O005 · C120 · Modul Jembatan C3

Penggandaan Periode, Kekacauan, dan Peta Balik

Tambahan independen untuk edisi Bahasa Indonesia

Tujuan Pembelajaran

Setelah menyelesaikan modul ini, Anda akan mampu:

  • membedakan dinamika kacau yang deterministik dari keacakan dan dari galat numerik;
  • menganalisis titik tetap, orbit periodik, dan penggandaan periode pada peta logistik;
  • menghitung serta menafsirkan estimasi eksponen Lyapunov tanpa melebih-lebihkan bukti numerik;
  • menggunakan sistem Lorenz untuk menyelidiki kepekaan terhadap kondisi awal dengan kendali galat numerik; dan
  • membangun penampang Poincaré berarah dan membedakan peta Poincaré penuh dari proyeksi peta balik.

Kacau tidak berarti acak

Sistem dinamik disebut deterministik apabila keadaan sekarang dan aturan evolusinya menentukan keadaan berikutnya. Deterministik tidak berarti sederhana, periodik, atau mudah diprediksi. Aturan tanpa bilangan acak dapat menghasilkan lintasan terbatas yang tampak tidak berulang dan sangat peka terhadap perubahan kecil pada kondisi awal.

Tidak ada satu gambar dari sampel berhingga yang sendirian membuktikan kekacauan. Diagram bifurkasi, eksponen Lyapunov positif, struktur peta balik, dan pemisahan lintasan berdekatan merupakan bukti yang saling melengkapi. Bukti itu tetap harus dibaca bersama pemeriksaan konvergensi numerik, lama transien yang dibuang, domain model, dan presisi komputasi.

Peta logistik dan interval invarian

Peta logistik adalah sistem waktu diskret satu dimensi

xn+1=fr(xn)=rxn(1xn),x_{n+1}=f_r(x_n)=r x_n(1-x_n),

dengan xnx_n keadaan pada iterasi ke-nn, rr parameter kendali, dan x0x_0 kondisi awal. Dalam penafsiran populasi yang ternormalisasi, xn=0x_n=0 berarti tidak ada populasi dan xn=1x_n=1 berarti skala acuan penuh; modul ini terutama memakai peta tersebut sebagai laboratorium sistem dinamik.

Untuk x[0,1]x\in[0,1], berlaku 0x(1x)1/40\le x(1-x)\le1/4. Karena itu, jika 0r40\le r\le4, maka 0fr(x)r/410\le f_r(x)\le r/4\le1. Jadi interval [0,1][0,1] invarian terhadap peta: orbit yang dimulai di dalamnya tidak keluar. Untuk r>4r>4, jaminan ini hilang dan beberapa keadaan dapat dipetakan ke luar interval.

Satu nilai xnx_n tidak menunjukkan pola jangka panjang. Kita perlu membuang bagian awal lintasan, yang disebut transien, lalu memeriksa nilai yang tersisa. Banyaknya iterasi transien merupakan bagian dari kontrak numerik dan tidak boleh dipilih diam-diam setelah melihat hasil.

Titik tetap, kestabilan, dan penggandaan periode

Titik tetap memenuhi x*=fr(x*)x^*=f_r(x^*). Untuk r>0r>0, pemfaktoran memberi dua kandidat

x0*=0,x1*=11r.x_0^*=0,\qquad x_1^*=1-\frac{1}{r}.

Pada r=0r=0, persamaan asli hanya mempunyai titik tetap x=0x=0; rumus 11/r1-1/r tidak terdefinisi. Untuk 0<r<10<r<1, kandidat tak nol itu negatif dan berada di luar interval keadaan [0,1][0,1]. Untuk peta satu dimensi, titik tetap hiperbolik menarik secara lokal jika |fr(x*)|<1\lvert f_r'(x^*)\rvert<1 dan menolak jika |fr(x*)|>1\lvert f_r'(x^*)\rvert>1. Karena fr(x)=r(12x)f_r'(x)=r(1-2x), pengali di x0*x_0^* adalah rr, sedangkan pengali di x1*x_1^* adalah 2r2-r. Pada r=1r=1, kedua cabang berimpit di x=0x=0 dan pengalinya +1+1, sehingga titik batas itu nonhiperbolik.

Titik tetap peta logistik untuk parameter fisik r0r\ge0
TitikPengaliInterval stabil
x0*=0x_0^*=0rr0r<10\le r<1
x1*=11/rx_1^*=1-1/r2r2-r1<r<31<r<3

Pada r=3r=3, pengali titik tetap tak nol mencapai 1-1. Di titik batas itu kedua titik calon dua-siklus masih berimpit dengan titik tetap x=2/3x=2/3. Ketika rr meningkat melewati 33, titik tetap kehilangan kestabilan dan dua titik berbeda muncul sebagai orbit berperiode dua:

x±=r+1±(r3)(r+1)2r.x_{\pm}=\frac{r+1\pm\sqrt{(r-3)(r+1)}}{2r}.

Untuk r>3r>3, keduanya memenuhi fr2(x)=xf_r^2(x)=x dan berbeda dari titik tetap; tepat pada r=3r=3, rumus itu merosot menjadi nilai tunggal 2/32/3. Pembedaan ini penting karena solusi fr2(x)=xf_r^2(x)=x juga mencakup titik berperiode satu. Periode prima suatu titik adalah bilangan bulat positif terkecil pp yang memenuhi frp(x)=xf_r^p(x)=x.

Pengali orbit dua-siklus adalah

μ2=fr(x)fr(x+)=r2+2r+4.\mu_2=f_r'(x_-)f_r'(x_+)=-r^2+2r+4.

Karena itu orbit berperiode dua stabil untuk 3<r<1+63<r<1+\sqrt{6}. Pada batas atas, pengalinya mencapai 1-1 dan orbit ini mengalami penggandaan periode berikutnya. Pengulangan mekanisme tersebut membentuk kaskade penggandaan periode.

Diagram bifurkasi: banyak eksperimen dalam satu bidang

Notebook memakai 801 nilai rr yang berjarak sama pada [2.8,4][2.8,4]. Untuk setiap nilai, orbit dimulai dari x0=0.123456789x_0=0.123456789, 1.500 iterasi pertama dibuang, dan 200 iterasi berikutnya digambar. Prosedur yang sama untuk setiap kolom mencegah pemilihan transien berdasarkan tampilan yang diinginkan.

Satu cabang menarik terbelah menjadi dua di sekitar r=3r=3, lalu menjadi empat dan seterusnya. Kaskade utama menumpuk di sekitar r3.569945672r_{\infty}\approx3.569945672. Di atas nilai itu terdapat pita kacau sekaligus jendela periodik; pernyataan “semua r>rr>r_{\infty} kacau” adalah salah.

Diagram bifurkasi dan estimasi eksponen Lyapunov yang dibuat notebook pendamping.
Diagram bifurkasi peta logistik di atas dan eksponen Lyapunov di bawah; titik, garis nol putus-putus, dan pola garis vertikal membedakan struktur.

Deskripsi panjang gambar

Panel atas memperlihatkan satu cabang untuk parameter rendah, pemisahan menjadi dua cabang di sekitar r=3r=3, pemisahan berulang, lalu pita titik yang rapat dan diselingi jendela periodik. Panel bawah memperlihatkan estimasi eksponen Lyapunov: nilainya negatif pada banyak daerah periodik, melintasi nol di dekat perubahan kestabilan, dan positif pada banyak pita kacau. Garis vertikal dengan pola berbeda menandai r=3r=3, 1+61+\sqrt{6}, dan rr_{\infty}; pembacaan tidak bergantung pada warna saja.

Eksponen Lyapunov mengukur pertumbuhan gangguan kecil

Untuk orbit peta satu dimensi, estimasi sepanjang NN iterasi setelah transien adalah

λN=1Nn=0N1log|fr(xn)|.\lambda_N=\frac{1}{N}\sum_{n=0}^{N-1}\log\left|f_r'(x_n)\right|.

Nilai negatif berarti gangguan kecil menyusut secara rata-rata sepanjang orbit yang dihitung. Nilai positif berarti gangguan kecil bertumbuh secara eksponensial secara lokal dan merupakan bukti kuat kepekaan terhadap kondisi awal. Nilai dekat nol memerlukan rentang iterasi yang lebih panjang dan pemeriksaan khusus terhadap bifurkasi atau perilaku netral.

Untuk orbit stabil berperiode pp, eksponen asimtotiknya dapat dihitung dari pengali satu putaran:

λ=1plog|j=0p1fr(xj)|.\lambda=\frac1p\log\left|\prod_{j=0}^{p-1}f_r'(x_j)\right|.

Pada r=3.2r=3.2, titik dua-siklusnya sekitar 0.513044510.51304451 dan 0.799455490.79945549, pengali satu putarannya 0.160.16, dan λ=12log(0.16)0.91629073\lambda=\tfrac12\log(0.16)\approx-0.91629073. Orbit berganti nilai pada setiap iterasi, tetapi gangguan terhadap dua-siklus tetap menyusut.

Pada r=4r=4, untuk hampir semua kondisi awal di (0,1)(0,1), eksponen Lyapunov asimtotiknya adalah log20.69314718\log 2\approx0.69314718. Notebook memperoleh estimasi berhingga sekitar 0.693180.69318. Kondisi awal khusus dan aritmetika presisi terbatas dapat menghasilkan orbit pengecualian, sehingga kode tidak menyamakan satu hasil berhingga dengan teorema universal.

Jika tepat terjadi fr(xn)=0f_r'(x_n)=0, suku logaritmanya adalah -\infty. Menggantinya diam-diam dengan bilangan kecil hanya agar grafik terlihat rapi akan mengubah definisi. Notebook mempertahankan nilai tersebut dan memisahkan aturan tampilan dari perhitungan.

Sistem Lorenz: aliran kontinu dengan dua lobus

Untuk melihat gagasan yang sama pada waktu kontinu, pertimbangkan sistem Lorenz

ẋ=σ(yx),ẏ=x(ρz)y,ż=xyβz.\dot x=\sigma(y-x),\qquad \dot y=x(\rho-z)-y,\qquad \dot z=xy-\beta z.

Notebook menggunakan σ=10\sigma=10, ρ=28\rho=28, β=8/3\beta=8/3, dan kondisi awal (1,1,1)(1,1,1). Parameter ini menghasilkan lintasan yang berputar tidak teratur di sekitar dua daerah ruang fase. Lintasan numerik tidak pernah dianggap sebagai daftar keadaan eksak untuk waktu tak terbatas.

Dengan menyetel ketiga turunan sama dengan nol, diperoleh titik kesetimbangan

(0,0,0),(±β(ρ1),±β(ρ1),ρ1).(0,0,0),\qquad \left(\pm\sqrt{\beta(\rho-1)},\ \pm\sqrt{\beta(\rho-1)},\ \rho-1\right).

Untuk parameter kanonik, dua titik tak nol adalah (±72,±72,27)(\pm\sqrt{72},\pm\sqrt{72},27), dengan 728.48528137\sqrt{72}\approx8.48528137. Substitusi kembali ke ruas kanan memberi residu numerik di bawah 101210^{-12}.

Proyeksi lintasan Lorenz dan pemisahan dua kondisi awal berdekatan.
Proyeksi lintasan Lorenz pada bidang x–z; garis lintasan membentuk dua lobus dan tanda silang menandai titik kesetimbangan tak nol.Dua lintasan Lorenz dengan garis utuh dan putus-putus serta jarak pemisahan logaritmik yang melintasi ambang sepuluh pangkat minus tiga.

Deskripsi panjang gambar

Proyeksi xxzz membentuk dua lobus di sekitar titik kesetimbangan tak nol. Lintasan mengitari satu lobus beberapa kali lalu berpindah ke lobus lain tanpa pola periode pendek yang tetap. Panel waktu memakai garis utuh dan garis putus-putus untuk dua kondisi awal, sedangkan panel jarak memakai skala logaritmik: jarak mula-mula sangat kecil, kemudian bertumbuh beberapa orde besaran dan akhirnya tidak lagi berada dalam rezim gangguan linear.

Pisahkan kepekaan dinamik dari galat numerik

Integrasi utama memakai metode DOP853, toleransi relatif 101010^{-10}, toleransi absolut 101210^{-12}, dan langkah maksimum 0.020.02. Integrasi pembanding pada 0t100\le t\le10 memperketat toleransi menjadi 101210^{-12} dan 101410^{-14} serta langkah maksimum menjadi 0.010.01. Selisih norma maksimum kedua solusi pada rentang pendek harus lebih kecil dari 10610^{-6}.

Setelah pemeriksaan itu lulus, notebook mengintegrasikan (1,1,1)(1,1,1) dan (1+109,1,1)(1+10^{-9},1,1) sebagai satu sistem enam dimensi. Cara ini memberi keduanya riwayat langkah adaptif yang sama. Jarak awal sekitar 10910^{-9}, masih di bawah 10410^{-4} pada t=20t=20, tetapi harus melebihi 10110^{-1} pada t=35t=35.

Pertumbuhan jarak menunjukkan hilangnya kemampuan prediksi titik demi titik, bukan hilangnya determinisme. Setelah jarak menjadi sebanding dengan ukuran atraktor, kurva tidak lagi mengukur pertumbuhan gangguan linear. Karena itu, kemiringan seluruh kurva tidak boleh diperlakukan sebagai satu eksponen Lyapunov Lorenz tanpa algoritma renormalisasi yang sesuai.

Penampang Poincaré mengubah aliran menjadi urutan

Penampang Poincaré memilih perpotongan lintasan dengan suatu permukaan. Modul ini memakai

S={(x,y,z):z=27,ż>0}.S=\{(x,y,z):z=27,\ \dot z>0\}.

Syarat ż>0\dot z>0 memilih hanya perpotongan dari bawah ke atas. Tanpa arah, satu putaran dapat dihitung dua kali dan urutan baliknya berubah. Fungsi kejadian pada pemecah ODE menginterpolasi waktu perpotongan; memilih titik sampel yang sekadar paling dekat dengan z=27z=27 akan menambahkan galat bergantung grid.

Perpotongan dengan t<30t<30 dibuang sebagai transien berdasarkan kontrak yang ditetapkan sebelum hasil diringkas. Gerbang numerik memeriksa waktu yang meningkat ketat, |z27|<108\lvert z-27\rvert<10^{-8}, ż>0\dot z>0, dan keberadaan titik pada kedua lobus.

Peta Poincaré penuh dan proyeksi peta balik

Jika perpotongan ke-nn dinyatakan sebagai (xn,yn)(x_n,y_n) pada bidang z=27z=27, peta Poincaré penuh adalah

P(xn,yn)=(xn+1,yn+1).P(x_n,y_n)=(x_{n+1},y_{n+1}).

Notebook juga menggambar pasangan un=xnu_n=x_n dan un+1=xn+1u_{n+1}=x_{n+1}. Gambar ini adalah proyeksi peta balik. Ia berguna untuk melihat cabang, pergantian lobus, dan struktur berulang, tetapi proyeksi dari (x,y)(x,y) ke xx dapat membuang informasi.

Karena kehilangan informasi itu, dua titik dengan xnx_n hampir sama dapat mempunyai yny_n berbeda dan kembali ke xn+1x_{n+1} berbeda. Sebaran yang tampak mempunyai lebih dari satu nilai keluaran bukan kesalahan plot; ia dapat menunjukkan bahwa satu koordinat belum cukup untuk merepresentasikan peta penuh.

Penampang Poincaré berarah dan proyeksi peta balik yang dibuat notebook.
Penampang Poincaré berarah dengan penanda lingkaran dan proyeksi peta balik dengan segitiga serta garis diagonal putus-putus.

Deskripsi panjang gambar

Panel kiri menampilkan titik perpotongan pada bidang z=27z=27 dengan simbol lingkaran; terdapat gugus pada x<0x<0 dan x>0x>0, sehingga kedua lobus terwakili. Panel kanan menampilkan segitiga pada koordinat (xn,xn+1)(x_n,x_{n+1}) dan garis putus-putus xn+1=xnx_{n+1}=x_n. Titik di luar garis diagonal menunjukkan perubahan koordinat dari satu perpotongan ke perpotongan berikutnya; beberapa cabang mencerminkan pergantian dan pengulangan lobus.

Ringkasan dan batas klaim

Peta logistik menunjukkan bagaimana titik tetap dapat kehilangan kestabilan melalui penggandaan periode dan bagaimana eksponen Lyapunov merangkum pertumbuhan gangguan kecil. Sistem Lorenz memperluas gagasan itu ke aliran kontinu. Penampang Poincaré mengubah aliran menjadi urutan perpotongan, sedangkan peta balik mengungkap hubungan antara perpotongan berurutan.

Semua hasil komputasi bergantung pada kontrak yang dinyatakan: kondisi awal, parameter, jumlah transien, metode integrasi, toleransi, langkah maksimum, arah penampang, dan rentang waktu. Notebook memeriksa kontrak tersebut serta mengulang perhitungan dalam kernel yang sama. Gerbang QA terpisah tetap harus menjalankan notebook dari kernel baru.

Sidik numerik lingkungan kanonik dan gerbang ilmiah portabel
BesaranSidik kanonikGerbang yang ditafsirkan
λ\lambda, r=3.2r=3.20.91629073-0.91629073Cocok dengan rumus dua-siklus dalam 101010^{-10}.
λN\lambda_N, r=4r=40.693175580.69317558Berjarak kurang dari 5×1035\times10^{-3} dari log2\log 2.
Selisih integrator, t10t\le101.12×1081.12\times10^{-8} atau lebih kecilKurang dari 10610^{-6}.
Perpotongan setelah transien40 pada lingkungan kanonikSedikitnya 30, semuanya berarah benar dan berada pada bidang dalam toleransi.

Latihan Penguasaan

Soal 1

Buktikan bahwa [0,1][0,1] merupakan interval invarian peta logistik untuk 0r40\le r\le4. Jelaskan secara spesifik bagian bukti yang gagal jika r>4r>4.

Soal 2

Turunkan kedua titik tetap peta logistik dan tentukan interval kestabilan lokalnya untuk r0r\ge0. Sebutkan apa yang khusus pada r=1r=1 dan r=3r=3.

Soal 3

Untuk r=3.2r=3.2, hitung kedua titik orbit berperiode dua, pengali satu putaran, dan eksponen Lyapunov per iterasi. Jelaskan mengapa orbit dapat berganti nilai tetapi tetap stabil.

Soal 4

Bandingkan estimasi eksponen Lyapunov notebook untuk r=3.2r=3.2 dan r=4r=4. Apa yang didukung oleh tanda masing-masing nilai, dan mengapa satu estimasi positif berhingga belum merupakan bukti universal?

Soal 5

Turunkan ketiga titik kesetimbangan sistem Lorenz. Substitusikan σ=10\sigma=10, ρ=28\rho=28, dan β=8/3\beta=8/3, lalu periksa ruas kanan secara numerik.

Soal 6

Jelaskan mengapa perbandingan integrator pada rentang pendek perlu dilakukan sebelum pemisahan dua kondisi awal ditafsirkan sebagai kepekaan dinamik. Berikan dua pemeriksaan yang dipakai notebook.

Soal 7

Jalankan notebook dari kernel bersih. Catat dua eksponen Lyapunov, galat pemurnian integrator, waktu pertama jarak lintasan melebihi 10310^{-3}, jumlah perpotongan Poincaré setelah transien, galat bidang maksimum, dan jumlah pasangan balik. Jelaskan mengapa diagram xn+1x_{n+1} terhadap xnx_n hanya proyeksi peta Poincaré penuh.

Petunjuk, pemeriksaan, dan pembahasan

Bagian tambahan ini ditulis untuk edisi Bahasa Indonesia. Bukalah seperlunya setelah Anda berusaha menyelesaikan soal secara mandiri.

Dukungan untuk Soal 1

Petunjuk

Cari nilai minimum dan maksimum x(1x)x(1-x) pada interval [0,1][0,1], lalu kalikan dengan rr.

Periksa jawaban
Pemeriksaan akhir

Untuk 0r40 \le r \le 4 dan x[0,1]x \in [0,1], berlaku 0fr(x)r410 \le f_r(x) \le \frac{r}{4} \le 1; jika r>4r>4, batas atas r41\frac{r}{4} \le 1 tidak lagi tersedia.

Bukti yang diperlukan
  1. x(1x)x(1-x) tidak negatif pada [0,1][0,1].

  2. Nilai maksimum x(1x)x(1-x) adalah 14\frac{1}{4} pada x=12x=\frac{1}{2}.

  3. Kesimpulan berlaku untuk setiap iterasi melalui induksi.

Pembahasan atau rubrik
Simpulan

[0,1][0,1] adalah interval invarian tepat di bawah kontrak parameter yang dinyatakan.

Langkah penyelesaian
  1. Faktorkan x(1x)x(1-x) dan gunakan 0x10 \le x \le 1 untuk memperoleh ketaknegatifan.

  2. Turunan 12x1-2x lenyap pada x=12x=\frac{1}{2}, tempat maksimum bernilai 14\frac{1}{4}.

  3. Maka 0rx(1x)r410 \le r x(1-x) \le \frac{r}{4} \le 1 ketika 0r40 \le r \le 4.

  4. Jika satu keadaan berada di [0,1][0,1], keadaan berikutnya juga; induksi mempertahankan seluruh orbit.

  5. Untuk r>4r>4, x=12x=\frac{1}{2} dipetakan ke r4>1\frac{r}{4}>1, sehingga interval tidak invarian.

Dukungan untuk Soal 2

Petunjuk

Faktorkan persamaan titik tetap, lalu terapkan syarat nilai mutlak pengali kurang dari satu.

Periksa jawaban
Pemeriksaan akhir

Untuk r=0r=0 hanya x*=0x^\ast=0 dan rumus 11r1-\frac{1}{r} tidak terdefinisi. Titik x*=0x^\ast=0 stabil pada 0r<10 \le r<1. Pada r=1r=1 cabang kedua berimpit dengan x*=0x^\ast=0 dan pengali +1+1 membuat titik itu nonhiperbolik. Untuk r>0r>0, titik x*=11rx^\ast=1-\frac{1}{r} stabil pada 1<r<31<r<3. Pada r=3r=3 pengalinya 1-1, titik tetap nonhiperbolik, dan rumus calon dua-siklus berimpit di x*=23x^\ast=\frac{2}{3}; dua titik berbeda berperiode prima dua baru ada untuk r>3r>3.

Bukti yang diperlukan
  1. Kasus r=0r=0 dipisahkan sebelum pembagian dengan rr; hanya x*=0x^\ast=0 yang berlaku.

  2. Untuk r>0r>0, kedua solusi persamaan x*=fr(x*)x^\ast=f_r(x^\ast) diperoleh.

  3. Pengali masing-masing adalah rr dan 2r2-r.

  4. Syarat |μ|<1\lvert\mu\rvert<1 diterapkan tanpa memasukkan titik batas.

  5. Pada r=3r=3, akar calon dua-siklus berimpit di 23\frac{2}{3} dan belum membentuk orbit prima dua.

Pembahasan atau rubrik
Simpulan

Kasus r=0r=0 harus dipisahkan dari rumus yang membagi dengan rr; pada r=3r=3 cabang calon dua-siklus baru berimpit dan orbit prima dua yang berbeda muncul hanya untuk r>3r>3.

Langkah penyelesaian
  1. Tulis x*[r(1x*)1]=0x^\ast[r(1-x^\ast)-1]=0; untuk r=0r=0 persamaan hanya memberi x*=0x^\ast=0, sedangkan untuk r>0r>0 solusi kedua adalah x*=11rx^\ast=1-\frac{1}{r}.

  2. Evaluasi fr(x)=r(12x)f_r'(x)=r(1-2x) di kedua titik.

  3. Untuk titik nol, |r|<1\lvert r\rvert<1 memberi 0r<10 \le r<1 dalam domain fisik.

  4. Untuk titik tak nol, |2r|<1\lvert 2-r\rvert<1 memberi 1<r<31<r<3.

  5. Pada r=1r=1 atau r=3r=3, pengali masing-masing +1+1 atau 1-1 sehingga uji hiperbolik tidak memutuskan kestabilan melalui pertidaksamaan ketat.

  6. Substitusi r=3r=3 ke rumus calon dua-siklus memberi dua akar sama, 23\frac{2}{3}; dua titik berbeda berperiode prima dua memerlukan r>3r>3.

Dukungan untuk Soal 3

Petunjuk

Gunakan rumus dua-siklus, lalu kalikan turunan pada kedua titik sebelum mengambil setengah logaritma.

Periksa jawaban
Pemeriksaan akhir

x=0.51304451x_-=0.51304451, x+=0.79945549x_+=0.79945549, μ2=0.16\mu_2=0.16, dan λ=0.91629073\lambda=-0.91629073 per iterasi.

Rumus

μ2=f(x)f(x+);λ=12log|μ2|\mu_2=f'(x_-)f'(x_+);\quad \lambda=\frac{1}{2}\log\lvert\mu_2\rvert

Toleransi
Lyapunov absolute

1e-08

Multiplier absolute

1e-12

State absolute

1e-08

Pembahasan atau rubrik
Simpulan

Orbit berganti titik pada setiap iterasi, tetapi |μ2|<1\lvert\mu_2\rvert<1 membuat gangguan menyusut setelah satu putaran dua langkah.

Langkah penyelesaian
  1. Substitusikan r=3.2r=3.2 ke rumus x±x_\pm.

  2. Periksa f(x)=x+f(x_-)=x_+ dan f(x+)=xf(x_+)=x_-.

  3. Gunakan μ2=r2+2r+4\mu_2=-r^2+2r+4 untuk memperoleh 0.160.16.

  4. Hitung λ=12log(0.16)=0.9162907319\lambda=\frac{1}{2}\log(0.16)=-0.9162907319.

Dukungan untuk Soal 4

Petunjuk

Pisahkan arti tanda estimasi dari kekuatan logis bukti yang hanya memakai satu orbit dan NN berhingga.

Periksa jawaban
Pemeriksaan akhir

Nilai negatif pada r=3.2r=3.2 menunjukkan kontraksi menuju dua-siklus; nilai positif sekitar log2\log 2 pada r=4r=4 menunjukkan pemisahan lokal rata-rata, tetapi hasil berhingga tidak mencakup semua kondisi awal atau membuktikan seluruh struktur asimtotik.

Bukti yang diperlukan
  1. Nilai r=3.2r=3.2 sekitar 0.91629073-0.91629073.

  2. Nilai r=4r=4 sekitar 0.693175580.69317558 dan dekat log2\log 2.

  3. Transien, panjang orbit, kondisi awal khusus, dan presisi terbatas disebut sebagai batas.

Pembahasan atau rubrik
Simpulan

Eksponen Lyapunov adalah diagnostik kuat ketika kontraknya jelas, bukan label otomatis dari satu grafik.

Langkah penyelesaian
  1. Hubungkan λ<0\lambda<0 dengan kontraksi rata-rata pada orbit periodik.

  2. Hubungkan λ>0\lambda>0 dengan pertumbuhan gangguan kecil secara lokal.

  3. Bandingkan estimasi pada r=4r=4 dengan log2\log 2 menggunakan toleransi, bukan kesamaan digit mutlak.

  4. Nyatakan bahwa satu orbit berhingga tidak mengecualikan kondisi awal istimewa atau jendela periodik pada parameter lain.

Dukungan untuk Soal 5

Petunjuk

Dari ẋ=0\dot{x}=0 peroleh y=xy=x; kemudian pisahkan kasus x=0x=0 dan x0x\ne0.

Periksa jawaban
Pemeriksaan akhir

Titiknya (0,0,0)(0,0,0) dan (±72,±72,27)(\pm\sqrt{72},\pm\sqrt{72},27), dengan 72=8.48528137\sqrt{72}=8.48528137; norma residu numerik kurang dari 101210^{-12}.

Rumus

(0,0,0),(±β(ρ1),±β(ρ1),ρ1)(0,0,0),\ (\pm\sqrt{\beta(\rho-1)},\pm\sqrt{\beta(\rho-1)},\rho-1)

Toleransi
Residual norm max

1e-12

State absolute

1e-08

Pembahasan atau rubrik
Simpulan

Ketiga titik membuat ruas kanan nol dalam toleransi aritmetika pecahan mengambang.

Langkah penyelesaian
  1. Dari σ(yx)=0\sigma(y-x)=0 dan σ0\sigma\ne0, tetapkan y=xy=x.

  2. Persamaan kedua menjadi x(ρz1)=0x(\rho-z-1)=0.

  3. Kasus x=0x=0 memberi y=z=0y=z=0.

  4. Kasus x0x\ne0 memberi z=ρ1z=\rho-1 dan x2=β(ρ1)x^2=\beta(\rho-1).

  5. Substitusi parameter memberi z=27z=27 dan x=y=±72x=y=\pm\sqrt{72}.

Dukungan untuk Soal 6

Petunjuk

Bandingkan solusi untuk keadaan awal yang sama terlebih dahulu; baru setelah konvergensi rentang pendek lulus, bandingkan keadaan awal yang berbeda.

Periksa jawaban
Pemeriksaan akhir

Notebook menuntut selisih solusi utama dan solusi dipermurni kurang dari 10610^{-6} pada t10t \le 10, lalu menunjukkan pasangan berjarak awal 10910^{-9} masih dekat pada t=20t=20 tetapi berjarak lebih dari 0.10.1 pada t=35t=35.

Bukti yang diperlukan
  1. Metode, rtol, atol, dan max_step kedua integrasi disebutkan.

  2. Dua kondisi awal diintegrasikan sebagai satu sistem enam dimensi dengan riwayat langkah bersama.

  3. Pertumbuhan setelah konvergensi rentang pendek tidak disamakan dengan galat solver.

Pembahasan atau rubrik
Simpulan

Urutan pemeriksaan memungkinkan kepekaan dinamik dibedakan dari kegagalan konvergensi numerik.

Langkah penyelesaian
  1. Integrasikan kondisi awal yang sama dengan konfigurasi utama dan konfigurasi lebih ketat.

  2. Periksa norma selisih maksimum pada rentang pendek terhadap ambang 10610^{-6}.

  3. Integrasikan dua kondisi awal yang berbeda 10910^{-9} dalam satu sistem gabungan.

  4. Periksa bahwa jarak pada t=20t=20 masih di bawah 10410^{-4} dan jarak pada t=35t=35 di atas 10110^{-1}.

  5. Batasi kesimpulan setelah jarak mencapai skala atraktor karena pendekatan linear telah jenuh.

Dukungan untuk Soal 7

Petunjuk

Bedakan sidik lingkungan kanonik—misalnya jumlah tepat—dari gerbang struktural seperti arah, galat bidang, dan keberadaan kedua lobus.

Periksa jawaban
Pemeriksaan akhir

Lingkungan kanonik memberi λ=0.91629073\lambda=-0.91629073 dan λ=0.69317558\lambda=0.69317558, galat pemurnian sekitar 1.11×1081.11\times10^{-8}, ambang jarak pada t=25.2t=25.2, 40 perpotongan setelah transien, galat bidang di bawah 10810^{-8}, dan 39 pasangan balik.

Pemeriksaan notebook

Semua sel berjalan dari kernel baru, menghasilkan empat keluaran PNG, memenuhi gerbang portabel, dan menyelesaikan verifikasi ulang deterministik.

Bukti yang diperlukan
  1. Semua perpotongan mempunyai waktu meningkat, z27z\approx27, dan ż>0\dot{z}>0.

  2. Nilai xx perpotongan mencakup kedua tanda dan kedua lobus.

  3. Jumlah pasangan balik tepat satu kurang dari jumlah perpotongan.

  4. Plot xn+1x_{n+1} terhadap xnx_n disebut proyeksi karena koordinat yy dibuang.

Toleransi
Lyapunov absolute

1e-08

Section absolute

1e-08

Solver norm max

1e-06

Time absolute

0.1

Pembahasan atau rubrik
Simpulan

Alur yang lulus mengikat gambar pada persamaan, konfigurasi solver, peristiwa berarah, dan pemeriksaan numerik yang dinyatakan.

Langkah penyelesaian
  1. Mulai kernel baru dan jalankan semua sel secara berurutan.

  2. Cocokkan dua eksponen Lyapunov dan pastikan pemeriksaan analitik pada r=3.2r=3.2 lulus.

  3. Catat galat pemurnian dan waktu lintas ambang pasangan.

  4. Periksa orientasi, residu bidang, kedua lobus, dan sensus perpotongan.

  5. Bentuk pasangan (xn,xn+1)(x_n,x_{n+1}) dan bandingkan jumlahnya dengan sensus perpotongan.

  6. Jelaskan bahwa peta penuh bekerja pada pasangan (x,y)(x,y), sehingga proyeksi xx dapat kehilangan informasi.

Unduh notebook Python terbuka untuk Soal 7