Kuliah 4: Interior Relatif, Penutupan, dan Kontinuitas

MIT 6.253 - Edisi Indonesia, halaman sumber 39-49

Dimitri P. Bertsekas (penulis sumber)

2026-08-24

1 Tentang batas ini

Ini adalah rekonstruksi sumber semantik dan terjemahan bahasa Indonesia dari Dimitri P. Bertsekas, Convex Analysis and Optimization, MIT OpenCourseWare 6.253, Spring 2012, halaman PDF sumber 39-49. Kesebelas halaman ini membentuk Kuliah 4 lengkap: interior relatif dan penutupan, kalkulus keduanya, kontinuitas fungsi konveks, serta penutupan fungsi. Halaman 50 memulai Kuliah 5 dan tidak termasuk. Materi sumber berada di bawah CC BY-NC-SA 4.0.

Lima gambar sumber sengaja tidak disalin karena rantai hak catatan menyatakan gambar digunakan atas izin Athena Scientific. Setiap gambar diwakili oleh lokator halaman, deskripsi semantik yang disusun secara independen, dan hubungan matematika yang dipertahankan. Tidak ada byte, potongan, atau tata letak gambar sumber dalam edisi ini.

Tiga koreksi yang dapat ditentukan dinyatakan secara terbuka. Tanda \mapsto yang tercetak dalam deklarasi tipe fungsi pada halaman 42, 48, dan 49 diganti dengan \to karena deklarasi itu menyatakan domain dan kodomain (O015-MIT-SEM-0009). Klaim ringkasan pada halaman 43 bahwa interior relatif dan penutupan berkomutasi dengan praimaji linear diberi syarat kelayakan A1(riC)A^{-1}(\operatorname{ri}C)\neq\varnothing, atau setara dengan range(A)ri(C)\operatorname{range}(A)\cap\operatorname{ri}(C)\neq\varnothing (O015-MIT-SEM-0010). Intuisi halaman 45 bahwa transformasi linear memetakan bola menjadi bola diganti dengan pernyataan lingkungan relatif yang benar; transformasi linear umum dapat menghasilkan elipsoid atau citra degenerat (O015-MIT-SEM-0011). Saksi bahasa Inggris mempertahankan ketiga bentuk sumber.

Beberapa sambungan bukti ditambahkan dan ditandai sebagai penjelasan edisi: translasi tanpa mengurangi keumuman serta simpulan konstruksi simpleks pada halaman 41, arah-arah Lema Perpanjangan, simpulan bagian (b) halaman 44, tujuan berbeda dari dua contoh lawan pada halaman 46, dan kasus xk=0x_k=0 sebelum normalisasi pada halaman 48. Tidak ada hasil baru yang diklaim sebagai bagian dari sumber.

Istilah teknis mengikuti bagian sebelumnya: relative interior menjadi “interior relatif”, closure menjadi “penutupan”, affine hull menjadi “selubung afin”, inverse image menjadi “praimaji”, fiber menjadi “serat”, dan proper function menjadi “fungsi proper”. Notasi ri\operatorname{ri}, cl\operatorname{cl}, aff\operatorname{aff}, dom\operatorname{dom}, dan cľ\check{\operatorname{cl}} dipertahankan.

Bantuan produksi dan QA: OpenAI Codex gpt-5.6-sol, Ultra, atas arahan pengguna repositori. Sistem tersebut bukan penulis sumber atau pemberi lisensi. Tidak ada dukungan oleh MIT, Athena Scientific, atau penulis sumber yang tersirat. Tinjauan bahasa manusia/penutur asli belum tercatat.

Pengenal stabil tetap melekat pada sebelas halaman, dua puluh tujuh butir tingkat atas, dua puluh enam blok formula, dan lima deskripsi gambar meskipun HTML atau PDF mengalir ulang. Enam belas butir bersarang mempertahankan urutan dan hubungannya di dalam butir induk, tetapi tidak diklaim memiliki pengenal tersendiri.

2 Kuliah 4 - Garis Besar Kuliah

  • Interior relatif dan penutupan
  • Aljabar interior relatif dan penutupan
  • Kontinuitas fungsi konveks
  • Penutupan fungsi

Bacaan: Bagian 1.3.

Halaman sumber 39.

3 Interior Relatif

  • Titik xx adalah titik interior relatif dari CC jika xx merupakan titik interior dari CC relatif terhadap aff(C)\operatorname{aff}(C).
  • ri(C)\operatorname{ri}(C) menyatakan interior relatif dari CC, yaitu himpunan semua titik interior relatif dari CC.
  • Prinsip Ruas Garis: Jika CC adalah himpunan konveks, xri(C)x\in\operatorname{ri}(C), dan xcl(C)\bar{x}\in\operatorname{cl}(C), maka semua titik pada ruas garis yang menghubungkan xx dan x\bar{x}, kecuali mungkin x\bar{x}, termasuk dalam ri(C)\operatorname{ri}(C).

Deskripsi gambar sumber (halaman sumber 40, bola relatif homotetik). Di dalam himpunan konveks CC, sebuah bola relatif SS berjari-jari ϵ\epsilon berpusat di titik interior relatif xx. Titik x\bar{x} berada pada penutupan CC. Untuk xα=αx+(1α)xx_\alpha=\alpha x+(1-\alpha)\bar{x} dengan α(0,1]\alpha\in(0,1], citra homotetik bola tersebut adalah bola relatif SαS_\alpha berjari-jari αϵ\alpha\epsilon yang berpusat di xαx_\alpha dan tetap berada dalam CC.

  • Bukti untuk kasus xC\bar{x}\in C: konstruksi bola homotetik pada gambar menunjukkan bahwa setiap xαx_\alpha dengan α(0,1]\alpha\in(0,1] mempunyai lingkungan relatif yang berada dalam CC.
  • Bukti untuk kasus xC\bar{x}\notin C: ambil barisan {xk}C\{x_k\}\subset C dengan xkxx_k\to\bar{x}, lalu terapkan argumen bola homotetik yang sama dan ambil limit.

Halaman sumber 40.

4 Hasil-Hasil Utama Tambahan

  • Misalkan CC adalah himpunan konveks tak kosong.

    1. ri(C)\operatorname{ri}(C) adalah himpunan konveks tak kosong dan mempunyai selubung afin yang sama dengan CC.

    2. Lema Perpanjangan: xri(C)x\in\operatorname{ri}(C) jika dan hanya jika setiap ruas garis di dalam CC yang mempunyai xx sebagai salah satu titik ujung dapat diperpanjang melewati xx tanpa keluar dari CC.

Deskripsi gambar sumber (halaman sumber 41, simpleks koordinat positif). Setelah asal 00 ditempatkan dalam CC, vektor z1z_1 dan z2z_2 yang bebas linear terletak di CC dan merentang aff(C)\operatorname{aff}(C) dalam contoh dua dimensi. Daerah XX di antara asal dan kedua vektor menggambarkan bagian simpleks dengan koefisien positif dan jumlah koefisien kurang dari satu.

Bukti (a): Tanpa mengurangi keumuman, translasikan CC sehingga 0C0\in C. Pilih mm vektor bebas linear z1,,zmCz_1,\ldots,z_m\in C, dengan mm dimensi aff(C)\operatorname{aff}(C), dan definisikan

X={i=1mαizi|i=1mαi<1,αi>0,i=1,,m}. X=\left\{ \sum_{i=1}^{m}\alpha_i z_i \ \middle|\ \substack{ \sum_{i=1}^{m}\alpha_i<1,\\ \alpha_i>0,\ i=1,\ldots,m } \right\}.

Karena 0,z1,,zmC0,z_1,\ldots,z_m\in C dan CC konveks, maka XCX\subset C. Koefisien yang semuanya positif dan berjumlah kurang dari satu membentuk himpunan terbuka relatif tak kosong di ruang yang direntang oleh z1,,zmz_1,\ldots,z_m; jadi ri(C)\operatorname{ri}(C) tak kosong dan mempunyai selubung afin yang sama dengan CC. Kekonveksan ri(C)\operatorname{ri}(C) mengikuti dari Prinsip Ruas Garis.

Bukti (b): Jika xri(C)x\in\operatorname{ri}(C), lingkungan relatif di sekitar xx memungkinkan setiap ruas yang berakhir di xx diperpanjang sedikit melewati xx. Sebaliknya, ambil xri(C)\bar{x}\in\operatorname{ri}(C) dari bagian (a). Jika ruas dari x\bar{x} ke xx dapat diperpanjang melewati xx hingga suatu titik dalam CC, Prinsip Ruas Garis menempatkan xx dalam ri(C)\operatorname{ri}(C).

Halaman sumber 41.

5 Penerapan Optimisasi

  • Fungsi konkaf f:nf:\mathbb{R}^n\to\mathbb{R} yang mencapai minimumnya pada himpunan konveks XX di suatu x*ri(X)x^*\in\operatorname{ri}(X) harus konstan pada XX.

Deskripsi gambar sumber (halaman sumber 42, perpanjangan melewati titik minimum). Dalam aff(X)\operatorname{aff}(X), titik xx dan x*x^* berada di himpunan konveks XX. Ruas dari xx ke x*x^* diperpanjang melewati x*x^* hingga titik xX\bar{x}\in X, sehingga x*x^* merupakan kombinasi konveks dari xx dan x\bar{x}.

Bukti (dengan kontradiksi): Andaikan ada xXx\in X dengan f(x)>f(x*)f(x)>f(x^*). Perpanjang ruas dari xx ke x*x^* melewati x*x^* hingga suatu xX\bar{x}\in X. Dari kekonkafan ff, untuk suatu α(0,1)\alpha\in(0,1),

f(x*)αf(x)+(1α)f(x). f(x^*)\geq \alpha f(x)+(1-\alpha)f(\bar{x}).

Karena f(x)>f(x*)f(x)>f(x^*), ketaksamaan ini memaksa f(x)<f(x*)f(\bar{x})<f(x^*), bertentangan dengan minimalitas x*x^*. Q.E.D.

  • Akibat: Fungsi linear tak konstan tidak dapat mencapai minimum pada titik interior suatu himpunan konveks.

Halaman sumber 42.

6 Ringkasan Kalkulus Interior Relatif

  • ri(C)\operatorname{ri}(C) dan cl(C)\operatorname{cl}(C) dari suatu himpunan konveks CC “berbeda sangat sedikit”.

    • Setiap himpunan “di antara” ri(C)\operatorname{ri}(C) dan cl(C)\operatorname{cl}(C) mempunyai interior relatif dan penutupan yang sama.
    • Interior relatif suatu himpunan konveks sama dengan interior relatif dari penutupannya.
    • Penutupan dari interior relatif suatu himpunan konveks sama dengan penutupan himpunan tersebut.
  • Interior relatif dan penutupan berkomutasi dengan produk Kartesius. Untuk praimaji di bawah transformasi linear AA, aturan komutasi berlaku dengan syarat kelayakan A1(riC)A^{-1}(\operatorname{ri}C)\neq\varnothing, yang setara dengan range(A)ri(C)\operatorname{range}(A)\cap\operatorname{ri}(C)\neq\varnothing.
  • Interior relatif berkomutasi dengan citra di bawah transformasi linear dan dengan jumlah vektor, tetapi penutupan tidak selalu demikian.
  • Interior relatif maupun penutupan tidak berkomutasi secara umum dengan irisan himpunan.

Halaman sumber 43.

7 Penutupan versus Interior Relatif

  • Proposisi:

    1. Berlaku cl(C)=cl(ri(C))\operatorname{cl}(C)=\operatorname{cl}(\operatorname{ri}(C)) dan ri(C)=ri(cl(C))\operatorname{ri}(C)=\operatorname{ri}(\operatorname{cl}(C)).

    2. Misalkan C\bar{C} adalah himpunan konveks tak kosong lain. Ketiga syarat berikut ekuivalen:

    (i) CC dan C\bar{C} mempunyai interior relatif yang sama.

    (ii) CC dan C\bar{C} mempunyai penutupan yang sama.

    (iii) ri(C)Ccl(C)\operatorname{ri}(C)\subseteq\bar{C}\subseteq\operatorname{cl}(C).

Bukti (a): Karena ri(C)C\operatorname{ri}(C)\subseteq C, diperoleh cl(ri(C))cl(C)\operatorname{cl}(\operatorname{ri}(C))\subseteq\operatorname{cl}(C). Sebaliknya, ambil xcl(C)\bar{x}\in\operatorname{cl}(C) dan xri(C)x\in\operatorname{ri}(C). Menurut Prinsip Ruas Garis,

αx+(1α)xri(C),α(0,1]. \alpha x+(1-\alpha)\bar{x}\in\operatorname{ri}(C), \qquad \forall\alpha\in(0,1].

Ketika α0\alpha\downarrow0, titik-titik itu menuju x\bar{x}; jadi xcl(ri(C))\bar{x}\in\operatorname{cl}(\operatorname{ri}(C)).

Deskripsi gambar sumber (halaman sumber 44, pendekatan dari interior relatif). Sebuah titik xx berada dalam interior relatif himpunan konveks CC, sedangkan x\bar{x} berada pada penutupannya. Titik-titik pada ruas dari xx menuju x\bar{x} tetap berada dalam interior relatif dan mendekati x\bar{x} ketika bobot xx menuju nol.

Bukti ri(C)=ri(cl(C))\operatorname{ri}(C)=\operatorname{ri}(\operatorname{cl}(C)) serupa. Penjelasan edisi: Bagian (b) mengikuti dengan menerapkan kedua identitas pada himpunan yang terletak di antara interior relatif dan penutupan yang sama.

Halaman sumber 44.

8 Transformasi Linear

  • Misalkan CC adalah subhimpunan konveks tak kosong dari n\mathbb{R}^n dan AA adalah matriks berukuran m×nm\times n.

    1. Berlaku Ari(C)=ri(AC)A\,\operatorname{ri}(C)=\operatorname{ri}(A C).

    2. Berlaku Acl(C)cl(AC)A\,\operatorname{cl}(C)\subseteq\operatorname{cl}(A C). Selanjutnya, jika CC terbatas, maka Acl(C)=cl(AC)A\,\operatorname{cl}(C)=\operatorname{cl}(A C).

Bukti (a), intuisi yang dibetulkan: Citra suatu lingkungan relatif di CC merupakan lingkungan relatif di ACA C terhadap selubung afinnya; citra elipsoidal atau degenerat itu memuat bola relatif yang sesuai di ruang citra.

Bukti (b): Jika barisan {xk}C\{x_k\}\subset C menuju xcl(C)x\in\operatorname{cl}(C), maka {Axk}AC\{Ax_k\}\subset A C menuju AxAx, sehingga Axcl(AC)Ax\in\operatorname{cl}(A C). Untuk arah sebaliknya ketika CC terbatas, ambil zcl(AC)z\in\operatorname{cl}(A C) dan {xk}C\{x_k\}\subset C dengan AxkzAx_k\to z. Barisan terbatas {xk}\{x_k\} mempunyai subbarisan yang menuju suatu xcl(C)x\in\operatorname{cl}(C), dan kontinuitas memberi Ax=zAx=z. Jadi zAcl(C)z\in A\,\operatorname{cl}(C). Q.E.D.

Secara umum, dapat terjadi

Aint(C)int(AC),Acl(C)cl(AC). A\,\operatorname{int}(C)\neq\operatorname{int}(A C), \qquad A\,\operatorname{cl}(C)\neq\operatorname{cl}(A C).

Halaman sumber 45.

9 Irisan dan Jumlah Vektor

  • Misalkan C1C_1 dan C2C_2 adalah himpunan konveks tak kosong.

    1. Berlaku

    ri(C1+C2)=ri(C1)+ri(C2), \operatorname{ri}(C_1+C_2) =\operatorname{ri}(C_1)+\operatorname{ri}(C_2),

    cl(C1)+cl(C2)cl(C1+C2). \operatorname{cl}(C_1)+\operatorname{cl}(C_2) \subseteq\operatorname{cl}(C_1+C_2).

    Jika salah satu dari C1C_1 dan C2C_2 terbatas, maka

    cl(C1)+cl(C2)=cl(C1+C2). \operatorname{cl}(C_1)+\operatorname{cl}(C_2) =\operatorname{cl}(C_1+C_2).

    1. Berlaku

    ri(C1)ri(C2)ri(C1C2),cl(C1C2)cl(C1)cl(C2). \begin{aligned} \operatorname{ri}(C_1)\cap\operatorname{ri}(C_2) &\subseteq\operatorname{ri}(C_1\cap C_2),\\ \operatorname{cl}(C_1\cap C_2) &\subseteq\operatorname{cl}(C_1)\cap\operatorname{cl}(C_2). \end{aligned}

    Jika ri(C1)ri(C2)\operatorname{ri}(C_1)\cap\operatorname{ri}(C_2)\neq\varnothing, maka

    ri(C1C2)=ri(C1)ri(C2),cl(C1C2)=cl(C1)cl(C2). \begin{aligned} \operatorname{ri}(C_1\cap C_2) &=\operatorname{ri}(C_1)\cap\operatorname{ri}(C_2),\\ \operatorname{cl}(C_1\cap C_2) &=\operatorname{cl}(C_1)\cap\operatorname{cl}(C_2). \end{aligned}

Bukti (a): C1+C2C_1+C_2 adalah hasil transformasi linear (x1,x2)x1+x2(x_1,x_2)\mapsto x_1+x_2.

  • Contoh lawan untuk (b): Dua pasangan berikut mempunyai tujuan berbeda. Untuk memperlihatkan bahwa syarat irisan interior relatif tidak boleh dihilangkan, gunakan

    C1={xx0},C2={xx0}. C_1=\{x\mid x\leq0\}, \qquad C_2=\{x\mid x\geq0\}.

    Untuk memperlihatkan bahwa penutupan tidak selalu berkomutasi dengan irisan, gunakan

    C1={xx<0},C2={xx>0}. C_1=\{x\mid x<0\}, \qquad C_2=\{x\mid x>0\}.

Halaman sumber 46.

10 Produk Kartesius - Generalisasi

  • Misalkan CC adalah himpunan konveks dalam n+m\mathbb{R}^{n+m}. Untuk xnx\in\mathbb{R}^n, definisikan serat

    Cx={y(x,y)C}, C_x=\{y\mid(x,y)\in C\},

    dan definisikan

    D={xCx}. D=\{x\mid C_x\neq\varnothing\}.

    Maka

    ri(C)={(x,y)xri(D),yri(Cx)}. \operatorname{ri}(C) =\{(x,y)\mid x\in\operatorname{ri}(D),\ y\in\operatorname{ri}(C_x)\}.

Bukti: Karena DD adalah proyeksi CC pada sumbu xx,

ri(D)={xada ym dengan (x,y)ri(C)}, \operatorname{ri}(D) =\{x\mid \text{ada }y\in\mathbb{R}^m \text{ dengan }(x,y)\in\operatorname{ri}(C)\},

sehingga

ri(C)=xri(D)(Mxri(C)), \operatorname{ri}(C) =\bigcup_{x\in\operatorname{ri}(D)} \bigl(M_x\cap\operatorname{ri}(C)\bigr),

dengan Mx={(x,y)ym}M_x=\{(x,y)\mid y\in\mathbb{R}^m\}. Untuk setiap xri(D)x\in\operatorname{ri}(D), syarat irisan pada hasil halaman sebelumnya terpenuhi dan

Mxri(C)=ri(MxC)={(x,y)yri(Cx)}. M_x\cap\operatorname{ri}(C) =\operatorname{ri}(M_x\cap C) =\{(x,y)\mid y\in\operatorname{ri}(C_x)\}.

Gabungkan dua persamaan terakhir. Q.E.D.

Halaman sumber 47.

11 Kontinuitas Fungsi Konveks

  • Jika f:nf:\mathbb{R}^n\to\mathbb{R} konveks, maka ff kontinu.

Deskripsi gambar sumber (halaman sumber 48, kubus satuan dua dimensi). Persegi satuan dalam norma maksimum berpusat di 00 dan mempunyai sudut e1=(1,1)e_1=(1,1), e2=(1,1)e_2=(1,-1), e3=(1,1)e_3=(-1,-1), dan e4=(1,1)e_4=(-1,1). Titik xkx_k menuju 00 sepanjang sebuah sinar; normalisasinya yky_k berada di batas persegi pada sinar yang sama, sedangkan zk=ykz_k=-y_k berada di batas yang berlawanan.

Bukti: Cukup ditunjukkan bahwa ff kontinu di 00. Karena setiap titik kubus satuan merupakan kombinasi konveks dari sudut-sudutnya, ff dibatasi dari atas di dalam kubus oleh nilai maksimum ff pada sudut-sudut kubus.

Ambil barisan xk0x_k\to0. Jika xk=0x_k=0, pernyataan untuk indeks itu langsung benar. Untuk indeks dengan xk0x_k\neq0, definisikan, dengan norma maksimum,

yk=xkxk,zk=xkxk. y_k=\frac{x_k}{\lVert x_k\rVert_\infty}, \qquad z_k=-\frac{x_k}{\lVert x_k\rVert_\infty}.

Dari kekonveksan,

f(xk)(1xk)f(0)+xkf(yk), f(x_k)\leq \bigl(1-\lVert x_k\rVert_\infty\bigr)f(0) +\lVert x_k\rVert_\infty f(y_k),

dan

f(0)xkxk+1f(zk)+1xk+1f(xk). f(0)\leq \frac{\lVert x_k\rVert_\infty}{\lVert x_k\rVert_\infty+1}f(z_k) +\frac{1}{\lVert x_k\rVert_\infty+1}f(x_k).

Ambil limit ketika kk\to\infty. Karena xk0\lVert x_k\rVert_\infty\to0 dan f(yk),f(zk)f(y_k),f(z_k) dibatasi dari atas pada kubus satuan,

limsupkxkf(yk)0,limsupkxkxk+1f(zk)0. \begin{aligned} \limsup_{k\to\infty} \lVert x_k\rVert_\infty f(y_k)&\leq0,\\ \limsup_{k\to\infty} \frac{\lVert x_k\rVert_\infty}{\lVert x_k\rVert_\infty+1}f(z_k)&\leq0. \end{aligned}

Kedua ketaksamaan menjepit f(xk)f(x_k) menuju f(0)f(0). Q.E.D.

  • Hasil ini meluas menjadi kontinuitas pada ri(dom(f))\operatorname{ri}(\operatorname{dom}(f)).

Halaman sumber 48.

12 Penutupan Fungsi

  • Penutupan suatu fungsi f:X[,]f:X\to[-\infty,\infty] adalah fungsi clf:n[,]\operatorname{cl}f:\mathbb{R}^n\to[-\infty,\infty] dengan

    epi(clf)=cl(epi(f)). \operatorname{epi}(\operatorname{cl}f) =\operatorname{cl}(\operatorname{epi}(f)).

  • Penutupan konveks dari ff adalah fungsi cľf\check{\operatorname{cl}}f dengan

    epi(cľf)=cl(conv(epi(f))). \operatorname{epi}(\check{\operatorname{cl}}f) =\operatorname{cl}\bigl(\operatorname{conv}(\operatorname{epi}(f))\bigr).

  • Proposisi: Untuk setiap f:X[,]f:X\to[-\infty,\infty],

    infxXf(x)=infxn(clf)(x)=infxn(cľf)(x). \inf_{x\in X}f(x) =\inf_{x\in\mathbb{R}^n}(\operatorname{cl}f)(x) =\inf_{x\in\mathbb{R}^n}(\check{\operatorname{cl}}f)(x).

    Selain itu, setiap vektor yang mencapai infimum ff pada XX juga mencapai infimum clf\operatorname{cl}f dan cľf\check{\operatorname{cl}}f.

  • Proposisi: Untuk setiap f:X[,]f:X\to[-\infty,\infty]:

    1. clf\operatorname{cl}f adalah fungsi tertutup terbesar yang tidak melebihi ff; serupa, cľf\check{\operatorname{cl}}f adalah fungsi konveks tertutup terbesar yang tidak melebihi ff.

    2. Jika ff konveks, maka clf\operatorname{cl}f konveks dan proper jika dan hanya jika ff proper. Selain itu,

    (clf)(x)=f(x),xri(dom(f)), (\operatorname{cl}f)(x)=f(x), \qquad \forall x\in\operatorname{ri}(\operatorname{dom}(f)),

    dan jika xri(dom(f))x\in\operatorname{ri}(\operatorname{dom}(f)) serta ydom(clf)y\in\operatorname{dom}(\operatorname{cl}f), maka

    (clf)(y)=limα0f(y+α(xy)). (\operatorname{cl}f)(y) =\lim_{\alpha\downarrow0}f\bigl(y+\alpha(x-y)\bigr).

Halaman sumber 49.