S\). Jika \(A\) komutatif atau kokomutatif, maka \(S^2=\ensuremath{\mathrm{id}}\).

Bukti. Terhadap konvolusi \(\star\) pada \(\operatorname{End}(A)\) (Catatan rujukan), kita mempunyai \[S \star S^2 = \mu (S \otimes S^2) \Delta = \mu (S \otimes S)(\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes S) \Delta.\]

Jika \(A\) komutatif, maka \(\mu c(A,A)=\mu\), dan Proposisi rujukan mengubah ruas di atas menjadi \[\mu c(A, A) (S \otimes S) (\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes S)\Delta = S\mu (\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes S)\Delta = S(\ensuremath{\mathrm{id}}\star S).\] Definisi antipoda menunjukkan bahwa \(\ensuremath{\mathrm{id}}\star S=\eta\epsilon\), sedangkan proposisi tersebut memberikan \(S\eta=\eta\); hasil akhirnya ialah \(\eta\epsilon\).

Jika \(A\) kokomutatif, maka \(c(A,A)\Delta=\Delta\), dan funktorialitas struktur anyaman mengubah \(S\star S^2\) menjadi \[\mu (S \otimes S)(\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes S) c(A, A) \Delta = \mu c(A, A) (S \otimes S)(S \otimes \ensuremath{\mathrm{id}})\Delta,\] yang oleh argumen yang sama kemudian berubah menjadi \(S(S\star\ensuremath{\mathrm{id}})=\eta\epsilon\).

Jadi, \(S^2\) merupakan invers konvolusi dari \(S\), sehingga \(S^2=\ensuremath{\mathrm{id}}\).

Semua contoh berikut mengambil \(\mathcal{V}=\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dan \(\otimes=\otimes_{\Bbbk}\), dengan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif.

Contoh. Misalkan \(G\) grup. Bentuk aljabar grup-\(\Bbbk\) \(\Bbbk[G]\). Contoh rujukan memberi \(\Bbbk[G]\) struktur bialjabar. Definisikan automorfisme modul-\(\Bbbk\) \(S:\Bbbk[G]\to\Bbbk[G]\) melalui \[S(g) = g^{-1}, \quad g \in G.\] Mudah diverifikasi bahwa \(S\) memenuhi diagram komutatif yang disyaratkan bagi antipoda. Jadi, \(\Bbbk[G]\) merupakan aljabar Hopf.

Contoh (H. Hopf). Tuliskan \(\{\mathrm{pt}\}\) untuk himpunan satu titik. Misalkan ruang topologis \(X\) dilengkapi pemetaan kontinu \(m:X\times X\to X\) (perkalian) dan \(e:\{\mathrm{pt}\}\to X\) (setara dengan memilih suatu unsur dari \(X\), yaitu unit, yang juga ditulis \(e\)), sedemikian sehingga kedua pemetaan memenuhi sifat-sifat yang diperlukan bagi asosiativitas perkalian dan unit, hingga homotopi. Maka \((X,m,e)\) disebut ruang-H. Jika juga dipilih pemetaan kontinu \(i:X\to X\) (pengambilan invers) yang, hingga homotopi, memenuhi sifat-sifat yang diperlukan bagi invers, maka \((X,m,e,i)\) disebut grup-H.

Monoid topologis (atau grup topologis) tentu merupakan ruang-H (atau grup-H), tetapi syarat ruang-H atau grup-H jauh lebih longgar. Contoh alaminya ialah ruang gelung. Untuk ruang topologis \(M\) dengan titik pangkal terpilih \(x_0\in M\), pemetaan kontinu \(\gamma:[0,1]\to M\) yang memenuhi \(\gamma(0)=x_0=\gamma(1)\) disebut gelung di \(M\). Semua gelung secara alami membentuk ruang topologis \(\Omega(M,x_0)\). Jika \(m\) diambil sebagai penyambungan ujung ke pangkal dua gelung, \(e\) sebagai pemetaan konstan \(x_0\), dan \(i\) sebagai pembalikan arah gelung, maka secara intuitif \(\Omega(M,x_0)\) membentuk grup-H. Kuncinya ialah asosiativitas dan sifat invers hanya berlaku dalam arti homotopi.

Selanjutnya, tinjau subkategori penuh \(\ensuremath{\mathsf{S}}\) dari \(\ensuremath{\mathsf{Top}}\) yang terdiri atas semua kompleks CW1; kategori ini memuat ruang-ruang yang umum dijumpai dalam geometri, seperti manifold. Misalkan \(\Bbbk\) medan. Funktor kohomologi berkoefisien \(\Bbbk\), yakni \(\operatorname{H}^\bullet\), merupakan funktor dari \(\ensuremath{\mathsf{S}}^{\operatorname{op}}\) ke kategori ruang vektor-\(\Bbbk\) bergradasi \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk)^{\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}}\). Lengkapi \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk)^{\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}}\) dengan struktur anyaman yang ditentukan oleh aturan tanda Koszul persamaan (dalam notasi di sana, ambil \(\epsilon(a)=a\bmod\;2\)). Hasil kali cawan \(\mu:=\cup\) pada kohomologi membuat funktor \(\operatorname{H}^\bullet\) berfaktor melalui \(\ensuremath{\mathsf{CAlg}}\left(\ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk)^{\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}}\right)\); singkatnya, kohomologi merupakan aljabar komutatif di atas \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk)^{\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}}\).

Di sisi lain, beri \(\ensuremath{\mathsf{S}}\) struktur monoidal yang ditentukan oleh produk ruang, dengan \(\{\mathrm{pt}\}\) sebagai unit. Rumus Künneth dalam topologi menunjukkan bahwa \(\operatorname{H}^\bullet\) merupakan funktor monoidal. Selain itu, pemetaan-pemetaan yang homotopik menginduksi pemetaan yang sama pada tingkat kohomologi. Oleh karena itu, jika \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{S}})\) merupakan ruang-H, maka \(\operatorname{H}^\bullet(X)\) juga merupakan koaljabar di atas \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk)^{\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}}\).

Pembaca yang mengenal topologi aljabar akan mudah menyimpulkan bahwa struktur aljabar dan koaljabar pada \(\operatorname{H}^\bullet(X)\) kompatibel, sehingga memberikan bialjabar di atas \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk)^{\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}}\). Jika lebih lanjut \(X\) merupakan grup-H dan automorfisme yang diinduksi oleh pemetaan \(i\) ditulis \(S\in\operatorname{Aut}(\operatorname{H}^\bullet(X))\), maka \(\operatorname{H}^\bullet(X)\) menjadi aljabar Hopf.

Sesungguhnya, perkalian (hasil kali cawan) pada \(\operatorname{H}^\bullet(X)\) tidak lain adalah citra penyertaan diagonal \(\mathrm{diag}:X\to X\times X\) melalui rumus Künneth, sedangkan unitnya adalah citra \(X\to\{\mathrm{pt}\}\). Karena itu, semua sifat yang diperlukan bagi bialjabar dan antipoda dapat diverifikasi pada tingkat ruang topologis, hingga homotopi. Sebagai contoh, identitas antipoda \(\mu(S\otimes\ensuremath{\mathrm{id}})\Delta=\eta\epsilon\) berasal dari \[\left[ X \xrightarrow{\mathrm{diag}} X \times X \xrightarrow{(i, \ensuremath{\mathrm{id}})} X \times X \xrightarrow{m} X\right] \;\text{ekuivalen secara homotopi dengan}\; \left[ X \to \{\mathrm{pt}\} \xrightarrow{e} X \right].\]

Dengan demikian, kohomologi suatu grup-H secara alami merupakan aljabar Hopf komutatif dengan struktur yang kaya. Inilah motivasi awal Hopf untuk mempelajari aljabar semacam itu.

Latihan-latihan akan memberikan lebih banyak contoh aljabar Hopf. Kebanyakan contoh itu komutatif atau kokomutatif, tetapi terdapat pula banyak aljabar Hopf yang tidak memiliki kedua sifat tersebut. Kelas terpenting di antaranya ialah grup kuantum. Pembahasan terkait memerlukan landasan teori Lie dan tidak dibahas dalam buku ini.


  1. Ini adalah istilah topologis, yang agak berbeda dari kompleks yang didefinisikan dalam aljabar linear.↩︎

Teorema Monadisitas Beck

Misalkan \(\mathcal{C}\) kategori. Tinjau kategori funktor \(\mathcal{C}^{\mathcal{C}}\) yang objek-objeknya semua endofunktor \(T:\mathcal{C}\to\mathcal{C}\) dan morfisme-morfismenya morfisme antarendofunktor. Kategori ini secara alami menjadi kategori monoidal: perkalian \(\otimes\) adalah komposisi funktor dan objek satuan \(\ensuremath{\bm{1}}\) adalah funktor identitas. Karena komposisi funktor asosiatif secara ketat, kategori ini juga merupakan kategori monoidal ketat.

Definisi (Monad dan komonad). Misalkan \(\mathcal{C}\) kategori. Aljabar dalam kategori monoidal \(\mathcal{C}^{\mathcal{C}}\) (Definisi rujukan) disebut monad di atas \(\mathcal{C}\). Secara dual, monad di atas \(\mathcal{C}^{\operatorname{op}}\) disebut komonad di atas \(\mathcal{C}\).

Dengan menguraikan Definisi rujukan dalam kategori endofunktor \(\mathcal{C}^{\mathcal{C}}\), diperoleh bahwa monad adalah data \((T,\mu,\eta)\), dengan \(T:\mathcal{C}\to\mathcal{C}\) suatu funktor serta \(\mu:T^2\to T\) dan \(\eta:\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}}\to T\) suatu morfisme, sedemikian sehingga diagram berikut komutatif:

Dibandingkan dengan definisi semula, kendala asosiativitas tidak lagi diperlukan di sini, sedangkan \(\eta\otimes\ensuremath{\mathrm{id}}\) (atau \(\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes\eta\)) diterjemahkan menjadi \(\eta T\) (atau \(T\eta\)), dan demikian seterusnya. Secara dual, komonad \((L,\delta,\epsilon)\) terdiri atas funktor \(L:\mathcal{C}\to\mathcal{C}\) serta morfisme \(\delta:L\to L^2\) dan \(\epsilon:L\to\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}}\), dengan syarat bahwa diagram berikut komutatif. Data \((T,\mu,\eta)\) (atau \((L,\delta,\epsilon)\)) lazim disingkat menjadi \(T\) (atau \(L\)). Sumber utama monad dan komonad adalah pasangan adjoin.

Contoh (Pasangan adjoin menentukan monad). Tinjau sepasang funktor adjoin

\(\eta:\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}}\to GF\) dan kounit \(\varepsilon:FG\to\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{D}}\) yang bersesuaian. Definisikan monad \((T,\mu,\eta)\) di atas \(\mathcal{C}\) dan komonad \((L,\delta,\varepsilon)\) di atas \(\mathcal{D}\) sebagai berikut. \[\begin{array}{|c|c|}\hline T := GF & L := FG \\ \mu := \left[ GFGF \xrightarrow{G\varepsilon F} GF \right] & \delta := \left[ FG \xrightarrow{F\eta G} FGFG \right] \\ \eta : \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}} \to GF & \varepsilon: FG \to \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{D}} \\ \hline \end{array}\]

Berdasarkan dualitas, cukup memeriksa aksioma monad dalam kasus \((T,\mu,\eta)\). Pertama, diagram untuk unit ialah

\((G\varepsilon)(\eta G)=\ensuremath{\mathrm{id}}_G\) dan \((\varepsilon F)(F\eta)=\ensuremath{\mathrm{id}}_F\). Diagram asosiativitas ialah [Li1].

Karena endofunktor beraksi pada \(\mathcal{C}\), kita ingin membahas “modul” di dalam \(\mathcal{C}\) di bawah aksi monad \(T\). Karena alasan historis, struktur semacam ini juga disebut aljabar-\(T\).

Definisi (S. Eilenberg, J. C. Moore). Misalkan \((T,\mu,\eta)\) monad di atas \(\mathcal{C}\). Suatu modul-\(T\) adalah data \((M,a)\), dengan \(M\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) dan \(a\) morfisme \(T(M)\to M\) dalam \(\mathcal{C}\), sedemikian sehingga diagram berikut komutatif:

Semua modul-\(T\) membentuk kategori \(\mathcal{C}^T\). Morfisme dari \((M,a)\) ke \((M',a')\) didefinisikan sebagai morfisme \(f:M\to M'\) dalam \(\mathcal{C}\) yang membuat diagram berikut komutatif:

Secara dual, misalkan \((L,\delta,\epsilon)\) komonad di atas \(\mathcal{C}\). Suatu komodul-\(L\) adalah data \((N,b)\), dengan \(b:N\to L(N)\) suatu morfisme, dan disyaratkan memenuhi diagram komutatif yang dual terhadap diagram di atas. Kategori komodul-\(L\) ditulis \(\mathcal{C}^L\).

Kedua diagram komutatif untuk modul-\(T\) masing-masing harus dipandang sebagai hukum asosiativitas dan hukum unit bagi aksi \(T\). Contoh-contoh dan sifat- sifat berikut terutama dinyatakan untuk monad dan modul di atasnya; versi komonad dan komodul sepenuhnya dual.

Contoh. Tuliskan \(\ensuremath{\mathsf{Mon}}\) untuk kategori monoid, yang secara konvensi dianggap direalisasikan pada himpunan kecil, dan tinjau pasangan adjoin

\(\mathbf{M}\) memetakan himpunan \(X\) ke monoid bebas \(\mathbf{M}(X)\), yang definisi dan konstruksinya diberikan dalam [Li1], dan \(U\) adalah funktor pelupa. Dengan demikian, \[T := U\mathbf{M}: \ensuremath{\mathsf{Set}} \to \ensuremath{\mathsf{Set}}, \quad T(X) = \bigsqcup_{n \geq 0} X^n.\] Dengan kata lain, unsur \(T(X)\) adalah “kata” \((x_1,\ldots,x_n)\) dengan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\). Unit pasangan adjoin \(\eta_X:X\to U\mathbf{M}(X)\) memetakan \(x\in X\) ke kata berpanjang \(1\), \((x)\). Untuk monoid \(A\), kounit \(\varepsilon_A:\mathbf{M}U(A)\to A\) memetakan kata \((a_1,\ldots,a_n)\) ke hasil kali \(a_1\cdots a_n\in A\). Karena perkalian dalam \(\mathbf{M}(X)\) adalah konkatenasi kata, pemetaan \(\mu_X=U\varepsilon\mathbf{M}:T^2(X)\to T(X)\) yang bersesuaian dengan monad \(T\) (atau, jika dipandang sebagai pemetaan \(\mathbf{M}(\mathbf{M}(X))\to\mathbf{M}(X)\)) meratakan “kata yang terdiri atas kata-kata”, yakni menggabungkan serangkaian daftar, seperti \[\left( (x_1, \ldots, x_n), (y_1, \ldots, y_m), \ldots \right) \mapsto \left( x_1, \ldots, x_n, y_1, \ldots, y_m, \ldots \right).\]

Memberikan modul-\(T\) \((M,a)\) untuk \(T=U\mathbf{M}\) sama artinya dengan memberikan \(m_1\cdots m_n:=a(m_1,\ldots,m_n)\) untuk setiap kata \((m_1,\ldots,m_n)\) pada himpunan \(M\), sedemikian sehingga \(a(m)=m\) dan hukum asosiatif \[a\left( a(x_1, \ldots, x_n), a(y_1, \ldots, y_m), \ldots \right) = a\left( x_1, \ldots, x_n, y_1, \ldots, y_m, \ldots \right)\] berlaku. Singkatnya, modul-\(T\) tidak lain adalah monoid, dengan citra kata kosong (\(n=0\)) di bawah \(a\) sebagai satuannya. Mudah diperiksa bahwa morfisme modul-\(T\) juga tidak lain adalah homomorfisme monoid.

Kasus kategori grup \(\ensuremath{\mathsf{Grp}}\) sepenuhnya serupa; kuncinya ialah mengganti \(\mathbf{M}\) dengan funktor grup bebas \(\mathbf{F}\). Modul-\(T\) yang bersesuaian tepat merupakan grup.

Contoh. Misalkan \(R\) gelanggang dan tinjau pasangan adjoin

\(\mathbf{F}\) memetakan \(X\) ke modul-\(R\) kiri bebas \(R^{\oplus X}\) dan \(U\) adalah funktor pelupa. Dari sini diperoleh monad \((T,\mu,\eta)\) di atas \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\). Seperti dalam Contoh rujukan, \(T=U\mathbf{F}\) memetakan himpunan \(X\) ke \(R^{\oplus X}\) sebagai suatu himpunan; unsur-unsurnya adalah kombinasi linear-\(R\) formal hingga dari unsur-unsur \(X\), \(\text{“} r_1x_1+\cdots+r_nx_n \text{”}\). Unit \(\eta_X\) memetakan \(x\in X\) ke \(\text{“}x\text{”}\), sedangkan \(\mu_X:R^{\oplus(R^{\oplus}X)}\to R^{\oplus X}\) meratakan kombinasi linear dua tingkat, yakni \[\begin{multline*} \text{“} \alpha (\text{“} r_1 x_1 + \cdots + r_n x_n \text{”}) + \beta (\text{“} s_1 y_1 + \cdots + s_m y_m \text{”}) + \cdots \text{”} \\ \mapsto \text{“} (\alpha r_1) x_1 + \cdots + (\alpha r_n) x_n + (\beta s_1) y_1 + \cdots + (\beta s_m) y_m + \cdots \text{”} . \end{multline*}\] Memberikan modul-\(T\) \((M,a)\) sama artinya dengan memberikan himpunan \(M\) beserta aturan yang memetakan kombinasi linear formal ke suatu unsur \(M\), memetakan \(\text{“}x\text{”}\) ke \(x\), bersifat asosiatif terhadap penjumlahan dan perkalian skalar, dan membuat perkalian skalar oleh \(1\in R\) menjadi pemetaan identitas. Singkatnya, modul-\(T\) tidak lain adalah modul-\(R\) kiri. Jelas bahwa morfisme modul-\(T\) tepat merupakan homomorfisme modul.

Kembali ke teori umum. Terdapat funktor pelupa \(U^T:\mathcal{C}^T\to\mathcal{C}\) yang memetakan objek \((M,a)\) ke \(M\). Berikut diberikan adjoin kirinya: konstruksi bebas.

Bukti. Untuk memeriksa bahwa \((TM,\mu_M)\) adalah modul-\(T\), perlu ditunjukkan komutativitas kedua diagram berikut:

rujukan pada objek \(M\). Funktorialitasnya jelas.

Selanjutnya, perhatikan bahwa \(U^T\mathrm{Free}^T=T\). Ambil \(\eta:\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}}\to T\) yang merupakan bagian dari data \(T\), lalu definisikan \[\epsilon: \mathrm{Free}^T U^T \to \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}^T}, \quad \epsilon_{(M, a)}: (TM, \mu_M) \xrightarrow{a} (M, a) \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C}^T).\] Diagram kiri dalam Definisi rujukan menunjukkan bahwa \(\epsilon_{(M,a)}\) adalah morfisme dalam \(\mathcal{C}^T\). Funktorialitasnya juga jelas.

Pemeriksaan rutin menunjukkan bahwa \((\mathrm{Free}^T,U^T)\) membentuk pasangan adjoin dengan unit \(\eta\) dan kounit \(\epsilon\); perinciannya dihilangkan. Selain itu, \[\begin{equation*} \begin{aligned} \left(U^T \epsilon \mathrm{Free}^T\right)_M & = U^T \epsilon_{(TM, \mu_M)} \\ & = \left[ \mu_M: T^2(M) \to T(M)\right], \end{aligned} \end{equation*}\] yang menunjukkan bahwa monad di atas \(\mathcal{C}\) yang ditentukan oleh pasangan adjoin \((\mathrm{Free}^T,U^T)\) adalah \((T,\mu,\eta)\).

Untuk monad dalam Contoh rujukan dan rujukan, funktor \(\mathrm{Free}^T\) masing-masing bersesuaian dengan konstruksi monoid bebas dan modul bebas. Secara dual, komonad \(L\) di atas kategori \(\mathcal{D}\) juga memberikan pasangan adjoin bebas–pelupa; tidak perlu dibahas lebih lanjut.

Lema. Tinjau monad \(T\) dan komonad \(L\) yang berasal dari pasangan adjoin \((F,G)\). Misalkan \(N\in\operatorname{Ob}(\mathcal{D})\). Data \[M:=G(N)\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C}), \quad a:T(M)=GFG(N)\xrightarrow{G\varepsilon_N}G(N)=M\] memberikan \((M,a)\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C}^T)\). Dengan demikian diperoleh funktor \(\mathbb{K}:\mathcal{D}\to\mathcal{C}^T\) yang memenuhi \(G=U^T\mathbb{K}\).

Secara dual, \(F\) juga terfaktorkan secara kanonik sebagai \(\mathcal{C}\xrightarrow{\mathbb{K}}\mathcal{D}^L\to\mathcal{D}\), yang selanjutnya ditulis \(F=U^L\mathbb{K}\), dengan \(U^L\) funktor pelupa1.

Bukti. Cukup dibahas kasus \(T\). Kedua diagram dalam Definisi rujukan dalam hal ini menjadi

rujukan, sehingga tidak perlu diulangi; funktorialitas \(N\mapsto(M,a)\) juga langsung terlihat.

Untuk pasangan adjoin \((F,G)\) yang diberikan, menerapkan funktor merupakan proses yang melupakan struktur. Lema rujukan memfaktorkan \(G\) (atau \(F\)) sebagai \(U^T\mathbb{K}\) (atau \(U^L\mathbb{K}\)). Kita ingin mengetahui apakah struktur hanya hilang pada langkah kedua, yaitu saat menerapkan funktor pelupa \(U^T\). Jika demikian, informasi yang hilang dalam proses itu dapat direkonstruksi dengan bantuan monad \(T\) (atau komonad \(L\)). Pertimbangan ini memotivasi konsep berikut.

Definisi. Tinjau sepasang funktor adjoin

\(T\) di atas \(\mathcal{C}\) dan komonad \(L\) di atas \(\mathcal{D}\).

  • Jika funktor \(\mathbb{K}:\mathcal{D}\to\mathcal{C}^T\) dalam Lema rujukan merupakan ekuivalensi kategori, pasangan adjoin tersebut disebut monadik.

  • Jika versi dualnya \(\mathbb{K}:\mathcal{C}\to\mathcal{D}^L\) merupakan ekuivalensi kategori, pasangan adjoin tersebut disebut komonadik.

Sebagai contoh, pasangan adjoin bebas–pelupa dalam Contoh rujukan dan rujukan semuanya monadik; pemeriksaan langsung bahkan menunjukkan bahwa \(\mathbb{K}\) dalam kedua contoh tersebut merupakan isomorfisme kategori. Teorema Beck yang akan dibahas berikutnya, juga disebut teorema monadisitas atau teorema Barr–Beck, mencirikan sifat monadik. Kita memerlukan beberapa persiapan.

Bukti. Tinjau diagram berikut:

\(\varphi:Z\to W\) dengan \(\varphi h=k\), maka \(\varphi=\varphi hs=ks\). Sebaliknya, \(\varphi:=ks\) memang memenuhi \(\varphi h=ksh=kut=kvt=k\). Ini membuktikan sifat universal yang diperlukan.

Berbeda dengan kopenyama pada umumnya, garpu terbelah bersifat “mutlak”: citranya di bawah funktor apa pun tetap merupakan garpu terbelah.

Contoh. Misalkan \((T,\mu,\eta)\) monad di atas \(\mathcal{C}\). Setiap \((M,a)\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C}^T)\) memberikan garpu terbelah dalam \(\mathcal{C}\):

rujukan dan rujukan; sebagai contoh, \(\eta_Ma=(Ta)\eta_{TM}\) berasal dari kealamian \(\eta:\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}}\to T\). Secara khusus, diagram di atas merealisasikan \(M\) sebagai kopenyama dari \(Ta\) dan \(\mu_M\).

Definisi. Tinjau funktor \(G:\mathcal{D}\to\mathcal{C}\) dan sepasang morfisme \(f,g:X\rightrightarrows Y\) dalam \(\mathcal{D}\). Jika terdapat morfisme \(h:G(Y)\to Z\) sedemikian sehingga diagram

\(\mathcal{C}\), maka \((f,g)\) disebut pasangan \(G\)-terbelah dalam \(\mathcal{D}\).

Misalkan \((f,g)\) pasangan \(G\)-terbelah. Karena \((Gf,Gg)\) mempunyai kopenyama, wajar ditanyakan apakah kopenyama tersebut dapat diangkat menjadi kopenyama dari \((f,g)\) dalam \(\mathcal{D}\), dan apakah pengangkatan itu unik. Kopenyama merupakan kasus khusus dari \(\varinjlim\); konsep funktor yang menciptakan atau mempertahankan \(\varinjlim\) dalam Definisi rujukan menyediakan istilah yang tepat untuk masalah ini. Perhatikan bahwa funktor pelupa \(U^T:\mathcal{C}^T\to\mathcal{C}\) merupakan funktor konservatif dalam pengertian Definisi rujukan.

Lema. Misalkan \((T,\mu,\eta)\) monad di atas \(\mathcal{C}\). Funktor \(U^T\) menciptakan kopenyama dari setiap pasangan \(U^T\)-terbelah.

Bukti. Misalkan diberikan sepasang morfisme dalam \(\mathcal{C}^T\), \(u,v:(M,a)\rightrightarrows(M',a')\), dan sebuah garpu terbelah dalam \(\mathcal{C}\):

\(\mathcal{C}\), cukup memperluas \(M''\) secara unik menjadi \((M'',a'')\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C}^T)\) sedemikian sehingga \(h\) merupakan morfisme dalam \(\mathcal{C}^T\), kemudian menunjukkan bahwa konstruksi ini memberikan kopenyama dari \(u\) dan \(v\) dalam \(\mathcal{C}^T\).

Citra garpu terbelah di bawah funktor apa pun tetap merupakan garpu terbelah. Karena itu, dalam diagram komutatif pada bagian bergaris penuh

\(\mathcal{C}\). Sifat universal karenanya memberikan tepat satu \(a''\) yang membuat seluruh diagram komutatif. Jika \((M'',a'')\) terbukti merupakan aljabar-\(T\), maka komutativitas bagian kanan diagram itu tepat berarti bahwa \(h\) merupakan morfisme dalam \(\mathcal{C}^T\).

Untuk itu, yang perlu diverifikasi adalah komutativitas kedua diagram berikut.2

\(h\) dan \(Th\) adalah epimorfisme (demikian pula \(T^2h\)). Oleh karena itu, komutativitas kedua diagram di atas langsung mengikuti dari komutativitas diagram yang bersesuaian untuk \(M\) dan \(M'\).

Akhirnya, akan ditunjukkan bahwa \(h\) memberikan kopenyama dari \(u\) dan \(v\) dalam \(\mathcal{C}^T\). Misalkan terdapat morfisme dalam \(\mathcal{C}^T\) \(k:(M',a')\to(W,b)\) dengan \(ku=kv\).3 Dalam \(\mathcal{C}\) terdapat morfisme tunggal \(\varphi:M''\to W\) dengan \(\varphi h=k\). Tinggal dibuktikan bahwa \(\varphi\) sebenarnya merupakan morfisme dalam \(\mathcal{C}^T\). Tinjau diagram

\(Tk\) dan \(k\). Karena \(h\) dan \(k\) merupakan morfisme dalam \(\mathcal{C}^T\), seluruh batas luar dan persegi kiri komutatif. Maka persegi kanan komutatif setelah dikomposisikan dengan \(Th\). Karena \(Th\) epimorfisme, persegi kanan itu sendiri komutatif. Hal ini menunjukkan bahwa \(\varphi\) merupakan morfisme dalam \(\mathcal{C}^T\).

Lema. Misalkan funktor \(G:\mathcal{D}\to\mathcal{C}\) mempunyai adjoin kiri \(F\) dan \(G\) menciptakan kopenyama yang bersesuaian untuk semua pasangan \(G\)-terbelah \(f,g:X\rightrightarrows Y\) (Definisi rujukan). Maka diagram berikut merupakan kopenyama:

\(N\in\operatorname{Ob}(\mathcal{D})\).

Bukti. Menerapkan \(G\) pada diagram tersebut menghasilkan garpu terbelah dari Contoh rujukan untuk \((M,a):=(G(N),G\varepsilon_N)=\mathbb{K}(N)\). Karena \(G\) menciptakan kopenyama yang bersesuaian, diagram semula merupakan kopenyama.

Teorema (J. M. Beck). Misalkan funktor \(G:\mathcal{D}\to\mathcal{C}\) mempunyai adjoin kiri \(F\). Pernyataan-pernyataan berikut ekuivalen:

  1. pasangan adjoin \((F,G)\) bersifat monadik (Definisi rujukan);

  2. \(G\) menciptakan kopenyama yang bersesuaian untuk setiap pasangan \(G\)-terbelah \(f,g:X\rightrightarrows Y\);

  3. \(G\) konservatif (Definisi rujukan), setiap pasangan \(G\)-terbelah \(f,g:X\rightrightarrows Y\) mempunyai kopenyama \(X\rightrightarrows Y\to Z\) dalam \(\mathcal{D}\), dan citra kopenyama tersebut di bawah \(G\) merupakan kopenyama dari \((Gf,Gg)\).

Jika salah satu kondisi di atas berlaku, suatu funktor kuasi-invers \(\mathbb{L}\) bagi \(\mathbb{K}:\mathcal{D}\to\mathcal{C}^T\) dapat dideskripsikan sebagai berikut. Untuk \((M,a)\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C}^T)\) terdapat diagram kopenyama

Untuk komonad yang ditentukan oleh \((F,G)\), kriterianya sepenuhnya dual.

Bukti. Pertama, kita buktikan (i) \(\implies\) (ii). Misalkan \(\mathbb{K}:\mathcal{D}\to\mathcal{C}^T\) mempunyai funktor kuasi-invers \(\mathbb{L}\). Sifat-sifat berupa pasangan terbelah, garpu terbelah, dan penciptaan \(\varinjlim\) tidak berubah di bawah ekuivalensi kategori. Karena \(G=U^T\mathbb{K}\), cukup dibuktikan bahwa \(U^T:\mathcal{C}^T\to\mathcal{C}\) menciptakan kopenyama yang bersesuaian untuk setiap pasangan \(U^T\)-terbelah. Ini tepat isi Lema rujukan.

Selanjutnya, (i) \(\implies\) (iii). Karena (i) \(\implies\) (ii) telah diketahui, tinggal ditunjukkan bahwa \(G\) konservatif apabila \(G\) monadik. Akan tetapi, \(G=U^T\mathbb{K}\), sedangkan \(\mathbb{K}\) merupakan ekuivalensi kategori dan \(U^T\) jelas konservatif. Jadi, \(G\) juga konservatif.

Sekarang kita buktikan (ii) \(\implies\) (i) dengan membangun funktor kuasi-invers \(\mathbb{L}\) bagi \(\mathbb{K}\). Untuk \((M,a)\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C}^T)\), tinjau pasangan morfisme dalam \(\mathcal{D}\)

\(G\) adalah rujukan dapat diperluas menjadi garpu terbelah. Jadi, \((Fa,\varepsilon_{FM})\) merupakan pasangan \(G\)-terbelah, dan diagram semula dapat diperluas menjadi diagram kopenyama dalam \(\mathcal{D}\), yaitu tepat persamaan.

Dari persamaan dan sifat universal kopenyama, jika diberikan morfisme \((M,a)\xrightarrow{\varphi}(M',a')\) dalam \(\mathcal{C}^T\), maka terdapat morfisme tunggal \(\mathbb{L}(M,a)\to\mathbb{L}(M',a')\) yang membuat diagram berikut komutatif:

\((M,a)\mapsto\mathbb{L}(M,a)\) menjadi funktor \(\mathbb{L}:\mathcal{C}^T\to\mathcal{D}\).

Berikutnya akan dibuktikan \(\mathbb{L}\mathbb{K}\simeq\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{D}}\).4 Untuk setiap \(N\in\operatorname{Ob}(\mathcal{D})\), konstruksi di atas memberikan diagram kopenyama

Membandingkannya dengan diagram kopenyama dalam Lema rujukan langsung memberikan isomorfisme kanonik \(\mathbb{L}\mathbb{K}\simeq\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{D}}\).

Selanjutnya, kita verifikasi \(\mathbb{K}\mathbb{L}\simeq\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}^T}\). Jelas bahwa \(\mathbb{K}F=\mathrm{Free}^T\); keduanya memetakan objek \(M\) ke \((GF(M),G\varepsilon_{FM})\). Menurut definisi dan \(\mu:=G\varepsilon F\), menerapkan \(\mathbb{K}\) pada persamaan menghasilkan \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:Beck-aux3}{} \text{READERDIAGRAM0018} \end{equation}\]

Menerapkan funktor pelupa \(U^T\) pada dua suku di sebelah kiri persamaan menghasilkan \(\text{READERDIAGRAM0019}\). Contoh rujukan memperluas diagram ini menjadi garpu terbelah dengan kopenyama \(M\). Di sisi lain, \(U^T\) menciptakan kopenyama ini (Lema rujukan). Dengan mengingat Definisi rujukan, diperoleh bahwa persamaan juga merupakan diagram kopenyama.

Di pihak lain, terapkan Lema rujukan pada pasangan adjoin \((\mathrm{Free}^T,U^T)\) dan objek \(N=(M,a)\). Dengan menguraikan deskripsi pasangan adjoin ini secara saksama, diperoleh diagram kopenyama \[\text{READERDIAGRAM0020}\] Perbandingan dengan paragraf sebelumnya langsung memberikan \(\mathbb{K}\mathbb{L}\simeq\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}^T}\).

Terakhir, kita buktikan (iii) \(\implies\) (ii). Bagian kedua dari (iii) tepat menyatakan bahwa semua pasangan \(G\)-terbelah mempunyai kopenyama dan \(G\) mempertahankan kopenyama tersebut. Karena \(G\) konservatif, Catatan rujukan menunjukkan bahwa (ii) berlaku.

Dengan membalik semua morfisme tetapi mempertahankan arah funktor, yaitu dengan mengganti \(\mathcal{C}\) dan \(\mathcal{D}\) oleh \(\mathcal{C}^{\operatorname{op}}\) dan \(\mathcal{D}^{\operatorname{op}}\), diperoleh karakterisasi komonadisitas. Perinciannya dihilangkan.

Korolari. Tinjau sepasang funktor adjoin \(\text{READERDIAGRAM0021}\) beserta morfisme unit \(\eta\) dan kounit \(\varepsilon\) yang bersesuaian. Jika pasangan adjoin ini monadik, maka diagram \[\text{READERDIAGRAM0022}\] merupakan kopenyama untuk setiap \(N\in\operatorname{Ob}(\mathcal{D})\).

Bukti. Gabungkan Lema rujukan dengan Teorema rujukan (ii).

Dalam praktik, versi linear Teorema Beck sering diperlukan. Lebih tepatnya, misalkan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif dan \((F,G)\) pasangan adjoin antara kategori-\(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), dan kedua funktor tersebut \(\Bbbk\)-linear; lihat Definisi rujukan dan Proposisi rujukan. Mudah dilihat bahwa \(\mathcal{C}^T\) secara alami menjadi kategori-\(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dan, menurut definisi, kedua funktor dalam \(\mathcal{D}\xrightarrow{\mathbb{K}}\mathcal{C}^T\xrightarrow{U^T}\mathcal{C}\) juga \(\Bbbk\)-linear. Jika kondisi (ii) atau (iii) dalam Teorema Beck rujukan terpenuhi, deskripsi melalui diagram persamaan langsung menunjukkan bahwa funktor kuasi-invers \(\mathbb{L}\) bagi \(\mathbb{K}\) juga \(\Bbbk\)-linear. Dengan demikian diperoleh ekuivalensi \(\Bbbk\)-linear \(\mathbb{K}:\mathcal{D}\to\mathcal{C}^T\).


  1. Pemakaian lambang \(\mathbb{K}\) yang sama tidak akan banyak menimbulkan kerancuan, sebab buku ini tidak akan membahas monad dan komonad secara bersamaan.↩︎

  2. Catatan penerjemah: simpul kanan bawah diagram pertama tercetak sebagai \(T(M'')\) dalam sumber. Hukum satuan aljabar-\(T\) mengharuskan simpul itu berupa \(M''\); target tersebut dikoreksi di sini.↩︎

  3. Catatan penerjemah: sumber mencetak domain \(k\) sebagai \((M'',a'')\), yang membuat \(ku\), \(kv\), dan \(\varphi h=k\) tidak terdefinisi. Domain yang benar adalah \((M',a')\).↩︎

  4. Catatan penerjemah: sumber mencetak \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}}\) di sini dan pada kalimat pembanding berikutnya. Karena \(\mathbb{L}\mathbb{K}\) adalah endofunktor \(\mathcal{D}\), subskrip yang benar adalah \(\mathcal{D}\).↩︎

Teori Morita

Dalam bagian ini, tetapkan semesta Grothendieck \(\mathcal{U}\) dan gelanggang komutatif \(\Bbbk\). Relatif terhadap \(\mathcal{U}\), semua gelanggang secara baku dianggap kecil. Funktor antara kategori \(\Bbbk\)-linear juga secara baku dianggap \(\Bbbk\)-linear, sebagaimana dalam Definisi rujukan dan rujukan. Bila \(\Bbbk=\ensuremath{\mathbb{Z}}\), sifat \(\Bbbk\)-linear sama dengan sifat aditif. Untuk kategori \(\Bbbk\)-linear \(\mathcal{C}\) dan \(\mathcal{D}\), notasi \(\mathrm{Fct}(\mathcal{C},\mathcal{D})\) atau \(\mathcal{D}^{\mathcal{C}}\) menyatakan kategori semua funktor \(F:\mathcal{C}\to\mathcal{D}\). Walaupun \(\mathrm{Fct}(\mathcal{C},\mathcal{D})\) belum tentu merupakan kategori- \(\mathcal{U}\), hal ini tidak menimbulkan kesulitan bagi pembahasan berikut karena kita tidak membentuk limit atau konstruksi serupa di dalamnya.

Definisi. Misalkan \(\mathcal{C}\) dan \(\mathcal{D}\) kategori \(\Bbbk\)-linear.

  • Bila \(\mathcal{C}\) dan \(\mathcal{D}\) kokomplet, definisikan subkategori penuh \(\mathrm{Fct}^c(\mathcal{C},\mathcal{D})\) dari \(\mathrm{Fct}(\mathcal{C},\mathcal{D})\) yang terdiri atas semua funktor yang mempertahankan \(\varinjlim\) kecil.

  • Bila \(\mathcal{C}\) dan \(\mathcal{D}\) komplet, definisikan subkategori penuh \(\ensuremath{\mathsf{Fct}}_c(\mathcal{C},\mathcal{D})\) dari \(\mathrm{Fct}(\mathcal{C},\mathcal{D})\) yang terdiri atas semua funktor yang mempertahankan \(\varprojlim\) kecil.

Dalam sebagian pustaka, objek \(\mathrm{Fct}_c\) (atau \(\mathrm{Fct}^c\)) disebut funktor kontinu (atau kokontinu).

Kita gunakan notasi dari §rujukan. Untuk sembarang aljabar-\(\Bbbk\) \(A\) dan \(B\), definisikan \[\begin{align*} (A, B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}} & := \text{kategori bimodul-$(A,B)$}, \\ A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}} & := \text{kategori modul-$A$ kiri} \simeq (A, \Bbbk)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}, \\ \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B & := \text{kategori modul-$B$ kanan} \simeq (\Bbbk, B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}. \end{align*}\] Kategori-kategori tersebut merupakan contoh sederhana kategori \(\Bbbk\)-linear. Ingat kembali fakta dasar teori modul berikut. Setiap bimodul-\((A,B)\) \(P\) secara kanonik menginduksi funktor-funktor yang mempertahankan \(\varinjlim\) kecil, \[P \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} (\cdot): B\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}} \to A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}, \quad (\cdot) \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} P : \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}A \to \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B,\] sedangkan setiap bimodul-\((B,A)\) \(Q\) secara kanonik menginduksi funktor- funktor yang mempertahankan \(\varprojlim\) kecil, \[\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B}(Q, \cdot): B\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}} \to A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}, \quad \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}A}(Q, \cdot): \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}A \to \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B.\] Jika sebagai gantinya diambil funktor \(\operatorname{Hom}(\mathord\cdot,R)\) dengan \(R\) bimodul-\((B,A)\), domainnya harus diganti dengan kategori lawan seperti \((B\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})^{\operatorname{op}}\) agar funktor itu tetap mempertahankan \(\varprojlim\) kecil.

Teorema (S. Eilenberg, C. E. Watts). Untuk sembarang aljabar-\(\Bbbk\) \(A\) dan \(B\), terdapat ekuivalensi- ekuivalensi berikut:

Untuk ekuivalensi pertama dan kedua, komposisi funktor bersesuaian dengan hasil kali tensor bimodul; bila \(A=B\), funktor identitas berasal dari \(A\) sebagai bimodul-\((A,A)\), hingga isomorfisme.

Bukti. Argumen untuk berbagai ekuivalensi serupa. Kita hanya membahas \[(A, B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}} \to \mathrm{Fct}^c(B\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}, A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}).\] Pembahasan sebelum teorema telah menunjukkan bahwa \(P\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}(\mathord\cdot)\) memang objek dari \(\mathrm{Fct}^c(B\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}},A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\), dan homomorfisme bimodul \(P\to P'\) jelas menginduksi morfisme funktor \(P\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}(\mathord\cdot)\to P'\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}(\mathord\cdot)\). Sekarang kita konstruksikan funktor kuasi-inversnya.

Untuk objek \(F\) dari \(\mathrm{Fct}^c(B\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}},A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\), pandang \(B\) sebagai modul-\(B\) kiri dan definisikan \(P:=F(B)\). Karena \(B\) juga beraksi pada dirinya dari kanan melalui perkalian dan \(F\) adalah funktor \(\Bbbk\)-linear, \(P\) secara alami memperoleh struktur bimodul-\((A,B)\). Isomorfisme kanonik \(P\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}B\simeq P\) menunjukkan bahwa \[(A, B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}} \to \mathrm{Fct}^c\left(B\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}, A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}} \right) \xrightarrow{F \mapsto P} (A, B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}} \;\text{merupakan komposisi}\; \simeq \ensuremath{\mathrm{id}}.\]

Untuk komposisi dalam arah sebaliknya, ambil funktor \(F\) seperti di atas dan tetapkan \(P:=F(B)\). Untuk sembarang modul-\(B\) kiri \(M\), terdapat homomorfisme surjektif kanonik \[\bigoplus_{\varphi \in \operatorname{Hom}(B, M)} B \twoheadrightarrow M.\] Perhatikan bahwa \(\bigoplus_\varphi\) bersifat “kecil”. Dengan mengulangi konstruksi tersebut pada kernel homomorfisme surjektif itu, diperoleh barisan eksak kanonik untuk \(M\), \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:Morita-aux0}{} \bigoplus_\psi B \to \bigoplus_\varphi B \to M \to 0, \end{equation}\] dan bagian pertamanya dapat dipandang sebagai perkalian kanan dengan matriks tak hingga yang bernilai dalam \(B=\operatorname{End}_{B\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}}(B)\). Karena \(F\) dan \(P\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}(\mathord\cdot)\) keduanya mempertahankan \(\varinjlim\) kecil, menerapkan keduanya pada persamaan memberikan barisan eksak dalam \(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), \[\begin{gather*} \bigoplus_\psi P \to \bigoplus_\varphi P \to F(M) \to 0, \\ \bigoplus_\psi P \to \bigoplus_\varphi P \to P \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} M \to 0. \end{gather*}\] Dalam kedua baris, pemetaan \(\bigoplus_\psi P\to\bigoplus_\varphi P\) berasal dari matriks yang sama (dengan entri dalam \(B\)), sehingga diperoleh isomorfisme kanonik \(F(M)\simeq P\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}M\).

Berdasarkan kendala asosiativitas hasil kali tensor, ekuivalensi pertama \((A,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to\mathrm{Fct}^c(B\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}},A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) membawa hasil kali tensor bimodul ke komposisi funktor, hingga isomorfisme. Untuk ekuivalensi kedua, pernyataan terkait mengikuti dari adjungsi antara produk tensor dan \(\operatorname{Hom}\); lihat [Li1]. Dalam kedua kasus, mudah dilihat bahwa bimodul-\((A,A)\) \(A\) bersesuaian dengan funktor identitas, hingga isomorfisme.

Sekarang ukuran kategori-kategori funktor tersebut mudah dikendalikan.

Korolari. Untuk sembarang aljabar-\(\Bbbk\) \(A\) dan \(B\), semua kategori funktor \(\mathrm{Fct}^c(\cdots)\) dan \(\mathrm{Fct}_c(\cdots)\) yang muncul dalam Teorema rujukan adalah kategori-\(\mathcal{U}\).

Bukti. Sebab \((A,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dan \((B,A)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) keduanya kategori- \(\mathcal{U}\).

Bukti. Ekuivalensi niscaya mempertahankan \(\varinjlim\) dan \(\varprojlim\). Teorema rujukan memberikan (i) \(\iff\) (ii) dan (iii) \(\iff\) (ii).

Kondisi (ii) ringkas tetapi belum cukup eksplisit. Kondisi itu akan diperhalus oleh Teorema rujukan pada akhir bagian ini. Sebelumnya, beberapa contoh dan teori terkait perlu diperkenalkan.

Contoh. Untuk aljabar-\(\Bbbk\) komutatif, ekuivalensi Morita sama artinya dengan isomorfisme aljabar. Hal ini didasarkan pada isomorfisme kanonik \(Z(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\simeq Z(A)\), dengan ruas kiri pusat kategori abelian dan ruas kanan pusat aljabar-\(\Bbbk\).

Contoh. Misalkan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq1}\). Setiap aljabar-\(\Bbbk\) \(A\) ekuivalen Morita dengan aljabar matriks \(n\times n\), \(\mathrm{M}_n(A)\). Untuk melihat hal ini, definisikan melalui operasi matriks \[\begin{align*} P & := \text{bimodul-$(A,\mathrm{M}_{n \times n}(A))$ } A^n \quad \text{(vektor baris)}, \\ Q & := \text{bimodul-$(\mathrm{M}_{n \times n}(A),A)$ } A^n \quad \text{(vektor kolom)}. \end{align*}\] Perkalian matriks memberikan isomorfisme yang diperlukan, \[\begin{gather*} P \ensuremath{\underset{\mathrm{M}_{n \times n}(A)}{\otimes}} Q \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}A \quad \text{(sebagai bimodul-$(A,A)$)}, \\ Q \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} P \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathrm{M}_{n \times n}(A) \quad \text{(sebagai bimodul-$(\mathrm{M}_{n \times n}(A), \mathrm{M}_{n \times n}(A))$)}. \end{gather*}\]

Kembali ke keadaan umum. Untuk sembarang bimodul-\((A,B)\) \(P\), fakta dasar teori modul [Li1] memberikan pasangan adjoin

rujukan menunjukkan bahwa, hingga isomorfisme, funktor di ruas kiri dan kanan masing-masing mencakup semua objek \(\mathrm{Fct}^c(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}A,\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B)\) dan \(\mathrm{Fct}_c(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B,\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}A)\). Berdasarkan Contoh rujukan, pasangan adjoin persamaan menentukan monad \(T\) pada \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}A\) dan komonad \(L\) pada \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\). Deskripsi umumnya sebagai berikut. Tinjau modul-\(A\) kanan \(N\) dan modul-\(B\) kanan \(M\): \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:bimod-adjunction}{} \begin{array}{|c|c|} \hline \text{unit } \eta_N & \text{kounit } \epsilon_M \\ \hline N \to \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B}\left( P, N \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} P \right) & \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B}(P, M) \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} P \to M \\ x \mapsto \left[ p \mapsto x \otimes p \right] & \varphi \otimes p \mapsto \varphi(p) \\ \hline \end{array} \end{equation}\] Ingat kembali definisi funktor eksak dalam Definisi rujukan.

Proposisi. Misalkan \(P\) bimodul-\((A,B)\). Jika \((\mathord\cdot)\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\) (atau \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B}(P,\mathord\cdot)\)) merupakan funktor eksak setia, maka pasangan adjoin persamaan bersifat komonadik (atau monadik); lihat Definisi rujukan dan versi dualnya.

Bukti. Berikut bukti untuk kasus \((\mathord\cdot)\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\); argumen untuk sisi lain persis sama.

Telah ditunjukkan bahwa \((\mathord\cdot)\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\) mempunyai adjoin kanan. Tinggal memeriksa versi dual syarat dalam Teorema rujukan (iii). Pertama, kita buktikan bahwa \((\mathord\cdot)\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\) adalah funktor konservatif. Untuk homomorfisme modul-\(A\) kanan \(f:N\to N'\), konservativitas yang diperlukan mengikuti dari \[\begin{multline*} f \;\text{adalah isomorfisme} \iff 0 \to N \xrightarrow{f} N' \to 0 \;\text{eksak} \\ \stackrel{\text{Proposisi \href{#prop:faithful-exact}{rujukan} (iii)}}{\iff} 0 \to N \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} P \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes f} N' \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} P \to 0 \;\text{eksak} \iff \ensuremath{\mathrm{id}}\otimes f \;\text{adalah isomorfisme}. \end{multline*}\]

Selanjutnya, setiap pasangan morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}A\) dan \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\) mempunyai penyama, dan hipotesis eksak setia memastikan bahwa \((\mathord\cdot)\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\) mempertahankan penyama. Jadi, seluruh syarat Teorema rujukan (iii) terpenuhi.

Ini baru suatu hasil abstrak. Untuk menerapkannya, monad \(T\) dan komonad \(L\) yang bersesuaian perlu dinyatakan secara eksplisit dalam beberapa kasus khusus. Kita mulai dengan perubahan gelanggang.

Contoh (Perubahan gelanggang). Tetapkan homomorfisme aljabar-\(\Bbbk\) \(f:A\to B\). Dalam kerangka di atas, ambillah \(P:=B\), yang dipandang sebagai bimodul-\((A,B)\) melalui \(f\). Dalam hal ini, adjoin kanan \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B}(B,\mathord\cdot)\) dari \((\mathord\cdot)\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}B\) isomorfik, melalui \(\varphi\mapsto\varphi(1)\), dengan funktor pelupa \(\mathcal{F}_{B|A}:\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\to\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}A\), dan \[\begin{array}{|c|c|} \hline \text{morfisme unit }\; \eta_N & \text{morfisme kounit }\; \epsilon_M \\ \hline N \to \mathcal{F}_{B|A}(N \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} B) & \mathcal{F}_{B|A}(M) \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} B \to M \\ x \mapsto x \otimes 1 & y \otimes b \mapsto yb \\ \hline \end{array} \quad \begin{array}{c} N: \;\text{modul-$A$ kanan,} \\ M: \;\text{modul-$B$ kanan.} \end{array}\]

Dalam pembahasan perubahan gelanggang, lazimnya \(\mathcal{F}_{B|A}\) dihilangkan dari notasi untuk menyederhanakannya. Dengan demikian, monad \(T\) dan komonad \(L\) masing-masing dapat dituliskan sebagai \[\begin{array}{|c|c|c|} \hline T & \ensuremath{\mathrm{id}}\to T & T^2 \to T \\ \hline N \mapsto N \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} B & N \to N \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} B & (N \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} B) \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} B \to N \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} B \\ & x \mapsto x \otimes 1 & (x \otimes b) \otimes b' \mapsto x \otimes bb' \\ \hline\hline L & L \to \ensuremath{\mathrm{id}}& L \to L^2 \\ \hline M \mapsto M \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} B & M \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} B \to M & M \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} B \to (M \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} B) \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} B \\ & y \otimes b \mapsto yb & y \otimes b \mapsto (y \otimes 1) \otimes b \\ \hline \end{array}\] Verifikasi yang diperlukan bersifat rutin.

Selanjutnya, tinjau suatu keadaan yang sedikit lebih umum. Pertama, untuk sembarang modul-\(B\) kanan \(P\) dan \(X\), pandang \(B\) sebagai bimodul-\((B,B)\) untuk mendefinisikan modul-\(B\) kiri \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:P-vee}{} P^\vee := \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B}(P, B) \end{equation}\] serta homomorfisme modul-\(\Bbbk\) kanonik \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:dual-Hom-X}{}\begin{aligned} X \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} P^\vee & \to \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B}(P, X) \\ x \otimes \lambda & \mapsto x \lambda(\cdot). \end{aligned} \end{equation}\] Jika \(P\) adalah bimodul-\((A,B)\), maka \(P^\vee\) mempunyai struktur bimodul-\((B,A)\), \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B}(P,X)\) mempunyai struktur modul-\(A\) kanan, dan persamaan merupakan homomorfisme modul-\(A\) kanan. Konstruksi yang sama tentu memiliki versi dengan kiri dan kanan dipertukarkan. Karena itu, \(P^{\vee\vee}\) terdefinisi, dan terdapat pula homomorfisme kanonik modul-\(B\) kanan \(P\to P^{\vee\vee}\).

Lema. Misalkan bimodul-\((A,B)\) \(P\), sebagai modul-\(B\) kanan, projektif dan dibangkitkan secara hingga. Maka \(P^\vee\), sebagai modul-\(B\) kiri, juga projektif dan dibangkitkan secara hingga, dan dalam keadaan ini:

  • untuk setiap \(X\), persamaan memberikan isomorfisme kanonik modul-\(A\) kanan;

  • \(P\to P^{\vee\vee}\) merupakan isomorfisme.

Bukti. Sebagai modul-\(B\) kanan, tuliskan \(P\) sebagai suku langsung dari \(B^{\oplus n}\) untuk suatu \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\). Maka \(P^\vee\) secara alami merupakan suku langsung dari \(B^{\oplus n}\). Jelas bahwa penggantian \(P\) dengan \(B^{\oplus n}\) dalam persamaan menghasilkan isomorfisme modul-\(\Bbbk\). Karena itu, pada suku langsung \(P\) kita tetap memperoleh isomorfisme modul-\(\Bbbk\), dan dengan demikian isomorfisme modul-\(A\) kanan. Pernyataan \(P\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}P^{\vee\vee}\) dibuktikan dengan cara yang sama, yakni cukup dengan memeriksanya untuk \(B^{\oplus n}\).

Dengan demikian, di bawah hipotesis di atas, pasangan adjoin persamaan dapat ditulis ulang sebagai

Definisi. Misalkan bimodul-\((A,B)\) \(P\), sebagai modul-\(B\) kanan, projektif dan dibangkitkan secara hingga. Definisikan homomorfisme bimodul-\((B,B)\)

\((A,A)\)

Mudah diperiksa bahwa keduanya terdefinisi dengan baik. Dengan menggabungkan persamaan dan Lema rujukan, untuk setiap modul-\(A\) kanan \(N\) dan modul-\(B\) kanan \(M\), morfisme unit \(\eta_N\) dan morfisme kounit \(\epsilon_M\) dari pasangan adjoin persamaan memenuhi

\[\begin{align*} \eta_N = \ensuremath{\mathrm{id}}_N \otimes \mathrm{coev}: \; & N \to N \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} P \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} P^\vee , \\ \epsilon_M = \ensuremath{\mathrm{id}}_M \otimes \mathrm{ev}: \; & M \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} P^\vee \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} P \to M. \end{align*}\] Konstruksi di atas berlangsung pada tingkat bimodul \(P\) dan \(P^\vee\), dan sama sekali tidak bergantung pada \(M\) ataupun \(N\).

Definisi. Untuk sembarang aljabar-\(\Bbbk\) \(A\), kategori \((A,A)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) merupakan kategori monoidal terhadap \(\otimes:=\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}\). Oleh karena itu, §rujukan dan §rujukan mendefinisikan apa yang dimaksud dengan aljabar \(E\) (atau koaljabar \(C\)) dalam \((A,A)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), beserta modul-\(E\) kiri dan kanan (atau komodul-\(C\) kiri dan kanan). Karena definisi modul (atau komodul) hanya melibatkan \(\otimes\) pada satu sisi, diperlukan perumuman kecil berikut.

  • Modul-\(E\) kiri berarti data berikut: suatu \(M\in\operatorname{Ob}(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) beserta morfisme dalam \(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) \(\mu_M:E\otimes M\to M\), sedemikian sehingga diagram dalam Definisi rujukan komutatif di \(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\).

  • Komodul-\(C\) kiri berarti data berikut: suatu \(M\in\operatorname{Ob}(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) beserta morfisme dalam \(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) \(\rho_M:M\to C\otimes M\), sedemikian sehingga diagram dalam Definisi rujukan komutatif di \(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\).

Modul-\(E\) kanan dan komodul-\(C\) kanan didefinisikan secara serupa, dan morfisme antarmodul atau antarkomodul didefinisikan dengan cara standar.

Dengan menggunakan rangkaian hasil terdahulu untuk mendeskripsikan monad dan komonad yang ditentukan oleh pasangan adjoin persamaan, kita langsung memperoleh hasil berikut.

Proposisi. Misalkan bimodul-\((A,B)\) \(P\), sebagai modul-\(B\) kanan, projektif dan dibangkitkan secara hingga, dan definisikan bimodul-\((B,A)\) \(P^\vee\) seperti di atas. Maka:

  • \(P\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}P^\vee\) merupakan aljabar dalam kategori monoidal \((A,A)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Perkaliannya diberikan oleh \[\ensuremath{\mathrm{id}}_P \otimes \mathrm{ev} \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_{P^\vee}: P \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} P^\vee \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} P \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} P^\vee \to P \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} P^\vee\] dan satuannya berasal dari \(\mathrm{coev}:A\to P\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}P^\vee\);

  • \(P^\vee\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\) merupakan koaljabar dalam kategori monoidal \((B,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Komultiplikasinya diberikan oleh \[\ensuremath{\mathrm{id}}_{P^\vee} \otimes \mathrm{coev} \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_P: P^\vee \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} P \to P^\vee \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} P \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} P^\vee \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} P\] dan kounitnya berasal dari \(\mathrm{ev}:P^\vee\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\to B\).

Selanjutnya, tinjau monad \(T\) pada \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}A\) yang ditentukan oleh pasangan adjoin persamaan, serta komonad \(L\) pada \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\) yang ditentukannya. Gunakan Definisi rujukan untuk membahas modul dan komodul.

  • Menentukan modul-\(T\) setara dengan menentukan modul-\(A\) kanan \(N\) beserta homomorfisme yang memenuhi sifat-sifat standar seperti asosiativitas dan unitalitas, \[N \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} (P \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} P^\vee) \to N;\] dengan kata lain, setara dengan menjadikan \(N\) suatu modul-\((P\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}P^\vee)\).

  • Menentukan komodul-\(L\) setara dengan menentukan modul-\(B\) kanan \(M\) beserta homomorfisme yang memenuhi sifat-sifat standar seperti koasosiativitas dan kounitalitas, \[M \to M \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} (P^\vee \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} P);\] dengan kata lain, setara dengan menjadikan \(M\) suatu komodul-\((P^\vee\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P)\).

Bukti. Buktinya lebih mudah daripada pernyataannya.

Perhatikan bahwa, sebagai gelanggang, \(P\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}P^\vee\) tidak lain adalah \(\operatorname{End}_{B\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}}(P)\). Sebaliknya, struktur koaljabar pada \(P^\vee\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\) tampak canggung, tetapi dalam penerapan sering kali lebih nyaman. Meskipun demikian, keunggulan komodul tidak bersifat mutlak: misalnya, agar kategori komodul menjadi kategori abelian, koaljabarnya harus datar. Berikut hanya diberikan garis besar bukti sederhana; latihan di akhir bab memberikan tambahan.

Proposisi. Misalkan \(C\) koaljabar dalam \((B,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Tuliskan kategori komodul-\(C\) kanan (atau kiri) sebagai \(\ensuremath{\mathsf{Comod}\text{-}}C\) (atau \(C\ensuremath{\text{-}\mathsf{Comod}}\)), dan tuliskan funktor pelupa darinya ke \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\) (atau \(B\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\)) sebagai \(U\). Jika \(C\), sebagai modul-\(B\) kiri (atau kanan), datar [Li1], maka \(\ensuremath{\mathsf{Comod}\text{-}}C\) (atau \(C\ensuremath{\text{-}\mathsf{Comod}}\)) merupakan kategori abelian, dan \(U\) eksak setia.

Bukti. Cukup membahas versi \(\ensuremath{\mathsf{Comod}\text{-}}C\). Tinjau suatu homomorfisme komodul-\(C\) kanan \(f:M\to N\), dan tuliskan kokernelnya pada tingkat modul-\(B\) sebagai \(\operatorname{coker}(Uf)\). Maka, dalam \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\), terdapat diagram komutatif dengan baris-baris eksak

\(\operatorname{coker}(Uf)\) struktur komodul; objek ini kita tuliskan sebagai \(\operatorname{coker}(f)\), dan merupakan kokernel dari \(f\). Pembaca dapat memeriksa rinciannya bila diperlukan.

Kita ingin mengangkat \(\operatorname{ker}(Uf)\) menjadi komodul dengan cara yang sama. Kuncinya ialah memastikan bahwa \[0 \to \operatorname{ker}(Uf) \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} C \to M \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} C \xrightarrow{Uf \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}} N \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} C\] eksak dalam \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\). Di sinilah diperlukan kedataran \(C\) sebagai modul-\(B\) kiri; verifikasi rutin yang tersisa serupa dengan kasus kokernel.

Untuk membuktikan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{Comod}\text{-}}C\) merupakan kategori abelian, masih perlu ditunjukkan bahwa morfisme kanonik \[\operatorname{coim}(f) = \operatorname{coker}[\operatorname{ker}(f) \hookrightarrow M] \to \operatorname{ker}[N \twoheadrightarrow \operatorname{coker}(f)] = \operatorname{im}(f)\] merupakan isomorfisme, tetapi hal ini cukup diperiksa pada tingkat \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\).

Berdasarkan konstruksi, \(U\) mempertahankan kernel dan kokernel, sehingga eksak; jelas pula bahwa \(U\) setia.

Kembali ke pokok pembahasan, kita lanjutkan pengkajian funktor \((\mathord\cdot)\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\).

Proposisi. Misalkan bimodul-\((A,B)\) \(P\), sebagai modul-\(B\) kanan, projektif dan dibangkitkan secara hingga, dan misalkan \((\mathord\cdot)\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\) merupakan funktor eksak setia. Maka modul-\(A\) kanan \(N\) dibangkitkan secara hingga jika dan hanya jika modul-\(B\) kanan \(N\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\) dibangkitkan secara hingga.

Bukti. Untuk arah “hanya jika”, andaikan terdapat \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\) dan homomorfisme surjektif \(A^{\oplus n}\twoheadrightarrow N\). Setelah menerapkan funktor, kita memperoleh homomorfisme surjektif \(P^{\oplus n}\twoheadrightarrow N\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\), sedangkan \(P\), sebagai modul-\(B\) kanan, dibangkitkan secara hingga.

Untuk arah “jika”, ambil submodul \(N'\) dari \(N\) yang dibangkitkan secara hingga sedemikian sehingga citra \(N'\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\) memuat suatu himpunan pembangun bagi \(N\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\) sebagai modul-\(B\). Karena \((\mathord\cdot)\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\) eksak setia, sesungguhnya kita mempunyai \(N'\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}N\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\), dan selanjutnya \(N'=N\).

Sesungguhnya, sifat bahwa suatu modul dibangkitkan secara hingga dapat dicirikan sepenuhnya dalam bahasa kategori sebagai berikut.

Lema. Misalkan \(R\) gelanggang dan \(N\) modul-\(R\) kanan. Maka \(N\) dibangkitkan secara hingga jika dan hanya jika sifat berikut berlaku: untuk setiap keluarga subobjek \((N_i)_{i \in I}\) dari \(N\), jika \(\sum_{i \in I}N_i=N\), maka terdapat himpunan bagian hingga \(I_0\subset I\) sedemikian sehingga \(\sum_{i \in I_0}N_i=N\).

Bukti. Untuk arah “hanya jika”, misalkan \(x_1,\ldots,x_n\) suatu keluarga pembangkit \(N\). Setiap \(x_j\) termuat dalam suatu \(\sum_{i\in I_j}N_i\), dengan \(I_j\subset I\) hingga; cukup ambil \(I_0=\bigcup_{j=1}^n I_j\). Untuk arah “jika”, tinjau \(N=\sum_{x\in N}xR\).

Sekarang kita kembali ke ekuivalensi Morita yang diperkenalkan dalam Definisi–Proposisi rujukan. Kita hanya membahas kasus modul kanan.

Teorema (Kiiti Morita). Tinjau aljabar-\(\Bbbk\) \(A\) dan \(B\). Misalkan \(\mathrm{Equiv}(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}A,\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B)\) adalah kategori yang objek-objeknya semua ekuivalensi \(F:\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}A\to\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\) dan morfisme-morfismenya isomorfisme antara ekuivalensi tersebut. Di sisi lain, definisikan kategori \(\mathcal{P}(A,B)\) yang objek-objeknya adalah bimodul-\((A,B)\) \(P\) yang memenuhi syarat-syarat berikut:

  • sebagai modul-\(B\) kanan, \(P\) merupakan pembangkit projektif yang dibangkitkan secara hingga dari \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\);

  • perkalian kiri menginduksi isomorfisme \(A\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{End}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B}(P)\).

Morfisme-morfismenya didefinisikan sebagai isomorfisme bimodul. Kita mempunyai funktor-funktor yang saling kuasi-invers berikut:

Bukti. Pertama, kita tunjukkan bahwa \(F\mapsto F(A)\) terdefinisi dengan baik. Perhatikan bahwa \(A\) merupakan pembangkit projektif yang dibangkitkan secara hingga dari \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}A\). Karena sifat menjadi pembangkit projektif maupun sifat dibangkitkan secara hingga sama-sama mempunyai karakterisasi kategoris (Lema rujukan), hal yang sama berlaku bagi \(F(A)\). Selain itu, berdasarkan pertimbangan abstrak, \[F:\operatorname{End}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}A}(A)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} \operatorname{End}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B}(F(A)).\] Mudah diperiksa bahwa ini tepat merupakan homomorfisme \(A\to\operatorname{End}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B}(F(A))\) yang diberikan oleh perkalian kiri \(A\) pada \(F(A)\).

Jika funktor dari kanan ke kiri juga terdefinisi dengan baik, maka Teorema rujukan menyiratkan bahwa kedua funktor itu saling kuasi-invers. Dengan demikian, cukup dibuktikan pernyataan berikut: jika \(P\in\operatorname{Ob}(\mathcal{P}(A,B))\), maka \(F:=(\cdot)\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\) merupakan ekuivalensi kategori.

Ambil \(P\) seperti di atas. Dalam persamaan telah ditunjukkan bahwa adjoin kanan dari \((\cdot)\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\) ialah \((\cdot)\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}P^\vee\), dengan \(P^\vee:=\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B}(P,B)\). Tujuannya adalah menunjukkan bahwa keduanya saling kuasi-invers. Dengan mengambil \(Q=P^\vee\) dalam Definisi–Proposisi rujukan (ii), selanjutnya cukup dibuktikan bahwa homomorfisme bimodul dalam Definisi rujukan, \[\mathrm{ev}:P^\vee\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\to B,\qquad \mathrm{coev}:A\to P\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}P^\vee \simeq\operatorname{End}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B}(P),\] keduanya merupakan isomorfisme.

Pertama, tinjau \(\mathrm{ev}\). Karena \(P\) merupakan pembangkit dari \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\), terdapat homomorfisme surjektif \(P^{\oplus I}\twoheadrightarrow B\). Khususnya, terdapat \(q_1,\ldots,q_n\in P^\vee\) dan \(p_1,\ldots,p_n\in P\) sedemikian sehingga \(\sum_{i=1}^n q_i(p_i)=1_B\), atau dengan kata lain \(\mathrm{ev}(\sum_i q_i\otimes p_i)=1_B\). Jadi, surjektivitas telah terbukti.

Selanjutnya, definisikan operasi \(P\times P^\vee\to A\) yang ditulis sebagai perkalian. Operasi ini dicirikan oleh kesamaan menyerupai asosiativitas berikut di dalam \(P\), untuk semua \(p,p'\in P\) dan \(q\in P^\vee\): \[\underbracket{(pq)}_{\in A}p' = p\underbracket{(qp')}_{\in B}.\] Di sini \(qp':=q(p')\). Memang, untuk \(p\) dan \(q\) tetap, ruas kanan merupakan unsur \(\operatorname{End}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B}(P)\), sedangkan perkalian kiri menginduksi \(A\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{End}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B}(P)\); dengan demikian, \(pq\in A\) terdefinisi secara tunggal. Dari kesamaan di atas diperoleh pula bentuk asosiativitas kedua, yakni kesamaan berikut dalam \(P^\vee\): \[\underbracket{(qp)}_{\in B}q' = q\underbracket{(pq')}_{\in A}.\] Cukup memeriksa bahwa kedua ruas memberikan nilai yang sama pada setiap \(p'\in P\); verifikasi langsung ini diserahkan kepada pembaca.

Sekarang kita dapat membuktikan injektivitas \(\mathrm{ev}\). Pilih \(p_i\) dan \(q_i\) seperti pada langkah sebelumnya. Jika \(\mathrm{ev}(\sum_{j=1}^m q'_j\otimes p'_j)=0\), maka kedua bentuk asosiativitas di atas memberikan \[\begin{multline*} \sum_j q'_j \otimes p'_j = \sum_{i,j}(q_i p_i)q'_j\otimes p'_j = \sum_{i,j}q_i\underbracket{(p_iq'_j)}_{\in A}\otimes p'_j \\ = \sum_{i,j}q_i\otimes(p_iq'_j)p'_j = \sum_{i,j}q_i\otimes p_i\underbracket{(q'_jp'_j)}_{\in B} = \sum_i q_i\otimes p_i\sum_j q'_jp'_j=0. \end{multline*}\]

Terakhir, pernyataan bahwa \(\mathrm{coev}\) merupakan isomorfisme tidak lain adalah bagian kedua dari definisi \(\mathcal{P}(A,B)\).

Sebagai akibatnya, \(A\) dan \(B\) ekuivalen Morita jika dan hanya jika \(\mathcal{P}(A,B)\) tidak kosong, sedangkan pengkajian kategori \(\mathcal{P}(A,B)\) merupakan masalah teori modul yang sepenuhnya konkret. Sebaliknya, kita juga dapat menggunakan ekuivalensi Morita untuk menulis ulang definisi \(\mathcal{P}(A,B)\) dalam bentuk yang lebih simetris.

Korolari. Untuk bimodul-\((A,B)\) \(P\), modul tersebut merupakan objek kategori \(\mathcal{P}(A,B)\) dalam Teorema rujukan jika dan hanya jika syarat-syarat berikut berlaku:

  • sebagai modul-\(A\) kiri, \(P\) merupakan pembangkit projektif yang dibangkitkan secara hingga dari \(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), dan sebagai modul-\(B\) kanan, \(P\) merupakan pembangkit projektif yang dibangkitkan secara hingga dari \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\);

  • perkalian kiri menginduksi isomorfisme \(A\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{End}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B}(P)\), sedangkan perkalian kanan menginduksi isomorfisme \(B^{\operatorname{op}}\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{End}_{A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}}(P)\).

Bukti. Cukup dibuktikan arah “hanya jika”. Misalkan \(P\in\operatorname{Ob}(\mathcal{P}(A,B))\). Isomorfisme bimodul yang telah dibuktikan, \[P\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}P^\vee\simeq A,\qquad P^\vee\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\simeq B,\] tidak hanya menunjukkan bahwa \((\cdot)\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P:\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}A\to\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\) merupakan ekuivalensi, tetapi juga menyiratkan bahwa \(P\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}(\cdot):B\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) merupakan ekuivalensi. Oleh karena itu, versi modul kiri dari Teorema rujukan menunjukkan bahwa \(P\), sebagai modul-\(A\) kiri, merupakan pembangkit projektif yang dibangkitkan secara hingga, dan bahwa perkalian kanan menginduksi \(B^{\operatorname{op}}\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{End}_{A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}}(P)\). Sesungguhnya, cukup mengulangi paragraf pertama bukti Teorema rujukan untuk modul kiri.

Mengenali Kategori Modul

Dalam bagian ini, tetap dipilih gelanggang komutatif \(\Bbbk\). Semua kategori abelian dan funktor secara baku dianggap \(\Bbbk\)-linear. Kategori berbentuk \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) atau \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\) secara kolektif disebut kategori modul, dengan \(R\) suatu aljabar-\(\Bbbk\). Dalam §rujukan, kita secara khusus membahas kategori modul beserta funktor di antaranya. Di sisi lain, wajar pula ditanyakan kategori mana yang ekuivalen dengan kategori modul dan bagaimana ekuivalensinya diberikan secara konkret. Bagian ini menyajikan beberapa hasil singkat dan praktis tentang pertanyaan tersebut. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian. Pendekatan bagian ini ialah meninjau funktor berbentuk \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(s,\mathord\cdot)\), yang secara alami diangkat menjadi funktor \(\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\) dengan \(R:=\operatorname{End}_{\mathcal{A}}(s)\). Persoalannya ialah menentukan kapan \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(s,\mathord\cdot)\) merupakan ekuivalensi.

Kita ingat kembali Definisi rujukan tentang objek kompak. Misalkan \(\mathcal{A}\) mempunyai semua \(\varinjlim\) kecil terfilter dan \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\). Objek \(X\) disebut kompak jika, untuk setiap kategori kecil terfilter \(I\) dan funktor \(\alpha:I\to\mathcal{A}\), morfisme kanonik berikut adalah isomorfisme: \[\varinjlim_i \operatorname{Hom}\left( X, \alpha(i) \right) \to \operatorname{Hom}\left( X, \varinjlim \alpha \right).\]

Lema. Misalkan \(X\) objek projektif dalam kategori abelian kokomplet \(\mathcal{A}\). Maka \(X\) kompak jika dan hanya jika \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(X,\mathord\cdot)\) mempertahankan semua jumlah langsung kecil; yaitu, untuk sembarang himpunan kecil \(I\) dan keluarga objek \((Y_i)_{i\in I}\), berlaku \(\bigoplus_{i\in I}\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(X,Y_i)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} \operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(X,\bigoplus_{i\in I}Y_i)\). Bila kondisi tersebut berlaku, \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(X,\mathord\cdot)\) sebenarnya mempertahankan semua \(\varinjlim\) kecil.

Bukti. Misalkan \(X\) kompak. Jumlah langsung yang diindeks oleh himpunan kecil \(I\) adalah \(\varinjlim\) terfilter dari jumlah langsung hingga (ambil semua subhimpunan hingga dari \(I\), terurut oleh inklusi). Karena \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(X,\mathord\cdot)\) diketahui mempertahankan jumlah langsung hingga, funktor itu juga mempertahankan jumlah langsung kecil.

Sebaliknya, syarat projektif sama artinya dengan \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(X,\mathord\cdot)\) mempertahankan kokernel, sedangkan \(\varinjlim\) kecil umum dapat dikonstruksi dari jumlah langsung kecil dan kokernel. Jadi, \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(X,\mathord\cdot)\) mempertahankan semua \(\varinjlim\) kecil.

Contoh. Misalkan \(R\) aljabar-\(\Bbbk\) dan \(M\) modul-\(R\) kanan projektif. Maka \(M\) kompak jika dan hanya jika \(M\) dibangkitkan secara hingga.

  • Keniscayaan: terdapat himpunan kecil \(I\) dan homomorfisme \(i:M\to R^{\oplus I}\) serta \(p:R^{\oplus I}\to M\) dengan \(pi=\ensuremath{\mathrm{id}}_M\). Kekompakan mengakibatkan citra \(i\) terkandung dalam \(R^{\oplus I_0}\) untuk suatu subhimpunan hingga \(I_0\subset I\). Ambil \(p':=p|_{R^{\oplus I_0}}\); tetap berlaku \(p'i=\ensuremath{\mathrm{id}}_M\). Jadi, \(M\) dapat direalisasikan sebagai suku langsung modul bebas berperingkat hingga.

  • Kecukupan: terapkan kriteria Lema rujukan. Setiap homomorfisme \(M\to\bigoplus_{i\in I}Y_i\) niscaya mendarat dalam \(\bigoplus_{i\in I_0}Y_i\) untuk suatu subhimpunan hingga \(I_0\subset I\) (cukup memeriksa citra para pembangkit). Karena itu, \(M\) kompak.

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian kokomplet. Maka \(s\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) adalah pembangkit projektif kompak jika dan hanya jika \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(s,\mathord\cdot): \mathcal{A}\to\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) merupakan funktor eksak setia yang mempertahankan semua \(\varinjlim\) kecil.

Bukti. Menurut Proposisi rujukan, menjadi pembangkit projektif ekuivalen dengan sifat eksak setia dari \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(s,\mathord\cdot)\). Menurut Lema rujukan, dengan asumsi projektif, kekompakan ekuivalen dengan fakta bahwa \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(s,\mathord\cdot)\) mempertahankan semua \(\varinjlim\) kecil.

Teorema (P. Gabriel). Misalkan \(s\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) dan tetapkan \(R:=\operatorname{End}_{\mathcal{A}}(s)\). Maka \[\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(s, \cdot): \mathcal{A} \to \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\] merupakan ekuivalensi jika dan hanya jika \(s\) adalah pembangkit projektif kompak bagi \(\mathcal{A}\).

Bukti. Untuk menyingkat notasi, tuliskan \(G:=\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(s,\mathord\cdot):\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\). Mula-mula, kita buktikan keniscayaannya. Karena \(G\) adalah ekuivalensi dan \(G(s)=R\), cukup memeriksa bahwa \(R\) adalah pembangkit projektif kompak bagi \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\), yang langsung terlihat.

Sekarang kita buktikan kecukupannya. Misalkan \(s\) pembangkit projektif kompak. Proposisi rujukan mengakibatkan \(G\) adalah funktor eksak setia yang mempertahankan semua \(\varinjlim\) kecil, karena komposisinya dengan funktor pelupa \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\to\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) memiliki sifat tersebut. Karena kesetiaan telah diketahui, cukup dibuktikan bahwa:

Pertama-tama, untuk setiap \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), definisikan morfisme \(\phi_X:s^{\oplus\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(s,X)}\to X\) yang pada suku langsung yang bersesuaian dengan \(f:s\to X\) sama dengan \(f\). Kita tunjukkan bahwa \(\phi_X\) surjektif. Andaikan sebaliknya bahwa \(\operatorname{coker}(\phi_X)\neq0\). Sifat pembangkit memberikan morfisme tak nol \(s\to\operatorname{coker}(\phi_X)\) (Proposisi rujukan), sedangkan sifat projektif membuat morfisme tersebut terfaktorkan sebagai \(s\xrightarrow{g}X\to\operatorname{coker}(\phi_X)\). Akibatnya, komposisi \(s^{\oplus\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(s,X)}\xrightarrow{\phi_X}X \to\operatorname{coker}(\phi_X)\) tidak nol pada suku langsung yang bersesuaian dengan \(g\), suatu kontradiksi.

Konstruksi yang sama dapat diterapkan pada kernel \(\operatorname{ker}(\phi_X)\). Jadi, setiap \(X\) dapat ditempatkan dalam barisan eksak \[s^{\oplus J} \to s^{\oplus I} \to X \to 0, \quad I = I_X, \; J = J_X: \text{himpunan kecil}.\] Karena \(G\) mempertahankan semua \(\varinjlim\) kecil, diperoleh barisan eksak modul-\(R\) kanan \[R^{\oplus J} \to R^{\oplus I} \to GX \to 0.\] Morfisme pertama dalam kedua barisan dapat dipandang sebagai matriks \(I\times J\) di atas \(R\) yang beraksi melalui perkalian kiri; keduanya sebenarnya adalah matriks yang sama.

Sekarang, tinjau homomorfisme modul-\(R\) kanan \(f:GX\to GY\). Pilih untuk \(X\) dan \(Y\) barisan eksak berbentuk seperti di atas. Mudah dilihat bahwa \(f\) dapat diangkat menjadi diagram komutatif dengan baris-baris eksak

\(R\). Keempat matriks itu memberikan bagian bergaris penuh dari diagram komutatif dengan baris-baris eksak \(G\) eksak, niscaya \(G(X\dashrightarrow Y)=f\).

Teknik serupa menunjukkan bahwa \(G\) surjektif secara esensial. Untuk modul-\(R\) kanan \(M\) yang diberikan, terdapat barisan eksak \[R^{\oplus L} \to R^{\oplus K} \to M \to 0,\] dengan morfisme pertamanya dipandang sebagai matriks \(K\times L\) di atas \(R\). Matriks yang sama memberikan barisan eksak kokernel dalam \(\mathcal{A}\), \[s^{\oplus L} \to s^{\oplus K} \to X \to 0.\] Karena \(G\) mempertahankan semua \(\varinjlim\) kecil, niscaya \(GX\simeq M\). Selesailah bukti.

Persoalan terkait lainnya ialah mengenali kategori modul yang dibangkitkan secara hingga. Tuliskan \(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{fg}}\text{-}}R\) untuk kategori modul- \(R\) kanan yang dibangkitkan secara hingga. Jika \(R\) gelanggang Noether kanan, \(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{fg}}\text{-}}R\) tetap merupakan kategori abelian; lihat [Li1].

Teorema. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian dan \(s\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\). Andaikan:

Maka funktor \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(s,\mathord\cdot): \mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\) terfaktorkan sebagai \[\mathcal{A} \xrightarrow{\text{ekuivalensi}} \ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{fg}}\text{-}}R \subset \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R.\]

Bukti. Pertama-tama, tunjukkan bahwa setiap \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) dapat ditempatkan dalam barisan eksak \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:identify-ModR-fg-aux}{} s^{\oplus m} \to s^{\oplus n} \to X \to 0, \quad n, m \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}. \end{equation}\]

Untuk itu, karena \(s\) adalah pembangkit, bagi setiap \(X\neq0\) terdapat morfisme tak nol \(\phi_1:s\to X\). Jika \(\phi_1\) tidak surjektif, terdapat morfisme tak nol \(s\to\operatorname{coker}(\phi_1)\); sifat projektif \(s\) memastikan bahwa morfisme ini terfaktorkan sebagai \(s\xrightarrow{\psi_1}X\to\operatorname{coker}(\phi_1)\). Dengan demikian, diperoleh \(\phi_2:=(\phi_1,\psi_1):s^{\oplus2}\to X\) dengan \(\operatorname{im}(\phi_2)\supsetneq\operatorname{im}(\phi_1)\). Jika \(\phi_2\) belum surjektif, ulangi prosedur yang sama. Karena \(X\) objek Noether, prosedur ini harus berhenti setelah sejumlah langkah berhingga dan menghasilkan morfisme surjektif \(\phi_X:s^{\oplus n}\twoheadrightarrow X\). Terapkan prosedur yang sama pada \(\operatorname{ker}(\phi_X)\) untuk memperoleh persamaan.

Ingat bahwa \(s\) adalah pembangkit projektif jika dan hanya jika \(G:=\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(s,\mathord\cdot)\) eksak setia. Menerapkan \(G\) pada persamaan memberikan barisan eksak \(R^{\oplus m}\to R^{\oplus n}\to GX\to0\), yang menunjukkan bahwa citra \(G\) terletak dalam \(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{fg}}\text{-}}R\).

Di sisi lain, karena \(R\) gelanggang Noether kanan, setiap \(M\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{fg}}\text{-}}R)\) juga dapat ditempatkan dalam barisan eksak \[R^{\oplus q} \to R^{\oplus p} \to M \to 0, \quad p, q \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}.\]

Selanjutnya, gagasan pembuktiannya sama dengan bukti kecukupan dalam Teorema rujukan. Dalam argumen tersebut, kekompakan \(s\) hanya digunakan untuk menangani jumlah langsung tak hingga; di sini hanya terlibat jumlah langsung hingga, yang dipertahankan oleh setiap funktor aditif. Selebihnya, argumennya persis sama dan tidak diulangi.

Penerapan: Penurunan Modul

Dalam geometri, untuk pasangan adjoin yang diberikan

\(\mathcal{C}\) dari komodul pada \(\mathcal{D}\) di bawah koaksi komonad yang bersesuaian biasanya disebut penurunan. Bagian ini menjelaskannya dalam teori modul. Tinjau homomorfisme gelanggang komutatif \(K\to L\). Funktor pelupa yang bersesuaian \(\mathcal{F}_{L|K}:L\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to K\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dapat ditempatkan dalam pasangan adjoin rujukan untuk meninjau komonad yang bersesuaian pada \(L\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Lebih tepatnya, ambil \(\Bbbk=K\) dan terapkan “perubahan gelanggang” dari Contoh rujukan. Selain perbedaan notasi, di sini kita memakai modul kiri, bukan modul kanan. Karena hanya gelanggang komutatif yang dipertimbangkan, hal ini tidak membawa perbedaan substantif. Berdasarkan deskripsi dalam Contoh rujukan, komonad yang ditentukan pasangan adjoin tersebut pada \(L\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) ditulis \((\mathbf{L},\delta,\epsilon)\) dalam bagian ini, dengan \[\mathbf{L} = L \ensuremath{\underset{K}{\otimes}} \mathcal{F}_{L|K}(\cdot), \quad \delta: \mathbf{L} \to \mathbf{L}^2, \quad \epsilon: \mathbf{L} \to \ensuremath{\mathrm{id}}.\] Selanjutnya, sesuai kebiasaan, funktor pelupa \(\mathcal{F}_{L|K}\) akan dihilangkan dari berbagai rumus untuk menyederhanakan notasi. Komodul bagi komonad \(\mathbf{L}\) adalah data \((M,a)\), dengan \(M\) modul-\(L\) dan \(a:M\to L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}M\) homomorfisme modul-\(L\), yang disyaratkan membuat diagram berikut komutatif: Semua komodul \((M,a)\) di bawah komonad \(\mathbf{L}\) membentuk kategori \(L\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^{\mathbf{L}}\). Versi dual Lema rujukan memberikan faktorisasi \[L \ensuremath{\underset{K}{\otimes}} (\cdot) = \left[ K\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}} \xrightarrow{\mathbb{K}} L\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^{\mathbf{L}} \xrightarrow{U^{\mathbf{L}}} L\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}} \right] \; \text{sebagai suatu komposisi}.\] Funktor \(U^{\mathbf{L}}\) adalah funktor pelupa \((M,a)\mapsto M\), sedangkan funktor \(\mathbb{K}\) memetakan objek \(N\) ke \((L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}N,a)\) dengan \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:N-comonad-action}{} \begin{aligned} a: L \ensuremath{\underset{K}{\otimes}} N & \to L \ensuremath{\underset{K}{\otimes}} (L \ensuremath{\underset{K}{\otimes}} N) \quad \text{(homomorfisme modul-$L$)} \\ \ell \otimes x & \mapsto \ell \otimes 1 \otimes x. \end{aligned} \end{equation}\] Pertanyaan utamanya ialah apakah pasangan adjoin tersebut komonadik; dengan kata lain, apakah \(\mathbb{K}\) merupakan ekuivalensi?

Definisi. Untuk homomorfisme gelanggang komutatif \(K\to L\), jika \(L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}(\mathord\cdot):K\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to L\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) merupakan funktor eksak setia, maka \(L\), sebagai aljabar-\(K\) komutatif, disebut datar setia.

Teorema (Penurunan datar). Misalkan \(L\) aljabar-\(K\) komutatif yang datar setia. Maka pasangan adjoin \(\left(L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}(\mathord\cdot),\mathcal{F}_{L|K}\right)\) bersifat komonadik. Dalam hal ini, suatu kuasi-invers \(\mathbb{L}\) dari \(K\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\xrightarrow{\mathbb{K}}L\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^{\mathbf{L}}\) dapat dideskripsikan melalui diagram penyama dalam \(K\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\):

Bukti. Proposisi rujukan memastikan sifat komonadik, sedangkan versi dual Teorema rujukan telah memuat deskripsi funktor kuasi- inversnya.

Catatan. Perlu ditekankan bahwa pada tingkat kategori turunan \(\ensuremath{\mathsf{D}}(K\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) dan \(\ensuremath{\mathsf{D}}(L\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\), meskipun pasangan adjoin yang dibahas juga mempunyai versi turunan seperti dalam Contoh rujukan dan Contoh rujukan, tidak ada teorema penurunan yang bersesuaian.

Bukti penurunan datar ternyata sangat sederhana. Namun, dalam praktik, komonad atau data penurunan perlu dideskripsikan dalam bentuk yang mudah digunakan; hal inilah yang menjadi tema §rujukan. Pada sisa bagian ini, definisi \(L\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^{\mathbf{L}}\) akan disusun ulang dalam bentuk lain agar mudah dibandingkan dengan pustaka lain. Pada dasarnya, ini adalah penulisan konkret ulang dari Proposisi rujukan (dalam versi modul kiri, dengan \(P=L=P^\vee\)), meskipun prosesnya agak berliku. Untuk \(i=1,2\), tuliskan \(\iota_i:L\to L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}L\) bagi homomorfisme yang memasukkan unsur ke slot tensor ke-\(i\). Untuk sembarang modul-\(L\) \(M\), terdapat isomorfisme kanonik modul-\(L\) \[\begin{align*} L \ensuremath{\underset{K}{\otimes}} M & \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}(L \ensuremath{\underset{K}{\otimes}} L) \ensuremath{\underset{L, \iota_2}{\otimes}} M \\ \ell \otimes m & \mapsto \ell \otimes 1 \otimes m, \end{align*}\] dengan ruas kanan menjadi modul-\(L\) melalui \(\iota_1\). Menurut adjungsi standar dalam teori modul, memberikan homomorfisme modul-\(L\) \(a:M\to L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}M\) sama artinya dengan memberikan homomorfisme modul- \(L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}L\) \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:flat-descent-map-aux}{}\begin{aligned} \tilde{a}: (L \ensuremath{\underset{K}{\otimes}} L) \ensuremath{\underset{L, \iota_1}{\otimes}} M & \to (L \ensuremath{\underset{K}{\otimes}} L) \ensuremath{\underset{L, \iota_2}{\otimes}} M \\ 1 \otimes 1 \otimes m & \mapsto \sum_{i=1}^n \ell_i \otimes 1 \otimes m_i ; \end{aligned} \end{equation}\] di sini ditulis \(a(m)=\sum_{i=1}^n\ell_i\otimes m_i\). Karena \(\iota_1|_K=\iota_2|_K\), bila \(M\) berasal dari modul-\(K\) \(N\), substitusi cermat dari persamaan menunjukkan bahwa \(\tilde a\) menjadi \(\ensuremath{\mathrm{id}}:L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}N\to L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}N\). Selanjutnya, untuk menyingkat notasi, tuliskan \(L^{\otimes n}:=L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}\cdots\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}L\) (sebanyak \(n\) faktor). Lupakan untuk sementara \(L\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^{\mathbf{L}}\) dan tinjau sembarang \(\tilde a:L^{\otimes2}\ensuremath{\underset{L,\iota_1}{\otimes}}M\to L^{\otimes2}\ensuremath{\underset{L,\iota_2}{\otimes}}M\). Menurut sifat universal hasil kali tensor [Li1], memberikan sepasang homomorfisme aljabar-\(K\) komutatif \(f,g:L\to E\) sama artinya dengan memberikan homomorfisme \(f\otimes g:L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}L\to E\). Karena itu, dari \(\tilde a\) dapat didefinisikan homomorfisme modul-\(E\) \[\begin{equation*} \tilde{a}_{gf} := E \ensuremath{\underset{f \otimes g}{\otimes}} \tilde{a}: E \ensuremath{\underset{L, f}{\otimes}} M \to E \ensuremath{\underset{L, g}{\otimes}} M. \end{equation*}\] Ketika \((E,f,g)\) berubah, kita ingin menganalisis kompatibilitas antara homomorfisme tersebut. Rumus di atas menunjukkan bahwa \((E,f,g):=(L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}L,\iota_1,\iota_2)\) bersifat “universal” untuk persoalan ini dan bersesuaian dengan \(\tilde a\), sedangkan \((E,f,g)\) umum diperoleh dengan menerapkan \(E\ensuremath{\underset{f\otimes g}{\otimes}}(\mathord\cdot)\) padanya. Untuk menguraikan kasus “universal”, bagi \(1\leq i\neq j\leq3\) tuliskan:

\(\iota^3_{ij}: L^{\otimes 2} \to L^{\otimes 3}\) penyisipan ke slot tensor \((i,j)\)
\(\iota^3_i: L \to L^{\otimes 3}\) penyisipan ke slot tensor ke-\(i\)

Dari persamaan, definisikan homomorfisme modul- \(L^{\otimes3}\) \[\tilde{a}_{ji} := L^{\otimes 3} \ensuremath{\underset{L, \iota^3_{ij}}{\otimes}}\tilde{a} : \; L^{\otimes 3} \ensuremath{\underset{L, \iota^3_i}{\otimes}} M \to L^{\otimes 3} \ensuremath{\underset{L, \iota^3_j}{\otimes}} M.\] Di sini digunakan \(\iota^3_{ij}\iota_1=\iota^3_i\) dan \(\iota^3_{ij}\iota_2=\iota^3_j\). Bila \(M\) berasal dari modul-\(K\), kita dapat mengidentifikasi \[\tilde{a} \;\text{dengan}\; \ensuremath{\mathrm{id}}_{L^{\otimes 2} \ensuremath{\underset{K}{\otimes}} N}, \quad \tilde{a}_{ji} \;\text{dengan}\; \ensuremath{\mathrm{id}}_{L^{\otimes 3} \ensuremath{\underset{K}{\otimes}} N}.\] Dalam keadaan ini, jelas bahwa \(\tilde a_{31}=\tilde a_{32}\tilde a_{21}\). Inilah syarat kompatibilitas yang dicari. Kegunaannya yang penting ialah \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:cocycle-condition-descent}{} \tilde{a}_{31} = \tilde{a}_{32} \tilde{a}_{21} \implies \begin{array}{l} \forall f, g, h: L \xrightarrow{K\text{-aljabar}} E, \\ \tilde{a}_{hf} = \tilde{a}_{hg} \tilde{a}_{gf}; \end{array} \end{equation}\] dengan ruas kiri merupakan “versi universal” dari ruas kanan.

Definisi (Data penurunan). Definisikan \(\mathrm{Desc}_{K\to L}\) sebagai kategori berikut. Objeknya adalah data \((M,\tilde a)\), dengan \(M\) modul-\(L\) dan \(\tilde a:L^{\otimes2}\ensuremath{\underset{L,\iota_1}{\otimes}}M\to L^{\otimes2}\ensuremath{\underset{L,\iota_2}{\otimes}}M\) memenuhi

Syarat isomorfisme

\(\tilde a\) adalah isomorfisme modul- \(L^{\otimes2}\);

Syarat kosikel

\(\tilde a_{31}=\tilde a_{32}\tilde a_{21}\).

Morfisme dari \((M,\tilde a)\) ke \((M',\tilde a')\) adalah homomorfisme modul-\(L\) \(f:M\to M'\) yang memenuhi \((\ensuremath{\mathrm{id}}^{\otimes2}\otimes f)\tilde a= \tilde a'(\ensuremath{\mathrm{id}}^{\otimes2}\otimes f)\). Data \((M,\tilde a)\) ini disebut data penurunan.

Pembahasan sebelum persamaan menunjukkan bahwa \(L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}(\mathord\cdot)\) memberikan funktor \(K\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to\mathrm{Desc}_{K\to L}\). Sekarang kita hubungkan data penurunan dengan \(L\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^{\mathbf{L}}\).

Lema. Terdapat isomorfisme kategori dari \(L\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^{\mathbf{L}}\) ke \(\mathrm{Desc}_{K\to L}\) yang pada objek adalah \((M,a)\leftrightarrow(M,\tilde a)\) dan pada morfisme didefinisikan dengan cara baku.

Selain itu, syarat isomorfisme dalam definisi \(\mathrm{Desc}_{K\to L}\) dapat diganti dengan syarat berikut: definisikan homomorfisme \(m:L^{\otimes2}\to L\) melalui \(m(\ell\otimes\ell')=\ell\ell'\). Endomorfisme \(M\to M\) yang diberikan oleh \(L\ensuremath{\underset{L^{\otimes 2},m}{\otimes}}\tilde a\) adalah \(\ensuremath{\mathrm{id}}_M\).

Bukti. Diketahui bahwa memberikan \(\tilde a\) sama artinya dengan memberikan \(a:M\to L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}M\). Persoalannya ialah mencocokkan syarat pada data penurunan \(\tilde a\) dengan syarat pada \(a\) agar \((M,a)\) menjadi komodul. Di sinilah bagian kedua pernyataan akan digunakan.

Syarat komodul adalah hukum koasosiatif dan hukum kounit. Untuk hukum pertama, ekuivalensi antara \(\tilde a_{31}=\tilde a_{32}\tilde a_{21}\) dan hukum koasosiatif merupakan pemeriksaan mekanis yang diserahkan kepada pembaca. Untuk hukum kedua, tuliskan \(\varphi\) bagi komposisi \(M\xrightarrow{a}L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}M\xrightarrow{\epsilon_M}M\). Hukum kounit sama artinya dengan \(\varphi=\ensuremath{\mathrm{id}}\). Dengan mengingat bahwa \(\epsilon_M(\ell\otimes m)=\ell m\), pemeriksaan sederhana serupa memberikan \[\varphi = L \ensuremath{\underset{L^{\otimes 2}, m}{\otimes}} \tilde{a}.\] Selanjutnya, kita tunjukkan bahwa dengan asumsi \(\tilde a_{31}=\tilde a_{32}\tilde a_{21}\), \(\tilde a\) adalah isomorfisme jika dan hanya jika \(\varphi=\ensuremath{\mathrm{id}}_M\). Hal ini menyelesaikan seluruh bukti.

Misalkan \(\tilde a\) isomorfisme. Maka \(\varphi\) juga isomorfisme. Dalam persamaan, ambil \(E=L\) dan \(f=g=h=\ensuremath{\mathrm{id}}_L\). Mudah diperiksa bahwa ruas kanannya menjadi \(\varphi=\varphi^2\), sehingga \(\varphi=\ensuremath{\mathrm{id}}_M\).

Sebaliknya, misalkan \(\varphi=\ensuremath{\mathrm{id}}_M\). Untuk sembarang homomorfisme aljabar-\(K\) \(f:L\to E\), lakukan perubahan skalar pada \(\tilde a\) sepanjang kedua lintasan diagram komutatif

\(\tilde a_{ff}=\ensuremath{\mathrm{id}}\). Bersama persamaan, ini menunjukkan bahwa untuk setiap \((E,f,g)\) berlaku \(\tilde a_{fg}^{-1}=\tilde a_{gf}\). Khususnya, “versi universal” \(\tilde a\) juga merupakan isomorfisme. Selesailah bukti.

Teorema (Bentuk kedua penurunan datar). Misalkan \(L\) aljabar-\(K\) komutatif yang datar setia. Maka \[L \ensuremath{\underset{K}{\otimes}} (\cdot): K\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}} \to \mathrm{Desc}_{K \to L}\] merupakan ekuivalensi kategori. Salah satu kuasi-inversnya, \(\tilde{\mathbb{L}}\), dapat diambil sebagai penyama \[\text{READERDIAGRAM0006}\] dengan \(a\) pemetaan yang bersesuaian dengan \(\tilde a\) menurut persamaan.

Bukti. Berdasarkan Lema rujukan, pernyataan ini hanya merupakan perumusan ulang Teorema rujukan tentang penurunan datar.

Teorema rujukan adalah rumusan penurunan datar yang lazim dalam geometri aljabar. Di sana, homomorfisme datar setia \(K\to L\) bersesuaian dengan suatu peliputan objek geometri dalam arti tertentu. Data \(\tilde a\) atau \(a\) yang bersesuaian kadang-kadang juga dinyatakan sebagai homomorfisme modul-\(L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}L\) kiri, yaitu homomorfisme bimodul-\((L,L)\) \[\begin{align*} \overline{a}: M \ensuremath{\underset{K}{\otimes}} L & \to L \ensuremath{\underset{K}{\otimes}} M \\ m \otimes \ell & \mapsto \sum_{i=1}^n \ell_i \otimes \ell m_i, \end{align*}\] dengan tetap mengandaikan \(a(m)=\sum_{i=1}^n\ell_i\otimes m_i\). Bentuk ini diperoleh dengan mengontraksikan hasil kali tensor dalam persamaan secara tepat dan memberikan bentuk yang lebih ringkas. Versi terkontraksi untuk \(\tilde a_{ji}\) diperoleh dengan cara serupa.

Catatan (Penurunan datar bagi aljabar dan modul). Kita dapat membahas lebih lanjut bagaimana aljabar-\(L\), atau modul di atas aljabar tersebut, diturunkan ke \(K\). Secara konkret, misalkan \((M,a),(M',a')\in\operatorname{Ob}(L\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^{\mathbf{L}})\) adalah citra dari \(N,N'\in\operatorname{Ob}(K\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\). Ingat bahwa \(L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}(\mathord\cdot):K\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to L\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) adalah funktor monoidal [Li1]; yakni terdapat isomorfisme kanonik seperti \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:change-of-ring-monoidal}{}\begin{aligned} (L \ensuremath{\underset{K}{\otimes}} N_1) \ensuremath{\underset{L}{\otimes}} (L \ensuremath{\underset{K}{\otimes}} N_2) & \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}L \ensuremath{\underset{K}{\otimes}} (N_1 \ensuremath{\underset{K}{\otimes}} N_2) \\ (\ell_1 \otimes x) \otimes (\ell_2 \otimes y) & \mapsto \ell_1 \ell_2 \otimes (x \otimes y). \end{aligned} \end{equation}\] Gunakan ini untuk memberikan \(M\ensuremath{\underset{L}{\otimes}}M'\) struktur komodul- \(\mathbf{L}\) yang berasal dari \(N\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}N'\). Sekarang ambil \(N'=N\). Memberikan struktur aljabar-\(K\) pada \(N\) sama artinya dengan memberikan struktur aljabar-\(L\) pada \(M\) sedemikian sehingga perkalian \(M\ensuremath{\underset{L}{\otimes}}M\to M\) dan satuan \(L\to M\) keduanya merupakan morfisme dalam \(L\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^{\mathbf{L}}\); semua sifat seperti asosiativitas yang diperlukan bagi aljabar-\(K\) berasal dari \(M\). Penurunan modul-\(M\) ke modul-\(N\) harus dipandang dengan cara yang sama. Untuk tujuan ini, data penurunan berbentuk persamaan mungkin lebih praktis daripada komodul bagi \(\mathbf{L}\), karena funktor yang terlibat semuanya monoidal pada \(M\), sedangkan \(\mathbf{L}\) sendiri bukan funktor monoidal.

Penerapan: Penurunan Galois

Dalam pembahasan berikut, \(L|K\) adalah perluasan Galois medan. Ini merupakan kasus khusus yang berguna dari penurunan datar dalam §rujukan, dan disebut penurunan Galois. Strategi kita ialah mendeskripsikan komonad yang bersesuaian secara langsung. Alat yang diperlukan hanya bentuk penurunan datar dalam Teorema rujukan beserta persiapannya, tanpa pembahasan lebih mendalam pada paruh kedua §rujukan. Mulai sekarang, andaikan \(K\) dan \(L\) medan serta \(L|K\) perluasan Galois. Modul-modul sebelumnya kini menjadi ruang vektor. Tuliskan \[\Gamma := \operatorname{Gal}(L|K), \quad \text{dilengkapi topologi Krull}.\] Latar belakang topologi Krull diberikan dalam [Li1]; bila \(L|K\) hingga, ini hanyalah topologi diskret. Sesungguhnya, \(\Gamma\) adalah grup profinit seperti yang diperkenalkan dalam §rujukan. Suatu pemetaan \(f:\Gamma\to X\) disebut mulus jika, untuk setiap \(\sigma\in\Gamma\), terdapat subgrup buka \(\Gamma_0\) sedemikian sehingga \(\sigma_0\in\Gamma_0\implies f(\sigma\sigma_0)=f(\sigma)\). Tuliskan \[\mathrm{Maps}(\Gamma, X)^\infty := \left\{ \text{pemetaan mulus } f: \Gamma \to X \right\}.\]

Lema. Jika \(f\in\mathrm{Maps}(\Gamma,X)^\infty\), terdapat subgrup normal buka \(\Gamma'\) sedemikian sehingga \(f\) terfaktorkan melalui \(\Gamma/\Gamma'\). Pemetaan \(f\) hanya mengambil sejumlah nilai berhingga.

Bukti. Untuk setiap \(\sigma\in\Gamma\), terdapat subgrup buka \(\Gamma_0\) yang bergantung pada \(\sigma\) sedemikian sehingga \(f\) konstan pada \(\sigma\Gamma_0\). Koset-koset \(\sigma\Gamma_0\) ini membentuk peliput buka bagi \(\Gamma\). Karena \(\Gamma\) kompak, terdapat subpeliput hingga \(\sigma_1\Gamma_{0,1},\ldots,\sigma_r\Gamma_{0,r}\). Sekarang ambil subgrup normal buka \(\Gamma'\) yang terkandung dalam \(\bigcap_{i=1}^r\Gamma_{0,i}\).

Kita gunakan hasil ini untuk mendeskripsikan secara konkret komonad \(\mathbf{L}:M\mapsto L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}M\) yang ditentukan \(L|K\) pada \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}(L)\).

Lema. Untuk setiap ruang vektor-\(L\) \(M\), berikan struktur ruang vektor-\(L\) pada \(\mathrm{Maps}(\Gamma,M)^\infty\) sebagai berikut: bila \(\ell\in L\), maka \((\ell f)(\sigma)=\sigma(\ell)f(\sigma)\) untuk setiap \(\sigma\in\Gamma\). Terdapat isomorfisme ruang vektor-\(L\)

Bukti. Jelas bahwa \(\Phi(M)\) terdefinisi dengan baik (\(\operatorname{Stab}_\Gamma(\ell)\) selalu buka, sehingga \(f\) mulus) dan, menurut definisi, \(L\)-linear. Pemetaan ini juga kompatibel dengan sembarang jumlah langsung: \(\Phi(\bigoplus_iM_i)=\bigoplus_i\Phi(M_i)\) (setiap \(f\) hanya mengambil berhingga banyak nilai, sehingga \(\mathrm{Maps}(\Gamma,\mathord\cdot)^\infty\) mempertahankan sembarang jumlah langsung). Dengan memilih basis \(M\), persamaan cukup diperiksa untuk kasus khusus \(M=L\),

Untuk sembarang subperluasan Galois hingga \(L'|K\) dari \(L|K\), tuliskan \(\Gamma':=\operatorname{Gal}(L|L')\). Kita klaim bahwa pemetaan yang sama seperti di atas memberikan \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:comonad-smMap-aux}{} L' \ensuremath{\underset{K}{\otimes}} L' \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathrm{Maps}(\Gamma/\Gamma', L') := \left\{\text{pemetaan } f: \Gamma/\Gamma' \to L' \right\}. \end{equation}\] Setelah pernyataan ini diterima, karena \(\mathrm{Maps}(\Gamma,L)^\infty= \bigcup_{L'|K}\mathrm{Maps}(\Gamma/\Gamma',L')\) (terapkan Lema rujukan; memperbesar \(L'\) sama dengan memperkecil \(\Gamma'\)), mengambil gabungan kedua ruas persamaan atas semua \(L'|K\) menunjukkan bahwa \(\Phi(L)\) adalah isomorfisme.

Pilih \(\alpha\) dengan \(L'=K(\alpha)\). Polinomial minimalnya \(p\in K[X]\) terurai dalam \(L'\) sebagai \(\prod_{i=1}^d(X-\alpha_i)\), dengan \(\alpha_1=\alpha\) dan tanpa akar berulang. Grup \(\Gamma/\Gamma'=\operatorname{Gal}(L'|K)\) berkorespondensi satu-satu dengan \(\alpha_1,\ldots,\alpha_d\) melalui \(\sigma\mapsto\sigma(\alpha)\). Tuliskan \(\ell\in L'\) sebagai \(g(\alpha)\) dengan \(g\in K[X]\). Maka

persamaan.

Lema. Melalui isomorfisme kanonik dalam Lema rujukan, komonad \((\mathbf{L},\delta,\epsilon)\) dideskripsikan oleh diagram komutatif berikut, dengan \(M\) sembarang ruang vektor-\(L\):

\(1:=1_\Gamma\).

Bukti. Kounit \(\epsilon_M:L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}M\to M\) adalah \(\ell\otimes m\mapsto\ell m\), yang di bawah persamaan jelas bersesuaian dengan \(f\mapsto f(1)\). Komultiplikasi \(\delta_M:L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}M\to L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}M\) memerlukan sedikit perhitungan. Jika \(f\in\mathrm{Maps}(\Gamma,M)^\infty\) bersesuaian dengan \(\ell\otimes m\), citra yang terakhir di bawah \(\delta_M\), yaitu \(\ell\otimes(1\otimes m)\), bersesuaian dengan pemetaan \[\Gamma \ni \sigma \mapsto \sigma(\ell) \cdot \underbracket{\left[ \tau \mapsto m \right]}_{\in \mathrm{Maps}(\Gamma, M)^\infty} = \left[ \tau \mapsto \tau(\sigma(\ell))m \xlongequal{\text{\href{#eqn:comonad-smMap}{persamaan}}} f(\tau\sigma) \right].\] Selesailah bukti.

Definisi. Misalkan grup \(\Gamma=\operatorname{Gal}(L|K)\) beraksi dari kiri pada ruang vektor-\(L\) \(M\). Aksi itu disebut semilinear bila \(\sigma(m+m')=\sigma(m)+\sigma(m')\) dan \(\sigma(tm)=\sigma(t)\sigma(m)\) untuk semua \(\sigma\in\Gamma\), \(t\in L\), dan \(m,m'\in M\). Definisikan kategori \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}^{\Gamma,\infty}(L)\) sebagai berikut.

  • Objek: ruang vektor-\(L\) \(M\) dengan aksi \(\Gamma\) semilinear mulus. “Mulus” berarti bahwa \(\operatorname{Stab}_\Gamma(m)\) adalah subgrup buka dari \(\Gamma\) untuk setiap \(m\in M\).

  • Morfisme: pemetaan \(L\)-linear \(\varphi\) yang memenuhi \(\varphi(\sigma m)=\sigma(\varphi(m))\), atau pemetaan linear \(\Gamma\)-ekuivarian.

Kembali ke komonad \(\mathbf{L}\) yang ditentukan oleh perluasan Galois \(L|K\). Kategori komodulnya ditulis \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}(L)^{\mathbf{L}}\).

Lema. Dengan notasi di atas, terdapat isomorfisme kategori \[\ensuremath{\mathsf{Vect}}(L)^{\mathbf{L}} \simeq \ensuremath{\mathsf{Vect}}^{\Gamma, \infty}(L).\] Jika \(M\) objek \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}^{\Gamma,\infty}(L)\), objek yang bersesuaian dalam \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}(L)^{\mathbf{L}}\) adalah \((M,a)\), dengan \(a\) dicirikan oleh fakta bahwa komposisi \[M \xrightarrow{a} L \ensuremath{\underset{K}{\otimes}} M \xrightarrow[\sim]{\Phi(M)} \mathrm{Maps}(\Gamma, M)^\infty\] memetakan \(m\in M\) ke pemetaan \([\sigma\mapsto\sigma m]\) dari \(\Gamma\) ke \(M\).

Bukti. Pertama, perhatikan bahwa \(\mathrm{Maps}(\Gamma,\mathord\cdot)^\infty\) adalah funktor: setiap pemetaan \(\varphi:M_1\to M_2\) menginduksi \(\mathrm{Maps}(\Gamma,M_1)^\infty\to \mathrm{Maps}(\Gamma,M_2)^\infty\) yang memetakan \(f\) ke \(\varphi f\).

Selanjutnya, gunakan Lema rujukan untuk menulis ulang dan menggabungkan kedua diagram komutatif yang mendefinisikan komodul menjadi

\(a'\) bersesuaian dengan \(a\). Memberikan pemetaan \(L\)-linear \(a':M\to\mathrm{Maps}(\Gamma,M)^\infty\) ekuivalen dengan memberikan pemetaan \(\beta:\Gamma\times M\to M\) sedemikian sehingga

  • \(\beta(\sigma,m+m')=\beta(\sigma,m)+\beta(\sigma,m')\) dan \(\beta(\sigma,tm)=\sigma(t)\beta(\sigma,m)\), dengan \(t\in L\);

  • untuk setiap \(m\in M\) dan \(\sigma\in\Gamma\), terdapat subgrup buka \(\Gamma_0\) sedemikian sehingga \(\sigma_0\in\Gamma_0\implies \beta(\sigma\sigma_0,m)=\beta(\sigma,m)\).

Korespondensi konkretnya tentu \(\beta(\sigma,m)=a'(m)(\sigma)\). Diagram komutatif di atas kemudian diterjemahkan menjadi \[\beta(\tau\sigma, m) = \beta(\tau, \beta(\sigma, m)), \quad \beta(1, m) = m.\]

Pada tingkat objek, syarat-syarat ini persis sama dengan aksi semilinear mulus dari \(\Gamma\). Pemeriksaan pada tingkat morfisme juga langsung.

Lema. Jika \((M,a)\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{Vect}}(L)^{\mathbf{L}})\) berasal dari ruang vektor-\(K\) \(N\), objek yang bersesuaian dalam \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}^{\Gamma,\infty}(L)\) adalah \(L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}N\) dengan aksi semilinear mulus \[\sigma (\ell \otimes x) = \sigma(\ell) \otimes x, \quad \ell \in L, \; x \in N, \quad \sigma \in \Gamma.\]

Bukti. Kita mempunyai \(M=L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}N\). Menurut persamaan, homomorfisme \(a\) memetakan \(\ell\otimes x\) ke \(\ell\otimes1\otimes x\). Jadi, pencirian aksi semilinear memberikan \[\sigma (\ell \otimes x) = \Phi(M)(\ell \otimes (1 \otimes x))(\sigma) = \sigma(\ell) (1 \otimes x) = \sigma(\ell) \otimes x,\] untuk sembarang \(\ell\in L\) dan \(x\in N\). Selesailah bukti.

Ambil \((M,a)\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{Vect}}(L)^{\mathbf{L}})\). Karena \(\Phi(M)(1\otimes m)(\sigma)=\sigma(1)m=m\), deskripsi \(a\) dalam Lema rujukan dapat diperluas menjadi diagram komutatif dalam \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}(K)\),

rujukan sama dengan mengambil invarian-\(\Gamma\), \[M^\Gamma := \left\{ m \in M: \forall \sigma \in \Gamma, \; \sigma m = m \right\}.\] Perhatikan bahwa \(M\mapsto M^\Gamma\) memberikan funktor \(K\)-linear antara kategori-kategori \(K\)-linear, \[(\cdot)^{\Gamma}: \ensuremath{\mathsf{Vect}}^{\Gamma, \infty}(L) \to \ensuremath{\mathsf{Vect}}(K).\]

Teorema (Penurunan Galois). Misalkan \(L|K\) perluasan Galois medan dan \(\Gamma=\operatorname{Gal}(L|K)\). Maka funktor

\((\mathord\cdot)^\Gamma:\ensuremath{\mathsf{Vect}}^{\Gamma,\infty}(L) \to\ensuremath{\mathsf{Vect}}(K)\).

Bukti. Jelas bahwa \(L\) adalah aljabar-\(K\) yang datar setia. Lema rujukan dan deskripsi penyama di atas menjadikan pernyataan ini kasus khusus Teorema rujukan tentang penurunan datar.

Mari kita tinjau Teorema rujukan dari sudut lain. Untuk setiap \(M\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{Vect}}^{\Gamma,\infty}(L))\), definisikan \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:Galois-descent-iotaM}{} \iota_M: L \ensuremath{\underset{K}{\otimes}} (M^{\Gamma}) \to M, \quad \ell \otimes x \mapsto \ell x . \end{equation}\] Ini jelas pemetaan linear \(\Gamma\)-ekuivarian. Terdapat pasangan adjoin sederhana

  • Mudah dilihat bahwa unit pasangan adjoin \(N\to(L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}N)^\Gamma\) memetakan \(x\) ke \(1\otimes x\). Pemetaan ini adalah isomorfisme: ambil basis \(B\) dari \(N\). Unsur \(\sum_{b\in B}\ell_b\otimes b\) (jumlah hingga) dari \(L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}N\) bersifat \(\Gamma\)-invarian jika dan hanya jika setiap \(\ell_b\) invarian; dengan kata lain, \(\sum_b\ell_b\otimes b=1\otimes\sum_b\ell_b b\in N\).

  • Morfisme kounit tepat merupakan \(\iota_M\) yang didefinisikan di atas.

    Bila \(M=L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}N\), butir sebelumnya memberikan \(L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}(M^\Gamma)=L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}(1\otimes N)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}N=M\), sehingga \(\iota_M\) adalah isomorfisme dalam kasus ini.

Setelah Teorema rujukan diterima, setiap \(M\) berasal dari suatu \(N\), sehingga pembahasan di atas menunjukkan bahwa \((L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}(\mathord\cdot),(\mathord\cdot)^\Gamma)\) adalah pasangan ekuivalensi adjoin. Sebaliknya, jika dapat ditunjukkan bahwa \(\iota_M\) adalah isomorfisme untuk setiap \(M\), Teorema rujukan dapat dibuktikan kembali. Walaupun bukti melalui penurunan datar mempunyai alur yang alami, jalannya memang terasa memutar. Latihan akan memberikan metode untuk membuktikan secara langsung bahwa \(\iota_M\) adalah isomorfisme; tekniknya juga berguna dalam keadaan lain.

Catatan (Penurunan Galois bagi aljabar dan modul). Misalkan \(N_1,N_2\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{Vect}}(K))\). Melalui persamaan, aksi semilinear \(\Gamma\) yang alami pada \(L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}(N_1\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}N_2)\) diterjemahkan menjadi “aksi diagonal” pada \((L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}N_1)\ensuremath{\underset{L}{\otimes}}(L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}N_2)\), yakni aksi serentak pada kedua slot tensor. Memberikan aljabar-\(K\) \(N\) sama artinya dengan memberikan struktur aljabar-\(L\) pada \(M:=L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}N\) sedemikian sehingga operasi aljabarnya kompatibel dengan aksi semilinear \(\Gamma\): \[\sigma(1_M) = 1_M , \quad \sigma (xy) = \sigma(x) \sigma(y).\] Modul di atas aljabar-\(K\) harus dipandang dengan cara yang sama. Gagasan ini serupa dengan Catatan rujukan.

Kaitan antara Penurunan Galois dan \(\operatorname{H}^1\)

Metode penurunan merupakan alat yang ampuh untuk mengklasifikasikan berbagai objek aljabar atau geometri; pernyataan umumnya memerlukan bahasa geometri aljabar. Demi kemudahan penyajian, dalam bagian ini kita membuat dua asumsi penyederhanaan.

  1. Kita hanya menggunakan penurunan Galois (Teorema rujukan beserta pembahasan sesudahnya), tanpa menggunakan penurunan datar atau teknik yang lebih umum.

  2. Buku ini sedapat mungkin memakai bahasa aljabar, khususnya aljabar linear, untuk menjelaskan contoh. Karena itu, ruang lingkup masalah klasifikasi harus dipersempit. Sesungguhnya, yang akan dibahas hanyalah satu kelas tensor dalam ruang vektor berdimensi hingga.

Sudut pandang ini secara alami mengarah ke kohomologi nonabelian \(\operatorname{H}^1\) dari grup Galois. Pembahasan berikut bertumpu pada perangkat dari §rujukan dan §rujukan. Karena kita perlu mengizinkan perluasan Galois takhingga, kita juga tetap menggunakan bahasa grup profinit; lihat §rujukan. Pertama-tama, kita perkenalkan notasi yang diperlukan.

Konvensi. Dalam bagian ini, tetapkan medan \(K\) dan tuliskan \(\otimes:=\otimes_K\). Untuk ruang vektor-\(K\) berdimensi hingga \(V\), tuliskan \(V^\vee\) bagi ruang dualnya. Untuk setiap \((p,q)\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}^2\), perkenalkan notasi \[T^{p,q}V:=V^{\otimes p}\otimes(V^\vee)^{\otimes q}.\] Mengikuti kebiasaan dalam geometri diferensial, unsur-unsur \(T^{p,q}V\) disebut tensor bertipe \((p,q)\) pada \(V\).

Setiap isomorfisme \(g:V\to V'\) antara ruang vektor-\(K\) berdimensi hingga secara alami menginduksi \(T^{p,q}V\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}T^{p,q}V'\); demi kemudahan, isomorfisme yang diinduksi ini tetap dilambangkan dengan \(g\). Selain itu, sifat berdimensi hingga memberikan isomorfisme kanonik \((V_1\otimes V_2)^\vee\simeq V_1^\vee\otimes V_2^\vee\). Dalam masalah klasifikasi yang dibahas pada bagian ini, objek utamanya adalah data berbentuk berikut, yang didefinisikan di atas medan \(K\): \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:tensor-data}{} \mathbf{t}=(V,I,(t_i,p_i,q_i)_{i\in I}), \end{equation}\] dengan

  • \(V\): ruang vektor-\(K\) berdimensi hingga;

  • \(I\): suatu himpunan (yang boleh kosong);

  • \((p_i,q_i)\): keluarga pasangan bilangan bulat taknegatif, dengan \(i\) merentang \(I\);

  • \(t_i\in T^{p_i,q_i}V\): keluarga tensor, dengan \(i\) merentang \(I\).

Dengan kata lain, kita mempelajari suatu keluarga tensor bertipe tertentu dalam ruang vektor berdimensi hingga. Untuk data lain \[\mathbf{t}'=(V',I,(t'_i,p_i,q_i)_{i\in I}),\] jika terdapat isomorfisme ruang vektor-\(K\) \(g:V\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}V'\) sedemikian sehingga \(gt_i=t'_i\) untuk setiap \(i\), maka \(g\) disebut isomorfisme antara kedua data tersebut dan kita tuliskan \[g\mathbf{t}=\mathbf{t}'\quad\text{atau}\quad g:\mathbf{t}\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathbf{t}'.\] Kita hendak mengklasifikasikan data \(\mathbf{t}\) ini hingga isomorfisme, atau lebih lanjut mengklasifikasikan data \(\mathbf{t}\) yang memenuhi syarat-syarat tambahan. Syarat tersebut harus dapat dirumuskan secara aljabar dan dipertahankan oleh isomorfisme. Meskipun kerangka teorinya terbatas pada aljabar linear, jangkauan penerapannya sudah cukup luas. Berikut beberapa kasus khusus.

  1. Tinjau data \((V,b)\), dengan \(b\in(V^\vee)^{\otimes2}\) tensor bertipe \((0,2)\). Mengklasifikasikan data ini sama dengan mengklasifikasikan bentuk bilinear pada \(V\). Kita juga dapat memberlakukan syarat bahwa \(b\) simetris, antisimetris, takdegenerat, dan sebagainya; semuanya merupakan syarat “aljabar”. Bentuk multilinear dapat diperlakukan secara serupa.

  2. Kita juga dapat mengklasifikasikan \((V,\varphi_1,\ldots,\varphi_n)\), dengan \(\varphi_i\in V\otimes V^\vee\) tensor bertipe \((1,1)\). Karena \(V\otimes V^\vee\simeq\operatorname{End}_K(V)\), ini sama dengan mengklasifikasikan \(V\) bersama suatu keluarga endomorfisme linear. Berbagai relasi aljabar dapat diberlakukan, misalnya komutativitas antara endomorfisme tersebut.

  3. Selanjutnya, tinjau data \((V,\mu)\), dengan \(\mu\in V\otimes(V^\vee)^{\otimes2}\) tensor bertipe \((1,2)\), yang juga dapat dipandang sebagai unsur \(\operatorname{Hom}_K(V\otimes V,V)\). Ini sama dengan mengklasifikasikan \(V\) bersama suatu operasi “perkalian” bilinear \(V\times V\to V\). Jika operasi itu disyaratkan asosiatif dan mempunyai unsur satuan (yang terakhir dapat dipandang sebagai tensor bertipe \((1,0)\)), maka syarat tersebut sama dengan menjadikan \(V\) aljabar-\(K\). Kita juga dapat memberlakukan syarat lain pada \(\mu\) untuk mempelajari beragam struktur seperti aljabar Lie dan aljabar Jordan.

Secara lebih umum, persamaan dapat diperluas sewajarnya untuk membahas klasifikasi suatu keluarga subruang vektor, atau setidaknya garis, di dalam \(T^{p,q}V\). Karena keterbatasan ruang, hal ini tidak dibahas lebih lanjut.

Definisi. Untuk ruang vektor-\(K\) berdimensi hingga \(V\), tuliskan \(\operatorname{GL}(V)\) bagi grup automorfisme linearnya. Untuk data \(\mathbf{t}\) seperti dalam persamaan, definisikan subgrup dari \(\operatorname{GL}(V)\) \[G(\mathbf{t}):=\{g\in\operatorname{GL}(V):g\mathbf{t}=\mathbf{t}\}.\]

Pilih suatu basis bagi \(V\) dan tuliskan syarat \(gt_i=t_i\) dalam koordinat untuk setiap \(i\in I\). Dengan demikian, \(G(\mathbf{t})\) dipotong di dalam \(\operatorname{GL}(V)\) oleh suatu keluarga persamaan polinomial. Dalam contoh-contoh di atas, jika \(\mathbf{t}\) bersesuaian dengan bentuk bilinear simetris (atau antisimetris) takdegenerat \(b:V\times V\to K\), maka \(G(\mathbf{t})\) yang bersesuaian ialah grup ortogonal \(\mathrm{O}(V,b)\) (atau grup simplektik \(\mathrm{Sp}(V,b)\)). Jika \(\mathbf{t}\) adalah tensor bertipe \((0,\dim V)\) yang diberikan oleh determinan, maka \(G(\mathbf{t})\) yang bersesuaian ialah grup linear khusus \(\operatorname{SL}(V):=\{g:\det g=1\}\).

Definisi. Untuk setiap perluasan medan \(L|K\) dan ruang vektor-\(K\) \(V\), tuliskan \(V_L:=L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}V\), yang dipandang sebagai ruang vektor-\(L\). Melalui isomorfisme kanonik ruang vektor-\(L\) \[(T^{p,q}V)_L\simeq T^{p,q}(V_L),\] setiap data \(\mathbf{t}\) pada \(V\) yang berbentuk persamaan menginduksi data \(\mathbf{t}_L\) pada \(V_L\), yang didefinisikan di atas medan perluasan \(L\).

Perluasan medan tidak mengubah bagian numerik data tersebut, \((\dim V,I,(p_i,q_i)_i)\). Ingat bahwa bila \(L|K\) merupakan perluasan Galois, \(\operatorname{Gal}(L|K)\) beraksi secara mulus dan semilinear pada \(V_L\) (Lema rujukan); aksi dituliskan dari kiri. Sesungguhnya, grup itu beraksi secara mulus dan semilinear pada setiap \(T^{p,q}(V_L)\) (Definisi rujukan), secara “diagonal” pada hasil kali tensor dan melalui \(\check v\mapsto\check v\sigma^{-1}\) pada ruang dual \(V^\vee\) (aksi kontragradien, atau “langkah invers”). Relatif terhadap isomorfisme di atas, subruang invariannya adalah \[T^{p,q}(V_L)^{\operatorname{Gal}(L|K)}=T^{p,q}V.\] Ini tidak lain adalah penurunan Galois pada tingkat objek. Tingkat morfisme dinyatakan oleh hasil berikut.

Lema. Misalkan \(V\) dan \(W\) ruang vektor-\(K\) berdimensi hingga. Untuk setiap \(h\in\operatorname{Hom}_L(V_L,W_L)\) dan \(\sigma\in\operatorname{Gal}(L|K)\), definisikan \[{}^\sigma h:=\sigma h\sigma^{-1}:V_L\to W_L.\] Pemetaan ini tetap linear-\(L\). Rumus tersebut memberikan aksi mulus dan semilinear \(\operatorname{Gal}(L|K)\) pada ruang vektor-\(L\) \(\operatorname{Hom}_L(V_L,W_L)\). Aksi ini kompatibel dengan komposisi pemetaan linear, dan \[\operatorname{Hom}_L(V_L,W_L)^{\operatorname{Gal}(L|K)}=\operatorname{Hom}_K(V,W).\] Di sini \(\operatorname{Hom}_K(V,W)\) ditanamkan ke dalam \(\operatorname{Hom}_L(V_L,W_L)\) melalui \(f\mapsto f_L:=\ensuremath{\mathrm{id}}_L\otimes f\).

Bukti. Pembaca dapat langsung memeriksa bahwa \({}^\sigma h\) memang pemetaan linear-\(L\). Untuk kemulusan, pilih basis bagi \(V\) dan \(W\), lalu identifikasikan unsur-unsur \(\operatorname{Hom}_L(V_L,W_L)\) dengan matriks. Grup \(\operatorname{Gal}(L|K)\) kemudian beraksi dengan cara baku pada setiap entri matriks. Karena \(h\) hanya melibatkan sejumlah hingga entri matriks, semuanya termuat dalam suatu subperluasan hingga \(E|K\) dari \(L|K\). Oleh karena itu, subgrup buka \(\operatorname{Gal}(L|E)\) memfiksasi \(h\). Pernyataan lain tentang aksi \((\sigma,h)\mapsto{}^\sigma h\) mudah diperiksa.

Kesamaan \(\operatorname{Hom}_L(V_L,W_L)^{\operatorname{Gal}(L|K)}=\operatorname{Hom}_K(V,W)\) merupakan akibat langsung penurunan Galois, dan juga mudah dilihat langsung dengan matriks.

Dengan mengambil kasus khusus \(V=W\), kita melihat bahwa \(\operatorname{Gal}(L|K)\) beraksi pada \(\operatorname{GL}(V_L)\) melalui \((\sigma,g)\mapsto{}^\sigma g\), dan \(\operatorname{GL}(V_L)^{\operatorname{Gal}(L|K)}=\operatorname{GL}(V)\).

Lema. Untuk data \(\mathbf{t}\) berbentuk persamaan, aksi mulus \(\operatorname{Gal}(L|K)\) pada \(\operatorname{GL}(V_L)\) mempertahankan \(G(\mathbf{t}_L)\). Dengan demikian, \(G(\mathbf{t}_L)\) menjadi grup-\(\operatorname{Gal}(L|K)\) mulus dalam pengertian Catatan rujukan; subgrup invariannya memenuhi \[G(\mathbf{t}_L)^{\operatorname{Gal}(L|K)}=G(\mathbf{t}).\]

Bukti. Misalkan \(g\in G(\mathbf{t}_L)\) dan \(\sigma\in\operatorname{Gal}(L|K)\). Maka \[({}^\sigma g)\mathbf{t}_L =({}^\sigma g)(\sigma\mathbf{t}_L) =\sigma g\sigma^{-1}(\sigma\mathbf{t}_L) =\sigma(g\mathbf{t}_L) =\sigma(\mathbf{t}_L) =\mathbf{t}_L.\] Jadi, aksi \(\operatorname{Gal}(L|K)\) mempertahankan \(G(\mathbf{t}_L)\). Pernyataan lainnya langsung diperoleh.

Dalam praktik, klasifikasi data persamaan biasanya menjadi lebih sederhana setelah memperluas medan ke medan \(L\) yang cukup besar. Sebagai contoh, kelas isomorfisme bentuk kuadratik takdegenerat di atas medan tertutup aljabar sepenuhnya ditentukan oleh dimensinya, sedangkan situasinya lebih rumit di atas medan umum seperti \(\ensuremath{\mathbb{R}}\), \(\ensuremath{\mathbb{Q}}_p\), atau \(\ensuremath{\mathbb{Q}}\). Syarat seperti ketakdegeneratan atau asosiativitas perkalian yang dikenakan dalam berbagai masalah klasifikasi di atas biasanya dapat diperiksa setelah sembarang perluasan medan. Karena itu, masalahnya terbagi menjadi dua bagian:

  1. Di atas medan \(L\) yang cukup besar, klasifikasikan data berbentuk persamaan yang memenuhi syarat yang diinginkan; pilihan khasnya adalah mengambil \(L\) sebagai medan tertutup separabel.

  2. Pilih data \(\mathbf{t}_0\) yang didefinisikan di atas \(K\), ambil perluasan Galois \(L|K\) yang cukup besar, lalu pelajari data \(\mathbf{t}\) yang memenuhi \(\mathbf{t}_L\simeq\mathbf{t}_{0,L}\).

Bagian pertama dapat disebut geometris, sedangkan bagian kedua aritmetis. Bagian ini berfokus pada bagian aritmetis, yang memotivasi definisi berikut.

Definisi. Misalkan \(\mathbf{t}_0\) data berbentuk persamaan yang didefinisikan di atas medan \(K\), dan misalkan \(L|K\) suatu perluasan Galois. Tetapkan \[\mathcal{T}(\mathbf{t}_0):= \left\{ \begin{array}{r|l} \mathbf{t}:\text{ data berbentuk \href{#eqn:tensor-data}{persamaan}} & \text{terdapat isomorfisme }h:\mathbf{t}_{0,L}\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathbf{t}_L \\ \text{yang didefinisikan di atas medan $K$}& \end{array} \right\}.\] Tuliskan pula \(\mathscr{T}(\mathbf{t}_0):=\mathcal{T}(\mathbf{t}_0)/\simeq\).

Definisi ini hanya mensyaratkan keberadaan isomorfisme \(h\), tanpa menetapkan pilihan tertentu; setiap dua pilihan berbeda melalui perkalian kanan dengan suatu unsur \(G(\mathbf{t}_{0,L})\). Tuliskan \[\Gamma:=\operatorname{Gal}(L|K),\qquad\text{dilengkapi topologi Krull}.\] Jika \(\sigma\in\Gamma\) dan \(h:\mathbf{t}_{0,L}\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathbf{t}_L\) (yakni \(h(\mathbf{t}_{0,L})=\mathbf{t}_L\)), maka \[{}^\sigma h(\mathbf{t}_{0,L}) ={}^\sigma h(\sigma\mathbf{t}_{0,L}) =\sigma(h(\mathbf{t}_{0,L})) =\sigma(\mathbf{t}_L) =\mathbf{t}_L.\] Karena itu, terdapat pemetaan tunggal \(c:\Gamma\to G(\mathbf{t}_{0,L})\) sedemikian sehingga \[{}^\sigma h=hc(\sigma),\qquad \sigma\in\operatorname{Gal}(L|K).\] Dari \({}^{\sigma\tau}h={}^\sigma(hc(\tau))={}^\sigma h\cdot {}^\sigma c(\tau)=h\cdot c(\sigma)\cdot{}^\sigma c(\tau)\), diperoleh \[c(\sigma\tau)=c(\sigma)\cdot{}^\sigma c(\tau), \qquad \sigma,\tau\in\Gamma.\] Tanpa mengurangi keumuman, andaikan \(\mathbf{t}_0\) dan \(\mathbf{t}\) masing-masing direalisasikan pada ruang \(V\) dan \(W\), sehingga \(h\in\operatorname{Hom}_L(V_L,W_L)\). Karena aksi \(\Gamma\) mulus, terdapat subgrup buka \(\Gamma_0\subset\Gamma\) yang memfiksasi \(h\); akibatnya, \(c\) terfaktorkan melalui \(\Gamma/\Gamma_0\). Jika pilihan \(h\) diubah menjadi \(h'=ha\), dengan \(a\in G(\mathbf{t}_{0,L})\), maka \(c'\) yang bersesuaian memenuhi \[c'(\sigma)=(h')^{-1}\cdot{}^\sigma h' =a^{-1}\cdot h^{-1}\cdot{}^\sigma h\cdot{}^\sigma a =a^{-1}\cdot c(\sigma)\cdot{}^\sigma a.\] Dengan membandingkan hasil di atas satu demi satu dengan Definisi rujukan tentang \(\operatorname{H}^1\) nonabelian, serta menggunakan Catatan rujukan untuk versi profinit, kita memperoleh pemetaan \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:Galois-H1-prep}{} \begin{aligned} \mathcal{T}(\mathbf{t}_0)&\longrightarrow \operatorname{H}^1\left(\Gamma,G(\mathbf{t}_{0,L})\right),\\ \mathbf{t}&\longmapsto[c]:=\text{kelas ekuivalensi }c. \end{aligned} \end{equation}\] Pemetaan ini kanonik dan tidak bergantung pada pilihan data bantu apa pun. Ingat pula bahwa \(\operatorname{H}^1\left(\Gamma,G(\mathbf{t}_{0,L})\right)\) pada umumnya bukan grup, tetapi merupakan himpunan bertitik yang titik pangkalnya diwakili oleh pemetaan konstan \(\Gamma\to G(\mathbf{t}_{0,L})\) dengan nilai automorfisme identitas \(1\). Di sisi lain, \(\mathcal{T}(\mathbf{t}_0)\) juga mempunyai titik pangkal yang jelas, yaitu \(\mathbf{t}_0\), demikian pula himpunan hasil bagi \(\mathscr{T}(\mathbf{t}_0)\). Pemetaan persamaan jelas mempertahankan titik pangkal, sebagaimana tampak dengan mengambil \(h=\ensuremath{\mathrm{id}}\).

Teorema. Untuk data \(\mathbf{t}_0\) dan perluasan Galois \(L|K\) seperti di atas, dengan \(\Gamma:=\operatorname{Gal}(L|K)\), pemetaan persamaan menginduksi bijeksi yang mempertahankan titik pangkal \[\mathscr{T}(\mathbf{t}_0)\;\xrightarrow{1:1}\; \operatorname{H}^1\left(\Gamma,G(\mathbf{t}_{0,L})\right).\]

Bukti. Pertama, kita tunjukkan bahwa persamaan terfaktorkan melalui \(\mathscr{T}(\mathbf{t}_0)\). Misalkan \(f:\mathbf{t}\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathbf{t}'\), sehingga \(f_L:\mathbf{t}_L\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathbf{t}'_L\). Dari \(h:\mathbf{t}_{0,L}\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathbf{t}_L\) diperoleh \(f_Lh:\mathbf{t}_{0,L}\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathbf{t}'_L\). Karena \({}^\sigma f_L=f_L\), berlaku \((f_Lh)^{-1}\cdot{}^\sigma(f_Lh)=h^{-1}\cdot{}^\sigma h\), sehingga \(c\) yang bersesuaian tidak berubah.

Selanjutnya, kita tunjukkan bahwa \(\mathscr{T}(\mathbf{t}_0)\to \operatorname{H}^1\left(\Gamma,G(\mathbf{t}_{0,L})\right)\) injektif. Misalkan diberikan data \(\mathbf{t}\), \(\mathbf{t}'\), dan isomorfisme \[\mathbf{t}'_L\xleftarrow[\sim]{h'}\mathbf{t}_{0,L} \xrightarrow[\sim]{h}\mathbf{t}_L,\] serta terdapat \(a\in G(\mathbf{t}_{0,L})\) yang memenuhi \[(h')^{-1}\cdot{}^\sigma h' =a^{-1}\cdot h^{-1}\cdot{}^\sigma h\cdot{}^\sigma a, \qquad\sigma\in\Gamma.\] Karena itu, \[ha(h')^{-1} ={}^\sigma h\cdot{}^\sigma a\cdot{}^\sigma(h')^{-1}, \qquad\sigma\in\Gamma.\] Dengan kata lain, \(ha(h')^{-1}:\mathbf{t}'_L\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathbf{t}_L\) invarian terhadap aksi \(\Gamma\), sehingga turun menjadi isomorfisme \(\mathbf{t}'\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathbf{t}\).

Terakhir, kita tunjukkan bahwa \(\mathscr{T}(\mathbf{t}_0)\to \operatorname{H}^1\left(\Gamma,G(\mathbf{t}_{0,L})\right)\) surjektif. Ambil \(c\in Z^1(\Gamma,G(\mathbf{t}_{0,L}))\). Karena \(c(\sigma)\in\operatorname{GL}(V_L)\), kita dapat menggunakannya untuk mendefinisikan aksi \(\Gamma\) baru, yang dilambangkan dengan \(\odot\), pada \(V_L\): \[\sigma\odot v:=c(\sigma)(\sigma v), \qquad\sigma\in\Gamma,\quad v\in V_L.\]

Dari \(c(\ensuremath{\mathrm{id}})=1\) dan \[\sigma\odot(\tau\odot v) =c(\sigma)\sigma(c(\tau)(\tau v)) =c(\sigma)\bigl({}^\sigma c(\tau)(\sigma\tau v)\bigr) =(\sigma\tau)\odot v,\] terlihat bahwa \(\odot\) memang aksi \(\Gamma\), sedangkan kemulusan \(c\) memastikan bahwa \(\odot\) tetap merupakan aksi mulus dan semilinear. Definisikan ruang vektor-\(K\) \(W:=(V_L)^{\Gamma,\;\odot\text{-aksi}}\). Berdasarkan penurunan Galois, kita memperoleh isomorfisme ruang vektor-\(L\) yang mempertahankan aksi semilinear \(\Gamma\), \[\begin{gather*} h:(V_L,\;\odot\text{-aksi})\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} (W_L,\;\text{aksi alami}),\\ w\in W\implies h(w)=1\otimes w. \end{gather*}\]

Di sisi lain, \(\Gamma\) juga beraksi secara semilinear melalui \(\odot\) pada setiap \(T^{p,q}(V_L)\) (lihat pembahasan setelah Definisi rujukan), dan karena \(c(\sigma)\in G(\mathbf{t}_{0,L})\), berlaku \[\sigma\odot\mathbf{t}_{0,L} =c(\sigma)(\sigma\mathbf{t}_{0,L}) =c(\sigma)\mathbf{t}_{0,L} =\mathbf{t}_{0,L}.\] Karena itu, \(\mathbf{t}_{0,L}\) turun relatif terhadap \(\odot\) menjadi data \(\mathbf{t}\) pada \(W\), yang dicirikan oleh \(h(\mathbf{t}_{0,L})=\mathbf{t}_L\).

Dengan demikian, \(\mathbf{t}\in\mathcal{T}(\mathbf{t}_0)\). Isomorfisme \(h\) yang bersesuaian memenuhi \(\sigma(h(v))=h(\sigma\odot v)=(hc(\sigma)\sigma)(v)\), yakni identitas \(\sigma h=hc(\sigma)\sigma\). Menuliskannya kembali sebagai \(h^{-1}\cdot{}^\sigma h=c(\sigma)\) memperlihatkan bahwa \(\mathbf{t}\) dipetakan ke \([c]\) oleh persamaan. Ini membuktikan pernyataan tersebut.

Penerapan yang paling sederhana dan langsung adalah sebagai berikut. Hasil ini merupakan akibat dari fakta umum bahwa setiap ruang vektor berdimensi hingga mempunyai basis, sehingga dimensi menentukan kelas isomorfisme ruang vektor berdimensi hingga.

Teorema (Teorema Hilbert 90: versi \(\operatorname{GL}\)). Misalkan \(V\) ruang vektor-\(K\) berdimensi hingga dan \(L|K\) perluasan Galois. Dengan demikian, \(\Gamma:=\operatorname{Gal}(L|K)\) beraksi secara mulus pada grup \(\operatorname{GL}(V_L)\). Maka \[\operatorname{H}^1(\Gamma,\operatorname{GL}(V_L))=1.\]

Bukti. Terapkan Teorema rujukan, tetapi ambil data \(\mathbf{t}_0\) dengan \(I=\emptyset\). Dengan kata lain, data tersebut hanya menentukan suatu ruang vektor-\(K\) berdimensi hingga \(V\), tanpa tensor apa pun. Dalam kasus ini, unsur-unsur \(\mathscr{T}(\mathbf{t}_0)\) berkorespondensi satu-satu dengan kelas isomorfisme ruang vektor-\(K\) \(W\) yang memenuhi \(W_L\simeq V_L\), atau ekuivalen dengan \(\dim W=\dim V\). Jelas hanya ada satu kelas isomorfisme demikian.

Serupa dengan itu, di atas medan berkarakteristik \(\neq2\), fakta umum bahwa setiap ruang simplektik \((V,\omega)\) mempunyai basis simplektik mengarah ke hasil berikut.

Teorema. Misalkan \(\mathrm{char}(K)\neq2\), \(V\) ruang vektor-\(K\), dan \(\omega:V\times V\to K\) bentuk bilinear antisimetris takdegenerat (juga disebut bentuk simplektik, sedangkan data \((V,\omega)\) disebut ruang simplektik). Grup simplektik yang bersesuaian didefinisikan sebagai \[\begin{align*} \operatorname{Sp}(V)&=\operatorname{Sp}(V,\omega)\\ &:=\{g\in\operatorname{GL}(V):\forall v_1,v_2\in V,\; \omega(gv_1,gv_2)=\omega(v_1,v_2)\}. \end{align*}\]

Misalkan \(L|K\) suatu perluasan Galois. Definisikan secara serupa grup \(\operatorname{Sp}(V_L)\) beserta aksi \(\Gamma:=\operatorname{Gal}(L|K)\) padanya; aksi ini mulus. Maka \[\operatorname{H}^1(\Gamma,\operatorname{Sp}(V_L))=1.\]

Bukti. Data \(\mathbf{t}_0\) yang ditinjau terdiri atas ruang \(V\) dan tensor \(\omega\) bertipe \((0,2)\). Sifat takdegenerat dan antisimetris suatu bentuk bilinear dapat diperiksa setelah sembarang perluasan medan. Oleh karena itu, unsur-unsur \(\mathscr{T}(\mathbf{t}_0)\) berkorespondensi satu-satu dengan kelas isomorfisme ruang simplektik \((W,\eta)\) di atas \(K\) yang memenuhi \((W_L,\eta_L)\simeq(V_L,\omega_L)\). Berdasarkan teorema struktur untuk ruang simplektik, yakni bahwa dimensinya menentukan kelas isomorfismenya, data \((W,\eta)\) tersebut membentuk satu kelas isomorfisme saja.

Contoh. Ambil \(\dim V=1\) dalam Teorema rujukan. Karena \(\operatorname{GL}(V_L)\simeq L^\times\) dengan aksi \(\Gamma\) baku, diperoleh \[\operatorname{H}^1(\Gamma,L^\times)=0.\] Karena \(L^\times\) abelian, notasi aditif digunakan dalam persamaan ini. Jika \(L|K\) hingga, persamaan tersebut dapat ditulis menggunakan kohomologi Tate dari Definisi rujukan sebagai \(\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^1(\Gamma,L^\times)=0\).

Jika selanjutnya \(L|K\) disyaratkan siklik, periodisitas yang dinyatakan dalam Contoh rujukan memberikan \[\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^{-1}(\Gamma,L^\times) \simeq\ensuremath{\hat{\mathrm{H}}}^1(\Gamma,L^\times)=0.\] Dengan demikian, kita memperoleh kembali secara alami Teorema Hilbert 90 versi multiplikatif; lihat [Li1].

Secara umum, menghitung \(\operatorname{H}^1\) secara langsung untuk mengklasifikasikan objek matematika mungkin cukup sulit. Manfaatnya terletak pada sudut pandang baru yang diberikannya, serta pada tersedianya perangkat kohomologis seperti barisan eksak panjang (Teorema rujukan) bagi kajian masalah klasifikasi.

Latihan

Lengkapi argumen yang dihilangkan dalam Definisi rujukan, lalu buktikan bahwa untuk aljabar \(A\) di atas kategori monoidal simetris \(\mathcal{V}\), modul-\(A\) kiri sama artinya dengan modul-\(A^{\operatorname{op}}\) kanan.

Misalkan \(\mathcal{V}\) kategori monoidal beranyam dan \((A,\mu_A,\eta_A)\) aljabar di atasnya. Buktikan bahwa jika terdapat morfisme \(\mu':A\otimes A\to A\) dan \(\eta':\ensuremath{\bm{1}}\to A\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{Alg}}(\mathcal{V})\) yang membuat \(A\) menjadi aljabar di atas \(\ensuremath{\mathsf{Alg}}(\mathcal{V})\), maka niscaya \(\eta'=\eta_A\) dan \(\mu'=\mu_A\). Khususnya, dengan menerapkan Lema rujukan, diperoleh bahwa \(A\) komutatif. Dengan demikian, buktikan persamaan. Petunjuk. Mudah ditunjukkan bahwa \(\eta'=\eta_A\). Untuk \(\mu'=\mu_A\), tuliskan \(\mu_{A\otimes A}\) bagi perkalian pada \(A\otimes A\). Syarat yang diberikan menghasilkan diagram komutatif

\(A\) ditempatkan dalam tabel \(2\times2\), diagram komutatif tersebut dapat dibayangkan sebagai hukum pertukaran horizontal dan vertikal

=

Horizontal: kalikan dengan \(\mu'\)
Vertikal: kalikan dengan \(\mu_A\)

Sekarang argumen untuk \(\mu'=\mu_A\) dapat digambarkan sebagai

\(=\)

\(=\)

\(=\)

Cobalah juga menerjemahkannya menjadi diagram komutatif atau persamaan yang bersesuaian.

Tinjau aljabar-dg \(A\) di atas \(\mathcal{A}\) (Definisi rujukan). Periksa bahwa bila \(A=\ensuremath{\bm{1}}\) (objek satuan), konsep modul-\(A\) kiri maupun modul-\(A\) kanan sama dengan konsep kompleks di atas \(\mathcal{A}\).

Tetapkan gelanggang komutatif \(\Bbbk\). Misalkan \(A\) aljabar-dg di atas \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dan \(M\) kompleks. Buktikan bahwa memberikan struktur modul-\(A\) kiri pada \(M\) sama artinya dengan memberikan homomorfisme aljabar-dg \(A\to\operatorname{End}^\bullet(M):=\operatorname{Hom}^\bullet(M,M)\).

Misalkan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif dan \(R\) aljabar-dg di atas \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Untuk modul-\(R\) kanan \(X\) dan modul-\(R\) kiri \(Y\), kita masing-masing mengidentifikasi \(R\) dan \(X,Y\) dengan aljabar-\(\Bbbk\) dan modul-\(\Bbbk\) yang dilengkapi dekomposisi jumlah langsung \[R = \bigoplus_n R^n, \quad X = \bigoplus_n X^n, \quad Y = \bigoplus_n Y^n\] serta endomorfisme berderajat \(1\), \(d\), yang memenuhi \(d^2=0\). Karena itu, \(X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Y\) sudah terdefinisi sebagai modul-\(\Bbbk\).

  1. Ingat bahwa \(X\otimes Y=\bigoplus_n(\bigoplus_{p+q=n}X^p\otimes Y^q)\) sekaligus merupakan modul-\(\Bbbk\) dan mempunyai struktur kompleks. Untuk homomorfisme modul-\(\Bbbk\) yang jelas \(\pi:X\otimes Y\twoheadrightarrow X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Y\), periksa bahwa \(\operatorname{ker}(\pi)\) adalah subkompleks, sehingga \(X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Y\) mempunyai struktur kompleks kanonik.

  2. Buktikan bahwa jika \(X\) bimodul-\((A,R)\) dan \(Y\) bimodul-\((R,B)\), dengan \(A\) dan \(B\) juga aljabar-dg, maka \(X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Y\) secara alami menjadi bimodul-\((A,B)\). Gunakan hal ini untuk memperluas adjoin dalam Proposisi rujukan ke kasus modul-dg. Kompleks \(\operatorname{Hom}^\bullet(Y_B,Z_B)\) dan \(\operatorname{Hom}^\bullet({}_AX,{}_AZ)\) yang muncul di sini didefinisikan seperti dalam Contoh rujukan, tetapi tanda-tanda perlu diperhatikan ketika memberikan struktur bimodul- \((A,R)\) dan bimodul-\((R,B)\).

Tetapkan aljabar-dg \(A\) di atas \(\mathcal{A}\). Jika \(p>0\implies A^p=0\), maka \(A\) disebut nonpositif. Untuk modul-\(A\) kiri (atau kanan) \(M\) dan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), ambil subkompleks terpotong \(\tau^{\leq n}M\) menurut Definisi rujukan. Buktikan bahwa bila \(A\) nonpositif:

  1. setiap \(d_M^p:M^p\to M^{p+1}\) bersifat \(A^0\)-linear;

  2. terdapat barisan eksak pendek modul-\(A\) \(0\to\tau^{\leq n}M\to M\to\tilde\tau^{\geq n+1}M\to0\).

Tetapkan aljabar-dg \(A\) di atas \(\mathcal{A}\). Ingat bahwa semua modul-\(A\) kiri membentuk kategori-dg \(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{dgMod}}\) (Contoh rujukan); Catatan rujukan kemudian memberikan kategori homotopi \(\mathrm{h}(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{dgMod}})\). Modul-\(A\) kiri \(M\) disebut asiklik bila ia asiklik sebagai kompleks; morfisme modul-\(A\) \(f:M\to N\) disebut kuasi-isomorfisme bila ia kuasi-isomorfisme sebagai morfisme kompleks.

  1. Misalkan \(M\) modul-\(A\) kiri yang strukturnya ditentukan oleh keluarga morfisme dalam \(\mathcal{A}\), \(\alpha_{A,M}^{p,q}:A^p\otimes M^q\to M^{p+q}\) (\(p,q\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\)). Tunjukkan bahwa rumus berikut memberikan struktur modul-\(A\) kiri pada kompleks \(M[1]\): \[\alpha_{A, M[1]}^{p, q} := (-1)^p \alpha_{A, M}^{p, q+1} .\] Selanjutnya, tunjukkan bahwa \(M\mapsto M[1]\) memberikan funktor-dg dari \(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{dgMod}}\) ke dirinya sendiri.

  2. Untuk sembarang morfisme \(f:M\to N\) dalam \(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{dgMod}}\), tunjukkan bahwa kerucut pemetaan \(\operatorname{Cone}(f)\) memiliki struktur modul-\(A\) kiri kanonik, yang dalam notasi di atas diberikan oleh \[\alpha_{A, \operatorname{Cone}(f)}^{p, q} = \alpha_{A, M[1]}^{p, q} \oplus \alpha_{A, N}^{p, q}.\]

  3. Mengikuti konstruksi dalam §rujukan, gunakan kerucut pemetaan untuk membuat \(\mathrm{h}(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{dgMod}})\) menjadi kategori triangulasi. Selanjutnya, lakukan pelokalan Verdier pada modul-\(A\) asiklik, atau, dengan kata lain, tambahkan invers kuasi-isomorfisme, untuk memperoleh kategori turunan \(\ensuremath{\mathsf{D}}(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{dgMod}})\). Definisikan \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\star}(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{dgMod}})\) yang bersesuaian untuk \(\star\in\{+,-,\ensuremath{\mathrm{b}}\}\).

  4. Dengan asumsi \(A\) nonpositif, perluas Proposisi rujukan ke \(\ensuremath{\mathsf{D}}(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{dgMod}})\) dan \(\ensuremath{\mathsf{D}}^{\star}(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{dgMod}})\), untuk \(\star\in\{+,-,\ensuremath{\mathrm{b}}\}\). Petunjuk. Gunakan funktor pemotongan.

  5. Dengan mengacu pada §rujukan, definisikan modul-\(A\) K-injektif dan K-projektif, lalu gunakan objek-objek ini untuk mendeskripsikan morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{D}}(A\ensuremath{\text{-}\mathsf{dgMod}})\). Tempatkan semuanya dalam kerangka §rujukan untuk membahas hubungannya dengan funktor turunan.

  6. Untuk modul-\(A\) kanan \(M\), tunjukkan bahwa kompleks \(M[1]\) mempunyai struktur modul-\(A\) kanan \(\alpha_{M[1],A}^{p,q}=\alpha_{M,A}^{p,q+1}\) dan bahwa semua sifat di atas tetap berlaku.

Misalkan \(\mathcal{C}\) kategori-dg di atas \(\Bbbk\). Definisikan \(\mathcal{C}^{\operatorname{op}}\) melalui \(\operatorname{Ob}(\mathcal{C}^{\operatorname{op}})=\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) dan, untuk sembarang \(X,Y\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C}^{\operatorname{op}})\), \(\operatorname{Hom}^\bullet_{\mathcal{C}^{\operatorname{op}}}(X,Y):= \operatorname{Hom}^\bullet_{\mathcal{C}}(Y,X)\). Definisikan komposisinya sebagai \[\begin{align*} \operatorname{Hom}^p_{\mathcal{C}^{\operatorname{op}}}(Y, Z) \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} \operatorname{Hom}^q_{\mathcal{C}^{\operatorname{op}}}(X, Y) & \to \operatorname{Hom}^{p+q}_{\mathcal{C}^{\operatorname{op}}}(X, Z) \quad p, q \in \ensuremath{\mathbb{Z}}\\ f \otimes g & \mapsto (-1)^{pq} \underbracket{f \circ g}_{\text{operasi dalam }\operatorname{Hom}^\bullet_{\mathcal{C}}}. \end{align*}\] Periksa bahwa ini memang memberikan kategori-dg \(\mathcal{C}^{\operatorname{op}}\), yang disebut kategori-dg lawan dari \(\mathcal{C}\).

Tetapkan gelanggang komutatif \(\Bbbk\), aljabar-dg \(R\) di atas \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), modul-\(R\) kanan \(X\), dan modul-\(R\) kiri \(Y\). Buktikan bahwa funktor yang diperkenalkan sebelumnya, \[X \ensuremath{\underset{R}{\otimes}} (\cdot): R\ensuremath{\text{-}\mathsf{dgMod}} \to \ensuremath{\mathsf{C}}(\Bbbk), \quad (\cdot) \ensuremath{\underset{R}{\otimes}} Y: \ensuremath{\mathsf{dgMod}\text{-}}R \to \ensuremath{\mathsf{C}}(\Bbbk),\] secara alami diangkat menjadi funktor-dg. Rumuskan garis besar hasil yang bersesuaian ketika \(X\) atau \(Y\) juga mempunyai struktur bimodul. Petunjuk. Kuncinya ialah mendefinisikan morfisme antarkompleks \(\operatorname{Hom}\). Untuk \(X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}(\mathord\cdot)\), misalkan \(M\) dan \(N\) modul-\(R\) kiri. Aturan tanda Koszul mensyaratkan citra \(f\in\operatorname{Hom}^n_R(M,N)\), yaitu \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X\otimes f\in \operatorname{Hom}^n(X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}M,X\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}N)\), didefinisikan oleh \[(\ensuremath{\mathrm{id}}_X \otimes f)(x \otimes m) = (-1)^{pn} x \otimes f(m), \quad x \in X^p, \; m \in M^q.\] Perlu diperiksa bahwa \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X\otimes d_{\operatorname{Hom}^\bullet}(f)= d_{\operatorname{Hom}^\bullet}(\ensuremath{\mathrm{id}}_X\otimes f)\).

Kasus \((\mathord\cdot)\ensuremath{\underset{R}{\otimes}}Y\) lebih sederhana: cukup ambil \((f\otimes\ensuremath{\mathrm{id}}_Y)(m\otimes y)=f(m)\otimes y\).

Misalkan \(\mathcal{C}\) kategori-dg di atas gelanggang komutatif \(\Bbbk\) dan \(M\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\).

  1. Angkat \(\operatorname{Hom}^\bullet(M,\mathord\cdot):\mathcal{C}\to\ensuremath{\mathsf{C}}(\Bbbk)\) menjadi funktor-dg. Petunjuk. Misalkan \(X,Y\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) dan \(f\in\operatorname{Hom}^n(X,Y)\). Tetapkan \(\mathcal{H}_X=\operatorname{Hom}^\bullet(M,X)\). Citra \(f\) harus diambil sebagai \[\left[ f_*: g \xmapsto{\text{morfisme berderajat }n} fg \right] \in \operatorname{Hom}^n(\mathcal{H}_X, \mathcal{H}_Y).\] Gunakan definisi kompleks \(\operatorname{Hom}\) untuk memeriksa bahwa \((d_{\operatorname{Hom}^\bullet(X,Y)}f)_*= d_{\operatorname{Hom}^\bullet(\mathcal{H}_X,\mathcal{H}_Y)}(f_*)\).

  2. Angkat \(\operatorname{Hom}^\bullet(\mathord\cdot,M):\mathcal{C}\to \ensuremath{\mathsf{C}}(\Bbbk)^{\operatorname{op}}\) menjadi funktor-dg. Petunjuk. Tetapkan \(\mathcal{K}_X=\operatorname{Hom}^\bullet(X,M)\). Aturan tanda Koszul mensyaratkan citra \(f\in\operatorname{Hom}^n(X,Y)\) diambil sebagai \[\left[\begin{array}{c} f^*: g \xmapsto{\text{morfisme berderajat }n} (-1)^{np} gf \\ \forall p \in \ensuremath{\mathbb{Z}}, \; \forall\; g \in \operatorname{Hom}^p(Y, M) \end{array}\right] \in \operatorname{Hom}^n(\mathcal{K}_Y, \mathcal{K}_X).\] Periksa dengan cermat bahwa

Buktikan bahwa morfisme kanonik \([Y,Z]\otimes[X,Y]\to[X,Z]\) dan \(\ensuremath{\bm{1}}\to[X,X]\) yang didefinisikan bagi kategori monoidal tertutup dalam §rujukan memenuhi sifat asosiativitas dan unit. Dengan demikian, kategori monoidal tertutup diperkaya atas dirinya sendiri relatif terhadap \(\operatorname{Hom}\) internal. Petunjuk. Periksa secara langsung, atau lihat [Kel05].

Tinjau aljabar polinomial \(\Bbbk[t]\) di atas gelanggang komutatif \(\Bbbk\). Definisikan \(\Delta\), \(\epsilon\), dan \(S\) masing-masing dengan \[\Delta(t^n) = \sum_{k=0}^n \binom{n}{k} t^k \otimes t^{n-k}, \quad \epsilon(t^n) = \begin{cases} 1, & n = 0 \\ 0, & n \neq 0 \end{cases}, \quad S(t^n) = (-1)^n t^n,\] dengan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\). Verifikasi bahwa data ini memberikan aljabar Hopf-\(\Bbbk\) yang komutatif dan kokomutatif.

Misalkan \(A\) aljabar Hopf di atas gelanggang komutatif. Ideal \(I\) dari \(A\) disebut ideal Hopf jika \(\Delta(I)\subset I\otimes A+A\otimes I\), \(\epsilon(I)=0\), dan \(S(I)\subset I\). Tunjukkan bahwa mengambil hasil bagi dengan ideal Hopf memberikan aljabar Hopf \(A/I\).

Misalkan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif dan \(V\) modul-\(\Bbbk\). Pada aljabar tensor \(T(V)\) (lihat [Li1]) dapat didefinisikan homomorfisme aljabar-\(\Bbbk\) \(\Delta:T(V)\to T(V)\otimes T(V)\) dan \(\epsilon:T(V)\to\Bbbk\) sedemikian sehingga, untuk setiap \(v\in V\), \[\begin{gather*} \Delta(v) = v \otimes 1 + 1 \otimes v, \quad \epsilon(v) = 0; \end{gather*}\] di sini struktur aljabar pada \(T(V)\otimes T(V)\) diberikan oleh struktur anyaman trivial \(x\otimes y\mapsto y\otimes x\).

  1. Verifikasi bahwa struktur ini membuat \(T(V)\) menjadi bialjabar.

  2. Tunjukkan cara mendefinisikan automorfisme modul-\(\Bbbk\) \(S:T(V)\to T(V)\) sedemikian sehingga \(S(v)=-v\) dan \(S\) merupakan antiautomorfisme bialjabar (Proposisi rujukan); secara lebih eksplisit, \[S(v_1 \cdots v_n) = (-1)^n v_n \cdots v_1, \quad n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}, \quad v_1, \ldots, v_n \in V.\] Verifikasi bahwa struktur ini membuat \(T(V)\) menjadi aljabar Hopf.

  3. Tunjukkan bahwa aljabar simetris \(\operatorname{Sym}(V)\) mempunyai sifat serupa; sebenarnya, aljabar tersebut merupakan hasil bagi \(T(V)\) dengan suatu ideal Hopf.

  4. Kerjakan versi untuk aljabar eksterior \(\bigwedge(V)\), tetapi struktur perkalian pada \(\bigwedge(V)\otimes\bigwedge(V)\) harus didefinisikan menggunakan struktur anyaman Koszul persamaan (ambil \(\epsilon(a)=a\bmod\;2\) di sana), sehingga untuk unsur-unsur homogen \(x,y,z,w\in\bigwedge(V)\) berlaku \((x\otimes y)(z\otimes w)=(-1)^{\deg y\deg z}xz\otimes yw\). Hal ini memastikan bahwa \((1\otimes v+v\otimes1)^2\) sama dengan unsur nol dalam \(\bigwedge(V)\otimes\bigwedge(V)\) untuk setiap \(v\in V\).

(E. Taft) Misalkan \(q\) akar satuan primitif ke-\(n\) dalam medan \(\Bbbk\), dengan \(n\geq2\). Tinjau aljabar-\(\Bbbk\) \(H\) yang ditentukan oleh pembangkit \(g\), \(x\), dan relasi \[g^n = 1, \quad x^n = 0, \quad gxg^{-1} = qx.\] Tunjukkan bahwa dapat didefinisikan \(\Delta:H\to H\ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}}H\) dan \(\epsilon:H\to\Bbbk\) yang memenuhi \[\begin{gather*} \Delta(g) = g \otimes g, \quad \Delta(x) = 1 \otimes x + x \otimes g, \\ \epsilon(g) = 1, \quad \epsilon(x) = 0, \end{gather*}\] dan yang membuat \(H\) menjadi aljabar Hopf-\(\Bbbk\) dengan antipoda \[S:H\to H, \quad S(g)=g^{-1}, \quad S(x)=-g^{-1}x.\]

Tunjukkan bahwa \(H\) tidak komutatif maupun kokomutatif. Jika \(n=2\), aljabar Hopf yang bersesuaian juga disebut aljabar Hopf Sweedler.

Misalkan \((A,\Delta,\epsilon)\) koaljabar di atas gelanggang komutatif \(\Bbbk\). Jika \(x\in A\) memenuhi \(\Delta(x)=1\otimes x+x\otimes1\), maka \(x\) disebut primitif.

  1. Buktikan bahwa \(\epsilon(x)=0\) untuk setiap unsur primitif \(x\).

  2. Misalkan \((A,\mu,\eta,\Delta,\epsilon)\) bialjabar dan tuliskan \(\mu\) sebagai perkalian, yaitu \(xy=\mu(x\otimes y)\). Buktikan bahwa jika \(x,y\in A\) primitif, maka \(xy-yx\) juga primitif.

  3. Masih dengan \(A\) bialjabar, misalkan \(x_1,\ldots,x_n\in A\) unsur-unsur primitif dan tuliskan \(V\) untuk modul-\(\Bbbk\) bebas dengan basis \(x_1,\ldots,x_n\). Dari sini diperoleh homomorfisme aljabar-\(\Bbbk\) \(\phi:T(V)\to A\). Buktikan bahwa \(\phi\) juga merupakan homomorfisme bialjabar.

Misalkan \((A,\Delta,\epsilon)\) koaljabar di atas gelanggang komutatif \(\Bbbk\), dengan \(A\neq\{0\}\) dan \(A\) bebas torsi sebagai modul-\(\Bbbk\). Unsur taknol \(x\in A\) yang memenuhi \(\Delta(x)=x\otimes x\) disebut serupa-grup. Himpunan semua unsur serupa-grup dinotasikan dengan \(\mathcal{G}(A)\).

  1. Buktikan bahwa \(x\in\mathcal{G}(A)\) mengakibatkan \(\epsilon(x)=1\).

  2. Buktikan bahwa jika \((A,\mu,\eta,\Delta,\epsilon)\) bialjabar, maka \(\mathcal{G}(A)\) menjadi monoid di bawah perkalian \(\mu\) pada \(A\), dengan \(1_A:=\eta(1)\) sebagai unsur unit.

  3. Untuk monoid \(M\) dan bialjabar \(\Bbbk[M]\) yang bersesuaian (Contoh rujukan), buktikan bahwa \(\mathcal{G}(\Bbbk[M])=M\).

  4. Misalkan \(A\) aljabar Hopf dengan antipoda \(S\). Buktikan bahwa \(\mathcal{G}(A)\) merupakan grup dan bahwa invers dari \(x\in\mathcal{G}(A)\) adalah \(S(x)\).

Misalkan \((A,\Delta,\epsilon)\) koaljabar taknol di atas medan \(\Bbbk\). Buktikan bahwa \(\mathcal{G}(A)\) merupakan subhimpunan bebas linear dari \(A\). Petunjuk. Andaikan tidak demikian dan pilih relasi linear taktrivial terpendek di antara unsur-unsur tersebut. Tanpa mengurangi keumuman, tuliskan \(x_1=\sum_{i=2}^n a_i x_i\), dengan \(x_1,\ldots,x_n\in\mathcal{G}(A)\) saling berbeda dan \(a_i\in\Bbbk\). Maka \(x_2,\ldots,x_n\) bebas linear, sedangkan \(x_1\otimes x_1=\sum_{i=2}^n a_i x_i\otimes x_i\).

Tuliskan \(\ensuremath{\mathsf{TopCMon}}\) untuk kategori monoid topologis komutatif, \(\ensuremath{\mathsf{Top}}_\bullet\) untuk kategori ruang topologis bertitik, dan \(U:\ensuremath{\mathsf{TopCMon}}\to\ensuremath{\mathsf{Top}}_\bullet\) untuk funktor pelupa (titik dasar bersesuaian dengan unsur unit). Bangun funktor adjoin kiri \(\operatorname{Sym}:\ensuremath{\mathsf{Top}}_\bullet\to\ensuremath{\mathsf{TopCMon}}\) bagi \(U\). Untuk ruang topologis bertitik \((X,x)\), objek \(\operatorname{Sym}(X,x)\) juga disebut produk simetris takhingga dari \((X,x)\); jelaskan istilah ini. Teorema Dold–Thom dalam topologi aljabar didasarkan pada konstruksi ini.

Misalkan bimodul-\((A,B)\) \(P\) projektif dan dibangkitkan secara hingga sebagai modul-\(B\) kanan, serta \((\mathord\cdot)\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\) merupakan funktor eksak setia. Buktikan bahwa modul-\(A\) kanan \(N\) berpenyajian hingga (Contoh rujukan) jika dan hanya jika \(N\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\) berpenyajian hingga sebagai modul-\(B\) kanan. Hasil ini melengkapi Proposisi rujukan.

Tinjau gelanggang komutatif \(\Bbbk\) dan homomorfisme aljabar-\(\Bbbk\) \(f:A\to B\). Kita mempunyai pasangan adjoin

\(\operatorname{Hom}_A(B,N)\) diberi struktur modul-\(B\) kanan melalui \((\phi b)(x)=\phi(bx)\) untuk setiap modul-\(A\) kanan \(N\). Lebih tepatnya,

Lihat [Li1]. Sebagai pelengkap Contoh rujukan, tentukan secara eksplisit monad dan komonad yang bersesuaian.

Misalkan \(R\) gelanggang komutatif. Tuliskan \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Alg}}\) untuk kategori aljabar-\(R\). Tinjau pasangan adjoin

\(T(\mathord\cdot)\) adalah funktor aljabar tensor dan \(U\) funktor pelupa.

  1. Buktikan secara langsung bahwa modul di bawah monad yang bersesuaian pada \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) adalah aljabar-\(R\), sehingga pasangan adjoin tersebut monadik.

  2. Gantikan \(T(\mathord\cdot)\) dengan \(\operatorname{Sym}(\mathord\cdot)\) dan \(\bigwedge(\mathord\cdot)\), lalu nyatakan dan buktikan hasil yang bersesuaian; lihat [Li1].

Lengkapi argumen dalam Proposisi rujukan, kemudian buktikan penguatan berikut. Misalkan \(C\) koaljabar dalam \((B,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Buktikan bahwa:

  1. funktor pelupa \(U:\ensuremath{\mathsf{Comod}\text{-}}C\to\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\) mempunyai adjoin kanan; Petunjuk. Tuliskan \(\Delta\) untuk komultiplikasi \(C\) dan \(\epsilon\) untuk kounitnya. Untuk modul-\(B\) kanan \(N\), jadikan \(N\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}C\) komodul-\(C\) kanan melalui \(\ensuremath{\mathrm{id}}_N\otimes\Delta\). Untuk setiap komodul-\(C\) kanan \(M\), verifikasi bahwa \[\text{READERDIAGRAM0002}\] saling invers, dengan \(\rho:M\to M\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}C\) menentukan struktur komodul pada \(M\).

  2. funktor pelupa \(U\) menciptakan semua \(\varinjlim\) kecil; oleh karena itu, \(\ensuremath{\mathsf{Comod}\text{-}}C\) kokomplet;

  3. kategori \(\ensuremath{\mathsf{Comod}\text{-}}C\) mempunyai kogenerator (Definisi rujukan); Petunjuk. Ambil suatu kogenerator dari kategori Grothendieck \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\), kemudian ambil citranya di bawah funktor adjoin kanan bagi \(U\).

  4. jika \(\ensuremath{\mathsf{Comod}\text{-}}C\) merupakan kategori abelian dan \(U\) funktor eksak, maka \(C\) datar sebagai modul-\(B\) kiri. Petunjuk. Misalkan \(g:M\to N\) monomorfisme modul-\(B\) kanan. Gunakan keeksakan \(U\) dan fakta bahwa adjoin kanan mempertahankan kernel untuk menunjukkan bahwa \(g\otimes\ensuremath{\mathrm{id}}_C:M\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}C\to N\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}C\) tetap injektif.

Seperti dalam latihan sebelumnya, tetap misalkan \(C\) koaljabar dalam \((B,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dan \(M\) komodul-\(C\) kanan. Buktikan bahwa jika suatu modul-\(B\) hasil bagi \(M''\) dari \(M\) (atau suatu submodul-\(B\) \(M'\) dari \(M\)) memiliki struktur komodul yang membuat \(M\twoheadrightarrow M''\) (atau \(M'\hookrightarrow M\)) menjadi homomorfisme komodul, maka struktur komodul tersebut unik. Untuk kasus submodul, diasumsikan pula bahwa \(C\) datar sebagai modul-\(B\) kiri.

Mengikuti penjelasan pada akhir §rujukan, berikan bukti langsung Teorema Penurunan Galois rujukan melalui langkah-langkah berikut. Gunakan notasi dari bagian tersebut: misalkan \(M\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{Vect}}^{\Gamma,\infty}(L))\), dan definisikan pemetaan kanonik \(\iota_M\) melalui persamaan.

  1. Misalkan \(M'\) adalah subruang \(\Gamma\)-invarian dari \(L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}(M^\Gamma)\), yakni \(\Gamma M'\subset M'\). Buktikan bahwa jika \(M'\cap(1\otimes M^\Gamma)=\{0\}\), maka \(M'=\{0\}\). Petunjuk. Pilih suatu basis \((y_i)_{i\in I}\) dari \(M^\Gamma\). Jika \(M'\neq\{0\}\), pilih suatu ekspresi taknol di dalamnya dengan jumlah suku sesedikit mungkin, \(\sum_{i\in I}\ell_i\otimes y_i\) (dengan jumlah hingga). Setelah normalisasi yang sesuai, kita dapat mengandaikan bahwa ekspresi itu berbentuk \[m' = 1 \otimes y_{i_0} + \ell_1 \otimes y_{i_1} + \cdots, \quad \ell_1 \notin K.\] Ambil \(\sigma\in\Gamma\) sehingga \(\sigma(\ell_1)\neq\ell_1\), lalu tinjau \(m'-\sigma(m')\) untuk memperoleh kontradiksi.

  2. Buktikan bahwa \(\iota_M:L\ensuremath{\underset{K}{\otimes}}(M^\Gamma)\to M\) injektif. Petunjuk. Tinjau \(M':=\operatorname{ker}(\iota_M)\).

  3. Buktikan bahwa \(\iota_M\) surjektif. Petunjuk. Tinjau suatu subperluasan Galois hingga \(E|K\) dari \(L|K\). Ambil \(a_1,\ldots,a_n\) sebagai basis \(E\) selaku ruang vektor atas \(K\), dan pilih wakil \(\ensuremath{\mathrm{id}}=\sigma_1,\ldots,\sigma_n\in\Gamma\) bagi unsur-unsur \(\operatorname{Gal}(E|K)\). Dari teori medan diketahui bahwa \((\sigma_i(a_j))_{1\leq i,j\leq n}\) merupakan matriks invertibel di atas \(E\); tuliskan inversnya sebagai \((b_{ij})_{1\leq i,j\leq n}\). Untuk \(m\in M^{\operatorname{Gal}(L|E)}\), turunkan \[m = \sum_{i=1}^n b_{i1} \sum_{j=1}^n \sigma_j(a_i m) \; \in \operatorname{im}(\iota_M).\]

  4. Gunakan hasil-hasil di atas untuk menunjukkan bahwa persamaan merupakan adjungsi yang sekaligus merupakan ekuivalensi, sehingga diperoleh bukti langsung Teorema rujukan.

Misalkan \(G\) grup dan \(L|K\) perluasan Galois medan. Tuliskan kategori modul-\(G\) dengan koefisien dalam medan \(K\) (atau \(L\)) sebagai \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) (atau \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}_L\)); lihat Definisi rujukan. Gunakan metode penurunan Galois dari §§rujukanrujukan untuk mendeskripsikan \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) melalui objek-objek \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}_L\) yang dilengkapi aksi \(\operatorname{Gal}(L|K)\) yang sesuai.

Gunakan notasi §rujukan. Misalkan \(c\in Z^1(\Gamma,G(\mathbf{t}_{0,L}))\). Dari bukti Teorema rujukan, ingat bahwa melalui penurunan Galois, \(c\) mendefinisikan ruang vektor-\(K\) \(W\) beserta data \(\mathbf{t}\) di atasnya, dan juga \(h:\mathbf{t}_{0,L}\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathbf{t}_L\).

  1. Tunjukkan bahwa \(g\mapsto h^{-1}gh\) memberikan isomorfisme grup \(\nu:G(\mathbf{t}_L)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}G(\mathbf{t}_{0,L})\). Tunjukkan bahwa \(f \xmapsto{\sigma \in \Gamma} c(\sigma)({}^\sigma f)c(\sigma)^{-1}\) memberikan aksi \(\Gamma\) baru pada \(G(\mathbf{t}_{0,L})\). Tuliskan struktur ini sebagai \({}^cG(\mathbf{t}_{0,L})\), dan tunjukkan bahwa \(\nu:G(\mathbf{t}_L)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}{}^cG(\mathbf{t}_{0,L})\) bersifat \(\Gamma\)-ekuivarian.

  2. Tunjukkan bahwa rumus berikut memberikan pemetaan yang terdefinisi dengan baik: \[\begin{align*} Z^1(\Gamma, G(\mathbf{t}_L)) & \to Z^1(\Gamma, G(\mathbf{t}_{0, L})) \\ \tilde{c} & \mapsto \left[\sigma \mapsto \nu(\tilde{c}(\sigma)) c(\sigma) \right]. \end{align*}\] Pemetaan ini menginduksi bijeksi \(\operatorname{H}^1(\Gamma,G(\mathbf{t}_L))\to \operatorname{H}^1(\Gamma,G(\mathbf{t}_{0,L}))\) yang memetakan titik pangkal ke \([c]\). Petunjuk. Bandingkan dengan konstruksi “pemuntiran” dalam latihan CHrefsec:group-coh.

  3. Tunjukkan bahwa, di bawah korespondensi dalam Teorema rujukan, bijeksi ini bersesuaian dengan kesamaan \(\mathscr{T}(\mathbf{t})=\mathscr{T}(\mathbf{t}_0)\).

Misalkan \(K\) medan dengan \(\mathrm{char}(K)\neq2\). Suatu bentuk bilinear simetris takdegenerat \(q:V\times V\to K\) pada ruang vektor-\(K\) berdimensi hingga \(V\) selanjutnya disebut bentuk kuadratik takdegenerat. Dalam grup ortogonal \(\mathrm{O}(q)=\mathrm{O}(V,q)\), tuliskan subgrup yang ditentukan oleh \(\det=1\) sebagai \(\operatorname{SO}(q)=\operatorname{SO}(V,q)\). Untuk setiap perluasan Galois \(L|K\), terdapat bentuk kuadratik takdegenerat \((V_L,q_L)\) beserta grup-grup terkait; semuanya dilengkapi aksi mulus dari \(\Gamma:=\operatorname{Gal}(L|K)\).

  1. Tuliskan \(\mu_2:=\{\pm1\}\subset K^\times\). Tunjukkan bahwa \(\mathrm{O}(q)/\operatorname{SO}(q)\simeq\mu_2\). Untuk hasil bagi \(\mathrm{O}(q_L)/\operatorname{SO}(q_L)\), jelaskan hubungan isomorfisme ini dan aksi \(\Gamma\).

  2. Dengan menggunakan perangkat §rujukan, tunjukkan bahwa unsur-unsur \(\operatorname{H}^1(\Gamma,\mathrm{O}(q_L))\) berkorespondensi bijektif dengan kelas isomorfisme bentuk kuadratik takdegenerat \((V',q')\) di atas \(K\) yang memenuhi \(\dim V'=\dim V\), dengan titik pangkal bersesuaian dengan \((V,q)\).

  3. Terapkan Teorema rujukan untuk memperoleh barisan eksak himpunan bertitik \[\mathrm{O}(q) \xrightarrow{\det} \mu_2 \to \operatorname{H}^1(\Gamma, \operatorname{SO}(q_L)) \xrightarrow{\varphi} \operatorname{H}^1(\Gamma, \mathrm{O}(q_L)) \xrightarrow{\psi} \operatorname{H}^1(\Gamma, \mu_2).\] Cobalah tunjukkan bahwa \(\varphi\) injektif. Petunjuk. Surjektivitas \(\det\) hanya menunjukkan bahwa \(\varphi^{-1}(\text{titik pangkal})=\{\text{titik pangkal}\}\). Untuk menunjukkan injektivitas, kita harus memvariasikan \((V,q)\) dan menerapkan teknik pemuntiran dari latihan sebelumnya.

  4. Tunjukkan bahwa \(\operatorname{H}^1(\Gamma,\mu_2)\simeq K^\times/K^{\times,2}\). Tunjukkan pula bahwa \(\psi\) sama dengan pemetaan \[\left[ (V', q'):\; \text{bentuk kuadratik takdegenerat} \right] \mapsto \mathrm{disc}(q') / \mathrm{disc}(q),\] Di sini, pilih sebarang basis \(V'\), identifikasi \(q'\) dengan suatu matriks simetris, lalu definisikan \[\mathrm{disc}(q') := (-1)^n \det(q') \bmod K^{\times 2}, \quad \dim V = 2n \;\text{atau}\; 2n+1.\]

  5. Tunjukkan bahwa unsur-unsur \(\operatorname{H}^1(\Gamma,\operatorname{SO}(q_L))\) berkorespondensi bijektif dengan kelas isomorfisme bentuk kuadratik takdegenerat \((V',q')\) di atas \(K\) yang memenuhi \(\dim V'=\dim V\) dan \(\mathrm{disc}(q')=\mathrm{disc}(q)\), dengan titik pangkal bersesuaian dengan \((V,q)\).

Metode Simplisial

Misalkan \(\ensuremath{\bm\Delta}\) kategori ordinal hingga tak kosong. Menurut definisi, objek simplisial dalam kategori \(\mathcal{C}\) adalah funktor \(X:\ensuremath{\bm\Delta}^{\operatorname{op}}\to\mathcal{C}\). Secara ekuivalen, objek ini dapat dideskripsikan sebagai deretan objek \(X_0,X_1,\ldots\) beserta morfisme \(d_i:X_n\to X_{n-1}\) (muka) dan \(s_j:X_n\to X_{n+1}\) (degenerasi), untuk \(0\leq i,j\leq n\), yang memenuhi keluarga identitas persamaan. Funktor-funktor tersebut membentuk kategori \(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{C}\). Dalam kasus khusus \(\mathcal{C}=\ensuremath{\mathsf{Set}}\), objek-objek ini juga disebut himpunan simplisial. Teori dasarnya dibahas dalam §§rujukanrujukan. Tuliskan \(\ensuremath{\mathsf{FinOrd}}\) untuk kategori ordinal hingga. Jika objek simplisial \(X\), sebagai funktor, meluas menjadi funktor \(\ensuremath{\mathsf{FinOrd}}\to\mathcal{C}\), maka \(X\) disebut objek simplisial teraugmentasi. Hal ini sama artinya dengan menambahkan suku berderajat \(-1\), \(X_{-1}\), pada data \((X_n,d_i,s_j)_{n,i,j}\). Himpunan simplisial berasal dari topologi. Gagasan dasarnya ialah menguraikan ruang sebagai hasil penempelan simpleks; gambaran intuitif simpleks (titik, ruas garis, segitiga, tetrahedron, dan seterusnya) adalah

Penguraian tersebut memberikan cara konkret dan kombinatorial untuk memahami homologi, homotopi, dan persoalan lain mengenai ruang. Rumusan ketat yang digunakan di sini diperkenalkan oleh S. Eilenberg dan J. A. Zilber pada 1950. Bahasa himpunan simplisial memiliki jangkauan luas dan tidak terbatas pada persoalan topologi klasik. Sebagai contoh, bahasa ini dapat mendeskripsikan kategori melalui konstruksi yang disebut “saraf”, yang diperkenalkan dalam §rujukan. Teori kategori membahas objek dalam diagram (ditampilkan sebagai titik berdimensi nol), morfisme (ditampilkan sebagai anak panah berdimensi satu), dan komutativitas (yang berkaitan dengan komponen berdimensi dua seperti segitiga atau persegi). Jadi, tidak mengherankan bahwa kategori dan ruang dapat dipadukan dalam struktur matematis yang sama. Setelah saraf dan ruang klasifikasi diperkenalkan sebagai contoh dasar himpunan simplisial, §rujukan kembali pada intuisi dan mendefinisikan realisasi geometris \(|X|\) dari himpunan simplisial \(X\). Teorema rujukan menunjukkan bahwa realisasi geometris bersama funktor himpunan singular \(\mathrm{Sing}\) yang dikenal dalam topologi membentuk pasangan adjoin \[\text{READERDIAGRAM0004}\] Jika \(\ensuremath{\mathsf{Top}}\) diganti dengan kategori ruang Hausdorff yang dibangkitkan secara kompak, \(\ensuremath{\mathsf{CGHaus}}\), yang lazim dalam teori homotopi, realisasi geometris juga memenuhi \(|X\times Y|\simeq|X|\times|Y|\). Produk pada ruas kiri dibentuk suku demi suku dari kedua himpunan simplisial. Buktinya berkaitan dengan triangulasi produk dan melibatkan beberapa rincian kombinatorial yang tidak sepele; karena buku ini bukan buku teks topologi, rincian tersebut tidak dibahas lebih jauh. Untuk tema buku ini, yang lebih penting ialah objek simplisial dalam kategori abelian \(\mathcal{A}\). Dalam keadaan ini, \(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A}\) juga kategori abelian; sebagai contoh, grup abelian simplisial membentuk kategori abelian \(\ensuremath{\mathsf{sAb}}\). Hasil dasarnya adalah korespondensi Dold–Kan dalam §rujukan (Teorema rujukan), yang untuk kategori abelian \(\mathcal{A}\) memberikan pasangan ekuivalensi adjoin \[\text{READERDIAGRAM0005}\] dengan \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{A})\) menyatakan kategori abelian kompleks rantai berderajat nonnegatif di atas \(\mathcal{A}\). Funktor \(\mathrm{N}\) memetakan objek simplisial \(X\) ke kompleks rantai ternormalisasi \(\mathrm{N}X\) yang bersesuaian. Lebih tepatnya, definisikan kompleks rantai tak ternormalisasi dari \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A})\) sebagai \[\mathrm{C}X := \left( X_n, \partial_n\right)_{n \geq 0}, \quad \partial_n := \sum_{i=0}^n (-1)^i d_i : X_n \to X_{n-1}.\] Maka \(\mathrm{N}X\) dapat diambil sebagai subkompleks rantai dari \(\mathrm{C}X\) melalui \((\mathrm{N}X)_n:=\bigcap_{i=1}^n\operatorname{ker}(d_i)\), atau dipandang sebagai hasil bagi \(\mathrm{C}X\) oleh bagian degenerat. Isomorfisme antara kedua bentuk ini adalah isi Proposisi rujukan. Bahkan, Teorema rujukan menunjukkan bahwa morfisme inklusi \(u:\mathrm{N}X\to\mathrm{C}X\) adalah kuasi-isomorfisme antarkompleks rantai. Korespondensi Dold–Kan menjadikan teori simplisial salah satu sumber aljabar homologis, bukan hanya secara historis, melainkan juga secara konseptual dan teknis. Metode simplisial dapat menjelaskan dan memperkaya operasi dasar pada kompleks atau kompleks rantai; misalnya, homotopi dan kontraktibilitas mempunyai versi simplisial sehingga memperoleh interpretasi topologis. Hal ini dibahas dalam §rujukan. Penerapan lain menghubungkannya dengan teori monad dari §rujukan. Dengan cara ini, objek suatu kategori dapat diperluas secara kanonik menjadi objek simplisial teraugmentasi atau objek kosimplisial teraugmentasi. Karena berkaitan dengan operasi “menambahkan bar” dalam homologi Hochschild, teknik-teknik tersebut secara kolektif disebut konstruksi bar dan menjadi tema §rujukan. Melalui korespondensi Dold–Kan dan beberapa pengamatan tentang sifat dapat dikontraksi, konstruksi bar menjelaskan berbagai resolusi standar dalam teori Hochschild (lihat §rujukan) dan teori kohomologi grup (lihat §rujukan); semuanya ternyata berasal dari satu gagasan pada aras yang lebih tinggi. Latihan memuat perluasan lain tentang konstruksi bar. Menurut definisi, objek bisimplisial yang dibahas dalam §rujukan tidak lain adalah funktor \(\ensuremath{\bm\Delta}^{\operatorname{op}}\times\ensuremath{\bm\Delta}^{\operatorname{op}}\to\mathcal{C}\); semuanya membentuk kategori \(\ensuremath{\mathsf{s}}^2\mathcal{C}\). Bila \(\mathcal{A}\) kategori abelian, Teorema Eilenberg–Zilber rujukan, yang langsung berkaitan dengan \(\ensuremath{\mathsf{s}}^2\mathcal{A}\), merupakan konstruksi dasar dalam topologi aljabar. Dari sudut pandang teori kategori murni, bila \(\mathcal{A}\) kategori monoidal (misalnya \(\mathcal{A}=\ensuremath{\mathsf{Ab}}\)), teorema itu memberikan dua struktur monoidal kanonik, dengan arah yang berlawanan, pada funktor \(\mathrm{N}:\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{A})\). Namun, penerapan objek bisimplisial tidak terbatas pada hal ini. Dua bagian terakhir bab ini, §rujukan dan §rujukan, masing-masing membahas objek \(\operatorname{Hom}\) dan kerucut pemetaan bagi himpunan simplisial. Di satu sisi, keduanya bersesuaian dengan ruang pemetaan dan kerucut menurut intuisi topologis. Di sisi lain, pada kasus grup abelian, melalui korespondensi Dold–Kan, keduanya memberikan kompleks rantai \(\operatorname{Hom}\) dan kerucut pemetaan yang dikenal. Jadi, konstruksi terkait pada kompleks atau kompleks rantai memperoleh penjelasan yang jernih, sedangkan bagi topolog semua ini sudah sangat akrab.

Objek Simplisial

Dalam Catatan rujukan, kita mengingat kembali pemetaan monoton antara himpunan terurut parsial dan menggunakannya untuk mendefinisikan kategori ordinal hingga \(\ensuremath{\mathsf{FinOrd}}\). Bab ini berfokus pada subkategori penuh \(\ensuremath{\bm\Delta}\) yang terdiri atas ordinal tak kosong.

Definisi. Misalkan \(\ensuremath{\bm\Delta}\) kategori semua ordinal hingga tak kosong dan pemetaan monoton di antaranya. Dengan kata lain, objeknya adalah himpunan terurut total \([n]:=\{0,\ldots,n\}\) untuk \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\) dan morfismenya pemetaan monoton.

Perhatikan bahwa \([n]\) tidak boleh dikacaukan dengan \(\mathbf{n}\), yang dalam buku ini menyatakan himpunan terurut total \(\{0,\ldots,n-1\}\) atau kategori yang bersesuaian. Setiap morfisme \([l]\to[n]\) dalam \(\ensuremath{\bm\Delta}\) mempunyai faktorisasi unik sebagai komposisi suatu pemetaan monoton surjektif dan pemetaan monoton injektif, \[[l] \twoheadrightarrow [m] \hookrightarrow [n], \quad n \geq m \leq l.\] Pemetaan injektif (atau surjektif) seperti di atas dapat diuraikan lebih lanjut menjadi potongan-potongan yang pada setiap langkah tepat melewatkan satu elemen (atau tepat mengidentifikasi dua elemen). Dengan kata lain, semua morfisme dapat difaktorkan menjadi komposisi dua jenis morfisme berikut.

Komuka \(\mathrm{d}^i = \mathrm{d}^{n, i}: [n-1] \hookrightarrow [n]\) \(0 \leq i \leq n\) injeksi monoton yang hanya melewatkan \(i\in[n]\)
Kodegenerasi \(\mathrm{s}^j = \mathrm{s}^{n, j}: [n+1] \twoheadrightarrow [n]\) \(0 \leq j \leq n\) surjeksi monoton yang mengambil \(j\in[n]\) dua kali

Suatu pemetaan monoton injektif (atau surjektif) dapat diuraikan menjadi komuka (atau kodegenerasi) dengan beberapa cara, bergantung pada urutan elemen yang dilewatkan (atau diidentifikasi). Identitas kosimplisial berikut mudah diperiksa: \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:cosimplicial-identity}{}\begin{array}{ll} \mathrm{d}^j \mathrm{d}^i = \mathrm{d}^i \mathrm{d}^{j-1}, & i < j, \\ \mathrm{s}^j \mathrm{d}^i = \mathrm{d}^i \mathrm{s}^{j-1} & i < j, \\ \mathrm{s}^j \mathrm{d}^j = \ensuremath{\mathrm{id}}= \mathrm{s}^j \mathrm{d}^{j+1}, & \forall j, \\ \mathrm{s}^j \mathrm{d}^i = \mathrm{d}^{i-1} \mathrm{s}^j, & i > j+1, \\ \mathrm{s}^j \mathrm{s}^i = \mathrm{s}^i \mathrm{s}^{j+1}, & i \leq j. \end{array} \end{equation}\] Dengan menelaah cara berpindah antara berbagai penguraian pemetaan monoton injektif (atau surjektif), terlihat bahwa komuka, kodegenerasi, dan persamaan memberikan sistem pembangkit dan relasi lengkap bagi struktur morfisme \(\ensuremath{\bm\Delta}\). Bila dipandang dalam \(\ensuremath{\bm\Delta}^{\operatorname{op}}\), diperoleh morfisme yang bersesuaian

Muka \(\mathrm{d}_i = \mathrm{d}^n_i: [n] \xrightarrow{\operatorname{op}} [n-1]\) \(0 \leq i \leq n\)
Degenerasi \(\mathrm{s}_j = \mathrm{s}^n_j: [n] \xrightarrow{\operatorname{op}} [n+1]\) \(0 \leq j \leq n\)

Simbol \(\xrightarrow{\operatorname{op}}\) hanya mengingatkan bahwa anak panah tersebut berada dalam kategori lawan \(\ensuremath{\bm\Delta}^{\operatorname{op}}\). Dengan membalik persamaan, diperoleh identitas simplisial \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:simplicial-identity}{}\begin{array}{ll} \mathrm{d}_i \mathrm{d}_j = \mathrm{d}_{j-1} \mathrm{d}_i, & i < j \\ \mathrm{d}_i \mathrm{s}_j = \mathrm{s}_{j-1} \mathrm{d}_i & i < j \\ \mathrm{d}_j \mathrm{s}_j = \ensuremath{\mathrm{id}}= \mathrm{d}_{j+1} \mathrm{s}_j, & \forall j \\ \mathrm{d}_i \mathrm{s}_j = \mathrm{s}_j \mathrm{d}_{i-1}, & i > j+1 \\ \mathrm{s}_i \mathrm{s}_j = \mathrm{s}_{j+1} \mathrm{s}_i, & i \leq j. \end{array} \end{equation}\]

Definisi. Untuk suatu kategori \(\mathcal{C}\),

  • objek simplisial di dalamnya berarti funktor \(\ensuremath{\bm\Delta}^{\operatorname{op}}\to\mathcal{C}\); semua objek simplisial membentuk kategori \(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{C}:=\mathcal{C}^{\ensuremath{\bm\Delta}^{\operatorname{op}}}\);

  • objek kosimplisial di dalamnya berarti funktor \(\ensuremath{\bm\Delta}\to\mathcal{C}\); semua objek kosimplisial membentuk kategori \(\ensuremath{\mathsf{cs}}\mathcal{C}:=\mathcal{C}^{\ensuremath{\bm\Delta}}\).

Karena itu, \((\ensuremath{\mathsf{cs}}\mathcal{C})^{\operatorname{op}}\simeq\ensuremath{\mathsf{s}}(\mathcal{C}^{\operatorname{op}})\). Jika funktor yang mendasari objek simplisial (atau kosimplisial) mempunyai perluasan ke \(\ensuremath{\mathsf{FinOrd}}^{\operatorname{op}}\) (atau \(\ensuremath{\mathsf{FinOrd}}\)), objek itu disebut teraugmentasi.

Berdasarkan pembahasan sebelumnya, memberikan objek simplisial \(X\) sama artinya dengan memberikan keluarga objek \((X_n)_{n\geq0}\) dalam \(\mathcal{C}\) beserta keluarga morfisme yang memenuhi persamaan, \[d_i = d^n_i: X_n \to X_{n-1} \; \text{(muka)}, \quad s_j = s^n_j: X_n \to X_{n+1} \; \text{(degenerasi)}, \quad 0 \leq i, j \leq n.\] Objek \(X_n\) disebut suku berderajat \(n\) dari \(X\). Morfisme dari objek simplisial \(X\) ke \(Y\) sama artinya dengan keluarga morfisme \((f_n:X_n\to Y_n)_{n\geq0}\) dalam \(\mathcal{C}\) yang untuk setiap \(n\geq0\) memenuhi kondisi kompatibilitas \[d^{n+1}_i f_{n+1} = f_n d^{n+1}_i, \quad s^n_j f_n = f_{n+1} s^n_j .\] Secara dual, memberikan objek kosimplisial \(X\) sama artinya dengan memberikan keluarga objek \((X^n)_{n\geq0}\) dalam \(\mathcal{C}\) beserta keluarga morfisme yang memenuhi persamaan, \[d^i = d^{n, i}: X^{n-1} \to X^n \; \text{(komuka)}, \quad s^j = s^{n, j}: X^{n+1} \to X^n \; \text{(kodegenerasi)}, \quad 0 \leq i, j \leq n.\] Morfismenya adalah keluarga morfisme \(f^n:X^n\to Y^n\) yang kompatibel dengan semua \(d^i\) dan \(s^j\). Augmentasi objek simplisial (atau kosimplisial) \(X\) sama artinya dengan menambahkan pada data tersebut sebuah morfisme \(X_0\to X_{-1}\) (atau \(X^{-1}\to X^0\)) beserta diagram komutatif \(\text{READERDIAGRAM0006}\) (atau versi dualnya). Morfisme tersebut disebut morfisme augmentasi.

Konvensi. Untuk morfisme \(\phi:[m]\to[n]\) dalam \(\ensuremath{\bm\Delta}\) dan objek simplisial (atau kosimplisial) \(X\) dalam kategori \(\mathcal{C}\), tuliskan morfisme yang bersesuaian sebagai \(\phi^*:X_n\to X_m\) (atau \(\phi_*:X^m\to X^n\)).

Catatan. Semua ordinal tak kosong beserta pemetaan monoton injektif di antaranya membentuk kategori \(\ensuremath{\bm\Delta}_+\). Funktor berbentuk \(\ensuremath{\bm\Delta}_+^{\operatorname{op}}\to\mathcal{C}\) disebut objek semisimplisial dalam \(\mathcal{C}\). Ini sama artinya dengan menghapus morfisme degenerasi \(s_j\) dan syarat-syarat terkait dari definisi objek simplisial. Setiap objek simplisial memberikan objek semisimplisial yang bersesuaian. Objek semisimplisial teraugmentasi dapat didefinisikan dengan cara serupa. Kasus objek kosemisimplisial sepenuhnya dual.

Contoh. Misalkan \(C\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\). Objek simplisial konstan \(\mathrm{const}(C)\) yang bersesuaian ditentukan oleh \(\mathrm{const}(C)_n=C\) dan \(s_j=\ensuremath{\mathrm{id}}_C=d_i\) untuk semua \(n,i,j\). Sebagai latihan sederhana, periksa bahwa \[\left\{ \text{augmentasi }X\right\} \xleftrightarrow{1:1} \left\{ (C, \varphi): C \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C}), \; \varphi: X \to \mathrm{const}(C) \right\}.\] Secara konkret, untuk augmentasi \(X\) yang diberikan, ambil \(C=X_{-1}\) dan \(\varphi_n\) sebagai komposisi \(X_n\xrightarrow{\iota_k^*}X_0\to X_{-1}\), dengan \(\iota_k:[0]\to[n]\) memetakan \(0\) ke sebarang \(k\) untuk \(0\leq k\leq n\). Kasus objek kosimplisial konstan sepenuhnya serupa.

Contoh. Misalkan \(B\to A\) morfisme dalam kategori \(\mathcal{C}\). Bila produk serat berikut ada, \[X_n := \underbracket{B \ensuremath{\underset{A}{\times}} \cdots \ensuremath{\underset{A}{\times}} B}_{n+1 \;\text{faktor}}, \quad n \geq 0,\] setiap morfisme \(f:[m]\to[n]\) menginduksi morfisme \(X_n\to X_m\) yang komponen ke-\(i\)-nya adalah proyeksi \(B\ensuremath{\underset{A}{\times}}\cdots\ensuremath{\underset{A}{\times}}B\xrightarrow{\mathrm{pr}_{f(i)}}B\). Ini memberikan objek simplisial \(X\) dalam \(\mathcal{C}\). Objek itu teraugmentasi dengan mengambil \(B\to A\) sebagai morfisme \(X_0\to X_{-1}\).

Catatan (Dualitas pembalikan urutan). Untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\), definisikan bijeksi \(w_n\) dari \(\{0,\ldots,n\}\) ke dirinya sendiri dengan \(w_n(i)=n-i\). Definisikan autoisomorfisme kategori \(w\) pada \(\ensuremath{\bm\Delta}\) yang mempertahankan objek \([n]\) dan memetakan morfisme \(f:[n]\to[m]\) ke \(wf:=w_mfw_n\). Perhatikan bahwa \[w^2 = \ensuremath{\mathrm{id}}_{\ensuremath{\bm\Delta}}, \quad w \mathrm{d}^{n, i} = \mathrm{d}^{n, n-i}, \quad w \mathrm{s}^{n, j} = \mathrm{s}^{n, n-j}.\] Sudut pandang yang lebih intrinsik ialah menganggap \(w\) memetakan \([n]\) ke poset dengan urutan terbalik \([n]^{\operatorname{op}}\), atau, jika dipandang sebagai kategori, ke kategori lawannya. Kategori ini tetap isomorfik secara unik dengan \([n]\). Aksi \(w\) pada morfisme dinyatakan oleh diagram komutatif \[\text{READERDIAGRAM0007} \quad f^{\operatorname{op}} \xlongequal{\text{sebagai pemetaan}} f.\] Untuk sebarang kategori \(\mathcal{C}\), diperoleh autoisomorfisme \(X\mapsto X\circ w\) dari \(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{C}\) (atau \(\ensuremath{\mathsf{cs}}\mathcal{C}\)).

Terakhir, akan digariskan hubungan antara struktur monoidal dan objek simplisial.

Definisi. Setiap funktor \(F:\mathcal{C}\to\mathcal{D}\) menginduksi funktor \(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{C}\to\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{D}\) yang memetakan data \((X_n,d_i,s_j)_{n,i,j}\) ke \((FX_n,Fd_i,Fs_j)_{n,i,j}\). Selain itu, terdapat relasi langsung \(\ensuremath{\mathsf{s}}(\mathcal{C}_1\times\mathcal{C}_2)\simeq \ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{C}_1\times\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{C}_2\).

Terapkan pengamatan ini pada kategori monoidal \(\mathcal{C}\) dan bifunktor \(\otimes:\mathcal{C}\times\mathcal{C}\to\mathcal{C}\). Untuk setiap \(X,Y\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{C})\), definisikan \(X\otimes Y\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{C})\) yang suku berderajat \(n\)-nya adalah \(X_n\otimes Y_n\), sedangkan morfisme muka dan degenerasinya masing-masing berbentuk \(d_i\otimes d_i\) dan \(s_j\otimes s_j\).

Jadi, bila \(\mathcal{C}\) kategori monoidal, \(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{C}\) juga mempunyai struktur monoidal yang bersesuaian, dengan objek simplisial konstan \(\mathrm{const}(\ensuremath{\bm{1}})\) sebagai satuan. Pernyataan serupa berlaku bagi objek kosimplisial.

Himpunan Simplisial

Objek simplisial dari Definisi rujukan dalam kasus \(\mathcal{C}=\ensuremath{\mathsf{Set}}\) disebut himpunan simplisial. Dengan semesta Grothendieck yang telah dipilih, arti tepat \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\) dalam kerangka buku ini adalah kategori semua himpunan kecil; rincian tersebut tidak memengaruhi isi bagian ini.

Definisi. Objek simplisial dalam kategori himpunan \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\) disebut himpunan simplisial; objek kosimplisial di dalamnya disebut himpunan kosimplisial.

Menurut Definisi rujukan, semua himpunan simplisial (atau kosimplisial) membentuk kategori \(\ensuremath{\mathsf{sSet}}:=\ensuremath{\mathsf{Set}}^{\ensuremath{\bm\Delta}^{\operatorname{op}}}\) (atau \(\ensuremath{\mathsf{csSet}}:=\ensuremath{\mathsf{Set}}^{\ensuremath{\bm\Delta}}\)).

Definisi. Untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\), tuliskan \(\Delta^n\) untuk himpunan simplisial yang ditentukan oleh \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\bm\Delta}}(\mathord\cdot,[n]): \ensuremath{\bm\Delta}^{\operatorname{op}}\to\ensuremath{\mathsf{Set}}\). Objek ini disebut simpleks-\(n\) standar.

Jadi, \((\Delta^n)_m=\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\bm\Delta}}([m],[n])\) adalah himpunan semua pemetaan monoton \([m]\to[n]\). Pemetaan \((\Delta^n)_{m'}\to(\Delta^n)_m\) yang diinduksi oleh pemetaan monoton \(\phi:[m]\to[m']\) tepat merupakan penarikan balik pemetaan \(\phi^*:f\mapsto f\phi\).

Contoh. Kita perkenalkan dua subobjek umum dari simpleks-\(n\) standar \(\Delta^n\).

Batas

Definisikan subfunktor \(\partial\Delta^n\) dari \(\Delta^n\) melalui \[(\partial \Delta^n)_m := \left\{ f: [m] \to [n] \; \text{monoton}, \operatorname{im}(f) \neq [n] \right\}, \quad m \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}.\] Bila \(m<n\), berlaku \((\partial\Delta^n)_m=(\Delta^n)_m\); bila \(m\geq n\), elemen \((\partial\Delta^n)_m\) diperoleh melalui degenerasi berulang dari \((\Delta^n)_h\) untuk \(0\leq h<n\).

Tanduk

Untuk \(0\leq k\leq n\), definisikan subfunktor \(\Lambda^n_k\) dari \(\Delta^n\) melalui \[(\Lambda^n_k)_m := \left\{ f: [m] \to [n] \;\text{monoton}, \operatorname{im}(f) \not\supset [n] \smallsetminus \{k\} \right\}, \quad m \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}.\] Kita sebut \(k\) simpul tanduk tersebut.

Setiap penarikan balik \(\phi^*:f\mapsto f\phi\) jelas mempertahankan kondisi di atas, sehingga keduanya merupakan subfunktor. Latihan bab ini akan menunjukkan bagaimana \(\Lambda^n_i\) (atau \(\partial\Delta^n\)) dapat dinyatakan secara tepat sebagai penempelan \(n\) (atau \(n+1\)) salinan \(\Delta^{n-1}\).

Himpunan simplisial konstan yang diberikan oleh himpunan kosong, \(\mathrm{const}(\emptyset)\), disingkat \(\emptyset\). Dengan demikian, \(\partial\Delta^0=\emptyset\). Dalam §rujukan, kita akan memberikan interpretasi intuitif himpunan simplisial. Khususnya, akan digambarkan citra geometris ketiga objek \(\Delta^n\supset\Lambda^n_i\supset\partial\Delta^n\). Lema Yoneda (Teorema rujukan) langsung memberikan isomorfisme kanonik berikut, dengan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\) dan \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{sSet}})\):

Definisi. Elemen \(X_n\) disebut simpleks-\(n\) dalam himpunan simplisial \(X\). Jika \(x\in X_n\) terletak dalam citra suatu \(s_j\), ia disebut degenerat; jika tidak, ia disebut nondegenerat.

Sebagai latihan sederhana, periksa bahwa simpleks-\(m\) nondegenerat dari \(\Delta^n\) bersesuaian dengan injeksi monoton \([m]\hookrightarrow[n]\); jumlahnya \(\binom{n+1}{m+1}\). Lebih lanjut, Lema Yoneda memastikan bahwa \(h_{\ensuremath{\bm\Delta}}:[n]\mapsto\Delta^n\) mendefinisikan funktor yang penuh dan setia \(\ensuremath{\bm\Delta}\to\ensuremath{\mathsf{sSet}}\). Setiap morfisme \(f:[m]\to[n]\) dalam \(\ensuremath{\bm\Delta}\) menginduksi \(f:\Delta^m\to\Delta^n\). Memberikan subhimpunan beranggota \(m+1\), \(\{k_0,\ldots,k_m\}\subset[n]\), sama artinya dengan memberikan injeksi monoton \([m]\hookrightarrow[n]\). Morfisme yang bersesuaian antara simpleks standar juga ditulis \[\Delta^m \xrightarrow{\{k_0, \ldots, k_m\}} \Delta^n .\] Makna intuitif himpunan simplisial akan dijelaskan melalui realisasi geometris dalam §rujukan. Sebelum itu, kita perkenalkan serangkaian konstruksi abstrak, dimulai dengan join serta kerucut kiri dan kanan himpunan simplisial. Tuliskan \(\ensuremath{\mathsf{FinLin}}_+\) untuk subkategori kategori himpunan terurut total hingga (atau himpunan terurut linear hingga) \(\ensuremath{\mathsf{FinLin}}\) yang diperoleh dengan membuang himpunan kosong; morfismenya adalah pemetaan monoton. Karena \(\ensuremath{\bm\Delta}\) merupakan kerangka dari \(\ensuremath{\mathsf{FinLin}}_+\), himpunan simplisial secara ekuivalen dapat dipandang sebagai funktor \(\ensuremath{\mathsf{FinLin}}_+^{\operatorname{op}}\to\ensuremath{\mathsf{Set}}\).

Konvensi. Misalkan \(J\) objek \(\ensuremath{\mathsf{FinLin}}_+\). Setiap subhimpunan \(I\subset J\) secara otomatis merupakan himpunan terurut total hingga. Jika juga berlaku \[\forall (i, j) \in I \times J, \quad j \leq i \implies j \in I,\] \(I\) disebut ruas awal dari \(J\) dan ditulis \(I\sqsubset J\).

Definisi. Join \(X\star X'\) dari himpunan simplisial \(X\) dan \(X'\) didefinisikan sebagai funktor \(\ensuremath{\mathsf{FinLin}}_+^{\operatorname{op}}\to\ensuremath{\mathsf{Set}}\) berikut: \[(X \star X')(J) = \bigsqcup_{I \sqsubset J} X(I) \times X'(J \smallsetminus I).\] Di sini (dan hanya di sini), \(X(\emptyset)\) dan \(X'(\emptyset)\) didefinisikan sebagai himpunan satu titik. Untuk setiap pemetaan monoton \(f:J_1\to J\) dan \(I\sqsubset J\), tetapkan \(I_1:=f^{-1}(I)\). Maka \(I_1\sqsubset J_1\) dan terdapat pemetaan \[X(I) \times X'(J \smallsetminus I) \to X(I_1) \times X'(J_1 \smallsetminus I_1).\] Dengan demikian diperoleh morfisme terinduksi \(f^*:(X\star X')(J)\to(X\star X')(J_1)\), yang menentukan struktur simplisial pada \(X\star X'\).

Terdapat morfisme kanonik \(X\to X\star Y\leftarrow Y\). Definisi tersebut juga dapat ditulis dalam notasi sebelumnya sebagai \[(X \star Y)_n = X_n \sqcup Y_n \sqcup \bigsqcup_{j+k = n-1} X_j \times Y_k .\] Morfisme \(d_i\) dan \(s_i\) diperoleh langsung dari morfisme yang bersesuaian pada \(X\) dan \(Y\). Sebagai contoh, untuk \(d_i:(X\star Y)_n\to(X\star Y)_{n-1}\), pembatasannya pada subhimpunan \(X_n\) dan \(Y_n\) adalah \(d_i\) semula, sedangkan pada subhimpunan \(X_j\times Y_k\) diberikan oleh \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:join-formulas}{}\begin{gathered} d_i(x, y) = \begin{cases} (d_i x, y), & i \leq j, \; j \neq 0 \\ (x, d_{i-j-1} y), & i > j, \; k \neq 0, \end{cases} \\ j=0 \implies d_0(x, y) = y \in Y_{n-1}, \\ k=0 \implies d_n(x, y) = x \in X_{n-1}. \end{gathered} \end{equation}\]

Proposisi. Tuliskan \(X_n^{\mathrm{nd}}\subset X_n\) untuk subhimpunan simpleks-\(n\) nondegenerat dari himpunan simplisial \(X\) (Definisi rujukan). Untuk sebarang \(X\) dan \(Y\), berlaku \[(X \star Y)^{\mathrm{nd}}_n = X^{\mathrm{nd}}_n \sqcup Y^{\mathrm{nd}}_n \sqcup \bigsqcup_{j+k=n-1} X^{\mathrm{nd}}_j \times Y^{\mathrm{nd}}_k.\]

Bukti. Misalkan \(Z\) himpunan simplisial. Untuk sebarang himpunan terurut total hingga tak kosong \(J\), elemen \(x\in Z(J)\) degenerat jika dan hanya jika terdapat pemetaan monoton surjektif tetapi tidak injektif \(f:J\twoheadrightarrow J_0\) sedemikian sehingga \(x\in\operatorname{im}[f^*:Z(J_0)\to Z(J)]\). Pernyataan selebihnya langsung mengikuti pengamatan ini.

Definisi. Kerucut kiri dengan alas himpunan simplisial \(X\) adalah \(X^{\lhd}:=\Delta^0\star X\), sedangkan kerucut kanan adalah \(X^{\rhd}:=X\star\Delta^0\).

Interpretasi intuitif kerucut diberikan dalam Contoh rujukan. Latihan akan membahas lebih banyak sifat operasi join.

Contoh: Saraf Kategori

Bagian ini memperkenalkan saraf kategori dan, melaluinya, ruang klasifikasi grup. Keduanya merupakan contoh penting himpunan simplisial.

Contoh (Saraf kategori). Misalkan \(\mathcal{C}\) kategori kecil. Definisikan funktor \[\ensuremath{\bm\Delta}^{\operatorname{op}} \to \ensuremath{\mathsf{Set}}, \quad [n] \mapsto \left\{ \text{semua funktor } [n] \to \mathcal{C} \right\}.\] Sebagai himpunan simplisial, funktor ini ditulis \(\mathrm{N}\mathcal{C}\) dan disebut saraf \(\mathcal{C}\). Memberikan elemen \(\mathrm{N}\mathcal{C}_n\) sama artinya dengan memberikan funktor \([n]\to\mathcal{C}\), yakni rantai morfisme dalam \(\mathcal{C}\) \[(f_1, \ldots, f_n): C_0 \xrightarrow{f_1} C_1 \xrightarrow{f_2} \cdots \xrightarrow{f_n} C_n.\] Jadi, \(\mathrm{N}\mathcal{C}_0\) dapat diidentifikasi dengan \(\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\), dan \(\mathrm{N}\mathcal{C}_1\) dengan \(\operatorname{Mor}(\mathcal{C})\).

Morfisme muka \(d_i:\mathrm{N}\mathcal{C}_n\to \mathrm{N}\mathcal{C}_{n-1}\) dan morfisme degenerasi \(s_j:\mathrm{N}\mathcal{C}_n\to\mathrm{N}\mathcal{C}_{n+1}\) diberikan oleh \[\begin{align*} d_i(f_1, \ldots, f_n) & = \begin{cases} (f_2, \cdots, f_n), & i = 0 \\ (\ldots, f_{i+1} f_i, \ldots), & 0 < i < n, \\ (f_1, \ldots, f_{n-1}), & i = n, \end{cases} \\ s_j(f_1, \ldots, f_n) & = \begin{cases} \left( \ensuremath{\mathrm{id}}_{C_0}, f_1, \ldots, f_n \right), & j = 0 \\ (\ldots, f_j, \ensuremath{\mathrm{id}}_{C_j}, f_{j+1}, \ldots ), & 0 < j < n \\ (f_1, \ldots, f_n, \ensuremath{\mathrm{id}}_{C_n}), & j = n. \end{cases} \end{align*}\]

Catatan. Dengan menguraikan definisi, terlihat bahwa himpunan simplisial \(\mathrm{N}(\mathcal{C}^{\operatorname{op}})\) dan \(\mathrm{N}\mathcal{C}\) dihubungkan oleh dualitas pembalikan urutan dalam Catatan rujukan. Argumen terperinci diserahkan kepada pembaca.

Saraf merealisasikan kategori secara konkret melalui data kombinatorial/topologis dan memuat seluruh informasi kategori asal. Hal ini merupakan isi Proposisi rujukan, yang akan segera dibuktikan. Mula-mula kita akan mencirikan himpunan simplisial mana yang merupakan saraf; argumennya menarik.

Proposisi (Pencirian saraf). Misalkan \(X\) himpunan simplisial. Pernyataan berikut ekuivalen.

  1. Terdapat kategori kecil \(\mathcal{C}\) sedemikian sehingga \(\mathrm{N}\mathcal{C}\simeq X\).

  2. \(X\) mempunyai sifat pengisian tanduk dalam yang unik: untuk setiap bilangan bulat \(0<i<n\) dan morfisme \(\sigma':\Lambda^n_i\to X\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{sSet}}\) (objek \(\Lambda^n_i\) seperti ini disebut tanduk dalam), terdapat tepat satu \(\sigma:\Delta^n\to X\) yang memperluas \(\sigma'\).

Bukti. Pertama, kita buktikan (i) \(\implies\) (ii). Misalkan \(X=\mathrm{N}\mathcal{C}\) dan \(0<i<n\); kita ingin memperluas \(\sigma':\Lambda^n_i\to X\) ke \(\Delta^n\). Untuk setiap \(0\leq k\leq n\) (atau \(0<k\leq n\)), morfisme \(\Delta^0\xrightarrow{\{k\}}\Delta^n\) (atau \(\Delta^1\xrightarrow{\{k-1,k\}}\Delta^n\)) terfaktorkan melalui \(\Lambda^n_i\). Tuliskan citranya di bawah \(\sigma'\) sebagai \(C_k\in X_0=\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) (atau \([g_k:C_{k-1}\to C_k]\in X_1=\operatorname{Mor}(\mathcal{C})\)). Dengan demikian, diperoleh elemen \(X_n\) \[C_0 \xrightarrow{g_1} C_1 \xrightarrow{g_2} \cdots \xrightarrow{g_n} C_n.\] Tuliskan morfisme \(\Delta^n\to X\) yang bersesuaian sebagai \(\sigma\). Konstruksi ini sekaligus menunjukkan bahwa \(\sigma\) merupakan satu-satunya kemungkinan perluasan \(\sigma'\). Karena \(\Lambda^n_i=\bigcup_{j\neq i}\operatorname{im}[\mathrm{d}^j: \Delta^{n-1}\to\Delta^n]\), untuk membuktikan pernyataan (ii) cukup diperiksa bahwa \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:inner-horn-filling-aux0}{} \sigma \circ \mathrm{d}^j = \sigma' \circ \mathrm{d}^j : \Delta^{n-1} \to X, \quad j \neq i . \end{equation}\]

Menurut definisi saraf, untuk membuktikan persamaan cukup memeriksa hal berikut. Untuk setiap \(j\neq i\) dan setiap pasangan elemen bertetangga \(h<k\) dalam deret \(0,\ldots,\widehat{j},\ldots,n\) (simbol \(\widehat{j}\) berarti bahwa \(j\) dihapus), penarikan balik \(\sigma\) dan \(\sigma'\) sepanjang \(\Delta^1\xrightarrow{\{h,k\}}\Lambda^n_i\subset\Delta^n\) harus sama.

  • Jika \(k=h+1\), kesamaan ini dijamin oleh konstruksi \(\sigma\). Khususnya, persamaan selalu berlaku bila \(j\in\{0,n\}\).

  • Misalkan \((h,k)=(j-1,j+1)\). Jika \(n=2\), keadaan ini tidak mungkin. Jika \(n>2\), berlaku \(j-1>0\) atau \(j+1<n\). Bila \(j-1>0\), \(\{j-1,j+1\}\) terfaktorkan sebagai \[\Delta^1 \xrightarrow{\{j-2, j\}} \Delta^{n-1} \xrightarrow{\mathrm{d}^0 = \{1, \ldots, n\}} \Lambda^n_i \subset \Delta^n.\] Menurut kasus \(j=0\) dari persamaan yang sudah diketahui, kedua penarikan balik itu sama. Serupa dengan itu, bila \(j+1<n\), persoalan tereduksi pada kasus \(j=n\) yang telah diketahui.

Sekarang kita buktikan (ii) \(\implies\) (i). Definisikan kategori \(\mathcal{C}\) dengan \(\operatorname{Ob}(\mathcal{C}):=X_0\) dan, untuk sebarang \(C,C'\in X_0\), \[\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(C, C') := \left\{ f \in X_1: d_1(f) = C, \; d_0(f) = C' \right\}.\] Gunakan pemetaan degenerasi \(s_0:X_0\to X_1\) untuk mendefinisikan morfisme identitas \(\ensuremath{\mathrm{id}}_C\) sebagai \(s_0(C)\). Selanjutnya, kita juga menggambarkan morfisme \(f\) sebagai \(0\xrightarrow{f}1\) untuk menekankan bahwa ia bersesuaian dengan simpleks-\(1\) \([1]=\{0,1\}\to X\).

Jika \(d_0(f)=d_1(g)\), definisikan komposisi sebagai \(gf:=d_1(\sigma)\), dengan \(\sigma:\Delta^2\to X\) perluasan unik dari

Sifat \(f\circ\ensuremath{\mathrm{id}}_C=f\) dan \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{C'}\circ f=f\) masing-masing dibuktikan oleh elemen-elemen \(X_2\) berikut.

Untuk asosiativitas \(h(gf)=(hg)f\), konstruksikan \(\sigma':\Lambda^3_2\to X\) dengan ketiga mukanya masing-masing

\(\sigma:\Delta^3\to X\) dengan \(d^2(\sigma)\in X_2\) berbentuk \(2\) ini juga menentukan komposisi \(f\) dan \(hg\), sehingga membuktikan \((hg)f=h(gf)\).

Jadi, \(\mathcal{C}\) adalah kategori. Terdapat morfisme kanonik \(X\to\mathrm{N}\mathcal{C}\): dari suatu \(\Delta^n\to X\), tarik balik sepanjang setiap \(\Delta^1\xrightarrow{\{j,j+1\}}\Delta^n\) untuk memperoleh rantai morfisme. Dari konstruksinya, jelas bahwa \(X_n\to\mathrm{N}\mathcal{C}_n\) bijektif untuk \(n=0,1\). Bila \(n\geq2\), pilih \(0<i<n\) dan tinjau diagram komutatif

\(\Lambda^n_i\) dapat dinyatakan sebagai \(\varinjlim\) suatu keluarga \(\Delta^{n-1}\) dan \(\Delta^{n-2}\) (yakni penempelan \(n\) muka), sehingga melalui induksi anak panah pada baris kedua juga merupakan bijeksi. Selesailah bukti.

Perhatikan pula bahwa dalam argumen (ii) \(\implies\) (i), jika terdapat kategori kecil \(\mathcal{C}_0\) dengan \(X=\mathrm{N}(\mathcal{C}_0)\), maka kategori \(\mathcal{C}\) yang dikonstruksi dalam bukti tepat sama dengan \(\mathcal{C}_0\). Tuliskan \(\ensuremath{\mathsf{Cat}}\) untuk kategori semua kategori kecil, dengan funktor sebagai morfisme. Setiap funktor \(F:\mathcal{C}\to\mathcal{C}'\) menginduksi morfisme \(\mathrm{N}F:\mathrm{N}\mathcal{C}\to \mathrm{N}\mathcal{C}'\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{sSet}}\) yang memetakan \((f_1,\ldots,f_n)\) ke \((Ff_1,\ldots,Ff_n)\). Dengan demikian diperoleh funktor saraf \(\mathrm{N}:\ensuremath{\mathsf{Cat}}\to\ensuremath{\mathsf{sSet}}\).

Proposisi. Funktor saraf \(\mathrm{N}:\ensuremath{\mathsf{Cat}}\to\ensuremath{\mathsf{sSet}}\) penuh setia.

Bukti. Bukti Proposisi rujukan telah menunjukkan cara merekonstruksi morfisme dan komposisinya dari saraf kategori. Karena itu, morfisme \(\mathrm{N}(\mathcal{C})\to\mathrm{N}(\mathcal{C}')\) secara alami menginduksi funktor \(\mathcal{C}\to\mathcal{C}'\). Mudah dilihat bahwa konstruksi ini saling invers dengan konstruksi yang diinduksi oleh \(\mathrm{N}\).

Contoh (Ruang klasifikasi). Misalkan \(\Gamma\) monoid. Definisikan kategori \(\mathcal{B}\Gamma\) dan \(\mathcal{E}\Gamma\) sebagai berikut:

Kategori Himpunan objek Morfisme Komposisi morfisme
\(\mathcal{B}\Gamma\) \(\{\star\}\) \(\operatorname{End}_{\mathcal{B}\Gamma}(\star)=\Gamma\) perkalian dalam \(\Gamma\)
\(\mathcal{E}\Gamma\) \(\Gamma\) \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{E}\Gamma}(g,g')=\{h\in\Gamma:hg=g'\}\) perkalian dalam \(\Gamma\)

Definisikan saraf \(\mathrm{B}\Gamma:=\mathrm{N}((\mathcal{B}\Gamma)^{\operatorname{op}})\) dan \(\mathrm{E}\Gamma:=\mathrm{N}((\mathcal{E}\Gamma)^{\operatorname{op}})\). Himpunan \(\mathrm{B}\Gamma\) disebut ruang klasifikasi \(\Gamma\). Mengambil Penerapan \((\cdots)^{\operatorname{op}}\) pada dasarnya membalik anak panah dalam definisi saraf tanpa mengubah labelnya. Karena itu, \[\begin{equation*} \begin{array}{|c|c|c|} \hline \text{Himpunan} & \text{Elemen} & \text{Rantai morfisme terkait dalam }\mathcal{B}\Gamma\text{ atau }\mathcal{E}\Gamma \\ \hline (\mathrm{B}\Gamma)_n = \Gamma^n & (g_1, \ldots, g_n) & \star \xleftarrow{g_1} \cdots \leftarrow \star \xleftarrow{g_n} \star \\ \hline (\mathrm{E}\Gamma)_n = \Gamma^{n+1} & (g_1, \ldots, g_{n+1}) & g_1 \cdots g_{n+1} \xleftarrow{g_1} \cdots \leftarrow g_n g_{n+1} \xleftarrow{g_n} g_{n+1} \\ \hline \end{array} \end{equation*}\] Dengan langsung memasukkan definisi, untuk setiap \(n\geq0\) diperoleh \[\begin{equation*} \mathrm{B}\Gamma: \qquad \begin{aligned} d_i(g_1, \ldots, g_n) & = \begin{cases} (g_2, \ldots, g_n), & i = 0 \\ (\ldots, g_i g_{i+1} , \ldots), & 0 < i < n \\ (g_1, \ldots, g_{n-1}), & i = n, \end{cases} \\ s_j(g_1, \ldots, g_n) & = \begin{cases} (1, g_1, \ldots, g_n), & j = 0 \\ (\ldots, g_j, 1, g_{j+1}, \ldots), & 0 < j < n \\ (g_1, \ldots, g_n, 1), & j = n, \end{cases} \end{aligned} \end{equation*}\] dan \[\begin{equation*} \mathrm{E}\Gamma: \qquad \begin{aligned} d_i(g_1, \ldots, g_{n+1}) & = \begin{cases} (g_2, \ldots, g_{n+1}), & i = 0 \\ (g_1, \ldots, g_i g_{i+1} , \ldots), & 0 < i \leq n, \end{cases} \\ s_j(g_1, \ldots, g_{n+1}) & = \begin{cases} (1, g_1, \ldots, g_{n+1}), & j = 0 \\ (\ldots, g_j, 1, g_{j+1}, \ldots), & 0 < j \leq n. \end{cases} \end{aligned} \end{equation*}\]

Terdapat funktor alami \((\mathcal{E}\Gamma)^{\operatorname{op}}\to(\mathcal{B}\Gamma)^{\operatorname{op}}\) yang memetakan semua objek ke \(\star\) dan setiap morfisme \(h\in\Gamma\) ke \(h\). Morfisme terinduksi \(\mathrm{E}\Gamma\to\mathrm{B}\Gamma\) tidak lain memetakan \((g_1,\ldots,g_{n+1})\) ke \((g_1,\ldots,g_n)\). Aksi perkalian kanan \(\Gamma\) pada \((\mathrm{E}\Gamma)_n\) bekerja di sepanjang seratnya, atau, dengan kata lain, perubahan data \(g_{n+1}\): \[(g_1, \ldots, g_n, g_{n+1})g = (g_1, \ldots, g_n, g_{n+1}g).\] Aksi ini jelas berkomutasi dengan \(d_i\) dan \(s_j\). Jika \(\Gamma\) grup, aksinya juga bebas.

Dalam topologi, \(\mathrm{B}\Gamma\) (atau realisasi geometrisnya \(|\mathrm{B}\Gamma|\); lihat §rujukan) berfungsi mengklasifikasikan torsor-\(\Gamma\) di atas ruang, sedangkan \(\mathrm{E}\Gamma\to\mathrm{B}\Gamma\) memberikan torsor universal. Contoh rujukan akan menunjukkan bahwa \(\mathrm{E}\Gamma\) “dapat dikontraksi dari kanan”.

Funktor Realisasi Geometris

Sekarang kita mulai membangun gambaran geometris tentang himpunan simplisial yang diperkenalkan dalam §rujukan. Kita mulai dengan simpleks-\(n\) standar, untuk \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\). Tuliskan basis terurut standar dari \(\ensuremath{\mathbb{R}}^{n+1}\) sebagai \(e_0,\ldots,e_n\). Definisikan

\(0,\ldots,n\) melalui \(i\leftrightarrow e_i\). Interiornya dilengkapi orientasi standar sedemikian sehingga \(e_1-e_0,\ldots,e_n-e_{n-1}\) memberikan basis terurut positif di setiap titik. Setiap pemetaan monoton \(f:[m]\to[n]\) menginduksi pemetaan \(f\) tidak surjektif, citra \(|f|\) terletak pada batas. Pembenaman \(|\mathrm{d}^i|:|\Delta^{n-1}|\to|\Delta^n|\) dapat digunakan untuk membandingkan orientasi interior \(|\Delta^{n-1}|\) dengan orientasi yang diinduksi \(|\Delta^n|\) pada batasnya. Perhitungan determinan standar menunjukkan bahwa keduanya berbeda sebesar faktor \((-1)^i\). Gambar berikut melukiskan kasus \(n=2\).

Dengan merangkum pembahasan di atas, kita memperoleh funktor \[\begin{equation*} |\cdot|: \ensuremath{\bm\Delta}\to \ensuremath{\mathsf{Top}} \quad \left\{\begin{array}{ll} \text{objek} & [n] \mapsto |\Delta^n| \\ \text{morfisme} & f \mapsto |f| . \end{array}\right. \end{equation*}\] Kita hendak memperluasnya menjadi funktor \(\ensuremath{\mathsf{sSet}}\to\ensuremath{\mathsf{Top}}\). Ingat bahwa \(\ensuremath{\mathsf{Top}}\) kokomplet.

Definisi (Funktor realisasi geometris). Funktor \(|\cdot|:\ensuremath{\mathsf{sSet}}\to\ensuremath{\mathsf{Top}}\) didefinisikan sebagai berikut. Jika \(X\) himpunan simplisial, maka \[|X| := \varinjlim_{n, x} |\Delta^n|,\] dengan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\) dan \(x\in X_n\), atau secara ekuivalen, dengan \(x\) suatu morfisme \(\Delta^n\to X\). Pasangan data \((n,x)\) tersebut membentuk suatu kategori. Morfisme dari \((n,x)\) ke \((m,y)\) tidak lain adalah \(f\in\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\bm\Delta}}([n],[m])\) yang membuat diagram

\(f^*:X_m\to X_n\) harus memenuhi \(f^*(y)=x\).

Untuk \(m\geq0\) tertentu, kategori data \((n,x:\Delta^n\to\Delta^m)\) memiliki objek terminal \((m,\ensuremath{\mathrm{id}}_{\Delta^m})\). Karena itu, realisasi geometris \(\Delta^m\) secara kanonik diidentifikasi dengan \(|\Delta^m|\) yang didefinisikan sebelumnya. Dengan demikian, notasinya konsisten.

Catatan. Untuk setiap himpunan simplisial \(X\), terdapat isomorfisme kanonik \(\varinjlim_{n,x}\Delta^n\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}X\). Ini merupakan penerapan langsung Teorema Kerapatan rujukan pada kategori \(\ensuremath{\mathsf{sSet}}=\ensuremath{\bm\Delta}^{\wedge}\); pembaca dipersilakan memeriksanya.

Catatan. Menurut Teorema rujukan, realisasi geometris memberikan perluasan Kan kiri dari funktor \(|\cdot|:\ensuremath{\bm\Delta}\to\ensuremath{\mathsf{Top}}\) sepanjang \(\ensuremath{\bm\Delta}\to\ensuremath{\mathsf{sSet}}\); lihat Definisi rujukan. Dengan demikian, konstruksi ini sepenuhnya alami.

Menurut konstruksi di atas, untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\) dan \(x\in X_n\), sifat universal \(\varinjlim\) memberikan pemetaan kanonik \(i_{n,x}:|\Delta^n|\to|X|\) yang kompatibel ketika \((n,x)\) bervariasi. Mengambil \(\varinjlim\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{Top}}\) tidak lain adalah menempelkan ruang-ruang topologis. Secara lebih konkret, realisasi geometris dapat dituliskan sebagai ruang hasil bagi

Sesuai intuisi geometris, himpunan simplisial \(X\) dapat dibayangkan sebagai suatu model ruang. Himpunan \(X_0,X_1,\ldots\) merupakan kumpulan komponen penyusun model itu: setiap elemen \(X_n\) bersesuaian dengan, sekaligus melabeli, satu salinan \(|\Delta^n|\). Berbagai pemetaan \(f^*:X_m\to X_n\) berfungsi sebagai petunjuk perakitan yang menentukan cara menempelkan salinan-salinan \(|\Delta^n|\) tersebut. Karena morfisme dalam \(\ensuremath{\bm\Delta}\) sudah dideskripsikan secara konkret, relasi ekuivalensi dalam persamaan dapat dibangkitkan oleh dua jenis \(f\) khusus.

  • Ambil \(\mathrm{d}^i:[n-1]\hookrightarrow[n]\). Maka \(|\mathrm{d}^i|\) menanamkan \(\{d_i(x)\}\times|\Delta^{n-1}|\) ke dalam \(\{x\}\times|\Delta^n|\). Jadi, pemetaan muka \(d_i:X_n\to X_{n-1}\) melabeli muka ke-\(i\) dari komponen berdimensi \(n\) (yang bersesuaian dengan \(x\)) sebagai \(d_i(x)\), lalu penempelan dilakukan menurut label tersebut.

  • Ambil \(\mathrm{s}^j:[n+1]\twoheadrightarrow[n]\). Maka \(|\mathrm{s}^j|\) “memampatkan” \(\{s_j(x)\}\times|\Delta^{n+1}|\) menjadi \(\{x\}\times|\Delta^n|\). Jadi, pemetaan degenerasi \(s_j:X_n\to X_{n+1}\) menentukan bagaimana suatu komponen berdimensi \(n\) (yang bersesuaian dengan \(x\)) menghasilkan komponen “degenerat” berdimensi \(n+1\), berlabel \(s_j(x)\), yang dalam proses penempelan dimampatkan pada muka ke-\(j\).

Karena itu, simpleks-\(n\) degenerat (Definisi rujukan) dapat dihilangkan dari proses penempelan, tetapi informasi degenerasi tetap tidak dapat diabaikan. Sebagai contoh, \(d_i:X_n\to X_{n-1}\) sangat mungkin memetakan simpleks nondegenerat ke simpleks degenerat.

Contoh. Sebagai ilustrasi, \(\partial\Delta^n\) dalam Contoh rujukan merealisasikan batas simpleks-\(n\) standar dalam pengertian intuitif, sedangkan tanduk \(\Lambda^n_k\) diperoleh dengan membuang dari \(\partial\Delta^n\) muka yang berhadapan dengan titik sudut ke-\(k\). Berikut salah satu ilustrasinya:

Contoh. Untuk setiap ruang topologis \(\mathcal{X}\), definisikan kerucut di atasnya, \(\operatorname{Cone}_{\mathrm{top}}(\mathcal{X})\), sebagai ruang yang diperoleh dengan mengerutkan subhimpunan tertutup \(\mathcal{X}\times\{0\}\) dari \(\mathcal{X}\times[0,1]\) menjadi satu titik. Secara visual,

\(|X^{\lhd}|\simeq\operatorname{Cone}_{\mathrm{top}}(|X|)\simeq|X^{\rhd}|\). Ini menunjukkan bahwa kerucut dalam Definisi rujukan memang layak disebut demikian; perbedaan antara kerucut kiri dan kanan hanya terletak pada orientasi.

Dengan menyajikan triangulasi ruang sebagai himpunan simplisial, banyak sifat topologis penting dapat diekstraksi. Pendekatan ini secara tepat disebut “topologi kombinatorial”. Pembahasan dan contoh lebih lanjut dapat dilihat dalam [You].

Definisi (Funktor himpunan singular). Untuk setiap ruang topologis \(E\), definisikan himpunan simplisial \(\mathrm{Sing}(E)\) melalui \[\mathrm{Sing}(E)_n := \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Top}}}(|\Delta^n|, E), \quad n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0},\] dengan \(d_i:\mathrm{Sing}(E)_n\to\mathrm{Sing}(E)_{n-1}\) (atau \(s_j:\mathrm{Sing}(E)_n\to\mathrm{Sing}(E)_{n+1}\)) diberikan oleh penarikan balik sepanjang \(|\mathrm{d}^i|:|\Delta^{n-1}|\to|\Delta^n|\) (atau \(|\mathrm{s}^j|:|\Delta^{n+1}|\to|\Delta^n|\)). Objek ini disebut himpunan singular (simplisial) yang bersesuaian dengan \(E\). Konstruksi tersebut memberikan funktor \[\mathrm{Sing}: \ensuremath{\mathsf{Top}} \to \ensuremath{\mathsf{sSet}}.\]

Teorema. Funktor realisasi geometris merupakan adjoin kiri dari funktor himpunan singular. Dengan kata lain, terdapat bijeksi alami

\(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{sSet}})\) dan \(E\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{Top}})\).

Bukti. Ingat bahwa \(|X|=\varinjlim_{n,x}|\Delta^n|\). Terdapat isomorfisme kanonik \[\begin{align*} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Top}}}\left( \varinjlim_{n, x} |\Delta^n| , E \right) & \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\varprojlim_{n, x} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Top}}}(|\Delta^n|, E) = \varprojlim_{n, x} \mathrm{Sing}(E)_n \\ & \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\varprojlim_{n, x} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{sSet}}}\left( \Delta^n, \mathrm{Sing}(E) \right) \\ \varphi & \mapsto \left( \psi_n(x) := \varphi \circ i_{n, x} \right)_{n, x}. \end{align*}\]

Setiap keluarga morfisme \((\psi_n(x))_{n,x}\) yang ditentukan oleh suatu \(\psi:X\to\mathrm{Sing}(E)\) memenuhi kompatibilitas, yakni merupakan elemen \(\varprojlim\) di ruas kanan rumus di atas. Bukti akan selesai jika kita menunjukkan bahwa memberikan morfisme \(\psi\) sama artinya dengan memberikan keluarga morfisme yang kompatibel; tepat inilah yang dijamin oleh Catatan rujukan.

Catatan. Untuk kajian teori homotopi, kategori \(\ensuremath{\mathsf{CGHaus}}\) yang disebutkan dalam §rujukan mungkin lebih nyaman daripada \(\ensuremath{\mathsf{Top}}\). Karena funktor inklusi \(\ensuremath{\mathsf{CGHaus}}\to\ensuremath{\mathsf{Top}}\) mempunyai adjoin kanan \(k\), funktor tersebut mempertahankan \(\varinjlim\). Selain itu, \(|\Delta^n|\) adalah ruang Hausdorff yang dibangkitkan secara kompak. Maka, penempelan (atau pengambilan \(\operatorname{Hom}\)) dalam realisasi geometris (atau himpunan singular) dapat dilakukan di dalam \(\ensuremath{\mathsf{CGHaus}}\)1. Dengan demikian, pasangan adjoin dalam Teorema rujukan berfaktor sebagai dua adjungsi, yang ditulis menggunakan notasi yang sama sebagai

Untuk sembarang dua himpunan simplisial \(X\) dan \(Y\), hasil kalinya didefinisikan sebagai hasil kali suku demi suku: \[\begin{gather*} (X \times Y)_n = X_n \times Y_n, \\ d_i(x, y) = (d_i(x), d_i(y)), \\ s_j(x, y) = (s_j(x), s_j(y)). \end{gather*}\] Ini sekaligus merupakan hasil kali kategoris dalam \(\ensuremath{\mathsf{sSet}}=\ensuremath{\mathsf{Set}}^{\ensuremath{\bm\Delta}^{\operatorname{op}}}\) dan konstruksi dalam Definisi rujukan ketika kategori monoidal yang digunakan adalah \((\ensuremath{\mathsf{Set}},\times)\). Walaupun kedua definisi ini berasal dari teori kategori, hasil mendasar berikut menunjukkan bahwa keduanya juga mempunyai makna geometris.

Teorema. Untuk himpunan simplisial \(X\) dan \(Y\), terdapat isomorfisme kanonik dalam \(\ensuremath{\mathsf{CGHaus}}\) \[|X \times Y| \simeq |X| \times |Y|.\] Secara lebih umum, versi \(|\cdot|\) yang bernilai dalam \(\ensuremath{\mathsf{CGHaus}}\) mempertahankan \(\varprojlim\) hingga. Jika \(X\) atau \(Y\) hanya mempunyai hanya memiliki sejumlah hingga simpleks nondegenerat, maka \(|X\times Y|\simeq|X|\times|Y|\) juga berlaku dalam \(\ensuremath{\mathsf{Top}}\).

Bukti dalam keadaan umum cukup rumit; lihat [GZ67] atau [Dri03]. Isomorfisme tersebut pada umumnya tidak berlaku bagi versi realisasi geometris yang bernilai dalam \(\ensuremath{\mathsf{Top}}\). Perhatikan bahwa syarat yang diberikan oleh teorema untuk versi \(\ensuremath{\mathsf{Top}}\) bukanlah syarat optimal.

Korolari. Tuliskan \(\ensuremath{\mathsf{Grp}}\) untuk kategori grup. Jika himpunan simplisial \(X\) dapat diperluas menjadi objek \(\ensuremath{\mathsf{sGrp}}\), maka \(|X|\) secara alami mempunyai struktur grup topologis. Hasil serupa berlaku bagi struktur aljabar lainnya.

Berdasarkan Teorema rujukan, wajar untuk mendefinisikan suatu homotopi dari \(g\) ke \(f\), bagi morfisme \(f,g:X\rightrightarrows Y\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{sSet}}\), sebagai morfisme \(H:X\times\Delta^1\to Y\) yang membuat diagram berikut komutatif:

Sebagai kasus khusus, komposisi \(X\times\Delta^1\xrightarrow{\text{proyeksi}}X\xrightarrow{f}Y\) memberikan homotopi konstan dari \(f\) ke dirinya sendiri. Namun, homotopi yang didefinisikan dengan cara ini bukan relasi ekuivalensi: contoh sederhana sudah menunjukkan bahwa sifat simetri tidak terpenuhi. Dalam teori homotopi, biasanya \(Y\) disyaratkan mempunyai sifat tambahan, misalnya merupakan kompleks Kan. Dalam keadaan tersebut, relasi homotopi memiliki sifat-sifat yang diharapkan, sehingga grup homotopi, ekuivalensi lemah, dan konsep-konsep lain dapat dikaji secara kombinatorial. Walaupun buku ini tidak membuktikan Teorema rujukan, ada gunanya meninjau kasus khusus sederhana \(X=\Delta^p\) dan \(Y=\Delta^q\). Sebagai contoh, bagaimana simpleks-simpleks nondegenerat dari \(\Delta^p\times\Delta^q\) dapat diklasifikasikan? Jawabannya bukan hanya membantu memahami realisasi geometris hasil kali; konstruksi terkait juga akan diperlukan kemudian. Pertama, hasil kali dua himpunan terurut parsial \(S_1\) dan \(S_2\) menjadi himpunan terurut parsial melalui \((a_1,a_2)\leq(b_1,b_2)\) jika dan hanya jika \(a_1\leq b_1\) dan \(a_2\leq b_2\). Ini juga sama dengan mengambil hasil kali kategori-kategori yang bersesuaian dengannya.

Definisi. Misalkan \(p,q\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\). Suatu shuffle-\((p,q)\) adalah pemetaan monoton injektif \(\sigma:[p+q]\to[p]\times[q]\).

Untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\), menentukan pemetaan monoton \(\sigma:[n]\to[p]\times[q]\) setara dengan menentukan sepasang pemetaan monoton \(\sigma_-:[n]\to[p]\) dan \(\sigma_+:[n]\to[q]\). Ini juga setara dengan menentukan suatu simpleks-\(n\) dari \(\Delta^p\times\Delta^q\). Syarat bahwa \(\sigma\) injektif setara dengan syarat bahwa lintasan \(i\mapsto(\sigma_-(i),\sigma_+(i))\) tidak pernah diam, untuk \(i=0,\ldots,n\). Jika \(n=p+q\), keadaan ini dapat digambarkan sebagai berikut:

\((p,q)\) \(\sigma\), definisikan \[\begin{align*} I_\pm & := \left\{ 1 \leq i \leq p+q : \sigma_\pm(i-1) < \sigma_\pm(i) \right\} \\ & = \left\{ 1 \leq i \leq p+q : \sigma_\pm(i-1) = \sigma_\pm(i) - 1 \right\} \\ & = \left\{ 1 \leq i \leq p+q: \sigma_\mp(i-1) = \sigma_\mp(i) \right\}, \end{align*}\] dengan \(I_+\sqcup I_-=\{1,\ldots,p+q\}\). Subhimpunan \(I_+\) (atau \(I_-\)) bersesuaian dengan bagian lintasan yang bergerak ke atas (atau ke kanan) dalam persamaan. Dengan demikian, shuffle-\((p,q)\) juga dapat dipandang sebagai suatu urutan yang terdiri atas \(p\) simbol \(\rightarrow\) dan \(q\) simbol \(\uparrow\); jumlahnya \(\binom{p+q}{p}\). Pengamatan ini sekaligus menunjukkan bahwa \(\sigma_+\) dan \(\sigma_-\) dari suatu shuffle-\((p,q)\) adalah pemetaan monoton surjektif.

Proposisi. Misalkan \(p,q\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\). Tinjau suatu simpleks-\(n\) dari \(\Delta^p\times\Delta^q\), yakni pemetaan monoton \(\sigma:[n]\to[p]\times[q]\). Tetapkan \((p_i,q_i):=\sigma(i)\) dan \((p',q'):=(p_n-p_0,q_n-q_0)\). Maka \(\sigma\) nondegenerat jika dan hanya jika syarat-syarat berikut terpenuhi:

  • \(p'+q'=n\);

  • \(\sigma\) merupakan komposisi suatu shuffle-\((p',q')\) \(\sigma':[n]\to[p']\times[q']\) dengan suatu injeksi monoton \([p']\times[q']\hookrightarrow[p]\times[q]\) berbentuk \(f\times g\).

Bukti. Identifikasikan \(\sigma\) dengan pasangan pemetaan monoton \((\sigma_-,\sigma_+)\). Tinjau lintasan \(i\mapsto(p_i,q_i)\) seperti dalam Gambar persamaan. Syarat bahwa \(\sigma\) nondegenerat setara dengan syarat bahwa lintasan itu tidak pernah diam. Selebihnya jelas.

Berdasarkan deskripsi simpleks nondegenerat tersebut, pembaca dapat memahami secara geometris \(|\Delta^p\times\Delta^q|\simeq|\Delta^p|\times|\Delta^q|\) bagi \((p,q)=(1,1)\) dan \((2,1)\). Sebagai contoh, gambar berikut memperlihatkan triangulasi \(|\Delta^2|\times|\Delta^1|\) menjadi tiga tetrahedron, yang bersesuaian dengan \(3=\binom{3}{2}\) shuffle-\((2,1)\).

Definisi. Misalkan \(\sigma\) suatu shuffle-\((p,q)\). Tandanya didefinisikan sebagai \[\operatorname{sgn}(\sigma) := (-1)^{|I_\sigma|}, \quad I_\sigma := \left\{ (i, j) \in I_- \times I_+ : i > j \right\}.\]

Jika \(\sigma\) dipandang sebagai urutan \(p\) simbol \(\rightarrow\) dan \(q\) simbol \(\uparrow\), maka \(I_\sigma\) tepat merupakan himpunan semua pasangan \((j,i)\), dengan \(j<i\), yang muncul dalam urutan “terbalik” \((\uparrow,\rightarrow)\). Suatu latihan kombinatorial sederhana menunjukkan bahwa terdapat tepat satu \(\tau\in\mathfrak{S}_{p+q}\) yang menyusun kembali urutan itu menjadi \(\rightarrow\cdots\rightarrow\uparrow\cdots\uparrow\) tanpa mengubah urutan internal dalam \(I_+\) maupun \(I_-\). Definisi rujukan dengan demikian sama artinya dengan \(\operatorname{sgn}(\sigma)=\operatorname{sgn}(\tau)\). Untuk shuffle-\((p,q)\) \(\sigma\), menukar peran \(\sigma_-\) dan \(\sigma_+\) memberikan shuffle-\((q,p)\) \(\sigma'\). Penafsiran di atas dan argumen kombinatorial dasar memberikan \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:shuffle-sign-0}{} \operatorname{sgn}(\sigma) = (-1)^{pq} \operatorname{sgn}(\sigma'). \end{equation}\] Dengan asas yang sama, definisikan shuffle-\((p,q,r)\) sebagai injeksi monoton \(\sigma=(\sigma_-,\sigma_0,\sigma_+):[p+q+r]\to[p]\times[q]\times[r]\), atau, secara ekuivalen, pandang \(\sigma\) sebagai suatu urutan simbol \(\rightarrow\), \(\nearrow\), dan \(\uparrow\). Definisikan \(\operatorname{sgn}(\sigma):=(-1)^{|I_\sigma|}\), dengan \(I_\sigma\) terdiri atas semua tripel indeks \(k>j>i\) yang bersesuaian dengan permutasi ganjil dari \((\rightarrow,\nearrow,\uparrow)\). Latihan kombinatorial standar yang sama menunjukkan bahwa jika shuffle-\((p,q,r)\) \(\sigma\) mempunyai faktorisasi \[[p+q+r] \xrightarrow{\sigma_1} [p+q] \times [r] \xrightarrow{\sigma_2 \times \ensuremath{\mathrm{id}}_{[r]}} [p] \times [q] \times [r],\] maka \(\sigma_1\) merupakan shuffle-\((p+q,r)\), \(\sigma_2\) merupakan shuffle-\((p,q)\), dan \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:shuffle-sign-1}{} \operatorname{sgn}(\sigma) = \operatorname{sgn}(\sigma_1) \operatorname{sgn}(\sigma_2). \end{equation}\] Pernyataan serupa tentu berlaku bagi faktorisasi \([p+q+r]\to[p]\times[q+r]\to[p]\times[q]\times[r]\). Persamaan persamaan dan persamaan pada hakikatnya sepenuhnya kombinatorial; verifikasi terperinci diserahkan sebagai latihan bab ini. Pengamatan tersebut akan digunakan dalam §rujukan.


  1. Perlu dijelaskan bahwa \(\varinjlim\) yang dibahas memang ada dalam \(\ensuremath{\mathsf{CGHaus}}\). Ini merupakan persoalan topologis; lihat [GZ67].↩︎

Korespondensi Dold–Kan

Mengikuti konvensi topologi aljabar, untuk kategori aditif \(\mathcal{A}\) kita tinjau kategori kompleks rantai di atasnya (Definisi rujukan), yang ditulis \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}(\mathcal{A})\), beserta subkategorinya \[\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq 0}(\mathcal{A}) := \left\{ A = (A_n, \partial_n)_{n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}} : \text{kompleks rantai}, \; \forall n < 0, \; A_n = 0 \right\},\] dengan \(\partial_n=\partial_n^A:A_n\to A_{n-1}\). Untuk objek \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{A})\), jelas cukup memberikan data \((A_n)_{n\geq0}\) dan \((\partial_n)_{n\geq1}\). Kategori \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq m}(\mathcal{A})\) didefinisikan serupa; bandingkan dengan versi kompleks kokrantai dalam Definisi rujukan. Dengan memperbesar semesta Grothendieck yang dipilih bila perlu, kita dapat mengandaikan bahwa \(\mathcal{A}\) kategori aditif kecil; lihat [Li1]. Dari \(\mathcal{A}\) dapat didefinisikan kategori objek simplisial \(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A}\); objek simplisial konstan yang bersesuaian dengan \(0\) tetap ditulis \(0\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A})\). Bagian ini bertujuan menjelaskan hubungan dasar antara kategori-kategori tersebut. Lebih tepatnya, kita akan mendefinisikan tiga funktor

\(\mathrm{N}\) hanya terdefinisi bila \(\mathcal{A}\) kategori abelian. Funktor \(\mathrm{C}\) dan \(\mathrm{N}\) sama-sama meluas ke objek semisimplisial dari Catatan rujukan; dengan kata lain, keduanya tidak melibatkan morfisme degenerasi. Uraian berikut mengikuti [LuHA]. Pertama-tama, kita perjelas definisi yang berkaitan.

Definisi (Kompleks rantai tak ternormalisasi). Untuk objek semisimplisial \(X\) dalam \(\mathcal{A}\) dan setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq1}\), definisikan \[\partial_n := \sum_{i=0}^n (-1)^i d_i: X_n \to X_{n-1}.\] Objek-objek \((X_n)_{n\geq0}\) beserta \((\partial_n)_n\) membentuk objek \(\mathrm{C}X\) dari \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{A})\), yang disebut kompleks rantai tak ternormalisasi atau kompleks rantai Moore yang diberikan oleh \(X\). Jadi, \((\mathrm{C}X)_n=X_n\).

Perlu ditunjukkan bahwa \(\partial_{n-1}\partial_n=0\) bila \(n>1\). Sesungguhnya, identitas \(i<j\implies d_id_j=d_{j-1}d_i\) dalam persamaan memberikan \[\begin{multline*} \partial_{n-1} \partial_n = \sum_{i=0}^{n-1} \sum_{j=0}^n (-1)^{i+j} d_i d_j \\ = \sum_{0 \leq i < j \leq n} (-1)^{i+j} d_{j-1} d_i + \sum_{n-1 \geq i \geq j \geq 0} (-1)^{i+j} d_i d_j = 0. \end{multline*}\] Konstruksi ini jelas kanonik dalam \(X\) dan memberikan funktor \(\mathrm{C}\).

Contoh. Misalkan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif dan \(\mathcal{A}=\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Untuk grup \(\Gamma\), Contoh rujukan memberikan himpunan simplisial \(\mathrm{E}\Gamma\). Definisikan objek simplisial \(\Bbbk\mathrm{E}\Gamma\) dalam \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) yang suku berderajat \(n\)-nya adalah modul-\(\Bbbk\) bebas dengan basis \((\mathrm{E}\Gamma)_n\), serta \(d_i\) dan \(s_i\) diperluas secara linear. Akan ditunjukkan bahwa \(\mathrm{C}(\Bbbk\mathrm{E}\Gamma)\) persis merupakan kompleks rantai \(\mathsf{L}:=(\mathsf{L}_n,\partial'_n)_n\) dari Definisi rujukan. Pertama, \(\mathsf{L}_n\) menurut definisi adalah modul-\(\Bbbk\) bebas dengan basis \(\Gamma^{n+1}\). Ambil pemetaan dari \((\mathrm{E}\Gamma)_n=\Gamma^{n+1}\) ke \(\mathsf{L}_n\), \[\left( g_1, \ldots, g_{n+1} \right) \mapsto \left(g_1 \cdots g_{n+1}, \; \ldots , \; g_n g_{n+1}, \; g_{n+1}\right).\] Perluas pemetaan tersebut secara linear pada \((\Bbbk\mathrm{E}\Gamma)_n\). Periksa bahwa \(\sum_i(-1)^id_i\) bersesuaian dengan \(\partial'_n:\mathsf{L}_n\to\mathsf{L}_{n-1}\), sehingga memberikan isomorfisme yang dinyatakan.

Selain itu, \(\Gamma\) beraksi dari kanan pada setiap \((\mathrm{E}\Gamma)_n\) melalui \((g_1,\ldots,g_{n+1})\xmapsto{g}(g_1,\ldots,g_n,g_{n+1}g)\). Dalam koordinat basis \(\mathsf{L}_n\), aksi ini menjadi \((g_0,\ldots,g_n)\xmapsto{g}(g_0g,\ldots,g_ng)\). Dengan demikian, kita memperoleh aksi kanan \(\Gamma\) pada \(\mathsf{L}\) dari Definisi rujukan. Karena itu, kompleks yang diperoleh dengan mengambil koinvarian-\(\Gamma\) suku demi suku dari kompleks rantai \(\mathrm{C}(\Bbbk\mathrm{E}\Gamma)\) dan \(\mathsf{L}\) juga isomorfik. Pada sisi \(\mathrm{C}(\Bbbk\mathrm{E}\Gamma)\), operasi ini sama artinya dengan mengambil hasil bagi \(\mathrm{E}\Gamma\) suku demi suku, lalu mengambil modul-\(\Bbbk\) bebas. Dengan demikian, \[\mathrm{C}(\Bbbk\mathrm{B}\Gamma) \simeq \mathsf{L} \ensuremath{\underset{\Bbbk[\Gamma]}{\otimes}} \Bbbk,\] dengan hasil kali tensor melibatkan homomorfisme augmentasi \(\Bbbk[\Gamma]\to\Bbbk\). Sebagai akibat, homologi grup (Definisi rujukan) ditafsirkan sebagai \[\operatorname{H}_n(\mathrm{B}\Gamma; \Bbbk) := \operatorname{H}_n \mathrm{C}(\Bbbk\mathrm{B}\Gamma) \simeq \operatorname{H}_n(\Gamma, \Bbbk), \quad n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}.\]

Ruas kiri memuat homologi himpunan simplisial, suatu konstruksi umum yang akan diperkenalkan dalam Definisi rujukan. Latihan bab ini akan memberikan isomorfisme serupa bagi versi ternormalisasi \(\overline{\mathsf{L}}\) dari \(\mathsf{L}\), yang bersesuaian dengan kompleks rantai ternormalisasi \(\mathrm{N}(\Bbbk\mathrm{E}\Gamma)\) yang akan dibahas dalam Definisi rujukan.

Definisi. Misalkan \((A_n,\partial_n)_{n\geq0}\) objek dari \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{A})\). Definisikan objek \(\Gamma(A)\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A}\) sebagai berikut: \[(\Gamma A)_n := \bigoplus_{t: [n] \twoheadrightarrow [k]} A_k.\]

Untuk setiap morfisme \(f:[m]\to[n]\) dalam \(\ensuremath{\bm\Delta}\), morfisme terkait \(f^*:(\Gamma A)_n\to(\Gamma A)_m\) direpresentasikan, terhadap dekomposisi jumlah langsung di atas, oleh matriks \[\left( \Phi_{u, t} : A_k \to A_l \right)_{\substack{ u: [m] \twoheadrightarrow [l] \\ t: [n] \twoheadrightarrow [k] }}.\] Matriks itu ditentukan sebagai berikut. Untuk suatu \(t:[n]\twoheadrightarrow[k]\), ambil faktorisasi surjektif–injektif dari \(tf\),

  • jika \(l=k\), tetapkan \(\Phi_{u,t}=\ensuremath{\mathrm{id}}\);

  • jika \(l=k-1\) dan \(v=\mathrm{d}^0\) (injeksi monoton yang melewatkan \(0\)), tetapkan \(\Phi_{u,t}=\partial_k:A_k\to A_{k-1}\);

  • dalam semua kasus lain, tetapkan \(\Phi_{u,t}=0\).

Perhatikan bahwa setelah \(f\) dan \(t\) diberikan, paling banyak terdapat satu \(u\) dengan \(\Phi_{u,t}\neq0\).

Pemeriksaan bahwa \(\Gamma A\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A})\) agak panjang dan dihilangkan. Pokok konstruksinya terletak pada suku langsung \(A_n\) dari \((\Gamma A)_n\) serta perilakunya di bawah pemetaan monoton injektif. Semua suku langsung berderajat lebih rendah \(A_k\) berasal dari degenerasi yang diinduksi pemetaan surjektif \([n]\twoheadrightarrow[k]\); definisi \(f^*\) dalam kasus umum hanya mewujudkan gagasan ini. Konstruksi di atas kanonik dan memberikan funktor \(\Gamma:\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A}\).

Definisi. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian. Untuk objek semisimplisial \(X\) dalam \(\mathcal{A}\) dan setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\), definisikan \[\begin{align*} (\mathrm{N} X)_n & := \bigcap_{i=1}^n \operatorname{ker}\left[ d_i: X_n \to X_{n-1} \right], \quad n \geq 1, \\ (\mathrm{N} X)_0 & := X_0. \end{align*}\]

Morfisme \(\mathrm{N}X_n\to\mathrm{N}X_{n-1}\) yang diinduksi oleh \(X_n\xrightarrow{d_0}X_{n-1}\) (periksa menggunakan persamaan), dan selanjutnya ditulis \(\partial_n\), bersama objek-objek tersebut membentuk kompleks rantai ternormalisasi \(\mathrm{N}X\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{A})\).

Proposisi. Untuk \(X\) seperti di atas dan setiap \(n\geq0\), tuliskan \(u_n:(\mathrm{N}X)_n\hookrightarrow X_n\) untuk inklusi alami. Maka \((u_n)_{n\geq0}\) membentuk monomorfisme \(u:\mathrm{N}X\to\mathrm{C}X\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{A})\); konstruksi ini funktorial dalam \(X\).

Bukti. Langsung dari definisi \(\mathrm{N}X\) dan \(\mathrm{C}X\).

Beberapa hasil berikut merupakan persiapan bagi Teorema Dold–Kan rujukan.

Lema. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian. Untuk setiap \(A\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{A}))\) dan \(n\geq0\), berlaku \(\mathrm{N}\Gamma(A)_n=A_n\). Identifikasi ini memberikan isomorfisme funktor \(\eta:\ensuremath{\mathrm{id}}_{\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{A})}\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}} \mathrm{N}\Gamma\).

Bukti. Jika \(t:[n]\twoheadrightarrow[k]\) dan \(k<n\), selalu dapat dipilih \(1\leq i\leq n\) sedemikian sehingga \(t^{-1}(t(i))\) memiliki sedikitnya dua elemen. Akibatnya, \(t\mathrm{d}^i\) surjektif dan diagram berikut komutatif:

rujukan kemudian menunjukkan bahwa \(\mathrm{N}\Gamma(A)_n\) terkandung dalam suku langsung \(A_n\) yang bersesuaian dengan \(\ensuremath{\mathrm{id}}:[n]\to[n]\). Definisi tersebut juga segera memberikan \(\mathrm{N}\Gamma(A)_n=A_n\) dan menunjukkan bahwa \(\mathrm{N}\Gamma(A)_{n+1}\to\mathrm{N}\Gamma(A)_n\) tepat merupakan \(\partial_{n+1}:A_{n+1}\to A_n\). Selesailah bukti.

Lema. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian. Funktor-funktor di atas membentuk adjungsi

  • Morfisme unitnya adalah isomorfisme \(\eta\) dari Lema rujukan.

  • Morfisme kounit \(\epsilon:\Gamma\mathrm{N}\to\ensuremath{\mathrm{id}}_{\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A}}\) dideskripsikan sebagai berikut. Untuk \(t:[n]\twoheadrightarrow[k]\), pada suku langsung \((\mathrm{N}X)_k\) yang bersesuaian dalam \(\Gamma\mathrm{N}(X)_n\), pemetaan \(\epsilon_{X,n}\) adalah komposisi \((\mathrm{N}X)_k\subset X_k\xrightarrow{t^*}X_n\).

Bukti. Untuk \(A\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{A}))\) dan \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A})\), pertama akan dibuktikan bahwa komposisi \[\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A}}(\Gamma(A), X) \xrightarrow{\mathrm{N}} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq 0}(\mathcal{A})}(\mathrm{N}\Gamma(A), \mathrm{N}(X)) \xrightarrow{\eta_A^*} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq 0}(\mathcal{A})}(A, \mathrm{N}(X))\] merupakan bijeksi. Inversnya didefinisikan secara konkret sebagai berikut. Untuk \(\phi=(\phi_n)_{n\geq0}:A\to\mathrm{N}(X)\), definisikan morfisme \[\Phi_n: (\Gamma A)_n = \bigoplus_{t: [n] \twoheadrightarrow [k]} A_k \to X_n\] dengan pembatasan pada suku langsung yang bersesuaian dengan \(t:[n]\twoheadrightarrow[k]\) berupa komposisi \[A_k \xrightarrow{\phi_k} (\mathrm{N}X)_k \subset X_k \xrightarrow{t^*} X_n.\] Untuk \(t\) seperti di atas dan sebarang \(f:[m]\to[n]\), ambil faktorisasi surjektif–injektif dari \(tf\) seperti dalam persamaan, lalu tinjau diagram dalam \(\mathcal{A}\) (lihat Definisi rujukan):

\(\mathrm{N}X\), persegi tengah jelas komutatif, dan persegi kanan komutatif karena \(tf=vu\). Jadi, \(\Phi=(\Phi_n)_n\) adalah morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A}\).

Verifikasi bahwa \(\eta_A^*\mathrm{N}\) dan \(\phi\mapsto\Phi\) saling invers bersifat langsung. Dalam deskripsi \(\phi\mapsto\Phi\), ambil \(\phi=\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathrm{N}X}\); hasilnya tepat \(\epsilon\) yang dinyatakan.

Lema. Ambil \(\mathcal{A}=\ensuremath{\mathsf{Ab}}\). Maka \(\Gamma\) merupakan ekuivalensi kategori; lebih tepatnya, pasangan adjoin \(\text{READERDIAGRAM0005}\) merupakan adjungsi yang sekaligus merupakan ekuivalensi dalam pengertian [Li1].

Bukti. Cukup dibuktikan bahwa morfisme kounit \(\epsilon\) dari Lema rujukan adalah isomorfisme. Misalkan \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A})\). Akan dibuktikan bahwa \(\epsilon_{X,n}:\Gamma(\mathrm{N}X)_n\to X_n\) injektif untuk setiap \(n\geq0\). Misalkan \(x=(x_t)_t\) elemen domainnya, dengan \(t\) merentang semua pemetaan monoton surjektif \([n]\twoheadrightarrow[k]\). Untuk suatu \(t\), definisikan injeksi monoton \[\begin{align*} s = s_t : [k] & \hookrightarrow [n] \\ i & \mapsto \min t^{-1}(i), \end{align*}\] yang memenuhi \(ts=\ensuremath{\mathrm{id}}_{[k]}\). Andaikan \(x\neq0\), dan tuliskan \[S := \left\{t: x_t \neq 0 \right\} \neq \emptyset.\] Pilih \(k\) terkecil sehingga terdapat \(t:[n]\twoheadrightarrow[k]\) dalam \(S\), kemudian pilih \(t\) seperti itu yang meminimalkan \(\sum_{i=0}^k\min t^{-1}(i)\), dan konstruksikan \(s\). Kita akan membuktikan bahwa \(s^*(\epsilon_{X,n}(x))=x_t\in X_k\), sehingga \(\epsilon_{X,n}(x)\neq0\).

Menurut deskripsi konkret \(\epsilon_{X,n}\), cukup ditunjukkan bahwa untuk setiap \(t':[n]\twoheadrightarrow[k']\), \(s^*(t')^*(x_{t'})\neq0\) mengakibatkan \(t=t'\). Tetapkan \(u:=t's:[k]\to[k']\). Jika \(t'\notin S\), maka \(x_{t'}=0\). Maka cukup meninjau kasus \(t'\in S\) dengan \(s^*(t')^*(x_{t'})=u^*(x_{t'})\neq0\).

Karena \(t\) monoton dan surjektif, \(\min t^{-1}(0)=0\), dan demikian pula untuk \(t'\), sehingga \(u(0)=0\). Selain itu, \(x_{t'}\in(\mathrm{N}X)_{k'}\) mengakibatkan \(u^*(x_{t'})\neq0\) hanya mungkin bila \(\operatorname{im}(u)\supset\{1,\ldots,k'\}\). Jadi, kita dapat mengandaikan \(u\) surjektif. Minimalitas \(k\) kemudian memaksa \(k'=k\) dan \(u=\ensuremath{\mathrm{id}}\).

Kesimpulannya, \(t'(\min t^{-1}(i))=i\) untuk \(i=0,\ldots,k\), sehingga \(\min(t')^{-1}(i)\leq\min t^{-1}(i)\). Dari pilihan \(t\), diperoleh \(\min(t')^{-1}(i)=\min t^{-1}(i)\) untuk setiap \(0\leq i\leq k\). Karena pemetaan monoton surjektif ditentukan oleh titik awal serat-seratnya, ini sama artinya dengan \(t=t'\). Jadi, \(\epsilon_{X,n}\) injektif.

Selanjutnya kita buktikan secara induktif pada \(n\) bahwa \(\epsilon_{X,n}\) surjektif. Akan ditunjukkan bahwa untuk setiap \(0\leq i\leq n\), \[\operatorname{im}\left( \epsilon_{X, n} \right) \supset X(i)_n := \bigcap_{i < j \leq n} \operatorname{ker}(d_j) \subset X_n.\]

Untuk \(i=0\), berlaku \(X(i)_n=(\mathrm{N}X)_n\), dan inklusi di atas mudah diperoleh dari deskripsi konkret \(\epsilon_{X,n}\). Tujuan kita ialah kasus \(i=n\). Misalkan \(n\geq i\geq1\) dan \(y\in X(i)_n\). Hipotesis induksi untuk \(n-1\) dan deskripsi \(\epsilon_{X,n}\) memberikan \[s_{i-1} d_i(y) \in s_{i-1}\left( \operatorname{im}\left(\epsilon_{X, n-1}\right) \right) \subset \operatorname{im}\left( \epsilon_{X, n} \right).\]

Di sisi lain, identitas simplisial persamaan memberikan \[\begin{gather*} d_i s_{i-1} d_i = d_i, \\ j > i \implies d_j s_{i-1} d_i = s_{i-1} d_{j-1} d_i = s_{i-1} d_i d_j. \end{gather*}\] Jadi, \(y-s_{i-1}d_i(y)\in X(i-1)_n\), dan hipotesis induksi untuk \(i-1\) menunjukkan bahwa elemen ini berada dalam \(\operatorname{im}(\epsilon_{X,n})\). Dengan demikian, \(y\in\operatorname{im}(\epsilon_{X,n})\). Selesailah bukti.

Teorema (A. Dold, D. Kan). Untuk setiap kategori aditif \(\mathcal{A}\), funktor \(\Gamma:\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A}\) merupakan funktor penuh dan setia.

  • Jika \(\mathcal{A}\) juga merupakan kategori Karoubi sebagaimana disebutkan dalam §rujukan, yaitu setiap idempoten mempunyai kernel, maka \(\Gamma\) merupakan ekuivalensi kategori.

  • Jika lebih lanjut \(\mathcal{A}\) merupakan kategori abelian (dan karenanya juga kategori Karoubi), maka \(\mathrm{N}\) adalah funktor kuasi-invers bagi \(\Gamma\) dan

    rujukan.

Bukti. Tinjau funktor \[\tilde{h}_{\mathcal{A}}: \mathcal{A} \to \tilde{\mathcal{A}}^\wedge := \ensuremath{\mathsf{Ab}}^{(\mathcal{A}^{\operatorname{op}})}, \quad Y \mapsto \operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(\cdot, Y).\] Komposisinya dengan funktor pelupa \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\to\ensuremath{\mathsf{Set}}\) sama dengan pembenaman Yoneda \(h_{\mathcal{A}}:\mathcal{A}\to\mathcal{A}^\wedge\) yang dibahas dalam §rujukan. Funktor \(\tilde{h}_{\mathcal{A}}\) penuh dan setia. Pernyataan ini tidak lain adalah Lema Yoneda versi diperkaya atas \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\), tetapi juga dapat diturunkan dari versi semula. Untuk setiap \(Y_1,Y_2\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), komposisi pemetaan \[\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(Y_1, Y_2) \to \operatorname{Hom}_{\tilde{\mathcal{A}}^\wedge}\left(\tilde{h}_{\mathcal{A}}(Y_1), \tilde{h}_{\mathcal{A}}(Y_2) \right) \to \operatorname{Hom}_{\mathcal{A}^\wedge}\left( h_{\mathcal{A}}(Y_1), h_{\mathcal{A}}(Y_2)\right)\] diketahui bijektif, sedangkan pemetaan kedua jelas injektif. Karena itu, kedua pemetaan tersebut bijektif.

Proposisi rujukan menunjukkan bahwa \(\tilde{\mathcal{A}}^\wedge\) secara alami merupakan kategori abelian. Gunakan lambang \(\tilde{h}_{\mathcal{A}}\) yang sama bagi funktor yang diinduksinya pada kompleks rantai dan objek simplisial, lalu tinjau diagram

rujukan pada setiap objek menunjukkan bahwa baris kedua merupakan ekuivalensi kategori. Jadi, \(\Gamma\) pada baris pertama penuh dan setia.

Untuk setiap funktor \(F:\mathcal{C}\to\mathcal{C}'\), suatu objek \(X'\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C}')\) dikatakan berada dalam citra esensial \(F\) jika terdapat \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) dengan \(X'\simeq FX\). Dipadukan dengan deskripsi kuasi-invers bagi \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\ensuremath{\mathsf{Ab}})\to\ensuremath{\mathsf{s}}\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) dalam Lema rujukan, hal ini memberikan kesimpulan berikut: \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A})\) berada dalam citra esensial \(\Gamma\) jika dan hanya jika \((\mathrm{N}\tilde{h}_{\mathcal{A}}(X))_n\) berada dalam citra esensial \(\tilde{h}_{\mathcal{A}}:\mathcal{A}\to \tilde{\mathcal{A}}^\wedge\) untuk setiap \(n\geq0\).

Perhatikan bahwa \(\tilde{h}_{\mathcal{A}}:\mathcal{A}\to\tilde{\mathcal{A}}^\wedge\) mempertahankan jumlah langsung hingga. Jika \(\mathcal{A}\) kategori Karoubi, citra esensial \(\mathcal{A}\to\tilde{\mathcal{A}}^\wedge\) karenanya tertutup terhadap pengambilan suku langsung. Karena \((\mathrm{N}\tilde{h}_{\mathcal{A}}(X))_n\) merupakan suku langsung dari \((\Gamma\mathrm{N}\tilde{h}_{\mathcal{A}}(X))_n\simeq \tilde{h}_{\mathcal{A}}(X)_n\),1 dalam keadaan ini \(\Gamma\) penuh, setia, dan surjektif esensial, sehingga merupakan ekuivalensi.

Terakhir, teorema ekuivalensi adjoin [Li1] memastikan bahwa suatu kuasi-invers bagi \(\Gamma:\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A}\) selalu dapat dijadikan adjoin kanannya. Jika \(\mathcal{A}\) kategori abelian, Lema rujukan telah menunjukkan bahwa \(\mathrm{N}\) adalah adjoin kanan \(\Gamma\), sehingga juga merupakan kuasi-inversnya. Selesailah bukti.

Konvensi. Berdasarkan hasil ini, jika \(\mathcal{A}\) kategori Karoubi, kita dapat memilih suatu funktor kuasi-invers bagi \(\Gamma:\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A}\) dan secara wajar menuliskannya sebagai \(\mathrm{N}\).

Walaupun \(\mathrm{N}X\) mula-mula didefinisikan sebagai subobjek \(\mathrm{C}X\), ia juga dapat dipahami sebagai objek hasil bagi; sudut pandang terakhir sering lebih mudah digunakan. Berikut penjelasannya. Tinjau kategori Karoubi \(\mathcal{A}\) dan \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A})\). Untuk setiap \(n\geq0\), definisikan morfisme \(\Psi_n\) dalam \(\mathcal{A}\) sebagai morfisme yang dicirikan oleh komutativitas diagram berikut untuk setiap \(0\leq j<n\):

\(\operatorname{coker}(\Psi_n)\) (yakni kopenyama dari \(\Psi_n\) dan \(0\)) secara intuitif menghapus semua bagian degenerat dari \(X_n\), setidaknya jika \(\mathcal{A}\) kategori abelian. Hasil berikut bukan hanya menjamin bahwa \(\operatorname{coker}(\Psi_n)\) ada, tetapi juga mengidentifikasikannya dengan \((\mathrm{N}X)_n\) melalui penanaman alami \(u:\mathrm{N}X\to\mathrm{C}X\) dalam Proposisi rujukan. Ini memberikan sudut pandang lain atas \(\mathrm{N}X\).

Proposisi. Dalam keadaan di atas, \(\operatorname{coker}(\Psi_n)\) ada dan isomorfik secara kanonik dengan \((\mathrm{N}X)_n\). Tinjau komposisi yang bersesuaian \(v_n:X_n\twoheadrightarrow\operatorname{coker}(\Psi_n)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}(\mathrm{N}X)_n\). Maka \((v_n)_n\) memberikan morfisme \(v:\mathrm{C}X\to\mathrm{N}X\) yang memenuhi \(vu=\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathrm{N}X}\) untuk penanaman alami \(u:\mathrm{N}X\hookrightarrow\mathrm{C}X\); konstruksi ini funktorial dalam \(X\).

Bukti. Berdasarkan Teorema rujukan, kita dapat mengandaikan bahwa \(X=\Gamma A\), dengan \(A\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{A}))\). Dalam hal ini, \(\Psi_n\) dapat ditulis sebagai \[\bigoplus_{0 \leq i < n} \bigoplus_{t: [n-1] \twoheadrightarrow [k]} A_k \to \bigoplus_{t': [n] \twoheadrightarrow [k] } A_k.\] Dari Definisi rujukan tentang funktor \(\Gamma\), terlihat bahwa pada suku langsung \((i,t)\) di ruas kiri, \(\Psi_n\) bekerja sebagai berikut. Ambil komposisi \([n]\xrightarrow{\mathrm{s}^i}[n-1]\xrightarrow{t}[k]\), yang masih merupakan pemetaan monoton surjektif, dan tuliskan \(t'\) untuk komposisi itu; kemudian \(A_k\) dipetakan melalui identitas ke suku langsung \(A_k\) di ruas kanan yang bersesuaian dengan \(t'\).

Perhatikan bahwa \(t':[n]\twoheadrightarrow[k]\) berasal dari suatu pasangan \((i,t)\) seperti ini jika dan hanya jika \(k<n\). Dengan menggunakan \(\eta\) dari Lema rujukan, definisikan \(v_n\) sebagai komposisi \((\Gamma A)_n\xrightarrow{\text{proyeksi}}A_n \xrightarrow[\sim]{\eta}(\mathrm{N}\Gamma A)_n\). Uraian di atas menunjukkan bahwa \[[\text{hasil bagi}: (\Gamma A)_n \to \operatorname{coker}\Psi_n] \simeq [v_n: (\Gamma A)_n \twoheadrightarrow (\mathrm{N}\Gamma A)_n ] .\]

Dengan menguraikan definisi, kesamaan \(v_nu_n=\ensuremath{\mathrm{id}}_{(\mathrm{N}\Gamma A)_n}\) langsung diperoleh. Selanjutnya akan ditunjukkan bahwa \((v_n)_n\) memberikan morfisme \(v\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{A})\). Ini sama artinya dengan mengatakan bahwa bingkai luar diagram berikut komutatif: \[\text{READERDIAGRAM0003}\] Bagian bawah komutatif karena \(\eta\) adalah morfisme, sedangkan komutativitas bagian atas diperoleh dengan langsung menggunakan definisi \(d_i^{\Gamma A}\) (ambil \(f=\mathrm{d}^i\) dalam Definisi rujukan). Terakhir, funktorialitas \(v\) dalam \(X\) jelas.

Tujuan berikutnya ialah membandingkan \(\mathrm{C}\) dan \(\mathrm{N}\) secara lebih tajam dalam kasus kategori abelian. Morfisme antara kompleks rantai mempunyai konsep homotopi; lihat Definisi rujukan dan Catatan rujukan. Morfisme antara kompleks rantai disebut kuasi-isomorfisme jika menginduksi isomorfisme pada tingkat homologi.

Teorema. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian dan \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A})\). Maka \(u:\mathrm{N}X\to\mathrm{C}X\) dari Lema rujukan dan \(v:\mathrm{C}X\to\mathrm{N}X\) dari Proposisi rujukan keduanya merupakan kuasi-isomorfisme.

Bukti. Telah diketahui bahwa \(vu=\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathrm{N}X}\), sehingga cukup dibuktikan bahwa \(v\) kuasi-isomorfisme. Karena \(v\) mempunyai invers kanan, \(v\) merupakan epimorfisme. Barisan eksak panjang bagi kompleks rantai (Proposisi rujukan) mereduksi masalah pada pembuktian bahwa \(\operatorname{ker}(v)\) asiklik. Berdasarkan Teorema rujukan, selanjutnya kita dapat mengandaikan \(X=\Gamma A\), dengan \(A\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{A}))\). Karena itu, \[\begin{gather*} (\mathrm{C}X)_n = \bigoplus_{t: [n] \twoheadrightarrow [k]} A_k, \\ \partial_n : (\mathrm{C}X)_n \to (\mathrm{C}X)_{n-1}. \end{gather*}\]

Untuk \(n\geq0\) dan \(i\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), tuliskan \((\mathrm{C}^{\leq i}X)_n\) untuk subobjek dari \((\mathrm{C}X)_n\) yang merupakan jumlah dari suku-suku langsung yang memenuhi \[\exists \; j, \quad \max\{n-i, 1\} \leq j \leq n, \quad t(j) = t(j-1).\] Kita mempunyai \(i\leq i'\implies(\mathrm{C}^{\leq i}X)_n\subset (\mathrm{C}^{\leq i'}X)_n\).

Karena \(v_n\) tidak lain adalah proyeksi ke suku langsung \(t=\ensuremath{\mathrm{id}}_{[n]}\), jika \(i\geq n-1\) maka \((\mathrm{C}^{\leq i}X)_n=\operatorname{ker}(v_n)\). Selanjutnya akan ditunjukkan bahwa \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:Dold-Kan-N-C-aux0}{} \left( (\mathrm{C}^{\leq i} X)_n \right)_{n \geq 0} \;\text{membentuk subkompleks rantai dari}\; \mathrm{C}X \;\text{yang dinotasikan}\; \mathrm{C}^{\leq i} X. \end{equation}\]

Untuk membuktikannya, misalkan diberikan pemetaan \(t:[n]\twoheadrightarrow[k]\) dan indeks \(\max\{n-i,1\}\leq j\leq n\) yang memenuhi kondisi di atas. Selanjutnya tuliskan \(d_i=d_i^X\) dan \(s_j=s_j^X\). Untuk setiap \(0\leq h\leq n\), ambil \(m=n-1\) dan \(f=\mathrm{d}^h:[n-1]\hookrightarrow[n]\) dalam diagram persamaan.

  • Misalkan \(h\notin\{j-1,j\}\) dan tetapkan \(j':=(\mathrm{d}^h)^{-1}(j)\). Maka \(u:[n-1]\twoheadrightarrow[l]\) memenuhi \(u(j')=u(j'-1)\), dan mudah dilihat bahwa \(n-1-i\leq j'\leq n-1\). Dalam keadaan ini, \((-1)^hd_h:X_n\to X_{n-1}\) memetakan \(A_k\) ke suku langsung yang di dalam \((\mathrm{C}^{\leq i}X)_{n-1}\) ditentukan oleh \(u\).

  • Dalam keadaan pada butir sebelumnya, jika juga \(h\geq n-i-1\), rentang \(j'\) dapat dipertajam menjadi \(n-i\leq j'\leq n-1\). Dengan kata lain, citra \(A_k\) dalam hal ini terletak di \((\mathrm{C}^{\leq i-1}X)_{n-1}\).

  • Untuk \(h\in\{j-1,j\}\), periksa bahwa \(t\mathrm{d}^{j-1}=t\mathrm{d}^j\). Akibatnya, \(d_{j-1},d_j:X_n\rightrightarrows X_{n-1}\) sama pada suku langsung \(A_k\) yang bersesuaian dengan \(t\), sehingga \((-1)^{j-1}d_{j-1}\) dan \((-1)^jd_j\) saling meniadakan pada suku tersebut.

Hal ini membuktikan persamaan. Butir kedua dan ketiga sekaligus memberikan kongruensi \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:Dold-Kan-N-C-aux}{} \sum_{h=0}^n (-1)^h d_h \equiv \sum_{h=0}^{n-i-2} (-1)^h d_h \pmod{ \mathrm{C}^{\leq i-1} X }. \end{equation}\]

Dengan demikian, cukup dibuktikan bahwa \(\mathrm{C}^{\leq i}X\) asiklik. Tetapkan \[D:=\mathrm{C}^{\leq i}X/\mathrm{C}^{\leq i-1}X.\] Perhatikan bahwa \(\mathrm{C}^{<-1}X=0\). Barisan eksak panjang bagi kompleks rantai kemudian mereduksi masalah menjadi pembuktian secara induktif bahwa \(D\) asiklik, untuk \(i\geq0\).

Untuk membuktikan bahwa \(D\) asiklik, tinjau keluarga morfisme \[\begin{gather*} (-1)^{n-i-1}s_{n-i-1}:X_n\to X_{n+1}, \quad n\geq i+1. \end{gather*}\] Pemeriksaan langsung menunjukkan bahwa morfisme-morfisme ini mempertahankan \((\mathrm{C}^{\leq i-1}X)_\bullet\) dan \((\mathrm{C}^{\leq i}X)_\bullet\) (batas ini optimal), sehingga menginduksi \[h_n:D_n\to D_{n+1}.\]

Perluas definisi \(s_k\) dengan nilai nol untuk setiap \(k\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\), lalu dengan cara ini perluas definisi \(h_n\) dengan nilai nol ke kasus \(n\leq i\). Perhatikan bahwa \(n\leq i\implies D_n=0\), sehingga pilihan ini satu-satunya yang wajar. Akan ditunjukkan bahwa \[\partial^D_{n+1}h_n+h_{n-1}\partial^D_n=\ensuremath{\mathrm{id}}_{D_n}, \quad n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}.\] Hal ini akan menunjukkan bahwa \(D\) asiklik. Pertama, penerapan persamaan memberikan \[\partial^D_n = \sum_{j=0}^{n-i-2} (-1)^j d_j \;\bmod\; \mathrm{C}^{\leq i-1}(X)_{n-1}.\] Bersama dengan persamaan, untuk \(n\geq i+1\) hal ini memberikan \[\begin{align*} \partial^D_{n+1} h_n & = (-1)^{n-i-1} \sum_{j=0}^{n-i-1} (-1)^j d_j s_{n-i-1} \; \bmod\; \mathrm{C}^{\leq i-1}(X)_n \\ & = (-1)^{n-i-1} \sum_{j=0}^{n-i-2} (-1)^j s_{n-i-2} d_j + \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathrm{C}^{\leq i}(X)_n} \; \bmod\; \mathrm{C}^{\leq i-1}(X)_n \\ & = -h_{n-1} \partial^D_n + \ensuremath{\mathrm{id}}_{D_n}. \end{align*}\] Kesamaan tersebut juga berlaku langsung untuk \(n\leq i\). Pernyataan yang diklaim pun terbukti.

Catatan. Secara alami, dapat ditanyakan versi yang bersesuaian dari berbagai teorema dalam bagian ini, khususnya korespondensi Dold–Kan, untuk kategori kompleks \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) atau subkategorinya \(\ensuremath{\mathsf{C}}_{\leq0}(\mathcal{A})\) dan \(\ensuremath{\mathsf{C}}_{\geq0}(\mathcal{A})\). Ada setidaknya dua pendekatan sederhana: pencerminan, serta pembalikan atau dualitas.

  1. Sebagaimana dijelaskan dalam Catatan rujukan, \(\ensuremath{\mathsf{C}}(\mathcal{A})\) dan \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}(\mathcal{A})\) saling bersesuaian melalui \(X^n=X_{-n}\) dan \(d^n=\partial_{-n}\). Semua hasil dalam bagian ini dapat dipindahkan ke kompleks melalui korespondensi tersebut. Sebagai contoh, versi cerminan Teorema rujukan adalah adjungsi yang sekaligus merupakan ekuivalensi antara \(\ensuremath{\mathsf{C}}_{\leq0}(\mathcal{A})\) dan \(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A}\).

  2. Pendekatan lain ialah meninjau kategori objek kosimplisial \(\ensuremath{\mathsf{cs}}\mathcal{A}\). Terdapat ekuivalensi kategori \[\ensuremath{\mathsf{cs}}\mathcal{A} \simeq \ensuremath{\mathsf{s}}\left(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\right)^{\operatorname{op}} \simeq \ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq 0}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}})^{\operatorname{op}} \simeq \ensuremath{\mathsf{C}}_{\geq 0}(\mathcal{A}),\] dengan langkah terakhir berasal dari pembalikan anak panah, seperti dalam Catatan rujukan.

Operasi seperti kompleks ternormalisasi juga dapat diterjemahkan secara serupa ke kategori kompleks.


  1. Catatan penerjemah: ruas terakhir tercetak sebagai \(h_{\mathcal{A}}(X)_n\) dalam sumber. Objek-objek lain dalam isomorfisme ini merupakan presheaf bernilai-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\), sehingga ruas yang bertipe benar adalah \(\tilde{h}_{\mathcal{A}}(X)_n\).↩︎

Perhitungan Homologi

Penerapan klasik funktor \(\mathrm{C}\) atau \(\mathrm{N}\) ialah mendefinisikan homologi himpunan simplisial, yang berkaitan erat dengan kajian topologi aljabar.

Definisi. Untuk setiap \(K\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{sSet}})\), definisikan \(\ensuremath{\mathbb{Z}}K\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{sAb}})\) dengan mengambil \((\ensuremath{\mathbb{Z}}K)_n\) sebagai modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) bebas berbasis \(K_n\), sedangkan pemetaan \(d_i,s_j\) padanya diinduksi oleh pemetaan yang bersesuaian pada \(K\). Konstruksi ini memberikan funktor \(\ensuremath{\mathbb{Z}}(\cdot):\ensuremath{\mathsf{sSet}}\to\ensuremath{\mathsf{sAb}}\).

Proposisi. Terdapat adjungsi alami \(\text{READERDIAGRAM0000}\).

Bukti. Funktor \(\ensuremath{\mathbb{Z}}(\cdot)\) dan funktor pelupa sama-sama didefinisikan tingkat demi tingkat. Seluruh pernyataan langsung mengikuti adjungsi bebas–pelupa \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\leftrightarrows\ensuremath{\mathsf{Ab}}\).

Karena itu, untuk setiap \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{sAb}})\), memberikan morfisme \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\Delta^n\to X\) sama artinya dengan memberikan suatu unsur \(X_n\). Selain itu, \(\ensuremath{\mathbb{Z}}(X\times Y)\simeq\ensuremath{\mathbb{Z}}X\otimes\ensuremath{\mathbb{Z}}Y\), dengan \(\otimes\) di ruas kanan dibentuk sebagai \(X_n\ensuremath{\underset{\ensuremath{\mathbb{Z}}}{\otimes}}Y_n\) tingkat demi tingkat.

Definisi. Untuk himpunan simplisial \(K\) dan setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\), tuliskan \(\operatorname{H}_n(K;\ensuremath{\mathbb{Z}}):=\operatorname{H}_n\bigl(\mathrm{C}(\ensuremath{\mathbb{Z}}K)\bigr)\); grup ini disebut grup homologi ke-\(n\) dari \(K\). Konstruksi ini memberikan keluarga funktor \(\operatorname{H}_n(\cdot;\ensuremath{\mathbb{Z}}):\ensuremath{\mathsf{sSet}}\to\ensuremath{\mathsf{Ab}}\).

  • Secara lebih umum, untuk modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) \(M\), homologi berkoefisien \(M\) didefinisikan oleh \(\operatorname{H}_n(K;M):=\operatorname{H}_n\bigl(\mathrm{C}(\ensuremath{\mathbb{Z}}K)\otimes M\bigr)\), dengan \(\mathord\cdot\otimes M\) berarti mengambil \(\mathord\cdot\ensuremath{\underset{\ensuremath{\mathbb{Z}}}{\otimes}}M\) pada setiap suku kompleks rantai.

  • Kohomologi berkoefisien \(M\) didefinisikan oleh \(\operatorname{H}^n(K;M):=\operatorname{H}^n\bigl(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathbb{Z}}}(\mathrm{C}(\ensuremath{\mathbb{Z}}K),M)\bigr)\), dengan ekspresi di dalam tanda kurung dipandang sebagai kompleks. Berdasarkan sifat universal \(\ensuremath{\mathbb{Z}}(\cdot)\), suku ke-\(n\) kompleks ini juga dapat diidentifikasikan dengan \[\mathrm{Maps}(K_n,M):=\{\text{pemetaan }K_n\to M\}.\] Himpunan ini menjadi modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) melalui operasi titik demi titik, dan homomorfisme diferensialnya diidentifikasi dengan \(\sum_i(-1)^i(d_i)^*\).

Jika \(\mathrm{C}(\ensuremath{\mathbb{Z}}K)\) dalam definisi di atas diganti dengan \(\mathrm{N}(\ensuremath{\mathbb{Z}}K)\), grup homologi (atau kohomologi) yang diperoleh isomorfik secara kanonik; ini merupakan akibat Teorema rujukan. Penggunaan \(\mathrm{N}(\ensuremath{\mathbb{Z}}K)\) kadang lebih sederhana karena Proposisi rujukan memberikan \[\mathrm{N}(\ensuremath{\mathbb{Z}}K)_n=\bigoplus_{x\in K_n^{\mathrm{nd}}}\ensuremath{\mathbb{Z}}x.\] Di sini \(K_n^{\mathrm{nd}}\subset K_n\) adalah subhimpunan yang terdiri atas simpleks-\(n\) nondegenerat, sedangkan pemetaan \(\mathrm{N}(\ensuremath{\mathbb{Z}}K)_n\to\mathrm{N}(\ensuremath{\mathbb{Z}}K)_{n-1}\) diperoleh dengan terlebih dahulu mengambil \(\sum_{i=0}^n(-1)^id_i\), kemudian memproyeksikan ke bagian \(K_{n-1}^{\mathrm{nd}}\). Sebagai contoh, \[\begin{align*} \mathrm{N}(\ensuremath{\mathbb{Z}}\Delta^0)&=\ensuremath{\mathbb{Z}}\;\text{yang ditempatkan pada derajat $0$},\\ \mathrm{C}(\ensuremath{\mathbb{Z}}\Delta^0)&= \left[\cdots\xrightarrow{1}\ensuremath{\mathbb{Z}}\xrightarrow{0}\ensuremath{\mathbb{Z}} \xrightarrow{1}\ensuremath{\mathbb{Z}}\xrightarrow{0}\ensuremath{\mathbb{Z}}\right]. \end{align*}\]

Contoh. Sebagai kasus khusus yang berguna, misalkan diberikan poset kecil takkosong \((Q,\leq)\) yang mempunyai unsur terkecil \(e\). Ini memberikan pemetaan mempertahankan urutan \[[0]\xrightarrow{0\mapsto e}Q\longrightarrow[0].\] Pandang \(Q\) sebagai kategori dan ambil saraf \(S:=\mathrm{N}(Q)\) dari Contoh rujukan. Berdasarkan definisi asli saraf, kita juga mempunyai \(\mathrm{N}([n])=\Delta^n\). Dengan demikian diperoleh morfisme-morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{sSet}}\) \[\Delta^0\xrightarrow{i}S\xrightarrow{q}\Delta^0, \qquad qi=\ensuremath{\mathrm{id}}_{\Delta^0}.\] Selanjutnya, diperoleh \[\begin{gather*} \ensuremath{\mathbb{Z}}=\mathrm{N}(\ensuremath{\mathbb{Z}}\Delta^0) \xrightarrow{\mathrm{N}i}\mathrm{N}(\ensuremath{\mathbb{Z}}S) \xrightarrow{\mathrm{N}q}\ensuremath{\mathbb{Z}}, \end{gather*}\] dengan \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dipandang sebagai kompleks rantai yang ditempatkan pada derajat \(0\). Akan ditunjukkan bahwa \(\mathrm{N}i\) dan \(\mathrm{N}q\) saling invers dalam kategori homotopi kompleks rantai. Khususnya, \(\operatorname{H}_0(Q;M)\simeq M\), sedangkan \(\operatorname{H}_n(Q;M)=\{0\}\) untuk \(n\neq0\).

Karena \(qi=\ensuremath{\mathrm{id}}\), cukup dibangun homotopi dari \(\mathrm{N}i\mathrm{N}q\) ke \(\ensuremath{\mathrm{id}}\). Untuk setiap \(n\geq0\), perhatikan bahwa unsur-unsur \(S_n^{\mathrm{nd}}\) adalah rantai di \(Q\) yang berbentuk \(q_0<\cdots<q_n\). Definisikan \[\begin{align*} h_n:S_n^{\mathrm{nd}}&\longrightarrow S_{n+1}^{\mathrm{nd}}\cup\{0\},\qquad n\geq0,\\ q_0<\cdots<q_n&\longmapsto \begin{cases} e<q_0<\cdots<q_n,&q_0\neq e,\\ 0,&q_0=e. \end{cases} \end{align*}\] Perluas pemetaan ini secara linear ke \(\ensuremath{\mathbb{Z}}S_n^{\mathrm{nd}}\simeq\mathrm{N}(\ensuremath{\mathbb{Z}}S)_n\). Pemetaan tersebut langsung memenuhi syarat-syarat homotopi; rinciannya diserahkan kepada pembaca sebagai latihan.

Perhitungan homologi tidak dapat dipisahkan dari homotopi. Di bawah korespondensi Dold–Kan, homotopi kompleks rantai mencerminkan homotopi objek simplisial, dan yang terakhir dapat didefinisikan secara kombinatorial.

Definisi (Homotopi simplisial). Misalkan \(X\) dan \(Y\) objek simplisial dalam kategori \(\mathcal{C}\), serta \(f,g:X\rightrightarrows Y\) sepasang morfisme. Suatu homotopi simplisial dari \(g\) ke \(f\) adalah keluarga morfisme \[h_i=h_i^n:X_n\to Y_{n+1},\qquad0\leq i\leq n,\] yang secara ringkas ditulis \(h\) dan memenuhi \[\begin{align*} d_0h_0&=f_n,\\ d_{n+1}h_n&=g_n,\\ d_ih_j&= \begin{cases} h_{j-1}d_i,&0\leq i<j,\\ d_ih_{i-1},&1\leq i=j,\\ h_jd_{i-1},&i>j+1, \end{cases}\\ s_ih_j&= \begin{cases} h_{j+1}s_i,&i\leq j,\\ h_js_{i-1},&i>j. \end{cases} \end{align*}\]

Definisi di atas bersifat kombinatorial. Namun, bila \(\mathcal{C}=\ensuremath{\mathsf{Set}}\), definisi itu sama dengan persamaan, yang didasarkan pada intuisi topologis. Mengapa demikian? Untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\), tuliskan secara konkret \((\Delta^1)_n=\{\alpha_{-1},\ldots,\alpha_n\}\), dengan \(\alpha_i:[n]\to[1]\) memetakan bilangan \(\leq i\) ke \(0\) dan bilangan lainnya ke \(1\). Maka menentukan \(H_n:(X\times\Delta^1)_n\to Y_n\) sama artinya dengan menentukan \(H_{-1}^n,\ldots,H_n^n:X_n\to Y_n\).

  • Untuk data homotopi simplisial \((h_i^n)_{i,n}\), definisikan \(H_{-1}^n=g\), \(H_n^n=f\), dan \(H_i^n=d_{n+1}h_i^n\) untuk \(0\leq i\leq n-1\).

  • Untuk data \(H\) dari diagram komutatif persamaan, definisikan \(h_i^n:=H_i^{n+1}s_i:X_n\to Y_{n+1}\).

Verifikasi langsung menunjukkan bahwa kedua pemetaan tersebut terdefinisi dengan baik dan saling invers. Untuk kasus \(\mathcal{C}=\ensuremath{\mathsf{Ab}}\), gantikan saja \(X\times\Delta^1\) dalam persamaan dengan \(X\otimes\ensuremath{\mathbb{Z}}\Delta^1\) dan bekerja dalam \(\ensuremath{\mathsf{sAb}}\); argumen yang sama berlaku tanpa perubahan. Karena itu, hasil berikut sepenuhnya wajar.

Proposisi. Tinjau sepasang morfisme \(f,g:X\rightrightarrows Y\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A}\). Jika \(h\) homotopi simplisial dari \(g\) ke \(f\), maka \(\bigl(\sum_{j=0}^n(-1)^jh_j^n\bigr)_{n\geq0}\) mendefinisikan homotopi antara \(\mathrm{C}f,\mathrm{C}g:\mathrm{C}X\rightrightarrows\mathrm{C}Y\).

Bukti. Seperti biasa, tuliskan semua morfisme muka \(X\) dan \(Y\) secara seragam sebagai \(d_i\), dan hilangkan superskrip pada \(h_j\); ini tidak menimbulkan ambiguitas. Terdapat kesamaan berikut di dalam \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(X_n,Y_n)\): \[\begin{multline*} \sum_{i=0}^{n+1}(-1)^id_i\sum_{j=0}^n(-1)^jh_j +\sum_{j=0}^{n-1}(-1)^jh_j\sum_{i=0}^n(-1)^id_i\\ =f_n-g_n +\sum_{\substack{0\leq i\leq n+1\\0\leq j\leq n\\ (i,j)\neq(0,0),(n+1,n)}}(-1)^{i+j}d_ih_j +\sum_{\substack{0\leq i\leq n\\0\leq j\leq n-1}} (-1)^{i+j}h_jd_i. \end{multline*}\] Jumlah pertama pada baris terakhir dapat ditulis kembali sebagai \[\begin{align*} &\sum_{\substack{0\leq i\leq n+1\\i<j\leq n}} (-1)^{i+j}h_{j-1}d_i +\sum_{i=1}^nd_ih_i-\sum_{i=1}^nd_ih_{i-1} +\sum_{\substack{1\leq i\leq n+1\\0\leq j<i-1}} (-1)^{i+j}h_jd_{i-1}\\ &\qquad=-\sum_{\substack{0\leq i\leq n\\i\leq j\leq n-1}} (-1)^{i+j}h_jd_i -\sum_{\substack{0\leq i\leq n\\0\leq j<i}} (-1)^{i+j}h_jd_i. \end{align*}\] Di sini digunakan \(1\leq i\leq n\implies d_ih_i=d_ih_{i-1}\). Ekspresi ini membatalkan jumlah kedua dan hanya menyisakan \(f_n-g_n\).

Selanjutnya kita meninjau objek semisimplisial teraugmentasi (Catatan rujukan) dan kompleks rantai yang bersesuaian; hasil-hasil ini akan digunakan dalam §rujukan. Kecuali dinyatakan lain, morfisme augmentasi objek semisimplisial teraugmentasi \(X\) selalu ditulis sebagai \(\epsilon:X_0\to X_{-1}\).

Definisi. Untuk objek semisimplisial teraugmentasi \(X\) dalam kategori aditif \(\mathcal{A}\), kompleks \(\mathrm{C}X\) yang bersesuaian dapat diperluas menjadi kompleks rantai \[\begin{equation*} \begin{gathered} \mathrm{C}^{\mathrm{aug}}X:= \left[\cdots\xrightarrow{\partial_3}X_2 \xrightarrow{\partial_2}X_1 \xrightarrow{\partial_1}X_0 \xrightarrow{\partial_0:=\epsilon}X_{-1} \to0\to\cdots\right],\\ \partial_n:=\sum_{i=0}^n(-1)^id_i:X_n\to X_{n-1}, \qquad n\geq1. \end{gathered} \end{equation*}\]

Dari \(\epsilon d_0=\epsilon d_1\) terlihat bahwa \(\mathrm{C}^{\mathrm{aug}}X\) memang objek \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq-1}(\mathcal{A})\). Kompleks ini juga dapat dipandang sebagai morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{A})\) \[\epsilon:\mathrm{C}X\to \underbracket{X_{-1}}_{\text{ditempatkan pada derajat $0$}}, \qquad\text{$\epsilon$ pada derajat $0$, dan $0$ pada derajat lainnya}.\]

Definisi. Misalkan \(X\) objek semisimplisial teraugmentasi dalam sebarang kategori \(\mathcal{C}\). Jika terdapat keluarga morfisme \(k_n:X_n\to X_{n+1}\), dengan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq-1}\), gunakan istilah dapat dikontraksi dari kiri atau dapat dikontraksi dari kanan bagi \(X\), sesuai dengan kolom syarat yang dipenuhi di bawah ini:

Dapat dikontraksi dari kiri Dapat dikontraksi dari kanan
\(\epsilon k_{-1}=\ensuremath{\mathrm{id}}_{X_{-1}}\) \(\epsilon k_{-1}=\ensuremath{\mathrm{id}}_{X_{-1}}\)
\(d_0k_n=\ensuremath{\mathrm{id}}_{X_n}\) \(d_{n+1}k_n=\ensuremath{\mathrm{id}}_{X_n}\)
\(d_ik_n=k_{n-1}d_{i-1}\;(1\leq i\leq n+1,\;n\geq1)\) \(d_ik_n=k_{n-1}d_i\;(0\leq i\leq n,\;n\geq1)\)
\(d_1k_0=k_{-1}\epsilon\) \(d_0k_0=k_{-1}\epsilon\)

Periksa bahwa sifat dapat dikontraksi dari kiri dan kanan saling dual melalui pembalikan urutan dalam pengertian Catatan rujukan. Selain itu, keduanya merupakan sifat “absolut”: jika \(X\) dapat dikontraksi dari kiri (atau kanan), dengan data yang bersesuaian \((k_n)_{n\geq-1}\), maka untuk setiap funktor \(F:\mathcal{C}\to\mathcal{D}\), data \((Fk_n)_{n\geq-1}\) membuat \(F(X)\) dapat dikontraksi dari kiri (atau kanan).

Contoh. Untuk sembarang monoid \(\Gamma\), jadikan \(\mathrm{E}\Gamma\) dari Contoh rujukan himpunan simplisial teraugmentasi dengan \((\mathrm{E}\Gamma)_{-1}=\{1\}\) dan morfisme augmentasi \(\epsilon:(\mathrm{E}\Gamma)_0\to(\mathrm{E}\Gamma)_{-1}\) berupa pemetaan konstan. Objek ini dapat dikontraksi dari kanan: untuk \(n\geq-1\), definisikan \(k_n:(\mathrm{E}\Gamma)_n\to(\mathrm{E}\Gamma)_{n+1}\) melalui \((g_1,\ldots,g_{n+1})\mapsto(g_1,\ldots,g_{n+1},1)\). Pemetaan ini jelas memenuhi \(\epsilon k_{-1}=\ensuremath{\mathrm{id}}\); setelah definisi diuraikan, pemeriksaan bahwa \(d_{n+1}k_n=\ensuremath{\mathrm{id}}\), \(d_ik_n=k_{n-1}d_i\) untuk \(0\leq i\leq n\), \(n\geq1\), dan \(d_0k_0=k_{-1}\epsilon\) juga langsung.

Jika \(\Bbbk\) gelanggang komutatif, identifikasikan kompleks rantai \(\mathrm{C}(\Bbbk\mathrm{E}\Gamma)\) dengan kompleks rantai \(\mathsf{L}=(\mathsf{L}_n,\partial'_n)_n\) dari Definisi rujukan, sebagaimana dalam Contoh rujukan. Augmentasi \(\mathsf{L}\to\Bbbk\) persis merupakan augmentasi resolusi dalam Proposisi rujukan. Menurut proposisi berikut, kontraktibilitas \(\mathrm{E}\Gamma\) (dan dengan demikian \(\Bbbk\mathrm{E}\Gamma\)) memberikan penjelasan topologis bagi fakta bahwa \(\mathsf{L}\to\Bbbk\) adalah kuasi-isomorfisme.

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori aditif dan \(X\) objek semisimplisial teraugmentasi dalam \(\mathcal{A}\) yang dapat dikontraksi dari kiri atau kanan. Maka morfisme identitas dari \(\mathrm{C}^{\mathrm{aug}}X\) ke dirinya sendiri homotopik terhadap nol.

Bukti. Pertama, tinjau kasus dapat dikontraksi dari kiri dan ambil keluarga morfisme \(k_n:X_n\to X_{n+1}\) dalam definisinya. Definisikan \(k_n=0\) untuk \(n<-1\) (atau \(\partial_n=0\) untuk \(n<0\)), dan definisikan pula \(\partial_0=\epsilon\). Kita hendak menggunakan \((k_n)_n\) sebagai saksi homotopi nol, yakni membuktikan \[\partial_{n+1}k_n+k_{n-1}\partial_n=\ensuremath{\mathrm{id}}_{X_n}.\]

Untuk \(n<-1\), kedua ruas sama dengan \(0\). Untuk \(n=-1\), ruas kiri sama dengan \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{X_{-1}}\). Untuk \(n=0\), ruas kiri ialah \(d_0k_0-d_1k_0+k_{-1}\epsilon=\ensuremath{\mathrm{id}}_{X_0}\). Untuk \(n\geq1\), perhitungan ruas kiri memberikan \[\begin{multline*} \sum_{i=0}^{n+1}(-1)^id_ik_n +\sum_{i=0}^n(-1)^ik_{n-1}d_i\\ =\ensuremath{\mathrm{id}}_{X_n} +\sum_{i=1}^{n+1}(-1)^ik_{n-1}d_{i-1} +\sum_{i=0}^n(-1)^ik_{n-1}d_i =\ensuremath{\mathrm{id}}_{X_n}. \end{multline*}\]

Untuk kasus dapat dikontraksi dari kanan, cukup gunakan \(\bigl((-1)^{n+1}k_n\bigr)_n\) sebagai gantinya.

Konstruksi bar

Definisi rujukan menjelaskan apa yang dimaksud dengan monad pada suatu kategori \(\mathcal{C}\), beserta versi dualnya, yaitu komonad. Titik tolak bagian ini ialah suatu cara untuk menghasilkan objek kosimplisial teraugmentasi (atau objek simplisial teraugmentasi) dalam \(\operatorname{End}(\mathcal{C})\) dari suatu monad (atau komonad). Dengan cara ini, banyak konstruksi dasar dalam aljabar homologis dapat dijelaskan secara alami, termasuk homologi dan kohomologi Hochschild yang akan ditinjau kembali pada akhir bagian ini (Contoh rujukan).

Contoh. Misalkan \((T,\mu,\eta)\) suatu monad pada kategori \(\mathcal{C}\), yakni suatu aljabar dalam kategori endofunktor \(\operatorname{End}(\mathcal{C})=\mathcal{C}^{\mathcal{C}}\). Konstruksi “aljabar berjalan” dalam Catatan rujukan memberikan funktor monoidal yang bersesuaian \[\ensuremath{\mathsf{FinOrd}} \to \operatorname{End}(\mathcal{C}), \quad \mathbf{n} \mapsto T^n ,\] yaitu objek kosimplisial teraugmentasi dalam \(\operatorname{End}(\mathcal{C})\). Secara dual, sebuah komonad \((L,\delta,\epsilon)\) pada kategori \(\mathcal{D}\) memberikan objek simplisial teraugmentasi dalam \(\operatorname{End}(\mathcal{D})\); di sini \(\delta:L\to L^2\) dan \(\epsilon:L\to\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{D}}\).

  • Dalam bagian ini kita terutama membahas objek simplisial teraugmentasi pada \(\mathcal{D}\) yang diberikan oleh komonad. Secara eksplisit, suku berderajat \(n\)-nya ialah \(L^{n+1}\), sedangkan morfisme muka dan degenerasinya mudah dituliskan sebagai \[\begin{align*} d_i := L^i \epsilon L^{n-i}: L^{n+1} & \to L^n, \\ s_j := L^j \delta L^{n-j}: L^{n+1} & \to L^{n+2}, \quad 0 \leq i, j \leq n ; \end{align*}\] suku berderajat \(-1\) dari objek teraugmentasi itu ialah funktor identitas. Perhatikan bahwa rumus untuk \(d_0\) masih bermakna ketika \(n=0\) dan memberikan morfisme augmentasi \(\epsilon:L\to\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{D}}\).

  • Sejalan dengan itu, objek kosimplisial teraugmentasi pada \(\mathcal{C}\) memiliki \(T^{n+1}\) sebagai suku berderajat \(n\), dan \[\begin{align*} d^i & : = T^i \eta T^{n-i}: T^n \to T^{n+1}, \\ s^j & := T^j \mu T^{n-j}: T^{n+2} \to T^{n+1}, \quad 0 \leq i, j \leq n ; \end{align*}\] ketika \(n=0\), \(d^0\) menjadi morfisme augmentasi \(\eta:\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}}\to T\).

Salah satu sumber penting monad atau komonad ialah pasangan funktor adjoin. Karena asal-usulnya dalam teori klasik (lihat §rujukan), konstruksi-konstruksi semacam ini secara kolektif disebut konstruksi bar.

Contoh (Konstruksi bar: pasangan adjoin). Misalkan diberikan pasangan adjoin

rujukan, dari sini diperoleh

  • monad \((T,\mu,\eta):=(GF,G\epsilon F,\eta)\) pada \(\mathcal{C}\), dengan objek kosimplisial teraugmentasi yang bersesuaian dinotasikan oleh \[\mathrm{Cobar}(F, G): \ensuremath{\mathsf{FinOrd}} \to \operatorname{End}(\mathcal{C});\]

  • komonad \((L,\delta,\varepsilon):=(FG,F\eta G,\epsilon)\) pada \(\mathcal{D}\), dengan objek simplisial teraugmentasi yang bersesuaian dinotasikan oleh \[\mathrm{Bar}(F, G): \ensuremath{\mathsf{FinOrd}}^{\operatorname{op}} \to \operatorname{End}(\mathcal{D}).\]

Morfisme muka dan degenerasi yang bersesuaian (beserta versi dualnya) telah dijelaskan dalam Contoh rujukan.

Karena \(\mathrm{Bar}(F,G)\) (atau \(\mathrm{Cobar}(F,G)\)) mengambil nilai dalam kategori funktor \(\operatorname{End}(\mathcal{D})\) (atau \(\operatorname{End}(\mathcal{C})\)), kita dapat mengomposisikan setiap sukunya dengan \(G\) di sebelah kiri (atau di sebelah kanan). Komposisi pertama menghasilkan objek simplisial teraugmentasi \(G\mathrm{Bar}(F,G):\ensuremath{\mathsf{FinOrd}}^{\operatorname{op}}\to \mathcal{C}^{\mathcal{D}}\), dengan suku umum berupa funktor \[\begin{align*} G\mathrm{Bar}(F, G)_n & = GL^{n+1} = (GF)^{n+1} G \\ & = T^{n+1}G: \mathcal{D} \to \mathcal{C}, \quad n \geq -1. \end{align*}\]

Morfisme muka \(d_i:T^{n+1}G\to T^nG\) (dipahami sebagai morfisme augmentasi bila \(i=n=0\)) ialah \[d_i = \left\{\begin{array}{rll} G L^i \epsilon L^{n-i} & = T^i G \epsilon F T^{n-i-1} G & \\ & = T^i \mu T^{n-i-1} G, & \text{jika}\; 0 \leq i < n, \\ G L^n \epsilon & = T^n G \epsilon , & \text{jika}\; i = n. \end{array}\right.\]

Morfisme degenerasi dengan sumber suku berderajat \(n\geq0\), \(s_j:T^{n+1}G\to T^{n+2}G\), diberikan oleh \[\begin{align*} s_j = G L^j \delta L^{n-j} & = G L^j F \eta G L^{n-j} \\ & = T^{j+1} \eta T^{n-j} G, \quad 0 \leq j \leq n. \end{align*}\]

Objek kosimplisial teraugmentasi \(\mathrm{Cobar}(F,G)G\) juga memiliki deskripsi yang bersesuaian: suku berderajat \(n\)-nya tetap \(T^{n+1}G=GL^{n+1}\), sedangkan \[\begin{gather*} \left[ d^i: GL^n \to GL^{n+1} \right] = \begin{cases} GL^{i-1} \delta L^{n-i}, & 0 \leq i < n \\ \eta GL^n , & i = n, \end{cases} \\ \left[ s^j: GL^{n+2} \to GL^{n+1} \right] = GL^j \epsilon L^{n-j+1}, \quad 0 \leq j \leq n. \end{gather*}\] Demikian pula, ketika \(i=n=0\), \(d^0\) harus dipahami sebagai morfisme augmentasi \(\eta G:G\to GFG=GL\).

Pembaca pemula disarankan berhenti sejenak di sini. Untuk homomorfisme aljabar-\(\Bbbk\) \(f:A\to B\) dan pasangan adjoin

\(\mathrm{Bar}\) (atau \(\mathrm{Cobar}\)) pada modul-\(B\) kiri \(M\) (atau modul-\(A\) kiri \(N\)), lalu gunakan funktor \(\mathrm{C}\) dari Definisi rujukan untuk menuliskan kompleks rantai yang bersesuaian. Untuk versi modul kanan, komonad (atau monad) yang bersesuaian telah dijelaskan sepenuhnya dalam Contoh rujukan.

Contoh (Konstruksi bar: bebas dan lupa). Misalkan \((T,\mu,\eta)\) monad pada kategori \(\mathcal{C}\). Definisi–Proposisi rujukan memberikan pasangan adjoin

\((T,\mu,\eta)\). Memasukkan ini ke Contoh rujukan menghasilkan objek simplisial teraugmentasi \[\mathrm{Bar}(T) := \mathrm{Bar}(\mathrm{Free}^T, U^T): \ensuremath{\mathsf{FinOrd}}^{\operatorname{op}} \to \operatorname{End}(\mathcal{C}^T).\]

Evaluasi pada \((M,a)\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C}^T)\) merupakan funktor dari \(\operatorname{End}(\mathcal{C}^T)\) ke \(\mathcal{C}^T\). Dengan mengevaluasi setiap suku \(\mathrm{Bar}(T)\), diperoleh objek simplisial teraugmentasi \[\mathrm{Bar}(M, a): \ensuremath{\mathsf{FinOrd}}^{\operatorname{op}} \to \mathcal{C}^T .\]

Sekarang tinjau \(U^T\mathrm{Bar}(M,a):\ensuremath{\mathsf{FinOrd}}^{\operatorname{op}}\to \mathcal{C}\); ini juga merupakan hasil mengevaluasi \(U^T\mathrm{Bar}(T)\) pada \((M,a)\).

  • Dengan mensubstitusikan ke Contoh rujukan, suku umum \(U^T\mathrm{Bar}(M,a)\) ialah \[U^T \mathrm{Bar}(M, a)_n = T^{n+1} U^T (M, a) = T^{n+1} M, \quad n \geq -1.\]

  • Tuliskan kembali \(\epsilon\) untuk kounit pasangan \((\mathrm{Free}^T,U^T)\). Bukti Definisi–Proposisi rujukan telah menunjukkan bahwa \[\left[ \epsilon_{(M, a)} : \mathrm{Free}^T U^T (M, a) = (TM, \mu_M) \to (M, a) \right] = a,\] sehingga morfisme muka \(U^T\mathrm{Bar}(M,a)\) ialah \[\begin{equation*} \left[ d_i: T^{n+1}M \to T^n M \right] = \begin{cases} T^i \mu_{T^{n-i-1} M}, & 0 \leq i < n \\ T^n a, & i = n. \end{cases} \end{equation*}\] Rumus ini juga bermakna ketika \(i=n=0\) dan memberikan morfisme augmentasi, yakni \(a:TM\to M\).

  • Morfisme degenerasinya ialah \[\left[ s_j: T^{n+1} M \to T^{n+2} M \right] = T^{j+1} \eta_{T^{n-j} M}, \quad 0 \leq j \leq n .\]

Dengan demikian, \(U^T\mathrm{Bar}(M,a)\) dapat ditulis secara ringkas sebagai

Di atas telah dijelaskan secara abstrak bahwa anak-anak panah ini memenuhi identitas simplisial persamaan, walaupun verifikasi langsungnya juga tidak mengandung kesulitan mendasar. Selain itu, Contoh rujukan menunjukkan bahwa ujung kanan diagram merealisasikan \(a:TM\to M\) sebagai koekualiser.

Objek simplisial teraugmentasi dalam persamaan yang diberikan oleh konstruksi bar dapat dipandang secara heuristik sebagai pengganti \(M\). Untuk memperjelas gagasan ini, pertimbangkan pertanyaan berikut. Misalkan \(\Gamma\) sebuah grup dan lengkapi himpunan satu titik \(\{\mathrm{pt}\}\) dengan aksi kanan trivial \(\Gamma\). Bagaimana kita harus memahami \[\text{``ruang hasil bagi''}\; \{\mathrm{pt}\} / \Gamma ?\] Dengan definisi naif hasil bagi himpunan atau ruang topologis, jawabannya tentu tidak menarik; secara umum, mengambil hasil bagi oleh suatu aksi yang tidak bebas akan menghapus informasi dari ruang semula. Akan tetapi, berbagai kebutuhan dalam praktik mendorong kita mencari definisi yang lebih halus bagi hasil bagi oleh aksi yang tidak bebas. Untuk itu, tuliskan \(\ensuremath{\mathsf{Set}\text{-}}\Gamma\) untuk kategori semua himpunan kanan-\(\Gamma\) kecil, dan tinjau pasangan adjoin bebas–lupa \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\leftrightarrows\ensuremath{\mathsf{Set}\text{-}}\Gamma\). Konstruksi bar menghasilkan dari himpunan kanan-\(\Gamma\) satu titik \(\{\mathrm{pt}\}\) sebuah objek simplisial dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}\text{-}}\Gamma\); objek ini tepat himpunan simplisial \(\mathrm{E}\Gamma\) yang diperkenalkan dalam Contoh rujukan. Verifikasi terperincinya diserahkan sebagai latihan bab ini. Setelah fakta tersebut dipahami dan konstruksi bar dipandang sebagai pengganti \(\{\mathrm{pt}\}\) dalam situasi ini, masuk akal untuk mendefinisikan \(\{\mathrm{pt}\}/\Gamma\) sebagai \((\mathrm{E}\Gamma)/\Gamma\simeq\mathrm{B}\Gamma\). Ini merupakan hasil bagi oleh aksi bebas dan memberikan ruang klasifikasi \(\Gamma\); hasilnya lebih wajar dan biasanya lebih berguna daripada hasil bagi himpunan yang naif. Dalam arti apa objek simplisial teraugmentasi dalam Contoh rujukan dan rujukan dapat dikatakan memberikan semacam pengganti, atau “resolusi”, bagi objek semula? Gagasannya berasal dari topologi, dan makna tepatnya melibatkan sifat dapat dikontraksi dalam Definisi rujukan. Salah satu hasil yang berkaitan adalah sebagai berikut.

Proposisi. Dalam situasi Contoh rujukan, misalkan diberikan pasangan adjoin

\(\mathrm{Bar}(F,G)\) dalam \(\operatorname{End}(\mathcal{D})\). Maka \(G\mathrm{Bar}(F,G)\) dapat dikontraksi dari kiri.

Bukti. Gunakan notasi dari Contoh rujukan, misalnya \(T=GF\) dan \(\mu:T^2\to T\). Ingat bahwa \(G\mathrm{Bar}(F,G)_n=T^{n+1}G\). Untuk setiap \(n\geq-1\), definisikan \[k_n := \eta T^{n+1}G: T^{n+1}G \to T^{n+2}G .\] Ingat pula bahwa morfisme muka \(d_i:T^{n+1}G\to T^nG\) pada \(G\mathrm{Bar}(F,G)\) ialah \(T^i\mu T^{n-i-1}G\) jika \(0\leq i<n\), dan \(T^nG\epsilon\) jika \(i=n\); morfisme augmentasinya ialah \(G\epsilon:TG\to G\) (perhatikan bahwa notasi ini berbeda dari notasi dalam Definisi rujukan). Syarat dapat dikontraksi dari kiri kini diverifikasi satu demi satu.

Pertama, identitas segitiga bagi adjungsi memberikan \((G\epsilon)k_{-1}=(G\epsilon)(\eta G)=\ensuremath{\mathrm{id}}_G\).

Kedua, \((T,\mu,\eta)\) adalah monad, sehingga \(\mu(\eta T)=\ensuremath{\mathrm{id}}_T\). Jika \(n\geq0\), komposisikan kedua ruas di sebelah kanan dengan \(T^nG\) untuk memperoleh \(d_0k_n=\mu T^nG\cdot\eta T^{n+1}G=\ensuremath{\mathrm{id}}_{T^{n+1}G}\).

Terakhir, berdasarkan naturalitas \(\eta\), diagram berikut komutatif bila \(1\leq i\leq n+1\):

\(d_1k_0=k_{-1}(G\epsilon)\) ketika \(i=1\) dan \(n=0\), serta \(d_ik_n=k_{n-1}d_{i-1}\) ketika \(n\geq1\). Pernyataan terbukti.

Walaupun kontraktibilitas \(G\mathrm{Bar}(F,G)\) tidak selalu mengakibatkan \(\mathrm{Bar}(F,G)\) dapat dikontraksi, Proposisi rujukan sudah memadai untuk penerapan selanjutnya. Latihan bab ini akan memperkenalkan hasil-hasil lain mengenai sifat dapat dikontraksi. Dalam kasus kategori aditif, makna “resolusi” juga dapat diangkat ke tingkat kompleks rantai dan dengan demikian dipahami melalui aljabar linear. Mula-mula, menurut Definisi rujukan, objek simplisial teraugmentasi \(X\) dalam kategori aditif memberikan augmentasi \(\mathrm{C}^{\mathrm{aug}}X\) dari kompleks rantai \(\mathrm{C}X\). Jika morfisme identitas suatu kompleks rantai homotopik terhadap nol, kompleks rantai itu sendiri disebut homotopik nol.

Teorema. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori aditif dan diberikan pasangan adjoin

\(\mathrm{Bar}(F,G)\) dalam \(\operatorname{End}(\mathcal{B})\) (atau \(G\mathrm{Bar}(F,G)\) dalam \(\mathcal{A}^{\mathcal{B}}\)).

  • Perhatikan bahwa \(\mathcal{A}^{\mathcal{B}}\) kategori aditif (lihat bagian pertama §rujukan). Kompleks rantai \(\mathrm{C}^{\mathrm{aug}}\bigl(G\mathrm{Bar}(F,G)\bigr)\) dari Definisi rujukan homotopik nol.

  • Untuk setiap \(Y\in\operatorname{Ob}(\mathcal{B})\), evaluasi suku demi suku \(\mathrm{Bar}(F,G)\) (atau \(G\mathrm{Bar}(F,G)\)) pada \(Y\). Ini menghasilkan objek simplisial teraugmentasi \(\mathrm{Bar}(Y)\) dalam \(\mathcal{B}\) (atau \(G\mathrm{Bar}(Y)\) dalam \(\mathcal{A}\)), dan kompleks rantai \(\mathrm{C}^{\mathrm{aug}}\bigl(G\mathrm{Bar}(Y)\bigr)\) dalam \(\mathcal{A}\) homotopik nol.

Bukti. Proposisi rujukan menunjukkan bahwa \(G\mathrm{Bar}(F,G)\) dapat dikontraksi dari kiri. Karena syarat dapat dikontraksi bersifat absolut, \(G\mathrm{Bar}(Y)\) yang diperoleh melalui funktor evaluasi \(\mathrm{ev}_Y:\mathcal{A}^{\mathcal{B}}\to\mathcal{A}\) secara alami juga dapat dikontraksi dari kiri. Terapkan Proposisi rujukan pada kedua objek tersebut.

Sekarang misalkan \(\mathcal{A}\) dan \(\mathcal{B}\) keduanya kategori aditif. Untuk pasangan adjoin seperti dalam Teorema rujukan dan \(Y\in\operatorname{Ob}(\mathcal{B})\), karena \(\mathrm{Bar}(Y)_{-1}=Y\), dari \(\mathrm{C}^{\mathrm{aug}}(\mathrm{Bar}(Y))\) diperoleh morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{B})\) \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:bar-resolution}{} \epsilon_Y: \mathrm{C}(\mathrm{Bar}(Y)) \to Y; \end{equation}\] morfisme ini kanonik dalam \(Y\), dan bagian berderajat nolnya tepat morfisme augmentasi \(\epsilon_Y:FG(Y)\to Y\) dari \(\mathrm{Bar}(Y)\), sehingga notasinya sesuai.

Korolari. Misalkan diberikan pasangan adjoin antara kategori abelian1

\(Y\in\operatorname{Ob}(\mathcal{B})\). Morfisme yang diperoleh dengan menerapkan \(G\) suku demi suku pada persamaan, yaitu \[G\epsilon_Y: \mathrm{C}(G\mathrm{Bar}(Y)) \to GY ,\] merupakan kuasi-isomorfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}(\mathcal{A})\).

Bukti. Teorema rujukan mengakibatkan \(\mathrm{C}^{\mathrm{aug}}(G\mathrm{Bar}(Y))\) asiklik, dan hasilnya langsung mengikuti.

Contoh (Resolusi bar modul serta homologi/kohomologi Hochschild). Misalkan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif dan \(R\) sebuah aljabar-\(\Bbbk\). Tuliskan \(\otimes:=\otimes_{\Bbbk}\). Menurut Contoh rujukan, komonad yang ditentukan oleh pasangan adjoin \[\text{READERDIAGRAM0004}\] ialah endofunktor \(L:M\mapsto R\otimes M\) pada \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Terdapat versi serupa untuk modul-\(R\) kanan, yang tidak akan diulangi di sini.

Sekarang terapkan konstruksi bar. Untuk setiap modul-\(R\) kiri \(M\) kita terdapat morfisme kanonik dalam \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}})\) \[\epsilon_M: \mathrm{C}(\mathrm{Bar}(M)) \to M;\] morfisme ini kuasi-isomorfisme karena Korolari rujukan memastikan bahwa \(\epsilon_M\) kuasi-isomorfisme pada tingkat \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Secara terperinci, \[\mathrm{C}(\mathrm{Bar}(M))_n = L^{n+1}(M) = R^{\otimes (n+1)} \otimes M.\] Menurut Contoh rujukan dan deskripsi \(L\to\ensuremath{\mathrm{id}}\) dalam Contoh rujukan (yakni “mengalikan ke dalam”), pemetaan \(L^{n+1}(M)\to L^n(M)\) ialah \[\begin{multline*} \partial_n: r_0 \otimes \cdots \otimes r_n \otimes x \mapsto \\ \sum_{k=0}^{n-1} (-1)^k \cdots \otimes r_k r_{k+1} \otimes \cdots \otimes x + (-1)^n r_0 \otimes \cdots \otimes r_{n-1} \otimes r_n x, \end{multline*}\] dengan \(x\in M\) dan \(r_i\in R\). Rumus ini tetap bermakna ketika \(n=0\) (\(r_0\otimes x\mapsto r_0x\)), dan dengan demikian memberikan versi teraugmentasi \(\epsilon:\mathrm{C}(\mathrm{Bar}(M))\to M\), yaitu \(\mathrm{C}^{\mathrm{aug}}(\mathrm{Bar}(M))\).

Sekarang perhatikan kasus khusus \(M=R\). Dalam hal ini \[\begin{align*} \mathrm{C}(\mathrm{Bar}(R))_n & = R^{\otimes (n+2)} = R \otimes R^{\otimes n} \otimes R, \\ \partial_n(r_0 \otimes \cdots \otimes r_{n+1}) & = \sum_{k=0}^n (-1)^k \cdots \otimes r_k r_{k+1} \otimes \cdots. \end{align*}\]

Walaupun \(\mathrm{C}(\mathrm{Bar}(R))\) beserta augmentasinya \(\mathrm{C}^{\mathrm{aug}}(\mathrm{Bar}(R))\) secara definisi merupakan kompleks rantai modul-\(R\) kiri, deskripsi di atas memperkaya keduanya menjadi kompleks rantai bimodul-\((R,R)\): \(R\) bekerja melalui perkalian kiri pada faktor pertama dan perkalian kanan pada faktor terakhir dari \(R\otimes R^{\otimes n}\otimes R\). Pengayaan struktur ini bukan kebetulan. Karena \(\mathrm{C}^{\mathrm{aug}}(\mathrm{Bar}(\mathord\cdot))\) adalah funktor, setiap endomorfisme \(R\) sebagai modul-\(R\) kiri (misalnya perkalian kanan) terangkat secara alami ke seluruh konstruksi bar.

Dibandingkan dengan Definisi rujukan, tampak langsung bahwa ini persis merupakan kompleks rantai yang digunakan untuk mendefinisikan homologi dan kohomologi Hochschild: \[\mathrm{C}(\mathrm{Bar}(R)) = \mathsf{B} R, \quad \mathrm{C}^{\mathrm{aug}}(\mathrm{Bar}(R)) = \mathsf{B}' R.\] Perhatikan pula bahwa Lema rujukan hanyalah kasus khusus Teorema rujukan.

Tuliskan \(R^e:=R\otimes R^{\operatorname{op}}\) dan, menurut Konvensi rujukan, identifikasikan modul-\(R^e\) kiri, bimodul-\((R,R)\), dan modul-\(R^e\) kanan. Dari sudut pandang ini, homologi Hochschild \(\operatorname{HH}_\bullet(M)\) (atau kohomologi Hochschild \(\operatorname{HH}^\bullet(M)\)) dari bimodul \(M\) merupakan versi turunan dari \(M\ensuremath{\underset{R^e}{\otimes}}R\) (atau \(\operatorname{Hom}_{R^e}(R,M)\)): bimodul \(R\) diganti oleh resolusi barnya \(\mathrm{C}(\mathrm{Bar}(R))\), lalu homologi (atau kohomologi) dihitung.

Gagasan penggantian ini muncul di mana-mana dalam studi funktor turunan dan kategori turunan, tetapi situasi di sini agak berbeda. Dalam kerangka dan , pengganti \(R\) seharusnya berupa resolusi datarnya (atau resolusi projektifnya) sebagai bimodul. Dengan demikian diperoleh \(\operatorname{Tor}^{R^e}_\bullet(M,R)\) (atau \(\operatorname{Ext}^\bullet_{R^e}(R,M)\)), ataupun objek yang bersesuaian dalam kategori turunan. Contoh rujukan (atau Contoh rujukan) menunjukkan bahwa jika \(R\) datar (atau projektif) sebagai modul-\(\Bbbk\), objek-objek tersebut isomorfik secara alami dengan \(\operatorname{HH}_\bullet(M)\) (atau \(\operatorname{HH}^\bullet(M)\)); dalam kasus umum, hal ini belum tentu benar.

Contoh (Resolusi bar dan homologi grup). Misalkan \(\Gamma\) sebuah grup. Lanjutkan pembahasan Contoh rujukan untuk aljabar grup \(R:=\Bbbk[\Gamma]\); dalam kasus ini \(M\) sama dengan sebuah modul-\(\Gamma\) kiri dalam arti §rujukan. Ingat bahwa \((\mathord\cdot)_{\Gamma}:\Gamma\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) ialah funktor koinvarian. Akan ditunjukkan bahwa \(\epsilon_M:\mathrm{C}(\mathrm{Bar}(M))\to M\) merupakan resolusi \((\mathord\cdot)_{\Gamma}\)-asiklik dalam \(\Gamma\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) (Konvensi rujukan). Sifat kuasi-isomorfismenya telah diketahui. Untuk melihat bahwa setiap \(\mathrm{Bar}(M)_n=\Bbbk[\Gamma]^{\otimes(n+1)}\otimes M\) bersifat \((\mathord\cdot)_{\Gamma}\)-asiklik, mula-mula Lema Shapiro (Teorema rujukan) memberikan, untuk setiap modul-\(\Bbbk\) \(P\), \[\operatorname{H}_k(\Gamma, \Bbbk[\Gamma] \otimes P ) = \operatorname{H}_k\left( \Gamma, \operatorname{ind}^{\Gamma}_{\{1\}}(P) \right) \simeq \operatorname{H}_k(\{1\}, P),\] dan ruas kanan selalu \(0\) bila \(k>0\). Terapkan ini pada \(P=\Bbbk[\Gamma]^{\otimes n}\otimes M\) untuk memperoleh klaim tersebut.

Karena itu, Korolari rujukan mengakibatkan \(\operatorname{H}_n(\Gamma,M)\simeq \operatorname{H}_n\bigl(\mathrm{C}((\mathrm{Bar}(M)_{\Gamma}))\bigr)\); di sini funktor \((\mathord\cdot)_{\Gamma}\) dapat diterapkan baik pada objek simplisial maupun, secara ekuivalen, pada kompleks rantai yang bersesuaian. Hal ini menafsirkan homologi grup sebagai homologi komonad dalam arti latihan bab ini. Lebih tepatnya, mengambil koinvarian-\(\Gamma\) dari \(\mathrm{Bar}(M)_n\) sama dengan menghilangkan faktor tensor pertama dalam \(\Bbbk[\Gamma]^{\otimes(n+1)}\otimes M\) melalui \(\Bbbk[\Gamma]\twoheadrightarrow\Bbbk\), sehingga diperoleh \(\Bbbk[\Gamma]^{\otimes n}\otimes M\). Dengan identifikasi ini, \(\mathrm{Bar}(M)_{n,\Gamma}\to\mathrm{Bar}(M)_{n-1,\Gamma}\) diberikan oleh \[\begin{multline*} g_1 \otimes \cdots \otimes g_n \otimes x \mapsto g_2 \otimes \cdots \otimes g_n \otimes x + \sum_{k=1}^{n-1} (-1)^k \cdots \otimes g_k g_{k+1} \otimes \cdots \otimes x \\ + (-1)^n g_1 \otimes \cdots \otimes g_{n-1} \otimes g_n x, \end{multline*}\] dengan \(g_i\in\Gamma\) dan \(x\in M\). Dibandingkan dengan Proposisi rujukan, tampak langsung bahwa \(\mathrm{C}(\mathrm{Bar}(M))_{\Gamma}\) persis merupakan kompleks rantai standar yang menghitung \(\operatorname{H}_n(\Gamma,M)\).


  1. Di sini \(F\) dan \(G\) tentu funktor aditif; lihat Korolari rujukan.↩︎

Objek bisimplisial

Kita mulai dengan beberapa definisi umum. Untuk objek-objek \([m_1],\ldots,[m_n]\) dari \(\ensuremath{\bm\Delta}\), mulai sekarang objek \(([m_1],\ldots,[m_n])\) dari \((\ensuremath{\bm\Delta})^n\) juga akan ditulis sebagai \([m_1]\times\cdots\times[m_n]\) agar lebih ringkas.

Definisi. Misalkan \(\mathcal{C}\) kategori sebarang dan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq1}\). Sebuah funktor berbentuk \(X:(\ensuremath{\bm\Delta}^{\operatorname{op}})^n\to\mathcal{C}\) (atau \(\ensuremath{\bm\Delta}^n\to\mathcal{C}\)) disebut objek simplisial \(n\)-lipat (atau objek kosimplisial \(n\)-lipat) dalam \(\mathcal{C}\); morfismenya ialah morfisme antarfunktor tersebut. Bila \(n=2\), objek yang bersesuaian disebut objek bisimplisial (atau bikosimplisial). Nilai objek simplisial \(n\)-lipat (atau kosimplisial \(n\)-lipat) \(X\) pada \([m_1]\times\cdots\times[m_n]\) ditulis sebagai \(X_{m_1,\ldots,m_n}\) (atau \(X^{m_1,\ldots,m_n}\)).

Jadi, objek simplisial \(n\)-lipat ditentukan oleh keluarga objek \(X_{m_1,\ldots,m_n}\), dengan \(m_1,\ldots,m_n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\), beserta morfisme mukanya \[{}^k d_i: X_{m_1, \ldots, m_n} \to X_{\ldots, m_k - 1, \ldots}, \quad 1 \leq k \leq n, \quad 0 \leq i \leq m_k\] dan morfisme degenerasinya \[{}^k s_j: X_{m_1, \ldots, m_n} \to X_{\ldots, m_k + 1, \ldots}, \quad 1 \leq k \leq n, \quad 0 \leq j \leq m_k .\] Morfisme-morfisme tersebut disyaratkan memenuhi persamaan untuk setiap \(k\), dan morfisme yang bersesuaian dengan nilai-nilai \(k\) yang berbeda harus saling komutatif. Ini tidak lain adalah versi multivariabel Definisi rujukan. Secara lebih umum, untuk setiap morfisme dalam \(\ensuremath{\bm\Delta}^n\) \[f:[m_1]\times\cdots\times[m_n]\to[m'_1]\times\cdots\times[m'_n],\] terdapat tarikan balik yang bersesuaian \(f^*:X_{m'_1,\ldots,m'_n}\to X_{m_1,\ldots,m_n}\). Kasus objek kosimplisial \(n\)-lipat bersifat dual.

Contoh. Ambil \(\mathcal{C}=\ensuremath{\mathsf{Set}}\). Seperti dalam Definisi rujukan, kita dapat mendefinisikan himpunan simplisial \(n\)-lipat standar \[\Delta^{p_1, \ldots, p_n} := \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\bm\Delta}^n}\left(\cdot, [p_1] \times \cdots \times [p_n] \right).\] Selanjutnya ambil \(\mathcal{C}=\ensuremath{\mathsf{Ab}}\). Dengan meniru Definisi rujukan, untuk setiap himpunan simplisial \(n\)-lipat \(K\) kita dapat mendefinisikan objek simplisial \(n\)-lipat \(\ensuremath{\mathbb{Z}}K\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\). Memberikan morfisme \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\Delta^{p_1,\ldots,p_n}\to X\) sama artinya dengan memberikan suatu elemen dari \(X_{p_1,\ldots,p_n}\).

Jika \(\mathcal{C}\) kategori kecil, kategori semua objek simplisial \(n\)-lipat dinotasikan oleh \(\ensuremath{\mathsf{s}}^n\mathcal{C}\). Jadi \(\ensuremath{\mathsf{s}}^1\mathcal{C}=\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{C}\), sedangkan bila \(n>1\), \[\ensuremath{\mathsf{s}}^n\mathcal{C}=\ensuremath{\mathsf{s}}\bigl(\ensuremath{\mathsf{s}}^{n-1}\mathcal{C}\bigr) =\ensuremath{\mathsf{s}}^{n-1}\bigl(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{C}\bigr),\] dan seterusnya. Kasus objek kosimplisial \(n\)-lipat serupa. Objek semisimplisial dalam Catatan rujukan jelas memiliki versi \(n\)-lipat, yang diperoleh dengan menghapus morfisme degenerasi dan syarat-syarat terkait dari definisi di atas.

Definisi. Dengan notasi di atas, funktor diagonal \(d:\ensuremath{\mathsf{s}}^n\mathcal{C}\to\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{C}\) memetakan objek simplisial \(n\)-lipat \(X\) ke objek simplisial \[d(X)_n := X_{n, \ldots, n},\] dengan morfisme muka dan degenerasi yang berturut-turut didefinisikan sebagai \(d_i=\prod_k{}^kd_i\) dan \(s_j=\prod_k{}^ks_j\). Pada tingkat morfisme, funktor ini didefinisikan dengan cara yang jelas. Secara ekuivalen, \(d(X)\) adalah komposisi \(X\) dengan pembenaman diagonal \(\ensuremath{\bm\Delta}^{\operatorname{op}}\to(\ensuremath{\bm\Delta}^{\operatorname{op}})^n\). Kasus objek kosimplisial sepenuhnya dual.

Contoh. Misalkan \((\mathcal{C},\otimes)\) kategori monoidal, misalnya \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\) dengan hasil kali \(\times\). Untuk \(X_1,\ldots,X_n\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{C})\), kita memperoleh sebuah objek dari \(\ensuremath{\mathsf{s}}^n\mathcal{C}\) yang suku \((m_1,\ldots,m_n)\)-nya ialah \(X_{1,m_1}\otimes\cdots\otimes X_{n,m_n}\). Objek simplisial \(n\)-lipat ini dinotasikan oleh \[X_1 \boxtimes \cdots \boxtimes X_n \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{s}}^n \mathcal{C}).\]

Objek tersebut jangan dikacaukan dengan \(X_1\otimes\cdots\otimes X_n\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{C})\) dari Definisi rujukan; hubungan keduanya ialah \[X_1 \otimes \cdots \otimes X_n = d(X_1 \boxtimes \cdots \boxtimes X_n).\] Contoh dasarnya diperoleh dari kategori monoidal \((\ensuremath{\mathsf{Set}},\times)\). Dalam hal ini \(\Delta^{p_1}\boxtimes\cdots\boxtimes\Delta^{p_n} =\Delta^{p_1,\ldots,p_n}\), sedangkan \(\Delta^{p_1}\otimes\cdots\otimes\Delta^{p_n} =\Delta^{p_1}\times\cdots\times\Delta^{p_n}\), yaitu himpunan simplisial yang diperoleh dengan mengambil hasil kali suku demi suku.

Objek simplisial \(n\)-lipat berperan penting dalam teori homotopi dan penerapannya. Bagian ini terutama membahas kategori abelian, dengan fokus pada kasus khusus \(n=2\). Langkah pertama ialah memperkenalkan suatu varian dari Definisi rujukan. Ingatlah definisi bikompleks dalam Definisi rujukan, atau lebih tepatnya versi kompleks rantainya. Kategori bikompleks rantai dinotasikan oleh \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}^2(\cdots)\), dan \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}^2_{\geq0}(\cdots)\) didefinisikan serupa. Untuk objek bisemisimplisial, kita juga memperkenalkan notasi \[\ensuremath{{}^\vartriangleright d}_i := {}^1 d_i , \quad \ensuremath{{}^\vartriangle d}_i := {}^2 d_i,\] untuk morfisme muka pada arah “horizontal” dan “vertikal”. Untuk objek bisimplisial, morfisme degenerasi dinotasikan secara serupa oleh \(\ensuremath{{}^\vartriangleright s}_j={}^1s_j\) dan \(\ensuremath{{}^\vartriangle s}_j={}^2s_j\).

Definisi. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori aditif dan \(X\) objek bisemisimplisial dalam \(\mathcal{A}\). Bikompleks rantai tak ternormalisasi (atau bikompleks rantai Moore) yang bersesuaian terdiri atas \(\bigl(X_{p,q}\bigr)_{p,q\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}}\) beserta data \[\begin{align*} \ensuremath{{}^\vartriangleright \partial}_{p, q} & := \sum_{i=0}^p (-1)^i \ensuremath{{}^\vartriangleright d}_i: X_{p, q} \to X_{p-1, q}, \\ \ensuremath{{}^\vartriangle \partial}_{p, q} & := \sum_{i=0}^q (-1)^i \ensuremath{{}^\vartriangle d}_i: X_{p, q} \to X_{p, q-1}. \end{align*}\] Menurut konvensi, \(X_{p,q}:=0\) bila \((p,q)\notin\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}^2\). Bikompleks rantai yang diperoleh dinotasikan \(\mathrm{C}^2X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{Ch}}^2(\mathcal{A}))\).

Untuk menunjukkan bahwa ini benar-benar sebuah bikompleks rantai, kita harus memverifikasi \(\ensuremath{{}^\vartriangleright \partial}_{p-1,q}\ensuremath{{}^\vartriangleright \partial}_{p,q}=0\), \(\ensuremath{{}^\vartriangle \partial}_{p,q-1}\ensuremath{{}^\vartriangle \partial}_{p,q}=0\), dan \(\ensuremath{{}^\vartriangle \partial}_{p-1,q}\ensuremath{{}^\vartriangleright \partial}_{p,q}=\ensuremath{{}^\vartriangleright \partial}_{p,q-1}\ensuremath{{}^\vartriangle \partial}_{p,q}\). Dua identitas pertama sama persis dengan Definisi rujukan; identitas terakhir langsung mengikuti dari komutativitas \(\ensuremath{{}^\vartriangleright d}_i\) dan \(\ensuremath{{}^\vartriangle d}_j\). Dengan demikian diperoleh funktor aditif \[\mathrm{C}^2: \ensuremath{\mathsf{s}}^2 \mathcal{A} \to \ensuremath{\mathsf{Ch}}^2(\mathcal{A}).\] Karena \((p,q)\notin\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}^2\) mengakibatkan \(X_{p,q}=0\), sekarang kita dapat mendefinisikan kompleks rantai totalnya secara alami sebagai

rujukan menunjukkan bahwa \(\operatorname{tot}X\) benar-benar kompleks rantai. Jadi komposisi funktor \(\operatorname{tot}\circ\mathrm{C}^2:\ensuremath{\mathsf{s}}^2\mathcal{A}\to \ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{A})\) terdefinisi. Konstruksi yang sama dapat diterapkan pada objek simplisial \(n\)-lipat di atas \(\mathcal{A}\) untuk memperoleh funktor \(\mathrm{C}^n:\ensuremath{\mathsf{s}}^n\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Ch}}^n(\mathcal{A})\) beserta kompleks total rantai yang bersesuaian; lihat Catatan rujukan.

Contoh. Misalkan \(\mathcal{A}\) memiliki struktur kategori monoidal sedemikian rupa sehingga bifunktor \(\otimes:\mathcal{A}\times\mathcal{A}\to\mathcal{A}\) aditif dalam setiap variabel. Jika \(C_1,C_2\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{A}))\), kita memperoleh secara alami bikompleks rantai \(C_1\boxtimes C_2\) dengan suku \((p,q)\) berupa \(C_{1,p}\otimes C_{2,q}\) dan dengan \(\ensuremath{{}^\vartriangleright \partial}\) serta \(\ensuremath{{}^\vartriangle \partial}\) masing-masing berasal dari \(C_1\) dan \(C_2\). Jika \(A,B\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A})\), terdapat hubungan sederhana antara bikompleks rantai \(\mathrm{C}A\boxtimes\mathrm{C}B\) dan objek bisimplisial \(A\boxtimes B\) dari Contoh rujukan: \[\mathrm{C}^2 (A \boxtimes B) = \mathrm{C}A \boxtimes \mathrm{C}B.\] Selain itu, \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{A})\) menjadi kategori monoidal dengan \[C_1 \otimes C_2 := \operatorname{tot}(C_1 \boxtimes C_2),\] dan unitnya jelas \(\ensuremath{\bm{1}}\) yang ditempatkan pada suku berderajat nol.

Definisi rujukan memberikan funktor aditif \(d:\ensuremath{\mathsf{s}}^2\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A}\). Tujuan bagian ini ialah menjelaskan, dengan asumsi \(\mathcal{A}\) kategori abelian, hubungan di antara funktor-funktor \[\operatorname{tot}\circ \mathrm{C}^2 , \; \mathrm{C} \circ d: \; \ensuremath{\mathsf{s}}^2 \mathcal{A} \rightrightarrows \ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq 0}(\mathcal{A}).\] Hubungan ini melibatkan shuffle-\((p,q)\) \(\sigma\) dari Definisi rujukan dan tandanya \(\operatorname{sgn}(\sigma)\) dari Definisi rujukan.

Definisi. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori aditif dan \(X\) objek bisimplisial dalam \(\mathcal{A}\). Untuk \((p,q)\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}^2\) yang ditetapkan, tuliskan \(n:=p+q\).

  1. Definisikan \(\overline{\mathrm{EZ}}_{p,q}:X_{p,q}\to X_{n,n}\) sebagai \[\overline{\mathrm{EZ}}_{p, q} := \sum_{\sigma: (p,q)\text{-shuffle}} \operatorname{sgn}(\sigma) \left( \sigma_- \times \sigma_+ : [n] \times [n] \to [p] \times [q] \right)^*.\] Suatu argumen panjang tetapi langsung, yang tidak kita sertakan di sini, menunjukkan bahwa peta-peta tersebut berpadu membentuk morfisme kompleks rantai yang disebut morfisme shuffle atau morfisme Eilenberg–Zilber: \[\overline{\mathrm{EZ}}: \operatorname{tot}(\mathrm{C}^2 X) \to \mathrm{C}(dX).\]

  2. Definisikan \(\overline{\mathrm{AW}}_n:=\sum_{p+q=n}\overline{\mathrm{AW}}_{p,q}: \mathrm{C}(dX)_n\to\operatorname{tot}(\mathrm{C}^2X)_n\), dengan \(\overline{\mathrm{AW}}_{p,q}:X_{n,n}\to X_{p,q}\) didefinisikan sebagai \((\lambda^n_p\times\rho^n_q)^*\), tempat \[\begin{array}{rl} \lambda^n_p: [p] \hookrightarrow [n], & i \mapsto i, \\ \rho^n_q: [q] \hookrightarrow [n], & i \mapsto n - q + i. \end{array}\] Dengan cara serupa, peta-peta ini berpadu membentuk morfisme kompleks rantai \(\overline{\mathrm{AW}}:\mathrm{C}(dX)\to\operatorname{tot}(\mathrm{C}^2X)\), yang disebut morfisme Alexander–Whitney.

Morfisme-morfisme ini funktorial bukan hanya terhadap \(X\), melainkan juga terhadap kategori \(\mathcal{A}\) dan funktor-funktor di antara kategori semacam itu. Morfisme-morfisme tersebut mula-mula diperkenalkan dalam topologi, dalam kaitannya dengan homologi hasil kali ruang. Selanjutnya kita perkenalkan versi ternormalisasi dari \(\overline{\mathrm{EZ}}\) dan \(\overline{\mathrm{AW}}\). Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian bermonoidal sedemikian rupa sehingga \(\otimes:\mathcal{A}\times\mathcal{A}\to\mathcal{A}\) aditif dalam setiap variabel. Ambil \(A,B\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A})\). Karena \(\mathrm{C}^2(A\boxtimes B)=\mathrm{C}A\boxtimes\mathrm{C}B\), kita punya \[\mathrm{C}A \otimes \mathrm{C}B := \operatorname{tot}\left( \mathrm{C}A \boxtimes \mathrm{C}B \right) = \operatorname{tot}\, \mathrm{C}^2 (A \boxtimes B).\] Kita juga menggunakan notasi yang disederhanakan \[\begin{gather*} A \otimes B := d(A \boxtimes B), \\ \mathrm{N}A \otimes \mathrm{N}B := \operatorname{tot}\left( \mathrm{N}A \boxtimes \mathrm{N}B \right). \end{gather*}\]

Lema. Tinjau kategori abelian bermonoidal \(\mathcal{A}\) di atas. Ingat bahwa untuk setiap \(Y\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{s}}(\mathcal{A}))\), Proposisi rujukan mengidentifikasikan \(\mathrm{N}Y\) dengan \(\mathrm{C}Y/\text{bagian degenerat}\). Di bawah identifikasi ini, morfisme \(\overline{\mathrm{AW}}\) dan \(\overline{\mathrm{EZ}}\) masing-masing berfaktor secara unik melalui diagram komutatif berikut:

Bukti. Untuk \(\mathrm{AW}\), cukup diverifikasi, untuk semua \(p,q\geq0\) dan \(n:=p+q\), persamaan morfisme dalam \(\ensuremath{\bm\Delta}\) \[\begin{align*} \lambda^n_p \circ \mathrm{s}^j & = \mathrm{s}^j \circ \lambda^{n+1}_{p+1}, \\ \rho^n_q \circ \mathrm{s}^j & = \mathrm{s}^{j+n-q} \circ \rho^{n+1}_{q+1}, \end{align*}\] dengan syarat pada \(j\) masing-masing \(0\leq j\leq p\) dan \(0\leq j\leq q\). Verifikasi ini langsung.

Untuk \(\mathrm{EZ}\), misalkan \(\sigma\) sebuah shuffle-\((p,q)\) dan \(0\leq j\leq p-1\). Tinjau pembatasan \(\overline{\mathrm{EZ}}_{p,q}\) pada \(\operatorname{im}(s_j)\otimes B_q\). Pembahasan sebelumnya mengenai shuffle-\((p,q)\) menunjukkan bahwa terdapat tepat satu \(0\leq k<n:=p+q\) sedemikian rupa sehingga \(\sigma_-(k)=j\) dan \(\sigma_-(k+1)=j+1\); pada saat yang sama \(\sigma_+(k+1)=\sigma_+(k)\). Ini memberikan persamaan dalam \(\ensuremath{\bm\Delta}\) \[\begin{align*} \mathrm{s}^j \sigma_- \underbracket{\mathrm{d}^k \mathrm{s}^k}_{[n] \leftarrow [n]} & = \mathrm{s}^j \sigma_- : [n] \to [p-1] , \\ \sigma_+ \mathrm{d}^k \mathrm{s}^k & = \sigma_+ : [n] \to [q] . \end{align*}\]

Dengan menarik balik sepanjang persamaan-persamaan ini, kita melihat bahwa \(\overline{\mathrm{EZ}}_{p,q}|_{\operatorname{im}(s_j)\otimes B_q}\) terkandung dalam bagian yang degenerat melalui \(s_k\). Kasus \(0\leq j\leq q-1\) dan \(\overline{\mathrm{EZ}}_{p,q}|_{A_p\otimes\operatorname{im}(s_j)}\) ditangani dengan cara yang sama.

Hasil berikut juga disebut teorema Eilenberg–Zilber yang diperumum.

Teorema (S. Eilenberg, J. A. Zilber, P. Cartier). Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian dan \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{s}}^2\mathcal{A})\). Morfisme kanonik yang didefinisikan di atas,

Bukti. Karena \(\ensuremath{\mathsf{s}}^2\mathcal{A}\simeq\ensuremath{\mathsf{s}}(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A})\) dan \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}^2_{\geq0}(\mathcal{A})\simeq \ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{A}))\), korespondensi Dold–Kan memiliki versi ganda, yang tetap kita tulis sebagai ekuivalensi kategori \(\Gamma:\ensuremath{\mathsf{Ch}}^2_{\geq0}(\mathcal{A})\to\ensuremath{\mathsf{s}}^2\mathcal{A}\). Karena itu, kita boleh mengandaikan \(X=\Gamma A\) untuk \(A\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{Ch}}^2_{\geq0}(\mathcal{A}))\). Jika \(p+q>n\) mengakibatkan \(A_{p,q}=0\), kita katakan bahwa \(A\) berderajat \(\leq n\).

Mula-mula andaikan \(\mathcal{A}=\ensuremath{\mathsf{Ab}}\), dengan struktur monoidal dari hasil kali tensor \(\otimes=\otimes_{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\). Perhatikan bahwa \(\operatorname{tot}\), \(\mathrm{C}^2\), \(\mathrm{C}\), dan \(d\) semuanya funktor aditif eksak kanan dan mempertahankan jumlah langsung sebarang. Morfisme kanonik \(\overline{\mathrm{EZ}}\) dan \(\overline{\mathrm{AW}}\) juga kompatibel dengan jumlah langsung sebarang. Tuliskan \(A\) sebagai gabungan terfilter subobjek-subobjek hingga. Karena kolimit terfilter \(\varinjlim\) mempertahankan homologi, masalah tereduksi pada kasus \(A\) berderajat \(\leq n\) untuk suatu \(n\geq0\) tetap. Kita berargumen dengan induksi pada \(n\).

Trunkasi brutal pada \(A\) memberikan barisan eksak pendek \(0\to A'\to A\to A''\to0\), dengan

Deskripsi funktor \(\Gamma\) memperlihatkan bahwa \(0\to\Gamma A'\to\Gamma A\to\Gamma A''\to0\) juga barisan eksak pendek yang terbelah suku demi suku dalam \(\ensuremath{\mathsf{s}}^2\ensuremath{\mathsf{Ab}}\). Secara ketat, di sini diperlukan versi ganda \(\Gamma\), tetapi bentuknya serupa.

Dengan demikian diperoleh diagram komutatif dengan baris-baris eksak dari kompleks rantai

\(A''\). Dengan kata lain, di bawah hipotesis induksi, masalah semula hanya bergantung pada \((A_{p,q})_{p+q=n}\).

Karena itu, kita cukup menangani kasus ketika \(A\) adalah jumlah langsung beberapa salinan \(C\otimes(\mathrm{N}(\ensuremath{\mathbb{Z}}\Delta^p)\boxtimes \mathrm{N}(\ensuremath{\mathbb{Z}}\Delta^q))\), dengan \(p+q=n\) dan \(C\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{Ab}})\). Selanjutnya kita dapat mereduksinya ke satu salinan untuk satu pasangan \((p,q)\), lalu mengeluarkan \(\ensuremath{\mathrm{id}}_C\) dari semua pemetaan untuk mereduksi pada kasus khusus \(C=\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Perhatikan bahwa bagian \(\mathrm{N}(\ensuremath{\mathbb{Z}}\Delta^p)\) pada derajat kurang dari \(p\) tidak memengaruhi masalah; hal yang sama berlaku dengan \(q\) sebagai pengganti \(p\). Sejalan dengan itu, \(X=\Gamma A\simeq\ensuremath{\mathbb{Z}}(\Delta^p\times\Delta^q)\). Berdasarkan Teorema rujukan dan Lema rujukan, cukup dibuktikan bahwa

Poset \([p]\), \([q]\), dan \([p]\times[q]\) masing-masing memiliki elemen terkecil \(0\) atau \((0,0)\), sehingga ekuivalensi homotopi \(\mathrm{N}i\) dan \(\mathrm{N}q\) dari Contoh rujukan berlaku. Mudah diperiksa bahwa diagram berikut komutatif:

\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\otimes\ensuremath{\mathbb{Z}}\simeq\ensuremath{\mathbb{Z}}\) memetakan \(1\otimes1\) ke \(1\). Verifikasi komutativitas hanya melibatkan suku berderajat nol dari \(\mathrm{EZ}\) dan \(\mathrm{AW}\), sehingga langsung. Ini membuktikan persamaan.

Sekarang kita kembali ke kategori \(\mathcal{A}\) yang lebih umum. Andaikan terdapat funktor setia eksak (Proposisi rujukan) \(F:\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Ab}}\). Secara definisi, \(\operatorname{tot}\), \(\mathrm{C}^2\), \(\mathrm{C}\), dan \(d\) komutatif dengan \(F\), sedangkan \(\overline{\mathrm{EZ}}\) dan \(\overline{\mathrm{AW}}\) jelas kompatibel dengan \(F\). Sifat setia dan eksak lalu mereduksi masalah ke kasus yang telah diketahui, yaitu \(\mathcal{A}=\ensuremath{\mathsf{Ab}}\).

Jika \(\mathcal{A}\) memiliki generator projektif, misalnya \(\mathcal{A}=\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\) untuk suatu gelanggang \(R\), selalu ada funktor setia eksak menuju \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\). Untuk kategori abelian umum \(\mathcal{A}\), keberadaan \(F\) dijamin oleh Teorema Freyd–Mitchell rujukan; untuk itu, semesta Grothendieck dapat diperbesar seperlunya agar \(\mathcal{A}\) menjadi kategori kecil.

Catatan (Struktur monoidal). Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori monoidal dan \(\otimes\) aditif dalam setiap variabel. Lema rujukan telah memberikan morfisme kanonik berbentuk

\(A,B\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A})\). Kasus khusus teorema Eilenberg–Zilber yang diperumum untuk \(X=A\boxtimes B\) menyatakan bahwa morfisme-morfisme tersebut saling invers pada tingkat homologi. Ingatlah bahwa \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{A})\) juga kategori monoidal (Contoh rujukan), dan terdapat morfisme yang jelas

Dari sudut pandang abstrak, morfisme shuffle (atau morfisme Alexander–Whitney) memberikan struktur funktor monoidal longgar kanan (atau longgar kiri) pada \(\mathrm{C}\) dan \(\mathrm{N}\); lihat [Li1]. Untuk morfisme shuffle, secara kasar ini berarti bahwa \(\overline{\mathrm{EZ}}_{p,q}\) dan \(\mathrm{EZ}_{p,q}\) memenuhi asosiativitas dan kompatibel dengan unit; kasus \(\overline{\mathrm{AW}}\) dan \(\mathrm{AW}\) bersifat dual. Pernyataan-pernyataan ini pun dapat diverifikasi secara langsung, meskipun panjang. Misalnya, asosiativitas morfisme shuffle melibatkan persamaan, sedangkan kasus morfisme Alexander–Whitney lebih sederhana.

Jika \(\mathcal{A}\) kategori monoidal simetris, \(\overline{\mathrm{EZ}}\) dan \(\mathrm{EZ}\) juga mempertahankan struktur braid Koszul yang diperkenalkan dalam persamaan. Untuk \(\overline{\mathrm{EZ}}\), hal ini setara dengan komutativitas diagram berikut dalam \(\mathcal{A}\): \[\text{READERDIAGRAM0007}\] Di sini \(p,q\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\). Peta \(\mathrm{swap}\) pada kedua kolom berasal dari struktur braid \(c(X,Y):X\otimes Y\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}Y\otimes X\) pada \(\mathcal{A}\) beserta aksinya yang terinduksi suku demi suku pada objek simplisial; peta itu sendiri tidak melibatkan tanda. Bukti langsung mengikuti definisi dan persamaan. Sebaliknya, \(\overline{\mathrm{AW}}\) dan \(\mathrm{AW}\) tidak selalu kompatibel dengan struktur braid.

Secara garis besar, funktor korespondensi Dold–Kan \(\mathrm{N}\) dari Teorema rujukan, beserta versi tak ternormalisasinya \(\mathrm{C}\), bersifat monoidal baik dalam arti longgar kanan maupun longgar kiri. Data yang diperlukan masing-masing diberikan oleh morfisme shuffle dan morfisme Alexander–Whitney. Jika \(\mathcal{A}\) kategori monoidal simetris, struktur funktor monoidal longgar kanan itu juga simetris. Konsep funktor monoidal bilonggar [AM10] memberikan perumusan yang lebih tepat bagi struktur-struktur tersebut.

Struktur Tertutup

Tujuan bagian ini adalah menjelaskan struktur tertutup pada \(\ensuremath{\mathsf{sSet}}\) dan \(\ensuremath{\mathsf{sAb}}\). Untuk \(\ensuremath{\mathsf{sSet}}\), struktur ini bersifat tertutup Kartesius dalam pengertian Definisi rujukan; untuk \(\ensuremath{\mathsf{sAb}}\), struktur monoidal dari hasil kali tensorlah yang tertutup. Dengan kata lain, kita hendak mengangkat himpunan \(\operatorname{Hom}\) menjadi objek simplisial yang sesuai. Pertama-tama kita membahas kategori himpunan simplisial \(\ensuremath{\mathsf{sSet}}\), kemudian versinya untuk \(\ensuremath{\mathsf{sAb}}\) dan perbandingannya, melalui korespondensi Dold–Kan, dengan kompleks \(\operatorname{Hom}\). Langkah terakhir memerlukan hasil dari §rujukan.

Definisi. Untuk \(X,Y\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{sSet}})\), definisikan \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(X,Y)=\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\ensuremath{\mathsf{sSet}}}(X,Y)\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{sSet}})\) sebagai berikut: \[\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(X,Y)_n:=\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{sSet}}}(X\times\Delta^n,Y), \qquad n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}.\] Untuk setiap morfisme \(f:[m]\to[n]\) dalam \(\ensuremath{\bm\Delta}\), definisikan \(f^*:\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(X,Y)_n\to\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(X,Y)_m\) sebagai penarikan balik, yakni prakomposisi, sepanjang \[\ensuremath{\mathrm{id}}_X\times f:X\times\Delta^m\to X\times\Delta^n.\] Definisikan pula morfisme evaluasi \[\mathrm{ev}_{X,Y}:\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(X,Y)\times X\to Y\] sebagai berikut: citra \((\varphi,x)\in\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{sSet}}}(X\times\Delta^n,Y)\times X_n\) ialah \(\mathrm{ev}_{X,Y,n}(\varphi,x):=\varphi(x,\ensuremath{\mathrm{id}}_{[n]})\in Y_n\). Ingat bahwa \((\Delta^n)_n=\operatorname{End}_{\ensuremath{\bm\Delta}}([n])\).

Kita harus memeriksa bahwa \(\mathrm{ev}_{X,Y}\) memang morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{sSet}}\). Pemeriksaan ini langsung: untuk \(f:[m]\to[n]\) dan \((\varphi,x)\in\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(X,Y)_n\times X_n\), berlaku \[\begin{align*} \mathrm{ev}_{X,Y,m}\bigl(f^*(\varphi),f^*(x)\bigr) &=((\ensuremath{\mathrm{id}}_X\times f)^*\varphi) \bigl(f^*(x),\ensuremath{\mathrm{id}}_{[m]}\bigr)\\ &=\varphi\bigl( \underbracket{f^*(x),\;f}_{\in X_m\times(\Delta^n)_m}\bigr) =\varphi\bigl(f^*(x),f^*\ensuremath{\mathrm{id}}_{[n]}\bigr)\\ &=f^*\bigl(\varphi(x,\ensuremath{\mathrm{id}}_{[n]})\bigr) =f^*\bigl(\mathrm{ev}_{X,Y,n}(\varphi,x)\bigr). \end{align*}\] Dengan memvariasikan \(X,Y\), konstruksi ini memberikan funktor \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}:\ensuremath{\mathsf{sSet}}^{\operatorname{op}}\times\ensuremath{\mathsf{sSet}}\to\ensuremath{\mathsf{sSet}}\), sedangkan \(\mathrm{ev}\) alami terhadap \(X\) dan \(Y\).

Proposisi. Untuk setiap \(X,Y,Z\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{sSet}})\), terdapat bijeksi kanonik

\(g:X\to\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(Y,Z)\) ke komposisi \[X\times Y\xrightarrow{g\times\ensuremath{\mathrm{id}}_Y} \ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(Y,Z)\times Y\xrightarrow{\mathrm{ev}_{Y,Z}}Z.\] Sebaliknya, bijeksi tersebut memetakan \(h:X\times Y\to Z\) ke morfisme berikut. Untuk \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\) dan \(x\in X_n\), misalkan \(\iota_x:\Delta^n\to X\) morfisme yang bersesuaian dengan \(x\). Citra \(x\) ialah komposisi \[Y\times\Delta^n\xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}_Y\times\iota_x}Y\times X \xrightarrow[\sim]{\text{pertukaran}}X\times Y\xrightarrow{h}Z.\]

Bukti. Pemeriksaan rutin.

Korolari. Bijeksi dalam Proposisi rujukan menjadikan \(\ensuremath{\mathsf{sSet}}\) kategori tertutup Kartesius dalam pengertian Definisi rujukan, dengan bifunktor \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}\).

Bukti. Ingatlah bahwa hasil kali dalam \(\ensuremath{\mathsf{sSet}}\) tidak lain adalah hasil kali himpunan simplisial \(X\times Y\), dan sebagainya. Tinggal membandingkan persamaan dengan bijeksi kanonik dalam Proposisi rujukan.

Teori umum kategori monoidal tertutup (lihat §rujukan) memberikan morfisme kanonik \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(X,Y)\times X\to Y\): morfisme ini adalah citra \(\ensuremath{\mathrm{id}}\) di bawah \[\operatorname{End}_{\ensuremath{\mathsf{sSet}}}\bigl(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(X,Y)\bigr)\xrightarrow{1:1} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{sSet}}}\bigl(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(X,Y)\times X,Y\bigr).\] Dengan menguraikan definisi, terlihat bahwa morfisme tersebut tepat sama dengan \(\mathrm{ev}_{X,Y}\) yang didefinisikan sebelumnya.

Contoh. Proposisi rujukan menyatakan bahwa funktor saraf \(\mathrm{N}\) menanamkan \(\ensuremath{\mathsf{Cat}}\) secara setia penuh ke dalam \(\ensuremath{\mathsf{sSet}}\). Bagaimana \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}\) tercermin pada tingkat kategori? Jawabannya sederhana: untuk setiap kategori kecil \(\mathcal{C}\) dan \(\mathcal{D}\), terdapat isomorfisme kanonik \[\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(\mathrm{N}\mathcal{C},\mathrm{N}\mathcal{D}) \simeq\mathrm{N}(\mathcal{D}^{\mathcal{C}}).\] Memang, \(\mathrm{N}\) memetakan produk kategori ke produk himpunan simplisial, dan \(\mathrm{N}([n])=\Delta^n\). Karena \(\ensuremath{\mathsf{Cat}}\) juga tertutup Kartesius, diperoleh \[\begin{multline*} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{sSet}}}(\mathrm{N}\mathcal{C}\times\Delta^n, \mathrm{N}\mathcal{D}) =\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{sSet}}}(\mathrm{N}(\mathcal{C}\times[n]), \mathrm{N}\mathcal{D})\\ \simeq\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Cat}}}(\mathcal{C}\times[n],\mathcal{D}) \simeq\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Cat}}}([n],\mathcal{D}^{\mathcal{C}}) =\mathrm{N}(\mathcal{D}^{\mathcal{C}})_n. \end{multline*}\] Mudah diperiksa bahwa untuk setiap morfisme \(f:[m]\to[n]\) dalam \(\ensuremath{\bm\Delta}\), penarikan balik pada kedua ruas saling bersesuaian.

Sekarang tinjau \(\ensuremath{\mathsf{sAb}}\). Ingat bahwa kategori ini mempunyai struktur monoidal simetris yang berasal dari \(\otimes:=\otimes_{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\), yakni dengan mengambil hasil kali tensor suku demi suku. Untuk \(X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{sAb}})\) dan \(K\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{sSet}})\), definisikan \[X\otimes K:=X\otimes\ensuremath{\mathbb{Z}}K\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{sAb}}).\] Khususnya, \(X\otimes\Delta^n\) terdefinisi. Konstruksi ini memberikan bifunktor \(\ensuremath{\mathsf{sAb}}\times\ensuremath{\mathsf{sSet}}\to\ensuremath{\mathsf{sAb}}\).

Definisi. Untuk \(X,Y\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{sAb}})\), definisikan \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(X,Y)=\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}(X,Y)\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{sAb}})\) melalui \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(X,Y)_n:=\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}(X\otimes\Delta^n,Y)\). Morfisme-morfisme penarikan balik didefinisikan seperti dalam Definisi rujukan.

Proposisi. Untuk setiap \(X,Y,Z\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{sAb}})\), terdapat diagram komutatif kanonik

Bukti. Baris pertama diagram adalah Proposisi rujukan. Panah vertikal di sebelah kanan menanamkan \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}(X\otimes Y,Z)\) sebagai bagian bilinear dari \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{sSet}}}(X\times Y,Z)\). Citra penanaman di sebelah kiri terdiri atas semua \(\varphi:X\to\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\ensuremath{\mathsf{sSet}}}(Y,Z)\) dengan keluarga morfisme \[\varphi_n:X_n\to\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{sSet}}}(Y\times\Delta^n,Z)\] memenuhi, untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq0}\),

  • \(\varphi_n(x):Y\times\Delta^n\to Z\) aditif dalam variabel \(Y\) untuk setiap \(x\in X_n\), atau dengan kata lain berfaktor melalui \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}(Y\otimes\Delta^n,Z)\);

  • peta hasil faktorisasi \(\varphi_n:X_n\to\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}(Y\otimes\Delta^n,Z)\) bersifat aditif.

Dengan menguraikan definisi, langsung terlihat bahwa kedua deskripsi ini saling bersesuaian.

Sesungguhnya, \(\ensuremath{\mathsf{sAb}}\) adalah kategori aditif, dan bijeksi \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}\bigl(X,\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}(Y,Z)\bigr) \simeq\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}(X\otimes Y,Z)\) merupakan isomorfisme modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\).

Korolari. Misalkan \(X,Y\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{sAb}})\) dan \(K\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{sSet}})\). Terdapat isomorfisme kanonik modul-\(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) \[\begin{align*} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}(X\otimes K,Y) &\simeq\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{sSet}}} \bigl(K,\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}(X,Y)\bigr)\\ &\simeq\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}} \bigl(X,\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\ensuremath{\mathsf{sSet}}}(K,Y)\bigr). \end{align*}\] Berdasarkan sifat universal, \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\ensuremath{\mathsf{sSet}}}(K,Y)\) pada suku terakhir secara alami teridentifikasi dengan himpunan simplisial yang mendasari \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}(\ensuremath{\mathbb{Z}}K,Y)\), sehingga memperoleh struktur objek \(\ensuremath{\mathsf{sAb}}\).

Bukti. Proposisi rujukan memberikan \[\begin{align*} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}(X\otimes K,Y) &\simeq\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}(\ensuremath{\mathbb{Z}}K\otimes X,Y)\\ &\simeq\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}} \bigl(\ensuremath{\mathbb{Z}}K,\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}(X,Y)\bigr). \end{align*}\] Sifat adjungsi \(\ensuremath{\mathbb{Z}}(\cdot)\) menunjukkan bahwa suku terakhir adalah \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{sSet}}}(K,\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}(X,Y))\). Secara serupa, \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}(X\otimes K,Y)\simeq \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}(X,\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}(\ensuremath{\mathbb{Z}}K,Y))\).

Korolari. Bijeksi kanonik dalam Proposisi rujukan menjadikan \((\ensuremath{\mathsf{sAb}},\otimes)\) kategori monoidal tertutup dalam pengertian Definisi rujukan, dengan bifunktor \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}\).

Seperti pada himpunan simplisial, teori umum kategori monoidal tertutup memberikan morfisme evaluasi kanonik \[\mathrm{ev}_{X,Y}:\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}(X,Y)\otimes X\to Y.\] Morfisme ini mempunyai deskripsi konkret yang serupa dengan Definisi rujukan; deskripsi tersebut diperoleh langsung dengan menguraikan definisi. Sekarang kita kaji hubungan antara \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}\) dan kompleks \(\operatorname{Hom}\) dari sudut pandang korespondensi Dold–Kan (Teorema rujukan). Keduanya masing-masing merupakan \(\operatorname{Hom}\) internal dari kategori monoidal tertutup \(\ensuremath{\mathsf{sAb}}\) dan \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\ensuremath{\mathsf{Ab}})\). Walaupun funktor kompleks rantai ternormalisasi \(\mathrm{N}:\ensuremath{\mathsf{sAb}}\to\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\ensuremath{\mathsf{Ab}})\) merupakan ekuivalensi, funktor itu bukan funktor monoidal. Karena itu, kita tidak dapat langsung menyimpulkan adanya isomorfisme antara \(\mathrm{N}\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}(X,Y)\) dan \(\operatorname{Hom}^\bullet(\mathrm{N}X,\mathrm{N}Y)\). Meskipun demikian, hasil dari §rujukan tetap memberikan sepasang morfisme kanonik

  • Berdasarkan struktur monoidal tertutup \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\ensuremath{\mathsf{Ab}})\), memberikan morfisme dari kiri ke kanan sama artinya dengan memberikan morfisme \[\mathrm{N}\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}(X,Y)\otimes\mathrm{N}X \longrightarrow\mathrm{N}Y.\] Ambil morfisme ini sebagai komposisi \[\mathrm{N}\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}(X,Y)\otimes\mathrm{N}X \xrightarrow{\mathrm{EZ}} \mathrm{N}\bigl(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}(X,Y)\otimes X\bigr) \xrightarrow{\mathrm{N}(\mathrm{ev}_{X,Y})}\mathrm{N}Y.\]

  • Terapkan funktor adjoin kiri \(\Gamma\) dari \(\mathrm{N}\), yang sekaligus kuasi-inversnya. Memberikan morfisme dari kanan ke kiri sama artinya dengan memberikan morfisme \[\Gamma\operatorname{Hom}^\bullet(\mathrm{N}X,\mathrm{N}Y) \longrightarrow\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}(X,Y).\] Berdasarkan struktur monoidal tertutup \(\ensuremath{\mathsf{sAb}}\), ini juga sama artinya dengan memberikan morfisme \(\Gamma\operatorname{Hom}^\bullet(\mathrm{N}X,\mathrm{N}Y)\otimes X\to Y\). Secara konkret, pilih morfisme tersebut sehingga citranya di bawah \(\mathrm{N}\) sama dengan komposisi \[\begin{multline*} \mathrm{N}\bigl(\Gamma\operatorname{Hom}^\bullet(\mathrm{N}X,\mathrm{N}Y) \otimes X\bigr) \xrightarrow{\mathrm{AW}} \mathrm{N}\Gamma\operatorname{Hom}^\bullet(\mathrm{N}X,\mathrm{N}Y) \otimes\mathrm{N}X\\ \simeq\operatorname{Hom}^\bullet(\mathrm{N}X,\mathrm{N}Y)\otimes\mathrm{N}X \xrightarrow{\text{evaluasi}}\mathrm{N}Y. \end{multline*}\]

Inti konstruksi di atas adalah bahwa \(\mathrm{N}\) merupakan funktor monoidal longgar kanan sekaligus longgar kiri. Seandainya \(\mathrm{N}\) merupakan funktor monoidal, atau secara ekuivalen seandainya \(\mathrm{EZ}\) dan \(\mathrm{AW}\) keduanya isomorfisme, argumen abstrak akan menunjukkan bahwa kedua morfisme dalam persamaan saling invers; tetapi keadaan sebenarnya tidak demikian. Namun, Teorema Eilenberg–Zilber umum rujukan menyatakan bahwa \(\mathrm{EZ}\) dan \(\mathrm{AW}\) saling invers pada tingkat homologi. Dari sini diperoleh hubungan berikut antara kompleks \(\operatorname{Hom}\) dan \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}\).

Proposisi. Untuk setiap \(X,Y\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{sAb}})\), pasangan morfisme dalam persamaan saling invers pada tingkat homologi.

Jika \(\Bbbk\) gelanggang komutatif, hasil serupa tetap berlaku setelah \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) diganti dengan kategori monoidal simetris \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dan kita meninjau objek simplisial di dalamnya.

Catatan. Definisi \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}\) dapat diperluas ke sebarang kategori aditif \(\mathcal{A}\). Memang, dalam deskripsi \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\ensuremath{\mathsf{sAb}}}(X,Y)_n\), berlaku \[(X\otimes\ensuremath{\mathbb{Z}}\Delta^n)_k =X_k\otimes\left(\bigoplus_{u:[k]\to[n]}\ensuremath{\mathbb{Z}}\right) \simeq\bigoplus_{u:[k]\to[n]}X_k.\] Suku terakhir hanya melibatkan jumlah langsung hingga dan tidak melibatkan unsur apa pun; pemetaan \(d_i,s_j\), dan sebagainya juga mempunyai deskripsi sederhana dalam penyajian jumlah langsung ini. Karena itu, dapat didefinisikan bifunktor \[\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\mathcal{A}}:(\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A})^{\operatorname{op}} \times\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{A},\] yang aditif dalam setiap variabel.

Meninjau kembali kerucut pemetaan

Seperti telah terlihat dalam §rujukan dan §rujukan, kerucut pemetaan \(\operatorname{Cone}(f)\) berperan penting dalam teori kompleks dan kajian kategori turunan. Tujuan bagian ini ialah menafsirkannya melalui korespondensi Dold–Kan dan menjelaskan mengapa kerucut pemetaan memang sebuah “kerucut”. Lebih tepatnya, yang akan ditelaah ialah versi kompleks rantai dari kerucut pemetaan; lihat Catatan rujukan. Kita mulai dengan kerucut dan silinder pemetaan dalam topologi. Tinjau pemetaan kontinu \(F:\mathcal{X}\to\mathcal{Y}\) dengan \(\mathcal{X}\neq\emptyset\). Silinder pemetaan yang bersesuaian ialah ruang hasil bagi \[\begin{equation*} \operatorname{Cyl}_{\mathrm{top}}(F) := \dfrac{(\mathcal{X} \times [0, 1]) \sqcup \mathcal{Y}}{\forall x \in \mathcal{X}, \; (x, 1) \sim F(x)}, \end{equation*}\] dengan \(\times\) (atau \(\sqcup\)) menyatakan hasil kali (atau gabungan terpisah) ruang topologis. Kerucut pemetaan didefinisikan oleh \[\begin{equation*} \begin{aligned} \operatorname{Cone}_{\mathrm{top}}(F) & := \dfrac{(\mathcal{X} \times [0, 1]) \sqcup \mathcal{Y}}{\forall x \in \mathcal{X}, \; (x, 1) \sim F(x), \; (x, 0) \sim (\star, 0)} \\ & \simeq \dfrac{\operatorname{Cyl}_{\mathrm{top}}(F)}{\forall x \in \mathcal{X}, \; (x, 0) \sim (\star, 0)}, \end{aligned} \end{equation*}\] di mana \(\star\in\mathcal{X}\) titik sebarang. Secara intuitif, \(\mathcal{X}\times[0,1]\) dapat dibayangkan sebagai tabung dengan penampang \(\mathcal{X}\). Silinder \(\operatorname{Cyl}_{\mathrm{top}}(F)\) diperoleh dengan merekatkan ujung tabung \(\mathcal{X}\times\{1\}\) pada \(\mathcal{Y}\) melalui \(F\), sedangkan \(\operatorname{Cone}_{\mathrm{top}}(F)\) selanjutnya mengerutkan ujung \(\mathcal{X}\times\{0\}\) menjadi satu titik. Secara skematis:

Himpunan simplisial memberikan cara konkret untuk menguraikan ruang topologis. Secara lebih tepat, Teorema rujukan memberikan pasangan adjoin \(\ensuremath{\mathsf{Top}}\) diganti oleh \(\ensuremath{\mathsf{CGHaus}}\). Sekarang kita terjemahkan pembahasan di atas ke \(\ensuremath{\mathsf{sSet}}\). Kita boleh mengandaikan \[\mathcal{X} = |X|, \quad \mathcal{Y} = |Y|, \quad F = |f|: |X| \to |Y|,\] dengan \(f:X\to Y\) morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{sSet}}\). Dari sudut pandang himpunan simplisial, kerucut pemetaan lebih mudah dijelaskan daripada silinder pemetaan. Kita mulai dari kerucut \(\mathcal{X}\), \(\operatorname{Cone}_{\mathrm{top}}(\mathcal{X}):= \operatorname{Cone}_{\mathrm{top}}(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{X}})\). Jika \(\mathcal{X}=|X|\), maka \(\operatorname{Cone}_{\mathrm{top}}(\mathcal{X})\simeq|X^{\lhd}|\simeq|X^{\rhd}|\) (Contoh rujukan). Di bawah ini kita berfokus pada kerucut kiri \(X^{\lhd}=\Delta^0\star X\) dan kompleks rantai yang bersesuaian. Untuk setiap himpunan simplisial \(Z\), tuliskan \(Z_n^{\mathrm{nd}}\) untuk himpunan semua simpleks-\(n\) nondegenerat di dalamnya, dan tuliskan \(\{\mathrm{pt}\}=(\Delta^0)_0=(\Delta^0)_0^{\mathrm{nd}}\). Proposisi rujukan, atau intuisi topologis, memberikan \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:Cone-X-aux1}{} (\Delta^0 \star X)^{\mathrm{nd}}_n = \begin{cases} X^{\mathrm{nd}}_n \sqcup \left( \{ \mathrm{pt} \} \times X^{\mathrm{nd}}_{n-1} \right), & n > 0 \\ \{\mathrm{pt}\} \sqcup X_0, & n = 0. \end{cases} \end{equation}\] Dengan mensubstitusikan persamaan dan rumus umum yang dibahas di atasnya, tampak bahwa untuk \(n\geq1\), pembatasan \(d_i:(\Delta^0\star X)_n\to(\Delta^0\star X)_{n-1}\) pada \(\{\mathrm{pt}\}\times X_{n-1}\) dan \(X_n\) adalah sebagai berikut: \(n=1\), \(\{\mathrm{pt}\}\times X_{n-2}\) dalam rumus ini harus dipahami sebagai \(\{\mathrm{pt}\}\). Karena tujuan kita ialah kompleks rantai, langkah berikutnya adalah melinearkan masalah melalui funktor \(\ensuremath{\mathbb{Z}}(\mathord\cdot)\) dari Definisi rujukan, lalu beralih ke kompleks rantai melalui korespondensi Dold–Kan: \[\begin{equation*} \mathrm{N}(\ensuremath{\mathbb{Z}}X^{\lhd}) \simeq \mathrm{C}(\ensuremath{\mathbb{Z}}X^{\lhd}) \big/ \text{bagian degenerat} \quad \text{(Proposisi \href{#prop:Dold-Kan-v}{rujukan})}. \end{equation*}\] Untuk menyingkat notasi dalam sisa bagian ini, kita tulis \(\mathrm{N}X:=\mathrm{N}(\ensuremath{\mathbb{Z}}X)\) dan \(\mathrm{N}f:=\mathrm{N}(\ensuremath{\mathbb{Z}}f)\). Struktur kompleks rantai \(\mathrm{C}(\ensuremath{\mathbb{Z}}X^{\lhd})\) berasal dari \(\partial_n:=\sum_{i=0}^n(-1)^id_i\). Dengan menggabungkan persamaan, persamaan, dan deskripsi \(\operatorname{Cone}(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathrm{N}X})\) dalam Catatan rujukan, diperoleh barisan eksak pendek kompleks rantai \[0 \to \underbracket{\ensuremath{\mathbb{Z}}\{\mathrm{pt}\}}_{\text{derajat nol}} \to \mathrm{N}(\ensuremath{\mathbb{Z}}X^{\lhd}) \to \operatorname{Cone}(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathrm{N}X}) \to 0.\] Selanjutnya, funktor \(|\mathord\cdot|\) dan \(\mathrm{N}\ensuremath{\mathbb{Z}}(\mathord\cdot)\) mempertahankan diagram dorongan keluar: yang pertama merupakan funktor adjoin kiri, sedangkan yang kedua merupakan komposisi funktor adjoin kiri dengan suatu ekuivalensi; dalam topologi, diagram dorongan keluar berarti perekatan. Karena itu, untuk \(f:X\to Y\) definisikan \[\begin{equation*} \operatorname{Cone}_{\mathrm{s}}(f) := X^{\lhd} \ensuremath{\underset{X, f}{\sqcup}} Y. \end{equation*}\] Kemudian kita memperoleh \(\operatorname{Cone}_{\mathrm{top}}(F)\) seharusnya ialah \(\mathrm{N}\operatorname{Cone}_{\mathrm{s}}(f)\).

Proposisi. Dengan notasi di atas, terdapat barisan eksak pendek kanonik kompleks rantai \[0 \to \underbracket{\ensuremath{\mathbb{Z}}\{\mathrm{pt}\}}_{\text{derajat nol}} \to \mathrm{N}\operatorname{Cone}_{\mathrm{s}}(f) \to \operatorname{Cone}(\mathrm{N}f) \to 0.\]

Bukti. Dorongan keluar tidak memengaruhi subkompleks rantai \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\{\mathrm{pt}\}\) dari \(\mathrm{N}X^{\lhd}\), yang bersesuaian dengan puncak kerucut. Pada derajat \(n\), ia mengganti semua \(X_n\) dengan \(Y_n\) dan mengganti proyeksi \(\mathrm{pr}_2\) dalam persamaan dengan \(f_{n-1}\mathrm{pr}_2\). Karena itu, pada tingkat hasil bagi \(\operatorname{Cone}(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathrm{N}X})\), hasil dorongan keluar tersebut adalah tepat \(\operatorname{Cone}(\mathrm{N}f)\); lihat Catatan rujukan.

Catatan. Silinder pemetaan \(\operatorname{Cyl}_{\mathrm{top}}(F)\) dan versi kompleks rantainya dapat dibandingkan dengan cara serupa; dalam hal ini tidak perlu lagi mengambil hasil bagi oleh sumbangan puncak. Akan tetapi, silinder pemetaan melibatkan hasil kali himpunan simplisial, sedangkan \(\mathrm{N}\) bukan funktor monoidal. Karena itu, penjelasan topologis biasanya menggunakan kompleks CW, bukan himpunan simplisial, sebab hasil kali lebih mudah ditangani dalam dunia kompleks CW.

Singkatnya, kerucut pemetaan kompleks rantai adalah hasil bagi kerucut pemetaan yang berasal dari himpunan simplisial (atau topologi) oleh satu salinan \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) yang berasal dari puncak \(\mathrm{pt}\). Dalam studi kompleks rantai, peran utama kerucut pemetaan ialah bahwa setiap pemetaan \(\phi:A\to B\) meluas menjadi barisan \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:cofiber-comparison-A}{} A \xrightarrow{\phi} B \to \operatorname{Cone}(\phi) \to A[-1] \xrightarrow{-\phi[-1]} B[-1] \to \cdots . \end{equation}\] Dalam situasi topologis, pemetaan yang bersesuaian dengan \(\operatorname{Cone}(\phi)\to A[-1]\) diperoleh dengan mengerutkan dasar \(\mathcal{Y}\) dari \(\operatorname{Cone}_{\mathrm{top}}(F)\) menjadi satu titik. Hasil pengerutan itu dinotasikan oleh \(S\mathcal{X}\); ia tidak bergantung pada \(\mathcal{Y}\) (lihat gambar di bawah) dan memberikan sebuah funktor \(S\). Barisan pemetaan yang bersesuaian ialah

barisan kofiber yang dihasilkan oleh \(f\) (lebih tepatnya, versi tanpa titik pangkal). Jika kita bekerja dalam \(\ensuremath{\mathsf{sSet}}\) dan mengambil kompleks rantai dari barisan yang bersesuaian, hasilnya kira-kira persamaan. Kata “kira-kira” diperlukan karena:

  • Pemetaan \(S\mathcal{X}\to S\mathcal{Y}\) tidak dapat sekadar didefinisikan sebagai \(S(F)\); koordinat vertikal harus dibalik dengan tepat. Pada tingkat aljabar linear, hal ini bersesuaian dengan \(-\phi[-1]\) dalam persamaan; lihat buku ajar topologi untuk perinciannya.

  • Seperti terlihat dalam Proposisi rujukan, berbagai kompleks rantai mengandung satu salinan \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\) berlebih yang bersesuaian dengan puncak ruang-ruang seperti \(\operatorname{Cone}_{\mathrm{top}}(F)\) dan \(S\mathcal{X}\). Dalam topologi, persoalan ini dihindari dengan memakai ruang bertitik pangkal, lalu dalam konstruksi topologis kerucut mengerutkan bagian yang terhubung dengan titik pangkal tersebut.

Jika untuk sementara semua perincian dikesampingkan, secara garis besar teori kategori turunan yang dibangun dalam §rujukan, dengan \(\mathcal{A}=\ensuremath{\mathsf{Ab}}\), dapat pula dipandang sebagai “linearisasi” yang agak kasar dari teori homotopi1. Karena persoalan-persoalan terkait semakin melibatkan gagasan dan metode topologis, kita berhenti di sini agar tidak menyimpang terlalu jauh.


  1. Lebih tepatnya teori homotopi stabil, karena kompleks rantai membolehkan suku berderajat negatif.↩︎

Latihan

Buktikan bahwa, untuk setiap kategori \(\mathcal{C}\), konstruksi \(C\mapsto\mathrm{const}(C)\) dari Contoh rujukan memberikan funktor penuh dan setia \(\mathcal{C}\to\ensuremath{\mathsf{s}}\mathcal{C}\).

Misalkan \(X\) himpunan simplisial dan \(x\in X_n\). Buktikan bahwa terdapat barisan indeks \(j_1<\cdots<j_h\) dan suatu simpleks nondegenerat \(y\) sedemikian sehingga \(x=s_{j_h}\cdots s_{j_1}(y)\), dan bahwa \(y\) unik. Petunjuk. Kesulitannya terletak pada keunikan. Misalkan \(Sy=x=S'y'\), dengan \(S\) dan \(S'\) keduanya berbentuk seperti dalam pernyataan. Kita dapat memilih komposisi \(D\) dari serangkaian morfisme muka sedemikian sehingga \(y=DSy=DS'y'\). Ubah \(DS'\) ke bentuk \(\widetilde{S}'\widetilde{D}\) (makna notasinya jelas). Karena \(y\) nondegenerat, harus berlaku \(\widetilde{S}'=\ensuremath{\mathrm{id}}\), sehingga \(y'=\widetilde{D}y\). Gunakan simetri untuk menyimpulkan \(y=y'\) dan \(\widetilde{D}=\ensuremath{\mathrm{id}}\).

Tunjukkan bahwa terdapat diagram berikut dalam \(\ensuremath{\mathsf{sSet}}\), dengan bagian atas maupun bawah yang komutatif, untuk \(0\leq i<j\leq n\):

\(\bigsqcup\) diambil suku demi suku dalam \(\ensuremath{\mathsf{sSet}}=\ensuremath{\mathsf{Set}}^{\ensuremath{\bm\Delta}^{\operatorname{op}}}\), sedangkan \(\iota_{i<j}\) (atau \(\iota_i\)) menyatakan embedding ke suku ke-\(i<j\) (atau suku ke-\(i\)). Semua anak panah pada baris tengah dicirikan oleh komutativitas tersebut. Tunjukkan lebih lanjut bahwa baris tengah itu merupakan koekualiser.

Secara serupa, tunjukkan bahwa untuk setiap \(0\leq k\leq n\) terdapat pula

\(i,j\neq k\). Cobalah jelaskan makna topologis koekualiser tersebut.

Verifikasi sifat-sifat berikut dari operasi join \(\star\) dalam Definisi rujukan.

  1. Himpunan simplisial secara alami membentuk kategori monoidal terhadap \(\star\), dengan himpunan simplisial kosong yang bernilai konstan \(\emptyset\) sebagai objek satuannya.

  2. Dualitas pembalikan urutan dari Catatan rujukan memberikan automorfisme \(\ensuremath{\mathsf{sSet}}\), yang untuk sementara ditulis \(X\mapsto\hat{X}\). Tunjukkan bahwa \((X\star Y)^{\wedge}\simeq\hat{Y}\star\hat{X}\).

  3. Verifikasi \(\Delta^p\star\Delta^q\simeq\Delta^{p+q+1}\).

Tunjukkan bahwa pengambilan dual pembalikan urutan dari suatu himpunan simplisial, hingga homeomorfisme kanonik, tidak mengubah realisasi geometrisnya. Petunjuk. Mulailah dengan kasus \(\Delta^n\).

Verifikasi pernyataan Contoh rujukan.

Misalkan \(\mathcal{C}\) dan \(\mathcal{C}'\) kategori. Definisikan kategori \(\mathcal{C}\star\mathcal{C}'\) sebagai berikut: \[\begin{align*} \operatorname{Ob}(\mathcal{C} \star \mathcal{C}') & := \operatorname{Ob}(\mathcal{C}) \sqcup \operatorname{Ob}(\mathcal{C}'), \\ \operatorname{Hom}_{\mathcal{C} \star \mathcal{C}'}(X, Y) & := \begin{cases} \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(X, Y), & X, Y \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C}) \\ \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}'}(X, Y), & X, Y \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C}'), \\ \text{himpunan satu titik}, & X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C}), \; Y \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C}'), \\ \emptyset, & X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C}'), \; Y \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C}). \end{cases} \end{align*}\] Komposisi morfisme dan morfisme identitas didefinisikan dengan cara yang langsung. Buktikan bahwa operasi join \(\star\) pada himpunan simplisial dan funktor saraf dari Contoh rujukan berhubungan melalui \[\mathrm{N}(\mathcal{C}) \star \mathrm{N}(\mathcal{C}') \simeq \mathrm{N}(\mathcal{C} \star \mathcal{C}').\]

Berikan bukti yang lebih rinci untuk Persamaan persamaan dan persamaan.

Untuk objek simplisial \(X\) dalam sebarang kategori, definisikan objek simplisial yang disebut pergeseran, \(\mathrm{Déc}_0X\) dan \(\mathrm{Déc}^0X\), melalui \((\mathrm{Déc}_0X)_n=(\mathrm{Déc}^0X)_n=X_{n+1}\) dan \[\begin{gather*} d^{\mathrm{Déc}_0 X, n}_i = d^{X, n+1}_i, \quad s^{\mathrm{Déc}_0 X, n}_j = s^{X, n+1}_j, \\ d^{\mathrm{Déc}^0 X, n}_i = d^{X, n+1}_{i+1}, \quad s^{\mathrm{Déc}^0 X, n}_j = s^{X, n+1}_{j+1}. \end{gather*}\] Tunjukkan bahwa keduanya terdefinisi dengan baik dan saling berhubungan melalui dualitas pembalikan urutan (Catatan rujukan). Tunjukkan pula bahwa untuk kategori aditif berlaku \(\mathrm{C}(\mathrm{Déc}^0X)=\mathrm{C}(X)[1]\); lihat Catatan rujukan.

Dengan meneruskan latihan sebelumnya, tunjukkan bahwa \(d_0:X_1\to X_0\) (atau \(d_1:X_1\to X_0\)) memberikan augmentasi pada \(\mathrm{Déc}_0X\) (atau \(\mathrm{Déc}^0X\)), dengan \(X_0\) sebagai suku derajat \(-1\). Tunjukkan lebih lanjut bahwa setelah augmentasi, \(\mathrm{Déc}_0X\) dapat dikontraksi dari kanan dan \(\mathrm{Déc}^0X\) dapat dikontraksi dari kiri; lihat Definisi rujukan. Petunjuk. Cukup tangani \(\mathrm{Déc}_0X\). Ambil \(k_{n-1}:=s_n:X_n\to X_{n+1}\).

Buktikan bahwa kategori kecil \(\mathcal{C}\) merupakan grupoid (yakni semua morfismenya invertibel) jika dan hanya jika \(\mathrm{N}\mathcal{C}\) memenuhi syarat berikut: untuk setiap \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq1}\) dan \(0\leq i\leq n\), setiap morfisme \(\Lambda^n_i\to\mathrm{N}\mathcal{C}\) dapat diperluas menjadi \(\Delta^n\to\mathrm{N}\mathcal{C}\), tanpa menuntut keunikan. Himpunan simplisial yang memenuhi syarat perluasan ini disebut kompleks Kan.

Lanjutkan pembahasan Contoh rujukan. Tunjukkan bahwa kompleks ternormalisasi \(\overline{\mathsf{L}}\), setelah dibalik menjadi kompleks rantai, isomorfik dengan \(\mathrm{N}(\Bbbk\mathrm{E}\Gamma)\). Petunjuk. Pertama, gunakan Proposisi rujukan untuk mengidentifikasi \(\mathrm{N}(X)\) dengan suatu hasil bagi dari \(\mathrm{C}(X)\).

Misalkan \(\Gamma\) monoid. Tuliskan \(\ensuremath{\mathsf{Set}\text{-}}\Gamma\) untuk kategori semua himpunan kecil dengan aksi kanan \(\Gamma\).

  1. Deskripsikan secara eksplisit pasangan adjoin bebas–pelupa

    \(T\) yang bersesuaian memberikan ekuivalensi \(\ensuremath{\mathsf{Set}\text{-}}\Gamma\simeq\ensuremath{\mathsf{Set}}^T\). Petunjuk. Funktor \(\mathrm{F}\) memetakan himpunan \(X\) ke \(X\times\Gamma\), dengan \(\Gamma\) bekerja melalui perkalian kanan pada komponen kedua. Morfisme unit adalah \(x\mapsto(x,1)\), sedangkan morfisme kounit adalah peta aksi.

  2. Untuk setiap himpunan-\(\Gamma\) kanan \(X\), deskripsikan objek simplisial \(\mathrm{Bar}(X)\) yang bersesuaian dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}\text{-}}\Gamma\); lihat Contoh rujukan dan rujukan.

  3. Ambil himpunan satu titik \(X=\{\mathrm{pt}\}\) dengan aksi kanan \(\Gamma\) trivial. Tunjukkan bahwa objek simplisial yang bersesuaian isomorfik dengan \(\mathrm{E}\Gamma\) dari Contoh rujukan; objek tersebut menjadi objek simplisial dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}\text{-}}\Gamma\) melalui aksi kanan \(\Gamma\) pada setiap \((\mathrm{E}\Gamma)_n\).

Tetapkan grup \(\Gamma\). Dalam Contoh rujukan, ambil aljabar grup \(R=\Bbbk[\Gamma]\) dan ambil \(M\) sebagai modul-\(\Gamma\) trivial \(\Bbbk\); lihat Contoh rujukan. Tunjukkan bahwa \(\epsilon_{\Bbbk}:\mathrm{C}(\mathrm{Bar}(\Bbbk))\to\Bbbk\) yang bersesuaian isomorfik dengan resolusi \(\mathsf{L}=(\mathsf{L}_n,\partial'_n)_n\to\Bbbk\) dari Proposisi rujukan. Petunjuk. Gunakan persamaan.

Ambil gelanggang komutatif \(\Bbbk\) dan \(\mathcal{A}=\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), dengan \(\otimes=\otimes_{\Bbbk}\). Misalkan \(\Gamma\) grup. Tinjau objek simplisial \(\Bbbk\mathrm{E}\Gamma\) dari Contoh rujukan. Terapkan Definisi rujukan tentang morfisme Alexander–Whitney pada \(X:=\Bbbk\mathrm{E}\Gamma\boxtimes\Bbbk\mathrm{E}\Gamma\), lalu tinjau morfisme \[\mathrm{C}(\Bbbk\mathrm{E}\Gamma) \to \mathrm{C}(\underbracket{\Bbbk\mathrm{E}\Gamma \otimes \Bbbk\mathrm{E}\Gamma}_{\simeq \Bbbk(\mathrm{E}\Gamma \times \mathrm{E}\Gamma)}) \xrightarrow{\overline{\mathrm{AW}}} \mathrm{C}(\Bbbk\mathrm{E}\Gamma) \otimes \mathrm{C}(\Bbbk\mathrm{E}\Gamma).\] Anak panah pertama diinduksi oleh embedding diagonal himpunan simplisial \(\mathrm{E}\Gamma\to\mathrm{E}\Gamma\times\mathrm{E}\Gamma\). Mengingat Contoh rujukan, komposisinya juga dapat dipandang sebagai morfisme kompleks rantai \[\mathsf{L} \to \mathsf{L} \otimes \mathsf{L}.\] Gunakan ini untuk menafsirkan morfisme \(\Delta:\mathsf{L}\to\mathsf{L}\otimes\mathsf{L}\) yang digunakan dalam definisi hasil kali cawan pada kohomologi grup; lihat Lema rujukan (ii). Petunjuk. Dengan menyubstitusikan definisi \(\overline{\mathrm{AW}}\), terlihat bahwa komponen \((p,q)\) dari morfisme komposit berbeda dengan yang ada dalam Lema rujukan (ii) sebesar faktor \((-1)^{pq}\). Perbedaan ini muncul karena pembahasan di sana menggunakan \((\mathsf{L}_n,\partial_n)_n\), sedangkan Contoh rujukan menggunakan \((\mathsf{L}_n,\partial'_n)_n\). Pada tingkat himpunan simplisial \(\mathrm{E}\Gamma\), keduanya berbeda dengan suatu pembalikan urutan (Catatan rujukan). Perhatikan bahwa dualitas pembalikan urutan mempertukarkan peran \(\lambda^n_p\) dan \(\rho^n_q\) dalam \(\overline{\mathrm{AW}}\), atau dengan kata lain mempertukarkan kedua salinan \(\mathrm{C}(\Bbbk\mathrm{E}\Gamma)\).

Tinjau komonad \((L,\delta,\epsilon)\) pada kategori \(\mathcal{D}\). Untuk setiap \(\mathcal{M}\in\operatorname{Ob}(\mathcal{D})\), jika \(\epsilon_{\mathcal{M}}:L\mathcal{M}\to\mathcal{M}\) mempunyai invers kanan \(f:\mathcal{M}\to L\mathcal{M}\), maka \(\mathcal{M}\) disebut objek \(L\)-proyektif. Secara dual, dari monad \((T,\mu,\eta)\) pada kategori \(\mathcal{C}\) kita mendefinisikan objek \(T\)-injektif dalam \(\mathcal{C}\).

Dengan dualitas, pembahasan berikut terutama berfokus pada konsep \(L\)-projektif. Dengan metode Contoh rujukan, dalam \(\operatorname{End}(\mathcal{D})\) diperoleh objek simplisial teraugmentasi \((L^{n+1})_{n\geq-1}\); data \(d_i\), \(s_j\), dan sebagainya dihilangkan dari notasi. Untuk objek \(L\)-projektif \(\mathcal{M}\) dan \(f\) yang bersesuaian, definisikan \[k_n := L^{n+1} f : L^{n+1} \mathcal{M} \to L^{n+2} \mathcal{M}, \quad n \geq -1.\] Buktikan bahwa ini membuat objek simplisial teraugmentasi \((L^{n+1}\mathcal{M})_{n\geq-1}\) dapat dikontraksi dari kanan (Definisi rujukan). Petunjuk. Kita tahu bahwa \(\epsilon_{\mathcal{M}}k_{-1}=\epsilon_{\mathcal{M}}f =\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{M}}\). Menerapkan \(L^{n+1}\) pada kedua ruas memberikan \(d_{n+1}k_n=\ensuremath{\mathrm{id}}_{L^{n+1}\mathcal{M}}\), sedangkan naturalitas memastikan bahwa

\(f\) dengan \(L^{n-i}f\), lalu terapkan \(L^i\) pada diagram yang bersesuaian. Dengan cara yang sama diperoleh \(d_ik_n=k_{n-1}d_i\) untuk \(0\leq i\leq n\).

Untuk suatu gelanggang \(R\), pasangan adjoin bebas–pelupa \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\leftrightarrows R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) menentukan komonad \(L\) pada \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Buktikan bahwa modul-\(R\) kiri bersifat \(L\)-projektif jika dan hanya jika ia merupakan modul projektif.

Tinjau pasangan adjoin

\((L,\delta,\epsilon)=(FG,F\eta G,\epsilon)\) pada \(\operatorname{End}(\mathcal{D})\) (Contoh rujukan). Buktikan bahwa objek berbentuk \(F\mathcal{N}\), untuk \(\mathcal{N}\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\), selalu \(L\)-projektif. Sebagai akibatnya, untuk setiap \(\mathcal{M}\in\operatorname{Ob}(\mathcal{D})\), setiap suku dari objek simplisial \((L^{n+1}\mathcal{M})_{n\geq0}\) merupakan objek \(L\)-projektif. Petunjuk. Ambil \(f=F\eta_{\mathcal{N}}:F(\mathcal{N})\to FGF(\mathcal{N}) =L(F(\mathcal{N}))\). Maka \(\epsilon_{F(\mathcal{N})}f=\ensuremath{\mathrm{id}}_{F(\mathcal{N})}\) tepat merupakan salah satu identitas segitiga pasangan adjoin.

Tetap tinjau komonad \(L\) yang berasal dari pasangan adjoin \((F,G)\). Tunjukkan bahwa \(\mathcal{P}\in\operatorname{Ob}(\mathcal{D})\) bersifat \(L\)-projektif jika dan hanya jika ia memiliki sifat pengangkatan berikut. Untuk setiap morfisme \(\alpha:\mathcal{M}_1\to\mathcal{M}_2\) dan \(\phi:\mathcal{P}\to\mathcal{M}_2\) dalam \(\mathcal{D}\), jika \(G\alpha\) memiliki invers kanan, maka terdapat \(\beta:\mathcal{P}\to\mathcal{M}_1\) sedemikian rupa sehingga \(\phi=\alpha\beta\). Petunjuk. Untuk arah “jika”, terapkan sifat pengangkatan pada \(\alpha:=\epsilon_{\mathcal{P}}:FG(\mathcal{P})\to\mathcal{P}\) dan \(\phi:=\ensuremath{\mathrm{id}}\). Untuk arah “hanya jika”, jelaskan terlebih dahulu bahwa \(\mathcal{P}\) dalam sifat pengangkatan dapat diganti oleh \(FG(\mathcal{P})\), lalu gunakan sifat adjoin untuk menunjukkan bahwa \[\alpha_*:\operatorname{Hom}(FG(\mathcal{P}),\mathcal{M}_1)\to \operatorname{Hom}(FG(\mathcal{P}),\mathcal{M}_2)\] surjektif.

Untuk gelanggang komutatif \(\Bbbk\) sebarang dan homomorfisme aljabar-\(\Bbbk\) \(S\to R\), tinjau pasangan-pasangan adjoin

\(L\) dan monad \(T\) pada \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Gunakan sifat pengangkatan di atas, atau dualnya, untuk tentukan syarat perlu dan cukup bagi modul-\(R\) kiri \(M\) untuk menjadi objek \(L\)-projektif (atau \(T\)-injektif), lalu bandingkan dengan modul projektif (atau injektif).

Atas dasar ini dapat dibangun teori yang disebut aljabar homologis relatif; lihat [Ho56]. Ciri khasnya ialah bahwa teori tersebut hanya meninjau barisan eksak modul-\(R\) yang eksak terbelah di atas \(S\). Latihan berikut akan menyelidiki versi relatif funktor \(\operatorname{Tor}\) dan \(\operatorname{Ext}\).

Tinjau pasangan adjoin di antara kategori abelian \(\text{READERDIAGRAM0003}\). Buktikan untuk setiap \(\mathcal{M}\in\operatorname{Ob}(\mathcal{D})\) bahwa:

  1. Terdapat objek \(\mathcal{P}_\bullet\) dari \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{D})\) beserta morfisme \(\epsilon:\mathcal{P}_\bullet\to\mathcal{M}\) sedemikian rupa sehingga

    Petunjuk. Terapkan Proposisi rujukan.

  2. Untuk setiap dua morfisme \(\epsilon:\mathcal{P}_\bullet\to\mathcal{M}\) dan \(\epsilon':\mathcal{P}'_\bullet\to\mathcal{M}\) yang memenuhi syarat-syarat di atas, terdapat ekuivalensi homotopi \(f:\mathcal{P}\to\mathcal{P}'\) sedemikian rupa sehingga \(\epsilon'f=\epsilon\). Petunjuk. Gunakan sifat pengangkatan yang diperkenalkan di atas.

(M. Barr, J. M. Beck) Misalkan \(L\) sebuah komonad pada kategori \(\mathcal{D}\). Tuliskan \(\mathrm{Bar}(\mathcal{M})\) untuk objek simplisial yang diperoleh dengan mengevaluasi konstruksi Contoh rujukan pada \(\mathcal{M}\in\operatorname{Ob}(\mathcal{D})\). Untuk setiap kategori abelian \(\mathcal{A}\) dan funktor \(E:\mathcal{D}\to\mathcal{A}\), definisikan homologi komonad dari \((L,E)\) sebagai keluarga objek dalam \(\mathcal{A}\) \[\operatorname{H}^L_n(E; \mathcal{M}) := \operatorname{H}_n\left( \mathrm{C}(E\mathrm{Bar}(\mathcal{M})) \right), \quad n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0},\] dengan \(E\mathrm{Bar}(\mathcal{M})\) berarti menerapkan \(E\) pada setiap suku \(\mathrm{Bar}(\mathcal{M})\). Secara dual, jika \(T\) monad pada kategori \(\mathcal{C}\) dan \(F:\mathcal{C}\to\mathcal{A}\) funktor menuju kategori abelian, kita dapat mendefinisikan secara serupa nilai kohomologi monad \((T,F)\) pada \(\mathcal{N}\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\); perinciannya tidak kita uraikan.

  1. Tuliskan morfisme alami \(\operatorname{H}^L_0(E;\mathcal{M})\to E\mathcal{M}\) dan tunjukkan bahwa ia merupakan isomorfisme jika \(\mathcal{M}\) objek \(L\)-projektif.

  2. Misalkan \(L\) berasal dari pasangan adjoin \((F,G)\) di antara kategori abelian dan \(E\) funktor aditif. Buktikan bahwa jika \(\mathcal{P}_\bullet\to\mathcal{M}\) morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{Ch}}_{\geq0}(\mathcal{D})\) yang memenuhi

    maka \(\operatorname{H}^L_n(E;\mathcal{M})\simeq\operatorname{H}_n(E\mathcal{P}_\bullet)\). Jadi homologi komonad dapat dihitung menggunakan resolusi \(L\)-projektif semacam itu.

  3. Lanjutkan dengan asumsi di atas. Sebuah pasangan morfisme \(\mathcal{M}'\to\mathcal{M}\to\mathcal{M}''\) dalam \(\mathcal{D}\) disebut barisan eksak pendek \(G\)-terbelah jika setelah menerapkan \(G\) ia menjadi barisan eksak pendek terbelah dalam \(\mathcal{C}\). Buktikan bahwa barisan eksak pendek \(G\)-terbelah secara alami menginduksi barisan eksak panjang untuk \(\operatorname{H}^L_n(E;\mathord\cdot)\).

(G. Hochschild [Ho56]) Untuk sebarang gelanggang komutatif \(\Bbbk\) dan homomorfisme aljabar-\(\Bbbk\) \(S\to R\), tinjau komonad \(L\) pada \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) yang ditentukan oleh pasangan adjoin \[\text{READERDIAGRAM0004}\] Untuk modul-\(R\) kanan \(A\) dan modul-\(R\) kiri \(B,N\), definisikan modul-\(\Bbbk\) \[\begin{align*} \operatorname{Tor}^{R|S}_n(A, N) & := \operatorname{H}^L_n\left( A \ensuremath{\underset{R}{\otimes}}(\cdot) ; N \right), \\ \operatorname{Ext}_{R|S}^n(N, B) & := \operatorname{H}^L_n\left( \operatorname{Hom}_R(\cdot, B) ; N \right), \end{align*}\] dengan \(\operatorname{Hom}_R(\mathord\cdot,B)\) dipandang sebagai funktor \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\to S\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}^{\operatorname{op}}\). Keduanya disebut funktor \(\operatorname{Tor}\) relatif dan \(\operatorname{Ext}\) relatif.

  1. Tunjukkan bahwa keduanya funktorial dalam setiap variabel. Uraikan secara eksplisit kompleks rantai yang bersesuaian, dan tunjukkan bahwa \[\operatorname{Tor}^{R|S}_0(A, N) \simeq A \ensuremath{\underset{R}{\otimes}} N, \quad \operatorname{Ext}_{R|S}^0(N, B) \simeq \operatorname{Hom}_R(N, B).\]

  2. Tunjukkan bahwa bifunktor \(\operatorname{Tor}^{R|S}_n\) memiliki sifat “keseimbangan” yang serupa dengan Teorema rujukan.1

  3. Buktikan bahwa jika \(I\) ideal dua sisi dari \(S\) dan \(R=S/I\), maka untuk \(n>0\), \(\operatorname{Tor}_n^{R|S}=0=\operatorname{Ext}^n_{R|S}\). Jadi \(\operatorname{Tor}\) relatif dan \(\operatorname{Ext}\) relatif berbeda dari versi absolut dalam §rujukan. Petunjuk. Dalam hal ini \(L=\ensuremath{\mathrm{id}}_{R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}}\).

  4. Tuliskan \(R^e=R\ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}}R^{\operatorname{op}}\). Buktikan bahwa \(\operatorname{HH}_n(M)\simeq\operatorname{Tor}^{R^e|\Bbbk}_n(M,R)\) dan \(\operatorname{HH}^n(M)\simeq\operatorname{Ext}_{R^e|\Bbbk}^n(R,M)\); lihat Contoh rujukan. Petunjuk. Reduksikan persoalan ke pernyataan bahwa \(\mathrm{C}(\mathrm{Bar}(R))_n=R\otimes R^{\otimes n}\otimes R\) merupakan modul-\(R^e\) yang \(L\)-projektif.


  1. \(\operatorname{Ext}_{R|S}^n\) tidak dibahas karena melibatkan konsep kohomologi monad, yang tidak kita uraikan di sini; lihat rujukan untuk perinciannya.↩︎

Dualitas

Konsep dualitas berasal dari teori ruang vektor. Misalkan \(\Bbbk\) suatu medan, dan tuliskan ruang dual dari ruang vektor-\(\Bbbk\) \(V\) sebagai \(V^\vee:=\operatorname{Hom}_{\Bbbk}(V,\Bbbk)\). Terdapat

  • pemetaan evaluasi \(\mathrm{ev}:V\otimes V^\vee\to\Bbbk\), yang memetakan \(v\otimes\lambda\) ke \(\lambda(v)\);

  • jika \(V\) berdimensi hingga, terdapat pula pemetaan koevaluasi \(\mathrm{coev}:\Bbbk\to V^\vee\otimes V\), yang memetakan \(1\) ke \(\sum_{i=1}^n\check{v}_i\otimes v_i\), dengan \((v_i)_{i=1}^n\) sembarang basis dari \(V\) dan \((\check{v}_i)_{i=1}^n\) basis dualnya.

Dalam kasus berdimensi hingga, keduanya memenuhi identitas dasar \[(\ensuremath{\mathrm{id}}_{V^\vee} \otimes \mathrm{ev})(\mathrm{coev} \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_{V^\vee}) = \ensuremath{\mathrm{id}}_{V^\vee}, \quad (\mathrm{ev} \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_V) (\ensuremath{\mathrm{id}}_V \otimes \mathrm{coev}) = \ensuremath{\mathrm{id}}_V.\] Dalam kategori monoidal umum, data dual yang didefinisikan dalam §rujukan merupakan generalisasi langsung dari situasi di atas: data tersebut terdiri atas sepasang objek \((L,R)\) beserta morfisme \(\mathrm{ev}:L\otimes R\to\ensuremath{\bm{1}}\) dan \(\mathrm{coev}:\ensuremath{\bm{1}}\to R\otimes L\) yang memenuhi identitas dasar di atas. Dalam keadaan ini, \(R\) disebut dual kanan dari \(L\), sedangkan \(L\) disebut dual kiri dari \(R\). Kategori monoidal yang setiap objeknya memiliki dual kiri (atau dual kanan) disebut kaku kiri (rigid kiri) atau kaku kanan (rigid kanan), masing-masing. Untuk kategori monoidal beranyam, §rujukan akan menjelaskan cara menghubungkan kedua jenis dual tersebut. Dengan demikian, jika suatu objek \(X\) memiliki dual, kita dapat mendefinisikan jejak \(\operatorname{Tr}(f)\) bagi \(f\in\operatorname{End}(X)\) dan selanjutnya dimensi \(\dim X:=\operatorname{Tr}(\ensuremath{\mathrm{id}}_X)\). Keduanya merupakan unsur \(\operatorname{End}(\ensuremath{\bm{1}})\). Tepatnya, masing-masing mempunyai versi kiri dan kanan, tetapi keduanya tidak perlu dibedakan dalam kategori monoidal simetris. Buku ini terutama membahas kategori abelian yang memiliki struktur monoidal simetris, misalnya kategori modul di atas gelanggang komutatif (lihat Proposisi rujukan). Selama pembaca memahami kegunaan ruang vektor dual, manfaat generalisasi ini akan tampak dengan sendirinya. Dualitas menjadi lebih kuat lagi dalam kerangka kategori-\(2\), tetapi hal itu berada di luar cakupan buku ini. Contoh-contoh dualitas merupakan pokok bahasan §rujukan. Contoh yang paling dekat dengan aljabar ialah kategori modul-\(A\) kanan berdimensi hingga \(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{f}}\text{-}}A\) untuk suatu aljabar Hopf-\(\Bbbk\) \(A\), beserta versi komodulnya \(\ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{f}}\text{-}}A\) (Proposisi rujukan). Dalam kedua kasus, dualitas mencerminkan sifat antipoda \(S:A\to A\). Contoh aljabar Hopf sangat penting dalam kajian grup kuantum dan sekaligus menjadi persiapan bagi teori kategori Tannakian. Isi §§rujukanrujukan dalam bab ini menyangkut masalah rekonstruksi koaljabar. Untuk setiap koaljabar \(L\), kategori abelian \(\ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{f}}\text{-}}L\) hingga secara lokal (Definisi rujukan) dan dilengkapi funktor pelupa yang setia dan eksak \(U:\ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{f}}\text{-}}L\to\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm{f}}(\Bbbk)\). Masalah rekonstruksi menanyakan arah sebaliknya:

Bagaimana mengonstruksi suatu koaljabar \(L\) dari kategori abelian \(\Bbbk\)-linear \(\mathcal{A}\) yang hingga secara lokal dan suatu funktor setia eksak \(\omega:\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm{f}}(\Bbbk)\) sedemikian rupa sehingga \((\mathcal{A},\omega)\) secara alami ekuivalen dengan \((\ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{f}}\text{-}}L,U)\)?

Pendekatan dalam bab ini melibatkan koaljabar endomorfisme \(\operatorname{coE}(\omega)=\operatorname{coE}_{\Bbbk}(\omega)\) dari funktor \(\omega\) (Definisi–Proposisi rujukan). Koaljabar ini berkoaksi pada setiap \(\omega(X)\) dan bersifat “universal” terhadap koaksi-koaksi tersebut. Bukti Teorema rekonstruksi koaljabar rujukan melibatkan teori komonad dari §rujukan, pengetahuan dasar mengenai teori Morita dari §rujukan, hasil teknis tentang kategori abelian yang hingga secara lokal dari §rujukan, dan Ind-isasi yang diperkenalkan dalam §rujukan. Jika \((\mathcal{A},\omega)\) dilengkapi struktur monoidal, \(\operatorname{coE}(\omega)\) juga menjadi bialjabar. Jika \(\mathcal{A}\) kaku kiri sekaligus kaku kanan, maka \(\operatorname{coE}(\omega)\) bahkan merupakan aljabar Hopf (Teorema rujukan). Penyajian bagian ini terutama mengikuti [Del90]. Setelah seluruh persiapan tersebut, §rujukan akan memperkenalkan definisi ketat kategori Tannakian. Ini merupakan kelas kategori monoidal simetris \(\mathcal{T}\) dengan sifat-sifat khusus. Definisi formalnya berasal dari N. Saavedra Rivano dan P. Deligne, sedangkan motivasinya dapat ditelusuri kembali ke karya Tadao Tannaka dan para penerusnya. Di antara berbagai syarat dalam Definisi rujukan, yang paling menonjol ialah adanya aljabar-\(\Bbbk\) komutatif taknol \(B\) dan funktor monoidal eksak kanan \(\omega:\mathcal{T}\to\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\) yang kompatibel dengan struktur kepang; funktor ini disebut funktor serat bagi \(\mathcal{T}\) di atas \(B\). Situasi dalam geometri aljabar menuntut agar \(B\) dapat bersifat umum, tetapi banyak penerapan elementer hanya melibatkan funktor serat netral. Dalam hal ini, \(\omega\) merupakan funktor setia eksak bernilai di \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm{f}}(\Bbbk)\). Teorema rekonstruksi Tannakian netral yang bersesuaian, Teorema rujukan, hanyalah penerapan hasil sebelumnya: teorema itu menyatakan bahwa \(\operatorname{coE}(\omega)\) merupakan aljabar Hopf komutatif dan mengidentifikasi \((\mathcal{T},\omega)\) dengan \((\ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{f}}\text{-}}\operatorname{coE}(\omega),U)\). 1 Banyak sifat \((\mathcal{T},\omega)\) dengan demikian diterjemahkan menjadi sifat aljabar Hopf tersebut. Untuk funktor serat umum, Korolari rujukan menghubungkan aljabar Hopf komutatif \(\operatorname{coE}_B(\omega)\) di atas \(B\) dengan grup automorfisme-\(\otimes\) \(\operatorname{Aut}^\otimes(\omega)\) dari \(\omega\). Seluruh informasi mengenai \(\operatorname{coE}_B(\omega)\) terkandung dalam \(\operatorname{Aut}^\otimes\), asalkan yang terakhir dipahami sebagai funktor grup \(B\ensuremath{\text{-}\mathsf{CAlg}}\to\ensuremath{\mathsf{Grp}}\) dan bukan hanya sebagai satu grup. Sudut pandang ini sepenuhnya alami dalam geometri aljabar. Terakhir, §rujukan kembali ke asal historis kategori Tannakian. Dengan teori di atas, bagian tersebut menjelaskan cara merekonstruksi suatu grup hingga \(G\) dari kategori modul-\(G\) berdimensi hingga \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}_{\mathrm{f}}\) (Definisi rujukan), bersama funktor pelupa \(\omega\) ke \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm{f}}(\Bbbk)\). Karena dalam konteks analisis harmonik abstrak \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}_{\mathrm{f}}\) hampir merupakan suatu bentuk “dual” dari \(G\), hasil ini juga disebut versi grup hingga dari Teorema dualitas Tannaka–Krein. Sebenarnya, setelah diketahui bahwa modul-\(G\) sama dengan komodul kanan pada ruang fungsi \(C(G)\), isomorfisme yang dicari \(G\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{Aut}^\otimes(\omega)\) mempunyai bukti yang lebih singkat. Jalan memutar melalui teorema rekonstruksi diambil hanya untuk menjelaskan asal-usul kategori Tannakian.

Dualitas dalam Kategori Monoidal

Pertama-tama diperkenalkan suatu konsep yang berlaku bagi semua kategori monoidal, lalu konsep tersebut akan diperhalus secara bertahap.

Definisi. Misalkan \(\mathcal{C}\) kategori monoidal dan \(L,R\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\). Jika terdapat morfisme \[\mathrm{ev}: L \otimes R \to \ensuremath{\bm{1}}, \quad \mathrm{coev}: \ensuremath{\bm{1}}\to R \otimes L\] sedemikian rupa sehingga kedua komposisi berikut masing-masing adalah \(\ensuremath{\mathrm{id}}_R\) dan \(\ensuremath{\mathrm{id}}_L\), maka \(L\) disebut dual kiri dari \(R\), sedangkan \(R\) disebut dual kanan dari \(L\): \[\begin{gather*} R \simeq \ensuremath{\bm{1}}\otimes R \xrightarrow{\mathrm{coev} \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_R} (R \otimes L) \otimes R \simeq R \otimes (L \otimes R) \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}_R \otimes \mathrm{ev}} R \otimes \ensuremath{\bm{1}}\simeq R, \\ L \simeq L \otimes \ensuremath{\bm{1}}\xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}_L \otimes \mathrm{coev}} L \otimes (R \otimes L) \simeq (L \otimes R) \otimes L \xrightarrow{\mathrm{ev} \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_L} \ensuremath{\bm{1}}\otimes L \simeq L. \end{gather*}\] Kuadruplet \((L,R,\mathrm{ev},\mathrm{coev})\) di atas disebut data dualitas.

Morfisme \(\mathrm{ev}\) dan \(\mathrm{coev}\) dalam data dualitas hendaknya dipahami sebagai morfisme “evaluasi” dan dualnya. Kendala unit, kendala asosiatif, dan urutan tanda kurung yang terlibat dalam definisi tidak menimbulkan kesulitan apa pun dan selanjutnya sering dihilangkan. Definisi rujukan mungkin mengingatkan pembaca pada morfisme unit dan kounit dari funktor-funktor adjoin. Dualitas memang mencakup teori funktor adjoin, tetapi untuk itu kita harus bekerja dalam kategori-\(2\) atau struktur yang lebih umum; hal tersebut berada di luar cakupan buku ini.

Proposisi. Misalkan \(F:\mathcal{C}\to\mathcal{D}\) funktor monoidal antarkategori monoidal. Setiap data dualitas \((L,R,\mathrm{ev},\mathrm{coev})\) dalam \(\mathcal{C}\) secara kanonik menginduksi data dualitas \((FL,FR,F\mathrm{ev},F\mathrm{coev})\) dalam \(\mathcal{D}\).

Bukti. Untuk menafsirkan \((FL,FR,F\mathrm{ev},F\mathrm{coev})\) sebagai data dualitas, cukup tinjau diagram komutatif

\(\mathcal{C}\).

Bukti. Membalik urutan \(\otimes\) mengubah dual kiri menjadi dual kanan dan sebaliknya, sehingga cukup dibahas kasus \(X^*\). Misalkan data \((X_i^*,\mathrm{ev}_i,\mathrm{coev}_i)\) memberikan dual kanan dari \(X\), untuk \(i=1,2\). Pertama, buktikan keunikan isomorfismenya. Jika \(\alpha:X_1^*\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}X_2^*\) kompatibel dengan morfisme dualitas \(\mathrm{ev}_i\) dan \(\mathrm{coev}_i\), maka diagram berikut komutatif:

\((\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes\mathrm{ev}_2)(\mathrm{coev}_2\otimes\ensuremath{\mathrm{id}}) =\ensuremath{\mathrm{id}}_{X_2^*}\). Pernyataan yang bersesuaian juga berlaku bagi morfisme invers \(\beta:X_2^*\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}X_1^*\). Jadi, morfisme yang dicari \(\alpha:X_1^*\to X_2^*\) dan \(\beta:X_2^*\to X_1^*\) masing-masing hanya dapat berupa komposisi \[\begin{gather*} X_1^* \xrightarrow{\mathrm{coev}_2 \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_{X_1^*}} X_2^* \otimes X \otimes X_1^* \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}_{X_2^*} \otimes \mathrm{ev}_1} X_2^* , \\ X_2^* \xrightarrow{\mathrm{coev}_1 \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_{X_2^*}} X_1^* \otimes X \otimes X_2^* \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}_{X_1^*} \otimes \mathrm{ev}_2} X_1^* . \end{gather*}\]

Sekarang kita tunjukkan bahwa \(\alpha\) dan \(\beta\) yang didefinisikan di atas memang kompatibel dengan morfisme-morfisme dualitas. Berdasarkan simetri, cukup tinjau \(\alpha\). Definisi dual kanan memberikan diagram-diagram komutatif

\(\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes\alpha\) dan \(\alpha\otimes\ensuremath{\mathrm{id}}\), sehingga kompatibilitas tersebut terbukti.

Selanjutnya, buktikan bahwa \(\alpha\) dan \(\beta\) saling invers. Sekali lagi, cukup dibuktikan \(\beta\alpha=\ensuremath{\mathrm{id}}\). Tinjau diagram

\(\beta\alpha\), sedangkan komposisi sepanjang \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{X_1^*}\). Selesailah bukti.

Hubungan antara dual kiri dan dual kanan dapat ditulis sebagai \({}^*(X^*)=X\) dan \(({}^*X)^*=X\). Walaupun data dualitas sering dipilih dalam suatu argumen atau uraian, pada hakikatnya dualitas adalah sifat yang dimiliki sebuah objek, bukan struktur tambahan.

Contoh. Dalam setiap kategori monoidal berlaku \[\ensuremath{\bm{1}}^* = \ensuremath{\bm{1}}= {}^* \ensuremath{\bm{1}},\] dan morfisme \(\mathrm{ev}\) serta \(\mathrm{coev}\) yang diperlukan keduanya berasal dari kendala unit \(\ensuremath{\bm{1}}\otimes\ensuremath{\bm{1}}\simeq\ensuremath{\bm{1}}\).

Definisi (N. Saavedra Rivano). Jika setiap objek dalam kategori monoidal \(\mathcal{C}\) memiliki dual kiri (atau dual kanan), maka \(\mathcal{C}\) disebut kategori kaku kiri (atau kaku kanan).

Gagasan bukti Definisi–Proposisi rujukan sebenarnya sederhana, tetapi dalam pelaksanaannya muncul banyak rumus dan diagram komutatif. Dalam berbagai argumen yang melibatkan dualitas, teknik visualisasi yang disebut diagram dawai sangat berguna; bandingkan §rujukan atau [Li1]. Secara terperinci, objek digambarkan sebagai verteks dan morfisme sebagai anak panah, dengan komposisi dibaca dari atas ke bawah. Sebagai contoh, \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X\), \(f:X\to Y\), \(g:Y\to Z\), dan \(gf\) masing-masing digambarkan sebagai

Karena itu, mengomposisikan suatu morfisme dengan \(\ensuremath{\mathrm{id}}\) di depan atau di belakang sama dengan memperpanjang anak panahnya. Hasil kali \(\otimes\) dari morfisme-morfisme digambarkan dengan menempatkan anak panahnya berdampingan; misalnya, \(f\otimes g\) digambarkan sebagai

Karena \(X\otimes\ensuremath{\bm{1}}\simeq X\simeq\ensuremath{\bm{1}}\otimes X\), unit \(\ensuremath{\bm{1}}\) dapat dihilangkan dari diagram dawai; dengan kata lain, dawai pada titik tersebut tidak mempunyai ujung. Jika dualnya ada, morfisme \(\mathrm{ev}:X\otimes X^*\to\ensuremath{\bm{1}}\) dan \(\mathrm{coev}:\ensuremath{\bm{1}}\to X^*\otimes X\) dengan demikian masing-masing digambarkan sebagai

Dengan asumsi yang sama, identitas dalam Definisi rujukan, \[(\ensuremath{\mathrm{id}}_X \otimes \mathrm{ev}) (\mathrm{coev} \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_X ) = \ensuremath{\mathrm{id}}_X = (\mathrm{ev} \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_X) (\ensuremath{\mathrm{id}}_X \otimes \mathrm{coev})\] digambarkan sebagai

rujukan nuansa operasional berupa “meluruskan dawai”. Dalam sebagian literatur, diagram di atas digambar setelah diputar sebesar \(\frac{\pi}{2}\) dan karena itu juga disebut identitas Z. Berdasarkan korespondensi antara identitas aljabar dan operasi pada diagram dawai ini, identitas aljabar dasar yang melibatkan dualitas mudah ditemukan dengan mengikuti diagram, atau bahkan dibuktikan langsung melalui diagram. Sebagai latihan, pembaca dapat mencoba menulis ulang bukti Definisi–Proposisi rujukan sebagai diagram sederhana. Hasil berikut menunjukkan bahwa dualitas secara alami membalik urutan \(\otimes\).

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{C}\) kategori monoidal dan \(X,Y\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\).

  1. Jika \(X\) dan \(Y\) masing-masing memiliki dual kiri \({}^*X\) dan \({}^*Y\), maka \({}^*Y\otimes{}^*X\) merupakan dual kiri dari \(X\otimes Y\). Data yang bersesuaian dapat digambarkan melalui data dualitas \(X\) dan \(Y\) sebagai

  2. Jika \(X\) dan \(Y\) masing-masing memiliki dual kanan \(X^*\) dan \(Y^*\), maka \(Y^*\otimes X^*\) merupakan dual kanan dari \(X\otimes Y\). Data yang bersesuaian dapat digambarkan melalui data dualitas \(X\) dan \(Y\) sebagai

Bukti. Kita harus memeriksa identitas dalam Definisi rujukan, yakni identitas Z persamaan. Hal ini juga ekuivalen dengan memeriksa bahwa

persamaan, yaitu dengan menyisipkan beberapa \(\ensuremath{\mathrm{id}}\), menggesernya secara horizontal sebagaimana mestinya, lalu meluruskannya. Identitas-identitas di atas pun menjadi jelas. Pemeriksaan formal yang bersesuaian didasarkan pada berbagai sifat kealamian dari kendala unit; rinciannya diserahkan kepada pembaca yang berminat.

Definisi. Misalkan \(f:X\to Y\) suatu morfisme dalam kategori monoidal \(\mathcal{C}\). Andaikan \(X\) dan \(Y\) keduanya memiliki dual kiri \({}^*X\) dan \({}^*Y\) (atau dual kanan \(X^*\) dan \(Y^*\)). Morfisme dual kiri \({}^*f:{}^*Y\to{}^*X\) (atau morfisme dual kanan \(f^*:Y^*\to X^*\)) dari \(f\) didefinisikan sebagai berikut: \[\begin{equation*} \begin{aligned} \hypertarget{o014.aljabr2.chapter9.duality-a.q008}{} {}^* f := (\mathrm{ev}_Y \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}) (\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes f \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}) (\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes \mathrm{coev}_X) \; & \par\textbf{READERDIAGRAM0021}\par, \\ \hypertarget{o014.aljabr2.chapter9.duality-a.q009}{} f^* := (\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes \mathrm{ev}_Y) (\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes f \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}) (\mathrm{coev}_X \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}) \; & \par\textbf{READERDIAGRAM0022}\par. \end{aligned} \end{equation*}\]


  1. Catatan penerjemah: sumber mencetak pasangan kedua sebagai \((\operatorname{coE}(\omega),U)\). Karena komponen pertama pasangan tersebut harus berupa kategori yang membawa funktor pelupa \(U\), bentuk yang bertipe benar ialah \(\ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{f}}\text{-}}\operatorname{coE}(\omega)\).↩︎

Berdasarkan hubungan timbal balik antara dual kiri dan dual kanan serta Definisi–Proposisi rujukan, dapat diperiksa bahwa \({}^* (f^*) = f = ({}^* f)^*\); hal ini tampak seketika dengan menggambar “diagram di dalam diagram”. Selain itu, \({}^* (\ensuremath{\mathrm{id}}_X) = \ensuremath{\mathrm{id}}_{{}^* X}\) dan \((\ensuremath{\mathrm{id}}_X)^* = \ensuremath{\mathrm{id}}_{X^*}\) langsung mengikuti definisi. Berikut dua kelompok identitas berguna mengenai dual kiri/kanan dari \(f: X \to Y\); sekali lagi diagram menjadi buktinya.

Proposisi. Misalkan \(X \xrightarrow{f} Y \xrightarrow{g} Z\) adalah morfisme dalam kategori monoidal \(\mathcal{C}\). Jika semua objek tersebut memiliki dual kiri (atau dual kanan), maka \({}^* (gf) = {}^* f \; {}^* g\) (atau \((gf)^* = f^* g^*\)).

Bukti. Terapkan identitas Zorro persamaan; satu gambar berbicara lebih banyak daripada seribu kata.

Korolari. Untuk kategori kaku kiri (atau kaku kanan) \(\mathcal{C}\), lengkapi \(\mathcal{C}^{\operatorname{op}}\) dengan struktur monoidal yang membalik arah panah sekaligus urutan variabel \(\otimes\). Maka terdapat funktor monoidal \(\mathcal{C} \to \mathcal{C}^{\operatorname{op}}\) yang memetakan objek \(X\) ke \({}^* X\) (atau \(X^*\)) dan morfisme \(f\) ke \({}^* f\) (atau \(f^*\)).

Yang mungkin mengejutkan, setiap morfisme antarfunktor monoidal yang berangkat dari kategori kaku kiri atau kanan harus merupakan isomorfisme. Hal ini mencerminkan makna istilah “kaku”.

Proposisi. Misalkan \(F, G: \mathcal{C} \rightrightarrows \mathcal{D}\) funktor monoidal antarkategori monoidal. Jika \(\mathcal{C}\) kaku kiri (atau kaku kanan), maka setiap morfisme \(\varphi: F \to G\) antarfunktor monoidal merupakan isomorfisme. Bahkan, \((\varphi_X)^{-1} = \left(\varphi_{{}^* X}\right)^*\) (atau \({}^* \left( \varphi_{X^*} \right)\)).

Bukti. Cukup tinjau kasus kaku kiri. Pilih \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\), beserta dual kirinya \({}^* X\) dan data \(\mathrm{ev}\), \(\mathrm{coev}\). Kita memiliki diagram komutatif

rujukan menunjukkan bahwa komposisi sepanjang masing-masing baris diagram membuat \(F({}^* X)\) dan \(G({}^* X)\) menjadi dual kiri dari \(F(X)\) dan \(G(X)\). Dengan demikian, \((\varphi_{{}^* X})^*: G(X) \to F(X)\) terdefinisi. Dari sini diperoleh identitas pada diagram persamaan, ruas kanan masing-masing adalah \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{GX}\) dan \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{FX}\). Ini membuktikan bahwa \(\left(\varphi_{{}^* X}\right)^*\) memang merupakan invers dari \(\varphi_X\).

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{C}\) adalah kategori monoidal dan \(X, Y \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\).

  1. Jika \(X\) memiliki dual kiri \({}^* X\), terdapat bijeksi yang saling invers \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(X, Y) \xleftrightarrow{1:1} \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(\ensuremath{\bm{1}}, Y \otimes {}^* X)\) sebagai berikut.

  2. Jika \(X\) memiliki dual kanan \(X^*\), terdapat bijeksi yang saling invers \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(X, Y) \xleftrightarrow{1:1} \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(\ensuremath{\bm{1}}, X^* \otimes Y)\) sebagai berikut.

  3. Lebih umum lagi, apabila dual-dual yang dimaksud ada, terdapat bijeksi kanonik

Bukti. Untuk (i) dan (ii), pemeriksaan bahwa pemetaan-pemetaan tersebut saling invers hanyalah penerapan persamaan. Dengan gagasan yang sama, suatu diagram yang sedikit lebih rumit untuk digambar cukup untuk menjelaskan (iii).

Dalam konteks (i) dan (ii), mudah mendeskripsikan komposisi morfisme pada unsur \(\varphi\) di ruas kanan bijeksi (petunjuk: terapkan morfisme \(\mathrm{ev}\)). Operasi-operasi kanonik ini menghasilkan pernyataan berikut.

Korolari. Misalkan \(\mathcal{C}\) adalah kategori kaku kiri (atau kaku kanan) sebagaimana dalam Definisi rujukan. Dengan mendefinisikan \(\operatorname{Hom}\) internal sebagai \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\text{kiri}}(X, Y) := Y \otimes {}^* X\) (atau \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}_{\text{kanan}}(X, Y) := X^* \otimes Y\)), kategori \(\mathcal{C}\) menjadi kategori monoidal tertutup kanan (atau tertutup kiri) sebagaimana dalam Definisi rujukan.

Bukti. Terapkan Proposisi rujukan (iii) pada Definisi rujukan; pemeriksaan selebihnya bersifat rutin.

Korolari. Misalkan \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\).

  • Jika \(X\) memiliki dual kiri \({}^* X\), maka \((\cdot) \otimes X\) mempertahankan semua \(\varinjlim\) kecil, sedangkan \(X \otimes (\cdot)\) mempertahankan semua \(\varprojlim\) kecil.

  • Jika \(X\) memiliki dual kanan \(X^*\), maka \((\cdot) \otimes X\) mempertahankan semua \(\varprojlim\) kecil, sedangkan \(X \otimes (\cdot)\) mempertahankan semua \(\varinjlim\) kecil.

Bukti. Tinjau kasus ketika \(X\) memiliki dual kiri \({}^* X\). Proposisi rujukan (iii) menyiratkan bahwa funktor \((\cdot) \otimes X\) memiliki adjoin kanan \((\cdot) \otimes {}^* X\), sedangkan funktor \(X \otimes (\cdot) \simeq ({}^* X)^* \otimes (\cdot)\) memiliki adjoin kiri \({}^* X \otimes (\cdot)\).

Dengan menukar urutan \(\otimes\) dalam argumen di atas, kita memperoleh kasus ketika \(X\) memiliki dual kanan \(X^*\).

Dualitas: Jejak dan Dimensi

Dalam §rujukan kita telah memperkenalkan beberapa konsep yang berkaitan dengan dualitas. Semuanya memiliki versi kiri dan kanan, bergantung pada posisi objek di dalam \(\otimes\). Dalam banyak penerapan, kategori monoidal yang ditinjau bersifat simetris sehingga kedua versi itu tidak perlu dibedakan. Kita mulai dengan kasus kategori monoidal beranyam. Seperti biasa, struktur kepangnya ditulis dalam bentuk \[c(X,Y): X \otimes Y \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}Y \otimes X\] Struktur kepang tersebut simetris tepat ketika \(c(X,Y)^{-1}=c(Y,X)\). Diagram kepang dapat digunakan bersama teknik diagram tali yang diperkenalkan dalam §rujukan.

Lema. Misalkan \(\mathcal{C}\) kategori monoidal beranyam. Jika \(X^*\) adalah dual kanan dari \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\), maka \(X^*\) juga merupakan dual kiri dari \(X\). Lebih tepatnya, definisikan \[\begin{align*} \mathrm{ev}' & := \mathrm{ev} \circ c(X, X^*)^{-1}: X^* \otimes X \to \ensuremath{\bm{1}}, \\ \mathrm{coev}' & := c(X^*, X) \circ \mathrm{coev}: \ensuremath{\bm{1}}\to X \otimes X^* , \end{align*}\] maka \((X^*,X,\mathrm{ev}',\mathrm{coev}')\) adalah data dualitas. Kasus dual kiri \({}^*X\) serupa. Jika \(\mathcal{C}\) kategori monoidal simetris, berlaku pula \(\mathrm{ev}''=\mathrm{ev}\) dan \(\mathrm{coev}''=\mathrm{coev}\).

Bukti. Ini merupakan penerapan aksioma struktur kepang. Sebagai contoh, \((\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes\mathrm{ev}')(\mathrm{coev}'\otimes\ensuremath{\mathrm{id}}) =\ensuremath{\mathrm{id}}\) direduksi menjadi komutativitas diagram berikut:

rujukan.

Jadi, sebuah objek \(X\) dalam kategori monoidal beranyam memiliki dual kiri jika dan hanya jika ia memiliki dual kanan. Dalam kasus kategori monoidal simetris, kita dapat mengidentifikasi kedua versi itu dan menulis objek serta morfisme dual secara seragam sebagai \(X^*\) dan \(f^*\). Contoh yang paling khas tentu saja ialah kategori modul di atas gelanggang komutatif. Dengan hasil kali tensor modul, kategori ini merupakan kategori monoidal simetris, dan dualitas di dalamnya memiliki karakterisasi sederhana.

Proposisi. Misalkan \(R\) gelanggang komutatif. Jadikan \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) kategori monoidal simetris melalui \(\otimes_R\). Suatu \(R\)-modul \(M\) memiliki dual \(M^*\) jika dan hanya jika \(M\) merupakan modul projektif yang dibangkitkan secara hingga. Dalam hal ini dapat diambil \(M^*:=\operatorname{Hom}_R(M,R)\), sedangkan \(\mathrm{ev}_M\) dan \(\mathrm{coev}_M\) diberikan seperti dalam Definisi rujukan (ambil \(A=B=\Bbbk=R\) dan \(P=M\); \(M^*\) di sini dinotasikan sebagai \(M^\vee\) di sana), mungkin setelah menukar urutan faktor tensor.

Bukti. Arah “jika” langsung karena pilihan \((M^*,\mathrm{ev}_M,\mathrm{coev}_M)\) bersifat eksplisit. Dalam kasus khusus \(M=R\), kita dapat mengidentifikasi \(M^*\) dengan \(R\) dan memperoleh \(\mathrm{ev}_M(x\otimes y)=xy\) serta \(\mathrm{coev}_M(1)=1\otimes1\); semua identitas yang diperlukan lalu terpenuhi secara langsung.

Konstruksi \((M^*,\mathrm{ev}_M,\mathrm{coev}_M)\) jelas kompatibel dengan jumlah langsung, sehingga diperoleh kasus \(M=R^{\oplus n}\). Setiap modul projektif yang dibangkitkan secara hingga \(M\) dapat direalisasikan sebagai suku langsung dari suatu \(R^{\oplus n}\); jadi \(M\) memiliki dual.

Sekarang tinjau arah “hanya jika”. Misalkan \(R\)-modul \(M\) memiliki dual \(M^*\). Berdasarkan Proposisi rujukan (ii), untuk setiap \(R\)-modul \(M'\) terdapat isomorfisme \(R\)-modul

Dengan mengambil \(M'=R\), kita memperoleh \(\operatorname{Hom}_R(M,R)\simeq\operatorname{Hom}_R(R,M^*)\simeq M^*\). Isomorfisme itu mengirim \(\lambda\in M^*\) ke homomorfisme berikut:

\(M^*\) dapat diidentifikasi dengan \(\operatorname{Hom}_R(M,R)\) dan \(\mathrm{ev}_M\) dengan evaluasi.

Tinjau identitas \((\mathrm{ev}_M\otimes\ensuremath{\mathrm{id}}_M) (\ensuremath{\mathrm{id}}_M\otimes\mathrm{coev}_M)=\ensuremath{\mathrm{id}}_M\). Tuliskan \(\mathrm{coev}_M(1)=\sum_{i=1}^n\lambda_i\otimes m_i\). Identitas itu setara dengan \(\sum_i\lambda_i(m)m_i=m\) untuk setiap \(m\), yakni \(\ensuremath{\mathrm{id}}_M\) terfaktorkan sebagai \[M \xrightarrow{(\lambda_1, \ldots, \lambda_n)} R^{\oplus n} \xrightarrow{(m_1, \ldots, m_n)} M,\] Hal ini menunjukkan bahwa \(M\) merupakan suku langsung dari \(R^{\oplus n}\).

Definisi. Untuk kategori monoidal beranyam, kekakuan kiri dan kekakuan kanan dalam Definisi rujukan saling ekuivalen. Kategori monoidal beranyam yang memenuhi salah satunya disebut kategori kaku (rigid).

Setelah dilengkapi dengan struktur kategori abelian, objek unit dari kategori monoidal beranyam yang kaku memperlihatkan sifat khusus. Pertama-tama kita buktikan bahwa \(\otimes\) otomatis aditif pada setiap variabel.

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{C}\) kategori monoidal beranyam yang kaku. Jika \(\mathcal{C}\) juga kategori aditif, maka \(\otimes\) adalah bifunktor aditif.

Bukti. Pilih \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\). Proposisi rujukan (iii) menyiratkan bahwa funktor \(X\otimes(\cdot)\) memiliki adjoin kanan \(X^*\otimes(\cdot)\). Karena itu, Korolari rujukan (v) menjamin bahwa \(X\otimes(\cdot)\) aditif. Berdasarkan struktur kepang, hal yang sama berlaku bagi \((\cdot)\otimes X\).

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{C}\) kategori monoidal beranyam yang kaku dan sekaligus kategori abelian. Jika \(\iota:U\hookrightarrow\ensuremath{\bm{1}}\) adalah subobjek, maka \(\ensuremath{\bm{1}}=U\oplus\operatorname{ker}(\iota^*)\). Akibatnya:

  1. objek \(\ensuremath{\bm{1}}\) terbelah (Definisi rujukan);

  2. jika \(\operatorname{End}_{\mathcal{C}}(\ensuremath{\bm{1}})\) sebuah medan, maka \(\ensuremath{\bm{1}}\) adalah objek sederhana.

Bukti. Definisikan \(V:=\operatorname{coker}(\iota)\). Telah diketahui bahwa \(\otimes\) merupakan funktor eksak aditif pada setiap variabel (Korolari rujukan dan Proposisi rujukan). Karena itu, kita memperoleh diagram komutatif berikut, yang baris-baris pada bagian garis penuhnya eksak:

\(0\). Oleh karena itu, \(U\otimes V=0\) dan \(U\otimes U\simeq U\).

Untuk setiap objek \(T\), dengan cara yang sama diperoleh monomorfisme \(\iota\otimes\ensuremath{\mathrm{id}}_T:U\otimes T\hookrightarrow T\). Jadi \(U\otimes T=0\) jika dan hanya jika \(\iota\otimes\ensuremath{\mathrm{id}}_T=0\). Pernyataan terakhir ini pada gilirannya ekuivalen dengan lenyapnya morfisme \(T\to U^*\otimes T\) yang bersesuaian di bawah Proposisi rujukan (iii). Tidak sulit menunjukkan bahwa morfisme terakhir tersebut tepatnya \(\iota^*\otimes\ensuremath{\mathrm{id}}_T\) (Latihan bab ini). Dengan demikian, untuk setiap objek \(X\), subobjek terbesar \(T\subset X\) yang memenuhi \(U\otimes T=0\) sama dengan subobjek terbesar yang membuat \(T\to U^*\otimes T\hookrightarrow U^*\otimes X\) bernilai nol, dan ini juga sama dengan \[\operatorname{ker}\left[ \iota^* \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_X: X \to U^* \otimes X \right] \simeq \operatorname{ker}(\iota^*) \otimes X.\]

  • Terapkan hal ini pada \(X=V\) dan gunakan \(U\otimes V=0\); kita memperoleh \(\operatorname{ker}(\iota^*)\otimes V\simeq V\).

  • Terapkan hal ini pada \(X=U\). Karena setiap subobjek \(T\) dari \(U\) juga merupakan subobjek dari \(\ensuremath{\bm{1}}\), berlaku \(U\otimes T\supset T\otimes T\simeq T\). Akibatnya, \(\operatorname{ker}(\iota^*)\otimes U=0\).

Substitusikan kedua hasil ini ke dalam barisan eksak pendek \[0 \to \operatorname{ker}(\iota^*) \otimes U \to \operatorname{ker}(\iota^*) \to \operatorname{ker}(\iota^*) \otimes V \to 0,\] maka langsung diperoleh \(\ensuremath{\bm{1}}\supset\operatorname{ker}(\iota^*)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}V\). Hal ini membelah barisan \(0\to U\to\ensuremath{\bm{1}}\to V\to0\). Karena \(U\) sembarang subobjek, inilah tepatnya definisi bahwa \(\ensuremath{\bm{1}}\) terbelah.

Terakhir, Korolari rujukan menyiratkan bahwa jika \(\operatorname{End}_{\mathcal{C}}(\ensuremath{\bm{1}})\) merupakan medan, maka \(\ensuremath{\bm{1}}\) tak terurai; jadi \(\ensuremath{\bm{1}}\) sederhana.

Dalam setiap kategori monoidal \(\mathcal{C}\), \(\operatorname{End}(\ensuremath{\bm{1}})\) merupakan monoid dan mudah dibuktikan komutatif; lihat [Li1]. Kendala unit \(X\simeq\ensuremath{\bm{1}}\otimes X\) membuat setiap unsur \(\operatorname{End}(\ensuremath{\bm{1}})\) bertindak pada setiap \(X\) melalui endomorfisme. Endomorfisme ini menentukan homomorfisme monoid \(\operatorname{End}(\ensuremath{\bm{1}})\to Z(\mathcal{C})\), dengan \(Z(\mathcal{C})\) menyatakan pusat kategori \(\mathcal{C}\). Dari sifat umum pusat, komposisi morfisme bersifat bilinear terhadap aksi \(\operatorname{End}(\ensuremath{\bm{1}})\): \[(z f) g = z(f g) = f (z g), \quad X \xrightarrow{g} Y \xrightarrow{f} Z, \quad z \in \operatorname{End}(\ensuremath{\bm{1}}).\] Selain itu, dari aksioma \(\otimes\) (lihat [Li1]) mudah diturunkan bahwa \(\otimes\) juga bilinear: \[(zf_1) \otimes f_2 = z(f_1 \otimes f_2) = f_1 \otimes (z f_2), \quad f_i \in \operatorname{Hom}(X_i, Y_i), \quad z \in \operatorname{End}(\ensuremath{\bm{1}}).\] Dengan demikian, \(\operatorname{End}(\ensuremath{\bm{1}})\) dapat dipandang sebagai semacam “koefisien” bagi kategori monoidal \(\mathcal{C}\).

Definisi. Misalkan \(f\in\operatorname{End}(X)\) endomorfisme dalam kategori monoidal beranyam \(\mathcal{C}\) dan \(X\) memiliki dual. Definisikan jejak kiri dari \(f\) (disingkat jejak) dengan \[\operatorname{Tr}(f) = \operatorname{Tr}_{\text{kiri}}(f) := \mathrm{ev}_X \left( f \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_{X^*} \right) \mathrm{coev}'_X \; \in \operatorname{End}(\ensuremath{\bm{1}}),\] dan definisikan jejak kanannya dengan \[\operatorname{Tr}_{\text{kanan}}(f) := \mathrm{ev}'_X \left( \ensuremath{\mathrm{id}}_{X^*} \otimes f \right) \mathrm{coev}_X,\] dengan \(\mathrm{coev}'_X\) dan \(\mathrm{ev}'_X\) seperti dalam Lema rujukan. Berdasarkan Definisi–Proposisi rujukan, kedua jejak tidak bergantung pada pilihan data dualitas.

Definisi. Misalkan \(X\) objek dalam kategori monoidal beranyam \(\mathcal{C}\) dan \(X\) memiliki dual. Dimensi kirinya (disingkat dimensi) didefinisikan sebagai \[\dim X = \dim_{\text{kiri}} X := \operatorname{Tr}(\ensuremath{\mathrm{id}}_X) \; \in \operatorname{End}(\ensuremath{\bm{1}}),\] dan dimensi kanannya didefinisikan sebagai \(\dim_{\text{kanan}}X:=\operatorname{Tr}_{\text{kanan}}(\ensuremath{\mathrm{id}}_X)\).

Jejak kiri dan kanan masing-masing digambarkan sebagai berikut:

Jika \(\mathcal{C}\) kategori monoidal simetris, versi kiri dan kanan dari jejak maupun dimensi selalu sama. Inilah situasi utama yang akan digunakan kelak. Jika peran kategori \(\mathcal{C}\) perlu ditonjolkan, kita menggunakan notasi seperti \(\operatorname{Tr}_{\mathcal{C}}\) dan \(\dim_{\mathcal{C}}\). Dalam sebagian literatur, keduanya juga disebut jejak kuantum dan dimensi kuantum. Contoh rujukan akan menjelaskan hubungannya dengan versi klasik.

Proposisi. Misalkan \(F:\mathcal{C}\to\mathcal{D}\) funktor monoidal antara kategori monoidal beranyam yang mempertahankan struktur kepang. Untuk setiap endomorfisme \(f\in\operatorname{End}(X)\) di \(\mathcal{C}\), dengan \(X\) memiliki dual, berlaku \(F\left(\operatorname{Tr}_{\mathcal{C}}(f)\right)=\operatorname{Tr}_{\mathcal{D}}(Ff)\); demikian pula untuk jejak kanan. Khususnya, \(F\left(\dim_{\mathcal{C}}X\right)=\dim_{\mathcal{D}}(FX)\).

Bukti. Buktinya sama persis dengan Proposisi rujukan.

Jejak yang didefinisikan di atas memiliki sifat-sifat yang serupa dengan jejak pemetaan linear.

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{C}\) kategori monoidal beranyam. Dalam pernyataan berikut, setiap kali dibahas endomorfisme \(f\in\operatorname{End}(X)\), selalu diasumsikan bahwa \(X\) memiliki dual.

  1. Berlaku \(\operatorname{Tr}_{\text{kiri}}(f)=\operatorname{Tr}_{\text{kanan}}({}^*f)\) dan \(\operatorname{Tr}_{\text{kanan}}(f)=\operatorname{Tr}_{\text{kiri}}(f^*)\).

  2. Misalkan \(X\) dan \(Y\) keduanya memiliki dual. Untuk setiap

    \(\operatorname{Tr}_{\text{kiri}}(gf)=\operatorname{Tr}_{\text{kiri}}(({}^{**}f)g)\) dan \(\operatorname{Tr}_{\text{kanan}}(gf)=\operatorname{Tr}_{\text{kanan}}((f^{**})g)\). Perhatikan bahwa jika \(\mathcal{C}\) kategori monoidal simetris, maka \({}^{**}f=f=f^{**}\).

  3. Untuk setiap \(f\in\operatorname{End}(X)\) dan \(g\in\operatorname{End}(Y)\), berlaku \(\operatorname{Tr}(f\otimes g)=\operatorname{Tr}(f)\operatorname{Tr}(g)\).

  4. Jika \(a\in\operatorname{End}(\ensuremath{\bm{1}})\), maka selalu berlaku \(\operatorname{Tr}(af)=a\operatorname{Tr}(f)\).

  5. Misalkan \(\mathcal{C}\) kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\) dan \(\otimes\) aditif pada variabel pertama (atau kedua). Maka untuk setiap \(f,g\in\operatorname{End}(X)\) berlaku \(\operatorname{Tr}_{\text{kiri}}(f+g)=\operatorname{Tr}_{\text{kiri}}(f)+\operatorname{Tr}_{\text{kiri}}(g)\) (atau \(\operatorname{Tr}_{\text{kanan}}(f+g)=\operatorname{Tr}_{\text{kanan}}(f)+\operatorname{Tr}_{\text{kanan}}(g)\)).

Dalam pernyataan (iii) dan (iv), \(\operatorname{Tr}\) dapat diartikan sebagai jejak kiri maupun jejak kanan.

Bukti. Seperti biasa, pembuktian terutama mengandalkan gambar. Karena kasus kiri dan kanan simetris, cukup membahas jejak kiri. Pertama, berdasarkan diagram jejak, menutup bagian bawah setiap suku dalam persamaan langsung memberikan (i). Dengan cara serupa, (ii) digambarkan melalui persamaan sebagai berikut.

Untuk (iii), intinya ialah identitas intuitif

Pernyataan (iv) mengikuti dari bilinearitas komposisi morfisme dan \(\otimes\) terhadap \(\operatorname{End}(\ensuremath{\bm{1}})\). Pernyataan (v) mengikuti langsung dari definisi tertulis jejak kiri dan kanan, tanpa memerlukan gambar.

Proposisi rujukan (iv) dan (v) dapat dipahami sebagai sifat linearitas jejak. Sebagai kasus khusus (iii), berlaku pula \(\dim(X\otimes Y)=\dim X\,\dim Y\).

Contoh-contoh dualitas

Selanjutnya kita telaah beberapa contoh dasar teori dualitas.

Contoh. Tinjau kategori ruang vektor di atas medan \(\Bbbk\), \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk)\), dengan struktur monoidal simetris standarnya dan unit \(\ensuremath{\bm{1}}:=\Bbbk\). Inilah model utama dualitas. Proposisi rujukan menyiratkan bahwa, untuk setiap ruang vektor-\(\Bbbk\) \(V\), \[V \;\text{memiliki dual} \iff V \;\text{berdimensi hingga}.\] Lebih konkret, untuk ruang vektor-\(\Bbbk\) berdimensi \(n\), dualnya (tanpa perlu membedakan kiri dan kanan) diambil sebagai \[V^* := \operatorname{Hom}_{\Bbbk}(V, \Bbbk),\] dengan morfisme-morfisme yang bersesuaian

\(v_1,\ldots,v_n\) adalah sembarang basis dari \(V\), sedangkan \(\check v_1,\ldots,\check v_n\) basis dualnya. Definisi-definisi ini merupakan kasus khusus Proposisi rujukan, dan dapat pula diperiksa langsung tanpa kesulitan.

Ruang vektor-\(\Bbbk\) berdimensi hingga membentuk kategori kaku terhadap \(\otimes\), yang dinotasikan oleh \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm f}(\Bbbk)\). Semua operasi yang melibatkan dual menjadi fakta-fakta elementer berikut.

  • Isomorfisme \(V^*\otimes W\simeq\operatorname{Hom}(\Bbbk,V^*\otimes W)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{Hom}(V,W)\) memetakan \(\sum_i\check v_i\otimes w_i\) ke pemetaan linear \(\sum_i\check v_i(\mathord\cdot)w_i\).

  • Dual \(f^*:W^*\to V^*\) dari morfisme \(f:V\to W\) tepat merupakan transpos pemetaan linear; persamaan diagramatik persamaan mencakup seluruh isinya.

  • Jejak dan dimensi mengambil nilai dalam \(\operatorname{End}(\Bbbk)\simeq\Bbbk\). Karena \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm f}(\Bbbk)\) simetris, tidak perlu membedakan versi kiri dan kanan.

  • Setelah \(\operatorname{End}(V)\) diidentifikasikan dengan \(V^*\otimes V\), \[\operatorname{Tr}\left(\sum_i\check v_i\otimes v_i\right)= \sum_i\check v_i(v_i)\] tepat merupakan jejak klasik. Demikian pula, \(\dim V\) ialah bayangan dimensi klasik di bawah homomorfisme \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\to\Bbbk\).

Contoh. Tinjau kategori monoidal simetris \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}^-_{\ensuremath{\mathbb{Z}}/2\ensuremath{\mathbb{Z}}}(\Bbbk)\) dari Contoh rujukan. Objek dan morfismenya masing-masing ditulis sebagai \(V=V_0\oplus V_1\) dan \(f=(f_0,f_1)\), dengan \(\Bbbk=\Bbbk\oplus\{0\}\) sebagai unit. Seperti dalam Contoh rujukan, sebuah objek \(V\) memiliki dual jika dan hanya jika ia berdimensi hingga sebagai ruang vektor-\(\Bbbk\); semua objek ini membentuk subkategori penuh \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}^-_{\ensuremath{\mathbb{Z}}/2\ensuremath{\mathbb{Z}}, f}(\Bbbk)\). Jika \(V\) berdimensi hingga, dualnya dapat diambil sebagai \[V^* = V^*_0 \oplus V^*_1, \quad V^*_i := \operatorname{Hom}_{\Bbbk}(V_i, \Bbbk),\] dengan

\(v_{0,1},\ldots,v_{0,n_0}\) (atau \(v_{1,1},\ldots,v_{1,n_1}\)) adalah sembarang basis dari \(V_0\) (atau \(V_1\)), sedangkan \(\check v_{0,1},\ldots,\check v_{0,n_0}\) (atau \(\check v_{1,1},\ldots,\check v_{1,n_1}\)) basis dualnya. Syarat-syarat dalam Definisi rujukan dapat diperiksa langsung.

  • Isomorfisme \((V^*\otimes W)_0\simeq\operatorname{Hom}(\Bbbk,V^*\otimes W) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{Hom}(V,W)\) memetakan \(\sum_i\check v_i\otimes w_i\) ke pemetaan linear \(\sum_i\check v_i(\mathord\cdot)w_i\), dengan \(\check v_i\in V_0^*\) dan \(w_i\in W_0\), atau \(\check v_i\in V_1^*\) dan \(w_i\in W_1\).

  • Dual \(f^*:W^*\to V^*\) dari morfisme \(f:V\to W\) tetap transpos pemetaan linear, diterapkan secara terpisah pada setiap suku jumlah langsung.

  • Jejak dan dimensi tetap mengambil nilai dalam \(\operatorname{End}(\Bbbk)\simeq\Bbbk\), tanpa membedakan kiri dan kanan. Jejak endomorfisme \(f=(f_0,f_1)\in\operatorname{End}(V)\) ialah \(\operatorname{Tr}(f_0)-\operatorname{Tr}(f_1)\) dan disebut superjejak. Sejalan dengan itu, superdimensi \(\dim V\) ialah bayangan \(\dim V_0-\dim V_1\) di bawah \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\to\Bbbk\).

Deskripsi serupa berlaku bagi kategori ruang vektor-\(\Bbbk\) bergradasi yang lebih umum, \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}^{\epsilon}_I(\Bbbk)\), dengan \(I\) monoid komutatif dan \(\epsilon:I\to\ensuremath{\mathbb{Z}}/2\ensuremath{\mathbb{Z}}\); lihat Contoh rujukan. Objek dan morfisme kategori monoidal simetris ini tetap berbentuk \(\bigoplus_{i\in I}V_i\) dan \((f_i)_{i\in I}\), sedangkan tanda-tandanya bergantung pada \(\epsilon(i)\).

Perhatikan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk)\) membenam ke \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}^-_{\ensuremath{\mathbb{Z}}/2\ensuremath{\mathbb{Z}}}(\Bbbk)\) melalui \(V\mapsto(V_0,V_1):=(V,\{0\})\). Karena itu, Contoh rujukan mencakup teori klasik dalam Contoh rujukan. Lebih jauh, jika \(\Bbbk\in\{\ensuremath{\mathbb{R}},\ensuremath{\mathbb{C}}\}\), ruang vektor super-\(\Bbbk\) dapat diperumum menjadi berkas vektor super di atas manifold topologis \(M\). Superjejak dan superdimensi juga meluas ke berkas vektor super; satu-satunya perbedaan ialah bahwa nilainya berada dalam monoid endomorfisme berkas vektor super trivial \(M\times(\Bbbk\oplus\{0\})\), yakni dalam \(\{\text{fungsi kontinu }M\to\Bbbk\}\). Berikutnya adalah dua contoh nonlinier.

Contoh (Korespondensi). Misalkan \(\mathrm{Corr}\) kategori berikut. Objeknya semua himpunan kecil, dan morfisme dari \(X\) ke \(Y\) didefinisikan sebagai kelas isomorfisme diagram \([X\xleftarrow{u}A\xrightarrow{v}Y]\), dengan \(A\) sembarang himpunan kecil dan \(u,v\) sembarang pemetaan; isomorfisme dipahami dengan cara yang jelas. Diagram semacam itu disebut “korespondensi” dari \(X\) ke \(Y\) dan memperumum pemetaan.1 Komposisi \([Y\leftarrow B\rightarrow Z]\) dengan \([X\leftarrow A\rightarrow Y]\) didefinisikan melalui hasil kali serat:

\(X\) ialah \(X\xleftarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}}X\xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}}X\), atau diagram sembarang yang isomorfik dengannya. Kasus-kasus khusus komposisi adalah \[\begin{gather*} [Y = Y \xrightarrow{w} Z] \circ [X \xleftarrow{u} A \xrightarrow{v} Y] = [X \xleftarrow{u} A \xrightarrow{wv} Z ], \\ [Y \xleftarrow{z} B \xrightarrow{w} Z] \circ [X \xleftarrow{u} Y = Y] = [X \xleftarrow{uz} B \xrightarrow{w} Z]. \end{gather*}\] Himpunan abstrak digunakan di sini semata-mata untuk kepentingan pedagogis. Dalam penerapan, \(X\), \(Y\), dan seterusnya biasanya diambil sebagai objek geometris yang sesuai, seperti ruang topologis atau skema.

Sekarang bekali \(\mathrm{Corr}\) dengan struktur monoidal: definisikan \(X\otimes Y:=X\times Y\), dengan himpunan satu titik \(\mathrm{pt}\) sebagai unit \(\ensuremath{\bm{1}}\). Kategori ini secara alami monoidal simetris dan juga kaku: untuk setiap \(X\), ambil \(X^*=X\) bersama

rujukan.

  • Setelah definisi dibentangkan, isomorfisme \(\operatorname{Hom}_{\mathrm{Corr}}(X,Y)\simeq \operatorname{Hom}_{\mathrm{Corr}}(\ensuremath{\bm{1}},X^*\otimes Y)\) menjadi tautologi.

  • Dual dari morfisme \(f=[X\xleftarrow{u}A\xrightarrow{v}Y]\) ialah \(f^*=[Y\xleftarrow{v}A\xrightarrow{u}X]\). Ini langsung terlihat dengan menjalankan definisi; perinciannya diserahkan kepada pembaca.

  • Jejak dan dimensi mengambil nilai dalam \(\operatorname{End}_{\mathrm{Corr}}(\ensuremath{\bm{1}})\). Unsur-unsur himpunan ini merupakan kelas isomorfisme diagram \([\mathrm{pt}\leftarrow A\rightarrow\mathrm{pt}]\) dan sepenuhnya ditentukan oleh kardinalitas \(|A|\).

  • Untuk sembarang pemetaan \(u:A\to X\), tuliskan \(\Gamma_u:=\{(a,u(a)):a\in A\}\subset A\times X\) untuk grafnya. Jejak endomorfisme \(f=[X\xleftarrow{u}A\xrightarrow{v}X]\) dijelaskan oleh diagram

    \(\Gamma_u\cap\Gamma_v\simeq\{a\in A:u(a)=v(a)\}\).

    Tuliskan \(\Delta:=\Gamma_{\ensuremath{\mathrm{id}}_X}\subset X\times X\) untuk subhimpunan diagonal. Dalam kasus khusus \(A=X\) dan \(u=\ensuremath{\mathrm{id}}_X\), puncak diagram ialah himpunan titik tetap \(\Gamma_v\cap\Delta=\{x\in X:v(x)=x\}\). Jadi fungsi \(\operatorname{Tr}(f)\) tepat menghitung titik tetap.

  • Untuk kasus khusus \(u=v=\ensuremath{\mathrm{id}}_X\), tampak bahwa \(\dim X\) ialah perpotongan-diri diagonal \(\Delta\cap\Delta\). Dalam situasi himpunan saat ini, \(\Delta\cap\Delta\) sama dengan \(X\), sehingga \(\dim X\in\operatorname{End}_{\mathrm{Corr}}(\ensuremath{\bm{1}})\) hanya mendeskripsikan \(|X|\). Dalam konteks geometri atau topologi yang lebih halus, bersama kerangka “turunan” yang sesuai, perpotongan-diri diagonal dapat memberikan informasi yang lebih halus dan penting.

Contoh (Kobordisme). Tinjau kategori monoidal \(n\ensuremath{\text{-}\mathsf{Cob}}\) dari [Li1]. Objeknya manifold berorientasi kompak tanpa batas berdimensi \(n-1\), dengan \(n\in\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq1}\), sedangkan morfismenya ialah kelas ekuivalensi “kobordisme” yang diwakili oleh manifold berorientasi berdimensi \(n\) dengan batas; ekuivalensinya adalah difeomorfisme yang mempertahankan batas. Struktur monoidal berasal dari gabungan terpisah manifold berorientasi, dengan manifold kosong \(\emptyset\) sebagai unit. Gambar konkret kobordisme, yang lazim disebut “celana”, dapat dilihat dalam rujukan tersebut. Namun agar sesuai dengan metode diagram dawai dalam §rujukan, kobordisme harus digambar dari atas ke bawah, bukan dari kiri ke kanan seperti dalam rujukan itu.

Manifold tertutup yang difeomorfik juga isomorfik dalam \(n\ensuremath{\text{-}\mathsf{Cob}}\), sehingga struktur monoidalnya simetris. Kategori ini juga kaku: untuk setiap objek \(X\), pembalikan orientasi memberikan \(X^*\). Lebih tepatnya, morfisme \(\mathrm{ev}_X:X\sqcup X^*\to\emptyset\) dan \(\mathrm{coev}_X:\emptyset\to X\sqcup X^*\) menjadikan manifold dengan batas \(X\times[0,1]\) sebuah kobordisme dengan dua cara berbeda, yang dapat dipahami sebagai hasil kali manifold berorientasi:

  • Seperti dalam rujukan di atas, definisi \(n\ensuremath{\text{-}\mathsf{Cob}}\) telah memuat bijeksi \[\begin{align*} \operatorname{Hom}_{n\ensuremath{\text{-}\mathsf{Cob}}}(X, Y) & \xleftrightarrow{1:1} \operatorname{Hom}_{n\ensuremath{\text{-}\mathsf{Cob}}}\left( \emptyset, X^* \sqcup Y\right) \\ & = \left\{ W: \text{berorientasi dengan batas, beserta data}\; \partial W \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}X^* \sqcup Y \right\} / \sim . \end{align*}\]

  • Dual sebuah morfisme, yakni kobordisme, hanya membalik \(\partial W\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}X^*\sqcup Y\) menjadi \(\partial W\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}(Y^*)^*\sqcup X^*\).

  • Jejak dan dimensi mengambil nilai dalam \[\operatorname{End}_{n\ensuremath{\text{-}\mathsf{Cob}}}(\emptyset)= \{\text{manifold kompak tanpa batas berdimensi }n\}/\sim .\]

  • Menurut deskripsi \(\mathrm{ev}_X\) dan \(\mathrm{coev}_X\) di atas, mengambil jejak \(f\in\operatorname{End}_{n\ensuremath{\text{-}\mathsf{Cob}}}(X)\) berarti merekatkan dua ujung \(X\) pada kobordisme \(f\). Karena morfisme identitas \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X\) bersesuaian dengan kobordisme trivial \(X\times[0,1]\), kita memperoleh

Untuk \(n\ensuremath{\text{-}\mathsf{Cob}}\), berbagai diagram yang diperkenalkan dalam §rujukan memperoleh makna literal. Metode dan objek di sini memiliki hakikat geometris yang sama.


  1. Jika \(f:X\to Y\) pemetaan, ambil \(A\) sebagai graf \(f\).↩︎

Terakhir, kita bahas bagaimana dualitas muncul pada modul dan komodul di atas aljabar Hopf; lihat §rujukan. Misalkan \(\Bbbk\) medan dan \((A,\mu,\eta,\Delta,\epsilon)\) aljabar-\(\Bbbk\) bialjabar, yakni bialjabar di atas \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk)\). Proposisi rujukan telah menjelaskan bagaimana struktur aljabar dan koaljabar dipakai bersama-sama untuk membekali kategori-kategori \[A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}, \quad \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}A, \quad A\ensuremath{\text{-}\mathsf{Comod}}, \quad \ensuremath{\mathsf{Comod}\text{-}}A\] dengan struktur monoidal alami. Kita hendak mencirikan dualitas di dalamnya. Di bawah ini hanya kasus modul kanan dan komodul kanan yang diuraikan. Karena funktor lupa dari \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}A\) (atau \(\ensuremath{\mathsf{Comod}\text{-}}A\)) ke \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk)\) merupakan funktor monoidal, jika modul-\(A\) kanan (atau komodul-\(A\) kanan) \(M\) memiliki dual kiri atau kanan, maka:

  • \(\dim_{\Bbbk}M<\infty\);

  • baik dual kiri maupun kanan mesti direalisasikan pada ruang vektor dual \(M^\vee:=\operatorname{Hom}_{\Bbbk}(M,\Bbbk)\);

  • pada tingkat \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm f}(\Bbbk)\), morfisme \(\mathrm{ev}\) dan \(\mathrm{coev}\) ditentukan, hingga isomorfisme, seperti dalam Contoh rujukan.

Sebuah modul-\(A\) (atau komodul-\(A\)) disebut berdimensi hingga jika ia berdimensi hingga sebagai ruang vektor-\(\Bbbk\). Selanjutnya kita berfokus pada \(M\) berdimensi hingga; kategori yang bersesuaian dinotasikan dengan \(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm f}\text{-}}A\), dan seterusnya.1 Jika pembaca mengenal teori gelanggang komutatif, hasil-hasil berikut akan mudah diperumum ke gelanggang komutatif \(\Bbbk\) sembarang dengan mensyaratkan bahwa \(M\) adalah modul-\(\Bbbk\) projektif terbangkit hingga. Pokok persoalannya ialah membekali \(M^\vee\) dengan struktur modul-\(A\) kanan (atau komodul-\(A\) kanan) yang sesuai. Tuliskan \(\otimes:=\otimes_{\Bbbk}\). Funktor dual pada kasus berdimensi hingga meluas menjadi \[(\cdot)^\vee := \operatorname{Hom}_{\Bbbk}(\cdot, \Bbbk): \ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk)^{\operatorname{op}} \to \ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk).\] Funktor ini hanya merupakan funktor monoidal longgar kanan: terdapat morfisme kanonik \(N^\vee\otimes M^\vee\to(M\otimes N)^\vee\). Tersedia pula keluarga morfisme evaluasi \[\mathrm{ev}_M: M \otimes M^\vee \to \Bbbk.\] Mula-mula misalkan \(M\) modul-\(A\) kanan, dengan perkalian skalar diberikan oleh \(a:M\otimes A\to M\). Karena \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk)\) kategori konkret, bahasa unsur dan pemetaan lebih mudah digunakan. Ambil transpos \({}^ta:A\otimes M^\vee\to M^\vee\) berikut, yang menjadikan \(M^\vee\) modul-\(A\) kiri: \[\mathrm{ev}\left(m, {}^t a(t \otimes \lambda)\right) = \mathrm{ev}\left( a(m \otimes t), \lambda \right),\] dengan \(m\in M\), \(\lambda\in M^\vee\), dan \(t\in A\). Untuk komodul-\(A\) kanan \(M\), pilih basis \(v_1,\ldots,v_n\) dari \(M\) dan basis dual \(\check v_1,\ldots,\check v_n\) dari \(M^\vee\). Struktur komodulnya dapat ditulis sebagai \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:comodule-basis}{} \rho(v_i) = \sum_{j=1}^n v_j \otimes t_{ji}, \quad t_{ji} \in A, \quad 1 \leq i \leq n. \end{equation}\] Operasi transpos di atas memiliki versi dual untuk \(\rho\): definisikan \[{}^t \rho: M^\vee \to A \otimes M^\vee, \quad \check{v}_i \mapsto \sum_{j=1}^n t_{ij} \otimes \check{v}_j.\] Dari persamaan dan versi komodul kirinya, tampak bahwa \({}^t\rho\) menjadikan \(M^\vee\) komodul-\(A\) kiri; dapat pula diperiksa bahwa struktur ini tidak bergantung pada pilihan basis. Persoalannya ialah bagaimana kembali ke modul-\(A\) kanan dan komodul-\(A\) kanan. Hal ini dapat dilakukan secara kanonik jika \(A\) aljabar Hopf, sebagai berikut.

Proposisi. Misalkan \(\Bbbk\) medan dan \(A\) aljabar Hopf-\(\Bbbk\) dengan antipoda \(S\) (Definisi rujukan), dengan data \((A,\mu,\eta,\Delta,\epsilon)\). Jika \(M\) modul-\(A\) kanan (atau komodul-\(A\) kanan) berdimensi hingga, maka \(M\) memiliki dual kiri dan kanan, keduanya direalisasikan pada ruang vektor dual \(M^\vee\), dengan deskripsi berikut.

  • Misalkan struktur modul-\(A\) kanan pada \(M\) diberikan oleh \(a:M\otimes A\to M\). Maka:

    Dual kiri Dual kanan
    \({}^\vee a: M^\vee \otimes A \to M^\vee\) \(a^\vee: M^\vee \otimes A \to M^\vee\)
    \({}^\vee a(\lambda \otimes t) = {}^t a\left( S^{-1} t \otimes \lambda\right)\) \(a^\vee(\lambda \otimes t) = {}^t a\left(St \otimes \lambda \right)\)

    dengan \({}^ta\) transpos yang didefinisikan di atas, \(\lambda\in M^\vee\), dan \(t\in A\).

  • Misalkan struktur komodul-\(A\) kanan pada \(M\) diberikan oleh \(\rho:M\to M\otimes A\) dan, setelah memilih basis, dideskripsikan seperti dalam persamaan. Maka:

    Dual kiri Dual kanan
    \({}^\vee \rho: M^\vee \to M^\vee \otimes A\) \(\rho^\vee: M^\vee \to M^\vee \otimes A\)
    \({}^\vee \rho (\check{v}_i) = \sum_j \check{v}_j \otimes St_{ij}\) \(\rho^\vee (\check{v}_i) = \sum_j \check{v}_j \otimes S^{-1} t_{ij}\)

Sebagai akibatnya, kategori modul-\(A\) kanan berdimensi hingga \(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm f}\text{-}}A\) (atau kategori komodul-\(A\) kanan berdimensi hingga \(\ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm f}\text{-}}A\)) bersifat kaku kiri dan kaku kanan. Kasus modul atau komodul-\(A\) kiri sepenuhnya serupa, dengan kiri dan kanan dipertukarkan.

Bukti. Pertama tinjau modul-\(A\) kanan \(M\). Dengan notasi di atas, karena \(S\) memberikan homomorfisme \(A\to A^{\mathrm{op}}_{\mathrm{cop}}\) (Proposisi rujukan) dan struktur kepang \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk)\) simetris, kedua konstruksi dalam tabel menjadikan \(M^\vee\) modul-\(A\) kanan. Kita tunjukkan bahwa, untuk struktur modul-\(A\) kanan pada \(M^\vee\) yang diberikan oleh \(a^\vee\), \(\mathrm{ev}:M\otimes M^\vee\to\Bbbk\) merupakan homomorfisme modul-\(A\) kanan.

Tuliskan \(a\) dan \(a^\vee\) langsung sebagai perkalian kanan, seperti lazim dalam teori gelanggang; tuliskan pula \(\mu:A\otimes A\to A\) sebagai perkalian dan hilangkan \(\eta:\Bbbk\to A\) dari notasi. Misalkan \(\Delta(t)=\sum_i t_i^{(1)}\otimes t_i^{(2)}\). Jika \(t\) dikalikan dari kanan pada \(m\otimes\lambda\in M\otimes M^\vee\) lalu hasilnya dievaluasi, diperoleh \[\mathrm{ev}\left( \sum_i m t_i^{(1)}, \lambda t_i^{(2)} \right) = \mathrm{ev}\left( \sum_i m t_i^{(1)} S\left(t_i^{(2)}\right), \lambda \right).\] Definisi antipoda memberikan \(\sum_i t_i^{(1)}S(t_i^{(2)})=\epsilon(t)\), sehingga ungkapan ini menjadi \(\epsilon(t)\mathrm{ev}(m\otimes\lambda)\). Karena struktur modul-\(A\) pada \(\Bbbk\) berasal dari \(\epsilon\), ini membuktikan bahwa \(\mathrm{ev}\) homomorfisme modul-\(A\) kanan.

Selanjutnya, periksa bahwa \(\mathrm{coev}:\Bbbk\to M^\vee\otimes M\) homomorfisme modul-\(A\) kanan, masih dengan struktur \(a^\vee\) pada \(M^\vee\). Identifikasikan \(M^\vee\otimes M\) dengan \(\operatorname{End}_{\Bbbk}(M)\); maka \(\mathrm{coev}(1)=\ensuremath{\mathrm{id}}_M\). Cukup diperiksa bahwa, untuk setiap \(t\in A\), \[\epsilon(t) \cdot \ensuremath{\mathrm{id}}_M = \sum_i \left( t_i^{(2)} \;\text{dikalikan dari kanan} \right) \circ \ensuremath{\mathrm{id}}_M \circ \left( S t_i^{(1)} \;\text{dikalikan dari kanan} \right).\] Ini sama dengan membuktikan \(\epsilon(t)=\sum_iS(t_i^{(1)})t_i^{(2)}\), yang juga langsung mengikuti dari definisi antipoda.

Jadi \(M^\vee\), dengan struktur \(a^\vee\), memberikan dual kanan \(M\) dan dinotasikan oleh \(M^*\). Dual kiri dapat ditangani dengan cara serupa, atau direduksi ke pengamatan berikut. Bekali \(M^\vee\) dengan struktur modul-\(A\) kanan melalui \({}^\vee a\) dan tuliskan hasilnya sebagai \({}^*M\). Mudah terlihat bahwa \(({}^*M)^*\) yang diberikan oleh konstruksi sebelumnya kembali ke \(M\); jadi \({}^*M\) adalah dual kiri \(M\).

Untuk komodul-\(A\) kanan berdimensi hingga \(M\), kita gunakan metode koefisien tak tentu. Misalkan \(M^\vee\) memiliki struktur komodul kanan yang ditentukan oleh matriks \(n\times n\) di atas \(A\), \(U=(u_{ij})_{i,j}\), melalui \[\check{v}_i \mapsto \sum_{j=1}^n \check{v}_j \otimes u_{ji}, \quad 1 \leq i \leq n.\] Syarat perlu dan cukup agar \(U\) memberikan struktur komodul kanan telah dicantumkan dalam persamaan.

Ingat bahwa \(\mathrm{ev}(v_i,\check v_j)=\delta_{i,j}\), dengan \(\delta\) simbol Kronecker, dan \(\mathrm{coev}(1)=\sum_i\check v_i\otimes v_i\). Syarat bahwa \(\mathrm{ev}\) dan \(\mathrm{coev}\) merupakan homomorfisme komodul-\(A\) kanan kemudian dapat ditulis sebagai \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:Hopf-module-dual-aux}{} \sum_k t_{ki} u_{kj} = \delta_{i, j} = \sum_k u_{ik} t_{jk}. \end{equation}\] Tuliskan \(T=(t_{ij})_{i,j}\) dan \({}^tT\) untuk transposnya. Dalam bahasa matriks, syarat di atas menjadi \[({}^t T) U = 1_{n \times n} = U ({}^t T).\] Jadi mencari dual kanan \(M\) sama dengan mencari \(({}^tT)^{-1}\). Demikian pula, mencari dual kiri \(M\) sama dengan mencari \({}^t(T^{-1})\). Pernyataan mengenai dual kanan dan kiri masing-masing cukup dibuktikan dengan memeriksa \[\begin{align*} \sum_k t_{ki} S^{-1}(t_{jk}) & = \delta_{i, j} = \sum_k S^{-1} (t_{ki}) t_{jk}, \\ \sum_k t_{ik} S(t_{kj}) & = \delta_{i, j} = \sum_k S(t_{ik}) t_{kj}. \end{align*}\]

Pemeriksaan ini langsung. Karena \(\Delta(t_{ij})=\sum_k t_{ik}\otimes t_{kj}\), definisi antipoda menunjukkan bahwa kedua ruas dalam persamaan kedua sama dengan \(\epsilon(t_{ij})=\delta_{i,j}\). Terapkan \(S^{-1}\) pada kedua ruas persamaan kedua dan gunakan fakta bahwa \(S\) mempertahankan unit serta membalik urutan perkalian; setelah disusun ulang, diperoleh persamaan pertama. Pernyataan terbukti.

Jika \(A\) tidak komutatif, \({}^t(T^{-1})\) dan \(({}^tT)^{-1}\) belum tentu sama. Jadi argumen di atas juga menunjukkan bahwa dual kiri dan kanan pada umumnya tidak sama. Sesungguhnya, Korolari rujukan di bawah akan menunjukkan bagaimana kekakuan kategori komodul berdimensi hingga dapat, sebaliknya, menentukan struktur Hopf pada suatu bialjabar. Untuk itu masih diperlukan serangkaian persiapan teoretis.


  1. Jangan kacaukan dengan \(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{fg}}\text{-}}A\) dalam Teorema rujukan, yang merupakan kategori modul-\(A\) kanan terbangkit hingga.↩︎

Koaljabar endomorfisme

Mulai bagian ini, kita menyiapkan serangkaian landasan bagi teori kategori Tannaka (lihat §rujukan); beberapa alat dan gagasan yang terlibat memiliki penerapan yang lebih luas. Rujukan utama ialah [Del90]. Misalkan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif. Untuk kategori \(\mathcal{A}\) dan funktor \(\xi:\mathcal{A}\to\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) sembarang, kita dapat meninjau aljabar-\(\Bbbk\) endomorfisme funktor, \(\operatorname{End}(\xi)\). Aljabar ini memberikan keluarga pemetaan linear-\(\Bbbk\) \[\operatorname{End}(\xi) \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} \xi(X) \to \xi(X), \quad X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A}),\] yang funktorial dalam \(X\), atau secara ringkas \(\operatorname{End}(\xi)\ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}}\xi\to\xi\). Selain itu, \(\operatorname{End}(\xi)\) universal untuk tindakan semacam ini: secara tautologis, memberikan tindakan suatu aljabar-\(\Bbbk\) \(E\) pada \(\xi\) sama artinya dengan memberikan homomorfisme aljabar \(E\to\operatorname{End}(\xi)\). Struktur perkalian \(\operatorname{End}(\xi)\) dapat diturunkan secara abstrak dari sifat universal ini. Untuk persoalan yang akan kita tangani, versi dual konstruksi ini lebih berguna sekaligus lebih sederhana. Namun kita perlu meninjau funktor yang mengambil nilai dalam \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\), dengan \(B\) sebuah aljabar-\(\Bbbk\) yang, menurut konvensi, tak nol. Konstruksi tersebut berkaitan erat dengan konstruksi abstrak yang disebut koend dalam teori kategori; latihan bab ini memberikan penjelasan lebih lanjut.

Definisi. Misalkan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif, \(B\) aljabar-\(\Bbbk\), dan \(\omega_1,\omega_2:\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\) funktor. Tinjau suatu bimodul-\((B,B)\) \(L\) beserta transformasi alami \(a:\omega_2\to\omega_1\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}L\), yakni keluarga homomorfisme modul-\(B\) kanan \[a_X: \omega_2(X) \to \omega_1(X) \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} L, \quad X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A}),\] sedemikian rupa sehingga diagram berikut komutatif untuk setiap \(f\in\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(X,Y)\):

Sebuah morfisme dari data \((L,a)\) ke \((L',a')\) didefinisikan sebagai homomorfisme bimodul \(t:L\to L'\) yang membuat diagram berikut selalu komutatif:

\((L,a)\) dan homomorfisme bimodul \(t:L\to L'\) menentukan \(a'\) melalui diagram ini, beserta morfisme \(t:(L,a)\to(L',a')\).

Jika kategori semua data \((L,a)\) dan morfisme tersebut memiliki objek awal, bimodul-\((B,B)\) yang bersesuaian dinotasikan oleh \[\operatorname{coH}(\omega_1, \omega_2) = \operatorname{coH}_{\Bbbk}(\omega_1, \omega_2),\] dan morfisme yang bersesuaian dinotasikan \(\lambda:\omega_2\to\omega_1\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}L\). Kita juga menuliskan \[\operatorname{coE}(\omega) = \operatorname{coE}_{\Bbbk}(\omega) := \operatorname{coH}(\omega, \omega).\]

Simbol \(\operatorname{coH}\) berarti \(\operatorname{coHom}\) dan \(\operatorname{coE}\) berarti \(\operatorname{coEnd}\); keduanya harus dipandang sebagai dual \(\operatorname{Hom}\) dan \(\operatorname{End}\), dan singkatannya hanya untuk tata letak. Perhatikan bahwa konsep bimodul-\((B,B)\) tidak hanya bergantung pada struktur gelanggang \(B\), tetapi juga pada \(\Bbbk\).

Catatan. Persamaan \(\operatorname{coH}(\omega_1,\omega_2)=0\) berarti bahwa setiap morfisme \(\omega_2\to\omega_1\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}L\) adalah nol; definisi tidak menutup kemungkinan ini. Sebaliknya, jika \(\operatorname{coE}(\omega)\) ada dan \(\omega\) bukan funktor nol konstan, maka \(\operatorname{coE}(\omega)\neq0\), sebab \(\omega\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\omega\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}B\).

Jika \(\operatorname{coE}(\omega)\) ada, menerapkan sifat universal pada \(\omega\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\omega\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}B\) memberikan homomorfisme bimodul \[\epsilon: \operatorname{coE}(\omega) \to B.\] Di sisi lain, jika semua \(\operatorname{coH}\) yang dibahas ada, penerapan berurutan pada \(\omega_1,\omega_2,\omega_3\) menghasilkan morfisme \[\begin{equation*} \omega_3 \to \omega_2 \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} \operatorname{coH}(\omega_2, \omega_3) \to \omega_1 \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} \operatorname{coH}(\omega_1, \omega_2) \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} \operatorname{coH}(\omega_2, \omega_3). \end{equation*}\] Sifat universal selanjutnya memberikan homomorfisme bimodul kanonik \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:L-comult-prep}{} \operatorname{coH}(\omega_1, \omega_3) \to \operatorname{coH}(\omega_1, \omega_2) \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} \operatorname{coH}(\omega_2, \omega_3). \end{equation}\] Pemeriksaan langsung dengan funktor \(\omega_1,\ldots,\omega_4\) menunjukkan bahwa persamaan memenuhi koasosiativitas. Karena itu \(\operatorname{coE}(\omega)\) menjadi koaljabar dalam \((B,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), dengan \(\epsilon:\operatorname{coE}(\omega)\to B\) sebagai kounit, sedangkan setiap \(\omega(X)\) menjadi komodul-\(\operatorname{coE}(\omega)\) melalui morfisme kanonik \(\lambda\). Pembahasan ini dirangkum sebagai berikut.

Catatan. Untuk suatu funktor \(T:\mathcal{A}'\to\mathcal{A}\) dan \(\omega_1,\omega_2:\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\), jika \(\operatorname{coH}\) yang dibahas ada, morfisme kanonik \(\omega_2(TX)\to\omega_1(TX)\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}\operatorname{coH}(\omega_1,\omega_2)\) bersama sifat universal secara alami menginduksi homomorfisme \[\operatorname{coH}(\omega_1 T, \omega_2 T) \to \operatorname{coH}(\omega_1, \omega_2),\] yang kompatibel dengan semua struktur di atas. Khususnya, untuk \(\omega_1=\omega=\omega_2\) diperoleh homomorfisme koaljabar \(\operatorname{coE}(\omega T)\to\operatorname{coE}(\omega)\).

Proposisi. Misalkan \(\omega_1,\omega_2:\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\) funktor. Andaikan \(\mathcal{A}\) merupakan gabungan suatu keluarga subkategori, yang masing-masing ditulis \(\mathcal{A}'\), dan tuliskan \(\omega_i':=\omega_i|_{\mathcal{A}'}\). Jika \(\operatorname{coH}(\omega_1',\omega_2')\) ada untuk setiap \(\mathcal{A}'\), maka \(\operatorname{coH}(\omega_1,\omega_2)\) ada dan terdapat isomorfisme kanonik \[\varinjlim_{\mathcal{A}'} \operatorname{coH}(\omega'_1, \omega'_2) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{coH}(\omega_1, \omega_2).\] Kolimit di ruas kiri diurutkan oleh inklusi; homomorfisme transisinya diberikan seperti dalam Catatan rujukan. Isomorfisme tersebut kompatibel dengan persamaan.

Bukti. Untuk setiap bimodul-\((B,B)\) \(L\), memberikan morfisme \(\omega_2\to\omega_1\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}L\) sama artinya dengan memberikan \(\omega_2'\to\omega_1'\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}L\) untuk setiap \(\mathcal{A}'\) secara kompatibel; ini juga sama artinya dengan memberikan keluarga kompatibel homomorfisme \(\operatorname{coH}(\omega_1',\omega_2')\to L\).

Persoalannya ialah menjamin keberadaan \(\operatorname{coH}(\omega_1,\omega_2)\), yang tidak serta-merta. Mula-mula kita harus mengendalikan ukuran kategori. Pilih semesta Grothendieck \(\mathcal{U}\), sehingga konsep himpunan kecil dan kategori kecil terdefinisi. Sebuah kategori disebut kecil secara esensial jika kelas isomorfisme objek-objeknya membentuk himpunan kecil (Definisi rujukan).

Konvensi. Misalkan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif dan \(B\) aljabar-\(\Bbbk\). Kita memerlukan notasi berikut.

  • Tinjau subkategori penuh \[\underbracket{\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{pfg}}\text{-}}B}_{\text{projektif + terbangkit hingga}} \subset \underbracket{\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{fg}}\text{-}}B}_{\text{terbangkit hingga}} \subset \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B.\]

  • Untuk setiap modul-\(B\) kanan \(P\), definisikan modul-\(B\) kiri \(P^\vee\) menurut persamaan. Setiap homomorfisme \(\varphi:P\to Q\) menginduksi homomorfisme dual \(\varphi^\vee:Q^\vee\to P^\vee\).

Menurut konvensi buku ini tentang struktur aljabar, \(\Bbbk\) dan \(B\) direalisasikan pada himpunan kecil. Syarat terbangkit hingga memastikan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{fg}}\text{-}}B\) dan \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm f}(\Bbbk)\) kecil secara esensial; keduanya juga \(\Bbbk\)-linear. Namun kategori kecil secara esensial \(\mathcal{A}\) yang dibahas dalam bagian ini tidak harus memiliki struktur \(\Bbbk\)-linear.

Untuk setiap \(P_1,P_2\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{pfg}}\text{-}}B)\), terdapat isomorfisme kanonik \[\begin{equation*} \begin{aligned} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B}\left( P_2, P_1 \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} L \right) & \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{Hom}_{(B, B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}}\left( P_1^\vee \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} P_2, L \right) \\ \varphi & \mapsto \left[ \check{p}_1 \otimes p_2 \mapsto (\check{p}_1 \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_L)(\varphi(p_2)) \right] . \end{aligned} \end{equation*}\] Hal ini mudah direduksi ke kasus \(P_1\) dan \(P_2\) modul bebas berperingkat hingga. Jadi, bila \(\omega_1,\omega_2:\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\) mengambil nilai dalam \(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{pfg}}\text{-}}B\), memberikan data \(a=(a_X)_X\) dari Definisi rujukan setara dengan memberikan keluarga homomorfisme \[\alpha_X: \omega_1(X)^\vee \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} \omega_2(X) \to L, \quad X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A}),\] dengan funktorialitas dalam \(X\) yang diterjemahkan sebagai komutativitas diagram berikut untuk setiap \(f\in\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(X,Y)\):

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori kecil secara esensial dan \(\omega_1,\omega_2:\mathcal{A}\to \ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{pfg}}\text{-}}B\) funktor sembarang. Maka \(\operatorname{coH}(\omega_1,\omega_2)\) dari Definisi rujukan ada.

Bukti. Satu-satunya hal yang perlu dibuktikan ialah keberadaan objek awal. Gunakan diagram komutatif persamaan. Ambil \(L_0\) sebagai jumlah langsung semua \(\omega_1(X)^\vee\ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}}\omega_2(X)\), dengan \(X\) berkisar atas suatu keluarga wakil \(\operatorname{Ob}(\mathcal{A})/\simeq\); di sinilah syarat kecil secara esensial diperlukan. Untuk setiap \(f:X\to Y\), definisikan \[\delta_f := \omega_1(f)^\vee \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}- \ensuremath{\mathrm{id}}\otimes \omega_2(f) : \omega_1(Y)^\vee \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} \omega_2(X) \to L_0.\] Kemudian \(\operatorname{coH}(\omega_1,\omega_2):=L_0/\sum_f\operatorname{im}(\delta_f)\) adalah objek yang dicari.

Konvensi. Notasi konkret berikut akan berguna. Untuk \(t\in\omega_1(X)^\vee\ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}}\omega_2(X)\), tuliskan \([t]\) untuk bayangannya dalam \(\operatorname{coH}(\omega_1,\omega_2)\); bayangan-bayangan ini membangkitkan \(\operatorname{coH}(\omega_1,\omega_2)\). Dalam sifat universal Definisi rujukan, bayangan \([\phi\otimes x]\in\operatorname{coE}(\omega)\) dalam \(L\) diperoleh dengan memetakan \(x\in\omega(X)\) melalui \(\omega(X)\to\omega(X)\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}L\), lalu mengontraksikannya dengan \(\phi\in\omega(X)^\vee\).

Untuk funktor \(\omega: \mathcal{A} \to \ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{pfg}}\text{-}}B\), homomorfisme evaluasi \(\mathrm{ev}_{\omega(X)}: \omega(X)^\vee \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} \omega(X) \to B\) merupakan homomorfisme bimodul-\((B, B)\). Homomorfisme kanonik yang ditentukannya tepat merupakan homomorfisme yang didefinisikan sebelumnya, \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:L-counit}{} \begin{aligned} \epsilon: \operatorname{coE}(\omega) & \to B \\ [t] & \mapsto \mathrm{ev}_{\omega(X)}(t). \end{aligned} \end{equation}\] Jika \(\omega_1(X)\) bebas, ambil suatu basis-\(B\) \((v_i)_{i=1}^n\) dan basis dualnya \((\check{v}_i)_{i=1}^n\). Maka \(\lambda_X: \omega_2(X) \to \omega_1(X) \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} \operatorname{coH}(\omega_1, \omega_2)\) dapat ditulis sebagai \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:L-coaction}{}\begin{aligned} w & \mapsto \sum_{i=1}^n v_i \otimes [\check{v}_i \otimes w]; \end{aligned} \end{equation}\] Berdasarkan hal ini, untuk sembarang \(\omega_1, \omega_2, \omega_3\), apabila \(\omega_1(X)\) dan \(\omega_2(X)\) bebas, \(\lambda \in \omega_1(X)^\vee\), dan \(w \in \omega_3(X)\), diperoleh \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:L-comult}{}\begin{aligned} \operatorname{coH}(\omega_1, \omega_3) & \to \operatorname{coH}(\omega_1, \omega_2) \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} \operatorname{coH}(\omega_2, \omega_3) \\ [\lambda \otimes w] & \mapsto \sum_i [\lambda \otimes v_i] \otimes [\check{v}_i \otimes w]. \end{aligned} \end{equation}\] Langkah berikutnya ialah memasukkan struktur monoidal. Untuk itu, \(B\) harus komutatif dan kita harus mengambil \(\Bbbk = B\) dalam konstruksi sebelumnya. Dengan demikian, \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\) dan \(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{pfg}}\text{-}}B\) keduanya merupakan kategori monoidal simetris terhadap \(\otimes_B\), dengan \(B\) sebagai unit. Untuk menegaskan keadaan ini, \(\operatorname{coH}\) dan \(\operatorname{coE}\) yang bersesuaian akan dinotasikan dengan \(\operatorname{coH}_B\) dan \(\operatorname{coE}_B\); dalam hal ini, bimodul-\((B, B)\) sama saja dengan modul-\(B\). Misalkan \(\mathcal{A}\), \(\mathcal{A}'\), dan seterusnya sembarang kategori. Pertama-tama, ambil funktor \[\omega_i: \mathcal{A} \to \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B, \quad \omega'_i: \mathcal{A}' \to \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B, \quad i =1, 2.\] Definisikan \(\omega_i \boxtimes \omega'_i: \mathcal{A} \times \mathcal{A}' \to \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\) dengan memetakan objek \((X, X')\) ke \(\omega_i(X) \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} \omega'_i(X')\). Dengan mengandaikan bahwa \(\operatorname{coH}\) yang dibahas ada, terapkan sifat universal pada keluarga morfisme \[\begin{align*} \omega_2(X) \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} \omega'_2(X') & \to \omega_1(X) \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} \operatorname{coH}_B(\omega_1, \omega_2) \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} \omega'_1(X') \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} \operatorname{coH}_B(\omega'_1, \omega'_2) \\ & \simeq \omega_1(X) \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} \omega'_1(X') \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} \operatorname{coH}_B(\omega_1, \omega_2) \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} \operatorname{coH}_B(\omega'_1, \omega'_2) \end{align*}\] untuk memperoleh morfisme kanonik \[\nu: \operatorname{coH}_B(\omega_1 \boxtimes \omega'_1, \omega_2 \boxtimes \omega'_2) \to \operatorname{coH}_B(\omega_1, \omega_2) \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} \operatorname{coH}_B(\omega'_1, \omega'_2),\] yang membuat diagram berikut komutatif untuk setiap \((X, X') \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A} \times \mathcal{A}')\):

Lema. Dengan notasi di atas, andaikan pula bahwa \(\omega_i\) dan \(\omega'_i\) semuanya bernilai dalam \(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{pfg}}\text{-}}B\). Maka \(\omega_i \boxtimes \omega'_i\) juga bernilai di dalamnya dan, dalam keadaan ini, \(\nu\) merupakan isomorfisme. Mengikuti Konvensi rujukan, isomorfisme tersebut dapat dideskripsikan secara konkret sebagai \[\begin{equation*} \nu: \left[ (\phi \otimes \phi') \otimes (x \otimes x') \right] \mapsto [\phi \otimes x] \otimes [\phi' \otimes x']. \end{equation*}\]

Bukti. Karena \(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{pfg}}\text{-}}B\) tertutup terhadap \(\otimes_B\), funktor \(\omega \boxtimes \omega'\) bernilai di dalamnya. Dengan kembali ke konstruksi persamaan dan Proposisi rujukan, deskripsi konkret untuk \(\nu\) langsung diperoleh.

Selanjutnya, kita tunjukkan bahwa \(\nu\) merupakan isomorfisme. Menurut konstruksi dalam Proposisi rujukan, \(\operatorname{coH}_B(\omega_1, \omega_2)\) dapat dinyatakan secara sesuai sebagai \(\varinjlim_{X, Y} \omega_1(Y)^\vee \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} \omega_2(X)\), dengan morfisme-morfisme terkait berasal dari persamaan; hal yang sama tentu berlaku untuk \(\operatorname{coH}_B\) lain yang terlibat dalam \(\nu\). Oleh karena itu, pernyataan bahwa \(\nu\) merupakan isomorfisme ekuivalen dengan pernyataan bahwa morfisme yang jelas \[\begin{multline*} \varinjlim_{X, X', Y, Y'} \omega_1(Y)^\vee \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} \omega'_1(Y')^\vee \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} \omega_2(X) \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} \omega'_2(X') \\ \to \varinjlim_{X, Y} \left( \omega_1(Y)^\vee \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} \omega_2(X) \right) \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} \varinjlim_{X', Y'} \left( \omega'_1(Y')^\vee \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} \omega'_2(X') \right) \end{multline*}\] merupakan isomorfisme. Hal ini pada gilirannya direduksi ke fakta standar dalam teori modul bahwa \(\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}\) mempertahankan semua \(\varinjlim\) kecil [Li1].

Kita lanjutkan pembahasan sebelumnya. Tinjau funktor-funktor \[\begin{gather*} \otimes: \mathcal{A} \times \mathcal{A}' \to \mathcal{A}'' , \\ \omega_i: \mathcal{A} \to \ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{pfg}}\text{-}}B, \quad \omega'_i: \mathcal{A}' \to \ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{pfg}}\text{-}}B, \quad \omega''_i: \mathcal{A}'' \to \ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{pfg}}\text{-}}B \quad i =1, 2, \end{gather*}\] beserta isomorfisme \(\theta_i: \omega_i \boxtimes \omega'_i \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\omega''_i \circ \otimes\), yang versi dualnya dinotasikan dengan \(\theta_i^\vee\). Persiapan di atas memberikan homomorfisme \(B\)-linear

Diagram komutatif untuk \(\nu\) di atas menyiratkan bahwa diagram berikut komutatif; perinciannya diserahkan kepada pembaca. Sekarang andaikan lebih lanjut bahwa \(\mathcal{A} = \mathcal{A}' = \mathcal{A}''\) merupakan kategori monoidal, \(\otimes\) adalah perkaliannya, dan \(\omega''_i = \omega'_i = \omega_i\) merupakan funktor monoidal (\(i=1,2\)). Tuliskan \(\mathcal{A}_0\) untuk kategori yang hanya memiliki satu objek dan satu morfisme (yakni identitas), dan definisikan \(\iota: \mathcal{A}_0 \to \mathcal{A}\) dengan memetakan objek tunggal tersebut ke \(\ensuremath{\bm{1}}\). Manipulasi langsung terhadap definisi memberikan \[\operatorname{coH}_B(\omega_1 \iota, \omega_2 \iota) \simeq B \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} B \simeq B.\] Funktorialitas pada Catatan rujukan kemudian memberikan pemetaan kanonik \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:L-bialgebra-unit}{} B \simeq \operatorname{coH}_B(\omega_1 \iota, \omega_2 \iota) \to \operatorname{coH}_B(\omega_1, \omega_2), \quad b \mapsto [b \otimes 1] = [1 \otimes b]. \end{equation}\]

Proposisi. Dalam situasi di atas, andaikan \(\mathcal{A} = \mathcal{A}' = \mathcal{A}''\) merupakan kategori monoidal, \(\omega_1\) dan \(\omega_2\) merupakan funktor monoidal, serta \(\omega''_i = \omega'_i = \omega_i\).

  1. Homomorfisme yang bersesuaian \(\operatorname{coH}_B(\omega_1, \omega_2) \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} \operatorname{coH}_B(\omega_1, \omega_2) \to \operatorname{coH}_B(\omega_1, \omega_2)\) menjadikan \(\operatorname{coH}_B(\omega_1, \omega_2)\) suatu aljabar-\(B\), dengan persamaan sebagai unitnya.

  2. Dalam kasus khusus \(\omega_1 = \omega = \omega_2\), struktur ini menjadikan \(\operatorname{coE}_B(\omega)\) suatu bialjabar.

  3. Jika \(\mathcal{A}\) adalah kategori monoidal simetris dan \(\omega_1\), \(\omega_2\) kompatibel dengan struktur kepang, maka \(\operatorname{coH}_B(\omega_1, \omega_2)\) merupakan aljabar-\(B\) komutatif.

Bukti. Karena perkalian pada \(\operatorname{coH}_B(\omega_1, \omega_2)\) memiliki karakterisasi alami berdasarkan persamaan dan persamaan, seluruh pernyataan sisanya mencerminkan struktur monoidal dan hanya memerlukan argumen formal; perinciannya dihilangkan.

Teorema rekonstruksi

Sepanjang bagian ini, \(\Bbbk\) adalah gelanggang komutatif tetap. Kecuali dinyatakan lain, semua kategori dan funktor yang dibahas di bawah bersifat \(\Bbbk\)-linear; khususnya, bifunktor \(\otimes\) dari kategori monoidal dengan sendirinya \(\Bbbk\)-linear dalam setiap variabel. Untuk aljabar-\(\Bbbk\) \(B\), Konvensi rujukan telah mendefinisikan kategori kecil secara esensial \(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{pfg}}\text{-}}B\subset \ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{fg}}\text{-}}B\). Jika \(C\) koaljabar dalam kategori monoidal \((B,B)\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), tuliskan \(\ensuremath{\mathsf{Comod}\text{-}}C\) untuk kategori komodul-\(C\) kanan; struktur komodul ini ditumpangkan pada struktur dalam \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\), seperti dijelaskan setelah Definisi rujukan. Dengan memberlakukan syarat projektivitas dan keterhinggaan sebagai modul-\(B\) kanan, diperoleh subkategori penuh \[\underbracket{\ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{pf}}\text{-}}C}_{\text{projektif + terbangkit hingga}} \subset \underbracket{\ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{f}}\text{-}}C}_{\text{terbangkit hingga}} \subset \ensuremath{\mathsf{Comod}\text{-}}C.\] Syarat terbangkit hingga memastikan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm f}\text{-}}C\) juga kategori kecil secara esensial dalam arti Definisi rujukan. Untuk memperoleh pemahaman lebih konkret tentang \(\operatorname{coE}(\omega)=\operatorname{coE}_{\Bbbk}(\omega)\) dari §rujukan, sekarang tinjau situasi Proposisi rujukan. Ambil aljabar-\(\Bbbk\) \(A,B\), yang tidak harus komutatif, dan bimodul-\((A,B)\) \(P\). Andaikan \(P\) projektif terbangkit hingga sebagai modul-\(B\) kanan. Ambil \(\mathcal{A}\) sebagai subkategori penuh \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}A\) dengan syarat

  • \(A\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\);

  • \(\omega:=(\mathord\cdot)\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\) memberikan funktor \(\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{pfg}}\text{-}}B\).

Proposisi rujukan menyatakan bahwa bimodul-\((B,B)\) \(P^\vee\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\) adalah koaljabar yang bersesuaian dengan komonad yang ditentukan oleh pasangan adjoin

\(P^\vee\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\) secara alami berkoaksi pada setiap \(\omega(N)=N\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\). Secara eksplisit, koaksinya ialah \[N \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} P \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}_N \otimes \mathrm{coev} \otimes \ensuremath{\mathrm{id}}_P} N \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} P \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} P^\vee \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} P, \quad N \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}A).\] Definisi–Proposisi rujukan kemudian memberikan homomorfisme koaljabar kanonik \[\operatorname{coE}(\omega) \to P^\vee \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} P.\]

Proposisi. Dalam situasi di atas, homomorfisme \(\operatorname{coE}(\omega)\to P^\vee\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\) adalah isomorfisme.

Bukti. Ambil subkategori penuh \(\mathcal{A}^\flat\) dari \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}A\) dengan \(\operatorname{Ob}(\mathcal{A}^\flat)=\{A\}\), dan tuliskan \(i\) untuk funktor inklusinya. Catatan rujukan memberikan diagram komutatif

\(\operatorname{coE}(\omega i)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}P^\vee\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\). Jadi \(\operatorname{coE}(\omega i)\to\operatorname{coE}(\omega)\) memiliki invers kiri. Jika dapat ditunjukkan bahwa morfisme ini surjektif, maka \(\operatorname{coE}(\omega i)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{coE}(\omega)\) dan akibatnya \(\operatorname{coE}(\omega)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}P^\vee\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\).

Menurut konstruksi konkret \(\operatorname{coE}(\omega)\) dan \(\operatorname{coE}(\omega i)\), masalahnya ialah membuktikan, untuk setiap \(Y\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), \[\operatorname{im}\left[ \omega(Y)^\vee \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} \omega(Y) \to \operatorname{coE}(\omega) \right] \subset \operatorname{im}\left[ \omega(A)^\vee \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} \omega(A) \to \operatorname{coE}(\omega) \right].\]

Tuliskan \(t\in\omega(Y)^\vee\ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}}\omega(Y)\) sebagai jumlah hingga \(\sum_i\lambda_i\otimes o_i\). Karena bentuk konkret \(\omega\), setiap \(o_i\in\omega(Y)\) adalah kombinasi linear hingga unsur berbentuk \(\omega(f)(x)\), dengan \(x\in\omega(A)\) dan \(f\in\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(A,Y)\). Jadi masalah direduksi lebih lanjut ke kasus \(t=\lambda\otimes\omega(f)(x)\). Hal ini mengikuti dengan meninjau bayangan \(\lambda\otimes x\in \omega(Y)^\vee\ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}}\omega(A)\) dalam diagram komutatif

Untuk kategori kecil secara esensial \(\mathcal{A}\) dan funktor \(\omega:\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{pfg}}\text{-}}B\) sembarang, Definisi–Proposisi rujukan memfaktorkan \(\omega\) secara kanonik sebagai \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:L-canonical-decomp}{} \mathcal{A} \xrightarrow{\overline{\omega}} \ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{pf}}\text{-}}\operatorname{coE}(\omega) \xrightarrow{U} \ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{pfg}}\text{-}}B, \end{equation}\] dengan \(U\) funktor lupa. Kita hendak menyelidiki kapan \(\overline\omega\) merupakan ekuivalensi. Lema berikut mendasari berbagai teorema rekonstruksi di bawah. Inti buktinya memakai Teorema Monadisitas Beck rujukan. Kita juga memerlukan pencirian funktor setia eksak dari Proposisi rujukan, konsep kategori abelian hingga secara lokal dari Definisi rujukan, dan beberapa teknik Ind-isasi dari .

Lema. Misalkan \(\Bbbk\) medan, \(\mathcal{A}\) kategori abelian hingga secara lokal, dan \(s\) generator projektif bagi \(\mathcal{A}\). Tinjau funktor setia eksak \[\omega: \mathcal{A} \to \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B,\] dan andaikan ia mengambil nilai dalam \(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{pfg}}\text{-}}B\).

  1. Koaljabar \(\operatorname{coE}(\omega)\) dapat ditulis secara konkret sebagai \(P^\vee\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\), dengan \(A=\operatorname{End}_{\mathcal{A}}(s)\) dan \(P=\omega(s)\).

  2. Funktor \(\overline\omega\) dalam faktorisasi kanonik persamaan merupakan ekuivalensi kategori.

  3. Berlaku \(\ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{pf}}\text{-}}\operatorname{coE}(\omega)= \ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm f}\text{-}}\operatorname{coE}(\omega)\).

Bukti. Perhatikan bahwa \(A\) aljabar-\(\Bbbk\) berdimensi hingga. Semua hipotesis Teorema rujukan terpenuhi, dan \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(s,\mathord\cdot)\) memberikan ekuivalensi \(\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{fg}}\text{-}}A\). Jadi masalah direduksi ke kasus \(\mathcal{A}=\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{fg}}\text{-}}A\) dan \(s=A\). Pengamatan pertama ialah bahwa \(\omega\) kini meluas secara kanonik menjadi funktor \[\Omega: \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}A \to \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B,\] dengan konstruksi berikut.

Pada objek

Ambil kolimit terfilter kecil \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:Tannaka-tilde-omega}{} \Omega(N) = \varinjlim_{\substack{N' \subset N \\ \text{terbangkit hingga}}} \omega(N'). \end{equation}\]

Pada morfisme

Untuk homomorfisme modul-\(A\) kanan \(f:N_1\to N_2\), ambil \[\begin{align*} \Omega(f) & = \varprojlim_{N'_1 \subset N_1} \varinjlim_{\substack{N'_2 \subset N_2 \\ N'_2 \supset \operatorname{im}(f|_{N'_1}) }} \left[ \omega(f|_{N'_1}): \omega(N'_1) \to \omega(N'_2) \right] \\ & \in \varprojlim_{N'_1 \subset N_1} \varinjlim_{N'_2 \subset N_2} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B}\left( \omega(N'_1), \omega(N'_2)\right). \end{align*}\] Ruas kanan menentukan homomorfisme \(\Omega(N_1)\to\Omega(N_2)\) dengan cara yang jelas.

Jika pembaca menggunakan teori Ind-isasi dari §§rujukanrujukan, konstruksi ini hanya mengidentifikasikan \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}A\) dengan \(\operatorname{Ind}(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{fg}}\text{-}}A)\), lalu memakai kekokompletan \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\) untuk memperluas \(\omega\) ke \(\operatorname{Ind}(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{fg}}\text{-}}A)\) melalui kolimit terfilter; lihat Definisi–Proposisi rujukan.

Sifat-sifat berikut merupakan fakta umum tentang Ind-isasi, dan dapat pula diperiksa langsung dari konstruksi \(\Omega\).

  • Pembatasan \(\Omega\) pada \(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{fg}}\text{-}}A\) isomorfik dengan \(\omega\).

  • \(\Omega\) merupakan funktor \(\Bbbk\)-linear eksak; lihat Proposisi rujukan(ii) dan pembahasan sebelumnya, yang menggunakan keeksakan \(\omega\) dan fakta bahwa \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\) kategori Grothendieck.

  • \(\Omega\) mempertahankan semua kolimit kecil; lihat Proposisi rujukan(iii), yang menggunakan fakta bahwa \(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{fg}}\text{-}}A\) kecil secara esensial.

Selain itu, karena \(\omega\) eksak kiri, untuk semua submodul terbangkit hingga \(N'\subset N''\) dari \(N\), homomorfisme transisi \(\omega(N')\to\omega(N'')\) dalam persamaan bersifat monik. Konstruksi elementer kolimit terfilter dalam kategori modul kemudian memberikan \[\Omega(N) = 0 \iff \forall N', \; \omega(N') = 0 \stackrel{\because \;\omega\;\text{setia}}{\iff} \; \forall N', \; N' = 0 \iff N = 0.\] Jadi \(\Omega\) setia dan eksak.

Sekarang Teorema rujukan dapat diterapkan pada \(\Omega\) untuk memperoleh \[\Omega \simeq (\cdot) \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} P, \quad P := \Omega(A) = \omega(A) \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{pfg}}\text{-}}B).\] Pembatasannya pada \(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{fg}}\text{-}}A\) memberikan funktor asal \(\omega\). Bersama Proposisi rujukan, ini juga memberikan deskripsi \(\operatorname{coE}(\omega)\) dalam (i).

Karena \(\Omega\) setia eksak, Proposisi rujukan menunjukkan bahwa pasangan adjoin

\(P^\vee\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P\). Dengan demikian, \(\Omega\) berfaktor secara kanonik sebagai ekuivalensi diikuti funktor lupa: \[\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}A \xrightarrow[\sim]{\overline{\Omega}} \ensuremath{\mathsf{Comod}\text{-}}\left(P^\vee \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} P\right) \xrightarrow{U} \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B.\]

Menurut Proposisi rujukan, faktorisasi ini membatasi menjadi diagram komutatif

\(\omega\), yang diketahui mengambil nilai dalam \(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{pfg}}\text{-}}B\); ini membuktikan (iii). Panah melengkung dalam diagram tersebut kemudian sama dengan \(\overline\omega\), sehingga (ii) mengikuti.

Hubungan hasil di atas dengan subkategori abelian juga mudah dijelaskan.

Lema. Misalkan \(\mathcal{A}\) dan \(\omega\) memenuhi syarat-syarat Lema rujukan. Setiap subkategori abelian \(\mathcal{A}'\), bersama \(\omega|_{\mathcal{A}'}\), juga memenuhi syarat-syarat tersebut. Selain itu, homomorfisme kanonik \(\operatorname{coE}(\omega|_{\mathcal{A}'})\to\operatorname{coE}(\omega)\) dari Catatan rujukan bersifat monik.

Bukti. Jelas bahwa \(\mathcal{A}'\) hingga secara lokal. Tanpa mengurangi keumuman, kita boleh mengandaikan bahwa \(\operatorname{Ob}(\mathcal{A}')\subset\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) tertutup terhadap isomorfisme. Kita memakai sifat-sifat umum berikut; argumennya tidak sulit dan dapat ditemukan dalam latihan .

  • Pilih generator projektif \(s\) bagi \(\mathcal{A}\). Objek ini memiliki objek hasil bagi terbesar yang terletak dalam \(\mathcal{A}'\), dinotasikan oleh \(s'\), dan \(s'\) merupakan generator projektif bagi \(\mathcal{A}'\).

  • Tuliskan \(A:=\operatorname{End}(s)\) dan \(A':=\operatorname{End}(s')\simeq\operatorname{Hom}(s,s')\). Terdapat ideal dua sisi \(\mathfrak a\) sedemikian rupa sehingga \(A\to A'\) menginduksi \(A/\mathfrak a\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}A'\). Lebih eksplisit, jika \(t:=\operatorname{ker}[s\twoheadrightarrow s']\subset s\), maka \(\mathfrak a=\operatorname{Hom}(s,t)\subset A\).

  • Setelah \(\mathcal{A}\) diidentifikasikan dengan \(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{fg}}\text{-}}A\), \(\mathcal{A}'\) teridentifikasi dengan subkategori penuh yang dibentuk oleh modul-modul yang dianihilasi oleh \(\mathfrak a\).

Pilih basis \(\phi_1,\ldots,\phi_m\) dari ruang vektor-\(\Bbbk\) \(\operatorname{Hom}(s,t)\). Sifat generator memberikan barisan eksak \[s^{\oplus m} \xrightarrow{(\phi_i)_i} s \to s' \to 0.\] Tuliskan \(P:=\omega(s)\) dan \(P':=\omega(s')\). Aljabar \(A\) bekerja dari kiri pada \(P\) melalui \(\omega\), dan barisan eksak yang bersesuaian \[P^{\oplus m} \xrightarrow{(\omega(\phi_i))_i} P \to P' \to 0\] menunjukkan bahwa \(P'\simeq P/\mathfrak aP\).

Dalam bukti Lema rujukan telah terlihat bahwa \((\mathord\cdot)\ensuremath{\underset{A}{\otimes}}P:\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}A\to\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\) eksak. Bersama deskripsi di atas, ini memberikan \[\begin{align*} (P')^\vee \ensuremath{\underset{A/\mathfrak{a}}{\otimes}} P' & \simeq (A/\mathfrak{a} \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} P)^\vee \ensuremath{\underset{A/\mathfrak{a}}{\otimes}} ( A/\mathfrak{a} \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} P) \\ & \simeq (A/\mathfrak{a} \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} P)^\vee \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} P \\ & \hookrightarrow P^\vee \ensuremath{\underset{A}{\otimes}} P. \end{align*}\] Tidak sulit untuk memeriksa bahwa ini tepat homomorfisme kanonik \(\operatorname{coE}(\omega|_{\mathcal{A}'})\to\operatorname{coE}(\omega)\).

Contoh. Berikut beberapa penerapan awal Lema rujukan untuk \(B=\Bbbk\); ingat bahwa \(\Bbbk\) diasumsikan medan. Untuk himpunan tak kosong \(I\), definisikan \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}_I(\Bbbk)\) sebagai kategori ruang vektor-\(\Bbbk\) bergradasi \(I\) (Contoh rujukan, dengan \(\epsilon\) trivial). Objek \((M^i)_{i\in I}\) yang memenuhi \(\sum_i\dim_{\Bbbk}M^i<\infty\) membentuk subkategori penuh \(\mathcal{A}:=\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{I,\mathrm f}(\Bbbk)\). Tuliskan \(\Bbbk[I]\) untuk ruang vektor-\(\Bbbk\) berbasis \(I\); struktur berikut menjadikannya koaljabar kokomutatif: \[\epsilon(i) = 1, \quad \Delta(i) = i \otimes i, \quad i \in I.\] Definisikan funktor \(\omega_I:\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm f}(\Bbbk)\) dengan memetakan \((M^i)_{i\in I}\) ke \(\bigoplus_iM^i\).

  1. Kasus paling sederhana \(|I|=1\) sama dengan mengambil \(\mathcal{A}=\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm f}(\Bbbk)\) dan \(\omega_I=\ensuremath{\mathrm{id}}\); generator projektif \(s\) dapat diambil sebagai \(\Bbbk\). Perhitungan langsung dari definisi, atau Lema rujukan(i), memberikan \[\operatorname{coE}(\omega_I) \simeq \Bbbk, \quad \epsilon(1) = 1, \quad \Delta(1) = 1 \otimes 1.\] Dengan demikian, bila \(|I|=1\), berlaku \(\operatorname{coE}(\omega_I)\simeq\Bbbk\simeq\Bbbk[I]\).

  2. Berikutnya, jika \(I\) hingga, maka \(\operatorname{coE}(\omega_I)\simeq\Bbbk[I]\). Ini dapat diturunkan dari kasus sebelumnya atau dipahami dengan menerapkan Lema rujukan(i), dengan mengambil generator projektif \(s\) yang ditentukan oleh \(M^i=\Bbbk\) untuk semua \(i\).

    Perhatikan bahwa jika \(I\subset J\), pembenaman \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{I,\mathrm f}(\Bbbk)\subset \ensuremath{\mathsf{Vect}}_{J,\mathrm f}(\Bbbk)\) menginduksi \(\Bbbk[I]\to\Bbbk[J]\), yakni pembenaman koaljabar yang diinduksi oleh \(I\hookrightarrow J\).

  3. Untuk setiap himpunan tak kosong \(I\), berlaku pula \(\operatorname{coE}(\omega_I)\simeq\Bbbk[I]\). Lebih tepatnya, jika \(x\in M^i\) dan \(\phi\in(M^i)^\vee\) memenuhi \(\phi(x)=1\), maka \([\phi\otimes x]\in\operatorname{coE}(\omega_I)\) bersesuaian dengan \(i\in\Bbbk[I]\).

    Himpunan \(I\) merupakan gabungan terfilter dari subhimpunan hingga, dan kategori \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{I,\mathrm f}(\Bbbk)\) serta koaljabar \(\Bbbk[I]\) juga direduksi ke kasus hingga dengan cara yang sama. Karena kasus \(I\) hingga telah diketahui, Proposisi rujukan langsung memberikan \[\operatorname{coE}(\omega_I) \simeq \varinjlim_{J \subset I, |J| < \infty} \operatorname{coE}(\omega_J).\] Pengambilan kolimit adalah teknik kunci yang akan muncul kembali dalam bukti berikutnya.

Teorema berikut merupakan hasil antara utama sejauh ini, dan buktinya bergantung pada hasil teknis dari §rujukan. Ingat bahwa jika \((L,\mu,\eta,\Delta,\epsilon)\) bialjabar-\(B\), Proposisi rujukan membekali \(\ensuremath{\mathsf{Comod}\text{-}}L\) dengan struktur monoidal alami: operasi \(\otimes\) berasal dari \(\mu\), dan unitnya ialah \(B\) dengan koaksi yang diberikan oleh \(\eta:B\to B\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}L\simeq L\). Perhatikan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{pf}}\text{-}}L\) merupakan subkategori monoidalnya.

Teorema. Misalkan \(\Bbbk\) medan, \(B\) aljabar-\(\Bbbk\), \(\mathcal{A}\) kategori abelian hingga secara lokal, dan \(\omega:\mathcal{A}\to\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\) funktor setia eksak yang mengambil nilai dalam \(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{pfg}}\text{-}}B\).

  1. Funktor \(\overline\omega\) dalam faktorisasi kanonik persamaan merupakan ekuivalensi kategori. Selain itu, terdapat keluarga subkategori abelian \(\mathcal{A}'\) dari \(\mathcal{A}\) sedemikian rupa sehingga

    dan untuk keluarga tersebut terdapat isomorfisme koaljabar \[\operatorname{coE}(\omega) \simeq \varinjlim_{\mathcal{A}'} \operatorname{coE}(\omega'), \quad \omega' := \omega|_{\mathcal{A}'}.\] Homomorfisme transisi di ruas kanan berasal dari Catatan rujukan dan semuanya merupakan pembenaman koaljabar. Dalam situasi ini, \[\ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm f}\text{-}}\operatorname{coE}(\omega)= \ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{pf}}\text{-}}\operatorname{coE}(\omega).\]

  2. Jika \(\mathcal{A}\) memiliki struktur kategori monoidal, \(B=\Bbbk\), dan \(\omega\) funktor monoidal, maka terhadap struktur bialjabar-\(\Bbbk\) pada \(\operatorname{coE}(\omega)\) dari Proposisi rujukan, kedua funktor \(\overline\omega\) dan \(U\) bersifat monoidal.

  3. Dengan asumsi yang sama, jika lebih lanjut \(\mathcal{A}\) kategori monoidal simetris dan \(\omega\) kompatibel dengan struktur kepang, maka \(\operatorname{coE}(\omega)\) komutatif sebagai aljabar, sedangkan \(\overline\omega\) dan \(U\) juga kompatibel dengan struktur kepang.

Bukti. Proposisi rujukan menuliskan \(\mathcal{A}\) sebagai gabungan terfilter subkategori abelian \(\mathcal{A}'\) yang memiliki generator projektif; misalnya, kita dapat mengambil \(\mathcal{A}'=\ensuremath{\left\langle X \right\rangle}\) untuk \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\). Proposisi rujukan menunjukkan bahwa \(\operatorname{coE}(\omega)\simeq\varinjlim_{\mathcal{A}'}\operatorname{coE}(\omega')\), dan Lema rujukan menunjukkan bahwa semua homomorfisme transisi adalah pembenaman koaljabar. Faktorisasi kanonik persamaan diperoleh dengan mengambil gabungan terfilter dari

rujukan menyatakan bahwa setiap \(\overline{\omega'}\) merupakan ekuivalensi, sehingga \(\overline\omega\) juga merupakan ekuivalensi. Selain itu, \(\ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{pf}}\text{-}}\operatorname{coE}(\omega')= \ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm f}\text{-}}\operatorname{coE}(\omega')\); proses yang sama sekaligus memberikan kesetaraan tersebut untuk \(\operatorname{coE}(\omega)\). Ini membuktikan (i).

Jika \(\mathcal{A}\) monoidal dan \(B=\Bbbk\), funktor lupa \(U\) selalu monoidal terhadap struktur pada \(\ensuremath{\mathsf{Comod}\text{-}}\operatorname{coE}(\omega)\) yang berasal dari bialjabar \(\operatorname{coE}(\omega)\). Diagram komutatif persamaan, dengan semua \(\omega_i,\omega_i',\omega_i''\) diganti oleh \(\omega\), menunjukkan bahwa \(\overline\omega\) juga monoidal. Ini membuktikan (ii), dan argumen serupa membuktikan (iii).

Contoh. Misalkan \(\Gamma\) monoid dan \(B=\Bbbk\) sebuah medan, sehingga \(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{pfg}}\text{-}}B=\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm f}(\Bbbk)\). Contoh rujukan menunjukkan bahwa koaljabar yang bersesuaian dengan \[\omega_\Gamma: \ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\Gamma, \mathrm{f}}(\Bbbk) \to \ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm{f}}(\Bbbk), \quad (M^\gamma)_{\gamma \in \Gamma} \to \bigoplus_\gamma M^\gamma\] ialah \(\Bbbk[\Gamma]\). Selain itu, \(\Bbbk[\Gamma]\) membawa struktur bialjabar (Contoh rujukan). Di sisi lain, \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\Gamma,\mathrm f}(\Bbbk)\) kategori monoidal dan \(\omega_\Gamma\) funktor monoidal (Contoh rujukan); ini juga membekali \(\Bbbk[\Gamma]\) dengan struktur bialjabar. Kedua struktur tersebut sama, sebagaimana dapat diperiksa dengan membandingkan deskripsi perkalian dalam persamaan dengan Contoh rujukan; perinciannya diserahkan kepada pembaca.

Rekonstruksi Aljabar Hopf

Bagian ini melanjutkan pembahasan dalam §rujukan. Teorema rujukan membangun koaljabar \(\operatorname{coE}(\omega)\) dari data \((\mathcal{A}, \omega)\) dan mengidentifikasikan \(\mathcal{A}\) dengan \(\ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{f}}\text{-}}\operatorname{coE}(\omega)\). Situasi paling mendasar ialah ketika \(B = \Bbbk\) merupakan medan. Untuk suatu koaljabar-\(\Bbbk\) \(L\), ambil \[\begin{gather*} \mathcal{A} := \ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{f}}\text{-}}L , \\ \omega := U: \ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{f}}\text{-}}L \xrightarrow{\text{lupa}} \ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm{f}}(\Bbbk). \end{gather*}\]

Karena \(\Bbbk\) medan, Proposisi rujukan dengan \(B = \Bbbk\) menunjukkan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{Comod}\text{-}}L\) merupakan kategori abelian, sedangkan \(\ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{f}}\text{-}}L\) yang dibentuk oleh komodul berdimensi hingga jelas merupakan subkategori abelian hingga secara lokal. Kini wajar untuk bertanya: apakah \(\operatorname{coE}(\omega)\) yang bersesuaian merekonstruksi data semula \(L\), atau justru menghasilkan koaljabar baru? Jawabannya, sebagaimana diduga, ialah “rekonstruksi”, tetapi diperlukan sedikit argumen.

Langkah pertama ialah memperjelas cara membandingkan \(\operatorname{coE}(\omega)\) dan \(L\). Karena \(L\) berkoaksi dari kanan pada setiap \(\omega(X)\), sifat universal menginduksi homomorfisme koaljabar \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:u-comparison}{} u: \operatorname{coE}(\omega) \to L. \end{equation}\] Persoalan semula sama dengan menanyakan apakah \(u\) merupakan isomorfisme. Kita terlebih dahulu membuktikan sebuah hasil sederhana.

Lema. Misalkan \(\Bbbk\) medan dan \(L\) koaljabar-\(\Bbbk\), dengan homomorfisme komultiplikasi dinotasikan oleh \(\Delta\) dan homomorfisme kounit oleh \(\epsilon\). Setiap komodul-\(L\) kanan \(V\) merupakan gabungan dari subkomodul-subkomodul berdimensi hingga.

Bukti. Misalkan struktur komodul diberikan oleh \(\rho: V \to V \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} L\). Untuk setiap \(x \in V \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} L\), definisikan subruang \[V(x) := \ensuremath{\left\langle (\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes \lambda)(x) : \lambda \in \operatorname{Hom}_{\Bbbk}(L, \Bbbk) \right\rangle} \; \subset V ;\] jika \(x\) dituliskan secara konkret sebagai \(\sum_{i=1}^n v_i \otimes \ell_i\), dengan \(\ell_1, \ldots, \ell_n\) bebas linear, maka jelas bahwa \(V(x) = \ensuremath{\left\langle v_1, \ldots, v_n \right\rangle}\), sehingga \(x \in V(x) \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} L\).

Ambil \(v \in V\). Dengan mengambil \(x = \rho(v)\) dan \(\lambda = \epsilon\), diperoleh \(v \in V(\rho(v))\). Selanjutnya kita tunjukkan bahwa \(\rho(V(\rho(v))) \subset V(\rho(v)) \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} L\). Tuliskan lagi \(\rho(v) = \sum_i v_i \otimes \ell_i\); persamaan \((\rho \otimes \ensuremath{\mathrm{id}})\rho(v) = (\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes \Delta)\rho(v)\) dalam definisi komodul dapat ditulis sebagai persamaan dalam \(V \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} L \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} L\) \[\sum_i \rho(v_i) \otimes \ell_i = \sum_i v_i \otimes \Delta(\ell_i).\]

Perluas \(\ell_1, \ldots, \ell_n\) menjadi suatu basis, lalu kontraksikan dengan basis dualnya. Diperoleh \(\rho(v_i) \in V(\rho(v)) \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} L\) untuk \(i = 1, \ldots, n\).

Dengan demikian, setiap subruang berdimensi hingga \(\ensuremath{\left\langle v_1, \ldots, v_m \right\rangle}\) dari \(V\) termuat dalam subkomodul \(\sum_{i=1}^m V(\rho(v_i))\), yang jelas berdimensi hingga.

Lema. Dengan notasi di atas, \(u: \operatorname{coE}(\omega) \to L\) dalam persamaan merupakan isomorfisme koaljabar.

Bukti. Kita tunjukkan bahwa semua komodul-\(L\) kanan \(V\), beserta semua homomorfisme antarkomodul, secara alami terangkat menjadi komodul-\(\operatorname{coE}(\omega)\) kanan. Untuk \(\dim_{\Bbbk} V < \infty\), hal ini merupakan definisi—penerapan Definisi–Proposisi rujukan pada \(\mathcal{A} = \ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{f}}\text{-}}L\) dan \(\omega = U\); kasus umum kemudian mengikuti dari Lema rujukan.

Sekarang ambil \(V=L\) dengan struktur komodul-\(L\) kanan yang ditentukan oleh \(\Delta\). Struktur komodul-\(\operatorname{coE}(\omega)\) hasil pengangkatan bersesuaian dengan \(\tilde{\Delta}: L \to L \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} \operatorname{coE}(\omega)\). Ini sama dengan mengatakan bahwa bagian segitiga dari diagram berikut komutatif:

\(\gamma\); maka \(u\gamma = \ensuremath{\mathrm{id}}_L\). Cukup dibuktikan bahwa \(\gamma\) surjektif.

Misalkan \(\rho: V \to V \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} L\) suatu komodul-\(L\) kanan berdimensi hingga. Diagram komutatif dalam definisi

\(\rho\) merupakan homomorfisme komodul-\(L\), asalkan \(V \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} L\) dibekali struktur komodul yang berasal dari \(L\) dan \(\Delta\). Sekarang angkat \(V\) secara alami menjadi komodul-\(\operatorname{coE}(\omega)\), yang bersesuaian dengan \(\tilde{\rho}: V \to V \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} \operatorname{coE}(\omega)\); jika komodul \(V \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} L\) diangkat dengan cara serupa, struktur itu bersesuaian dengan \(\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes \tilde{\Delta}: V \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} L \to V \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} L \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} \operatorname{coE}(\omega)\). Homomorfisme komodul \(\rho\) juga terangkat ke tingkat \(\operatorname{coE}(\omega)\), yang sama dengan mengatakan bahwa persegi dalam diagram berikut komutatif: \(\ensuremath{\mathrm{id}}\), diperoleh \(\tilde{\rho} = (\ensuremath{\mathrm{id}}_V \otimes \gamma)\rho\). Dapat diperiksa bahwa pemetaan \(\alpha_V: V^\vee \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} V \to \operatorname{coE}(\omega)\) yang diinduksi oleh \(\tilde{\rho}\) dengan demikian berfaktor sebagai \[V^\vee \ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}} V \xrightarrow{\text{diinduksi oleh $\rho$}} L \xrightarrow{\gamma} \operatorname{coE}(\omega).\]

Dengan mengingat kembali konstruksi \(\operatorname{coE}(\omega)\), ketika \(V\) bervariasi, \(\operatorname{im}(\alpha_V)\) membangkitkan seluruh \(\operatorname{coE}(\omega)\). Jadi \(\gamma\) surjektif.

Dapat diduga bahwa jika \(L\) bialjabar, maka persamaan juga merupakan isomorfisme bialjabar. Argumen yang diperlukan seluruhnya rutin dan tidak perlu dijabarkan.

Definisi. Untuk medan \(\Bbbk\) yang telah dipilih, definisikan kategori \(\ensuremath{\mathsf{Fib}}(\Bbbk)\) sebagai berikut.

  • Objeknya ialah data \((\mathcal{A}, \omega)\), dengan \(\mathcal{A}\) kategori abelian hingga secara lokal (sehingga \(\mathcal{A}\) kecil secara esensial), dan \(\omega: \mathcal{A} \to \ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm{f}}(\Bbbk)\) funktor setia eksak.

  • Morfisme dari \((\mathcal{A}, \omega)\) ke \((\mathcal{A}', \omega')\) ialah data \((F, \alpha)\), dengan \(F: \mathcal{A} \to \mathcal{A}'\) funktor dan \(\alpha: \omega \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\omega' F\) isomorfisme antarfunktor. Identitas dan komposisi didefinisikan dengan cara yang jelas.

Dengan cara serupa, definisikan kategori \(\ensuremath{\mathsf{Fib}}^{\otimes}(\Bbbk)\), dengan syarat tambahan berikut:

  • \(\mathcal{A}\) dalam objek \((\mathcal{A}, \omega)\) harus dilengkapi struktur monoidal, dan \(\omega\) harus merupakan funktor monoidal;

  • \(F\) dalam suatu morfisme juga harus merupakan funktor monoidal, dan \(\alpha\) harus merupakan isomorfisme antarfunktor monoidal.

Perhatikan bahwa jika \((\mathcal{A}, \omega)\) objek \(\ensuremath{\mathsf{Fib}}^{\otimes}(\Bbbk)\), syarat setia dan eksak menyiratkan bahwa \(\operatorname{End}_{\mathcal{A}}(\ensuremath{\bm{1}}) \to \Bbbk\) merupakan monomorfisme aljabar-\(\Bbbk\); jadi dalam hal ini \(\operatorname{End}_{\mathcal{A}}(\ensuremath{\bm{1}}) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\Bbbk\).

Di sisi lain, nyatakan kategori koaljabar-\(\Bbbk\) (atau bialjabar-\(\Bbbk\)) beserta homomorfisme di antaranya sebagai \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{coAlg}}\) (atau \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{biAlg}}\)).

  • Terdapat funktor yang jelas \(\ensuremath{\mathsf{Fib}}(\Bbbk) \to \Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{coAlg}}\) dan \(\ensuremath{\mathsf{Fib}}^{\otimes}(\Bbbk) \to \Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{biAlg}}\). Keduanya memetakan objek \((\mathcal{A}, \omega)\) ke \(\operatorname{coE}(\omega)\), sedangkan morfisme \((\mathcal{A}, \omega) \to (\mathcal{A}', \omega')\) menginduksi homomorfisme koaljabar atau bialjabar \(\operatorname{coE}(\omega) \simeq \operatorname{coE}(\omega' F) \to \operatorname{coE}(\omega')\).

  • Terdapat pula funktor ke arah sebaliknya: untuk koaljabar atau bialjabar \(L\), ambil data yang bersesuaian \(\left(\ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{f}}\text{-}}L, U \right)\); pada tingkat morfisme, untuk homomorfisme \(\phi: L \to L'\), komodul-\(L\) kanan \((M, \rho)\) menjadi komodul-\(L'\) kanan melalui \(M \xrightarrow{(\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes \phi) \rho} M \otimes L'\). Ini memberikan \(\left(\ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{f}}\text{-}}L, U \right) \to \left(\ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{f}}\text{-}}L', U' \right)\).

Teorema. Misalkan \(\Bbbk\) medan. Konstruksi di atas memberikan dua pasang funktor yang saling menjadi kuasi-invers

Bukti. Tuliskan funktor-funktor dalam kedua arah sebagai \(Z: \star \leftrightarrows \star :Y\). Untuk pasangan pertama, isomorfisme \(u\) dalam Lema rujukan memberikan \(ZY \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\ensuremath{\mathrm{id}}\), sedangkan ekuivalensi \(\overline{\omega}\) dalam Teorema rujukan (i) memberikan \(\ensuremath{\mathrm{id}}\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}YZ\).

Untuk pasangan kedua, karena telah diketahui bahwa ketika \(L\) bialjabar, \(u\) dalam persamaan juga merupakan isomorfisme bialjabar, dalam situasi monoidal masih berlaku \(ZY \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\ensuremath{\mathrm{id}}\); sementara itu, \(\ensuremath{\mathrm{id}}\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}YZ\) kini merupakan isi Teorema rujukan (ii).

Sekarang kita tambahkan dualitas yang diperkenalkan dalam §rujukan ke dalam kerangka Teorema Rekonstruksi rujukan. Seperti biasa, kita hanya meninjau situasi sederhana ketika \(B = \Bbbk\) merupakan medan.

Teorema. Di bawah asumsi Teorema rujukan, andaikan lebih lanjut bahwa \((\mathcal{A}, \omega)\) merupakan objek \(\ensuremath{\mathsf{Fib}}^{\otimes}(\Bbbk)\), serta \(\mathcal{A}\) kaku kiri dan kaku kanan. Maka \(\operatorname{coE}(\omega)\) merupakan aljabar Hopf.

Bukti. Cukup ditunjukkan bahwa bialjabar \(\operatorname{coE}(\omega)\) memiliki antipoda. Gunakan kekakuan kiri \(\mathcal{A}\) untuk mendefinisikan funktor \(X \mapsto {}^* X\). Untuk setiap \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), karena funktor monoidal mempertahankan dual, diperoleh \(\omega({}^* X) \simeq \omega(X)^\vee\); karena struktur monoidal \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm{f}}(\Bbbk)\) simetris, juga diperoleh \(\omega(X) \simeq \omega({}^* X)^\vee\). Sekarang tinjau \[\phi \in \omega(X)^\vee \simeq \omega({}^* X), \quad x \in \omega(X) \simeq \omega({}^* X)^\vee ,\] dengan \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) sembarang. Dalam notasi Konvensi rujukan, baik \([\phi \otimes x]\) maupun \([x \otimes \phi]\) dengan demikian merupakan unsur \(\operatorname{coE}(\omega)\). Kita tunjukkan bahwa \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:Tannaka-aux2}{} \text{terdapat pemetaan linear}\; S: \operatorname{coE}(\omega) \to \operatorname{coE}(\omega), \;\text{yang ditentukan oleh}\; S[\phi \otimes x] = [x \otimes \phi]. \end{equation}\]

Untuk itu, perhatikan bahwa untuk setiap morfisme \(f: X \to Y\) dalam \(\mathcal{A}\), terdapat diagram komutatif

\(\psi \in \omega(Y)^\vee\) dan \(x \in \omega(X)\), terdapat unsur yang bersesuaian \(\psi' \in \omega({}^* Y)\) dan \(x' \in \omega({}^* X)^\vee\), sedemikian sehingga berturut-turut \[\omega(f)^\vee (\psi) \leftrightarrow \omega({}^* f)(\psi'), \quad \omega(f)(x) \leftrightarrow \omega({}^* f)^\vee(x').\] Dengan memasukkan hal ini ke dalam konstruksi dan deskripsi \(\operatorname{coE}(\omega)\) pada bukti Proposisi rujukan, terlihat bahwa \(\delta_f\) di sana bersesuaian dengan \(\delta_{{}^* f}\). Jadi \([\phi \otimes x] \mapsto [x \otimes \phi]\) memang mendefinisikan secara unik pemetaan linear \(S\), sehingga persamaan terbukti.

Konstruksi pada paragraf sebelumnya juga dapat dilakukan dengan \(X^*\) sebagai ganti \({}^* X\), sehingga memberikan pemetaan linear \(T: \operatorname{coE}(\omega) \to \operatorname{coE}(\omega)\); pemetaan ini juga dituliskan dalam bentuk \([\phi \otimes x] \mapsto [x \otimes \phi]\). Berdasarkan \({}^* (X^*) = X = ({}^* X)^*\), mudah dilihat bahwa \(ST = \ensuremath{\mathrm{id}}= TS\); khususnya, \(S\) merupakan isomorfisme. Ini adalah syarat pertama untuk antipoda.

Selanjutnya, nyatakan perkalian, komultiplikasi, unit, dan homomorfisme kounit \(\operatorname{coE}(\omega)\) masing-masing sebagai \(\mu\), \(\Delta\), \(\eta\), \(\epsilon\). Pilih objek \(X\) dan basis \(v_1, \ldots, v_n\) dari ruang vektor-\(\Bbbk\) \(\omega(X)\). Nyatakan basis dual dari \(\omega(X)^\vee\) sebagai \(\check{v}_1, \ldots, \check{v}_n\). Nyatakan morfisme-morfisme untuk dual kiri \(X\) sebagai \[\mathrm{ev}_X: {}^* X \otimes X \to \ensuremath{\bm{1}}, \quad \mathrm{coev}_X: \ensuremath{\bm{1}}\to X \otimes {}^* X.\] Citra keduanya di bawah \(\omega\) merealisasikan dualitas antara \(\omega(X)\) dan \(\omega({}^* X)\). Ingat bahwa \((\cdot)^\vee\) merupakan dual dalam kategori monoidal simetris \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm{f}}(\Bbbk)\), tanpa pembedaan kiri dan kanan; mulai sekarang kita dapat mengidentifikasikan \[\begin{equation*} \omega(\ensuremath{\bm{1}}) \simeq \omega(\ensuremath{\bm{1}})^\vee, \quad \omega(X \otimes {}^* X) \simeq \omega({}^* X \otimes X)^\vee, \end{equation*}\] dan, secara bersesuaian, mengidentifikasikan \(\omega(\mathrm{coev}_X)\) dengan \(\omega(\mathrm{ev}_X)^\vee\).

Untuk setiap \(\phi \in \omega(X)^\vee\) dan \(x \in \omega(X)\), deskripsi \(\Delta\) (atau \(\mu\)) dalam persamaan (atau persamaan) memberikan \[\begin{align*} \Delta([\phi \otimes x]) & = \sum_{i=1}^n [\phi \otimes v_i] \otimes [\check{v}_i \otimes x], \\ \mu(S \otimes \ensuremath{\mathrm{id}})\Delta([\phi \otimes x]) & = \sum_{i=1}^n \mu\left( [v_i \otimes \phi] \otimes [\check{v}_i \otimes x] \right) \\ & = \sum_{i=1}^n \left[ (v_i \otimes \check{v}_i) \otimes (\phi \otimes x) \right] \\ & = \left[ \mathrm{coev}_{\omega(X)}(1) \otimes (\phi \otimes x) \right] \\ & = \left[ \omega(\mathrm{coev}_X)(1) \otimes (\phi \otimes x) \right]. \end{align*}\] Namun, persamaan menyiratkan bahwa diagram berikut komutatif:

\[\begin{gather*} \left[ \omega(\mathrm{coev}_X)(1) \otimes (\phi \otimes x) \right] = \eta\left( \omega(\mathrm{ev}_X)(\phi \otimes x) \right) \xlongequal{\text{\href{#eqn:L-counit}{persamaan}}} \eta\epsilon\left( \phi \otimes x \right), \end{gather*}\] yang membuktikan \(\mu(S \otimes \ensuremath{\mathrm{id}})\Delta = \eta\epsilon\). Dengan cara serupa, \(\mu(\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes S)\Delta = \eta\epsilon\). Jadi \(S\) merupakan antipoda.

Korolari. Di bawah bijeksi yang diberikan oleh Teorema rujukan,

\(\mathcal{A}\) dalam objek \((\mathcal{A}, \omega)\) di ruas kiri kaku kiri dan kaku kanan jika dan hanya jika objek \(L\) di ruas kanan merupakan aljabar Hopf.

Bukti. Arah “hanya jika” mengikuti dari Teorema rujukan, sedangkan arah “jika” telah dijelaskan dalam Proposisi rujukan.

Dalam bukti Teorema rujukan, kekakuan kiri \(\mathcal{A}\) memainkan peran utama; kekakuan kanan hanya digunakan untuk memastikan bahwa \(S\) merupakan isomorfisme. Jika definisi aljabar Hopf mengizinkan \(S\) yang tidak dapat dibalik, maka kategori komodul kanan \(\ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{f}}\text{-}}L\) hanya kaku kiri; lihat rumus dalam Proposisi rujukan.

Kategori Tannakian

Teori kategori Tannakian merupakan perumusan ulang menyeluruh oleh Saavedra Rivano dan Deligne [Sa72,Del90] atas karya Tadao Tannaka [Ta38] dan M. Krein [Kr49] mengenai representasi grup kompak, dengan gagasan yang berasal dari Grothendieck. Gagasan terkait kemudian diperluas secara mendalam dalam karya Lurie dan Bhatt tentang geometri aljabar turunan. Kita akan mengikuti pendekatan Deligne secara garis besar. Kecuali dinyatakan lain, sepanjang bagian ini kita mempertahankan asumsi dari §rujukan, dengan memilih medan \(\Bbbk\).

Definisi. Misalkan \(\mathcal{T}\) kategori abelian kecil secara esensial (Definisi rujukan) yang juga memiliki struktur monoidal simetris sedemikian rupa sehingga \(\otimes\) bersifat \(\Bbbk\)-linear dalam setiap variabel. Kategori \(\mathcal{T}\) disebut kategori Tannakian di atas medan \(\Bbbk\) jika memenuhi sifat-sifat berikut.

  • Jika \(\ensuremath{\bm{1}}\) unit \(\mathcal{T}\), maka \(\operatorname{End}_{\mathcal{T}}(\ensuremath{\bm{1}})=\Bbbk\).

  • Sebagai kategori monoidal simetris, \(\mathcal{T}\) kaku (Definisi rujukan).

  • Terdapat aljabar-\(\Bbbk\) komutatif \(B\), yang menurut konvensi tak nol, dan funktor monoidal eksak kanan yang kompatibel dengan struktur kepang \[\omega: \mathcal{T} \to \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B.\] Funktor semacam ini disebut funktor serat bagi \(\mathcal{T}\) di atas \(B\).1

Funktor serat di atas \(\Bbbk\) disebut netral. Jika kategori Tannakian \(\mathcal{T}\) memiliki funktor serat netral, maka \(\mathcal{T}\) disebut kategori Tannakian netral.

Menurut definisi morfisme dual dalam Definisi rujukan, funktor dual \((\mathord\cdot)^*\) dari kategori Tannakian pasti \(\Bbbk\)-linear. Definisi di atas cukup lentur. Jika \(\omega\) funktor serat di atas \(B\) dan \(B\to B'\) homomorfisme aljabar-\(\Bbbk\) komutatif, maka \(\omega\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}B'\) adalah funktor serat di atas \(B'\). Aksioma-aksioma tersebut memiliki sejumlah konsekuensi tak trivial, dengan dualitas memainkan peran kunci.

Lema. Misalkan \(\mathcal{T}\) kategori Tannakian.

  1. Untuk setiap aljabar-\(\Bbbk\) komutatif \(B\), setiap funktor serat \(\omega\) di atas \(B\) selalu mengambil nilai dalam \(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{pfg}}\text{-}}B\) dan secara otomatis setia eksak.

  2. Terdapat perluasan medan \(\Bbbk'|\Bbbk\) dan funktor serat di atas \(\Bbbk'\).

  3. Jika \(\omega\) funktor serat di atas \(B\), pemetaan kanonik \[\operatorname{Hom}_{\mathcal{T}}(X,Y)\ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}}B\to \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B}(\omega(X),\omega(Y))\] bersifat injektif.

  4. Kategori \(\mathcal{T}\) hingga secara lokal (Definisi rujukan).

Bukti. Untuk (i), karena \(\omega\) funktor monoidal dan \(\mathcal{T}\) kaku, Proposisi rujukan menunjukkan bahwa \(\omega\) mengambil nilai dalam \(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{pfg}}\text{-}}B\). Berikutnya kita buktikan bahwa \(\omega\) eksak kiri. Tinjau sembarang barisan eksak dalam \(\mathcal{T}\) \[0 \to X \to Y \to Z.\] Dualnya juga eksak, sehingga penerapan \(\omega\) memberikan barisan eksak dalam \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\) \[\omega(Z)^\vee \to \omega(Y)^\vee \to \omega(X)^\vee \to 0.\] Ambil kembali \((\mathord\cdot)^\vee=\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B}(\mathord\cdot,B)\) pada barisan ini. Dengan Proposisi rujukan dan \(\omega(\mathord\cdot)^{\vee\vee}\simeq\omega(\mathord\cdot)\), diperoleh barisan eksak \[0 \to \omega(X) \to \omega(Y) \to \omega(Z).\]

Untuk kesetiaan, definisi dual menunjukkan bahwa \(X\neq0\) jika dan hanya jika \(\mathrm{ev}_X:X\otimes X^*\to\ensuremath{\bm{1}}\) tak nol. Sementara itu, Proposisi rujukan dan \(\operatorname{End}_{\mathcal{T}}(\ensuremath{\bm{1}})=\Bbbk\) menunjukkan bahwa ini setara dengan \(\mathrm{ev}_X\) surjektif. Karena \(\omega\) monoidal sekaligus eksak, \(X\neq0\) mengakibatkan epimorfisme \(\omega(X)\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}\omega(X)^\vee\twoheadrightarrow B\), sehingga \(\omega(X)\neq0\).

Untuk (ii), pilih funktor serat \(\omega\) di atas \(B\) dan ideal maksimal \(\mathfrak m\) dari \(B\), lalu definisikan \(\Bbbk':=B/\mathfrak m\). Maka \(\omega\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}\Bbbk'\) memberikan funktor serat di atas \(\Bbbk'\).

Untuk (iii), ambil unsur-unsur yang bebas linear \(f_1,\ldots,f_n\in\operatorname{Hom}_{\mathcal{T}}(X,Y)\). Unsur-unsur tersebut mendefinisikan morfisme \(\Phi:\ensuremath{\bm{1}}^{\oplus n}\to\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(X,Y)\), dengan notasi dari Korolari rujukan. Kita tunjukkan bahwa \(\Phi\) monik. Memang, \(\ensuremath{\bm{1}}\) objek sederhana (Proposisi rujukan), sehingga \(\operatorname{ker}(\Phi)\) objek berpanjang hingga. Jika \(\operatorname{ker}(\Phi)\neq0\), semua faktor komposisinya ialah \(\ensuremath{\bm{1}}\); lihat §rujukan. Khususnya, terdapat monomorfisme \(\ensuremath{\bm{1}}\hookrightarrow\operatorname{ker}(\Phi)\hookrightarrow\ensuremath{\bm{1}}^{\oplus n}\). Karena \(\operatorname{End}_{\mathcal{T}}(\ensuremath{\bm{1}})=\Bbbk\), komposisinya dengan \(\Phi\) memberikan morfisme \(\ensuremath{\bm{1}}\to\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(X,Y)\) yang di satu sisi nol, tetapi di sisi lain bersesuaian dengan \(\sum_{i=1}^na_if_i\in\operatorname{Hom}_{\mathcal{T}}(X,Y)\), dengan \(a_1,\ldots,a_n\in\Bbbk\) tidak semuanya nol. Ini bertentangan dengan kebebasan linear.

Menerapkan funktor monoidal eksak \(\omega\) pada \(\Phi\) memberikan monomorfisme modul-\(B\) \(B^{\oplus n}\hookrightarrow \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B}(\omega(X),\omega(Y))\). Ini tepat merupakan restriksi morfisme kanonik yang dibahas ke \(\bigoplus_{i=1}^n\Bbbk f_i\ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}}B\).

Untuk (iv), mula-mula gunakan (ii) untuk memperoleh funktor serat \(\omega\) di atas suatu perluasan medan \(\Bbbk'\). Sifat setia eksak dari (i) sudah mengakibatkan setiap \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{T})\) berpanjang hingga. Selanjutnya, (iii) memberikan pembenaman \(\Bbbk'\)-linear \[\operatorname{Hom}_{\mathcal{T}}(X,Y)\ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}}\Bbbk' \hookrightarrow\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm f}(\Bbbk')} (\omega(X),\omega(Y)).\] Ruas kanan berdimensi hingga, sehingga \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{T}}(X,Y)\) berdimensi hingga sebagai ruang vektor-\(\Bbbk\).

Berdasarkan Lema rujukan, kerangka teoretis §rujukan berlaku untuk setiap kategori Tannakian \(\mathcal{T}\) dan setiap funktor serat \(\omega:\mathcal{T}\to\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{pfg}}\text{-}}B\) di atas aljabar-\(\Bbbk\) komutatif \(B\). Dari sudut pandang geometri aljabar, \(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{pfg}}\text{-}}B\) bersesuaian dengan kategori berkas vektor di atas skema afin \(\operatorname{Spec}B\). Karena itu, meninjau \(B\) umum memang perlu, tetapi juga memerlukan alat teoretis tambahan. Teorema rekonstruksi berikut hanya membahas kasus \(B=\Bbbk\).

Teorema. Misalkan \(\mathcal{T}\) kategori Tannakian netral dan \(\omega:\mathcal{T}\to\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm f}(\Bbbk)\) funktor serat netral. Maka \(\omega\) berfaktor secara kanonik sebagai \[\mathcal{T} \xrightarrow{\overline{\omega}} \ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{f}}\text{-}}\operatorname{coE}(\omega) \xrightarrow{U} \ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm{f}}(\Bbbk),\] dengan \(\operatorname{coE}(\omega)\) memiliki struktur aljabar Hopf komutatif kanonik, dan \(\overline\omega\) merupakan ekuivalensi kategori monoidal simetris.

Bukti. Karena \(\mathcal{T}\) telah diketahui hingga secara lokal, pernyataan langsung mengikuti Teorema rujukan dan rujukan.

Contoh. Misalkan \(H\) aljabar Hopf-\(\Bbbk\). Proposisi rujukan menunjukkan bahwa kategori komodul berdimensi hingga \(\ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm f}\text{-}}H\) secara alami menjadi kategori Tannakian netral, dengan funktor lupa sebagai funktor serat netral standar: \[\omega: \ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{f}}\text{-}}H \to \ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm{f}}(\Bbbk), \quad M \mapsto (M\;\text{sebagai ruang vektor}).\] Teorema rujukan mengatakan bahwa, hingga ekuivalensi, keluarga contoh ini mencakup semua kategori Tannakian netral.

Contoh. Misalkan \((\Gamma,+)\) grup komutatif dan ambil \(\mathcal{T}=\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\Gamma,\mathrm f}(\Bbbk)\), dengan notasi dari Contoh rujukan dan Contoh rujukan. Bekali \(\mathcal{T}\) dengan struktur kepang standar \[\begin{align*} c(M, N): M \otimes N & \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}N \otimes M \\ x \otimes y & \mapsto y \otimes x, \quad x \in M^\gamma, \; y \in N^\eta. \end{align*}\] Ini menjadikan \(\mathcal{T}\) kategori Tannakian netral, dengan \(\omega_\Gamma:(M^\gamma)_{\gamma\in\Gamma}\mapsto \bigoplus_\gamma M^\gamma\) sebagai funktor serat netral. Pokok persoalannya ialah kekakuan, yang tepat merupakan versi multivariabel Contoh rujukan. Koaljabar endomorfisme yang bersesuaian telah diketahui, yaitu aljabar Hopf \(\Bbbk[\Gamma]\).

Walaupun \(\Gamma=\ensuremath{\mathbb{Z}}\) atau \(\ensuremath{\mathbb{Z}}/2\ensuremath{\mathbb{Z}}\) diperbolehkan, struktur kepang di sini tidak melibatkan aturan tanda Koszul persamaan; jika melibatkannya, \(\omega_\Gamma\) tidak akan mempertahankan struktur kepang. Teori kategori Tannakian tidak dapat diterapkan secara langsung pada kategori seperti ruang vektor super \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}^-_{\ensuremath{\mathbb{Z}}/2\ensuremath{\mathbb{Z}},\mathrm f}(\Bbbk)\) karena kategori tersebut tidak memiliki funktor serat menuju \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm f}(\Bbbk)\).

Catatan. Beberapa pernyataan aljabar linear, yakni pernyataan tentang funktor serat, dapat diterjemahkan ke bahasa aljabar Hopf melalui Teorema rujukan. Sebagai contoh sederhana dan berguna, untuk funktor serat netral \(\omega\) dan grup komutatif \((\Gamma,+)\), tinjau tiga jenis data berikut.

  1. Bekali setiap \(\omega(X)\) dengan struktur bergradasi-\(\Gamma\), yakni tentukan keluarga isomorfisme \[\alpha_X: \omega(X) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\omega_\Gamma(FX), \quad FX \in \operatorname{Ob}\left( \ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\Gamma, \mathrm{f}}(\Bbbk) \right),\] dengan \(FX\) dan \(\alpha_X\) funktorial dalam \(X\), serta sedemikian rupa sehingga \(\omega(\ensuremath{\bm{1}})\simeq\Bbbk\) dan \(\omega(X\otimes X')\simeq\omega(X)\otimes\omega(X')\) masing-masing terangkat ke tingkat ruang vektor bergradasi-\(\Gamma\).

  2. Tentukan funktor monoidal \(F:\mathcal{T}\to\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\Gamma,\mathrm f}(\Bbbk)\) beserta isomorfisme funktor monoidal \(\alpha:\omega\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\omega_\Gamma F\).

  3. Tentukan homomorfisme bialjabar-\(\Bbbk\) \(\operatorname{coE}(\omega)\to\Bbbk[\Gamma]\).

Data (i) dan (ii) hanya berbeda secara redaksional. Dalam bahasa Definisi rujukan, (ii) sama dengan menentukan morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{Fib}}^{\otimes}(\Bbbk)\) \((F,\alpha):(\mathcal{T},\omega)\to (\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\Gamma,\mathrm f}(\Bbbk),\omega_\Gamma)\). Karena itu, Teorema Rekonstruksi rujukan memastikan bahwa (ii) dan (iii) ekuivalen.

Sebagai contoh, untuk gradasi yang paling umum \(\Gamma=\ensuremath{\mathbb{Z}}\), data (iii) sama dengan memberikan homomorfisme aljabar Hopf \(\operatorname{coE}(\omega)\to\Bbbk[T,T^{-1}]\), dengan \(T\) sebuah variabel.


  1. Istilah ini berasal dari aliran Grothendieck dan berakar pada suatu analogi dengan teori ruang penutup.↩︎

Terakhir, kita tinjau secara singkat hubungan antarfunktor serat. Berbeda dari pembahasan sebelumnya, bagian ini tidak melibatkan teorema rekonstruksi. Misalkan \(\mathcal{T}\) kategori Tannakian dan \(\omega_1,\omega_2\) funktor serat di atas aljabar-\(\Bbbk\) komutatif \(B\). Untuk setiap aljabar-\(B\) komutatif \(B'\), definisikan himpunan \[\begin{equation*} \ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}^\otimes_B(\omega_2, \omega_1)(B') := \operatorname{Hom}_{\text{funktor monoidal}}\left( \omega_2 \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} B', \omega_1 \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} B' \right). \end{equation*}\] Ketika \(B'\) bervariasi, ini memberikan funktor \(B\ensuremath{\text{-}\mathsf{CAlg}}\to\ensuremath{\mathsf{Set}}\). Ingat bahwa Proposisi rujukan (iii) memberikan struktur aljabar-\(B\) komutatif pada \(\operatorname{coH}_B(\omega_1,\omega_2)\).

Proposisi. Untuk kategori Tannakian \(\mathcal{T}\) dan funktor serat \(\omega_1,\omega_2:\mathcal{T}\to\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\), terdapat isomorfisme funktor \[\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}^\otimes_B(\omega_2, \omega_1) \simeq \operatorname{Hom}_{B\ensuremath{\text{-}\mathsf{CAlg}}}\left( \operatorname{coH}_B(\omega_1, \omega_2) , \; \cdot \; \right).\] Komposisi homomorfisme pada ruas kanan diinduksi oleh persamaan.

Bukti. Untuk meringankan notasi, selanjutnya tuliskan \(\operatorname{coH}_B(\omega_1,\omega_2)\) sebagai \(\operatorname{coH}\). Menentukan suatu morfisme (dengan mengabaikan struktur monoidal) \[\tilde{\varphi}: \omega_2 \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} B' \to \omega_1 \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} B' \quad (\text{keduanya bernilai dalam }\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B')\] sama dengan menentukan suatu morfisme \[\varphi: \omega_2 \to \omega_1 \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} B' \quad (\text{keduanya bernilai dalam }\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B),\] dan, berdasarkan sifat universal \(\operatorname{coH}\), ini sama dengan menentukan homomorfisme modul-\(B\) \[\psi: \operatorname{coH}\to B'.\] Masalahnya direduksi ke pembuktian bahwa \(\tilde{\varphi}\) mempertahankan struktur monoidal jika dan hanya jika \(\psi\) merupakan homomorfisme aljabar-\(B\). Argumennya formal, meskipun cukup panjang jika dituliskan dengan jelas.

Nyatakan morfisme perkalian dengan \(m:B'\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}B'\to B'\) dan \(\mu:\operatorname{coH}\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}\operatorname{coH}\to\operatorname{coH}\). Mudah dilihat bahwa \(\tilde{\varphi}\) mempertahankan unit (atau mempertahankan \(\otimes\)) jika dan hanya jika diagram kiri (atau kanan) berikut selalu komutatif:

Mula-mula tangani diagram kiri. Baris pertamanya berfaktor sebagai \(\omega_2(\ensuremath{\bm{1}})\to\omega_1(\ensuremath{\bm{1}})\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}\operatorname{coH}\xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}\otimes\psi}\omega_1(\ensuremath{\bm{1}})\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}B'\). Setelah semua \(\omega_i(\ensuremath{\bm{1}})\) diidentifikasi dengan \(B\), komutativitas diagram kiri ekuivalen dengan komutativitas

\(\psi\) mempertahankan unit.

Sekarang kita tunjukkan bahwa komutativitas diagram kanan ekuivalen dengan \(\psi\) mempertahankan perkalian. Perhatikan

\(\mu\) dalam persamaan.

Definisikan \(\eta:=\omega_1^\vee\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}\omega_2\), yang merupakan funktor monoidal \(\mathcal{T}\to\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\). Bagian persegi dari diagram persamaan dapat disusun ulang menjadi

\(\psi\) mempertahankan perkalian jika dan hanya jika persegi di kanan komutatif.

Jika \(\tilde{\varphi}\) mempertahankan \(\otimes\), maka bingkai luar besar pada persamaan komutatif, sehingga bingkai luar bagian perseginya juga komutatif. Jadi bingkai luar persamaan komutatif. Ini menunjukkan bahwa persegi kanan komutatif setelah didahului oleh \(\eta(X)\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}\eta(Y)\to\operatorname{coH}\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}\operatorname{coH}\). Karena \(X\) dan \(Y\) sembarang, sifat universal \(\operatorname{coH}\), atau konstruksi konkretnya dalam Proposisi rujukan, cukup untuk menunjukkan bahwa persegi kanan persamaan komutatif.

Sebaliknya, andaikan persegi kanan persamaan komutatif. Maka seluruh diagram persamaan komutatif, sehingga bingkai luar besar persamaan komutatif; dengan demikian \(\tilde{\varphi}\) mempertahankan \(\otimes\). Pemeriksaan selesai.

Perhatikan bahwa kekakuan \(\mathcal{T}\) menyiratkan bahwa setiap unsur \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}^\otimes_B(\omega_2,\omega_1)(B')\) merupakan isomorfisme; ini merupakan penerapan Proposisi rujukan. Karena itu, hasil berikut jelas.

Korolari. Untuk kategori Tannakian \(\mathcal{T}\), aljabar-\(\Bbbk\) komutatif \(B\), dan funktor serat \(\omega:\mathcal{T}\to\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\), tuliskan \(\operatorname{Aut}^{\otimes}(\omega)\) untuk grup automorfisme monoidal \(\omega\). Maka, untuk setiap aljabar-\(B\) komutatif \(B'\), terdapat isomorfisme kanonik \[\operatorname{Aut}^{\otimes}\left( \omega \ensuremath{\underset{B}{\otimes}} B' \right) \simeq \operatorname{Hom}_{B\ensuremath{\text{-}\mathsf{CAlg}}}\left(\operatorname{coE}_B(\omega), B' \right),\] dengan perkalian grup pada ruas kanan tercermin oleh koperkalian \(\operatorname{coE}_B(\omega)\).

Lebih lanjut, dapat ditunjukkan bahwa unsur identitas dan operasi invers dalam grup automorfisme masing-masing berasal dari morfisme kounit dan antipoda \(\operatorname{coE}_B(\omega)\). Pemeriksaannya sederhana dan formal, sehingga diserahkan sebagai latihan bab ini. Dengan meninjau pembenaman Yoneda dari \(B\ensuremath{\text{-}\mathsf{CAlg}}\), diperoleh kesimpulan berikut: \[\text{READERDIAGRAM0005}\] Dengan demikian, begitu \(\operatorname{Aut}^{\otimes}\) dipandang secara funktorial, seluruh kisah panjang mengenai koaljabar endomorfisme akhirnya kembali kepada grup automorfisme-\(\otimes\) dari funktor serat.

Dalam situasi Proposisi rujukan, Deligne membuktikan dalam [Del90] bahwa \(\operatorname{coH}_B(\omega_1,\omega_2)\) datar setia sebagai modul-\(B\); tentu saja ini juga menyiratkan bahwa \(\operatorname{coH}_B(\omega_1,\omega_2)\) taknol. Kita tidak akan memberikan pembuktian terperinci, tetapi perlu menyebutkan arti pentingnya dalam geometri aljabar. Hasil tersebut menjamin adanya aljabar-\(B\) datar setia \(B'\) dan isomorfisme \(\omega_1\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}B'\simeq\omega_2\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}B'\); misalnya, ambil \(B'=\operatorname{coH}_B(\omega_1,\omega_2)\). Jadi, funktor serat unik hingga perubahan gelanggang datar setia, sedangkan sifat-sifat di atas gelanggang asal \(B\) pada prinsipnya dapat direkonstruksi melalui data penurunan dari §rujukan. Inilah manfaat utama kedataran setia.

Teorema Tannaka–Krein untuk Grup Hingga

Teori klasik Tannaka–Krein [Ta38, Kr49] terutama mengkaji pertanyaan berikut: untuk grup topologis kompak \(G\), bagaimana \(G\) dapat direkonstruksi dari kategori representasinya? Jawabannya berkaitan erat dengan struktur hasil kali tensor dan dualitas; lihat [FL14]. Bagian ini memberikan uraian ringkas teorema rekonstruksi Tannaka–Krein berdasarkan hasil-hasil sebelumnya, tetapi hanya untuk grup hingga, bukan grup kompak.

Misalkan \(G\) suatu grup dan \(\Bbbk\) suatu medan. Selanjutnya, tuliskan \(\otimes := \otimes_{\Bbbk}\) dan unsur identitas \(G\) sebagai \(1_G\).

Objek utama yang kita perhatikan adalah modul-\(G\) yang diperkenalkan dalam Definisi rujukan, yang dalam banyak konteks juga disebut representasi \(G\). Singkatnya, objek-objek ini adalah ruang vektor-\(\Bbbk\) \(V\) yang dilengkapi aksi kiri linear \(G \times V \to V\), dengan aksi ditulis sebagai perkalian kiri \((g, v) \mapsto gv\). Semua modul-\(G\) membentuk kategori abelian \(\Bbbk\)-linear \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), dan \(\operatorname{Hom}\) di dalamnya dinotasikan dengan \(\operatorname{Hom}_G\). Funktor pelupa \[\omega: G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}} \to \ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk)\] tentu saja memetakan modul-\(G\) \(V\) ke ruang vektor-\(\Bbbk\) yang mendasarinya, yaitu \(V\).

Tuliskan aljabar grup \(G\) sebagai \(\Bbbk[G]\); menurut Contoh rujukan, aljabar ini merupakan aljabar Hopf. Sebagaimana dinyatakan dalam Proposisi rujukan, \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) isomorfik dengan \(\Bbbk[G]\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Selanjutnya kita akan beralih dari satu sudut pandang ke sudut pandang lainnya tanpa penjelasan tambahan.

Konvensi. Dimensi suatu modul-\(G\) berarti dimensinya sebagai ruang vektor-\(\Bbbk\). Tuliskan \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}_{\mathrm{f}}\) untuk subkategori penuh dalam \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) yang terdiri atas modul-\(G\) berdimensi hingga.

Medan \(\Bbbk\) yang dilengkapi aksi \(G\) trivial disebut modul-\(G\) trivial (Contoh rujukan). Untuk modul-\(G\) \(V\) dan \(W\), kita dapat melengkapi \(V \otimes W\) dan \(\operatorname{Hom}(V, W) := \operatorname{Hom}_{\Bbbk}(V, W)\) dengan struktur modul-\(G\) kanonik. Kasus \(\operatorname{Hom}(V, \Bbbk)\) pada konstruksi terakhir disebut modul-\(G\) kontragredien dari \(V\), dan juga dinotasikan dengan \(V^*\) untuk membedakannya dari dual sebagai ruang vektor. Operasi-operasi ini telah dijelaskan secara terperinci setelah Definisi rujukan.

Proposisi. Operasi hasil kali tensor di atas \((V, W) \mapsto V \otimes W\) memberikan struktur monoidal simetris pada \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), dengan modul-\(G\) trivial \(\Bbbk\) sebagai unit, dan funktor pelupa \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}} \to \ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk)\) menjadi funktor monoidal terhadap struktur ini. Subkategori penuh \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}_{\mathrm{f}}\) menjadi kategori Tannakian netral, sedangkan funktor pelupa \(\omega: G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}_{\mathrm{f}} \to \ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm{f}}(\Bbbk)\) merupakan funktor seratnya.

Bukti. Struktur monoidal simetris pada \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dapat diperiksa langsung dengan mengikuti definisi hasil kali tensor. Pembaca yang menyukai gambaran besar juga dapat memahaminya sebagai berikut.

  • Karena \(\Bbbk[G]\) merupakan aljabar Hopf, Proposisi rujukan memberikan struktur monoidal pada \(\Bbbk[G]\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) sedemikian sehingga funktor pelupanya monoidal. Berdasarkan fakta bahwa komultiplikasi pada \(\Bbbk[G]\) adalah \(g \mapsto g \otimes g\), dengan menguraikan definisi secara teliti terlihat bahwa struktur ini tepat merupakan operasi hasil kali tensor yang didefinisikan sebelumnya.

  • Karena \(\Bbbk[G]\) kokomutatif, Proposisi rujukan (i) juga mengakibatkan bahwa \(\Bbbk[G]\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) merupakan kategori monoidal simetris.

Jelas bahwa \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}_{\mathrm{f}}\) merupakan subkategori monoidal dari \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), dan sekaligus merupakan kategori abelian. Untuk setiap \(n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}\), semua struktur modul-\(G\) yang dapat diberikan pada \(\Bbbk^n\) membentuk suatu himpunan kecil; dari sini terlihat bahwa \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}_{\mathrm{f}}\) secara esensial kecil. Jelas pula bahwa \[\operatorname{End}_G\left(\Bbbk:\; \text{modul-$G$ trivial}\right) = \Bbbk.\]

Dengan memeriksa langkah demi langkah definisi dualitas dalam §rujukan, terlihat bahwa operasi kontragredien \(V \mapsto V^*\) menjadikan \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}_{\mathrm{f}}\) kategori kaku; data dualitasnya berasal dari morfisme-morfisme yang telah dikenal

\((v_i)_i\) adalah sembarang basis bagi \(V\) sebagai ruang vektor, dan \((\check{v}_i)_i\) adalah basis dualnya; keduanya merupakan morfisme dalam \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\). Jika menggunakan sudut pandang aljabar Hopf \(\Bbbk[G]\), kekakuan juga dapat diturunkan dari Proposisi rujukan dan fakta bahwa antipoda pada \(\Bbbk[G]\) adalah \(g \mapsto g^{-1}\).

Konstruksi di atas juga mengakibatkan bahwa funktor pelupa \(\omega: G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}_{\mathrm{f}} \to \ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm{f}}(\Bbbk)\) merupakan funktor monoidal yang kompatibel dengan struktur kategori monoidal simetris pada kedua sisi, dan jelas pula bersifat eksak. Jadi, \(\omega\) merupakan funktor serat netral dari kategori Tannakian netral \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}_{\mathrm{f}}\).

Selanjutnya, misalkan \(G\) grup hingga. Pokok perhatian bagian ini adalah:

Bagaimana grup \(G\) dapat direkonstruksi dari data \(\left(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}_{\mathrm{f}}, \omega\right)\)?

Hasil-hasil yang diperoleh dalam §rujukan telah mendekati jawaban atas pertanyaan ini, tetapi perangkatnya masih perlu sedikit disesuaikan. Pertama-tama, kita perlu menafsirkan \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}_{\mathrm{f}}\) sebagai kategori komodul.

Definisi. Tetap misalkan \(G\) grup hingga. Definisikan ruang vektor-\(\Bbbk\) \[C(G) := \left\{\text{pemetaan}\; f: G \to \Bbbk \right\},\] dengan struktur ruang vektornya berasal dari operasi titik demi titik. Selain itu, terdapat isomorfisme kanonik

Setelah \(C(G) \otimes C(G)\) diidentifikasi dengan \(C(G \times G)\), \(C(G)\) memiliki struktur berikut:

Perkalian Komultiplikasi \(\Delta\) Unit Kounit \(\epsilon\) Antipoda \(S\)
Perkalian titik demi titik \(f \mapsto \left[ (g_1, g_2) \mapsto f(g_1 g_2) \right]\) Fungsi konstan \(1\) \(f \mapsto f(1_G)\) \((Sf)(g) = f(g^{-1})\)

Pemeriksaan langsung menunjukkan bahwa struktur ini merupakan aljabar Hopf komutatif. Oleh karena itu, Proposisi rujukan (ii) menjamin bahwa \(\ensuremath{\mathsf{Comod}\text{-}}C(G)\) menjadi kategori monoidal simetris, sedangkan Proposisi rujukan menjadikan \(\ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{f}}\text{-}}C(G)\) kategori kaku monoidal simetris; bandingkan dengan bagian “gambaran besar” dalam pembuktian sebelumnya.

Untuk setiap \(g \in G\), definisikan \(\mathbf{1}_g \in C(G)\) sebagai unsur yang bernilai \(1\) pada \(g\) dan bernilai \(0\) di tempat lain. Unsur-unsur ini membentuk basis bagi \(C(G)\), sedangkan perkalian dan komultiplikasinya masing-masing ditentukan oleh \(\mathbf{1}_{g_1} \mathbf{1}_{g_2} = \delta_{g_1, g_2} \mathbf{1}_{g_1}\) (simbol \(\delta\) Kronecker) dan \(\Delta(\mathbf{1}_g) = \sum_{xy=g} \mathbf{1}_x \otimes \mathbf{1}_y\).

Proposisi. Terdapat isomorfisme kategori \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}} \simeq \ensuremath{\mathsf{Comod}\text{-}}C(G)\): komodul kanan \(C(G)\) yang bersesuaian dengan modul-\(G\) \(V\) adalah \(V\) yang dilengkapi pemetaan linear

\(G\) yang bersesuaian dengan komodul kanan \(C(G)\) \((V, \rho)\) adalah \(V\) yang dilengkapi pemetaan \[\begin{align*} G \times V & \to V \\ (g, v) & \mapsto \underbracket{\rho(v)}_{\text{pemetaan}\; G \to V}(g). \end{align*}\]

Lebih lanjut, struktur monoidal simetris pada \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dan \(\ensuremath{\mathsf{Comod}\text{-}}C(G)\) juga bersesuaian dengan cara ini. Semua isomorfisme tersebut mempertahankan funktor pelupa menuju \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk)\), sebagaimana dinyatakan oleh diagram komutatif

Secara khusus, \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}_{\mathrm{f}}\) dan \(\ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{f}}\text{-}}C(G)\) juga saling isomorfik, dan isomorfisme tersebut mempertahankan funktor pelupa menuju \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm{f}}(\Bbbk)\).

Bukti. Periksa langsung definisi-definisinya.

Lema. Terdapat bijeksi \(G \xrightarrow{1:1} \operatorname{Hom}_{\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{CAlg}}}(C(G), \Bbbk)\) yang memetakan \(g\) ke homomorfisme evaluasi \(f \mapsto f(g)\). Lengkapi ruas kanan dengan operasi biner yang berasal dari \(\Delta: C(G) \to C(G \times G) \simeq C(G) \otimes C(G)\) dan memetakan \((\varphi_1, \varphi_2)\) ke \((\varphi_1 \otimes \varphi_2) \circ \Delta\). Dengan operasi ini, bijeksi tersebut merupakan isomorfisme grup.

Bukti. Setiap homomorfisme aljabar-\(\Bbbk\) \(\varphi: C(G) \to \Bbbk\) bersifat surjektif, sehingga \(\operatorname{ker}(\varphi)\) merupakan ideal maksimal. Namun, sebagai aljabar-\(\Bbbk\), \(C(G)\) adalah hasil kali langsung dari \(G\) salinan \(\Bbbk\), melalui pemetaan yang membawa \(f\) ke \((f(g))_{g \in G}\). Selain itu, mudah ditunjukkan bahwa ideal-ideal maksimal dari \(\prod_{g \in G} \Bbbk\) berkorespondensi secara bijektif dengan unsur-unsur \(G\) melalui \[g \in G \quad \leftrightarrow \quad \Bbbk \times \cdots \times \underbracket{\{0\}}_{\text{komponen $g$}} \times \cdots \times \Bbbk\] Pembaca dapat melihat [Li1] atau membuktikannya sendiri. Dari sini, bijeksi yang diminta segera diperoleh.

Untuk membuktikan bahwa korespondensi ini mempertahankan perkalian grup, cukup diperiksa bahwa

Sekarang kita dapat menjawab pertanyaan rekonstruksi yang diajukan sebelumnya. Jawabannya melibatkan grup \(\operatorname{Aut}^{\otimes}(\omega)\) yang diperkenalkan dalam Korolari rujukan; pokok persoalannya ialah mendeskripsikan isomorfisme tersebut secara eksplisit.

Teorema (T. Tannaka, M. Krein). Misalkan \(\Bbbk\) suatu medan dan \(G\) suatu grup hingga. Tinjau funktor pelupa \(\omega: G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}_{\mathrm{f}} \to \ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm{f}}(\Bbbk)\). Maka terdapat isomorfisme grup \[A: G \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{Aut}^\otimes(\omega),\] yang secara eksplisit dideskripsikan sebagai berikut: jika \(g \in G\) dan \(V\) suatu modul-\(G\) berdimensi hingga, maka \(A(g)_V: V \to V\) adalah pemetaan \(\Bbbk\)-linear \(v \mapsto gv\).

Bukti. Diketahui bahwa \(\omega\) merupakan funktor serat netral dari kategori Tannakian \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}_{\mathrm{f}}\) (Proposisi rujukan), sehingga diperoleh aljabar Hopf komutatif \(\operatorname{coE}(\omega)\). Dengan mengambil \(B = B' = \Bbbk\) dalam Korolari rujukan, diperoleh isomorfisme grup \[\operatorname{Aut}^{\otimes}(\omega) \simeq \operatorname{Hom}_{\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{CAlg}}}\left(\operatorname{coE}(\omega), \Bbbk \right).\]

Diagram komutatif dalam Proposisi rujukan mengakibatkan \[\operatorname{coE}(\omega) \simeq \operatorname{coE}\left(\omega_{C(G)}: \ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{f}}\text{-}}C(G) \to \ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm{f}}(\Bbbk) \right),\] sedangkan Lema rujukan beserta penjelasan sesudahnya memberikan \[\operatorname{coE}\left( \omega_{C(G)} \right) \simeq C(G);\] semuanya merupakan isomorfisme kanonik bialjabar. Dengan memasukkan Lema rujukan, kita memperoleh isomorfisme grup

\(B(g)\) di bawah isomorfisme pertama ialah homomorfisme evaluasi \(f \mapsto f(g)\). Di sisi lain, berdasarkan sifat universal \(\operatorname{coE}(\omega) = \operatorname{coH}(\omega, \omega) \simeq C(G)\) dalam Definisi rujukan (dengan mengambil \(L = \Bbbk\)), isomorfisme kedua sebenarnya meluas menjadi \[\operatorname{Hom}_{\Bbbk}(C(G), \Bbbk) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{Hom}_{\Bbbk}(\omega, \omega),\] dan sifat universal tersebut menunjukkan bahwa korespondensi antara \(A\) dan \(B\) dicirikan oleh diagram komutatif dalam \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm{f}}(\Bbbk)\): \(V\) berkisar atas semua modul-\(G\) berdimensi hingga dan \(\rho\) didefinisikan seperti dalam Proposisi rujukan. Dengan memasukkan \(B(g)(f) = f(g)\), segera terlihat bahwa \(A(g)_V(v) = gv\). Ini membuktikan pernyataan tersebut.

Di bawah syarat yang sesuai pada \(\Bbbk\), kita dapat mencirikan lebih lanjut aljabar Hopf komutatif mana saja yang isomorfik dengan \(C(G)\) untuk suatu grup hingga \(G\). Pertanyaan ini termasuk dalam ranah geometri aljabar elementer atau teori gelanggang komutatif dan tidak akan dibahas lebih jauh di sini.

Terakhir, terdapat metode lain yang tidak bergantung pada funktor serat dan merekonstruksi grup kompak semata-mata dari kategori modul-\(G\), yang disebut teorema rekonstruksi Doplicher–Roberts dan berakar dalam teori medan kuantum. Pembaca yang berminat dapat melihat survei [Mu07].

Latihan

Misalkan \(\Bbbk\) medan dan \(V,W\) ruang vektor-\(\Bbbk\); seperti biasa, definisikan \(V^\vee:=\operatorname{Hom}_{\Bbbk}(V,\Bbbk)\), dan seterusnya. Tuliskan pemetaan linear kanonik \(V^\vee\ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}}W^\vee\to (V\ensuremath{\underset{\Bbbk}{\otimes}}W)^\vee\). Tunjukkan bahwa pemetaan ini selalu injektif, tetapi tidak surjektif bila \(V\) dan \(W\) keduanya berdimensi tak hingga.

Misalkan \(T\) sembarang objek dari kategori monoidal \(\mathcal{C}\), dan \(\iota:U\to\ensuremath{\bm{1}}\) suatu morfisme. Dengan asumsi \({}^*U\) (atau \(U^*\)) ada, buktikan bahwa bijeksi dalam Proposisi rujukan(iii) \[\operatorname{Hom}(T\otimes U,T)\to\operatorname{Hom}(T,T\otimes{}^*U)\] (atau \(\operatorname{Hom}(U\otimes T,T)\to\operatorname{Hom}(T,U^*\otimes T)\)) memetakan \(\ensuremath{\mathrm{id}}_T\otimes\iota\) ke \(\ensuremath{\mathrm{id}}_T\otimes{}^*\iota\) (atau memetakan \(\iota\otimes\ensuremath{\mathrm{id}}_T\) ke \(\iota^*\otimes\ensuremath{\mathrm{id}}_T\)).

Misalkan kategori monoidal \(\mathcal{C}\) juga kategori aditif, dengan objek nol \(0\), dan andaikan \(\otimes\) bifunktor aditif. Tunjukkan bahwa \(X\otimes0=0=0\otimes X\) untuk setiap \(X\).

Misalkan \(\mathcal{C}\) kategori monoidal beranyam yang kaku, sekaligus kategori abelian, dan \(\operatorname{End}_{\mathcal{C}}(\ensuremath{\bm{1}})\) suatu medan. Untuk \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) beserta dual kanannya \(X^*\), buktikan bahwa \(X\neq0\) ekuivalen dengan \(X\otimes X^*\neq0\), dan juga ekuivalen dengan \(X^*\otimes X\neq0\). Petunjuk. Perhatikan bahwa \(X\neq0\) ekuivalen dengan \(\mathrm{ev}_X\neq0\), dan juga dengan \(\mathrm{coev}_X\neq0\); terapkan Proposisi rujukan.

Misalkan \(\mathcal{C}\) dan \(\mathcal{C}'\) kategori monoidal simetris yang kaku, keduanya juga kategori abelian, dengan \(\operatorname{End}_{\mathcal{C}}(\ensuremath{\bm{1}})\) medan dan \(\ensuremath{\bm{1}}'\neq0\). Buktikan bahwa setiap funktor monoidal eksak yang kompatibel dengan struktur kepang, \(F:\mathcal{C}\to\mathcal{C}'\), memenuhi \(X\neq0\iff F(X)\neq0\). Petunjuk. Ulangi argumen Lema rujukan(i), atau gunakan metode latihan sebelumnya.

(Nobuo Yoneda) Misalkan \(\mathcal{C},\mathcal{D}\) kategori dan \(F:\mathcal{C}^{\operatorname{op}}\times\mathcal{C}\to\mathcal{D}\) funktor. Sebuah baji untuk \(F\) berarti data \(\left(W,(e_X)_{X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})}\right)\), yang juga ditulis \(e:W\xrightarrow{\bullet}F\), dengan

sedemikian rupa sehingga diagram berikut komutatif untuk setiap \(f:X\to Y\) dalam \(\mathcal{C}\):

Secara dual, definisikan kobaji sebagai data \((M,(f_X)_X)\), yang ditulis \(f:F\xrightarrow{\bullet}M\), dengan syarat komutativitas

  1. Jelaskan bagaimana semua baji (atau kobaji) untuk \(F\) membentuk kategori. Jika kategori baji (atau kobaji) memiliki objek terminal (atau awal), objek itu disebut end (atau koend) dari \(F\), dengan notasi \[\text{end}\;=\int_{X\in\mathcal{C}}F(X,X),\qquad \text{koend}\;=\int^{X\in\mathcal{C}}F(X,X).\] Integral di sini hanyalah notasi, tetapi bukan tanpa alasan.

  2. Tafsirkan persamaan dan konstruksi \(\operatorname{coH}(\omega_1,\omega_2)\) dalam Proposisi rujukan sebagai kasus khusus koend.

  3. Andaikan \(\mathcal{C}\) kecil secara esensial relatif terhadap semesta Grothendieck yang dipilih (Definisi rujukan), dan \(\mathcal{D}\) lengkap (atau kokomplet). Buktikan bahwa setiap \(F\) memiliki end (atau koend).

  4. Untuk dua funktor \(F,G:\mathcal{C}^{\operatorname{op}}\times\mathcal{C} ightrightarrows \mathcal{D}\), definisikan transformasi dinatural \(\alpha:F\xrightarrow{\bullet}G\) sebagai data \((\alpha_X)_{X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})}\), dengan \(\alpha_X:F(X,X)\to G(X,X)\), sedemikian rupa sehingga diagram berikut komutatif untuk setiap \(f:X\to Y\) dalam \(\mathcal{C}\):

    \(\mathcal{C}\to\mathcal{D}\) atau \(\mathcal{C}^{\operatorname{op}}\to\mathcal{D}\), juga merupakan kasus khususnya.

Pemaparan rinci mengenai end dan koend tersedia dalam monograf [Lor21].

Tinjau funktor \(F,G:\mathcal{C}\to\mathcal{D}\), dengan \(\mathcal{C}\) kecil secara esensial. Buktikan bahwa himpunan morfisme antara keduanya dapat ditafsirkan sebagai end: \[\operatorname{Hom}_{\mathcal{D}^{\mathcal{C}}}(F,G)\simeq \int_{X\in\mathcal{C}}\operatorname{Hom}_{\mathcal{D}}(FX,GX).\] Dengan ini, tafsirkan pusat \(Z(\mathcal{C})\) dari kategori \(\mathcal{C}\) sebagai end yang ditentukan oleh \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}\).

Misalkan \(\Bbbk\) medan. Buktikan bahwa koend funktor \(\operatorname{Hom}_{\Bbbk}:\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm f}(\Bbbk)^{\operatorname{op}}\times \ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm f}(\Bbbk)\to\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm f}(\Bbbk)\) dapat diidentifikasikan dengan \(\Bbbk\) beserta pemetaan jejak \[\operatorname{Tr}_V:\operatorname{End}_{\Bbbk}(V)\to\Bbbk,\qquad V:\;\text{ruang vektor-$\Bbbk$ berdimensi hingga}.\]

Secara umum, end menyerupai operasi mengambil invarian, sedangkan koend menyerupai perekatan. Jika pembaca mengenal himpunan simplisial, tafsirkan funktor realisasi geometris \(|\mathord\cdot|\) dari §rujukan sebagai koend \[|X|\simeq\int^{[n]\in\ensuremath{\bm\Delta}}X_n\times|\Delta^n|,qquad X\in\operatorname{Ob}(\ensuremath{\mathsf{sSet}}).\]

Untuk kategori kecil \(\mathcal{C}\), definisikan kategori funktor \(\mathcal{C}^\wedge:=\ensuremath{\mathsf{Set}}^{\mathcal{C}^{\operatorname{op}}}\). Buktikan bahwa untuk setiap \(\mathcal{F}\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C}^\wedge)\) terdapat isomorfisme kanonik dalam \(\mathcal{C}^\wedge\) \[\int^{X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})}\mathcal{F}(X)\times \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(\cdot,X)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathcal{F}.\] Koend ini berasal dari funktor \[\mathcal{C}^{\operatorname{op}}\times\mathcal{C}\to\mathcal{C}^\wedge, \quad(X,Y)\mapsto\mathcal{F}(X)\times\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(\cdot,Y).\] Petunjuk. Lihat §rujukan, khususnya Teorema Kepadatan rujukan.

Untuk kategori Tannakian \(\mathcal{T}\), funktor serat \(\omega:\mathcal{T}\to\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}B\), dan aljabar-\(B\) komutatif \(B'\), tunjukkan bahwa, di bawah isomorfisme Korolari rujukan, unsur identitas dan operasi invers dalam grup \(\operatorname{Aut}^{\otimes}(\omega\ensuremath{\underset{B}{\otimes}}B')\) masing-masing berasal dari kounit dan antipoda \(\operatorname{coE}_B(\omega)\) melalui \(\operatorname{Hom}_{B\ensuremath{\text{-}\mathsf{CAlg}}}(\mathord\cdot,B')\). Petunjuk. Identitas dan invers suatu grup ditentukan secara unik oleh perkalian. Perkaliannya telah diketahui bersesuaian dengan komultiplikasi \(\operatorname{coE}(\omega)\).

Misalkan \(G\) grup, \(G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Set}}\) kategori semua himpunan kecil dengan aksi kiri \(G\), dan \(U:G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Set}}\to\ensuremath{\mathsf{Set}}\) funktor lupa. Berikan isomorfisme grup alami \[G\simeq\operatorname{Aut}(U).\] Jelaskan bagaimana ini dapat dipandang sebagai prototipe sederhana Teorema Tannaka–Krein rujukan. Petunjuk. Terapkan Lema Yoneda pada \(U\simeq\operatorname{Hom}_{G\ensuremath{\text{-}\mathsf{Set}}}(G,\mathord\cdot)\) untuk memperoleh isomorfisme monoid \(G\simeq\operatorname{End}(U)\).

Materi lanjutan tentang kategori abelian

Lampiran ini merupakan kumpulan materi yang berkaitan langsung maupun tidak langsung dengan kategori abelian, dan sifatnya hampir seperti “gado-gado”. Pengetahuan prasyaratnya pada prinsipnya tidak melampaui bagian pertama dan sebagian kecil . Bagian rujukan mula-mula meninjau singkat pembenaman Yoneda. Teorema Kepadatan rujukan di dalamnya merupakan fakta standar teori kategori, tetapi sering diabaikan dalam buku ajar. Alat-alat ini akan sering dipakai dalam §rujukan. Walaupun objek kompak dan kategori tersajikan yang diperkenalkan dalam §rujukan tidak mutlak diperlukan di bagian lain buku ini, keduanya menyediakan bahasa yang umum dan praktis. Pembahasan kardinal reguler di sana juga membuka jalan bagi §rujukan. Dua bagian berikutnya berkaitan langsung dengan kategori abelian. Teorema Gabriel–Popescu dalam §rujukan menjelaskan struktur kategori Grothendieck, sedangkan kategori abelian yang hingga secara lokal dan dibahas dalam §rujukan diperlukan oleh §rujukan. Pokok bagian terakhir ialah Proposisi rujukan dari O. Gabber, yang buktinya memerlukan sejumlah kecermatan.

Kepadatan pembenaman Yoneda

Pertama-tama, kita tinjau kerangka teoretis pembenaman Yoneda. Untuk kategori \(\mathcal{C}\) sebarang, definisikan kategori-kategori funktor \[\mathcal{C}^\wedge := \ensuremath{\mathsf{Set}}^{\mathcal{C}^{\operatorname{op}}}, \quad \mathcal{C}^\vee := \left(\ensuremath{\mathsf{Set}}^{\operatorname{op}}\right)^{\mathcal{C}^{\operatorname{op}}} = \left( \ensuremath{\mathsf{Set}}^{\mathcal{C}} \right)^{\operatorname{op}}.\] Keduanya saling dual: \((\mathcal{C}^\vee)^{\operatorname{op}}=(\mathcal{C}^{\operatorname{op}})^\wedge\). Relatif terhadap semesta Grothendieck \(\mathcal{U}\) yang telah dipilih, \(\mathcal{C}^\wedge\) dan \(\mathcal{C}^\vee\) biasanya kategori besar, kecuali \(\mathcal{C}\) kategori kecil. Istilah pembenaman Yoneda berarti funktor-funktor berikut: \[\begin{align*} h_{\mathcal{C}}: \mathcal{C} & \longrightarrow \mathcal{C}^\wedge & k_{\mathcal{C}}: \mathcal{C} & \longrightarrow \mathcal{C}^\vee \\ S & \longmapsto \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(\cdot, S), & S & \longmapsto \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(S, \cdot). \end{align*}\] Berikut adalah pernyataan ulang [Li1].

Teorema (Nobuo Yoneda). Untuk setiap \(S\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\), \(A\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C}^\wedge)\), dan \(B\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C}^\vee)\), pemetaan kanonik

\(h_{\mathcal{C}}\) dan \(k_{\mathcal{C}}\) merupakan funktor setia penuh.

Definisi. Funktor \(\mathcal{C}^{\operatorname{op}}\to\ensuremath{\mathsf{Set}}\) (atau \(\mathcal{C}\to\ensuremath{\mathsf{Set}}\)) yang, hingga isomorfisme, berada dalam bayangan \(h_{\mathcal{C}}\) (atau \(k_{\mathcal{C}}\)) disebut funktor terwakili.

Walaupun \(\mathcal{C}^\wedge\) (atau \(\mathcal{C}^\vee\)) jauh lebih besar daripada \(\mathcal{C}\), setiap objeknya dapat ditulis secara kanonik sebagai kolimit (atau limit) funktor-funktor terwakili. Sebelum menyatakan teorema kepadatan ini, kita memerlukan beberapa definisi.

  • Untuk setiap \(A\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C}^\wedge)\), definisikan kategori \((h_{\mathcal{C}}/A)\) seperti dalam Definisi rujukan. Objeknya berupa data \(\underline S:=\bigl(S,h_{\mathcal{C}}(S) \xrightarrow{\phi_{\underline S}}A\bigr)\). Morfisme dari \(\underline S\) ke \(\underline S'\) ialah \(f\in\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(S,S')\) yang memenuhi \(\phi_{\underline S}=\phi_{\underline S'}h_{\mathcal{C}}(f)\).

  • Secara dual, untuk \(B\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C}^\vee)\) terdapat kategori \((B/k_{\mathcal{C}})\). Objeknya berupa data \(\overline S:=\bigl(S,B\xrightarrow{\psi_{\overline S}} k_{\mathcal{C}}(S)\bigr)\), dengan \(\psi_{\overline S}\) dipandang sebagai morfisme dalam \(\mathcal{C}^\vee\); morfisme \(\overline S\to\overline S'\) didefinisikan serupa.

Teorema (Kepadatan). Untuk setiap \(A\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C}^\wedge)\) dan \(B\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C}^\vee)\), keluarga morfisme \(\phi_{\underline S}\) dan \(\psi_{\overline S}\) di atas masing-masing memberikan isomorfisme kanonik dalam \(\mathcal{C}^\wedge\) dan \(\mathcal{C}^\vee\) \[\varinjlim_{\underline{S}} h_{\mathcal{C}}(S) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}A, \quad B \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\varprojlim_{\overline{S}} k_{\mathcal{C}}(S).\]

Bukti. Cukup buktikan pernyataan pertama. Untuk \(A'\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C}^\wedge)\) sebarang, terdapat pemetaan \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:Yoneda-density-aux}{} \begin{aligned} \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}^\wedge}(A, A') & \longrightarrow \left\{\begin{array}{l} \text{keluarga morfisme kompatibel}\; a'_{\underline{S}}: h_{\mathcal{C}}(S) \to A' , \\ \text{dengan}\; \underline{S} = (S, \phi_{\underline{S}}) \in \operatorname{Ob}((h_{\mathcal{C}}/A)) \end{array}\right\} \\ \varphi & \longmapsto \left( a'_{\underline{S}} := \varphi \phi_{\underline{S}}\right)_{\underline{S}} . \end{aligned} \end{equation}\]

Definisikan pemetaan baliknya sebagai berikut. Untuk data \((a'_{\underline S})_{\underline S}\), untuk setiap \(S\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) dan \(a_S\in A(S)\), ambil menurut Teorema rujukan morfisme yang bersesuaian \(\phi:h_{\mathcal{C}}(S)\to A\), sehingga diperoleh \(\underline S:=(S,\phi)\in\operatorname{Ob}((h_{\mathcal{C}}/A))\). Penetapan \(a_S\mapsto a'_{\underline S}\) lalu memberikan pemetaan \(A(S)\to A'(S)\). Klaimnya:

Seperti banyak hasil mengenai pembenaman Yoneda, verifikasi rinci hampir tautologis dan ditiadakan.

Jadi persamaan bijeksi. Dalam kasus khusus \(A'=A\), pemetaan tersebut membawa \(\ensuremath{\mathrm{id}}_A\) ke \((a'_{\underline S}=\phi_{\underline S})_{\underline S}\). Ini tepat memverifikasi bahwa \(A\), bersama morfisme \(\phi_{\underline S}:h_{\mathcal{C}}(S)\to A\), memenuhi sifat universal kolimit.

Pembaca juga dapat melihat pendekatan [ML98].

Catatan. Isomorfisme mengenai \(B\) dapat pula dinyatakan dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}}^{\mathcal{C}}\) sebagai \(\varinjlim_{\overline S}\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(S,\mathord\cdot) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}B\). Di sini \(\overline S\) menjelajahi data \((S,\psi'_{\overline S})\) dengan \(S\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) dan \(\psi'_{\overline S}:\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(S,\mathord\cdot)\to B(\mathord\cdot)\) morfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}}^{\mathcal{C}}\).

Salah satu penerapan Teorema rujukan ialah memperluas funktor yang terdefinisi pada kategori kecil. Kita hanya menyatakan versi \(\mathcal{C}^\wedge\). Misalkan \(\mathcal{C}\) kategori kecil, \(\mathcal{D}\) kategori kokomplet, yang boleh “besar” asalkan memiliki semua kolimit kecil, dan \(F:\mathcal{C}\to\mathcal{D}\) funktor. Definisikan \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:Yoneda-F-tilde}{}\begin{aligned} \tilde{F}: \mathcal{C}^\wedge & \to \mathcal{D} \\ X & \mapsto \varinjlim_{\underline{S}} F(S), \end{aligned} \end{equation}\] dengan \(\underline S=(S,\phi_{\underline S}:h_{\mathcal{C}}(S)\to X)\) menjelajahi kategori kecil \((h_{\mathcal{C}}/X)\). Bila \(X\) berasal dari objek \(T\) dalam \(\mathcal{C}\), kategori \((h_{\mathcal{C}}/X)\) memiliki objek terminal \((T,h_{\mathcal{C}}(T)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}X)\). Jadi makna perluasan tersebut ialah komutativitas, hingga isomorfisme kanonik, diagram

Sekarang kita tunjukkan bahwa \(\tilde F\) selalu memiliki adjoin kanan dan karena itu mempertahankan semua kolimit kecil. Fakta ini akan dipakai dalam §rujukan.

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{C}\) kategori kecil dan \(\mathcal{D}\) kategori kokomplet, yang boleh “besar”. Untuk funktor \(F:\mathcal{C}\to\mathcal{D}\), ambil perluasan kanonik \(\tilde F:\mathcal{C}^\wedge\to\mathcal{D}\) menurut persamaan. Maka \(\tilde F\) memiliki adjoin kanan \[\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(F, \cdot): \mathcal{D} \to \mathcal{C}^\wedge ,\] yang didefinisikan oleh:

  • \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(F,Y)(S)=\operatorname{Hom}_{\mathcal{D}}(FS,Y)\) untuk setiap \(S\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) dan \(Y\in\operatorname{Ob}(\mathcal{D})\);

  • morfisme \(f:Y\to Y'\) menginduksi morfisme \(f_*:\operatorname{Hom}(F(\mathord\cdot),Y)\to \operatorname{Hom}(F(\mathord\cdot),Y')\) dalam \(\mathcal{C}^\wedge\).

Sebagai akibatnya, \(\tilde F\) mempertahankan semua kolimit kecil.

Bukti. Untuk \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C}^\wedge)\) dan \(Y\in\operatorname{Ob}(\mathcal{D})\), dari \(X=\varinjlim_{\underline S}h_{\mathcal{C}}(S)\) dan sifat universal kolimit diperoleh bijeksi kanonik \[\begin{multline*} \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}^\wedge}(X, \ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(F, Y)) \simeq \varprojlim_{\underline{S}} \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}^\wedge}(h_{\mathcal{C}}(S), \ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(F, Y)) \simeq \varprojlim_{\underline{S}} \operatorname{Hom}_{\mathcal{D}}(FS, Y) \\ \simeq \operatorname{Hom}_{\mathcal{D}}(\varinjlim_{\underline{S}} FS, Y ) = \operatorname{Hom}_{\mathcal{D}}(\tilde{F}X, Y). \end{multline*}\] Jadi \(\ensuremath{\EuScript{H}\mathrm{om}}(F,\mathord\cdot)\) benar-benar adjoin kanan dari \(\tilde F:\mathcal{C}^\wedge\to\mathcal{D}\).

Objek kompak dan kategori presentabel

Kekompakan dalam teori kategori merupakan penyempurnaan bersama dari banyak kondisi keterhinggaan dalam aljabar, geometri, dan geometri aljabar. Dalam bagian ini kita menetapkan kategori \(\mathcal{C}\); kecuali dinyatakan lain, selalu diasumsikan bahwa \(\mathcal{C}\) memiliki semua \(\varinjlim\) kecil terfilter.

Pertimbangkan kategori kecil terfilter \(I\) dan funktor \(\alpha: I \to \mathcal{C}\). Untuk \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\), keluarga morfisme kanonik \(\iota_i: \alpha(i) \to \varinjlim \alpha\) menginduksi keluarga \((\iota_i)_*: \operatorname{Hom}(X, \alpha(i)) \to \operatorname{Hom}\left(X, \varinjlim \alpha \right)\), dengan \(i \in \operatorname{Ob}(I)\), dan selanjutnya menginduksi pemetaan kanonik \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:I-small-gen}{} \varinjlim_{i \in \operatorname{Ob}(I)} \operatorname{Hom}\left( X, \alpha(i) \right) \to \operatorname{Hom}\left( X, \varinjlim \alpha \right). \end{equation}\]

Definisi. Misalkan \((P, \leq)\) adalah poset tak kosong dan \(\kappa\) adalah kardinal tak hingga. Jika setiap himpunan bagian \(P_0\) yang memenuhi \(|P_0| < \kappa\) memiliki batas atas di dalam \(P\), maka \((P, \leq)\) disebut \(\kappa\)-terfilter.

Jika \(\kappa \leq \kappa'\), setiap poset \(\kappa'\)-terfilter juga \(\kappa\)-terfilter. Dengan mengambil \(\kappa := \aleph_0 = \omega\), kita memperoleh kembali poset terfilter yang diperkenalkan dalam Contoh rujukan.

Definisi. Jika \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) sedemikian sehingga persamaan merupakan isomorfisme untuk setiap kategori kecil terfilter \(I\) dan setiap \(\alpha: I \to \mathcal{C}\), maka \(X\) disebut objek kompak dari \(\mathcal{C}\).

Untuk kardinal kecil \(\kappa\) yang diberikan, jika \(I\) selanjutnya dibatasi pada poset kecil \(\kappa\)-terfilter, maka \(X\) yang memenuhi syarat terkait disebut objek \(\kappa\)-kompak.

Dalam terminologi Definisi rujukan, \(X\) merupakan objek kompak jika dan hanya jika \(\operatorname{Hom}(X, \cdot): \mathcal{C} \to \ensuremath{\mathsf{Set}}\) mempertahankan \(\varinjlim\) kecil terfilter. Jika \(\kappa \leq \kappa'\), setiap objek \(\kappa\)-kompak juga \(\kappa'\)-kompak.

Catatan. Sepintas, cara pendefinisian objek kompak dan objek \(\aleph_0\)-kompak tampak berbeda: yang pertama melibatkan semua kategori kecil terfilter, sedangkan yang kedua hanya memperbolehkan poset kecil terfilter. Namun, terdapat fakta yang tidak sepenuhnya sepele [AR94]:

Untuk setiap kategori kecil terfilter \(I\), terdapat poset kecil terfilter \((\mathcal{P}, \leq)\) beserta funktor kofinal \(\mathcal{P} \to I\).

Dari sini dapat disimpulkan bahwa kekompakan ekuivalen dengan kekompakan-\(\aleph_0\). Pembuktiannya akan digariskan pada bagian latihan.

Dengan menggunakan definisi kategori terfilter dan deskripsi konkret \(\varinjlim\) terfilter di dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\) (Proposisi rujukan), diperoleh

  • pemetaan persamaan surjektif \(\iff\) setiap \(f: X \to \varinjlim \alpha\) memiliki faktorisasi \(X \xrightarrow{f_i} \alpha(i) \xrightarrow{\iota_i} \varinjlim \alpha\);1

  • pemetaan persamaan injektif \(\iff\) untuk setiap \(i \in \operatorname{Ob}(I)\) dan setiap \(f, g \in \operatorname{Hom}(X, \alpha(i))\) yang memenuhi \(\iota_i f = \iota_i g\), terdapat morfisme \(i \to j\) dalam \(I\) sedemikian sehingga citra \(f\) dan \(g\) di dalam \(\operatorname{Hom}(X, \alpha(j))\) sama.

Contoh. Untuk kasus \(\mathcal{C} = \ensuremath{\mathsf{Set}}\), \(X\) merupakan objek kompak jika dan hanya jika \(X\) merupakan himpunan hingga. Arah “jika” langsung diperoleh dari pembahasan di atas dan deskripsi konkret \(\varinjlim \alpha\). Untuk arah “hanya jika”, sajikan \(X\) sebagai \(\varinjlim\) terfilter dari himpunan-himpunan bagiannya yang hingga, lalu pertimbangkan \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X\).

Contoh. Misalkan \(R\) adalah gelanggang. Untuk kasus \(\mathcal{C} = R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), \(X\) merupakan objek kompak jika dan hanya jika \(X\) memiliki presentasi hingga; dengan kata lain, terdapat \(a, b \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}\) dan barisan eksak modul-\(R\) \[R^{\oplus b} \to R^{\oplus a} \xrightarrow{p} X \to 0 .\] Untuk \(\varinjlim\) terfilter di dalam \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\), lihat penjelasan dalam [Li1]. Arah “hanya jika” diserahkan sebagai latihan. Berikut garis besar arah “jika”. Ambil citra basis standar dari \(R^{\oplus a}\) untuk memperoleh keluarga pembangkit \(x_1, \ldots, x_a\) dari \(X\). Pertama, kita buktikan bahwa persamaan injektif: misalkan \(f, g \in \operatorname{Hom}(X, \alpha(i))\) memenuhi \(\iota_i f = \iota_i g\). Untuk setiap \(x \in \{x_1, \ldots, x_a \}\), terdapat \(i \to j_x\) sedemikian sehingga citra \(f(x)\) dan \(g(x)\) di dalam \(\alpha(j_x)\) sama. Sifat kategori terfilter kemudian memberikan morfisme \(i \to j\) yang diinginkan, sehingga citra \(f\) dan \(g\) di dalam \(\operatorname{Hom}(X, \alpha(j))\) sama.

Selanjutnya kita buktikan bahwa persamaan surjektif. Pertimbangkan \(f: X \to \varinjlim \alpha\). Untuk setiap \(x \in \{x_1, \ldots, x_a \}\), terdapat \(j_x\) dan \(m_x \in \alpha(j_x)\) sedemikian sehingga \(f(x) = \iota_{j_x}(m_x)\); sekali lagi, sifat terfilter memastikan bahwa \(j_x\) dapat dipilih secara bebas dari \(x\), dan kita notasikan pilihan itu dengan \(j\). Ini menentukan morfisme \(m: R^{\oplus a} \to \alpha(j)\) sedemikian sehingga \(fp = \iota_j m\). Karena \(b\) berhingga, dengan mengambil \(j \to i\) yang cukup jauh lalu mengganti \(j\) dengan \(i\), kita juga dapat memastikan bahwa pembatasan \(m\) pada citra \(R^{\oplus b}\) identik nol; ini memberikan \(f_i\) yang dicari.

Untuk objek kompak yang ditentukan oleh berbagai jenis struktur aljabar, [AR94] memberikan pembahasan yang lebih lengkap. Sebagai contoh, objek kompak dalam kategori grup \(\ensuremath{\mathsf{Grp}}\) tepat merupakan grup-grup yang memiliki presentasi hingga.

Kelas penting lain dari objek kompak berasal dari pembenaman Yoneda \(h_{\mathcal{D}}: \mathcal{D} \to \mathcal{D}^\wedge\) yang diingat kembali dalam §rujukan.

Proposisi. Misalkan \(\mathcal{D}\) adalah sebarang kategori dan \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{D})\). Maka \(h_{\mathcal{D}}(X)\) merupakan objek kompak di dalam \(\mathcal{D}^\wedge\).

Bukti. Untuk kategori kecil terfilter \(I\) dan funktor \(\alpha: I \to \mathcal{D}^\wedge\) yang diberikan, Teorema rujukan dan konstruksi titik demi titik dari \(\varinjlim\) di dalam \(\mathcal{D}^\wedge\) (lihat [Li1], yang menotasikannya dengan \(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}\)) memberikan \[\begin{align*} \varinjlim_i \operatorname{Hom}_{\mathcal{D}^{\wedge}}(h_{\mathcal{D}}(X), \alpha(i)) & \simeq \varinjlim_i \left(\alpha(i)(X)\right) \\ & = (\varinjlim \alpha)(X) \\ & \simeq \operatorname{Hom}_{\mathcal{D}^\wedge}(h_{\mathcal{D}}(X), \varinjlim \alpha). \end{align*}\] Verifikasi rutin menunjukkan bahwa ini sama dengan pemetaan kanonik dalam persamaan. Kekompakan pun terbukti.

Dengan membatasi lebih lanjut kategori terfilter \(I\) dalam persamaan, diperoleh berbagai variasi kekompakan. Pertama-tama kita berfokus pada kardinal reguler yang pernah diperkenalkan dalam [Li1]; di sini diperlukan penguraian yang lebih cermat2. Mula-mula, misalkan \(\alpha > 0\) adalah sebarang ordinal tak hingga. Pertimbangkan ordinal limit \(\theta > 0\) dan barisan ordinal yang naik secara ketat \((a_\beta)_{\substack{\beta: \text{ordinal} \\ \beta < \theta}}\). Jika \(\sup_{\beta < \theta} a_\beta = \alpha\), maka barisan ini disebut kofinal dengan \(\alpha\). Jika \(\alpha\) merupakan ordinal limit, definisikan \[\mathrm{cf}(\alpha) := \inf\left\{ \theta > 0: \text{ordinal limit}, \; \exists (a_\beta)_{\beta < \theta}\; \text{seperti di atas dan kofinal dengan $\alpha$} \right\};\] \(\inf\) ini bermakna dan dicapai oleh suatu \(\theta\) seperti yang ditampilkan; untuk \(\sup\) dan \(\inf\) ordinal, lihat [Li1]. Dengan mengambil \(a_\beta := \beta\), segera diperoleh \(\mathrm{cf}(\alpha) \leq \alpha\).

Perhatikan bahwa kardinal tak hingga, ketika dipandang sebagai ordinal, selalu merupakan ordinal limit; lihat pembahasan setelah [Li1].

Definisi. Jika kardinal tak hingga \(\kappa\), ketika dipandang sebagai ordinal, memenuhi \(\mathrm{cf}(\kappa) = \kappa\), maka ia disebut kardinal reguler.

Proposisi. Misalkan \(\alpha > 0\) adalah ordinal limit:

  1. \(\mathrm{cf}(\mathrm{cf}(\alpha)) = \mathrm{cf}(\alpha)\);

  2. jika himpunan bagian tak kosong \(S \subset \alpha\) memenuhi \(\sup S = \alpha\), maka sebagai ordinal berlaku \(|S| \geq \mathrm{cf}(\alpha)\);

  3. \(\mathrm{cf}(\alpha)\) merupakan kardinal reguler.

Bukti. Untuk (i), kuncinya adalah membuktikan \(\mathrm{cf}(\alpha) \leq \mathrm{cf}(\mathrm{cf}(\alpha))\). Misalkan \((a_\beta)_{\beta < \theta}\) kofinal dengan \(\alpha\) dan \((b(\gamma))_{\gamma < \psi}\) kofinal dengan \(\theta\). Maka \(\left(a_{b(\gamma)}\right)_{\gamma < \psi}\) kofinal dengan \(\alpha\). Dari sini terlihat bahwa \(\mathrm{cf}(\alpha) \leq \mathrm{cf}(\theta)\). Sekarang ambil \(\theta = \mathrm{cf}(\alpha)\).

Untuk (ii), ambil sebarang bijeksi \(f: |S| \to S\). Ingat bahwa \(|S|\) merupakan ordinal, sedangkan \(\alpha \notin S\). Kita menyatakan bahwa terdapat ordinal limit \(\theta\) dan pembenaman pelestari urutan \(i: \theta \hookrightarrow |S|\) (sehingga \(\theta \leq |S|\)), sedemikian sehingga barisan ordinal \(\left( f(i(\beta)) \right)_{\beta < \theta}\) di dalam \(S\) naik secara ketat dan \(\sup_{\beta < \theta} f(i(\beta)) = \sup S = \alpha\).

Memang, ini merupakan penerapan prinsip rekursi transfinit. Secara lebih rinci, ambil \[\begin{align*} i(0) & := \inf |S| = 0, \\ i(n+1) & := \inf\left\{ t \in |S|: f(t) > f(i(n)) \right\}, \quad n \in \omega := \{0, 1, 2, \ldots\}, \\ i(\omega) & := \inf\left\{ t \in |S|: \forall k < \omega, \; f(t) > f(i(k)) \right\}, \end{align*}\] dan lanjutkan secara transfinit dengan cara ini hingga berhenti pada \(\theta\). Pernyataan tersebut terbukti. Dari sini segera diperoleh \(|S| \geq \theta \geq \mathrm{cf}(\alpha)\).

Sekarang pertimbangkan (iii). Mengingat (i), cukup ditunjukkan bahwa \(\mathrm{cf}(\alpha)\) merupakan kardinal. Misalkan \(\beta > 0\) adalah ordinal limit. Maka (ii) menyiratkan \(\beta \geq |\beta| \geq \mathrm{cf}(\beta)\); dengan menyubstitusikan \(\beta = \mathrm{cf}(\alpha)\) dan menggunakan (i), diperoleh \(\mathrm{cf}(\alpha) = |\mathrm{cf}(\alpha)|\), yakni \(\mathrm{cf}(\alpha)\) merupakan kardinal.

Proposisi (Lihat [Je03).] Misalkan \(\lambda\) adalah kardinal tak hingga. Maka \(\mathrm{cf}(2^\lambda) > \lambda\).

Bukti. Ini merupakan hasil standar dalam teori himpunan. Ambil ordinal limit \(0 < \alpha \leq \lambda\) dan barisan ordinal \((a_\beta)_{\beta < \alpha}\) yang memenuhi \(a_\beta < 2^\lambda\). Tuliskan \(\kappa_\beta := |a_\beta| < 2^\lambda\). Menurut definisi \(\sup\) ordinal dan operasi kardinal, \[\left| \sup_{\beta < \alpha} a_\beta \right| = \left| \bigcup_{\beta < \alpha} a_\beta \right| \leq \sum_{\beta < \alpha} \kappa_\beta.\] Lema König untuk operasi kardinal (lihat [Li1], atau [Je03]) memberikan \[\begin{align*} \sum_{\beta < \alpha} \kappa_\beta & < \prod_{\beta < \alpha} 2^\lambda = (2^\lambda)^{|\alpha|} \\ & = 2^{\lambda \cdot |\alpha|} \leq 2^{\lambda \cdot \lambda} = 2^\lambda ; \end{align*}\] langkah terakhir menggunakan [Li1]. Ini menunjukkan bahwa \(\lambda \geq \mathrm{cf}(2^\lambda)\) tidak mungkin terjadi.

Lema. Misalkan \(T\) adalah himpunan kecil. Maka terdapat kardinal kecil reguler \(\mu\) sedemikian sehingga \(\mu > |T|\).

Bukti. Ingat bahwa semesta Grothendieck \(\mathcal{U}\) telah ditetapkan. Persoalan ini hanya bergantung pada \(|T|\), sehingga tanpa mengurangi keumuman dapat diasumsikan bahwa \(T \in \mathcal{U}\) tak hingga. Dengan demikian, himpunan kuasanya \(P(T) \in \mathcal{U}\). Tuliskan \(\lambda := |T|\). Proposisi rujukan menyatakan bahwa \(\mathrm{cf}(2^\lambda) > \lambda\). Karena \(\mathrm{cf}(2^\lambda)\) merupakan kardinal reguler (Proposisi rujukan (iii)) dan dapat dibenamkan sebagai himpunan bagian dari \(2^\lambda = |P(T)|\), maka \(\mu := \mathrm{cf}(2^\lambda)\) adalah yang dicari.

Sekarang kita kembali ke alur utama teori kategori. Konsep berikut berasal dari [GU71], sedangkan buku teks rujukannya adalah [AR94].

Definisi (P. Gabriel, F. Ulmer). Misalkan kategori \(\mathcal{C}\) seperti di atas dan \(\kappa\) adalah kardinal kecil reguler.

  1. Kategori \(\mathcal{C}\) yang memenuhi syarat-syarat berikut disebut kategori \(\kappa\)-aksesibel:

  2. Funktor antara kategori-kategori \(\kappa\)-aksesibel disebut funktor \(\kappa\)-aksesibel jika mempertahankan \(\varinjlim\) kecil \(\kappa\)-terfilter.

  3. Kategori \(\kappa\)-aksesibel yang kokomplet disebut kategori \(\kappa\)-presentabel3.

Jika \(\kappa'\) cukup besar relatif terhadap \(\kappa\), syarat-syarat yang bersesuaian menjadi lebih longgar daripada syarat untuk \(\kappa\). Kategori yang \(\kappa\)-aksesibel (atau \(\kappa\)-presentabel) untuk suatu kardinal kecil reguler \(\kappa\) disebut kategori aksesibel (atau presentabel). Demikian pula, funktor antara kategori-kategori presentabel disebut funktor aksesibel jika funktor itu \(\kappa\)-aksesibel untuk suatu kardinal kecil reguler \(\kappa\).

Dapat diperiksa bahwa kategori \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\) dan \(R\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) yang dibahas dalam Contoh rujukan dan rujukan keduanya presentabel; bahkan, keduanya \(\aleph_0\)-presentabel. Lihat juga latihan.

Untuk hasil penting berikut, di sini kita hanya dapat memberikan pembuktian sebagian.

Teorema (P. Gabriel, F. Ulmer). Misalkan \(\kappa\) adalah kardinal kecil reguler dan \(F: \mathcal{C} \to \mathcal{D}\) adalah funktor antara kategori-kategori presentabel. Maka,

  1. \(F\) memiliki adjoin kanan jika dan hanya jika ia mempertahankan \(\varinjlim\) kecil;

  2. \(F\) memiliki adjoin kiri jika dan hanya jika ia aksesibel dan mempertahankan \(\varprojlim\) kecil.

Bukti. Arah “hanya jika” dari pernyataan (i) sudah dikenal dengan baik, sedangkan arah sebaliknya mengikuti dari teorema funktor adjoin khusus rujukan dan fakta-fakta berikut. Pertama, Lema rujukan menyiratkan bahwa \(S\) dalam Definisi rujukan merupakan keluarga pembangkit dari \(\mathcal{C}\); kedua, kategori presentabel selalu koberdaya-baik, lihat [AR94].

Pernyataan (ii) mengikuti dari teorema funktor adjoin Freyd rujukan; lihat [AR94] untuk rinciannya.


  1. Catatan penerjemah: sumber mencetak sasaran panah terakhir sebagai \(X\). Karena \(\iota_i\) adalah morfisme kanonik menuju kolimit, sasaran yang bertipe benar ialah \(\varinjlim\alpha\).↩︎

  2. Pembaca yang tidak berminat pada teori himpunan dapat melewati pembahasan berikut.↩︎

  3. Gabriel pernah menyebutnya kategori aljabar; literatur [AR94, GU71] menyebutnya kategori yang presentabel secara lokal, sedangkan di sini istilahnya diubah mengikuti [Lu09].↩︎

Teorema Gabriel–Popescu

Bagian ini melanjutkan dan melengkapi §rujukan. Misalkan \(\mathcal{A}\) suatu kategori Grothendieck; selanjutnya singkat \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}\) menjadi \(\operatorname{Hom}\). Notasikan dengan \(X^{\oplus I}\) jumlah langsung di \(\mathcal{A}\) dari \(I\) salinan objek \(X\), dengan \(I\) suatu himpunan kecil.

Teorema Gabriel–Popescu akan menunjukkan bahwa \(\mathcal{A}\) selalu dapat direalisasikan sebagai suatu pelokalan reflektif (Catatan rujukan) dari kategori modul kanan \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\) untuk suatu gelanggang \(R\); gelanggang \(R\) dan funktor-funktor yang terlibat bergantung pada pembangkit \(s\). Di bawah ini kita mengikuti pembuktian L. Kuhn [Ku94], yang pada salah satu langkahnya memerlukan teori klasik funktor turunan; lihat §rujukan.

Ambil \(s \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), definisikan \(R := \operatorname{End}(s)\), dan tinjau funktor \[\begin{align*} G: \mathcal{A} & \to \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R \\ X & \mapsto \operatorname{Hom}(s, X), \end{align*}\] di mana \(R\) beraksi dari kanan pada \(\operatorname{Hom}(s, X)\) melalui komposisi morfisme. Mudah dilihat bahwa \(G\) merupakan funktor aditif di antara kategori-kategori abelian dan mempertahankan semua \(\varprojlim\) kecil. Selanjutnya, tulis \(\operatorname{Hom}_R := \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R}\) untuk membedakannya dari \(\operatorname{Hom}:= \operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}\).

Untuk setiap \(r \in R\), definisikan elemen \(\lambda_r: x \mapsto rx\) dari \(\operatorname{End}_R(R)\). Perhatikan bahwa \(G(s) = R\), sedangkan \(\lambda_r: R \to R\) tidak lain adalah citra morfisme \(r: s \to s\) di bawah funktor \(G\).

Lema. Funktor di atas \(G: \mathcal{A} \to \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\) memiliki adjoin kiri \(P: \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R \to \mathcal{A}\). Kounit \(\varepsilon: PG \to \ensuremath{\mathrm{id}}\) dari pasangan adjoin tersebut membuat \(\varepsilon_s: PG(s) = P(R) \to s\) menjadi suatu isomorfisme, dan diagram berikut komutatif:

Bukti. Keberadaan adjoin kiri \(P\) mengikuti dari teorema funktor adjoin khusus rujukan dan Korolari rujukan. Selanjutnya, untuk setiap \(Y \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), kita menyatakan bahwa diagram berikut komutatif:

  • Komutativitas bagian atas merupakan sifat umum pasangan adjoin \((P, G)\): untuk sebarang \(f \in \operatorname{Hom}(s, Y)\), morfisme \(f\varepsilon_s: PGs \to Y\) berkorespondensi dengan \(G(f\varepsilon_s) \circ \eta_{Gs}: Gs \to GY\); lihat [Li1]. Berdasarkan identitas segitiga untuk pasangan adjoin, morfisme yang terakhir ini sama dengan \((Gf) \circ \left((G\varepsilon_s) \eta_{Gs}\right) = Gf\).

  • Komutativitas bagian bawah dapat diperiksa langsung dari definisi \(G\).

Dengan demikian, \(\varepsilon_s^*\) adalah isomorfisme. Selanjutnya, ambil \(Y\) sebagai kogenerator injektif yang diberikan oleh Korolari rujukan; maka terlihat bahwa \(\varepsilon_s\) adalah isomorfisme. Terakhir, pernyataan mengenai komutativitas diagram setara dengan mengatakan bahwa

\(R = Gs\) dan \(\lambda_r = Gr\), sehingga kenaturalan \(\varepsilon\) menjamin komutativitas diagram di atas.

Bagaimana cara mendeskripsikan \(P\)? Untuk sebarang modul kanan \(R\) berupa \(M\), terdapat himpunan-himpunan kecil \(I\), \(J\) dan barisan eksak \[R^{\oplus J} \to R^{\oplus I} \to M \to 0;\] karena \(P\) mempertahankan semua \(\varinjlim\) kecil, diperoleh \(PM \simeq \operatorname{coker}\left[ s^{\oplus J} \to s^{\oplus I} \right]\).

Pernyataan hasil berikut melibatkan hasil bagi Serre dari suatu kategori abelian; lihat Teorema rujukan untuk rinciannya. Hasil bagi Serre merupakan kasus khusus pelokalan.

Teorema (P. Gabriel, N. Popescu, L. Kuhn). Ambil \(s\) sebagai pembangkit kategori Grothendieck \(\mathcal{A}\). Sifat-sifat berikut berlaku:

  • funktor \(G = \operatorname{Hom}(s, \cdot): \mathcal{A} \to \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\) memiliki adjoin kiri eksak \(P\);

  • \(G\) penuh dan setia, dan morfisme kounit dari pasangan adjoin memberikan isomorfisme \(\varepsilon: PG \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{A}}\);1

  • \(P\) menginduksi ekuivalensi kategori \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R / \operatorname{ker}(P) \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\mathcal{A}\).

Bukti. Lema rujukan telah menunjukkan bahwa \(G\) memiliki adjoin kiri \(P\). Kita menyatakan bahwa jika \(u: M \to GX\) adalah monomorfisme dalam \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\), maka morfisme yang bersesuaian \(v := \varepsilon_X \circ Pu : PM \to X\) (lihat [Li1]) adalah monomorfisme dalam \(\mathcal{A}\). Tuliskan \(M\) sebagai \(\varinjlim\) terfilter dari submodul-submodul \(R\) yang dibangkitkan secara hingga. Karena \(P\) mempertahankan \(\varinjlim\) dan \(\varinjlim\) terfilter dalam \(\mathcal{A}\) bersifat eksak, masalahnya tereduksi pada kasus ketika \(M\) dibangkitkan secara hingga.

Identifikasikan \(s\) dengan \(P(R)\) melalui isomorfisme \(\varepsilon_s\). Ambil suatu himpunan hingga \(I\) beserta \(R^{\oplus I} \twoheadrightarrow M\). Ini memberikan \(e: s^{\oplus I} \twoheadrightarrow PM\). Untuk menyimpulkan bahwa \(v\) merupakan monomorfisme, cukup dibuktikan bahwa \(\operatorname{ker}(ve) = \operatorname{ker}(e)\). Berdasarkan sifat pembangkit (misalnya, Proposisi rujukan), masalahnya lebih lanjut tereduksi menjadi menunjukkan bahwa untuk setiap morfisme \(f: s \to s^{\oplus I}\) yang memenuhi \(vef = 0\), berlaku \(ef = 0\). Buat dua pengamatan:

  • Menurut konstruksinya, \(e\) merupakan citra suatu morfisme di bawah \(P\). Karena \(I\) hingga, tuliskan \(f\) sebagai suatu elemen dari \(R^{\oplus I}\) dan periksa komponennya satu per satu; diagram komutatif dalam Lema rujukan menjamin bahwa \(f\) juga merupakan citra di bawah \(P\);

  • Selanjutnya, jika morfisme \(\psi: N \to M\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\) memenuhi \(v \circ P\psi = 0\), maka \(\psi = 0\). Ini mengikuti dari monomorfisitas \(u\) dan diagram komutatif dalam \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\)

Dengan demikian, \(ef: s \to PM\) selalu merupakan citra suatu morfisme di bawah \(P\), sedangkan \(vef = 0\) menyiratkan \(ef=0\). Pernyataan tersebut terbukti.

Morfisme kounit \(\varepsilon\) dari pasangan adjoin adalah isomorfisme jika dan hanya jika \(G\) penuh dan setia; fakta umum ini merupakan latihan dalam . Sekarang kita buktikan bahwa \(\varepsilon\) adalah isomorfisme. Ambil \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\). Karena \(\varepsilon_X: PG(X) \hookrightarrow X\) berkorespondensi dengan \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{GX}\), dengan mengambil \(u = \ensuremath{\mathrm{id}}_{GX}\) pada langkah sebelumnya diketahui bahwa \(\varepsilon_X\) merupakan monomorfisme. Untuk membuktikan bahwa ia epimorfisme, Proposisi rujukan mereduksi masalahnya menjadi membuktikan bahwa setiap \(\alpha: s \to X\) berfaktor melalui \(\varepsilon_X: PG(X) \hookrightarrow X\), dan diagram berikut memberikan faktorisasi yang diminta:

Selanjutnya, kita buktikan bahwa \(P\) eksak. Telah diketahui bahwa \(P\) eksak kanan, sehingga cukup dibuktikan bahwa funktor turunan kiri \(\mathrm{L}_1 P = 0\). Untuk sebarang modul kanan \(R\) berupa \(M\), ambil barisan eksak pendek \[0 \to K \xrightarrow{u} F \to M \to 0, \quad F: \text{modul bebas}.\] Berdasarkan teknik pergeseran dimensi (Proposisi rujukan), diperoleh \[\mathrm{L}_1 P (M) \simeq \operatorname{ker}[Pu: P(K) \to P(F)].\] Dengan demikian, masalahnya tereduksi menjadi membuktikan bahwa \(Pu\) merupakan monomorfisme. Tuliskan \(F\) sebagai \(\varinjlim\) terfilter dari submodul-submodul bebas \(F'\) berperingkat hingga (atau sebagai gabungan menaik), dan secara bersesuaian \(K = \varinjlim_{F'} (F' \cap K)\). Karena \(P\) mempertahankan \(\varinjlim\) dan \(\varinjlim\) terfilter dalam \(\mathcal{A}\) bersifat eksak, masalahnya tereduksi pada kasus \(F = R^{\oplus I} \simeq G(s^{\oplus I})\), dengan \(I\) suatu himpunan hingga. Akan tetapi, pada awal pembuktian telah ditunjukkan bahwa jika \(u: K \to G(s^{\oplus I})\) merupakan monomorfisme, maka \(v = \varepsilon_{s^{\oplus I}} \circ Pu : P(K) \to s^{\oplus I}\) merupakan monomorfisme; akibatnya, \(Pu\) juga merupakan monomorfisme. Keeksakan pun terbukti.

Terakhir, dengan menerapkan sifat universal yang diberikan oleh Teorema rujukan pada \(P\), kita dapat memfaktorkan \(P\) melalui suatu funktor aditif setia \(\overline{P}: \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R / \operatorname{ker}(P) \to \mathcal{A}\). Tuliskan \(\overline{G}\) untuk komposisi \(\mathcal{A} \xrightarrow{G} \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R \to \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R / \operatorname{ker}(P)\). Maka \(\overline{P} \circ \overline{G} \simeq P \circ G \simeq \ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{A}}\). Dari sini diketahui bahwa \(\overline{P}\) juga penuh, setia, dan surjektif secara esensial, dengan \(\overline{G}\) sebagai kuasi-inversnya. Ini membuktikan pernyataan tersebut.

Catatan. Berdasarkan Teorema Gabriel–Popescu rujukan, dapat disimpulkan bahwa kategori Grothendieck merupakan kategori presentabel dalam pengertian Definisi rujukan. Ini karena \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R \simeq R^{\operatorname{op}}\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) diketahui presentabel; dengan menerapkan [AR94], sifat ini dapat “direfleksikan” ke \(\mathcal{A}\).


  1. Catatan penerjemah: sumber mencetak \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R}\). Karena \(PG\) adalah endofunktor pada \(\mathcal{A}\), sasaran kounit yang bertipe benar ialah \(\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{A}}\).↩︎

Kategori Abelian yang hingga secara lokal

Tujuan bagian ini adalah memperkenalkan suatu jenis kondisi keterhinggaan pada kategori abelian, yang menyediakan dukungan teknis yang diperlukan bagi §rujukan. Pembaca disarankan untuk terlebih dahulu menguasai pernyataan Definisi rujukan, Definisi rujukan, dan Proposisi rujukan, tetapi melewatkan lema-lema dan bukti-bukti sesudahnya. Kita menetapkan semesta Grothendieck \(\mathcal{U}\) untuk membahas apa yang dimaksud dengan himpunan kecil dan kategori kecil.

Definisi. Jika kategori \(\mathcal{C}\) ekuivalen dengan suatu kategori kecil, atau secara ekuivalen \(\operatorname{Ob}(\mathcal{C})/\simeq\) merupakan himpunan kecil, maka \(\mathcal{C}\) disebut kecil secara esensial.

Selanjutnya, kita tetapkan medan \(\Bbbk\); semua kategori abelian \(\mathcal{A}\) yang kita pertimbangkan secara bawaan diasumsikan linear atas \(\Bbbk\).

Definisi. Terhadap medan \(\Bbbk\) yang telah ditetapkan, suatu kategori abelian \(\mathcal{A}\) yang kecil secara esensial (Definisi rujukan) disebut hingga secara lokal jika memiliki sifat-sifat berikut: \[\begin{equation*} \forall X, Y \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A}) \quad \left\{\begin{array}{l} X\; \text{adalah objek dengan panjang hingga (Definisi \href{#def:finite-length-object}{rujukan})}, \\ \dim_{\Bbbk} \operatorname{Hom}_{\mathcal{A}}(X, Y) < \infty. \end{array}\right. \end{equation*}\]

Konvensi. Untuk kategori abelian \(\mathcal{A}\) dan \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), definisikan subkategori abelian \(\ensuremath{\left\langle X \right\rangle}\) dari \(\mathcal{A}\) sedemikian sehingga \[Y \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\left\langle X \right\rangle}) \iff \exists n \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0} \; \text{sedemikian sehingga}\; Y \;\text{merupakan subkuosien dari}\; X^{\oplus n}.\]

Mudah dilihat bahwa \(\mathcal{A}\) merupakan gabungan semua subkategori \(\ensuremath{\left\langle X \right\rangle}\), dan dari \(\ensuremath{\left\langle X \right\rangle} \subset \ensuremath{\left\langle X \oplus Y \right\rangle} \supset \ensuremath{\left\langle Y \right\rangle}\) terlihat bahwa gabungan ini terfilter. Yang kita perhatikan adalah kategori abelian yang hingga secara lokal dan berbentuk \(\ensuremath{\left\langle X \right\rangle}\).

Proposisi (O. Gabber). Misalkan kategori abelian \(\mathcal{A}\) hingga secara lokal dan terdapat \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) sedemikian sehingga \(\mathcal{A} = \ensuremath{\left\langle X \right\rangle}\); maka \(\mathcal{A}\) memiliki pembangkit projektif.

Bukti memerlukan beberapa persiapan.

Definisi. Dalam sebarang kategori abelian, jika \(\alpha: E \twoheadrightarrow Y\) merupakan epimorfisme dan tidak terdapat subobjek sejati \(E'\) dari \(E\) sedemikian sehingga \(\alpha|_{E'}\) merupakan epimorfisme, maka \(\alpha\) disebut perluasan esensial.

Lema. Misalkan \(S\) adalah objek sederhana dalam sebarang kategori abelian dan \(\alpha: E \twoheadrightarrow S\) adalah perluasan esensial. Maka, untuk setiap objek sederhana \(T\), pemetaan tarik-balik \(\alpha^*: \operatorname{Hom}(S, T) \to \operatorname{Hom}(E, T)\) merupakan isomorfisme.

Bukti. Tarik-balik di sepanjang epimorfisme \(\alpha\) selalu injektif; kita buktikan bahwa ia juga surjektif. Ambil \(\phi \in \operatorname{Hom}(E, T) \smallsetminus \{0\}\). Karena \(\alpha|_{\operatorname{ker}(\phi)}\) bukan epimorfisme, kesederhanaan \(S\) menyiratkan \(\operatorname{ker}(\phi) \subset \operatorname{ker}(\alpha)\). Morfisme terinduksi \(T \simeq E/\operatorname{ker}(\phi) \twoheadrightarrow E/\operatorname{ker}(\alpha) \simeq S\) tentu merupakan isomorfisme, sehingga \(\operatorname{ker}(\phi) = \operatorname{ker}(\alpha)\). Dengan demikian, terdapat \(\phi' \in \operatorname{Hom}(S, T)\) sedemikian sehingga \(\phi = \phi' \alpha = \alpha^*(\phi')\).

Untuk objek \(Y\) dengan panjang hingga dalam suatu kategori abelian, multihimpunan faktor-faktor komposisinya, dengan memperhitungkan multiplisitas, dinotasikan dengan \(\mathrm{JH}(Y)\) (Definisi–Teorema rujukan).

Lema. Misalkan \(\mathcal{A}\) adalah kategori abelian dan \(X\) adalah objek dengan panjang hingga. Pertimbangkan objek sederhana \(S\) dari \(\ensuremath{\left\langle X \right\rangle}\) dan perluasan esensial \(\alpha: E \twoheadrightarrow S\). Untuk setiap \(Y \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\left\langle X \right\rangle})\), notasikan dengan \(\ell_S(Y)\) banyaknya faktor komposisi dalam \(\mathrm{JH}(Y)\) yang isomorfik dengan \(S\) (dengan menghitung multiplisitas). Maka, \[\begin{equation} \hypertarget{eqn:essential-ext-aux}{} \dim_{\Bbbk} \operatorname{Hom}(E, Y) \leq \ell_S(Y) \dim_{\Bbbk} \operatorname{End}(S); \end{equation}\] jika \(Y\) adalah objek sederhana, maka kesamaan berlaku.

Selain itu, pernyataan-pernyataan berikut saling ekuivalen:

  1. \(E\) adalah objek projektif dari \(\ensuremath{\left\langle X \right\rangle}\);

  2. kesamaan dalam persamaan berlaku untuk setiap \(Y \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\left\langle X \right\rangle})\);

  3. kesamaan dalam persamaan berlaku untuk \(Y = X\).

Bukti. Ruas kanan ketaksamaan persamaan yang hendak dibuktikan, sebagai fungsi dari \(Y\), bersifat aditif terhadap barisan eksak pendek \(0 \to Y' \to Y \to Y'' \to 0\). Di sisi lain, \(\operatorname{Hom}(E, \cdot)\) eksak-kiri, sehingga ruas kiri persamaan memiliki sifat “subaditif” \[\dim_{\Bbbk} \operatorname{Hom}(E, Y) \leq \dim_{\Bbbk} \operatorname{Hom}(E, Y') + \dim_{\Bbbk} \operatorname{Hom}(E, Y'').\] Kesamaan dalam rumus di atas berlaku untuk semua barisan eksak pendek jika dan hanya jika \(E\) adalah objek projektif dari \(\ensuremath{\left\langle X \right\rangle}\).

Jika \(Y\) adalah objek sederhana, Lema rujukan menyiratkan bahwa ruas kiri persamaan bernilai \(\dim_{\Bbbk} \operatorname{End}(S)\) ketika \(Y \simeq S\), dan bernilai \(0\) jika tidak; ruas kanannya juga memiliki sifat yang sama, sehingga kesamaan dalam persamaan berlaku dalam kasus ini. Untuk \(Y\) umum, pertimbangkan deret komposisinya lalu terapkan pembahasan pada paragraf pertama; ini sekaligus memberikan ketaksamaan persamaan dan (i) \(\implies\) (ii). Sebaliknya, jika kesamaan dalam persamaan berlaku, maka \(\dim_{\Bbbk} \operatorname{Hom}(E, \cdot)\) bersifat aditif, dan dari sini diperoleh (ii) \(\implies\) (i).

Jelas bahwa (ii) \(\implies\) (iii). Sekarang kita buktikan (iii) \(\implies\) (ii). Karena ketaksamaan persamaan telah dibuktikan, pembahasan pada paragraf pertama menunjukkan bahwa jika kesamaan di dalamnya berlaku untuk \(Y\), maka kesamaan itu juga berlaku untuk \(Y'\) dan \(Y''\). Diketahui bahwa kesamaan berlaku untuk \(X\), sehingga kesamaan itu berlaku untuk semua \(X^{\oplus n}\) beserta subkuosien-subkuosiennya; dengan demikian diperoleh (ii).

Sekarang kita kembali ke tujuan bagian ini.

Bukti (Proposisi rujukan). Tanpa mengurangi keumuman, anggap \(X \neq 0\). Pertama-tama kita buktikan bahwa jika untuk setiap unsur \(S\) dari \(\mathrm{JH}(X)\) (tanpa menghitung multiplisitas) terdapat epimorfisme \(P_S \twoheadrightarrow S\) sedemikian sehingga \(P_S\) merupakan objek projektif dari \(\ensuremath{\left\langle X \right\rangle}\), maka jumlah langsung \(P\) dari semua \(P_S\) tersebut merupakan pembangkit projektif dari \(\ensuremath{\left\langle X \right\rangle}\).

Memang, jumlah langsung \(P\) otomatis projektif di dalam \(\ensuremath{\left\langle X \right\rangle}\); berdasarkan Proposisi rujukan, cukup dibuktikan bahwa \(Y \neq 0 \implies \operatorname{Hom}(P, Y) \neq 0\) untuk semua \(Y \in \operatorname{Ob}(\ensuremath{\left\langle X \right\rangle})\). Ambil suatu kuosien sederhana \(Y \twoheadrightarrow S\). Sifat projektif \(P_S\) memfaktorkan \(P_S \twoheadrightarrow S\) sebagai \(P_S \to Y \twoheadrightarrow S\), dan ini memberikan morfisme tak nol \(P \xrightarrow{\text{proyeksi}} P_S \to Y\).

Sekarang pilih objek sederhana \(S\) dari \(\ensuremath{\left\langle X \right\rangle}\) dan konstruksikan \(P_S \twoheadrightarrow S\). Ambil deret komposisi dari \(X\) \[X = X_0 \supsetneq \cdots \supsetneq X_r = 0, \quad r \geq 1.\] Untuk \(i = 1, \ldots, r\), kita akan secara rekursif mengonstruksi suatu barisan perluasan esensial \(P_i \twoheadrightarrow S\) sedemikian sehingga \[\dim_{\Bbbk} \operatorname{Hom}(P_i, X/X_i) = \ell_S(X/X_i) \dim_{\Bbbk} \operatorname{End}(S).\] Setelah hal ini terbukti, Lema rujukan menunjukkan bahwa \(P_r\) merupakan objek projektif dari \(\ensuremath{\left\langle X \right\rangle}\), dan \(P_S := P_r \twoheadrightarrow S\) adalah yang dicari.

Ambil \(P_1 = S\); Proposisi rujukan menunjukkan bahwa kesamaan tersebut berlaku. Sekarang misalkan \(1 \leq i < r\) dan \(P_i\) telah dikonstruksi. Ambil basis \(\phi_1, \ldots, \phi_n\) dari \(\operatorname{Hom}(P_i, X/X_i)\) atas \(\Bbbk\). Bentuk produk serat

\(Q_j \twoheadrightarrow P_i\) (Proposisi rujukan). Ambil \(Q\) sebagai produk serat dari \(Q_1, \ldots, Q_n\) di atas \(P_i\). Karena produk serat dapat dibentuk secara bertahap, dengan alasan yang sama \(Q \to P_i\) merupakan epimorfisme. Sekarang ambil sebarang subobjek \(P_{i+1}\) dari \(Q\) sedemikian sehingga komposisi \(P_{i+1} \hookrightarrow Q \to P_i\), yang dinotasikan dengan \(p^{i+1}_i\), merupakan epimorfisme, dan \(P_{i+1}\) minimal terhadap sifat ini. Menurut konstruksi ini, komposisi \(P_{i+1} \xrightarrow{p^{i+1}_i} P_i \twoheadrightarrow S\) merupakan perluasan esensial. Selain itu, notasikan dengan \(t_j\) komposisi \(P_{i+1} \hookrightarrow Q \xrightarrow{\text{proyeksi}} Q_j\).

Kita menyatakan bahwa \((p^{i+1}_i)^*: \operatorname{Hom}(P_i, X/X_i) \to \operatorname{Hom}(P_{i+1}, X/X_i)\) merupakan isomorfisme. Pertama, pemetaan ini injektif. Selanjutnya, dimensi ruas kiri diketahui sebesar \(\ell_S(X/X_i) \dim_{\Bbbk} \operatorname{End}(S)\), sedangkan dimensi ruas kanan dibatasi dari atas oleh bilangan yang sama (Lema rujukan). Pernyataan tersebut terbukti.

Selanjutnya, notasikan pemetaan \(\operatorname{Hom}(P_{i+1}, X/X_{i+1}) \to \operatorname{Hom}(P_{i+1}, X/X_i)\) dengan \(\Phi_i\). Berdasarkan pernyataan di atas, kita dapat mendefinisikan pemetaan linear-\(\Bbbk\) dalam arah sebaliknya, \(\Psi_i\), yang memetakan \(\phi_j p^{i+1}_i\) ke \(\psi_j t_j\), untuk \(1 \leq j \leq n\). Sekarang kita periksa \(\Phi_i \Psi_i = \ensuremath{\mathrm{id}}\): dengan meninjau aksinya pada setiap \(\phi_j p^{i+1}_i\), mudah dilihat bahwa diagram berikut komutatif:

\(\Phi_i(\psi_j t_j) = \phi_j p^{i+1}_i\). Verifikasi selesai.

Dengan demikian, kita memperoleh barisan eksak pendek terbelah

rujukan dan hipotesis rekursif menunjukkan bahwa dimensi pada kedua ujung kiri dan kanan berturut-turut adalah \[\ell_S(X_i/X_{i+1}) \dim_{\Bbbk} \operatorname{End}(S), \quad \ell_S(X/X_i) \dim_{\Bbbk} \operatorname{End}(S).\] Berdasarkan aditivitas \(\ell_S(\cdot)\), suku tengah pun memiliki dimensi yang dikehendaki. Ini membuktikan yang diinginkan.

Latihan

Dalam pembahasan pada §rujukan, tetapkan suatu gelanggang komutatif \(\Bbbk\), syaratkan bahwa \(\mathcal{C}\) adalah kategori-\(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) (Definisi rujukan), gantikan \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\) dengan \(\Bbbk\ensuremath{\text{-}\mathsf{Mod}}\) dalam definisi \(\mathcal{C}^\wedge\) dan \(\mathcal{C}^\vee\), serta syaratkan semua funktor bersifat \(\Bbbk\)-linear. Rumuskan versi \(\Bbbk\)-linear yang bersesuaian dari Teorema rujukan dan rujukan.

Lengkapi arah “hanya jika” pada Contoh rujukan. Petunjuk. Setiap modul-\(R\) dapat ditulis sebagai \(\varinjlim\) terfilter dari modul-\(R\) berpresentasi hingga (yang tidak harus berupa submodulnya); demi kesederhanaan tulislah \(X = \varinjlim \alpha\). Perhatikan prapeta dari \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X\) melalui persamaan; diperoleh \(f_i \in \operatorname{Hom}(X, \alpha(i))\) sedemikian sehingga \(\iota_i f_i = \ensuremath{\mathrm{id}}_X\). Ini memberikan dekomposisi \(\alpha(i) \simeq X \oplus N\). Karena \(N\) isomorfik dengan suatu hasil bagi dari \(\alpha(i)\), ia merupakan modul-\(R\) yang dibangun secara hingga. Masalahnya kini tereduksi pada fakta bahwa hasil bagi modul-\(R\) berpresentasi hingga oleh submodul yang dibangun secara hingga tetap berpresentasi hingga.

Jelaskan hubungan antara ordinal kofinal yang diperkenalkan pada §rujukan dan subkategori kofinal pada Definisi rujukan.

(J. Adámek, J. Rosický) Buktikan fakta yang disebutkan dalam Catatan rujukan dengan cara berikut: untuk setiap kategori kecil terfilter \(I\), terdapat suatu himpunan kecil terurut parsial terfilter \((\mathcal{P}, \leq)\) beserta funktor kofinal \(\mathcal{P} \to I\).

  1. Andaikan kategori kecil terfilter \(I\) mempunyai sifat berikut: setiap subkategori hingga \(\mathcal{A}\) dapat disertakan ke dalam suatu subkategori hingga \(\mathcal{A}'\) yang mempunyai objek terminal tunggal (perhatikan bahwa subkategori tidak harus penuh, sedangkan kategori hingga berarti bahwa himpunan objek dan himpunan morfismenya sama-sama hingga). Misalkan \(\mathcal{I}\) adalah himpunan semua subkategori yang mempunyai objek terminal tunggal, dengan urutan parsial oleh inklusi \(\subset\). Tunjukkan bahwa dapat didefinisikan sebuah funktor \[H: \mathcal{I} \to I,\] yang memetakan objek \(\mathcal{A}\) ke objek terminal tunggalnya \(H\mathcal{A}\) dan memetakan morfisme \(\mathcal{A}_1 \subset \mathcal{A}_2\) ke morfisme tunggal \(H\mathcal{A}_1 \to H\mathcal{A}_2\) di dalam \(\mathcal{A}_2\).

  2. Dengan notasi di atas, tunjukkan bahwa \((\mathcal{I}, \subset)\) adalah himpunan kecil terurut parsial terfilter dan bahwa \(H\) adalah funktor kofinal.

  3. Sekarang misalkan \(I\) adalah kategori kecil terfilter sebarang. Tunjukkan bahwa kategori produk \(I \times \omega\) mempunyai sifat yang diasumsikan dalam (i), sedangkan funktor proyeksi \(I \times \omega \to I\) bersifat kofinal. Di sini \(\omega\) adalah himpunan terurut total bilangan bulat taknegatif.

    Petunjuk. Jelas bahwa \(I \times \omega\) terfilter. Untuk suatu subkategori hingga \(\mathcal{A}\) dari \(I \times \omega\), tunjukkan bahwa terdapat objek \((i, n)\) dari \(I \times \omega\) beserta sebuah kerucut dengan funktor inklusi \(\mathcal{A} \to I \times \omega\) sebagai alas dan \((i, n)\) sebagai puncaknya (Konvensi rujukan). Tambahkan objek \((i, n+1)\) kepada \(\mathcal{A}\), beserta morfisme identitasnya dan semua komposisi dari morfisme \((j, k) \to (i, n)\) dalam kerucut dengan morfisme kanonik \((i, n) \to (i, n+1)\). Dengan demikian diperoleh subkategori hingga \(\mathcal{A}'\) yang mempunyai objek terminal tunggal \((i, n+1)\).

  4. Gunakan (iii) untuk membuktikan keberadaan funktor kofinal \(\mathcal{P} \to I\) yang diminta.

Misalkan kategori \(\mathcal{C}\) terakses.

  1. Pilih himpunan kecil \(S \subset \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) seperti dalam Definisi rujukan, dan nyatakan dengan \(\mathcal{S}\) subkategori penuh yang dibangunnya. Buktikan bahwa pembenaman Yoneda membatasi menjadi funktor setia-penuh \(\mathcal{C} \to \ensuremath{\mathsf{Set}}^{\mathcal{S}^{\operatorname{op}}}\).

  2. Buktikan bahwa \(\mathcal{C}\) berdaya-baik (Definisi rujukan). Petunjuk. Untuk setiap objek \(F\) dari \(\ensuremath{\mathsf{Set}}^{\mathcal{S}^{\operatorname{op}}}\) dan \(X \in S\), himpunan \(FX\) dan himpunan kuasanya sama-sama kecil. Gunakan fakta ini untuk menunjukkan bahwa \(\mathrm{Sub}_F\) adalah himpunan kecil.

Misalkan \(\Bbbk\) sebuah medan. Misalkan \(\mathcal{A}\) adalah kategori abelian \(\Bbbk\)-linear yang hingga secara lokal, sedangkan \(\mathcal{A}'\) adalah subkategori abeliannya, dan tuliskan funktor inklusinya sebagai \(i: \mathcal{A}' \to \mathcal{A}\). Andaikan subhimpunan \(\operatorname{Ob}(\mathcal{A}') \subset \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\) tertutup terhadap isomorfisme.

  1. Tunjukkan bahwa untuk setiap \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), irisan poset objek hasil bagi \(\mathrm{Quot}_X\) (atau poset subobjek \(\mathrm{Sub}_X\)) dengan \(\mathcal{A}'\) mempunyai unsur terbesar tunggal, yang dinyatakan dengan \(i^*(X)\) (atau \(i^!(X)\)), dan bahwa \(i^*\) (atau \(i^!\)) memberikan funktor adjoin kiri (atau kanan) dari \(i\).

  2. Misalkan \(\mathcal{A}\) mempunyai pembangkit projektif \(s\). Buktikan bahwa \(s' := i^*(s)\) adalah pembangkit projektif bagi \(\mathcal{A}'\).

  3. Untuk \(s,s'\) seperti di atas, misalkan \(A := \operatorname{End}(s)\) dan \(A' := \operatorname{End}(s')\). Buktikan bahwa \[A = \operatorname{Hom}(s, s) \to \operatorname{Hom}(s, s') \ensuremath{\stackrel{\sim}{\leftarrow}}\operatorname{Hom}(s', s') = A'\] menjadikan \(A'\) gelanggang hasil bagi dari \(A\); tuliskan \(A' = A/\mathfrak{a}\). Buktikan bahwa \(\mathcal{A}\) dan \(s\) memenuhi syarat-syarat Teorema rujukan, sehingga \(\mathcal{A}\) ekuivalen dengan \(\ensuremath{\mathsf{Mod}_{\mathrm{fg}}\text{-}}A\), sedangkan \(\mathcal{A}'\) ekuivalen dengan subkategori penuh yang terdiri atas modul-modul yang dianihilasi oleh ideal dua-sisi \(\mathfrak{a}\).

Pengantar objek-ind dan objek-pro

Untuk suatu kategori \(\mathcal{C}\), apakah yang dimaksud dengan objek-ind di atasnya? Melalui pembenaman Yoneda \(\mathcal{C} \to \mathcal{C}^{\wedge}\), objek-ind dapat didefinisikan secara ketat sebagai objek dalam \(\mathcal{C}^\wedge\) yang berbentuk \(X = \ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}X_i\), dengan indeks \(i\) menjelajahi suatu kategori kecil terfilter \(I\) dan \(X_i \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\); simbol \(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}\) dipakai untuk membedakan \(\varinjlim\) dalam \(\mathcal{C}^{\wedge}\) dari yang ada dalam \(\mathcal{C}\). Dapat dibuktikan bahwa \[\operatorname{Hom}(X, Y) = \varprojlim_i \varinjlim_j \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(X_i, Y_j), \quad X = \ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}X_i, \; Y = \ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}Y_j.\] Karena itu, secara kasar objek-ind \(X\) dapat dibayangkan sebagai suatu “sistem terfilter”, yang direpresentasikan oleh keluarga objek \(X_i\) dalam \(\mathcal{C}\) bersama keluarga morfisme kompatibel \(X_i \to X_j\), dengan \(i \to j\) menjelajahi \(\operatorname{Mor}(I)\); tetapi pilihan \((X_i)_i\) yang merepresentasikan \(X\) tidak tunggal. Konsep ini juga mempunyai versi dual yang disebut objek-pro di atas \(\mathcal{C}\). Penyajian di sini mengikuti pendekatan [KS06].

Sebagai sumber contoh, §rujukan dimulai dengan grup profinit: grup-grup ini sekaligus merupakan kelas khusus grup topologis dan dapat dicirikan secara ekuivalen sebagai \(\varprojlim\) terfilter dari grup hingga dalam kategori grup topologis (Catatan rujukan). Berdasarkan ini, Contoh rujukan kelak menunjukkan bahwa grup profinit tidak lain adalah objek-pro di atas kategori grup hingga, sehingga dapat diperlakukan dengan metode aljabar. Kelas grup topologis ini sangat sering digunakan dalam matematika dan juga menjadi pengetahuan latar bagi beberapa bab buku ini.

Bagian rujukan memberikan definisi formal objek-ind dan objek-pro, deskripsi morfismenya, dan beberapa contoh awal. Pembahasan selanjutnya berfokus pada objek-ind; §rujukan mengkaji kategori \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) yang terdiri atas semua objek-ind di atas \(\mathcal{C}\), disebut pula ind-isasi dari \(\mathcal{C}\), dan memuat \(\mathcal{C}\) sebagai subkategori penuh. Kita akan mengkaji cara mengenali objek-ind dalam \(\mathcal{C}^{\wedge}\) (Proposisi rujukan), yakni mencirikan keterwakilan-ind suatu funktor \(\mathcal{C}^{\operatorname{op}} \to \ensuremath{\mathsf{Set}}\), lalu membahas keterkaitan antara \(\mathcal{C} \to \operatorname{Ind}\mathcal{C}\) dan limit; khususnya, kita akan menunjukkan bahwa \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) mempunyai semua \(\varinjlim\) kecil terfilter.

Secara dual, \(\mathcal{C}\) juga mempunyai pro-isasi: semua objek-pro membentuk kategori \(\operatorname{Pro}\mathcal{C} = \operatorname{Ind}\left(\mathcal{C}^{\operatorname{op}}\right)^{\operatorname{op}}\).

Ind-isasi funktor merupakan pokok bahasan §rujukan. Hasilnya mencakup cara memperluas funktor \(\mathcal{C} \to \mathcal{D}\) ke \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) (Definisi–Proposisi rujukan) serta cara mengenali apakah suatu kategori \(\mathcal{C}\) merupakan ind-isasi dari subkategori penuh \(\mathcal{C}'\) (Proposisi rujukan).

Dalam §rujukan, hasil-hasil ini diterapkan pada kategori abelian \(\mathcal{C}\) untuk menunjukkan bahwa kedua pembenaman \(\mathcal{C} \to \operatorname{Ind}\mathcal{C}\) dan \(\mathcal{C} \to \operatorname{Pro}\mathcal{C}\) merupakan funktor eksak setia-penuh di antara kategori-kategori abelian (Teorema rujukan); di sana kita juga membahas keeksakan perluasan funktor pada kategori abelian (Proposisi rujukan). Lebih lanjut, Teorema rujukan menunjukkan bahwa ind-isasi suatu kategori abelian kecil adalah kategori Grothendieck.

Berdasarkan hasil-hasil tersebut dan fakta dasar bahwa kategori Grothendieck mempunyai kopembangun injektif, §rujukan akan membuktikan teorema pembenaman Freyd–Mitchell: setiap kategori abelian kecil dapat dibenamkan secara eksak dan setia-penuh ke dalam \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\), dengan \(R\) suatu gelanggang yang direalisasikan pada himpunan kecil. Pendekatan melalui ind-isasi bukanlah yang paling elementer ataupun yang paling singkat; namun, dibandingkan dengan teorema Freyd–Mitchell itu sendiri, ind-isasi boleh jadi merupakan perangkat yang lebih berguna.

Pendahuluan: grup profinit

Bagian ini mula-mula mendefinisikan grup profinit dari sudut pandang topologis: grup-grup ini adalah grup topologis dengan sifat tertentu. Dalam sedikit keadaan ketika ukuran himpunan harus dibedakan, secara bawaan grup topologis yang kita tinjau direalisasikan pada himpunan kecil; selain itu hal ini tidak akan disebutkan lagi.

Definisi. Sebuah grup profinit adalah grup topologis \(G\) yang memenuhi syarat-syarat berikut:

  • \(G\) adalah grup Hausdorff kompak;

  • \(G\) mempunyai basis lingkungan di unsur identitas \(1_G\) yang terdiri atas subgrup normal.

Nyatakan kategori semua grup topologis dengan \(\ensuremath{\mathsf{TopGrp}}\), dengan morfisme berupa homomorfisme kontinu. Semua grup profinit lalu membentuk subkategori penuh dari \(\ensuremath{\mathsf{TopGrp}}\).

Jika \(G\) adalah grup profinit, basis lingkungan di \(1_G\) dapat dipilih sebagai semua subgrup normal buka \(K \lhd G\). Untuk pembahasan terperinci lihat [FL14] atau [Li1].

Catatan. Pencirian lain berbunyi: grup topologis \(G\) adalah profinit jika dan hanya jika ia merupakan grup kompak yang tak terhubung total; lihat [FL14]. Fakta terkait berikut juga berguna: ruang topologis Hausdorff \(E\) bersifat kompak lokal dan tak terhubung total jika dan hanya jika setiap \(e \in E\) mempunyai basis lingkungan yang terdiri atas subhimpunan kompak buka.

Jika \(H\) adalah subgrup buka dari \(G\), pilih wakil \(g\) untuk setiap koset \(\bar{g} \in G/H\). Dari \(G = \bigsqcup_{\bar{g} \in G/H} gH\) dan kekompakan \(G\), diperoleh bahwa \((G:H)\) hingga. Selain itu, \(H = G \smallsetminus \bigcup_{\bar{g} \neq H} gH\) menunjukkan bahwa \(H\) tertutup.

Kita catat beberapa sifat dasar lebih lanjut.

Lema. Misalkan \(G\) grup topologis dan \(H\) subgrupnya. Maka:

  1. pemetaan hasil bagi \(\pi: G \to G/H\) bersifat terbuka terhadap topologi hasil bagi pada \(G/H\);

  2. \(G/H\) dengan topologi hasil bagi merupakan ruang Hausdorff jika dan hanya jika \(H\) tertutup;

  3. topologi hasil bagi pada \(G/H\) bersifat diskret jika dan hanya jika \(H\) terbuka.

Tentu saja pernyataan-pernyataan di atas juga berlaku bagi \(H \backslash G\).

Bukti. Untuk (i), jika \(U\) adalah subhimpunan terbuka dari \(G\), maka \(\pi^{-1}(\pi(U)) = \bigcup_{h \in H} Uh\) juga terbuka; jadi, menurut definisi topologi hasil bagi, \(\pi(U)\) terbuka.

Arah “hanya jika” pada (ii) mengikuti dari \(H = \pi^{-1}(1_G \cdot H)\). Untuk arah “jika”, diberikan koset berbeda \(xH \neq yH\), pilih subhimpunan terbuka \(V \ni 1_G\) dari \(G\) sedemikian sehingga \(Vx \cap yH = \emptyset\), lalu pilih subhimpunan terbuka \(U \ni 1_G\) sedemikian sehingga \(U^{-1} U \subset V\). Ini menjamin \(UxH \cap UyH = \emptyset\). Sementara itu, (i) menunjukkan bahwa \(\pi(Ux)\) dan \(\pi(Uy)\) sama-sama terbuka.

Arah “hanya jika” pada (iii) kembali mengikuti dari \(H = \pi^{-1}(1_G \cdot H)\). Sekarang andaikan \(H\) terbuka. Maka (i) menyiratkan bahwa \(\{1_G \cdot H\} = \pi(H)\) terbuka; melalui translasi, semua himpunan singleton dalam \(G/H\) terbuka. Ini membuktikan arah “jika”.

Proposisi. Misalkan \(G\) grup profinit.

  1. Jika \(H\) adalah subgrup tertutup dari \(G\), maka \(H\) merupakan grup profinit.

  2. Jika \(H\) adalah subgrup normal tertutup dari \(G\), maka \(G/H\) dengan topologi hasil bagi merupakan grup profinit.

Bukti. Untuk (i), subgrup tertutup \(H\) tentu kompak dan Hausdorff; suatu basis lingkungan di \(1_G\) diberikan oleh semua \(K \cap H\), dengan \(K\) menjelajahi subgrup normal buka dari \(G\).

Untuk (ii), kita tahu bahwa ketertutupan \(H\) menyiratkan \(G/H\) Hausdorff, sedangkan kekompakan \(G\) menyiratkan \(G/H\) kompak. Basis lingkungan bagi \(G/H\) di \(1_G \cdot H\) diberikan oleh semua \(KH/H\), dengan \(K\) menjelajahi subgrup normal buka dari \(G\); kita juga tahu bahwa \(KH/H\) merupakan subgrup normal buka dari \(G/H\).

Mudah dibuktikan bahwa produk suatu keluarga grup profinit \((G_i)_i\), dengan \(i\) menjelajahi suatu himpunan kecil, tetap profinit. Untuk setiap kategori kecil \(I\) dan funktor \(\beta: I^{\operatorname{op}} \to \ensuremath{\mathsf{TopGrp}}\), yang secara singkat ditulis \((G_i)_{i \in \operatorname{Ob}(I)}\) (dengan \(G_i := \beta(i)\)), kita membekali \[\left( \varprojlim_i G_i := \varprojlim \beta \right) \hookrightarrow \prod_i G_i\] dengan topologi yang diwarisi ruas kanan dari ruang produk, sehingga ia menjadi subgrup tertutup. Ini memberikan \(\varprojlim\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{TopGrp}}\). Jadi, jika setiap \(G_i\) profinit, maka \(\varprojlim_i G_i\) juga profinit. Sebagai akibatnya, kategori semua grup profinit merupakan kategori lengkap.

Contoh. Contoh paling sederhana adalah ketika \(G\) merupakan grup hingga; dalam hal ini hanya ada satu pilihan topologi Hausdorff, yakni topologi diskret. Contoh-contoh berikut juga lazim.

  • Ambil grup Galois \(G := \operatorname{Gal}(E|F)\) dari ekstensi Galois \(E|F\), dengan topologi Krull [Li1]. Basis lingkungan yang bersesuaian terdiri atas \(\operatorname{Gal}(E|L)\), dengan \(L|F\) menjelajahi subekstensi Galois hingga dari \(E|F\).

  • Untuk suatu bilangan prima \(p\), nyatakan gelanggang bilangan bulat \(p\)-adik dengan \(\ensuremath{\mathbb{Z}}_p\), dan nyatakan grup matriks \(n \times n\) berentri di \(\ensuremath{\mathbb{Z}}_p\) dengan determinan \(1\) sebagai \(\operatorname{SL}(n, \ensuremath{\mathbb{Z}}_p)\). Dengan topologi yang diwarisi dari ruang matriks \(n \times n\), \(\mathrm{M}_n(\ensuremath{\mathbb{Z}}_p)\), grup ini juga profinit.

  • Untuk sebarang grup \(G\), pelengkapan profinitnya didefinisikan sebagai \[\hat{G} := \varprojlim_{\substack{N \lhd G \\ (G:N) < \infty}} G/N,\] dengan setiap \(G/N\) diberi topologi diskret. Sesuai namanya, ini merupakan grup profinit.

Catatan. Pembahasan sebelumnya menunjukkan bahwa apabila grup hingga diberi topologi diskret, maka \(\varprojlim\) kecilnya merupakan grup profinit. Sebaliknya, setiap grup profinit \(G\) dapat ditulis sebagai \(\varprojlim_i G_i\), dengan \((I, \leq)\) suatu himpunan kecil terurut parsial terfilter dan setiap \(G_i\) grup hingga; lihat [Li1]. Secara konkret, kita dapat mengambil basis lingkungan \((K_i)_{i \in I}\) di \(1_G\) yang terdiri atas subgrup normal buka, mengurutkan himpunan indeks secara terbalik terhadap inklusi, dan menetapkan \(G_i := G/K_i\).

Sebagai contoh grup Galois, \(\operatorname{Gal}(E|F) = \varprojlim_{L|F} \operatorname{Gal}(L|F)\), dengan \(L|F\) menjelajahi subekstensi Galois hingga dari \(E|F\).

Tinjau grup profinit \(G = \varprojlim_i G_i\) dan \(H = \varprojlim_j H_j\) dengan penyajian seperti di atas. Karena semua \(\operatorname{ker}[G \to G_i]\) membentuk basis lingkungan di \(1_G\), kita memperoleh isomorfisme kanonik \[\begin{align*} \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{TopGrp}}}(G, H) & = \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{TopGrp}}}\left(\varprojlim_i G_i, \varprojlim_j H_j \right) \\ & \simeq \varprojlim_j \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{TopGrp}}}\left( \varprojlim_i G_i, H_j \right) \quad \text{($\because\; $ sifat universal $\varprojlim$)} \\ & \simeq \varprojlim_j \varinjlim_i \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Grp}}}(G_i, H_j) \quad \text{($\because\; $ setiap homomorfisme kontinu memfaktor melalui suatu $G_i$)}; \end{align*}\] Atas dasar ini, grup profinit juga dapat diperlakukan secara aljabar; lihat Contoh rujukan di bawah.

Definisi. Misalkan \(p\) bilangan prima. Sebuah grup profinit \(G\) disebut grup pro-\(p\) jika mempunyai sifat berikut: untuk setiap subgrup normal buka \(K \lhd G\) yang cukup kecil, grup hasil bagi \(G/K\) merupakan grup-\(p\). Secara ekuivalen, \(G\) dapat ditulis sebagai \(\varprojlim_i G_i\), dengan \((I, \leq)\) poset terfilter dan semua \(G_i\) grup-\(p\).

Kelas grup ini sering muncul dalam teori bilangan. Latihan memuat pembahasan lebih lanjut mengenai grup pro-\(p\).

Hasil berikut menunjukkan bahwa pemetaan hasil bagi grup profinit oleh subgrup tertutup mempunyai perilaku topologis yang sederhana, sangat berbeda dari keadaan grup Lie yang lazim.

Lema. Misalkan \(H\) dan \(H'\) subgrup tertutup dari grup profinit \(G\), dengan \(H' \subset H\). Maka pemetaan hasil bagi \(\pi: G/H' \twoheadrightarrow G/H\) mempunyai penampang kontinu \(s: G/H \to G/H'\); dengan kata lain, \(s\) adalah pemetaan kontinu yang memenuhi \(\pi s = \ensuremath{\mathrm{id}}_{G/H}\).

Pernyataan serupa berlaku bagi pemetaan hasil bagi \(H' \backslash G \twoheadrightarrow H \backslash G\).

Bukti. Mula-mula tangani kasus ketika \((H:H')\) hingga. Dalam hal ini \(H\) merupakan gabungan saling lepas dari \(H'\) dan sejumlah hingga translasi kirinya, sehingga \(H'\) terbuka dalam \(H\). Terdapat subgrup normal buka \(U \lhd G\) sedemikian sehingga \(U \cap H \subset H'\). Maka pembatasan \(\pi\) merupakan bijeksi \(UH'/H' \to UH/H\); oleh kekompakan, ini merupakan homeomorfisme, dan inversnya memberikan penampang kontinu pada subhimpunan terbuka \(UH/H\) dari \(G/H\). Akhirnya, dengan translasi kita perluas penampang itu ke seluruh \(G/H\).

Untuk kasus umum, pembaca diminta mereduksi masalah ke kasus \(H' = \{1_G\}\). Dalam kasus ini, tinjau semua data \((T,t)\), dengan \(T \subset H\) subgrup tertutup dan \(t\) penampang kontinu dari \(G/T \twoheadrightarrow G/H\). Beri data-data tersebut urutan parsial berikut: \((T_1,t_1) \preceq (T_2,t_2)\) berarti \(T_2 \subset T_1\) dan \(t_1\) memfaktor sebagai \(G/H \xrightarrow{t_2} G/T_2 \twoheadrightarrow G/T_1\). Lema Zorn menjamin adanya unsur maksimal. Pokoknya, jika \(((S_i,s_i))_i\) adalah rantai terhadap \(\preceq\) dan \(S' := \bigcap_i S_i\), maka pemetaan kanonik \(G/S' \to \varprojlim_i G/S_i\) kontinu, injektif, dan bercitra rapat; kekompakan lalu menyiratkan bahwa pemetaan itu adalah homeomorfisme. Karena itu dapat didefinisikan \(s' := \varprojlim_i s_i: G/H \to G/S'\) sehingga \((S',s')\) menjadi batas atas rantai tersebut.

Tinjau suatu unsur maksimal \((S,s)\) dari poset di atas. Jika \(S=\{1\}\), pembuktian selesai. Jika \(S \neq \{1\}\), pilih subgrup normal buka \(U\) dari \(G\) sedemikian sehingga \(S \cap U \neq S\). Karena \((S:S\cap U)\) hingga, langkah pertama pembuktian memberikan penampang kontinu dari \(G/(S\cap U) \to G/S\); setelah dikomposisikan dengan \(s\), diperoleh penampang kontinu dari \(G/(S\cap U) \to G/H\). Ini bertentangan dengan kemaksimalan \((S,s)\).

Terakhir, versi untuk \(H' \backslash G \twoheadrightarrow H \backslash G\) sama persis.

Kasus khusus terpenting adalah \(H'=\{1_G\}\). Dalam hal ini penampang kontinu \(s\) menginduksi homeomorfisme ruang topologis \((G/H) \times H \ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}G\) yang memetakan \((x,h)\) ke \(s(x)h\). Untuk \(G \twoheadrightarrow H \backslash G\), kesimpulannya tentu serupa.

Tentang objek-ind dan objek-pro

Mulai bagian ini, tetapkan suatu semesta Grothendieck \(\mathcal{U}\); istilah kategori kecil dan himpunan kecil selanjutnya mengacu pada pilihan tersebut. Kecuali dinyatakan lain, kategori tanpa kualifikasi berarti kategori-\(\mathcal{U}\) (selain itu disebut “kategori besar”). Ingat bahwa \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\) menyatakan kategori himpunan kecil.

Misalkan \(\mathcal{C}\) suatu kategori. Pada §rujukan kita mengingat kembali dua pembenaman Yoneda \[h_{\mathcal{C}}: \mathcal{C}\to \mathcal{C}^\wedge, \quad k_{\mathcal{C}}: \mathcal{C} \to \mathcal{C}^\vee.\] Keduanya tentu saling dual. Perhatikan bahwa, kecuali \(\mathcal{C}\) kecil, \(\mathcal{C}^\wedge\) dan \(\mathcal{C}^\vee\) pada umumnya merupakan kategori besar. Jika tidak menimbulkan kekeliruan, selanjutnya kita sering menghilangkan funktor \(h_{\mathcal{C}}\) atau \(k_{\mathcal{C}}\) dari notasi.

Ingat hasil-hasil [Li1]:

  • \(\mathcal{C}^\wedge\) mempunyai semua \(\varinjlim\) kecil dan \(\varprojlim\) kecil, yang dikonstruksi titik demi titik dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\);

  • secara umum, pembenaman Yoneda \(\mathcal{C}\to \mathcal{C}^\wedge\) mempertahankan \(\varprojlim\), tetapi tidak mempertahankan \(\varinjlim\).

Mengikuti kebiasaan di sana1, dalam bagian ini \(\varinjlim\) dari \(\alpha:I\to\mathcal{C}^\wedge\) akan dinyatakan secara khusus sebagai \[\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}\alpha \;\text{atau}\; \ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}\alpha(i),\] dengan indeks \(i\) menjelajahi \(\operatorname{Ob}(I)\). Ini dimaksudkan untuk membedakannya dari \(\varinjlim\) dalam \(\mathcal{C}\).

Secara dual, \(\varprojlim\) dalam \(\mathcal{C}^\vee\) yang diperoleh melalui konstruksi titik demi titik kita nyatakan dengan \(\ensuremath{\text{“}\varprojlim\text{”}}\), sebab secara umum \(\mathcal{C}\to\mathcal{C}^\vee\) mempertahankan \(\varinjlim\) tetapi tidak mempertahankan \(\varprojlim\).

Teorema kepadatan rujukan menyatakan bahwa setiap objek dalam \(\mathcal{C}^\wedge\) dapat ditulis sebagai \(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}\) dari objek-objek dalam \(\mathcal{C}\). Objek-ind adalah objek yang dapat ditulis sebagai \(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}\) terfilter, sedangkan versi dualnya dalam \(\mathcal{C}^\vee\) disebut objek-pro.

Definisi. Misalkan \(\mathcal{C}\) suatu kategori.

  • Jika \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C}^\wedge)\) dapat ditulis sebagai \(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}X_i\), dengan indeks menjelajahi suatu kategori kecil terfilter \(I\) dan \(X_i\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) (data ini sama dengan suatu funktor \(I\to\mathcal{C}\)), maka \(X\) disebut objek-ind di atas \(\mathcal{C}\).

  • Jika \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C}^\vee)\) dapat ditulis sebagai \(\ensuremath{\text{“}\varprojlim\text{”}}X_i\), dengan indeks menjelajahi suatu kategori kecil terfilter \(I\) dan \(X_i\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) (data ini sama dengan suatu funktor \(I^{\operatorname{op}}\to\mathcal{C}\)), maka \(X\) disebut objek-pro di atas \(\mathcal{C}\).

Semua objek-ind membentuk kategori \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) dan semua objek-pro membentuk kategori \(\operatorname{Pro}\mathcal{C}\); keduanya masing-masing merupakan subkategori penuh dari \(\mathcal{C}^\wedge\) dan \(\mathcal{C}^\vee\).

Dengan demikian, terdapat funktor setia-penuh \(\mathcal{C}\to\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) dan \(\mathcal{C}\to\operatorname{Pro}\mathcal{C}\). Korolari rujukan akan mengendalikan ukuran \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) dan \(\operatorname{Pro}\mathcal{C}\) serta menunjukkan bahwa keduanya bukan kategori besar.

Langsung dari definisi, \((\operatorname{Ind}\mathcal{C})^{\operatorname{op}}\simeq\operatorname{Pro}(\mathcal{C}^{\operatorname{op}})\). Selanjutnya, tanpa keterangan tambahan kita akan menuliskan objek-ind (atau objek-pro) dalam bentuk \(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}X_i\) (atau \(\ensuremath{\text{“}\varprojlim\text{”}}Y_i\)); ingat bahwa penyajian ini tidak tunggal.

Proposisi. Misalkan \(X=\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}X_i\) dan \(Y=\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}Y_j\) objek-ind di atas \(\mathcal{C}\). Maka terdapat bijeksi kanonik \[\operatorname{Hom}_{\operatorname{Ind}\mathcal{C}}(X, Y) \simeq \varprojlim_i \varinjlim_j \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(X_i, Y_j).\] Demikian pula, untuk objek-pro \(X=\ensuremath{\text{“}\varprojlim\text{”}}X_i\) dan \(Y=\ensuremath{\text{“}\varprojlim\text{”}}Y_j\), kita mempunyai \[\operatorname{Hom}_{\operatorname{Pro}\mathcal{C}}(X, Y) \simeq \varprojlim_j \varinjlim_i \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(X_i, Y_j).\] Semua limit pada ruas kanan dipahami berada dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\).

Bukti. Untuk objek-ind, kita mempunyai \[\begin{align*} \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}^\wedge}\left(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}X_i, \ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}Y_j \right) & = \varprojlim_i \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}^\wedge}\left( X_i, \ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}Y_j \right) & (\because\; \varinjlim \; \text{dalam $\mathcal{C}^{\wedge}$}) \\ & = \varprojlim_i \left[ \left( \ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}Y_j \right)(X_i) \right] & (\because\; \text{Teorema \href{#prop:Yoneda}{rujukan}}) \\ & = \varprojlim_i \varinjlim_j \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(X_i, Y_j) & (\because\; \text{konstruksi }\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}). \end{align*}\] Dua kesamaan terakhir juga dapat dipandang sebagai perwujudan kekompakan \(X_i\) dalam \(\mathcal{C}^\wedge\) (Proposisi rujukan). Kasus objek-pro bersifat dual.

Korolari. Kategori \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) dan \(\operatorname{Pro}\mathcal{C}\) yang dikonstruksi di atas, sama seperti \(\mathcal{C}\), merupakan kategori-\(\mathcal{U}\).

Bukti. Setiap \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(X_i,Y_j)\) dalam Proposisi rujukan adalah himpunan kecil-\(\mathcal{U}\), sedangkan \(\varprojlim\) dan \(\varinjlim\) juga diambil atas kategori kecil.

Perhatikan bahwa definisi \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) dan \(\operatorname{Pro}\mathcal{C}\) bergantung pada pilihan semesta \(\mathcal{U}\). Untuk hubungan persis di antara keduanya dan \(\mathcal{U}\), lihat [KS06]; kita tidak akan mendalaminya di sini.

Semua struktur aljabar dalam contoh-contoh berikut secara bawaan direalisasikan pada himpunan kecil.

Contoh. Misalkan \(\Bbbk\) suatu medan. Nyatakan kategori ruang vektor \(\Bbbk\) berdimensi hingga dengan \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm{f}}(\Bbbk)\) dan kategori semua ruang vektor \(\Bbbk\) dengan \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk)\). Kita akan menunjukkan bahwa \[\operatorname{Ind}\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm{f}}(\Bbbk) \;\text{ekuivalen dengan}\; \ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk).\]

Definisikan funktor \(\operatorname{Ind}\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm{f}}(\Bbbk)\to\ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk)\) dengan memetakan \(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}V_i\) ke \(V:=\varinjlim_i V_i\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk)\). Untuk menunjukkan bahwa funktor ini setia-penuh, kuncinya adalah \[\operatorname{Hom}_{\Bbbk}(V, W) \simeq \varprojlim_i \varinjlim_j \operatorname{Hom}_{\Bbbk}(V_i, W_j).\] Memang, menentukan suatu pemetaan linear \(f:V\to W\) sama dengan menentukan keluarga kompatibel pemetaan linear \(f_i:V_i\to W\), sedangkan deskripsi konkret \(\varinjlim\) terfilter dalam \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk)\) menunjukkan bahwa setiap \(f_i\) memfaktor melalui suatu \(W_j\).

Funktor \(\operatorname{Ind}\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm{f}}(\Bbbk)\to\ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk)\) juga surjektif secara esensial. Sebab, untuk setiap ruang vektor \(\Bbbk\), semua subruang berdimensi hingganya \(V^\flat\) membentuk poset terfilter terhadap inklusi, dan terdapat isomorfisme kanonik \(\varinjlim V^\flat\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}V\) dalam \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk)\).

Argumen serupa yang bahkan lebih sederhana menunjukkan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\) ekuivalen dengan \(\operatorname{Ind}\ensuremath{\mathsf{FinSet}}\), dengan \(\ensuremath{\mathsf{FinSet}}\) kategori himpunan kecil hingga. Perhatikan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{FinSet}}\) dan \(\ensuremath{\mathsf{Vect}}_{\mathrm{f}}(\Bbbk)\) sama-sama “kecil secara esensial”: kelas isomorfisme objeknya membentuk himpunan kecil. Karena itu, objek-ind merupakan konstruksi yang menghasilkan “yang besar dari yang kecil”.

Contoh semacam ini tidak ada habisnya; Proposisi rujukan akan memberikan kriteria terpadu untuk mengenali ind-isasi suatu kategori.

Contoh. Nyatakan kategori grup hingga dengan \(\ensuremath{\mathsf{FinGrp}}\) dan kategori grup profinit pada Definisi rujukan dengan \(\ensuremath{\mathsf{proFinGrp}}\). Kita akan menunjukkan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{proFinGrp}}\) ekuivalen dengan \(\operatorname{Pro}\ensuremath{\mathsf{FinGrp}}\).

Definisikan funktor \(\operatorname{Pro}\ensuremath{\mathsf{FinGrp}}\to\ensuremath{\mathsf{proFinGrp}}\) dengan memetakan \(\ensuremath{\text{“}\varprojlim\text{”}}G_i\) ke \(G:=\varprojlim_iG_i\) dalam kategori grup topologis \(\ensuremath{\mathsf{TopGrp}}\), dengan setiap \(G_i\) diberi topologi diskret. Menurut definisi, data \((G_i)_i\) berasal dari funktor \(I^{\operatorname{op}}\to\ensuremath{\mathsf{TopGrp}}\), dengan \(I\) kategori kecil terfilter; tetapi Catatan rujukan menunjukkan bahwa \(I\) dapat pula diambil sebagai poset terfilter. Seperti pada Contoh rujukan, ekuivalensi tereduksi pada pembuktian bahwa

Namun, ketiga hal ini tepat merupakan isi Catatan rujukan.

Apabila \(\mathcal{C}\) sendiri sudah mempunyai \(\varinjlim\) kecil terfilter, terdapat pula hubungan dalam arah sebaliknya antara \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) dan \(\mathcal{C}\). Kita sekaligus berikan pernyataan dual untuk objek-pro.

Proposisi. Andaikan bahwa untuk setiap kategori kecil terfilter \(I\) dan funktor \(\alpha:I\to\mathcal{C}\) (atau \(\beta:I^{\operatorname{op}}\to\mathcal{C}\)), \(\varinjlim\alpha\) (atau \(\varprojlim\beta\)) selalu ada. Maka funktor pembenaman \(\iota:\mathcal{C}\to\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) (atau \(\mathcal{C}\to\operatorname{Pro}\mathcal{C}\)) mempunyai adjoin kiri \(\sigma:\operatorname{Ind}\mathcal{C}\to\mathcal{C}\) (atau adjoin kanan \(\tau:\operatorname{Pro}\mathcal{C}\to\mathcal{C}\)), dengan \(\sigma\iota\simeq\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}}\) (atau \(\tau\iota\simeq\ensuremath{\mathrm{id}}_{\mathcal{C}}\)).

Secara konkret, jika \(X=\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}X_i\) (atau \(X=\ensuremath{\text{“}\varprojlim\text{”}}X_i\)), maka terdapat isomorfisme kanonik \(\sigma(X)\simeq\varinjlim_iX_i\) (atau \(\tau(X)\simeq\varprojlim_iX_i\)).

Bukti. Cukup tangani versi ind. Berdasarkan [Li1], keberadaan adjoin kiri \(\sigma\) ekuivalen dengan keterwakilan funktor \[\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}^\wedge}(X, \cdot): \mathcal{C} \to \ensuremath{\mathsf{Set}}\] untuk setiap objek-ind \(X\). Untuk itu, tuliskan \(X=\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}X_i\). Funktor di atas isomorfik dengan \[\varprojlim_i \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(X_i, \cdot) \simeq \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}\left( \varinjlim_i X_i, \cdot\right).\] Ini sekaligus membuktikan keberadaan adjoin kiri \(\sigma\) dan memberikan deskripsi yang diminta.

Untuk keperluan teori, kita sering ingin “menyelaraskan” morfisme-morfisme dalam \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) atau \(\operatorname{Pro}\mathcal{C}\). Hasil berikut melakukannya.

Lema. Misalkan \(X\) dan \(Y\) objek-ind (atau objek-pro) di atas \(\mathcal{C}\).

  1. Terdapat kategori kecil terfilter \(K\) dan funktor \(\gamma,\delta:K\to\mathcal{C}\) (atau \(K^{\operatorname{op}}\to\mathcal{C}\)) sedemikian sehingga \(X=\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}\gamma\) dan \(Y=\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}\delta\) (atau \(X=\ensuremath{\text{“}\varprojlim\text{”}}\gamma\) dan \(Y=\ensuremath{\text{“}\varprojlim\text{”}}\delta\)).

  2. Jika \(f:X\to Y\) suatu morfisme, maka data pada (i) dapat dipilih bersama suatu morfisme funktor \(\varphi:\gamma\to\delta\) sedemikian sehingga \(f\) sama dengan \(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}\varphi\) (atau \(\ensuremath{\text{“}\varprojlim\text{”}}\varphi\)).

  3. Lebih umum, untuk sepasang morfisme \(f,g:X\rightrightarrows Y\), data dapat dipilih sedemikian sehingga keduanya direpresentasikan oleh \(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}\) (atau \(\ensuremath{\text{“}\varprojlim\text{”}}\)) dari sepasang morfisme \(\varphi,\psi:\gamma\to\delta\).

Bukti. Cukup tangani versi ind. Untuk (i), mula-mula andaikan \(X\) dan \(Y\) masing-masing berasal dari funktor \(\alpha:I\to\mathcal{C}\) dan \(\beta:J\to\mathcal{C}\). Definisikan \(K\) sebagai kategori produk \(I\times J\); ingat bahwa objeknya adalah pasangan \((i,j)\in\operatorname{Ob}(I)\times\operatorname{Ob}(J)\) dan \(\operatorname{Hom}_K((i,j),(i',j')):=\operatorname{Hom}_I(i,i')\times\operatorname{Hom}_J(j,j')\). Mudah dilihat bahwa \(K\) adalah kategori kecil terfilter dan kedua funktor proyeksi \[I \leftarrow K \rightarrow J, \quad i \mapsfrom (i, j) \mapsto j\] bersifat kofinal (Definisi rujukan); hal ini dapat diperiksa langsung dari definisi. Definisikan \(\gamma\) dan \(\delta\) masing-masing sebagai komposisi proyeksi tersebut dengan \(\alpha\) dan \(\beta\). Proposisi rujukan lalu menyiratkan \(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}\alpha=\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}\gamma\) dan \(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}\beta=\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}\delta\).

Untuk (ii), kita sesuaikan konstruksi sebagai berikut. Kali ini definisikan \(K\) sebagai kategori yang objeknya adalah tripel \((i,j,t)\) yang membentuk diagram komutatif

\(I\leftarrow K\rightarrow J\) yang pada objek diberikan oleh \(i\mapsfrom(i,j,t)\mapsto j\). Definisikan kembali \(\gamma\) dan \(\delta\) sebagai komposisi funktor-funktor ini dengan \(\alpha\) dan \(\beta\). Pembaca diminta memverifikasi bahwa

Fakta-fakta ini cukup untuk memberikan diagram komutatif yang diminta:

Untuk pasangan morfisme \(f,g:X\rightrightarrows Y\) pada (iii), argumennya serupa: objek \(K\) harus didefinisikan sebagai kuadruplet \((i,j,s,t)\), dengan \(s,t:\alpha(i)\rightrightarrows\beta(j)\). Rinciannya diserahkan kepada pembaca.

Hasil di atas secara alami menggeneralisasi ke sebarang banyaknya morfisme hingga \(f,g,\ldots\in\operatorname{Hom}_{\operatorname{Ind}\mathcal{C}}(X,Y)\).


  1. Notasi ini diperkenalkan oleh P. Deligne.↩︎

\(\operatorname{Ind}\)-isasi kategori

Melanjutkan pembahasan dalam §rujukan, mulai sekarang kita berfokus pada objek ind. Peralihan dari \(\mathcal{C}\) ke \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) merupakan teknik penting yang sering disebut \(\operatorname{Ind}\)-isasi.

Definisi. Misalkan \(I\) suatu kategori. Jika terdapat kategori kecil \(J\) beserta funktor kofinal \(J \to I\) (Definisi rujukan), maka \(I\) disebut kofinal-kecil.

Lema. Kategori \(I\) bersifat kofinal-kecil jika dan hanya jika terdapat subkategori penuh \(I'\) sedemikian sehingga funktor inklusi \(I' \to I\) merupakan funktor kofinal dan \(I'\) merupakan kategori kecil. Jika \(I\) terfilter, maka \(I'\) juga terfilter.

Bukti. Cukup dijelaskan arah “hanya jika” dan bagian terakhir. Ambil funktor kofinal \(H: J \to I\) dalam definisi. Ambil \(I'\) sebagai subkategori penuh yang terdiri atas semua objek \(H(j)\) (\(j \in \operatorname{Ob}(J)\)); tentu saja subkategori ini kecil. Faktorkan \(H\) sebagai \[J \xrightarrow{H'} I' \xrightarrow{G: \text{funktor inklusi}} I.\] Membuktikan bahwa \(G: I' \to I\) kofinal setara dengan membuktikan bahwa kategori koma \((i/G)\) terhubung untuk setiap \(i \in \operatorname{Ob}(I)\); lihat Definisi rujukan. Hal ini mudah diturunkan dari keterhubungan \((i/H)\), dan pemeriksaannya diserahkan kepada pembaca.

Untuk sifat terfilter dari subkategori penuh kofinal \(I'\), lihat Proposisi rujukan.

Proposisi (Mengenali objek ind). Misalkan \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C}^\wedge)\). Pernyataan-pernyataan berikut ekuivalen:

  1. \(X\) merupakan objek ind atas \(\mathcal{C}\);

  2. kategori \((h_{\mathcal{C}}/X)\) yang muncul dalam Teorema rujukan merupakan kategori terfilter yang kofinal-kecil.

Bukti. Pertama-tama, kita tunjukkan (i) \(\implies\) (ii). Untuk sifat terfilter, misalkan \(X = \ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}X_i\), dengan indeks \(i\) menjelajahi objek-objek suatu kategori kecil terfilter \(I\), dan \(X_i \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\). Misalkan \(\phi: S \to X\) dan \(\phi': S' \to X\) dua objek sebarang dari \((h_{\mathcal{C}}/X)\). Proposisi rujukan menunjukkan bahwa terdapat \(i\) (atau \(i'\)) sedemikian sehingga \(\phi\) (atau \(\phi'\)) berfaktor melalui \(X_i\) (atau \(X_{i'}\)). Karena \(I\) terfilter, tanpa mengurangi keumuman dapat diasumsikan \(i = i'\), sehingga \(\phi\) dan \(\phi'\) keduanya berfaktor melalui objek \(X_i \to X\) dari \((h_{\mathcal{C}}/X)\). Inilah syarat pertama bagi kategori terfilter.

Argumen di atas sekaligus menunjukkan bahwa seluruh morfisme kanonik \((X_i \to X)_i\) memberikan funktor kofinal \(I \to (h_{\mathcal{C}}/X)\). Jadi, \((h_{\mathcal{C}}/X)\) bersifat kofinal-kecil.

Selanjutnya, misalkan diberikan dua morfisme dalam \((h_{\mathcal{C}}/X)\) berbentuk

\(\phi'\) berfaktor melalui suatu \(\phi'_i: S' \to X_i\). Kesamaan \(\phi' f = \phi' g\) menyiratkan adanya morfisme \(\alpha: i \to j\) dalam \(I\) sedemikian sehingga \(X(\alpha) \phi'_i f = X(\alpha) \phi'_i g\), dengan \(X(\alpha): X_i \to X_j\). Ini juga setara dengan mengatakan bahwa \(f\) dan \(g\) diekualisasikan oleh diagram berikut: \((h_{\mathcal{C}}/X)\) terfilter.

Sekarang kita tunjukkan (ii) \(\implies\) (i). Teorema rujukan menunjukkan bahwa \(X\) merupakan \(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}\) dari funktor \((h_{\mathcal{C}}/X) \to \mathcal{C}^\wedge\) (yang memetakan \(\phi: S \to X\) ke \(S\)). Dengan Lema rujukan, ambil subkategori penuh kofinal \(I\) dari \((h_{\mathcal{C}}/X)\) sedemikian sehingga \(I\) merupakan kategori kecil terfilter. Dengan demikian, \(X\) dapat dituliskan sebagai objek ind \(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}X_i\).

Funktor \(X: \mathcal{C}^{\operatorname{op}} \to \ensuremath{\mathsf{Set}}\) yang mengambil nilai di \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) juga disebut ind-terwakili. Proposisi rujukan setara dengan memberikan suatu kriteria bagi keterwakilan-ind. Secara dual, kita dapat membahas funktor pro-terwakili dan memberikan kriterianya.

Hasil-hasil selanjutnya menggunakan istilah dalam Definisi rujukan.

Proposisi. Funktor penuh dan setia \(\operatorname{Ind}\mathcal{C} \to \mathcal{C}^\wedge\) menciptakan \(\varinjlim\) kecil terfilter. Secara khusus, \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) memiliki semua \(\varinjlim\) kecil terfilter.

Bukti. Ambil kategori kecil terfilter \(I\) dan funktor \(\alpha: I \to \operatorname{Ind}\mathcal{C}\), dan tulis \(X := \ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}\alpha \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C}^\wedge)\). Tujuan kita adalah membuktikan bahwa \(X\) terletak dalam \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\). Berdasarkan Proposisi rujukan, cukup dibuktikan bahwa \((h_{\mathcal{C}}/X)\) merupakan kategori terfilter yang kofinal-kecil.

Untuk syarat pertama kategori terfilter, ambil \(\phi: S \to X\) dan \(\phi': S' \to X\). Proposisi rujukan menyiratkan adanya \(i, i' \in \operatorname{Ob}(I)\) sedemikian sehingga keduanya masing-masing berfaktor melalui \(\phi_i: S \to X_i\) dan \(\phi'_{i'}: S' \to X_{i'}\);1 tanpa mengurangi keumuman, dapat diasumsikan \(i = i'\). Karena \(X_i\) merupakan objek ind, tuliskan dalam bentuk \(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}X_{ij}\). Dengan menerapkan sekali lagi Proposisi rujukan, dapat diasumsikan bahwa \(\phi_i\) dan \(\phi'_i\) keduanya berfaktor melalui suatu \(X_{ij} \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\); morfisme kanonik \(X_{ij} \to X\) menjadikannya objek dari \((h_{\mathcal{C}}/X)\).

Syarat kedua mengenai ekualisasi morfisme ditangani dengan cara yang sama.

Sekarang kita periksa bahwa \((h_{\mathcal{C}}/X)\) bersifat kofinal-kecil. Berdasarkan Lema rujukan, untuk setiap \(i\) terdapat himpunan bagian kecil \(S_i\) dari \(\operatorname{Ob}((h_{\mathcal{C}}/ X_i))\) sedemikian sehingga setiap objek dari \((h_{\mathcal{C}}/ X_i)\) memiliki morfisme menuju suatu objek dalam \(S_i\). Tuliskan \(F_i: (h_{\mathcal{C}}/ X_i) \to (h_{\mathcal{C}}/ X)\) untuk funktor yang jelas, dan tetapkan \[S := \bigcup_i F_i(S_i) \;\subset \operatorname{Ob}((h_{\mathcal{C}}/ X)).\] Maka \(S\) merupakan himpunan kecil, dan argumen sebelumnya sebenarnya menunjukkan bahwa setiap objek dari \((h_{\mathcal{C}}/ X)\) memiliki morfisme menuju suatu objek dalam \(S\). Jadi, \(S\) memberikan subkategori penuh kofinal dari \((h_{\mathcal{C}}/ X)\) (terapkan Proposisi rujukan); oleh karena itu, \((h_{\mathcal{C}}/ X)\) bersifat kofinal-kecil.

Lema. Misalkan \(\mathcal{C}\) memiliki \(\varprojlim\) hingga. Maka funktor \(\operatorname{Ind}\mathcal{C} \to \mathcal{C}^\wedge\) menciptakan \(\varprojlim\) hingga, sedangkan \(\mathcal{C} \to \operatorname{Ind}\mathcal{C}\) mempertahankan \(\varprojlim\) hingga. Secara khusus, \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) memiliki \(\varprojlim\) hingga.

Dalam keadaan ini, \(\varprojlim\) hingga dalam \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) dapat dipertukarkan dengan \(\varinjlim\) kecil terfilter.

Bukti. Diketahui bahwa pembenaman \(\mathcal{C} \to \mathcal{C}^\wedge\) mempertahankan \(\varprojlim\) kecil. Pernyataan dalam paragraf pertama tereduksi menjadi pembuktian bahwa \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) tertutup terhadap \(\varprojlim\) hingga dalam \(\mathcal{C}^\wedge\).

Karena \(\mathcal{C} \to \mathcal{C}^\wedge\) mempertahankan \(\varprojlim\) kecil, funktor tersebut memetakan objek terminal ke objek terminal. Jadi, masalahnya lebih lanjut tereduksi menjadi membuktikan bahwa \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) tertutup terhadap produk hingga dan ekualiser dalam \(\mathcal{C}^\wedge\). Untuk produk dua objek ind \(X\) dan \(Y\), gunakan Lema rujukan (i) untuk mengambil kategori terfilter \(K\) dan menyajikan keduanya sebagai \(X = \ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}X_k\) dan \(Y = \ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}Y_k\). Kita menyatakan bahwa \(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}(X_k \times Y_k)\) memberikan \(X \times Y\) dalam \(\mathcal{C}^\wedge\). Memang, untuk setiap \(S \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) berlaku \[\begin{multline*} \left(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}(X_k \times Y_k)\right)(S) = \varinjlim_k \left((X_k \times Y_k)(S)\right) = \varinjlim_k (X_k(S) \times Y_k(S)) \\ \simeq \varinjlim_k X_k(S) \times \varinjlim_k Y_k(S) = X(S) \times Y(S); \end{multline*}\] isomorfisme kanonik pada baris kedua menggunakan fakta bahwa \(\varinjlim\) kecil terfilter dan \(\varprojlim\) hingga dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\) saling dipertukarkan (Proposisi rujukan).

Selanjutnya, kita tangani ekualiser. Tinjau morfisme \(f, g: X \rightrightarrows Y\) di antara objek ind. Berdasarkan Lema rujukan (iii), kita dapat mengasumsikan bahwa \(X = \ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}X_i\), \(Y = \ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}Y_i\), sedangkan \(f, g\) masing-masing berasal dari dua keluarga morfisme \(f_i, g_i: X_i \rightrightarrows Y_i\). Ambil \(\operatorname{ker}(f_i, g_i)\) dalam \(\mathcal{C}\). Untuk setiap \(S \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) dan \(i\), kita memperoleh diagram ekualiser dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\)

\(\varinjlim\) terhadap \(i\), dan terapkan sekali lagi fakta bahwa \(\varinjlim\) kecil terfilter dan \(\varprojlim\) hingga dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\) saling dipertukarkan. Maka diperoleh diagram ekualiser \(S\) bervariasi, ini menunjukkan bahwa objek ind \(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}\operatorname{ker}(f_i, g_i)\) memberikan \(\operatorname{ker}(f, g)\) dalam \(\mathcal{C}^\wedge\).

Sebenarnya, argumen tersebut menunjukkan bahwa \(\varinjlim\) kecil terfilter dan \(\varprojlim\) hingga dalam \(\mathcal{C}^\wedge\) saling dipertukarkan; hal ini diperiksa dengan mereduksinya ke \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\). Karena \(\operatorname{Ind}\mathcal{C} \to \mathcal{C}^\wedge\) menciptakan \(\varinjlim\) kecil terfilter (Proposisi rujukan) dan \(\varprojlim\) hingga, sifat pertukaran tersebut tetap berlaku dalam \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\).

Lema. Misalkan \(\mathcal{C}\) memiliki \(\varinjlim\) hingga. Maka \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) juga memilikinya, dan \(\mathcal{C} \to \operatorname{Ind}\mathcal{C}\) mempertahankan \(\varinjlim\) hingga.

Dalam keadaan ini, \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) kokomplet.

Bukti. Uraikan \(\varinjlim\) hingga menjadi tiga kasus: objek inisial, koproduk dua objek, dan koekualiser.

Misalkan \(X\) objek inisial dari \(\mathcal{C}\). Maka, untuk setiap objek ind \(Y = \ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}Y_j\), berlaku \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}^\wedge}(X, Y) \simeq \varinjlim_j \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(X, Y_j)\), yang jelas merupakan himpunan satu titik. Jadi, \(X\) adalah objek inisial dari \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\).

Selanjutnya, tinjau koproduk objek ind \(X\) dan \(Y\). Gunakan Lema rujukan (i) untuk mengambil kategori terfilter \(K\) dan menyajikan keduanya sebagai \(X = \ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}X_k\) dan \(Y = \ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}Y_k\). Kita menyatakan bahwa koproduknya diberikan oleh objek ind \(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}(X_k \sqcup Y_k)\). Untuk setiap objek ind \(S = \ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}S_h\), \[\begin{multline*} \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}^\wedge}(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}(X_k \sqcup Y_k), S) \simeq \varprojlim_k \varinjlim_h \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(X_k \sqcup Y_k, S_h) \\ \simeq \varprojlim_k \varinjlim_h \left( \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(X_k, S_h) \times \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(Y_k, S_h) \right) \\ \simeq \varprojlim_k \varinjlim_h \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(X_k, S_h) \times \varprojlim_k \varinjlim_h \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(Y_k, S_h), \end{multline*}\] langkah terakhir menggunakan pertukaran \(\varprojlim\) dengan \(\varprojlim\), serta pertukaran \(\varinjlim\) kecil terfilter dengan \(\varprojlim\) hingga dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\). Hasil akhirnya adalah \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}^\wedge}(X, S) \times \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}^\wedge}(Y, S)\), dan semua isomorfismenya kanonik.

Tinjau kasus koekualiser. Misalkan \(f, g: X \rightrightarrows Y\) morfisme di antara objek ind. Berdasarkan Lema rujukan (iii), dapat diasumsikan bahwa \(X = \ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}X_i\), \(Y = \ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}Y_i\), sedangkan \(f, g\) berasal dari dua keluarga morfisme \(f_i, g_i: X_i \rightrightarrows Y_i\). Untuk setiap \(S \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) dan \(i\), kita memiliki diagram ekualiser dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\)

Jika, melalui pembenaman Yoneda, \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}\) dituliskan kembali sebagai \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}^\wedge}\) dan \(S \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) di atas diperluas menjadi objek ind \(S = \ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}S_j\), kita tetap memperoleh diagram ekualiser. Alasannya, menurut Proposisi rujukan, ini tidak lain adalah hasil mengganti \(S\) dengan \(S_j\) dalam rumus di atas, lalu menerapkan satu lapisan tambahan \(\varinjlim_j\); tetapi ekualiser merupakan suatu \(\varprojlim\) hingga, sehingga diawetkan oleh \(\varinjlim_j\).

Ambil \(\varprojlim_i\) dari diagram ekualiser yang diperoleh di atas, lalu pindahkan \(\varprojlim_i\) ke dalam variabel pertama \(\operatorname{Hom}\), sehingga berubah menjadi \(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}\). Hasilnya adalah diagram ekualiser dalam \(\ensuremath{\mathsf{Set}}\)

\(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}\operatorname{coker}(f_i, g_i)\) memenuhi sifat universal yang diperlukan bagi \(\operatorname{coker}(f, g)\) dalam \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\).

Terakhir, untuk membuktikan bahwa \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) kokomplet, cukup ditunjukkan bahwa kategori tersebut memiliki koproduk kecil. Namun, koproduk kecil pada umumnya dapat dinyatakan sebagai \(\varinjlim\) terfilter dari koproduk hingga. Terapkan Proposisi rujukan. Ini membuktikan pernyataan tersebut.


  1. Catatan penerjemah: sumber mencetak domain \(\phi'_{i'}\) sebagai \(S\). Karena \(\phi'\) berdomain \(S'\), domain yang bertipe benar ialah \(S'\).↩︎

\(\operatorname{Ind}\)-isasi dan perluasan funktor

Kita melanjutkan pembahasan pada bagian sebelumnya, tetapi mengalihkan fokus kepada funktor.

Bukti. Teorema kepadatan pembenaman Yoneda rujukan menyajikan secara kanonik setiap \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C}^\wedge)\) sebagai \[X \simeq \ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}_{\phi: S \to X} S,\] dengan data pada ruas kanan diindeks oleh kategori \((h_{\mathcal{C}}/X)\). Untuk objek ind \(X\), kita ingin mendefinisikan \[(\operatorname{Ind}F)(X) := \ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}_{\phi: S \to X} F(S),\] yang tentu saja kanonik; persoalannya adalah menunjukkan bahwa ruas kanan merupakan objek ind pada \(\mathcal{D}\). Menurut Proposisi rujukan, \((h_{\mathcal{C}}/X)\) adalah kategori terfilter yang kecil secara kofinal. Dengan Lema rujukan, pilih subkategori penuh kofinalnya \(I\) sedemikian sehingga \(I\) merupakan kategori kecil terfilter. Dengan demikian, \((\operatorname{Ind}F)(X)\) disajikan sebagai \(\varinjlim\) kecil terfilter yang diindeks oleh \(I\), sehingga \((\operatorname{Ind}F)(X)\) memang merupakan objek ind.

Untuk objek ind \(X = \ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}X_i\) yang diberikan, pembuktian Proposisi rujukan telah menunjukkan bahwa keluarga morfisme kanonik \((X_i \to X)_i\) memberikan funktor kofinal \(I \to (h_{\mathcal{C}}/X)\); dari sini segera diperoleh \((\operatorname{Ind}F)(X) \simeq \ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}F(X_i)\). Dengan mengambil \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) dan \(I\) sebagai poset terfilter yang hanya memiliki satu objek, diperoleh diagram komutatif yang diinginkan, hingga isomorfisme kanonik.

Lema. Misalkan \(F: \mathcal{C} \to \mathcal{D}\) adalah funktor. Jika \(\mathcal{C}\) dan \(\mathcal{D}\) memiliki \(\varinjlim\) berhingga (atau \(\varprojlim\) berhingga), dan \(F\) mempertahankan \(\varinjlim\) (atau \(\varprojlim\)) tersebut, maka funktor \(\operatorname{Ind}F: \operatorname{Ind}\mathcal{C} \to \operatorname{Ind}\mathcal{D}\) yang dikonstruksi dalam Definisi–Proposisi rujukan juga mempertahankannya.

Bukti. Keberadaan \(\varinjlim\) berhingga (atau \(\varprojlim\) berhingga) dalam \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) dan \(\operatorname{Ind}\mathcal{D}\) telah dijamin oleh Lema rujukan (atau Lema rujukan). Dengan meninjau kembali pembuktiannya, terlihat bahwa semua \(\varinjlim\) (atau \(\varprojlim\)) yang dipertimbangkan di sana dideskripsikan “indeks demi indeks”, asalkan objek-objek ind dan morfisme-morfisme yang dibahas disejajarkan secara tepat; sementara itu, \(\operatorname{Ind}F\) juga memiliki deskripsi yang bersesuaian. Dengan demikian, persoalannya tereduksi pada asumsi bahwa \(F: \mathcal{C} \to \mathcal{D}\) mempertahankan \(\varinjlim\) berhingga (atau \(\varprojlim\) berhingga).

Lema. Misalkan \(F: \mathcal{C} \to \mathcal{D}\) adalah funktor dan \(\mathcal{C}\) adalah kategori kecil. Tuliskan \(F^\wedge: \mathcal{C}^\wedge \to \mathcal{D}^\wedge\) untuk funktor yang diperoleh dengan menerapkan persamaan pada komposisi \(\mathcal{C} \xrightarrow{F} \mathcal{D} \xrightarrow{h_{\mathcal{D}}} \mathcal{D}^\wedge\). Hingga isomorfisme, diagram berikut komutatif:

Sebagai akibatnya, \(\operatorname{Ind}F\) mempertahankan \(\varinjlim\) kecil terfilter.

Bukti. Ingat bahwa \(\mathcal{D}^\wedge\) kokomplet, sehingga \(F^\wedge\) memang dapat didefinisikan. Untuk bagian pertama, ambil objek ind \(X = \ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}X_i\) pada \(\mathcal{C}\), dengan \(i\) berjalan melalui kategori kecil terfilter \(I\), atau lebih umum lagi, kategori terfilter yang kecil secara kofinal; yang terakhir ini secara kanonik dapat diambil sebagai \((h_{\mathcal{C}}/X)\). Menurut konstruksi persamaan, citranya di bawah \(F^\wedge\) adalah \(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}F(X_i)\) di dalam \(\mathcal{D}^\wedge\). Menurut pembuktian Definisi–Proposisi rujukan, ini juga tepat merupakan citra \((\operatorname{Ind}F)(X)\) di dalam \(\mathcal{D}^\wedge\).

Untuk bagian kedua, Proposisi rujukan telah menyatakan bahwa \(F^\wedge\) mempertahankan \(\varinjlim\) kecil. Karena funktor-funktor vertikal dalam diagram menciptakan \(\varinjlim\) kecil terfilter (Proposisi rujukan), segera diperoleh bahwa \(\operatorname{Ind}F\) mempertahankan \(\varinjlim\) kecil terfilter.

Bukti. Bagian pertama tidak lebih dari menggabungkan pernyataan-pernyataan terkait dalam Proposisi rujukan dan Definisi–Proposisi rujukan.

Untuk bagian kedua, Lema rujukan menunjukkan bahwa \(\operatorname{Ind}F\) mempertahankan \(\varinjlim\) berhingga. Di sisi lain, karena \(\sigma\) memiliki funktor adjoin kanan, ia juga mempertahankan \(\varinjlim\).

Ketika \(\mathcal{C}\) adalah kategori kecil, Definisi–Proposisi rujukan dapat diperkuat lebih lanjut.

Proposisi. Misalkan \(F: \mathcal{C} \to \mathcal{D}\) adalah funktor, \(\mathcal{C}\) adalah kategori kecil, dan \(\mathcal{D}\) memiliki \(\varinjlim\) kecil terfilter. Maka \(\hat{F}: \operatorname{Ind}\mathcal{C} \to \mathcal{D}\) mempertahankan semua \(\varinjlim\) kecil terfilter.

Bukti. Lema rujukan telah menunjukkan bahwa \(\operatorname{Ind}F\) mempertahankan \(\varinjlim\) kecil terfilter, sedangkan \(\sigma\) memiliki adjoin kanan.

Proposisi (Mengenali \(\operatorname{Ind}\)-isasi). Misalkan \(\mathcal{C}\) memiliki \(\varinjlim\) kecil terfilter dan \(\mathcal{C}'\) adalah subkategori penuh dari \(\mathcal{C}\). Funktor pembenaman \(\iota: \mathcal{C}' \to \mathcal{C}\) menginduksi funktor \(\hat{\iota}: \operatorname{Ind}(\mathcal{C}') \to \mathcal{C}\) dengan cara dalam Definisi–Proposisi rujukan. Misalkan \(\mathcal{C}'\) memenuhi syarat-syarat berikut:

  • semua objek \(\mathcal{C}'\) merupakan objek kompak dalam \(\mathcal{C}\) (Definisi rujukan),

  • setiap objek \(\mathcal{C}\) dapat disajikan sebagai \(\varinjlim\) kecil terfilter dari objek-objek dalam \(\mathcal{C}'\).

Maka \(\hat{\iota}\) merupakan ekuivalensi.

Bukti. Menurut konstruksi, \(\hat{\iota}\) memetakan objek ind \(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}X_i\) pada \(\mathcal{C}'\) ke \(\varinjlim X_i\) dalam \(\mathcal{C}\); di sini \(I \to \mathcal{C}'\) adalah funktor yang diberikan dan \(I\) merupakan kategori kecil terfilter. Menurut asumsi, setiap objek \(\mathcal{C}\) dapat disajikan dalam bentuk ini, sehingga \(\hat{\iota}\) surjektif secara esensial.

Selanjutnya, kita buktikan bahwa \(\hat{\iota}\) penuh dan setia. Pertimbangkan objek-objek ind \(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}X_i\) dan \(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}Y_j\) pada \(\mathcal{C}'\). Berdasarkan kekompakan objek-objek \(\mathcal{C}'\) di dalam \(\mathcal{C}\), argumen yang serupa dengan Proposisi rujukan menyiratkan \[\begin{gather*} \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}\left( \varinjlim_i X_i, \; \varinjlim_j Y_j\right) \simeq \varprojlim_i \varinjlim_j \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}'}(X_i, Y_j). \end{gather*}\] Ini merupakan bijeksi kanonik. Dengan demikian, pernyataan tersebut terbukti.

Sebaliknya, jika \(\mathcal{C} = \operatorname{Ind}(\mathcal{C}')\), maka \(\mathcal{C}'\) terbenam sebagai subkategori penuh dari \(\mathcal{C}\) dan memenuhi semua syarat di atas.

Ind-isasi kategori abelian

Bagian ini melanjutkan pembahasan dan asumsi-asumsi terkait dari §§rujukanrujukan.

Teorema. Jika \(\mathcal{C}\) kategori abelian, maka \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) juga kategori abelian dan \(\mathcal{C}\to\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) merupakan funktor eksak setia-penuh.

Secara dual, jika \(\mathcal{C}\) kategori abelian, maka \(\mathcal{C}\to\operatorname{Pro}\mathcal{C}\) juga merupakan funktor eksak setia-penuh di antara kategori abelian.

Bukti. Mula-mula tangani versi \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\). Di bawah ini tuliskan \(\operatorname{Hom}:=\operatorname{Hom}_{\operatorname{Ind}\mathcal{C}}\). Karena \(\mathcal{C}\to\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) mempertahankan \(\varinjlim\) hingga (Lema rujukan) dan \(\varprojlim\) hingga (Lema rujukan), funktor ini memetakan objek nol ke objek nol. Ini juga menunjukkan bahwa \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) mempunyai \(\varinjlim\) dan \(\varprojlim\) hingga.

Selanjutnya, morfisme kanonik pada persamaan, \[\delta: Y \sqcup Y \to Y \times Y, \quad Y \in \operatorname{Ob}(\operatorname{Ind}\mathcal{C}),\] selalu merupakan isomorfisme: berdasarkan konstruksi “indeks demi indeks” dari produk atau koproduk objek-ind, verifikasinya langsung tereduksi pada kasus \(X,Y\in\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\). Karena itu, mengikuti metode Proposisi rujukan, kita dapat mendefinisikan penjumlahan pada \(\operatorname{Hom}(X,Y)\) dengan menetapkan \(f+g\) sebagai komposisi \[X \to X \times X \xrightarrow{f \times g} Y \times Y \xrightarrow{\delta^{-1}} Y \sqcup Y \to Y.\] Pembaca dapat memverifikasi bahwa, melalui \[\operatorname{Hom}(X,Y)\simeq\varprojlim_i\varinjlim_j\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(X_i,Y_j),\] operasi ini menjadi penjumlahan pada \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}\) yang dicirikan dengan cara sama (ingat bahwa \(\varinjlim_j\) terfilter). Jadi operasi tersebut benar-benar menjadikan \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) kategori-\(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\), kemudian kategori aditif, dan menjadikan \(\mathcal{C}\to\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) funktor aditif.

Tinjau sebarang morfisme \(f:X\to Y\) dalam \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\). Kita menyatakan bahwa morfisme kanonik \(\operatorname{coim}(f)\to\operatorname{im}(f)\) selalu merupakan isomorfisme. Menurut Lema rujukan (ii), kita boleh mengandaikan bahwa \(f\) diinduksi oleh suatu keluarga morfisme \(f_i:X_i\to Y_i\) dalam \(\mathcal{C}\). Dalam kategori aditif, citra dan kocitra dideskripsikan melalui kernel dan kokernel (Proposisi rujukan); ingat pula sifat-sifat yang diperoleh dalam pembuktian sebelumnya, seperti \(\operatorname{ker}(f)=\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}\operatorname{ker}(f_i)\). Dengan ini, pernyataan langsung tereduksi pada \(\operatorname{coim}(f_i)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}\operatorname{im}(f_i)\). Maka \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) adalah kategori abelian.

Terakhir, keeksakan \(\mathcal{C}\to\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) mengikuti karena funktor tersebut mempertahankan \(\varinjlim\) dan \(\varprojlim\) hingga.

Konsep kategori abelian bersifat swadual (Proposisi rujukan) dan \(\operatorname{Pro}\mathcal{C}\simeq\operatorname{Ind}(\mathcal{C}^{\operatorname{op}})^{\operatorname{op}}\). Karena itu, pernyataan dual mengenai \(\operatorname{Pro}\mathcal{C}\) langsung diperoleh.

Perhatikan bahwa kategori abelian merupakan jenis khusus kategori aditif, dan keaditifan adalah sifat suatu kategori, bukan struktur tambahan; lihat pembahasan setelah Korolari rujukan.

Catatan. Jika lebih lanjut \(\mathcal{C}\) diasumsikan sebagai kategori abelian \(\Bbbk\)-linear, dengan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif, maka \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) juga demikian dan \(\mathcal{C}\to\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) merupakan funktor \(\Bbbk\)-linear. Untuk melihatnya, pokoknya ialah mendefinisikan secara kanonik struktur modul-\(\Bbbk\) pada setiap \(\operatorname{Hom}(X,Y)\) sedemikian sehingga, pada ruas kanan bijeksi \[\operatorname{Hom}(X, Y) \simeq \varprojlim_i \varinjlim_j \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(X_i, Y_j),\] struktur itu tercermin sebagai struktur modul-\(\Bbbk\) pada setiap \(\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(X_i,Y_j)\). Syarat ini dapat diambil sebagai definisi, tetapi kita harus menunjukkan bahwa ia hanya bergantung pada \(X\) dan \(Y\), bukan pada pilihan \((X_i)_i\) dan \((Y_j)_j\). Verifikasi ini tidak mengandung kesulitan esensial; rinciannya diserahkan sebagai latihan.

Lema. Tinjau funktor \(F:\mathcal{C}\to\mathcal{D}\) di antara kategori abelian. Funktor \(\operatorname{Ind}F:\operatorname{Ind}\mathcal{C}\to\operatorname{Ind}\mathcal{D}\) dari Definisi–Proposisi rujukan juga merupakan funktor aditif.

Bukti. Tinjau objek-ind \(X=\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}X_i\) dan \(Y=\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}Y_j\) di atas \(\mathcal{C}\). Dari konstruksinya, pemetaan yang diinduksi \(\operatorname{Ind}F\) pada tingkat morfisme sama dengan \[\varprojlim_i \varinjlim_j \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(X_i, Y_j) \xrightarrow{\text{diinduksi oleh $F$}} \varprojlim_i \varinjlim_j \operatorname{Hom}_{\mathcal{D}}(FX_i, FY_j).\] Dengan mengingat struktur penjumlahan pada himpunan-\(\operatorname{Hom}\) dari \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) dan \(\operatorname{Ind}\mathcal{D}\) (lihat pembuktian Teorema rujukan), pemetaan di atas merupakan homomorfisme grup aditif.

Lema. Jika kategori abelian \(\mathcal{C}\) mempunyai \(\varinjlim\) kecil terfilter, maka \(\sigma:\operatorname{Ind}\mathcal{C}\to\mathcal{C}\) dari Proposisi rujukan merupakan funktor aditif.

Bukti. Hal ini dapat diverifikasi langsung seperti sebelumnya, atau diperoleh dari fakta berikut: \(\sigma\) adalah adjoin kiri dari \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\to\mathcal{C}\), sehingga Korolari rujukan (v) menyiratkan keaditifannya.

Jika \(\mathcal{C}\) dan \(\mathcal{D}\) bersifat \(\Bbbk\)-linear, dengan \(\Bbbk\) gelanggang komutatif, dan \(F\) juga funktor \(\Bbbk\)-linear, hasil-hasil di atas mempunyai generalisasi yang jelas.

Hasil berikut digunakan dalam §rujukan.

Proposisi. Tinjau funktor eksak kanan \(F:\mathcal{C}\to\mathcal{D}\) di antara kategori abelian. Andaikan \(\mathcal{D}\) mempunyai \(\varinjlim\) kecil terfilter.

  1. Perluasan \(\hat{F}:\operatorname{Ind}\mathcal{C}\to\mathcal{D}\) yang diberikan oleh Definisi–Proposisi rujukan merupakan funktor eksak kanan.

  2. Jika, lebih lanjut, \(F\) merupakan funktor eksak dan \(\varinjlim\) kecil terfilter bersifat eksak dalam \(\mathcal{D}\), maka \(\hat{F}\) merupakan funktor eksak.

  3. Dalam keadaan (i), jika \(\mathcal{C}\) juga disyaratkan sebagai kategori kecil, maka \(\hat{F}\) mempertahankan semua \(\varinjlim\) kecil.

Bukti. Dua lema sebelumnya menunjukkan bahwa \(\hat{F}\) adalah funktor aditif, sedangkan Definisi–Proposisi rujukan menunjukkan bahwa \(\hat{F}\) mempertahankan \(\varinjlim\) hingga. Jadi (i) terbukti.

Sekarang andaikan hipotesis (ii) berlaku. Tujuan kita tereduksi pada pembuktian bahwa \(\hat{F}\) mempertahankan \(\operatorname{ker}\). Misalkan \(f:X\to Y\) morfisme dalam \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\). Berdasarkan Lema rujukan (ii), kita boleh mengandaikan \(X=\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}X_i\), \(Y=\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}Y_i\), dan \(f=\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}f_i\), dengan \(f_i:X_i\to Y_i\) memenuhi syarat kompatibilitas. Terapkan lebih dahulu \(F\), lalu \(\varinjlim_i\), kepada barisan eksak \[0 \to \operatorname{ker}(f_i) \to X_i \xrightarrow{f_i} Y_i.\] Hasilnya adalah barisan eksak \[0 \to \varinjlim_i F\operatorname{ker}(f_i) \to \varinjlim_i FX_i \to \varinjlim_i FY_i.\]

Menurut pembuktian Lema rujukan, \(\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}\operatorname{ker}(f_i)=\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}\operatorname{ker}(f_i,0)\) memberikan \(\operatorname{ker}(f)=\operatorname{ker}(f,0)\); karena itu suku pertama barisan tersebut teridentifikasi dengan \(\hat{F}(\operatorname{ker}(f))\). Di sisi lain, morfisme pada bagian kedua teridentifikasi dengan \(\hat{F}f:\hat{F}X\to\hat{F}Y\). Ini membuktikan (ii).

Sekarang tinjau (iii). Proposisi rujukan menyatakan bahwa \(\hat{F}\) mempertahankan semua \(\varinjlim\) kecil terfilter.1 Bersama dengan keeksakan kanan, ini menyiratkan bahwa \(\hat{F}\) mempertahankan semua \(\varinjlim\) kecil.

Kita lanjutkan dengan memusatkan perhatian pada ind-isasi kategori kecil. Kita memerlukan teori kategori Grothendieck dari §rujukan.

Lema. Jika \(\mathcal{C}\) kategori kecil yang mempunyai \(\varinjlim\) hingga, maka \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) mempunyai pembangkit.

Bukti. Kita tahu bahwa \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) kokomplet (Lema rujukan) dan \(\mathcal{C}\) kecil. Karena itu, dalam \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) kita dapat membentuk \[s := \coprod_{X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})} X.\]

Kita tunjukkan bahwa \(s\) adalah pembangkit. Untuk sepasang morfisme \(f,g:X\rightrightarrows Y\) dalam \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\), tuliskan \(X=\ensuremath{\text{“}\varinjlim\text{”}}X_i\). Berdasarkan konstruksi \(s\), untuk setiap \(i\) dapat dipilih \(\epsilon_i\) sedemikian sehingga komposisi \[X_i \xrightarrow{\text{morfisme kanonik koproduk}} s \xrightarrow{\epsilon_i} X\] sama dengan morfisme kanonik \(X_i\to X\). Jika \(f\epsilon=g\epsilon\) untuk setiap morfisme \(\epsilon:s\to X\), maka dengan mengambil \(\epsilon=\epsilon_i\) kita melihat bahwa tarikan balik \(f\) dan \(g\) ke setiap \(X_i\) sama; jadi \(f=g\).

Teorema. Jika \(\mathcal{C}\) kategori abelian kecil, maka \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) merupakan kategori Grothendieck.

Bukti. Teorema rujukan menyatakan bahwa \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) kategori abelian. Kita verifikasi satu demi satu syarat kategori Grothendieck.

Kokomplet

Termuat dalam Lema rujukan.

Pembangkit

Keberadaannya dijamin oleh Lema rujukan.

Keeksakan \(\varinjlim\) kecil terfilter

Misalkan \(I\) kategori kecil terfilter, \(\alpha,\beta,\gamma:I\to\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) funktor, dan \(\alpha\to\beta\to\gamma\) morfisme sedemikian sehingga \[0 \to \alpha(i) \to \beta(i) \to \gamma(i) \to 0\] merupakan barisan eksak pendek untuk setiap \(i\in\operatorname{Ob}(I)\), kita hendak membuktikan bahwa \[0 \to \varinjlim \alpha \to \varinjlim \beta \to \varinjlim \gamma \to 0\] juga eksak. Seperti dijelaskan dalam Contoh rujukan, \(\varinjlim\) selalu mempertahankan \(\operatorname{coker}\); pokoknya adalah membuktikan bahwa ia mempertahankan \(\operatorname{ker}\). Namun, \(\operatorname{ker}\) merupakan suatu \(\varprojlim\) hingga, sehingga persoalan ini diselesaikan oleh bagian kedua Lema rujukan.

Ini membuktikan pernyataan.


  1. Catatan penerjemah: sumber menambahkan penunjuk “(ii)”, padahal Proposisi rujukan tidak terbagi menjadi butir-butir.↩︎

Teorema Pembenaman Freyd–Mitchell

Kita tetap memilih suatu semesta Grothendieck \(\mathcal{U}\) untuk membedakan kategori (yang secara bawaan berarti kategori-\(\mathcal{U}\)) dari kategori kecil. Sesuai konvensi, semua grup, gelanggang, dan modul yang disebutkan di bawah ini secara bawaan direalisasikan pada himpunan kecil (yakni himpunan-\(\mathcal{U}\)).

Lema. Misalkan \(\mathcal{C}\) suatu kategori abelian kokomplet yang memiliki pembangkit projektif, dan \(O\) suatu himpunan bagian kecil dari \(\operatorname{Ob}(\mathcal{C})\). Maka terdapat pembangkit projektif \(S\) dari \(\mathcal{C}\) sedemikian sehingga setiap \(X \in O\) dapat dinyatakan sebagai objek hasil bagi dari \(S\).

Bukti. Ambil sebarang pembangkit projektif \(s\) dari \(\mathcal{C}\). Karena \(\mathcal{C}\) kokomplet, bentuk jumlah langsung \[S := \bigoplus_{X \in O} s^{\oplus \operatorname{Hom}(s, X)}.\] Objek ini tetap projektif. Untuk setiap \(X \in O\), definisikan morfisme kanonik \(S \twoheadrightarrow X\) yang restriksinya pada suku jumlah langsung \(s\) yang bersesuaian dengan \(f \in \operatorname{Hom}(s, X)\) sama dengan \(f\), dan pada semua suku jumlah langsung lainnya sama dengan \(0\). Dari sifat pembangkit mudah dilihat bahwa ini merupakan epimorfisme; lihat pembuktian Teorema rujukan untuk rinciannya.

Hasil berikut merupakan suatu variasi sederhana dari Teorema rujukan.

Lema. Misalkan \(S\) pembangkit projektif dari kategori abelian \(\mathcal{C}\). Definisikan \(R := \operatorname{End}_{\mathcal{C}}(S)\), sehingga diperoleh funktor setia dan eksak (Proposisi rujukan) \[G := \operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(S, \cdot): \mathcal{C} \to \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R.\] Jika \(X \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\) dapat dinyatakan sebagai hasil bagi dari jumlah langsung sejumlah hingga salinan \(S\), maka pemetaan yang diinduksi oleh \(G\) \[\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(X, Y) \to \operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R}(GX, GY)\] bijektif untuk setiap \(Y \in \operatorname{Ob}(\mathcal{C})\).

Bukti. Ambil \(m \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}\) dan barisan eksak pendek dalam \(\mathcal{C}\) \[0 \to X' \to S^{\oplus m} \to X \to 0.\] Menerapkan \(G\) padanya memberikan barisan eksak pendek dalam \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\). Tinjau diagram komutatif dengan baris-baris eksak dalam \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\)

\(G\), sehingga merupakan injeksi. Perhatikan bahwa komposisi \[\operatorname{Hom}_{\mathcal{C}}(S, Y) \xrightarrow{\ensuremath{\mathrm{id}}} GY \xleftarrow[\psi(1_R) \mapsfrom \psi]{\sim} \operatorname{Hom}_R(R, GY) = \operatorname{Hom}_R(GS, GY)\] sama dengan homomorfisme pada \(\operatorname{Hom}\) yang diinduksi oleh funktor \(G\). Tentu saja ini nyaris suatu tautologi, dan telah diperiksa dalam pembuktian Lema rujukan. Karena \(G\) merupakan funktor aditif, panah vertikal di bagian tengah persamaan adalah isomorfisme. Dengan mengejar diagram dalam \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\), mudah dilihat bahwa panah vertikal di sebelah kiri juga merupakan isomorfisme.

Teorema (P. Freyd, B. Mitchell [Fr03).] Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian kecil. Maka terdapat gelanggang \(R\) dan funktor penuh, setia, dan eksak \(F: \mathcal{A} \to \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\).

Bukti. Argumen berikut diambil dari [KS06]. Karena \(\mathcal{A}^{\operatorname{op}}\) tetap merupakan kategori abelian kecil, Teorema rujukan menunjukkan bahwa \(\operatorname{Ind}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}})\) adalah kategori Grothendieck. Dengan demikian, Korolari rujukan menjamin bahwa kategori tersebut memiliki kogenerator injektif. Mengingat \[\operatorname{Pro}(\mathcal{A}) \simeq \operatorname{Ind}(\mathcal{A}^{\operatorname{op}})^{\operatorname{op}},\] kita menyimpulkan bahwa \(\operatorname{Pro}(\mathcal{A})\) memiliki pembangkit projektif. Selain itu, \(\mathcal{A} \to \operatorname{Pro}(\mathcal{A})\) merupakan funktor penuh, setia, dan eksak di antara kategori-kategori abelian (Teorema rujukan).

Pandang \(\mathcal{A}\) sebagai subkategori penuh dari \(\operatorname{Pro}(\mathcal{A})\). Dengan menerapkan Lema rujukan (ambil \(O = \operatorname{Ob}(\mathcal{A})\)), diperoleh pembangkit projektif \(S\) dari \(\operatorname{Pro}(\mathcal{A})\) sedemikian sehingga setiap objek dari \(\mathcal{A}\) dapat dinyatakan sebagai hasil bagi dari \(S\). Sekarang tinjau funktor \[\mathcal{A} \to \operatorname{Pro}(\mathcal{A}) \xrightarrow{G} \ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R , \quad G := \operatorname{Hom}_{\operatorname{Pro}(\mathcal{A})}(S, \cdot), \; R := \operatorname{End}_{\operatorname{Pro}(\mathcal{A})}(S).\]1 Tuliskan komposisinya sebagai \(F\). Karena setiap ruas bersifat eksak, \(F\) merupakan funktor eksak. Dengan menerapkan Lema rujukan, diketahui bahwa \(G\) penuh dan setia; jadi, \(F\) penuh dan setia. Ini membuktikan pernyataan tersebut.

Korolari. Misalkan \(\mathcal{A}\) kategori abelian kecil. Maka terdapat funktor setia dan eksak \(E: \mathcal{A} \to \ensuremath{\mathsf{Ab}}\).

Teorema Freyd–Mitchell memungkinkan banyak diagram komutatif mengenai kategori abelian umum direduksi untuk diperiksa dalam kasus \(\ensuremath{\mathsf{Mod}\text{-}}R\), atau bahkan dalam \(\ensuremath{\mathsf{Ab}}\). Karena kedua kategori terakhir bersifat konkret, objek-objeknya memiliki elemen, dan teknik pengejaran diagram [Li1] sangat menyederhanakan banyak persoalan. Di bawah asumsi teori himpunan yang sesuai, prasyarat bahwa kategorinya kecil dapat dipenuhi dengan memperbesar semesta Grothendieck.


  1. Catatan penerjemah: sumber mencetak subskrip gelanggang endomorfisme sebagai \(\operatorname{Pro}\mathcal{C}\). Dalam konteks ini, \(S\) adalah objek \(\operatorname{Pro}(\mathcal{A})\), sehingga subskrip yang bertipe benar ialah \(\operatorname{Pro}(\mathcal{A})\).↩︎

Latihan

Misalkan \(E\) grup topologis Hausdorff, \(M\) subgrup normal hingga dari \(E\), dan \(E/M\) merupakan grup profinit terhadap topologi hasil bagi. Buktikan bahwa \(E\) juga merupakan grup profinit.

Definisikan \(\hat{\mathbb{N}}\) sebagai himpunan semua pemetaan \(n: \{\text{bilangan prima}\} \to \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0} \sqcup \{+\infty\}\); unsur-unsurnya dapat dinyatakan secara formal sebagai hasil kali \(\prod_{p: \text{bilangan prima}} p^{n_p}\). Melalui faktorisasi prima, \(\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 1}\) membenam sebagai himpunan bagian dari \(\hat{\mathbb{N}}\). Perkalian, pembagi persekutuan terbesar, kelipatan persekutuan terkecil, dan konsep relatif prima di antara ekspresi-ekspresi tersebut didefinisikan dengan cara yang jelas. Misalkan \(H\) subgrup tertutup dari grup profinit \(G\). Definisikan \[(G:H) := \text{kelipatan persekutuan terkecil dari semua}\; (G/K : H/(H \cap K)) \;\text{dalam $\hat{\mathbb{N}}$},\] di sini \(K\) menjelajahi subgrup normal terbuka dari \(G\).

  1. Buktikan bahwa \((G:H)\) juga merupakan kelipatan persekutuan terkecil dari semua \((G:L)\), dengan \(L\) menjelajahi subgrup terbuka yang memuat \(H\). Petunjuk. Setiap \(L\) semacam itu mesti memuat subgrup terbuka berbentuk \(HK\), dengan \(K\) seperti di atas.

  2. Buktikan bahwa jika \(H_2 \subset H_1 \subset G\), maka \((G:H_2) = (G:H_1) (H_1: H_2)\).

    Petunjuk. Tetapkan \(G_K = G/K\), \(H_{i, K} = H_i/H_i \cap K\). Diketahui bahwa \((G_K: H_{2, K}) = (G_K: H_{1, K}) (H_{1, K} : H_{2, K})\); ambil kelipatan persekutuan terkecil pada kedua ruas persamaan.

  3. Misalkan \(H_1 \supset H_2 \supset \cdots\) suatu barisan menurun subgrup-subgrup tertutup, dan \(H := \bigcap_i H_i\). Buktikan bahwa \((G:H)\) merupakan kelipatan persekutuan terkecil dari semua \((G:H_i)\).

  4. Buktikan bahwa \(H\) terbuka jika dan hanya jika \((G:H) \in \ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 1}\).

Misalkan \(p\) bilangan prima dan \(G\) grup profinit. Jika subgrup tertutup \(P\) memenuhi

maka \(P\) disebut suatu subgrup Sylow pro-\(p\) dari \(G\).

  1. Buktikan bahwa \(G\) selalu memiliki subgrup Sylow pro-\(p\). Petunjuk. Setiap \(G/K\) memiliki suatu subgrup Sylow \(p\) berupa \(P_K\). Terapkan fakta bahwa \(\varprojlim\) terfilter dari himpunan-himpunan hingga tak kosong tidak kosong (latihan berikutnya) untuk memilih \(P_K\) secara kompatibel untuk setiap \(G/K\), lalu tinjau \(\varprojlim_K P_K \hookrightarrow G\).

  2. Untuk pelengkapan profinit \(\hat{\ensuremath{\mathbb{Z}}} := \varprojlim_{n \geq 1} \ensuremath{\mathbb{Z}}/n\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dari \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\), periksa bahwa grup aditif gelanggang bilangan bulat \(p\)-adik \(\ensuremath{\mathbb{Z}}_p\) merupakan subgrup Sylow pro-\(p\) dari \(\hat{\ensuremath{\mathbb{Z}}}\).

  3. Buktikan bahwa semua subgrup Sylow pro-\(p\) saling konjugat. Petunjuk. Serupa dengan argumen dalam (i), reduksikan ke kasus grup hingga.

  4. Buktikan bahwa setiap subgrup pro-\(p\) dari \(G\) termuat dalam suatu subgrup Sylow pro-\(p\).1

(N. Bourbaki [BouE]) Misalkan \((I, \leq)\) poset terfilter tak kosong, dan diberikan funktor \(X: I^{\operatorname{op}} \to \ensuremath{\mathsf{Set}}\) yang dituliskan dalam bentuk \((X_i)_{i \in \operatorname{Ob}(I)}\); notasikan pemetaan yang bersesuaian dengan \(i \leq j\) sebagai \(f_{ij}: X_j \to X_i\). Dengan metode berikut, buktikan bahwa jika setiap \(X_i\) merupakan himpunan hingga tak kosong, maka \(\varprojlim_i X_i \neq \emptyset\).

  1. Tinjau keluarga-keluarga himpunan \((A_i)_{i \in \operatorname{Ob}(I)}\) yang memenuhi \[\emptyset \neq A_i \subset X_i, \quad i \leq j \implies f_{ij}(A_j) \subset A_i .\] Keluarga-keluarga himpunan ini membentuk suatu himpunan \(\Sigma\). Berikan padanya urutan parsial \(\preceq\) sebagai berikut: \((A_i)_i \preceq (A'_i)_i\) berarti \(A'_i \subset A_i\) berlaku untuk setiap \(i\). Gunakan lemma Zorn untuk menunjukkan bahwa \((\Sigma, \preceq)\) memiliki unsur maksimal.

    Petunjuk. Mudah dilihat bahwa \(\Sigma\) tidak kosong. Untuk suatu rantai dalam \((\Sigma, \preceq)\), perlu diperiksa bahwa mengambil irisan pada setiap indeks \(i\) tetap memberikan suatu unsur dari \(\Sigma\), dan dengan demikian memberikan batas atas bagi rantai tersebut. Sifat ketakkosongan memerlukan syarat bahwa himpunan-himpunannya hingga.

  2. Buktikan bahwa jika \((A_i)_i\) merupakan unsur maksimal dari \((\Sigma, \preceq)\), maka \(f_{ij}(A_j) = A_i\) berlaku untuk setiap \(i \leq j\).

    Petunjuk. Tetapkan \(A'_i := \bigcap_{i \leq j} f_{ij}(A_j) \subset A_i\). Masalahnya tereduksi menjadi membuktikan bahwa \((A'_i)_i \in \Sigma\). Sifat ketakkosongan berasal dari syarat bahwa himpunan-himpunannya hingga; selain itu, satu-satunya hal yang masih perlu ditunjukkan adalah \(f_{ij}(A'_j) \subset A'_i\). Pertama-tama, perhatikan bahwa \(f_{ij}(A'_j) \subset \bigcap_{j \leq k} f_{ik}(A_k)\). Selanjutnya, gunakan sifat terfilter untuk menunjukkan bahwa \(\bigcap_{j \leq k} f_{ik}(A_k) = \bigcap_{i \leq h} f_{ih}(A_h) = A'_i\).

  3. Dengan meneruskan hal di atas, buktikan bahwa setiap \(A_i\) dalam unsur maksimal \((A_i)_i\) merupakan himpunan satu titik, dan dengan demikian buktikan bahwa \(\varprojlim_i X_i \neq \emptyset\).

    Petunjuk. Pilih \(i \in \operatorname{Ob}(I)\) dan \(x_i \in A_i\). Untuk setiap \(j\), definisikan \[B_j := \begin{cases} A_j \cap f_{ij}^{-1}(x_i), & i \leq j \\ A_j, & \text{kasus lainnya}. \end{cases}\] Buktikan bahwa \((B_j)_j \in \Sigma\), sehingga \(A_j = B_j\) selalu berlaku, termasuk dalam kasus \(i=j\).

Perhatikan bahwa kasus \((I, \leq) = (\ensuremath{\mathbb{Z}}_{\geq 0}, \leq)\) dapat ditangani dengan Lema rujukan.

Jadikan semua perluasan aljabar (atau perluasan hingga) dari medan \(F\) sebagai kategori \(\ensuremath{\mathsf{ext}}_{\mathrm{alg}}(F)\) (atau \(\ensuremath{\mathsf{ext}}_{\mathrm{f}}(F)\)). Tunjukkan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{ext}}_{\mathrm{alg}}(F)\) ekuivalen dengan \(\operatorname{Ind}\left(\ensuremath{\mathsf{ext}}_{\mathrm{f}}(F)\right)\).

Misalkan \(A\) suatu koaljabar atas medan \(\Bbbk\), yakni koaljabar dalam kategori monoidal \(\left( \ensuremath{\mathsf{Vect}}(\Bbbk), \otimes_{\Bbbk}\right)\) (Definisi rujukan). Tuliskan \(\ensuremath{\mathsf{Comod}\text{-}}A\) untuk kategori komodul kanan \(A\) (Definisi rujukan), dan tuliskan \(\ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{f}}\text{-}}A\) untuk subkategori penuh yang terdiri atas komodul kanan \(A\) berdimensi hingga. Buktikan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{Comod}\text{-}}A\) ekuivalen dengan \(\operatorname{Ind}\left(\ensuremath{\mathsf{Comod}_{\mathrm{f}}\text{-}}A\right)\).

Petunjuk. Serupa dengan kasus ruang vektor dalam Contoh rujukan, terapkan Lema rujukan.

Tinjau subkategori penuh \(\mathcal{C}' \subset \mathcal{C}\) dan funktor \(F': \mathcal{C}' \to \mathcal{D}\). Asumsikan bahwa

Buktikan bahwa dalam keadaan ini \(F'\) dapat diperluas menjadi \(F: \mathcal{C} \to \mathcal{D}\) sedemikian sehingga \(F\) mempertahankan \(\varinjlim\) kecil terfilter; hingga isomorfisme, \(F\) unik.

Petunjuk. Pertama-tama, perluas \(F'\) menjadi \(\widehat{F'}: \operatorname{Ind}(\mathcal{C}') \to \mathcal{D}\) (Definisi–Proposisi rujukan), lalu peroleh \(F: \mathcal{C} \to \mathcal{D}\) melalui ekuivalensi dalam Proposisi rujukan. Kita juga memerlukan Proposisi rujukan.

Untuk keunikan, perhatikan bahwa jika objek \(X\) dari \(\mathcal{C}\) dinyatakan sebagai \(\varinjlim_i X_i\), dengan \(I \to \mathcal{C}'\) suatu funktor dan \(I\) suatu kategori kecil terfilter, maka harus berlaku \(F(X) \simeq \varinjlim_i F'(X_i)\).

Misalkan kategori \(\mathcal{C}\) memiliki \(\varinjlim\) hingga. Buktikan bahwa \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) merupakan kategori \(\aleph_0\)-presentabel dalam pengertian Definisi rujukan.

Ruang topologis Hausdorff kompak yang terputus total disebut ruang Stone; sesuai konvensi, ruang topologis secara bawaan direalisasikan pada himpunan kecil. Tuliskan \(\ensuremath{\mathsf{Stone}}\) untuk kategori semua ruang Stone, dan \(\ensuremath{\mathsf{FinSet}}\) untuk kategori semua himpunan kecil hingga.

  1. Buktikan bahwa himpunan Cantor dan \(\ensuremath{\mathbb{Z}}_p\) merupakan ruang Stone (\(p\) sebarang bilangan prima).

  2. Buktikan bahwa \(\ensuremath{\mathsf{Stone}}\) ekuivalen dengan \(\operatorname{Pro}(\ensuremath{\mathsf{FinSet}})\); oleh karena itu, ruang Stone dapat dipandang sebagai himpunan profinit.

  3. Buktikan bahwa grup profinit tidak lain adalah objek grup dalam \(\ensuremath{\mathsf{Stone}}\).

  4. Buktikan bahwa kategori ruang topologis Hausdorff lokal kompak yang terputus total ekuivalen dengan \(\operatorname{Ind}\operatorname{Pro}(\ensuremath{\mathsf{FinSet}})\); buktikan bahwa \(\ensuremath{\mathbb{Q}}_p\) merupakan ruang semacam itu.

Periksa rincian Catatan rujukan.

Tunjukkan bahwa \(\operatorname{Ind}\mathcal{C}\) dapat dicirikan oleh sifat berikut: untuk setiap kategori \(\mathcal{D}\) yang memiliki \(\varinjlim\) kecil terfilter, funktor yang diinduksi oleh \(\mathcal{C} \to \operatorname{Ind}\mathcal{C}\) \[\mathrm{Fct}^0(\operatorname{Ind}\mathcal{C}, \mathcal{D}) \to \mathrm{Fct}(\mathcal{C}, \mathcal{D})\] merupakan suatu ekuivalensi. Di sini \(\mathrm{Fct}(\cdots)\) menyatakan kategori funktor, sedangkan superskrip \(0\) menyatakan subkategori penuh yang terdiri atas funktor-funktor yang mempertahankan \(\varinjlim\) kecil terfilter.


  1. Catatan penerjemah: sumber menulis “subgrup Sylow \(p\)” pada butir ini, sedangkan objek yang didefinisikan dan dibahas ialah subgrup Sylow pro-\(p\).↩︎

Jembatan Penguasaan 001: Pengejaran Diagram

Status dan atribusi. Unit ini merupakan materi instruksional independen yang disusun untuk mendampingi buku ini. Unit ini bukan bagian dari teks sumber Wen-Wei Li dan tidak boleh dinisbatkan kepadanya. Provenans penyusunan: OpenAI Codex gpt-5.6-sol, Ultra. Materi ini tersedia berdasarkan Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0; https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/), sehingga kompatibel dengan lisensi teks sumber.

Peta prasyarat

Unit ini dapat dibaca setelah menguasai rangkaian prasyarat singkat berikut.

Secara konseptual, alurnya ialah \[\text{kernel/kokernel} \Longrightarrow \text{citra dan keeksakan} \Longrightarrow \text{angkat--dorong--turunkan} \Longrightarrow \text{morfisme penghubung}.\]

Metode kerja: mulai dari hambatan

Untuk pengejaran unsur dalam kategori modul, gunakan disiplin berikut.

  1. Tuliskan tepat apa yang harus dibuktikan: keanggotaan dalam kernel, citra, atau kesamaan dua kelas kokernel.

  2. Mulailah dari unsur yang mengukur hambatan, biasanya unsur kernel atau kelas kokernel.

  3. Angkat unsur hanya melalui panah yang diketahui surjektif. Dorong unsur sepanjang panah mana pun yang tersedia.

  4. Gunakan komutativitas untuk memindahkan suatu persamaan ke sisi lain diagram, lalu gunakan keeksakan untuk mengganti pernyataan “bernilai nol” dengan “berasal dari citra sebelumnya”.

  5. Jika suatu pilihan diperlukan, buktikan bahwa selisih dua pilihan lenyap dalam target akhir.

Dalam kategori abelian umum, “unsur” dapat diganti oleh morfisme dari objek uji. Bila pengangkatan tidak tersedia secara langsung, gunakan penutup epimorfik sebagaimana dalam Lema rujukan. Dengan cara ini, pengejaran unsur berikut bukan sekadar heuristik: pengejaran itu merupakan model konkret bagi argumen kernel, kokernel, dan faktorisasi.

Sebagai contoh kerja, perhatikan diagram komutatif modul-\(R\) \[\text{READERDIAGRAM0000}\] dengan kedua baris eksak. Andaikan \(a'\) dan \(a''\) injektif. Untuk membuktikan \(a\) injektif, mulai dengan hambatan \(x\in\operatorname{ker}(a)\). Komutativitas memberikan \(a''p(x)=qa(x)=0\), sehingga injektivitas \(a''\) memberi \(p(x)=0\). Keeksakan baris atas memberi \(x=i(x')\) untuk suatu \(x'\in A'\). Selanjutnya, \[0=a(x)=a i(x')=j a'(x').\] Karena \(j\) dan \(a'\) injektif, \(x'=0\), jadi \(x=0\). Perhatikan pola yang berulang: mulai dari kernel, dorong ke kanan, gunakan injektivitas, kembali ke kiri melalui keeksakan, lalu gunakan injektivitas sekali lagi.

Latihan dan solusi lengkap

Latihan 1 — Funktorialitas kernel, kokernel, dan citra

Misalkan \[\text{READERDIAGRAM0001} \qquad (ga=bf)\] merupakan persegi komutatif modul-\(R\).

  1. Bangun homomorfisme alami \(\overline a:\operatorname{ker}(f)\to\operatorname{ker}(g)\) dan \(\overline b:\operatorname{coker}(f)\to\operatorname{coker}(g)\).

  2. Buktikan \(b(\operatorname{im}(f))\subset\operatorname{im}(g)\), serta bahwa kesamaan berlaku jika \(a\) surjektif.

  3. Buktikan \(\operatorname{ker}(f)=a^{-1}(\operatorname{ker}(g))\) jika \(b\) injektif.

Solusi.

Jika \(x\in\operatorname{ker}(f)\), maka \(g(a(x))=b(f(x))=0\); jadi \(a(x)\in\operatorname{ker}(g)\). Pembatasan \(a\) memberikan \(\overline a:\operatorname{ker}(f)\to\operatorname{ker}(g)\). Untuk kokernel, definisikan \[\overline b([y])=[b(y)], \qquad [y]\in B/\operatorname{im}(f).\] Jika \(y\) diganti oleh \(y+f(x)\), maka \(b(y+f(x))=b(y)+g(a(x))\), yang menentukan kelas yang sama modulo \(\operatorname{im}(g)\). Jadi \(\overline b\) terdefinisi dengan baik. Kedua konstruksi ini tepat merupakan konstruksi dalam persamaan.

Selanjutnya, \[b(\operatorname{im}(f))=b(f(A))=g(a(A))\subset g(A')=\operatorname{im}(g).\] Jika \(a\) surjektif, maka \(a(A)=A'\), sehingga inklusi tersebut menjadi kesamaan. Terakhir, \(x\in\operatorname{ker}(f)\) selalu menyiratkan \(a(x)\in\operatorname{ker}(g)\). Sebaliknya, jika \(a(x)\in\operatorname{ker}(g)\), maka \(0=g(a(x))=b(f(x))\); injektivitas \(b\) memberikan \(f(x)=0\). Jadi \(x\in\operatorname{ker}(f)\), dan diperoleh \(\operatorname{ker}(f)=a^{-1}(\operatorname{ker}(g))\).

Latihan 2 — Irisan, jumlah, dan teorema isomorfisme

Misalkan \(U\) dan \(V\) submodul dari modul-\(R\) \(M\). Definisikan \[r:U\cap V\longrightarrow U\oplus V,\quad r(w)=(w,-w), \qquad s:U\oplus V\longrightarrow U+V,\quad s(u,v)=u+v.\] Buktikan bahwa \[0\longrightarrow U\cap V\xrightarrow{r}U\oplus V \xrightarrow{s}U+V\longrightarrow0\] eksak. Gunakan pengejaran kernel dan citra untuk memperoleh isomorfisme kanonik \[U/(U\cap V)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}(U+V)/V.\]

Solusi.

Jika \(r(w)=0\), maka komponen pertama menunjukkan \(w=0\); jadi \(r\) injektif. Selain itu, \(s(r(w))=w-w=0\), sehingga \(\operatorname{im}(r)\subset\operatorname{ker}(s)\). Jika \((u,v)\in\operatorname{ker}(s)\), maka \(u+v=0\). Jadi \(u=-v\) terletak sekaligus dalam \(U\) dan \(V\), serta \[(u,v)=(u,-u)=r(u).\] Dengan demikian \(\operatorname{ker}(s)=\operatorname{im}(r)\). Setiap unsur \(U+V\) berbentuk \(u+v\), jadi \(s\) surjektif. Barisan tersebut eksak.

Sekarang tinjau homomorfisme \[\theta:U\longrightarrow (U+V)/V,\qquad u\longmapsto u+V.\] Pemetaan ini surjektif karena \((u+v)+V=u+V\). Kernelnya terdiri atas semua \(u\in U\) yang juga terletak dalam \(V\), yakni \(U\cap V\). Faktorisasi epi–mono, atau Teorema Isomorfisme rujukan, memberikan isomorfisme kanonik \(U/(U\cap V)\ensuremath{\stackrel{\sim}{\rightarrow}}(U+V)/V\).

Latihan 3 — Lema Lima Pendek

Dalam diagram komutatif \[\text{READERDIAGRAM0002}\] andaikan kedua baris eksak.

  1. Jika \(a'\) dan \(a''\) injektif, buktikan bahwa \(a\) injektif.

  2. Jika \(a'\) dan \(a''\) surjektif, buktikan bahwa \(a\) surjektif.

  3. Simpulkan bahwa jika \(a'\) dan \(a''\) isomorfisme, maka \(a\) juga isomorfisme.

Solusi.

Untuk (i), ambil \(x\in A\) dengan \(a(x)=0\). Maka \(a''p(x)=qa(x)=0\). Karena \(a''\) injektif, \(p(x)=0\); keeksakan baris atas memberi \(x=i(x')\). Selanjutnya \(0=a i(x')=j a'(x')\). Karena \(j\) dan \(a'\) injektif, \(x'=0\), sehingga \(x=0\).

Untuk (ii), ambil \(y\in B\) dan nyatakan \(y''=q(y)\). Surjektivitas \(a''\) memberi \(x''\in A''\) dengan \(a''(x'')=y''\). Karena \(p\) surjektif, pilih \(x\in A\) dengan \(p(x)=x''\). Sekarang \[q(y-a(x))=y''-a''p(x)=0.\] Keeksakan baris bawah memberi \(y-a(x)=j(y')\) untuk suatu \(y'\in B'\). Surjektivitas \(a'\) memberi \(x'\in A'\) dengan \(a'(x')=y'\). Maka \[y=a(x)+j(a'(x'))=a(x+i(x')).\] Jadi \(a\) surjektif. Jika kedua morfisme luar isomorfisme, (i) dan (ii) menunjukkan bahwa \(a\) sekaligus injektif dan surjektif, sehingga merupakan isomorfisme.

Latihan 4 — Lema Sembilan

Perhatikan diagram komutatif modul-\(R\) \[\text{READERDIAGRAM0003}\] dengan ketiga kolom eksak. Andaikan baris atas dan baris tengah eksak. Buktikan bahwa baris bawah juga eksak.

Solusi.

Pertama kita buktikan bahwa \(f''\) injektif. Ambil \(a''\in A''\) dengan \(f''(a'')=0\), lalu angkat \(a''\) menjadi \(a\in A\). Karena \(\overline\beta f(a)=f''\overline\alpha(a)=0\), terdapat \(b'\in B'\) dengan \(\beta(b')=f(a)\). Menerapkan \(g\) memberi \[\gamma(g'(b'))=g(\beta(b'))=g(f(a))=0.\] Morfisme \(\gamma\) injektif, sehingga \(g'(b')=0\). Keeksakan baris atas memberi \(b'=f'(a')\) untuk suatu \(a'\in A'\). Maka \(f(a-\alpha(a'))=0\). Karena \(f\) injektif, \(a=\alpha(a')\), sehingga \(a''=\overline\alpha(a)=0\).

Berikutnya, \(g''\) surjektif. Untuk \(c''\in C''\), pilih \(c\in C\) yang dipetakan ke \(c''\). Surjektivitas \(g\) memberi \(b\in B\) dengan \(g(b)=c\); maka \(g''(\overline\beta(b))=\overline\gamma(g(b))=c''\).

Tinggal memeriksa keeksakan di \(B''\). Komutativitas langsung memberi \(g''f''=0\). Sebaliknya, ambil \(b''\in B''\) dengan \(g''(b'')=0\) dan angkat \(b''\) ke \(b\in B\). Karena \(\overline\gamma(g(b))=g''(\overline\beta(b))=0\), terdapat \(c'\in C'\) dengan \(\gamma(c')=g(b)\). Pilih \(b'\in B'\) dengan \(g'(b')=c'\). Maka \[g(b-\beta(b'))=g(b)-\gamma(g'(b'))=0.\] Keeksakan baris tengah memberi \(a\in A\) dengan \(f(a)=b-\beta(b')\). Setelah dipetakan ke baris bawah, diperoleh \[f''(\overline\alpha(a)) =\overline\beta(f(a)) =\overline\beta(b)=b''.\] Jadi \(\operatorname{ker}(g'')=\operatorname{im}(f'')\), dan baris bawah eksak.

Latihan 5 — Membangun morfisme penghubung

Kembali ke diagram barisan eksak pendek \[\text{READERDIAGRAM0004}\] Untuk \(x''\in\operatorname{ker}(\alpha'')\), pilih \(x\in A\) dengan \(p(x)=x''\). Tunjukkan bahwa \(\alpha(x)=j(y')\) untuk suatu \(y'\in B'\), lalu definisikan \[\delta(x''):=[y']\in\operatorname{coker}(\alpha')=B'/\operatorname{im}(\alpha').\] Buktikan bahwa \(\delta\) terdefinisi dengan baik, merupakan homomorfisme, dan alami terhadap morfisme antara dua diagram semacam ini.

Solusi.

Karena \(x''\in\operatorname{ker}(\alpha'')\), \[q(\alpha(x))=\alpha''(p(x))=\alpha''(x'')=0.\] Keeksakan baris bawah memberi \(\alpha(x)\in\operatorname{im}(j)\), jadi terdapat \(y'\in B'\) dengan \(j(y')=\alpha(x)\). Unsur \(y'\) unik karena \(j\) injektif.

Jika \(x_1\) merupakan pengangkatan lain dari \(x''\), maka \(x_1-x\in\operatorname{ker}(p)=\operatorname{im}(i)\); tuliskan \(x_1-x=i(a')\). Jika \(j(y_1')=\alpha(x_1)\), komutativitas memberi \[j(y_1'-y'-\alpha'(a')) =\alpha(x_1)-\alpha(x)-\alpha i(a')=0.\] Injektivitas \(j\) memberi \(y_1'-y'=\alpha'(a')\). Jadi \([y_1']=[y']\) dalam \(\operatorname{coker}(\alpha')\), dan \(\delta\) tidak bergantung pada pilihan \(x\). Untuk \(x_1''\) dan \(x_2''\), jumlah pengangkatan yang dipilih dan jumlah unsur \(y'\) yang bersesuaian merupakan data yang sah bagi \(x_1''+x_2''\); maka \(\delta\) aditif dan \(R\)-linear.

Untuk kealamian, ambil morfisme dari diagram di atas ke diagram serupa yang semua perseginya komutatif. Jika \(x\) dan \(y'\) dipilih untuk \(x''\), citra \(x\) dan \(y'\) dalam diagram kedua merupakan pilihan yang sah bagi citra \(x''\). Karena itu, kedua jalur dalam persegi \[\text{READERDIAGRAM0005}\] memetakan \(x''\) ke kelas dari citra \(y'\) yang sama. Persegi tersebut komutatif, sehingga \(\delta\) alami. Ini adalah versi berbasis unsur dari sifat kanonik dalam Catatan rujukan.

Latihan 6 — Membuktikan Lema Ular

Dengan diagram dan \(\delta\) dari Latihan 5, buktikan bahwa barisan \[\begin{aligned} 0 \longrightarrow \operatorname{ker}(\alpha') \longrightarrow \operatorname{ker}(\alpha) &\longrightarrow \operatorname{ker}(\alpha'') \xrightarrow{\delta} \operatorname{coker}(\alpha') \\ &\longrightarrow \operatorname{coker}(\alpha) \longrightarrow \operatorname{coker}(\alpha'') \longrightarrow 0 \end{aligned}\] eksak. Nyatakan dengan jelas di mana keeksakan kedua baris digunakan dalam pengejaran.

Solusi.

Semua panah selain \(\delta\) diinduksi oleh \(i,p,j,q\). Pemetaan \(\operatorname{ker}(\alpha')\to\operatorname{ker}(\alpha)\) injektif karena \(i\) injektif.

Di \(\operatorname{ker}(\alpha)\), ambil \(x\in\operatorname{ker}(\alpha)\) yang memetakan ke nol dalam \(\operatorname{ker}(\alpha'')\). Maka \(p(x)=0\), sehingga keeksakan baris atas memberi \(x=i(x')\). Persamaan \(0=\alpha(x)=j\alpha'(x')\) dan injektivitas \(j\) memberi \(x'\in\operatorname{ker}(\alpha')\). Inklusi sebaliknya langsung mengikuti dari \(pi=0\). Jadi barisan eksak di \(\operatorname{ker}(\alpha)\).

Di \(\operatorname{ker}(\alpha'')\), unsur yang berasal dari \(x\in\operatorname{ker}(\alpha)\) mempunyai \(y'=0\) dalam konstruksi Latihan 5, sehingga dipetakan ke nol oleh \(\delta\). Sebaliknya, andaikan \(x''\in\operatorname{ker}(\alpha'')\) dan \(\delta(x'')=0\). Pilih \(x\in A\) dan \(y'\in B'\) seperti dalam konstruksi \(\delta\). Karena \([y']=0\) dalam \(\operatorname{coker}(\alpha')\), terdapat \(a'\in A'\) dengan \(y'=\alpha'(a')\). Maka \[\alpha(x-i(a'))=j(y')-j\alpha'(a')=0, \qquad p(x-i(a'))=x''.\] Jadi \(x''\) berasal dari \(\operatorname{ker}(\alpha)\).

Di \(\operatorname{coker}(\alpha')\), panah berikutnya memetakan \([y']\) ke \([j(y')]\). Jika \([y']=\delta(x'')\) dan \(x\) merupakan pengangkatan yang dipakai, maka \(j(y')=\alpha(x)\), sehingga \([j(y')]=0\) dalam \(\operatorname{coker}(\alpha)\). Sebaliknya, jika \([j(y')]=0\), terdapat \(x\in A\) dengan \(j(y')=\alpha(x)\). Komutativitas memberi \[\alpha''p(x)=q\alpha(x)=qj(y')=0.\] Jadi \(p(x)\in\operatorname{ker}(\alpha'')\), dan konstruksi tersebut langsung memberikan \(\delta(p(x))=[y']\).

Di \(\operatorname{coker}(\alpha)\), citra setiap \([y']\in\operatorname{coker}(\alpha')\) dipetakan ke \([qj(y')]=0\). Sebaliknya, andaikan \([b]\in\operatorname{coker}(\alpha)\) dipetakan ke nol. Artinya, \(q(b)=\alpha''(x'')\) untuk suatu \(x''\in A''\). Surjektivitas \(p\) memberi \(x\in A\) dengan \(p(x)=x''\). Maka \[q(b-\alpha(x))=q(b)-\alpha''p(x)=0.\] Keeksakan baris bawah memberi \(b-\alpha(x)=j(y')\) untuk suatu \(y'\in B'\). Karena \(\alpha(x)\) lenyap dalam \(\operatorname{coker}(\alpha)\), kelas \([b]\) merupakan citra \([y']\).

Terakhir, \(\operatorname{coker}(\alpha)\to\operatorname{coker}(\alpha'')\) surjektif karena \(q\) sendiri surjektif: angkat wakil mana pun di \(B''\) ke \(B\). Keeksakan di setiap suku telah diperiksa. Inilah Lema Ular rujukan untuk dua barisan eksak pendek modul.

Latihan 7 — Menghitung ular secara eksplisit

Terapkan Lema Ular pada diagram grup abelian \[\text{READERDIAGRAM0006}\] Hitung semua kernel dan kokernel, hitung \(\delta\) pada generatornya, lalu tuliskan dan verifikasi barisan eksak yang dihasilkan.

Solusi.

Kedua pemetaan vertikal pertama adalah perkalian dengan \(4\) pada \(\ensuremath{\mathbb{Z}}\), jadi kernelnya nol dan kokernelnya \(\ensuremath{\mathbb{Z}}/4\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Pada kolom ketiga, \[\operatorname{ker}(\times4:\ensuremath{\mathbb{Z}}/6\ensuremath{\mathbb{Z}}\to\ensuremath{\mathbb{Z}}/6\ensuremath{\mathbb{Z}})=\{[0],[3]\}\simeq\ensuremath{\mathbb{Z}}/2\ensuremath{\mathbb{Z}}.\] Citra perkalian dengan \(4\) pada \(\ensuremath{\mathbb{Z}}/6\ensuremath{\mathbb{Z}}\) ialah \(\{[0],[2],[4]\}\), sehingga kokernelnya isomorfik dengan \(\ensuremath{\mathbb{Z}}/2\ensuremath{\mathbb{Z}}\).

Untuk menghitung \(\delta([3])\), angkat \([3]\) menjadi \(3\in\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Pemetaan vertikal tengah mengirimkannya ke \(12\). Karena \(12=6\cdot2\), konstruksi morfisme penghubung memberi \[\delta([3])=[2]\in\ensuremath{\mathbb{Z}}/4\ensuremath{\mathbb{Z}}.\] Dengan identifikasi generator \([3]\leftrightarrow[1]\in\ensuremath{\mathbb{Z}}/2\ensuremath{\mathbb{Z}}\), pemetaan \(\delta\) ialah \([1]\mapsto[2]\).

Pemetaan dari kokernel pertama ke kokernel kedua diinduksi oleh \(\times6\), sehingga pada \(\ensuremath{\mathbb{Z}}/4\ensuremath{\mathbb{Z}}\) sama dengan \(\times2\). Pemetaan berikutnya ialah reduksi modulo \(2\). Jadi barisan Ular menjadi \[0\longrightarrow0\longrightarrow0\longrightarrow\ensuremath{\mathbb{Z}}/2\ensuremath{\mathbb{Z}} \mathop{\longrightarrow}^{[1]\mapsto[2]}\ensuremath{\mathbb{Z}}/4\ensuremath{\mathbb{Z}} \xrightarrow{\times2}\ensuremath{\mathbb{Z}}/4\ensuremath{\mathbb{Z}} \xrightarrow{\bmod 2}\ensuremath{\mathbb{Z}}/2\ensuremath{\mathbb{Z}}\longrightarrow0.\] Citra \(\delta\) ialah \(\{[0],[2]\}=\operatorname{ker}(\times2)\), sedangkan citra \(\times2\) juga \(\{[0],[2]\}=\operatorname{ker}(\bmod 2)\). Pemetaan terakhir surjektif, dan \(\delta\) injektif. Jadi barisan tersebut benar-benar eksak.

Latihan 8 — Morfisme penghubung dalam kohomologi

Misalkan \[0\longrightarrow A^\bullet\xrightarrow{i}B^\bullet \xrightarrow{q}C^\bullet\longrightarrow0\] merupakan barisan eksak pendek kompleks kokrantai modul-\(R\), eksak pada setiap derajat. Untuk kelas \([c]\in\operatorname{H}^n(C^\bullet)\), pilih wakil kokitar \(c\in C^n\) dan pengangkatan \(b\in B^n\) dengan \(q(b)=c\).

  1. Buktikan bahwa terdapat \(a\in A^{n+1}\) dengan \(i(a)=d_B(b)\), dan bahwa \(a\) merupakan kokitar.

  2. Buktikan bahwa rumus \(\partial^n[c]=[a]\) memberikan homomorfisme yang terdefinisi dengan baik \(\partial^n:\operatorname{H}^n(C^\bullet)\to\operatorname{H}^{n+1}(A^\bullet)\).

  3. Buktikan keeksakan ruas \[\operatorname{H}^n(A^\bullet)\longrightarrow\operatorname{H}^n(B^\bullet) \longrightarrow\operatorname{H}^n(C^\bullet)\xrightarrow{\partial^n} \operatorname{H}^{n+1}(A^\bullet)\longrightarrow\operatorname{H}^{n+1}(B^\bullet).\]

  4. Buktikan bahwa \(\partial^n\) alami terhadap morfisme barisan eksak pendek kompleks.

Solusi.

Karena \(c\) kokitar, \[q(d_Bb)=d_C(qb)=d_Cc=0.\] Keeksakan pada \(B^{n+1}\) memberi \(d_Bb\in\operatorname{im}(i^{n+1})\), sehingga ada \(a\in A^{n+1}\) dengan \(i(a)=d_Bb\). Selanjutnya, \[i(d_Aa)=d_B(i(a))=d_B^2b=0.\] Karena \(i\) injektif pada derajat \(n+2\), diperoleh \(d_Aa=0\); jadi \(a\) kokitar.

Jika pengangkatan \(b\) diganti oleh \(b+i(u)\), maka unsur yang bersesuaian berubah dari \(a\) menjadi \(a+d_Au\), sehingga kelas \([a]\) tidak berubah. Jika wakil \(c\) diganti oleh \(c+d_Cv\), pilih pengangkatan \(w\in B^{n-1}\) dari \(v\) dan gunakan \(b+d_Bw\) sebagai pengangkatan wakil baru. Karena \(d_B(b+d_Bw)=d_Bb\), kelas hasilnya tetap \([a]\). Khususnya, jika \(c\) suatu kokobatas, kita dapat memilih pengangkatan berbentuk \(d_Bw\) dan memperoleh \(a=0\). Jadi \(\partial^n\) bergantung hanya pada kelas kohomologi. Penggunaan jumlah pengangkatan menunjukkan bahwa \(\partial^n\) merupakan homomorfisme.

Kita periksa keeksakan pada setiap suku. Di \(\operatorname{H}^n(B^\bullet)\), citra kelas yang berasal dari \(A\) jelas lenyap setelah diterapkan \(q\). Sebaliknya, jika \(b\in B^n\) kokitar dan \([q(b)]=0\), tuliskan \(q(b)=d_Cv\) dan angkat \(v\) menjadi \(w\in B^{n-1}\). Maka \(b-d_Bw\in\operatorname{ker}(q)=\operatorname{im}(i)\); tuliskan \(b-d_Bw=i(a)\). Karena \(b-d_Bw\) kokitar dan \(i\) injektif, \(a\) juga kokitar. Jadi \([b]\) berasal dari \(\operatorname{H}^n(A^\bullet)\).

Di \(\operatorname{H}^n(C^\bullet)\), kelas citra dari kokitar \(b\in B^n\) mempunyai \(d_Bb=0\), sehingga dipetakan ke nol oleh \(\partial^n\). Sebaliknya, jika \(\partial^n[c]=0\), konstruksi memberi \(i(a)=d_Bb\) dengan \(a=d_Au\) untuk suatu \(u\in A^n\). Maka \[d_B(b-i(u))=i(a)-i(d_Au)=0, \qquad q(b-i(u))=c.\] Jadi \([c]\) berasal dari \(\operatorname{H}^n(B^\bullet)\).

Di \(\operatorname{H}^{n+1}(A^\bullet)\), kelas \(\partial^n[c]=[a]\) dipetakan ke \([i(a)]=[d_Bb]=0\). Sebaliknya, andaikan \(a\in A^{n+1}\) kokitar dan \([i(a)]=0\) dalam \(\operatorname{H}^{n+1}(B^\bullet)\). Pilih \(b\in B^n\) dengan \(i(a)=d_Bb\). Unsur \(c=q(b)\) merupakan kokitar karena \(d_Cc=q(d_Bb)=q(i(a))=0\), dan konstruksi memberi \(\partial^n[c]=[a]\). Bagian barisan yang diminta pun eksak.

Terakhir, ambil morfisme antara dua barisan eksak pendek kompleks. Jika \(c,b,a\) merupakan data pengejaran di atas, citra ketiganya di barisan kedua masih memenuhi \[q(b)=c,\qquad i(a)=d_Bb.\] Karena itu, menerapkan morfisme lebih dahulu lalu membentuk morfisme penghubung memberikan kelas yang sama dengan membentuk \(\partial^n\) lebih dahulu lalu menerapkan morfisme pada kohomologi. Jadi \(\partial^n\) alami.

Dengan menjalankan konstruksi ini pada setiap \(n\), ruas-ruas eksak tersebut menyambung menjadi barisan eksak panjang \[\cdots\to\operatorname{H}^n(A^\bullet)\to\operatorname{H}^n(B^\bullet)\to\operatorname{H}^n(C^\bullet) \xrightarrow{\partial^n}\operatorname{H}^{n+1}(A^\bullet)\to\operatorname{H}^{n+1}(B^\bullet) \to\cdots.\] Morfisme \(\partial^n\) adalah morfisme penghubung yang sama secara konseptual dengan morfisme pada Lema Ular: sebuah kokitar diangkat, diferensialnya didorong, lalu hasil yang kini berada dalam kernel diturunkan ke suku kiri.

Jembatan Penguasaan 002: Funktor Turunan dan Barisan Spektral

Status dan atribusi. Unit ini merupakan materi instruksional independen yang disusun untuk mendampingi buku ini. Unit ini bukan bagian dari teks sumber Wen-Wei Li dan tidak boleh dinisbatkan kepadanya. Provenans penyusunan: OpenAI Codex gpt-5.6-sol, Ultra. Materi ini tersedia berdasarkan Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0; https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/), sehingga kompatibel dengan lisensi teks sumber.

Peta prasyarat

Rantai prasyarat yang paling singkat adalah sebagai berikut.

Alur konseptualnya ialah \[\text{ganti dengan resolusi} \Longrightarrow \text{ambil kohomologi} \Longrightarrow \text{susun filtrasi total} \Longrightarrow \text{baca halaman dan tepi}.\]

Metode kerja: tiga buku besar

Agar perhitungan tetap tertib, informasinya dapat diatur dalam tiga “buku besar” yang tidak boleh dicampur.

  1. Buku resolusi mencatat objek yang diganti dengan resolusi, arah resolusi, dan alasan bahwa suku-sukunya injektif, projektif, atau asiklik bagi funktor yang akan diterapkan.

  2. Buku derajat mencatat indeks kohomologis, total derajat \(n=p+q\), arah diferensial \(d_r:E_r^{p,q}\to E_r^{p+r,q-r+1}\), dan semua suku yang lenyap.

  3. Buku filtrasi mencatat objek abutmen \(H^n\), filtrasi \(\mathrm{F}^pH^n\), identifikasi \(\operatorname{gr}^pH^n\simeq E_\infty^{p,n-p}\), serta kompatibilitas perkalian.

Kesalahan yang paling umum ialah menyamakan \(E_2^{p,q}\) langsung dengan subobjek abutmen. Yang tersedia secara kanonik ialah suku bergradasi \(E_\infty^{p,q}\); untuk kembali ke abutmen, masalah ekstensi filtrasi masih harus diselesaikan.

Sebagai contoh kerja, ambil barisan spektral kohomologis kuadran pertama \[E_2^{p,q}\Rightarrow H^{p+q}.\] Dalam total derajat \(1\), tidak ada diferensial yang menyentuh \(E_2^{1,0}\), sedangkan satu-satunya diferensial yang dapat keluar dari \(E_2^{0,1}\) ialah \(d_2:E_2^{0,1}\to E_2^{2,0}\). Karena itu, \[E_\infty^{1,0}=E_2^{1,0},\qquad E_\infty^{0,1}=\operatorname{ker}(d_2:E_2^{0,1}\to E_2^{2,0}).\] Filtrasi \(H^1\) mempunyai subobjek \(\mathrm{F}^1H^1\simeq E_\infty^{1,0}\) dan hasil bagi \(H^1/\mathrm{F}^1H^1\simeq E_\infty^{0,1}\). Pada total derajat \(2\), \[E_\infty^{2,0}\simeq E_2^{2,0}/\operatorname{im}(d_2:E_2^{0,1}\to E_2^{2,0}) \hookrightarrow H^2.\] Ketiga catatan ini langsung menghasilkan barisan lima suku \[0\to E_2^{1,0}\to H^1\to E_2^{0,1} \xrightarrow{d_2}E_2^{2,0}\to H^2.\] Metodenya selalu sama: tandai daerah yang lenyap, tentukan diferensial yang masih mungkin, hitung \(E_\infty\), baru kemudian gunakan filtrasi abutmen.

Latihan dan solusi lengkap

Latihan 1 — Perbandingan resolusi dan independensi pilihan

Misalkan \(\mathcal{A}\) adalah kategori abelian dengan cukup banyak objek injektif, \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{B}\) adalah funktor aditif, dan \[0\to X\to I^0\to I^1\to\cdots, \qquad 0\to X\to J^0\to J^1\to\cdots\] dua resolusi injektif dari \(X\).

  1. Bangun pemetaan kompleks \(u:I^\bullet\to J^\bullet\) dan \(v:J^\bullet\to I^\bullet\) yang mengangkat \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X\).

  2. Buktikan bahwa \(vu\simeq\ensuremath{\mathrm{id}}_I\) dan \(uv\simeq\ensuremath{\mathrm{id}}_J\) melalui suatu homotopi rantai.

  3. Simpulkan bahwa \(\operatorname{H}^n(FI^\bullet)\) dan \(\operatorname{H}^n(FJ^\bullet)\) isomorfik secara kanonik untuk setiap \(n\).

Solusi.

Karena \(X\hookrightarrow I^0\) monomorfisme dan \(J^0\) injektif, morfisme \(X\to J^0\) memanjang menjadi \(u^0:I^0\to J^0\). Andaikan \(u^0,\ldots,u^n\) telah dibangun dan memenuhi syarat pemetaan kompleks. Morfisme \(d_J^nu^n:I^n\to J^{n+1}\) bernilai nol pada \(\operatorname{ker}(d_I^n)=\operatorname{im}(d_I^{n-1})\), sehingga berfaktor melalui \(\operatorname{im}(d_I^n)\hookrightarrow I^{n+1}\). Karena \(J^{n+1}\) injektif, faktorisasi itu memanjang menjadi \(u^{n+1}:I^{n+1}\to J^{n+1}\) dengan \[u^{n+1}d_I^n=d_J^nu^n.\] Induksi menghasilkan \(u\). Dengan menukar \(I\) dan \(J\), diperoleh \(v\).

Kita juga memerlukan fakta bahwa dua pengangkatan \(r,s:I^\bullet\to J^\bullet\) dari \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X\) homotopik. Pada derajat nol, \(r^0-s^0\) bernilai nol pada \(X=\operatorname{ker}(d_I^0)\), sehingga berfaktor melalui \(\operatorname{im}(d_I^0)\hookrightarrow I^1\). Injektivitas \(J^0\) memberikan \(h^1:I^1\to J^0\) dengan \(r^0-s^0=h^1d_I^0\). Secara induktif, setelah \(h^1,\ldots,h^n\) dibangun, morfisme \[r^n-s^n-d_J^{n-1}h^n:I^n\longrightarrow J^n\] bernilai nol pada \(\operatorname{ker}(d_I^n)\). Ia berfaktor melalui \(\operatorname{im}(d_I^n)\hookrightarrow I^{n+1}\) dan, karena \(J^n\) injektif, memanjang menjadi \(h^{n+1}:I^{n+1}\to J^n\). Jadi \[r-s=d_Jh+hd_I,\] yakni \(r\simeq s\).

Komposisi \(vu\) dan \(\ensuremath{\mathrm{id}}_I\) sama-sama mengangkat \(\ensuremath{\mathrm{id}}_X\), maka keduanya homotopik; demikian pula \(uv\simeq\ensuremath{\mathrm{id}}_J\). Karena \(F\) aditif, \(F\) membawa persamaan homotopi ke persamaan homotopi. Oleh sebab itu, \(\operatorname{H}^n(Fu)\) dan \(\operatorname{H}^n(Fv)\) saling invers. Jika pemetaan perbandingan lain dipilih, pemetaan itu homotopik dengan yang pertama dan menginduksi pemetaan kohomologi yang sama. Jadi isomorfisme tersebut kanonik. Inilah isi konkret independensi resolusi dalam Teorema rujukan.

Latihan 2 — Menghitung \(\operatorname{Ext}\) dari resolusi pendek

Misalkan \(m\geq1\) dan \(M\) adalah grup abelian. Gunakan resolusi projektif \[0\longrightarrow\ensuremath{\mathbb{Z}}\xrightarrow{\times m}\ensuremath{\mathbb{Z}} \longrightarrow\ensuremath{\mathbb{Z}}/m\ensuremath{\mathbb{Z}}\longrightarrow0\] untuk menghitung \(\operatorname{Ext}^n_{\ensuremath{\mathbb{Z}}}(\ensuremath{\mathbb{Z}}/m\ensuremath{\mathbb{Z}},M)\) untuk semua \(n\geq0\). Jelaskan mengapa hasilnya tidak bergantung pada resolusi projektif yang dipilih.

Solusi.

Terapkan \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathbb{Z}}}(-,M)\) pada resolusi tersebut. Karena \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathbb{Z}}}(\ensuremath{\mathbb{Z}},M)\simeq M\), diperoleh kompleks kokrantai \[0\longrightarrow \underbracket{M}_{\text{derajat }0} \xrightarrow{\times m} \underbracket{M}_{\text{derajat }1} \longrightarrow0.\] Jadi \[\operatorname{Ext}^n_{\ensuremath{\mathbb{Z}}}(\ensuremath{\mathbb{Z}}/m\ensuremath{\mathbb{Z}},M)\simeq \begin{cases} M[m]:=\{x\in M:mx=0\},&n=0,\\ M/mM,&n=1,\\ 0,&n\geq2. \end{cases}\] Untuk \(n=0\), identifikasi ini sama dengan \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathbb{Z}}}(\ensuremath{\mathbb{Z}}/m\ensuremath{\mathbb{Z}},M)\simeq M[m]\). Dua resolusi projektif dari \(\ensuremath{\mathbb{Z}}/m\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dihubungkan oleh pemetaan perbandingan yang unik hingga homotopi, yakni versi dual Latihan 1. Funktor \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathbb{Z}}}(-,M)\) memetakan homotopi tersebut menjadi homotopi, sehingga kohomologinya tidak berubah. Karena itu, hasil di atas tidak bergantung pada resolusi yang digunakan.

Latihan 3 — Barisan eksak panjang funktor turunan

Misalkan \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{B}\) adalah funktor aditif eksak kiri dan \(\mathcal{A}\) mempunyai cukup banyak objek injektif. Untuk barisan eksak pendek \[0\longrightarrow X\longrightarrow Y\longrightarrow Z\longrightarrow0,\] gunakan resolusi injektif yang serasi untuk membangun morfisme penghubung \[\delta^n:\mathrm{R}^nF(Z)\longrightarrow\mathrm{R}^{n+1}F(X).\] Buktikan bahwa morfisme tersebut terdefinisi dengan baik, alami, dan menghasilkan barisan eksak panjang.

Solusi.

Versi injektif lema tapal kuda memberikan diagram resolusi yang baris-barisnya eksak dan setiap derajatnya terbelah: \[\text{READERDIAGRAM0000}\] Karena barisan bawah terbelah pada setiap derajat, setiap funktor aditif mempertahankan keeksakannya. Jadi \[0\to F(I_X^\bullet)\to F(I_Y^\bullet) \to F(I_Z^\bullet)\to0\] merupakan barisan eksak pendek kompleks.

Ambil kelas \([z]\in\operatorname{H}^n(FI_Z^\bullet)\) dengan wakil kokitar \(z\). Angkat \(z\) menjadi \(y\in F(I_Y^n)\). Karena citra \(d(y)\) di \(F(I_Z^{n+1})\) sama dengan \(d(z)=0\), terdapat \(x\in F(I_X^{n+1})\) dengan citra \(x\) sama dengan \(d(y)\). Karena pemetaan kompleks di sebelah kiri injektif dan \(d^2=0\) menunjukkan \(d(x)=0\). Definisikan \[\delta^n[z]:=[x].\] Jika \(y\) diganti oleh pengangkatan lain, selisihnya berasal dari \(F(I_X^n)\) dan \(x\) berubah sebesar suatu kokobatas. Jika \(z\) diganti oleh \(z+d(w)\), angkat \(w\) dan koreksi \(y\) dengan diferensial pengangkatan itu; kelas \([x]\) tetap sama. Jadi \(\delta^n\) terdefinisi dengan baik.

Keeksakan diperiksa dengan pengejaran yang sama. Sebagai contoh, \([y]\in\operatorname{H}^n(FI_Y)\) dipetakan ke nol di \(\operatorname{H}^n(FI_Z)\) jika dan hanya jika, setelah \(y\) dikoreksi oleh suatu kokobatas, ia berasal dari kokitar di \(F(I_X^n)\). Selanjutnya, \([z]\) berada dalam kernel \(\delta^n\) jika dan hanya jika \(x\) suatu kokobatas; mengoreksi pengangkatan \(y\) dengan suatu prapeta dari kokobatas tersebut menghasilkan kokitar yang memetakan ke \(z\). Argumen serupa di suku berikutnya menyelesaikan keeksakan, sehingga diperoleh \[\cdots\to\mathrm{R}^nF(X)\to\mathrm{R}^nF(Y) \to\mathrm{R}^nF(Z)\xrightarrow{\delta^n} \mathrm{R}^{n+1}F(X)\to\cdots.\] Untuk morfisme di antara dua barisan eksak pendek, pemetaan perbandingan resolusi membawa pilihan \(z,y,x\) menjadi pilihan yang sesuai dalam diagram kedua. Kedua urutan operasi menghasilkan kelas yang sama; jadi \(\delta^n\) alami. Konstruksi ini mewujudkan Teorema rujukan.

Latihan 4 — Pergeseran dimensi

Misalkan \(F:\mathcal{A}\to\mathcal{B}\) adalah funktor eksak kiri dan \[0\longrightarrow X\longrightarrow A\longrightarrow B\longrightarrow0\] eksak, dengan \(A\) bersifat \(F\)-asiklik.

  1. Buktikan isomorfisme alami \[\mathrm{R}^1F(X)\simeq\operatorname{coker}[FA\to FB], \qquad \mathrm{R}^nF(X)\simeq\mathrm{R}^{n-1}F(B)\qquad(n\geq2).\]

  2. Untuk resolusi injektif \(0\to X\to I^0\to I^1\to\cdots\), definisikan \(C^0=X\) dan \(C^{r+1}=\operatorname{coker}[C^r\to I^r]\). Gunakan (i) berulang kali untuk memperoleh rumus kohomologis untuk \(\mathrm{R}^nF(X)\).

  3. Jika \(X\) mempunyai resolusi injektif dengan \(I^r=0\) untuk \(r>d\), buktikan \(\mathrm{R}^nF(X)=0\) untuk \(n>d\).

Solusi.

Barisan eksak panjang dari Latihan 3 memuat \[FA\longrightarrow FB\longrightarrow\mathrm{R}^1F(X) \longrightarrow\underbracket{\mathrm{R}^1F(A)}_{0}\] dan, untuk \(n\geq2\), \[\underbracket{\mathrm{R}^{n-1}F(A)}_{0} \longrightarrow\mathrm{R}^{n-1}F(B) \longrightarrow\mathrm{R}^nF(X) \longrightarrow\underbracket{\mathrm{R}^nF(A)}_{0}.\] Keeksakan memberikan kedua isomorfisme pada (i), dan sifat alaminya berasal dari sifat alami barisan eksak panjang.

Resolusi injektif terurai menjadi barisan eksak pendek \[0\to C^r\to I^r\to C^{r+1}\to0, \qquad r\geq0.\] Karena \(I^r\) injektif, ia \(F\)-asiklik. Maka, untuk \(n\geq1\), \[\mathrm{R}^nF(X)\simeq\mathrm{R}^{n-1}F(C^1)\simeq\cdots \simeq\mathrm{R}^1F(C^{n-1}) \simeq\operatorname{coker}[FI^{n-1}\to FC^n].\] Keeksakan kiri \(F\) mengidentifikasi \(FC^n\) dengan \(\operatorname{ker}[FI^n\to FI^{n+1}]\). Oleh sebab itu, \[\mathrm{R}^nF(X)\simeq \frac{\operatorname{ker}[FI^n\to FI^{n+1}]} {\operatorname{im}[FI^{n-1}\to FI^n]} =\operatorname{H}^n(FI^\bullet).\] Jika resolusi berhenti setelah \(I^d\), kompleks \(FI^\bullet\) tidak mempunyai suku berderajat \(>d\), sehingga kohomologinya nol pada derajat \(n>d\). Pernyataan ini juga mengikuti dengan menggeser dimensi sampai kosizigi terakhir yang injektif. Ini merupakan bentuk komputasional dari Proposisi rujukan.

Latihan 5 — Menyiapkan barisan spektral Grothendieck

Misalkan \[\mathcal{A}\xrightarrow{F}\mathcal{B}\xrightarrow{G}\mathcal{C}\] merupakan funktor-funktor aditif eksak kiri. Andaikan \(\mathcal{A}\) dan \(\mathcal{B}\) mempunyai cukup banyak objek injektif, serta \(F\) memetakan setiap objek injektif ke objek \(G\)-asiklik. Untuk \(X\in\operatorname{Ob}(\mathcal{A})\), buktikan adanya barisan spektral kuadran pertama \[E_2^{p,q}=\mathrm{R}^pG(\mathrm{R}^qF(X)) \Rightarrow\mathrm{R}^{p+q}(GF)(X).\] Jelaskan secara eksplisit peran hipotesis \(G\)-asiklik.

Solusi.

Pilih resolusi injektif \(0\to X\to I^\bullet\). Kompleks \(F(I^\bullet)\) berada di kuadran tak negatif. Pilih resolusi Cartan–Eilenberg \(F(I^\bullet)\to J^{\bullet,\bullet}\) dalam \(\mathcal{B}\) dan terapkan \(G\) untuk memperoleh bikompleks kuadran pertama \(GJ^{p,q}\). Dua filtrasi kompleks total \(\operatorname{tot}(GJ)\) memberikan dua barisan spektral yang berkonvergensi ke abutmen yang sama.

Untuk filtrasi pertama, ambil kohomologi dalam arah yang meresolusi setiap \(F(I^p)\). Diperoleh \[\operatorname{H}^q(GJ^{p,\bullet}) \simeq\mathrm{R}^qG(F(I^p)).\] Hipotesis \(G\)-asiklik tepat mengatakan bahwa suku ini nol untuk \(q>0\), sedangkan untuk \(q=0\) sukunya \(GF(I^p)\). Jadi barisan spektral tersebut hanya mempunyai satu baris tak nol dan berdegenerasi. Dengan demikian, kohomologi totalnya ialah \[\operatorname{H}^n(GF(I^\bullet))=\mathrm{R}^n(GF)(X).\]

Untuk filtrasi kedua, sifat resolusi Cartan–Eilenberg menyatakan bahwa kompleks yang diperoleh setelah mengambil kohomologi pada arah \(F(I^\bullet)\) merupakan resolusi injektif dari \[\operatorname{H}^q(F(I^\bullet))=\mathrm{R}^qF(X).\] Karena itu, setelah menerapkan \(G\) dan mengambil kohomologi, diperoleh \[E_2^{p,q}=\mathrm{R}^pG(\mathrm{R}^qF(X)).\] Kedua filtrasi menghitung kohomologi total yang sama, yang menurut perhitungan pertama adalah \(\mathrm{R}^{p+q}(GF)(X)\). Karena bikompleks berada di kuadran pertama, filtrasi pada setiap total derajat berhingga dan konvergensi berlaku. Inilah konstruksi dalam Teorema rujukan; tanpa hipotesis \(G\)-asiklik, barisan spektral pertama tidak harus runtuh dan abutmen tidak dapat diidentifikasi dengan funktor turunan komposisi melalui argumen ini.

Latihan 6 — Morfisme tepi dan lima suku Grothendieck

Gunakan barisan spektral pada Latihan 5.

  1. Identifikasi kedua morfisme tepi \[\mathrm{R}^nG(FX)\longrightarrow\mathrm{R}^n(GF)(X), \qquad \mathrm{R}^n(GF)(X)\longrightarrow G(\mathrm{R}^nF(X)).\]

  2. Turunkan barisan eksak lima suku \[\begin{aligned} 0\to\mathrm{R}^1G(FX)&\to\mathrm{R}^1(GF)(X) \to G(\mathrm{R}^1F(X))\\ &\xrightarrow{d_2}\mathrm{R}^2G(FX) \to\mathrm{R}^2(GF)(X). \end{aligned}\]

  3. Buktikan bahwa morfisme tepi pertama merupakan isomorfisme untuk semua \(n\) jika \(\mathrm{R}^qF(X)=0\) untuk \(q>0\), dan bahwa morfisme tepi kedua merupakan isomorfisme untuk semua \(n\) jika \(\mathrm{R}^pG(\mathrm{R}^qF(X))=0\) untuk \(p>0\).

Solusi.

Pada tepi bawah, \(E_2^{n,0}=\mathrm{R}^nG(FX)\) memetakan secara surjektif, melalui halaman demi halaman, ke \(E_\infty^{n,0}\). Suku terakhir ini adalah bagian filtrasi terdalam \(\mathrm{F}^n\mathrm{R}^n(GF)(X)\), sehingga inklusinya ke abutmen memberi morfisme tepi pertama. Pada tepi kiri, hasil bagi \[\mathrm{R}^n(GF)(X)/\mathrm{F}^1 \simeq E_\infty^{0,n}\] tertanam dalam \(E_2^{0,n}=G(\mathrm{R}^nF(X))\); komposisinya memberikan morfisme tepi kedua. Arah ini sesuai dengan persamaan.

Perhitungan dalam metode kerja di atas berlaku pada setiap barisan spektral kuadran pertama dan memberi \[0\to E_2^{1,0}\to H^1\to E_2^{0,1} \xrightarrow{d_2}E_2^{2,0}\to H^2.\] Substitusi \[E_2^{p,q}=\mathrm{R}^pG(\mathrm{R}^qF(X)), \qquad H^n=\mathrm{R}^n(GF)(X)\] memberikan tepat barisan lima suku yang dinyatakan.

Jika \(\mathrm{R}^qF(X)=0\) untuk \(q>0\), hanya baris \(q=0\) yang tak nol. Tidak ada diferensial atau masalah ekstensi lintas baris, sehingga \[E_2^{n,0}=E_\infty^{n,0}=\mathrm{R}^n(GF)(X),\] dan morfisme tepi pertama merupakan isomorfisme. Jika semua suku dengan \(p>0\) lenyap, hanya kolom \(p=0\) yang tersisa; demikian pula \[\mathrm{R}^n(GF)(X)=E_\infty^{0,n}=E_2^{0,n} =G(\mathrm{R}^nF(X)),\] dan morfisme tepi kedua merupakan isomorfisme.

Latihan 7 — Kohomologi grup siklik secara konkret

Misalkan \(C_m=\ensuremath{\left\langle \sigma \right\rangle}\) adalah grup siklik berorde \(m\), dan \(A=\ensuremath{\mathbb{Z}}/r\ensuremath{\mathbb{Z}}\) dilengkapi dengan aksi trivial dari \(C_m\). Tuliskan \(d=\gcd(m,r)\). Gunakan resolusi periodik \[\cdots\xrightarrow{\nu}\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m] \xrightarrow{\sigma-1}\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m] \xrightarrow{\nu}\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m] \xrightarrow{\sigma-1}\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m]\to\ensuremath{\mathbb{Z}}\to0, \qquad \nu=1+\sigma+\cdots+\sigma^{m-1},\] untuk menghitung \(\operatorname{H}^n(C_m,A)\) untuk semua \(n\geq0\). Sebagai pengecekan, tentukan pula hasil untuk koefisien trivial \(A=\ensuremath{\mathbb{Z}}\).

Solusi.

Setiap \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m]}(\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m],A)\) isomorfik secara kanonik dengan \(A\). Karena aksinya trivial, \(\sigma-1\) bekerja sebagai nol, sedangkan \(\nu\) bekerja sebagai perkalian dengan \(m\). Setelah menerapkan \(\operatorname{Hom}_{\ensuremath{\mathbb{Z}}[C_m]}(-,A)\), diperoleh kompleks \[0\to\underbracket{A}_{0}\xrightarrow{0} \underbracket{A}_{1}\xrightarrow{\times m}A \xrightarrow{0}A\xrightarrow{\times m}A\to\cdots.\] Oleh karena itu, \[\operatorname{H}^n(C_m,A)\simeq \begin{cases} A,&n=0,\\ A[m]:=\operatorname{ker}(\times m:A\to A),&n>0\text{ ganjil},\\ A/mA,&n>0\text{ genap}. \end{cases}\] Dalam \(A=\ensuremath{\mathbb{Z}}/r\ensuremath{\mathbb{Z}}\), subgrup \(A[m]\) dibangkitkan oleh kelas \(r/d\) dan berorde \(d\), sehingga \(A[m]\simeq\ensuremath{\mathbb{Z}}/d\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Subgrup \(mA\) berorde \(r/d\), sehingga hasil bagi \(A/mA\) juga siklik berorde \(d\). Jadi \[\operatorname{H}^n(C_m,\ensuremath{\mathbb{Z}}/r\ensuremath{\mathbb{Z}})\simeq \begin{cases} \ensuremath{\mathbb{Z}}/r\ensuremath{\mathbb{Z}},&n=0,\\ \ensuremath{\mathbb{Z}}/d\ensuremath{\mathbb{Z}},&n>0. \end{cases}\] Untuk \(A=\ensuremath{\mathbb{Z}}\), kernel perkalian dengan \(m\) adalah nol dan kokernelnya adalah \(\ensuremath{\mathbb{Z}}/m\ensuremath{\mathbb{Z}}\). Maka \[\operatorname{H}^n(C_m,\ensuremath{\mathbb{Z}})\simeq \begin{cases} \ensuremath{\mathbb{Z}},&n=0,\\ 0,&n>0\text{ ganjil},\\ \ensuremath{\mathbb{Z}}/m\ensuremath{\mathbb{Z}},&n>0\text{ genap}. \end{cases}\] Hasil ini merupakan spesialisasi langsung dari Proposisi rujukan.

Latihan 8 — Pemeriksaan filtrasi multiplikatif

Misalkan \((A^\bullet,d,\mu)\) aljabar-dg kohomologis di atas gelanggang komutatif \(\Bbbk\), dilengkapi filtrasi menurun yang menyeluruh dan terbatas pada setiap derajat, \[d(\mathrm{F}^pA)\subset\mathrm{F}^pA, \qquad \mathrm{F}^pA\cdot\mathrm{F}^{p'}A \subset\mathrm{F}^{p+p'}A.\]

  1. Buktikan bahwa \(E_0=\operatorname{gr}_{\mathrm F}A\) mempunyai perkalian bergradasi dan bahwa \(d_0\) memenuhi aturan Leibniz.

  2. Jika \(x\) dan \(y\) mewakili kelas pada \(E_r^{p,q}\) dan \(E_r^{p',q'}\), buktikan bahwa \(xy\) mewakili kelas pada \(E_r^{p+p',q+q'}\), hasil perkaliannya tidak bergantung pada pilihan wakil, dan \[d_r(xy)=d_r(x)y+(-1)^{p+q}x\,d_r(y).\]

  3. Untuk filtrasi terinduksi \(\mathrm{F}^p\operatorname{H}^n(A)=\operatorname{im}[\operatorname{H}^n(\mathrm{F}^pA)\to\operatorname{H}^n(A)]\), buktikan \[\mathrm{F}^p\operatorname{H}^n(A)\cdot\mathrm{F}^{p'}\operatorname{H}^{n'}(A) \subset\mathrm{F}^{p+p'}\operatorname{H}^{n+n'}(A)\] dan bahwa isomorfisme konvergensi \(E_\infty\simeq\operatorname{gr}_{\mathrm F}\operatorname{H}(A)\) mempertahankan perkalian.

Solusi.

Untuk kelas homogen \([x]\in\operatorname{gr}^p_{\mathrm F}A^n\) dan \([y]\in\operatorname{gr}^{p'}_{\mathrm F}A^{n'}\), definisikan \[[x][y]:=[xy]\in\operatorname{gr}^{p+p'}_{\mathrm F}A^{n+n'}.\] Jika \(x\) atau \(y\) diubah oleh unsur pada tingkat filtrasi berikutnya, kompatibilitas perkalian menempatkan perubahan pada hasil kali \(xy\) dalam \(\mathrm{F}^{p+p'+1}\); jadi perkalian terdefinisi dengan baik. Karena \(d\) mempertahankan filtrasi, ia menginduksi \(d_0\), dan aturan Leibniz pada \(A\) memberi \[d_0([x][y])=d_0([x])\,[y]+(-1)^n[x]\,d_0([y]).\]

Pada halaman \(E_r\), wakil dapat dipilih sehingga \[x\in\mathrm{F}^pA^{p+q},\quad dx\in\mathrm{F}^{p+r}A^{p+q+1},\] dan demikian pula \(y\in\mathrm{F}^{p'}A^{p'+q'}\) dengan \(dy\in\mathrm{F}^{p'+r}A^{p'+q'+1}\). Kompatibilitas filtrasi dan Leibniz memberi \[xy\in\mathrm{F}^{p+p'}A^{p+q+p'+q'},\] serta \[d(xy)=dx\,y+(-1)^{p+q}x\,dy \in\mathrm{F}^{p+p'+r}A^{p+q+p'+q'+1}.\] Jadi \(xy\) memang menentukan kelas pada \(E_r^{p+p',q+q'}\), dan rumus Leibniz bagi \(d_r\) mengikuti langsung.

Untuk memeriksa bahwa hasilnya tidak bergantung pada pilihan wakil, cukup periksa perubahan oleh batas-\(r\) dan oleh unsur pada filtrasi lebih dalam. Jika, misalnya, \(x\) diganti dengan \(x+du\), dengan \(u\in\mathrm{F}^{p-r+1}A^{p+q-1}\), maka \[(du)y=d(uy)-(-1)^{p+q-1}u\,dy.\] Suku pertama merupakan batas, sedangkan suku kedua terletak dalam \[\mathrm{F}^{p-r+1+p'+r}A =\mathrm{F}^{p+p'+1}A,\] sehingga tidak mengubah kelas yang bersangkutan. Perubahan wakil \(y\) ditangani secara simetris; perubahan pada filtrasi lebih dalam bahkan lebih langsung. Maka perkalian terdefinisi pada setiap halaman dan diwariskan ke \(E_{r+1}\simeq\operatorname{H}(E_r,d_r)\).

Terakhir, jika \([x]\in\mathrm{F}^p\operatorname{H}^n(A)\) dan \([y]\in\mathrm{F}^{p'}\operatorname{H}^{n'}(A)\), pilih wakil tertutup \(x\in\mathrm{F}^pA^n\) dan \(y\in\mathrm{F}^{p'}A^{n'}\). Produk \(xy\) tertutup dan terletak dalam \(\mathrm{F}^{p+p'}A^{n+n'}\), sehingga inklusi filtrasi yang diminta berlaku. Isomorfisme \(E_\infty^{p,q}\simeq\operatorname{gr}^p_{\mathrm F}\operatorname{H}^{p+q}(A)\) dibangun dari wakil terfiltrasi yang sama pada kedua ruas. Hasil kali dua wakil dipetakan ke kelas hasil kalinya; karena itu isomorfisme ini mempertahankan perkalian. Pemeriksaan ini mewakili argumen dalam Proposisi rujukan.

Daftar Pustaka

Adámek, Jiřı́, and Jiřı́ Rosický. 1994. Locally Presentable and Accessible Categories. Vol. 189. London Mathematical Society Lecture Note Series. Cambridge University Press, Cambridge. https://doi.org/10.1017/CBO9780511600579.
Aguiar, Marcelo, and Swapneel Mahajan. 2010. Monoidal Functors, Species and Hopf Algebras. Vol. 29. CRM Monograph Series. American Mathematical Society, Providence, RI. https://doi.org/10.1090/crmm/029.
Bergman, George M. 2012. “On Diagram-Chasing in Double Complexes.” Theory Appl. Categ. 26: No. 3, 60–96.
Boardman, J. Michael. 1999. “Conditionally Convergent Spectral Sequences.” In Homotopy Invariant Algebraic Structures (Baltimore, MD, 1998), vol. 239. Contemp. Math. Amer. Math. Soc., Providence, RI. https://doi.org/10.1090/conm/239/03597.
Bökstedt, Marcel, and Amnon Neeman. 1993. “Homotopy Limits in Triangulated Categories.” Compositio Math. 86 (2): 209–34. http://www.numdam.org/item?id=CM_1993__86_2_209_0.
Bourbaki, N. 1970. Éléments de Mathématique. Théorie Des Ensembles. Hermann, Paris.
Bühler, Theo. 2010. “Exact Categories.” Expo. Math. 28 (1): 1–69. https://doi.org/10.1016/j.exmath.2009.04.004.
Cartan, Henri, and Samuel Eilenberg. 1956. Homological Algebra. Princeton University Press, Princeton, N. J.
Cassels, J. W. S., and A. Fröhlich, eds. 2010. Algebraic Number Theory. London Mathematical Society, London.
Deligne, P. 1990. “Catégories Tannakiennes.” In The Grothendieck Festschrift, Vol. II, vol. 87. Progr. Math. Birkhäuser Boston, Boston, MA.
Douady, Adrien. 1959. “La Suite Spectrale d’adams : Structure Multiplicative.” Séminaire Henri Cartan 11 (2). www.numdam.org/item/SHC_1958-1959__11_2_A10_0/.
Drinfeld, Vladimir. 2003. “On the Notion of Geometric Realization.” arXiv Mathematics e-Prints, math/0304064. https://arxiv.org/abs/math/0304064.
Freyd, Peter J. 2003. “Abelian Categories.” Repr. Theory Appl. Categ., no. 3: 1–190.
Gabriel, Peter, and Friedrich Ulmer. 1971. Lokal Präsentierbare Kategorien. Lecture Notes in Mathematics, Vol. 221. Springer-Verlag, Berlin-New York.
Gabriel, P., and M. Zisman. 1967. Calculus of Fractions and Homotopy Theory. Ergebnisse Der Mathematik Und Ihrer Grenzgebiete, Band 35. Springer-Verlag New York, Inc., New York.
Grothendieck, Alexander. 1957. “Sur Quelques Points d’algèbre Homologique.” Tôhoku Math. J. (2) 9: 119–221.
Grothendieck, Alexander. 1972. Théorie Des Topos Et Cohomologie Étale Des Schémas. Tome 1: Théorie Des Topos. Lecture Notes in Mathematics, Vol. 269. Springer-Verlag.
Hall, Marshall, Jr. 1976. The Theory of Groups. Chelsea Publishing Co., New York.
Hartshorne, Robin. 1966. Residues and Duality. Lecture Notes of a Seminar on the Work of a. Grothendieck, Given at Harvard 1963/64. With an Appendix by p. Deligne. Lecture Notes in Mathematics, No. 20. Springer-Verlag, Berlin-New York.
Hochschild, G. 1956. “Relative Homological Algebra.” Trans. Amer. Math. Soc. 82: 246–69. https://doi.org/10.2307/1992988.
Hochschild, G., and J.-P. Serre. 1953. “Cohomology of Group Extensions.” Trans. Amer. Math. Soc. 74: 110–34. https://doi.org/10.2307/1990851.
Jacobson, N. 1945a. “Structure Theory of Simple Rings Without Finiteness Assumptions.” Trans. Amer. Math. Soc. 57: 228–45.
Jacobson, N. 1945b. “The Radical and Semi-Simplicity for Arbitrary Rings.” Amer. J. Math. 67: 300–320.
Jech, Thomas. 2003. Set Theory. Springer Monographs in Mathematics. Springer-Verlag.
Joyal, André, and Ross Street. 1991. “An Introduction to Tannaka Duality and Quantum Groups.” In Category Theory (Como, 1990), vol. 1488. Lecture Notes in Math. Springer, Berlin. https://doi.org/10.1007/BFb0084235.
Kashiwara, Masaki, and Pierre Schapira. 2006. Categories and Sheaves. Vol. 332. Grundlehren Der Mathematischen Wissenschaften. Springer-Verlag.
Kelly, G. M. 2005. “Basic Concepts of Enriched Category Theory.” Repr. Theory Appl. Categ., no. 10: vi+137. http://www.tac.mta.ca/tac/reprints/articles/10/tr10.pdf.
Krause, Henning. 2015. “Krull-Schmidt Categories and Projective Covers.” Expo. Math. 33 (4): 535–49. https://doi.org/10.1016/j.exmath.2015.10.001.
Kreı̆n, M. 1949. “A Principle of Duality for Bicompact Groups and Quadratic Block Algebras.” Doklady Akad. Nauk SSSR (N.S.) 69: 725–28.
Kuhn, Nicholas J. 1994. “Generic Representations of the Finite General Linear Groups and the Steenrod Algebra. I.” Amer. J. Math. 116 (2): 327–60. https://doi.org/10.2307/2374932.
Lam, T. Y. 1999. Lectures on Modules and Rings. Vol. 189. Graduate Texts in Mathematics. Springer-Verlag, New York. https://doi.org/10.1007/978-1-4612-0525-8.
Loday, Jean-Louis. 1998. Cyclic Homology. Second. Vol. 301. Grundlehren Der Mathematischen Wissenschaften. Springer-Verlag, Berlin. https://doi.org/10.1007/978-3-662-11389-9.
Loregian, Fosco. 2021. (Co)end Calculus. Vol. 468. London Mathematical Society Lecture Note Series. Cambridge University Press, Cambridge. https://doi.org/10.1017/9781108778657.
Lurie, Jacob. 2009. Higher Topos Theory. Vol. 170. Annals of Mathematics Studies. Princeton University Press, Princeton, NJ. https://doi.org/10.1515/9781400830558.
Lurie, Jacob. 2017. Higher Algebra.” https://www.math.ias.edu/~lurie/papers/HA.pdf.
Mac Lane, Saunders. 1998. Categories for the Working Mathematician. Second edition. Vol. 5. Graduate Texts in Mathematics. Springer-Verlag.
Maltsiniotis, Georges. 2007. “Le Théorème de Quillen, d’adjonction Des Foncteurs Dérivés, Revisité.” C. R. Math. Acad. Sci. Paris 344 (9): 549–52. https://doi.org/10.1016/j.crma.2007.03.011.
Müger, Michael. 2007. “Appendix - Abstract Duality Theory for Symmetric Tensor *-Categories.” In Philosophy of Physics, edited by Jeremy Butterfield and John Earman. Handbook of the Philosophy of Science. North-Holland. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/B978-044451560-5/50018-X.
Nitsure, Nitin. 2009. “Sign (Di)lemma for Dimension Shifting.” Proc. Indian Acad. Sci. Math. Sci. 119 (2): 179–86. https://doi.org/10.1007/s12044-009-0018-z.
Riehl, Emily. 2016. Category Theory in Context. Dover Publications.
Roos, Jan-Erik. 2006. “Derived Functors of Inverse Limits Revisited.” J. London Math. Soc. (2) 73 (1): 65–83. https://doi.org/10.1112/S0024610705022416.
Saavedra Rivano, Neantro. 1972. Catégories Tannakiennes. Lecture Notes in Mathematics, Vol. 265. Springer-Verlag, Berlin-New York.
Serpé, C. 2003. “Resolution of Unbounded Complexes in Grothendieck Categories.” J. Pure Appl. Algebra 177 (1): 103–12. https://doi.org/10.1016/S0022-4049(02)00075-0.
Spaltenstein, N. 1988. “Resolutions of Unbounded Complexes.” Compositio Math. 65 (2): 121–54. http://www.numdam.org/item?id=CM_1988__65_2_121_0.
Spanier, E. 1963. “Quasi-Topologies.” Duke Math. J. 30: 1–14. http://projecteuclid.org/euclid.dmj/1077374518.
Stacks Project Authors, The. 2020. Stacks Project. Https://stacks.math.columbia.edu.
Swan, Richard G. 1969. “Groups of Cohomological Dimension One.” J. Algebra 12: 585–610. https://doi.org/10.1016/0021-8693(69)90030-1.
Tannaka, Tadao. 1938. Über den Dualitätssatz der nichtkommutativen topologischen Gruppen.” Tôhoku Math. J. 45: 1–12.
Théorie Des Topos Et Cohomologie Étale Des Schémas. Tome 3. 1973. Lecture Notes in Mathematics, Vol. 305. Springer-Verlag, Berlin-New York.
Wedderburn, J. H. MacLagan. 1907. “On Hypercomplex Numbers.” Proc. London Math. Soc. S2-6 (1): 77. https://doi.org/10.1112/plms/s2-6.1.77.
Weibel, Charles A. 1994. An Introduction to Homological Algebra. Vol. 38. Cambridge Studies in Advanced Mathematics. Cambridge University Press, Cambridge. https://doi.org/10.1017/CBO9781139644136.
Weibel, Charles A. 1999. “History of Homological Algebra.” In History of Topology. North-Holland, Amsterdam. https://doi.org/10.1016/B978-044482375-5/50029-8.
Witherspoon, Sarah J. 2019. Hochschild Cohomology for Algebras. Vol. 204. Graduate Studies in Mathematics. American Mathematical Society, Providence, RI. https://doi.org/10.1090/gsm/204.
Yekutieli, Amnon. 2020. Derived Categories. Vol. 183. Cambridge Studies in Advanced Mathematics. Cambridge University Press, Cambridge.
丘维声. 2011. 群表示论. 现代数学基础丛书. 北京: 高等教育出版社.
尤承业. 1997. 基础拓扑学讲义. 北京: 北京大学出版社.
席南华. 2016. 基础代数(第一卷). 北京: 科学出版社.
席南华. 2018. 基础代数(第二卷). 北京: 科学出版社.
张鸿林, 葛显良. 2010. 英汉数学词汇(第二版). 北京: 清华大学出版社.
李文威. 2019. 代数学方法 (第一卷). 67.1. 现代数学基础丛书. 北京: 高等教育出版社.
熊金城. 2011. 点集拓扑讲义. 北京: 高等教育出版社.
白正简, 黎景辉, 周国晖. 2014. 高等线性代数学. 北京: 高等教育出版社.
章璞, 吴泉水. 2018. 基础代数学讲义. 现代数学基础丛书. 北京: 高等教育出版社.
黎景辉. 2019. 代数 k 理论. 北京: 科学出版社.
黎景辉, 冯绪宁. 2014. 拓扑群引论. 北京: 科学出版社.